UEFA Foundation dan Arsenal Foundation membantu anak-anak di Indonesia

Yayasan UEFA untuk Anak-anak (UEFA Foundation for Children), bersama dengan Arsenal Foundation dan Save the Children berkolaborasi dalam sebuah proyek yang akan menguntungkan lebih dari 1.000 anak-anak di Jakarta serta merenovasi tujuh lapangan sepakbola.

UEFA Foundation for Children telah bekerja sama dengan Arsenal Foundation dan Save the Children untuk meningkatkan kondisi kehidupan anak-anak dan khususnya anak perempuan, di ibukota Indonesia, Jakarta. Ada jumlah besar anak-anak yang terpaksa mencari nafkah sejak usia muda sehingga tidak dapat masuk sekolah dan mendapat pendidikan. Sayangnya, beberapa diantara mereka mengalami kekerasan dan kondisi mereka berakhir dalam kemiskinan, dengan sedikit harapan untuk mengubah nasib mereka menjadi lebih baik. Pembinaan seumur hidup Arsenal Foundation, dalam kerja sama dengan Save the Children, telah mengembangkan program yang disebut Coaching for Life. Disampaikan secara eksklusif melalui sesi latihan sepakbola dan di lapangan, program ini menggabungkan keahlian Save the Children dalam perlindungan anak-anak dan pembangunan resiliensi mereka. Program Pembinaan Seumur Hidup ini bertujuan untuk mendukung anak perempuan di Indonesia dengan membangun keberanian dan kekuatan batin mereka melalui modul pelatihan yang inovatif untuk membantu mereka membela hak-hak mereka dan memerangi tantangan yang mereka hadapi, seperti bekerja sejak usia muda untuk memenuhi kebutuhan mereka, keluarga mereka, serta risiko pernikahan anak dan kehamilan dini. Pelatih sepak bola dari Arsenal FC sedang dibawa untuk membimbing pelatih sepak bola lokal dengan melakukan beberapa sesi pelatihan gabungan. Bersama dengan anak-anak, mereka mengeksplorasi tema seperti emosi, komunikasi, dan pengambilan keputusan. Program ini juga membantu merenovasi tujuh lapangan sepakbola dalam rangka menyediakan untuk anak-anak tempat yang aman untuk bermain. Untuk memastikan warisan jangka panjang, para pelatih Arsenal akan membimbing 35 pelatih di Jakarta, dan sekitar 1.500 orang tua dan pengasuh juga akan berpartisipasi dalam program ini, yang akan meningkatkan kemampuan mereka untuk mendukung kesejahteraan anak-anak mereka. ketrampilan hidup yang utama Leah Williamson dari Arsenal telah melihat secara langsung dampak positif yang dimiliki proyek tersebut terhadap anak perempuan di Jakarta. Bek internasional Inggris ini mengunjungi ibu kota Indonesia pada tahun 2019 untuk memberikan pelajaran utama bagi anak perempuan yang terlibat dalam merintis program pelatihan sepakbola ini. “Anak perempuan di Jakarta ini menginspirasi saya dan telah membuat saya sangat bangga menjadi seorang wanita dan panutan bagi anak perempuan,” katanya. “Saya telah berada di Arsenal sejak berusia sembilan tahun dan sudah paham mengenai peran dan fungsi kami di dalam komunitas. Itu ada dalam DNA kami (sudah melekat pada diri kami). Kami semua mengerti keistimewaan menggunakan kekuatan dan nama klub untuk berbuat baik. Jika diterapkan dengan cara yang benar-benar istimewa, itu dapat digunakan untuk mencapai hal-hal yang luar biasa, seperti mengembangkan kepercayaan diri, ketangguhan, dan keterampilan-keterampilan hidup utama lain dalam kehidupan. “Meskipun tumbuh dewasa di London, Yordania atau Jakarta, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang. Sungguh menakjubkan melihat bagaimana Pembinaan Seumur Hidup dibangun dalam kemitraan dengan Save the Children untuk menciptakan sesuatu yang begitu istimewa untuk menginspirasi para anak perempuan yang saya temui.” Sepak bola adalah alat yang ampuh Presiden UEFA Aleksander Čeferin memimpin dewan pengurus yayasan dan memuji pekerjaan yang dilakukan sejak 2015, dan bagaimana sepakbola terbukti menjadi kekuatan utama dalam kebaikan hubungan sosial. “Setelah memiliki kesempatan untuk terlibat secara pribadi dalam berbagai proyek, saya melihat bahwa sepakbola adalah alat yang sangat kuat,” kata presiden UEFA. “Meskipun di kamp-kamp pengungsi di seluruh dunia, pinggiran kota-kota Eropa yang bermasalah atau zona konflik yang terlupakan, semua kegiatan yang didukung oleh UEFA Foundation for Children telah memperkuat keinginan saya untuk melihat sepak bola Eropa mengambil perannya dalam pengembangan sosial kaum muda di seluruh dunia.” Satu juta anak Dalam lima tahun sejak UEFA Foundation for Children didirikan, sekitar satu juta anak telah mendapat manfaat dari palet kegiatannya yang luas di seluruh dunia, sementara itu Yayasan ini juga telah memberikan dukungan untuk proyek-proyek di 100 negara di lima benua. Melalui olahraga dan sepak bola khususnya, Yayasan ini membantu memberikan harapan kepada anak-anak dari latar belakang yang sulit untuk membantu mereka mencapai tujuan mereka dalam hidup. 

Musim 2021-2022, NBA Ganti Bola Basket

Wilson jadi pengganti Spalding untuk bola basket NBA musim 2021-2022

Musim mendatang 2021-2022, NBA (National Basketball Association) akan mempunyai mitra baru dalam pengadaan resmi bola basket untuk pertandingan. Menurut berita yang dilansir dari Yahoo Sports, Wilson akan ditunjuk sebagai pengganti dari Spalding yang sudah menjadi mitra NBA dalam pengadaan bola basket dari tahun 1983. Selain untuk NBA, Wilson juga ditunjuk sebagai bola basket official di kompetisi WNBA, NBA G-League, NBA Y2K League dan BAL (Basketball Africa League). Dalam hal kemitraan, sebenarnya Wilson bukan mitra baru bagi NBA. Wilson pernah menjadi mitra NBA selama 37 tahun sebelum pada tahun 1983, NBA memutuskan untuk bermitra dengan Spalding. Wilson selama ini telah menjadi mitra lama NCAA (National College Athletic Association), sebuah kompetisi antar universitas di Amerika Serikat. Selain di tingkat universitas, Wilson juga digunakan di pertandingan di level High School. Sesuai website Spalding, jenis bola basket yang digunakan adalah full grained leather yang dibuat hanya untuk permainan indoor dengan jenis hardwood flooring. Spesifikasi lainnya adalah ukuran 7 dan 29.5 inch untuk keliling dan tekanan 7.5 sampai dengan 8.5 pounds per square inch. NBA dan NBPA (asosiasi pemain NBA) akan berdiskusi untuk memastikan bola basket yang baru akan memenuhi standard seperti yang digunakan sekarang.

Rencana Pemain Muda Persija Setelah Lulus Dari SMA

Salah satu pemain muda Persija Jakarta, Salman Alfarid. (Sumber: Persija.id)

Jakarta- Salah satu pemain muda Persija Jakarta, Salman Alfarid tengah berbahagia karena baru saja diumumkan lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA) secara online pada Sabtu (2/5) kemarin. Sebelumnya pemain yang memperkuat Persija U-20 ini tercatat sebagai siswa kelas XII SMA Diklat Ragunan, Jakarta. Penggawa Timnas U-19 ini pun bersyukur akhirnya bisa menyelesaikan pendidikannya. Meskipun di satu sisi sebagai seorang pesepakbola harus mampu membagi waktu antara pendidikan dan aktivitas sebagai atlet. “Alhamdulillah saya sudah dinyatakan lulus dari SMA. Setelah ini tentunya juga saya memiliki keinginan melanjutkan ke jenjang kuliah. Ini bisa jadi bekal untuk masa depan saya nantinya mengingat saya tidak selamanya di dunia sepakbola juga,” ujar Salman. Lebih lanjut pemain berposisi bek sayap kiri ini berencana masuk ke perguruan tinggi jurusan keolahragaan. Namun hingga kini Salman belum menentukan kampus mana yang ia pilih. Ia akan berusaha keras untuk bisa masuk universitas pilihannya. “Rencananya mau ambil jurusan keolahragaan. Saya ambil kuliah juga untuk menyeimbangkan kegiatan lain selain sepakbola. Akan tetapi saat ini sepakbola tetap jadi prioritas saya sambil kuliah,” tambahnya. Rencana sama juga diutarakan penggawa muda Persija lainnya, Braif Fatari. Braif sendiri juga dipastikan lulus sekolah tahun ini. “Iya Puji Tuhan saya lulus sekolah. Kini saya bisa fokus di sepakbola mengingat ketika saya sekolah fokus saya terbagi. Apalagi saat latihan pikiran saya selalu sekolah. Sekarang senang saya sudah lulus. Rencananya saya juga mau melanjutkan kuliah,” timpal Braif.

Redam Covid-19, Liga Kompas Kacang Garuda U-14 Tunda Kompetisi

Striker SSB Siaga Pratama Chakra Satria Utama (kanan) berusaha mengangkat bola mengecoh bek SSB Big Stars Babek FA Rafi Azhar Mumtaza Ramadhani (kiri) dalam lanjutan Liga Kompas Kacang Garuda U-14 di Lapangan Sepakbola Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2019). Laga antara Siaga Pratama melawan Big Stars Babek FA berakhir imbang dengan skor 1-1. Siaga Pratama saat ini berada pada urutan ke 6 peringkat klasemen. Sedangkan Big Stars FA berada pada peringkat ke 4 urutan klasemen. Sumber: KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO (RON) 20-10-2019

Liga Kompas Kacang Garuda U-14 musim ini dihentikan sementara selama dua pekan ke depan guna mencegah penyebaran Covid-19 yang kini menjadi pandemi. Pelaksanaan pekan ke-26 dan ke-27 ditunda sambil menunggu kondisi kembali kondusif. Direktur Liga KG Emilius Caesar Alexey menyatakan, pekan ke-26 yang seharusnya berlangsung pada Minggu (15/3/2020) dan pekan ke-27 pada Minggu depan di Stadion GOR Ciracas, Jakarta Timur, batal digelar. Langkah ini diambil menyusul imbauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghentikan seluruh aktivitas di fasilitas publik di DKI, termasuk GOR Ciracas, selama 14 hari. Itu untuk membatasi penyebaran Covid-19. ”Liga Kompas memutuskan menunda (kompetisi) guna ikut mencegah penyebaran Covid-19. Terus bertambah banyaknya pasien positif Covid-19 menimbulkan pertanyaan seberapa luas penyebaran penyakit ini di tengah masyarakat?” ujar Emilius, Sabtu (14/3/2020), di Jakarta. Dengan menunda kompetisi, ujarnya, interaksi antarmanusia bisa dikurangi sehingga menekan potensi penularan virus. Penularan berisiko terjadi karena panitia tidak mengetahui riwayat perjalanan dan interaksi pemain, staf, ataupun orangtua pemain. Panitia  belum menentukan kapan kompetisi usia dini itu akan dimulai lagi. Mereka akan menimbang situasi dan kondisi pandemi Covid-19 pada dua pekan mendatang. Keputusan panitia itu didukung tim-tim peserta LKG. Pelatih Matador Mekarsari Supriyono Prima mengatakan, situasi mengharuskan kompetisi ini ditunda. Sebab, beberapa orangtua juga khawatir akan anak-anaknya yang akan mengikuti pertandingan. Situasi mengharuskan kompetisi ini ditunda. Sebab, beberapa orangtua juga khawatir akan anak-anaknya yang akan mengikuti pertandingan. ”Situasi, kan, sudah berkembang sedemikian rupa. Ini masalah keselamatan sih. Justru, kalau saya pribadi memang harus ada kejelasan. Negara lain, kan, juga sudah mengambil sikap yang jelas,” kata Supriyono saat dihubungi dari Jakarta. Ia menambahkan, anak-anak asuhannya memang tengah semangat memasuki lima pekan terakhir kompetisi musim ini. Matador kini berada di peringkat kedua klasemen dan hanya terpaut dua poin dari peringkat pertama, Buperta Cibubur. Meskipun begitu, pelatih yang juga mantan pemain profesional ini meminta anak-anak asuhannya untuk mengerti situasi. ”Memang, guna mendapatkan puncak performa akan sulit lagi. Enggak mudah. Namun, kita harus berpikir luas untuk kebaikan semua pihak. Mudah-mudahan (situasi) bisa cepat normal lagi,” katanya. Penundaan kompetisi olahraga tidak hanya terjadi di Liga KG. Sejumlah kompetisi di dalam dan luar negeri, seperti Liga Premier Inggris dan Liga Bola Basket Indonesia (IBL), juga dihentikan sementara akibat pandemi Covid-19 yang dipicu virus korona tipe baru yang mudah menular.

Pelatih Siapkan Porsi Latihan Khusus Selama Jeda Bertanding

Aktivitas para pemain Garuda Select

Jakarta, 18 Maret 2020 – Aktivitas para pemain Garuda Select selama penundaan seluruh agenda pertandingan lebih difokuskan untuk peningkatan invididu. Danny Holmes selaku asisten pelatih, menuturkan bahwa para pemain tetap harus bergerak demi menjaga kebugaran. Untuk mengisi kekosongan jadwal bertanding, tim pelatih berencana akan terus memberi materi terutama dari segi fisik. Caranya bisa dengan mengadakan sesi latihan di pusat kebugaran, atau dengan menggelar pertandingan internal. “Kami akan melihat kebutuhan para pemain. Kemarin kami sempat melakukan pertandingan internal dan hasilnya cukup memuaskan. Beberapa pemain memperlihatkan kinerja individu yang sangat baik. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ada sesi latihan fisik dengan Jake (Fitzsimmons, pelatih fisik)” ucap Holmes kepada Mola TV. “Latihan fisik diperlukan untuk memastikan para pemain tetap menyesuaikan tubuh mereka yang sudah terbiasa bertanding setiap pekannya. Namun, sepertinya porsi latihan fisik akan lebih berat dari biasanya. Intinya, para pemain tetap mendapatkan pengawasan setiap harinya,” lanjut Holmes. Program Garuda Select angkatan kedua dijadwalkan berakhir pada penghujung April 2020. Dengan waktu yang tersisa, Holmes berharap para pemain tetap berkonsentrasi dan menyerap semua pembelajaran yang mereka dapatkan selama mengikuti pemusatan latihan sejak Oktober 2019. “Konsentrasi adalah kunci utama jika ingin berkembang. Mereka harus terus meningkatkan kualitas diri. Mulai dari mendengarkan dan menyerap informasi yang diberikan, sambil terus mengaplikasikannya di atas lapangan,” tutupnya. Terakhir kali Garuda Select melakoni pertandingan adalah saat mengalahkan Bournemouth U18 pada Rabu (11/3), dengan skor 2-0. Dua gol disumbang oleh Alfriyanto Nico dan Ferdiansyah. Ikuti terus perkembangan Garuda Select hanya di Mola TV. Download aplikasi Mola TV di App Store dan Google Play untuk bisa menonton secara resmi, mudah, dan gratis!

Kejurnas Baseball 2020, Ajang Mengasah Kemampuan Para Pemain Usia Muda

Kejurnas-Baseball-U12

Dalam upaya untuk terus meregenerasi dan meningkatkan kualitas atlet-atlet usia muda, Pengurus Provinsi (Pengprov) Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Baten, menggelar Kejuaraan Nasional Baseball yang pelaksanaanya dimulai per 14 Maret 2020 di Griya Alam Sutra. Ada tiga kategori usia yang akan dipertandingkan dalam kejurnas kali ini, yaitu U12, U15, dan U18. Namun ketiga kategori tersebut tidak akan dilangsungkan dalam waktu bersamaan. Untuk kategori U12, pertandingan akan berlangsung mulai 14 hingga 22 Maret mendatang. Sementara U15 dan U18 baru akan dilangsungkan pada 21 hingga 26 Juli 2020 mendatang. Selain untuk terus mengasah kemampuan para pemain usia muda, kejurnas kali ini juga dilangsungkan demi mematangkan persiapan para atlet jelang berlangsungnya WCBF girls u10 – 11 di narita jepang Juli, BFA U12 di Tinian Taiwan juli 2020, BFA U18 agt di miyazaki jepang, Kedatangan U15 taiwan juli, little leaque Aspac, East asia cup open age sept 2020 jakarta / clark PONY asia pasific juli dan bahkan beberapa atlet u18 akan memperkuat tim baseball Banten Pada PON XX 2020 di Papua Oktober mendatang. Karena kebanyakan atlet baseball yang akan mewakili Provinsi Banten di ajang PON XX Papua 2020 nanti, akan turun di kejurnas baseball 2020 kali ini. Ada enam tim yang akan ikut serta di kerjurnas baseball kali ini. Selain dua tim terkuat yang dimiliki Banten saat ini, juga terdapat satu tim asal DKI Jakarta, satu tim dari Jatim dan dua tim asal Jabar. ”Memang pengembangan usia dini ini menjadi salah satu fokus utama pengurus Pengprov Perbasasi Banten. Karena menurut research, seorang atlet berbakat baru akan bisa menunjukkan prestasinya setelah sedikitnya berlatih selama enam sampai tujuh tahun,” buka Wakil ketua Umum Pengprov Perbasasi Banten, Ibu Lisa Setiadarma. ”Itulah kenapa penting bagi kamu untuk juga menyertakan kategori U12 di kejurnas kali ini.” Buah dari keseriusan Pengprov Perbasasi Banten bisa dilihat dari deretan atlet yang tak pernah absen mengisi slot pemain Tim Nasional Baseball Indonesia. Beberapa diantaranya juga ikut membela Indonesia di ajang SEA Games Filipina 2019 kemarin. Bahkan, salah satu pitcher asal Banten, Ray Theodore Santoso, berhasil menyandang predikat sebagai pitcher muda terbaik di Indonesia. ”Sejak baseball mulai ada diBanten sejak 2004 melalui klub Lorenz, pada 2012 sudah mulai atlet nya memperkuat timnas U12 ada 5 anak, selanjutnya bergulir rutin atlet Banten terpilih di timnas timnas U12 5 anak di 2014, 4 anak U15 di 2019, U18 5-6 anak di 2018 dan bahkan seagames,” beber Eddy Sofyan. ”Contoh, Andersen Lim dan Ray Theodore Santoso bisa terpilih mewakili Indonesia di ajang SEA Games setelah sebelumnya pernah timnas U12 dan U18. Jadi dengan dimulai dari usia dini, atlet akan lebih siap menghadapi tantangan yang lebih besar,” imbuhnya. Meski kehadirannya belum terlalu lama, namun perkembangan tim baseball Provinsi Banten terbilang sangat cepat. Buktinya, tim asal Provinsi Banten sudah mampu merebut medali emas di ajang Kejurnas Baseball U15 2015 & U18 pada tahun 2017 silam, medali perak pada Kejurnas Baseball u18 di 2013 dan u12 di 2016, medali perunggu u18 2016 dan u12 2018 lalu. Di ajang Pra PON 2019 lalu, tim asal Banten juga sukses duduk di posisi tiga besar. ”Kita bangga bahwa Provinsi Banten baru berdiri sejak 2002, dan Perbasasi Banten bidang baseball baru aktif di 2006, tapi prestasi baseball Banten di Kejurnas sudah tidak diragukan lagi. Kami sudah diperhitungkan dalam 3 besar di level usia dini,” terang Lisa ”Kita belajar dari DKI yang sudah empat kali membawa pulang emas dari ajang PON, karena klub-klub di Jakarta yang ada banyak dan klub paling muda di sana berumur 25 tahun. Sedangkan di Banten klub baseball tertua adalah Lorenz baru 15 tahun.” Pada kejurnas kali ini, Untuk tim juara akan mendapat medali emas, medali perak, dan medali perunggu. Ada sertifikat the best pitcher, MVP, the best slugger dan the best hitter.

Elite Pro Academy Liga 1 U-16 dan U-18 Segera Bergulir

Selain Shopee Liga 1 2020 yang sudah berputar sejak 29 Februari dan Liga 2 yang direncanakan kick off akhir pekan ini, PSSI akan menghelat kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 dan U-18 mulai akhir bulan Maret ini. Kompetisi bergengsi usia dini ini rencananya diikuti 18 klub peserta Shopee Liga 1 2020. Ini menjadi tahun ketiga EPA Liga 1 U-16 dan U-18 dilaksanakan sejak tahun 2018 lalu. “Alhamdulillah, Insya Allah kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-16 dan U-18 akan dimulai pada akhir Maret ini. PSSI berharap kompetisi ini berjalan lancar dan sesuai visi program PSSI yang ingin terus meningkatkan kualitas kompetisi terutama usia dini,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat memimpin rapat persiapan kompetisi EPA di Jakarta, Kamis, 12 Maret 2020. Pada pertemuan itu, hadir pula Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, Deputi Sekjen Bidang Sepak bola Dessy Arfianto, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri dan Direktur Kompetisi PSSI Ronny Suhatril. Lebih lanjut, Iriawan menekankan, kompetisi EPA Liga 1 U-16 dan U-18 penting dilaksanakan PSSI demi pembinaan pemain muda dan tentunya sebagai sarana mencari pemain Timnas Nasional Indonesia usia muda. “Kompetisi ini bukan hanya untuk kepentingan PSSI. Tapi juga kepentingan klub untuk mempersiapkan pemain-pemain masa depan,” tambah pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ ini. Pada kesempatan yang sama, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengatakan bahwa dengan adanya kompetisi ini nantinya para pelatih klub atau Timnas Indonesia terbantu untuk mencari pemain yang diinginkan. Karena setiap klub membawa atau merekrut setiap pemain terbaik di kota asal tim tersebut. “Ini menjadi tahun ketiga digelarnya kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-16 dan U-18. Tentu harus lebih baik dan semakin banyak menciptakan pemain berkualitas. Pemain juga terasah sejak usia muda karena mereka dituntut kemampuan, teknik, skill, kecerdasan, dan fair play,” kata Indra Sjafri. Pada tahun 2019, tim Bhayangkara FC tampil sebagai juara EPA Liga 1 U-18, sementara PS Tira menjadi juara Liga 1 U-16. Sementara Persib Bandung memborong dua gelar EPA Liga 1 U-16 dan U-18 di tahun 2018.

Bambang Pamungkas Dukung Para Pemain Muda Berkarier di Eropa

Program Garuda Select

Jakarta, 27 Februari 2020 – Legenda sepak bola Indonesia dan klub Persija Jakarta yang baru menyatakan pensiun sebagai pemain, Bambang Pamungkas, memberikan dukungan kepada Brylian Aldama, Bagus Kahfi, dan pemain-pemain muda lainnya untuk bisa berkarier di luar negeri. Menurut Bepe, semakin banyak pemain kita yang bermain di luar negeri maka akan semakin bagus, tidak hanya bagi si pemain, tetapi juga untuk sepak bola Indonesia. Brylian yang saat ini sedang digembleng dalam Program Garuda Select di Inggris, baru saja menandatangani kontrak dengan agen pemain berlisensi FIFA asal Belanda, Forza Sports Group. Hal itu untuk membantu mengurus administrasi kepindahannya ke salah satu klub Eropa. Kabarnya Bagus Kahfi juga diminati oleh klub Eropa dan ia menyatakan siap untuk berkarier di Eropa. Berikut pendangan-pandangan Bepe, yang kini menjabat sebagai Manajer Klub Persija, menyangkut pemain-pemain muda kita, termasuk juga dukungan untuk Brylian dan Bagus. Bepe mengikuti perkembangan Program Garuda Select, walaupun hanya melalui pemberitaan di media. Menurut ia program seperti ini bukan yang pertama, dulu ia pernah juga menjalankan program Primavera, Baretti, dan juga SAD. Program-program seperti ini bagus, karena dapat memberikan pengalaman dan membuka wawasan para pemain muda kita tentang iklim kompetisi usia dini yang lebih sehat dan profesional. Namun, berkaca dari program-program sebelumnya, hasilnya belum begitu maksimal. Tentang pemain muda yang mengikuti program Garuda Select, mereka adalah pemain-pemain muda yang memiliki bakat yang sangat baik. Tidak semua pesepak bola muda di tanah air yang mendapatkan kesempatan seperti mereka, jadi pergunakan kesempatan sebaik mungkin. Bepe turut memberi saran agar berhati-hati dan pandai-pandailah memilah, mana yang perlu dan mana yang tidak perlu untuk dilakukan. Karena Di era yang semakin modern seperti saat ini gangguan atau cobaan yang akan mereka dapatkan sangatlah besar, terutama dari media sosial. Mereka masih dalam pembentukan diri sebagai pemain profesional. Bepe juga berpendapat, jika semakin banyak pemain kita yang bermain di luar negeri maka akan semakin bagus, tidak hanya bagi si pemain namun juga untuk sepak bola Indonesia. Kita tentu berharap prosesnya berjalan dengan lancar, dan semoga sukses untuk Brylian dan Bagus. Sementara itu Bepe tidak memberi komentar tentang Shin Tae-yong. Sebagai pelatih timnas tentu ia (Shin Tae-yong) tahu apa yang harus dilakukan, menyangkut pemain-pemain muda kita. Saran Bepe untuk pembinaan usia muda, termasuk Program Garuda Select yaitu semoga nantinya bisa dibarengi dengan pembinaan serta kompetisi usia dini di dalam negeri yang berjenjang dan juga berkualitas, karena program seperti Primavera, Baretti, SAD, maupun Garuda Select ini hanya mencakup sebagian kecil dari bibit-bibit muda kita. Rasanya PSSI juga memiliki tanggung jawab yang sama, kepada pesepak bola muda yang lain yang berkompetisi di dalam negeri. Program Garuda Select yang merupakan hasil kerja sama jangka panjang antara PSSI dan Mola TV diharapkan mampu menelurkan bakat-bakat muda terbaik, yang akan menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia di masa mendatang. Penampilan Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Saksikan perjuangan Garuda Select GRATIS hanya melalui aplikasi Mola TV. Ikuti terus perkembangan Garuda Select hanya di Mola TV. Download aplikasi Mola TV di App Store dan Google Play untuk bisa menonton secara resmi, mudah, dan gratis!

Bahas Pengembangan Sepakbola Usia Dini, Risma Ingin Investasi Jangka Panjang

Tri rismaharani dan pelatih Tranmere Rovers

SURABAYA – Dua pelatih klub sepakbola Tranmere Rovers, Daniel O’Donell dan Matthew Hunter bertemu wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di rumah dinas wali kota, Jalan Sedap Malam Surabaya, Senin (10/2/2020). Tranmere Rovers Football Club adalah klub sepakbola profesional yang berbasis di Birkenhead, Merseyside, Inggris, yang berdiri sejak tahun 1884. Setelah berbincang-bincang, mereka langsung memberikan coaching clinic kepada 25 anak Surabaya di Gelora 10 November, Tambak Sari Surabaya. “Mereka datang ke sini memberikan coaching untuk 25 anak Surabaya dan itu gratis,” kata Risma. Mereka merencanakan keberangkatan anak-anak Surabaya untuk berlatih ke klub Transmere Rovers. Pemerintah Kota Surabaya bisa mengirimkan 10 anak untuk berlatih ke Inggris. Jika mengundang pelatih ke Surabaya, kuota anak yang mendapatkan pelatihan jadi lebih banyak. “Kami masih komunikasikan apakah bisa seperti itu. Kita cari yang terbaik. Kalau mereka bisa kita undang ke sini dan bersedia, maka akan lebih banyak lagi anak yang bisa kita latih,” ungkap Risma. Menurutnya, hal ini merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang, khususnya di bidang sepakbola. Karena itu, Risma optimistis investasi ini bisa membuahkan hasil. “Saya percaya sangat yakin, kalau kita konsisten maka suatu saat anak Surabaya yang punya bakat dan serius di sepakbola akan bisa naik,” ujarnya. Sementara itu, pelatih Tranmere Rovers Daniel O’Donell berterima kasih karena disambut baik oleh Wali Kota Surabaya. “Kali ini kami ingin memberikan sedikit pelatihan untuk anak-anak di Surabaya. Selain itu hal ini tentunya untuk meningkatkan hubungan sister city antara Surabaya dan Liverpool serta antara Transmere Rovers dengan Surabaya,” kata Daniel. Menurut Daniel, Risma memiliki rencana yang bagus untuk masa depan sepakbola di Surabaya. Bahkan, ia berharap ingin menjadi bagian dalam perkembangan sepakbola di Surabaya dengan memberikan pelatihan untuk para pelatih dan pemain dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Persaingan Sengit di Mola TV Sportscaster Hunt

Sportcaster Hunt Mola TV

Jakarta, 29 Januari 2020 – Mola TV Sportscaster Hunt telah berlangsung pada Rabu (29/1) di Avenue of the Stars, Lippo Mall Kemang. Tujuh finalis bersaing ketat untuk menarik hati tiga juri ternama yang kenyang pengalaman sebagai sportcaster dan pundit Premier League yakni Dennis Wise, Paul Dempsey, dan Andy Townsend. Sebagai pemanasan jelang acara, masing-masing peserta mendapat kesempatan unjuk kebolehan di booth play by play. Layaknya sportcaster profesional, mereka mengomentari jalannya pertandingan Premier League. Tantangan sebenarnya hadir di live final audition. Finalis diuji kebolehannya sebagai sportcaster dengan Wise, Dempsey, dan Townsend menjadi pundit. Salah satu finalis, Aldo Joenoes mengungkapkan pengalamannya di ajang Mola TV Sportcaster Hunt. Ia merasa beruntung bisa menjadi salah satu finalis dan berbincang di depan kamera bersama sportcaster dan pundit profesional Mola TV. “Acaranya seru banget dan sangat bermanfaat buat saya pribadi karena orang-orang yang datang memang yang profesional dan selalu ada di televisi. Ini menjadi pengalaman yang sangat bagus bagi saya yang sebelumnya memang belum pernah sama sekali menjadi sportcaster ,” ucap Aldo. Finalis lain, Ibnu Firza menyebut dirinya belajar banyak hal di Mola TV Sportcaster Hunt. Acara ini bisa menjadi pintu bagi orang Indonesia yang memang ingin terjun sebagai sportcaster. “Saya bersyukur ada sosok seperti Dennis Wise, Paul Dempsey, dan Andy Townsend yang sudah hadir di sini. Ini sangat luar biasa bagi saya. Para finalis bisa belajar banyak tentang sportcasting, menurut saya ajang ini menjadi peluang yang baik bagi orang Indonesia yang ingin menjadi sportcaster profesional,” ujar Ibnu. Wise pun memuji kualitas peserta Mola TV Sportcaster Hunt. Walau di awal sempat tegang, para peserta menunjukkan bakatnya dan semua punya potensi untuk menjadi sportcaster andal. “Menurut saya ini merupakan ajang fantastis yang memberikan kesempatan kepada orang-orang untuk menjadi seorang sportcaster profesional. Saya melihat para finalis awalnya sempat tegang, tapi ini merupakan kesempatan bagus bagi mereka. Semoga beruntung kepada para kontestan, mereka semua bagus dan akan sulit bagi kami, para juri menentukan pemenang,” ucap Wise. “Kami sangat menikmati acara ini. Mereka semua merupakan anak muda yang berbakat dan saya berharap di masa mendatang semakin banyak orang yang ingin menjadi sportcaster. Mola TV telah memberikan kesempatan yang sangat hebat untuk anak muda Indonesia,” tambah Dempsey. Nantinya, dari tujuh finalis akan dipilih tiga pemenang. Tiga orang terpilih ini akan mendapat hadiah sebesar $5000 dan mendapat kesempatan menjadi sportcaster di Inggris.

Tim Garuda Select Matangkan Persiapan Lewat Analisa Video

Salah satu pemain Garuda Select yang ikut dalam tur Italia 8 Januari 2020.

Jakarta, 3 Januari 2020 – Sudah ada 10 klub Inggris yang dijajal kemampuannya oleh tim Garuda Select selama tiga bulan belakangan. Tim yang diarsiteki duet Dennis Wise dan Des Walker ini akan memulai petualangan lain di tahun yang baru. Empat tim Italia sudah disiapkan menjadi lawan selanjutnya. Torino akan jadi yang pertama dihadapi Garuda Select dalam rangkaian tur Italia selama empat pekan ke depan. Jika semua berjalan sesuai rencana, pertandingan akan berlangsung di Lascaris Field pada Rabu, 8 Januari 2020. Persiapan demi persiapan pun terus digenjot demi memaksimalkan penampilan menghadapi tim-tim beken di sana. Salah satunya, para pemain diajak untuk menganalisa video pertandingan calon lawan. Dari sana, pelatih kemudian memberi tugas spesifik kepada pemain untuk diterapkan saat melawan Torino. Termasuk dua pemain Garuda Select, Edgar Amping dan Ridyan Taufiq. “Pelatih meminta saya untuk sering menemani Dodi (Irawan) ketika bertahan. Kami harus fokus sepanjang pertandingan karena lengah sedikit, kami bisa kebobolan. Oleh karena itu sebisa mungkin jangan melakukan kesalahan,” ucap Edgar yang selalu turun dalam sembilan pertandingan sebelumya. Hampir senada dengan Edgar, Taufiq pun mengutarakan hal yang sama. “Harus selalu waspada dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan saat bertanding. Hal-hal kecil bisa menentukan nasib tim di pertandingan,” katanya. Bagi Torino, pertandingan melawan Garuda Select ini juga sebagai persiapan mereka dalam mengarungi sisa kompetisi Campionato Primavera 1. Empat hari setelah menghadapi Ridyan Taufiq dkk., tim arahan Massimilliano Capriolo dijadwalkan menjamu Atalanta. Penampilan Garuda Select dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat

Tim Loncat Indah DKI Jakarta Juara Umum 3rd IOAC 2019

Adityo dan Tri Anggoro (DKI)

Jakarta, Tim Loncat Indah DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara umum 3rd Indonesia Open Aquatic Championship atau IOAC 2019 yang berlangsung di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno Jakarta, 17-19 Desember 2019. Sampai hari kedua, DKI sebenarnya berada di peringkat tiga, namun di hari kedua, Kamis 19 Desember berhasil menambah lima emas. Total DKI mengoleksi 8 medali emas, 11 medali perak dan 6 medali perunggu. Peringkat kedua Jawa Timur dengan raihan 6 emas, 4 perak dan 2 perunggu serta ketiga Kalimantan Selatan dengan 6 emas dan 3 perunggu. Peringkat empat Sumatera Selatan (2-4-7), kelima Sumatera Utara (0-2-1), Keenam Jawa Barat (0-1-3) dan ketujuh Jawa Tengah belum memperoleh medali. Lima emas DKI disumbang melalui Aditya Restu & Andriyan (synchro menara terbuka putra), Nur Mufidah (3M KUC putri), Reza Saputra (menara KUB putra), Adityo Restu (3 M Terbuka Putra), Nur Sudirman (Menara KUC dan Putri). “Di IOAC 2019 ini hasilnya cukup menggembirakan, karena kualitas para atlet meningkat dan juga tingkat kesulitanya bertambah tinggi. Jadi dengan banyaknya event, semakin bagus untuk para atlet,” ujar pelatih Timnas Harly Ramayani. Sementara itu, Zurich juga memberikan asuransi ziaga Jiwa kepada para peraih medali emas yang berusia 18-25 tahun senilai Rp 15o juta selama lima tahun ke depan. Asuransi ziaga jiwa diperuntukan jika terjadi cacat tetap, sampai meninggal dunia.

Jatim dan Kalsel Borong Emas di Loncat Indah 3rd IOAC 2019

Jatim dan Kalsel Borong Emas di Loncat Indah 3rd IOAC 2019

Jakarta, Dua daerah Jawa Timur (Jatim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) masing-masing memborong empat medali emas sampai hari kedua cabang loncat indah 3rd IOAC 2019 atau Indonesia Open Aquatic Championship. Bertanding di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu 18 Desember 2019, medali emas Jawa Timur disumbang melalui Aldinsyah Rafi (papan 1 M Terbuka Putra), Gladies (papan 3 meter terbuka putri), dan Della Dinarsari (menara terbuka putri). Sehari sebelumnya satu emas diraih dari nomor Synchro papan 3 meter putri melalui pasangan Della Dinarsari & Linar Betiliana. Sedangkan empat emas Kalsel diraih melalui dua nomor papan 1 meter Kelompok umur B (14-15 tahun) melalui Muhammad Fadhil dan putri Siti Kinasih. Dua atlet andalan Kalsel ini juga kembali menyumbang emas Muhammad Fadhil (3 M KUB putra) dan Siti Kinasih (papan 3 M KUB putri). Sedangkan DKI Jakarta baru mengoleksi tiga emas melalui Andriyan di nomor menara terbuka putra dan Nur Mufidah (papan 1 meter KUC). Sehari sebelumnya DKI sudah meraih satu emas melalui nomor synchro 3 meter putra lewat pasangan Adityo & Tri Anggoro. Rencananya, Kamis 19 Desember akan melombakan enam nomor pertandingan. Sementara itu, nomor renang artistik, Rabu 18 Desember melombakan tiga nomor pertandingan yakni solo technical routine, duet technical routine dan team technical routine. Rencananya, pemenang akan diumumkan, Kamis sore, 19 Desember 2019 saat upacara penyerahan medali. Di hari Kamis, renang artistik akan melombakan free routine untuk nomor solo, duet dan team.

Putra DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Polo Air 3rd IOAC 2019

Tim Putra DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Polo Air 3rd IOAC 2019 .

Jakarta, Tim putra DKI Jakarta kembali mempertahankan emas cabang olahraga polo air putra di 3rd Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2019. Bertanding di Stadion Aquatik Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019), DKI menang atas rival terkuatnya Jawa Barat 14-10 dalam pertandingan terakhir. Ini menjadi medali emas ketiga bagi DKI Jakarta sejak IOAC digelar pada 2016 lalu. Dalam kejuaraan yang menggunakan sistem round robin ini, DKI tak terkalahkan dalam enam kali pertandingan melawan Jambi 13-7, DIY 12-8, Jawa Timur 17-9, Sumatera Utara 17-6, Kalimantan Timur 17-10, dan tentunya Jawa Barat 14-10. Bagi Jawa Barat sendiri, ini juga merupakan kali ketiga mereka harus finis di posisi runner-up. Sementara di peringkat ketiga ada Jambi yang mendapatkan perunggu. Selanjutnya Jawa Timur di peringkat empat, DI Yogyakarta (5), Kaltim (6) dan Sumut (7). Di laga penentuan, DKI yang bertopi putih mendapat perlawanan sengit dari Jabar yang unggul 3-1 di babak pertama. DKI mulai menemukan permainannya di babak kedua. Tim ibukota juga diuntungkan dengan banyaknya kesalahan yang dilakukan pemain Jabar dalam menyerang. Terlalu banyak membuang bola dan bermain terburu-buru. Di babak ini DKI kembali mengambil alih permainan dengan unggul dua gol 7-5. Permainan Delvin Felliciano dkk. semakin agresif di dua babak berikutnya. Di babak terakhir, Jabar hampir saja mendekati perolehan angka DKI 10-11 setelah salah satu pemainnya Muhammad Hamid Firdaus, jebolan pemain Timnas SEA Games 2019, bermain apik. Tapi, pertahanan kuat DKI membuat Jabar akhirnya gagal untuk bisa unggul, dan bahkan sebaliknya, DKI lewat serangan cepat mampu menambah tiga poin lagi untuk menutup permainan dengan kemenangan 14-10. “Secara performa keseluruhan sudah bagus dan targetnya memang mau juara di Pra-PON (Pekan Olahraga Nasional) ini. Tapi kalau melihat dari “play by play”, anak-anak masih lambat startnya. Itu kenapa kita kalah di babak pertama. Di babak kedua dan selanjutnya, puji Tuhan anak-anak bisa main baik dan memperbaiki kesalahan kecil,” tukas Pelatih Tim DKI Jakarta Benny Respati yang juga asisten pelatih Timnas di SEA Games 2019.

Klub Millennium Aquatic Jakarta Pusat Pertahankan Juara Umum 3rd IOAC 2019

Klub Millennium Aquatic Jakarta Pusat Pertahankan Juara Umum 3rd IOAC 2019 .

Jakarta, Klub Millennium Aquatic Jakarta Pusat berhasil mempertahankan gelar juara umum 3rd Indonesia Open Aquatic Championship atau IOAC 2019 untuk cabang olahraga renang yang berlangsung di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno Jakarta, 13-17 Desember 2019. Juara umum dihitung poin dari raihan medali serta rekor nasional maupun rekor kelompok umur. Klub MNA Jakarta Pusat berhasil mengoleksi poin tertinggi 3006 dengan raihan 22 emas, 23 perak, 26 perunggu. Peringkat kedua Klub Petrokimia Gresik Jawa Timur dengan raihan 2038,5 poin termasuk 10 emas, 13 perak dan 18 perunggu. Peringkat ketiga Elite Swimming Club Kota Bandung dengan raihan 1192,5 poin termasuk 16 emas, 12 perak dan 12 perunggu. Menyusul di peringkat empat Aquarius Bandung 1110 poin, kelima Bali Pari Kabupaten Badung 885 poin, keenam Hiu Kota Surabaya 819 poin, ketujuh Jatayu Denpasar 798 poin, kedelapan TB Denpasar 700,5 poin dan kesembilan MNA Surabaya 638,5 poin dan kesepuluh Jaquatics Jakarta Selatan 609,5 poin. Albert Sutanto, Pelatih MNA mengatakan ini merupakan gelar juara umum kelima dan keempat beruntun sejak 2013. Ini menandakan pembinaan berjalan baik di klub MNA jakarta Pusat. MNA juara umum di tahun 2013, kemudian 2015-2019. “Tugas kita sebagai pelatih supaya anak-anak bisa mencapai yang terbaik. Dengan gelar juara umum, berarti program yang kita jalankan berhasil. Kita patut bersyukur banyak bibit yang berhasil di poles, semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” ujar Albert. Daftar Perenang Terbaik 3rd Indonesia Open Aquatic Championship 2019 : # Senior 1. Glen Victor (MNA SUrabaya) 2. Adinda Larasati Dewi (Hiu SUrabaya) # KU 1 1. Farrel Armandio tangkas (Poetere Merauke) 2. Azzahra Permatahani (Belibis, Pekanbaru) # Kelompok Umur 2 1. Cahya Erinjaya (APTA SC Klaten) 2. Elysha Chloe Pribadi (BSJ SC Jakarta) # Kelompok Umur 3 1. Mohamad Rafli Dwi Indriawan (Jatayu Denpasar) 2. Ni Putu Pande Lisa Primasari (TSC Klungkung) Hasil 3rd Indonesia Open Aquatic Championship 2019 cabang renang, Selasa 17 Desember 2019 : # Event 501, 400 M gaya ganti putra 1. Athalarik Maulidio 04.35,60 2. I Putu Wirawan 04.36.07 3. Daniel Setyawan 04.37,19 # EVent 502, 400 M gaya ganti putri 1. Azzahra Permatahani 04.59,32 2. Angel Gabriel Yus 05.10,91 3. Inka Nur Fadilah 05.16,08 # Event 503, 50 M gaya kupu putra 1. Glen Victor 00.24,31 2. Raymond Sumitra 00.25,18 3. Muhammad Fauzan 00.25,33 # Event 504 50 M gaya kupu putri 1.Angel Gabriel Yus 00.28,17 2.Hanna Christina 00.28,77 3. Azzah Sabira Putri 00.28,78 # Event 505 100 M gaya dada putra 1. Gagarin Nathaniel Yus 01.02,79 2. Andi Nurizzka 01.03,03 3. Pande Made Iron 01.04,21 # Event 506 100 M gaya dada putri 1. A.A. Vannesa Evato 01.11,95 2. Adelia 01.12,79 3. Nurita Monica Sari 01.14,47 3. Margareta Kretapradani 01.14,47

Rifat Sungkar Juara Nasional Sprint Rally 2019, Sean Gelael Menang di Meikarta

Rifat Sungkar bersama navigatornya M. Redwan dinobatkan sebagai juara nasional Kejurnas Sprint Rally 2019 .

JAKARTA, 16 Desember 2019 – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally tahun 2019 ditutup dengan Kejuaraan Sprint Rally putaran kelima di Meikarta pada Sabtu dan Minggu (14 dan 15 Desember) akhir pekan kemarin. Usai perlombaan, Rifat Sungkar bersama navigatornya M. Redwan dinobatkan sebagai juara nasional 2019 setelah mengikuti Kejurnas Sprint Rally 2019 dari putaran pertama, sementara pebalap Tanah Air Sean Gelael berhasil menjadi yang terdepan di Meikarta, diikuti Rifat di posisi kedua dan Bimo Pradikto di tempat ketiga. Rifat mengungkapkan, “Ini merupakan salah satu perlombaan yang sangat seru, semua pihak yang terlibat sangat antusias, baik itu panitia, peserta, maupun penonton sehingga membuat ajang Meikarta Sprint Rally 2019 ini lebih berkesan.” Menurut Rifat, kejuaraan ini sangat diminati oleh banyak peserta khususnya dari cabang olahraga balap mobil touring. Hal ini dikarenakan spesifikasi sprint rally menyerupai kendaraan touring sehingga mobil dapat mengikuti dua cabang olahraga berbeda. “Konsep seperti ini sengaja kita kembangkan agar ada regenerasi dari para pebalap supaya yang ikut reli tidak hanya mereka yang berasal dari cabang olahraga reli saja, namun juga para pebalap Sentul juga bisa ikut.” Beberapa juara nasional lainnya, yaitu di grup R ada Erwin Mancha, kemudian di grup F ada Unggul Prakoso bersama navigatornya Lanang Damarjati serta di grup J ada Hari Setiawan dengan navigatornya Moch Tohir. Sementara itu Dorisfa Motorsport berhasil menjadi juara nasional konstruktor di tahun 2019. Rifat menambahkan, “Selamat kepada para juara, sampai bertemu di 2020 dengan kejuaraan-kejuaraan yang lebih menarik. Terima kasih kepada Meikarta setelah tahun ini diselenggarakan dua kali event sprint rally membuktikan Meikarta sangat mendukung perkembangan olahraga otomotif di Inodnesia. Meikarta bagi saya juga menjadi lokasi yang sangat ideal untuk menyelenggarakan event sprint rally ini karena fasilitas-fasilitas yang ditawarkan tergolong baik.” Sementara itu, kejuaraan Helmy Sungkar Cup (khusus kelas F1 non seeded) dimenangkan oleh H Bambang Ismoyono /dengan navigatornya Hendra. H Bambang pun berhak atas hadiah 1 kali mengikuti ajang reli mancanegara yang akan digelar di 2020 mendatang.

Polo Air Putri Jawa Barat Juara 3rd IOAC 2019

Tim Polo Air putri Indonesia

Jakarta, Dari ajang 3rd Indonesia Open Aquatic Championship 2019 (IOAC 2019) di cabang polo air putri, Tim Putri Jawa Barat berhasil keluar sebagai juara setelah di partai akhir mengalahkan Putri DKI Jakarta dengan skor 10-8. Dari tiga pertandingan, Putri Jabar tidak terkalahkan dan mengumpulan poin penuh enam. Dua partai sebelumnya, Putri Jabar menundukan DIY 20-4 dan Jambi dengan skor 31-3. Tim DKI Jakarta harus puas di peringkat kedua. Sedangkan DIY berhak di peringkat ketiga setelah di laga terakhir mengalahkan Jambi 29-4. Jambi menempati peringkat keempat. Keempat tim ini juga berhak mengantongi tiket ke PON Papua 2020. Di bagian putra, pada hari pertama, Tim Polo Air Jawa Timur berhasil mengalahkan DIY dengan skor 19-16. Di laga kedua Putra Jabar mengalahkan Sumatera Utara 25 lawan 5 dan di laga ketiga Jambi menekuk Kalimantan Timur 22-8. Di hari Minggu, 15 Desember 2019 ada enam partai yakni Jatim akan melawan Jabar, DIY lawan Kaltim, Sumut menantang DKI, Jabar menghadapi Kaltim, lalu Jatim melawan DKI serta terakhir DIY versus Jambi. Farrel Sabet 2 Emas Renang Pada cabang renang, pada nomor 100 meter gaya bebas putra dimenangkan Fadlan Prawira dengan waktu 00.52,30 detik dan kedua Putra M.Randa 00.52,70 serta ketiga Agus Nuarta 00.53,40. Di nomor 100 meter gaya bebas putri, medali emas dimenangkan Sagita Putri 00.58,21 detik. Peringkat dua Patrisia Yosita 00.58,42 dan ketiga Prada Hanan 00.59,46. Pada nomor 1500 meter gaya bebas putri dimenangkan Azzahra Permatahani 17.43,93 detik, Kedua Izzy Dwifaiva 17.47,65 dan Angel Gabriel Yus 17.58,41. Di nomor 800 meter gaya bebas putra Rashief Amila Yaqin 08.27,21 detik, Kedua Athalarik Maulidio 08.35,10 dan ketiga Ernest Fabian Wijaya 08.35,31. Sedangkan nomor 50 meter gaya punggung putri pemenangnya adalah Sofie Kemala 00.30,67, kedua Nurul Fajar 00.30,72 dan ketiga Dewi Novita Lestari 00.30,75. Di nomor 50 meter gaya punggung putra dimenangkan Farrel Armandio Tangkas 00.26,86, kedua Dwiki Anugrah 00.27,06 dan ketiga Muhammad Echa 00.27,86 detik. Sedangkan nomor 200 meter gaya ganti putri Azzahra Permatahani finish pertama dengan catatan 02.19,52, kedua Ressa Kania Dewi 02.19,70 dan ketiga A.A. Vannesa Evato 02.24,84. Di bagian putra, 200 meter gaya ganti putra Farrel Tangkas 02.07,45, kedua I Putu Wirawan 02.09,07 serta ketiga Daniel Setyawan 02.10,10.

Prudential Indonesia Berhasil Gaet Ribuan Pengunjung di Kemeriahan PRURide Indonesia 2019

PRURide Indonesia 2019 - Competition - Flag off professional ride

Yogyakarta, 8 Desember 2019 – Sportsfest pertama dan terbesar persembahan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), PRURide Indonesia 2019 sukses digelar selama 7-8 Desember di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Gelaran yang berhasil menarik perhatian masyarakat Yogyakarta maupun wilayah nusantara lainnya ini ditutup dengan pengumuman pemenang kompetisi balap sepeda PRURide Indonesia 2019 serta penampilan spesial dari Kunto Aji. Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, mengutarakan, “Kami bangga bahwa masyarakat Yogyakarta menyambut antusias komitmen Prudential Indonesia untuk mendukung gaya hidup sehat mereka melalui kegiatan PRURide Indonesia 2019. Tentunya hal ini akan semakin memotivasi kami untuk terus berinovasi – baik itu dalam menghadirkan solusi proteksi kesehatan dan investasi yang terbaik, maupun melalui berbagai bentuk aktivitas yang inspiratif.” Sejak dini hari, ribuan masyarakat dari berbagai lapisan usia telah memadati Stadion Mandala Krida untuk mengikuti ajang utama dari event ini, yaitu kompetisi balap sepeda PRURide Indonesia 2019 yang terbagi dalam tiga kategori. Mereka terdiri dari 288 peserta untuk kategori Medio Fondo (60K), 568 peserta untuk kategori Gran Fondo (120K), dan lebih dari 1.500 peserta untuk kategori Fun Ride (10K). Edi Purnomo dan Sri Suyamti yang masing-masing mencatat waktu 03:24:58 dan 03:52:34 berhasil menempati urutan teratas dan resmi menjadi Overall Winner di dalam kompetisi ini. Masing-masing pemenang berhak mendapatkan hadiah Rp10.000.000 serta kesempatan mewakili Indonesia bertanding di PRURide Philippines 2020 mendatang. Sungguh unik bahwa kedua pemenang ini ternyata adalah pasangan suami istri. Memiliki hobi dan passion yang sama, mereka berdua sudah malang melintang di berbagai kompetisi balapan sepeda. Mereka berkomentar, “Menurut kami, PRURide Indonesia 2019 adalah salah satu kompetisi paling menantang yang pernah kami ikuti. Selain rute-nya yang cukup sulit, sejak awal seluruh peserta memang sudah berkendara dengan speed yang cepat, jadi bisa dibilang kami saling bersaing hampir di sepanjang rute. Kami berdua sangat berterima kasih kepada pihak penyelenggara yang sudah mengorganisir acara ini dengan baik sehingga kami sebagai peserta bisa selalu fokus pada garis finish.” Luskito Hambali, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, mengungkapkan, “Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kesuksesan PRURide Indonesia 2019. Salut kepada seluruh peserta atas segala upayanya menaklukkan tantangan demi tantangan di sepanjang rute, seperti jalur flat dengan hambatan angin kencang, tanjakan lebih dari ketinggian 30mdpl menuju 420mdpl hingga turunan tikungan sepanjang 10km. Semoga menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan, dan selamat atas seluruh pencapaiannya!” Kegembiraan ternyata tidak hanya dirasakan oleh kedua overall winner. Djanuarsih Sariawati, pemenang salah satu kelompok kategori, yaitu Medio Fondo Award untuk wanita usia lebih dari 60 tahun berbagi cerita, “PRURide Indonesia 2019 adalah balapan sepeda pertama yang saya ikuti. Selama ini saya menyalurkan hobi bersepeda dengan mengikuti touring bersama suami, baik itu di dalam maupun luar negeri. Menurut saya rute hari ini cukup menantang, terutama di tanjakan menjelang 22km. Ditambah lagi cuaca begitu panas sehingga setiap kayuhan terasa lebih berat. Tapi saya tetap bertekad melanjutkan, dan Alhamdulillah menang.” Ibu berusia 68 tahun asal Bandung ini mempersembahkan kemenangannya untuk sang suami, yang tak pernah lelah mendorong dirinya untuk hidup lebih sehat. Muhammad Fadli, atlet para-cycling kebanggaan Indonesia yang ambil bagian di kategori Gran Fondo juga berbagi kisah, “Sebelum mencapai jarak 10km, saya sempat terjatuh sehingga sepeda dan kaki prostetik saya mengalami kerusakan. Sempat terpikir untuk menyerah, tapi saya teringat akan motto hidup saya, ‘Ada start, dan harus ada finish’; saya harus menyelesaikan apapun yang saya mulai. Terima kasih pada pihak penyelenggara, meskipun jalur ‘King of Mountain’-nya sangat menantang, tapi kami selalu dijaga oleh begitu banyak marshall, bisa tetap terhidrasi dengan water stations di banyak titik, bahkan di saat post-race tersedia ice bath dan konsumsi yang melimpah. Meskipun baru pertamakali terselenggara, bagi saya PRURide Indonesia dapat bersaing dengan event-event balap sepeda lain yang pernah saya ikuti.” Selain antusiasme terhadap kompetisi balap sepeda, PRURide Indonesia 2019 tak pernah sepi pengunjung selama dua hari pelaksanaannya. Kerumunan orang selalu memadati area “We DO Village” yang menjadi pusat kemeriahan healthy lifestyle celebration ala Prudential Indonesia. Seluruh keluarga dapat mengisi akhir pekan mereka dengan lebih bermakna melalui ragam inspirasi hidup lebih sehat hingga wawasan mengenai keuangan.

Garuda Select Memiliki Tambahan Tenaga Untuk Melanjutkan Tren Positif

Tren positif dalam dua pertandingan terakhir coba diteruskan oleh tim Garuda Select.

Tren positif dalam dua pertandingan terakhir coba diteruskan oleh tim Garuda Select. Agenda terdekat Rafli Asrul dkk. adalah menghadapi Cheltenham pada Rabu (11/12) di Lapangan Birmingham FA. Perlahan tapi pasti, para pemain mulai bisa menjalankan skema permainan sesuai dengan instruksi pelatih. Dalam dua pertandingan terakhir, Garuda Select selalu meraih kemenangan. Masing-masing 1-0 atas Gillingham dan 4-0 melawan Burton Albion. Penampilan gemilang di dua pertandingan tersebut, diakui Rafli tidak lepas dari semakin membaiknya adaptasi para pemain terhadap berbagai hal selama berada di Inggris. “Sudah mulai bisa beradaptasi dengan cuaca. Walaupun dinginnya semakin menjadi-jadi, tapi kami semakin terbiasa dan tidak separah ketika pertama datang,” katanya ketika ditemui Mola TV sebelum pertandingan. Asisten Pelatih Garuda Select, Danny Holmes, mengakui memang ada peningkatan berarti yang diperlihatkan para pemain. Ia pun berharap peningkatan positif tersebut tidak terhenti hanya sampai di sini saja. “Mereka sudah lebih baik ketika menguasai bola. Ini modal bagus untuk dibawa ke pertandingan selanjutnya. Sekarang tinggal meningkatkan insting pengambilan keputusan di depan gawang agar lebih efektif dalam menghasilkan gol,” ucap Holmes. Mulai pertandingan melawan Cheltenham, Garuda Select mendapat tambahan tenaga. Empat pemain dari angkatan pertama yakni Bagus Kahfi, David Maulana, Fajar Fathurrahman, dan Brylian Aldama, sudah bisa bergabung dengan anggota skuad yang lain. Sementara Andre Oktaviansyah, masih harus menjalani serangkaian perawatan untuk pemulihan cederanya. Pertandingan melawan Cheltenham bisa disaksikan langsung melalui aplikasi Mola TV pada Rabu, 11 Desember 2019 pukul 8.30 malam WIB. Aksi para pemain Garuda Select selama di Inggris dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta FC Internazionale.

Jadwal Timnas Indonesia U-22 VS Vietnam Di Final SEA Games 2019

timnas-u22-lolos-final-sea-games

Timnas Indonesia U-22 selangkah lagi meraih medali emas sepak bola SEA Games 2019. Garuda Muda -julukan timnas Indonesia U-22 telah sukses melangkah hingga ke final. Sebelumnya di semifinal SEA Games 2019, Timnas Indonesia U-22 menyingkirkan Myanmar. Egy Maulana Vikri dkk. menang 4-2 dalam pertandingan selama 120 menit. Di partai puncak, Timnas Indonesia U-22 menantang Vietnam, yang menyingkirkan Kamboja dengan skor telak 4-0. Duel melawan Vietnam menjadi partai ulangan bagi Timnas Indonesia U-22. Kedua tim sudah bertemu saat babak fase Grup B. Ketika itu, Garuda Muda kalah 1-2. Medali emas SEA Games 2019 menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia U-22. Pasalnya, Garuda Muda terakhir kali meraih medali emas SEA Games pada tahun 1991. Berikutini jadwal Timnas Indonesia U-22 di final SEA Games 2019 yang akan disiarkan di RCTI. View this post on Instagram A post shared by NYSN Media (@nysnmedia)   Jadwal Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam Selasa, 10 Desember 2019 Pukul: 19.00 WIB Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam Venue: Rizal Memorial Stadium Live di RCTI Klasemen Akhir Grup B 1 Vietnam 5 4 1 0 17-4 13 2 Indonesia 5 4 0 1 17 -2 12 3 Thailand 5 3 1 1 14-4 10 4 Singapura 5 1 1 3 7-6 4 5 Laos 5 1 1 3 4-12 4 6 Brunei 5 0 0 5 0-31 0 Skuat Timnas Indonesia U-22 Kiper: Nadeo Argawinata, Muhammad Riyadi Belakang: Bagas Adi Nugroho, Andy Setyo, Nurhidayat Haji Haris, Dodi Alekvan Djin, Rachmat Irianto, Asnawi Mangkualam, Firza Andika Tengah: Zulfiandi, Syahrian Abimanyu, Sani Rizki Fauzi, Evan Dimas, Feby Eka Putra, Saddil Ramdani, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Osvaldo Haay, Irkham Zahrul Milla Depan: Muhammad Rafli Pelatih: Indra sjafri