Jersey Terbaru Uni Papua Resmi di Rilis Untuk Musim 2019/2020

Sepak bola social Uni Papua FC memperkenalkan jersey terbarunya untuk musim 2019/2020. Masih dengan dominasi warna putih, biru dan merah, Jersey baru ini diumumkan pada hari Pendidikan nasional tepatnya 2 Mei silam. Di bagian depan terpampang logo sponsor utama Uni Papua, serta logo uni papua diatasnya, selain itu juga ada logo dari beberapa sponsor lainnya. Pada bagian lengan sebelah kiri terdapat logo GP Ansor sebagai mitra dan IDSPORTS di lengan kanan yang merupakan perusahaan sports manajemen yang berafiliasi dengan Uni Papua. “Kita akan menggelorakan semangat Persatuan Indonesia di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei ini. Menyebarkan virus perdamaian melalui Football For Peace,” kata Founder & CEO Uni Papua FC, Harry Widjaja. Jersey ini akan diproduksi secara konsisten dalam waktu dua tahun sebanyak 10 ribu buah yang akan dijual, dimana hasil penjualannya akan didonasikan sebagai bentuk dukungan program trauma healing bagi anak-anak yang menjadi korban bencana alam di Indonesia. Selain itu semua anggota Uni Papua yang sudah menjadi anggota selama satu tahun, dan masih aktif untuk mengikuti semua latihan dan program juga akan mengenakan jersey ini sebagai simblik dari kesetiaannya. Begitu juga denga para relawan, pelatih, dan pengurus cabang yang berada di lebih dari 30 lokasi di Indonesia dan juga 4 cabang Uni Papua di luar negeri juga akan berhak mendapatkan jersey sepakbola Sosial ini. Selain para relawan ada juga para mitra-mitra dan media partner dalam dan luar negeri yang juga berkesempatan mendapatkan jersey ini, seperti; FIFA Foundation, LaLiga, CD Numancia, Coaches Across Continents, Street Football World, Akademi Sepakbola Tiga Naga, DPP GP Ansor, Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, Sekolah Kristen Calvin Kemayoran, juga Royal Sport Medical Center Sunter Jersey ini juga akan dikenakan oleh team Uni Papua yang berada di Finlandia yang akan mengikuti laga tahunan di Helsinki. Sebelumnya jersey ini juga sudah diperkenalkan di ajang World Football Summit Asia di Kuala Lumpur pada 29-30 April silam. Perkenalan jersey ini diwakilkan oleh Gabriel Edoway selaku duta Uni Papua. Dalam ajang tersebut Gabriel mengatakan “Indonesia harus dibentuk oleh kita, bukan orang lain, karena kita adalah masa depan Indonesia yang bisa membangun Negara.” (IHA)

Lagi-Lagi, Soccer Academy Asal Madrid SOXNA Jalin Kerjasama Dengan IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC

Presiden SOXNA Luis Alcina (Kedua dari kiri) saat moment penandatanganan MoU Dengan Harry Widjaja (Kedua dari kanan) selaku CEO IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC

SOXNA Soccer Academy sudah resmi bekerjasama dengan IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC untuk mengadakan program pelatihan dan turnamen sepakbola sosial pada tahun 2018 mendatang. Turnamen yang akan digelar di Jakarta ini, akan dilatih oleh pelatih asal Spanyol yang diturunkan langsung oleh SOXNA untuk melakukan coaching clinic pada 11 cabang IDGEN Uni Papua FC yang akan dilaksanakan pada waktu liburan sekolah. Tak hanya itu, satu perwakilan dari masing-masing cabang akan diberi kesempatan untuk berlatih di SOXNA Soccer Academy Madrid, Spanyol. Peserta yang dipilih adalah anak-anak yang telah dibina oleh IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua FC selama minimal 1 tahun. 11 daerah yang terpilih sebagai berikut: 1. Sorong (Papua Barat) 2. NTT 3. Bali 4. Probolinggo 5. Surabaya 6. Papua (Wamena/Puncak Jaya/Mamberamo Tengah) 7. Salatiga 8. Ungaran 9. Jakarta Rusun Flamboyan 10. Jakarta Rusun Cilincing 11. Jakarta Pulau 1000 Seperti yang dilansir pada kemenpora.go.id, Presiden SOXNA Luis Alcina, sempat berkunjung ke Indonesia pada Desember 2016 lalu, dan menyampaikan maksud untuk menindaklanjuti keinginan Menpora Imam Nahrowi yang pernah berkunjung ke SOXNA Soccer Centre, Spanyol. Dikatakan lebih lanjut bahwa mentri pemuda dan olahraga, Imam Nahrowi ingin mengembangkan sepakbola di Indonesia untuk prestasi yang lebih baik dan melatih sejak usia dini. “Kunjungan kami ke Indonesia ini merupakan kunjungan yang sangat penting bagi SOXNA, kami melihat potensi luar biasa di Indonesia, bakat sepakbola dan dukungan suporter yang luar biasa, mengalahkan di negara-negara Eropa saat ini” tutur Luis Menanggapi hal tersebut, Imam Nahrowi sangat antusias dan ia berharap dengan pelatihan dan pendidikan sepakbola dari SOXNA akan membantu para atlet untuk membawa nama Indonesia ke tingkat dunia. “Tentu saya sangat senang sekali, pemerintah Indonesia sangat mendukung program ini, harapan kita adalah dengan pendidikan dan pelatihan sejak usia dini akan bisa memunculkan bibit unggul dalam sepakbola negara kita, ” tuturnya.(put/adt)

Mengenal Lebih Dalam Tentang SOXNA Soccer Academy

Presiden SOXNA Luis Alcina (Kedua dari kiri) saat penandatanganan MoU dengan Harry Widjaja (Ketiga dari kiri) sebagai CEO IDGEN Sepakbola Sosial Uni Papua

Turnamen Indonesia11 IDGEN SOXNA 2018 merupakan turnamen sepakbola yang merupakan bentuk kerja sama antara IDGEN sepakbola sosial Uni Papua FC dengan SOXNA Soccer Academy. SOXNA Soccer Academy merupakan akademi sepakbola bergengsi dari Madrid, Spanyol yang telah menggunakan metode latihan berbasis teknologi modern. SOXNA sudah memiliki program kerjasama pembinaan dan pengembangan sepakbola dengan beberapa negara melalui Road Map pembinaan sepakbola. SOXNA mempunyai kurikulum sekolah sepakbola yang sangat terfokus dalam membangun sistem pembinaan sepakbola nasional yang berkelanjutan sehingga dapat menumbuhkan pemain muda yang dipersiapkan menjadi pemain tingkat dunia. Di Indonesia sendiri, SOXNA telah menjalin kerjasama dengan PSSI dan Kemenpora. SOXNA juga ikut serta dalam memberikan materi untuk penyusunan Road Map sepakbola Nasional di bawah kemenko PMK. SOXNA sebagai salah satu sponsor Football For Peace 2017 yang diadakan oleh IDGEN Uni Papua FC dan juga didukung oleh Kementerian Luar Negeri pada 20 – 22 Mei 2017 lalu.(put/adt)

Game BOGI Menjadi Langkah Pertama Menciptakan Perdamaian Negara Melalui Olahraga Sepakbola

Dubes RI, Harry Widjaja dan Direktur Umum La Liga Spanyol, Javier Gomez Molina saat menjalin Kerjasama Untuk Mengembangkan Permainan Board Game Sepakbola Berbasis Karakter di Indonesia

Game BOGI dipromosikan sebagai model permainan Papan Kreatif yang memuat nilai-nilai penguatan pendidikan karakter sportif yang tidak hanya diperuntukan bagi anak-anak tapi juga semua tingkatan usia, terutama para pencinta permainan sepakbola. Sebagaimana permainan papan pada umumnya, seperti layaknya ular tangga, BOGI juga dapat dimainkan oleh 2 sampai 4 orang dengan menggunakan bidak berbeda dan dadu sebagai panduan untuk melangkah. Manfaat dari Game BOGI diantaranya memberikan pengalaman kepada para pemainnya, melalui proses pembelajaran bermain sambil belajar, merangsang daya pikir, daya cipta dan bahasa agar mampu menumbuhkan sikap, mental serta aklak yang baik. Selain itu dapat melatih para pemainnya untuk belajar bekerjasama dan menunggu giliran, serta mengenal kalah menang dalam sebuah permainan. Kedepannya Game BOGI diharapkan dapat menjadi pilihan permainan alternatif generasi muda Indonesia untuk membentuk karakter sportif. KBRI Madrid mengharapkan, kiranya MoU BOGI ini akan menjadi awal bagi kerjasama berikutnya antara La Liga Spanyol dan Yayasan Generasi Indonesia ID GEN – Uni Papua dalam mengembangkan gerakan sepakbola sosial di Indonesia, dengan aspek kemanusiaan dan perdamaian, serta memajukan kepentingan pendidikan karakter generasi muda. (red)