KONI Pusat Apresiasi 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026

25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026

Wakil Ketua Umum (Waketum) I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno, S.IP., M.Sc., menghadiri kejuaraan 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026, pada Minggu 23 Agustus 2026, di Jaya Ancol Bowling Center, Jakarta. Kejuaraan junior tingkat Asia tersebut menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet Boling usia dini sekaligus bagian dari proses menuju prestasi di tingkat internasional. Ajang ini juga memberikan pengalaman kompetitif yang sangat berharga bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, mental bertanding, serta membangun karakter. Lebih dari sekadar kompetisi, kejuaraan yang mempertemukan atlet-atlet muda dari berbagai negara Asia ini turut menunjukkan bahwa olahraga memiliki kekuatan besar sebagai alat pemersatu bangsa. Para atlet tidak hanya datang untuk berkompetisi, tetapi juga saling mengenal, membangun persahabatan, serta memperkuat semangat persaudaraan melalui olahraga. Dalam kesempatan tersebut, Waketum I KONI Pusat menegaskan bahwa perkembangan cabang olahraga Boling di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Menurutnya, Boling tidak hanya memiliki potensi dalam mencetak prestasi olahraga, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan sport tourism dan sport industry di Indonesia. “Saya mengapresiasi Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB.PBI) yang telah bekerja keras sehingga Indonesia dapat menjadi tuan rumah kejuaraan internasional, ini tidak mudah karena menyelenggarakan sebuah acara internasional membutuhkan persiapan dan kerja keras dari seluruh pihak,” ujar Suwarno. Suwarno juga menekankan bahwa prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Menurutnya, pembinaan sejak usia dini merupakan salah satu fondasi utama dalam menciptakan atlet berprestasi yang mampu bersaing di level internasional. “Pembinaan prestasi pada usia dini menjadi kunci penting dalam peningkatan prestasi. Prestasi tidak lahir secara instan, melainkan harus didukung oleh proses latihan yang berjenjang dan berkelanjutan, kejuaraan ini sangay bagus untuk regenerasi dan melatih mental para atlet,” tutur Suwarno. Lebih lanjut, Suwarno menyampaikan apresiasinya kepada seluruh delegasi yang hadir dan memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. “Selamat datang bagi para peserta dari 15 negara, saya berharap seluruh peserta dapat menikmati waktunya selama berada di Indonesia. Kalian adalah atlet-atlet muda yang kelak akan menjadi atlet nasional dan mewakili negara masing-masing di masa depan. Enjoy the competition,” katanya. Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) PBI, Marsda TNI Purn Agus Muhammad Bahron menilai perkembangan Boling di Indonesia berlangsung sangat pesat. Hal tersebut, tidak terlepas dari berbagai bentuk kolaborasi dengan komunitas, serta upaya membangun ekosistem olahraga Boling yang semakin luas. Ia menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi, tetapi juga membentuk atlet yang memiliki karakter kuat, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. “Boling di Indonesia berkembang sangat cepat, hal tersebut dimulai dari kolaborasi dengan komunitas, kita tidak hanya ingin meraih prestasi, tetapi juga menjadikan atlet-atlet kita memiliki karakter dan disiplin,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa kompetisi merupakan kesempatan bagi para atlet untuk saling menguji kemampuan, sekaligus belajar menghargai lawan. “Kompetisi ini adalah tantangan untuk saling bertanding dengan semangat, kepada para atlet Indonesia, bertandinglah dengan semangat, junjung tinggi sportivitas, toleransi dan saling menghormati karena kalian mewakili negara ini, tunjukkan bahwa masa depan Boling Indonesia berada di tangan yang tepat,” katanya. Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan dengan baik dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta. Dari pihak Asian Bowling Federation, Vivien Law menyampaikan bahwa penyelenggaraan kejuaraan internasional Boling di Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang. “Ini telah menjadi tahun terpanjang setelah delapan tahun Indonesia kembali menjadi tuan rumah kompetisi internasional Boling. Saya berharap seluruh atlet menikmati turnamen ini dan membawa pulang kenangan yang baik dari Jakarta,” ujar Vivien. Vivien juga mengingatkan para atlet bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah kompetisi. Karena itu, setiap hasil pertandingan hendaknya dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya. “Menang dan kalah adalah hal yang biasa bagi seorang atlet. Saya berharap apabila pada kompetisi ini ada yang mengalami kekalahan, jadikan itu sebagai evaluasi untuk meraih prestasi yang lebih baik ke depannya. Enjoy the tournament and bring good memories from Jakarta,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah yang hadir mewakili Gubernur DKI Jakarta menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut. “Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses serta melahirkan atlet-atlet yang membanggakan. Selamat bertanding, berikan performa terbaik dan junjung tinggi sportivitas,” ujar Adriansyah. Pesan serupa disampaikan Ketum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari yang mengajak seluruh peserta untuk menikmati suasana kompetisi sekaligus pengalaman selama berada di Jakarta. “Saya berharap semua dapat menikmati turnamen ini. Enjoy Jakarta, berikan performa terbaik dan tetap menjunjung tinggi fair play,” katanya. Kejuaraan 25th Asian Junior Tenpin Bowling Championships 2026 diikuti oleh 163 atlet dari 15 negara, yakni Hong Kong, China, India, Bahrain, Makau, Kuwait, Malaysia, Pakistan, Filipina, Qatar, Singapura, Thailand, Chinese Taipei, Vietnam, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Para atlet berkompetisi dalam sejumlah nomor pertandingan, di antaranya single dan double, dengan semangat untuk menjadi yang terbaik sekaligus memperoleh pengalaman berharga di panggung kompetisi internasional. Rangkaian kejuaraan dibuka secara resmi oleh Dewan Pembina PB.PBI, Jendral TNI Purn Agum Gumelar. Penyelenggaraan kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para atlet junior Boling Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang pembinaan generasi penerus Boling yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Selain mengejar prestasi, kejuaraan tersebut menjadi ruang bagi para atlet muda untuk membangun karakter, sportivitas, disiplin, persahabatan lintas negara, serta menumbuhkan semangat untuk terus berkembang menuju level prestasi yang lebih tinggi.

Kontingen Jakarta Raih Juara Umum Kejurnas Bowling Junior 2025

PB DKI Jakarta

Provinsi Jakarta menjadi juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling 2025 yang digelar oleh Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) di Jaya Ancol Bowling Center, Jakarta, Jakarta. Dalam gelaran turnamen yang berlangsung mulai 1-5 Juli ini, Jakarta memborong empat gelar di empat kategori yakni pada U-25 putra lewat Paolo Hernandez, U21 putra melalui Rafael Cavin Zhao, U15 putra dari Ian Matthew Khow, dan U21 putri lewat Rubie Tjiandra. Sementara dua kategori lainnya yakni U21 gelar juara diamankan oleh atlet Jawa Barat Shabira Lintya Putri. Lalu di kategori U15 putri disegel oleh Sabrina Hudith Alisa Putri asal Kalimantan Timur. “Kejuaraan tahun ini sangat sukses dikarenakan sudah sekian tahun tidak diselenggarakan..Mereka (para atlet) merupakan talenta-talenta yang nantinya di masa mendatang menjadi bagian dari tim nasional menggantikan para atlet senior,” ungkap Ketua Umum PB PBI, Agus Muhammad Bahron dalam keterangan resmi. Gelaran turnamen yang diikuti sebanyak total 72 atlet ini memang diproyeksikan sebagai salah satu ajang untuk menjaring atlet-atlet potensial. Rencananya para atlet yang ditinjau dalam gelaran acara ini akan diproyeksikan untuk menggantikan posisi para atlet senior di masa yang akan datang. “Target kami memang melakukan pencarian bakat, serta memberikan kesempatan kepada mereka (para atlet) untuk bertanding di (turnamen) level lebih tinggi. Berdasarkan hasil turnamen ini, kami akan mempertimbangkan untuk dibina,” ungkap Muhammad Bahron. Muhammad Bahron juga mengungkapkan bahwa selain dilakukan pembinaan nantinya secara berkala para atlet potensial yang telah di jaring pada turnamen ini akan diikutsertakan dalam kejuaraan tingkat ASEAN, Asia, hingga dunia. Dilansir dari keterangan PB PBI, Minggu, berikut daftar juara Kejurnas Boling 2025: Kategori U15 putra 1. Ian Mathew Khow – Jakarta 2. Andrew Nathanael – Jakarta 3. Mahatma Widi Yudhistira – Kalimantan Timur Kategori U15 putri 1. Sabrina Hudith Alisa Putri – Kalimantan Timur 2. Amanda Fahira – Sumatera Selatan 3. Mischiqa Azzahra Offari – Kalimantan Timur Kategori U21 putra 1. Rafael Cavin Zhao – Jakarta 2. Oliver Tong – Jakarta 3. Faiz Adhiya Nawwaf – Sumatera Selatan Kategori U21 putri 1. Rubie Tjandra – Jakarta 2. Thalita Raisa Adilina – Jawa Barat 3. Sabrina Hudith Alisa Putri – Kalimantan Timur Kategori U25 putra 1. Paolo M. Hernandez – Jakarta 2. Ryan Lintang Damarjati – Jakarta 3. Barry Joshua Surjaputra – Jakarta Kategori U25 1. Shabira Lintya Putri – Jawa Barat 2. Demarsya Putri Ariela – Jakarta 3. Danisa Suci Utari – Jakarta Sumber: ANTARA

Resmi Digelar! 72 Atlet Muda Berlaga di Kejurnas Boling Junior 2025

Kejurnas Boling Junior 2025

Sebanyak 72 atlet muda dari sembilan provinsi di Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling Junior 2025 yang digelar di Jaya Ancol Bowling Center, Jakarta, pada 1–5 Juli 2025. Ajang ini menjadi panggung penting dalam upaya pengembangan dan pencarian talenta boling masa depan Indonesia. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI), Agus Muhammad Bahron, menegaskan pentingnya turnamen ini sebagai bagian dari program regenerasi atlet nasional. Ia berharap Kejurnas Junior menjadi jembatan bagi atlet-atlet muda menuju level internasional. “Kami membutuhkan kombinasi dan regenerasi atlet, dan inilah salah satu ajang yang kami gelar untuk itu. Harapannya, atlet dari kejuaraan ini bisa kami bawa ke panggung internasional,” ujar Agus kepada ANTARA, Rabu (2/7). Kejurnas ini mempertandingkan enam kategori berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin, yaitu, U-25 Putra, U-25 Putri, U-21 Putra, U-21 Putri, U-15 Putra, U-15 Putri. Menurut Agus, saat ini Indonesia memiliki banyak atlet muda dengan potensi besar. Oleh karena itu, PB PBI akan terus melakukan pemantauan terhadap performa para peserta dan memberi pembinaan lanjutan untuk mempersiapkan mereka menghadapi kejuaraan internasional. “Melalui turnamen ini, kami akan melakukan penilaian untuk atlet-atlet yang berpotensi. Mereka akan terus kami bina dari level junior hingga senior. Boling bukan hanya soal teknik, tapi juga soal kekuatan mental, dan itu harus dilatih sejak dini,” tambahnya. Dengan digelarnya Kejurnas Junior ini, PB PBI berharap muncul bibit-bibit unggul yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Kejurnas Boling Junior 2025 Siap Dihelat di Jakarta

Kejuaraan Nasional Junior Boling 2025

Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) siap menggelar Kejuaraan Nasional Junior Boling 2025, sebuah ajang penting yang menyatukan semangat pembinaan dan kompetisi di kalangan atlet muda. Turnamen ini akan digelar pada 1–5 Juli 2025 di pusat boling Jakarta, bekerja sama dengan Pengurus Provinsi PBI DKI Jakarta. Kejurnas Junior ini merupakan bagian dari kalender resmi tahunan PB PBI dan menjadi salah satu program strategis dalam menyiapkan atlet masa depan. Enam kategori akan dipertandingkan berdasarkan usia dan jenis kelamin, mulai dari Under 15 hingga Under 25, baik putra maupun putri. “Ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga forum pembinaan berkelanjutan. Kami ingin membentuk atlet yang bukan hanya tangguh secara teknis, tapi juga berkarakter,” ujar Ketua Umum PB PBI, Agus Muhammad Bahron, Marsda TNI (Purn), dalam pernyataannya. PB PBI menekankan pentingnya sistem pembinaan berjenjang yang terstruktur dan merata. Turnamen ini juga menjadi ruang sinergi antar Pengurus Provinsi di seluruh Indonesia dalam mendorong olahraga boling ke jenjang yang lebih profesional. Kualifikasi usia ketat diberlakukan untuk menjaga sportivitas. Atlet kategori U-25, U-21, dan U-15 wajib menunjukkan dokumen sah seperti akta kelahiran atau KTP. Panitia akan melakukan verifikasi administratif untuk menjamin keadilan dan transparansi. Selama lima hari, para peserta akan berkompetisi melalui fase penyisihan, semifinal, hingga partai puncak. Panitia turut menyiapkan perangkat wasit bersertifikasi nasional untuk menjamin jalannya pertandingan yang adil dan profesional. Melalui Kejurnas ini, PB PBI tak hanya mengejar podium juara. “Kami ingin setiap atlet pulang dengan pengalaman, semangat, dan visi yang kuat terhadap masa depannya di boling,” ujar Agus Bahron.