Hasil Drawing AFC U20 Women’s Asian Cup Uzbekistan 2024 

AFC hari ini (3/11) mengumumkan hasil drawing AFC U20 Women’s Asian Cup Uzbekistan 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebanyak 31 tim menyaksikan acara penarikan grup dan telah mengetahui hasilnya. Nantinya delapan pemenang grup akan maju ke babak kedua. Dimana empat juara dsri masing-masing grup akan maju ke final. Dimana nantinya merrka akan berjumpa dengan peraih poin tertinggi saat AFC U-19 Women’s Championship Thailand 2019. Yaitu Jepang, Republik Korea, dan ruan rumah Uzbekistan.   Berikut hasil undian grup: Grup A: 1. China PR 2. Laos (host) 3. Hong Kong 4. Philippines   Grup B: 1. Nepal 2. United Arab Emirates 3. Northern Mariana Islands 4. Palestine (host)   Group C: 1. Australia 2. Kyrgyz Republic (host) 3. Guam 4. Iraq with   Grup D: 1. Lebanon 2. Jordan (host) 3. Mongolia 4. Bhutan   Grup E: 1. Thailand (host) 2. Chinese Taipei 3. Tajikistan 4. Uzbekistan (friendly match)   Grup F: 1. Vietnam (host) 2. India 3. Singapore 4. Indonesia   Grup G: 1. Myanmar 2. Malaysia 3. Pakistan 4. Cambodia (host)   Grup H: 1. Islamic Republic of Iran 2. Bangladesh (host) 3. Turkmenistan   Berikut jadwal pertandingan Grup F yang berisikan Vietnam, Singapura, India, dan Indonesia:     Sumber: AFC

Baru 19 Tahun, Raducanu Masuk Daftar Atlet Putri Terkaya Dunia

Baru 19 Tahun, Raducanu Masuk Daftar Atlet Putri Terkaya

Emma Raducanu menjadi salah satu petenis dengan bayaran tertinggi di usia 19 tahun. Berkat citranya yang apik, ia tetap jadi magnet sponsor meski performanya menurun. Petenis remaja itu menjadi sensasi di lapangan usai menjuarai US Open. Predikat sebagai petenis Inggris pertama yang menggondol trofi dari Grand Slam, sejak Virginia Wade di Wimbledon 1977, terus mendongkrak pamornya. Citra sebagai atlet muda enerjik, punya prestasi dan cantik tentu saja menarik bagi perusahaan reksasa tertarik menggaetnya sebagai bintang iklan. Tak tanggung-tanggung, petenis berpostur 175 cm tersebut meraup pendapatan hingga 10 kali lipat dari yang diperoleh di lapangan. Dalam tempo satu tahun, hingga Mei 2022, Raducanu mendulang 2,8 juta pound (sekira RP50,4 miliar) sebagai hadiah dari tenis. Itu termasuk bonus 1,8 juta pound menyusul kemenangan di US Open. Pundi-pundinya menggelembung hingga mencapai 22,8 juta pound. Itu berkat endorse dari merek-merek besar di dunia. Gadis blasteran Rumania-Cina itu menandatangani kontrak jutaan pound dengan produsen mobil Porsche, pembuat perhiasan mewah Tiffany & Co, merek fashion Dior. Ia pun ditunjuk sebagai duta British Airways, minuman Evian, produsen telekomunikasi Vodafone dan bank HSBC. Petenis yang kini mengalami cedera pergelangan tangan juga tampil dalam iklan Sports Direct. Nike dan Wilson pun membayar mahal agar produknya dikenakan Raducanu. Kekayaan yang meroket membawa petenis peringkat ke-76 dunia tersebut ke deretan atlet kaya. Ia masuk dalam tabel petenis dengan pendapatan tertinggi 2022, yakni posisi keenam. Raducanu juga mengisi peringkat ketiga atlet putri dengan pemasukan terbanyak tahun ini. Ia di bawah Naomi Osaka yang mengumpulkan 46 juta pound dan Serena Williams 30,6 juta pound.

Timnas Indonesia Juara Umum Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022

Timnas Indonesia Juara Umum Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022

Kabar menggembirakan datang dari Tim Nasional Wing Chun Indonesia yang membawa pulang gelar juara umum pada Kejuaraan Dunia Wing Chun 2022 di Hong Kong. Kejuaraan tersebut diselenggarakan oleh induk organisasi wing chun dunia, Ving Tsung Athletic Association alias VTAA pada Ahad, 30 Oktober 2022. Torehan prestasi ini banjir apresiasi, salah satunya dari Menteri Agama sekaligus Ketua Umum Federasi Wing Chun Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas. “Alhamdulillah, Timnas Wing Chun Indonesia berhasil menyabet Juara Umum dengan lima emas, enam perak, dan delapan perunggu. Selamat dan terus berprestasi,” kata Yaqut seperti dikutip dari situs resmi Kemenag. Yaqut turut menambahkan bahwa dalam Kejuaraan Dunia Wing Chun 2022, Indonesia menerjunkan 22 atlet untuk bertanding di 9 kategori pertandingan. “Kami kirimkan 22 atlet untuk sembilan jenis pertandingan yang dibuka pada kelas Junior, Female Adult, dan Male Adult, pada kategori Siu Lim Tao, Chum Kiu, dan Biu Gee,” ujar Yaqut menambahkan. Dikutip dari Antara, dalam pertandingan tersebut, Indonesia setidaknya berhadapan dengan 11 negara secara daring karena situasi COVID-19 di Hong Kong yang belum menentu. Kesebelas negara tersebut adalah Singapura, Malaysia, Myanmar, Jepang, Macao, Taiwan, Hongkong, Tiongkok, Inggris, Prancis, dan Spanyol. Mengutip laporan Antara, lima medali emas yang diperoleh oleh Timnas Wing Chun Indonesia disumbangkan oleh Christoffer Austin Neilthong pada nomor chum kiu junior, Deviyana Leman pada nomor chum kiu putri, Lie Revano pada chum kiu putra, Odilia Calista Ruby Wuriandono pada nomor biu gee junior, dan Rizky Fitria Al Fahmi pada nomor biu gee senior. Menurut manajer Timnas Indonesia, Maulana Zaenal, torehan prestasi belasan atlet tersebut merupakan sebuah kebanggan sebab bertepatan dengan perayaan Hari Sumpa Pemuda pada beberapa hari lalu. “Puji syukur. Timnas Wing Chun Indonesia berhasil menyabet kembali juara umum pada Kejuaraan Dunia (Wing Chun) kali ini. Ini sebagai hadiah untuk Indonesia pada momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober kemarin,” kata Zaenal dalam rilis pers yang diterima oleh Kantor Berita Antara. Adapun daftar lengkap nama-nama atlet peraih medali dalam Kejuaraan Dunia Wing Chun 2022 di Hong Kong adalah sebagai berikut: Rizky Fitria Al Fahmi (Emas, Biu Gee dan Perunggu, Siu Lim Tao) Christoffer Austin Neilthong (Emas, Chum Kiu dan Perak, Siu Lim Tao) Deviyana Leman (Emas, Chum Kiu dan Perak, Siu Lim Tao) Lie Revano (Emas, Chum Kiu, dan Perak, Siu Lim Tao) Odilia Calista Ruby Wuriandono (Emas, Biu Gee) Trinity Eleanor Kawiran (Perak, Chum Kiu dan Perunggu Biu Gee) Clarissa Christy Kusnadi (Perak, Chum Kiu dan Perunggu, Biu Gee) Danin Christianto (Perak, Chum Kiu) Verrell Georgen Hermawan (Perunggu, Chum Kiu) Pinka Zuhdiana Hapsari (Perunggu, Chum Kiu) Jason Nicholas Winata (Perunggu, Siu Lim Tao) Rizky Adiyono (Perunggu, Chum Kiu)

Kejurkot Piala Wali Kota PBSI Jakarta Utara Asah Atlet Muda

Kejurkot Piala Wali Kota PBSI Jakarta Utara Asah Atlet Muda

Ajang Kejuaraan Kota (Kejurkot) Piala Wali Kota Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jakarta Utara diikuti oleh ratusan atlet muda yang bertanding di Sarana Olah Raga (SOR) Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (2/11/2022). Selain dapat mengasah bakat para atlet muda, ajang ini juga menjadikannya sebagai wadah pembinaan atlet muda dalam meraih prestasi gemilang di masa mendatang. Melalui ajang ini, diharapkan juga dapat melahirkan penerus atlet-atlet kebangaan Indonesia. Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, mengatakan Kejuaraan Kota Piala Jakarta Utara menjadi wadah pembinaan para atlet muda. Dengan adanya ajang tersebut, kemampuan atlet muda akan semakin terasah sehingga diharapkan dapat masuk dalam Pelatihan Nasional (Pelatnas). “Saya berharap dari event (kegiatan) ini bisa lahir atlet Jakarta Utara yang mewakili Provinsi DKI Jakarta mewakili nasional dan Insyaallah juga sampai masuk Pelatnas untuk nanti mewakili Indonesia di kancah internasional,” kata Ali Maulana Hakim. Kejuaran ini juga mendapat dukungan pemangku kepentingan (stakeholder) untuk mendukung pembinaan atlet muda bulu tangkis sedari dini. Ali bangga dan sangat mengapresiasi pengurus PBSI Jakarta Utara yang telah menyelenggarakan Kejuaran Kota Piala Walikota PBSI Jakarta Utara. Ali menyampaikan apresiasinya dengan terus mendukung tiap kegiatan positifnya yang diselenggarakan di Jakarta Utara. “Kita akan mendukung terus kegiatan-kegiatan positif di Jakarta Utara dan mengajak stakeholder juga mendukungnya, seperti halnya olahraga bulu tangkis ini,” ujarnya. Ketua Panitia Kejuaran Kota Piala Walikota PBSI Jakarta Utara, Andi Fajar Asti, menyebutkan terdapat 350 atlet muda yang mengikuti ajang Kejuaran Kota Piala Walikota PBSI Jakarta Utara yang diselenggarakan selama tiga hari, Rabu (2/11) sampai dengan Jumat (4/11). Ratusan atlet muda ini terbagi dalam tujuh kategori pertandingan yakni Pra Usia Dini, Usia Dini, Anak-Anak, Pemula, Remaja, Taruna, dan Ganda Internal Walikota. “Kejuaran Kota Piala Walikota PBSI Jakarta Utara ini sebenarnya kami gelar dalam rangka seleksi untuk menghadapi kejuaraan tingkat Provinsi DKI Jakarta pekan depan. Jadi para juara nanti akan kami ikuti mewakili atlet muda terbaik di Jakarta Utara untuk bertanding di sana,” kata Andi Fajar Asti.

SAC Kalimantan Sukses Digelar dan Siap Berlaga di Babak Kejuaraan Nasional

Energen Champion Student Athletics Championships (SAC) Indonesia – Kalimantan Qualifiers sukses digelar (32/10). Khusus kategori SMA, para juara dan runner-up akan berlaga di babak National Championship di Jakarta. Ketua Pengprov PASI Kalimantan Selatan (Kalsel) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) H. Sarmidi memberi apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Energen Champion SAC Indonesia – Kalimantan Qualifiers. Menurutnya, ajang ini bagus untuk memperkenalkan atletik. “Mereka yang belum pernah berlomba di atletik, akhirnya ikut merasakan perlombaannya. Sedangkan mereka yang sudah pernah berlomba, bisa menambah jam terbang untuk meraih hasil lebih baik lagi ke depannya. Saya berharap mereka yang lolos ke National Championship, bisa menjadi juara nasional,” ucap Sarmidi. Sementara itu, salah satu atlet nasional kebanggaan Kalsel di nomor lari jarak pendek, Akhmad Amirudin menilai event ini sangat efektif. Terutama untuk mencari anak-anak yang berpotensi. “Dari penyelenggaraan seperti ini, kita bisa melihat. Terutama pada ayunan tangan atau ayunan kaki. Kalau hasilnya bagus bisa ditindaklanjuti,” ungkapnya. Salah satu yang menonjol dari Kalimantan Qualifiers adalah aksi pecah rekor di nomor jauh putri. Yang dimenangkan oleh Winney Maharati Ruung. Siswi SMAN 1 Tanjung Kabupaten Tabalong itu mengantongi lompatan sejauh 4,7 meter. Dengan hasil ini, Winney sementara mencatat jarak terjauh di antara tiga qualifiers lain. Yakni Bali-Nusa Tenggara Qualifiers (Mataram), Papua Qualifiers (Mimika) dan Yogyakarta Qualifiers (Yogyakarta). Selanjutnya, Winney dan para juara National Championship yang lain masih akan berlomba akan berjuang kembali di Jakarta, pada 9-11 Desember mendatang. Ia akan bertemu perwakilan dari qualifiers yang lain. Para juara di babak National Championship akan berkesempatan untuk mengikuti training di Australia. Berikut Daftar Juara yang Melaju ke Babak National Championship: Juara Long Jump Putri: 1. Winney Maharati Ruung (SMAN 1 Tanjung) – 4,7 Meter (REKOR) 2. Suci Ramadhani (SMAN 2 Banjarmasin) – 4,32 Meter Juara Long Jump Putra: 1. Dwi Prayoga (SMAN 1 Sukamara) – 5,31 meter 2. Eugenius Reba Bata (SMAN 4 Banjarbaru) – 5,30 meter Juara Tolak Peluru Putri: 1. Fairuz Atiqah (SMAN 1 Banjarbaru) – 8,46 meter 2. Nayla Azzahra Varhana (SMAN 1 Banjarmasin) – 6,75 meter Juara Tolak Peluru Putra: 1. Yardan (SMKN 1 Banjarmasin) – 11,46 meter 2. M. Syafi (MA Al-Falah) 10,16 meter Juara Middle Distance 1.000 Meter Putri: 1. Ellen Martanegara (SMAN 7 Banjarmasin) – 3:37,75 2. Azizatul Iqna (SMAN 1 Batu Ampar) – 3:42,32 Juara Middle Distance 1.000 Meter Putra: 1. Haikal (SMKN 1 Tanjung) – 2:53,15 2. Hasan Assidiq (MAN Tanah Laut) – 2:55,45 Juara Relays 4X100 Meter Putri: 1. SMAN 2 Banjarbaru (B) – 1:11,21 2. MAN 1 Banjarmasin – 1:12,13 Juara Relays 4×100 Meter Putra: 1. SMKN 1 Palaihari – 50,21 detik 2. SMAN 2 Banjarmasin (A) – 52,44 detik Juara Sprint 100 Meter Putri: 1. Meisya Putri Winata (SMAN 1 Tanjung) – 13,72 detik 2. Salsa Billa (SMKN 1 Tanjung) – 14,43 detik Juara Sprint 100 Meter Putra: 1. M. Rifqi Ullil Ikhbal (SMAN 1 Batu Ampar) – 11,27 detik 2. Reza Surya Saputra (SMKN 1 Sukamara) – 11,92 detik Sumber: SAC Indonesia. Foto: SAC Indonesia

Honda DBL With KFC 2022 Seri DKI Jakarta Masuk Championship Series

Setelah selesai digelar di Jakarta Timur sebagai region terakhir kompetisi Honda DBL With KFC 2022 Seri DKI Jakarta dipastikan akan semakin sengit. Seluruh finalis harus kembali berjibaku di Championship Series demi titel juara Ibu Kota. Total 16 finalis yang berhasil lolos ke babak Championship Series tentunya mengusung ambisi besar untuk menjadi juara. Tim putra SMAN 71 Jakarta contohnya. Mereka menjadi tim terakhir yang lolos sekaligus menutup DBL Jakarta Timur. Panalson Nainggolan selaku pelatih Sapta Eka mengaku bahwa ia telah mempersiapkan timnya untuk Championship Series mendatang. Di samping itu, coach Nalson juga mengatakan ia sangat menantikan pertarungan-pertarungan sengit yang bakal dilakoni oleh timnya. “Saya benar-benar nggak sabar buat Championship Series nanti. Soalnya tim yang lolos sudah pasti tim kuat. Saya pribadi senang kalau bisa membawa Sapta Eka buat melawan tim-tim yang kuat nanti,” ujar coach Nalson. Ambisi untuk menjadi juara sudah dilayangkan dari kubu Sapta Eka. Selain itu, ada pula dari perwakilan West Region yang juga mempunyai target untuk mempertahankan gelar mereka. Yakni SMA Bukit Sion Jakarta. Usai mengandaskan SMA Dian Harapan Jakarta di partai final, Jap Ricky Lesmana mengatakan jika timnya bakal habis-habisan untuk Championship Series. Lebih jauh, ia ingin kembali membawa Buksi merajai DKI Jakarta. “Juara region bagi saya bukan apa-apa. Saya juga bilang ke anak-anak kalau perjalanan masih panjang. Target kita tetap juara Championship Series,” tuturnya saat ditemui usai final West Region, September lalu. Buksi sendiri memang patut diakui menjadi salah satu tim kuat di Seri Ibu Kota. Mereka berhasil meraih three-peat di edisi 2021 lalu. Sebelumnya, mereka juga pernah back-to-back champion pada tahun 2014 dan 2015. Selain Buksi dan Sapta Eka, wakil dari North & Central dan South Region juga akan kembali hadir untuk berlaga di Championship Series. Mereka akan mempertaruhkan nama sekolah demi titel kampiun pada 11 November 2022 mendatang. Honda DBL with KFC 2022 DKI Jakarta Championship Series bakal berlangsung hingga 19 November 2022. Kompetisi ini bakal digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. Sumber: DBL. Foto: DBL    

Tim U-20 Indonesia Bungkam Moldova

Marselino Cetak 2 Gol, Indonesia U-20 Comeback Kalahkan Antalyaspor

Tim U-20 Indonesia meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Moldova pada laga uji coba internasional di Stadion Manavgat Ataturk, Antalya, Turki, Selasa (1/10). Tiga gol kemenangan Garuda Nusantara dicetak oleh Rabbani Tasnim menit ke-58′, Muhammad Ferarri menit 73′, dan Marselino Ferdinan menit 79′. Sebelumnya anak asuh Shin Tae-yong ini tertinggal 0-1 terlebih dahulu melalui gol Bulmaga menit ke-6′. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengapresiasi kemenangann tim U-20 Indonesia. Ia menyebut bahwa Garuda Nusantara terus mengalami perkembangan yang positif selama pemusatan latihan di Turki. “Alhamdulillah anak-anak mampu meraih kemenangan melawan Moldova. Ini tentu menjadi hasil yang baik dan menjadi modal positif jelang persiapan Piala Dunia U-20 2023 mendatang,” kata Iriawan. “PSSI berharap pemain terus meningkatkan kemampuan selama pemusatan latihan di Eropa. Seusai di Turki, mereka akan menjalani pemusatan latihan di Spanyol dan akan menjalani sejumlah laga uji coba internasional,” tambahnya. Pada laga uji coba sebelumnya, Garuda Nusantara kalah 0-1 dari Turki. Selanjutnya, tim U-20 Indonesia kembali melakoni uji coba melawan Moldova tanggal 4 November mendatang.

Indonesia Elite Catat Sejarah Setelah Menang SWBL Introduction Series

Indonesia Elite yang diisi pemain timnas bolabasket berhasil memastikan diri menjadi juara SEA Women Basketball League (SWBL) Introduction Series 2022 setelah mengalahkan Sniper dari Thailand. Ini merupakan catatan sejarah tersendiri karena tim Indonesia Elite menjadi juara SWBL yang pertama sejak diluncurkan. “Kami atasi semua tekanan di lapangan dengan menjalani apa yang diarahkan pelatih. Kami bangga, senang, dan lega setelah juara. Sepanjang pertandingan kami berusaha kasih yang terbaik dari defense dan berusaha enjoy mainnya,” ungkap Kapten Indonesia Elite Henny Sutjiono usai pertandingan. Kesuksesan ini semakin lengkap dengan terpilihnya Adelaide Callista Wongsohardjo sebagai MVP. Adelaide, yang akrab disapa Laide, berhasil mencetak skor 12 points, 7 rebounds, 3 assists. Pada laga pamungkas ini, Indonesia Elite tidak mudah keluar sebagai juara. Mereka harus kerja keras membendung serangan Sniper. Membuka kuarter pertama dengan kemenangan 25-12, Indonesia Elite harus kehilangan Gabriel Sophia karena cedera kaki. Sniper terus menekan di kuarter berikutnya. Mereka produksi 1 poin lebih banyak dari Indonesia Elite di kuarter dua (11-12). Di kuarter ketiga sama kuat. Sama-sama menabung 13 poin.   Sniper terus berusaha menekan di kuarter akhir. Cederanya Dewa Ayu Sriartha mampu dimanfaatkan dengan baik. Mereka mampu produksi 19 angka sementara Indonesia Elite menambah 16 poin. Banyak mencetak poin di kuarter awal menjadi kunci sukses Indonesia Elite sehingga mampu menjaga margin kemenangan hingga akhir laga 65-56. “Pengaruhnya sangat besar tanpa Gaby ataupun Ayu, karena Gaby dengan size tinggi, kita bisa mengandalkan untuk post play dan rebound sedangkan ayu pemain hustle, never give up untuk rebound off ataupun defense dan sangat cepat. Beruntung semua pemain ready. Kita bisa rotasi semuanya. Jadi siapapun yang main, kita selalu push anak-anak untuk fight sampai selesai karena ini game terakhir,” jelas Asisten Pelatih Indonesia Elite July Wong. “Keberhasilan ini lebih pada kekompakan anak-anak untuk tanggung jawab di defense dan transisi speed offense,” tambahnya. Sementara itu, Sekjen PP PERBASI Nirmala Dewi mengapresiasi keberhasilan Indonesia Elite meraih juara di SWBL Introduction Series 2022. Apalagi kesuksesan ini diraih dengan susah payah. Indonesia Elite harus menyelesaikan tiga pertandingan untuk pastikan juara setelah dua game sebelumnya saling mengalahkan. “Selamat Indonesia Elite. Keberhasilan ini membuat kita yakin masa depan Tim Putri akan semakin cemerlang. Kita berharap ini menjadi motivasi bagi pemain muda kita untuk selalu memberikan yang terbaik dan pantang menyerah dalam setiap pertandingan,” terang Nirmala.   Sumber: Indonesia Basketball. Foto: Indonesia Basketball.

Ganda Putra/Patra Raih Perak Kejuaraan Dunia Junior 2022

Putra/Patra kalah tipis 18-21, 21-14, 20-22 dari Xu Hua Yu/Zhu Yi Jun setelah bertanding 68 menit. Bertanding di Palacio de Deportes de Santander, Santander, hari Minggu (30/10), Kurang tenang dikatakan mereka sebagai faktor kekalahan yang paling utama. “Di gim pertama kita kecolongan. Ada momen di akhir-akhir ketika kami salah membuang bola lalu mereka mendapat poin, dari situ percaya diri mereka naik sementara kita malah jadi tertekan,” kata Patra. “Di gim ketiga kita kurang sabar dan tenang, mainnya terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan-kesalahan sendiri padahal secara poin sudah memimpin. Ketika poinnya dikejar dan jadi ketat kita juga jadi gugup dan tegang,” lanjut Patra. Kekecewaan tidak bisa disembunyikan dari raut muka keduanya karena impian menjadi juara dunia junior sirna. Tapi Putra/Patra mencoba berbesar hati. “Kita sangat kecewa dengan hasil ini. Tapi kita sudah mencoba memberikan penampilan yang terbaik, apapun hasilnya kita harus terima,” ungkap Patra. “Puji Tuhan diberikan rezeki medali perak. Ini menjadi motivasi kita untuk lebih banyak belajar, berlatih untuk meningkatkan performa,” ujar Patra. Dengan hasil ini, Garuda Muda meraih total empat medali dari Kejuaraan Dunia Junior 2022. Dengan rincian dua medali perak dan dua medali perunggu. Selain Putra/Patra, medali perak disumbang Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari dari ganda putri. Sedangkan medali perunggu didapat dari tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo dan tim beregu. Berikut hasil lengkap final Kejuaraan Dunia Junior 2022. Ganda Campuran Zhu Yi Jun/Liu Sheng Shu (China) vs Liao Pin Yi/Huang Ke Xin (China) 21-10, 18-21, 21-10 Tunggal Putri Tomoka Miyazaki (Jepang) vs Yuan An Qi (China) 21-14, 20-22, 21-17 Tunggal Putra Kuo Kuan Lin (Chinese Taipei) vs S.Sankar Muthusamy Subramanian (4/India) 21-14, 22-20 Ganda Putri Liu Sheng Shu/Wang Ting Ge (China) vs Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari (1/Indonesia) 21-14, 21-16 Ganda Putra Xu Hua Yu/Zhu Yi Jun (China) vs Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo (4/Indonesia) 21-18, 14-21, 22-20 Sumber: PBSI. Foto: PBSI.

Rachel/Trias Persembahkan Medali Perak di Kejuaraan Dunia Junior 2022

Bertanding di laga final hari Minggu (30/10), Rachel/Trias harus mengakui keunggulan pasangan China Liu Sheng Shu/Wang Ting Ge dengan skor 14-21, 16-21. Pasangan ganda putri ini pada akhirnya merebut medali perak untuk Indonesia. Kalah tenaga menjadi penyebab gagalnya Rachel/Trias berdiri di podium tertinggi. “Yang paling terasa kami memang kalah tenaga dan power dari mereka hari ini. Kami mengakui mereka besar sekali powernya. Lalu kami belum bisa mengatasi ketegangan,” kata Trias seperti dikutip dari halaman resmi PBSI.   “Tadi di gim kedua sebenarnya pola mainnya sudah ketemu tapi kami kurang sabar dan kurang tahan. Lalu malah penasaran mau coba pola gim pertama yang tidak berhasil,” ungkap Rachel. Walau kecewa tidak mampu meraih medali emas, Rachel/Trias mengaku banyak pengalaman dan pelajaran yang mereka dapat di ajang ini. “Kami kecewa belum bisa menyumbangkan medali emas tapi tidak ada alasan untuk sedih yang berlarut-larut karena ini baru awal. Setelah ini kami akan naik senior, tantangan pasti semakin sulit jadi kami jadikan ini pengalaman berharga. Kami juga bisa mengukur kekuatan pemain-pemain negara lain yang seusia kami, bukan tidak mungkin merekalah saingan-saingan kami di senior nanti,” tutur Rachel. “Di sini kami belajar mengontrol diri dan menguatkan mental. Kami kalah di penentuan beregu dan masih harus tampil di perorangan, sungguh tidak mudah. Puji Tuhan bisa melaluinya hingga ke final,” lanjutnya lagi. Tidak lupa, Rachel/Trias mengucapkan terima kasih untuk semua doa dan dukungan dari semua pihak yang terus mempercayai mereka. “Terima kasih untuk semua doa dan dukungan untuk kami. Itu sangat berharga. Mohon maaf kami hanya bisa kasih medali perak,” pungkas Rachel. Sumber: PBSI. Foto: PBSI

Aldila Sutjiadi Raih Gelar Juara WTA 125 Pertama di Meksiko

Aldila Sutjiadi Raih Gelar Juara WTA 125 Pertama di Meksiko

Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil meraih gelar juara nomor ganda turnamen WTA 125 Abierto Tampico, Meksiko, Sabtu waktu setempat atau Minggu waktu Indonesia. Duet Aldila bersama petenis Slovakia, Tereza Mihalikova, berhasil mengalahkan pasangan Amerika Serikat Elizabeth Mandlik/Ashlyn Krueger pada babak final. Aldila/Mihalikova, yang menjadi unggulan teratas di turnamen lapangan keras tersebut, melalui laga pamungkas tersebut dengan menang 7-5, 6-2. Dalam unggahan media sosialnya, Aldila mengungkapkan bahwa kemenangan itu adalah gelar WTA level 125 pertama baginya. Dia juga berterima kasih kepada pada Mihalikova yang telah bermain bersama selama sepekan terakhir. Gelar di Tampico melengkapi koleksi trofi tenis milik Aldila pada tahun ini. Pada April lalu, petenis berusia 27 tahun itu berhasil menjuarai ganda putri turnamen WTA 250 Copa Colsanitas di Bogota, Colombia, bersama petenis Australia Astra Sharma. Kemenangan tersebut adalah gelar WTA perdana bagi Aldila. Tidak lama berselang, tepatnya pada Mei, Aldila kembali mengemas gelar ganda putri pada turnamen ITF Charleston, Amerika Serikat, bersama petenis Polandia Katarzyna Kawa. Berdasarkan laman resmi WTA, Aldila pekan ini berada di peringkat 53 WTA ganda dunia, menjadi torehan peringkat tertinggi sepanjang kariernya. Di sektor tunggal Aldila berada di peringkat 516, lebih baik dari pekan sebelumnya, sementara catatan terbaiknya ada di peringkat 344 pada 24 Mei 2021. Terlepas dari turnamen tur, Aldila tahun ini juga berhasil mempertahankan gelar dengan membawa pulang emas ganda campuran SEA Games Vietnam bersama Christopher Rungkat. Sementara itu, di belahan dunia lain, petenis putri Indonesia Priska Madelyn Nugroho menjadi runner up ganda ITF W60 Playford, Australia. Priska, yang berpasangan dengan petenis Korea Selatan Han Na-lae, tidak mampu menghalang wakil tuan rumah Talia Gibson/Alexandra Bozovic pada babak final, Sabtu, dan berakhir 5-7, 4-6.

PB IKASI Harap Kejurnas Anggar 2022 Jadi Momentum Lahirkan Atlet Berprestasi

PB IKASI Harap Kejurnas Anggar 2022 Jadi Momentum Lahirkan Atlet Berprestasi

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI), Agus Suparmanto, membuka Kejurnas Anggar 2022. Ajang ini digelar di di Gelanggang Olahraga (GOR) POPKI Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat, 28 Oktober 2022. Sebanyak 620 atlet dari 24 provinsi ikut serta dalam Kejurnas Anggar 2022 yang berlangsung pada 27 Oktober hingga 3 November 2022 ini. Agus mengatakan ini adalah bagian dari pembinaan untuk atlet anggar di semua umur. Selain itu Kejurnas Anggar 2022 ini juga digelar untuk melahirkan atlet-atlet terbaik dari cabang olahraga (Cabor) Anggar. Adapun nomor-nomor yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini antara lain Floret, Degen maupun Sabel untuk putra, putri dan beregu. “Dari seluruh daerah kita kumpulkan di sini, nanti kita pilih atlet-atlet mana saja yang potensial. Karena ini dari mulai tingkat pra-kadet, kadet, junior dan senior. Jadi seluruh umur,” kata Agus kepada awak media. Agus juga mengatakan ini merupakan salah satu cara yang dilakukan PB IKASI untuk memberikan pengalaman kepada para atlet demi mempersiapkan diri menghadapi event-event internasional seperti SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade. Selain itu, dalam rangka menemukan parter sparing yang lebih baik, PB IKASI juga berencana mengirim 24 atlet ke Korea Selatan. “Kami lakukan pelatihan-pelatihan dan dalam dua minggu lagi kami akan kirim atlet-atlet ini ke Korea Selatan untuk berlatih bersama sehingga mereka semua bisa menambah pengalaman,” kata Agus. Menurut Agus, atlet-atlet Anggar Indonesia akan mendapatkan pengalaman berharga jika bisa berlatih tanding dengan atlet-atlet Korea Selatan. Pasalnya, atlet anggar Korsel berhasil menyumbangkan banyak medali pada ajang Asian Games 2018 dengan rincian enam medali emas, tiga perak dan enam perunggu. Sumbangan medali tersebut berhasil membawa Korsel menjadi juara umum. “Mereka juga punya salah satu atlet yang juara dunia. Kami juga punya hubungan baik, di mana rutin setiap tahun ada pertukaran. Sehingga atlet-atlet senang dan bisa mengukur kemampuan mereka. Karena anggar ini perlu sparing parter yang bagus dalam bertanding,” ujarnya. Dia mengakui pandemi COVID-19 telah menghambat semua aspek kehidupan termasuk program-program yang dicanangkan oleh PB IKASI. Pasalnya, kata dia, Cabor Anggar ilmunya lebih banyak di luar. Namun dia memastikan pihaknya tidak menyerah untuk memberikan pembinaan dan pelatihan yang baik bagi para atletnya. “Pandemi ini memang jadi masalah. Selama dua tahun ini kami sulit mengadakan pertandingan, dan keluar negeri juga lebih susah, tapi kami tak bisa stop begitu aja jadi kami carikan jalan keluarnya. Jadi ini adalah Kejurnas pertama setelah pandemi. Mudah-mudahan kita bisa melaluinya dan tetap bersemangat,” kata Agus. Sementara itu, Komite Eksekutif NOC Indonesia, Rafiq Hakim Radinal mengatakan pihaknya menyambut baik Kejurnas Anggar 2022 yang merupakan Kejurnas pertama yang digelar setelah pandemi. Selain itu, dia juga mendukung PB IKASI yang berencana mengirim 24 atletnya ke Korea Selatan. “Ini satu kemajuan yang sangat baik. Karena ketika pandemi kita semua sulit ya. Semoga ini bisa kembali melahirkan prestasi yang lebih baik. Saya lihat juga Ikasi memprioritaskan kepada pelatihan untuk para pelatih dan kesejahteraan dari para pengurus, pelatih dan seluruh ofisial dari Cabor Anggar,” kata Rafiq di lokasi. Adapun untuk para atletnya, Rafiq menilai PB IKASI juga memberikan perhatian yang cukup di mana para atletnya diberikan kesempatan untuk berlatih di luar negeri. Selain itu, dengan hadirnya perwakilan dari 24 provinsi pada Kejurnas Anggar 2022, juga menunjukkan kepedulian PB Ikasi kepada potensi-potensi yang ada di daerah-daerah. “Saya juga dengar peralatan dikirim dari PB Ikasi ke daerah-daerah, sehingga pembinaan di daerah insyaallah bisa jauh lebih baik. Sekarang gimana kita bantu agar pelatih juga bisa masuk ke daerah, karena atlet ini gak bisa berlatih tanpa pelatih yang baik di setiap provinsi,” tandas Rafiq.

Pusat Latihan Tenis Meja di Jakarta Resmi Dibuka

Pusat Latihan Tenis Meja di Jakarta Resmi Dibuka

Manggung Xiom Table Tennis Center Dibuka, Ditandai dengan Laga Indonesia vs Malaysia. Manggung Xiom Table Tennis Center Jakarta resmi dibuka pada Sabtu (29/10) malam. Grand opening ditandai dengan laga Timnas Tenis Meja Indonesia dan Malaysia. PT Manggung Polah Raya mendirikan pusat latihan tenis meja berstandar internasional di Jl. Pondok Pinang Raya, Jakarta. Fasilitas seperti meja, bola, karpet, dan robot latihan menjadi keunggulannya. Owner PT Manggung Polah Raya, M Reza Pahlevi, menegaskan bahwa berdirinya Manggung Xiom Table Tennis Center merupakan dedikasi perusahaan dan tanggung jawab sosial (CSR) perusahaannya di dalam pembinaan olahraga di tanah air. “Saya berharap dengan terbangunnya Manggung Xiom Table Tennis Center ini ke depannya kami bisa mendukung lahirnya bibit atlet agar masa depan tenis meja Indonesia lebih cerah,” kata Reza dalam keterangan pers. Menurutnya, dalam olahraga apa pun, pembibitan merupakan hal yang paling penting. Dari sudut pandangnya, pembibitan di tenis meja saat ini terhambat, karena itu pihaknya hadir untuk membantu membuka hambatan tersebut. Untuk itu, salah satu dedikasi Reza ialah menjadikan venue ini sebagai salah satu sarana pusat pembinaan atlet nasional. Mereka disediakan fasilitas berlatih yang mumpuni di bawah polesan Pelatih Yon Mardiono Namun, untuk menjaga keberlangsungan venue tersebut, pihaknya juga membuka kelas umum. Di mana, masyarakat di Jakarta bisa turut menjadi member atau anggota dengan membayar iuran. Di sisi lain, masyarakat pencinta tenis meja di Jakarta, juga bisa menyewa fasilitas di Manggung Xiom Table Tennis Center dengan harga sewa yang terjangkau. Lebih lanjut tentang infomasi Pendaftaran untuk menjadi member, sobat negeriku bisa langsung mendatangi venue Manggung Xiom Table Tennis Center “Kami pastikan, kami bekerja sama dengan pelatih nasional sekelas Yon Mardiono dan atlet-atlet nasional yang insya Allah akan berlatih di sini,” ucap Reza, Reza mengatakan, untuk saat ini sudah ada lima atlet yang ditempa di Manggung Xiom Table Tennis Center Jakarta. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti, Jakarta, Medan, dan Bali. “Mereka berlatih di sini, dan kesehariannya di sini. Jadi insya Allah akan kami tingkatkan lagi. Dan kami juga membina atlet nasional yang masih eksis dan juga pemain muda yang ingin meningkatkan kemampuan tenis mejanya dan kami siap menampung mereka,” tutur Reza. Reza juga berharap dengan kepedulian ini olahraga tenis meja mendapatkan atensi lebih dari masyarakat dan dunia olahraga di Indonesia dan terkhusus masyarakat Jakarta. “Sehingga munculnya jaringan baru yang sesuai dengan bidang PT kami, karena olahraga tenis meja ini luas. Jadi sedekah untuk olahraga dan dapat berkah dari olahraga,” ucapnya. Sementara itu, pelatih Timnas Tenis Indonesia, Yon Mardiono, bersyukur dengan berlangsungnya pertandingan persahabatan Indonesia melawan Malaysia ini. Dia juga mengapresiasi kepedulian PT Manggung Polah Raya pada olahraga tenis meja. Harapannya berdirinya venue ini dapat memberikan kemajuan untuk olahraga tenis meja Indonesia ke depannya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada sponsor yang selalu mendukung kami. Mereka mendukung bukan karena saya, tapi karena kecintaan pada tenis meja Indonesia dan harapan untuk mengembalikan tenis meja Indonesia ke kancah internasional,” jelasnya Berdirinya Manggung Xiom Table Tennis Center diharapkan menjadi sinergi antara industri atau bisnis dengan olahraga di bidang tenis meja. Xiom sendiri merupakan brand internasional untuk tenis meja yang layak dipasarkan di Indonesia dan PT Manggung Polah Raya punya pengalaman di bidang pemasaran itu.

Ganda Putra Amankan Satu Tempat di Final Kejuaraan Dunia Junior 2022

Ganda putra Muh Putra Erwiansyah/Patra Harapan Rindorindo menjaga asa untuk meraih medali emas Kejuaraan Dunia Junior 2022. Terbaru, mereka sukses memastikan satu tempat di partai pamungkas. Hasil ini didapat Putra/Patra usai mengandaskan pasangan Korea Song Hyun Cho/Beom Soo Park dua gim langsung 21-19, 21-13 di babak semifinal hari Sabtu (29/10). “Tidak mudah memenangkan pertandingan ini, lawan bermain bagus dan kita merasa levelnya seimbang,” ujar Patra. “Setelah menang di gim pertama, kita coba terus untuk menekan lawan. Mungkin mereka jadi tidak nyaman dan akhirnya tidak bisa keluar dari tekanan,” tambah Putra. Sudah tiba di final, Putra/Patra mengaku belum puas. Gelar juara menjadi target selanjutnya yang ingin dicapai. “Puji Tuhan sudah bisa ke final, sudah mencapai target awal. Rasanya luar biasa tapi kita tidak boleh puas karena masih ada laga terakhir besok,” ungkap Patra. “Pastinya mau juara tapi pertandingan besok akan berat. Kita tidak boleh jumawa, harus tetap waspada dan tetap fokus,” lanjut Putra. Lebih lanjut, Putra/Patra menyatakan bahwa tampil di beberapa kesempatan turnamen kelas senior membuat kepercayaan diri mereka meningkat. “Kita tidak berpikir apa-apa sih ketika masuk lapangan, yang penting percaya diri dan yakin saja. Kita juga sudah beberapa kali main di turnamen level senior jadi sudah lebih hafal tekanan-tekanan di turnamen,” jelas Putra. Di final, Putra/Patra masih menunggu lawan antara Xu Hua Yu/Zhu Yi Jun (China) melawan Apiluk Gaterahong/Witchaya Jintamuttha (Thailand).   Sumber: PBSI

Rachel/Trias Maju ke Final Kejuaraan Dunia Junior 2022. Selangkah Lagi Cetak Sejarah

Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari maju ke final Kejuaraan Dunia Junior 2022 setelah mengalahkan unggulan 15 Kiyama/Kanano Muroya di babak semifinal hari Sabtu (29/10). Sejak pertama kali digelar tahun 1992, ganda putri Indonesia belum ada yang mampu menjuarai ajang Kejuaraan Dunia Junior. Hal itu yang akan coba dipecahkan pasangan Indonesia Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari tahun ini. Laga ini berlangsung sengit sehingga harus diselesaikan lewat drama tiga gim. Rachel/Trias menang 12-21, 21-19, 21-14. “Rasanya senang sekali. Bukan hanya karena kami menang dan ke final tapi tadi kami mampu lepas dari tekanan dan ketegangan,” ujar Trias kepada tim Humas dan Media PP PBSI di Palacio de Deportes de Santander, Santander. “Kami tegang saat masuk lapangan tadi, banyak pikiran mengganggu. Kami juga merasa kurang yakin dengan kemampuan diri sendiri. Akibatnya di gim pertama mainnya tidak lepas, banyak out dan nyangkut net,” sambung Rachel. Kekalahan di gim pertama rupanya memantik semangat dan motivasi Rachel/Trias untuk bermain lepas di gim kedua. Permainan rapi dengan banyak variask permainan pun mulai keluar dari keduanya. “Di gim kedua kami coba lebih fokus, lebih yakin dan ngotot. Kami juga bermain dengan banyak variasi dan pola yang kami mau. Dari situ sudah mulai menemukan ritmenya,” cerita Rachel. “Sempat terkejar setelah unggul jauh tapi kami tetap fokus untuk dapat poin demi poin. Semangatnya juga terus dijaga,” kata Trias. Di gim ketiga rupanya pasangan Jepang habis bensin terutama setelah interval. Praktis, Rachel/Trias semakin nyaman dalam mengontrol pertandingan. “Di gim ketiga kami melihat mereka menurun kondisinya. Itu kami manfaatkan untuk terus mengontrol permainan. Saya juga terus bilang ke Trias bahwa kami bisa dan lebih kuat dari mereka. Ayo terus berjuang habis-habisan!,” ungkap Rachel. Di partai final, Rachel/Trias akan ditantang Liu Sheng Shu/Wang Ting Ge asal China. Pasangan Negeri Tirai Bambu ini lolos setelah mengandaskan Kokona Ishikawa/Riko Kiyose 17-21, 21-13, 21-17. Power yang besar dari sang lawan akan benar-benar diwaspadai Rachel/Trias. “Mereka powernya besar dan mainnya terus menyerang. Ini akan kami waspadai dan antisipasi. Diskusi juga dengan pelatih apa strategi yang harus dimainkan,” tutur Rachel. “Kami sudah tidak sabar main di final, kami siap tampil habis-habisan. Tapi tetap tidak boleh terlalu excited,” tutup Rachel.   Sumber: PBSI

Lewat PORBIN, BIN Ikut Sediakan Wadah Pembinaan Atlet Berprestasi Indonesia

Lewat PORBIN, BIN Ikut Sediakan Wadah Pembinaan Atlet Berprestasi Indonesia

Badan Intelijen Negara (BIN) meluncurkan lembaga baru bernama Persatuan Olahraga BIN atau PORBIN. Lembaga yang digagas oleh Kepala BIN, Jend Pol (Purn) Budi Gunawan, ini punya segudang prestasi yang ditorehkan oleh atlet-atletnya. Launching PORBIN digelar pada Kamis (27/10/2022) dalam satu rangkaian acara dengan Wisuda Angkatan XV, Pasca Sarjana MKI Angkatan VII, MTIM Angkatan 1, dan Dies Natalies XIX Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di Kampus Sentul. “Badan Intelejen Negara mulai memberi perhatian khusus kepada personil BIN, taruna-taruni badan intelijen negara, yang memilik talenta-talenta di bidang olahraga,” kata Budi Gunawan. “Untuk dapat terus meningkatkan prestasi di tingkat nasional, kami membentuk persatuan olahraga BIN yang terdiri dari delapan cabang olahraga,” lanjutnya. Ya, BIN memilih delapan cabang olahraga profesional sebagai fokus pembinaan. Sejumlah atlet dan pelatih nasional pun bergabung dalam program bersama taruna-taruni STIN. Klub pun dibentuk sebagai sarana pembinaan, yakni BIN Running Club (lari), BIN Volleyball Club (voli), BIN Weightlifting Club (angkat besi), dan Waskita Swimming Club (renang). Lalu ada BIN Tennis Club (tenis), Velox et Exactus Shooting Club (menembak), Satlasus Tarung Derajat STIN (tarung derajat), dan Esport. Kepala BIN mengatakan seluruh cabang olahraga di PORBIN dikembangkan dengan profesional dengan diisi pelatih yang punya kapasitas mumpuni. Harapannya, talenta terbaik di dalam internal BIN dapat berkembang dan membawa nama harus bangsa Indonesia terutama taruna-taruni STIN. “Semua cabang yang dikembangkan di BIN telah memiliki atlet dan pelatih profesional. Kami menggalang potensi atlet dan pelatih terbaik di tingkat nasional untuk terlibat menciptakan ekosistem pengembangan olahraga prestasi di BIN,” ujar Budi Gunawan. “Alhamdulillah, kami melihat peluang besar untuk turut mengharumkan nama Bangsa di kancah internasional melalui jalur olahraga ini,” ungkap Budi. Meskipun belum berjalan lama, klub-klub olahraga di lingkungan BIN sudah banyak menunjukkan prestasi yang membanggakan. Atlet BIN Running Club, Odekta Elvina Naibaho, belum lama ini menjadi juara kategori half marathon (21Km) di ajang Jakarta Marathon 2022 (16/10/2022). Odekta sendiri sudah langganan juara berbagai event nasional bahkan internasional. Pada SEA Games 2021 di Vietnam tahun ini, ia mempersembahkan medali emas marathon. BIN Running Club juga diperkuat oleh sprinter muda kebanggaan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri. Zohri merupakan atlet Indonesia pertama yang menjadi juara dunia dan tercatat sebagai pemegang rekor nasional 100m dengan catatan 10,03 detik. Pada BIN Volleyball Club, sejumlah atlet nasional bersama taruna-taruni STIN juga telah berkesempatan mengukir prestasi di sejumlah kejuaraan nasional dan internasional. Beberapa nama pemain voli nasional yang memperkuat BIN Volleyball Club adalah Nur Fikri Harsyah Muhamad, Ratri Wulandari, serta Alya Annastasya. Berusia belum genap setahun, Tim Voli BIN Putri binaan PORBIN berhasil unjuk gigi dengan menjuarai Livoli Divisi I 2022 pada Oktober lalu di Bali. BIN Volleyball Club juga bakal terlibat dalam kompetisi voli profesional Indonesia, Proliga, pada musim depan dengan menurunkan tim di kategori putra dan putri. Sementara itu, BIN Weightlifting Club memiliki lifter kenamaan Indonesia seperti Rizki Juniansyah dan Windy Cantika Aisah. Mereka mempersembahkan satu medali emas, dua perak, serta lima perunggu pada kejuaraan internasonal Asian Weightlifting Manama, Bahrain 2022. Budi Gunawan pun berpesan agar seluruh taruna, mahasiswa, dan atlet di bawah naungan PORBIN untuk terus berjuang dan mengerahkan kemampuan terbaik dengan tujuan mengabdi untuk bangsa dan negara. Pada acara ini juga turut dihadiri Menpora Zainudin Amali, Ketua KONI Letjen (Purn) Marciano Norman, hingga beberapa petinggi lainnya.

Garuda Muda Akui Keunggulan Turki

Garuda Muda Akui Keunggulan Turki U-20

Tim U-20 Indonesia kalah tipis dari Turki U-20 dalam pertandingan uji coba yang berlangsung di Stadion Manavgat Ataturk, Rabu (26/10). Pelatih Shin Tae Yong menempatkan pemain-pemain seperti Muhammad Ferarri, Robi Darwis, Marselino Ferdinan, dan Hokky Caraka sebagai starter. Pada menit kedelapan, peluang pertama bagi Tim U-20 Indonesia hadir melalui Muhammad Ferrari, namun sayang, sundulannya masih belum bisa membuahkan gol. Alih-alih mencetak gol, justru gawang Tim U-20 Indonesia bobol pada menit ke-16 melalui Ayberk Kaygisiz. Tim U-20 Indonesia memiliki sederet peluang lewat Marselino Arkhan Fikri, dan Hokky yang masih gagal berbuah gol. Memasuki babak kedua, Shin melakukan beberapa pergantian pemain. Ahmad Zaky yang masuk pada babak kedua menciptakan peluang, namun bola yang disepak masih terlalu tinggi dari sasaran. Turki pun menebar ancaman lewat sebuah sepakan bebas yang masih bisa diamankan kiper Aditya Arya pada menit ke-64. Sebuah serangan Turki kemudian menghasilkan gol kedua pada menit ke-77. Gol kedua Turki dicetak oleh sang penyerang, Semih Kilicsoy. Setelah tertinggal 0-2, skuad Garuda Muda tetap sabar menerapkan permainan bola pendek dari kaki ke kaki untuk membangun serangan. Selain itu Marselino dan kawan-kawan juga memainkan high pressing ketika lawan memainkan bola di area sendiri. Turki tetap tenang menghadapi tekanan tim Merah-Putih. Dalam posisi tertinggal, Shin memasukkan pemain-pemain seperti Zanadin Faris, Rabbani Tasnim, dan Rahmat Beri menggantikan Ronaldo, Hoky, dan Arkhan. Organisasi permainan yang cukup rapi dari Turki menghadapi sepak bola keras dari Indonesia. Pada menit ke-87 sempat terjadi adu mulut antarpemain dan staf pelatih Turki terlihat emosi, namun situasi panas tak berlangsung lama. Sebuah serangan balik cepat dari Turki pada masa injury time bisa digagalkan lini belakang Tim U-20 Indonesia. Pada pengujung laga justru Tim U-20 Indonesia yang bisa mencetak gol melalui Dony Tri Pamungkas. Ini merupakan laga uji tanding kedua yang dilakoni Tim U-20 Indonesia di Turki. Sebelumnya Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan 2-1 atas Cakalliki Spor. Tim U-20 Indonesia menjalani pemusatan latihan sekaligus uji tanding di Turki dalam rangka persiapan menuju Piala Asia U-20 2023.

FIFA Football for School, Program FIFA untuk Anak-anak di Seluruh Dunia

FIFA Football for School, Program FIFA untuk Anak-anak di Seluruh Dunia

Football for Schools adalah program kerjasama antara FIFA dan UNESCO yang bertujuan untuk berkontribusi pada pendidikan, pengembangan, dan pemberdayaan dengan target 700 juta anak. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2022, ada 24,33 juta anak usia sekolah di Indonesia. Ini adalah potensi yang dimiliki Indonesia. Rangkaian program Football for School akan dimulai pada tanggal 26 Oktober dan berakhir pada tanggal 28 Oktober, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Peluncuran program akan dihadiri oleh Direktur FIFA Football for School, Fatimata Sibide, Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira Puspita, dan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. Maaike menyambut baik program F4S yang akan berlangsung di Jakarta ini. “Hari ini menandai tonggak pertama untuk membuat anak-anak tidak hanya belajar dan mencintai sepak bola, tetapi juga untuk membangun karakter di dalam dan di luar lapangan. Hari ini dimulai pemberdayaan anak-anak Indonesia, dengan alat dan dukungan dari FIFA,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira Puspita. Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara, negara ke-6 di Asia, dan negara ke-20 di dunia untuk menjadi tempat berlangsungnya program Football for School. “Kami sangat senang Program FIFA Football for School bisa berlangsung untuk pertama kalinya di Indonesia. Kami harapkan melalui program ini akan terlahir bintang-bintang sepakbola dari Indonesia,” kata Fatimata. Hari pertama dan kedua akan ada pelatihan untuk para instruktur dari PSSI. Materi pelatihan langsung diberikan oleh perwakilan dari FIFA, yaitu Alexandra Huete (Project Coordinator FIFA F4S) dan Antonio Buenaño (FIFA F4S Team). Pada tanggal 28 Oktober, puncak program F4S akan mendatangkan 30 guru olahraga dan 100 siswa-siswi untuk mengikuti serangakaian acara di Lapangan Rugby Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta. Momen ini akan menjadi titik awal kebangkitan sepakbola Indonesia untuk menjadi lebih baik.

Sempat Tak Ada Ongkos, Anak Tukang Becak Raih Emas di Open Turnamen Karate

Sempat Tak Ada Ongkos, Anak Tukang Becak Raih Emas di Open Turnamen Karate

Sebagai generasi muda dan generasi penerus bangsa, harus terus aktif, kreatif dan memiliki semangat yang besar. Semangat besar generasi muda inilah yang ditunjukkan pada akademik maupun non akademik yang juga sangat penting bagi generasi muda. Baik akademik maupun non akademik, untuk mendapatkan yang terbaik keduanya tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit. Meskipun begitu, sebagai generasi muda, keterbatasan perekonomian yang memaksa untuk memendam cita-cita tetap bisa dilewati dengan niat dan semangat. Seperti M Akbar Perwira, di tengah keterbatasan perekonomian keluarganya, tidak membuatnya putus semangat. Ia tetap mampu mempersembahkan prestasi dan mengharumkan nama daerahnya. Anak dari seorang tukang becak di Kota Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) ini, berhasil meraih juara dan meraih emas dalam kejuaraan Open Turnamen Karate Piala Kapolresta Barelang, Batam, yang digelar 20-22 Oktober 2022 lalu. Senpay Dessy Amalia, satu di antara pelatih M Akbar di Osamu Karate Dojo mengatakan, M Akbar adalah seorang atlet binaan Osamu Karate Dojo sejak tahun 2019 dan hampir tidak jadi berangkat karena keterbatasan biaya. Mempertimbangkan prestasi yang telah diperlihatkan oleh M Akbar, dana bantuan bagi atlet yang kurang mampu diberikan kepada M Akbar. “Alhamdulillah, dari dana pribadi dan ada bantuan dari rekan untuk membantu satu anak yang keterbatasan ekonomi,” jelasnya. “Karena Akbar anaknya cukup berprestasi, akhirnya kita paksakan untuk tetap berangkat,” tutupnya. Ini juga merupakan semangat yang dimiliki oleh M Akbar Perwira untuk tetap semangat mengikuti kejuaraan. Hingga berbuah manis dengan membawa pulang penghargaan atau meraih emas.

Jawa Tengah Juara Umum Kejuaraan Nasional Panahan Junior

Jawa Tengah Juara Umum Kejuaraan Nasional Panahan Junior

Kontingen Jawa Tengah tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional Panahan Junior 2022, dengan 26 emas 16 perak dan 21 perunggu. Sementara posisi kedua ditempati DKI Jakarta, dengan mengumpulkan 12 emas 12 perak dan 6 perunggu, menyusul posisi III tuan rumah DIY, dengan 8 emas 7 perak dan 4 perunggu. Kejurnas berlangsung sejak 16 Oktober lalu di Lapangan Yonif Mekanis 403/WP Kentungan Yogyakarta dan diikuti 598 peserta dan 150 official dari 28 provinsi yang terdaftar di PB Perpani. Secara resmi Kejurnas Panahan Junior ditutup hari ini (Senin 24/10) ditutup oleh Ketua panitia sekaligus Ketua Umum Pengda Perpani DIY, BPH Kusuma Bimantoro. “Alhamdulillah kejuaraan ini telah terlaksana dengan baik, berkat dukungan dari berbagai pihak. Kami selaku panitia mohon maaf bila selama penyelenggaraan ada hal-hal yang kurang berkenan,” kata Mas Suryo, sapaan Kusuma Bimantoro. Ia berharap, Kejuaraan Nasional Junior ini menjadi agenda rutin dan sebagai wadah untuk kompetisi para atlet panahan muda menuju jenjang internasional. Sementara Sekum Perpani DIY, KMT A. Tirtodiprojo, mensyukuri karena tim DIY mampu melampai target 7 emas. “Kita bersyukur, karena atlet kita tetap semangat hingga akhir lomba,” kata pria yang akrab disapa Joko itu. Kabid Binpres Pengda Perpani DIY, Danang Dwi Asmoro menuturkan banyak pengurus Pengda Perpani dari daerah lain memuji penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Junior di Yogyakarta ini. “Banyak yang mengatakan sukses penyelenggaraan kejurnas ini,” ujarnya.