53 Karateka Muda Wakili Indonesia Pada SEAKF 2025

Wakil Indonesia Pada SEAKF Championship 2025

Indonesia mengirim 53 atlet karate kategori Kadet, Junior, dan U21 untuk berlaga dalam Kejuaraan Asia Tenggara ke-12 (SEAKF Championship 2025) yang bergulir di Brunei Darussalam pada 17–19 Juni. Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki) secara resmi melepas para atlet muda tersebut di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau), Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis, yang dipimpin langsung Ketua Umum PB Forki, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto. Selain 53 atlet muda, Indonesia juga didukung 22 atlet senior yang saat ini tengah menjalani pemusatan latihan nasional secara terpisah di Bali sebagai bagian dari penguatan tim nasional menuju berbagai kejuaraan internasional. “Kami optimistis tahun ini bisa melampaui pencapaian sebelumnya. Persiapan memang padat, tapi mental dan semangat juang kalian adalah aset utama,” kata Hadi dalam keterangan tertulisnya. Pada SEAKF edisi 2024 yang digelar di Bangkok, Thailand, Indonesia meraih 10 medali emas, 8 perak, dan 13 perunggu serta menempati peringkat ketiga secara keseluruhan. Pencapaian tersebut menjadi tolok ukur sekaligus motivasi bagi kontingen muda tahun ini untuk meraih hasil yang lebih baik. Hadi mengatakan para atlet yang dikirim merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai daerah di Indonesia dan telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam proses pelatihan. “Dari ratusan ribu atlet karate di seluruh Indonesia, kalian terpilih melalui proses seleksi nasional. Ini adalah kehormatan besar dan bukti kalian adalah yang terbaik,” ujarnya. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola hidup sehat, kekompakan tim, dan kekuatan spiritual menjelang kejuaraan. “Mintalah restu orang tua, terutama doa ibu. Itu kekuatan yang tidak terlihat, tapi sangat menentukan,” ujarnya. Sumber: ANTARA

Ratusan Atlet Ikuti Sirkuit Nasional di Pontianak

Sirkuit Nasional B Kalimantan Selatan 2025

Sebanyak 484 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan bulu tangkis WONDR by BNI Sirkuit Nasional (Sirnas) B Kalimantan Barat 2025 yang digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, 9-14 Juni. “Jumlah peserta yang mencapai hampir 500 orang mencerminkan tingginya antusiasme terhadap kejuaraan ini. Dari total peserta, lebih dari 360 atlet berasal dari luar Kalimantan Barat, sementara sisanya merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota di Kalbar,” kata Ketua PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso di Pontianak, Senin. Joko mengatakan, antusiasme peserta tersebut membuktikan bahwa Kalbar telah menjadi salah satu destinasi kompetisi bulu tangkis yang diperhitungkan. “Kami berharap kejuaraan ini bisa menjadi momentum penting untuk pembinaan atlet lokal dan meningkatkan daya saing bulu tangkis daerah di tingkat nasional,” tuturnya. Kejuaraan ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya turnamen, khususnya promotor utama Bank BNI serta Pengurus Pusat PBSI. Krisantus juga menyebut bahwa kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu tahun beroperasinya GOR Terpadu A. Yani yang diresmikan pada 16 Juni 2024. “Dalam kurun satu tahun, GOR ini telah menjadi tuan rumah berbagai ajang nasional dan internasional, mulai dari Proliga 2024, laga tinju Daud Yordan, hingga kembali dipercaya untuk Proliga 2025. Kini, kita kembali mencatat sejarah sebagai tuan rumah Sirnas B bulu tangkis,” kata Krisantus. Ia menambahkan, kehadiran GOR berstandar internasional ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur olahraga, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui industri olahraga. Wagub berharap, kejuaraan ini mampu menjadi ajang lahirnya atlet-atlet potensial Kalbar yang kelak bisa mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Ia menyinggung sejarah panjang kejayaan bulu tangkis Indonesia dan berharap generasi muda Kalbar bisa menorehkan prestasi serupa di masa depan. “Kami ingin olahraga menjadi bagian dari pembangunan Kalbar, tidak hanya melalui kompetisi, tapi juga melalui penyediaan fasilitas latihan yang berkualitas,” tuturnya. Kejuaraan yang digelar selama beberapa hari ke depan ini mempertandingkan sejumlah kategori usia, mulai dari kelompok usia dini hingga dewasa. Para pemenang berkesempatan memperoleh poin nasional untuk pemeringkatan atlet serta menjadi sorotan dalam pembinaan jangka panjang menuju Generasi Emas 2045.

ASEAN U-19 Girls’ Championship 2025: Indonesia Akui Keunggulan Thailand

ASEAN U-19 Girls' Championship 2025

Timnas Putri U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 1-6 pada laga perdana ASEAN U-19 Girls’ Championship 2025 di District 8 Stadium, Ho Chi Minh, Vietnam, Senin (9/6). Gol tunggal Garuda Pertiwi Muda dicetak oleh Nasywa Zetira Rambe pada menit ke 90’+6 melalui tendangan bebas. “Kita akui kekalahan dari Thailand dan beruntung kami bisa menciptakan gol di menit-menit akhir. Tapi kita masih memiliki dua pertandingan, jadi harus mempersiapkan diri dengan baik untuk dua pertandingan berikutnya,” kata pelatih Timnas Putri U-19, Akira Higashiyama seusai laga. “Para pemain harus recovery dengan baik dan saya harap kami bisa menang pada dua pertandingan selanjutnya melawan Kamboja dan Malaysia,” pungkasnya. Setelah ini, Indonesia akan melawan Kamboja di Stadion Dat Duc, Ho Chi Minh pada Rabu (11/6) mendatang.

PSSI Umumkan Skuad Untuk Piala AFF Putri U19

Piala AFF Putri U19 2025

PSSI resmi mengumumkan daftar 23 pemain Timnas Putri U‑19 Indonesia untuk menghadapi Piala AFF Putri U19 2025, Minggu. Sebelum merilis nama-nama anggota skuad timnas putri U-19, PSSI terlebih dahulu mengumumkan penunjukan pelatih Akira Higashiyama untuk mengarsiteki tim tersebut. Skuad yang dipanggil mencerminkan kombinasi pemain muda potensial dari berbagai daerah. Beberapa nama yang menonjol antara lain Sydney Sari Hopper, gelandang berdarah campuran yang menjadi sorotan karena pengalamannya di luar negeri, serta pemain kembar Jazlyn Kayla Firyal dan Jezlyn Kayla Azkha, serta Ajeng Sri Handayani, yang telah mencuri perhatian publik pencinta sepak bola. Di ajang Piala AFF Putri U19 2025 yang akan berlangsung di Ho Chi Minh City, Vietnam, 9 sampai 18 Juni, Indonesia berada di Grup B bersama Thailand, Kamboja, dan Malaysia. Berikut daftar lengkap pemain Timnas Putri U-19 Indonesia: Kiper Ghadiza Ananda Alleana Ayu Arumy Shesilia Putri Desrina Bek Amelia Rode Heselo Merisya Ika Hermawan Gea Yumanda​​​​​​​ Marcha Egis​​​​​​​ Nabila Sysilia Divany​​​​​​​ Jazlyn Kayla Firyal​​​​​​​ Marcelinda Nurul​​​​​​​ Nabilla Saputri​​​​​​​ Gelandang Zaira Aulia Kusuma​​​​​​​ Syafia Chorlienka​​​​​​​ Nasywa Zetira Rambe​​​​​​​ Aulia Arifah​​​​​​​ Sydney Sari Hopper​​​​​​​ Penyerang​​​​​​​ Shifana Rizka Nadhifa​​​​​​​ Ayunda Dwi Anggraini​​​​​​​ Allya Putri Afianti​​​​​​​ Jezlyn Kayla Azkha​​​​​​​ Ajeng Sri Handayani​​​​​​​ Nasywa Salsabilla Fattah​​​​​​​ Kikka Putri Ramadani​​​​​​​

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Bungkam China, Indonesia Lolos Putaran 4

Timnas Indonesia dipastikan lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kepastian ini didapat setelah skuad Garuda mengalahkan Cina 1-0 pada pertandingan kesembilan Grup C putaran ketiga dan Bahrain kalah 0-2 dari Arab Saudi, Kamis, 5 Juni 2025. Timnas Indonesia meraih tiga poin saat menjamu Cina di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, berkat gol tunggal yang dibuat Ole Romeny lewat tendangan penalti pada akhir babak pertama. Wasit menunjuk titik putih setelah memeriksa tayangan VAR untuk memastikan pelanggaran yang dilakukan pemain The Dragons kepada Ricky Kambuaya di dalam kotak. Dalam laga ini, kiper Emil Audero yang menjalani debut, tampil apik. Dia mampu mengawal gawang Indonesia dari kebobolan. Salah satu penyelamatan krusial terjadi pada awal babak kedua. Berkat pertahanan yang solid, keunggulan tipis itu mampu dipertahankan hingga laga usai. Kemenangan itu sempat membawa Indonesia naik ke peringkat ketiga klasemen grup dengan 12 poin menggeser Arab Saudi ke urutan keempat. Tetapi, The Green Falcon kembali naik ke peringkat ketiga usai mengalahkan Bahrain dalam laga tandang, selang beberapa jam kemudian. Arab Saudi mempermalukan Bahrain di hadapan pendukungnya lewat gol Musab Fahd Aljuwayr dan Abdulrahman Alobud. Kedua gol itu dicetak di babak pertama dan kedua. Tiga poin yang didapat Arab Saudi membuat mereka kembali ke peringkat ketiga Grup C dengan 13 poin, unggul satu poin dari Indonesia yang kembali ke posisi keempat. Namun, kekalahan Bahrain atas Arab Saudi memastikan Indonesia finis di peringkat keempat grup ini apa pun hasilnya di laga tandang melawan Jepang pada Selasa, 10 Juni nanti. Sebab, Bahrain dan Cina yang berada di urutan kelima dan keenam tidak mungkin lagi mengejar dengan sisa satu pertandingan terakhir di putaran ketiga ini. Jepang yang sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, dikalahkan tuan rumah Australia di laga kesembilan dengan skor 1-0. Gol Aziz Behich pada menit ke-90 menjadi penentu kemenangan Socceroos. Kemenangan membuat mereka menempati peringkat kedua grup. Rekap Hasil Pertandingan Kesembilan Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia: Kamis, 5 Juni 2025 18.10 WIB: Australia vs Jepang (1-0) 20.45 WIB: Indonesia vs Cina (1-0) 23.00 WIB: Bahrain vs Arab Saudi (0-2) Jadwal Pertandingan Kesepuluh Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia: Selasa, 10 Juni 2025 17.35 WIB: jepang vs Indonesia 18.00 WIB: Cina vs Bahrain Rabu, 11 Juni 2025 01.15 WIB: Arab Saudi vs Australia

Indonesia Runner Up di FIBA Asia Cup 2025 SEABA Qualifiers

Seremoni Timnas Indonesia setelah menuntaskan seluruh laga FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Filipina dan pulang sebagai runner up

Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia harus mengakui keunggulan Filipina dalam laga final FIBA Asia Cup 2025 SEABA Qualifiers yang berlangsung di Bren Z. Guiao Sports Complex, Filipina usai menyudahi pertandingan dengan skor mutlak 70-40, Jumat, 30 Mei 2025. Pertandingan ini merupakan pertemuan kedua antara kedua tim, setelah sebelumnya Indonesia juga kalah dari Filipina di fase round-robin (77-68), beberapa hari yang lalu. Meskipun hasil ini tidak memengaruhi kelolosan menuju putaran berikutnya, karena tiga tim teratas dari kualifikasi ini tetap beranjak ke FIBA Asia Cup 2025 Mongolia, pertandingan ini merupakan laga penentu untuk posisi juara dan runner up. Filipina tampil dominan sejak awal pertandingan, memimpin dengan skor 21-5 di penghujung kuarter pertama. Yang mana margin langsung terpaut dua digit. Sulit untuk mengejar ketertinggalan, Filipina justru terus menambahkan keunggulan di kuarter kedua, menutup paruh pertama dengan skor 41-20. Pasca jeda turun minum, Indonesia tampak makin sulit menemukan tempo permainannya. Bahkan di laga ini, banyak peluang poin tercipta, namun hanya sedikit yang dapat tereksekusi dengan baik. Dari total 69 kali percobaan, hanya 14 di antaranya berhasil dikonversi menjadi poin. Akurasi mereka hanya 20 persen. Sekalipun tembakan gratis Indonesia nyaris sempurna (9/10), Filipina memang sangat susah untuk ditaklukkan. Utamanya saat duel di bawah ring. Di mana perolehan rebound Filipina mencapai 64 rebound. Sedangkan Indonesia hanya 38 rebound. Selisih hampir setengahnya. Filipina juga punya komposisi pemain yang cenderung merata. Pemain cadangan mereka pun ikut berperan besar dalam kemenangan timnya. Berkat kemenangan ini, Filipina sukses mempertahankan dominasinya di kawasan Asia Tenggara, dengan meraih gelar juara SEABA untuk keenam kalinya secara beruntun. Sementara, Indonesia finis di posisi runner up, menunjukkan peningkatan performa meskipun masih harus bekerja keras untuk menyaingi kekuatan Filipina di kawasan ini. Selain Indonesia dan Filipina, Malaysia juga akan terbang ke FIBA Asia Cup 2025 Mongolia setelah membungkam Thailand di laga perebutan juara ketiga dengan skor akhir 78-69.

Kiromal Katibin Juara IFSC Climbing World Cup 2025

IFSC Climbing World Cup 2025

Atlet panjat tebing Indonesia, Kiromal Katibin, kembali menorehkan prestasi dengan meraih medali emas di ajang bergengsi IFSC Climbing World Cup Denver 2025, Amerika Serikat pada Minggu sore, (01/06) waktu Colorado Amerika Serikat. Bertanding di nomor speed putra, Kiromal dinyatakan sebagai juara setelah berhasil mencatatkan waktu terbaik 4,83 detik saat menjalani kualifikasi di hari sebelumnya 1 hari sebelum kompetisi dihentikan karena faktor cuaca. Sebelum dihentikan, Katibin juga sempat menjalani babak perdelapan final dengan mengalahkan wakil Italia dengan waktu 4,87 detik. Sesaat setelah itu, hujan turun dan kompetisi dihentikan. Penyelenggara IFSC mengumumkan bahwa badai dan hujan deras yang melanda Denver membuat babak perempat final, semifinal dan final terpaksa dibatalkan demi keselamatan atlet. Berdasarkan keputusan darurat, hasil terakhir dari babak kualifikasi dijadikan dasar penentuan peringkat akhir — dan catatan waktu Kiromal yang impresif memastikan tempatnya di puncak podium. Sebelumnya, atlet asal Batang, Jawa Tengah ini tampil dominan di babak kualifikasi dengan catatan waktu 4,83 detik di Lane A dan 4,91 detik di Lane B. Konsistensinya di setiap fase menunjukkan bahwa ia layak menjadi yang terbaik di antara para pemanjat tercepat dunia. Kemenangan ini melanjutkan performa gemilang Kiromal, setelah sebelumnya ia meraih dua medali perunggu di seri Wujiang dan Bali pada Mei lalu. Dengan torehan ini, Kiromal semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu atlet speed papan atas dunia dan memperkuat nama Indonesia di panggung olahraga panjat tebing internasional. Manajer Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia, Ical Umarella, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Konsistensi dan fokus jadi kunci utama kemenangan Kiromal hari ini. Meski kondisi cuaca memaksa final dibatalkan, ia sudah menunjukkan performa terbaiknya di saat yang krusial. Ini adalah buah dari latihan keras dan kerja tim yang luar biasa,” ujar Ical di Denver. Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, juga turut menyampaikan apresiasi. “Prestasi ini membuktikan bahwa anak bangsa mampu bersaing dan menjadi juara di panggung dunia. Ini bukan hanya kemenangan Kiromal, tapi kemenangan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Yenny. Selain Kiromal, Indonesia juga diwakili oleh Alfian M. Fajri, yang harus menghentikan langkahnya di babak kualifikasi. Alfian mencatatkan waktu terbaik 5,30 detik (Lane A) dan 5,49 detik (Lane B). Meski belum berhasil melaju ke babak lanjutan, dukungan penuh tetap mengalir untuk Alfian dari seluruh tim.

Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025: PB Djarum Mendominasi

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025

Partai final Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025 telah selesai digelar di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (31/5/2025). Rangkaian sirnas keempat ini ditutup oleh Ketua Umum PP PBSI, Mohammad Fadil Imran. Dalam kesempatan ini Fadil ditemani Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja dan jajaran pengurus PP PBSI. Hadir pula Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta yang diwakili Wisnu dan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Ahmad Yani. Pada Sirnas Jakarta kali ini, beberapa pemain Pelatnas PBSI turun gunung dan cukup dominan di beberapa partai puncak. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 5 gelar juara dari 15 pertandingan. Diposisi kedua, ada Pelatnas PBSI yang meraih empat gelar juara. Disusul oleh Exist dengan raihan tiga gelar juara. Sisa tiga gelar dibagi rata untuk Canda Wijaya, Jaya Raya dan Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 9–14 Juni 2025. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Daftar Juara Sirnas A DKI Jakarta 2025: TDA: Prahdiska Bagas Shujiwo [Pelatnas PBSI] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist] TTA: Fardhan Rainanda Joe [Exist] TDI: Mutiara Ayu Puspitasari [Pelatnas PBSI] TRI: Ghina Khairani Guniandi [Canda Wijaya] TTI: Auberta Zerlina [Exist] GDA: Nikolaus Joaquin/Raymond Indra [Pelatnas PBSI] GRA: Faza Iwadh Kurnia R/M. Lutfhi Habibi [PB Djarum] GTA: M. Rizki Mubarrok/Raihan Daffa E.P. [PB Djarum] GDI: Isyana Syahira M/Rinjani Kwinnara N. [Pelatnas PBSI] GRI: Nathania Prasetya/Wanda Subadra S.U. [Jaya Raya] GTI: Aura Zalfa Syafiya/Putri Melvina D. [Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club] GDC Bobby Setiabudi/Melati Daeva O. [PB Djarum] GRC: M. Lutfhi Habibi/Jane Maira Faiza [PB Djarum] GTC: Theodorus Steve K/Leonora Keyla F. [PB Djarum]

ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025: Indonesia Tergabung di Grup A

ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025

Tim Indonesia U23 tergabung di grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam seusai hasil drawing ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025. Proses drawing dilakukan pada Jumat (30/5) di Bali yang dihadiri Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dan Presiden AFF, Mayjen, Khiev Sameth. Pada kesempatan ini, Erick Tohir juga didampingi oleh anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga, Muhammad dan Sekjen Yunus Nusi. “Kami berada di grup A yang ada diisi tim-tim bagus. Kalau kita bermain tentu ingin menang, karena dengan kemenangan akan dihitung poinnya demi meraih hasil terbaik di ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025,” kata Gerald Vanenburg. ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025 akan berlangsung pada tanggal 15 hingga 31 Juli mendatang. PSSI sudah menyiapkan dua venue Stadion yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. “Kami harus menunjukkan perkembangan yang positif dan turnamen ini menjadi tantangan untuk kami sebelum mengikuti Kualifikasi Piala Asia U23 bulan September mendatang. Indonesia mempunyai banyak talenta pemain bagus dan yang perlu kita temukan adalah struktur yang tepat untuk mengembangkan pemain. Mentalitas yang kuat sangat penting. Jika hanya mengandalkan bakat atau talenta tanpa kerja keras, konsisten dan disiplin dalam berlatih atau pertandingan, maka tidak akan bisa mencapai puncak permainan,” tambah Gerald Vanenburg. Sementara itu, pemain Bali United, Kadek Arel yang datang di acara tersebut mengaku dirinya optimistis Indonesia mampu meraih hasil terbaik di ajang tersebut. “Sangat menarik melihat hasil drawing, apalagi bertemu Malaysia di penyisihan grup A. Saya sudah tidak sabar untuk bermain di ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025 dan semoga Indonesia menjadi juara di ajang ini,” kata Kadek Arel. Hasil Drawing ASEAN U23 Championship Mandiri Cup 2025: Grup A: Indonesia, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam Grup B: Vietnam, Kamboja, Laos Grup C: Thailand, Myanmar, Timor Leste

Sirnas A DKI Jakarta Resmi Bergulir, Sejumlah Pemain Pelatnas Turut Meramaikan

WONDR by BNI Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025

Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2025 mulai bergulir, Senin (26/5) hingga Sabtu (31/5) mendatang. Ajang ini diikuti 1.218 peserta dari 270 Perkumpulan Bulutangkis se-Indonesia. Sirnas A DKI Jakarta 2025 berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok sebagai GOR utama dan GOR Danau Sunter dan Gelanggang Remaja Jakarta Utara sebagai GOR pendamping. Pada edisi kali ini, pertarungan sengit diharapkan terjadi pada setiap babaknya dengan kehadiran pemain Pelatnas Cipayung. Ketua Panitia Pelaksana Sirnas A Jakarta 2025 Kurniahu mengungkapkan kehadiran pemain pelatnas menambah persaingan dan membuat turnamen menjadi semarak. “Kami berharap lima partai final kelompok dewasa bisa mempertemukan pemain pelatnas dan non-pelatnas. Jika itu terjadi, final dipastikan berlangsung seru dan menarik,” ungkap ayah dari Marcus Fernaldi Gideon tersebut. Sejauh ini beberapa kejutan terjadi setelah kalahnya dua pasangan asal Pelatnas Cipayung, Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan dan Nabila Cahya Permata Ayu/Nahya Muhyifa tersingkir. Anselmus/Pulung yang berstatus juara Kejurnas PBSI 2024 harus terhenti langkahnya dari wakil DYS Candra Wijaya, Michael Kaldrian Wiguna/Panji Ahmad Maulana 21-13, 18-21, 17-21. Adapun Nabila/Nahya yang baru dipasangkan dipaksa menyerah dari pasangan PB Djarum yaitu Laudya Chelsa Griselda/Riska Anggraini 23-21, 18-21, 19-21. Ajang Sirnas PBSI DKI Jakarta 2025 masih akan berlangsung hingga Sabtu (31/5/2025) mendatang. Badminton lovers yang ingin menyaksikan bisa datang langsung ke arena tanpa dipungut biaya.

Piala Dunia U17 2025: Indonesia Tergabung di Grup H

Tim Nasional U17 Indonesia

Indonesia berada di Grup H Piala Dunia U17 2025 bersama Brasil, Honduras, dan Zambia. Kepastian ini seusai hasil drawing yang dilakukan FIFA di Qatar pada Senin (26/5) dinihari. Piala Dunia U17 2025 berlangsung di Qatar mulai 3 hingga 27 November 2025 mendatang. Piala Dunia U17 kali ini diikuti 48 negara. Pelatih Nova Arianto yang hadir di drawing mengatakan bahwa dia optimistis dan ingin skuad Garuda Muda mempunyai mental yang mumpuni untuk berjuang di Piala U17 2025. “Bersyukur bisa menghadiri momen drawing Piala Dunia U17 2025 dan kita semua bisa melihat kita satu grub bersama Brasil, Honduras dan Zambia. Pastinya bukan grup yang mudah, karena semua mempunyai kualitas yang baik terutama Brasil yang menjadi lawan yang paling diwaspadai,” kata Nova Arianto. Brasil merupakan tim paling banyak meraih juara Piala Dunia U17 dengan koleksi lima gelar bersama Nigeria. Untuk Honduras dan Zambia ini menjadi momen perdana bagi mereka berlaga di ajang bergengsi tersebut. “Saya berharap pemain tetap mempunyai mental yang kuat karena selama 90 menit di sepak bola semua bisa terjadi dan kami berharap kami bisa lolos babak selanjutnya dengan minimal meraih peringkat ketiga terbaik di grup H,” tambah Nova Arianto. Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia U17 2025 seusai masuk ke babak 8 besar Piala Asia U17 2025. Saat itu, Garuda Muda menjadi juara Grup C dengan menyapu bersih tiga kemenangan. “Mohon doa dari semua pendukung dan suporter timnas Indonesia agar persiapan yang akan kami lakukan ke depan bisa berjalan maksimal dan kita bisa memberikan performa terbaik di Piala Dunia U17 2025,” ungkap Nova Arianto. Hasil drawing pembagian Grup Piala Dunia U17 2025: Grup A: Qatar, Italia, Afrika Selatan, Bolivia Grup B: Jepang, Maroko, Kaledonia Baru, Portugal Grup C: Senegal, Kroasia, Kosta Rika, Uni Emirat Arab Grup D: Argentina, Belgia, Tunisia, Fiji Grup E: Inggris, Venezuela, Haiti, Mesir Grup F: Meksiko, Korea Selatan, Pantai Gading, Swiss Grup G: Jerman, Kolombia, Korea Utara, El Salvador Grup H: Brasil, Honduras, Indonesia, Zambia Grup I: Amerika Serikat, Burkina Faso, Tajikistan, Republik Ceko Grup J: Paraguay, Uzbekistan, Panama, Republik Irlandia Grup K: Prancis, Chile, Kanada, Uganda Grup L: Mali, Selandia Baru, Austria, Arab Saudi

Ini Dia Para Juara HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Kudus

Kencana Muda U16

Turnamen HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Kudus resmi berakhir pada Minggu, 25 Mei 2025, dengan dua tim keluar sebagai juara di masing-masing kategori. Kencana Muda U16 meraih gelar di kelompok usia U16, sementara Scorpion FC U14 menjadi yang terbaik di kategori U14. Kedua partai final digelar di Supersoccer Arena Kudus. Kencana Muda U16 memang tampil dominan sejak awal turnamen. Bahkan mereka mampu mengakhiri fase grup sebagai juara Grup A dengan dua kemenangan. Tren positif ini berlanjut hingga partai final, di mana mereka mencatat kemenangan telak 10-0 atas Persego Privat. Hasil tersebut menegaskan dominasi Kencana Muda sebagai tim terbaik di kategori U16. Di kategori U14, pertandingan final berlangsung lebih ketat. Scorpion FC U14 berhasil mengatasi perlawanan Spegaku Putri dengan skor 4-3. Sebelumnya, Scorpion FC juga tampil solid di fase grup dengan menjadi juara Grup D setelah meraih enam poin dari dua pertandingan. Namun berkat permainan solid dan perjuangan hebat, tim muda berbakat ini berhasil meraih gelar juara untuk kategori U14. Sebagai informasi, HYDROS Piala Pertiwi 2025 Regional Kudus diikuti oleh 17 klub yang terbagi ke dalam dua kategori, yaitu U14 dan U16 yang digelar secara resmi oleh PSSI dan didukung oleh Djarum Foundation. Turnamen ini juga merupakan bagian dari rangkaian ajang resmi yang diselenggarakan untuk mendukung pembinaan dan pengembangan sepak bola putri di Indonesia, khususnya di tingkat akar rumput. Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana pemantauan bakat, di mana sejumlah talent scouting turut hadir untuk mengamati potensi-potensi muda yang bisa dibina lebih lanjut di jenjang yang lebih tinggi.

PB Padel Indonesia Jaring Atlet, Akan Gelar Sirkuit Nasional di 4 Kota

Pengurus Besar Padel Indonesia

Pengurus Besar Padel Indonesia (PB PI) terus berupaya menjaring atlet untuk disiapkan menuju Pelatnas 2025. Salah satunya, dengan menggelar sirkuit nasional bertajuk Indonesia Open. “Kami dari PB PI tentunya ingin mempercepat progres dari kedalaman Padel Indonesia, salah satunya adalah membuat sirkuit padel Indonesia sekarang. Ini juga sebagai bentuk kontribusi kami kepada pemain-pemain padel yang ingin berkembang secara internasional dan ini menyambung dengan ranking internasionalnya,” kata Ketua Umum PB PI Galih Kartasasmita pada jumpa pers di kawasan Kemang, Jumat (23/5/2025). Galih menyebut, ada empat seri yang akan digelar. Kota pertama yaitu Jakarta yang diselenggarakan di Padel Pro Kemang, Jakarta Selatan, pada 23 sampai 25 Mei 2025. “Setelah Jakarta, kami akan susul dengan Bandung dan Surabaya. Lalu Kejurnasnya atau bahasa tenisnya Grand Slam akan dilaksanakan di Bali. Itu mungkin di bulan Agustus. Jadi empat sirkuit padel,” ungkap dia. Di seri Jakarta ada 36 pasang ganda putra dan delapan pasang ganda putri. Mereka akan bersaing untuk meraih prestasi terbaik di Indonesia Open kali ini. Menariknya, kegiatan ini tak hanya diikuti pemain lokal, tapi warga asing juga boleh ikut. Tapi dengan syarat memiliki Kitas (Kartu Izin Tinggal Terbatas). “Memang betul kami buka untuk ekspart, tapi harus punya izin tinggal. Meski begitu, hampir 90 persen yang ikut di seri Jakarta berasal dari Indonesia,” katanya. Dengan digulirkannya Indonesia Open olahraga padel diharapkan berkembang pesat. Bahkan, kelak diharapkan ada liga resminya. “Selama ini kan tidak ada, cuma kompetisi lokal saja. Belum terkoordinasi, ini adalah pertandingan pertama di bawah negara dengan total hadiah (besar). Jadi ajang ini sebuah metode survei buat kami (federasi), tapi saat yang bersamaan juga hadiah bagi atlet. Karena kami akan secara kontinu menggelarnya.” ujarnya. “Ke depannya, saya akan lempar ini ke Pengprov, lalu kami akan bikin Liga Padel Indonesia yang formatnya seperti Piala Dunia Padel,” tuturnya. “Ini juga sekaligus sebagai scouting untuk kami. Makanya saya bilang, kami sudah ada tim teknis dan ketua pembinaan, ketua pertandingan juga. Nanti kami melihat video dari kompetisi ini, datanya, dan melihat semuanya,” ungkap Galih. Sementara itu, Deputi 4 Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mendukung kegiatan positif penyelenggaraan sirkuit padel ini. Hal ini sejalan dengan asa cita Presiden RI. “Bahwa (cabor) padel ini telah tumbuh dan membangkitkan ekonomi lewat pintu olahraga. Dan ini sangat strategis untuk dikembangkan, sehingga tumbuhnya perputaran uang dari olahraga dan ekonomi rakyat jalan. Jasa (Sumber Daya Manusia) entah itu pelatih, wasit, pengelola juga akan tumbuh dan profesi ini memang bagian dari industri olahraga,” kata Isnanta. “Lewat kompetisi dan penyebaran informasi atas kejuaraan juga membuat masyarakat luas semakin mengerti tentang padel dan akhirnya menekuni. Jadi aspek budaya olahraga tumbuh, ekonomi iya, dan dari sisi prestasi KONI akan menangkap untuk menuju event yang lebih besar, minimal PON,” ujarnya. Sumber: Detiksport

Ciputra Golfpreneur Junior World 2025 Siap Kembali Bergulir

Ciputra Golfpreneur Junior World

Untuk mencetak para pegolf yunior yang semakin berkualitas dan siap melejit saat memasuki masa senior, Bank Mandiri dan Ciputra Golf Foundation kembali menggelar turnamen golf Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025. Turnamen golf itu akan diikuti oleh para pegolf yunior internasional yang memiliki peringkat dalam World Amateur Golf Ranking 400. ”Hadirnya para pegolf yunior papan atas dunia akan memberikan persaingan dan pengalaman yang berbeda bagi para pegolf yunior nasional. Persaingan itu akan memacu para pegolf yunior kita untuk meningkatkan kemampuan mereka dan pada gilirannya siap untuk bersaing saat memasuki tingkat senior,” kata pendiri Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) Budiarsa Sastrawinata, Senin (19/5/2025), di Jakarta. Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship 2025 akan digelar pada 10-12 Juni 2025 di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta. Sekitar 150 pegolf dari berbagai negara akan hadir dan bersaing pada ajang tersebut. Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, dukungan terhadap turnamen ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong sinergi untuk kemajuan olahraga Indonesia. ”Partisipasi kami dalam Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship merupakan cerminan dari komitmen kami untuk terus mengakselerasi potensi anak bangsa melalui sinergi nyata di bidang olahraga. Kami percaya bahwa olahraga bukan hanya menciptakan prestasi, tetapi juga membentuk karakter tangguh dan kompetitif generasi muda Indonesia,” kata Darmawan. Menurut Budiarsa, para pegolf senior Indonesia yang sudah bersaing di tingkat Asia merupakan produk dari turnamen itu pada saat mereka menjadi pegolf yunior. Bekal teknik, strategi, dan mental bersaing pada saat yunior menjadi modal berharga untuk berlomba saat senior. ”Konsistensi penyelenggaraan ini mencerminkan komitmen kami untuk terus menyediakan wadah kompetisi bagi para pegolf yunior. Kami bangga atas keberhasilan pegolf yunior Indonesia yang telah memberikan hasil menjuarai dua kejuaraan bergengsi, best gross overall, pada tahun 2024 yaitu Rayhan Abdul Latief untuk putra dan Elaine Widjaja untuk putri,” ujar Budiarsa Sastrawinata. Ajang yang digagas oleh almarhum Ciputra ini telah berkembang sejak 1993, dari turnamen nasional menjadi ajang global yang kini memasuki edisi ke-28. Turnamen ini dikenal sebagai salah satu yang paling bergengsi di Asia, serta telah melahirkan atlet-atlet kelas dunia. Sebagai terobosan baru, untuk pertama kali, pemenang Best Gross Overall (BGO) kategori putri akan mendapat tiket tampil di Indonesia Woman Open 2026, bagian dari KLPGA Dream Tour. Adapun pemenang BGO putra akan kembali meraih kesempatan tampil di Asian Development Tour (ADT) Ciputra Golfpreneur Tournament 2025. Nama-nama besar dalam golf putri, seperti Yuka Saso dan Nasa Hataoka (Jepang), serta Patty Tavatanakit (Thailand), pernah menorehkan jejak di turnamen ini sebelum menjadi juara di berbagai ajang dunia. Dari kelompok putra, terdapat Guan Tianlang (China), Taiga Semikawa (Jepang), serta duo Thailand Dantahi Boonma dan Sarit Suwannarut yang kini berkiprah di kancah profesional. Dari Indonesia, sejumlah alumni turnamen ini juga telah menunjukkan akselerasi karier yang mengesankan. Mereka termasuk Naraajie Emerald Ramadhan Putra, Jonathan Wijono, Kevin Caesario Akbar, dan Patricia Sinolungan yang kini bersaing di berbagai tur profesional internasional. Naraajie yang sudah terbentuk menjadi pegolf unggul saat yunior mampu berkembang pesat saat memasuki usia senior. Dia hanya memerlukan dua tahun bersaing pada Asian Development Tour dan kemudian naik kelas ke Asian Tour. Sumber: Kompas

Kejuaraan Taekwondo Nasional Diharapkan Munculkan Bibit

Salah Seorang Peserta Kajati Banten Cup 2025

920 peserta terlibat di turnamen Taekwondo Championship 2025 Nasional Grade C. Mereka berasal dari murid SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Ajang ini bertajuk Kajati Banten Cup. Kejuaraan digelar untuk pertama kalinya di Indoor Stadium IndoMilk, Banten, Sabtu (24/5). “Saya menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan ini sebagai wujud komitmen kita bersama dalam memperkuat peran olahraga dalam pembangunan karakter bangsa,” kata Gubernur Banten, Andra Soni, dalam keterangan persnya. “Kejuaraan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat sportivitas, kedisiplinan, dan kerja keras di kalangan generasi muda,” sambungnya. Sementara, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Siswanto menyoroti pentingnya turnamen ini untuk membentuk atlet-atlet berprestasi dari berbagai kalangan. Taekwondo merupakan cabang olahraga yang cukup menjanjikan di Indonesia. Diharapkan ajang ini mampu memunculkan bibit potensial. “Kami selenggarakan di Banten dalam rangka untuk memotivasi teman-teman para atlet untuk lebih meningkatkan lagi prestasinya dengan tujuan supaya dari kegiatan ini bisa muncul bibit-bibit yang nanti untuk ajang, baik nasional maupun internasional,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Siswanto. Turnamen ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan tujuan utama menjalin persaudaraan dan kesatuan antaratlet. “Saya harap para atlet ini selalu disiplin. Menang atau kalah itu adalah hal yang biasa dan itulah sebuah proses untuk menuju sebuah prestasi yang tertinggi,” lanjutnya. Sumber: Detiksport

FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025: Indonesia Kunci Kemenangan di Laga Perdana

Tim Nasional Basket Putra Indonesia U16

Menyapa Singapura di laga pembuka FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Filipina, Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia berhasil menang 68-47, Sabtu, 24 Mei 2025. Kemenangan yang sangat berarti, mengingat hanya ada satu tiket yang dibagikan untuk beranjak pada putaran berikutnya. Skuad asuhan Parna Abrizalt Hasiholan itu memulai laganya dengan sangat baik. Margin dua digit langsung tercipta di penghujung kuarter pertama (15-4). Namun, sejak kuarter kedua, Singapura mulai mengimbangi permainan tim Indonesia dan berusaha memangkas selisih poin. Bahkan di kuarter ketiga, Singapura menambahkan lebih banyak poin, dengan 17 poin. Sedangkan Indonesia hanya 13 poin. Beruntung, margin poin yang terpaut jauh sejak awal membuat Singapura kesulitan untuk berbalik unggul. Di sudut lain, Indonesia tak mengendorkan sedikit pun semangatnya hingga peluit buzzer resmi dibunyikan. Melihat catatan statistik, Indonesia punya empat pemain penyumbang dua digit angka. Dimulai dari Kenzie Vincenzio Sutanto, pemain yang berangkat dari bangku cadangan ini solid menyumbangkan 17 poin dan menjadi top skor dalam laga ini. Disusul Reiner Athaya Hadiputra dengan 14 poin, Gede Dio Arghya Naranatha dengan 11 poin, dan yang terakhir adalah Steven Sebastian. Dirinya turut meraih 15 rebound dalam satu game saja. Meski Indonesia mampu mengamankan kemenangan dalam laga ini, beberapa evaluasi tetap harus diperhatikan. Dalam pertandingan mereka kontra Singapura, akurasi poin hanya 36 persen saja. Yang merupakan 26 kali masuk dari 81 kali percobaan. Lebih dari itu, akurasi tembakan gratis mereka pun kurang dari 50 persen. Masih ada waktu untuk membuktikan skuad Indonesia bisa tampil lebih baik pada laga berikutnya. Di mana mereka akan berjumpa dengan kawan serumpun, Malaysia, Minggu, 25 Mei 2025 pukul 14.00 WIB.

POPDA DIY 2025: Ajang Penjaringan Atlet Muda Berkarakter

POPDA DIY 2025

Ribuan pelajar dari berbagai kabupaten/kota di DIY turut ambil bagian dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY Tahun 2025 yang digelar pada 21 hingga 25 Mei 2025. Ajang olahraga tahunan bagi pelajar ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Beny Suharsono, di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Rabu, 21 Mei 2025. Mengusung motto “Optimalkan Pembibitan dan Pembinaan Atlet Pelajar Menuju Prestasi Terbaik” dan tema “Bergerak, Bersatu, Berprestasi Membangun Karakter, Meraih Prestasi”, POPDA DIY 2025 tak hanya menjadi ajang adu kemampuan fisik, tetapi juga sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter, sportivitas. Lebih lanjut, menjadi kesempatan untuk menjaring atlet muda potensial yang siap berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. “POPDA lebih dari sekadar kompetisi. Ini adalah laboratorium karakter dan mental juara bagi generasi muda. Kami ingin membentuk pelajar tangguh, tidak hanya di lapangan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Beny. Beny sekaligus menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai Fair Play, persahabatan, dan keunggulan selama kompetisi berlangsung. Ia berharap para peserta bisa menunjukkan semangat juang tinggi, berjiwa kesatria, dan mampu belajar dari setiap kemenangan maupun kekalahan. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Suhirman, menyatakan POPDA kali ini menargetkan tiga keberhasilan utama, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses pencetakan potensi atlet daerah. “POPDA bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian penting dari pembinaan atlet pelajar. Tiga sukses ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tahun ini,” katanya. POPDA DIY 2025 diikuti oleh 2.369 peserta yang terdiri dari atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping dari lima kabupaten/kota di DIY. Mereka akan berkompetisi dalam 33 cabang olahraga, mulai dari Atletik, Bulu Tangkis, Bola Basket, Sepak Bola, hingga cabang-cabang non-tradisional seperti Bridge dan Wood Ball.

Tim Tenis Indonesia Lolos Dari Degradasi Piala Billie Jean King Junior

Tim tenis putri Indonesia

Tim tenis putri Indonesia lolos dari degradasi kualifikasi zona 1 Asia/Oceania Piala Billie Jean King Junior yang berakhir Sabtu (17/5) di Shymkent, Kazakhstan. Pada ajang perebutan lambang supremasi tenis beregu putri yang dulu berlabel Piala Fed itu, Indonesia menempati peringkat ke-13 dari 16 peserta yang tampil. “Alhamdulillah tim nasional putri berhasil lolos degradasi,” ujar kapten tim Indonesia Irawati Moerid dalam keterangan resmi, Rabu. Tim yang diisi oleh petenis muda yakni Quirena Trea Assyifa, Khansa Putri Raga, dan Calista Rosiana berada di grup dua bersama Jepang, Taiwan, dan Malaysia. Tim Merah Putih mengakui ketangguhan Jepang 0-3 di laga pertama dan menelan kekalahan dengan skor serupa saat bersua Taiwan sebelym memetik kemenangan 2-1 atas Malaysia di laga pamungkas. Hasil di babak round robin itu membuat Indonesia terlempar dari babak perebutan peringkat delapan besar. Pada perebutan peringkat 9-16, Indonesia takluk dari Hong Kong dengan skor 0-3. Namun, pada penentuan peringkat 13 dan 14, Indonesia berhasil menaklukkan Filipina 2-1 dan Iran dengan skor sama 2-1 sehingga berada di peringkat ke-13. “Kami butuh banyak jam terbang karena pemain-pemain kita rata-rata belum memiliki pengalaman yang cukup di lapangan tanah liat,” ungkap Ira, sapaan akrabnya. Menurut Ira saat ini Indonesia tertinggal jauh jika dibandingkan dengan negara-negara Asia/Ocenia lainnya karena minimnya lapangan tanah liat serta regenerasi yang lambat. “Kita ketinggalan jauh dalam hal pemerataan dan pelapis antargenerasi,” tutur Ira yang menjadi bagian dari tim beregu putri yang sukses meraih medali perak beregu dan perunggu ganda putri pada Asian Games Beijing 1990 ini. Ira pun mengakui adanya perubahan besar dalam perkembangan tenis di mana Taiwan yang sebelumnya dianggap sebelah mata secara mengejutkan di final mampu menaklukkan Australia dengan skor 2-0. Piala Billie Jean King Junior merupakan ajang bergengsi yang diperuntukkan bagi pengembangan pemain-pemain muda. Petenis papan atas dunia di antaranya Iga Swiatek pernah memperkuat negaranya yakni Polandia di ajang ini.

Timnas Putra Bakal Berlaga di FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025

FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers Philippines 2025 Tournament Logo

Setelah Tim Nasional (Timnas) Basket Putri Indonesia memastikan diri lolos ke putaran final FIBA U16 Asia Cup 2025, kini giliran skuad putranya yang akan berjuang di FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025. Gelaran kualifikasi di wilayah Asia Tenggara ini akan diselenggarakan pada 24-30 Mei 2025 di San Fernando, Pampangan, Filipina. Masih sama seperti kompetisi sektor putri sebelumnya, FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 bakal menggunakan sistem round-robin, di mana hanya pemuncak klasemen yang berhak melaju ke FIBA U16 Asia Cup 2025 Mongolia. Kompetisi ini akan terasa cukup berat untuk skuad Indonesia, mengingat dalam lima gelaran terakhir, Filipina selalu menyapu bersih kemenangan dan beranjak ke fase berikutnya. Namun, skuad besutan Abrizalt Hasiholan dan Risto Gerol ini sudah menjalani pemusatan pelatihan dalam jangka waktu yang panjang. Sehingga diharapkan dapat bersaing dan catatkan sejarah baru untuk Tanah Air. Adapun lima negara Asia Tenggara yang sap berpartisipasi di FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025, antara lain Malaysia, Vietnam, Singapura, Filipina, dan Thailand. Sebelum beranjak lebih jauh pada gelaran FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025, mari simak terlebih dahulu deretan pemain dan jadwal lengkapnya. Roster FIBA U16 Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Filipina Marshall Farez – SMAN 2 Bandung Kenzie Vincenzio Sutanto – SMA Jembatan Budaya Bali Warren Bennet Surya – SMA Tunas Muda School Meruya Steven Sebastian – SMAN 9 Bandung I Gede Made Rasya Agasthya Dhirendra Seiya Yabe – UPH College Tangerang Bryan Gilbert – SMP Nation Star Academy Surabaya Benjamin Piet Hernusi – SMP Jubilee Jakarta Matthew Ivander Setiawan – SMP Jubilee Jakarta Miracle Christiano – SMP Jubilee Jakarta Reiner Athaya Hadiputra – SMPN 2 Bogor Dio Arghya Jadwal FIBA U16 Women’s Asia Cup SEABA Qualifiers 2025 Sabtu, 24 Mei 2025: Indonesia vs Singapura (14.00 WIB) Minggu, 25 Mei 2025: Malaysia vs Indonesia (14.00 WIB) Senin, 26 Mei 2025: Indonesia vs Thailand (16.30 WIB) Rabu, 28 Mei 2025: Filipina vs Indonesia (19.00 WIB) Kamis, 29 Mei 2025: Vietnam vs Indonesia (16.30 WIB)

Inilah Sang Juara HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Surabaya

HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Surabaya

Tim Meta Football berhasil keluar sebagai juara HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Surabaya kategori U14 setelah mengalahkan Bulog Jatim dengan skor tipis 1-0 di partai final yang digelar pada Minggu, 18 Mei 2025 di Lapangan Sepak Bola Bogowonto. Kemenangan ini menegaskan dominasi Meta Football sepanjang turnamen. Seperti diketahui, HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 Regional Surabaya diikuti oleh enam klub U14 ini terbagi dalam dua grup. Grup A dihuni oleh Dewi Surabaya, Bulog Jatim, dan Satria Muda, sementara Grup B diisi oleh Haggana, Meta Football, dan Klamsa United. Meta Football menunjukkan performa impresif sejak fase grup hingga babak gugur. Pada semifinal, Meta Football tampil meyakinkan dengan kemenangan telak 6-0 atas Satria Muda. Sementara itu, Bulog Jatim memastikan tempat di final setelah menumbangkan Haggana 3-0 dalam pertandingan yang penuh semangat. Partai puncak pun menjadi ajang unjuk kekuatan dua tim terbaik turnamen. Final berlangsung ketat, namun Meta Football mampu memanfaatkan peluang dengan baik untuk mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan. Pertahanan solid dan kerja sama tim yang apik menjadi kunci kemenangan Meta Football atas Bulog Jatim yang harus puas sebagai runner-up. HYDROPLUS Piala Pertiwi merupakan ajang yang digelar oleh PSSI bekerjasama dengan Djarum Foundation untuk membina dan mengembangkan talenta pesepakbola putri usia dini dari berbagai daerah di Indonesia. Turnamen ini digelar di 16 regional berbeda sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi sepak bola putri nasional.