Baggott Pemain Pertama Indonesia Tampil di Liga Profesional Inggris

Baggott Pemain Pertama Indonesia Tampil di Liga Profesional Inggris

Elkan Baggott mencatatkan namanya di buku sejarah sebagai orang Indonesia pertama yang bermain di sepak bola Liga Inggris usai dirinya mendapatkan debut bersama Ipswich Town. Sebagaimana diketahui, Elkan Baggott merupakan produk akademi Ipswich Town. Ia bahkan sudah mendapatkan kontrak profesional pertamanya di Inggris dari klub berjuluk The Tractor Boys tersebut. Tak berselang lama, bek berusia 19 tahun itu kemudian memantapkan diri menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Baggott juga sudah membela timnas senior ketika Piala AFF 2020 lalu. Meski sudah menjadi WNI, bek berpostur jangkung ini tetap melanjutkan kariernya di Inggris karena masih terikat kontrak hingga tahun 2023 mendatang. Sempat beberapa kali dipinjamkan, Baggott kemudian dipercaya memainkan banyak pertandingan di tim Ipswich Town U-23. Pemain yang lahir di Bangkok itu tampil impresif sehingga bisa promosi ke tim utama. 🇮🇩👏 Elkan Baggott will become the first ever Indonesian to play in English professional football this afternoon.#itfc pic.twitter.com/iq7q7IknFN — Ipswich Town (@IpswichTown) April 16, 2022 Elkan Baggott dipanggil ke tim utama karena stok bek yang dimiliki Ipswich Town menipis. Setelah beberapa kali masuk skuad tapi tak dimainkan, kini bek tengah timnas Indonesia ini menjadi starter. Pemain bertinggi 1,94 meter ini muncul jadi starting utama ketika Ipswich Town bertandang ke markas Rotherham United dalam lanjutan League One atau kasta ketiga Liga Inggris pada Sabtu (16/4/2022). Elkan Baggott tampil penuh 90 menit dalam laga tersebut. Hal itu kemudian membuatnya jadi pemain Indonesia pertama yang bermain di sepak bola profesional Inggris. Sementara itu, pertandingan antara Rotherham United melawan Ipswich Town berlangsung ketat. Sayangnya tuan rumah berhasil unggul tipis 1-0 dari tim Elkan Baggott. Hasil pertandingan itu membuat Rotherham United berada di ururtan ke-2 klasemen sementara League One. Sedangkan Ipswich Town tertahan di papan tengah atau urutan ke-10.

PBSI Umumkan Nama Atlet Piala Thomas dan Uber 2022

PBSI telah mengumumkan nama-nama atlet yang akan bertanding di Piala Thomas dan Uber 2022. Ada 24 atlet putra dan putri yang dipilih untuk bertanding di Bangkok, Thailand pada 8-15 Mei 2022 mendatang. Masing-masing tim Thomas dan Uber terdiri dari lima pemain tunggal dan tujuh pemain ganda. Meski harus sempat mengganti nama atlet karena adanya pemain yang cidera, pemulihan, dan juga persiapan menuju SEA Games 2021 PBSI tetap menargetkan juara. “Untuk tim Thomas memang ada sedikit perubahan dibandingkan tahun lalu. Leo/Daniel dan Chico akan difokuskan ke SEA Games dan Marcus masih dalam tahap pemulihan pasca operasi. Jadi kami ganti dengan Bagas/Fikri dan Syabda. Kami juga masukkan Tegar untuk pengalaman dia ke depan,” kata Rionny Mainaky, Kabid Binpres PP PBSI. “Tapi walau begitu, kualitas tim Thomas tetap sama dan yakin bisa mempertahankan gelar,” lanjutnya. Sementara di Piala Uber, PBSI hanya mempertahankan Nita Violina Marwah dan Jesita Putri Miantoro sebagai eks tim Uber Indonesia tahun lalu. Sisanya adalah pemain-pemain muda debutan. “Di tim Uber semua adalah pemain muda, ini adalah kesempatan buat mereka untuk menguji kemampuan. Jadi ini bukan asal pilih tapi saya sudah koordinasi dengan pelatihnya melihat performa di latihan mereka memang sudah layak,” ujar Rionny. “Untuk fase grup saya percaya mereka bisa melaluinya dan saya berharap mereka bisa melaju ke semifinal dan menciptakan kejutan. Harapan saya semua bisa bermain maksimal baik tim Thomas maupun tim Uber,” harap Rionny. Berikut nama-nama atlet Indonesia yang akan bertanding di Piala Thomas dan Uber 2022: Tim Piala Thomas 1. Anthony Sinisuka Ginting 2. Jonatan Christie 3. Shesar Hiren Rhustavito 4. Syabda Perkasa Belawa 5. Tegar Sulistio 6. Kevin Sanjaya Sukamuljo 7. Mohammad Ahsan 8. Hendra Setiawan 9. Fajar Alfian 10. Muhammad Rian Ardianto 11. Bagas Maulana 12. Muhammad Shohibul Fikri Tim Piala Uber 1. Komang Ayu Cahya Dewi 2. Aisyah Sativa Fatetani 3. Bilqis Prasista 4. Tasya Farahnailah 5. Siti Sarah Azzahra 6. Nita Violina Marwah 7. Febriana Dwipuji Kusuma 8. Amalia Cahaya Pratiwi 9. Jesita Putri Miantoro 10. Lanny Tria Mayasari 11. Tryola Nadia 12. Melani Mamahit Sumber: PBSI

Timnas U-23 Adaptasi Cuaca Dingin Korea Selatan.

Garuda Muda tiba di Bandara Icheon, Sabtu (16/4) pagi hari waktu setempat. Setelah itu mereka melakukan perjalanan selama empat jam menuju kota Yeongdeok untuk melakukan TC. TC ini sendiri dilakukan sebagai bagian persiapan menatap SEA Games ke-31. Pemain sayap Tim U-23 Indonesia, Irfan Jaya mengaku perlu adaptasi di pemusatan latihan tim U-23 Indonesia (TC) di Korea Selatan. Dia mengaku masih membutuhkan adaptasi, terutama soal cuaca dingin di sana. Salah satu pemain senior yang dipanggil, Irfan Jaya, mengaku kondisinya belakangan membaik. Pelatih Shin Tae-yong pun memberikan sejumlah menu latihan dalam awal-awal TC tim U-23 Indonesia di sana. “Alhamdulillah kondisi semakin baik ya, kemarin kami baru sampai, lanjut latihan, sorenya kondisi makin baik. Tadi kami ada latihan joging di jalan, lalu sorenya ada latihan shadow, ada small game terakhir,” ungkap Irfan. Pemain Bali United itu mengaku, pada awal-awal TC ini salah satu yang jadi kesulitannya ialah soal cuaca. Maklum, cuaca Indonesia dengan Korsel berbeda jauh. Korsel boleh dibilang jauh lebih dingin. “Masih perlu adaptasi, di Indonesia panas di sini sangat dingin ya. Harapan saya TC kali ini lancar bisa banyak belajar persiapkan buat SEA Games nanti,” tutup dia. Rencananya, skuat Garuda Muda akan melakoni dua laga uji coba melawan Pohang Steelers (23 April) dan Daejeon Hana Citizen (27 April). Sumber: PSSI

Profil Shintia, Atlet Termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021

Profil Shintia, Atlet Termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021

Jelang SEA Games 2021 yang akan digelar pada 12-23 Mei 2022 mendatang di Hanoi, Vietnam. PVBSI telah memanggil 12 atlet untuk bergabung dengan pemusatan pelatihan Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Shintia Alliva Mauludina yang masih berusia 18 tahun menjadi salah satu atlet voli yang dipanggil. Melihat hal tersebut, mungkin ada beberapa Anda yang penasaran dengan profil dan biodata Shintia Alliva Mauludina, atlet termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Shintia Alliva Mauludina merupakan atlet muda yang lahir pada 9 Juni 2003. Masih berusia 18 tahun, atlet voli satu ini disebut-sebut berpotensi menjadi bintang voli masa depan Indonesia. Adapun untuk kemampuannya bermain voli, Shintia Alliva Mauludina sudah tidak diragukan lagi karena telah berhasil berlaga di Proliga yang merupakan turnamen bola voli kasta tertinggi di Indonesia. Sebelum berlaga di Proliga, atlet voli yang satu ini diketahui bergabung di klub PBV Bahana Bandung. Shintia Alliva Mauludina debut di Proliga 2020 untuk memperkuat Jakarta BNI 46. Namun sayangnya, gelaran tersebut harus dihentikan karena Covid-19. Pada Proliga 2022, Shintia Alliva Mauludina memperkuat Jakarta Elektrik PLN di Proliga 2022 sebagai middle blocker dengan nomor punggung 15. Meskipun tak berhasil membuat Jakarta Elektrik PLN menjadi juara dan bahkan tak lolos final four, tetapi atlet yang akrab disapa Sinsin ini cukup menarik perhatian. Dinilai memiliki potensi, Sinsin dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Bersama pemain voli yang lebih senior, Shintia Alliva Mauludina menjadi atlet termuda di Timnas Voli Putri SEA Games 2021. Selain Sinsin, ada juga beberapa atlet muda kelahiran 2000-an yang dipanggil Timnas Voli Putri untuk SEA Games 2021. Mereka adalah Tisya Amallya Putri, Dita Azizah, dan Ratri Wulandari yang sebelumnya turut membawa pulang medali perunggu SEA Games 2019. Sebagai atlet termuda, Shintia Alliva Mauludina bisa menjadi atlet voli berprestasi dan menjadi wajah Timnas Voli Putri di masa depan. Biodata: Nama Lengkap: Shintia Alliva Mauludina Tanggal Lahir: 9 Juni 2003 Umur: 18 tahun Tinggi Badan: 175 cm Posisi: Middle Blocker

Banyak Dihuni Atlet Muda, Timnas Menembak Sudah 90 Persen Jelang SEA Games

Banyak Dihuni Atlet Muda, Timnas Menembak Sudah 90 Persen Jelang SEA Game

Pelatih timnas menembak Indonesia, Ipung Saeful Tammammie, mengatakan persiapan atlet sudah mencapai 90 persen menjelang pelaksanaan SEA Games Hanoi, Vietnam, pada 12-23 Mei 2022. “Persiapan sekarang sudah 80-90% mendekati peak performance,” kata Ipung seperti dalam keterangan resmi KONI Pusat, Rabu (13/4/2022). Pengurus Besar Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (PB Perbakin) terus fokus mempersiapkan atlet untuk turun pada SEA Games 2021 Hanoi. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PB Perbakin Henry Oka mengatakan seluruh persiapan atlet berjalan dengan baik. Dia optimistis cabang menembak dapat memberi kontribusi medali bagi Merah-Putih dalam multievent dua tahunan edisi ke-31 tersebut. Henry Oka mengatakan peta kekuatan sudah bisa diprediksi setelah penyelenggaraan Kejuaraan Dunia ISSF Grand Prix Rifle/Pistol di Jakarta pada Februari lalu. “Kami sudah melihat peta kekuatan negara-negara lain saat menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia ISSF Grand Prix Rifle/Pistol, awal Februari karena Thailand, Singapura, dan Malaysia memang menurunkan atlet-atlet elite. Mungkin yang kami masih buta itu kekuatan tuan rumah karena saat turnamen, atlet Vietnam sedang training camp di Korea,” ujar Henry. Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman saat mengunjungi pelatnas menembak di Jakarta, Selasa, mengatakan menembak Indonesia memiliki atlet-atlet muda potensial. “Rata-rata atlet yang berada di pelatnas menembak adalah atlet muda. Semoga suatu hari nanti, mereka bisa merajai kejuaraan-kejuaraan menembak yang diikuti baik di tingkat regional maupun internasional,” kata Marciano.

Emilia Nova Raih Emas 82nd Singapore Open Track & Field Championships 2022

Atlet lari gawang putri Emilia Nova berhasil meraih medali emas saat turun dinomor 100meter lari gawang pada kompetisi 82nd Singapore Open Track & Field Championships 2022 di Home of Athletics, Kallang Sports Centre, Singapura, Sabtu. Emilia Nova mencatatkan waktu 13,74 detik. Lebih cepat dari atlet Filipina Melissa Escoton yang finis kedua dengan 13,96 detik dan atlet singapura Kerstin Ong yang finis ketiga dengan catatn waktu 14,99 detik. Emilia bertekad untuk bisa menorehkan kembali prestasinya pada SEA Games 2019 Filipina. Ketika itu, Emil menjadi yang terbaik pada nomor 100meter lari gawang putri dengan membukukan waktu 13,61 detik. 82nd Singapura Open 2022 menjadi ajang uji coba pertama dan terakhir bagi Emilia dalam menjalani pelatnas untuk persiapan SEA Games Hanoi, Vietnam. Akibat pandemi COVID-19 Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) kesulitan mengirim atletnya karena banyak kompetisi internasional yang tertunda atau batal digelar. Sumber: ANTARA

Tampil di NCAA, Derrick Michael Cetak Sejarah untuk Bola Basket Indonesia

Tampil di NCAA, Derrick Michael Cetak Sejarah untuk Bola Basket Indonesia

Pebasket muda Indonesia, Derrick Michael Xzaverrio akan segera bermain dalam kejuaraan bola basket elite antarpelajar Amerika Serikat, NCAA Divisi I, setelah dirinya resmi menyatakan diri bergabung dengan Grand Canyon University, Arizona, AS. Atas hal tersebut, ia mencetak sejarah sebagai pebasket pertama asal Indonesia yang akan bermain di NCAA. Bergabungnya pemain berusia 19 tahun itu dengan klub bola basket Grand Canyon University telah diumumkan oleh pihak universitas dan sang pemain melalui akun Instagram. View this post on Instagram A post shared by Grand Canyon Men's Basketball (@gcu_mbb) “Kesepakatan selesai. Sebagai pemain kelahiran Indonesia pertama dalam sejarah Divisi I, Derrick Michael resmi menjadi seorang Lope (julukan tim bola basket GCU),” tulis klub bola basket Grand Canyon University melalui akun Instagram resminya @gcu_mbb. Derrick, yang juga sempat bergabung NBA Global Academy, nantinya akan mulai berlaga bersama Grand Canyon University pada medio Oktober 2022, yang merupakan periode bagi tim-tim NCAA untuk menjalani masa persiapan pramusim. Namun sebelum berangkat ke Phoenix, kota basis Grand Canyon University, Derrick akan bergabung bersama tim nasional Indonesia yang saat ini sedang menjalani proses seleksi menghadapi SEA Games 2021 Vietnam dan Piala Asia FIBA 2022. Erick Thohir selaku anggota FIBA Central Board asal Indonesia mengekspresikan rasa bangga dan dukungan terhadap alumni Sekolah Khusus Olahragawan Ragunan tersebut. “Saya pertama kali tahu dan bertemu dengan Derrick Michael saat berusia 16 tahun di tahun 2019. Karena Derrick orang kita, saya memantau dan memperhatikan kualitasnya yang memang sangat diperlukan timnas kita yang sangat butuh pemain berkualitas, terutama yang mempunyai postur tinggi atau di atas dua meter lebih,” ujar Erick Thohir. “Jadi saya senang dan bangga jika kini ia bisa bergabung di Divisi I NCAA karena itu akan makin menambah jam terbang, meningkat kualitasnya, dan itu akan sangat berguna bagi karier basketnya,” tambah lelaki yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu. Erick Thohir berpendapat bahwa untuk membentuk skuad Timnas Basket Indonesia yang padu, strategi mendatangkan pemain-pemain yang punya postur tubuh 2 meter lebih harus dikedepankan. “Kita perlu 4-5 orang yang tingginya 2 meter lebih. Kita melihat ada alternatif, selain naturalisasi, juga ada pemain muda seperti Derrick yang masih berusia muda. Ini sebagai bagian dari strategi long-term untuk membangun timnas yang solid,” jelasnya. “Apalagi dengan tantangan akan bertanding di FIBA Asia Cup 2022, dan juga harus berada di posisi delapan besar agar bisa lolos bertanding di Piala Dunia 2023, maka keberadaan pemain-pemain muda, berkualitas, dan punya tinggi dua meter jadi kunci,” tambahnya.

Latihan Perdana U-16 Dibuka Dengan Recovery Training

Tim U-16 Indonesia telah memulai latihan perdananya untuk pemusatan latihan lanjutan di bulan April. Kegiatan tersebut dibuka dengan melakukan pemulihan fisik pemain, yang bertempat di Stadion Madya, Senayan, Jumat (15/4). Sebanyak 40 pemain mengikuti latihan dengan sangat antusias. Sebelum latihan dimulai, pelatih, ofisial dan beberapa pemain yang menjalankan ibadah puasa, terlebih dahulu membatalkan puasanya saat adzan Maghrib berkumandang, lalu mereka solat berjamaah dan kemudian memulai latihan. Latihan dipimpin oleh pelatih kepala tim, Bima Sakti. “Di latihan perdana, kita melakukan recovery training dan adaptasi bagi pemain, karena kemarin mereka sempat libur setelah TC di bulan Maret,” buka Bima. “Ada sebagian yang masih latihan di akademinya atau SSB masing-masing. Kita memberikan materi berbeda-beda seperti TC sebelumnya. Adaptasi dahulu di hari pertama, besok mungkin intensitas dan kerja kerasnya lebih meningkat lagi,” lanjutnya. Diakui oleh Bima, meskipun berpuasa, para pemainnya tetap semangat dan sangat antusias menjalani latihan malam itu. “Tidak ada kendala fisik meskipun banyak pemain yang puasa, antusias mereka luar biasa, karena kita buka puasa lebih dahulu sebelum latihan. Memang sangat berbeda kalau kita melakukan latihan sore dalam keadaan puasa. Hari ini lebih bersemangat. Besok saat latihan sore kita lihat apakah mereka bisa tetap menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tegasnya. Selain latihan, tim ini nantinya akan menggelar beberapa internal game. “Rencananya kita akan melakukan internal game di tanggal 17 April, sekalian melihat sejauh mana kondisi mereka kemudian bagian penilaian juga, apakah pemain itu bisa lanjut atau dipulangkan,” tuturnya. Bima menuturkan kalau dari 40 pemain tersebut, ada sekitar 28 pemain dari TC bulan Maret, dan sisanya 12 pemain seleksi dari Piala Soeratin, Elite Pro Academy dan asprov-asprov. “Sebenarnya kami sudah ada kerangka timnya, hanya karena kemarin ada Piala Soeratin, kita memberikan kesempatan bagi pemain-pemain yang bermain di turnamen tersebut untuk diseleksi, apakah mereka bisa beradaptasi, atau bisa menyamakan performa dari pemain yang sudah ada, kita lihat nanti saat internal game,” ungkapnya.   Sumber: PSSI

SEA Games 2021. Timnas Futsal Putra Akan Berangkat ke Hanoi

Kemenpora, Tim Review, NOC, KONI, dan CdM Indonesia untuk SEA Games pada akhirnya memutuskan memberangkatkan timnas futsal putra Indonesia ke SEA Games, Hanoi, Vietnam. Keputusan ini diambil setelah Tim Review yang dipimpin oleh Prof Moch Asmawi beserta komisi Sport and Development NOC Indonesia dan KONI mereview ulang hasil tes fisik serta rekam jejak tim futsal putra di SEA Games. “Dalam rekomendasinya cabang olahraga yang sudah ditetapkan, baik DBON mau pun non DBON, akan ditambah satu cabang olahraga baru yaitu futsal putra. Itu hasil dari review,” kata CdM NOC Indonesia Ferry Yuniarto Kono. Rekam jejak prestasi timnas futsal diantaranya pernah menjadi juara di piala AFF 2010, empat kali runner-up termasuk pada turnamen tahun 2022 ini. CdM Tim Indonesia untuk SEA Games sekaligus sekjen NOC Indonesia Ferry Kono akan segera berkoordinasi dengan PSSI dan Federasi Futsal Indonesia (FFI). Dengan keputusan ini Indonesia akan mengikuti 32 cabor SEA Games Vietnam dimana futsal berada dalam nomor pertandingan sepakbola. Sumber: NOC

Tutup TC di Korea Selatan, STY Sebut Tim U-19 Mengalami Perkembangan

Tutup TC di Korea Selatan, STY Sebut Tim U-19 Mengalami Perkembangan

Tim U-19 Indonesia menutup pemusatan latihan di Korea Selatan dengan melakukan uji coba terakhir melawan Yeungnam University, dimana mereka harus mengakui kekalahan 1-3 pada laga yang berlangsung di Riverside Soccer Field, Rabu (13/4). Laga berlangsung dalam tiga babak, pada babak pertama tim kalah 0-2, babak kedua tidak ada gol, kemudian pada babak ketiga skor 1-1, dimana satu-satunya gol Garuda Nusantara dalam laga tersebut dicetak oleh Subhan Fajri melalui tendangan bebas. Ini adalah kali keduanya Marselino Ferdinan, dkk melawan Yeungnam. Sebelumnya mereka kalah 1-5. Namun menurut pelatih kepala tim U-19 Shin Tae-yong timnya sudah berkembang, setidaknya lebih baik dan tidak kalah lebih dari skor pada laga sebelumnya. “Secara skor memang kita kalah, dengan skor 1-3. Tetapi secara keselurahan pertandingan sangat baik, dan temponya juga semakin cepat, saya sangat senang ada perkembangan yang cukup signifikan dari para pemain,” kata Shin usai laga. Pada pemusatan latihan di Korea Selatan, tim banyak mendapat pelajaran dan melakukan beberapa kali uji coba. Mereka sudah melakoni sembilan kali laga uji coba selama TC di Korsel. Hasilnya, Tim U-19 Indonesia menang tiga kali, imbang satu kali, dan kalah enam kali. Kekalahan pertama dengan skor 1-5 ketika melawan Yeungnam University, kemudian kembali kalah 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19. Kemenangan pertama 2-1 akhirnya diraih kala melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC. Tim U-19 kembali meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC U-19 dan kembali menang 2-1 saat bertemu tim Kyungil University, serta kekalahan 1-5 pada laga uji coba melawan tim senior Pohang Steelers FC. Shin Tae-yong mengungkapkan agenda berikutnya dari tim U-19. “Selanjutnya besok kita akan ke kota Seoul, dan lusa akan kembali ke Jakarta. Setelah itu ada agenda di tanggal 29 Mei 2022 ada Toulon Cup itu akan kita ikuti nanti,” ungkapnya. Terakhir dirinya juga berpesan dan memohon kepada para pendukung Garuda Nusantara untuk tetap mendukung tim ini, karena prospek tim ini kedepannya sangat bagus. “Tim U-19 ini fokus ke fisik dan dasar bagaimana bisa bermain bola dengan lebih baik. Jadi pastinya awal tahun depan tim ini akan jadi tim yang lebih kuat lagi, saya mohon fans dapat terus mendukung penuh tim ini,” tutupnya.

SEA Games 2021. Tenis Incar Emas 

Presiden Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI), Rildo Ananda Anwar berharap dukungan dari tim Chef de Mission (CdM) pada SEA Games ke 31 bulan depan. Terutama karena pemulihan atlet sangat penting karena padatnya jadwal pertandingan di SEA Games. “Yang paling penting adalah mereka siap main, secara mental dan fisik. Kami berharap persiapan yang sudah kami lakukan bisa membuat atlet mencapai hasil terbaiknya. Tapi saya berharap KOI dan Kementrian Pemuda dan Olahraga juga bisa mendukung kami, terutama dalam pemulihan atlet,” kata Rildo. Target pada kelas ganda campuran, ganda putra, dan ganda putri adalah medali emas. “Untuk ganda campuran ada Christo (Christopher Rungkat) dan Aldila (Sutjiadi), kami juga berharap dari tim ganda putra dengan Christo and Rifqi (M. Rifqi Fitriadi),” kata Rildo. “Dari ganda putri kami juga ingin memenangkan medali emas, tapi kita lihat dulu siapa yang main. Bisa Bea (Beatrice Gumulya) dan Jessy (Rompies), atau Bea dan Aldila, atau Aldila and Jessy, kami akan beradaptasi dengan kondisi di lapangan,” lanjut Rildo. Pelatih kepala tim tenis Deddy Prasetyo menjelaskan bahwa persiapan sudah lebih dari setahun tanpa henti. “Kami mulai lebih dari setahun lalu tanpa henti. Paling panjang kami libur satu minggu lalu lanjut lagi,” kata Deddy. “Pada hari Kamis (14/4) para pemain akan ke Thailand untuk turnamen. Dalam olahraga tenis kita tidak punya training camp jangka panjang untuk persiapan, setiap minggu ada turnamen, jadi kita selalu fokus pada turnamen berikutnya,” tambah Deddy. “Untuk tim putra mau pun putri, kemudian ganda putri dan ganda campuran, kita berharap untuk memenangkan medali emas,” tutup Deddy. Sumber: NOC

SEA Games 2021. Tim Basket Bidik Medali Perak

Timnas basket putra Indonesia telah membidik medali perak dalam SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam. Dikutip dari NOC manajer timnas basket Jeremy Imanuel mengatakan rasa optimismenya “Kami percaya diri karena kami satu-satunya tim yang punya pemain yang bermain di NBA, yaitu Marques Bolden. Dia baru saja sampai kemarin (11/4) jadi butuh waktu untuk menyesuaikan diri dan mulai berlatih besok (13/4),” kata Jeremy. Dia juga menambahkan tiap pemain dalam tim secara fisik siap main tanpa masalah cedera. “Sejauh ini semuanya siap seratus persen,” tambah Jeremy. Menyinggung masalah rival Jeremy yakin kekuatan Filipina, Thailand, dan tuan rumah Vietnam harus diwaspadai. Meski waktu latihan berbarengan dengan bulan suci Ramadhan dan pemain harus puasa tapi Jeremy mengatakan ini bukanlah masalah. “Mereka sudah bermain basket lebih dari satu dekade. Ramadhan bukanlah halangan. Mereka senang berlatih selama Ramadhan karena membawa berkah bagi luasanya,” ujar Jeremy. “They’ve played basketball for more than a decade. Ramadan is not an obstacle. They are happy to practice during Ramadan as it is a blessing for their fasting,” concludes Jeremy. Optimisme yang sama dikatakan juga oleh kepala pelatih Milos Pejic. Meski jumlah pemain belum lengkap dia percaya para pemain sudah mengalami kemajuan. “Saya sangat optimis dengan pemain kita. Terlalu dini untuk evaluasi menyeluruh karena pemain belum lengkap dan Marques baru bisa bergabung besok. Tapi saya percaya pada pemain muda dan optimis bisa memenangkan medali SEA Games,” kata Milos. Akan ada 12 pemain yang akan ikut SEA Games. PB Perbasi mencampur timnas basket antara pemain muda dan veteran yang bermain di luar negeri. Timnas basket akan berangkat minggu kedua bulan Mei untuk bertanding di SEA Games ke 31. Sumber: NOC

Tertarik Dengan NFT? Seri Rookie Debut Pack Ini Pantas Kamu Koleksi

IBL menghadirkan Rookie Debut Pack yang merupakan IBL NFT dengan level rarity rare alias langka yang pertama. Sebelumnya IBL sudah meluncurkan 2 packs IBL NFT bersama Kolektibel, yaitu Basic Set 1 yang merupakan NFT level Common dan IBL Final 2021 sebagai NFT level Epic. Dalam Rookie Debut Pack, Fans IBL bisa mendapatkan momen pertandingan dari TOP 10 Pemain Rookie yang debut di IBL 2021. Salah satunya, aksi terbaik dari Rookie of the Year 2021 Samuel Devin dari tim DNA Bima Perkasa Jogja. Tak ketinggalan juga dalam Rookie Debut Pack ini adalah aksi dari Underdog Rookie 2021 Calvin Chrissler dari Pacific Caesar Surabaya yang melakukan finishing 3 point di depan Vincent Kosasih dan masih banyak lagi. Rookie Debut Pack akan berisikan 4 NFT yang dikombinasikan secara random oleh sistem. Komposisinya akan terdiri dari 1 NFT dari pemain Rookie dan 3 NFT dari Basic Set IBL NFT. Di bawah ini ada Pack Highlight dari ROOKIE DEBUT PACK yang bisa Anda miliki sekarang juga: 1. Samuel Devin – Three point Devin setelah rusak penjagaan paint area Satria Muda 2. Patrick Nicholas – Patrick under basket tepat dibawah ring Prawira Bandung 3. Rio Disi – Rio “Disaster” Disi sumbangkan 2 point lay up dalam 5 detik 4. Habib Tito Aji – Loob Pass dari Chio diselesaikan dengan 3 point oleh Habib Tito Aji 5. Joseph Desmet – Umpan unik berbuah point dari Rookie Bali United Basketball 6. Winston Swenjaya – Jaga ketat Antoni Erga, Winston steal dan sumbang point 7. Calvin Chrissler – Finishing 3 point di depan Vincent Kosasih 8. Aldi Valentino – Kerja sama Aldi dan Erga, Aldi steal dan assist kepada Antoni Erga 9. Luis Jovan – Luis Jovan tanpa ragu lepas three point meski hampir diblock 10. Imanuel Onawame – Imanuel Onawame berhasil beri Assist kepada Rizky Pranata. “Moment-moment debut rookie akan menjadi memorabilia sangat berharga. Karier mereka masih sangat bisa berkembang. Rookie Debut Pack layak dikoleksi pecinta bolabasket Indonesia,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah. Sumber: IBL Indonesia

Sandy Walsh dan Jordi Amat Semakin Dekat Membela Indonesia

Anggota Komite Eksekutif PSSI Hasani Abdulgani dan utusan PSSI Hamdan Hamedan akhirnya bertemu dengan dua pemain keturunan Indonesia yang tengah bermain di Eropa, yakni Sandy Walsh dan Jordi Amat. Setelah sampai di Belanda pada beberapa hari lalu, Hasani dan Hamdan yang diberikan mandat oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan langsung bergerak cepat bertemu dengan para pemain beserta keluarga mereka yang kini tengah berada di Belgia. Selain bertemu langsung dengan pemain yang rencananya akan dinaturalisasi, Hasani dan Hamedan juga membawa berkas-berkas yang harus ditandatangani oleh kedua pemain. “PSSI serius mengawal proses naturalisasi pemain yang sebelumnya sudah kami ajukan ke pemerintah sesuai dengan permintaan pelatih (Shin Tae-yong). Hasani dan Hamdan sudah bertemu mereka di sana dan memberikan perkembangan terkini setiap harinya. Hasilnya positif. Semoga mereka bisa cepat bergabung dengan timnas kita,” ujar Iriawan. Kondisi naturalisasi pemain saat ini masih dalam proses di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia karena menyangkut beberapa dokumen yang belum ditandatangani. Salah satunya, Kemenkumham membutuhkan surat pernyataan di atas materai jika kedua pemain ini siap melepas status kewarganegaraan mereka saat ini dan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). PSSI pun mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan Kemenkumham selama proses naturalisasi ini berproses. “Respons dari para pemain sangat positif dan senang. Dokumen yang memerlukan tanda tangan mereka pun sudah ditandatangi. Semoga proses naturalisasi ini bisa segera rampung dan bisa selesai secepat mungkin,” imbuh Iriawan. Selain Sandy Walsh dan Jordi Amat, terdapat satu nama lagi yang akan dinaturalisasi untuk timnas Indonesia, yakni Shayne Pattinama. Ketiga nama itu memang diajukan untuk dinaturalisasi atas permintaan Shin Tae-yong. Sumber: PSSI

Timnas U-19 Latihan Intensitas Tinggi

Kondisi Garuda Nusantara dikabarkan semakin membaik. Walau dua pemain mengalami cedera ringan pada pergelangan kaki yakni Kakang Rudianto dan Alex Kamuru. Seperti dilansir dari PSSI pelatih Shin Tae-Yong mengatakan kondisi anak asuhnya itu “Memang ada beberapa pemain yang cedera, tapi suasana tim baik, jadi memang ini adalah pemusatan latihan yang panjang jadi sepertinya latihan pemain fokusnya menurun, tapi saya akan berusaha untuk membuat agar para pemain bisa fokus sampai pertandingan terakhir dan bisa kembali bermain dengan baik,” jelas Shin. Garuda Nusantara sendiri akan melakukan uji coba terakhir melawan Tim B Senior Daegu FC pada tanggal 13 April 2022 pukul 15.00 waktu setempat. Jelang persiapan laga uji coba terakhir melawan tim B senior Daegu FC, tim U-19 Indonesia menggelar latihan dengan intesitas tinggi, baik saat latihan pagi dan sore hari di Lapangan Riverside Soccer field, Daegu, Korea Selatan (11/4). Pada latihan sore, pelatih timnas Shin Tae-yong kembali memberikan latihan organisasi tim yang kadang pemain Garuda Nusantara belum bisa melaksanakan intruksi dengan baik. Selain latihan organisasi, tim U-19 juga diberikan latihan finishing, baik itu shooting ball saat berhadapan langsung, maupun dikombinasikan dengan kemungkinan bola datang kepada pemain untuk bisa cetak gol. “Untuk latihan pagi hanya dasar-dasar saja, namun di latihan sore fokusnya di latihan taktik, dan gerakan-gerakan bagaimana bisa keluar dari pressing lawan,” katanya. Shin Tae-yong berharap pemain percaya diri saat menghadapi tim yang levelnya di atas mereka, dan bisa menjalankan semua instruksi yang dia berikan dengan baik saat pertandingan. “Saya ingin pemain melakukan permainan sesuai yang diinginkan pelatih. Kebiasaan pemain saat ini kalau bertemu dengan tim-tim yang lebih kuat dari kita, sudah takut di awal, dan tidak bisa bermain dengan kepercayaan diri yang tinggi. Jadi semoga saja di pertandingan nanti kepercayaan diri mereka meningkat dan bisa melakukan permainan yang kita mau,” tuturnya. Sumber: PSSI

Boyong 3 Gelar, Indonesia Juara Umum Alpes International U-19

Boyong 3 Gelar, Indonesia Juara Umum Alpes International U-19

Pebulu tangkis muda mengharumkan nama Indonesia di ajang Alpes International U-19 2022. Alpes International U-19 2022 digelar di Salle Everest Voiron, Prancis pada 7-10 April 2022. Sesuai tajuknya, turnamen Alpes International U-19 2022 diikuti oleh pebulu tangkis junior. Indonesia pun menyumbangkan wakilnya. Indonesia mengirim 11 atlet bulu tangkis muda yang tampil di nomor tunggal dan ganda putra-putri. Pada kategori tunggal putra, Indonesia mengirimkan Alwi Farhan, Bodi Ratana Teja Gotama, dan Muhammad Reza Alfajri. Indonesia hanya mengirimkan Daniel Edgar Marvino/Raymond Indra di ganda putra dan Rafli Ramanda/Az-Azahra Putri Dania di ganda campuran. Pada sektor tunggal putri, ada empat yang terdaftar, yaitu Ester Nurumi Tri Wardoyo, Tasya Farahnailah, Mutiara Ayu Puspitasari, dan Ruzana. Adapun di nomor ganda putri, Indonesia mengirimkan Anisanaya Kamila/Az Zahra Ditya Ramadhani, dan Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspita Sari. Dari 11 wakil Indonesia, tiga di antaranya berhasil mempersembahkan gelar juara. Gelar pertama diraih oleh pemain tunggal putri, Ester Nurumi Tri Wardoyo. yang mengalahkan rekan senegaranya, Tasya Farahnailah, melalui rubber game. Dalam waktu 47 menit, Ester membukukan kemenangan 21-11, 10-21, 21-13 atas Tasya. Selanjutnya, giliran dua pemain tunggal putra Indonesia yang unjuk gigi di All Indonesian Final, Alwi Farhan vs Bodhi Ratana Teja Gotama. Pertandingan dimenangi oleh Alwi dalam 35 menit dengan skor 21-12, 21-17. Gelar ketiga dipersembahkan oleh Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose dari nomor ganda putri. Pasangan unggulan kedua itu mengalahkan rekan Anisanaya Kamila/Az Zahra Ditya Ramadhani dalam dua game langsung: 21-17, 21-12.

Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF Futsal 2022

Timnas Futsal Indonesia hanya menjadi runner-up Piala AFF Futsal 2022. Kepastian ini sesuai Sunny Rizky dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Thailand melalui drama adu penalti 3-5 pada laga Final di Stadion Indoor Huamark, Minggu (10/4). Sebelumnya kedua tim berbagi angka 2-2 hingga babak extra time. Pada pertandingan ini, dua gol Indonesia di waktu normal dicetak oleh Evan Soulimena menit ke-8 dan menit ke-24 oleh Andriansyah Runtuboy. Meski menjadi runner up, Indonesia sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait. Selain itu, Muhammad Albagir juga menyabet penghargaan kiper terbaik turnamen ini. Seusai laga pelatih Indonesia, Mohammad Hashemzadeh mengatakan bahwa anak asuhnya sudah berjuang keras. Meski begitu kelengahan di menit-menit terakhir membuat bencana bagi timnya. “Mereka bermain sangat baik dan saya punya ekspektasi terhadap mereka semua. Tapi saya juga sedikit kecewa kepada para pemain tadi, karena kesalahan di menit akhir, dan itu waktu yang sangat sulit buat kami untuk bisa mengubah keadaan kembali,” kata Hashemzadeh. Meski begitu, Hashemzadeh mengaku senang dengan penampilan timnya yang sudah berusaha untuk mendapatkan kemenangan. Ia pun berharap kekalahan ini bisa membuat timnas futsal Indonesia tampil lebih baik lagi. “Tapi saya senang karena mereka sudah berjuang dan bermain dengan sangat baik. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. Sumber: PSSI

Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto Runner Up Ganda Putra Korea Terbuka 2022.

Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto belum berhasil mempertahankan gelar juara di turnamen bulutangkis Korea Terbuka 2022 setelah kalah dari pasangan tuan rumah, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae dengan rubber gim 21-19, 15-21, 18-21 di babak final. Fajar/Rian sempat membuka asa dengan menang di gim pertama dengan skor 21-19. Mereka padahal tertinggal lebih dahulu 11-16. Tapi di gim kedua dan ketiga, momentum malah berbalik kepada Kang/Seo. Permainan lebih solid dan pertahanan rapat lawan membuat Fajar/Rian kesulitan. Fajar/Rian pun mengaku kecewa seraya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia. “Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan pertandingan ini. Tapi kami kecewa dengan hasilnya, bukan yang diharapkan tapi ke depan bagaimana kami bangkit ke depannya,” ucap Fajar. “Kami mohon maaf untuk seluruh masyarakat Indonesia baik yang mendukung langsung maupun yang di Tanah Air karena belum bisa memberikan gelar juara. Terima kasih atas dukungan dan doanya selama ini, semoga kami ke depan bisa lebih baik lagi,” lanjut Fajar. Stamina dan ketenangan diungkapkan Fajar/Rian adalah faktor yang harus mereka perbaiki lagi ke depan. “Kami akan terus memperbaiki apa yang kurang dan pastinya semangat terus. Terutama di stamina, fisik dan ketenangan,” ungkap Fajar. “Di pertandingan hari ini kami bola depannya kalah ya, itu salah satu yang harus diperbaiki kalau ketemu mereka lagi,” sahut Rian. Korea Terbuka menjadi akhir perjalanan panjang Fajar/Rian di awal tahun 2022 ini. Total sudah empat turnamen beruntun diikuti pasangan nomor sembilan dunia itu dalam kurun waktu satu setengah bulan. Adapun turnamen yang diikuti tersebut adalah Jerman Terbuka (16 besar), All England (32 besar), Swiss Terbuka (juara), dan Korea Terbuka (runner up). “Secara penampilan di Korea ini, kami menilai kami sudah cukup baik dengan bisa masuk final walau tidak berhasil mempertahankan gelar,” sebut Fajar. “Di dua turnamen awal kami mendapat hasil yang kurang baik tapi di Swiss kami berhasil bangkit dan juara, itu menambah kepercayaan diri dan walau tidak berhasil juara di sini tapi masuk final saja sudah jadi tambahan motivasi kami ke depan,” kata Rian. Indonesia dipastikan tanpa gelar utama di ajang berlevel BWF World Tour Super 500 ini setelah sebelumnya Jonatan Christie juga gagal menang. Jonatan dikalahkan wakil China Weng Hong Yang 21-12, 19-21, 15-21. Sumber: PBSI

Turun Dengan Tim Muda, Tim Polo Air Putri Jabar Petik Pengalaman Dari Singapura

Turun Dengan Tim Muda, Tim Polo Air Putri Jabar Petik Pengalaman Dari Singapura

Atlet polo air putri Jawa Barat mendapatkan pengalaman berharga dengan melakukan uji tanding dengan tim nasional polo air putri Singapura. Uji tanding digelar sebanyak dua kali pada Sabtu (9/4/2022). Uji tanding pertama, dilaksanakan di Kolam Renang Prestasi KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, pada pagi hari WIB. Sedangkan uji tanding kedua dilaksanakan pada malah hari WIB di kolam renang Tirta Lega, Taman Konservasi Tega Lega, Jalan Moh. Toha, Kota Bandung. Ketua Komisi Tehknik (Komtek) Polo Air Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jabar, Yan Yanuar mengatakan, kesempatan menggelar uji tanding dengan timnas Singapura menjadi pengalaman besar bagi para atlet. Pasalnya, beruji tanding menghadapi tim nasional luar negeri menjadi kesempatan yang langka dalam dua tahun terakhir. “Pada saat persiapan PON XX lalu saja, kita tidak bisa melakukan try in maupun try out meski programnya sudah kita susun karena pandemi covid-19. Jadi saat kondisi pandemi mulai turun, kesempatan ini ada dan kita mendapatkannya,” kata Yan saat ditemui di Kolam Renang Prestasi KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Minggu (10/4/2022). Yan menambahkan, para atlet yang turun dalam laga uji tanding kontra timnas polo air putri Singapura merupakan cikal bakal tim polo air putri Jabar untuk PON XXI/2024. Pasalnya, sebanyak 40 persen atlet polo air putri eks PON XX kemungkinan besar tidak bisa bertanding di PON XXI. “Jadi mereka (atlet) yang turun di laga uji tanding ini merupakan kerangka tim Jabar untuk PON XXI. Skor memang cukup jauh dan kita kalah, tapi ini menjadi pengalaman berharga bagi para atlet,” kata dia. Komposisi atlet yang bergabung dalam kerangka tim PON XXI, lanjut Yan, merupakan hasil pemantauan di ajang babak kualifikasi Porprov Jabar XIV. Atlet-atlet terbaik dari beberapa kota dan kabupaten pun dipanggil dan mulai berlatih bersama selama tiga hari untuk menghadapi laga uji tanding. “Rata-rata atlet yang dipanggil ini usianya dibawah 23 tahun meski di PON XXI belum ada keputusan baru pembatasan usia. Masih sama dengan PON XX yakni under 28 tahun. Tapi kami siapkan atlet-atlet muda ini tidak hanya untuk PON tapi untuk regenerasi kedepan,” Yan menegaskan. Sementara pelatih tim nasional polo air putri Singapura, Lou Nan mengatakan, komposisi atlet yang dibawanya ke Bandung merupakan komposisi baru. Untuk itu, dia membutuhkan uji coba sebanyak mungkin untuk meningkatkan kerjasama dan kekompakan tim. “Kami pilih Bandung, Jabar, ini karena punya potensi atlet polo air yang baik. Dan itu terlihat saat uji tanding tadi,” kata Lou Nan. Tim nasional polo air putri Singapura ini, lanjut dia, diproyeksikan untuk menghadapi ajang Asian Games XIX pada September 2022 mendatang di Hangzhou, china. Pasalnya, di ajang SEA Games XXXI di Hanoi, Vietmam, cabang olahraga polo air putri tidak dipertandingkan. “Apalagi tim ini baru terbentuk dan saya pun baru pegang tim ini dalam sebulan terakhir. Jadi kami butuh banyak pengalaman bertanding untuk menghadapi even-even kedepan,” Lou Nan menegaskan.

Tim U-19 Indonesia Petik Pelajaran dari Tim Senior Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia Petik Pelajaran dari Tim Senior Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia harus mengakui dan wajib memetik pelajaran dari kekalahan 1-5 pada laga uji coba melawan tim senior Pohang Steelers FC di Stadion Gyeongsan, Daegu, Korea Selatan, Sabtu (9/4). Gol semata wayang dari Garuda Nusantara dicetak oleh Marselino Ferdinan pada menit ke-77′. Berbeda dengan tim Pohang sebelumnya yang U-19, kali ini yang dihadapi oleh Marselino Ferdinan, dkk adalah tim seniornya. Untuk itu, pelatih kepala tim, Shin Tae-yong menegaskan timnya tak bisa mengembangkan permainan di babak pertama, namun tidak di babak kedua. “Jadi karena kita bertemu dengan tim yang sangat kuat, kami tidak bisa mengembangkan permainan yang kita inginkan, itu sangat disayangkan, tapi babak kedua sudah mulai beradaptasi dengan pertandingan, saya berharap ini bisa dijadikan pengalaman yang baik untuk para pemain,” katanya usai laga. Adapun Shin Tae-yong menegaskan kembali, kalau tim ini harus bisa belajar semua aspek (fisik, tempo permainan, dll) dari tim Pohang setelah pertandingan melawan tim kuat seperti mereka. “Tim yang kami hadapi sangat kuat, fisik dan tempo permainan mereka bagus, daripada saya katakan sesuatu hal saja, lebih baik saya katakan kalau para pemain ini harus bisa belajar secara keseluruhan aspek dari tim Pohang, mengenai sepak bola yang kuat itu seperti apa,” tegasnya. Sementara itu, pencetak gol satu-satunya bagi Indonesia, Marselino Ferdinan mengatakan, “Pertandingan tadi memang cukup sulit, kami memang sulit mengembangkan permainan di babak pertama karena banyak tekanan ke pertahanan kami, namun di babak kedua, kami sudah mulai bisa beradaptasi, dan tenang dalam memainkan permainan sepak bola kami. Tentu bangga dan senang bisa cetak gol melawan tim sekelas Pohang. Kami akan lebih baik lagi kedepannya nanti,” tuturnya. Kekalahan ini tentu menjadi evaluasi lagi bagi Tim U-19. Dalam perjalanannya selama pemusatan latihan di Korea Selatan, tim ini sempat mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC, menang 2-0 dari tim Pohang Steelers FC U-19 dan kembali menang 2-1 saat bertemu tim Kyungil University. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali menggelar satu uji coba terakhir, melawan Daegu FC di hari Rabu, tanggal 13 April 2022.