Hasil Drawing Piala AFF U-16, U-19 dan U-18 Women’s

Hasil Drawing Piala AFF U-16, U-19 dan U-18 Women’s

Indonesia mendapat kesempatan dan dipercaya untuk menjadi tuan rumah tiga turnamen sepak bola oleh AFF (Asean Football Federation). Turnamen tersebut yakni AFF U-16 Boys dan AFF U-19 Boys dan AFF U-18 Women’s. Untuk itu, undian pembagian grup dilakukan di kantor PSSI, Jakarta, Kamis (9/6). AFF U-16 Boys, akan berlangsung dari tanggal 31 Juli – 13 Agustus 2022 di Jakarta dan Bekasi. Sedangkan AFF U-19 Boys akan berlangsung dari tanggal 2 – 15 Juli 2022 di Bekasi dan Jakarta. Kemudian untuk AFF U-18 Women’s akan berlangsung dari tanggal 22 Juli – 4 Agustus 2022 di Palembang. Di AFF U-16, Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura dan Filipina. Sedangkan di AFF U-19, Indonesia juga berada di Grup A bersama Myanmar, Vietnam, Thailand, Brunei Darussalam dan juga Filipina. Sementara itu untuk kejuaraan AFF U-18 Women’s, Indonesia berada di Grup A bersama dengan Vietnam, Thailand, Kamboja dan Singapura. Indonesia terakhir menjadi juara gelaran AFF U-16 di tahun 2018, ketika itu era Ernando Ari Sutaryadi, dkk dimana Fakhri Husaini menjadi pelatihnya dan Ernando tampil heroik dan menjadi man of the match dengan menepis beberapa tendangan penalti Thailand. Malaysia menjadi juara di edisi terakhir gelaran ini tahun 2019. Setelah itu turnamen ini vakum karena pandemi covid-19. Di gelaran AFF U-19, Indonesia terakhir kali merasakan gelar juara di tahun 2013, dimana era Evan Dimas, dkk dibawah asuhan pelatih Indra Sjafri yang memberikan gelar tersebut. Edisi terakhir gelaran ini tersaji di tahun 2019 dimana Vietnam keluar sebagai juaranya. Dua tahun belakangan turnamen ini juga terhenti akibat dari pandemi covid-19. Kemudian untuk gelaran AFF U-18 Women’s Indonesia belum pernah merasakan gelar juara. Thailand keluar sebagai juara pada edisi terakhir gelaran ini pada tahun 2018 dengan mengalahkan Australia. Berikut ini adalah pembagian grup AFF U-16, U-19 Boys dan AFF U-18 Women’s: AFF U-16 Boys: A: Indonesia, Vietnam, Singapura, Filipina B: Thailand, Timor Leste, Laos, Brunei Darussalam C: Malaysia, Australia, Myanmar, Kamboja AFF U-19 2022 Boys: A: Indonesia, Myanmar, Vietnam, Thailand, Brunei Darussalam, Filipina B: Malaysia, Laos, Timor Leste, Kamboja, Singapura AFF U-18 Women’s: A: Vietnam, Thailand, Kamboja, Singapura, Indonesia B: Australia, Myanmar, Malaysia, Filipina

Tim U-19 Indonesia Belajar Banyak dari Turnamen Toulon 2022

Tim U-19 Indonesia Belajar Banyak dari Turnamen Toulon 2022

Tim U-19 Indonesia dinilai mampu memetik banyak pelajaran dari pergelaran Turnamen Toulon 2022 atau yang kini bernama resmi Maurice Revello Tournament. Dalam turnamen usia muda yang berlangsung di Perancis itu, tim U-19 Indonesia bersaing di Grup B bersama Venezuela, Ghana, dan Meksiko. Tim U-19 Indonesia mengakhiri perjuangan di fase grup Turnamen Toulon 2022 dengan catatan satu kemenangan dan dua kekalahan. Skuad Garuda Muda memetik satu-satunya kemenangan kala bersua Ghana pada laga kedua fase grup, Kamis (2/6/2022). Kala itu, tim U-19 Indonesia mampu memenangi laga kontra Ghana dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak pemain muda Persija Jakarta, Raka Cahyana. Selain kemenangan tersebut, skuad Garuda Muda harus menelan kekalahan pada dua laga lainnya, yakni ketika bersua Venezuela (0-1) dan Meksiko (0-2). Hasil itu membuat tim U-19 Indonesia tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B Turnamen Toulon 2022. Ronaldo Kwateh dkk menempati peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin dari tiga laga. Mereka unggul atas Ghana yang terpuruk di dasar klasemen. Tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B sekaligus membuat tim U-19 Indonesia tak bisa melanjutkan perjuangan ke babak semifinal. Kendati demikian, mereka dinilai mampu memetik banyak pelajaran selama berjuang dalam Turnamen Toulon 2022. Pelatih yang dipercaya menukangi tim U-19 Indonesia pada Turnamen Toulon 2022, Dzenan Radoncic, menilai anak-anak asuhnya telah berkembang pesat berkat pelajaran tersebut. Menurut Dzenan Radoncic, hal ini juga bisa menjadi modal berharga bagi Garuda Muda yang akan menjadi tuan rumah dalam ajang Piala Dunia U20 2023. “Sejauh ini, saya puas dengan penampilan pemain selama turnamen, dengan satu modal kemenangan atas Ghana, ini merupakan yang terbaik bagi para pemain,” kata Dzenan Radoncic, dikutip dari laman resmi PSSI. “Jadi, kami akan mempersiapkan lebih baik lagi untuk Piala Dunia U-20 nanti. Sejauh ini, mereka bekerja dengan baik. Saya senang, mereka berkembang pesat, mereka belajar banyak tentang sepak bola dunia,” ujar Dzenan Radoncic.

SBY Didedikasikan untuk Pembinaan Anak Usia Dini

SBY Didedikasikan untuk Pembinaan Anak Usia Dini

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mendukung penuh tumbuhnya atlet olahraga sepak bola yang berkualitas di Kabupaten Jayapura. Namun tentunya butuh dukungan sarana prasarana agar harapan itu bisa terwujud. Ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah Kabupaten Jayapura terhadap pengembangan sepak bola di Kabupaten Jayapura, sehingga menyerahkan pemanfaatan Stadion Barnabas Youwe (SBY) untuk pembinaan anak usia dini. “Stadion Barnabas Youwe ini didedikasikan untuk anak usia dini. Itu arahan langsung dari bapak bupati,” ujar Kepala Dinas Olahraga kabupaten Jayapura, Yaan Yoku kepada Cenderawasih Pos, Kamis (2/6). Oleh karena itu pihaknya sedang merancang jadwal untuk anak-anak usia dini, yang tergabung di beberapa SSB di Kabupaten Jayapura untuk bisa bertanding di stadion tersebut. “Pembinaan SSB tetap jalan di masing-masing klub. Kami hanya memfasilitasi untuk ada sparing antar SSB,” imbuhnya. Terkait rencana itu, pihaknya sudah membangun komunikasi dengan sejumlah pelatih dan dipastikan dalam waktu dekat jadwal sparing itu sudah bisa dijalankan di stadion tersebut. Pihaknya memastikan pemanfaatan lapangan itu bagi anak-anak di SSB di Kabupaten Jayapura diberikan waktu dari Hari Senin sampai Jumat. Sementara untuk Hari Sabtu dan Minggu akan dipakai untuk umum, yang kemudian didorong adanya pemasukan PAD dari pemanfaatan stadion tersebut. Di Kabupaten Jayapura sendiri sejauh ini ada sekitar 13 SSB yang sudah ada komunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura. Ini merupakan dukungan dari pemerintah Kabupaten Jayapura untuk pengembangan talenta sepak bola muda Papua yang dibina mulai dari usia dini. Selama ini sejumlah SSB ini tetap menjalankan kegiatan berlatih dengan memanfaatkan dana atau dukungan seadanya. “Ada SSB yang mungkin dia mengalami kesulitan karena tidak ada lapangan latihan. 13 SSB yang ada ini berdasarkan data kami mereka bertahan dari semangat sendiri dan dukungan dari orang tua,” pungkasnya.

Jhezekel Jason Wakili Indonesia di Bangkok

Jhezekel Jason Wakili Indonesia di Bangkok

Prestasi membanggakan diukir petenis meja junior Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Jhezekel Jason Christian. Petenis 13 tahun itu jadi salah satu atlet yang akan mewakili Indonesia di ajang Seatta Table Tennis Championships U-15 di Bangkok, Thailand, 17-22 Juni mendatang. Keberhasilan Jason itu didapat setelah dirinya lolos dalam seleksi nasional (Seleknas) kelompok umur 15 tahun di Kudus, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Atas prestasi itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIJ memberikan apresiasi berupa penghargaan dan uang saku kepada petenis muda asal Kota Jogja itu. Ketua Umum (Ketum) KONI DIJ, Djoko Pekik Irianto mengatakan, prestasi yang dicatatkan Jason di Seleknas sangat membanggakan. Dari banyak atlet muda yang ikut seleksi, wakil DIJ sukses menempati peringkat tiga bersama (empat besar). “Harapannya Jason bisa mengibarkan bendera Merah-Putih di Thailand. Bahkan kalau bisa, jangan hanya mengibarkan bendera, tapi memperdengarkan lagu Indonesia Raya di luar negeri. Artinya, bisa jadi juara, kalau bendera kan bisa peringkat dua atau tiga,” ujarnya di sela acara di ruang rapat KONI DIJ kemarin sore (3/6). Dalam kesempatan tersebut, Djoko mengucapkan rasa terima kasih yang besar kepada Pengda PTMSI DIJ. Menurutnya PTMSI DIJ sukses melakukan pembinaan kepada atlet-atletnya. Itu dibuktikan dengan keberhasilan Jason menembus Seleknas dan masuk tim Indonesia. Sementara itu, Ketum Pengda PTMSI DIJ Bagiya Rakhmadi menuturkan, keberhasilan Jason merupakan kebanggaan dan keberhasilan PTMSI DIJ dalam memenuhi janji ke Ketum PTMSI untuk melahirkan atlet berkualitas. Sebab, kali terakhir DIJ mewakilkan atlet ke nasional yakni pada 2009. “Dan, baru 2022 ini kami kembali mampu mengirimkan lagi,” terangnya. Sementara itu Jason yang didampingi kedua orang tuanya, Andy Kristiyanto dan Yessy Wijaya sangat bangga dan senang bisa mewakili Indonesia di ajang tersebut. Dia pun berjanji akan bekerja lebih keras dan siap memberikan yang terbaik untuk Merah-Putih. “Impian saya bisa masuk tim Indonesia sejak kelas 6 SD, tapi tertunda dan akhirnya masuk saat sudah kelas 1 SMP. Saya bertekad meraih hasil terbaik dan meraih medali emas,” tegas anak pertama dari tiga bersaudara itu.

Tim Astara U-12 Siap Berlaga di Korea Selatan

Tim Astara U-12 Siap Berlaga di Korea Selatan

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, melepas 13 atlet tim Akademi Sepakbola Nusantara (Astara) U-12 Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (1/6/2022). Tim tersebut siap berlaga mewakili Indonesia pada Son Heung Min International U-12 Friendship Soccer Competition di Gangwon Korea Selatan (Korsel), 7-12 Juni 2022. Kustini menyampaikan selamat kepada atlet muda yang akan berangkat mewakili Indonesia di Korea Selatan. Kustini sangat bangga mengingat pada usia dini, tim Astara U-12 ini mampu tampil di tingkat internasional. Kustini berharap tim Astara U-12 dapat tampil sebaik mungkin dan mengharumkan nama Indonesia serta Kabupaten Sleman. “Saya berharap tim Astara U-12 dapat tampil maksimal dan tetap junjung tinggi komitmen dan sportivitas ketika berlaga,” kata dia. Ketua Askab PSSI Kabupaten Sleman, Wahyudi Kurniawan, menjelaskan pihaknya telah melakukan seleksi dan diperoleh 13 pemain yang akan didampingi 3 ofisial tergabung dalam tim sepakbola Astara Sleman. Dari 13 atlet yang berangkat, 10 di antaranya berasal dari Sleman. “Kami memohon doa restu sekaligus berpamitan kepada Bupati Sleman untuk dapat berlaga di Korea Selatan dan membawa prestasi untuk Indonesia dan Sleman,” kata Wahyudi.

Kemenangan Perdana Garuda Nusantara di Toulon Cup 2022

Kemenangan Perdana Garuda Nusantara di Toulon Cup 2022

Tim U-19 Indonesia sukses meraih kemenangan pada laga kedua Toulon Cup 2022. Garuda Nusantara menang 1-0 atas Ghana di Stade Jules-Ladoumegue, Vitrolles, Kamis (2/6). Pada babak pertama kedua tim bermain imbang 0-0. Namun di babak kedua, Indonesia membuka keunggulan menjadi 1-0 pada menit ke-58 lewat gol Raka Cahyana. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir. Dengan kemenangan ini, Indonesia kmengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan. Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Grup B Toulon Cup 2022. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi kemenangan perdana Tim U-19 Indonesia di ajang ini. Ia menyebut kemenangan sangat berharga untuk menambah kepercayaan diri pemain di laga selanjutnya. “Alhamdulillah hari ini anak-anak U-19 Indonesia mampu meraih kemenangan melawan Ghana. Tim lawan bukan tim yang sembarangan dan ini menjadi modal yang bagus untuk kami menghadapi laga selanjutnya melawan Meksiko,” kata Iriawan. “Kami berharap pemain terus bekerja keras dan meningkatkan kemampuan selama di Prancis. Apalagi tim ini dipersiapan untuk Piala Dunia U-20 tahun depan yang notabene Indonesia menjadi tuan rumah,” tambahnya. Seperti diketahui, pada turnamen ini, pelatih Bima Sakti menjadi nahkoda Garuda Nusantara. Hal ini karena pelatih Shin Tae-yong memimpin Timnas Indonesia pada ajang FIFA Match Day melawan Bangladesh dan Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait. Jadi tidak mungkin dalam waktu bersamaan dua tim ini dipegang Shin Tae-yong. Indonesia selanjutnya akan menghadapi Meksiko di tempat yang sama sekaligus pertandingan ketiga pada Minggu (5/6). Bila kembali meraih kemenangan, Garuda Nusantara akan melenggang ke babak selanjutnya.

Atlet Binaan Akademi Marcus Gideon akan Wakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022

Atlet Binaan Akademi Marcus Gideon akan Wakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022

Kabar gembira datang untuk bulu tangkis Indonesia. Atlet binaan akademi Marcus Gideon yakni Indihome Gideon Badminton Academy (IGBA) akan mewakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022. Indonesia akan diwakili dua atlet dari nomor tunggal putra dan putri di Turkey Junior Championship 2022. Mereka adalah Muhammad Ibrahimnauvic R. Sopyan dan Ardini Cantika Putri yang berasal dari Gideon Badminton Academy (IGBA). Kepastian itu didapat setelah Muhammad Ibrahimnauvic R. Sopyan dan Ardini Cantika Putri menjadi juara pada The Second Pulau Intan Home Tournament Single Junior U-17 South Jakarta Region 2022. Turnamen bulu tangkis yang digelar pada 21 dan 22 Mei 2022 itu diikuti oleh atlet dan klub bulu tangkis yang ada di Jakarta Selatan. Turnamen tersebut dijadikan ajang seleksi untuk mengirimkan atlet yang akan mewakili Indonesia di Turkey Junior Championship 2022. Atlet yang meraih gelar juara akan dikirim untuk mewakili Indonesia pada turnamen bergengsi tersebut. Selain Muhammad Ibrahimnauvic R. Sopyan, ada dua atlet lain Indihome Gideon Badminton Academy (IGBA) yang meraih prestasi. Mereka adalah Kevin F Santoso yang meraih peringkat tiga dari nomor tunggal putra dan Malyaraisa Andaradigdo yang meraih peringkat keempat dari nomor tunggal putri. Turkey Junior Championship 2022 akan digelar pada Oktober mendatang. Ajang ini diprediksi akan melahirkan bakat-bakat baru di dunia bulu tangkis. Sementara itu, untuk tahun ini kalender kejuaraan resmi sudah berlangsung dan berjalan sesuai agenda dari PBSI. Para atlet IndiHome Giedon Badminton Academy (IGBA) akan mengikuti kejuaraan untuk meraih podium juara di tingkat Nasional. Namun, perjuangan para atlet IGBA tak akan mudah. Mereka akan bersaing dengan klub besar di seluruh Indonesia Akademi milik Marcus Gideon yaitu IndiHome Giedon Badminton Academy (IGBA) mengalami perkembangan yang signifikan. Untuk menempa atletnya menjadi profesional dan berkualitas, IGBA mendatangkan pelatih elite. Legenda bulu tangkis Indonesia, Pia Zebadiah Bernadet menjadi satu di antaranya. Pia mulai bertugas di IGBA sejak April 2022. Selain itu, ada pula nama beken bulu tangkis yang menjadi mentor di akademi tersebut. Sebut saja Irfan Fadhilah, Kurniahu Gideon, Muhammad Ali Mu’min, Gusti Ali, Muhammad Rizky, dan Ricky Pehong.

PP PTMSI Pastikan Kirim Atlet U-15 dan Junior Berprestasi Berlaga di Dua Kejuaraan

PP PTMSI Pastikan Kirim Atlet U-15 dan Junior Berprestasi Berlaga di Dua Kejuaraan

Cabang olahraga (cabor) Tenis Meja Indonesia dipastikan mengikuti South East Asian Junior Cadet Training Camp dan The 26th South East Asia Junior Cadet Championships (SEAJCTTC) 2022. Ajang bergengsi yang lebih besar dari Kejuaraan Tenis Meja pada Sea Games Vietnam 2022, akan berlangsung dari tanggal 14 – 22 Juni 2022 di Bangkok Thailand. Pada Sea Games di Vietnam 2022 kemarin, ajang laga ini hanya diikuti oleh 7 (tujuh) Negara. Kejuaraan SEAJCTTC 2022 ini lebih berkelas karena diikuti oleh Atlet dari 10 negara di Asean. Ketua Umum PP PTMSI, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Oegroseno, S.H. mengatakan, ada sebanyak 8 (delapan) Atlet Tenis Meja Indonesia utusan PP PTMSI, terdiri dari 4 (empat) Atlet Tenis Meja Putra dan 4 (empat) Atlet Putri Tenis Meja Indonesia, yang akan dikirim untuk berlaga dalam ajang Tenis Meja bergengsi The 26th SEAJCTTC di Bangkok Thailand. Sebanyak 8 Atlet Junior tersebut adalah para atlet yang sudah dipersiapkan untuk bertanding di Sea Games 31st Vietnam 2021 bulan Mei 2022 tapi tidak diberangkatkan oleh Menpora RI. “Meski tidak pernah mendapatkan dukungan dari pemerintah, delapan atlet itu tetap kita kirim mewakili Bangsa Indonesia dalam ajang bergengsi, yang lebih besar dari laga di Sea Games 2021 kemarin. Kita optimistis bisa berhasil Meraih Medali dalam ajang Tenis Meja berkelas ini,” ujar Oegroseno kepada wartawan, Selasa (31/5/2022). Mantan Wakapolri periode 2013 – 2014 ini menambahkan, para Atlet Tenis Meja Nasional itu akan diberangkatkan setelah sebelumnya PP PTMSI sukses melaksanakan seleksi nasional Atlet-Atlet Tenis Meja U-15 di PTM Sukun Kudus selama 2 hari, yang dilaksanakan pada tanggal 28-29 Mei 2022. “Ada 4 atlet Putra dan 4 atlet Putri Tenis Meja U-15 dari 34 provinsi telah lolos seleksi ketat secara nasional. Mereka yang akan diberangkatkan itu atas nama M. Alghifari (Riau), M. Naufal (Jawa Barat), Rasya M (Jawa Timur), Jason (DIY), Faiza Zahra (Jawa Tengah), Citra Rasmi (Bali), Janelle (DKI), Adisty F (Jawa Tengah),” jelasnya. Seperti diketahui, kejuaraan the 26th SEAJCTTC 2022 ini akan diikuti oleh para Atlet dari 10 Negara ASEAN karena Negara Timor Leste tidak memberangkatkan atletnya. Selain Atlet U-15, PP PTMSI juga mengirim 4 (empat) Atlet Putra dan 4 (empat) Atlet Putri Junior untuk mengikuti Kejuaraan the 26th SEAJCTTC 2022. “Total Atlet Cadet dan Junior yang berangkat ke Bangkok Thailand adalah 16 atlet yang akan dipimpin langsung oleh seorang Manager dan 2 orang Pelatih. Seluruh anggaran untuk keberangkatan kalangan Atlet ini akan dibiayai secara Mandiri oleh PP PTMSI,” tegas Oegroseno. Selain Kejuaraan SEAJCTTC 2022, 4 Atlet Putra dan 4 Atlet Putri juga akan mengikuti Kejuaraan The 12th South East Asian Table Tennis Championships 2022 yang akan berlangsung dari tanggal 23 -28 Juni 2022 dalam rangka memperebutkan tiket kejuaraan dunia tenis meja (WTTC) di South Afrika 2023. “Kita optimis dapat lolos mengikuti kejuaraan tenis meja (WTTC) di South Africa,” pungkasnya.

Perenang Muda Probolinggo Sabet 6 Emas Piala Walikota Surabaya

Perenang Muda Probolinggo Sabet 6 Emas Piala Walikota Surabaya

Perenang muda asal Kabupaten Probolinggo, Almira Balqis Azizi Alfladea, meraih prestasi membanggakan dalam Piala Walikota Surabaya tahun 2022. Dalam kejuaraan yang dilaksanakan di kolam renang Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jawa Timur, Sabtu (28/5/2022) dan Minggu (28/5/2022), Almira mendapatkan 6 medali emas, dua perunggu dan satu perak. Karena raihan prestasi itu, perenang binaan Pengkab PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) Kabupaten Probolinggo tersebut meraih gelar perenang putri terbaik Kategori Usia (KU) III. Ketua Pengkab PRSI Probolinggo, A’at Kadono mengapresiasi raihan prestasi Almira. Menurutnya, hal ini dapat menjadi modal untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang akan digelar di Kabupaten Jember pada Juni 2022 mendatang. Menurutnya, piala Walikota Surabaya ini merupakan sebuah TC (Training Center) atau pemusatan latihan dalam rangka persiapan atlit yang akan mengikuti Porprov 2022 di Jember. “Dengan ini semakin optimis untuk bisa mencuri medali,” paparnya, Selasa (31/5/2022). A’at menjelaskan, pada dasarnya ada dua atlet renang yang dikirim oleh Pengkab PRSI Probolinggo dalam ajang Piala Wali Kota Surabaya tersebut. Satunya adalah Chalista, yang mampu meraih medali 1 perak dan 3 perunggu. “Harapannya menang saat ajang regional Jawa Timur,” kata A’at. Sementara, Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo, Sugeng Nufindarko turut mengapresiasi prestasi yang diraih oleh para atlet renang. Ia turut berharap atlet asal Kabupaten Probolinggo bisa meraih medali di Porprov nanti. “Semoga sukses lagi di kejuaraan lainnya,” harap Sugeng.

4 Atlet Muda yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia, Indonesia Sumbang Satu Nama

4 Atlet Muda yang Masuk Daftar Forbes 30 Under 30 Asia, Indonesia Sumbang Satu Nama

Majalah ternama dunia, Forbes kembali merilis daftar anak muda yang masuk ke kategori 30 under 30 Asia. Orang yang masuk ke dalam daftar ini merupakan anak-anak muda hebat yang mampu membuat terobosan meski usianya masih di bawah 30 tahun. Dalam daftar ini terdapat 30 nama anak muda yang memiliki kehebatan dalam dunia masing-masing. Dan yang lebih membanggakan ada beberapa nama orang Indonesia di dalamnya. Prilly Latuconsina dan Apriyani menjadi anak muda Indonesia yang kali ini masuk dalam daftar 30 Under 30 Asia. Mereka masuk ke dalam kategori Entertainment and Sports sesuai dengan pekerjaan masing-masing. Namun rupanya Apriyani bukan satu-satunya atlet yang masuk ke daftar Forbes 30 under 30 Asia, lho. Selain Apriyani Rahayu, berikut sederet atlet yang masuk ke daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2022. Apriyani Rahayu Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 berkat pencapaiannya yang luar biasa. Seperti kita tahu, di usianya yang masih muda, Apriyani berhasil meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama partnernya, Greysia Polii. Loh Kean Yew Apriyani bukan satu-satunya pebulu tangkis yang masuk dalam daftar bergengsi tersebut. Ada juga tunggal putra Singapura, Loh Kean Yew. Keberhasilan Loh Kean Yew juara dunia pada 2021 lalu di sektor tunggal putra menjadi torehan yang disorot Forbes. An San Atlet selanjutnya yang juga masuk ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia adalah atlet panahan asal Korea Selatan, An San. Seperti kita tahu, atlet panahan asal Korea Selatan berhasil meraih 3 medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 di usianua yang baru 21 tahun. Tak heran jika ia masuk ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia ya. Kanoa Igarashi Dan yang terakhir ada peselancar asal Jepang, Kanoa Igarashi. Peselancar blasteran Jepang-Amerika memang mendapat perhatian masyarakat dunia saat ia berhasil meraih perak pada Olimpiade Tokyo 2020 lalu. Apalagi saat meraihnya, usianya juga baru 24 tahun.

Rio Waida, Satu-satunya Atlet Indonesia Pada Kompetisi Selancar Dunia Banyuwangi 2022

Kompetisi selancar Dunia atau World Surf League (WSL) 2022 Championship Tour (CT) mulai diselenggarakan dengan 36 peserta dari berbagai negara, Sabtu (28/5/2022). Kompetisi dibagi menjadi dua, yakni Roxy Pro G-Land untuk 12 peserta perempuan, dan Quiksilver Pro G-Land untuk 24 peselancar laki-laki. Dari semua peserta, Rio Waida (22), muncul sebagai satu-satunya atlet dari Indonesia yang berlaga di Pantai G-Land, Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, itu. Sementara negara-negara lain dalam kompetisi yang sama diwakili beberapa atlet, seperti Australia dengan 5 orang, Brasil dengan 8 peselancar, dan Amerika Serikat sebanyak 5 atlet. INamun pun begitu, dalam pembukaan kompetisi, Rio menyampaikan, bersemangat untuk menjalani kompetisi dan berharap mendapatkan nilai terbaik. Semangat Waida tersebut nampaknya berbuah hasil, Rio berhasil mengalahkan peselancar peringkat satu dunia, Felipe Toledo di hari pertama ajang WSL, Sabtu (28/5/2022). Hasil ini membuat Rio melaju ke babak 16 besar. Menurut Rio di penampilan hari pertamanya tersebut tidak ada kendala yang berarti. “Tidak ada banyak kendala, yang penting percaya diri saja,” kata Rio usai pertandingan. Di WSL kali ini Rio diharapkan bisa menjadi juara. Berbekal juara di kejuaraan bergengsi Sydney Surf Pro 2022 nomor Open Mens yang digelar di Manly Beach, Australia pada 17-24 Mei 2022 lalu, Rio optimistis bisa meraih juara di WSL tahun ini. “Saya senang berada di sini, dan saya datang ke sini untuk menang. “Saya akan berusaha keras untuk bisa menjadi juara di Indonesia,” kata Rio Waida. Pelatih Rio, Tipi Jabrik mengaku tidak terlalu terkejut dengan hasil yang ditorehkan Rio di hari pertama. Menurutnya performa Rio setelah kembali dari Olimpiade 2020 di Tokyo, kepercayaan dirinya telah berada di atas rata-rata. “Saya tidak terlalu terkejut Rio bisa mengalahkan peringkat satu dunia. Setelah kembali dari Olimpiade, kepercayaan diri Rio di atas rata-rata. Di pertandingan ini saya menilai performa Rio 80 persen,” kata Tipi. Pria yang juga Sekjen Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) itu mengatakan, Rio telah mampu mengubah tekanan menjadi motivasi. Namun Tipi mengingatkan agar Rio tetap fokus ke pertandingan selanjutnya. “Yang Rio butuhkan adalah fokus, karena 24 peselancar di WSL ini semua hebat-hebat,” katanya. Tipi yang juga mantan atlet selancar tersebut mengatakan, sangat sulit memprediksi hasil di selancar. Karena selain harus mengalahkan diri sendiri dan lawan, ada faktor lainnya yakni alam karena selancar arenanya adalah alam. “Memprediksi surfing susah sekali. Pertandingan di alam, sehingga peluangnya sama 50-50 (fifty-fifty),” tambah Tipi. Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fistiandani mengatakan, akan memanfaatkan even bergengsi Dunia ini untuk meningkatkan minat anak-anak muda Banyuwangi pada cabang olahraga selancar ombak. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bakal menggelar pelatihan selancar ombak untuk 50 pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA, selama satu hari, dengan instruktur peselancar profesional lokal. Mereka mendapatkan materi-materi tentang pengenalan alat (surfing board), teknik selancar ombak, hingga praktik langsung di laut dengan pendampingan instruktur. Dia berharap akan muncul minat dan bakat dari anak-anak tersebut, untuk mengikuti jejak Rio dengan serius berlatih dan mengikuti kompetisi-kompetisi bergengsi selancar ombak. “Ini menjadi momentum bagi Banyuwangi untuk kembali mencari bibit atlet selancar. Sudah selayaknya kita punya atlet selancar karena Banyuwangi punya garis pantai yang panjang. Area latihannya melimpah,” kata Ipuk.

Bangga! Atlet Panjat Tebing Indonesia Juara World Cup IFSC 2022

Selamat! Atlet Panjat Tebing Indonesia Juara World Cup IFSC 2022

Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo berhasil meraih medali emas di seri lanjutan World Cup IFSC 2022. Dia berhasil menjadi yang tercepat pada nomor Men’s Speed. Tampil di babak final Men’s Speed World Cup International Sport Climbing (IFSC) 2022 di Salt Lake City, Amerika Serikat, Sabtu (28/5/2022). Veddriq berhasil mengalahkan atlet panjat tebing asal Austria, Tobias Planggers. Pria berusia 25 tahun itu sempat tergelincir dan membuatnya gagal mencapai puncak, tetapi Veddriq berhasil mengatasi masalah tersebut untuk bisa meraih kemenangan. Dia pun berhasil mencatatkan waktu 6,33 detik. Sementara, medali perak diraih oleh Plangger yang gagal memanjat hingga atas, akibat tergelincir di awal pertandingan. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Ludovico Fossali dari Italia. Namun nasib berbeda didapatkan oleh Kiromal Katibin. Atlet panjat tebing asal Indonesia itu harus terhenti di babak perempat final, akibat tergelincir. Sebelumnya Salt Lake City, Amerika Serikat sempat menyelenggarakan World Cup International Sport Climbing (IFSC) 2022 pada 20-22 Mei. Ketika itu, Kiromal berhasil meraih medali emas dan Veddriq mendapatkan medali perunggu. Sementara Indonesia akan menjadi tuan rumah kejuaraan World Cup International Sport Climbing (IFSC) 2022 pada 22-24 September. Tentunya Veddriq dan Kiromal bisa mendapatkan hasil bagus saat bermain di negara sendiri.

Usai Jordi dan Sandy, Giliran Shayne Pattynama Yang Segera Jalani Naturalisasi

Usai Jordi dan Sandy, Giliran Shayne Pattynama Yang Segera Jalani Naturalisasi

Nama Shayne Pattynama belakangan banyak dibicarakan penggila sepak bola di Indonesia. Pesepakbola muda asal Belanda itu adalah pemain yang segera mengikuti proses naturalisasi. Dia menyusul Jordi Amat dan Sandy Walsh yang sudah lebih dulu berada di Indonesia. Bagi yang belum terlalu familiar dengan Shayne Pattynama, berikut profil dan sepak terjangnya di dunia si kulit bundar. Keturunan Semarang Shayne Pattynama merupakan pemain kelahiran Belanda. Meski menyandang nama Pattynama, darah Indonesianya justru berasal dari sang ayah yang berasal dari Semarang. Saat ini, ia bermain di klub Liga Norwegia, FK Viking, yang bermain di divisi teratas kompetisi. Pemain yang berposisi bek kiri ini terikat kontrak dengan Viking sampai Desember 2023. Sempat Bela Ajax Sebelum bermain di liga Norwegia bersama Viking, Shayne Pattynama sempat menimba ilmu di FC Utrecht dan klub raksasa Belanda, Ajax Amsterdam di usia remaja. Sejumlah laga di Eerste Divisie pun sempat dimainkannya saat berada di tim cadangan Utrecht. Pemain kelahiran 11 Agustus 1998 ini telah mengantongi 2.000 menit bermain berkat penampilannya bersama FC Utrecht II di Eerste Divisie selama dua musim, dari 2017 hingga 2019. Setelah punya pengalaman cukup di klub muda, dia hijrah ke SC Telstar yang juga penghuni Eerste Divisie. Di klub tersebut, Shayne mendapat cukup banyak pengalaman bermain. Dia juga berkesempatan mencicipi pertandingan KNVB Cup alias Piala Belanda. Pada April 2021, dia akhirnya hijrah ke Norwegia setelah direkrut Viking. Pertandingan kontra Rosenborg BK pada Mei 2021 menjadi laga debutnya. Sejauh ini, Shayne telah mencatat 24 penampilan dan dua gol untuk Viking FK di Eliteserien. Shayne Pattynama pun diharapkan jadi tambahan amunisi penting bagi lini belakang Timnas Indonesia. Kabar terbaru, Shayne direncanakan mendarat di Jakarta pekan depan. Shayne dijadwalkan menjalani beberapa agenda terkait proses naturalisasinya di Indonesia. Ia akan melakukan beberapa kegiatan seperti kunjungan ke Kedutaan Besar Belanda di Indonesia, wawancancara tertutup dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan menjalani tes kesehatan. “Shayne sudah konfirmasi akan datang untuk memenuhi rangkaian agenda terkait proses naturalisasinya. Atas arahan Ketua Umum, PSSI akan kembali mengawal proses ini hingga selesai. Pemerintah melalui Kemenpora dan Kemenkumham sangat membantu semua proses ini. Semoga semua kelengkapan dokumen yang dibutuhkan bisa terpenuhi,” ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi Jika tidak kendala, Shayne mestinya sudah dapat dimainkan saat babak Kualifikasi Piala Asia 2023 Juni nanti bersama Jordi Amat dan Sandy Walsh. Indonesia akan satu grup dengan Kuwait, Yordania, dan Nepal pada kualifikasi Piala Asia 2023. Pertandingan secara keseluruhan digelar dalam format home tournament di Kuwait. Tim Garuda akan mengawali perjuangannya menghadapi tuan rumah Kuwait pada 8 Juni 2022. Selang empat hari kemudian, Indonesia bakal menghadapi Yordania. Dalam laga penutup yang berlangsung pada 15 Juni 2022 mendatang, Indonesia akan melawan Nepal. Jika mampu melewati babak kualifikasi, Indonesia akan tampil pada Piala Asia 2023 di China. Sejak 2007, Indonesia tak pernah tampil di Piala Asia karena gagal di babak kualifikasi.

AFC Grassroots Football Day 2022 Berlangsung Meriah di Yogyakarta

AFC Grassroots Football Day 2022 Berlangsung Meriah di Yogyakarta

PSSI menggelar acara AFC Grassroots Football Day 2022, Yogyakarta ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan tersebut yang berlangsung hari Minggu (15/5) di Lapangan Kenari Kota Yogyakarta. Acara seperti ini, terakhir dilaksanakan tahun 2017 di Bekasi. PSSI bekerja sama dengan Asprov PSSI DIY dan berkolaborasi bersama Mataram Football Academy menyelenggarakan coaching clinic bersama 100 anak usia 11-12 tahun dan 20 pelatih dari sekolah sepak bola (SSB) yang ada di Kota Yogyakarta. 100 anak pemain usia dini dari berbagai SSB di Yogyakarta dan sekitarnya mengikuti jalannya coaching clinic AFC Grassroots Football Day 2022. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi mendapat laporan bahwa acara berlangsung sangat meriah dan anak-anak pun terlihat sangat gembira mengikuti jalannya kegiatan ini. “Sudah sepatutnya mereka gembira, karena Grassroots merupakan kegiatan sepak bola untuk pembinaan anak-anak sejak usia dini. Kita ingin semua anak-anak yang mengikuti acara ini atau juga diluar acara lebih cinta kepada sepak bola,” ungkap Yunus. “Jadi buat anak-anak, mereka diwajibkan bisa lebih bahagia dan senang. Tidak ada tekanan disini. Ini juga bertujuan sebagai promosi dan pencarian bakat demi bertambahnya jumlah pemain sepak bola di Indonesia,” sambungnya. “Anak laki-laki dan perempuan. Mereka punya kesempatan yang sama. Pokoknya dalam acara ini anak-anak harus happy semua,” jelas Yunus. Dari PSSI diwakili oleh Direktur Sepak Bola, Dessy Arfianto beserta dua instruktur PSSI, yakni Aldi Iqbal Tawakal, PSSI Grassroots Manager dan Bery Sidiq, Instruktur Grassroots PSSI hadir langsung dalam coaching clinic di Lapangan Kenari. “PSSI melakukan kegiatan ini sebagai dukungan atas program dari AFC terkait grassroots. Ada banyak kegiatan yang dilakukan berkat kerjasama dari berbagai stakeholders, dan pihak-pihak lainnya,” tutur Dessy Arfianto. Aldi Iqbal mengatakan dalam kegiatan ini membuat 16 tim. “Terdapat delapan lapangan, empat lapangan workshop, empat lapangan small sided game. Anak-anak ini latihan shielding atau melindungi bola, shooting, passing dan dribling. Saya berharap semua anak-anak ini bergembira pada acara ini, setelah selama dua tahun tidak bisa melakukan acara seperti ini, sepak bola telah kembali,” jelasnya. Sebelumnya, Sabtu (14/5) malam, keduanya melakukan workshop bersama 20 pelatih yang turut berlatih bersama dengan para peserta di Hotel Prime Plaza Yogyakarta. Ketua Asprov PSSI DIY, Ahmad Syauqi Soeratno mengatakan, kegiatan tersebut merupakan yang pertama kali diadakan di DIY selama ini. AFC melalui PSSI meminta Asprov PSSI DIY untuk menyelenggarakan kegiatan ini dan akhirnya dapat digelar pada 15 Mei 2022 pagi di Lapangan Kenari dengan Mataram Football Academy sebagai tuan rumahnya. “Tema yang dibawa kali ini adalah Sepak Bola Telah Kembali (Football is Back). Ini kehormatan untuk Asprov PSSI DIY sebagai penyelenggara satu-satunya di Indonesia,” ungkap Syauqi. Dia menambahkan, penyelenggaraan AFC Grassroot Football Day diikuti 100 peserta dari SSB di Kota Yogyakarta, sesuai arahan dari PSSI Pusat.

Bilqis Prasista, Anak Mantan Peringkat 1 Dunia yang Jadi Sorotan Pada Piala Uber

Bilqis Prasista, Anak Mantan Peringkat 1 Dunia yang Jadi Sorotan Pada Piala Uber

Nama Bilqis Prasista mendadak jadi buah bibir Badminton Lovers. Situasi tersebut terjadi setelah dirinya mengalahkan jagoan Jepang Akane Yamaguchi di penyisihan Grup A Piala Uber 2022, Rabu (11/5/2022) pagi WIB. Bilqis dipercaya jadi wakil Indonesia pertama saat melawan Jepang. Dia berhadapan dengan tunggal putri ranking satu dunia, Akane Yamaguchi. Bilqis yang tampil pada partai pembuka, tampil meyakinkan untuk menang dua gim langsung 21-19 dan 21-19 atas ratu bulutangkis dunia itu hanya dalam waktu 35 menit. Lantas siapa sosok Bilqis? Mengutip dari berbagai sumber, ia lahir di Magelang, Jawa Tengah 24 Mei 2003. Bilqis merupakan anak dari pasangan legenda bulu tangkis Indonesia, Joko Suprianto dan Zelin Resiana. Tak bisa dipungkiri, darah bulutangkis sudah mengalir dalam dirinya. Pemilik rangking 333 dunia itu mendapat bakat dan keinginan menjadi atlet olahraga tersebut dari kedua orang tuanya. Supriyanto diketahui mantan pemain pelatnas di era 90an. Salah satu prestasi tertingginya, yakni menjadi juara dunia 1993 pada cabang tunggal putra. Sementara sang ibu, Zelin Resiana juga aktif di awal 90an dan bergabung ke dalam tim putri Indonesia yang menjuarai Uber Cup 1994 dan 1996. Selain itu, Bilqis merupakan keponakan dari mantan peringkat satu dunia ganda putra, Bambang Supriyanto. Bilqis juga ternyata mempunyai saudara kembar dengan nama yang hampir mirip, yaitu Bilqis Pratista. Keduanya sama-sama bermain bulutangkis dan bergabung dengan klub PB Djarum pada 2018. Meski demikian, baru Bilqis yang berhasil menembus pelatnas PBSI. Bilqis bergabung dengan PBSI pada 2020. Ia mampu menyita perhatian tim pelatih PBSI usai menjuarai beberapa kompetisi bergengsi. Kejuaraan itu meliputi, Juara Jakarta Junior International Series 2019 (U-17), Juara Tunggal Remaja Putri Djarum Sirnas Sumatera Selatan Open 2019, Juara di Bangladesh Junior International Series 2021, hingga runner-up Denmark Junior. Selain itu, terbaru yang membuatnya semakin dikenal publik khususnya para pecinta bulutangkis yakni menjadi bagian tim Indonesia yang memenangkan ajang BATC di Malaysia pada 15-20 Februari 2022. Bilqis menjadi bagian dari tim Indonesia yang berjuang di Piala Uber 2022 di Thailand. Dalam tiga laga yang dilakoni, ia selalu berhasil menyumbang angka untuk Indonesia.

Indonesia Sapu Bersih Podium Nomor Speed di Piala Dunia Panjat Tebing 2022

Indonesia Sapu Bersih Podium Nomor Speed di Piala Dunia Panjat Tebing 2022

Indonesia menyapu bersih podium salah satu seri Piala Dunia Panjat Tebing 2022 yang diselenggarakan di Jungnang Sport Climbing Stadium, Seoul, Korea Selatan, Jumat. Veddriq Leonardo memastikan podium teratas nomor speed putra setelah finis dengan waktu 6,96 detik. Ia juga cukup diuntungkan karena rekan senegaranya, Kiromal Katibin, mencuri start dalam laga final perebutan medali emas, demikian catatan IFSC. “Tentu saja saya sangat senang karena ini merupakan kompetisi pertama pada musim ini. Saya merasa sangat percaya diri selama laga final tadi, dan (kemenangan) ini terasa luar biasa,” ungkap Veddriq. Sementara itu bagi Katibin, meski final kali ini berakhir antiklimaks dan mengecewakan, dia bisa bernapas lega berkat rekor dunia yang dia diciptakan pada babak kualifikasi dengan catatan waktu 5,17 detik, 0,03 detik lebih cepat dari rekor sebelumnya milik Veddriq yang dibukukan di Piala Dunia 2021 di Salt Lake City, Utah, AS. Podium nomor speed putra Piala Dunia Panjat Tebing kali ini makin lengkap berkat kemenangan atlet lainnya dari Indonesia, Rahmad Adi, yang mengalahkan Ludovico Fossali asal Italia dalam laga perebutan medali perunggu dengan catatan waktu 5,58 detik. Sementara itu, atlet putri Indonesia belum mampu naik podium dalam seri Piala Dunia kali ini. Rajiah Sallsabillah dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, yang masuk tiga besar di babak kualifikasi, hanya mampu finis masing-masing di posisi kelima dan kesembilan saat final.

Resmi, Nita Violina Marwah Jadi Kapten Tim Indonesia di Piala Uber 2022

Resmi, Nita Violina Marwah Jadi Kapten Tim Indonesia di Piala Uber 2022

Pebulu tangkis ganda putri, Nita Violina Marwah terpilih menjadi kapten Tim Indonesia di Piala Uber 2022. Nita pun tampak siap mengemban tugas berat itu dan bakal berjuang sebaik mungkin untuk Tim Putri Indonesia. Prosesnya sama seperti tim Thomas, Nita ditunjuk sebagai kapten tim setelah rekan-rekannya di tim Uber memilih atlet berusia 20 tahun itu. Setelah itu, pelatih ganda putri, Prasetyo Restu Basuki secara resmi langsung memberikan mandat kepada Nita memegang ban kapten. Dengan tanggung jawab barunya, Nita mau tak mau harus siap menerima amanah yang cukup berat itu. Meskipun, ini menjadi beban moral bagi dirinya dengan kekuatan tim yang diisi pemain muda. “Saya tentu harus siap menerima tugas ini,” papar Nita, dilansir dari rilis resmi PBSI, Kamis (5/5/2022). Meski begitu, Nita berharap dengan kepemimpinannya, dia mampu membawa tim Uber menjadi semakin solid. Terlebih, dapat mendulang prestasi yang membanggakan di kompetisi bergengsi itu. “Semoga saja saya mampu dan membawa tim Uber bisa kompak dan berprestasi semaksimal mungkin,” cetus Nita. Terpilihnya Nita karena dia dinilai memiliki jiwa kepemimpinan di lapangan. Selain itu, dia juga punya pengalaman baik setelah sukses merebut juara BATC beregu di Selangor, Februari 2022 silam. Pemilihan kapten tersebut berlangsung saat menjalani latihan sesi sore di lantai 4 Gedung Serbaguna Kantor Sekretaris Tetap Departemen Pertahanan Sri Saman, Bangkok, Kamis (5/5/2022). Sebelumnya, tim Thomas Indonesia pun telah menunjuk Hendra Setiawan sebagai kapten di tempat yang sama. Menariknya, Hendra dan Nita dipilih jadi kapten tim terjadi di hari istimewa. Yaitu bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-71 PBSI pada Kamis, 5 Mei 2022. Piala Thomas dan Uber 2022 sendiri akan digelar di Impact Arena, Bangkok, 8-15 Mei 2022 mendatang. Biodata: Nama lengkap: Nita Violina Marwah Tempat, tanggal lahir: Majalengka, 25 Maret 2001 Umur: 20 tahun Spesialisasi: Ganda putri  Pegangan raket: Kanan Tinggi Badan: 170 cm Prestasi: Runner-Up Akita Masters Super 100 tahun 2019 Winner Turkey International 2018 Winner Iran Fajr International 2019 Winner Vietnam International 2019 Winner Dutch Junior 2019 Runner-Up Indonesia Junior 2019 Winner Badminton Asia Team Championship 2022

Cetak Atlet Berkualitas, INKAI Klungkung Gelar Kejuaraan Karate

Cetak Atlet Berkualitas, INKAI Klungkung Gelar Kejuaraan Karate

Menjelang pelaksaan kejuaraan Karate INKAI Dandim Klungkung Cup I 2022 antar Dojo Bali Timur, Klungkung, Gianyar dan Karangasem, INKAI Klungkung pun terus menggeber pembinaan dan pengembangan karateka muda. Ketua INKAI Klungkung, Anak Agung Gde Bagus Mahendra Putra menjelaskan bahwa pihaknya akan melaksanakan Kejuaraan Karaten INKAI Dandim Klungkung Cup I 2022 antar Dojo Bali Timur, Klungkung, Gianyar dan Karangasem pada tanggal 15 Mei 2022 mendatang dan mengambil tempat di GOR Swecapura. Dengan mengambil tema ‘Mewujudkan Generasi Karate Yang Memiliki Kapasitas Fisik dan Mental Bushido Yang Berprestasi’, kejuaraan tersebut digelar sebagai ajang silaturahmi antar karateka INKAI se- Bali. “Juga sekaligus untuk pembinaan dan pengembangan atlet karateka INKAI muda sebagai bagian dari pencarian atlet baru untuk INKAI Klungkung yang berada dibawah naungan FORKI Klungkung dan juga menjaring atau menyiapkan karateka-karateka muda INKAI Klungkung lebih berprestasi menuju ajang pertandingan Regional maupun Nasional,” tegasnya Jumat (6/5). Agung Mahendra juga menambahkan diselenggarakan kejuaran Karate INKAI tersebut adalah untuk menjaring bibit atlet sejak dini dan mempersiapkan atlet-atlet terbaik Klungkung untuk menghadapi kejuaran nasional maupun internasional. “Ini juga momen untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik Klungkung untuk berlaga di kejuaraan nasional maupun internasional, sehingga bisa memberikan penampilan terbaiknya,” lanjutnya. Adapun kejuaraan Karate INKAI Dandim Klungkung Cup I 2022 ini dapat diikuti dengan beberapa persyaratan, diantaranya mengikuti ajang Latih Tanding cabang INKAI di bawah naungan Inkai Klungkung, Gianyar, Karangasem dan mendapat rekomendasi dari pengurus INKAI cabang masing-masing. “Batas akhir pendaftaran itu hari Sabtu 7 Mei 2022, kemudian Technical Meeting, hari Minggu 8 Mei 2022,” sebutnya. Lebih lanjut dirinya menjelaskan jika kelas yang dipertandingakan adalah: Pra usia dini 6 tahun (kelahiran 1 Januari 2015 – 31 Desember 2015) Usia 7 tahun (kelahiran 1 Januari 2014 – 31 Desember 2014) Usia dini 8 tahun (kelahiran 1 Januari 2013 – 31 Desember 2013) Usia 9 tahun (kelahiran 1 Januari 2012 – 31 Desember 2012) Prapemula 10 tahun (kelahiran 1 Januari 2011 – 31 Desember 2011) Usia 11 tahun kelahiran (1 Januari 2010 – 31 Desember 2010) Pemula usia 12 tahun (kelahiran 1 Januari 2008 – 31 Desember 2008) Usia 13 tahun (kelahiran 1 Januari 2009 – 31 Desember 2009) Cadet usia 14 tahun (kelahiran 1 Januari 2007 – 31 Desember 2007) Usia 15 tahun (kelahiran 1 Januari 2006 – 31 Desember 2006) Junior 16 tahun (kelahiran 1Januari 2005 – 31 Desember 2005) Usia 17 tahun (kelahiran 1 Januari 2004 – 31 Desember 2004)

Aldila Banjir Prestasi Jelang SEA Games Vietnam

Aldila Banjir Prestasi Jelang SEA Games Vietnam

Petenis putri asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, mampu mengukir sejumlah prestasi menjelang tampil pada SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam. Terbaru, Aldila Sutjiadi membawa pulang gelar juara sektor ganda dalam turnamen ITF World Tennis Tour W100 di Charleston, Amerika Serikat, pada Minggu (1/5/2022) pagi WIB. View this post on Instagram A post shared by Aldila Sutjiadi (@dila11) Aldila Sutjiadi meraih gelar tersebut bersama petenis asal Polandia, yakni Katarzyna Kawa. Duet Aldila Sutjiadi dan Katarzyna Kawa sukses membungkam wakil tuan rumah Sophie Chang/Angela Kulikov dengan kemenangan straight set (6-1, 6-4) dalam laga final berdurasi 59 menit. Sebelum mengalahkan Sophie/Angela dan meraih gelar juara, Aldila/Kawa lebih dulu menang telak (6-1, 6-0) pada semifinal kontra pasangan Olivia Tjandramulia (Australia) dan Marcela Zacarias (Meksiko). “Terima kasih dukungannya, kami main solid hari ini meski nyaris kecolongan di set kedua,” kata Aldila Sutjiadi terkait jalannya laga final kontra Sophie/Angela, dikutip dari Antara News. View this post on Instagram A post shared by Aldila Sutjiadi (@dila11) Bagi Aldila, ini merupakan gelar juara kedua sepanjang 2022. Sebelumnya, dia lebih dulu meraih juara pada turnamen WTA Copa Colsanitas di Bogota, Kolombia. Aldila berpasangan dengan petenis asal Australia Astra Sharma ketika menjuarai ajang tersebut. Setelah meraih gelar juara pada WTA 250 Copa Colsanitas, Aldila bertengger di posisi ke-86 dalam tabel peringkat ganda WTA. Selanjutnya, Aldila disebut akan kembali naik peringkat setelah meraih gelar juara pada ITF 100 Charleston. Antara News menulis, Aldila akan menempati peringkat ke-77 dunia pada awal pekan depan. Aldila mengatakan bahwa rentetan prestasi ini bisa menjadi modal berharga untuk tampil pada SEA Games 2021 Vietnam. Selain itu, Aldila juga akan berjuang pada turnamen bergengsi lainnya, yakni Grand Slam Roland Garros. “Modal bagus untuk tampil di SEA Games Vietnam nanti dan Grand Slam Roland Garros,” ujar Aldila. Pada SEA Games 2021 Vietnam, Aldila berpeluang mempertahankan raihan emas yang didapat pada edisi sebelumnya. Aldila berhasil meraih emas tunggal putri pada SEA Games 2019 Filipina. Selain itu, dia juga mampu menyumbangkan medali emas bersama Christopher Rungkat di nomor ganda campuran. Pretasi yang diukir Aldila melengkapi raihan timnas tenis Indonesia yang ketika itu menjadi juara umum. Pada SEA Games 2019 Filipina, timnas tenis Indonesia juga memperoleh emas dari buah perjuangan ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Rompies. Timnas tenis Indonesia bertekad mempertahankan gelar juara umum dalam SEA Games 2021 Vietnam yang akan berlangsung pada 12-23 Mei mendatang.

Pertahankan Gelar, Windy Juara Dunia Angkat Besi Junior 2022

Pertahankan Gelar, Windy Juara Dunia Angkat Besi Junior 2022

Pengorbanan lifter Indonesia Windy Cantika Aisah merayakan hari raya Idul Fitri jauh dari keluarga berbuah hasil manis. Windy sukses menjadi juara dunia angkat besi junior 2022 di Yunani pada Selasa (3/5/2022) dini hari WIB. Windy Cantika Aisah kembali menjadi yang terbaik di kelas 49kg. Windy merebut medali emas Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2022 dengan begitu dominan. Total angkatan Windy 185kg. Pada angkatan snatch, Windy mengangkat beban 83kg. Sedangkan di clean and jerk, angkatan Windy mencapai 102kg. View this post on Instagram A post shared by International Weightlifting Federation (@iwfnet) Windy mengungguli dua atlet India Gyaneshwari Yadav dan V Rithika yang harus puas menerima medali perak dan perunggu. Total angkatan Windy jauh di atas kedua wakil India itu. Total angkatan Gyaneshwari 156kg, sedangkan Rithika 150kg. Total Windy mendapat tiga medali emas di Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2022 kelas 49kg putri. Pasalnya angkatan Windy di snatch maupun clean and jerk juga merupakan yang terbaik. Sukses Windy ini membuatnya mempertahankan medali emas Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2022 kelas 49kg putri. Tahun 2021 lalu di Tashkent, Uzbekistan, Windy juga menyabet tiga medali emas. Namun dibandingkan tahun lalu, total angkatan Windy menurun. Di Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2021, total angkatannya 191kg. Prestasi apik Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2022 menjadi modal berharga Windy yang akan turun di SEA Games 2021 di Hanoi Vietnam. Windy dan rekan-rekannya akan langsung terbang ke Vietnam selepas dari Yunani. Kejuaraan Dunia Junior Angkat Besi 2022 berlangsung pada 2-10 Mei 2022 atau tepat saat hari raya Idul Fitri. Windy dan tiga lifter Indonesia lain pun harus melewatkan momen Lebaran bersama keluarga.