Pebulutangkis 14 Tahun, Rengkuh Dua Gelar di Wali Kota Cirebon Open 2018

Febi Setianingrum meraih gelar juara ganda putri dan ganda campuran di Wali Kota Cirebon Open 2018. (pbdjarum)

Jakarta- Febi Setianingrum sukses merengkuh dua gelar juara pada ajang Wali Kota Cirebon Open 2018. Pebulutangkis PB Djarum itu menang di nomor level pemula yakni ganda putri dan ganda campuran. Tampil di GOR Bima, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (24/3), Febi yang berduet dengan Mikala Kani menyudahi perlawanan rekan satu klub, Jessica Maya Rismawardani/Nethania Irawan di partai pamungkas. Febi/Mikala menang dua gim dengan skor 21-17, 21-14. Ini gelar pertama mereka sejak diduetkan pada 2017. Keberuntungan Febi berlanjut di ganda campuran. Di partai final, dobel Febi dan M. Putra Erwiansyah menyingkirkan pasangan asal Mutiara Cardinal Bandung, Zank Oscario Dewangga/Salsabila Dewanti, dalam pertarungan dua gim, 21-18, 21-17. “Kalau di ganda putri sudah sering bermain sama Mikala, tapi yang baru juara ya di Cirebon ini. Saya juga tak menyangka bisa juara di ganda campuran, apalagi ini baru pertama kali dipasangkan,” ujar dara kelahiran 29 Febrari 2014 dilansir PB Djarum, Minggu (25/3). (Adt)

Ajang Untuk Anak Berbakat Kembali Hadir, MILO Football Championship (MFC) 2018

Jakarta- MILO Football Championship (MFC) 2018 kembali menghadirkan kompetisi sepak bola tingkat Sekolah Dasar (SD). Acara ini merupakan gelaran keempat yang didukung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Menurut lansiran dari tribunnews.com bahwa kompetisi ini diperuntukan untuk anak di bawah 12 tahun dengan sedikitnya 8.000 siswa SD yang mengikuti. Kemudian, hadir untuk empat kota besar, yaitu Jakarta, Medan, Bandung, dan Makassar. Tujuannya selain  mengasah kemampuan sepak bola anak juga berguna bagi perkembangan karakter. Menurut Menpora Imam Nahrawi, lewat olahraga, anak-anak akan terbentuk karakter, watak, respek, serta sikap saling menghormati, menghargai satu sama lain. Dengan ajang ini, menpora juga memastikan bisa jadi anak-anak tersebutlah yang nantinya meneruskan Timnas Indonesia di masa datang. MILO Football Championship dilaksanakan pada 24-25 Maret di Jakarta, 31 Maret-1 April di Medan, 14-15 April di Bandung, dan 28-29 April di Makassar, dengan memakai peraturan pertandingan FIFA untuk anak usia SD. Pemenang MILO Football Championship di empat kota tersebut, nantinya akan langsung bisa lolos ke babak final pada ajang Sepak Bola U-12 Piala Menpora 2018, yang diselenggarakan pada hari Olahraga Nasional. Menarik bukan? (tribunnews.com, sportourism.id)

Masuk Tahun Kelima, Jr. NBA 2018 Kembali Hadir di Indonesia

Sejumlah anak mengikuti selection camp Jr. NBA Indonesia pada 2017 lalu. (kompas.com)

Jakarta- Junior (Jr) NBA, adalah program pembinaan global NBA yang bertujuan memperkenalkan olahraga basket dan gaya hidup aktif anak-anak. Program ini kembali hadir di Indonesia yang memasuki tahun kelima. Program ini diperluas dengan diadakannya coaches clinic (pelatihan bagi guru olahraga) tambahan yang menjangkau lebih dari 5.700 guru olahraga dari 4.600 sekolah di seluruh Jakarta dan Sumatera Selatan (Sumut). Frisian Flag, salah satu merek Royal FrieslandCampina, kembali menjadi mitra penyelenggara program Jr. NBA di Indonesia. Jr. NBA yang dipersembahkan oleh Frisian Flag akan berlangsung hingga Juli 2018. Diharapkan dapat menjangkau lebih dari 12.000 anak laki-laki dan perempuan di lebih dari 200 sekolah di tahun ini. Keutamaan program ini, yakni para peserta akan belajar mengenai pengetahuan dasar olahraga basket dan juga nilai-nilai utama yang diterapkan di Jr. NBA. Seperti nilai Sportmanship (sportivitas), Teamwork (kerjasama tim), a Positive Attitude (sikap positif) dan Respect (saling menghargai). Jr. NBA Indonesia 2018 yang dipersembahkan oleh Frisian Flag akan dimulai dengan coaches clinic dan open clinic (pelatihan terbuka) bagi anak-anak pada 24-25 Maret di Cilandak Sports Center, Jakarta. Serangkaian klinik tambahan itu akan diadakan menjelang Selection Camp pada 21-22 Juli, yang akan memilij 32 anak laki-laki dan 32 anak perempuan terbaik usia 10-14 tahun mengikuti serangkaian penilaian karakter dan keterampilan yang selanjutnya akan turut berpartisipasi dalam National Training Camp pada 27-29 Juli 2018. National Training Camp, yang akan dihadiri oleh pemain atau legenda NBA serta menghadirkan program kepedulian sosial NBA Cares. Puncak dari program ini adalah terpilihnya delapan anak laki-laki dan delapan anak perempuan berbakat, yang nantinya akan dinobatkan sebagai Jr. NBA Indonesia 2018 All-Stars. Sementara, anak-anak terpilih ini akan berkesempatan merasakan pengalaman unik bersama NBA di luar negeri, bersama dengan teman-teman dari negara di Asia Tenggara lainnya pada akhir tahun ini. (Adt)

Apa Alasan Sebenarnya “Olahraga Golf itu Mahal”?

Apa Alasan Sebenarnya Olahraga Golf itu Mahal. (net)

Kebanyakan orang berpersepsi bahwa olahraga golf itu dianggap sebagai olahraga kaum kelas atas atau orang-orang kaya. Persepsi ini tidak hanya tumbuh di Indonesia, melainkan juga dalam masyarakat dunia. Bagi orang barat sendiri, golf dikatakan “gentleman’s game” karena dimainkan oleh pria-pria yang “terpandang”. Kemudian, kamu pasti penasaran, sebenarnya alasan apa yang menyebabkan golf ini dipandang sebagai olahraga yang mahal dan diperuntukkan untuk orang kaya? Simak  jawabannya berikut ini: Peralatan Golf = Mahal Alasan pertama ini merupakan yang utama. Jadi, tahukah kamu, harga stik golf yang paling murah saja bisa mencapai 1 jutaan lebih. Coba kamu bayangkan, jika membeli satu set stik golf (14 stik), harganya bisa mencapai sekitar 20 Juta. Wow, fantastic bukan? Belum lagi, dari segi peralatan yang digunakan dalam permainan golf harus selalu dalam kondisi baik. Artinya, ada biaya juga dalam hal perawatan stik golf tersebut. Kemudian, hmm… jangan lupa pengeluaran untuk baju, sepatu golf serta aksesoris lainnya. Ya, Memang sebenarnya bisa saja kamu menyewa ditempat olahraga tersebut, namun biasanya para pecinta golf lebih merasa puas dengan peralatan yang dimiliki sendiri loh.. Jadi, buat kamu, sobat muda NYSN yang ingin mencoba olahraga satu ini, persiapkan modal yang banyak yaa… Sewa Lapangan Golf = Mahal “Keberadaan pohon-pohon di lapangan turut mempengaruhi tiupan angin, yang pada akhirnya mempengaruhi laju bola golf” Nah, itu adalah kutipan yang dilansir dari iprice.co.id, di mana menggambarkan mengapa sebuah lapangan golf itu mahal. Ya, karena segala perspektif yang ada di lapangan telah diperhitungkan, dibuat, dan dijaga secara apik. Sampai-sampai, sebuah pohon pun apabila salah menempatkannya, bisa mempengaruhi laju bola di lapangan golf. Wihh.. Harga sewa lapangan golf yang relatif mahal, yaitu bisa mencapai ratusan juta bahkan milyaran apabila menjadi member. Selain itu, ada juga biaya tambahan yang dikenakan karena untuk menyewa mobil golf. Biasanya pemain tidak mau berjalan kaki menuju arena di sepanjang lapangan. Namun, ada juga nihh ternyata tempat golf yang disewa murah meriah. Ya, seperti sekarang ini banyak lapangan golf yang membuka untuk pemain pemula. Kamu tidak harus menjadi member, cukup datang saja saat kamu ingin coba olahraga ini. Salah satunya ada beberapa lapangan golf di Jakarta yang dikenakan harga sekitar 200ribuan untuk sewa lapangan golf. Lebih murah bukan? Tips jika kamu ingin bermain golf dengan tarif yang lebih murah lagi, yaitu datanglah di hari kerja, jangan di waktu akhir pekan. Dengan begitu, kantong kamu pun aman tak perlu bayar ratusan juta.. Asah Kemampuan (Skill) Golf = Sulit Kamu yang melihat pemain golf sepintas berpikir olahraga ini simple dilakukan. Kenyataannya, pemain golf dengan skill yang bagus membutuhkan waktu bertahun-tahun agar kemampuan bermain golf serta wawasannya bertambah. Menguasai golf dengan waktu singkat, bisa didapatkan dengan mengikuti kursus golf secara rutin. Ya, lagi-lagi kamu tentu harus mengeluarkan uang ekstra untuk membayar pelatih (yang biayanya tentu tidak murah), biaya sewa lapangan serta perlengkapan golf, yang semua itu bukanlah dengan harga murah. Maka dari itu, masyarakat umum berpikir tampaknya olahraga golf ini mahal dan sulit dilakukan. Sobat muda NYSN, walaupun golf dianggap mahal, namun jangan sampai anggapan tersebut juga menyurutkan niat kamu yang ingin mencoba olahraga satu ini. Salah satu tips low budget bermain golf untuk kamu, yaitu main golf sebenarnya tidak diperlukan tuh peralatan yang baru, second but good quality juga no problem kok. Asalkan kamu tetap menikmati dalam permainan golf tersebut. Menerima tawaran dari kantor ataupun relasi kamu untuk gabung di klub golf tertentu. Cari-cari di internet klub olahraga golf yang sesuai budget kamu. Pokoknya jangan sampai persepsi “mahal” dari olahraga golf, menghalangi niat kamu untuk merasakan manfaat olahraga ini, yaitu bisa menjaga stamina, menguatkan jantung kamu, mengurangi stress, melatih kesabaran serta fokus. Sayang sekali bukan, kalau kamu harus mengabaikan manfaatnya hanya karena perihal biaya. Jadi, apakah pilihanmu akhir pekan ini dengan olahraga golf?   (gogolf.co.id)

Intip Kekuatan Lawan di Asian Games 2018, Perbakin Kirim Atlet ke Kejuaraan Dunia

Atlet menembak bakal mengikuti kejuaraan dunia guna meraih hasil terbaik di Asian Games 2018. (Adt/NYSN)

Jakarta- Pengurus Besar (PB) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin), mengirimkan atlet mengikuti Kejuaraan Dunia di Korea, pada akhir April, dan Munich, Jerman, pada akhir Mei mendatang. Hal itu dilakukan guna mengukur kekuatan lawan di ajang pesta akbar olahraga empat tahunan se-Asia, Agustus-September 2018. “Jelang Asian Games 2018 ini, agenda kami mengirimkan atlet mengikuti seri World Cup di Korea, akhir April, dan Munich, Jerman, akhir Mei,” ujar Robby Atmadja, Manajer Tim Nasional Menembak Indonesia, saat ditemui di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta, Selasa (20/3). Ia menyebut alasan mengirimkan atlet ke seri dunia itu sebagai tolak ukur guna melihat peta kekuatan lawan di Asian Games 2018. “Lawan-lawan di Asian Games bakal bertemu di kejuaraan dunia, seperti Korea dan China. Bahkan mereka training camp disana. Jadi, setelah kembali dari Kejuaraan Dunia, kami langsung ke Palembang untuk melakukan adaptasi venue pertandingan,” lanjutnya. Robby menjelaskan cabang menembak di Asian Games mendatang mempertandingkan 20 nomor, dan Indonesia berpartisipasi di 6 nomor. “Kami turun di nomor angin, 10 meter air rifle, 10 meter air pistol, dan 10 meter running target. Dimana kontingen terdiri dari 10 atlet, 3 pelatih dan 1 manajer,” ungkapnya. “Peluang medali emas ada. Tapi kami tidak bisa menyebutkan darimana. Nanti kasihan atletnya kalau kami sebutkan, bisa stres,” tambahnya. Meski begitu, Robby mengaku bila saat ini peluang terbesar ada pada Muhammad Naufal Mahardika di nomor 10 meter air rifle. “Saat ini Naufal masih yang terbaik, karena berhasil meraih emas di SEA Games 2017 (Malaysia). Namun bila atlet bisa masuk ke final (8 besar), termasuk Naufal dan atlet yang lainnya, kesempatan mendapatkan medali sangat besar. Soal medalinya apa? Ya, kita tunggu saja,” tutup pria yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Tembak Sasaran PB Perbakin. (Adt)

Bidik 1 Emas Asian Games 2018, Soft Tenis Waspadai Korea, Jepang dan Taiwan

Cabang olahraga Soft Tenis menargetkan satu medali emas Asian Games 2018. (net)

Jakarta- Jelang Asian Games 2018, Jakarta-Palembang, pada Agustus-September mendatang, sejumlah cabang olahraga (cabor) terus mempersiapkan diri dengan baik. Salah satunya cabor soft tenis. Ferly Montolalu, Pelatih Soft Tenis Indonesia, mengatakan pesaing terberat di ajang pesta olahraga terbesar empat tahunan itu adalah Korea, Jepang, dan Taiwan. Ia menyebut cabor soft tenis saat ini dikuasai negara di kawasan Asia. “Tiga negara itu yang menjadi pesaing Indonesia di Asian Games 2018,” ujar Ferly saat ditemui di Kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (20/3). Ferly menambahkan pada Asian Games di Incheon, Korea Selatan (Korsel), empat tahun lalu, cabor soft tenis hanya mampu meraih satu medali perak dan satu perunggu. “Medali perak diraih Edy Kusdaryanto,” ungkapnya. Di Asian Games 2018, Jakarta-Palembang, Ferly menegaskan pihaknya menargetkan soft tenis meraih satu medali emas, satu perak dan satu perunggu. “Prima (Simpatiaji) dan Elbert (Sie) masih jadi tumpuan kami meraih medali emas. Saat ini, kami juga telah membentuk tim inti Asian Games 2018. Dari hasil seleksi 160 petenis dari seluruh Indonesia, kami telah memilih 10 atlet. Terdiri dari lima atlet putra dan lima atlet putri,” tukas Ferly. Ferly juga berbicara soal masalah anggaran timnas soft tenis jelang Asian Games 2018. Ia memastikan saat ini tidak ada masalah terkait anggaran maupun akomodasi. “Untuk masalah anggaran kita tidak ada masalah. Akomodasi juga tidak ada masalah,” tutur Ferly.  Sebelumnya timnas soft tenis Indonesia mengajukan anggaran sebesar 16 miliar rupiah. Tapi pemerintah hanya memberikan 7,7 miliar rupiah dari bujet. “Saat ini anggaran masuk adalah 7,7 miliar rupiah untuk Asian Games 2018,” ungkapnya. “Kekurangan dari anggaran tersebut kami dapatkan dari sponsor,” lanjut Ferly. (Adt)

Vannesae Evato Pecahkan Rekor Nasional Renang Yang Bertahan Seusia Dirinya

Perenang Nasional Anandia Treciel Vanessae Evato asal Riau memecahkan rekor renang nasional yang sudah berusia 21 tahun. (bolasport.com)

Jakarta- Salah satu perenang yang dipersiapkan ke Asian Games 2018, Vannesae Evato, berhasil memecahkan rekor nasional nomor 200 meter gaya dada putri di ajang Singapore National Age Group di Singapura, Kamis. Catatan waktu yang dia torehkan mematahkan rekor sebelumnya yang telah bertahan selama 21 tahun. Rekor 200 meter gaya dada putri dipegang oleh Rita Mariani dengan waktu dua menit 33,34 detik yang dicetak pada SEA Games 1997. Adapun catatan waktu dara bernama lengkap Anandia Treciel Vanessae Evato adalah dua menit 32,51 detik. “Saya senang dan terharu karena ini beda dengan rekor-rekor yang lain. Rekor yang paling lama belum terpecahkan, 21 tahun. Saya memang ingin sekali pecahkan dan baru sekarang kesampaian,” kata Vannesae yang lahir di Pekanbaru (Riau) 3 September 1997. Apa yang diraih oleh Vannesae juga diapresiasi oleh sang pelatih David Armandoni. Pelatih asal Prancis itu mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. Namun, masih ada target jangka panjang yang harus dicapai oleh Vannesae Evato. “Kemajuan dia sangat bagus. Begitu juga dengan Azzahra dan Felicia. Bagus untuk Vannesae yang bisa pecahkan rekornas yang sudah bertahan 21 tahun. Saya masih punya target Vannesae bisa mencatat waktu dua menit 32 detik dan di Asian Games bisa dua menit 30 detik,” katanya. Selain Vannesae, perenang Indonesia yang sukses mencetak rekornas adalah AA Istri Kania Ratih pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri dengan catatan waktu 27,90 detik. Adapun rekor sebelumnya dipegang oleh Angel Gabriel Yus dengan waktu 27,96 detik. “Kami sangat mengapresiasi hasil mereka. Padahal mereka sedang dalam tahap latihan awal yang cukup berat mulai Februari,” kata Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin Rahardjo yang mengawal terus perenang Indonesia di Singapura. Khusus untuk rekornas Kania, Harlin menjelaskan juga cukup istimewa karena perenang muda itu selama ini menjadi tulang punggung untuk gaya bebas dan punggung. Kondisi ini dinilai menunjukkan jika perenang yang ada saat ini memiliki kemampuan yang merata. Sebelumnya pada hari pertama kejuaraan renang itu, Rabu (14 Maret) Adinda Larasati Dewi (18 tahun) memecahkan rekornas di nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri dengan catatan dua menit 12,92 detik lebih cepat dari rekornas lama atas nama Monalisa Arieswaty Lorenza dengan catatan dua menit 13,08 detik. (Adt)

Bocah 14 Tahun Asal Magetan, Nyaris Juara Race 1 Asia Talent Cup 2018 di Qatar

Mario Suryo Aji (kiri) raih podium kedua di Asia Talent Cup 2018 seri 1 di Losail, Qatar. (otospirit.com)

Jakarta- Pembalap didikan Astra Honda Motor, Mario Suryo Aji nyaris memenangkan balapan Asia Talent Cup 2018 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (18/3). Mario hanya berselisih 0,034 detik dari pemenang balapan, Haruki Noguchi asal Jepang. Keduanya sejak lampu start mati langsung ke depan melepas dari rombongan pembalap lainnya. Pada awal start, Mario langsung ke depan karena pemilik grid pertama karena Agung Fachrul pole position harus ke barisan paling belakang dengan alasan mesin mati saat warm up. Namun pada tikungan pertama, Noguchi langsung memimpin di depan Mario Aji. Sejak itu, Mario terus menempel Noguchi. Mario baru melakukan serangan setelah 10 lap tersisa. Pembalap 14 tahun itu menyalip pembalap Jepang yang sudah satu tahun lebih dulu berkiprah di Asia Talent Cup saat lintasan lurus di depan paddock. Namun, saat menjelang tikungan Noguchi bisa memimpin kembali. Terlihat, bahwa Noguchi lebih jago soal late braking dibandingkan Mario Aji. Saking serunya dan saling over taking, komentator mengibaratkan pertarungan Valentino Rossi dan Stoner. Sejak itu, Mario beberapa kali menyalip Noguchi namun bisa diambil kembali. Pada putaran terakhir, Mario terus menyerang bahkan hingga trek lurus dengan strategi menguntit namun usaha belum bisa membawanya juara. Saat trek lurus Mario yang lahir di Magetan (Jatim) 16 Maret 2004 ini sempat didepan namun jelang garis finish hampir bersenggolan. Mario Aji berselisih tipis 0,034 detik saja. “Luar biasa. Mario SA menunjukkan perjuangan yang luar biasa sejak lampu start padam. Meski harus merelakan podium pertama, tapi Mario menunjukkan perlawanan kuat hinggga detik-detik terakhir balapan,” dalam status facebook Astra Honda Racing Team, tim yang menaungi Mario Suryo Aji. Selain Mario Suryo Aji, beberapa pembalap Indonesia menempati posisi 10 besar. Adenanta Putra berhasil meraih posisi 5, Afridza Munandar berada di posisi 6, Agung Fachrul berada di posisi 8, dan Lucky Hendriansya finish di posisi 17. (Adt)

Siapkan Motif Helm Khusus, Perusahaan Italia Sponsori Timnas Balap Sepeda AG 2018

Peralatan sepeda asal Italia, SH+, dukung Timnas Balap Sepeda di Asian Gmes 2018. (Pras/NYSN)

Jakarta- Salah satu perusahaan peralatan sepeda asal Italia, SH+, memberikan dukungan penuh pada tim nasional (Timnas) balap sepeda Indonesia Asian Games (AG)2018. Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI), mengatakan pihaknya bangga atas dukungan SH+. Dukungan ini jadi yang pertama bagi timnas balap sepeda AG 2018. “Komitmen SH+ bentuk support untuk PB ISSI. Kami memakai helm dan kacamata (produksi SH+) sejak SEA Games 2017. Setelah itu kami maksimalkan dan akhirnya mereka memberi dukungan penuh untuk AG 2018,” ujar Okto di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (16/3). Ia menyebut dukungan dari SH+ tersebut membuat langkah timnas guna mendapatkan dukungan dari sponsor lain bakal terbuka. Sebab, tambah Okto, pihak SH+ juga akan membantu mencarikan sponsor. “Mereka tak hanya mendukung tim utama, tapi juga tim pelapis. Bahkan SH+ akan mengganti semua produk yang rusak dengan yang baru. Yang jelas kualitas produk sudah teruji,” paparnya. Dukungan makin istimewa, karena SH+ menyiapkan desain dan warna khusus helm untuk pebalap Indonesia. Hal itu dikatakan Gianluca Poli, CEO SH+. “Khusus untuk Indonesia, kami sudah menyiapkan helm khusus yang nantinya digunakan di AG 2018,” terangnya. “Corak utamanya adalah Merah Putih. Tak hanya untuk road, kami juga menyediakan untuk helm track,” tambah Poli. Kerjasama dengan PB ISSI, ungkap Poli, akan berkelanjutan. “Usai AG 2018, kejuaraan balap sepeda Tour de Indonesia 2018 juga disupport oleh SH+,” cetus pria asal Italia. (Adt)

Antusiasme Tinggi Komunitas dan Masyarakat Pecinta Sepeda di Event Bike 4round The City

Komunitas dan pecinta sepeda meriahkan event bike 4round The City Novotel Tangerang. (dok)

Tangerang- Kota Tangerang memiliki keindahan serta penghijauan yang baik. Hal itu dimanfaatkan warganya untuk menikmati pagi. Salah satunya dengan aktifitas bersepeda. Antusias masyarakat pada kegiatan tersebut ternyata direspon positif oleh lingkungan dan pemerintah setempat, salah satunya dengan adanya lajur sepeda dan car free day setiap Minggu pagi. Melihat banyaknya masyarakat yang gemar bersepeda, Novotel Tangerang, turut menanamkan budaya bersepeda kepada masyarakat dengan event ‘Bike 4round The City’, pada 4 Maret 2018. Event yang diadakan dalam rangka hari jadi Novotel yang ke-4 itu mendapat perhatian khusus dari para pecinta sepeda, khususnya komunitas. Kurang lebih 50 peserta hadir membanjiri area lobi Novotel Tangerang di Minggu pagi. Kebanyakan mereka datang dari sekitar Tangerang, Jakarta, Bogor, hingga Surabaya. Bermodalkan sepeda jenis road bike dan MTB, para peserta siap menempuh jarak hampir 50 km dari titik start, Novotel Tangerang, menuju ke Taman Kota 2 BSD, hingga kembali ke Novotel Tangerang lagi. “Keasrian yang dimiliki Kota Tangerang kami manfaatkan untuk bersepeda bersama. Memang event ini hanya mengundang komunitas dan masyarakat sekitar pecinta sepeda, namun antusiasme mereka cukup besar. Ada yang memakai sepeda roadbike, MTB, bahkan sepeda lipat, tapi saya puas dan senang karena mereka semua bisa berhasil finish dengan selamat,” ujar Windiarto, General Manager Novotel Tangerang, beberapa waktu lalu. Rute yang dipilih melintasi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, hingga Tangerang Selatan membuat pemandangan yang dilihat para peserta pun beragam, mulai dari pemandangan kota, suasana asri dan sejuk, hingga tempat-tempat yang menjadi ikonik di daerah-daerah Tangerang. Tantangannya, para peserta harus melalui rute yang cukup panjang dan banyak tanjakan-tanjakan yang dapat menguras tenaga. Tak hanya dimanjakan keindahan di Kota Tangerang, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk menerima doorprize berupa satu unit sepeda, mesin cuci, hingga voucher menginap di Novotel Tangerang. “Ke depannya kami akan mengadakan acara seperti ini setiap tahunnya, namun jauh lebih menarik dengan jumlah peserta yang lebih banyak. Selain itu, rute perjalanan juga akan kami perpanjang,” tukas Windiarto. (Adt)

Tebus Kekalahan Greysia/Apriyani, Della Destiara/Rizki Amelia Melaju Ke Babak Kedua

Jakarta- Pada babak pertama All England 2018 di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (14/3), Dua Pasangan ganda putri Indonesia mendapat kesempatan hari pertama memanaskan lapangan pertandingan. Dibuka dengan pertandingan Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu bertemu dengan pasangan wakil Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. Greysia/Apriyani kandas dua set dengan perolehan angka 21-11, 21-19. Dengan begitu mereka gagal melaju ke babak kedua. Menebus kegagalan rekannya, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, lolos ke babak kedua turnamen bulutangkis All England 2018. Della/Rizki berhasil melumpuhkan pasangan Korea Selatan, Chang Ye-na/Hye Rin-kim lewat tiga set dengan skor 22-10, 18-21, 21-17. Mereka menang setelah melewati pertarungan selama 1 jam 2 menit. Della/Rizki menjadi perwakil Indonesia pertama yang lolos ke babak kedua turnamen kelas dunia ini. Sangat di sayangkan Pasangan Ganda Putri Indonesia sebelumnya, Greysia Poli/Apriyani Rahayu dilumpuhkan pasangan Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, dengan skor 11-21, 19-21. Hasil sementara untuk wakil Indonesia: – Greysia Polii/Apriyani Rahayu dikalahkan Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva (Bulgaria): 11-21, 19-21 – Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta vs Chang Ye-na/Hye Rin-kim (Korea): 22-20, 18-21, 21-17 Dengan hasil ini, Indonesia masih menunggu permainan memukau dari 12 wakil lain yang akan berlaga dalam 10 partai. Dalam babak pertama ini, ada empat wakil Indonesia yang saling berhadapan. (Nad)

Tiga Hal ini Paling di Nantikan pada Turnamen Bulutangkis All England 2018

Turnamen bulutangkis kelas All England 2018 sedang digelar di Birmingham, Inggris, mulai tanggal 14 hingga 18 Maret 2018. Indonesia mengirim 14 pemain Indonesia untuk turun berlaga, dengan empat wakil saling berhadapan pada dua nomor. Di lansir dari Tempo, Ada sejumlah hal yang ditunggu dari para atlet Indonesia di turnamen bergengsi ini. Berikut beberapa di antaranya: 1. Akankah target satu gelar juara akan tercapai? Dalam dua penyelenggaraan terakhir, Indonesia selalu bisa meraih gelar juara di turnamen ini. Pada 2016, Praveen Jordan/Debby Susanto menjadi juara. Di tahun berikutnya, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya yang menyumbang kemenangan. Tahun ini, PBSI kembali menargetkan satu gelar juara, yang di harapkan dari sektor ganda putra dan ganda campuran. 2. Apakah Hendra/Ahsan akan torehkan kemenangan setelah kembali diduetkan? Tahun 2018 menjadi jalan bangkitnya Pasangan ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, yang pernah merajai dunia. Mereka pernah menjadi semifinalis pada Jerman Open lalu. Kini mereka diharapkan bisa kembali bicara di All England, seperti pada 2014. Sejauh ini mereka masih berusaha mengembalikan performa terbaik mereka, termasuk soal kelemahan di sektor pertahanan. 3. Apakah sektor tunggal dapat tampil dengan baik? Tunggal putra dan putri Indonesia pernah jadi kekuatan disegani di All England. Rudy Hartono pernah juara 8 kali. Susy Susanti sempat jaura dua kali. Belakangan Penurunan tajam yang di alami sektor ini. Tahun ini, penyeleksian ditentukan melalui peringkat, hanya satu tunggal putri yang lolos, yakni Fitriani. Sedangkan di sektor tunggal putra ada tiga wakil, yakni Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Tommy Sugiarto. Pada turnamen-turnamen sebelumnya para pemain tunggal bermain tidak konsisten. Namun, mereka diharapkan dapat membuat gebrakan mengejutkan di turnamen bergengsi ini.

Sebab Cedera Dan Lainnya, Lima Pemain Seleksi Timnas Putri Ini Dipulangkan

Iyya Lovista Paraba (14) akhirnya harus tereliminasi dari seleksi skuad Timnas Putri. (PSSI.org)

Jakarta- Seleksi Timnas Putri Senior akhirnya memulangkan lima orang pemain. Sejak Selasa (6/3), 40 orang pemain seleksi sudah berkumpul di National Youth Training Centre, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Selama lima hari kemudian, dibawah asuhan pelatih kepala Satia Bagja dan pelatih kiper Benny van Breukelen, mereka digembleng pagi sore guna mencari tempat utama dalam tim. “Habis uji coba lawan tim Pelatih Kursus Lisensi B, kita sudah punya gambaran, siapa saja yang terus seleksi dan yang tidak,” tegas Satia pekan lalu. Timnas Putri pun melakukan uji coba perdana melawan tim Pelatih Kursus Lisensi B, pada Sabtu (10/3) di NYTC, Sawangan. Hasilnya laskar Srikandi Indonesia takluk 1-3. Namun bukan hasil yang jadi ukuran. “Ya, ada lima pemain yang dipastikan pulang, mulai pekan ini. Mereka dipulangkan dengan beberapa sebab. Kami pun akan memanggil lima pemain baru,” ucap Satia pada Selasa (12/3). NYSNmedia.com menerima surat pemulangan yang dikeluarkan PSSI kepada mereka yang tereliminasi pada Selasa (12/3) sore. Mereka diantaranya yang terpaksa dipulangkan adalah bek tengah asal Kalimantan Barat, Elli Wati. Berdasarkan surat itu, Elli harus pulang lebih cepat lantaran sejak memulai Seleksi, ia didiagnosa masih memiliki riwayat cedera lutut. Hal serupa juga dialami Jasmine M. Diantoro. Bek kiri cantik asal klub Pro Direct Academy JKT di Jakarta ini, menurut surat keterangan dari dokter butuh waktu satu bulan menyembuhkan cedera plantar (nyeri pada tumit). Untuk Ayu Rizqi Widianti (Persab Brebes), Sherly Eka Dewi (Babel) dan, Iyya Lovista Paraba (Banten) tak bertahan karena peformanya tak sesuai dengan kebutuhan tim. (Dre) Pemain Seleksi yang dipulangkan Elli Wati (Kalbar)-Bek Tengah Alasan : Sejak awal memulai Seleksi TC, masih menyimpan riwayat cedera lutut. Jasmine M. Diantoro (Pro Direct Academy JKT)-Bek Kiri Alasan: Dari surat keterangan dari dokter membutuhkan waktu 1 bulan untuk menyembuhkan cedera plantar (nyeri pada tumit). Ayu Rizqi Widianti (Persab Brebes)-Sayap Alasan : peformanya tidak sesuai dengan kebutuhan tim. Sherly Eka Dewi (Babel)-Bek Kanan Alasan : peformanya tidak sesuai dengan kebutuhan tim. Iyya Lovista Paraba (Banten)-Gelandang  Alasan : peformanya tidak sesuai dengan kebutuhan tim.

Delapan Klub Ikut Kompetisi Basket Putri , Dukungan Sponsor Masih Minim

Salah satu pemain klub bola basket putri Flying Wheel Makassar tengah beraksi. (srikandicup)

Jakarta- Terpisahnya pertandingan basket putri dan putra, membuat pihak penyelenggara kompetisi bola basket putri profesional Indonesia, Srikandi Cup, terkendala pada minimnya dukungan sponsor. “Jika ada sponsor yang berani memberi dukungan dana, pasti kemasan Srikandi Cup lebih menarik. Dan memancing animo masyarakat datang menonton,” jelas Deddy Setiawan, Koordinator Srikandi Cup, pada Senin (12/3). Ia mengungkapkan untuk menggelar Srikandi Cup disatu kota, pihak penyelenggara wajib mengeluarkan dana sebesar Rp 200 juta, sementara target gelaran ini dilaksanakan di empat kota (Makassar, Surabaya, Jakarta, Cirebon). “Di satu kota kami gelar Srikandi Cup ini, kurang lebih mengeluarkan bujet Rp 200 juta. Sedangkan target kami berputar di empat kota, totalnya itu Rp 800 juta,” tambahnya. Ia menyebut bila 90 persen tim yang bersaing di kompetisi bola basket putri didukung secara personal, dan hanya tim basket Merah Putih (MP) yang didukung Samator (perusahaan gas industri terbesar di Indonesia). “Saya piker, tim yang didukung secara personal agak sulit untuk bertahan. Jadi memang butuh dukungan dari perusahaan yang memang peduli dengan kemajuan olahraga nasional,” cetusnya. Adanya kerjasama dengan TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menayangkan kompetisi bola basket putri diharapkan menambah popularitas kompetisi, sehingga bisa mengundang sponsor. “Apalagi seri ketiga Srikandi Cup di Jakarta, persaingan makin ketat. Harapannya kompetisi ini juga mendapat dukungan dari semua media,” paparnya. Kompetisi bola basket putri Indonesia kasta tertinggi, Srikandi Cup, yang diikuti delapan klub basket putri dari berbagai daerah telah memasuki seri ketiga. Seri pertama dihelat di Makassar (Sulawesi Selatan), dan seri kedua di Surabaya (Jawa Timur). Sedangkan seri ketiga digelar di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, 19-24 Maret 2018. (Adt)

Berlatih ke Luar Negeri, 13 Atlet Atletik Dikirim PB PASI ke AS

Atlet Lompat jauh Sapwaturrahman (kaos putih) akan berangkat ke AS melakukan try out dengan 12 atlet PB PASI lainnya. (Pras/NYSN)

Jakarta- Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) bakal mengirim para atlet pelatnas ke Amerika Serikat (AS). Namun tak semua atlet penguni pelatnas dikirim ke Negeri Paman Sam. Dari 16 orang yang diproyeksikan Asian Games 2018, hanya 13 yang disertakan. Mereka adalah Sapwaturrahman (lompat jauh), Suwandi Wijaya (lompat jauh), Atjong Tio Purwanto (3000 meter), Fadlin (estafet), Muhammad Zohri (100 meter dan estafet), Eko Rimbawan (estafet), Yaspi Boby (estafet), Bayu Kartanegara (estafet), Rio Maholtra (110 meter gawang), Idan Fauzan Richsan (lompat galah), Maria Natalia Londa (lompat jauh), Emilia Nova (100 gawang), Eki Febri Ekawati (tolak peluru). Menurut Sekjen PB PASI Tigor Tanjung, tiga atlet yang tidak pergi ke AS adalah Triyaningsih (maraton), Hendro (jalan cepat) dan Agus Prayogo (maraton). Hendro saat ini sedang menjalani latihan di Spanyol, lalu Triyaningsih dan Agus Prayogo akan mengikuti Korea Open 2018 pada Juni mendatang. “Mereka juga akan ke China untuk mengikuti maraton. Lalu ke Amerika akan berlatih bersama pelatih asing Harry Marra,” kata Tigor Tanjung saat mendampingi Ketua Umum PB PASI Bob Hasan saat meninjau atlet pelatnas di Stadion Madya Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Selasa (13/3). Sebelum menuju AS, para atlet dikonsentrasikan di Stadion Madya mulai awal pekan ini. Kecuali pelari jarak jauh Agus Prayogo yang berlatih di Pengalengan, Bandung, Jawa Barat. Dari sekian nomor yang diikuti Indonesia pada Asian Games 2018, hanya lompat jauh dan estafet (4 x 100 meter) yang berpeluang meraih medali emas. Para atlet yang tampil di nomor ini juga harus bersaing dengan lawan tangguh dari China, Bahrain, Qatar dan Jepang. Ketua Umum PB PASI Bob Hasan mengemukakan, pihaknya siap menggenjot kualitas teknik para atletnya yang akan terjun di Asian Games 2018. Menurut dia, teknik adalah permasalahan utama yang harus dicari solusinya jika ingin menyabet medali emas. “Contoh, misalnya soal bak lompat di arena yang ada di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Itu kalau pun sudah diperbaiki, teknik atletnya masih tidak bagus, ya tidak akan menang,” ungkap Bob Hasan. (Adt)

Buat Lawan Kamu Terkecoh Dengan Teknik Drop shot Ini

Dropshot terkesan sama dengan teknik smash. Letak perbedaannya hanya pada saat kamu melakukan pukulan, shuttlecock dipukul dengan dorongan yang halus (sedikit pelan). Tujuannya agar kok kamu jatuh tepat di lapangan lawan yang berada dekat net. Biasanya kamu menggunakan teknik ini untuk mengecoh lawan yang posisinya berada di belakang. Tahukah kamu teknik dropshot memiliki karakter yang unik, karena bisa mengecoh lawan kamu alias dapat menghasilkan gerakan tipu daya. Posisi tubuh, gerak kaki serta perpindahan badan yang harmornis menjadi penentu dari keberhasilan jatuhnya shuttlecock di net daerah lawan. Selain itu, diperlukan juga pengamatan yang tepat dimana posisi lawan, agar hasil dropshot kamu semakin hebat. Berikut beberapa kiat tahap-tahap untuk kamu agar pukulan dropshot makin hebat: 1. Perhatikan pegangan raket kamu dengan posisi tangan menggunakan pegangan forehand. cara memegang raket yang benar, yaitu pegang raket dengan rileks, dan posisi raket berada di samping bahu kemudian untuk posisi tubuh kamu harus menyamping dari arah net. 2. Perhatikan juga posisi kaki kanan dan kiri. Untuk kaki kanan berada di belakang sedangkan kiri berada di depan. 3. Saat melakukan dropshot, pukulan menggunakan posisi tangan yang lurus, kemudian dorong atau sentuh shuttlecock dengan halus. Pokoknya shuttlecock melengkung ke sebelah kanan jika  dropshot forehand dan  melengkung ke kiri jika backhand. Ingat, tumpuan tubuh pada kaki juga berubah. Yang berada di kaki kanan pindah ke kaki kiri. Jadi, upayakan untuk gerak cepat agar badan kamu berada di belakang shuttlecock’nya ya. 4. Posisi akhir dari raket mengikuti arah bola, posisi gerak langkah setelah memukul pun harus diperhatikan, karena teknik ini mengandung aspek gerak tipu yang membuat lawan terkecoh. Biasanya keberhasilan dalam mengecoh lawan dengan teknik dropshot ini, ditentukan karena pergerakan yang cepat dan harmonis. Jika lawan terkecoh, ia akan terpaksa menjatuhkan diri agar bisa menjangkau bola kok hasil dropshot-an kamu. Semoga berhasil.

Uji Coba Kedua Menang Lagi, Villa 2000 Masih Banyak Kesalahan

Villa 2000 (oren) saat melakukan uji coba menghadapi tim Porpov Banteng di Pamulang Selatan. (Pras/NYSN)

Jakarta- Jelang bergulirnya Liga 3, Klub Villa 2000 rutin melakukan uji coba. Kali ini melawan Tim Porprov Banten, di home base Villa 2000, Pamulang Selatan, pada Jumat (9/3). Hasil akhir, klub Villa 2000 unggul tipis 2-1 dari Porprov Banten. Namun, Blitz Tarigan, yang menukangi Villa 2000 dalam ajang Soeratin Cup dan Liga 3 mengaku anak asuhnya masih butuh perbaikan. “Anak-anak sering buat kesalahan individu. Lawannya memang lebih senior, hal itu membuat para pemain berada dibawah tekanan. Tapi itu karena kita ingin menguji mental anak-anak”, ujar Blitz. Akhir pekan depan Villa 2000 juga mengagendakan laga persahabatan kontra klub selevel. “Kita akan perbaiki semuanya. Terutama, soal keputusan saat menguasai bola maupun melepas bola”, tutupnya. Sebelumnya, pada Jumat (2/3), Villa 2000 menggelar laga uji coba kontra Bogor FC di tempat yang sama. Bogor FC yang datang sebagai lawannya, harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 3-2. Dan pada Jumat (16/3), agenda berikutnya giliran tim U-18 Provinsi Banten menjadi lawan Villa 2000. Sebagai catatan, Tim yunior Banten itu kini dilatih oleh Zaenal Abidin, dan eks bek timnas 2000’an, Nasuha. (Dre)

Tinjau Pelatnas Sepeda BMX di Yogja, Ini Permintaan Menpora

Menpora Imam Nahraw (kemeja hitam)i meninjau Pelatnas sepeda BMX di Sleman Youth Center, Yogyakarta, Senin (12-3). (kemenpora)

Jakarta- Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), meninjau kesiapan cabang olahraga jelang Asian Games 2018, Agustus – September mendatang. Salah satunya Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Sepeda BMX, di Sleman Youth Center, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (12/3). Imam memperhatikan secara detail terkait kekurangan serta kendala yang dihadapi selama Pelatnas, mulai dari honor, hingga peralatan yang digunakan para atlet. “Berapa atlet yang berlatih disini (Sleman Youth Center)?” tanya Imam. “Di tempat ini ada empat atlet sepeda BMX, tiga putra dan satu putri,” jawab Dadang Haries Purnomo bersama Priyo Susanto, Pelatih Pelatnas Sepeda BMX. “Latihanya jam berapa?” lanjut Menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur. “Latihan kita di mulai jam 8:00 WIB, tiap hari. Hari Minggu latihan libur ,” sambut Dadang. Dalam kesempatan itu, Imam meminta kepada atlet sepeda BMX agar mengonsumsi makanan yang bergizi. “Kalian harus makan yang bergizi dan jangan maka sembarangan. Terlebih, makan-makanan yang tidak memilik nilai gizi yang berakibat buruk pada performa para pemain,” tukasnya. “Saya berharap Indonesia bisa menyumbang medali yang terbaik, khususnya medali emas. Dengan semangat yang kita miliki, kita harus yakin bisa meraih hasil terbaik,” cetus Imam. Priyo mengatakan persiapannya atlet sepeda BMX sudah matang. Hanya, menurutnya, pihaknya tengah menunggu tempat latihan di Pulomas, Jakarta. “Meski secara fisik mereka sudah siap. Paling hanya tinggal teknik saja. Untuk target kita di Asian Gemas 2018 ini medali perak,” beber Priyo. (Adt)

Mulai Temukan Kiper Timnas Potensial, Benny : Masih Terbiasa Jadi Kiper Futsal

Kiper asal Papua, Norvince Boma menangkap bola dalam latihan seleksi Timnas Putri Indonesia. (Pras/NYSN)

Jakarta- Posisi kiper Timnas Putri Indonesia masih terus berproses untuk menentukan yang terbaik. Ditemui seusai latihan pada Senin (12/3) sore, Benyamin ‘Benny’ Van Breukelen, pelatih kiper Timnas Putri Indonesia mengaku tertantang. “Saya sebetulnya surprise, karena mereka berani jumping seperti kiper pria. Itu di luar ekspektasi saya. Tapi ya harus dibenahi, termasuk passing dan kontrol bola. Tantangan lah buat saya,” ujar pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, 4 Mei 1963. Dari empat kiper yang ada yakni Riska Yulianti (Babel), Norvince Boma (Papua), Vera Lestari (DIY) dan Debi Puspita (Sumsel), pria berjuluk BvB ini mengaku sudah mendapatkan gambaran umum. “Ada tiga kiper potensial yang bisa masuk dalam kerangka skuat Timnas Putri. Kelemahan yang masih dirasa sangat krusial adalah footwork (kecepatan kaki), dan komunikasi dengan rekan,” bilangnya di lapangan National Youth Training Centre (NYTC), Sawangan. Amat minimnya aktifitas sepakbola putri, membuat beberapa kiper yang terpanggil seleksi Timnas ini hanya memiliki latar belakang sebagai pemain klub futsal. Sedangkan, posisi kiper dalam futsal, jauh berbeda dengan sepakbola lapangan besar. Akibatnya, pola komunikasi dengan rekan pun jarang terjadi. Padahal, kiper wajib berkomunikasi dengan semua pemain. “Teknik dasar kiper sudah ada. Tapi ya itu, atmosfir mereka masih jadi kiper futsal. Ini harus dirubah. Dan buat saya, ini hal baru. Belum pernah sebelumnya saya melatih kiper putri soalnya,” terang Benny. (Dre)

SIS Bonavista Raih Prestasi Terbaik Dalam Event Dance Planet

Lomba Tari Internasional yang diikuti oleh SIS Bonavista pada medio Februari 2018 lalu. (SIS)

Jakarta- Pada Sabtu (17/2), Sekolah Tari tekemuka ‘Dance Planet’ yang berbasis di Singapura mengadakan kompetisi Tari Internasional di sekolah ACS, di Jakarta. Tujuh Siswa Sekolah Singapore Intercultural School (SIS) Bona Vista dari Sekolah Dasar 1, Pratama 2 dan Pratama 3 dilatih untuk berpartispasi dalam kategori tarian kelompok Bollywood, yang dipimpin oleh guru berpengalaman mereka, Yasmin. Kategori lainnya yang juga dilombakan adalah tarian Hip Hop, Folk, Klasik dan Tradisional. Lomba ini dihadiri oleh banyak sekolah di seluruh Indonesia dan dinilai oleh tiga instruktur tari profesional yang melakukan penjurian beberapa aspek seperti kostum, pertunjukan panggung, koreografi, dan ritme. Peserta dari SIS Bona Vista menerima sambutan yang luar biasa meriah, karena penampilannya yang anggun dan energik. Berkat penampilan ini, mereka sukses menjadi juara pertama, berhak masuk ke babak putaran final di Singapura, yang akan dilaksanakan pada Agustus 2018. SIS Bona Vista turut meloloskan siswanya dalam kategori tarian individu pada Minggu (18/2). Danah Kim, siswa Pratama 6 SIS turut menyabet posisi juara, dan raih kesempatan untuk berkompetisi di Singapura akhir tahun ini. Setiap individu dan tim pemenang menerima piala dan sertifikat untuk penampilan mereka dan bersiap untuk tahap final. (Art)