34 Nama Pemain untuk Seleksi Tim U-16 Gelombang Ketiga

Pelatih kepala tim U-16, Nova Arianto akan kembali menyeleksi pemain pada gelombang ketiga. Kali ini pilihan pemain bagi Nova lebih banyak, ada 34 pemain. Dua gelombang sebelumnya menggunakan 32 pemain. Gelombang kedua berakhir hari ini, Sabtu (24/2). Nova kembali berharap, di gelombang ketiga nanti dengan jumlah pemain yang lebih banyak dari dua gelombang sebelumnya, dia dapat menyeleksi lebih banyak pilihan pemain. Sebelumnya, dia mengungkapkan belum akan mengumumkan nama-nama pemain dari tiap-tiap gelombang, namun akan lebih dahulu mengumpulkan para pemain pilihannya dari gelombang pertama hingga ketiga, dengan terlebih dahulu mengkalkulasikan semuanya. Selain itu dalam melatih dia punya gayanya sendiri. Seperti saat pemain seleksi lalai dalam teknik dasar, Nova langsung menasihatinya. Ini agar para pemain langsung bisa memperbaiki kesalahannya masing-masing. “Mereka rata-rata bermain di SSB, jadi saya melihat mereka membawa gaya dari masing-masing SSB atau akademinya. Tapi saya ingin menunjukkan pada mereka ini lho cara main sepak bola sekarang. Saya mau pilih pemain yang benar-benar sesuai dengan filosofi saya, termasuk dengan tinggi badan,” kata Nova. Cara yang dilakukan Nova sejauh ini cukup efektif. Arah operan jadi jelas, aliran bola semakin mulus, dan cara menerima bola juga lebih lengket. Pemain yang sekilas nampak mentah, jadi lebih matang dengan program dan cara latihan yang diberikan. Kendati demikian, ini masih tahap awal dalam pembinaan pemain, dan Nova Arianto adalah penjaga gerbang paling depan dari struktur tim nasional saat ini. Seleksi untuk gelombang ketiga ini akan berlangsung di Lapangan B Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dari tanggal 25 hingga 28 Februari 2024. Daftar Nama 34 Pemain Seleksi untuk Tim U-16: Kiper 1. Atha Al Rasyid 2. Faizal Razaaq 3. Dava Aryula Siregar 4. Rendy Rezzaqu Mochtar 5. Davian Rayana D Belakang 6. Nabil Mulya Nazwar 7. Feri Saputra 8. Muhammad Naufal Raka 9. Farik Rizqi 10. Krisna Priatmaja 11. Ghufran Al Ghazaly S.C 12. Rafif Zaki Saputra 13. Muhammad Alfariz Fhiliano 14. Raditya Arif Wicaksana 15. Hanif Sahregal Tengah 16. M. Sutan Reihansyah A 17. Darrel Reswaranto 18. Gilang Fahri Pamungkas 19. Rayhan Nazril Maulana 20. Daffa Sayyidina Ikhbar 21. Handri Dimas Sulistyo 22. Mirza Amanbillah 23. Muhammad Fauzan 24. Ridho 25. M. Saka Ibrahim 26. Fahri Bahtiar 27. Satria Rizki Putra 28. Gabriel Krist Evandra 29. M. Algazani Dwi Sugandi Depan 30. Ravza Aprian 31. Muhammad Mierza F 32. Allian Cahya Nazma 33. Sean Rahman Castor 34. M. Farel Affua Suprayitno

Dua Pemain Muda Indonesia Berlatih di Real Sociedad

Dua pesepak bola muda Indonesia, Andika Habibulloh dan Muhammad Iqbal Maulana berkesempatan berlatih bersama di akademi Real Sociedad, Spanyol. Keduanya sudah berangkat dari Jakarta sejak 19 Februari 2024. Kedua pesepak bola muda Indonesia ini mendapatkan kesempatan berlatih di Sociedad berkat kerja sama Forsgi Football Academy (FFA) dengan operator kompetisi sepak bola profesional Spanyol, LALIGA. Baik Andika dan Maulana merupakan pemain asal FFA dan mereka terpilih sebagai pemain terbaik dari 25 pemain FFA. Ini menjadi program menarik dari LALIGA dalam mengembangan pemain usia muda di Indonesia. Penanggung jawab program tersebut, Andhika Suksmana mengatakan bahwa kesempatan yang diberikan kepada Andika dan Maulana harus bisa dimanfaatkan dengan baik. CEO The Footballicious itu juga berharap, Andika dan Maulana bisa membawa dampak positif yang bisa ditularkan kepada pesepak bola muda lainnya. “Terima kasih kepada LA LIGA yang terus menunjukkan komintmennya terhadap pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia dengan memberikan kesempatan dua pemain muda kita berlatih di Real Sociedad. Saya berharap Andika dan Maulana bisa mengambil pengalaman dan ilmu yang banyak di Sociedad,” ujar Andhika Suksmana. Pemilihan Sociedad bukan tanpa alasan. Klub tersebut dikenal sebagai salah satu ‘pabrik’ pesepak bola muda Spanyol. Txuri-urdin, julikan Sociedad, juga sedang naik daun di LA LIGA dan bahkan mereka bermain di Liga Champions. Tak lupa, Sociedad juga diperkuat oleh wonderkid asal Jepang, Takefusa Kubo, yang merupakan salah satu pemain muda terbaik dari Asia, khususnya Jepang. “Kini mereka (Sociedad) juga dapat bersaing di LA LIGA dan bisa bicara banyak di Liga Champions. Saya berharap akan terus muncukl Takefusa Kubo dari Indonesia yang nantinya bisa bermain di Sociedad,” jelas Andhika. Sementara itu, Andhika dan Maulana sangat antusias bisa merasakan program berlatih di akademi Real Sociedad. Andhika bahkan tak sabar bisa merasakan latihan selama beberapa waktu di Sociedad. “Saya beruntung bisa berangkat ke Spanyol dan sudah pasti tidak akan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” jelas Andhika. Senada dengan Andhika, Maulana juga senang bisa merasakan berlatih di Sociedad. Ia merasa ini menjadi momen terbaiknya bisa mengenal sepak bola di luar Indonesia, khususnya Spanyol. “Sebagai pesepak bola muda, tentu keinginan terbesar adalah dapat berlatih setinggi mungkin dan ini adalah momennya. Terima kasih kepada LA LIGA yang telah memfasilitasi kami untuk berangkat ke Spanyol,” timpal Maulana. Andhika dan Maulana tidak hanya sekadar berlatih di akademi Sociedad. Mereka juga akan menjalani beberapa kegiatan di luar sepak bola. Selain berlatih, Andika dan Maulana juga berkesempatan menjalani tur ke stadion legendaris milik Sociedad, yakni Anoeta yang kini menjadi Reale Arena. Sumber: Ludus.id

Akuatik Indonesia Bantu Atlet Peroleh Beasiswa Demi Kualitas Renang

Pengurus Besar Akuatik Indonesia memastikan terus memfasilitasi beasiswa untuk atlet renang sebagai langkah membina mereka guna meningkatkan kualitas agar semakin kompetitif dalam berbagai kejuaraan. “Kami terus mencari dan memfasilitasi beasiswa untuk para atlet agar mereka bisa sekolah dan latihan di luar negeri yang prestasi olahraga renangnya sangat maju,” kata Wakil Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Harlin Rahardjo ketika dihubungi melalui sambungan telpon di Jakarta, Selasa. Dia menyampaikan hal itu berkaitan dengan langkah PB Akuatik Indonesia dalam membina atlet akuatik agar kualitas atlet renang Indonesia meningkat. Harlin mengatakan, beasiswa untuk atlet adalah salah satu langkah pembinaan penting karena atlet renang bisa belajar mengasah kemampuan di lingkungan yang kompetitif. Ia mencontohkan perenang Dwiki Rahardjo yang mendapat beasiswa dari World Aquatic untuk menjalani pelatihan di Australia setelah beasiswa itu diperjuangkan sejak 2023. “Itu kesempatan yang langka, kita cuma dapat satu kuota diawal, tetapi kalau ini sukses, mudah-mudahan tahun depan (2025) dapat lebih dari satu,” kata Harlin. Beberapa atlet lain juga difasilitasi untuk mendapatkan kesempatan berlatih di luar negeri, seperti Masinari Wolf yang berlatih di Jerman dan Felix Vitor Iberle di Malaysia. “Ada juga yang masuk universitas di Amerika, yang mendapatkan beasiswa dari Kemendikbud, dan sebagainya,” kata Harlin. Dia mengatakan, beasiswa dapat memacu atlet dalam meningkatkan kemampuan berenang karena meskipun mereka memiliki catatan prestasi di Indonesia, kemampuan mereka masih berada di bawah atlet-atlet luar negeri. Di sisi lain, kata dia, fasilitas beasiswa bisa menginspirasi para perenang muda lainnya untuk terus bekerja keras agar mendapatkan kesempatan belajar secara gratis di luar negeri. “Ada fasilitas beasiswa yang bisa didapat seperti dari World Aquatic, federasi negara lain seperti Hungaria, juga beasiswa di Indonesia seperti dari LPDP, Kemendikbud, dan kami harapkan dari beberapa BUMN juga,” pungkas Harlin. Sumber: ANTARA

Tenis Indonesia Juara Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024

Timnas tenis putri Indonesia U-14 baru saja mengukir prestasi membanggakan di kejuaraan tenis dunia. Tidak main-main, mereka berhasil menjuarai Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024 yang diselenggarakan di Kolombo, Sri Lanka. Capaian itu mengantarkan Tim Garuda berhak melaju ke fase kualifikasi berikutnya dalam ajang yang serupa pada Maret 2024 mendatang. Keberhasilan tim tenis putri Indonesia terwujud setelah menumbangkan Nepal pada partai final Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Mereka unggul dengan skor kemenangan 2-1, Sabtu (17/2/2024). Tim Garuda sendiri menang setelah para atlet junior yang beranggotakan Gwen Emily Kurniawan, Callista Rosiana, dan Assyifa Khansa Putri Raga tampil begitu gemilang. Timnas tenis putri Indonesia U-14 tentu melakoni perjuangan yang tidak mudah selama berlaga di Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Pasalnya, mereka harus menghadapi beberapa lawan kuat dari seluruh dunia. Untungnya, Tim Garuda berhasil melewati adangan itu dengan catatan keluar sebagai juara. Tim tenis putri Indonesia U-14 tergabung dalam Pool A di Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Dalam grup ini, mereka harus berjumpa Macau, Pacific Ocean, dan Kyrgyzstan. Tanpa diduga, Indonesia yang dibela tiga atlet bertalentanya mampu menggulung ketiga lawannya itu sekaligus menjadi juara group. Perjuangan timnas tenis putri Indonesia U-14 pun menembus ke babak semifinal Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Kali ini, mereka harus berhadapan dengan Myanmar. Meski begitu, lagi-lagi, Garuda terus menunjukkan ketangguhannya usai menang dengan skor 2-1 dari Myanmar.Selanjutnya, tim tenis putri Indonesia U-14 bertemu Nepal pada partai puncak Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Tren positif mereka rupanya terus berlanjut. Melawan Nepal, Sabtu (17/2/2024), Tim Garuda kembali unggul 2-1 sekaligus keluar sebagai kampiun. Atas hasil tersebut, Indonesia akhirnya menyegel tiket lolos ke Asia/Oceania Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Nantinya, babak terbaru ini akan diselenggarakan di Kuching, Malaysia, selama 18—23 Maret 2024. Momen ini tentu menjadi kesempatan bagi Gwen Emily Kurniawan, Callista Rosiana, dan Assyifa Khansa untuk mengharumkan nama Indonesia lagi di kancah yang lebih tinggi. Pencapaian timnas tenis putri Indonesia U-14 tentu tak lepas dari andil sang pelatih, Revel Yehezkia, atas keberhasilannya di Asia/Oceania Pre Qualifying ITF World Junior Tennis 2024. Sang pelatih pun mengatakan tidak membolehkan anak didiknya untuk berpuas diri walau telah juara. Menurutnya, langkah mereka belum berhenti lantaran akan menatap babak kualifikasi di Malaysia. “Kami sangat bahagia atas hasil ini. Itu memperlihatkan bila anak-anak selalu siap memberikan yang terbaik. Namun, kami tetap tidak boleh berpuas diri karena tantangan selanjutnya ada pada babak kualifikasi di Malaysia. Di sana, kami akan bertemu dengan lawan yang memiliki level lebih tinggi,” kata Revel merujuk laman media sosial Tennis Indonesia Official. Pencapaian-pencapaian seperti ini sudah selayaknya diberi apresiasi yang positif. Sebab, berkat mereka, cabang olahraga tenis Indonesia bisa menunjukkan kapasitasnya di dunia walau dalam kelompok usia 14 tahun. Terus berjuang Garuda Muda! Sumber: IDN Times

PASI Optimalkan Arena Latihan Baru di Pengalengan Godok Atlet Muda

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengoptimalkan arena latihan baru di Pengalengan, Jawa Barat, untuk menggodok kemampuan para atlet muda atau kategori remaja dan junior dalam menghadapi berbagai ajang kejuaraan. “Arena latihan baru di Pengalengan kami optimalkan baik untuk latihan maupun kompetisi terutama untuk menyiapkan atlet-atlet remaja dan junior,” kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB PASI, Ria Lumintuarso saat dihubungi melalui saluran telpon di Jakarta, Selasa. Ia menyampaikan hal itu berkaitan dengan upaya PB PASI menjalankan program pembinaan bagi atlet atletik muda di Tanah Air untuk berkompetisi dalam berbagai ajang kejuaraan. Ria menjelaskan, atlet atletik kerap menorehkan prestasi hingga ke ajang internasional, seperti perolehan terakhir sebanyak tujuh medali pada ajang SEA Games 2023 Kamboja. Namun, kata dia, medali-medali itu diraih para atlet senior yang berusia 29 tahun atau 30 tahun sehingga generasi penerus perlu dipersiapkan secara baik. “Kami kan khawatir dengan atlet-atlet muda, apakah prestasi mereka nantinya akan bisa menyusul atlet senior atau tidak,” katanya. Oleh sebab itu, kata dia, PB PASI memfokuskan pembinaan terhadap atlet remaja dan junior dengan memanfaatkan fasilitas pusat pelatihan di Pengalengan, dengan harapan pada tahun-tahun selanjutnya atlet remaja bisa melangkah ke junior dan atlet junior bisa ke senior. Ria mengatakan, fasilitas di Pengalengan tidak hanya dimanfaatkan untuk latihan, namun juga untuk pelaksanaan kompetisi tingkat remaja, junior, dan senior pada tahun 2024. “Fasilitas di Pengalengan ini menjadi wadah penggodokan atlet dan untuk kompetisi akan mulai di Pengalengan juga,” katanya. Fasilitas pusat pelatihan di Pengalengan diproyeksikan dapat menampung hingga 100 atlet yang dilengkapi sarana dan prasarana untuk semua nomor cabang atletik seperti lintasan lari 8 lintasan, lintasan extra sprint 100 meter, lompat jauh dan jangkit, lempar lembing. Selain itu, lintasan steeplech, lempar cakram, lintar martil, lompat galah, tolak peluru, lompat tinggi, sarana hill run, dan tribun penonton. Fasilitas pendukung lain juga disiapkan seperti gym, ruang ganti atlet, ruang kelas, gedung asrama, dan parkir kendaraan yang luas. Sumber: ANTARA

Perbasi Seleksi Atlet Muda Daerah dengan Tinggi Minimal 180 cm ke Lithuania

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) akan mengirimkan atlet-atlet muda daerah dengan tinggi tubuh minimal 180 cm ke Lithuania untuk mengembangkan basket nasional melalui program Indonesia Patriots. “Sekarang kami masih menyeleksi anak-anak di beberapa kota dengan tinggi minimal 180 sentimeter, guna diseleksi kembali oleh para pelatih dari Lithuania,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Perbasi, Nirmala Dewi di Jakarta, Selasa (20/2/2024). Menurut Nirmala, Indonesia Patriots menjadi program jangka panjang dalam mengembangkan basket di dalam negeri. Lithuania adalah salah satu kekuatan bola basket besar dunia. Selain memasok pebasket-pebasket tangguh untuk NBA, Lithuania juga pernah mendapatkan tiga medali Olimpiade, tiga kali juara Eropa dan pada Piala Dunia FIBA 2023 finis urutan keenam. Nirmala menjelaskan Perbasi sedang mendorong pebasket muda potensial untuk mengikuti program Indonesia Patriots guna diberangkatkan ke Republik Lithuania di Eropa Utara, sebagai salah satu langkah utama dalam membina cabang olah raga ini. Dia menyatakan Perbasi berharap Indonesia Patriots yang sejak empat tahun lalu menjadi program Perbasi, tahun ini lebih baik dari masa sebelumnya. Nirmala mengakui Perbasi menemukan sejumlah kendala dalam menjalankan program ini, antara lain sulitnya mencari anak dengan tinggi minimal 180 cm yang berusia antara 13 sampai 18 tahun. Ia mengungkapkan, saat ini basket level dunia, rata-rata pemain sudah mencapai tinggi badan 2 meter, sedangkan di level Asia sulit mencari atlet muda di bawah 18 tahun dengan tinggi minimal 180 cm. Kondisi itu membuat Perbasi harus bekerja ekstra mencari pemain dengan kriteria seperti itu sebelum diseleksi awal Maret nanti oleh pelatih-pelatih Lithuania. Kendala lainnya adalah wilayah Indonesia yang sangat luas sehingga membutuhkan waktu lebih banyak dalam mencari pemain, dibandingkan dengan negara-negara di Eropa yang relatif kecil wilayahnya. “Kalau mereka (Eropa) scouting (pencarian bakat) lebih mudah, sedangkan kami harus terbang dari satu kota ke kota lain itu luar biasa memakan waktu,” kata Nirmala. Meski begitu, Nirmala optimistis program Indonesia Patriots akan mampu menjaring pemain-pemain muda potensial sesuai dengan dibutuhkan untuk pengembangan olahraga basket nasional. Perbasi menjalin kerja sama dengan Federasi Bola Basket Lithuania (LTU Basketball) untuk mengembangkan olahraga bola basket tanah air pada beberapa aspek, khususnya kepada pemain muda. Kerja sama yang dijalin pada akhir Oktober 2023, telah memungkinkan LTU Basketball berbagi pengalaman, pengetahuan, dan manajemen pengembangan olahraga basket kepada Indonesia. Sumber: ANTARA

Sri Lanka International Series 2024: Ruzana Jadi Juara!

Pebulu tangkis tunggal putri muda Indonesia, Ruzana keluar sebagai juara turnamen Sri Lanka International Series 2024 yang diadakan di Indoor Stadium Galle, Sri Lanka, Minggu. Ruzana keluar sebagai juara setelah menang atas wakil Malaysia Siti Zulaikha pada babak final dalam dua gim langsung, 21-19, 21-15. “Senang pastinya karena ini gelar pertama saya sejak dua tahun lalu. Lawan bermain cukup bagus tapi saya berhasil memegang kendali permainan. Di poin-poin akhir saya juga lebih berani untuk menyerang dan menekan dia,” kata Ruzana, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI. Lebih lanjut, atlet berusia 18 tahun itu mengatakan kemenangan ini akan menjadi motivasi tambahan untuknya saat mengikuti turnamen-turnamen lain di masa depan. “Saya ingin lebih baik dari sebelumnya. Gelar ini tentunya menjadi tambahan motivasi tapi saya tidak mau terlalu membebani diri sendiri. Yang terpenting saya harus all out di setiap turnamen yang saya ikuti,” ujar Ruzana, tunggal putri yang kini menduduki peringkat 166 dunia tersebut. Perjalanan Ruzana, mencapai final pun diwarnai persaingan yang cukup berdinamika. Di semifinal, Ruzana yang merupakan unggulan ketiga tersebut bertemu dengan sesama tunggal putri Indonesia, Deswanti Hujansih Nurtertiati dan menang dengan skor 21-17, 21-15. Ruzana berpeluang untuk bertemu wakil Indonesia lainnya, Chiara Marvella Handoyo, tapi, Chiara harus menelan kekalahan setelah pertarungan rubber game ketat dengan Siti Zulaikha (Malaysia) dengan skor 13-21, 21-15, 14-21. Dengan ini, maka terdapat tiga tunggal putri muda Indonesia yang berdiri di podium Sri Lanka International Series 2024, dengan Ruzana yang merebut medali emas, dan Deswanti serta Chiara yang berhak atas medali perunggu. Di sisi lain, terdapat satu wakil Indonesia lainnya yang masuk di babak final Sri Lanka International Series 2024 hari ini, yaitu ganda putra Reza Dwicahya Purnama/Rian Canna Varo. Namun, pasangan Reza/Rian, yang merupakan unggulan kedelapan dalam turnamen ini, harus mengakui keunggulan wakil Thailand Sirawit Sothon/Natthapat Trinkajee, dengan skor 19-21, 7-21, dan pulang dengan medali perak dan status runnerup. Sumber: ANTARA

Indra Sjafri Delegasikan Status Pelatih Kepala Tim U-16

Tim U-16 sudah mulai dibentuk, dan bahkan sudah memulai seleksi yang dilakukan di Lapangan B, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (19/2). Seleksi perdana gelombang 1 yang berlangsung pagi tadi juga dipantau Indra Sjafri yang juga Direktur Teknik PSSI. “Saya hadir melihat langsung seleksi U-16. Jadi saya memang ditugaskan Ketum untuk bertanggung jawab atas tim U-20 dan U-17. Namun, saya hanya fokus sebagai pelatih kepala di tim U-20. Untuk U-17, saya mendelegasikan Nova Arianto sebagai pelatih kepala tim. Berbeda dengan Shin Tae-yong yang menangani dua tim sekaligus sebagai pelatih kepala (Senior dan U-23). Di sini, saya ingin adanya regenerasi kepelatihan,” jelas Indra. Nova Arianto pun mengucapkan rasa terima kasihnya. “Terima kasih PSSI dan coach Indra Sjafri yang telah memberikan kepercayaannya kepada saya untuk mengemban tugas menangani tim U-16,” katanya. “Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kita akan memperbaikinya dari bawah agar pemain bisa lebih siap saat masuk di level teratas nantinya,” sambung Nova. Seleksi tim U-16 sendiri terbagi dalam tiga gelombang, yang nantinya akan berakhir pada 21 Februari 2024 untuk gelombang pertamanya. Sumber: PSSI

BATC 2024: Langkah Tim Putra Terhenti di Perempat Final

Kabar kurang menggembirakan juga datang dari tim putra Indonesia yang berlaga di Selangor Badminton Asia Team Championships 2024. Mereka harus menghentikan perjuangannya setelah kalah dari Tiongkok dengan skor tipis 2-3 di babak perempat final yang baru saja berakhir, Jumat (16/2) di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia. Dua poin kemenangan bagi Indonesia sendiri dipersembahkan oleh ganda putra yang turun di partai kedua pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang turun di partai keempat. Sementar itu tiga wakil tunggal putra Merah-Putih yang diturunkan hari ini, Yaitu Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan dan juga Yohanes Saut Marcellyno gagal menyumbangkan poin usai kalah dari lawan-lawannya. Dengan demikian, pupus sudah harapan tim putra Indonesia untuk bisa melangkah lebih jauh di turnamen ini. Hasil inipun tidak lebih bagus dari pencapaian sebelumnya yang berlangsung dua tahun lalu Dimana tim putra Indonesia harus finis sebagai runner up setelah kalah di final oleh tuan rumah. Berikut hasil pertandingan Indonesia VS Tiongkok: Tunggal putra: Chico Aura Dwi Wardoyo VS Weng Hong Yang 11-21, 11-21 Ganda putra: Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana VS He Ji Ting/Ren Xiang Yu 21-19, 21-19 Tunggal putra: Alwi Farhan VS Lei Lan Xi 14-21, 10-21 Ganda putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin VS Chen Bo Yang/Liu Yi 21-14, 21-18 Tunggal Putra: Yohanes Saut Marcellyno VS Wang Zheng Xing 15-21, 22-24 Sumber: PB Djarum

BATC 2024: Tim Putri Indonesia Terhenti di Semifinal

Perjuangan tim bulu tangkis putri Indonesia harus terhenti di babak semifinal pada ajang Selangor Badminton Asia Team Championships 2024, yang saat ini tengah berlangsung di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia. Kekalahan itu diterima setelah kalah 1-3 atas Thailand pada Sabtu (17/2). Satu-satunya poin yang didapat oleh tim Merah-Putih datang dari tunggal kedua yang turun di partai ketiga, Ester Nurumi Tri Wardoyo. Ia mampu menjadi penyumbang poin-satu-satunya pada turnamen ini setelah menang dari Busanan Ongbamrungphan dengan 25-23, 21-16, kemenangan Ester kala itu membuat kedudukan 1-2. Sayangnya pada partai keempat yang diwakili oleh ganda Putri racikan baru Amallia Cahaya Pratiwi/Rachel Allessya Rose, tak mampu menembus perlawanan pasangan Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard. Amallia/Rachel kalah 22-24, 14-21. “Kami sebenarnya bisa tampil baik kendati baru pertama kali dimainkan sebagai pasangan. Meski tampil sebagai pasangan baru, sebelumnya kami sudah sering berlatih bersama di pelatnas. Jalannya pertandingan pada game pertama memang bisa berjalan ketat. Sampai terjadi setting. Sayang peluang bisa menang itu gagal kami dapatkan. Cuma di game kedua lawan sudah mengantisipasi,” Ungkap Amalia. “Tetap bersyukur walaupun hasilnya kami kalah. Kami sebenarnya juga tidak mau kalah. Kekalahan ini lebih banyak karena lawan bermain lebih baik dan juga lebih berpengalaman. Mentalnya lebih bagus dibanding kami. Banyak pelajaran yang bisa didapatkan dari sini,” jelas Rachel. Berikut hasil pertandingan Indonesia VS Thailand: Tunggal putri: Putri Kusuma Wardani VS Supanida Katethong 17-21, 19-21 Ganda Putri: Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto VS Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai 20-22, 14-21 Tunggal putri: Ester Nurumi Tri Wardoyo VS Busanan Ongbamrungphan 25-23, 21-16 Ganda Putri: Amallia Cahaya Pratiwi/Rachel Allessya Rose VS Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard 22-24, 14-21 Tunggal putri: Komang Ayu Cahya Dewi VS Pornpicha Choeikeewong – tidak dimainkan Sumber: PB Djarum

Atlet Muda Equestrian Indonesia Siap Tanding di Queen’s Cup Thailand

Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) mengumumkan keikutsertaan salah seorang atlet muda Indonesia, Nusrtdinov Zayan Fatih dalam kejuaraan bergengsi di Thailand, The Queen’s Cup Pink Polo. The Queen’s Cup Pink Polo tak sebatas pertandingan olahraga berkuda saja, namun ada misi sosial dengan fokus pada penyakit kanker payudara untuk meningkatkan perhatian serta menggalang dana bagi penelitian kanker. “Selaku Ketum PP Pordasi dan mewakili masyarakat olahraga prestasi berkuda di tanah air, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi serta penghormatan yang tinggi kepada penyelenggara Queen’s Cup Pink Polo yang menggelar kompetisi bergengsi ini,” kata Ketua Umum PP Pordasi Triwatty Marciano dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat. “Tentu selain bergengsi untuk pembinaan olahraga berkuda, kompetisi ini membanggakan karena memadukan sport tourism dan juga tujuan mulia untuk kemanusiaan, khususnya kanker payudara,” lanjutnya. Tidak sembarang atlet dapat mengikuti kompetisi tersebut. Sebab, peserta kompetisi adalah mereka yang terpilih dan diundang oleh penyelenggara. Peserta yang diundang dipercaya sebagai rider muda bertalenta dunia yang ada di Asia Tenggara. Adapun kompetisi menggunakan sistem borrowed horse, menggunakan kuda-kuda yang disediakan penyelenggara. Kemampuan berkuda Dinov diasah dengan pengalaman tanding pada berbagai kompetisi tingkat nasional dan juga internasional. Dalam setahun terakhir, Dinov mengikuti beberapa kompetisi di Eropa. Oleh karena itu, ia dipercaya komunitas equestrian internasional, dalam hal ini Asia Tenggara untuk turut serta bertanding. “Kami juga memberikan dukungan penuh dan juga harapan kepada Dinov beserta pelatih juga tim DnV Stables, semoga dapat menunjukkan performa maksimal serta meraih prestasi yang membanggakan Indonesia. Junjung tinggi sportivitas dan persahabatan komunitas berkuda,” ujar Triwatty. Dinov akan bersaing dengan atlet-atlet terbaik lainnya pada kelas Show Jumping CSI-JB. Pertandingan digelar di Thai Polo & Equestrian Club di Pattaya, Thailand. Sumber: ANTARA

10 Pebalap Belia Tembus Seleksi Astra Honda Racing School 2024

Proses seleksi program pembinaan balap berjenjang Astra Honda Racing School (AHRS) yang banyak dinanti oleh banyak calon pebalap muda potensial telah selesai dilaksanakan. Sebanyak 10 pebalap dari berbagai daerah berhasil lolos jadi siswa AHRS sebagai jalan mewujudkan mimpinya di arena balap. Melalu proses seleksi praktik yang ketat pada Selasa (7/2), para pebalap muda potensial berusia sekitar 10-14 tahun ini akan ditempa menjadi pebalap berprestasi yang siap membanggakan Indonesia di berbagai ajang balap internasional. Antusias anak muda pecinta balap sangat tinggi untuk bergabung dalam AHRS. Tercatat sebanyak 102 calon pebalap muda mendaftar pada seleksi awal tahun ini. Dalam tahap seleksi awal, sebanyak 48 calon peserta dari 16 provinsi terpilih mengikuti proses seleksi penerimaan siswa AHRS. Setelahnya, mereka berkompetisi secara ketat menunjukkan kemampuannya untuk dapat menimba ilmu balap di AHRS di Astra Honda Safety Riding & Training Center Deltamas, Jawa Barat pada Rabu (7/2). Pada seleksi pertama, tersaring 24 pebalap yang telah diuji dan dinilai berdasarkan kemampuan riding position, braking, racing line, cornering, body movement, dan spatial awareness. Para calon siswa yang lolos ini kemudian mengikuti seleksi kedua yang menguji catatan waktu terbaik, hingga terpilih 16 pebalap. Mereka kembali diuji pada seleksi akhir yang melihat kemampuan mereka beradaptasi pada lintasan baru. Pada setiap fase seleksi, para pebalap dievaluasi konsistensi dan durabilitasnya sehingga dapat dinilai berdasarkan performa terbaiknya. Setelah keseluruhan seleksi dilakukan terpilih 10 pebalap muda potensial yang terpilih menjadi siswa AHRS. Proses seleksi ini menjadi semakin spesial karena Gerry Salim, pebalap lulusan AHRS yang berhasil mencetak ragam prestasi membanggakan untuk Indonesia hingga tampil dalam balapan Grand Prix, turut serta dalam proses seleksi untuk memastikan hanya yang terbaik yang terpilih. “Saya sangat senang dapat lolos seleksi dan bergabung di Astra Honda Racing School 2024. Saya juga merasa bangga karena berasal dari Biak, Papua, salah satu daerah terjauh dibanding teman-teman yang mengikuti seleksi ini. Semoga saya bisa belajar banyak dari Astra Honda Racing School dan tentunya dapat lebih baik lagi dalam mengukir prestasi,” ujar Sean Delbert Jeremia Warikar. General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menyampaikan AHRS menjadi pondasi kuat pada program pembinaan balap berjenjang yang dilakukan AHM dalam membina mental, kemampuan, dan fisik calon pebalap muda Indonesia yang siap mencetak berbagai prestasi membanggakan untuk Tanah Air. “Di Astra Honda Racing School, kami bukan hanya membentuk pebalap berprestasi, tetapi juga mengukir kisah-kisah gemilang di lintasan. Melalui program pembinaan kelas dunia ini, kami berkomitmen memberikan bekal terbaik bagi generasi muda Indonesia untuk meraih mimpi mereka di panggung balap internasional. Setiap langkah, setiap latihan, dan setiap pengalaman adalah bagian dari perjalanan luar biasa menuju kesuksesan untuk Indonesia,” ujar Andy. Pembinaan di AHRS tidak hanya fokus pada latihan skill di lintasan balapan saja, namun juga memberikan pembekalan pengetahuan dasar balap kepada para siswa yang akan menjadi modal penting bagi mereka saat terjun di ajang balap sesungguhnya. Ilmu yang diberikan meliputi manajemen balap, serta komunikasi dengan tim dan publik. Para siswa AHRS tahun ini kembali menggunakan NSF100 untuk latihan harian yang dikombinasikan dengan CRF150R untuk mengasah kemampuan kontrol kecepatan. Untuk mendukung performa balap, para siswa juga akan dimentori oleh instruktur balap nasional. Di sisi lain, AHM kembali menyelenggarakan program latihan yang komprehensif pada tahun ini. Dalam kegiatan camp selama empat hari di AHM Safety Riding Park, para siswa mendapatkan pelatihan fisik, mengendarai motor trail di arena flat track, dan diuji mentalnya melalui Honda Dream Cup. Hal ini merupakan langkah dalam membentuk mindset dan perilaku dengan mentalitas dasar yang tangguh. Sebagai atlet muda, siswa AHRS mendapatkan peningkatan standar secara fisik dengan latihan yang mengadopsi gaya latihan para pebalap hebat kelas dunia dari Benua Eropa. Mereka dilatih dalam berbagai pola di bawah bimbingan trainer profesional. AHRS telah membuktikan kesuksesannya sejak tahun 2010 dengan meluluskan ratusan pebalap yang kini bersaing di ajang balap Asia dan dunia. Alumni terkenal seperti Veda Ega Pratama, Mario Suryo Aji, Fadillah Arbi Aditama, Andi Farid Izdihar, dan Gerry Salim, yang merupakan lulusan AHRS, terus mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. Menjadi pilar dalam kontribusi perusahaan, AHRS terus memantapkan posisinya menjadi sarana pembinaan balap terbaik di Indonesia. Sumber: Radar Tarakan

Selamat Berjuang, Tim Indonesia!

Tim bulu tangkis Indonesia bertolak ke Malaysia untuk berjuang pada Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia atau Badminton Asia Team Championship (BATC) 2024, yang digelar di Setia City Convention Centre, Selangor, Malaysia, 13-18 Februari. Rombongan berkekuatan 8 pemain putra dan 10 pemain putri, berserta pelatih, manajer tim, dan tim pendukung ini, bertolak ke negeri jiran dengan menggunakan maskapai Malaysia Airlines. “Sore ini tim bulu tangkis Indonesia berangkat ke Malaysia untuk mengikuti ajang beregu putra-putri BATC. Kondisi tim semua juga sehat dan prima. Mereka berangkat dengan mengusung semangat besar dan kekompakan. Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia agar kami bisa tampil optimal,” ujar manajer tim Indonesia Rionny Mainaky, melalui siaran pers Humas PP PBSI. Untuk bertarung pada BATC 2024, skuad “Merah Putih” telah memilih nama-nama pemain. Di tim putra, untuk nomor tunggal diperkuat Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan, Yohanes Saut Marcellyno, dan Alvi Wijaya Chairullah. Sementara di nomor ganda, diwakili Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Nantinya, Rahmat/Yeremia akan menyusul ke Negeri Jiran usai mengikuti kejuaraan di Sri Lanka. Sementara di tim putri, pada sektor tunggal dibela Putri Kusuma Wardani, Ester Nurumi Tri Wardoyo, Komang Ayu Cahya Dewi, dan Stephanie Widjaja. Sedangkan untuk ganda mengandalkan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, Ribka Sugiarto/Lanny Tria Mayasari, dan Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari. Tim meninggalkan Tanah Air dari Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (10/2), pada pukul 15.45 WIB. Sumber: Djarum Badminton

BATC 2024: Pemain Indonesia Siap Tempur

Sejumlah pemain yang memperkuat tim bulu tangkis Indonesia pada Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia atau Badminton Asia Team Championships (BATC) 2024, menyatakan siap tempur. Dalam kejuaraan ini, tim putra “Merah Putih” akan bergabung di Grup D bersama Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Sementara, tim putri tergabung di Grup X bersama Hong Kong dan Kazakhstan. “Kami tentu siap tempur. Berbekal kebersamaan dan kekompakan, kami siap berjuang,” tutur pemain tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo, melalui siaran pers Humas PP PBSI, Sabtu (10/2). “Sebagai ujung tombak tim putri, aku memang merasa ada sedikit tegang, karena di tim sekarang sudah tidak ada Kak Gregoria (Gregoria Mariska Tunjung). Cuma aku pernah merasakan tampil di nomor beregu. Jadi saat turun sebagai pembuka itu memang susah-susah gampang. Aku hanya ingin bemain baik dan memiliki tekad tidak mau kalahnya harus ada di setiap turun bertanding,” jelas tunggal putri “Merah Putih”, Putri KW. Pemain debutan di nomor tunggal putri, Ester Nurumi Tri Wardoyo, juga menyatakan siap bertarung dan ingin bermain baik. Dia akan berusaha menyumbang poin setiap diberi kepercayaan saat diturunkan. “Saya hanya ingin bermain baik. Ini penampilan pertama saya di BATC. Kalau dipercaya tampil, saya akan berusaha bisa menyumbangkan poin untuk tim,” katanya. Sementara pemain ganda, Bagas Maulana juga menyebut dirinya siap untuk tampil di kejuaraan beregu Asia ini. Bersama Muhammad Shohibul Fikri, ganda ini siap jadi andalan untuk menyumbang angka. “Kami siap tanding dan siap tempur. Targetnya ingin bermain bagus setiap ditampilkan. Kami akan fokus di penyisihan grup dulu,” ucap Bagas. Pada kejuaraan edisi 2024 yang juga digelar di Selangor, Malaysia, 13-18 Februari, tim putri untuk kali pertama tampil sebagai juara usai di final mengalahkan Korea Selatan 3-1. Sedangkan tim putra, harus puas sebagai runner-up setelah kalah 0-3 dari Malaysia yang turun dengan kekuatan terbaiknya. Rombongan berkekuatan 8 pemain putra dan 10 pemain putri, berserta pelatih, manajer tim, dan tim pendukung ini, bertolak ke negeri jiran dengan menggunakan maskapai Malaysia Airlines. Tim meninggalkan Tanah Air dari Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (10/2), pada pukul 15.45 WIB. Sumber: Djarum Badminton

Rahmat/Yeremia Raih Juara Sri Lanka International Challenge 2024

Ganda putra Indonesia, Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan keluar sebagai juara Sri Lanka International Challenge 2024. Pada laga final yang berlangsung di District Sport Complex, Galle, Sri Lanka, Minggu (11/2), pasangan anyar “Merah Putih” itu menang tiga gim 18-21, 21-15, 21-15 atas wakil Malaysia, Bryan Jeremy Goonting/M Fazriq Mohamad Razif, dalam tempo 48 menit. “Pasti senang sebagai partner baru bisa jadi juara walaupun masih banyak kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki,” tanggap Rahmat melalui keterangan pers Humas PP PBSI, Minggu (11/2) petang WIB. “Di turnamen kali ini, kami menjaga semanga dan fokus di lapangan. Kami tidak kendur dari satu pertandingan ke pertandingan lain,” tambahnya. Sementara, Yere berpendapat, gelar juara level International Challenge ini menambah semangat dan motivasi untk meraih lebih banyak lagi gelar juara dari turnamen-turnamen lainnya. “Kami semakin hari semakin kompak di lapangan. Sudah mulai mengerti satu sama lain dan sudah menemukan beberapa pola permainan yang pas,” tuturnya. “Semakin hari kami merasa semakin padu, semakin bagus chemistry-nya. Tapi namanya pasangan baru, tidak bisa langsung klop. Jadi kami masih mencari-cari terus bersama-sama,” Rahmat, menimpali komentar partner barunya tersebut. Rahmat/Yere mengawali turnamen dengan mengalahkan wakil tuan rumah, Dinura Priyashantha/Siyath Senaratne, di babak 32 besar. Di babak berikutnya, mereka menang atas pasangan India, Bhargav Ram Arigela/Viswa Tej Gobburu, lalu menumbangkan unggulan teratas asal Thailand, Pongsakorn Thongkham/Wongsathorn Thongkham. Di babak empat besar, Rahmat/Yere juga berhasil mengalahkan unggulan keempat dari Malaysia, Kang Khai Xing/Aaron Tai, dengan skor 16-21, 21-15, 21-13. Selepas Sri Lanka International Challenge 2024, Rahmat/Yere akan terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, guna bergabung dengan skuad Indonesia yang bertarung di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia atau Badminton Asia Team Championship (BATC) 2024. “Setelah ini kami akan langsung ke Malaysia untuk bergabung ke tim beregu putra di BATC. Gelar ini pastinya menambah kepercayaan diri kami. Bila nanti diturunkan, kami siap menyumbang poin,” demikian Yere. Sumber: Djarum Badminton

Segera Dibangun Akademi Untuk Jaring Atlet Powerboat dan Aquabike Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menyampaikan, kolaborasi antara Kemenpora RI dengan H2O Racing dan Injourney akan membentuk sebuah Akademi untuk menjaring atlet-atlet bertalenta untuk olahraga aquabike dan powerboat. “Ya, hal itu kita sepakati saat Aquabike 2023, dari H2O Racing bersama dengan Injourney dan Kemenpora sudah menunjuk lokasi di Balige untuk menjadi Akademi Aquabike dan juga Powerboat,” kata Menpora Dito usai mengikuti Press Conference F1 Powerboat Lake Toba 2024 di Kantor Kemenko Marves Jakarta, Rabu (7/2). “Dengan penyelenggaraan F1 Powerboat Lake Toba yang akan berlangsung hingga 2027 dan kemarin dimulai dengan Aquabike, alhamdulillah ada komitmen juga kita bersama dengan H2O dan injourney bersama Kemenpora akan membuka Akademi,” imbuhnya. Menurut Menpora Dito, akademi itu bertujuan untuk menyiapkan riders lokal tanah air berlaga di cabor aquabike hingga powerboat level internasional. Sebelum seri tahun 2027 riders Indonesia diharapkan sudah mulai dapat beraksi. “Akademi ini bertujuan untuk menyiapkan dimana Indonesia pasti memiliki talenta-talenta nasional yang nantinya akan bertanding mendunia di aquabike dan juga seri powerboat,” tutur Menpora Dito. “Tapi di aquabike mungkin kita sudah memiliki banyak potensi karena aquabike sudah lama berlangsung di Indonesia mungkin yang agak membutuhkan waktu adalah kita menyiapkan riders untuk powerboat,” jelasnya. Menpora Dito berharap, target yang ada yaitu sebelum seri tahun 2027 riders-riders Indonesia diharapkan sudah bisa balapan di aquabike maupun powerboat tingkat nasional dan dunia. “Jadi, ini adalah dalam rangka mempersiapkan mungkin untuk tahun ini kita belum memiliki pembalap untuk powerboat, namun dengan adanya komitmen dengan akademi ini kita berharap sebelum 2027 kita sudah memiliki pembalap powerboat sendiri asal Indonesia dan akhirnya bisa berlaga di even powerboat series di Danau Toba,” pungkasnya. Perwakilan dari IMI Pusat, Rendy menyampaikan Ikatan Motor Indonesia (IMI) telah menjadi mitra federasi lokal untuk UIM dengan dasar telah disahkannya Komisi Watersport di cabor IMI yakni Powerboating dan Aquabike. “Dalam rangka mengembangkan F1 Powerboat, IMI akan menyelenggarakan kejuaraan nasional aquabike dengan nama Aquabike Indonesian Championship sebanyak 4 seri dimana 2 seri nya akan dilangsungkan di Samosir dan Balige. Seri pertama Aquabike Indonesian Championship ini akan diselenggarakan menjadi side eventnya F1 Powerboat 2024,” ujarnya. Sumber: Kemenpora

Atlet Golf Cetak Tiga Rekor Dalam Kejurnas Junior

Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PG PBI) melaporkan atlet golf junior mencetak tiga rekor saat tampil dalam Kejuaraan Nasional Golf Junior Indonesia 2024 di Jababeka Golf & Country pada 4-7 Februari. “Pertama, ada Jordan Indra Marcello yang memecahkan rekor skor satu hari 8 under dari rekor lama 6 under yang dicetak pemain pro,” kata Kepala Bidang Kejuaraan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) yang juga Ketua Pelaksana Kejurnas Golf Junior 2024, Adi Saksono, kepada ANTARA di Jakarta, Kamis. Rekor kedua dalam kejurnas junior, kata dia, adalah tidak ada teguran dari lapangan dan komite terhadap para atlet terkait perbaikan divot, pitch mark, dan take bunker. Kondisi ini berbeda dengan kejuaraan amatir sebelumnya di mana 7 atlet ditegur karena tidak memperbaiki beberapa hal tersebut. Adi menyebutkan, rekor ketiga dicatatkan atlet golf Rayi Geulis yang meraih albatros berupa dua pukulan masuk di par 5 hole 1 pada hari ketiga kejuaraan. Rekor-rekor yang tercipta, kata dia, menunjukkan bibit unggulan atlet golf semakin berkembang pesat sehingga pada depan mengharumkan nama golf Indonesia di berbagai ajang. Ia mengatakan, rekor-rekor ini tidak terlepas dari dukungan PB PGI yang merancang kejuaraan secara baik yang membuat atlet bisa menunjukkan kemampuan secara optimal. Adi menambahkan, PB PGI juga memanfaatkan kejuaraan tersebut sebagai momentum untuk menyeleksi bibit-bibit atlet golf unggulan untuk masuk tim nasional. “Prestasi atau poin yang dicetak para atlet akan menjadi acuan untuk menentukan layak atau tidak mereka masuk dalam tim nasional. Jadi semuanya berdasarkan data statistik tidak atas dasar pilih kasih dan sebagainya,” katanya. Kejuaraan Nasional Golf Junior Indonesia 2024 diikuti 91 atlet golf yang diseleksi dari 133 pendaftar 16 provinsi. Sumber: ANTARA

Jordan Indra Kembali Sabet Juara Kejurnas Golf Junior dan Cetak Rekor

Atlet golf putra, Jordan Indra Marcello kembali meraih gelar juara dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Junior Indonesia 2024 yang berlangsung di Jababeka Golf & Country Club, Jawa Barat. “Jordan menang meyakinkan dengan total skor 203 pukulan atau 13 di bawah par,” kata Kepala Bidang Kejuaraan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) yang juga Ketua Pelaksana Kejurnas Golf Junior 2024, Adi Saksono ketika dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Rabu. Gelar juara yang disabet Jordan merupakan kedua kalinya setelah meraih gelar juara Kejurnas Golf Junior Indonesia 2023 di Gading Raya Golf. Selain tampil sebagai juara, atlet golf binaan Pengurus Provinsi PGI Jawa Tengah itu juga memecahkan rekor course Jababeka Golf & Country setelah bermain delapan di bawah par pada hari pertama. Jordan menunjukkan superioritas pada hari pertama kejurnas yang berlangsung 4-7 Februari itu dengan mengoleksi enam birdie dan satu eagle selama 18 hole. Adi mengatakan, penampilan Jordan yang impresif menunjukkan semakin bermunculan bibit-bibit atlet golf junior unggulan di tanah air. Ia mengapresiasi atlet peraih gelar juara maupun semua atlet yang ikut dalam turnamen karena telah menunjukkan penampilan terbaik. “Semua atlet tampil jauh lebih baik dengan sedikit sekali pelanggaran yang dilakukan di lapangan,” katanya. Adi menambahkan, kejuaraan tersebut menjadi momentum bagi PB PGI untuk menyeleksi bibit-bibit unggulan pegolf muda untuk masuk dalam tim nasional. Kejuaraan tersebut diikuti sebanyak 91 atlet dari 16 provinsi yang diseleksi dari 133 pendaftar. “Jadi kejurnas ini diikuti para atlet yang diseleksi berdasarkan prestasi atau poin sehingga nantinya untuk menentukan layak atau tidaknya masuk tim nasional akan mengacu pada data statistik yang mereka miliki,” ujarnya. Sumber: ANTARA

Aldila Sutjiadi Minta PP Pelti Buat Lebih Banyak Turnamen untuk Pembinaan Atlet Muda

Petenis Indonesia, Aldila Sutjiadi menyoroti pembinaan atlet muda di Tanah Air. Ia menilai saat ini masih sedikit turnamen yang digelar. Menurut dia, keberadaan turnamen merupakan salah satu faktor penting untuk mencetak banyak atlet berbakat. Aldila melihat Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga dalam hal penyediaan kejuaraan di tingkat lokal maupun internasional. Ia membandingkan keadaan Indonesia dan pembinaan atlet tenis di Thailand. “Kalau dilihat dari negara lain, kayak Thailand misalnya, mereka bisa menghasilkan banyak atlet itu karena mereka punya pertandingan dan fasilitas untuk mengadakan turnamen itu. Hal itu yang menurut aku perlu diperhatikan kalau mau membina atlet-atlet ke depannya,” ujar dia dalam wawancara bersama Tempo, Kamis, 1 Februari 2024. Menurut juara Thailand Open 2024 itu, Indonesia tidak kekurangan atlet muda berbakat. Pada sektor putri misalnya, dia mengungkapkan beberapa nama potensial seperti Priska Madelyn Nugroho dan Janice Tjen yang berpeluang tampil di turnamen level ITF maupun WTA. Aldila juga bercerita ketika melihat langsung bakat-bakat petenis Indonesia di level junior ketika menghadiri pembukaan FIKS Tennis Open 2023 Desember lalu. Ia mengungkapkan bahwa banyak anak-anak muda yang sejatinya memiliki minat untuk terjun ke dunia tenis sebagai atlet profesional. Untuk itu, ia menilai bahwa Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) untuk lebih banyak menyelenggarakan turnamen tingkat nasional maupun internasional. “Bisa dilihat (di FIKS Tennis Open 2023) masih banyak atlet junior yang berpartisipasi. Artinya kita punya banyak atlet junior yang bisa dikembangkan ke depannya. Cuma kembali lagi mungkin pertandingannya masih minim,” ucap Aldila. “Atlet tenis itu tidak bisa hanya latihan, terus ikut turnamen satu atau dua minggu, terus latihan lagi. Karena kalau di tenis itu kita mengasah kemampuan di pertandingan sehingga bisa tahu kelemahan dan kekuatan saat bertanding. Makannya seorang petenis itu butuh banyak pertandingan,” kata atlet berusia 28 tahun itu menambahkan. Aldila menuturkan dengan banyak mengikuti pertandingan, bukan hanya kemampuan yang terasah, tetapi juga mental. Ia berharap PP Pelti dapat memperhatikan situasi tersebut jika ingin melakukan pembinaan untuk atlet-atlet muda Indonesia. Sumber: Tempo

Timnas E-sport eFootball Indonesia Juara AFC eAsian Cup 2023

Indonesia menunjukkan kehebatannya dalam bermain gim eFootball dengan menjuarai AFC eAsian Cup 2023 atau Piala Asia versi eSports. Di eAsian Cup 2023 yang menyajikan pertandingan eFootball antarnegara-negara peserta turnamen sepak bola Piala Asia 2023, Indonesia menjadi juara. Gelar tersebut didapat setelah mengalahkan Jepang dalam partai final yang digelar di Virtuocity eSports Arena, Doha, pada Senin (5/2/2024). Indonesia 3-2 lewat adu penalti setelah imbang 1-1 pada pertandingan pertama. Kemudian pada pertandingan kedua, Indonesia menang lagi dengan skor 1-0. Di eAsian Cup 2023, Indonesia awalnya bermain di babak penyisihan grup melawan Vietnam dan Jepang hingga lolos ke perdelapan final. Selanjutnya, Indonesia mengalahkan Korea Selatan dan Uni Emirat Arab di perdelapan final dan perempat final. Di semifinal, Indonesia bertemu dengan Thailand. Kembali menang, Indonesia akhirnya melaju ke partai final dan berhadapan dengan Jepang lagi hingga akhirnya mengunci gelar juara. Laporan di laman resmi AFC menyebut laga final pertama awalnya dikontrol oleh Jepang hingga membuat Indonesia kesulitan menembus lini pertahanan sang lawan. Namun, Indonesia mampu mencetak gol pada menit ke-80. Sayangnya, keunggulan Indonesia tidak bertahan lama karena Jepang langsung mencetak gol balasan tak lama kemudian. Pertandingan pun berlanjut ke perpanjangan waktu, lalu berakhir dengan adu penalti yang dimenangi Indonesia. Pada laga final kedua, duel lagi-lagi berlangsung ketat. Kali ini, Indonesia dan Jepang bermain imbang tanpa gol hingga waktu normal usai sehingga kedua tim kembali harus melakoni perpanjangan waktu. Beruntung, Indonesia mencetak gol dengan memanfaatkan situasi tendangan bebas pada menit ke-100. Mengenal eAsian Cup 2023 Piala Asia 2023 ini adalah momen di mana eAsian Cup diselenggarakan untuk yang pertama kalinya. Oleh karena itu, Indonesia menobatkan diri sebagai juara eAsian Cup pertama dalam sejarah. Di eAsian Cup, para pemain menunjukkan kebolehannya dalam memainkan eFootball 2024, gim buatan perusahaan asal Jepang, Konami. Pertandingan digelar menggunakan PS5 yang merupakan konsol gim termutakhir saat ini. Setiap pertandingan dimainkan dengan format 2v2 alias satu tim terdiri dari dua orang. Satu pertandingan dimainkan dalam waktu 12 menit. Negara-negara peserta turnamen sama seperti yang mengikuti Piala Asia 2023. Hanya saja, tim yang berlaga hanya 20 dan bukannya 24. Sebab, ada empat negara yang tidak mengirimkan pemain ke eAsian Cup, salah satunya Irak yang seharusnya berada satu grup dengan Indonesia. Sumber: GNFI