Garuda Select Memiliki Tambahan Tenaga Untuk Melanjutkan Tren Positif

Tren positif dalam dua pertandingan terakhir coba diteruskan oleh tim Garuda Select.

Tren positif dalam dua pertandingan terakhir coba diteruskan oleh tim Garuda Select. Agenda terdekat Rafli Asrul dkk. adalah menghadapi Cheltenham pada Rabu (11/12) di Lapangan Birmingham FA. Perlahan tapi pasti, para pemain mulai bisa menjalankan skema permainan sesuai dengan instruksi pelatih. Dalam dua pertandingan terakhir, Garuda Select selalu meraih kemenangan. Masing-masing 1-0 atas Gillingham dan 4-0 melawan Burton Albion. Penampilan gemilang di dua pertandingan tersebut, diakui Rafli tidak lepas dari semakin membaiknya adaptasi para pemain terhadap berbagai hal selama berada di Inggris. “Sudah mulai bisa beradaptasi dengan cuaca. Walaupun dinginnya semakin menjadi-jadi, tapi kami semakin terbiasa dan tidak separah ketika pertama datang,” katanya ketika ditemui Mola TV sebelum pertandingan. Asisten Pelatih Garuda Select, Danny Holmes, mengakui memang ada peningkatan berarti yang diperlihatkan para pemain. Ia pun berharap peningkatan positif tersebut tidak terhenti hanya sampai di sini saja. “Mereka sudah lebih baik ketika menguasai bola. Ini modal bagus untuk dibawa ke pertandingan selanjutnya. Sekarang tinggal meningkatkan insting pengambilan keputusan di depan gawang agar lebih efektif dalam menghasilkan gol,” ucap Holmes. Mulai pertandingan melawan Cheltenham, Garuda Select mendapat tambahan tenaga. Empat pemain dari angkatan pertama yakni Bagus Kahfi, David Maulana, Fajar Fathurrahman, dan Brylian Aldama, sudah bisa bergabung dengan anggota skuad yang lain. Sementara Andre Oktaviansyah, masih harus menjalani serangkaian perawatan untuk pemulihan cederanya. Pertandingan melawan Cheltenham bisa disaksikan langsung melalui aplikasi Mola TV pada Rabu, 11 Desember 2019 pukul 8.30 malam WIB. Aksi para pemain Garuda Select selama di Inggris dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Aksi-aksi dari para pemain Garuda Select bisa disaksikan di: https://mola.tv/categories/gs-cat Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta FC Internazionale.

Jadwal Timnas Indonesia U-22 VS Vietnam Di Final SEA Games 2019

timnas-u22-lolos-final-sea-games

Timnas Indonesia U-22 selangkah lagi meraih medali emas sepak bola SEA Games 2019. Garuda Muda -julukan timnas Indonesia U-22 telah sukses melangkah hingga ke final. Sebelumnya di semifinal SEA Games 2019, Timnas Indonesia U-22 menyingkirkan Myanmar. Egy Maulana Vikri dkk. menang 4-2 dalam pertandingan selama 120 menit. Di partai puncak, Timnas Indonesia U-22 menantang Vietnam, yang menyingkirkan Kamboja dengan skor telak 4-0. Duel melawan Vietnam menjadi partai ulangan bagi Timnas Indonesia U-22. Kedua tim sudah bertemu saat babak fase Grup B. Ketika itu, Garuda Muda kalah 1-2. Medali emas SEA Games 2019 menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia U-22. Pasalnya, Garuda Muda terakhir kali meraih medali emas SEA Games pada tahun 1991. Berikutini jadwal Timnas Indonesia U-22 di final SEA Games 2019 yang akan disiarkan di RCTI. View this post on Instagram A post shared by NYSN Media (@nysnmedia)   Jadwal Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam Selasa, 10 Desember 2019 Pukul: 19.00 WIB Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam Venue: Rizal Memorial Stadium Live di RCTI Klasemen Akhir Grup B 1 Vietnam 5 4 1 0 17-4 13 2 Indonesia 5 4 0 1 17 -2 12 3 Thailand 5 3 1 1 14-4 10 4 Singapura 5 1 1 3 7-6 4 5 Laos 5 1 1 3 4-12 4 6 Brunei 5 0 0 5 0-31 0 Skuat Timnas Indonesia U-22 Kiper: Nadeo Argawinata, Muhammad Riyadi Belakang: Bagas Adi Nugroho, Andy Setyo, Nurhidayat Haji Haris, Dodi Alekvan Djin, Rachmat Irianto, Asnawi Mangkualam, Firza Andika Tengah: Zulfiandi, Syahrian Abimanyu, Sani Rizki Fauzi, Evan Dimas, Feby Eka Putra, Saddil Ramdani, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Osvaldo Haay, Irkham Zahrul Milla Depan: Muhammad Rafli Pelatih: Indra sjafri

Brylian Aldama Bicara Soal Pentingnya Atur Pola Makan

Brylian Brylian menjadi salah satu pemain yang akan kembali diberangkatkan ke Inggris untuk bergabung dengan Garuda Select angkatan kedua.

Jakarta, 8 Desember 2019 – Selama menjalani pelatihan di Inggris bersama tim Garuda Select, para pemain dituntut disiplin dalam segala hal. Mulai dari ketepatan waktu latihan, istirahat, hingga disiplin dalam asupan gizi untuk tubuh. Makan dan minum adalah salah satu yang paling dijaga ketat dalam program ini. Untuk menghadapi jadwal padat dari mulai latihan hingga pertandingan, diperlukan asupan yang sesuai. Jika salah mengonsumsi, risikonya fatal. Pemain bisa mengalami gangguan kebugaran atau skenario paling parah adalah cedera. Hal ini disadari betul oleh salah satu pemain Garuda Select, Brylian Aldama. Ditemui secara eksklusif oleh Mola TV, Bri sapaan akrabnya, mengaku di Inggris tidak bisa asal makan. Pantang hukumnya melanggar aturan yang sudah ditetapkan oleh tim pelatih selama di pelatihan. “Soal makanan, itu sangat memengaruhi fisik karena berhubungan dengan pemulihan. Kami latihan setiap hari bisa tiga kali, otomatis butuh asupan yang membuat kami harus cepat-cepat kembali ke performa semula. Kalau salah makan nantinya bisa cedera,” ucap pemain kelahiran Surabaya tersebut. Kebiasaan mengatur pola makan serta asupan gizi selama berada di Inggris juga diterapkan sekembalinya ke Indonesia. Apalagi dirinya tidak tergabung ke dalam klub mana pun sehingga inisiatif menjadi hal kunci dalam menjaga kebugaran. “Itu saya terapkan di tim nasional, terutama soal sayur. Kalau di rumah, sebenarnya hanya makan roti setiap pagi sama keju,” lanjutnya. Brylian menjadi salah satu pemain yang akan kembali diberangkatkan ke Inggris untuk bergabung dengan Garuda Select angkatan kedua. “Perbedaannya mungkin sekarang harus bermain dengan junior-junior. Sekarang ada tekanan baru dan tanggung jawabnya lebih besar. Namun, sebenarnya kalau di lapangan tidak ada istilah senior atau junior. Contohnya Subhan (Fajri), kami sempat sama-sama di timnas U-16,” jelas Brylian. Penampilan Brylian bersama Garuda Select di setiap pertandingan dapat disaksikan melalui LIVE MATCH secara gratis di MOLA TV. Selain itu, MOLA TV juga menyediakan liputan dokumenter kegiatan latihan dan berbagai kehidupan para pemain selama mengikuti program Garuda Select. Banyak hal menarik dan menyentuh yang layak menjadi pembelajaran bagi siapa pun yang ingin meraih impian, termasuk mimpi para pemain Garuda Select untuk menjadi pemain Tim Nasional Indonesia. Garuda Select kali ini merupakan angkatan kedua. Sebelumnya Garuda Select berlangsung hanya di Inggris selama lima bulan hingga Mei 2019. Sementara Garuda Select angkatan kedua selain bermarkas di Bimingham, Inggris, juga akan merasakan pelatihan di Como, Italia, sehingga para pemain dapat merasakan bermain menghadapi lawan dengan tipe permainan dan taktik yang berbeda. Arsenal, Leicester, Chelsea, dan lawan lawan lama dari musim lalu kembali akan menjajal tim Garuda Select, namun kali ini ada tambahan beberapa lawan baru seperti Manchester City di Inggris dan Como, Torino, Juventus, serta Internazionale.

Menang Telak 4-0 Timnas Indonesia Berhasil Lolos ke Babak Semifinal

Skuad Timnas Indonesia U23

Timnas berhasil meraih poin penuh kala melawan Laos dengan skor telak 4-0. Laga timnas U23 Indonesia vs Laos berlangsung di Stadion City of Imus, Filipina pada Kamis (5/12/2019) merupakan pertandingan terakhir di Grup B SEA Games 2019. Empat gol timnas Indonesia dicetak oleh 3 pemain berbeda yakni Saddil Ramdani (4′), Osvaldo Haay (46′, 90+4′), dan tendangan penalti Bagas Adi Nugroho (72′). Gol pertama dicetak Saddil Ramdani ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Memasuki babak kedua, Indonesia mampu mencuri gol di menit ke-47 lewat aksi Osvaldo Haay. Bagas Adi Nugroho berhasil memperlebar keunggulan Indonesia menjadi 3-0 lewat eksekusi penalti di menit ke-71. Osvaldo Haay menambah derita Laos lewat gol yang ditorehkannya di masa injury time. Dengan kemenangan ini Indonesia berhasil lolos ke babak semifinal SEA Games 2019 cabang olahraga sepakbola di posisi Runner-up sedangkan Vietnam tetap bertahan sebagai juara grup setelah mendapatkan hasil imbang di laga melawan Thailand. Jalannya pertandingan Indonesia langsung unggul cepat pada menit ke-5 lewat sepakan Saddil Ramdani yang gagal untuk diantisipasi baik oleh lini pertahanan maupun penjaga gawang Laos. Para pemain timnas Indonesia terus mencoba untuk mencari gol tambahan lainnya, namun karena rapatnya barisan pertahanan Laos membuat bola sulit untuk masuk kedalam kotak penalti lawan. Menit 28, Indonesia melancarkan serangan, Osvaldo Haay mencoba melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun arahnya masih melebar di sisi kiri gawang Laos. Beberapa kali Laos pun membangun serangan ke pertahanan Indonesia. Namun penyelesaian akhir yang kurang baik membaut serangan terbuang percuma dan Indonesia kembali menguasai pertandingan. Laos mendapatkan peluang melalui tendangan bebas. Tendangan yang dilepaskan oleh Soukaphone Vongchiengkham masih bisa ditepis oleh Nadeo Argawinata. Sesaat kemudian Indonesia melancarkan serangan balik cepat melalui kombinasi umpan satu-dua Saddil dan Osvaldo Haay, namun sepakan Saddil dari sudut sempit masih bisa diamankan oleh Solasak Thilavong. Skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum. Di babak kedua, Indonesia berhasil menambah gol melalui Osvaldo Haay pada menit ke-47. Gol tersebut membuat Laos langsung menumpuk seluruh pemainnya di area pertahanan mereka. Indonesia yang kesulitan untuk menembus pertahanan ketat Laos mencoba memberikan tenaga baru dengan menarik keluar Egy Maulana Vikri dan memasukkan Witan Sulaeman. Menit 72 Indonesia berhasil menambah melalui gol yang dicetak oleh Bagas Adi Nugroho. Bagas sebagai eksekutor penalti gagal menunaikan tugasnya, namun ia tetap bisa mencetak gol setelah menyambar bola liar hasil tepisan kiper Laos Solasak Thilavong. Pada menit akhir tambahan waktu babak kedua, Indonesia semakin meninggalkan Laos dengan skor 4-0 setelah Osvaldo Haay mencetak gol keduanya pada laga ini. Skor 4-0 untuk kemenangan Indonesia atas Laos bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Susunan Pemain: INDONESIA: Nadeo Argawinata, Andy Setyo Nugroho, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, Asnawi Mangkualam Bahar, Evan Dimas Darmono, Zulfiandi, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, Syahrian Abimanyu, Osvaldo Haay. LAOS: Solasak Thilavong, Bounphitak Chanthalangsy, Kittisak Phomvongsa, Loungleuang Keophouvong, Aphixay Thankhanty, Kaharn Phetsivilay, Vanna Bounlovongsa, Somvasath Sophabmixay, Somlith Sengvanny, Soukaphone Vongchiengkham, Somxay Keonaham. Jadwal Siaran Langsung Semifinal SEA Games 2019 Myanmar vs Indonesia Rizal Memorial Stadium Sabtu (7/12/2019) pukul 15.00 WIB Live RCTI dan TVRI

Lulusan Yamaoka Scholarship Foundation Raih Kesuksesan di Liga Profesional Indonesia

Muhammad-Imam-Abrielleo-Syalwa-Illaura--saat-penyerahan-beasiswa-Yamaoka-Scholarshop-Foundation-(Posisi_-di-tengah,-Tahun-2014)-2

Jakarta, 29 November 2019 – Yamaoka Scholarship Foundation didirikan oleh pendiri Yanmar Co., Ltd., sebuah manufaktur peralatan industri Jepang, dengan tujuan untuk mendukung kegiatan akademis para siswa serta memberikan mereka peluang yang lebih besar. Sejak pendiriannya di Indonesia pada tahun 2013, yayasan tersebut telah membantu total 235 siswa dalam bentuk bantuan akademis kepada siswa SMP dan mahasiswa agar mereka dapat tetap bisa bermain sepakbola selagi melanjutkan sekolah. Muhammad Imam Abrielleo Syalwa Illaura, salah satu lulusan yang menerima beasiswa sejak Juli 2014 sampai Juni 2017, berhasil meraih kesuksesan di dunia sepakbola dan bermain di liga profesional di Indonesia. Setelah lulus dari program SMP dari Yamaoka Scholarship Foundation, Muhammad bermain sepakbola di Bhayangkara FC U-15 dari November 2017 sampai Agustus 2019. Saat ini di tahun terakhirnya di SMA, Muhammad bermain di Persekam Metro FC U-17 sejak September 2019. Menanggapi bantuan dari program beasiswa tersebut, Muhammad berkata “Berkat Yamaoka Scholarship Foundation, saya bisa membeli seragam, sepatu, dan peralatan sepakbola lainnya. Saya sangat bersyukur kepada program ini karena saya mendapatkan dukungan untuk terus bermain sepakbola sambil meneruskan kegiatan belajar di sekolah.” Nobuyoshi Fujita, Direktur Eksekutif dari Yamaoka Scholarship Foundation berkata “Kami sangat senang dapat menjadi salah satu bagian dari perjalanan karir Muhammad Imam Abrielleo Syalwa Illaura di dunia sepakbola. Demi mewujudkan ‘A SUSTAINABLE FUTURE’ (Masa Depan Berkelanjutan), Yanmar mendukung kaum muda saat ini dalam mewujudkan impian mereka karena merekalah generasi pembawa harapan dan aspirasi untuk membuat dunia yang lebih baik.” Yamaoka Scholarship Foundation didirikan oleh Magokichi Yamaoka, yang juga mendirikan Yanmar Co., Ltd. dengan pendanaan pribadi. Di Jepang, Program Yamaoka Scholarship Foundation menyediakan dan mengelola beasiswa untuk siswa SMA, para lulusan, dan pelajar asing yang terlibat dalam penelitian mengenai ilmu pengetahuan alam. Di Indonesia, melalui Yamaoka Scholarship Foundation, Yanmar menyediakan bantuan akademis kepada siswa SMP di Jakarta dan Surabaya, serta mahasiswa Universitas PERSADA dan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk terus mengembangkan bakat sepakbola mereka selagi melanjutkan kegiatan pembelajaran. Tentang Yanmar Dimulai pada tahun 1912 di Osaka, Jepang, Yanmar merupakan yang pertama kali berhasil membuat mesin diesel kompak dengan ukuran yang ringkas pada tahun 1933. Setelah itu, dengan mesin diesel industri sebagai landasan perusahaan, Yanmar terus memperluas produknya, layanan, dan keahlian untuk memberikan solusi total sebagai produsen peralatan industri. Sebagai penyedia mesin kecil dan besar, mesin dan fasilitas pertanian, peralatan konstruksi, system energi, kelautan, peralatan permesinan, dan komponen, operasi bisnis global Yanmar mencakup tujuh domain. Di darat, di laut, dan di perkotaan, misi Yanmar untuk “memberikan solusi berkelanjutan berfokus pada tantangan yang dihadapi pelanggan, dalam produksi pangan dan pemanfaatan sumber daya, sehingga memperkaya nilai kehidupan masyarakat untuk hari esok”, Yanmar bertekad untuk mewujudkan “Masa Depan Berkelanjutan”. Untuk informasi selengkapnya, silahkan mengunjungi situs resmi: https://www.yanmar.com/global/

Jadwal Siaran Langsung Timnas U-22 vs Iran di RCTI

Jadwal Siaran Langsung Timnas U-22 vs Iran di RCTI

Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 terus bersiap jelang turun di SEA Games 2019. Pada medio minggu ini, skuad Garuda Muda akan menjalani dua laga uji coba internasional kontra Timnas Iran U-23. Laga pertama akan dilangsungkan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Rabu (13/11/2019), mulai pukul 16.30 WIB. Lalu pada Sabtu (16/11/2019), laga dilangsungkan di Stadion Pakansari, Bogor, mulai pukul 16.30 WIB. Pertandingan kontra Iran bakal dijadikan pelajaran bagi skuad asuhan Indra Sjafri. Sebab di SEA Games 2019, Timnas Indonesia U-22 langsung dihadang dua lawan kuat di fase grup, yakni Thailand dan Vietnam. Laga Uji Coba Internasional Timnas U-22 vs Iran U-22 Rabu (13/11/2019) Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali live @RCTI pukul 16.30 WIB Timnas U-22 vs Iran U-22 Sabtu (16/11/2019) Stadion Pakansari, Bogor, live @RCTI pukul 16.30 WIB

Bagus Kahfi Cetak Gol Penentuan, Indonesia Lolos Putaran Final Piala AFC U-19 2020

Bagus Kahfi Mencetak skor penyeimbang lewat tendangan penalti. (NYSN/Prass)

Indonesia berhasil lolos ke putaran final piala AFC U-19 2020 setelah meraih hasil imbang saat melawan Korea Utara di Stadion Utama Glora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (10/11/2019) malam. Hasil itu sudah cukup meloloskan Timnas U-19 dengan status juara Grup K kualifikasi piala AFC U-19 2020. Total Indonesia mengoleksi 7 poin, diikuti Korea Utara 5 poin, Hong Kong 4 poin dan Timor Leste 0 poin. Bermain dihadapan hampir 17ribu penonton, Timnas U19 langsung optimis lancarkan serangan. Peluang pertama Indonesia didapatkan di menit 5 lewat tendangan Serdy Ephy tak lama berselang terjadi kemelut di depan gawang Korea Utara yang akhirnya hanya menghasilkan tendangan kiper. Pada menit ke-16 giliran Fajar fathur mendapatkan kesempatan menembak ke gawang namun masih bisa dihalau kiper Korea Utara, Sin Kwang Guk. Bagus CS terus berupaya menekan pertahanan Korea Utara sampai pada akhirnya Indonesia kecolongan dimenit ke-40. Lewat sontekan berkelas dari sang kapten Korea Utara, Kim Kwang Chong. Bola yang mengarah kencang ke pojok kanan gawang tak bisa dihalau kiper Indonesia, Ernando Ari. Skor 1-0 untuk Korea Utara menutup jalannya pertandingan babak pertama. Pada babak kedua, pelatih Fakhri Husaeni mengganti Serdy Ephy dengan Mochammad Supriadi. Masuknya Supriadi membuat daya serang Indonesia menjadi lebih kuat. Di menit ke-60 Indonesia mendapatkan hadiah tendangan pinalti setelah Bagus Kahfi dijatuhkan oleh Chae Yu Song di kotak penalti Korea Utara. Bagus yang jadi algojo berhasil menuntaskan misinya menyamakan skor menjadi 1-1. Tak ada gol tambahan sampai laga usai. Hasil imbang menutup laga Indonesia kontra Korea Utara pada laga terakhir Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19 2020. SUSUNAN PEMAIN: Timnas U-19 Indonesia (4-3-3): 21-Ernando Ari Sutaryadi; 2-Bagas Kaffa, 23-Rizky Ridho Ramadhani, 19-Alfeandra Dewangga Santosa, 15-M. Salman Alfarid; 5-Theo Fillo Numberi, 6-David Maulana, 7-Beckham Putra Nugraha; 20-Bagus Kahfi, 17-Serdy Ephy Fano, 14-M. Fajar Fathur Rachman. Pelatih: Fakhri Husaini Korea Utara (4-4-2): 1-Sin Kwang Guk; 2-Choe Kwang Hwi, 6-Ri Kum Hyon, 12-Chae Yu Song, 22-Ra Nam Hyon; 10-Kim Kwang Chong, 14-Pak Kwang Sok, 16-Kim Ju Song, 9-Kim Chol Guk; 7-Ri Jo Guk, 19-Kim Kang Song Pelatih: Pak Kyong Bong  

Hasil Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste Kualifikasi AFC U19 Berakhir Dengan Skor 3-1

Hasil Timnas U-19 Indonesia vs Timor Leste Kualifikasi AFC U19 berakhir dengan skor 3-1. Gol skuat Garuda dicetak brace Fajar dan David Maulana. (NYSN/Pras)

Timnas Indonesia U-19 berhasil meraih poin penuh atas lawannya Timor Leste dalam ajang Kualifikasi AFC U19 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (6/11/2019) malam. Skuat Garuda mengalahkan Timor Leste dengan skor akhir 3-1. Gol tersebut dicetak oleh M Fajar Fathur (3’,76’) dan Septian David maulana (62’) sedangkan Timor Leste hanya mampu membalas satu gol yang dicetak oleh Mouzinho De Lima (53’). Timnas Indonesia langsung inisiatif menyerang sejak pluit babak pertama ditiup. Hasilnya Indonesia langsung membuka keunggulan pada menit ke-3 lewat sepak pojok Beckham Putra Nugraha yang di eksekusi baik oleh M Fajar Fathur lewat sundulan kepala. Tak tinggal diam, Timor Leste mencoba menekan dengan serangan balik. Usaha yang dilakukan Paulo Domingos setelah melewati beberapa pemain Indonesia namun gagal karena tendangannya melambung dari gawang Ernando Ari. Indonesia mendapatkan peluang di menit ke-22 lewat kerjasama si kembar, Bagas dan Bagus. Namun bola masih melebar kesamping gawang. Skuat garuda mendapatkan tendangan bebas setelah pergerakan Salman dihentikan oleh Jamito yang berujung kartu kuning untuk dirinya. Ridho sebagai eksekutor gagal setelah tendangannya berhasil diantisipasi oleh kiper Timor Leste, Manuel Pereira. Timnas Indonesia masih menekan, jelang babak pertama berakhir kembali mendapatkan peluang berturut-turut dari tendangan Beckham dan sundulan Bagus yang mengenai mistar gawang. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Indonesia. Babak kedua baru berjalan 3 menit Timor Leste langsung mendapatkan hadiah penalti oleh wasit. Ernando menjegal laju Mauzinho di kotak 12 pas Indonesia yang membuat wasit menunjuk titik putih. Peluang itu tidak disia-siakan Mauzinho, sukses jadi eksekutor membuat Timor Leste menyamakan kedudukan 1-1. Pada menit ke-58 Timor Leste harus kehilangan satu pemain menyusul kartu merah yang diterima Nelson Pinto. Pelanggaran keras yang dilakukan ke Bagus membuatnya harus keluar lapangan. Bermain dengan 10 orang membuat pertahanan Timor Leste menjadi kurang kokoh, terbukti pada menit ke-60 Indonesia berhasil menambah kedudukan lewat sepakan sang kapten Septian David dari mulut gawang. Skor menjadi 2-1 untuk Indonesia. Meski unggul, tim asuhan Fakhri Husaini ini tidak mengendorkan intensitas serangan. Tampak pada menit ke-70 upaya Supriadi yang mengirimkan bola ke jantung pertahanan Timor Leste, namun gagal dikonversikan rekannya. Tak berselang lama Beckham kembali menciptakan peluang untuk menambah keunggulan, tendangannya masih menyentuh gawang tim tamu. Upaya menjauh dari kejaran Timor leste berhasil pada menit ke-76. Umpan Supriadi dari sisi kiri lapangan dapat dieksekusi baik oleh M Fajar. Skor 3-1 untuk Indonesia bertahan sampai akhir pertandingan. Susunan Pemain Timnas U-19 Indonesia Ernando, Bagas, Ridho, Dewangga, Salman, Theo, David Maulana, Beckham, Bagus, Zico, Fajar. Pelatih Fakhri Husaini Timor Leste Manuel Pereira, Orcelio N Moises, Gumairo Da Silva, Nelson Pinto, Jaimito A Soares, Jhon Frith Ornai Liu, Osario Angelo, Mauzinho de Lima, Expedito Boares, Elias Joao, Paulo Domingos. Pelatih: Lee Minyoung Daftar nama 23 pemain Timnas U-19 di Kualifikasi Piala Asia U-19 Kiper: Ernando Ari Sutaryadi – Persebaya Surabaya Muhammad Risky Sudirman – Persija Jakarta Muhammad Adisatryo – PPLP Jakarta Belakang: Komang Teguh Trisnanda – Diklat Ragunan Muhammad Salman Alfarid – Diklat Ragunan Bayu Mohamad Fiqri – ASIFA Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi – Barito Putera Mochammad Yudha Febrian – Barito Putera Rizky Ridho Ramadhani – Persebaya Surabaya Muhammad Fadhil Adhitya Akshah – PPLP Jakarta Alfeandra Dewangga – PPLP Jawa Tengah Tengah: Brylian Negiehta Dwiki Aldama – Persebaya Surabaya Theo Fillo Da Costa Numberi – Persipura Jayapura David Maulana – Barito Putera Beckham Putra Nugraha – Persib Bandung Khairul Imam Zakiri – Leganes Academy Rendy Juliansyah Braif Fatari – Persija Jakarta Mochammad Supriadi – Persebaya Surabaya Depan: Muhammad Fajar Fathur Rahman – ASAD 313 Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri – Barito Putera Sutan Diego Armandoondriano Zico – Persija Jakarta Serdy Hepyfano – PPLP Maluku Utara Hasil Kualifikasi AFC U19 Korea Utara 1-1 Hong Kong Indonesia 3-1 Timor Leste Jadwal Kualifikasi AFC U19 Jumat (8/10/2019) Timor Leste vs Korea Utara, Pukul 15.30 WIB Hong Kong vs Indonesia, Pukul 19.00 WIB Minggu (10/10/2019) Hong Kong vs Timor Leste, Pukul 15.30 WIB Indonesia vs Korea Utara, Pukul 19.00 WIB

Rexona Ajak Pria Indonesia Aktif Bergerak Wujudkan Mimpi Lewat “Manchester City Trophy Tour 2019”

Suasana talkshow press conference ‘Rexona X Manchester City’ dalam rangkaian Manchester City Trophy Tour 2019 bersama Fedi Nuril – aktor dan ‘Cityzens’ sejati, Anggya Kumala - Senior Brand Manager Rexona Deodorant PT Unilever Indonesia Tbk., Paul Dickov – Manchester City legend, dr. Andi Kurniawan Sp.KO – Spesialis Kedokteran Olahraga.

Jakarta, 17 Oktober 2019 – Rexona produksi PT Unilever Indonesia Tbk. membawa pria Indonesia lebih dekat dengan mimpinya dengan menghadirkan pesepak bola legendaris Paul Dickov dari klub Manchester City untuk menginspirasi para ‘Cityzens’ di Indonesia di tengah rangkaian acara “Manchester City Trophy Tour 2019”. Gelaran Trophy Tour ini merupakan bagian dari perayaan klub Machester City secara global, setelah mereka berhasil mencetak sejarah dengan menjadi klub sepak bola Inggris pertama yang memenangkan enam trophy untuk tim pria dan wanita di musim yang sama. Anggya Kumala selaku Senior Brand Manager Rexona Deodorant PT Unilever Indonesia Tbk. menyampaikan, “Rexona percaya bahwa bagi semua orang, terutama para pria, mimpi adalah sesuatu yang harus dimiliki untuk menggapai kesuksesan. Akan tetapi, mimpi akan hanya menjadi harapan jika tidak diikuti dengan aksi nyata. Oleh karena itu, pria harus aktif bergerak dan mengambil berbagai kesempatan yang dapat membuka jalan bagi mereka untuk mewujudkan mimpi.” Sayangnya sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk pria, ternyata belum terdorong untuk aktif bergerak. dr. Andi Kurniawan Sp.KO selaku Spesialis Kedokteran Olahraga menerangkan, “Saat ini banyak masyarakat perkotaan terjebak dalam sedentary lifestyle, yaitu pola hidup yang mengarah ke aktivitas fisik yang rendah. Biasanya ditunjukkan dengan terlalu banyak duduk dan tidak bergerak aktif, yang semakin diperburuk dengan asupan pola makan yang tidak sehat.” “Dari memulai aktivitas hingga kembali ke rumah, kebanyakan orang menghabiskan lebih banyak waktunya untuk duduk. Tidak heran sekarang muncul istilah ‘Sitting is the new smoking’, karena kebiasaan terlalu banyak duduk terbukti menjadi faktor resiko terhadap berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan stroke. Faktanya, Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia yang kurang beraktivitas fisik mengalami peningkatan yaitu sebesar 26,1% di tahun 2013 menjadi 33,5% di tahun 2018. Tiga hal yang sering menjadi alasan bagi mereka untuk tidak bergerak rutin termasuk berolahraga adalah: tidak ada waktu, tidak punya peralatan yang memadai, dan takut berkeringat. Padahal, keringat adalah suatu hal yang sangat alami. Ibarat sebuah mobil, ia adalah radiator alami dari tubuh untuk menurunkan suhu badan setelah berolahraga,” lanjut dr. Andi. Anggya menanggapi, “Pria memang memproduksi keringat lebih banyak daripada wanita. 1 Semakin aktif mereka bergerak; baik itu saat berolahraga atau aktivitas lainnya, maka produksi keringat akan terus meningkat. Jika bercampur dengan bakteri, akan timbul bau badan yang pastinya memengaruhi rasa percaya diri. Oleh karena itu, Rexona selalu menghadirkan berbagai inovasi produk yang mendorong pria Indonesia semakin aktif bergerak, merasa segar dan percaya diri sepanjang hari.” Salah satunya adalah Rexona Men Ice Cool roll-on dan spray, yang memberikan perlindungan dengan kesegaran wangi rempah dan musk yang membangkitkan energi. Dilengkapi teknologi MotionSense™, butiran-butiran mikronya menempel sementara pada kulit dan pecah di setiap gerakan untuk melepaskan keharuman sehingga dapat melindungi dari bau badan hingga 48 jam. Ditemani Rexona Men Ice Cool, semakin aktif pria bergerak, maka tubuh pun akan terasa semakin segar sepanjang hari tanpa bau badan yang kurang sedap karena keringat. Selain dalam bentuk produk, Rexona juga mempersembahkan ragam aktivitas dan program yang inspiratif, termasuk pada tahun 2018 lalu saat Rexona resmi menjadi Official Partner Personal Care Manchester City. Kesuksesan yang diraih klub Manchester City melalui gaya bermain mereka yang atraktif sejalan dengan brand purpose Rexona, yaitu “Move More to Live More” – semakin banyak kita bergerak, maka hari-hari akan terasa lebih hidup. Sebagai bagian dari global partnership antara Rexona dan Manchester City, persembahan acara “Manchester City Trophy Tour 2019” hari ini merupakan bentuk upaya Rexona dalam mengajak pria Indonesia selalu aktif bergerak mengejar mimpi, yang kini terwujud lewat kehadiran legenda Manchester City Paul Dickov beserta enam trophy prestisius: English Premier League, Men’s FA Cup, Community Shield, Carabao Cup, Women’s FA Cup dan FA WSL Continental Cup yang sangat dibanggakan oleh tim Manchester City maupun para ‘Cityzens’ di seluruh belahan dunia. Sebanyak 120 konsumen terpilih hari ini berkesempatan melakukan meet and greet dan uji ketangkasan bermain sepak bola bersama Paul Dickov, berfoto dengan keenam trophy, dan banyak keseruan lainnya. Fedi Nuril, seorang aktor dan ‘Cityzen’ setia menanggapi, “Menjadi fans setia Manchester City telah mengajarkan saya untuk tidak berhenti mengejar mimpi. Mereka menginspirasi saya tentang pentingnya teamwork, kecepatan, dan ketangkasan untuk meraih goal dalam hidup, kebesaran hati untuk menerima kekalahan dan kemenangan, dan masih banyak lagi. Terima kasih kepada Rexona yang telah menjadikan salah satu mimpi saya untuk berinteraksi langsung dengan mereka menjadi sebuah kenyataan.” “Kedepannya, Rexona akan terus menghadirkan berbagai excitement bagi para penggemar olahraga, khususnya sepak bola di Indonesia. Kami berharap lebih banyak pria Indonesia terinspirasi dan terdorong untuk aktif bergerak setiap hari tanpa takut ancaman masalah bau badan, karena Rexona hadir untuk menemani setiap gerakan dalam perjalanan meraih mimpi. Nantikan kejutan selanjutnya dari Rexona!” tutup Anggya.

Jalan IJL Elite menuju partai final gelaran Malaysia Borneo Football Cup U-14

Pemain IJL Elite

IJL Elite merajai turnamen internasional bertajuk Malaysia Borneo Football Club U-14 musim 2019 usai menekuk wakil Filipina, Makati Football Club di partai final yang berlangsung pada Sabtu (5/10 ) di Stadion Likas, Kota Kinabalu. Gol emas penentu kemenangan disumbangkan oleh Bagas Prayoga. Jalan IJL Elite menuju partai final gelaran Malaysia Borneo Football Cup U-14 yang berlangsung selama 3-5 Oktober 2019 di Kota Kinabalu, Sabah, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mengantongi sembilan poin di babak penyisihan grup membuat mereka harus puas melenggang ke babak semifinal dengan status runner-up Pada babak semifinal, IJL Elite jumpa saudara setanah air, Indonesia Muda dalam duel bertajuk Derby Merah-Putih. Aroma gengsi di atas lapangan mampu ditutup dengan skor akhir 3-0. Di babak puncak, IJL Elite sukses menekuk perlawanan Makati Football Club lewat skor tipis 1-0. Adalah Bagas Prayoga Budiman yang mencatatkan namanya di papan skor di babak perpanjangan waktu lewat sistem golden goal. 2×25 menit laga berjalan, IJL Elite lebih mendominasi jalannya pertandingan. Serangan bertubi-tubi dilancarkan namun benteng pertahanan Makati memang cukup ketat, sukar ditembus. Waktu normal berakhir dengan hasil papan skor imbang tanpa gol. Di babak perpanjangan waktu dengan format 9vs9, Bagas Prayoga Budiman hadir jadi pembeda, gol emas ia cetak satu menit setelah wasit meniup peluit kick-off sebagai garansi kemenangan IJL Elite menuju podium trofi mahkota juara. Gol Bagas sendiri berawal dari kreasi lini tengah skuat IJL Elite. Pergerakan Saubyhaky Putra menyodorkan bola ke Rafly Ikram Selang membuka celah lini belakang Makati, tanpa pikir panjang Selang langsung melepaskan tembakan keras yang menghantam mistar gawang. Tak pelak, bola muntah langsung disambar oleh Bagas hingga berbuah gol emas. “Saya memang lebih memilih untuk bertemu Filipina di partai final karena mereka sebelumnya pernah mengalahkan kami di babak penyisihan grup. Banyak putar otak di laga puncak utak-atik formula, terutama harus lebih jeli mengatur tempo permainan,” jelas Mulyadi Madrizal, pelatih IJL Elite. “Pertandingan yang super melelahkan sekaligus amat sangat menegangkan,” tambah Mul. CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis mengaku salut dengan perjuangan Dzaky Muhammad Fawwaz dan kawan-kawan. Sempat terpleset kala jumpa Makati di babak penyisihan grup tidak membuat mental pasukan IJL Elite ambruk. “Final yang sangat luar biasa, anak-anak bisa menebus rasa penasaran mereka saat jumpa Makati. Kalau sudah bicara laga puncak memang sudah bicara soal mental,” ujar CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis. “Selain itu dari babak penyisihan grup sampai final, IJL Elite tetap konsisten mempertahankan gaya sepak bola indah, tidak heran begitu memanjakan mata penonton. Bahkan di Borneo Football Cup U-14 kami mendapat sokongan dari pemain ke-12 yang notabene adalah warga Malaysia, mereka begitu terhibur,” sambung Rezza seraya tersenyum. Malaysia Borneo Football Cup berlangsung sejak 2008, musim 2019 ini di kategori U-14 tercatat ada 10 tim ikut serta yakni British International School Phuket (Thailand), Datuk Peter Mojuntin Sport School (Malaysia), Makati FC (Filipina), Northern Inland FC (Australia), TABS (Malaysia), Turf City FC (Singapura), Futbol Directions (Australia), Adelaide City Australia, Indonesia Muda Semarang (Indonesia) dan IJL Elite. Hasil Pertandingan IJL Elite: Penyisihan Grup IJL Elite vs British International School Phuket 2-0 (Alief Apikri, Reza Wahyu Hidayat) IJL Elite vs Datuk Peter Mojuntin SS 4-1 (Fava Sheva Rustanto, Bagas Prayoga Budiman, Dzaky M Fawwaz, Reza Wahyu Hidayat) IJL Elite vs Makati Football Club 1-2 (Odilo Pinutusta) IJL Elite vs Northern Inland FC 11-0 (Alvin Alfareza 7 gol, Saubyhaky Putra 3 gol, Dzaky Fawwaz) Semifinal IJL Elite vs Indonesia Muda 3-0 (M Tezar Briantama, Alief Alpikri, Saubyhaky Putra) Final IJL Elite vs Makati Football Club 1-0 (Bagas Prayoga) Susunan Pemain IJL Elite: Kiper: Bima Aidil (M’Private Soccer School), Aidil Akbar (Laskar Pelangi Soccer) Bek: Muhammad Ferdi (Garec’s), Goesty Raka Pratama (Indonesia Rising Star), Yoga Aji Saputra (Tajimalela FA), Muthi Dzulkarnaen (Cipta Cendikia FA), Adam Restu Perdana (Salfas Soccer), Muhammad Radith (ASTAM) Gelandang: M Tezar Briantama (ASIOP), Dzaky Muhammad Fawwaz (ASTAM), Bagas Prayoga (M’Private Soccer School), M Rafly Ikram Selang (Cipta Cendikia FA), Fava Sheva (Indonesia Rising Star) Penyerang: Reza Wahyu Hidayat (ASTAM), Alvin Alfareza (ASTAM), Odilo Pinutusta (ASIOP), Saubyhaky Putra (Maesa Cijantung), Alief Alpikri (Indonesia Rising Star) Daftar Pencetak Gol: Alvin Alfareza: 7 Saubyhaky Putra : 4 Dzaky Fawwaz : 2 Bagas Prayoga: 2 Alief Alpikri: 2 Reza Wahyu: 2 Odilo Pinutusta: 1 M Tezar Briantama: 1 Fava Sheva: 1

Menang Telak Dari Mariana Utara, Timnas U-16 Indonesia Jadi Pemuncak Klasemen Grup G

Jakarta – Tim Nasional Indonesia U-16 menghadapi kepulauan Mariana utara pada laga kedua kualifikasi Piala Asia AFC U-16 2020, Rabu (18/9/2019) petang ini, pukul 19.00 WIB. Tim Nasional Indonesia U-16 sekali lagi sukses meraih poin penuh pada laga kedua mereka di grup G Kualifikasi Piala Asia U-16 2020, di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Garuda muda menang telak dengan skor 15-1 pada laga ini. Gol tersebut dicetak oleh Marselino di menit ke-8, 50,53, 63, 83 Aditya Daffa di menit 16, Athallah Arrayhan di menit 17, 18, 26, 41, Ruy di menit 57, 72 Wahyu Agung di menit 58,77, Alfredo di menit 81. Sedangkan gol Mariana Utara dicetak oleh Jim Kurt Maniago di menit ke-45. Dengan hasil ini Indonesia berhasil menggeser China dari puncak klasemen dengan selisih jumlah gol. Indonesia unggul selisih 5 gol dari China yang sama-sama telah mengoleksi 6 point. Sementara itu Mariana Utara sudah dipastikan tereleminasi setelah kalah dalam 3 laga yang sudah dijalani. Berikutnya Indonesia masih akan menjalani 2 pertandingan penentu, menghadapi Brunei Darussalam yang dijadwalkan Jumat (20/9/2019) pukul 18:30 WIB di stadion Madya, Senayan, Jakarta dan laga pamungkas melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta pada Minggu (22/9/2019) pukul 16:30 WIB.

Pertandingan Indonesia VS Filipina di Ajang Kualifikasi Piala Asia U-16 2020

Salah satu pemain Filipina berusaha merebut bola dari pemain Indonesia bernomor punggung 19. (Prass/NYSN Media)

Jakarta – Tim nasional U-16 Indonesia berhasil meraih poin penuh di laga perdana kualifikasi piala Asia U-16 2020 melawan Filipina. Timnas U-16 sukses meraih kemenangan 4-0 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (16/9/2019), pada laga Indonesia vs Filipina. Empat gol tersebut dicetak oleh Ahmad Athallah Araihan, Marselino Ferdinan, Alfin Lestaluhu, dan Wahyu Agong Drajat. Jalannya pertandingan : Indonesia langsung menyerang pada awal pertandingan. Hasilnya pada menit ke-8 Elvateeh Varesia Akhada hampir membuat gol dengan tendangan jarak pendeknya yang diumpan oleh rekan setimnya. Sayangnya kiper Filipina, Emmanuel Martin Puno berhasil menghalau tendangan Elvateeh. Laga terhenti sementara pada menit ke-19 setelah kiper Filipina, Emmanuel Martin Puno mengeluh kesakitan karena cedera. Puno digantikan oleh Adrian De Sola. Selang beberapa detik, Sola mendapatkan ujian dari tuan rumah. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Indonesia. Dua peluang emas terjadi lewat sundulan dari umpan-umpan crossing. Asik menyerang, Indonesia hampir kecolongan oleh tendangan bebas yang langsung disambut sundulan bek asal Filipina, David Nicolo Pahud yang berbuah gol. Tapi gol tersebut dianulir wasit karena Pahud berada dalam posisi offside. Tuan rumah akhirnya memecahkan kebuntuan pada menit ke-37 berkat gol Athallah yang spektakuler. Athallah yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti ke sudut gawang tak mampu dihalau oleh kiper Filipina. Pada menit ke-40 Indonesia semakin optimis menyerang. Kesempatan terus didapatkan oleh Indonesia namun selalu diamankan oleh kiper De Sola. Skor 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama selesai. Hanya butuh 5 menit setelah masuk babak ke dua, Marselino Ferdinan berhasil menggandakan skor Indonesia menjadi 2-0. Setelah kerjasama satu-dua dengan rekannya Ferdinan melepaskan tembakan ke sisi kiri gawang Filipina. Unggul 2 gol, para pemain timnas U-16 semakin percaya diri. Hasilnya, pada menit ke-51, gawang Filipina kembali bobol. Gol ketiga Indonesia kali ini diciptakan oleh Alfin Farhan Lestaluhu lewat tendangan jarak pendek ke tiang jauh. Tim asuhan Bima Sakti tak mengendurkan serangan meski sudah unggul 3-0. Serangan terus dilancarkan oleh Marselino dkk. Hasilnya pada menit ke-77, gol keempat didapatkan oleh tuan rumah. Kali ini lewat pemain pengganti Wahyu Agong Drajat. Berawal dari kemelut di depan gawang, Wahyu memanfaatkan bola yang datang padanya dengan tendangan voli keras kearah gawang Filipina. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak kedua, tak ada gol tambahan yang tercipta. Timnas Indonesia U-16 pun menang 4-0 atas Filipina. Selanjutnya, timnas U-16 Indonesia dijadwalkan menghadapi Kepulauan Mariana Utara di tempat yang sama, pada Rabu (18/9/2019) lusa. Indonesia: 23-Putra Kaicen; 2-Alfin Farhan Lestaluhu, 4-Kadek Arel Priyatna, 13-Marcell Januar Putra, 14-Alexandro Felix; 8-Resa Aditya Nugraha, 10-Marselino Ferdinan, 16-Elvateeh Varesia Akhada, 17-Raka Cahyana Rizky, 21-Valeroen; 19-Ahmad Athallah Araihan Pelatih: Bima Sakti Filipina: 1-Emmanuel Martin Puno; 2-Zachary Taningco, 4-David Nicolo Pahud, 15-Eugene Tillor; 5-Mark Dadivas, 6-Sam Rudolfo Taylor, 8-Kamil Jaser Amirul, 12-Arun Jaroensaeng, 14-Enzo Courbet; 9-Uriel Dalapo, 20-Simon Andrei Del Campo Pelatih: Bongbong Roxy Dorlas

Vidio Tayangkan UEFA Champions League dan UEFA Europa League, Jadikan Destinasi Utama Penggemar Sepak Bola di Tanah Air

Hermawan Sutanto, Deputy CEO Vidio menyatakan, “Tayangan UEFA Champions League dan UEFA Europa League secara online dan eksklusif di Vidio

JAKARTA – Vidio sebagai destinasi layanan video streaming online terlengkap dengan berbagai macam konten pilihan mulai dari berita, entertainment, sinetron dan olahraga, secara resmi mengumumkan sebagai Official Online Broadcaster secara eksklusif gelaran liga antarklub sepak bola Eropa, UEFA Champions League (UCL) dan UEFA Europa League (UEL) untuk musim 2019/2020. Hermawan Sutanto, Deputy CEO Vidio menyatakan, “Tayangan UEFA Champions League dan UEFA Europa League secara online dan eksklusif di Vidio ini akan melengkapi konten eksklusif sepak bola lainnya, yaitu Shopee Liga 1, yang menjadi salah satu konten favorit di Vidio.” Penggemar liga antarklub sepak bola Eropa bisa menikmati tayangan pertandingan UCL dan UEL di Vidio dengan biaya yang sangat terjangkau, hanya dengan membayar mulai Rp. 10.000,- saja. Vidio sebagai Official Online Broadcaster, akan memanjakan penggemar sepak bola di tanah air dengan 138 pertandingan UCL dan 205 pertandingan UEL, mulai dari babak penyisihan grup 17 September 2019 ini sampai dengan babak final yang akan berlangsung bulan Mei 2020 mendatang. Tayangan 343 pertandingan secara online ini adalah yang terlengkap dari gabungan pertandingan yang disiarkan melalui saluran Champions TV 1, Champions TV 2, dan saluran in-house Vidio. UEFA Champions League dan UEFA Europa League adalah liga antarklub sepak bola paling prestisius di daratan Eropa karena hanya diikuti oleh klub-klub dengan peringkat dan prestasi terbaik dari masing-masing liga sepak bola negara anggota Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA). “UCL dan UEL selama ini selalu ditunggu penggemar sepak bola tanah air karena selalu menghadirkan drama-drama tersendiri di setiap musimnya. Sering terjadi kejutan-kejutan besar ketika klub non-unggulan bisa mengalahkan klub unggulan sehingga melibatkan emosi luar bisa dari para penontonnya dan ini menjadi alasan mengapa Vidio menayangkan UCL dan UEL,” jelas Hermawan. Sementara Hendy Lim, Vice President Content & Channel Indonesia Entertainment Group (IEG) menyatakan bahwa saluran Champions TV 1 dan Champions TV 2 merupakan saluran olahraga 24 jam berbagai program olah raga populer seperti sepak bola, bola voli, tenis, bela diri, dan lainnya. “Untuk sepak bola, kami menyiarkan pertandingan pilihan UEFA Champions League dan UEFA Europa League musim 2019/2020,” jelasnya. Hermawan menambahkan bahwa untuk menambah pengalaman menonton UCL dan UEL secara online, Vidio menyajikan fitur live interaction yang unik, yaitu fitur kuis online dan group chat antar sesama penonton. “Kami akan terus menambah konten premium eksklusif di Vidio Premier, seperti tayangan UCL dan UEL ini, sebagai strategi kami untuk menggaet jumlah pengguna aktif yang lebih banyak lagi,” pungkas Hermawan.

Mola TV dan PSSI Kerjasama Pengelolaan Hak Siar Sepak Bola Indonesia

PSSI Gandeng Mola TV

Jakarta, 2 September 2019. Mola TV dan PSSI melakukan kerjasama pengelolaan hal siar tayangan sepakbola di Indonesia. Mencakup pertandingan kasta tertinggi seperti Timnas senior Indonesia hingga tingkat grassroot seperti kejuaraan piala Suratin. Kerjasama ini akan berlangsung selama tiga tahun dengan tujuan meningkatkan eksposur kegiatan sepakbola nasional ke masyarakat. Mirwan Santoso, selaku perwakilan dari Mola TV menyatakan bahwa Mola TV bertekad untuk membantu meningkatkan perkembangan industri sepakbola di Indonesia, dan bukan mengeksploitasi PSSI dengan mengambil hak siar pertandingan saja, “Mola TV memiliki komitmen serius untuk membantu PSSI dalam menggarap industri sepakbola di Indonesia. Dan hal ini kami lakukan bukan dari sekedar lingkup pengelolaan hak siar seperti produksi liputan dan distribusi penayangan pertandingan, namun juga membantu dalam peningkatan program PSSI sendiri seperti mengelola program Garuda Select di Eropa dan juga membantu mencari lawan tanding bagi timnas di setiap jenjang usia.” Ujar Mirwan. “Intinya apapun yang diperlukan oleh PSSI, kami siap membantu selama kami mampu.” Tambah Mirwan. Untuk tayangan pertama, pada Kamis 5 September 2019, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Timnas Malaysia di laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dan Piala Asia 2023. Laga ini bisa disaksikan disemua jaringan Mola TV (parabola dan digital) dan melalui jaringan TVRI, TV nasional dengan jangkauan terluas di Indonesia. “Terimakasih kepada Mola TV yang telah memberikan kontribusi sangat besar bagi dunia sepak bola di Indonesia . Semoga dengan kerjasama ini, tayangan sepak bola semakin mudah diakses dan makin banyak yang menonton. Semakin banyak pula bibit-bibit muda pesepakbola tanah air yang akan menorehkan prestasi melalui sepak bola.” Ucap Plt. Ketua Harian PSSI Gusti Randa. Selain penayangan langsung pertandingan, Mola TV juga akan memproduksi dan mengelola penayangan beragam konten lain seperti dokumenter, profil, dan acara-acara menarik lainnya seputar kegiatan nasional PSSI. Mengenai skuat Garuda sendiri saat ini berlatih dibawah asuhan pelatih asal Skotlandia, Simon McMenemy.