Berikut hasil drawing Piala Thomas dan Uber 2026, di mana...
Read MoreSepakbola
Dilema dan Persiapan Liga 2 Yang Akan Dimulai Seminggu Lagi
Liga 2 akan segera bergulir, akan tetapi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) belum bisa memberikan pernyataan khusus tentang ini dikarenakan ada beberapa masalah yang terjadi di badan klub. Rencananya akan ada 23 klub yang akan bermain di kompetisi tersebut yang terbagi menjadi, sebelas klub untuk timur, dan 12 lainnya bermain di wilayah barat. Walaupun kompetisi ini akan digelar pada 22 juni 2019 mendatang akan tetapi baru tiga klub yang sudah menyerahkan data, walaupun terbilang belum sempurna. Tiga klub tersebut adalah Persatu Tuban, PSIM Yogyakarta, dan Persis Solo dan sisanya masih memerlukan komitmen dan pakta integritas perihal kondisi internal masing-masing klub. “Kami belum bisa mengeluarkan rekomendasi karena belum layak. Banyak faktor khususnya bersifat administratif yang harus segera dilengkapi oleh klub,” kata pelaksana tugas Sekretaris Jenderal BOPI, Sandi Suwardi Hasan, yang dilansir dari Detiksports, di Kantor BOPI, Kemenpora, Senayan, Kamis (13/6/2019). “Kebanyakan itu izin usahanya tidak sesuai, beberapa daerah seperti Mitra Kukar. Kalau mau bikin PT kan jelas bergerak di bidang apa biar jelas. Klub sepak bola kan ada klausulnya, kalau Mitra Kukar (perusahaannya bidang) perdagangan barang dan jasa, Persiba Balikpapan ekspor dan impor, Solo perdagangan eceran. Tapi ada beberapa yang tertib seperti Serang badan hukumnya sepakbola. Itu kan sering kali bisa jadi modus mereka bikin-bikin biar dapat proyek di pemerintahan kota dan itu tidak sesuai,” dia menjelaskan. “Yang paling penting surat bebas tunggakan belum semua lengkap karena ada beberapa bermasalah, yang kami tahu kan Sriwijaya FC, PSPS Riau, PSMS Medan, masih kurang. Kami akan cek terus bila diperlukan, kami akan turun ke lapangan, baru diputuskan bakal keluarkan rekomendasi atau tidak,” ujarnya menambahkan. PT LIB selaku operator kompetisi tersebut diminta untuk lebih proaktif untuk menyempurnakan data-data tersebut ke klub masing-masing “Jadi hal-hal sebelumnya yang sudah ditemukan tidak boleh terjadi lagi. Kami ingatkan PSSI dan Komisi Disiplin untuk tidak main-main dengan hal ini. Intinya kami akan monitor itu semua,” kata Sandi mempertegas. (IHA)
Hambali, Atlet Sepakbola SKO Ragunan yang Mendunia
Jakarta- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menerima Ananda M Hambali Tolib, atlet sepakbola muda yang akan mengikuti trail di Eropa. Pesepakbola yang kini bernaung di Persela Lamongan tersebut merupakan jebolan Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan Jakarta binaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Tak disangka, hasil kerja keras yang merupakan pilihan sendiri sejak kecil, sejak berlatih di SSB Tiga Raksa Soccer School kini bernama Bhayangkara Tiga Raksa Football School yang bermarkas di Kabupaten Tangerang, Banten itu berlanjut ke SKO Ragunan, kini mulai nampak hasilnya dengan pengakuan dunia khususnya dari belahan Eropa. “Pak Menteri tak disangka, Hambali dihubungi agen dari Eropa untuk trial selama satu bulan dari 13 Juni – 20 Juli, Insha Allah besok (Kamis, 13/6) jam 19.00 WIB berangkat. Mohon Pak Menteri berkenan melepas dan memberikan arahan,” pinta Sutrisna, ayah Hambali yang setia mendampingi. Mendengarkan penyampaian orang tua dan Hambali atas undangan uji latih dari Eropa tersebut, Imam menaruh harapan besar agar menorehkan kesuksesan dan sekembalinya dapat menjadi idola baru anak muda di dunia kulit bundar sebagai salah satu cabang olahraga yang sangat populer di masyarakat. “Sukses ya Hambali. Semoga berhasil menjadi pemain sepakbola yang mampu mengharumkan tidak saja keluarga, tapi untuk Merah Putih. Ini bukti dunia mengakui kualitas pemain Indonesia, sukses untuk SSB Tiga Raksa dan SKO Ragunan yang terus melahirkan atlet bertalenta,” tambahnya. “Mari kita lepas dengan doa agar Hambali sukses, dapat berkiprah di Timnas dan semoga dapat merumput di Madrid sebagaimana cita-citanya,” tukas menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu. Sedangkan Hambali menyampaikan terima kasih atas dukungan sekaligus doa dari Menpora dan seluruh yang hadir mengiringi keberangkatannya ke Eropa. (Adt)
Uni Papua Rombak Struktur Kepengurusan dan Membuka Koperasi Demi Pengembangan Yang Lebih Baik
Perkumpulan Sepakbola Uni Papua atau dikenal Uni Papua FC pada bulan Juli 2019 nanti akan menyusun Kepengurusan baru untuk Periode tahun 2019 – 2022. Harry Widjaja, Pendiri dan CEO Uni Papua FC., mengatakan bahwa seiring dengan berkembangnya Uni Papua di kancah internasional maka perlu diadakan perbaikan di dalam tubuh organisasi agar menjadi lebih professional dan lebih baik. “Banyak Perubahan di Susunan Pengurus Uni Papua nanti, penyegaran dan penguatan Organisasi yang sudah menjadi Organisasi Nasional bahkan mengembangkan ke Internasional tentunya harus didukung oleh kepengurusan yang professional, terbaik dan memiliki dedikasi yang tinggi untuk kemanusiaan, Sepakbola dan Bangsa” Ujar Harry. “Wajar saja Uni Papua FC harus mempuyai terobosan dan penyegaran visi, karena Uni Papua yang didirikan sejak 2010 lalu dan memiliki akta notaris di tahun 2013, jadi sekarang sudah hampir 10 tahun berkiprah di Tanah Air, kita semakin optimis akan masa depan Indonesia yang lebih baik lagi, Uni Papua FC ingin mengembangkan program dan kampanye perubahan sosial melalui sepakbola lebih luas lagi, sebagai bagian mendukung pemerintah untuk membina generasi milenial dan Bonus Demografi yang sudah di depan mata kita”, sambung Harry Selain itu, pelindung Uni Papua FC sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri RI, DR A.M Fachir telah memberikan konfirmasinya bahwa beliau akan tetap menjadi Pelindung Uni Papua FC untuk periode berikutnya. Dalam perbaikan struktur tersebut, Organisasi NGO ini juga memiliki visi untuk mendirikan Koperasi Sepakbola Sosial. Koperasi ini akan menjadi cikal bakal untuk mendirikan sebuah klub sepakbola yang berujung pada pembinaan di dalam komunitas Uni Papua FC tersebut. Program ini adalah sebuat titik awal dari pengembangan sepakbola yang berkelanjutan. “Koperasi ini terbuka untuk semua kalangan pecinta sepakbola tanah air, Pengurus, Pelatih, anggota dan orang tua dari semua cabang Uni Papua FC akan menjadi anggota Koperasi ini. Saat ini sudah 200 calon anggota telah berminat di Koperasi berjenis simpan pinjam ini untuk mengelola Klub Sepakbola Masa Depan yang berbasis kepada kepemilikan bersama”, ujar Harry. Sekilas tentang Uni Papua, perkumpulan Sepakbola Uni Papua atau dikenal Uni Papua FC adalah sebuah komunitas yang mempelopori Gerakan Sepakbola Sosial untuk Perubahan. Fokus utamanya adalah Pembentukan Karakter anak Indonesia, menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian dan persatuan. Untuk membentuk karakter anak Indonesia, Uni Papua FC menggunakan Sepakbola sebagai alat yang efektif untuk mengajarkan anak-anak untuk dapat saling menghormati, menerima perbedaan, toleransi, anti diskriminasi, persamaan gender. Semua program Uni Papua sepenuhnya dilaksanakan oleh para relawan pelatih sepakbola. Saat ini Uni Papua sudah memiliki lebih dari 30 cabang yang tersebar di Nusantara, Eropa dan juga Amerika Serikat.
22 Orang Pelajar Akan Bertolak ke Portugal Untuk Bertanding Dalam Ajang IBER Cup 2019
IBER Cup yang akan segera digelar pada tanggal 1-6 Juli mendatang di Estoril, Portugal. Indonesia akan mengirimkan 22 atlet muda yang tergabung dalam Timnas Pelajar U-15 Kemenpora untuk bertanding dengan tim lainnya dari negara lain. Tim ini akan bertolak ke Portugal pada 27 Juni 2019 dan kembali ke Indonesia pada 7 July 2019. Manajer Timnas Pelajar U-15 Kemenpora, Ray Gutafson Manurung berkomentar bahwa 22 orang yang akan bertanding tersebut di seleksi Bersama Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) dan juga dikawal oleh legenda Timnas Indonesia seperti seperti Firman Utina, M Ridwan, Rochy Putiray, Kas Hartadi, Winaryo dan lainnya. “Kita lakukan seleksi dari 100, 40 sampai ke-22. Dan ke-22 pemain ini kita lakukan persiapan lagi berupa TC kedua pada 9 hingga 24 Juni mendatang, bukan hanya teknis, tapi tentang potensi kedepan yang akan dikomandoi oleh tim kepelatihan seperti Aples Gidion Tecuari dan lainnya,” ujar Ray Manurung, Senin (20/5/2019) yang dilansir dari Kompas.com. Ray berharap bahwa dalam hal ini akan menjadi pembelajaran bagus bagi Timnas Pelajar U-15 tersebut, Ia juga berharap untuk ada sejumlah klub Eropa yang akan melirik beberapa peseter tim nya untuk melakukan trial. Karena IBER Cup bukan sekedar turnamen yang bisa kita sepelekan, karena menurutnya turnamen ini adalah batu loncatan bagi para pemain muda di Indonesia untuk mendapatkan pengalaman dan juga unjuk kebolehan demi perkembangan karirnya “IBER Cup itu bukan level gengsi-gengsian. Pesertanya bukan lagi level SSB atau pelajar, tapi akademi klub-klub sepakbola profesional di Eropa. Seperti Madrid aja dengan dilatih Raul Gonzalez,” katanya. “Jadi kita berpikir kapan lagi kalau anak-anak ingin menjadi pemain bola, mereka harus siap ujungnya pemain bola itu seperti apa. Dan kita lihat IBER Cup ini merupakan World Cupnya U-15, makanya kita bawa kesana,” sambung Ray. Ray juga berharap bahwa Timnas Pelajar U-15 Kemenpora mampu meraih juara di ajang IBER Cup tersebut, akan tetapi yang lebih penting baginya adalah ajang ini dapat menambah pengalaman dan pengetahuan para pemainnya saat bertanding melawan beberapa tim dari negara-negara besar di dunia. “Target kita kesana, tentu realistis. Kami akan menghadapi akademi yang sudah bertahun-tahun latihan setiap hari dan paling tidak kita bisa mengimbangi mereka. Terlebih, nomor satu target kami adalah bagaimana mereka masuk ke Eropa dengan melawan nama-nama besar tanpa takut tapi harus excited,” ujar Ray “Tentunya ini juga akan membuka wawasan mereka agar bisa pergi ke level dunia untuk melihat bahwa pemain lain di dunia seperti itu. Makanya seminggu sebelumnya kita kesana untuk membuka wawasan mereka agar mengetahui bermain di Eropa seperti ini. Jangan malu, jangan rendah diri dan dengan berada disana kita berharap talent scouting melihat bakat-bakat pemain kita,” paparnya. Tak mau ketinggalan, Timnas Pelajar U-15 Kemenpora akan melakukan beberapa ujicoba dengan negara lain saat berada di Eropa. (IHA)
Persija Jakarta Jalin Sinergi Dengan Autamaras
Jakarta- Tim kebanggaan warga Ibukota, Persija Jakarta menjalin sinergi dengan perusahaan tour travel haji dan umroh Autamaras PT Amijaya Prakarsa. Kerja baru bersama itu tertuang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara manajemen Persija Jakarta dengan pihak Autamaras PT Amijaya Prakarsa di Hotel Sultan, Jakarta, pada Senin (20/5). Momen itu bukan hanya akan memberikan keuntungan bagi Persija Jakarta, tapi juga bagi suporter The Jakmania. Dalam kesempatan itu, Kokoh Afiat, Direktur Utama Persija menyambut baik sekaligus mengapresiasi sinergi dengan perusahaan Autamaras PT Amijaya Prakarsa. Terlebih, ungkap Kokoh, kerjasama ini terjalin secara mendadak. Kendati demikian, ia berharap momen ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi kedua belah pihak. “Di hari Jumat (17/5) lalu, saya ditemui oleh pihak PT Amijaya Prakarsa. Karena memang kebetulan kantor kami itu bersebelahan. Semoga perjanjian ini bisa bermanfaat bagi kedua pihak. Dan, nantinya semoga kami semua bisa menjadi jamaah dari Autamaras,” ujar Kokoh dihadapan undangan yang hadir di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (20/5). Sedangkan Sefdin Syaifudin, Direktur PT Amijaya Prakarsa, menegaskan sinergi ini dapat memberikan manfaat bagi Persija serta para suporter The Jakmania. Ditambahkan Sefdin, ini baru langkah pertama. Karena langkah kedua pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan tim lain. “Manfaatnya nanti mereka akan memiliki Persija travel card. Bagi pemegang kartu tersebut, kami akan berikan reward bagi The Jakmania yang menggunakan jasa dari PT Amijaya Prakarsa untuk melakukan travel umroh atau haji,” terang Sefdin. Tak hanya itu, jelas Sefdin, mereka juga akan mendapatkan keuntungan tambahan apabila memiliki kartu Persija travel card tersebut. “Nantinya siapapun asalkan The Jakmania yang mendaftar memiliki travel card, maka reward-nya cukup buat nonton 10 kali di Stadion. Untuk satu jamaah kami kasih Rp 1 juta bagi The Jakmania yang punya travel card,” lanjut Sefdin. Keuntungan lainnya yakni pihak Autamaras PT Amijaya Prakarsa bakal memberikan kesempatan kepada para pemain Persija Jakarta untuk berangkat ke Tanah Suci. “Pada akhir kompetisi kami akan umroh bersama pemain bintang Persija. Jadi The Jakmania bisa umroh bersama-sama dengan bintang-bintang Persija nanti,” tukas Sefdin. (Adt)
Pertajam Rekor Nasional di Jepang, Lalu Muhammad Zohri Lolos Olimpiade 2020
Jakarta- Sprinter muda Indonesia Lalu Muhammad Zohri berhasil lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang. Torehan itu didapat setelah ia meraih medali perunggu nomor 100 meter di ajang Seiko Grand Prix 2019, Osaka, Jepang, pada Minggu (19/5), dengan catatan waktu 10,03 detik. Hasil itu sekaligus mempertajam rekor nasional (Rekornas) yang selama ini dipegangnya yakni 10,15 detik. Rekornas sendiri dipecahkan pria kelahiran Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), 1 Juli 2000 itu pada Kejuaraan Atletik Asia 2019, di Doha, Qatar, Senin (21/4). Rekor sebelumnya dipegang Suryo Agung dengan catatan waktu 10,17 detik serta bertahan selama 10 tahun. Sedangkan medali emas Seiko Grand Prix 2019 diraih Justlin Gatlin (Amerika Serikat). Sprinter dunia pemegang medali emas Olimpiade 2004 dan medali perak Olimpiade 2016 itu membukukan catatan waktu 10,00 detik. Diikuti Yoshinide Kiryu (Jepang) yang mencetak waktu 10,01 detik, dan berhak atas medali perak. Dengan prestasi gemilang yang dicetak Zohri tersebut membuat dirinya dipastikan berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang. “Lalu Zohri fix lolos ke Tokyo karena catatan waktunya di Osaka masuk limit. Limit Olimpiade itu 10,05 detik. Kejuaraan di Osaka masuk kualifikasi Olimpiade,” ungkap Hendri Firzani, Humas PB (Pengurus Besar) PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia), pada Minggu (19/5). Zohri telah membuktikan dirinya mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Jika konsisten, bukan tidak mungkin, anak didik Eni Nuraeni itu berpulang memberikan medali bagi Indonesia di ajang pesta olahraga terbesar sejagat di Negeri Sakura pada 2020. (Adt)
Program Garuda Select Angkatan Pertama Sukses Wujudkan Mimpi Pesepakbola Muda Indonesia
Jakarta- Tim Garuda Select telah kembali ke Tanah Air pada Rabu (15/5). Sebelumnya, mereka berlatih di Inggris selama lima bulan. Selama berada di Negeri Ratu Elizabeth tersebut, sebanyak 24 pemain dipastikan mendapat pengalaman dan kesempatan luar biasa selama periode Januari hingga Mei 2019. Para pemain ini dilatih Dennis Wise sebagai Direktur Program, dan Des Walker sebagai Pelatih Tim. Mereka telah mendapatkan pelatihan dengan standar Eropa, baik di dalam dan di luar lapangan. Program Garuda Select merupakan kerja sama PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dan SuperSoccer TV. Ratu Tisha Destria, Sekertaris Jenderal (Sekjen) PSSI, mengatakan Garuda Select adalah bagian dari Program Elite Pro Academy (EPA) Klub Liga 1 U-16 dan U-18. Tisha menambahkan bahwa program akselerasi pengembangan usia muda ini adalah langkah menuju target Olimpiade 2024 dan lolos Piala Dunia 2030. Sehingga, jelas Tisha, fokus pada pengembangan pemain, bukan pembentukan tim. “PSSI berterimakasih atas dukungan SuperSoccer TV di program Garuda Select. Setiap tahunnya, 25 Pemain terbaik dari hasil kompetisi EPA U-16 dan U18 mendapatkan beasiswa belajar, berlatih dan bertanding di Inggris selama minimal 5 bulan, tergantung jadwal kompetisi yang ada di Indonesia. Selain itu, pemain mendapatkan kursus kepelatihan FA Level 1 coaching badge,” ujar Tisha, di Jakarta, Jumat (17/5). Sementara itu, Mirwan Suwarso selaku SuperSoccer TV Business Development Director, mengungkapkan bahwa dukungan SuperSoccer TV dalam memberikan liputan menyeluruh bertujuan agar para pencinta sepak bola Tanah Air bisa ikut menyimak dan mengambil pelajaran dari kegiatan tim Garuda Select di Inggris. Tayangan dari program Garuda Select ini terbukti diminati oleh pemirsa SuperSoccer TV melalui hasil streaming yang luar biasa, baik Live Match ataupun liputan dokumenter mingguannya. “Dari 17 laga yang dimainkan selama program, pertandingan puncak melawan Chelsea U-16 meraih jumlah rekor penonton terbesar yang pernah diraih SupeSoccer TV yaitu sebanyak 4.778.982 penonton. Sementara untuk liputan dokumenter berjudul Dream Chasers di SuperSoccer TV, angka tertinggi diraih dari episode 13 yang tayang tanggal 23 April 2019 dan meraih 6.612.942 penonton,” terang Mirwan. “Semua keberhasilan ini merupakan buah dari keseriusan tim SuperSoccer TV dalam memberikan yang terbaik bagi semua program tayangan Garuda Select, mulai dari memberikan tayangan Live Match dengan kualitas tinggi, menghadirkan komentator ternama Paul Dempsey, Lee Hendrie bahkan pengisi suara game FIFA 19 Alan Smith,” lanjut Mirwan. Tahun 2019, Garuda Select dilatih oleh Dennis Wise dan Des Walker. Setelah lima bulan, pemain akan kembali berkompetisi di EPA U-18 dan U-20. Kembali, Tisha menyatakan bahwa ke depannya, 25 pemain terbaik selanjutnya hasil Kompetisi EPA akan dikirim kembali. “Kami harap pada 2024, akan ada 250 pemain yg telah memiliki pengalaman bermain dan berlatih di level sepak bola dunia. 23 pemain dari 250 pemain terbaik. Yang Insha Allah akan mengantarkan Indonesia menuju Olimpiade 2024,” tutup Tisha. (Adt)
Bima Sakti Optimis Dapatkan Pemain untuk Mengisi Kerangka Timnas U-16
Depok – Bima Sakti selaku Pelatih Kepala Timnas U-16, mengaku optimis bakal mendapatkan pemain pada program seleksi dan pemusatan latihan timnas (tim nasional) U-16, di Lapangan Timnas PSSI, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Pada Selasa (14/5), seleksi dan pemusatan latihan memasuki hari kedua, dan sebanyak 41 pemain yang mengikuti seleksi makin intens berlatih. “Melihat perkembangan dan kemampuan pemain selama dua hari ini, saya optimis bisa mendapatkan pemain untuk mengisi kerangka tim,” ujar Bima dilansir situs resmi PSSI, Rabu (15/5). Seleksi yang dimulai sejak Senin (13/5) tersebut dan akan berlangsung hingga Minggu (26/5) mendatang tersebut, Bima dibantu dua asisten pelatih, yakni Indriyanto Nugroho dan Firmansyah serta Gilang sebagai pelatih fisik. Sementara itu, Firmansyah mengungkapkan bahwa anak didiknya menunjukkan progres yang terus membaik selama menjalani seleksi. “Hari ini, kami terus memantapkan latihan kami, anak-anak menunjukkan progres yang terus membaik. Saya berharap mereka bisa lebih baik lagi hingga hari terakhir nanti. Mereka beradaptasi terhadap menu latihan sangat positif,” tutur Firmansyah. Kembali, Bima menegaskan anak asuhnya tersebut akan menjalani internal game pada Jumat (17/5) mendatang. “Esoknya saya akan mulai penilaian terhadap para pemain dan akan ada pengurangan pemain,” terangnya. Sedangkan pada hari terakhir atau Sabtu (25/5), dijelaskan Bima, timnya akan mengadakan uji coba. “Untuk lawan, akan saya tentukan dan beritahukan nanti,” tukas Bima. (Adt)
Shopee Liga 1 2019 Siap Bergulir, 18 Klub Papan Atas Bersaing Raih Gelar Juara
Jakarta- Turnamen sepak bola paling bergengsi di Tanah Air, Shopee Liga 1 2019 siap bergulir. Kompetisi kasta tertinggi dari sepak bola yang akan memasuki musim ketiganya ini akan diikuti 18 klub bola terbaik di Indonesia dengan mengadopsi sistem kompetisi home and away demi memperebutkan piala bergengsi Shopee Liga 1 2019. Laga perdana akan berlangsung pada Rabu (15/5), yang mempertemukan PSS Sleman melawan Arema FC, di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta. Liga 1 2019 akan disiarkan secara langsung oleh Emtek Group yang akan menghadirkan 306 pertandingan. Sebanyak 160 laga akan ditayangkan secara eksklusif di Indosiar dan 78 pertandingan lainnya melalui O’Channel. “Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya kami sepakat dengan Shopee sebagai sponsor utama Liga 1 2019. Kami berharap kesepakatan ini menjadi tonggak untuk menuju prestasi dan tolak ukur yang lebih baik lagi. Dengan kata lain, kualitas kompetisi jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kami juga berharap bisa menyajikan kompetisi yang bersih, kompetitif, fair play dan menjadikan hiburan yang berkelas bagi seluruh penikmat sepak bola nasional,” ujar Dirk Soplanit, Direktur PT LIB (Liga Indonesia Baru), di Jakarta, Senin (13/5). Sedangkan Pandu Sjahrir, Presiden Komisaris SEA Grup, Induk perusahaan Shopee, mengatakan dengan dukungan Shopee pihaknya percaya niatan dari PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) dan PT LIB untuk menciptakan iklim sepak bola Indonesia yang lebih professional bisa cepat terlaksana. “Pada kesempatan ini kami ingin menegaskan bahwa Shopee mendukung penuh perbaikan sepak bola Indonesia dengan menjadi sponsor utama Liga 1 2019. Semoga dengan dukungan Shopee, e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan maka sepak bola Indonesia bisa menjadi lebih baik,” terang Pandu. Sementara itu, Harsiwi Achmad, Direktur Programming SCM, menjelaskan tayangan sepak bola nasional sudah menjadi signature Emtek khususnya Indosiar. “Konsistensi Indosiar ini berbuah semakin meluasnya penggemar tayangan sepak bola di seluruh lapisan masyarakat,” tutur Harsiwi. Disisi lain, Gatot S. Dewa Broto, Sekertaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), berharap Shopee Liga 1 2019 berjalan transparan dalam pengelolaan keuangan karena hal tersebut menjadi prioritas. “Kami berharap liga ini berjalan baik dari skill permainan dan keuangan agar transparan pendistribusian pendapatan sponsor, operatornya (PT LIB) dan yang tidak kalah jangan ada pengaturan skor karena ujungnya adalah kepercayaan masyarakat,” terang Gatot. Sedangkan Ratu Tisha Destria, Sekertaris Jenderal (Sekjen) PSSI, mengapresiasi dukungan semua pihak yang mengawal sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik, sehingga memungkinkan kondisi patnership bisa terjalin. “PSSI memiliki target Timnas Indonesia bisa berlaga di Olimpiade 2024, tapi juga bisa bersaing pada top 5 Liga di Asia pada 2022 ini bisa terwujud dari kerja keras, kerja cerdas, dan sinergi berbagai pihak serta dukungan penuh pemerintah,” tukas Ratu. (Adt)
Ini Rekomendasi BOPI untuk Penyelenggaraan Kompetisi Sepak Bola Liga 1
Jakarta- Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memberikan surat rekomendasi untuk penyelenggaraan Liga 1 2019. Acara penyerahan surat rekomendasi juga dibarengi penyerahan pakta integritas dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi, dan perwakilan klub serta suporter kepada BOPI, di Media Center Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga), Senayan, Jakarta, Jumat (10/5). Rekomendasi itu diberikan terkait dengan telah selesainya verifikasi yang dilakukan BOPI sejak pengajuan PT LIB pada April 2019. Dalam kesempatan itu, Richard Sambera, Ketua Umum BOPI menyampaikan harapannya terkait penyelenggaraan liga sepak bola kasta tertinggi di Indonesia tersebut. “Pertama, BOPI berharap bahwa operator dalam hal ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab agar tidak ada kekacauan disekitar pertandingan sehingga setiap pertandingan berjalan dengan aman dan nyaman untuk seluruh keluarga Indonesia,” ujar Richard. Kedua, ungkap Richard, PSSI sebagai lembaga atau federasi yang menaungi persepak bolaan Indonesia harus tegas dan mampu memberikan pengadil (wasit) yang berintegritas. Ia melanjutkan, ketiga, klub-klub berkompetisi dan berbisnis dengan profesional sehingga tidak ada lagi kejadian penunggakan gaji pemain. “Keempat, kepada pemain kedepankan sportif dan memberikan contoh kepada masyarakat dan suporter untuk saling menghormati,” terang pria berusia 47 tahun. Dan, kelima, sebut Richard, para suporter jangan anarkis, rasis, dan tawuran, semua hendaknya duduk damai menikmati dengan aman dan nyaman. “Terakhir, pesan kepada media massa hendaknya dapat terus memberitakan dengan baik agar kompetisi dapat berjalan dengan tajam dalam suasana yang kondusif,” tegas peraih medali perak kejuaraan dunia renang 2000, di Hong Kong. Richard menjelaskan BOPI telah melakukan verifikasi semua klub yang akan berlaga di Liga 1 sesuai kewenangan yang dimiliki institusi yang dipimpinnya tersebut, sehingga hasilnya rekomendasi dapat dikeluarkan. “Saya menyampaikan harapan kepada semua yang terlibat, mari kita sukseskan Liga 1 tahun 2019 ini dan semoga menjadi liga tersukses sepanjang sejarah,” tutur Richard. Sedangkan Dirk Soplanit, Direktur Interim PT LIB, mengatakan dengan keluarnya surat rekomendasi dari BOPI, maka Liga 1 bisa dipastikan segera bergulir pada 15 Mei mendatang, dimana kick off pertama akan mempertemukan PS Sleman dengan Arema FC. “Alasan kedua klub ini sebagai laga pembuka kompetisi karena juara Liga 1 tahun 2018 Persija ada agenda AFC, sementara durasi jadwal tahun ini sangat mepet yaitu berakhir 22 Desember, maka kick off tanggal 15 Mei mempertandingkan Juara Liga 2 dengan Juara Piala Presiden,” jelas Dirk. Sementara itu, terkait PT LIB yang belum menunaikan kewajiban pembayaran kepada sejumlah klub pada musim lalu, Dirk menyebut akan segera diselesaikan sesuai komitmen. “Kalau bicara soal utang piutang. Sebagai sebuah korporasi, karena LIB ini sebuah PT, maka utang piutang itu sesuatu yang biasa dan wajar saja. Namun sampai sejauh mana utang itu dapat diselesaikan dengan baik, dan pada saatnya diselesaikan sesuai dengan komitmen,” tukas Dirk. (Adt)
Timnas Indonesia U-16 Akan Bersaing Dengan China di Kualifikasi Piala Asia U-16 2020
Federasi Sepak Bola Asia (AFC) telah melaksanakan drawing pembagian grup Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (9/5/2019). Hasilnya, Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dalam babak penyisihan Grup G yang berisikan China, Filipina, Brunei Darussalam, dan Kepualauan Mariana. Kendati demikian, PSSI selaku induk sepak bola Indonesia belum memutuskan stadion mana yang akan digunakan untuk menggelar sejumlah partai pada penyisihan Grup G. Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 rencananya digelar pada 14 September 2019, khusus untuk Grup G yang terdiri dari lima negara peserta. Sementara itu, grup yang hanya berisikian empat negara akan memulai kualifikasi empat hari kemudian atau pada 18 September 2019. Nantinya, hanya juara grup dan empat runner up terbaik yang akan tampil di Piala Asia U-16 2020. Satu tempat tersisa akan diisi oleh tuan rumah yang saat ini belum disebutkan AFC. Namun, bila tuan rumah ternyata lolos dari kualifikasi, jatah tiket tersebut diberikan kepada runner-up terbaik kelima. Untuk timnas U-16 Indonesia nantinya akan dilatih oleh Bima Sakti. Pelatih asal Balikpapan, Kalimantan Timur, itu akan melakukan seleksi tahap pertama dengan memanggil 45 pemain Timnas U-16 Indonesia. Pemusatan rencananya akan dimulai pada 12 Mei bertempat di National Youth Training Center (NYTC), Sawangan, Bojongsari, Jawa Barat. Sejauh ini, Bima Sakti masih merahasiakan nama-nama pemain yang akan dipanggilnya. (IHA)
Jersey Terbaru Uni Papua Resmi di Rilis Untuk Musim 2019/2020
Sepak bola social Uni Papua FC memperkenalkan jersey terbarunya untuk musim 2019/2020. Masih dengan dominasi warna putih, biru dan merah, Jersey baru ini diumumkan pada hari Pendidikan nasional tepatnya 2 Mei silam. Di bagian depan terpampang logo sponsor utama Uni Papua, serta logo uni papua diatasnya, selain itu juga ada logo dari beberapa sponsor lainnya. Pada bagian lengan sebelah kiri terdapat logo GP Ansor sebagai mitra dan IDSPORTS di lengan kanan yang merupakan perusahaan sports manajemen yang berafiliasi dengan Uni Papua. “Kita akan menggelorakan semangat Persatuan Indonesia di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei ini. Menyebarkan virus perdamaian melalui Football For Peace,” kata Founder & CEO Uni Papua FC, Harry Widjaja. Jersey ini akan diproduksi secara konsisten dalam waktu dua tahun sebanyak 10 ribu buah yang akan dijual, dimana hasil penjualannya akan didonasikan sebagai bentuk dukungan program trauma healing bagi anak-anak yang menjadi korban bencana alam di Indonesia. Selain itu semua anggota Uni Papua yang sudah menjadi anggota selama satu tahun, dan masih aktif untuk mengikuti semua latihan dan program juga akan mengenakan jersey ini sebagai simblik dari kesetiaannya. Begitu juga denga para relawan, pelatih, dan pengurus cabang yang berada di lebih dari 30 lokasi di Indonesia dan juga 4 cabang Uni Papua di luar negeri juga akan berhak mendapatkan jersey sepakbola Sosial ini. Selain para relawan ada juga para mitra-mitra dan media partner dalam dan luar negeri yang juga berkesempatan mendapatkan jersey ini, seperti; FIFA Foundation, LaLiga, CD Numancia, Coaches Across Continents, Street Football World, Akademi Sepakbola Tiga Naga, DPP GP Ansor, Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, Sekolah Kristen Calvin Kemayoran, juga Royal Sport Medical Center Sunter Jersey ini juga akan dikenakan oleh team Uni Papua yang berada di Finlandia yang akan mengikuti laga tahunan di Helsinki. Sebelumnya jersey ini juga sudah diperkenalkan di ajang World Football Summit Asia di Kuala Lumpur pada 29-30 April silam. Perkenalan jersey ini diwakilkan oleh Gabriel Edoway selaku duta Uni Papua. Dalam ajang tersebut Gabriel mengatakan “Indonesia harus dibentuk oleh kita, bukan orang lain, karena kita adalah masa depan Indonesia yang bisa membangun Negara.” (IHA)
Joseph Simatupang, Pemuda 16 Tahun direkrut oleh Blackburn Rovers
Joseph Simatupang Ferguson, merupakan bocah pemain berdarah Indonesia yang berhasil direkrut oleh salah satu club di Eropa, yaitu Blackburn Rovers. Joseph yang masih berusia 16 tahun itu sudah menandatangani kontrak bersama tim U-18 Blackburn Rovers. Blackburn Rovers merupakan salah satu tim raksasa di Inggris yang mimiliki tiga gelar juara divisi top Eropa. Sejak musim 2012/2013, Blackburn Rovers masuk ke divisi Championship dan di musim ini Rovers mampu bertahan di divisi Championship di peringkat 15. Kabar itu diumumkan olehnya di akun Instagramnya. View this post on Instagram A post shared by @josephfergusonsima “Hari yang membanggakan buat saya dan keluarga saya untuk menandatangani beasiswa untuk Blackburn Rovers. Mudah-mudahan hal-hal baik akan datang ke depannya,” tulis Joseph di akun josephferguson1_. Joseph yang berdarah batak, sejak usia 11 tahun sudah menimba ilmu di akademi Blackburn Rovers, dengan kontraknya ini maka perjalanan Joseph akan lebih dekat menuju tim utama. Walaupun begitu Joseph masih bisa memilih status kewarganegaraannya, apakah ia nantinya akan memilih untuk membela Timnas Inggris atau kembali ke tanah air Indonesia. (IHA)
Jeda Kompetisi Selama Ramadhan, Persija Jakarta U-16 Siapkan Agenda Ujicoba
Jakarta- Elite Pro Academy PSSI Liga 1 U-16 memasuki waktu libur selama Ramadhan. Kompetisi ini kembali bergulir sepekan usai Idul Fitri. Saat ini, Persija Jakarta U-16 menempati posisi kedua Grup A Liga 1 U-16 dengan raihan 12 poin. Dan selama Ramadhan, tim berjuluk Young Tiger itu tetap menggelar latihan. Terlebih, selepas jeda Ramadhan Persija Jakarta U-16 akan bertemu TIRA Persikabo sebagai pemuncak klasemen. “Kami tetap berlatih seperti biasa untuk waktunya nanti akan diinfokan lebih lanjut bisa mendekati magrib atau malam hari,” ujar Muhamad Jusuf, Pelatih Persija Jakarta U-16, pada Senin (6/5). “Kami akan juga menjalani beberapa uji coba sekaligus hal ini lebih matang saat menghadapi TIRA sang pemuncak klasemen,” lanjutnya. Pada laga terakhir, Persija Jakarta U-16 hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan PSIS Semarang. Jusuf menilai pada laga melawan PSIS Semarang timnya hanya kecolongan saja. Menurutnya, secara keseluruhan anak didiknya tersebut sudah tampil baik. “Kami memang kecolongan hal itu juga jadi perhatian kami untuk menghadapi laga melawan TIRA,” tukas Jusuf. (Adt)
Diusung Jadi Calon Ketua Umum PSSI, Rahim Soekasah Fokus Program Usia Muda
Jakarta- Sejumlah mantan pemain tim nasional (Timnas) Indonesia mendorong Rahim Soekasah maju dalam pencalonan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Beberapa nama mantan pemain Timnas Indonesia diantaranya Eli Idris, Yudo Hadiyanto, Patar Tambunan, Aries Renaldi, Johanes Auri, Simson Rumapasal, Nasir Salasa, Robby Binur, Oyong Liza, Sangap Surbakti, Benny Tomasoa, dan Hermansyah. Mereka mendorong Rahim untuk maju dalam perebutan kursi nomor satu induk organisasi sepak bola Tanah Air itu lantaran resah dengan kondisi PSSI yang carut-marut. Mulai dari prestasi Timnas yang tak kunjung membaik hingga kasus pengaturan skor yang melibatkan petinggi PSSI. Benny Tomasoa, salah satu mantan pemain nasional yang mengusulkan Rahim sebagai kandidat Ketua Umum PSSI, mengatakan Rahim memiliki pengalaman yang matang di dunia sepak bola Indonesia. Disisi lain, Benny dkk mengaku kecewa dengan kondisi PSSI saat ini yang terserang kasus pengaturan skor. “Kami ingin Ketua Umum PSSI dari insan sepak bola dan punya pengalaman. Namun yang paling penting kami ingin PSSI bersih,” ujar Benny, di Jakarta, Kamis (2/5). Senada, Nasir Salasa menyebut dirinya bersama para mantan pemain nasional mendorong Rahim lantaran eks Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI era Ketua Umum PSSI Nurdin Halid tersebut adalah orang yang sangat mengerti tentang sepak bola. “PSSI sekarang banyak orang yang tidak pernah berkecimpung di sepak bola. Sehingga kami merasa beliau sangat pantas dan bisa membawa sepak bola Indonesia lebih maju lagi,” tutur Nasir. Menanggapi dukungan tersebut, Rahim menyatakan kesiapannya maju sebagai Ketua Umum PSSI. “Saya siap (dicalonkan sebagai Ketua Umum PSSI), dan semua saya serahkan ke voters (pemilik hak suara). Saya sudah puluhan tahun mengurus sepak bola dan sudah paham betul persepak bolaan nasional,” tutur Rahim. Ditegaskannya, bahwa siapapun berhak untuk menjadi pengurus dan Ketua Umum PSSI, baik itu dari kalangan pengusaha, militer dan politisi. Namun Rahim mengingatkan jangan menjadikan jabatan di PSSI hanya sekadar mencari popularitas. “Di luar negeri, mereka yang menjadi pengurus sepak bola umumnya sudah mengabdi selama 10 sampai 25 tahun tahun. Dan tim penjaringan calon Ketua Umum PSSI harus jujur. Jangan sampai orang yang tidak pernah mengurusi sepak bola dibilang pernah mengurusi sepak bola. Tidak boleh ada lagi yang seperti itu,” cetus Rahim. Jika nantinya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI, Rahim akan fokus melakukan pembinaan usia muda. Menurutnya, dalam melahirkan pemain hebat, maka perlu mendapatkan perhatian khusus sejak usia dini. “Saya akan fokus pada program pembinaan usia muda. Mereka harus mendapatkan perhatian khusus. Usia muda kita seperti U-16 dan U-19 perah menjadi juara. Sehingga perlu diberi pengawasan secara berkesinambungan,” tambahnya. “Dahulu, saya termasuk salah satu yang terlibat dalam menyeleksi pemain Primavera (program PSSI tahun 1993) selama kurang lebih 7 bulan. Dari puluhan pemain saya harus menyeleksi menjadi beberapa orang. Yang pasti melahirkan pemain bintang tidak mudah. Jadi pembinanan usia muda menjadi salah satu target saya nantinya,” tukas Rahim. Rahim yang mengawali karir di dunia sepak bola sebagai manajer klub UMS pada 1980-an pernah menjadi manajer Timnas pada 1990-an. Di era kompetisi sepak bola Galatama, ia merupakan manajer tim Pelita Jaya dan sukses mengantarkan klub tersebut juara empat kali. Selain itu, Rahim juga pernah menjadi Wakil Ketua Umum PSSI versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) pada 2012 serta Chairman klub sepak bola Brisbane Roar yang merupakan klub Liga Utama Australia. (Adt)
Persija Jakarta U-16 Ingin Lanjutkan Tren Positif di Elite Pro Academy Liga U-16
Lampung- Persija Jakarta U-16 melakoni laga tandang ke markas Perseru Badak Lampung pada lanjutan Elite Pro Academy Liga U-16, di Lapangan Yonif 143, Lampung, pada 27-28 April 2019. Young Tiger, julukan Persija Jakarta U-16, ingin melanjutkan tren kemenangan, dimana mereka sukses menyapu bersih dua kemenangan sebelumnya saat bertandang ke markas Semen Padang. Muhammad Arief, Pelatih Kiper Persija Jakarta U-16, mengatakan anak didiknya tersebut tak mau pulang dengan tangan hampa di perjalanan jauh yakni away perdana ke Lampung. “Kami datang melawan tim yang bagus mengingat mereka sempat mencuri poin saat bertemu TIRA yang juga bagus. Kami ingin berusaha sebaik mungkin mengambil poin di Lampung,” ujar Arief, di Wisma Lampung Sakti, Lampung, Jumat (26/4). Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Ghesenk itu menegaskan persiapan Fiore Rafli Cs berjalan dengan baik. Ia juga menyebut tidak masalah ada satu pemain yakni Muhammad Rafli yang absen karena mengalami kartu merah di pertandingan sebelumnya. “Seminggu ini kami sudah persiapan dengan baik, baik itu di tim dan juga melihat kekuatan lawan melalui rekaman video. Total kami membawa 19 pemain dan satu pemain kami absen karena mengalami kartu merah, tapi kami memiliki pemain yang kualitas sama, jadinya kami tidak khawatir akan hal itu,” tutup pria asal Tangerang itu. (Adt)
ISA Fossbi Trisakti Juara, Tekuk Asiop Apacinti di Final Liga Hansaplast Topskor U-13
Jakarta- Imran Soccer Academy (ISA) Fossbi Trisakti berhasil menjadi juara Liga Hansaplast Topskor U-13 musim 2018/2019 setelah menaklukkan tim kuat Asiop Apacinti dengan skor akhir 2-1. Pertandingan babak final ini tersaji di Lapangan Sepak Bola Universitas Trisakti, Nagrak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/4). ISA unggul lewat kecerdikan sang striker Rizaldi Putra sebelum disamakan gelandang serang ASIOP Ray Raffa dari titik putih. Gol penentu kemenangan di babak kedua dicetak lewat titik penalti. Skor 2-1 tak berubah hingga pertandingan usai. Kemenangan ini disambut sujud syukur Zuchli Imran Putra, Head Coach yang selalu setia memberikan motivasi dan mendampingi anak asuhnya hingga partai puncak ini . “Alhamdullilah, ini buah prestasi bersama dari pembinaan yang berjenjang. Kekompakan anak anak ditambah support yang luar biasa dari orangtua dan pelatih membuat kita bisa juara untuk dua tahun berturut-turut. Pertandingan terasa sulit, karena kami bermain tanpa tujuh pemain inti yang absen karena alasan satu dan lain hal. Tapi anak-anak tetap tampil percaya diri dan kompak untuk menutup lubang yang ada. Subhanallah,” ujar Imran terbata-bata dengan penuh rasa haru. Kekompakan memang sangat terlihat dalam tim asal Cibubur ini. Ratusan pemain ISA Fossbi Trisakti dari kelompok usia U-6 hingga U16 dan orangtua ikut hadir memberikan support langsung kepada rekan-rekannya yang bertarung di lapangan. “Ya, memang kita menginstrusikan agar seluruh pemain dan orangtua hadir untuk memberikan support. Saya sempat berseloroh di grup WA, bila ada pelatih nggak hadir akan saya pecat. Terbukti mereka kompak datang, dengan teriakan dan sorakan mereka di pinggir lapangan, membuat pemain tampil menggila. Terimakasih untuk semuanta,” lanjutnya. Pelatih multi talenta ini juga menekankan bahwa kunci kemenangan anak-anak adalah doa. “Kita tadi juara adalah berkah semua karena anak anak yang muslim menjalankan sholat Dhuha sebelum pertandingan. Jika melibatkan Allah SWT, Insya Allah pasti memudahkannya,” tuturnya. Dengan pertandingan final ini, Liga Hansaplast Topskor U-13 musim 2018/19 telah berakhir. Partai final Liga Hansaplast Topskor ini juga dihadiri oleh beberapa sosok legenda sepak bola Indonesia, seperti Markus Horison, serta penjaga gawang Timnas Indonesia sekaligus Persija, Andritany Ardhiyasa. Selain itu, laga puncak ini turut disaksikan dua pelatih Timnas usia muda Indonesia yakni Fakhri Husaini (Timnas U-19) dan Bima Sakti (U-16). Liga Hansaplast Topskor U-13 musim ini diikuti 24 tim yang berasal dari Jabodetabek. Dari 24 peserta tersebut kemudian dibagi menjadi dua grup. Kompetisi juga berjalan penuh dengan memainkan 22 pekan. Usai partai final, direktur kompetisi Liga Hansaplast Topskor, Yusuf Kurniawan, mengungkapkan bahwa Liga Hansaplast Topskor adalah kompetisi yang berjenjang dan akan terus membantu perkembangan sepak bola usia dini. “Liga Topskor adalah kompetisi berjenjang. Kalian para pemain tidak akan berhenti di sini saja dan akan terus berkembang,” ungkap Yusuf. Dengan menjadi juara di Liga Hansaplast Topskor U-13 musim 2018/19, ISA Fossbi berhasil mempertahankan gelarnya. Di kompetisi musim lalu, ISA juga sukses menjadi juara. (Adt)
Dua Skuat Muda Persija Jakarta U-18 Jalani Seleksi Timnas U-18
Jakarta- Dua pemain Persija Jakarta U-18 yakni Fikri Irvanuddin dan Muhammad Rifqi Adira mendapatkan kesempatan menjalani seleksi untuk Timnas (tim nasional) Indonesia U-18. Fikri dan Rifqi akan menjalani Pelatnas (pemusatan latihan nasional) mulai Senin (22/4), di Cikarang, Jawa Barat. Kedua pemain muda Persija Jakarta itu dipanggil untuk menjalani seleksi Timnas berdasarkan surat resmi induk organisasi sepak bola Indonesia (PSSI) kepada manajemen Persija Jakarta. “Sehubungan dengan program Tim Nasional U-18 yang akan melakukan Pemusatan Latihan untuk mengikuti AFF U-18 Championship 2019 dan Kualifikasi AFC U-19 Championship 2020, PSSI akan melakukan seleksi dan pemantauan bakat pemain Tim Nasional U-18 pada tanggal 22-28 April 2019,” demikian bunyi surat tersebut. Fikri dan Rifqi merupakan skuat Persija U-16 yang sukses meraih peringkat ketiga kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-16 tahun lalu. Rifqi menegaskan bila dirinya tidak akan membuang kesempatan emas ini, dan siap memberikan yang terbaik saat menjalani Pelatnas nanti. “Tentunya memperkuat Timnas Indonesia merupakan sebuah mimpi yang menjadi nyata bagi saya. Sejak kecil saya memang memiliki mimpi untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia,” ujar Rifqi, Jumat (19/4). “Kesempatan ini saya pergunakan dengan baik dan akan memberikan 100 persen kemampuan terbaik saya,” tambahnya. Senada, Fikri juga mengaku siap untuk menjalani TC (training camp) di Cikarang, pada pekan depan. “Saya sangat antusias menjalani Pelatnas. Mudah-mudahan saya bisa lolos seleksi,” harap Fikri. (Adt)
Diikuti Lebih dari 1500 Pemain, IJL Musim 2019 Resmi Dibuka
Indonesia Junior League (IJL) 2019 Resmi dibuka pekan lalu (31/3/19) di lapangan Nirwana Park Sawangan, Depok. Kompetisi musim ini diikuti oleh total lebih dari 1500 pemain dari 66 SSB yang siap berlaga di lapangan hijau. IJL sendiri terus membuktikan komitmentnya dalam berkontribusi untuk masa depan sepakbola Indonesia demi menciptakan iklim kompetisi yang sehat. IJL yang sudah memasuki musim keempatnya ini akan meluncurkan IJL Elite di akhir kompetisi. “Di musim keempat ini kami langsung menggelar tiga kategori yakni U-9, U-11 dan U-13. Tiap akhir kompetisi dirilis susunan pemain terbaik yang digabungkan menjadi satu tim dan diberi nama IJL Elite,” terang CEO Indonesia Junior League, Rezza Mahaputra Lubis. “IJL Elite ini yang kami harapkan nantinya bisa menjadi generasi penerus Timnas Indonesia di masa yang akan datang, database tiap pemain kami jaga tiap tahunnya,” ujar Rezza. “Bukan hal mudah memang menembus skuat IJL Elite, tidak hanya dari segi skill-teknik, visi bermain tapi juga attitude,” tambah Rezza. Washiyatul Akmal, Direktur Teknik IJL Elite yang juga mantan pemain Persija pun berkomentar bahwa dia selalu berharap bahwa proyek maya rantai IJL Elite ini akan berjalan mulus. “Tidak mudah memang menembus skuat IJL Elite, ibarat masuk Timnas, semua pemain terbaik berlomba-lomba dan benar-benar dipantau progresnya. Ini jadi semacam stimulus juga agar tiap SSB bisa menelurkan generasi terbaik tiap musimnya,” ujar Akmal. “Ini menariknya, saya pernah mengirim satu anak didik menembus skuat IJL Elite pada 2017 lalu. Ada satu kebanggaan besar tidak hanya dari sisi pemain tetapi juga orangtua,” tambah salah satu mantan pemain Persija lainnya, Aris Indarto. Menciptakan atmosfer kompetisi sepak bola usia dini yang segar dan sehat tetap jadi fokus utama IJL. Poin-poin khusus bahkan diciptakan untuk suporter dari tiap SSB. “Dinamika sepak bola usia muda Indonesia memang masih jadi pekerjaan rumah bersama. Penilaian untuk suporter bahkan kami jadikan rujukan mengakomodir keikutsertaan SSB di musim berikutnya, artinya harus ada sinergi agar kompetisi tidak hanya berjalan ketat tapi juga sehat, respect ke kawan, lawan juga perangkat pertandingan,” tegas Rezza. “IJL bebas dari intervensi karena semua SSB adalah mitra strategis kami,” tutup Rezza. Daftar Lengkap Tim Kontestan IJL 2019: U-9: 1. ASTAM 2. Salfas Soccer 3. Ragunan Soccer School 4. ASIOP 5. FU15FA Bina Sentra 6. M’Private Soccer School 7. All Star Galapuri 8. CISS 9. BMIFA 10. Pro:Direct Academy 11. Pelita Jaya SS 12. Indonesia Rising Star 13. Metro Kukusan 14. Garuda Muda Soccer Academy 15. Maesa Cijantung 16. Ocean Stars 17. Serpong Jaya 18. GRT Sitanala 19. Indonesia Muda Utara 20. SoccerEd 21. Cipondoh Putra 22. SSJ Kota Bogor 23. Alba FC 24. Fifa Farmel 25. Sparta 26. Garec’s 27. Remci 28. Kancil Mas Karawang 29. Young Warrior FA 30. D’Joe FC 31. Kembangan 8 32. Putra Agung 33. Abstrax FA 34. Atlas U-11: 1. ASTAM 2. Salfas Soccer 3. Ragunan Soccer School 4. ASIOP 5. FU15FA Bina Sentra 6. M’Private Soccer School 7. All Star Galapuri 8. CISS 9. BMIFA 10. Pro:Direct Academy 11. Pelita Jaya SS 12. Putra Sejati 13. Giras FC 14. Gagak Rimang 15. Maesa Cijantung 16. Ocean Stars 17. Serpong Jaya 18. Garuda Muda Soccer Academy 19. Indonesia Rising Star 20. Indonesia Muda Utara 21. Java Soccer Academy 22. GRT Sitanala 23. Tajimalela FA 24. Sparta 25. Remci 26. Young Warrior 27. Satria Muda FA 28. FIFA Farmel 29. Alba FC 30. Brazillian Soccer School 31. Stoni Indonesia 32. Garec’s 33. D’Joe FC 34. B24HABS. (IHA)