Peringati Hari Gizi Nasional, Persija Development Luncurkan Program Panduan Nutrisi Untuk Pemain Muda

Hari Gizi Nasional diperingati setiap tanggal 25 Januari. Pada tahun 2021 ini, peringatan Hari Gizi Nasional memasuki tahun yang ke-61. Guna memperingati Hari Gizi Nasional yang ke-61 ini, Persija Development meluncurkan Program Panduan Nutrisi untuk para pemain Persija khususnya para pemain muda mereka. Program tersebut merupakan inisiasi dari Persija Development untuk memandu para pemain terkait kebutuhan nutrisi dan gizinya sebagai seorang atlet sepak bola. Hal tersebut harus dilakukan agar para pemain mendapatkan asupan gizi yang ideal dari makanan yang mereka konsumsi. Apalagi sudah sejak dini, para pemain harus sudah dibiasakan untuk mengatur pola makannnya. “Performa maksimal dalam sepak bola membutuhan latihan berkualitas yang konsisten. Dukungan nutrisi menjadi hal penting yang wajib diperlihatkan,” ujar Heri Komarudin, Nutrisionis Persija Development, dilansir dari laman resmi Persija. “Pengaturan asupan makanan akan membantu atlet memenuhi kebutuhan energinya. Pola makan optimal adalah bagian dari proses latihan itu sendiri,” kata Heri. View this post on Instagram A post shared by Persija (@persija) Tidak hanya itu, dalam panduan tersebut dijelaskan hal-hal seputar asupan makanan yang dibutuhkan oleh seorang pesepak bola. Begitu juga contoh pola makan harian yang dijelaskan sangat detail dalam panduan tersebut. Hal ini dilakukan agar para pemain yang ada di Persija Development bisa menjalani hal tersebut dengan baik. “Dengan adanya panduan ini, harapannya dapat menjadi langkah awal untuk perubahan pola makan para pemain di Persija Development,” tutur dia. “Tidak hanya itu, dengan perubahan makan ini juga diharapkan bisa mewujudkan impian mereka menjadi pesepak bola profesional di kemudian hari,” pungkas Heri.

Tiga Garuda Muda di Eropa On Fire!

Tiga Bintang Timnas di Eropa On Fire!

Tiga pesepakbola muda Indonesia yang saat ini tengah merumput di Eropa sedang on fire. Ketiga pemain tersebut ialah Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman dan Elkan Baggott. Masing-masing pemain mendapat menit bermain dan berkontribusi besar dalam laga yang mereka mainkan bersama klubnya. Dimulai dari Egy Maulana Vikri yang akhirnya mencetak gol perdana di skuat utama Lechia Gdansk. Egy menjadi penyumbang 1 gol dan 1 assist dalam kemenangan telak Lechia Gdansk atas Olympia Grudziadz dengan skr 9-1 pada laga uji coba di Sopot, Selasa (19/1/2021). Tak mau kalah, Witan Sulaeman juga mencetak gol untuk timnya, FK Radnik Surdulica juga dalam partai uji coba. Witan Sulaeman mencetak gol untuk Radnik Surdulica dalam laga ujicoba melawan klub Rusia, FC Khimki di Antalya, Turki pada Rabu (20/1/2021) atau Kamis dini hari WIB. Pada laga yang berkesudahan 4-3 untuk kemenangan FC Khimki itu, Witan mencetak gol ketiga FK Radnik Surdulica pada menit ke-88. Sementara itu, pemain terakhir yang tengah on fire yakni Elkan Baggott. Tampil 90 menit bersama Ipswich Town U-23 dalam laga Professional Development League Two melawan Millwal, Senin (18/1/2021). Elkan tak hanya membantu timnya meraih 3 poin, melainkan mencatatkan cleansheet di kandang Millwall dengan skor 1-0. Tambahan tiga poin tersebut membuat Baggott dan rekan-rekannya berjaya di puncak klasemen Professional Development League Two. Mereka mengoleksi 23 poin dari 12 pertandingan, unggul tiga poin dari The Lions (Millwall FC) yang menempati peringkat kedua.

Pemain Muda Indonesia Banyak Dilirik, Giliran Asnawi Diincar Klub Korea Selatan

Pemain Muda Indonesia Banyak Dilirik, Giliran Asnawi Diincar Klub Korea Selatan

Beberapa waktu lalu, banyak pemain muda Indonesia yang mendapat kesempatan untuk berkarir di luar negeri. Seperti Bagus Kahfi (FC Utrecht), Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk), dan Witan Sulaeman (Radnik Surdulic). Kali ini giliran pemain PSM, Asnawi Mangkualam Bahar, yang dikabarkan segera bergabung ke klub Korea Selatan, Ansan Greeners. Ia dikabarkan bakal diikat kontrak selama setahun. Kabar mengenai perekrutan Asnawi ini diungkap oleh situs berita Negeri Ginseng, KBS. Lewat salah satu petingginya, Joo Chan-yong, Ansan Greeners FC mengungkapkan perekrutan bek berusia 21 tahun itu. “Pada tanggal 19, sudah diputuskan untuk mendatangkan pemain bertahan tim nasional Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar. Kontrak diatur dengan durasi 1 tahun (dengan opsi perpanjangan 1 tahun,” kata Chan-yong mengenai perekrutan Asnawi. Asnawi akan menjadi pemain Indonesia pertama yang memperkuat klub Korsel. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, rupanya memang sangat menyarankan pemain asal Makassar itu untuk bisa berkiprah di K-League. “Sebagai seorang pemain bertahan, dia merupakan pemain dengan determinasi dan semangat,” kata Shin Tae-yong di KBS. “Sebagai pemain yang menjanjikan, yang menembus Timnas dengan usianya di Indonesia, dia saat ini aktif bermain di Timnas U-23 dan Timnas senior. Dia beroperasi di sisi kanan pertahanan dan kemampuan bertahannya luar biasa dengan menempel pemain depan di hadapannya agar tak bisa menunjukkan kemampuannya dengan baik,” kata dia menambahkan lagi. Klub Asnawi saat ini yakni PSM telah memberi respons terkait rumor tersebut. Melalui Media Officer mereka, Sulaiman Abdul Karim, meski baru sekadar rumor, PSM mendukung Asnawi jika ingin berkarir di luar negeri. Apalagi pemain bertahan timnas Indonesia itu masih sangat muda dan kondisi sepakbola dalam negeri dinilainya masih tak pasti. “Kalau ada peluang untuk pengembangan karier pemain, ya itu bagus untuk pemain. PSM sendiri mendukung perkembangan pemain muda yang berkarier terutama untuk bermain di luar negeri, apalagi dengan kondisi sepakbola dalam negeri yang belum pasti,” jelasnya. Lebih lanjut rumor tersebut juga bagus jika Asnawi dilirik oleh klub luar negeri. Asnawi bahkan disebut sebagai ikon PSM Makassar. “Tapi ini adalah sesuatu yang bagus karena pemain muda asli produk PSM Makassar dan bisa dikatakan sebagai ikon PSM, dikait-kaitkan dengan klub luar negeri,” terangnya. Biodata: Nama: Asnawi Mangkualam Bahar Tanggal Lahir: 4 Oktober 1999 Tempat Lahir: Makassar Posisi: Pemain Belakang Klub: PSM Makassar Fun Fact: Asnawi merupakan anak dari legenda sepak bola asal Makassar, Bahar Muharram.

Bali United dan Semangat Baru Kembangkan Pebasket Muda Bali

Bali United dan Semangat Baru Kembangkan Pebasket Muda Bali

Pada Indonesian Basketball League (IBL), Bali United memang masih berstatus sebagai debutan. Tim berjuluk Tridatu Warriors ini secara resmi diperkenalkan ke publik pada 18 Desember 2020 lalu. Namun di sisi lain, kelahiran Bali United menjadi titik terang kebangkitan basket di Pulau Dewata, termasuk kesempatan bagi pebasket muda lain menggapai mimpi. Bali United sendiri merupakan tim basket profesional pertama di Bali. Mereka dibentuk selain untuk mengukir prestasi pada kanca kompetisi bola basket profesional, juga sebagai “wadah” untuk membina pebasket muda lokal Bali yang berbakat dan bertalenta serta menumbuhkan jaringan luas perbolabasketan di Bali. “Kami sangat senang ketika Bali United ikut IBL ya. Ini menjadi hal positif bagi basket di Bali. Mudah-mudahan Bali United tetap eksis,” ujar Oka pada Senin (18/1/21), dilansir dari Indosport. Pada skuat Bali United saat ini, mereka merekrut tiga pemain debutan pada IBL 2021 yakni Winston Wenjaya, Putu Bagus Arya Candra, dan Putu Yudiantara. Menurut Oka, tidak semua pebasket bisa mendapat kesempatan seperti ketiganya. “Tidak semua atlet basket bisa mencapai puncak atau kesempatan seperti ini. Peluang yang diberikan kepada mereka harus dimanfaatkan seoptimal mungkin,” kata Oka. Sementara itu, musim IBL 2021 sedianya dibuka pada Jumat (15/1/2021) di Mahaka Arena, Jakarta. Namun, menyusul keluarnya peraturan pemerintah pusat terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali yang dimulai pada Senin (11/1/2021), IBL 2021 harus ditunda hingga dua bulan ke depan atau Maret 2021.

Jelang Kejurnas U-18, Tim Bisbol Kalsel Gelar Persiapan dan Seleksi

Jelang Kejurnas U-18, Tim Bisbol Kalsel Tetap Gelar Persiapan

Tim bisbol junior Kalimantan Selatan saat ini tengah bersiap jelang kejuaraan nasional (kejurnas) bisbol U-18 di Jakarta dalam waktu dekat. Berbagai persiapan telah digelar termasuk latihan dan seleksi yang dipimpin oleh pelatih kepala, Hajri Rahman. Rangkaian persiapan ini sudah mulai sejak beberapa bulan lalu. Mereka memusatkan kegiatan latihan di lapangan Bisbol Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru tepatnya di samping Fakultas Teknik. Selain itu untuk kejurnas ini, pelatih melakukan seleksi pemain yang berbakat untuk masuk tim. Hajri Rahman membenarkan pihaknya saat ini tengah melakukan seleksi untuk tim yang akan ke kejurnas nanti. “Masih 50:50 sih apakah nantinya Kejurnas U 18/Junior ini akan jadi diadakan. Memang terjadwal pada 10 – 16 Februari nanti,” ucap Hajri, dilansir Banjarmasin Post. Meski begitu pihaknya terus mempersiapkan diri dan tim jika event tersebut jadi digelar. Saat ini seleksi pertana sudah dilakukan dan ada 32 atlet bisbol kemudian seleksi dua menjadi 18 atlet dan dalam waktu dekat akan dipilih menjadi 14 atlet untuk berangkat ke Kejurnas. Sambil mencari tim kejurnas U 18 atau junior, latihan terus digenjot baik dari teori dan games atau permainan langsung. Ini agar para pemain mengetahui permainan baik taktik, stretegi yang sebenarnya di lapangan. “Kita akui di bisbol ini sulit cari sparring partner,” ucapnya. Ia akui Kalimantan Selatan memang masih kekurangan para pemain bisbol junior. Meski begitu beberapa pemain kalsel juga dikenal di dunia bisbol Indonesia, seperti pemain muda Januardha Valerio Itta yang kerap disapa Dede. Ada pula pemain senior A Effendi, Didi Wahyudi, Vicky Sugiantoro yang pernah memperkuat tim nasional bisbol. “Ada juga beberapa pemain kita yang duu pernah dipanggil untuk seleksi timnas bisbol yakni Romianto, Fuguh Santoso, A Kurnaini, Rojiun Joko, Mujiono dan saya sendiri (Hajri Rahman),” paparnya. Selain itu bisa dikatakan Kalsel berpotensi menghasilkan pemain-pemain bisbol junior. Desember 2020 lalu pihaknya mengadakan event, berisi pemain-pemain senior dan junior yang diharapkan akan memunculkan pemain-pemain bisbol junior. “Dede salah satu pemain muda kita yang sangat-sangat berbakat, pernah ikut kejuaran di Taiwan, ia bisa main di segala posisi,” pungkas Hajri.

FIBA 3X3 2022 Akan Digelar Di Antwerp

FIBA 3X3 2022

Sobat muda NYSN penggemar basket, khususnya 3X3, FIBA telah secara resmi mengumumkan bahwa kejuaraan dunia 3X3 akan berlangsung di kota Antwerp, Belgia. Setelah tertunda karena wabah corona maka kejuaraan akan berlangsung pada bulan Juni 2022 mendatang. Sejatinya kota Antwerp juga akan menyelenggarakan Crelan 3X3 Europe Cup 2020 akan tetapi dibatalkan. Acara kejuaraan dunia 3X3  akan diselenggarakan oleh Federasi Bola Basket Belgia dan bekerjasama dengan Flanders. Acaranya sendiri akan diselenggarakan di  Groenplaats, sebuah tempat ikonik yang berada di kota Antwerp. Sekjen FIBA  Andreas Zagklis mengatakan “FIBA dengan senang hati membawa kejuaraan dunia 3X3 2022 ke Belgia. Kota bersejarah Antwerp menjanjikan pengalaman  yang spektakuler sepanjang sejarah 3X3” 20 tim pria dan wanita, termasuk tuan rumah, akan bersaing menjadi yang terbaik di Antwerp. Pada kejuaraan dunia 3X3 2019 di Belanda tim wanita China dan tim pria Amerika telah berhasil menjadi juara. 3X3 pertama kali dimainkan di olimpiade pemuda tahun 2010 di Singapura. Pada 9 Juni 2017 3X3 ditambahkan pada program olimpiade Tokyo.

Demi Regenerasi, Pengcab Muaythai Kab. Bogor Lakukan Seleksi

Demi Regenerasi, Pengcab Muaythai Kab. Bogor Lakukan Seleksi

Pengurus Cabang (Pengcab) Muaythai Indonesia Kabupaten Bogor mulai menggelar seleksi terhadap potensi-potensi atlet muda di wilayah Kota Hujan. Seleksi ini sendiri merupakan salah satu agenda yang direncanakan oleh Pengcab Muaythai Kab. Bogor guna regenerasi dan persiapan atlet mereka untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan baik level daerah maupun nasional. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Pengcab Muaythai Kabupaten Bogor, Haris Setiawan, Selasa, 19 Januari 2021. “Kita sudah mengagendakan untuk menggelar seleksi atlet. Apalagi di Kabupaten Bogor, ada beberapa klub muaythai. Artinya ini peluang besar bagi Pengcab untuk mencari potensi-potensi atlet lokal yang andal, dan siap dibina dibawah naungan Pengcab MI Kabupaten Bogor,” ujar Haris, dilansir dari Bocimi Update. Haris menjelaskan, kalau seleksi yang akan dilakukan Pengcab MI Kabupaten Bogor nanti terbagi menjadi dua kelompok. Yang pertama seleksi atlet junior kelahiran tahun 2005 hingga 2010, dan seleksi atlet senior kelahiran 1996 sampai 2004. “Seleksi kita bagi menjadi dua, seleksi atlet junior persiapan untuk Porprov 2026. Sedangkan seleksi atlet senior untuk BK Porprov XIV Jawa Barat 2022 tahun 2021 ini,” tegasnya. Lebih lanjut Haris menjelaskan, bahwa regenerasi atlet harus dilakukan dari sekarang. Mengingat, ini semua dilakukan Pengcab MI Kabupaten Bogor dalam mempersiapkan atlet menuju Porprov 2026 mendatang. Sementara untuk yang senior, sambung Haris, lebih kepada persiapan menuju BK Porprov 2022 tahun 2021 ini. “Untuk tim BK Porprov sendiri kita sudah ada atletnya. Tapi tidak ada salahnya kita mencari lagi atlet-atlet yang andal, untuk menambah kekuatan Pengcab MI Kabupaten Bogor di ajang BK Porprov. Maka dari itu seleksi ini kita lakukan,” papar Haris. Adapun persyaratan yang harus dibawa atlet dalam seleksi tambah Haris, yakni surat keterangan berdomisili di Kabupaten Bogor, fotocopy akta kelahiran, kartu pelajar, dan sertifikat kejuaraan yang pernah diikuti oleh atlet.

Pemkot Salatiga Mulai Jalankan Program Satu Kelurahan Satu Lapangan Sepak Bola

Pemkot Salatiga Mulai Jalankan Program Satu Kelurahan Satu Lapangan Sepak Bola

Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melakukan langkah serius guna mencari bibit atlet muda potensial khususnya pesepakbola dengan membangun fasilitas berupa lapangan sepak bola. Terbaru, Salatiga kini punya lapangan dengan rumput sintetis yang cukup bagus. Lapangan ini berada di UPTD SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Salatiga. Menurut Wali Kota Yuliyanto, ini merupakan upaya pemerintah dalam membangun  sarana prasarana olahraga di Salatiga, khususnya di cabang olahraga sepak bola “Lapangannya cukup bagus untuk berlatih anak-anak bermain bola. Remaja, pelajar dan masyarakatpun bisa menggunakan dan menyewanya. Nanti kita akan buatkan aturan sedemikian rupa, agar bisa digunakan. Lapangan juga saya minta dibuat bagus dan standar,” papar Yuliyanto, dilansir dari Radar Semarang. Lebih lanjut, Kota Salatiga juga akan terus membangun lapangan sepak bola mini di tiap kelurahan di Kota Salatiga. Menurutnya, ini adalah bagian dari membangun manusia dan masyarakat yang cedas secara intelektual dan fisiknya. Harapannya dengan dibangunnya fasilitas olahraga yang ada, akan muncul atlet muda baru dan potensial nantinya. Selain itu, Yuliyanto juga akan membangun gedung olahraga indoor, sehingga bisa menampung para penonton dalam  menyaksikan olahraga favoritnya secara indoor. Di sisi lain, Albian Saputra perwakilan dari SSB Pandawa mengaku senang bisa mencoba lapangan baru ini. Dirinya berharap agar lapangan ini tetap terawat dengan baik dan bisa digunakan bersama-sama. “Lapangannya bagus, rumputnya juga bagus dan enak buat main sepak bola,” jelasnya. Hal sama diungkapkan Joko Prasetyo. Anaknya yang suka bermain sepak bola sangat senang dengan adanya lapangan baru ini. “Memakai rumput sintetis sehingga lapangan rata. Mengurangi risiko cedera pemain,” tutur Joko.

FA Youth Cup Musim Ini Ditangguhkan Untuk Sementara

Di akhir pertandingan babak ketiga antara Swindon vs Bromley dan Tottenham vs Newport, FA memutuskan untuk menangguhkan sementara musim 2020-21 FA Youth Cup. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan resiko kesehatan para pemain dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Inggris. Seperti dikutip dari situs resmi FA.com, FA menyampaikan: “Kami dapat mengonfirmasi keputusan untuk menghentikan sementara FA Youth Cup 2020-21 dan telah membahas hal ini dengan Departemen Digital, Budaya, Media & Olahraga dan klub yang berpartisipasi. Kesehatan dan kesejahteraan para pemain dan staf sangat penting dan kami bermaksud untuk melanjutkan kompetisi nasional setelah lockdown COVID-19 secara nasional dari Pemerintah Inggris saat ini selesai dan dianggap lebih aman bagi klub untuk bepergian. “Komite Partisipasi & Pengembangan Pemuda FA, yang bertanggung jawab atas manajemen kompetisi, akan terus meninjau situasi dan kami akan memberikan pembaruan lebih lanjut pada kesempatan sedini mungkin.” Kompetisi FA Youth Cup musim 2020-21 tengah berjalan hingga putaran keempat, dengan pertandingan akan selesai pada akhir Januari, Kompetisi FA Youth Cup musim 2020-21 tengah berjalan hingga putaran keempat, dengan pertandingan akan selesai pada akhir Januari, tetapi FA mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa kompetisi harus ditunda untuk saat ini.

Daftar Alumni DBL Yang Masuk Pick List Klub via IBL Rookie Draft 2020

Daftar Alumni DBL Yang Masuk Pick List Klub via IBL Rookie Draft 2020

Beberapa waktu lalu tepatnya pada Senin (30/11), Indonesian Basketball League (IBL) telah resmi mengumumkan Rookie Draft 2020. Menariknya, ada 13 alumni Development Basketball League atau DBL yang dipilih langsung oleh klub peserta IBL musim ini. Sekadar informasi, seorang pemain debutan memiliki dua cara untuk bisa masuk dan bermain di IBL, yakni melalui jalur “draft” dan rekomendasi. Sementara itu, Pacific Caesar Surabaya dan Bali United jadi klub terbanyak yang “mengambil” alumni DBL untuk memperkuat skuad mereka di musim selanjutnya. Masing-masing klub itu mantap memilih tiga pemain yang terdaftar di draft IBL Rookie 2021. Selain kedua klub itu ada lima klub lainnya yang juga memilih DBL alumni sebagai amunisi timnya. Klub-klub IBL sendiri mendapat kesempatan melengkapi skuad mereka hingga 24 Desember kemarin. Setelah itu, bursa transfer pemain IBL telah berakhir. Dari situ, baru bisa dilihat berapa jumlah pemain rookie yang memperkuat klub peserta, di luar pemilihan melalui IBL Rookie Draft 2020. Berikut ini 13 alumni DBL yang terpilih melalui IBL Rookie Draft 2020 yang akan melakoni debut di IBL musim ini: Satria Muda Pertamina Jakarta: M.Arief Febri S (SMAN 6 Bogor-Top 50 DBL Camp 2016*) Kelvin Sanjaya (SMAN 1 Pekanbaru-DBL All Star 2017) West Bandits Solo: Rioga Deswara (SMA Cendana Pekanbaru-DBL All Star 2013) Bali United: I Putu Yudiantara (SMAN 1 Denpasar-Participants DBL 3×3 2018) Habib Tito Aji (SMA Karangturi Semarang-Third place DBL 3×3 National Championship 2014) Winston Swenjaya (SMA Santo Yoseph Denpasar-Honda DBL All Star 2015 dan 2016) Prawira Bandung: Teemo (SMA Sutomo 1 Medan-DBL All Star 2014) Yudha Saputera (SMAN 2 Cirebon-Participants Honda DBL West Java Series 2015) Pacific Caesar Surabaya: Andreas Kristian Vieri (Nation Star Academy -DBL All Star 2016) Agung Jaya Kusuma (SMAN 15 Surabaya-DBL Participants 2015) Gregorio Claudie W (SMAN 3 Sidoarjo-DBL Selection 2012) Bank BPD DIY Bima Perkasa: Samuel Devin (SMA Regina Pacis Surakarta-DBL All Star 2015) Pelita Jaya Bakrie: Alfredo Tanujaya (SMA Budhaya 2 Jakarta-DBL Participants 2014)

Menanti Kiprah Selanjutnya Leo/Daniel

Menanti Kiprah Selanjutnya Leo/Daniel

Langkah ganda putra muda Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, pada ajang Yonex Thailand Open 2021 terpaksa harus terhenti pada babak empat besar. Leo/Daniel dihentikan oleh ganda Malaysia Goh V. Shem/Tan Wee Kiong. Mereka kalah dalam laga straight game dengan skor 19-21, 10-21 pada Sabtu (16/1/2021). Leo/Daniel mengawali turnamen yang berlangsung sejak 12 Januari lalu tersebut dengan menumbangkan kompatriotnya, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana, dengan pertandingan sengit rubber game, 15-21, 29-27, dan 21-13. Pada babak kedua, Leo/Daniel kembali harus “perang saudara”. Kali ini, mereka harus melawan unggulan 5 sekaligus senior mereka, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Namun, secara luar biasa keduanya mampu menumbangkan Fajar/Rian dengan skor akhir 16-21, 21-17, dan 22-20. Leo/Daniel pun berhak melaju ke perempat final. Pada babak perempat final, Leo/Daniel sudah ditunggu oleh peraih medali perunggu Olimpiade Rio 2016 asal Inggris, Marcus Ellis/Chris Langridge. Namun, kejutan kembali hadir, Leo/Daniel mampu memenangkan pertandingan dengan skor akhir 12-21, 21-14, 21-15 dan melaju ke babak selanjutnya. Sayang, mimpi mereka untuk tampil pada babak final harus pupus. Meski demikian, keduanya mengaku bersyukur dengan hasil ini. “Kami bersyukur bisa mencapai semifinal meskipun kalah,” kata Daniel, seperti dilansir BWF. “Pada saat yang sama, mencapainya saja tidak cukup. Saya pikir saya tidak bermain bagus dan membuat banyak kesalahan sendiri karena driftnya kuat. Itu membuatnya canggung. Strategi kami tidak berhasil dan kami tidak dapat mengikuti rencana kami,” lanjutnya. Keduanya pun berharap hasil ini bisa menjadi bekal dan pengalaman untuk turnamen-turnamen selanjutnya. “Ini menjadi pengalaman bagus bagi kami. Kami bisa bermain melawan pemenang medali perunggu Olimpiade, (Marcus) Ellis dan (Chris) Langridge, dan sekarang peraih medali perak. Ini merupakan pengalaman yang bagus untuk ke depannya,” tutur Leo. “Saya bersyukur bisa mencapai babak semifinal. Ini akan menambah pengalaman kami saat akan menghadapi lawan yang lebih senior. Mudah-mudahan kami akan memainkan lebih banyak potensi kami,” Daniel menambahkan. Hal tersebut bukan tidak mungkin, mengingat usia keduanya masih sangat muda. Leo Rolly Carnano dan Daniel Marthin merupakan pebulutangkis berusia 19 tahun. Leo berusia 2 hari lebih tua dari Daniel. Leo lahir pada tanggal 29 Juli 2001 di Klaten, Jawa Tengah. Sementara Daniel 31 Juli 2001 di Jakarta.

Resmi, AFC U-16 dan U-19 Tahun Ini Dibatalkan

Resmi, AFC U-16 dan U-19 Tahun Ini Dibatalkan

Komite Konfederasi Sepak Bola Asia (Asian Football Confederation – AFC) secara resmi membatalkan turnamen Piala AFC U-16 dan Piala AFC U-19 yang sedianya digelar tahun ini. Pandemi Covid-19 yang belum mereda menjadi alasan dan menambah jumlah turnamen yang dibatalkan setelah sebelumnya Piala Dunia U-20 juga urung untuk dilaksanakan tahun ini. Pembatalan ini sebenarnya sudah diprediksi jauh-jauh hari, terutama setelah pembatalan Piala Dunia U-20 2021. Apalagi, Federasi Sepakbola Yaman (YFA) sudah mengabarkan hal ini melalui Twitter dengan sumber informasi dari AFC. الاتحاد الاسيوي لكرة القدم يُقرر رسمياً إلغاء كأس آسيا للشباب والناشئين بسبب تداعيات انتشار جائحة كورونا ، مع احتفاظ اوزباكستان والبحرين بحق الاستضافة في النسختين القادمتين. pic.twitter.com/trxDh8mbD3 — YemenFA (@Yemenfa) December 31, 2020 Saat digelar pada 2023 nanti, sudah tidak ada lagi Piala Asia U-16 dan Piala Asia U-19. Hal itu sesuai keputusan AFC yang melakukan branding ulang 12 kejuaraan sebagaimana diumumkan pada 2 Oktober 2020. Ada 12 kejuaraan yang di-branding ulang oleh AFC dengan nama dan format baru. Titel ‘Championship’ dalam setiap kejuaraan di bawah naungan AFC diganti menjadi ‘Cup’. Misalnya, AFC U-23 Championship (Piala Asia U-23), diubah nama kejuaraannya menjadi AFC U-23 Asian Cup atau Piala Asia U-23. Selain itu, AFC juga memutuskan Piala Asia U-16 dan Piala Asia U-19 2020 menjadi edisi terakhir untuk kategori usia itu. Mulai 2023, Piala Asia U-16 akan menjadi Piala Asia U-17. Sementara Piala Asia U-19 juga akan diubah menjadi Piala Asia U-20 mulai 2023. Hal yang serupa juga terjadi di Piala Asia U-19 Putri yang akan berganti menjadi Piala Asia U-20 Putri mulai 2022. Piala Asia U-19 Putri 2019 menjadi edisi terakhir kejuaraan ini dengan kategori U-19. Khusus 2023, Bahrain dan Uzbekistan tetap akan menjadi tuan rumah Piala Asia U-17 dan Piala Asia U-20. Bahrain seharusnya menjadi tuan rumah Piala Asia U-16 tahun ini, sementara Uzbekistan untuk Piala Asia U-19. PSSI selaku induk olahraga sepak bola Indonesia, menerima keputusan ini dan memutuskan untuk fokus dengan persiapan dari timnas U-16 dan U-19. “Kita hormati keputusan ini. PSSI akan tunduk dan patuh terhadap apapun keputusan dari AFC. Penundaan ini membuat kita punya waktu yang panjang untuk mempersiapkan tim U-16 dan U-19,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Timnas U-19 Pulang Lebih Cepat Dari Spanyol

Timnas U-19 Pulang Lebih Cepat Dari Spanyol

Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-19 tak kunjung menggelar laga uji coba selama berada di Spanyol. PSSI akhirnya memilih memulangkan mereka lebih cepat pada, Rabu (13/1/2021). Awalnya, David Maulana cs direncanakan menjalani pemusatan latihan/training camp (TC) di Spanyol hingga 31 Januari 2021 mendatang. Hal ini dipastikan oleh Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, setelah melihat perkembangan di Spanyol serta berkomunikasi dengan pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong dan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. “Kami akhirnya memulangkan timnas U-19 lebih cepat. Hal ini karena timnas U-19 tidak dapat menjalani pertandingan uji coba yang sudah direncanakan. Keputusan ini dilakukan usai kami berkomunikasi dengan Pelatih Shin Tae-yong dan Direktur Teknik Indra Sjafri,” kata Yunus Nusi, dilansir dari laman resmi PSSI. Yunus menambahkan bahwa tujuan PSSI mengirimkan timnas U-19 ke Spanyol untuk menjaga mental skuat Garuda Muda. Ia menegaskan PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain-pemain ini akan menjadi pemain timnas U-23 atau timnas senior nantinya. “Semua uji coba tidak bisa dilaksanakan karena tidak mendapat izin dari pemerintah setempat karena Spanyol pandemi Covid-19 nya masih tinggi. Kami menghormati keputusan pemerintah setempat dan tidak bisa memaksakan berlama-lama di Spanyol. PSSI juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia yang sudah membantu kami agar dapat TC di Spanyol,” tambahnya. Yunus juga mengapresiasi semangat dan perjuangan pemain selama menjalani TC di Spanyol. Tentu ini menjadi pengalaman yang luar bisa dan meningkatnya skill, fisik dan lain-lainnya bagi pemain selama di Spanyol. “Memasuki pekan ketiga TC Spanyol, saya mendapat update bahwa pemain terus berkembang, disiplin dan bekerja keras. Tentu ini hal yang sangat baik dan menjadi bekal bagi mereka untuk menjadi pemain profesional nantinya dan generasi penerus timnas U-23 atau timnas senior,” tukas Yunus. Timnas U-19 direncanakan akan mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada Kamis, 14 Januari 2021. Selama di Spanyol, timnas U-19 hanya melakukan latihan di lapangan, gym dan pertandingan internal game. Pada awalnya, PSSI telah menjadwalkan serangkaian agenda untuk Timnas U-19 bertanding. Mereka adalah Gimnastic Tarragona, Lleida Esportiu U-19, Sabadell U-19, Ceuta U-19, dan Arab Saudi U-19 yang juga terpaksa harus membatalkan seluruh agenda uji coba mereka.

Peran Ganda Zakiri Bersama Timnas U-19

Peran Ganda Zakiri Bersama Timnas U-19

Khairul Imam Zakiri merupakan salah satu Garuda Muda yang sedang menjalani pemusatan latihan/training camp di Spanyol sejak bulan Desember lalu. Namun, selain menjalani latihan seperti rekan-rekan lain, Zakiri ternyata memiliki peran lain bersama Timnas U-19. Peran ganda yang dimaksud adalah sebagai penerjemah pemain, pelatih dan ofisial bila menemui kesulitan berkomunikasi dengan orang disini. Seperti yang diketahui, Zakiri sudah cukup lama berada di Spanyol. Zakiri pernah merasakan ketatnya kompetisi Liga Spanyol. Ia tergabung bersama Gynnastica Ceuta, klub yang bermain di Division de Honor atau kasta tertinggi kompetisi U-19 Spanyol Grup 4. Ia juga pernah bermain di klub Spanyol seperti Real Valladolid dan Leganes, juga klub Ucam Murcia bersama Rendy Juliansyah. “Ya, saya cukup lama tinggal di Spanyol karena sekolah dan membela klub di sini jadi saya bisa berbahasa Spanyol. Saya senang Timnas U-19 dapat menjalani TC di sini,” kata Zakiri dalam laman resmi PSSI. Tak hanya lihai soal bahasa Spanyol, Zakiri juga cukup cemerlang saat melakoni TC kali ini. Pada laga uji coba internal terakhir, Minggu (10/1/2021), di Complex Esportiu Futbol Salou, Zakiri mencetak dua gol dan membawa timnya menang 2-1 atas tim ungu. Pemain kelahiran 19 Desember 2001 itu pun menyatakan bahwa ia bertekad untuk dapat terus berseragam Tim Nasional Indonesia. Meski ia sadar tidak mudah karena dibutuhkan kerja keras, disiplin dan selalu memberikan yang terbaik. “Saya bangga selalu dipanggil Timnas U-19 sejak 2019 hingga saat ini. Awalnya pada 2017 lalu saya sempat ikut seleksi Timnas U-19, namun saya belum dapat menembus tim utama. Hal tersebut menjadikan saya termotivasi untuk terus belajar dan tidak cepat puas,” tambah pemain kelahiran Jakarta tersebut. Biodata Nama: Khairul Imam Zakiri Tanggal Lahir: 19 Desember 2001 Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia Posisi: Pemain Tengah Klub Saat Ini: Club Gimnastica Ceuta (Spanyol)

Šimić Ingin Bangun Akademi Sepak Bola Dinamo Zagreb di Indonesia

Šimić Ingin Bangun Akademi Sepak Bola Dinamo Zagreb di Indonesia

Penyerang andalan klub Persija Jakarta, Marko Šimić, mengaku memiliki keinginan untuk pensiun di Persija dan menjadi legenda. Selain itu, pemain berusia 32 tahun ini berniat untuk membangun akademi sepak bola di Indonesia. Šimić saat ini sedang liburan di Serbia, sambil menunggu kepastian lanjutan Liga 1 2020 yang sampai sekarang masih belum ada kejelasan. Selain menjalani latihan mandiri, Šimić juga mulai mempersiapkan masa depannya. Dalam wawancara dengan Radio-televizija Srbije (RTS), ia menyadari karir sepakbolanya mendekati akhir. Membangun akademi sepakbola bagi anak-anak terlintas dalam benaknya saat ini. Bahkan, ia telah diajak oleh klub Kroasia, Dinamo Zagreb, untuk mengadakan kamp pelatihan sepakbola di Indonesia. “Saya sudah mempunyai gambaran. Saya sudah mulai membangun akademi untuk anak-anak berusia delapan hingga sepuluh tahun. Dinamo Zagreb menghubungi saya, mereka ingin mengadakan kamp untuk anak-anak di Indonesia bersama saya,” tutur Simic. “Saya juga mendapat tawaran dari beberapa klub, baik sebagai pemain atau menjadi pelatih. Sebetulnya ada beberapa opsi, karena saya sudah mulai berada di ujung karir. Saya harus mempunyai visi dan rencana,” lanjut Šimić. Marko Šimić bergabung dengan Persija pada awal 2018. Kontraknya baru diperpanjang selama tiga tahun oleh manajemen Macan Kemayoran pada akhir 2019. Sepanjang kariernya berseragam Persija, berbagai prestasi diberikannya. Seperti trofi Piala Presiden dan Liga 1 2018. Simic juga mengantarkan Persija menjadi runner-up Piala Indonesia 2018/2019, Sementara untuk prestasi individu, Šimić merupakan pemain terbaik di Piala Presiden 2018. Sementara dalam urusan gol, pemain kelahiran Rijeka, Kroasia, ini adalah top skor Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2019. Sebagai catatan tambahan, Marko Šimić merupakan pencetak gol terbanyak kedua tim setelah legenda hidup Persija, Bambang Pamungkas. Total, pemain bernomor punggung sembilan itu telah mencetak 82 gol. Sementara Bambang Pamungkas sepanjang kariernya bersama Persija membuat 200 gol. Torehan itulah yang mau dilewati Simic sehingga namanya akan tercatat dalam sejarah klub. “Bahwa saya menjadi pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah klub dalam dua musim. Saya ingin mengakhiri karier saya di sana,” kata Šimić dalam lanjutan sesi wawancaranya bersama RTS. “Tujuan saya mencatatkan diri dalam sejarah dan ditulis di sana selamanya,” pungkasnya.

PSSI Pastikan Tidak Ada Praktik Jual Beli Manajer Timnas

PSSI Pastikan Tidak Ada Praktik Jual Beli Manajer Timnas U-19

Beberapa waktu lalu sepak bola Indonesia digemparkan dengan isu praktik jual beli untuk jabatan manajer timnas Indonesia U-19 untuk Piala Dunia U-20 2021. Namun, Badan Yudisial PSSI telah bergerak cepat dan menggelar sidang pada 7 Januari 2021 untuk mengklarifikasi isu tersebut. Isu jual beli tersebut muncul setelah beredar kuitansi penyetoran uang 100 ribu dolar Singapura (setara Rp1 miliar) di media sosial. Dalam keterangannya tertulis pemesanan tiket Piala Dunia U-20, dengan nama Achmad Harris (rekan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin), dan diterima oleh Djoko Purwoko (staf khusus Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan). Kedua orang tersebut dipanggil Badan Yudisial PSSI untuk diminta klarifikasi tentang isu yang beredar. Harris mengakui menyetor uang itu kepada Joko, tapi bukan untuk membeli jabatan manajer timnas Indonesia U-19. Harris menyatakan uang tersebut diberikan untuk bisnis probadi yakni bisnis tiket dan merchandise. Namun, karena Piala Dunia U-20 tahun ini dibatalkan FIFA, Joko akhirnya mengembalikan uang itu. FIFA memutuskan Piala Dunia U-20 2021 tidak jadi digelar karena belum berakhirnya pandemi virus corona. Indonesia tetap ditunjuk sebagai tuan rumah saat Piala Dunia U-20 dihelat 2023. Berikut kesimpulan Badan Yudisial PSSI: 1. Kedua pihak yakni Sdr Joko Purwoko dan Sdr Achmad Harris mengakui adanya transaksi senilai Rp1 miliar dalam bentuk mata uang dollar Singapura, yang diserahkan di Jakarta untuk kepentingan bisnis dalam gelara Piala Dunia U-20. 2. Bahwa tidak ada jual beli jabatan (manajer timnas Indonesia) di lingkungan PSSI. Berdasarkan keterangan Sdr Achmad Harris dan keterangan Sdr Joko Purwoko, bahwa berkaitan penyerahan uang sebesara 100.000 dollar Singapura hanya sebatas hubungan bisnis pribadi (bisnis tiket dan merchandise) dan sejak adanya keputusan FIFA untuk menunda Piala Dunia pada tahun 2023, maka uang sebesar 100.000 dollar Singapura telah dikembalikan dari Sdr Joko Purwoko kepada Sdr Achmad Harris, sehingga tidak ada kaitannya dengan PSSI dan tidak melibatkan ketua umum, sesuai dengan yang tertera dalam kuitansi yang ditandatangani oleh Sdr Joko Purwoko dari Sdr Achmad Harris yaitu untuk pembelian tiket sesuai copy kuitansi terlampir. 3. Kepentingan bisnis menyangkut penjualan tiket dan merchandise dimana kedua pihak menegaskan bahwa kepentingan bisnis murni yang dilakukan tidak ada kaitannya dengan jual beli jabatan Manajer tim nasional U-19 untuk Piala Dunia U-20, dan mengatasnamakan bisnis pribadi tanpa melibatkan Bapak Dody Reza. 4. Presiden Joko Widodo melalui KEPPRES No. 19 Tahun 2020 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup Tahun 2021 membentuk panitia nasional penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2021 yang disebut sebagai Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee (INAFOC) dan melibatkan perwakilan lintas kementerian. INAFOC bertanggung jawab langsung kepada Presiden, Kepres No 19 Tahun 2020 Pasal 5 Ayat (1) huruf b, Ketua panitia Pelaksana INAFOC dijabat Menpora, Ketua panitia pelaksana bidang sarana dan perasarana Menteri PUPR dan Ketua pelaksana peningkatan prestasi Timnas U 20 dijabat Ketum PSSI, bahwa manajer timnas sampai saat ini berdasarkan Keppres Nomor 19 Tahun 2020 masih dipegang Ketua Umum PSSI berkaitan dengan Peningkatan Prestasi PSSI pada ajang Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang, demikian pula berkaitan dengan pertanggungan jawaban Anggaran APBN yang tidak memungkinkan jabatan Manager Timnas diserahkan kepada pihak lain.

Elkan Baggott Jadi Incaran Klub Raksasa Liga Inggris

Elkan Baggott Jadi Incaran Klub Raksasa Liga Inggris

Pemain belakang andalan timnas Indonesia U-19, Elkan Baggott, dirumorkan menjadi incaran beberapa klub Liga Premier Inggris. Elkan tengah dirumorkan diincar oleh empat klub Inggris yaitu Manchester United, Everton, Leeds United dan West Ham United sebagai target transfer musim dingin. Leeds dinilai paling serius, karena membutuhkan pemain belakang, mengingat tiga bek mereka dalam kondisi tidak bugar. Kabar kepindahan sang pemain makin berhembus kencang setelah Elkan dilaporkan menolak perpanjangan kontrak di Ipswich Town yang akan berakhir pada Juni 2021 mendatang. Namun, menurut media lokal Ipswich bernama East Anglian Daily Times mengklaim jika Elkan akhirnya menolak tawaran-tawaran tersebut dan setuju dengan penawaran kontrak baru di Ipswich Town. “Leeds dan West Ham termasuk di antara mereka yang tertarik kepada Elkan Baggott. Namun, bertentangan dengan laporan Football Insider, Elkan Baggott diperkirakan tidak menolak tawaran perpanjangan kontrak dan negosiasi sedang berlangsung,” tulis East Anglian Daily Times. “The Blues dipahami tetap yakin kesekapatan akan dilakukan. Baggott dan perwakilannya saat ini sedang mempertimbangkan tawaran kontrak klub,” imbuhnya. Salah satu penyebab Elkan begitu diminati adalah performanya yang mampu meningkatkan penampilan Ipswich Town, khususnya Ipswich Town U-18 dan U-23. Dalam semua laga yang diikutinya setelah pulang dari pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia pada Oktober lalu, Baggott selalu memperoleh kemenangan. Saat menjalani debut bersama Ipswich Town Senior pada 6 Oktober 2020, pemain berpostur 195 cm itu membantu timnya menang 2-0 atas Gillingham FC. Bahkan ia turut mengantarkan Ipswich Town U-18 menembus putaran keempat dalam gelaran FA Youth Cup musim ini. Biodata: Nama: Elkan Baggott Tanggal Lahir: 23 October 2002 Tempat Lahir: Bangkok, Thailand Posisi: Pemain Belakang Klub Saat Ini: Ipswich Town (Inggris) Idola: Virgil van Dijk

Resmi Dilantik, Pengurus ISSI Banten Targetkan Cetak Atlet Handal

Resmi Dilantik, Pengurus ISSI Banten Targetkan Cetak Atlet Handal

Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Banten secara resmi telah mengukuhkan pengurusnya, Kamis, 7 Januari 2021 malam, di Hotel Horison Ultima Ratu. Andiara Aprilia Hikmat dipercaya menjadi pemimpinnya. Acara pelantikan dilakukan langsung Ketua Umum ISSI, Raja Sapta Oktohari, bersama Wakil Gubernur Banten, Andhika Hazrumy. Selain keduanya, beberapa nama pesohor yang dipercaya untuk menjadi pemimpin ISSI Kabupaten/Kota turut hadir dalam acara. Salah satunya Osep Mulyawan Karis. Ia dipercaya untuk membesarkan ISSI di Kabupaten Lebak. “Alhamdulillah lagi-lagi saya diberikan amanah untuk memimpin sebuah organisasi. Semoga amanah dan dapat membawa pengaruh besar,” kata Osep, Jumat, 8 Januari 2021, dilansir dari BantenHits. Tak hanya itu, Osep yang memiliki segudang prestasi dalam dunia olahraga ini juga ternyata masuk dalam kepengurusan ISSI Banten sebagai Wakil Ketua Umum. “Tekadnya hanya satu membesarkan ISSI di Banten umumnya, Lebak khususnya. Mencetak atlet-atlet bersepeda yang handal,” tandasnya. “Semoga kehadiran ISSI dapat mendongkrak prestasi berolahraga khususnya olahraga sepeda di tanah jawara,” imbuhnya. Sementara Wakil Gubernur Banten, Andhika Hazrumy, mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus ISSI Banten. Ia berharap ISSI dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menguatkan prestasi olahraga bersepeda di Provinsi Banten. “Kami Pemprov Banten pada saat ini sedang membangun fasilitas kawasan olah raga (Sport Center), tahap pertama ini pembangunan stadion, mungkin kedepan saya akan mengusulkan khusus untuk balap sepeda,” pungkasnya.

Tinjau Stadion Jatidiri, Ganjar Pranowo Ajak Tim Junior PSIS

Tinjau Stadion Jatidiri, Ganjar Pranowo Ajak Tim Junior PSIS

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengajak tim Elite Pro Akademi PSIS Semarang berlatih di Stadion Jatidiri, Kamis (7/1). Mereka jadi yang pertama kali merumput di Stadion Jatidiri, pasca renovasi. Ajakan itu diberikan Ganjar saat menyambangi mess pemain PSIS Semarang di Jalan Durian Selatan, Banyumanik. Saat itu, mereka sedang bersiap untuk latihan rutin di Lapangan Telo Banyumanik. Usai sarapan bersama, mereka pun kemudian bertemu di Stadion Jatidiri. Ganjar, mempersilakan para pemain dari Elite Pro Akademi PSIS untuk masuk dan menengok stadion yang mulai direnovasi pada 2017 lalu. “Besok stadion utama yang belum selesai ini akan ditinjau lembaga yang kompeten yakni PSSI, biar dinilai layak untuk kompetisi atau latihan,” kata Ganjar, dilansir Tribun Jateng. Stadion yang baru selesai 80% ini menurut rencana akan dilanjutkan pembangunan pada tahun ini dan selanjutnya akan dipacu percepatan penyelesaiannya sebagai prioritas utama. Lebih lanjut, Ganjar menjelaskan pihaknya sedang menyiapkan tiga hal yang terkait dengan penggunaan Stadion Jatidiri maupun Gor Jatidiri secara keseluruhan. “Kita lagi minta otoritas yang mengerti tentang konstruksi dan pembangunan, apakah yang seperti ini sudah boleh dipakai, baik latihan atau pertandingan, membahayakan apa nggak karena ada konstruksi yang belum selesai,” ujar Ganjar. Kedua, pihaknya juga tengah meminta pada ororitas teknis penggunaan lapangan dalam hal ini PSSI. Tujuannya untuk mengetahui dan agar PSSI bisa memberikan kelayakan terhadap lapangannya. “Bahkan yang ketiga tentu soal administrasi, seandainya masyarakat mau menggunakan, siapapun, itu bagaimana caranya. Tiga hal ini yang sedang kita siapkan,” tuturnya. Di sisi lain, dia juga memperhatikan kesiapan venue olahraga lainnya sehingga dalam waktu dekat akan melibatkan pra atlet dari masing-masing cabang olahraga untuk mencoba venue mereka. “Jadi kita mau coba, jadi nanti beberapa atlet kita minta untuk ngetes dulu. Kira-kira kalau kondisi seperti ini nantinya bisa dipakai apa tidak, sudah bisa atau belum, sehingga biar publik semuanya tahu inilah kondisi yang ada,” ujarnya. Sementara, pelatih tim Elite Pro Akademi PSIS, M Ridwan, mengatakan sangat senang. Bahkan menyebut ini kesempatan langka dan bangga karena jadi yang pertama mencoba. Apalagi banyak dari pemain Elite Pro Akademi yang belum pernah merumput di Stadion Jatidiri. “Kita senang sekali, banyak dari para pemain yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Jatidiri, baik sebelum direnovasi atau setelah direnovasi, dan saya juga sudah lama sekali tidak menginjak rumput Jatidiri,” ujar Ridwan. Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinoeng N Rachmadi, yang juga turut hadir menyampaikan jajarannya akan terus mengawal upaya percepatan penyelesaian konstruksi stadion sekaligus kelayakan untuk pemakaiannya. “Mohon doa restunya,” kata Sinoeng.

Kembali Dipanggil Timnas U-19, Pemain Keturunan Jerman Ini Antusias

Kembali Dipanggil Timnas U-19, Pemain Keturunan Jerman Ini Antusias

Kelana Noah Mahessa menjadi salah satu pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan/training camp (TC) di Negeri Matador, Spanyol. Seolah tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Kelana langsung memenuhi panggilan tersebut dan mengaku bangga. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab ini merupakan panggilan kedua baginya setelah sebelumnya mengikuti TC di Kroasia. Namun, pada pemanggilan kali ini hanya dirinya saja, sang saudara kandung, Luah Fynn Jeremy Mahesa, tidak termasuk ke dalam skuat Garuda Muda. “Ya saya senang dan bangga dapat kembali bergabung bersama Timnas U-19 setelah sebelumnya ikut TC saat di Kroasia lalu. Saya dalam kondisi baik dan tidak masalah dalam kebugaran,” kata Kelana Noah Mahessa dikutip dari laman resmi PSSI. “Saya bertekad untuk memberikan yang terbaik selama TC ini. Tentu saya harus selalu bekerja keras dan berjuang demi sebuah tempat di timnas Indonesia,” ujar Kelana. Sementara itu, Shin Tae-yong, dalam keterangan pers di Jakarta, menyebut masih akan memanggil salah satu dari Mahessa bersaudara. Saat itu ia menilai Kelana bermain lebih baik ketimbang adiknya. Saat ini Kelana masih memegang paspor Jerman dan harus melepas jika mau memperkuat Timnas Indonesia di ajang resmi. Belum diketahui apakah ia masih akan mau melakukannya setelah ia tak punya kesempatan lagi tampil di Piala Dunia U-20. Kelana sudah tak punya peluang tampil karena usianya sudah mencapai 22 tahun saat Piala Dunia U-20 digelar pada 2023 mendatang. Biodata: Nama: Kelana Noah Mahessa Tanggal Lahir: 30 Januari 2001 Tempat Lahir: Köln Posisi: Gelandang Klub Saat Ini: Bonner SC (Jerman) Idola: Hector Bellerin & Thiago Alcantara