Asian Cadets & Junior Judo Championship 2025 Digelar

Asian Cadets and Junior Judo Championships 2025

Sejumlah atlet judo beradu kekuatan pada kejuaraan Asian Cadets & Junior Judo Championship 2025 di Tennis Indoor Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (11/9). Kejuaraan ini mempertemukan atlet-atlet usia muda dari kategori cadet (15-17 tahun) dan junior (18-20 tahun), yang diikuti oleh 394 judoka dari 22 negara. Kompetisi ini mempertandingkan 30 kelas berat mulai dari -40 kg hingga +100 kg yang berlangsung hingga 15 September 2025. Selama empat hari ke depan, kejuaraan ini akan mempertandingkan berbagai nomor dalam kategori cadets dan junior, dengan harapan melahirkan bibit-bibit judoka Asia yang tangguh, disiplin, dan berprestasi. Kejuaraan ini dibuka langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang juga menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Judo Seluruh Indonesia (PBJSI) dan Presiden Judo Asia. Pada laga perdana sejumlah atlet langsung menunjukan tajinya dihadapan para penonton yang hadir, mulai dari pejudo Uzbekistan, Mongolia, India, dan Indonesia. Sementara itu, Indonesia menurunkan 11 judoka yang akan bertanding di hari kedua Asian Cadets & Junior Judo Championship 2025 di Tennis Indoor Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat, setelah baru meraih satu perunggu di penyelenggaraan hari pertama kemarin.

CFA International Futsal Tournament 2025: Indonesia Juara!

Timnas Futsal Indonesia juara CFA International Tournament 2025

Para pemain Timnas Futsal Indonesia berhasil menjuarai ajang CFA International Tournament 2025 setelah mengalahkan Denmark dengan skor 4-2, pada pertandingan final di Shijiazhuang College Sports, Shijiazhuang, Cina, Kamis, 11 September 2025. Indonesia mencoba mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Setelah peluang-peluang milik Dewa Rizki dan Muhammad Fajriyan gagal membuahkan gol, akhirnya tim Garuda membuka keunggulan pada menit kedua saat Dewa memanfaatkan umpan Reza Gunawan untuk diteruskan dengan sepakan keras merobek gawang Denmark. 1-0 untuk Indonesia. Keunggulan satu gol membuat tim Indonesia tampil semakin percaya diri. Hasilnya, jala gawang Denmark kembali bergetar pada menit ke-10, melalui sepakan akurat Reza Gunawan. 2-0 untuk keunggulan Indonesia. Reza kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-17. Ia mengecoh kiper Denmark, William Kristian, pada situasi satu lawan satu dan memaksa sang kiper kemasukan untuk ketiga kalinya. 3-0 untuk keunggulan Indonesia. Denmark sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit ke-19. Kali ini gawang Indonesia dibobol melalui gol yang diukir Scott Rasmussen. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 3-1 bagi Indonesia. Tim Indonesia tetap menerapkan permainan berintensitas tinggi pada awal babak kedua. Hasilnya dipetik pada menit ke-22, saat Andres Dwi Persada sukses memaksimalkan kesalahan pemain Denamrk untuk mengemas gol keempat bagi Indonesia. 4-1 untuk keunggulan Indonesia. Denmark berhasil memangkas keunggulan Indonesia, melalui gol Mikkel Foged Hansen pada menit ke-38. Namun keunggulan 4-2 untuk Indonesia bertahan sampai laga selesai, dan memastikan tim asuhan pelatih Muhammad Amril menyelesaikan turnamen ini sebagai juara. Perjalanan Timnas Futsal Indonesia di CFA International Tournament 2025 Fase Grup Indonesia 5-1 Kamboja Myanmar 0-5 Indonesia New Zealand 1-2 Indonesia. Semifinal Indonesia 3-0 Korea Selatan. Final Indonesia 4-2 Denmark.

Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Indonesia Kalah Tipis

Indonesia v Korea Selatan

Timnas Indonesia U-23 menutup perjalanan di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dengan kekalahan tipis 0-1 dari Korea Selatan. Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa 9 September 2025. Korea Selatan membuka skor cepat pada menit keenam lewat sepakan Hwang Doyun. Bola hasil tendangan terukur sempat mengenai mistar sebelum masuk ke gawang Cahya Supriadi. Skuat Garuda Muda merespons lewat sejumlah peluang. Hokky Caraka dua kali mengancam pertahanan Korea, pertama melalui solo run menit ke-12 yang dipatahkan bek lawan, lalu lewat tendangan ke tiang dekat di menit ke-24 yang masih mengenai jaring luar. Percobaan lain datang dari sepakan jarak jauh Dion Markx, tendangan bebas Arkhan Fikri, hingga sundulan Kadek Arel dan Rahmat Arjuna menjelang turun minum. Namun hingga babak pertama usai, skor 1-0 tetap bertahan. Di babak kedua, pelatih Gerald Vanenburg melakukan sejumlah pergantian dengan memasukkan Kakang Rudianto, Robi Darwis, dan Jens Raven. Frengky Missa juga dimainkan menggantikan Dion Markx. Tekanan Indonesia semakin meningkat memasuki menit ke-70, tetapi rapatnya lini belakang Korea membuat upaya penyama kedudukan belum berbuah hasil. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Korea Selatan. Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-23 belum berhasil melangkah ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Garuda Muda hanya mengoleksi 4 poin hasil satu menang, satu imbang dan satu kekalahan.

Daftar 25 Pemain Timnas U17 Indonesia TC di Bulgaria

Nova Arianto

Daftar 25 pemain Timnas U17 Indonesia yang menjalani TC di Bulgaria terdapat lima pemain abroad. Secara keseluruhan, pelatih Nova Arianto masih membawa para pemain yang sudah biasa ia panggil membela Timnas U17. Gelaran Piala Dunia U17 2025 semakin dekat saja. Turnamen tersebut akan digelar pada 3-27 November 2025 di Qatar. Artinya, tidak banyak lagi waktu persiapan yang dimiliki Indonesia dan negara peserta lainnya. Bagi Timnas U17 sendiri, terbang ke Bulgaria menjadi persiapan lanjutan mereka setelah bermain di Piala Kemerdekaan 2025 pada 12-18 Agustus lalu. Walau sayangnya dalam pemusatan latihan di Bulgaria ini pelatih Nova Arianto tidak bisa membawa seluruh pemain terbaiknya. Perlu dipahami bahwa skuad yang dibawa ke Bulgaria belum merupakan skuad final menuju Piala Dunia U17 2025. Dengan kata lain Nova masih akan mencari komposisi terbaik timnya untuk Piala Dunia nanti. Beberapa pemain abroad juga belum bisa dibawa ke Bulgaria termasuk Matthew Baker. Selain melakoni pemusatan latihan di Bulgaria mulai 1-14 September, Timnas U17 juga akan melakukan pertandingan uji coba di sana. Pada 7 dan 10 September akan digelar uji coba tertutup. Kemudian pada 13 September akan ada pertandingan melawan Makedonia Utara pukul 21.30 WIB. Laga tersebut juga tidak ada perubahan akan tayang live di Indosiar dan Vidio. Daftar Pemain Timnas U17 Indonesia TC Bulgaria Kiper Mike Rajasa (FC Utrecht/Belanda) Dafa Gasemi (Dewa United) Rendy Razzaqu (Madura United) Bek I Putu Panji Apriawan (Bali United) Lucas Lee (Ballistic United MLS Next U19/Amerika Serikat) Putu Ekayana Yoga (Bali United) Pandu Aryo (Asiana) Ida Bagus Putu Cahya (Bali United) Azizu Milanesta (Asiana) Fabio Azkairawan (Persija Jakarta) Daniel Alfredo (Persik Kediri) Eizar Jacob (Sydney FC/Australia) Dafa Zaidan (Borneo FC) Gelandang Ilham Romadona (Barito Putera) Evandra Florasta (Bhayangkara FC) Noha Pohan (NAC Breda/Belanda) Nazriel Alvaro (Persib Bandung) Striker Rafi Rasyiq (Semen Padang) Josh Holong (Persija Jakarta) Fandi Ahmad (Persija Jakarta) Muhammad Zahaby Gholy (Persija Jakarta) Nicholas Indra (Rosenborg BK/Norwegia) Mierza Firjatullah (Persik Kediri) Dimas Adi Prasetyo (PSM Makassar) Fadly Alberto Hengga (Bhayangkara FC)

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 – 2026

Para pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 - 2026.

Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 – 2026: Kategori Usia 10 Champion : SDN Pondok Kacang Timur 04 Runner-up : SDN Penjaringan 06 Semifinalis : British School Jakarta dan SDN Buaran 02  Top Scorer : Nitya Safira Jaya – SDN Pinang 3 (20 gol) Best Player : Alika Syafina Putri – SDN Pondok Kacang Timur 04  Best Goalkeeper : Shafina Damayanti – SDN Penjaringan 06 Fairplay Team : SDN Pinang 3   Kategori Usia 12 Champion : SDN Pakulonan 02 Runner-up : British School Jakarta Semifinalis : SDN Pondok Jagung 02 dan SDN Kunciran 8 Top Scorer : Nabila Nur Rabbani – SDN Pakulonan 02 (19 gol) Best Player : Anyamani Coulter – British School Jakarta Best Goalkeeper : Fatimah Azzahra – SDN Pakulonan 02  Fairplay Team : SDN Kunciran 4 C

SDN Pakulonan 02 dan SDN Pondok Kacang Timur 04 Jadi Juara Baru MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 – 2026

Pertandingan KU 10 MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 - 2026 yang mempertemukan SDN Pondok Kacang Timur 04 (jersey kuning) kontra SDN Penjaringan 06 (jersey biru-hijau).

TANGERANG, 7 September 2025 – MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Tangerang Seri 1 2025 – 2026 sukses digelar selama enam hari, mulai 2 hingga 7 September 2025 di Lapangan Trimatra Kodiklat TNI dan Stadion Mini Cisauk. Pada partai final yang berlangsung pada Minggu (7/9), tim KU 12 SDN Pakulonan 02 sukses menjadi juara usai melakoni drama adu penalti dengan British School Jakarta. Sementara itu, tim KU 10 SDN Pondok Kacang Timur 04 berhasil menjadi kampiun setelah melakoni laga sengit kontra SDN Penjaringan 06 dengan skor tipis 1-0. Laga puncak KU 12 yang mempertemukan SDN Pakulonan 02 dan British School Jakarta (BSJ) berlangsung panas. Sejak babak pertama dimulai, kedua tim sudah saling tancap gas menunjukkan agresivitasnya untuk menembus jantung pertahanan lawan. SDN Pakulonan 02 tampil percaya diri dengan umpan-umpan pendeknya, sedangkan BSJ tampil memukau dengan gerakan akrobatik saat melakukan throw in serta skema serangan yang rapi. Sayangnya kedua tim juga gagal mengkonversi menjadi gol. Hingga lima belas menit pertama usai skor masih bertahan 0-0. Setelah turun minum, jual beli serangan kedua tim semakin sengit. Gweneira Casadevall Prithayanti cs terus memberikan tekanan lewat tendangan kerasnya ke gawang SDN Pakulonan 02, namun kepiawaian kiper Fatimah Azzahra berhasil mengamankan gawangnya dari gempuran BSJ. Serangan balik SDN Pakulonan 02 hingga ke mulut gawang juga mampu ditahan oleh kiper BSJ. Skor kacamata pun bertahan hingga peluit panjang babak kedua berbunyi. Alhasil drama adu penalti terjadi di final KU 12. SDN Pakulonan 02 memastikan kemenangannya usai mengumpulkan tiga poin beruntun yang dihasilkan oleh Chalista Naura Chelsea, Nabila Nur Rabbani, dan Fatimah Azzahra. Sedangkan BSJ harus puas di posisi runner-up, lantaran penendang kedua Yi Luo (Luoyi) gagal memanfaatkan peluang karena bola mengarah jauh ke kanan gawang SDN Pakulonan 02. Pelatih SDN Pakulonan 02, Marpudin mengungkapkan, kemenangan ini merupakan penantian panjang bagi timnya, karena mengalami kegagalan pada MilkLife Soccer Challenge Tangerang di dua seri sebelumnya yang hanya mencapai babak penyisihan maupun knockout. Kunci kemenangan tim nya adalah menjaga ketenangan dan pressing yang rapat kepada lawan. “Kita sudah menyiapkan diri dari tahun lalu, karena dua kali kita gagal di MLSC Tangerang seri sebelumnya dan akhirnya sekarang juara. Kami berlatih cukup intens di di SSB Pinang Selection seminggu tiga kali, selain itu kami juga sering sparing bersama BSJ sehingga cukup mengetahui kelebihan dan kelemahan mereka.” ujar Marpudin. Senada, penjawa gawang SDN Pakulonan 02 Fatimah Azzahra mengaku gembira bisa menjadi penentu timnya menjadi juara, meski baru berlatih menjadi kiper selama tiga bulan. “Senang sekali bisa juara, saya dan teman-teman sudah banyak berlatih di SSB. Kami yakin bisa menang dan tidak ada rasa nervous sama sekali karena sebelumnya kami sudah mempelajari kekuatan dan kelemahan lawan bersama pelatih.” jelas Fatimah yang sebelumnya berstatus sebagai penyerang di SDN Pakulonan 02. Sementara pada KU 10, SDN Pondok Kacang Timur 04 memastikan menjadi juara usai bersusah payah membekuk SDN Penjaringan 06. Aksi lincah Raissa Cinta Anindita dan tim cukup membuat SDN Pondok Kacang Timur 04 kewalahan. Namun aksi gesit kiper Titi Nurhaliza masih mampu mengamankan gawang SDN Pondok Kacang Timur 04. Pada menit ke-6 kebuntuan akhirnya terpecahkan setelah Aprilia Natasya memberikan umpan kepada Meysah Kholifah Handayani yang dapat dieksekusi dengan baik melalui tendangan kencang lambung dari luar kotak penalti yang gagal dihalau oleh kiper lawan. Kedudukan 1-0 menjadi milik SDN Pondok Kacang Timur 04 bertahan hingga waktu turun minum. Masuk ke babak kedua, SDN Penjaringan 06 berusaha mendominasi permainan yang langsung menyasar ke lini pertahanan lawan. Kemelut di mulut gawang pun tak terelakan. Namun lagi-lagi solidnya para penggawa SDN Pondok Kacang Timur 04 berhasil menggagalkan manuver dari SDN Penjaringan 06. Alhasil, Meysah dkk mampu mempertahankan kedudukan 1-0 hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini disyukuri Meysah Kholifah Handayani lantaran ia berhasil menjadi pencetak gol tunggal di babak final  MLSC Tangerang Seri 1 2025 – 2026 KU 10, sekaligus menjadi penentu kemenangan bagi timnya. “Senang sekali kami bisa menang, dan juga tidak menyangka bisa cetak gol. Tentunya selama pertandingan tadi kami terus menjaga komunikasi, dan pelatih juga memberikan instruksi untuk lebih berani lagi mainnya.” ungkap siswi yang bercita-cita ingin masuk timnas tersebut. Pelatih SDN Pondok Kacang Timur 04, Ichsan Purwa mengaku bangga melihat perjuangan anak didiknya hingga menjadi juara meski dengan persiapan yang singkat. “Bersyukur anak-anak bermain dengan baik dan enjoy meskipun kami hanya melakukan persiapan sekitar lima bulan. Kami memang menargetkan juara. Semoga kami bisa mempertahankan prestasi ini di seri berikutnya.” jelas Ichsan.  Atmosfer Pertandingan Kian Kompetitif Kuantitas dan kualitas para putri Kota Benteng menunjukkan tren positif dalam ajang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 1 2025 – 2026. Kali ini, 1.301 siswi dari 68 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) dari kota Tangerang dan sekitarnya ikut ambil bagian dalam turnamen sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut. Mereka terbagi dalam 87 tim KU 12 dan 35 tim KU 10 untuk unjuk kebolehan mengolah ‘si kulit bundar’ sekaligus merebut gelar yang terbaik pada seri ini.  “MLSC Tangerang selalu menarik untuk disaksikan. Karena selain kehadiran sekolah internasional dari gelaran di seri 2 tahun 2024 yang membuat atmosfer pertandingan lebih panas, selalu ada kejutan pada setiap serinya. Seperti pada seri kali ini, juara di KU 10 maupun KU 12 merupakan juara baru. Artinya persaingan tersaji cukup ketat dan tidak didominasi oleh satu atau dua sekolah saja,” tegas Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna. Senada dengan hal tersebut, Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Tangerang, Leonardo Sedubun mengatakan regenerasi pemain semakin terlihat pada penyelenggaraan MLSC di Tangerang. Atlet KU 10 yang kini naik kelas ke KU 12 mengalami peningkatan kualitas yang cukup baik. Sedangkan di KU 10, tidak sedikit dihiasi wajah-wajah baru yang merupakan hasil promosi para siswi masing-masing sekolah yang sebelumnya mengikuti Festival SenengSoccer KU 8. Melalui pantauan yang ketat, saat ini Leo sudah mengantongi sejumlah pemain yang masuk ke dalam radar talent scouting. “Dalam pantauan kami sudah ada kurang lebih 60 anak dan di dalamnya ada 40% yang merupakan pemain-pemain baru. Nanti kita akan seleksi lagi hingga terpilih 25 pemain terbaik. Para pemain pendatang baru juga cukup diperhitungkan, karena sekarang kemampuan peserta lebih merata tidak didominasi satu atau dua sekolah saja. Sehingga … Read more

Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Indonesia Gilas Makau

Timnas U23 Indonesia vs Makau

Hasil Timnas U23 Indonesia vs Makau di Kualifikasi Piala Asia U23 2026 Grup J malam ini, Sabtu (6/9/2025), berakhir telak 5-0 untuk Tim Garuda Muda. Hasil positif di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, kembali membuka harapan lolos Tim Merah Putih ke AFC U23 2026. Gol pertama hadir berkat kesalahan tim lawan, Ieong Lek Hang, yang salah mengantisipasi crossing dari Rahmat Arjuna di menit ke-3. Tak mengendurkan serangan, Arkhan Fikri menambah keunggulan Garuda Muda lewat sepakan kerasnya di menit-17 sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Di menit ke-47, Rayhan Hannan mencatatkan namanya di papan skor dan membuat skor menjadi 3-0. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Garuda Muda. Zanadin Fariz, yang masuk dari bangku cadangan tambah keunggulan di menit ke-68. Skor 4-0 untuk Indonesia. Rafael Struick yang juga masuk dari bangku cadangan, mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-74 dan membuat Indonesia unggul atas Makau 5-0. Keunggulan itu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Sementara itu hasil pertandingan lain di Grup J antara Korea Selatan U23 vs Laos U23 pada sore tadi, juga berakhir dengan kemenangan telak 7-0 untuk skuad muda Taegeuk Warriors. Berkat hasil ini Timnas Korsel U23 masih memimpin klasemen Grup J Kualifikasi AFC U23 2026, dengan koleksi 6 poin. Kemudian diikuti Indonesia U23, mengantongi 4 poin. Jika ingin lolos langsung ke putaran final Piala Asia U23 2026, Tim Garuda Muda wajib memetik kemenangan pada pertandingan terakhir kontra Korsel U23. Jadwal Indonesia U23 vs Korsel U23 pada matchday 3 Kualifikasi AFC U23 2026, akan berlangsung Selasa, 9 September 2025. Laga masih menggunakan venue di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Starting Line-up Timnas Indonesia U23 vs Makau U23 Indonesia U23 (4-3-3): Cahya Supriyadi (GK); Kakang Rudianto, Dion Markx, Alfharezzi Buffon, Frengky Missa; Toni Firmansyah, Ananda Raehan, Arkhan Fikri; Rahmat Arjuna, Rayhan Hannan, Hokky Caraka | Pelatih: Gerald Vanenburg Cadangan: M Ardiansyah, Daffa Fasya, Kadek Arel, Ferarri, Mikael Tata, Doni Tri, Robi Darwis, Zanadin Fariz, R Pratama, Salim, Rafael Struick, Jens Raven Makau U23 (5-3-2): Lam Chak (GK); Si Hou, Huang Cho, Ieong Lek, Lam Weng, Leong Kun; Wong Kit, Leong Wai, Kou Pak; Pan Si, Lei Man | Pelatih: Kwok Kar Lok Cadangan: Alex Ao, Botelho Felicio, Lei Ho In, Wong Chon Nam, Vong Sai Hou, Wong U Hin, Sou Hin Nang, Gu Soi Hou, Li Ion Hou, Lam Nok Io, Lei Cheng Lam, Chen Si Tin

Kejurnas Akuatik Bandung Utama Diikuti Ratusan Peserta

Kejurnas Renang dan Polo Air Bandung Utama 2025

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Renang dan Polo Air Bandung Utama 2025 mencatatkan partisipasi besar dengan 588 atlet yang turun di 2.300 nomor pertandingan. Ajang bergengsi ini digelar di Kolam Renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), 4–7 September 2025. Ketua Pelaksana Kejurnas, M. Idham Dasuki, menjelaskan, para peserta datang dari 12 provinsi. Termasuk kontingen yang menempuh perjalanan jauh dari Bengkulu dan Bali. “Setiap tahun provinsi Bali selalu berpartisipasi. Selain itu, ada juga atlet dari Jakarta, Tangerang, dan Cilegon,” kata Idham, Sabtu (6/9/2025). Menurut Idham, kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang pemanasan bagi akuatik Kota Bandung menuju Babak Kualifikasi (BK) Porprov XV/2026. Ia menilai, melalui kompetisi ini, peluang untuk meloloskan atlet ke Porprov semakin besar. “Sekitar 90 persen atlet Porprov binaan Kota Bandung tampil di kejuaraan ini. Untuk cabang polo air, seluruh atlet juga turun. Kami menargetkan bisa mengawinkan medali emas putra dan putri di Porprov mendatang,” tegasnya. Idham menambahkan, kejuaraan semacam ini bukan hanya menguji kesiapan atlet, tetapi juga mengasah mental bertanding sejak dini. “Lewat event ini, kami ingin memastikan akuatik Bandung tetap menjadi lumbung prestasi. Harapannya, atlet muda kita bisa terus berkembang hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya.

Indonesia Raih 4 Medali di 1st AMMA Asian Youth Championships 2025

1st AMMA Asian Youth Championship 2025

Persatuan Tarung Campuran Indonesia (Pertacami) yang menurunkan tujuh atlet untuk berkompetisi di 1st AMMA Asian Youth Championship 2025 berhasil merebut empat medali dalam ajang yang berlangsung di Manama, Bahrain, 29 – 30 Agustus. “Perjuangan mereka tidak mudah karena lawan-lawan mereka dari negara kuat di Asia,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Pertacami Tommy Paulus Hermawan dalam keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Senin. Sebanyak empat medali yang diraih terdiri dari satu emas yang diraih oleh Gibran Alfarizi yang tampil gemilang di nomor Traditional MMA 65 kg (U18), medali perak diraih atlet putri, Manayra Maritza Hersianti Siagian di nomor Modern MMA 45 kg (U18). Kemudian dua perunggu masing-masing disumbangkan oleh Lukas Oliver Lubis Sedlak di nomor Modern MMA 60 kg (U16) dan Bumi Magani Abraar Himara di nomor Modern MMA 55 kg (U18). Tommy menjelaskan bahwa ajang tersebut merupakan kualifikasi 3rd Asian Youth Games 2025 yang merupakan ajang kualifikasi di zona Asia menuju Youth Olympic Games 2026 di Dakar, Senegal. Oleh sebab itu pihaknya juga memanfaatkan ajang tersebut untuk mempelajari kekuatan lawan. Tommy menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet muda Indonesia di ajang bergengsi ini. “Prestasi yang diraih para atlet muda ini membuktikan bahwa MMA Indonesia memiliki potensi besar di kancah internasional,” katanya. Dia menambahkan, dalam satu tahun terakhir, Pertacami secara konsisten membina MMA Indonesia menuju panggung internasional, bekerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta untuk latihan terpadu. “Pencapaian prestasi atlet-atlet kami membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di dunia dan mengokohkan komitmen Pertacami untuk terus melakukan pembinaan,” katanya. Tommy menambahkan bahwa MMA bukan sekadar adu fisik, melainkan olahraga yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang sejalan dengan visi GAMMA: integrity, humility, community, innovation, excellence, discipline, respect, dan leadership. “Kami berkomitmen membina talenta-talenta muda agar terus berkembang. Kami yakin MMA adalah cabang olahraga yang inklusif, disiplin, penuh sportivitas, dan layak dipertandingkan di Olimpiade,” katanya. Sumber: ANTARA

Gibran Darrow Harumkan Indonesia di Kejuaraan MMA Asia

Gibran Darrow

Atlet MMA asal Kota Surakarta, Gibran Darrow, kembali mencetak prestasi membanggakan bagi Indonesia. Bertanding di ajang 1st AMMA Asian Youth Championships 2025 yang digelar di Bahrain, Gibran sukses mengalahkan atlet dari Kazakhstan, Iran, dan Uni Emirat Arab (UAE), sekaligus meraih medali emas. Berdasarkan informasi dari Han Fighting Academy, Gibran, yang dibimbing langsung oleh legenda MMA, Johan Mulia Legowo, memenangkan laga terakhir melalui kuncian Kimura dari posisi Triangle. Prestasi ini sekaligus mengukuhkan nama Gibran sebagai salah satu atlet MMA muda berbakat yang membawa harum nama bangsa di kancah internasional. Gibran merupakan didikan pelatih Han Fighting Academy, Johan Mulia Legowo. Sementara itu, pelatih pelatnas Gibran berada dibawah bimbingan pelatih Marcos. Petrus Restanto Wibowo, Kabid Wasit Juri IBCA MMA Kota Surakarta, menambahkan bahwa kemenangan Gibran merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh tim pelatih. “Kami turut bangga dan berterima kasih kepada atlet muda kita tercinta, Gibran Darrow. Tidak lupa, apresiasi juga kami sampaikan kepada Han Fighting Academy di bawah asuhan Coach Johan Mulia Legowo dan Linda Darrow, yang tak henti-hentinya meregenerasi atlet-atlet berprestasi untuk mengharumkan nama Kota Surakarta di tingkat nasional maupun internasional,” katanya. Kemenangan Gibran Darrow ini menjadi bukti bahwa talenta olahraga dari Surakarta mampu bersaing di level internasional, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk menorehkan prestasi di dunia olahraga profesional.

Tiga Pemanjat Tebing Muda Indonesia Tampil di World Cup Koper 2025

Sukma Lintang Cahyani

Tiga pemanjat tebing muda Indonesia akan berlaga pada IFSC Climbing World Cup Koper 2025 nomor lead yang berlangsung di Koper, Slovenia, 5–6 September. Skuad Merah Putih menurunkan dua wakil putra yakni, Putra Tri Ramadani dan Muhammad Rizky Syahrafli Simatupang, serta satu wakil putri, Sukma Lintang Cahyani. Berdasarkan laman resmi Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC), Jumat, ajang ini menjadi seri terakhir Piala Dunia 2025 untuk disiplin lead, sekaligus menjadi panggung penting bagi Indonesia dalam memperluas kiprah di luar nomor speed. Putra adalah pemanjat tebing 19 tahun. Sepanjang 2025, dia telah tampil dalam rangkaian Piala Dunia seperti di Bali dengan menempati peringkat 17, Innsbruck, Austria di posisi 16 dan di Madrid Spanyol juga menempati urutan 16. Sementara Rizky yang berusia 21 tahun juga tercatat tampil di Piala Dunia Wujiang (posisi 32), Bali (8), Innsbruck (12), Chamonix (58), dan Madrid (26). Lalu untuk Sukma yang kini berusia 20 tahun juga tampil di ajang serupa dengan hasil Wujiang (18), Bali (28), Innsbruck (35), Chamonix (28), dan Madrid (31). Sebelumnya, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menyatakan pengiriman atlet ke berbagai kejuaraan internasional merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun kekuatan di disiplin lead dan boulder untuk menyongsong Olimpiade Los Angeles 2028. Selama ini, Indonesia dikenal mendominasi nomor speed. Namun dengan format baru Olimpiade Los Angeles 2028, panjat tebing akan mempertandingkan tiga disiplin speed, lead, dan boulder secara terpisah dengan masing-masing memperebutkan dua medali untuk sektor putra dan putri. Dengan demikian, total enam medali akan diperebutkan pada Olimpiade 2028, meningkat dari empat medali pada Olimpiade Paris 2024 yang masih menggunakan format kombinasi (lead dan boulder) serta speed.

FIBA U16 Asia Cup 2025: Perjuangan Indonesia Usai di Fase Grup

FIBA U16 Asia Cup 2025 Mongolia

Harapan Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia untuk melangkah ke babak knockout FIBA U16 Asia Cup 2025 Mongolia harus pupus. Hasil itu dipastikan usai menelan kekalahan atas Taipei di laga terakhir fase grup dengan skor akhir 107-102, Selasa, 2 September 2025. Sejatinya, Indonesia masih punya kesempatan untuk bisa memperebutkan kursi ke babak Knockout. Dengan catatan, mereka harus menang 11 poin atau lebih atas Taipei. Sejak awal pertandingan, anak asuh Parna Abrizalt Hasiholan tampil penuh ambisi. Target menang dengan margin besar membuat mereka terus menekan. Keunggulan bahkan sempat berpindah tangan sebanyak empat kali. Meski demikian, Taipei yang digadang-gadang sebagai salah satu tim unggulan di Grup B berhasil memberi perlawanan sengit. Kuarter pertama menjadi bukti kerja keras Indonesia. Sempat tertinggal cukup jauh, mereka menutup 10 menit awal hanya dengan margin tiga angka saja (26-23). Sayangnya, momentum itu belum cukup. Di kuarter kedua, Indonesia kembali tertinggal dan harus puas menutup paruh pertama 60-55. Selepas jeda turun minum, tensi di lapangan kian meningkat. Layup Bryan Gilbert di pertengahan kuarter ketiga, semppat membuat skor imbang 62-62. Bahkan Indonesia sempat berbalik unggul, sebelum akhirnya menutup kuarter ketiga dengan skor sama kuat 74-74. Namun, di kuarter penentuan, Taipei lebih konsisten menjaga tempo permainan. Indonesia justru sempat tertinggal 11 angka saat waktu tersisa kurang dari tiga menit (93-104). Meski begitu, Indonesia pantang menyerah. Mereka terus memangkas jarak hingga tinggal tiga poin di sisa 13 detik (105-102). Sayang, alih-alih menyamakan kedudukan, Indonesia justru melakukan pelanggaran yang memberi Taipei dua tembakan gratis. Momentum pun hilang, dan laga berakhir dengan skor 107-102. Kekalahan ini melengkapi catatan pahit Indonesia di fase grup. Tiga laga yang dijalani, seluruhnya berujung kekalahan, yakni melawan Selandia Baru, Filipina, dan Taipei. Tanpa kemenangan, Indonesia harus rela menutup perjalanan di dasar klasemen Grup B. Sesuai regulasi, hanya pemuncak klasemen yang otomatis lolos, sementara peringkat dua dan tiga beradu lagi untuk tiket tersisa. Meski gagal melaju, penampilan beberapa pemain layak diapresiasi. Benjamin Piet Hernusi tampil gemilang dengan torehan 22 poin, meski sempat mengalami cedera di laga sebelumnya. Steven Sebastian mencatatkan dobel-dobel 18 poin dan 12 rebound. Sementara Gede Dio Arghya Naranatha (14 poin) dan Bryan Gilbert (11 poin) juga ikut menyumbang dua digit angka. Perjuangan Timnas U16 memang harus terhenti lebih cepat. Namun, performa mereka yang mampu mengimbangi salah satu unggulan Asia memberikan catatan positif untuk masa depan basket muda Indonesia. Sumber: DBL

Kualifikasi Piala Asia U23 2026: Indonesia Ditahan Imbang Laos

Rafael Struick

Timnas Indonesia U23 harus puas mengawali perjalanan di Kualifikasi Piala Asia U23 2026 dengan hasil imbang pada laga perdana Grup J di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu 3 September 2025. Meski menguasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, skuad asuhan Gerald Vanenburg terlihat kesulitan menembus lini pertahanan Laos. Sejak menit awal, Garuda Muda tampil menekan. Gol cepat sempat tercipta lewat sepakan Rayhan Hannan di menit ke-5, namun dianulir wasit karena Jens Raven dianggap berada di posisi offside. Setelah itu, gempuran demi gempuran datang dari Arkhan Fikri, Robi Darwis, hingga Rafael Struick, tapi kokohnya lini belakang Laos dan ketangguhan kiper Kop Lokpha Thip membuat gawang mereka tetap perawan. Peluang emas kembali hadir lewat Toni Firmansyah. Tendangannya di menit ke-24 mampu ditepis, dan sepakan keduanya pada menit ke-33 diblok barisan pertahanan lawan. Hingga jeda, Indonesia terus mencari gol pembuka, namun skor tak berubah, 0-0. Memasuki babak kedua, Vanenburg memasukkan tenaga segar dengan menurunkan Hokky Caraka dan Ricky Pratama. Tekanan makin intens, bahkan peluang emas tercipta di menit ke-72 saat Hokky melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis kiper Laos. Upaya lain lewat Rayhan Hannan (80’) dan Arkhan Fikri (55’) juga gagal menembus gawang lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, keberuntungan tak kunjung datang dan skor tetap kacamata. Dengan hasil ini, Indonesia hanya meraih satu poin sebelum menghadapi Makau dan Korea Selatan.

Exist Mendominasi di Mataram

Podium Ganda Anak-Anak Putri Sirkuit Nasional B NTB 2025

Tuntas sudah rangkaian final Sirkuit Nasional B NTB 2025. Berikut hasil-hasil selengkapnya di partai puncak! Sirnas B Pekanbaru 2025 digelar sedari Senin (25/8) sampai dengan Sabtu (30/8) di GOR Warna Agung, Mataram. Exist Badminton Club keluar sebagai juara umum dengan 5 gelar juara, disusul Djarum Kudus 3 gelar juara. Tiga gelar lain dibagi rata kepada Jaya Raya Jakarta, Jaya Raya Solo, dan Apita Badminton Club. Untuk seri Sirnas selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 6 – 11 Oktober 2025. Sirnas berlevel A tersebut akan berlangsung di Kota Bandung. Daftar Juara Sirnas B NTB 2025: TAPA: Ghathfaan Rizqie Ramadhan Haryanto TAPI: Mikha Ribka Kasalang GPC: Raynanda Laksmana/Malika Nur Aqilah GAPA: Alvian Ditya Ainurrochman/Shiddiq Alfarizi Fahrin TPA: Revan Adrilleo Saputra TPI: Zaira Octavia Armi GPA: Athaya Affan Zaidan/Raynanda Laksmana UDPA: M. Lazar Abrizam Adhyasta UDPI: Fayola Firzha Mahardi GAPI: Diajeng Putri Hartini/Nalini Sugiati Rahardjo GPI: Chintya C. Ayu Widayat/Yemima Febryanti Wijaya

Putri KW Puas Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF

Kejuaraan Dunia BWF

Putri Kusuma Wardani harus puas meraih perunggu di Kejuaraan Dunia BWF. Pada babak semifinal yang berlangsung di Adidas Arena, Sabtu (30/8) sore WIB, Putri KW kalah dari Akane Yamaguchi dengan skor 17-21, 21-14, dan 6-21. Putri mengaku bangga bisa mendapatkan perunggu di turnamen ini. Apalagi, Putri jadi satu-satunya wakil Indonesia di babak semifinal. “Sangat luar biasa bisa mendapatkan medali perunggu di sini,” ucap Putri dikutip Antara. “Kalau bisa diulang ke belakang rasanya sedih juga, tapi aku bisa berada di sini sekarang berkat orang tua dan orang-orang yang mendukung saat aku jatuh,” tambahnya. Capaian Putri masuk ke semifinal jadi yang pertama sejak tahun 2015. Ketika itu, tunggal putri terakhir Indonesia yang bisa menembus semifinal Kejuaraan Dunia adalah Lindaweni Fanetri. Sementara, medali emas terakhir dari tunggal putri Indonesia disumbangkan oleh Susi Susanti pada 1993.

Timnas Putra Indonesia Tutup ASBC 2025 dengan Kemenangan

Timnas Basket Putra - ASBC 2025 (4)

Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia menutup perjalanan di 9th Asian School Basketball Championships (ASBC) 2025 dengan hasil yang kurang memuaskan. Pada laga terakhirnya, mereka sukses mengalahkan Arab Saudi dengan skor telak 83-50 di GOR Manahan, Solo, Sabtu, 30 Agustus 2025 dan harus puas di peringkat kelima. Meski gagal menembus semifinal, Indonesia membuktikan diri masih punya daya saing kuat. Sejak tepis mula, anak-anak asuhan Rifki Antoloyn ini langsung memimpin tempo permainan. Kuarter pertama ditutup dengan keunggulan tipis 19-14. Di kuarter-kuarter berikutnya, mereka melaju sangat cepat. Begitu memasuki kuarter kedua, margin semakin melebar dan tidak pernah lagi turun di bawah dua digit. Arab Saudi benar-benar kesulitan keluar dari tekanan pertahanan Indonesia. Kemenangan ini juga terasa spesial karena hampir semua pemain mendapat menit bermain yang merata. Rotasi luas yang diberikan pelatih membuktikan bahwa seluruh anggota tim mampu memberikan kontribusi nyata di lapangan. Dari sisi produktivitas, Kenneth Leebron Huang kembali menunjukkan konsistensinya sebagai mesin poin milik Indonesia. Pemilik nomor punggung itu mencetak 18 poin. Riovaldo Renjiro Leonardy juga tampil tajam dengan sumbangan 17 poin. Di paint area, Made Gandhi Wibisana Menara justru menjadi jangkar pertahanan berkat catatan 11 rebound. Salah satu pemain, Gablin Yomarlo Tobing, membagikan kesan pribadinya seusai laga. “So far, ikut ASBC ini seru sih, Kak. Tapi kalau sesuai target sih belum ya, target awal sih harus bisa bawa medali. Ternyata belum bisa tercapai, dan masih banyak evaluasinya,” ucapnya lewat wawancara WhatsApp. Dengan hasil ini, Indonesia resmi finis di posisi kelima 9th Asian School Basketball Championships 2025. Meski belum sesuai target, performa solid di laga terakhir ASBC 2025 memberikan modal berharga untuk turnamen selanjutnya. Sementara Arab Saudi harus puas menutup kompetisi di posisi keenam. Sumber: DBL

Srikandi Indonesia Raih Medali Perunggu ASBC 2025

Timnas Putri Indonesia - ASBC 2025

Tim Nasional (Timnas) Basket Putri Indonesia menutup perjalanan di 9th Asian School Basketball Championships (ASBC) 2025 dengan manis. Bermain di Bronze Match, tim besutan Syafiq Ahmad Rizaldi itu berhasil mengalahkan Hong Kong 59-39 di GOR Manahan, Solo, Sabtu 30 Agustus 2025. Indonesia sempat tertinggal di awal pertandingan. Setelah dibuka dua tembakan gratis Komang Mariani Puteri Sekar Sari, Hong Kong justru unggul lima angka. Namun, Indonesia cepat bangkit. Tiga angka Kartika Hatta Mahanani menutup kuarter pertama dengan skor 14-10, untuk Indonesia. Di kuarter kedua, Indonesia sempat menjauh hingga 12 poin (25-13). Namun, Hong Kong tidak menyerah dan memangkas margin menjadi tiga angka saja di penghujung paruh pertama (25-22). Memasuki babak kedua, Indonesia tak ingin memberi celah. Dalam 20 menit sisa pertandingan, mereka menambahkan 34 poin, sementara Hong Kong hanya menambahkan 17 poin. Peluit akhir pertandingan pun memastikan kemenangan Indonesia dengan skor 59-39, sekaligus medali perunggu ASBC 2025. Secara statistik, akurasi Indonesia masih belum maksimal. Dari 68 percobaan, hanya 21 yang berbuah poin (30 persen). Eksekusi tembakan gratis dari Indonesia juga cenderung rendah. Hanya melesat 9 dari 16 kali percobaan (56 persen). Namun, keunggulan mereka tetap cukup untuk mengunci kemenangan. Putu Kezia Angelie Setiawan kembali jadi motor utama dengan 19 poin. Yang mana 12 di antaranya berasal dari tembakan tripoin. Komang Mariani Puteri tampil dominan di paint area dengan 17 rebound, ditambah 3 assist dan 2 poin. Sementara Berlian Yesi Triutari menyumbang 10 poin dan 7 rebound. Kemenangan ini menegaskan langkah Indonesia yang mampu bangkit setelah gagal di semifinal. Srikandi Merah Putih resmi menutup 9th Asian School Basketball Championships 2025 sebagai pemilik medali perunggu.

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Daftar Peraih Gelar Individu

Nasywa Salsabila

Dengan keluarnya Australia sebagai juara, maka usai sudah gelaran ASEAN U16 Girls Championship 2025. Beberapa nama mencuat usai meraih gelar individu di turnamen yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah itu. Striker tim nasional U16 putri Indonesia, Nasywa Salsabila, dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak pada Kejuaraan ASEAN U16 Putri 2025 setelah mencetak empat gol sepanjang turnamen. Nasywa berbagi gelar pencetak gol terbanyak dengan Pattaramon Saengta dari Thailand dan Nur Laila Syamina dari Malaysia. Dalam laga pembuka Grup A, Nasywa berhasil mencetak tiga gol ke gawang Timor Leste, mengantarkan kemenangan 3-0 untuk Indonesia. Ia menambah satu gol lagi dalam pertandingan melawan Malaysia yang berakhir dengan kemenangan 3-1, membawa Indonesia ke semifinal. Sementara gelar pemain terbaik Kejuaraan ASEAN U16 Putri 2025 diberikan kepada gelandang timnas Australia Kaya Jugovic. Kemudian status kiper terbaik diserahkan kepada penjaga gawang Australia Annabelle Croll. Selain itu, ajang ini mencatatkan rekor penonton terbanyak sepanjang sejarah turnamen sejak pertama kali digelar pada tahun 2009.

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Taklukkan Thailand, Australia Juara

Selebrasi Pemain Timnas putri Australia U16

Timnas putri Australia U16 berhasil merebut gelar juara Kejuaraan ASEAN Putri U16 2025 atau Piala AFF Putri U16 seusai menundukkan juara bertahan Thailand dengan skor tipis 1-0 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (29/8/2025). Ini menjadi gelar kedua bagi Australia setelah sebelumnya menjuarai turnamen serupa pada 2009. Sejak awal laga, tim asuhan Michael Edward Cooper tampil agresif dengan beberapa peluang berbahaya, namun ketangguhan kiper Thailand Pimlapat Aeewong membuat babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Gol penentu kemenangan lahir pada menit ke-49. Kiper Thailand gagal mengantisipasi tendangan bebas yang berujung bola liar, dan pemain pengganti Theodora Mickalad dengan sigap menyambar bola untuk membawa Australia unggul 1-0. Thailand mencoba bangkit dengan serangan bertubi-tubi, tetapi pertahanan solid Australia mampu meredam semua upaya. Kekalahan ini sekaligus menghentikan ambisi Thailand mempertahankan gelar untuk kali keempat secara beruntun. Australia sebelumnya juga menaklukkan Thailand 2-1 di fase grup, dan kemenangan di final memastikan mereka kini mengoleksi dua trofi dalam sejarah turnamen. Negara itu tersukses pada ajang itu adalah Thailand dengan koleksi tiga gelar juara, disusul Australia dengan dua trofi kampiunnya. Sumber: Berita Satu

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Kalah dari Vietnam, Indonesia Peringkat Empat

Timnas Putri U16 Indonesia vs Vietnam

Hasil Timnas Putri U16 Indonesia vs Vietnam dalam lanjutan Piala AFF Putri U16 2025 di ASEAN U16 Girl’s Championship 2025, Jumat (29/8/2025) sore memastikan Vietnam meraih peringkat ketiga. Skor adu penalti Timnas Putri U16 Indonesia vs Vietnam dalam perebutan tempat ketiga Piala AFF Putri U16 2025 di Stadion Manahan, Surakarta adalah 6-7. Saat waktu normal, Vietnam mencetak gol lebih dulu via Thi Ngoc Anh (2′), sebelum dibalas Indonesia lewat gol Nafeeza Ayasha Nori (15′). Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit berakhir. Pertandingan langsung dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang. Vietnam mengunci kemenangan adu penalti setelah penendang terakhir mereka, Thi Minh, berhasil mencetak gol. Sementara itu, Vivi Vera jadi penendang ketujuh Indonesia yang gagal menyarangkan bola. Adu tos-tosan pun berakhir dengan skor 6-7. Dengan hasil ini, Garuda Pertiwi gagal mengukir sejarah dengan meraih peringkat ketiga Piala AFF U16 Putri 2025. Laga perebutan tempat ketiga Piala AFF Putri U16 menjadi prestasi terbaik Timnas Putri U16 Indonesia selama berkiprah di ajang ini. Sumber: Kompas