Jelang Porprov, PRSI Kabupaten Bogor Tetap Lanjutkan Program Pembinaan

Jelang Porprov, PRSI Kabupaten Bogor Tetap Lanjutkan Program Pembinaan

Meski masih dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022 pada November mendatang, namun program pembinaan regenerasi atlet untuk mencari perenang-perenang andal, terus dilakukan Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Bogor. Ketua Umum PRSI Kabupaten Bogor, Nuradi mengatakan, pihaknya tidak akan berhenti menggali potensi-potensi atlet muda yang andal bersama jajaran pengurus dan pelatih melalui klub-klub renang yang ada dibawah naungan PRSI Kabupaten Bogor. “Kami tidak akan berhenti menggali potensi calon atlet berbakat. Apalagi dengan banyaknya atlet-atlet usia dini yang ada klub-klub binaan PRSI Kabupaten Bogor, tentunya membuat kami lebih mudah untuk mencari regenerasi atlet andal,” kata Nuradi. Nuradi mengatakan, atlet-atlet muda yang ada dibawah pembinaan klub anggota PRSI Kabupaten Bogor, memiliki potensi yang sangat luar biasa, apabila dibina dengan baik dari sejak dini. “Atlet-atlet muda ini nantinya yang akan mengisi kekuatan cabang olahraga renang Kabupaten Bogor disetiap kejuaraan. Oleh sebab itu, kami akan konsen terhadap pembinaan atlet-atlet muda,” ucapnya. Dia menjelaskan, jumlah atlet-atlet muda yang ada dibawah binaan PRSI Kabupaten Bogor sangat banyak, bahkan untuk beberapa tahun yang akan datang PRSI tidak akan kekurangan atlet-atlet potensial dalam melanjutkan perjuangan para senior-senior mereka di setia even resmi daerah, maupun nasional.

Koni Kota Tangerang Gelar Raker, Mantapkan Kesiapan Porprov Banten

Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Tangerang menggelar rapat kerja.

TANGERANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Tangerang menggelar rapat kerja, Sabtu (18/12). Kegiatan yang digelar di ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, dibuka Sekretaris Daerah Herman Suwarman. Raker kali ini diawali dengan pemaparan kesiapan Pemerintah Kota Tangerang dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten. Hadir memberikan paparan Kepala Dispora M Noor dan Kepala Bidang Pembangunan Dinas Perkimta Fakri Wahyudi. Ketua KONI Kota Tangerang Hadi Rusman menyampaikan, paparan dari dua dinas tersebut dapat memberikan gambaran kepada pengurus cabang olahraga terkait kesiapan pemerintah kota menghadapi Porprov Banten 2022. Terutama kesiapan anggaran, sarana dan prasarana serta kebutuhan pendukung pelaksanaan Porprov. Dari sisi atlet, Hadi menyampaikan, menyongsong Porprov tahun depan, Koni Kota Tangerang sudah melakukan berbagai kesiapan. Salah satunya dengan mengintensifkan pusat latihan cabang olahraga. Kemudian dilakukan tes fisik untuk menjaga kekuatan fisik para atlet. Selanjutnya, para atlet sudah melakukan try out untuk bertanding ke sejumlah daerah untuk mengukur kemampuan. “Koni bersama pengurus cabor serta Dispora terus berkoordinasi dalam pembinaan atlet,” ujar Hadi. Ia juga mengingatkan, meski masih dalam situasi pandemi Covid-19 pelaku olahraga jangan kendur. Atlet, pelatih, pengurus cabor harus tetap semangat menyongsong Porprov Banten. “Targetnya juara umum. Jangan patah semangat kita adalah patriot olahraga,” kata Hadi. Sekretaris Daerah Herman Suwarman mengharapkan, melalui rapat kerja ini dapat menghasilkan program peningkatan prestasi dan pembinaan olahraga. Sehingga atlet Kota Tangerang dapat mengikuti event olahraga baik tingkat nasional hingga internasional. Terkait Porprov Banten yang akan diselenggarakan tahun depan, Pemerintah Kota Tangerang tengah mempersiapkan. Diantaranya melakukan rehab gedung olahraga, pembangunan venue cabang olahraga yang dipertandingkan serta kebutuhan pelaksanaan Porprov. “Semoga mendapat prestasi terbaik untuk masyarakat Kota Tangerang. Kami sangat mendukung pelaksanaan Porprov,” ujar Sekda. Sumber: Humas KONI Kota Tangerang

Meresmikan Logo Porprov Banten 2022 Arief Wismansyah Ingin Mewujudkan Olahraga Prestasi

Sobat Muda NYSN Walikota Tangerang Arief Wismansyah pada hari Kamis (16/12) telah meresmikan logo, maskot, dan lagu resmi pekan olahraga provinsi Banten 2022. Bertempat di lapangan Ahmad Yani Tangerang Arief Wismansyah memberikan apresiasinya kepada dinas pemuda dan olahraga kota Tangerang, KONI kota Tangerang, beserta cabang olahraga yang telah melakukan pembinaan terhadap atlet. “Kita lihat persiapan yang dilakukan semua jajaran dinas pemuda dan olahraga, beserta KONI, dan para cabor dalam melakukan pembinaan- pembinaan menunjukkan bagaimana kita ingin menumbuhkan semangat mengolahragakan masyarakat dan mewujudkan olahraga prestasi di kota Tangerang.” ucap Arief Wismansyah. Dalam kesempatan itu Arief Wismansyah juga memberikan apresiasi terhadap seluruh peserta lomba maskot, logo, dan official song Porprov Banten 2022. Diharapkan kegiatan lomba ini mendorong kreativitas anak muda, mampu bersaing dan memiliki kompetensi. “Saya atas pemerintah kota Tangerang mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh peserta yang juga telah mengikuti lomba maskot, lomba logo, dan lomba official song. Mudah-mudahan ini mendorong kreatifitas anak-anak muda baik yang ada di kota Tangerang mau pun yang ada di Indonesia.” Lebih lanjut Arief Wismansyah mengharapkan masyarakat tidak hanya jago kandang dan maju ke tingkat yang lebih tinggi.

Jelang Pekan Olahraga Provinsi Banten 2022 Kota Tangerang Adakan Seleksi Atlet

KONI Kota Tangerang juga menggelar seleksi atlet di lapangan Ahmad Yani Kota Tangerang.

Sobat muda NYSN kota Tangerang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2022. Persiapan pun dilakukan demi suksesnya Porprov 2022 tersebut. Selain secara fisik seperti pembenahan venue KONI Kota Tangerang juga menggelar seleksi atlet di lapangan Ahmad Yani Kota Tangerang. “Setiap tahun memang ada pemusatan latihan cabang. Kita meminta cabor mengajukan atlet-atlet yang sudah juara nasional, juara provinsi, juara tingkat kota, untuk dimasukan kedalam pemusatan latihan cabang.” Terang Ketua KONI Kota Tangerang Hadi Rusman BSc. Selama satu tahun kedepan atlet-atlet yang terpilih akan mendapat beragam fasilitas seperti uang transport latihan, faslitas latihan, dan juga program latihan harian dan bulanan. Untuk hari pertama seleksi ada 319 atlet yang menjalani seleksi. Dari sisi venue Kota Tangerang juga sedang berbenah sembilan GOR yang akan di gunakan saat Porprov nanti dan juga pembangunan dua fasilitas olahraga yang besar seperti stadion Benteng dan pembangunan sport center di Green Lake.

Jelang BK Porpov, Tim Kota Depok Tingkatkan Stamina dan Pola Permainan

Tim basket putri kota Depok persiapan BK porprov.

Tim Basket Putri Kota Depok menjadi salah satu tim yang ambil bagian dalam babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat tahun 2021. BK tahun 2021 merupakan bagian dari rangkaian Porprov Jawa Barat XIV tahun 2022 di Kabupaten Ciamis, Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat. Babak kualifikasi sendiri rencananya akan berlangsung pada 10-16 Juli mendatang. Sejumlah persiapan sudah dilakukan oleh Tim Basket Putri Kota Depok, mulai dari latihan fisik hingga pola permainan. Direktur Teknik Tim Putri Kota Depok, Ari Adiska mengatakan, Tim Putri Kota Depok sudah melakukan persiapan dan proses seleksi sejak Januari 2020 lalu. Namun, karena pandemi melanda, semua kegiatan latihan terpaksa dilakukan melalui aplikasi Zoom. Latihan virtual tersebut berlangsung hingga bulan Oktober lalu, setelah itu Tim Putri Kota Depok sudah kembali turun ke lapangan langsung. Hingga kini, tersisa kurang dari sebulan jelang BK Porpov, persiapan demi persiapan kian dimatangkan guna mendapatkan hasil yang maksimal. Para pemain pun mengaku antusias jelang BK Porpov kali ini. Salah satu pebasket yang antusias adalah Vania Rivaputri. Vania merupakan salah satu andalan Tim Putri Kota Depok pada BK Porpov kali ini. Wanita kelahiran 21 Agustus 2004 silam itu bercerita tentang bagaimana awalnya ia bisa kenal dengan olahraga basket hingga target untuk BK Porpov. Berikut wawancara eksklusif NYSN Media dengan Vania Rivaputri, pebasket muda andalan Kota Depok: Bagaimana awalnya kamu bisa menyukai olahraga basket? Awalnya, saya penasaran sama basket itu waktu kelas 2 SD, gara-gara melihat kakak kelas suka main basket. Tapi waktu itu, di sekolah saya baru boleh ikut ekstra kulikuler basket saat kelas 3. Jadi pas kenaikan kelas 3 saya langsung ikut ekstra kulikuler basket. Awalnya memang hanya penasaran terus akhirnya jadi suka banget sama basket. Selama SD saya selalu menyempatkan untuk main setiap istirahat saking sukanya sama basket. Kapan kamu mulai mengikuti pertandingan atau kompetisi bola basket? Waktu kelas 4 SD, pada saat itu saya baru mulai mengikuti kompetisi yang ada di sekolah. Pada usia berapa akhirnya kamu memutuskan ingin menjadi atlet basket? Pada usia 13 tahun. Dalam seminggu berapa kali kamu berlatih basket? Minimal latihan 3 kali seminggu. Tapi untuk sekarang ini latihan setiap hari kecuali hari Minggu karena biasanya untuk istirahat. Persiapan kamu untuk BK Porpov? Selama ini kita sudah latihan kurang lebih setahun dari awal latian masih fokus ke footwork-nya terus berlanjut ke latian fisik terus individual skill, sampe ke pola permainan. dan sering sparing sama tim lainnya. Target BK Porpov? Juara pool dan lolos BK Porpov. Pemain basket idola (nasional maupun internasional) Stephen Curry Biodata Nama: Vania Lailiimtiyaz Rivaputri Panggilan: Vania Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 21 Agustus 2004 Posisi Bermain: Shooting Guard (SG) Prestasi: – Juara 2 Avia Cup (2016) – Juara 3 NBC 3×3 (2017) – Juara 2 NBC 3×3 (2018) – Juara 3 Alki Cup (2018) – Juara 3 Diprolution (2019)

Perbasi Kab. Pati Jaring Atlet Muda Untuk Hadapi Porprov

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Pati terus melakukan penjaringan atlet-atlet muda dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Kegiatan kali ini dikhususkan untuk mempersiapkan tim untuk berlaga pada ajang yang memperebutkan tiket ke Porprov tahun 2022. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia Seleksi, Diki Satria. Ia mengatakan jika Perbasi Kabupaten Pati menargetkan untuk lolos ke Porprov 2022. Hal tersebut membuat para atlet yang boleh mengikuti seleksi ini yakni maksimal kelahiran tahun 2002. Seleksi sendiri berlangsung di GOR Pesantenan, mulai hari Senin (14/12/2020) hingga Selasa (15/12/2020). “Untuk Pra Porprov ini kami menjaring atlet kelahiran maksimal 2002,” ujar Diki, dilansir dari Mitrapost.com. Pada kesempatan kali ini ada sekitar 30 atlet putra dan 30 atlet putri yang mengikuti proses seleksi. Mereka akan memperebutkan empat nomor dalam cabang olahraga ini, yakni five x five putra, five x five putri, three x three putra, dan three x three putri. Diki pun berharap, seleksi ini akan menjaring atlet-atlet berbakat sehingga dapat membanggakan nama Kabupaten Pati pada ajang Porprov 2022 mendatang. Sementara itu, berdasarkan informasi terakhir, Porprov 2022 direncanakan digelar di Kota Sampit. Namun, kepastian akan hal tersebut masih menunggu perkembangan kondisi lebih lanjut.

Jadi Host Porprov V Banten 2018, Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp 20 Miliar Bangun 20 Venue

Stadion-Persita

Tangsel- Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah event Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten ke-V 2018. Segala persiapan mulai dari venue dan lainnya, terus di kebut oleh Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) bersama KONI. Nantinya, 20 venue akan digunakan untuk 39 cabang olahraga (cabor) di Porprov Banten ke-V. Kepala Disporabudpar Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik mengatakan, pembuatan venue merupakan kerjasama Pemkab Tangerang dengan pihak swasta. Hingga saat ini, anggaran yang sudah keluar yakni Rp 20 miliar. “Pembuatan 20 Venue, sekitar 60 persen dari kita dan sisanya dari pihak swasta. Dana yang sudah keluar sudah 20 miliar rupiah, untuk pembangunan Venue, gaji atlit, gaji pelatih dan lain-lain,” jelas Taufik, pada Kamis (18/1). Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menargetkan proyek pembangunan stadion utama, di Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, selesai April 2018 sesuai rencana semula. “Agar dapat digunakan untuk acara pembukaan dan pertandingan pada Porda V Banten,” kata Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Taufik Emil, di Tangerang, pekan lalu, dilansir antaranews.com. Dia mengatakan, saat ini dalam tahap pekerjaan penyelasaian akhir dan pada bagian dalam telah ditanami rumput untuk lapangan sepakbola. Dia mengatakan proyek stadion yang juga sebagai pusat olahraga Kabupaten Tangerang itu mengunakan dana yang bersumber dari APBD tahun jamak sebesar Rp120 miliar. (pah)

Kurang Dua Unit Jelang Porprov Banten 2018, IMI Tangsel Siap “Patungan” Untuk Pembelian Unit Motor

IMI-Tangsel-2

Tangsel- Pengurus cabang (Pengcab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Tangerang Selatan (Tangsel) mengajukan penawaran ke KONI Tangsel untuk pengadaan empat unit motor untuk kesiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten 2018 ini. Namun, KONI Tangsel hanya memberi dua unit motor, yakni Honda Sonic 150cc dan Honda Supra X 125cc. “Kami mengajukan empat unit, karena ada kelas beregu. Tapi, hanya diberikan dua unit. Padahal empat motor itu, untuk ikut Kejurda dan Kejurnas, sebelum turun di Porprov 2018,” terang Ketua Pengcab IMI Tangsel, H Bahrudin di Sekre IMI Tangsel, Pamulang, pada Rabu (17/1). Meski hanya diberikan dua unit, IMI Tangsel menargetkan juara di Porprov V Banten 2018. Dengan segala kekurangan yang ada, para pengurus IMI Tangsel terus mempersiapkan dan menutupi kendala yang ada. “Andai tak mendapatkan dua motor lagi, Pengurus IMI siap untuk patungan membeli dua unit motor lainnya,” ucap Bahrudin. Dua motor yang diterima oleh IMI Tangsel, sampai saat ini pun belum bisa dirombak untuk dijadikan motor balap. Beruntung, IMI Tangsel mendapat dukungan dari para sponsor. “Motor yang diterima masih standar, belum kami rombak. Alhamdulillah, beberapa sponsor membantu untuk merombak motor sampai siap balapan. Ini memperkecil anggaran perombakan,” tutupnya. (pah)

Perahu Baru Bertambah, PODSI Tangsel Pede Raih Emas Porprov Banten

Dayung-PODSI

Tangsel- Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Tangsel, beberapa waktu lalu mendapatkan suntikan positif dari KONI Tangsel berupa dua buah perahu baru jenis dragon boat. Tambahan dua perahu ini, diharapkan bisa menambah semangat atlet Tangsel untuk berprestasi. Total, kini Podsi Tangsel memiliki empat buah perahu latihan. “Total ada empat perahu masing-masing Perahu Kayak Singel 2 dan Perahu Naga 2. Semoga bermanfaat dan ada hasil makaimal di PORPROV (Pekan Olahraga Provinisi) Banten 2018,” jelas Prima Bara Abdurahman, Ketua Podsi Tangsel, pekan lalu. Mendulang emas di ajang PORPROV jadi target atlet Tangsel mendulang emas. Pada ajang Kejurda lalu tim dayung Tangsel mampu meraih tiga emas, empat perak dan empat perunggu. “Dua perahu baru latihan ini, membuat semangat atlet meraih emas, mudah-mudahan tercapai,” harap Prima. (pah)

Optimisme Pertina Kota Sungai Penuh Dalam Ajang Porprov Jambi 2018

Pertina-Kota-Sungai-Penuh-Tinju

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi akan berlangsung pada bulan Juli mendatang di Kabupaten Bungo dan Tebo. Demi mematangkan kesiapannya, semua kontinten yang berpatisipasi di Porprov Jambi sudah mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk bisa membawa nama harum masing-masing kota/kabupaten. Seperti yang dilakukan oleh Pengurus Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Kota Sungai Penuh. Pertina Kota Sungai Penuh, yang sangat optimis bisa membawa harum nama Kota Sungai Penuh di ajang Porprov. Maka dari itu, Pertina Kota Sungai Penuh terus bekerja mempersiapkan segala sesuatunya. “Kita fokus mempersiapkan diri menyongsong Porprov Jambi 2018. Kita berharap hasil terbaik demi mengharumkan nama Kota Sungai Penuh,” jelas Ketua Pertina Kota Sungai penuh, Alpian. Alpian yang juga didampingi oleh Sekretaris Pertina, Dedi Iryanto, usai rapat pengurus dengan pelatih Pertina Kota Sungai Penuh. Seperti dikutip dari tribunjambi, segala persiapan dari mulai menggelar try out dan menambah fasilitas untuk latihan atlet. Dan, tentunya akan memberikan bonus kepada peraih medali Porprov 2018. “Kita juga akan melengkapi atlet dengan peralatan tanding yang di butuhkan,” sebutnya. (pah/adt)  

Meski Sering Lecet Di Kaki, Sepatu Roda Tetap Menjadi Pilihan Benita Dalam Berprestasi

Benita-Triana-Ardianto-Sepatu-roda

Sudah genap 10 tahun lamanya, atlet sepatu roda yang bernama lengkap Benita Triana Ardianto, atau yang biasa di panggil Benita menjalani berbagai pertandingan sepatu roda. Semua berawal ketika dirinya di ajak bergabung dalam klub sepatu roda Eagle, Benita mulai mengikuti perlombaan pada tahun 2009 di Sidoarjo, Jawa Timur. Di tahun 2011, Benita sempat berhenti latihan. Hingga tahun 2012, ia kembali lagi mengikuti latihan rutin untuk mengikuti pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). “Dulu aku diajak saudara sekaligus pelatih klub sepatu roda, Eagle. Terus jadi suka dengan sepatu roda, dan pertama kali ikut lomba di Sidoarjo tahun 2009. Lalu sempat ada rasa bosan di tahun 2011, karena dulu tidak cocok sama asisten pelatihnya. Sempat beberapa tahun juga main basket buat ngisi kejenuhan saat bermain sepatu roda. Dan pada tahun 2012 aku mulai berlatih lagi, karena ada persiapan di Ajang Porprov,” Ujarnya Bermula hanya senang bermain sepatu roda seperti anak-anak kecil pada umumnya, Benita pun mulai tekun hingga membawanya keberbagai turnamen seperti, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNas) 2017, dan juga Pekan Olahraga Provinsi Banyumas 2013. Dalam ceritanya kepada nysnmedia.com, Benita pun tidak jarang mengalami kendala saat berlatih, terlebih pada bagian kaki. “Waktu latihan dengan intensitas yang lama, dan juga berat, pasti kaki lecet semua. Karena sepatu rodanya kan custom jadi benar-benar ketat dikaki jadi gampang lecet.” Ucap siswa kelas 12 di SMAN 11 Semarang ini. Biasanya, Benita berlatih dengan jarak minimal 10 kilometer dengan waktu 2 sampai 3 jam setiap latihan. Benita pun menceritakan bagaimana ia mengatasi berbagai komentar dari setiap orang tentang permainannya. “Kalau bermain capek itu sudah pasti. Ketika lomba terus mainnya jelek juga dimarahin dan dikatain. Aku sih menerima dengan lapang dada, mendengarkan kesalahan aku, lalu intropeksi diri,”tutupnya(put/adt)

Cidera Saat Bermain Voli Tidak Menghalangi Tekad Angga Untuk Meneruskan Jejak Sang Ayah

Angga-Pratitis-Setyasa-Voli

Perjalanan mengejar cita-cita menjadi seorang atlet memang butuh perjuangan. Seperti cerita dari Angga Pratitis Setyasa yang merupakan salah satu atlet cabang olahraga voli di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) 2017. Cowok yang akrab disapa Angga ini merupakan wakil dari wilayah Jawa Tengah yang membawa pulang medali perak. Berawal dari cerita sang ayah yang merupakan pemain voli didaerah asalnya, Angga mulai tertarik untuk mengikuti jejak sang ayah. Saat naik ke kelas 3 Sekolah Menengah Pertama, Angga bertekad untuk mendaftar masuk klub voli, Bina Taruna. Dengan kondisi hujan dan hari sudah mulai malam, Angga bersama ayahnya tetap berangkat untuk mendaftar klub yang berada tidak jauh dari kediamannya tersebut. “Saya suka bermain voli karena dengar cerita Bapak yang dulu pemain voli di kampung. Saat naik kelas 3 SMP, saya diantar bapak daftar di klub yang ada di Semarang, Bina Taruna. Saya ingat pada waktu itu daftarnya malam-malam, dengan kondisi hujan pula,”tuturnya Pintu untuk mengikuti berbagai kompetisi voli mulai terbuka, setelah Angga mendaftar di klub Bina Taruna. Saat kelas 1 SMA, ia terpilih dalam seleksi Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) di Jawa Tengah dan menang juara 1 dalam kompetisi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNas). Tak hanya itu, setelah lulus SMA prestasi Angga semakin gemilang. “Setelah lulus SMA, saya diambil klub senior Semarang Bank Jawa Tengah dan alhamdulilah masih disana sampai sekarang. Selama kuliah juga saya pernah menang juara 1 Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (POMDA) se-Jawa Tengah, juara 2 POMNas 2017 dan kemarin baru saja saya mengikuti Pra Pekan Olahraga Provinsi (PorProv) alhamdulilah juga juara 2,” ucapnya kepada nysnmedia.com View this post on Instagram A post shared by Angga Setyasa (@anggasetyasa1) Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 jurusan Administrasi Bisnis ini pernah mengalami cedera dibagian engkel kaki, dan ia membutuhkan pemulihan selama 2 bulan. Ia juga sempat berbagi cerita saat ia bertanding di Cilacap. “Saya pernah main di Cilacap jadi saya ngeblock pakai kepala saya tapi di spike sama lawan. Kepala saya langsung pusing, tapi permainan tetap berlanjut.”tutupnya(put/adt)

150 Peserta Gowes Resmi Dilepas Pada Acara Car Free Day

Gowes-Bareng-2017

Sejak pagi hari, Minggu (12/11) para peserta gowes tumpah ruah di acara Car Free Day (CFD) Tangsel. Dengan seragam hijau tosca dan putih, pesepeda itu bersiap untuk menempuh jarak 12 kilometer. Pada kesempatan itu Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, mengangkat bendera tanda dimulainya gowes bareng 2017 yang diikuti ratusan peserta. Gowes bareng dengan rute mengambil start dari Lapangan Malibu, ITC BSD menuju bundaran Alam Sutera lalu putar arah dan finish di lokasi start atau sejauh 12 kilometer. Kegiatan kerjasama Pemkot Tangsel, Comunity bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel ini merupakan rangkaian Hari jadi Kota Tangsel yang ke-9 diperingati pada 26 November. Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie dalam sambutannya mengatakan, HUT Kota Tangsel ke-9 ini, masyarakat dapat menikmati berbagai event yang melibatkan langsung masyarakat. “Selain gowes bareng, banyak event-event yang melibatkan masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Bang Ben. Salah satu kegiatan memeriahkan HUT Kota Tangsel yang ke-9 ini dengan mengadakan sepeda santai atau gowes bareng. Bang Ben mengharapkan masyarakat dapat terlibat serta lingkungan sekitar di setiap eventnya. “Kita harapkan seluruh masyarakat bisa menikmati perayaan hari jadi ini. Dengan menjaga lingkungan dan keamanan tentunya,” ujarnya. Sementara itu, Ketua KONI Tangsel, Rita Juwita menambahkan, atlet asal Kota Tangsel dapat berprestasi diajang nasional maupun internasional. Rita juga berharap, atlet Tangsel bisa berlaga di Asian Games 2018. “Saya harapkan atlet Tangsel menjadi peserta di ajang olahraga tingkat internasional seperti Asian games. Sebagai pemanasan, atlet Tangsel akan mengikuti ajang PorProv (Pekan Olahraga Provinsi) yang sebentar lagi digelar,” terangnya. Para peserta Gowes Bareng 2017 ini, sangat antusias, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua menikmati Gowes Bareng ini. Tak hanya itu, para peserta dapat menikmati drorprize utama yakni satu unik sepeda motor, sepeda, televisi dan yang lainnya. Hal ini, di tegaskan oleh Ketua Panitia Gowes 2017, Amrizal yang mengatakan para peserta gowes tak hanya dari Tangsel tetapi datang dari luar Tangsel. “Gowes bareng 2017 ini merupakan yang kedua kalinya. Peserta pun sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Selain itu, banyak door prize yang kita siapkan,” tandasnya. (pah/adt)

Menguasai Skill Olahraga Karate, Pemudi Ini Malah Ingin Menjadi Artis

karate-reza

Setelah berhasil mengembangkan olahraga karate, negeri sakura ini yang juga mendapatkan julukan negeri matahari terbit. Yang berhasil mempromosikan tangan kosong adalah senjata ampuh dalam melumpuhkan lawan. Reza Benny Zafira adalah salah satu atlet karate yang berprestasi dan berpotensi, selain itu ia juga merupakan siswi kelas X di SMAN 2 Tangsel. Mengikuti jejak sang kakak sebagai atlet karate, Reza, sapaan akrabnya, telah mengikuti serta menjuarai berbagai kejuaraan karate, dan prestasi-prestasi tersebut antara lain: 1. Juara 3 Nasional SBY Cup 2010 2. Juara 2 Nasional SBY Cup 2012 3. Juara 1 se Jawa – Bali IPB Cup 2012 4. Juara 2 Kejuaraan nasional 2015 5. Juara 3 tingkat Provinsi O2SN 2015 6. Juara 3 tingkat Provinsi O2SN 2016 7. Juara 3 Nasional 2017 Lumban Tobing 8. Juara 2 Porprov 2017 Reza memaparkan awal ia menggeluti olahraga karate semenjak umur 5 tahun. “Saya ikut karate sejak umur lima tahun, kelas satu SD. Awalnya karena melihat kakak pertama saya, dari situ saya tertarik untuk ikut karate sampai sekarang.” ujar Reza. Reza mengatakan, dirinya sempat mengalami cidera di kakinya ketika sedang berlatih, yang menyebabkan ia tidak bisa maksimal lagi dalam berlatih karate. “Saya mengalami cidera di kaki pada saat sedang menjalankan sebuah latihan melompat. Saya sudah mengalami cidera tersebut selama kurang lebih dua tahun. Itu sangat membuat saya gampang menyerah dan ingin berhenti berlatih, apalagi saya sudah mengikuti karate hampir sepuluh tahun lamanya.” Kata Reza, yang mengakui bahwa dirinya selalu didampingi dan di semangati oleh orang tua dan pelatihnya. Reza juga memiliki cerita yang selalu diingatnya ketika mengikuti sebuah kejuaraan karate di Bali. “Ketika saya mengikuti Kerjurnas di Bali tahun 2012, kebetulan disana saya termasuk atlet paling muda yang mengikuti Kejurnas tersebut. Kebetulan juga pada saat kejurnas tersebut, banyak TNI yang menjadi peserta dari tim Banten. Jadinya saya seperti seorang anak atau adik yang disayangi oleh para TNI tersebut.” ungkap siswi kelahiran Tangsel, 13 Desember 2002 tersebut. Ketika membicarakan tentang cita-citanya, Reza mengakui bahwa ia ingin menjadi seorang artis. Tetapi jika dirinya bisa menjadi seorang atlet profesional, maka ia akan memilih profesi tersebut. “Tidak ada kesuksesan jika tidak disertai dengan berusaha dan berdoa. Jangan menyerah jika kalian belum mencapai prestasi yang kalian inginkan. Buatlah orang tua, teman-teman, sekolah dan guru bangga atas prestasi mu. Dan selalu ingat bahwa Tuhan selalu ada disamping kita.” tutupnya.(crs/adt)

Judo: Kejar Beasiswa, Pemuda Ini Ngotot Ingin Masuk Akademi Militer

Dimas sang atlet judo

Judo yang berfocus pada tehnik bantingan dan kuncian yang sering di dengar pada istilah grappling ini di percaya mampu mengalahkan orang yang lebih besar. Dimas Aji Anggoro sudah mendalami olahraga judo sejak tahun 2013, siswa kelas 12 yang bersekolah di SMK Letris Indonesia ini tertarik mengikuti judo karena peminat dan clubnya masih bisa dikatakan sedikit jumlahnya, sehingga masih termasuk mudah untuk mengikuti kejuaraan bahkan sampai tingkat provinsi. Pemuda ini telah berhasil menyabet beberapa prestasi Dimas selama 4 tahun mengikuti judo antara lain: 1. Juara 1 Kejurda Tahun 2015, 2016, dan 2017 2. Juara 1 Jabodetabek Plus 3. Juara 3 Piala gubernur DKI 4. Juara 1 POPDA BANTEN tahun 2017 Prestasi yang sudah didapat oleh Dimas tak luput dari peran keluarganya yang selalu membantu Dimas untuk menyeimbangkan pendidikan dengan latihan judo. “Keluarga saya mendukung penuh. Tetapi pendidikan juga penting. Jadi ketika akan mengikuti ujian sekolah, saya akan tunda sementara latihan judonya.” ujar Dimas. Dimas juga mengakui, selama mengikuti judo, banyak kenangan lucu bersama dengan teman-teman sesama judonya dalam ajang popda. “Ketika saya ikut Popda di Pandeglang, banyak cerita seru bersama teman-teman seperjuangan. Kita bercanda seru sekali.” ungkap Dimas Dimas juga mengatakan kepada NYSN, bahwa dirinya pernah mengalami cidera ketika pertama kali mengikuti perrandingan judo. “Ketika mengikuti kejuaraan Porprov tahun 2014, sekaligus debut saya di kejuaraan judo, saya pernah mengalami cidera menjelang bertanding. Saat itu saya sedang melakukan pemanasan, jari kaki kelingking saya tidak sengaja menabrak kaki teman saya dan hampir patah.” cerita Dimas. Pelajar yang bercita-cita masuk akademi militer melalui jalur beasiswa dari prestasi Judo ini juga berpesan untuk selalu berjuang. “Perjuangan tidak mengkhianati hasil, lebih baik bermandikan keringat ditempat latihan dari pada berdarah-darah di pertandingan.” tutur Dimas.(crs/adt)