Gelar Sesi Latihan Malam, Timnas U-19 Dipantau Pelatih Jepang

Timnas U-19 sudah mulai berlatih sejak Kamis (22/3) di lapangan ABC, Senayan, jelang laga melawan Timnas U-19 Jepang, pada Minggu (25/3). (Pras/NYSN)

Jakarta- Timnas U-19 menggelar pemusatan latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/3). Latihan ini menjadi preparasi menghadapi Timnas U-19 Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/3). Dalam sesi latihan perdana yang mulai digelar pada pukul 18.45 WIB, Tim pelatih Timnas Jepang meminta izin untuk melihat Timnas U-19 berlatih. Saat pertandingan antara Cilegon United melawan Timnas Jepang U-19, para staf dan pelatih Timnas Indonesia juga sempat menonton pola permainan dari Jepang. “Tidak masalah ya, sebagai ajang bertukar informasi, bagaimana kondisi sepak bola di Indonesia sehingga mereka juga mengerti bagaimana progres dari sepak bola Indonesia kedepannya nanti,” ujar Pelatih Timnas U-19, Bima Sakti Tukiman, pada Kamis (22/3). Pada laga uji coba sore tadi, Cilegon United berkesempatan menjajal Timnas Matahari Terbit, meski akhirnya kalah telak 0-5. “Sore tadi terlihat Jepang main, mereka high pressing dan sangat ketat, jadi hari ini kita latihan bagaimana pemain belakang mengalirkan bola ke depan, supaya tak di pressing lawan” kata Bima. Sayang, dalam sesi latihan hari ini, dua pemain justru absen. Mereka adalah gelandang PSM Makassar, Asnawi Mangkualam, dan bek Bhayangkara FC, Nurhidayat. Kedua pemain absen diduga tak dilepas oleh klubnya yang akan berlaga di Liga 1 2018 pada akhir pekan ini. Nurhidayat akan memperkuat Bhayangkara FC melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/3). Sedangkan Asnawi mempersiapkan diri bersama PSM Makassar untuk melawan PSIS Semarang di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (25/3). Bima mengatakan ia sudah memanggil kedua pemain itu. Namun, hingga kini mengaku belum mengetahui factor utama absennya pemain itu, terutama Asnawi. “Kami sudah panggil mereka, dan tiket pun sudah dikirim untuk Asnawi. Tergantung dari klubnya apa melepasnya dan juga PSSI selaku federasi,” ucap pria kelahiran Balikpapan. Bima menambahkan ia juga sudah berkomunikasi dengan Asnawi. Namun, Bima Sakti tidak mau membeberkan alasan yang tepat Asnawi tidak datang. “Tentu kami berharap Asnawi datang, tapi ya semua ini kembali ke klubnya lagi ‘kan, karena mereka yang gaji Asnawi,” jelas mantan gelandang pekerja era 2000an ini. Dengan absennya dua pemain itu, otomatis tersisa 22 nama yang akan melawan Timnas U-19 Jepang. “Kalau Asnawi tak datang, kami akan maksimalkan pemain yang sudah ada,” pungkasnya. Uji coba ini menjadi ajang persiapan Timnas U-19 sepanjang 2018. Egy Maulana Vikri dkk bakal menghadapi dua turnamen internasional, yakni Piala AFF U-18 pada Juli, dan Piala Asia U-19 pada Oktober. (Ham)

Tonton Uji Tanding Pelatnas Taekwondo, Menpora Minta Fisik Atlet Ditingkatkan

Sejumlah atlet Taekwondo menjalani Pelatnas di bawah bimbingan pelatih asal Korea Selatan jelang Asian Games 2018. (Adt/NYSN)

Jakarta- Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), melakukan kunjungan ke Pelatnas cabang olahraga (cabor) Taekwondo, di Gedung POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (22/3). Ia meminta tim pelatih untuk meningkatkan fisik para atlet. “Saya lihat langsung tadi uji tandingnya. Menurut saya, para atlet perlu ditingkatkan lagi fisiknya,” ujar pria berusia 44 tahun. Bagi Imam, kondisi fisik sangat penting untuk pertandingan. Ia menegaskan peningkatan fisik tidak hanya ditujukan untuk cabor Taekwondo, tapi juga untuk cabang-cabang olahraga lainnya. “Semua atlet yang menjalani Pelatnas agar memperhatikan dan meningkatkan kondisi fisiknya dengan baik. Tapi, kalau catur sama bridge nggak perlu fisik kan?” tuturnya. Sementara, Rahmi Kurnia, Pelatih Pelatnas Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), mengatakan ada lima atlet yang berangkat ke Korea Selatan guna menjalani Training Camp (TC) sekaligus persiapan mengikuti Kejuaraan Asia di Vietnam, pada 21-28 Mei nanti. Ia menambahkan kemungkinan besar sejumlah atlet yang kini masih berlatih di Pelatnas segera melakukan TC di Korea Selatan. “Jelang Asian Games 2018, kami datangkan beberapa mantan atlet Taekwondo dari Korea sebagai sparing partner (latih tanding). Mereka berbagi teknik dan ilmu baru terkait perkembangan Taekwondo,” beber Rahmi. (Adt)

Menang 5-0 Dari Cilegon United, Pelatih Timnas Jepang U-19 Keluhkan Cuaca Jakarta

Laga ujicoba Timnas U-19 Jepang (biru) kontra Cilegon United pada Kamis (22/3) di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta. (Pras/NYSN)

Jakarta- Timnas U-19 Jepang menggelar laga uji coba kontra tim Liga 2, Cilegon United di lapangan ABC, Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis (22/3). Hasil positif diperoleh tim Matahari Terbit saat menang 5 gol tanpa balas, sebelum berjumpa Timnas U-19 Indonesia. Timnas Jepang U-19 sendiri tampil menekan sejak awal pertandingan. Perbedaan postur tubuh dan kecepatan yang dimiliki pemain Samurai Biru Muda, tampak sangat mendominasi pertandingan. Yuta Goke dan Mizuki Ando membuka keunggulan Jepang pada babak pertama. Hingga turun minum, skor 2-0 untuk keunggulan Jepang tak berubah. Memasuki paruh kedua laga, Cilegon United mencoba tampil menekan. Namun, sejumlah serangan yang dilakukan melalui bola-bola udara berhasil dimentahkan barisan pertahanan lawan. Jepang menambah tiga gol lagi melalui Ayumu Kawai (2 gol) dan Yuki Kobayashi. Hingga peluit panjang, tak ada gol tambahan. Jepang berhasil meraih kemenangan 5-0 atas Cilegon United. Pelatih Timnas Jepang U-19, Masanaga Kageyama, puas dengan kemenangan yang diraih tim asuhannya. Namun, ia memiliki catatan soal cuaca di Indonesia. “Cuaca di Indonesia, terutama Jakarta dengan di Jepang sangat berbeda dan kita harus cepat beradaptasi”, ujar Kageyama. Sejatinya, pada laga ini Jepang belum mengeluarkan permainan terbaik karena beberapa pemain mendadak sakit. “Pertandingan bagus. Cilegon United diperkuat pemain profesional. Pertandingan bagus selama 90 menit,” tukasnya lagi. “Beberapa pemain mendadak sakit. Mulai demam, diare, yang memaksa mereka saat ini berada di hotel saja. Saya tidak tahu mereka mengapa bisa sakit. Semoga mereka bisa bermain ketika melawan Indonesia,” imbuh Kageyama. Sementara, kemenangan Timnas U-19 Jepang ditanggapi langsung oleh pelatih Cilegon United, Imam Riyadi. “Banyak yang dipelajari dari mereka. Kita bermain dengan level atas, dan kita merasakan tantangannya. Dari segi kualitas mereka bermain sangat bagus, terutama pada skema permainan”, uja Imam. Imam berharap di laga uji coba melawan Timnas U-19 Jepang, anak asuh Bima Sakti bermain baik dan mengimbanginya. “Mudah-mudahan nanti Timnas U-19 bisa mengimbangi permainan cepat mereka, dan harapannya ya bisa menang,” tutupnya. (Dre/Ham)

Diisi Skuat Anak Muda, Sahabat Semarang Tak Mau Menyerah di Laga Semifinal

Laga semifinal Srikandi Cup Seri Ke-3, Jakarta, Jumat (23/3), bakal seru. (meilinda)

Jakarta- Laga Semifinal Srikandi Cup Seri Ke-3, Jakarta, bakal mempertemukan Merpati Bali versus Sahabat Semarang (14.00 WIB), dan Surabaya Fever menghadapi Tenaga Baru Pontiank (16.00 WIB), di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, pada Jumat (23/3). Bagi Sahabat Semarang pencapaian semifinal merupakan kejutan. Namun, jika berkaca pada perkembangan dua seri sebelumnya, Sahabat Semarang memiliki kedalaman pemain yang mumpuni. Meskipun sebagian besar merupakan muka-muka baru yang pertama kali mentas di ajang Srikandi Cup. Ditinggal oleh beberapa pilarnya seperti Astrid dan Natasha Debby Christaline (Surabaya Fever) dan belum pulihnya Yuni Anggraeni dari cedera lutut saat membela Tim Nasional (Timnas), tak membuat semangat tim Kota Lumpia itu turun. Terseok-seok di Seri Ke-1 dengan hanya membawa tujuh orang pemain, membuat kinerja Dyah Lestari dkk turun drastis. Secara perlahan Sahabat Semarang bisa bangkit. Puncaknya pada pertandingan Rabu (20/3), mereka mengalahkan tim kuat penghuni empat besar di dua seri sebelumnya Merah Putih (MP) Samator Jakarta. “Jangan pernah anggap remeh mereka. Dari pertama saya dan coaching staff melihat penampilan mereka, saya sudah punya catatan bahwa Sahabat akan merepotkan MP Samator dan itu terbukti digame penyisihan akhir kemarin,” ujar Bambang Asdianto Pribadi, Pelatih Merpati Bali, mengomentari calon lawannya, pada Kamis (22/3). Sementara Pelatih Sahabat Semarang, Xaverius Wiwid memilih bersikap realisitis. Diantara empat tim semifinalis, ia mengaku jika timnya yang paling muda secara rata-rata usia. “Kami masih naik turun dan belum konsisten. Tapi, saya berharap melawan Merpati Bali, anak-anak tetap bermain seperti di dua game terakhir, ngotot dan tidak menyerah sampai peluit akhir berbunyi,” terang Wiwid. Semifinal kedua juga sengit, Tenaga Baru Pontianak akan meladeni juara bertahan Surabaya Fever. Meski dimata sang pelatih Irma Amelyia, kans Tenaga Baru kecil untuk bisa mengalahkan Surabaya Fever, tapi bukan berarti ia lempar handuk sebelum laga dimulai. “Fever memang sangat dominan. Kedalaman pemain lapis keduanya juga merata. Saya nothing to lose saja dalam artian mengingatkan kepada para pemain saya untuk bermain lepas dan enjoy. Kami akan bertarung untuk mempertahankan pertingkat tiga,” tukas Irma. Surabaya Fever yang diunggulkan untuk juara seri 3, sekaligus menjadi kampium Srikandi Cup musim ini, enggan jumawa menerima segala pujian dari tim lainnya. Sang pelatih berkarakter tenang, Wellyanto Pribadi menjelaskan jika timnya selalu ada kekurangan meskipun mereka terlihat dominan dan belum terkalahkan sejauh ini, “Kami tidak mau besar kepala dengan segala pujian. Masuknya Wulan (Ayuningrum) semakin membuat tim ini berwarna. Fever juga tidak terlalu pusing siapa yang akan menjadi pemain inti. Melawan Tenaga Baru Pontianak kita harus fokus sejak menit awal dan semua pemain mereka juga harus diwaspadai,” ungkap pelatih rendah hati. Meski demikian, tidak tertutup kemungkinan akan kembali terjadinya ulangan final Seri Satu dan Dua yakni Surabaya Fever melawan Merpati Bali. Buat Wellyanto, tak menampik Merpati Bali merupakan salah satu ancaman untuk timnya, tetapi ia memilih untuk fokus terlebih dulu melawan Tenaga Baru Pontianak. (Adt)

Usai Piala Dunia Rusia 2018, Nobar Liga Champions dan Piala Eropa 2020 Pun Wajib Berlisensi

Pongky Rivawanto, Deputi Presiden Direktur Pesta Bola Indonesia (kiri) saat melakukan sesi jumpa wartawan. (Art/NYSN)

Jakarta- Jelang Piala Dunia di Rusia 2018, Pesta Bola Indonesia diluncurkan. Wadah dan program public exhibition berlisensi ini diluncurkan dengan tujuan setiap masyarakat di Indonesia bisa menyaksikan Piala Dunia 2018 bersama. Pesta Bola Indonesia merupakan program sekaligus website bagi seluruh venue publik di Indonesia, yang ingin menyiarkan Piala Dunia 2018 secara resmi melalui izin sublisensi dari PT Futbal Momentum Asia selaku pemegang lisensi resmi di Indonesia. “Kami ingin mengedukasi bahwa penyiaran pertandingan di tempat publik yang tak memiliki izin, artinya melanggar hak siar dari FIFA. Dan yang mendaftar ke kami akan diberikan satu sertifikat berlisensi, di luar itu ilegal,” ujar Pongky Rivawanto, Deputi Presiden Direktur Pesta Bola Indonesia, Rabu (21/3). Acara nonton bareng memang tak lepas dari peluang meraup keuntungan dari turnamen dunia empat tahunan itu. Dari pengalaman beberapa tempat komersial yang menggelar nonton bareng, antusiasme pengunjung tidak main-main. Bahkan animo makin meningkat ketika turnamen melewati babak penyisihan grup hingga final. Perusahaan atau perorangan yang mendaftarkan diri melalui online, bisa mengakses ke pestabola.co.id lalu mengisi formulir dan melakukan transaksi secara online. Harga yang dibanderol pun terjangkau untuk satu bulan selama Piala Dunia 2018. Ia menyebut ada empat kategori perusahaan untuk mendaftar layanan Pesta Bola Indonesia. Yang pertama, perusahaan makanan minuman area dalam hotel atau stand alone, cafe bar, lounge dan spa, kedua area tempat di bawah 5.000 orang, ketiga area tempat diatas 5.000 orang, dan keempat hotel dan apartemen yang ingin nonton piala dunia. “Intinya, kami ingin mengedukasi dan melakukan sosialisasi, bahwa ajang nonton bareng itu sudah menjadi industri. Dengan patuh regulasi, tak hanya kenyamanan yang didapat, tapi juga atmosfir Piala Dunia juga benar-benar dirasakan oleh penonton,” tegas Pongky. PestaBola pun ternyata juga sudah melakukan proyeksi berkelanjutan. Setidaknya, mulai 2018/2019 hingga tiga musim kedepan, public exhibition berlisesni untuk event Liga Champions, dan Piala Eropa 2020, di Indonesia, sudah mereka kantungi. “Alhamdulilah, kami baru saja resmi menjadi pemegang lisensi program public exhibition hak komersial untuk Liga Champions tiga tahun kedepan dan Piala Eropa 2020. Bukti bahwa FIFA dan UEFA memahami jika market di Indonesia memang luar biasa,” jelas pria kelahiran Jakarta, 14 Maret 1976 ini. Total pertandingan yang digelar Piala Dunia 2018 sejumlah 64 pertandingan di 12 stadion yang tersebar di 11 kota di Rusia. Piala Dunia 2018 akan tayang atau kick off dari pukul 17.00 hingga 02.00. Dan 58% pertandingan memiliki jam kick off sebelum pukul 23.00. Piala Dunia 2018 Rusia akan dibuka dengan pertandingan Rusia melawan Arab Saudi tanggal 14 Juni 2018 mendatatang sebagai kick-off pertama dan ditutup dengan pertandingan final yang akan dilaksanakan di Stadion Luzhniki, Moscow, Rusia, 15 Juli 2018. (Art)

Kemenpora Kolaborasi Dengan AIA Lewat “AIA Sepak Bola Untuk Negeri”

Kolaborasi Kemenpora Dengan AIA menjadi sarana baru kepedulian pihak swasta memajukan gairah perkembangan olahraga di Indonesia. (net)

Jakarta- Bersama dengan PT AIA Financial (AIA), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengekspresikan keseriusan mereka memberi pengaruh yang besar untuk masa depan persaingan sepak bola di Tanah Air dalam kegiatan bertajuk “AIA Sepak Bola Untuk Negeri”. Kegiatan yang diadakan di Stadion Soemantri Brodjonegoro Minggu (25/3), membawa misi untuk meningkatkan daya saing nasional para pemuda serta keolahragaan mereka, terutama untuk pengembangan bakat bidang sepak bola di Indonesia. Imam Nahrawi, Menpora, mengatakan butuh upaya kolaborasi yang baik dari pemerintah maupun sektor swasta dalam memastikan bahwa pengembangan olahraga terutama sepak bola, tetap berada pada jalur yang positif. “Kami berharap inisiatif ini mendorong lebih banyak partisipasi dari institusi lain untuk turut berperan dalam memberikan kontribusi terhadap pengembangan olahraga di Indonesia,” ujar Menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur saat jumpa pers di Kantor Kemenpora, Kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (22/3). Rista Qatrini Manurung, Direktur Hukum, Kepatuhan dan Risiko, PT AIA Financial (AIA), menyebut pihaknya mengapresiasi dukungan penuh dari Kemenpora serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Sungguh suatu kehormatan bagi kami untuk dapat memiliki kesempatan menggelar berbagai inisiatif yang merepresentasikan komitmen kami untuk membantu masyarakat untuk hidup lebih sehat, lebih lama, dan lebih baik, melalui partisipasi aktif dalam kegiatan olahraga,” terangnya. “Kami berharap acara ini dapat membantu dampak positif bagi bangsa kita,” sambung Rista. Dalam kegiatan “AIA Sepak Bola Untuk Negeri” yang menjadi sorotan adalah hadirnya legenda sepak bola Inggris sekaligus AIA Global Ambassador, David Beckham. Dalam kegiatan itu juga bakal diserahkan donasi 10.000 bola untuk Indonesia. Selain itu, pemberian penghargaan untuk legenda sepak bola Indonesia, serta menggelar pertandingan amal yang melibatkan AIA Junior Cup All-Stars, legenda sepak bola Indonesia, dan Tim Nasional (Timnas) U-16. Dan, dana yang diperoleh dalam kegiatan tersebut nantinya bakal disumbangkan untuk pembangunan infrastruktur sepak bola di Tulehu, desa sepak bola di Maluku. (Adt)

Sapu Bersih Laga Kedua, Tim Putri Unair Bukukan Poin Awal

Tim Beregu Putri Universitas Airlangga (Unair) akhirnya sukses merebut poin perdana. (LIMA)

Surabaya- Usai takluk dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) di laga perdana, tim putri Universitas Airlangga (Unair) akhirnya berhasil mencetak poin pertama di laga kedua event LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Surabaya Subconference 2018, Rabu (21/3). Unair menyapu bersih seluruh partainya melawan Universitas Surabaya (Ubaya) di lapangan 1 GOR Unair Kampus C. Sebagai tim tuan rumah, di pertandingan keduanya ini, Unair bermain apik. Sejak partai pertama, sang tuan rumah telah menunjukkan dominasinya atas Ubaya. Tripel Unair, yang diwakili Alfi Rahmawati Mufidah/Aprillia Ika/Mita Puspitasari, dengan mudah mengalahkan trio Ubaya, Darmatya Muthi’Ah/Mega Prasasti Putri/Winda Dwi Oktaviani dengan skor 21-12 dn 21-10. Poin kedua Unair didapat dari pertarungan tunggal putrinya, Zahrina Atika, melawan Lulu, wakil Ubaya. Zahrina unggul 11-6 di partai pertama. Namun, Lulu mengejar, hingga dapat mengimbangi perolehan poinnya menjadi 14-14. Lulu sempat unggul dua poin, 16-14, namun kembali disusul Zahrina. Akhirnya, Zahrina tetap unggul dengan skor akhir 21-19. Lulu memimpin di awal partai kedua dengan skor 8-2. Zahrina mengejar, namun hingga turun minum, Zahrina belum mampu mengimbangi perolehan poinnya dari Lulu. Skor sementara 11-9 untuk Lulu. Usai istirahat, Zahrina mendapat banyak poin dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan Lulu. Zahrina mengimbangi Lulu di poin 12-12. Pada akhirnya, Zahrina kembali membuktikan ketangguhannya. Skor 21-12 untuk Zahrina menutup laga partai kedua ini. Di partai terakhir, Ubaya mencoba bangkit. Laga di nomor ganda ini berlangsung sengit. Terjadi saling mengejar poin di laga ini. Ganda Ubaya, Mega Prasasti/Winda Dwi, dapat mengimbangi perolehan skornya dengan Alfi Rahmawati/Aprillia Ika (Unair), 8-8. Namun, di akhir gim pertama, Unair berhasil menang tipis 21-19 atas Ubaya. Gim kedua masih berlangsung ketat. Kedua ganda ini seakan tak mau saling mengalah. Sang pendatang, Ubaya, lagi-lagi harus mengakui ketangguhan sang tuan rumah di gim terakhir ini. Skor 21-18 untuk tim tuan rumah menutup laga di lapangan 1 GOR Unair ini. Sang tuan rumah akhirnya merebut poin pertamanya. Bahkan, Unair mampu mencatat sapu bersih seluruh partai di pertandingan keduanya ini, dengan skor 3-0. Selanjutnya, Unair akan kembali berhadapan dengan UINSA pada Jumat (23/3). Akankah Unair bisa menaklukkan UINSA di pertemuan keduanya? (Adt)

Menangi Laga Hidup Mati, Sahabat Semarang Mulus ke Semifinal

Sahabat Semarang lolos ke semifinal Srikandi Cup Seri Ke-3, usai menyingkirkan Merah Putih Samator, dengan skor 51-46, pada pertandingan Rabu (21/3). (meilinda)

Jakarta- Sahabat Semarang menancapkan kaki ke semifinal Srikandi Cup Seri Ke-3, usai memenangi laga hidup mati melawan tuan rumah Merah Putih (MP) Samator Jakarta, pada pertandingan Pool A, di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (21/3), dengan skor 51-46. Pertarungan sengit diantara kedua tim dimulai sejak kuarter pertama. MP Samator mampu unggul terlebih dahulu 12-11. Tak mau menyerah, klub asal Jawa Tengah memimpin dikuarter berikutnya dengan skor 23-20. Tim tuan rumah sempat membentang asa di kuarter ketiga. Tim asuhan Nina Yunita Nurman itu unggul selisih satu bola 37-35. Namun, keunggulan itu belum menjadi jaminan. Dimana pada 10 menit kuarter akhir, menjadi pertarungan yang begitu ketat dan melelahkan bagi mereka. Tim Ibukota sempat berada diatas angin di lima menit sisa waktu berjalan. Sayang, Dyah Lestari membunuh mimpi tuan rumah untuk bisa melaju kebabak berikutnya, lewat dua kali tembakan tiga angkanya. Prosesi itu dimulai disaat waktu menunjukan sisa 1 menit 28 detik. Dyah Lestari yang sempat bermain diposisi bawah ditarik keluar untuk menciptakan peluang pick and roll. Strategi jitu pelatih Sahabat Xaverius Wiwid terbukti ampuh. Dyah Lestari dengan leluasa melepaskan tembakan tiga angka hingga membuat margin angka menjadi selisih setengah bola 45-46, tetap untuk keunggulan tuan rumah MP Samator. Pertandingan berlanjut, MP Samator tidak bisa mengambil momentum kembali. Sebaliknya, Dyah Lestari kembali memainkan peranan penting untuk kemenangan timnya. Tembakan tiga angka fenomenal dari jarak 1 meter diluar garis pelangi tepat 1 menit waktu tersisa, Sahabat Semarang unggul 48-46. MP Samator hampir saja menyamakan kedudukan angka dari under basket Calista Elvira. Tapi, eksekusi yang dilakukannya tidak sempurna, bolapun keluar dan direbut oleh pemain Sahabat Semarang. Tim kota berjuluk Venetie van Java itu mendapat angin untuk menambah tiga angka kembali dan menutup pertandingan ini dengan sempurna. Pahlawan kemenangan Sahabat Semarang, Dyah Lestari berhasil membuat double-double, 18 angka dan 11 rebound. Sementara dari MP Samator Christie Rumambie mencetak sembilan poin dan 11 rebound. Dyah Lestari mengatakan dirinya oleh pelatih diinstruksikan untuk bermain keluar agar bisa mendapat bola pick and roll. Tapi, dirinya justru mendapatkan peluang menembak dengan leluasa. “Saya senang dengan kemenangan ini, kami mencapai target lolos ke Semifinal. “ ujar pebasket yang mengecap pendidikan di UNIKA Semarang, Jawa Tengah. Xaverius Wiwid menyebut diantara tim yang lolos semifinal, mungkin hanya timnya yang muda-muda. “Kemenangan ini pantas diraih karena mereka kerja keras dilapangan,” ucap Xaverius. Sementara, Nina Yunita, mengakui bila Sahabat Semarang pantas untuk meraih kemenangan di pertandingan tersebut. “Hari ini mental pemain saya lagi down. Tapi apapun hasilnya saya hargai setiap tetes keringat seluruh pemain MP Samator,” tukas Nina. Terpisah, dipertandingan lain Merpati Bali berhasil meraih peringkat pertama Pool B usai mengalahkan Tenaga Baru Pontianak, dengan skor 61-37. Bambang Asdianto Pribadi, Pelatih Merpati Bali, mengungkapkan pada kuarter pertama anak didiknya merasa kaget. Selanjutnya, kata dia, timnya bermain dengan baik. “Melawan Sahabat pada pertandingan Semifinal nanti, kami harus tetap respek kepada mereka, karena mereka semakin improve disetiap seri,” bebernya. Sedangkan Citta, salah satu andalan Tim Pulau Dewata itu, mengaku bila diawal pertandingan dirinya dkk tidak menjalankan instruksi pelatih. “Tapi kami akhirnya mulai mendapatkan ritme di kuarter kedua pertengahan,” cetusnya. Irma Amelya, Pelatih Tenaga Baru Pontianak, menerangkan timnya kalah dari segi fisik, sehingga mempengaruhi team work defense. “Lawan Fever di semifinal nanti kita akan nothing to lose. Target kami mempertahankan peringkat 3,” tegasnya. (Adt) Hasil Pertandingan Rabu (21/3) : Pool A : 1. Flying Wheel Makassar vs Surabaya Fever (33-102) 2. Sahabat Semarang vs Merah Putih Samator Jakarta (51-46) Pool B : 1. Tenaga Baru Pontianak vs Merpati Bali (37-61) 2. Tanago Fresian Jakarta vs Generasi Muda Cirebon (69-46) Jadwal Pertandingan Srikandi Cup Seri Ke-3, Jumat (23/3) :  1. Merpati Bali vs Sahabat Semarang (14.00 WIB) 2. Surabaya Fever vs Tenaga Baru Pontianak (16.00 WIB) 3. Generasi Muda Cirebon vs Merah Putih Samator (18.00 WIB) 4. Flying Wheel Makassar vs Tanago Friesian Jakarta (20.00 WIB)

Bikin Nobar Piala Dunia 2018, Wajib Daftar Lisensi ke PestaBola

PestaBola memastikan jika regulasi public exibhtion menjadi hal yang wajib dipatuhi bagi penyelenggara komersil event nonton bareng Piala Dunia 2018, di seluruh Indonesia. (Art/NYSN)

Jakarta- Event Piala Dunia 2018 tak terasa sudah sangat dekat. Kick-off pesta sepak bola terbesar di dunia ini mulai berlangsung pada 14 Juni 2018 di Rusia. PT Futbol Momentum Asia (FMA) resmi menjadi pemegang lisensi eksklusif Piala Dunia 2018 dari FIFA. Untuk tayangan langsung, FMA menunjuk Trans TV sebagai pemegang hak siar untuk program gratis yang bisa dinikmati penonton di seluruh Indonesia. Untuk siaran di televisi berbayar, pemegang hak siarnya adalah Usee TV dan Transvision. Terkait siaran langsung ini, FMA menunjuk PT PestaBola Indonesia sebagai pemegang hak untuk melakukan sertifikasi venue program nonton bareng alias nobar yang bersifat komersial. Artinya, tempat-tempat yang ingin menggelar nobar dan bersifat komersial, diwajibkan mendaftar melalui online di website pestabola.co.id. “Kami ingin memberi kenyamanan pada komunitas pencinta sepak bola sat menonton Piala Dunia 2018. Venue yang menggelar program nobar, kami pastikan penyelenggaraannya sesuai ketentuan dari FIFA,” kata Pongky Rivawanto, Deputi Presiden Direktur PestaBola Indonesia, pada Rabu (21/3). “Pertanyaan yang sering diajukan adalah untuk acara nobar yang sifatnya tidak komersial, seperti di pos kamling, di rumah, dan lain-lain, bagaimana? Sepanjang bukan komersial, tidak ada masalah,” tambahnya. Pemerintah lewat Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora), Gatot Sulistiantoro Dewa Broto, mendukung penuh upaya PestaBola melegalkan semua pihak yang ingin membuat public Exhibition khususnya nonton bareng Piala Dunia 2018. Ini sesuai dengan regulasi FIFA, yang bertanggung jawab dan mengawasi manajemen area public viewing dan public exhibition, misalnya nonton bareng Piala Dunia 2018. “Pemerintah sangat mendukung kegiatan positif yang memudahkan pecinta olahraga khususnya penikmat sepak bola dalam meramaikan Piala Dunia 2018,” ucap Gatot pada Rabu (21/3). “Olahraga di mana pun dan apa pun pasti ada ketentuan dan regulasi. Ketentuan public exhibition ini sangatlah penting agar hak-hak pemilik lisensi terlindungi dan penonton dapat menikmati hiburan dengan nyaman dan resmi,” tuturnya. PestaBola sebagai pelaksana public exhibition Piala Dunia 2018 menyepakati ketentuan dari FIFA untuk menjalani segala perizinan baik dari publikasi, sponsor, penyangan, mau pun pemberitaan mengenai ajang yang akan berlangsung pada 14 Juni – 15 Juli ini. Maka, keseluruhan kebijakan Piala Dunia 2018, menjadi otoritas PestaBola Indonesia. Guna memudahkan tempat-tempat yang ingin mendapat lisensi resmi penyelenggaraan nonton bersama, PestaBola menyediakan jalur pendaftaran online di www.pestabola.co.id. (Art)

Cetak 32 Angka, Fanny Pastikan Tenaga Baru Pontianak Kantongi Tiket Semifinal

Tenaga Baru Pontianak lolos ke semifinal usai kalahkan Tanago Friesian Jakarta dengan skor 69-61, Selasa (20/3). (meilinda)

Jakarta- Tenaga Baru Pontianak berhasil mengantongi tiket semifinal Srikandi Cup Seri Ke-3, Jakarta. Pada pertandingan penyisihan kedua Pool B, di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat. Selasa (20/3), mereka sukses mengalahkan Tanago Friesian Jakarta, dengan skor 69-61. Tampil gemilang, kapten tim Tenaga Baru Pontianak Fanny Kalumata mampu mencetak double-double 32 angka dan 14 rebound. Sedangkan dari tim Tanago, Adelita Anwar menorehkan 13 angka dan 9 rebound. Fanny langsung membawa timnya unggul dikuarter pertama 20-11. Ia juga turut andil dalam menyumbang torehan 9 angka. Unggul 9 angka tidak menjadi jaminan bagi Tenaga Baru untuk kembali meraih kemenangan di kuarter selanjutnya. Buktinya, Tanago justru mampu bangkit di 10 menit berikutnya. Perlahan, di bawah asuhan Abrizalt Hasiholan, Tanago mulai mengejar bahkan menyamakan kedudukan 20-20. Meski Fanny kembali memikul tanggung jawab sebagai leader sekaligus pencetak skor handal bagi timnya dengan delapan poin tambahan (total 17 poin di babak pertama) yang ia kemas kembali pada kuarter ini, namun Tiara Aulia Denaya dkk justru yang akhirnya merebut kuarter kedua dengan keunggulan setengah bola 29-28. Tertinggal di babak pertama, pelatih Tenaga Baru Irma Amelya menginstruksikan pemainnya untuk menjaga ketat roh permainan Tanago Tiara Aulia Denaya. Tugas itu diemban dengan baik oleh Sarce Buamin yang tidak membuat nyaman Tiara sehingga aliran bolanya tidak sebaik pada babak pertama. Akhirnya, Tenaga Baru bisa menemukan ritme permaiannya kembali. Fanny dan Delaya Maria silih berganti mencetak poin. Memasuki menit ke Enam, Fanny melepaskan satu asist kepada Delaya diarea pertahanan Tanago dan itu menghasilkan poin sekaligus satu kali eksekusi free throw. Kedudukan berubah menjadi 41-32. Melihat itu, Tanago tidak tinggal diam, tiga angka yang dilepaskan Annisha Febriani didetik akhir kuarter ketiga akhirnya mampu memangkas jarak angka meski kuarter ini menjadi milik tim Tenaga Baru dengan skor 45-43. Sesungguhnya, duel seru terjadi di awal kuarter keempat. Kedua tim silih berganti melepaskan tembakan perimeter dari jarak jauh. Pemain Tenaga Baru, Sarce Buamin menunjukan penampilan impresif. Tak hanya menjalankan tugasnya sebagai defender dengan baik, eks pemain Tomang Sakti itu juga mampu melepaskan dua kali tembakan tiga angka dan membawa timnya unggul 62-55 memasuki sisa waktu empat menit. Hingga pertandingan usai, Tenaga Baru tetap konsisten meraih kemenangan dengan selisih delapan angka. Jali, sapaan akrab Abrizalt Hasiholan, mengaku bila game plan telah diberikan kepada anak didiknya, namun hal itu tidak berjalan dengan baik. “Turnovers kami juga banyak, tapi pemain bench saya pada Selasa (20/3) memberikan kontribusi yang bagus. Pertandingan terakhir besok melawan GMC (Generasi Muda Cirebon), kami harus rebut dan bicara peluang sekitar 70 persen, “ tukasnya. Terpisah, Irma Amelya, Pelatih Tenaga Baru, mengungkapkan tim-nya bermain agresif. Dirinya juga menginstruksikan Sarce untuk menjaga ketat Tiara. Sebab, menurutnya, Tiara merupakan inspirator serangan Tanago. “Fanny juga bermain dengan sangat baik di game ini. Melawan Merpati Bali besok (Rabu, 21/3), kami harus tampil ngotot, sebab small player mereka bagus dan shooter-nya tajam,” cetusnya. Sementara, Fanny menegaskan meski tim-nya lolos ke semifinal, namun ia tak ingin menganggap remah lawan dipertandingan berikut. “Meski sudah lolos semifinal, kami harus tetap fight melawan Merpati Bali untuk perebutan juara pool. Peluangnya tetap ada walau mereka sedikit diunggulkan,” cetusnya. (Adt) Hasil Pertandingan Selasa (20/3) : Pool A : 1. Merpati Bali vs Generasi Muda Cirebon (83-34) 2. Surabaya Fever vs Sahabat Semarang (81-47) Pool B : 1. Tenaga Baru Pontianak vs Tanago Friesian Jakarta (69-61) 2. Flying Wheel Makassar vs Merah Putih Samator (53-70) Jadwal Srikandi Cup SeriKe-3, Rabu (21/3) : Pool A : 1. Flying Wheel Makassar vs Surabaya Fever (12.00 WIB-14.00 WIB) 2. Sahabat Semarang vs Merah Putih Samator Jakarta (14.30 WIB-16.30 WIB) Pool B : 1. Tenaga Baru Pontianak vs Merpati Bali (16.30 WIB-18.30 WIB) 2. Tanago Fresian Jakarta vs Generasi Muda Cirebon (18.30 WIB-20.30 WIB)

TC Tanpa Kompetisi, Timnas Putri U-16 Lakukan Penyegaran Di Latihan Perdana

Timnas Putri U-16 mulai melakukan TC pada Selasa (20/3) hingga 19 April nanti, jelang mengikuti Turnaen Piala AFF U-16 di Jakarta. (Pras/NYSN)

Jakarta- Seleksi dan TC Timnas Putri U-16 akhirnya resmi kembali terselenggara pada Selasa (20/3), di Stadion Atang Sutresna, Komplek Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. Dengan jumlah 27 orang pemain baru, latihan dilakukan pada sesi pagi dan sore hari. Usai latihan sore, pelatih Timnas U-16, Rully Nere membeberkan tentang menu latihan perdana. “Karena anak-anak tidak ada kompetisi, jadi kami buka dengan latihan basic dulu. Pertama, soal passing dan support, di sesi pagi. Kedua, di sore hari, tetap soal passing support dan mulai masuk ke skema permainan” ujar Rully pada Selasa (20/3). Nantinya, secara bertahap Timnas Putri U-16 akan melahap menu latihan fisik dan skema permainan sepak bola ala Indonesia. “Kita akan main skema sepak bola Indonesia. PSSI punya formasi 4-3-3. Ya, tapi ini bukan persoalan permainan saja, tetapi bagaimana pondasi sepak bola wanita kedepannya”, tutupnya. Nantinya, secara bertahap, Rully dan tim pelatih akan mencari 20-25 orang, sebagai kandidat entry number anggota skuat utama dalam event AFF U-16 di Jakarta, pada 1-10 Mei nanti. Dua anggota TC Timnas Putri senior yang dipinjam dari Timnas Putri U-16, dan sudah dua pekan berlatih di National Youth Training Camp (NYTC), Sawangan, Depok, yakni Carla Bio Pattinasarany dan Safira Ika Putri Kartini, juga ikut bergabung. (Dre)

Tim Beregu Putra Tampil Sengit, Unair Justru Gagal Ciptakan Poin

Tunggal Putra tim Universitas Udayana masih terlalu kuat bagi tim Universitas Airlangga pada LIMA Badmintan WJC 2018 di GOR Unair Kampus C, Selasa (20/3). (LIMA)

Surabaya- Laga pembuka LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Surabaya Subconference 2018 digelar pada Selasa (20/3), di GOR Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Laga pertama ini diisi oleh laga tim putra antara Universitas Airlangga (Unair) melawan Universitas Udayana Bali di lapangan 1, serta tim putri Unair melawan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) di lapangan 2. Di lapangan 1, tersaji laga sengit antara Udayana dan tim putra tuan rumah. Romario, tunggal Udayana sempat tertinggal 0-2 di awal gim pertama partai pertama melawan Bagus Bayu Aji, wakil Unair. Namun, Romario mengejar, hingga akhirnya menyamakan poin menjadi 3-3. Romario terus memperjauh jarak keunggulannya atas Bagus. Romario unggul tipis di angka 11-9. Usai interval satu menit, Romario kembali bermain tangguh. Bagus hanya berhasil menambah enam angka hingga akhir gim pertama. Akhirnya, Romario mengakhiri gim pertama dengan kemenangan 21-15. Gim kedua berlangsung sengit seperti di gim pertama. Romario tetap unggul 11-9 hingga turun minum. Di akhir laga, Romario masih tangguh. Udayana mendapatkan poin pertamanya dari permainan Romario di gim kedua, yang berakhir 21-13. Permainan apik Udayana berlanjut di partai kedua. Partai yang mempertandingkan nomor ganda ini menunjukkan dominasi kuat Udayana. I Wayan Govinda/Putu Jery memenangi partai kedua melawan Alfian Putra/Boby Julio dengan kemenangan telak di gim pertama, 21-6 dan 21-13 di gim kedua. Unair memanas. Sebagai tuan rumah, Unair tak mau kalah begitu saja. Akhirnya, poin pertama Unair berhasil direngkuh di partai ketiga yang menyajikan nomor tripel. Unair menurunkan Bagus Bayu/Dyon Franstian/Muhammad Andrean di partai ketiga ini. Lawannya, Udayana, gagal menciptakan poin lewat tripel Dennis Prasetya/I Made Bagus/Muhammad Mohdar. Unair memenangi partai ketiga dengan skor tipis 21-10 dan 21-18. Partai keempat makin sengit. Kedua tim seakan tak mau mengalah. Namun, akhirnya, Udayana mampu buktikan kekuatannya lewat nomor tunggal keduanya, yang diwakili Kadek Bayu. Kadek Bayu menang usai perlawanan sengitnya di babak rubber game. Gim pertama berhasil dikuasai Kadek Bayu. Namun, di partai kedua, Kadek Bayu kalah telak dari Alfian Putra, tunggal Unair. Gim kedua berakhir dengan skor 21-7 untuk Udayana. Di gim terakhir, Kadek Bayu unggul tipis 11-10 atas Alfian Putra. Unair belum mampu menambah poin di partai keempat. Sementara itu, Udayana berhasil mencuri poin kembali. Skor sementara pun mejadi 3-1 untuk kemenangan Udayana hingga akhir partai keempat. Laga berlanjut di partai kelima, partai ganda kedua. Di gim pertama, ganda kedua Unair kembali takluk dari permainan apik Udayana. Unair, yang mengirimkan Anjas Tirta/Muhammad Andreas, kalah dengan selisih jauh, yakni 21-9. Namun, di gim kedua, Anjas Tirta/Muhammad Andreas mencoba mengejar. Namun, permainan kompak Dennis Prasetya/Romario Jeremia membawa Udayana menang di gim kedua dengan skor tipis 21-18. Skor 4-1 untuk kemenangan Udayana menutup laga pertama LIMA Badminton: McDonald’s EJC Surabaya Subconference yang digelar di lapangan 1 GOR Unair ini. Meski tuan rumah, Unair harus mengakui ketangguhan tim lawan. “Kami sudah bermain maksimal. Tekanan kami memang berat, karena harus melawan tim tuan rumah.Namun, anak-anak bisa mengeluarkan seluruh kemampuan mereka dan bermain dengan hasil terbaik hari ini,” ungkap Surya Maha Dewa, pelatih Udayana. (Adt)

Carla dan Ika Belum Genap 16 Tahun, Rully Nere : Contohlah Egy Yang Tak Matang Karbitan

Safira Ika Putri Kartini (kanan) pemain 15 tahun asal Bangka Belitung yang tengah seleksi bersama Timnas Putri Senior. (net)

Jakarta- Pemusatan Latihan (TC) Timnas Putri U-16 resmi berjalan mulai Selasa (20/3), di Stadion Atang Sutresna, Kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta. TC sekaligus seleksi itu akan berlangsung hingga 19 April mendatang. Sejak Senin (19/3), sudah 27 orang pemain berkumpul di Cijantung. “Hingga Senin malam, sudah 27 pemain yang masuk camp. Kami juga sedang menyiapkan beberapa nama susulan, guna mengantisipasi resiko cedera pemain,” ujar Pelatih Timas U-16, Rully Nere pada Senin (19/3). Dari daftar nama yang ada, mayoritas adalah pemain yang membela Timnas Putri saat event Piala AFF Wanita U-15 2017 lalu. Hanya 12 pemain anyar yang masuk dalam daftar TC kali ini. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Carla Bio Pattinasarany. Carla adalah pemain Jakarta kelahiran 9 Agustus 2002. Carla saat ini menjalani seleksi Timnas Putri senior di National Youth Training Centre (NYTC) di Sawangan. Justru, namanya pun masuk dalam daftar panggil Timnas U-16 Putri. “Saya tahu ada TC Timnas U-16. Dan nama saya juga ada. Tapi, saya tetap ikut latihan di Sawangan dulu, cuma jujur bingung gimana nanti jalannya” kata Nanes, panggilan akrabnya, pada Sabtu (17/3). Selain Carla, sejatinya ada nama ‘abege’ lain yang juga TC di Timnas Putri senior, yakni Safira Ika Putri Kartini. Dara yang biasa disapa Ika ini, adalah Kapten Timnas U-15 tahun lalu. Saat ini, Ika bahkan belum genap berusia 15 tahun, lantaran gelandang serang asal Bangka Belitung ini adalah pemain kelahiran 21 April 2003. Kondisi ini membuat Rully nere memberi catatan khusus. Selain secara skill dan teknik yang perlu diasah, mental pemain berusia remaja masih sangat labil. “Contohlah Egy Maulana Vikri. Harus menunggu berusia 18 tahun sebelum resmi menandatangani kontrak profesional. Pelatih Timnas Senior, Luis Milla, juga tak memberi porsi lebih pada Egy saat membel Timnas U-23,” beber Rully. Ia berharap Carla dan Ika, berada di jalur pembinaan yang sesungguhnya, karena selain potensial sebagai pemain, waktu mereka masih panjang untuk meretas prestasi di level senior. “Ini bukan polemik atau konflik. Ini pembinaan, investasi jangka panjang. Mereka masih sangat muda, dan sebaiknya tumbuh secara natural, dan hindari matang secara karbitan,” tegasnya. Hal ini juga ditanggapi oleh pelatih Timnas Putri Senior, Satia Bagdja. “Saya ingin Carla tetap ikut latihan di Timnas Senior. Tapi, Carla harus memilih antara tim senior atau Timnas U-16,” tegasnya akhir pekan lalu. (Dre/Ham)

Mulai Besok Enam Tim Putra dan Tiga Tim Putri Ramaikan LIMA Badminton EJC Surabaya

Technical Meeting (TM) LIMA Badminton EJC Surabaya digelar di Aula Kahuripan Unair Lantai 3, pada Senin (19/3). (LIMA)

Surabaya- Usai bergulir di Greater Jakarta Conference (GJC) dan West Java Conference (WJC), LIMA Badminton kini menyambangi region Jawa Timur atau East Java Conference (EJC). Memasuki musim keenamnya, LIMA Badminton kembali hadir di dua subconference, yaitu kota Surabaya dan kota Malang. Pekan ini, LIMA akan menggelar LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Surabaya Subconfernce 2018. Universitas Airlangga (Unair) menjadi tuan rumah ajang LIMA Badmonton: McDonald’s EJC Surabaya Subconference tahun ini. Pergelaran ini akan diselenggarakan pada 20-26 Maret di GOR Unair Kampus C. Sebelum kompetisi, panitia pengarah LIMA, Azwar Muhlis, panitia pelaksana pertandingan, yang dihadiri oleh perwakilan PBSI, Syaiful Arif dan Nanang Rofik, serta tujuh kampus peserta. Mereka berkumpul untuk memenuhi agenda technical meeting (TM). TM digelar di Aula Kahuripan Unair Lantai 3, pada Senin (19/3). Tujuh perguruan tinggi tercatat mengikuti kompetisi LIMA Badminton: McDonald’s EJC Surabaya Conferece 2018. Kompetisi ini diikuti oleh enam tim putra dan tiga tim putri. Enam tim putra yakni yaitu Universitas Airlangga (Unair), Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Ciputra (Ciputra), Universitas Hang Tuah, Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), dan Universitas Udayana (Udayana). Untuk regu putri yakni Ubaya, Unair, dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa), turut menjadi partisipan LIMA Badminton: McDonald’s EJC Surabaya Subconference 2018 Azwar Muhlis, selaku manajer kompetisi dan pertandingan LIMA, memaparkan beberapa peraturan kompetisi yang harus dipatuhi seluruh peserta termasuk jajaran ofisial dan juga pelatih. Azwar juga menjelaskan mengenai pemberlakuan system nilai koefisien dari tiap perguruan tinggi dan juga koefisien conference untuk region Jawa Timur saat TM ini. “Koefisien conference dari EJC Surabaya Subconference untuk tim putra berada di peringkat ketiga, sedangkan tim putri ada di peringkat keempat. Kuota ke fase nationals EJC Surabaya Subconference yaitu dua tim untuk putra, dan satu tim untuk putri, serta dua wakil dari masing-masing nomor perseorangan, yakni tunggal putra, tunggal putri dan ganda campuran,” jelas Azwar. Keenam tim beregu putra, tergabung dalam satu pul, yaitu pul A. Mereka akan bertanding dengan sistem setengah kompetisi. Untuk tim putri, yang terdiri dari tiga tim, berada di pul X. Sistem kompetisi untuk tim putri, berbeda dengan tim putra. Ketiga tim putri akan bertanding dengan sistem kompetisi penuh. Pada Selasa (20/3), menjadi hari pertama pergelaran LIMA Badminton: McDonald’s EJC Surabaya Subconference 2018. Selain menggelar laga pedana, upacara pembukaan juga digelar besok. (Adt) Pembagian pul LIMA Badminton: McDonald’s EJC Surabaya Subconference 2018. Putra Pul A: Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Hang Tuah, Universitas Udayana (Udayana), Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Universitas Ciputra (Ciputra) Putri Pul X: Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (Uinsa)  

Hari Pertama Srikandi Cup Seri Ke-3, Animo Penonton Jakarta Tinggi

Laga hari pertama Srikandi Cup Seri Jakarta antara Merpati Bali (kuning) melawan Tanago Friesian Jakarta (putih). (Pras/NYSN)

Jakarta- Srikandi Cup Seri ke-3 telah memulai laga pada Senin (19/3), di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat. Animo penonton untuk menyaksikan kompetisi bola basket putri profesional itu terbilang tinggi. “Kami bersyukur di hari pertama Srikandi Cup Seri ke-3 Jakarta penonton banyak,” ujar Deddy Setiawan, Koordinator Srikandi Cup, saat ditemui di GOR Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, Senin (19/3). Dibandingkan seri ke-2 di Surabaya, Jawa Timur, menurut Deddy, masih lebih banyak penonton di Jakarta. “Kalau yang di Surabaya, karena mainnya siang, jadi penontonnya tidak banyak,” sambungnya. Dengan masih ada beberapa pertandingan selama sepekan ini, ia berharap jumlah penonton yang hadir untuk menyaksikan pertandingan akan lebih banyak lagi. “Semoga di pertandingan selanjutnya animo penonton makin banyak lagi untuk menyaksikan sekaligus mendukung tim pilihan mereka,” tutup Deddy. (Adt)

Superior di All England 2018, Marcus/Kevin Imbangi Rekor Pertemuan

Ganda Andalan Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sukses mempertahankan gelar All England 2018. (net)

Jakarta- Ganda putra utama Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (rangking 1) masih terlalu superior bagi lawan-lawannya di turnamen bulutangkis paling bergengsi dan tertua di dunia, All England 2018 BWF World Tour Super 1000. Melakoni partai pamungkas selama 42 menit, di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (18/3), Marcus/Kevin memaksa wakil Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen (rangking 2) bertekuk lutut. Pasangan kombinasi klub PB Tangkas dan PB Djarum itu menuntaskan pertarungan dua gim langsung, dengan skor 21-18, 21-17. Berkat kemenangan tersebut, The Minions berhasil mempertahankan titel juara yang diraih pada tahun lalu. Hasil itu sekaligus membuat rekor pertemuan kedua pasangan menjadi imbang, 4-4. Fantastik, kemenangan yang diraih pasangan Pelatnas Cipayung terhadap wakil Eropa itu selalu berakhir dalam dua gim, yakni di China Open 2016 (21-18, 22-20), Jepang Open 2017 (21-15, 21-14), dan China Open 2017 (21-15, 21-11). Sementara, empat kemenangan yang didapat Mathias/Carsten atas Marcus/Kevin harus dilalui dalam drama pertarungan tiga gim. Masing-masing di Malaysia Open 2015 (20-21, 21-13, 21-15), Singapura Open 2017 (11-21, 21-11, 21-15), Sudirman Cup 2017 (16-21, 24-22, 23-21), dan Korea Open 2017 (21-19, 19-21, 21-15). (Adt) Hasil Pertandingan All England 2018 1. Tunggal Putra : Shi Yuqi (China) vs Lin Dan (China) 21-19, 16-21, 21-9 2. Tunggal Putri : Tai Tzu Ying (Taiwan) vs Akane Yamaguchi (Jepang) 22-20, 21-13 3. Ganda Putra : Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Indonesia) vs Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark) 21-18, 21-17 4. Ganda Putri : Kamilla Raytter Juhl/Christinna Pedersen (Denmark) vs Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang) 21-19, 21-18 5. Ganda Campuran : Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang) vs Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China) 15-21, 22-20, 21-16

Indonesia Junior Mayapada League Luber Peminat Dari Bandung Hingga Bangka Belitung

Pemain dari The Rising Star (Merah) sedang berduel dengan pemain dari Tim CISS (hijau) dalam event IJML 2018. (Ham/NYSN)

Tangerang- Indonesia Junior League (IJL) kembali menggelar kompetisi sepak bola usia muda yang diikuti peserta dari Sekolah Sepak Bola (SSB) seluruh wilayah Jabotabek. “Awal pertama kali event ini digelar pada 2014 dan lokasinya di Waduk Pluit, Jakarta Barat. Saat itu IJL hanya menggelar kelompok umur U-11 saja. Lalu 2016-2017, event ini pindah ke Angkasa Pura II, dekat Bandara Soetta” ucap Rezza Mahaputra Lubis, CEO IJL pada Minggu (18/3). Pada awal 2018, IJL resmi mengakhiri kerjasamanya dengan Angkasa Pura II. Reza menuturkan, IJL kemudian mencapai kesapakatan dengan Mayapada Healthcare Group. Dan sejak bekerja sama dengan Mayapada Healthcare Group, lokasi kompetisi IJL pun akhirnya berpindah ke lapangan Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan. Ketika berlokasi di Angkasa Pura, IJL memakai title Indonesia Junior Angkasa Pura II League. Kini, sejak bekerja sama dengan Mayapada Grup event ini berganti menjadi Indonesia Junior Mayapada League (IJML). “Berkolaborasi dengan Mayapada Healthcare Group, IJML mendapat beberapa fasilitas seperti pengobatan saat ada yang cedera, dan bantuan tenaga medis,” imbuhnya. Tidak itu saja, Reza menyebut bila Mayapada Healthcare Group juga memberikan diskon yang cukup signifikan untuk para peserta IJML, jika memakai jasa rumah sakit Mayapada. Tujuan didirikannya IJML diantaranya untuk mencari dan menghasilkan bibit muda dari usia dini dan mencari pemain terbaik untuk diikutsertakan ke turnamen Internasional. “Beberapa prestasi di level junior pernah kami rasakan. Kami pernah juara dua di event srupa Selangor, Malaysia. Peserta event kami, juga ada yang dipanggil Timnas Junior” tutur pria berbadan subur itu. Kompetisi IJML meggunakan format kompetisi dan masing-masing peserta dari SSB dikategorikan berdasarkan Kelompok usia U-9, U-11 dan U-13. Kompetisi IJML, kata Reza, untuk kelompok U-9 dan U-11 sudah berjalan sejak januari, dan U-13 akan dilaksanakan pasca berakhirnya kelompok U-9 dan U-11. Jumlah peserta untuk kelompok U-9 terdiri dari 22 tim, dan kontestan kelompok U-11 mencapai 28 klub SSB. Sementara di level kelompok U-13, akan diikuti 28 partisipan. Keseluruhan peserta berasal dari wilayah Jabotabek. Namun, ada juga tim dari Bandung yang ingin bergabung, namun karena faktor jarak, justru tak maksimal nantinya. “Sempat ada wacana grup wilayah Jawa Barat, dan Bangka Belitung. Namun, daripada terpecah belah di kota lain, kami fokuskan dulu event di Jabotabek, meski animo dari Jawa Barat tinggi sekali,” jelasnya. (Ham)

Rutin Gelar Nusantara Cup, Ultimate Frisbee Bidik Animo Kalangan Muda

Olahraga Ultimate Frisbee kini mulai mempopulerkan aktifitasnya di kalangan usia muda. (Pras/NYSN)

Jakarta- Ultimate Frisbee, salah satu olahraga tua di dunia, dan populer pada dekade 1960-70. Di Indonesia, olahraga lempar-tangkap piringan terbang itu mulai berkembang sejak 1990-an. Dan, rutin menggelar turnamen atau kejuaraan sejak 2000-an. Tahun ini, kejuaraan Ultimate Frisbee skala internasional ‘Nusantara Cup’ bakal digelar di Seminyak, Bali, pada 30-31 Maret. Ia menyebut Nusantara Cup diikuti 10 tim dari luar negeri termasuk China, Singapura dan Australia. “Pada 30-31 Maret, kami akan gelar Kejuaraan Ultimate Frisbee di Bali. Ini kami lakukan untuk mempopulerkan olahraga ini, terutama kalangan muda,” ujar Florence Armein, Pengurus Perhimpunan Olahraga Lempar-Tangkap Piringan (Ultimate Frisbee) Indonesia Discindo, pada Sabtu (17/3). “Tapi, kejuaraan ini tak diakui oleh WFDF (World Flying Disc Federation), organisasi yang menaungi olahraga ultimate dunia, karena Indonesia belum memiliki organisasi ultimate yang diakui secara resmi baik oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) maupun Komite Olimpiade Indonesia (KOI),” cetusnya. Gelaran itu dilakukan sebagai upaya untuk terus mengenalkan olahraga lempar-tangkap piringan terbang ini pada kalangan muda. Florence menambahkan, tantangan yang dihadapi pengurus dalam menggelar turnamen Nusantara Cup itu tanpa sponsor. Sehingga, lanjutnya, untuk dana para pengurus mengeluarkan secara pribadi. “Kami tak mendapatkan sponsor, sehingga semua biaya turnamen kami tanggung sendiri, termasuk penginapan dan segala hal perlengkapan lainnya,” ungkapnya. Disisi lain, Christopher Bristow, Pelatih Ultimate Frisbee, mengatakan dirinya merasa kesulitan dalam mengembangkan olahraga Ultimate Frisbee di Indonesia. “Saya sudah melatih frisbee di Indonesia selama lima tahun, terutama di sekolah-sekolah. Terkadang saya merasa kesulitan untuk mengajak orang untuk bergabung di beberapa universitas,” bebernya. Bahkan, jelas Chris, mereka berjanji untuk datang berlatih memainkan permainan ini, namun kenyataannya mereka tidak datang. “Terlalu sulit meyakinkan orang-orang untuk mencoba sesuatu yang baru,” tukasnya. Namun, seiring waktu, ia mengungkapkan, Ultimate Frisbee mulai menunjukkan perkembangan yang baik. “Mereka berminat terhadap olahraga ini, mulai dari anak usia muda hingga orang dewasa,” sambung Chris. (Adt)

Srikandi Cup Seri Ke-3 Mulai, Ajang Pembuktian MP Samator Perbaiki Peringkat

Tim kontestan Srikandi Cup Seri ke-3 saat sesi foto di Gedung UGM Samator, Jakarta Selatan. (Adt/NYSN)

Jakarta- Kompetisi Basket Putri Srikandi Cup Seri ke-3 segera bergulir di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR), Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, 19-24 Maret 2018. Tim-tim kontestan dipastikan telah mempersiapkan diri dengan baik. Salah satunya Merah Putih (MP) Samator. Di seri ke-3 ini bakal menjadi pembuktian tim Ibukota untuk memperbaiki peringkat. Untuk itu, tiga nama baru telah disipakan MP Samator, yakni Vitta Natalia Tandiono, Raska Mario, dan Yenny Zheng. Vitta adalah pebasket asal Jawa Timu dan aktif bermain di Universitas Pelita Harapan (UPH). Sedangkan Raska adalah salah satu punggawa Timnas U-18 yang berlaga di ASEAN School Games di Singapura, pada Agustus 2017. Selain itu, ia juga bermain untuk Provinsi Banten pada beberapa ajang pelajar dan kejuaraan nasional (Kejurnas) basket pada 2017. Sementara, Yenny adalah salah satu nama berpengalaman yang pernah memperkuat Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta dalam beberapa tahun kebelakang. Musim lalu, ia memperkuat Merpati Bali. Hadirnya tiga amunisi baru di skuat MP Samator akan memberi Nina Yunita, Kepala Pelatih MP Samator, lebih banyak pilihan, sehingga akan mempermudah menerapkan straregi dalam pertandingan nanti. “Dari awal target kami di Srikandi Cup seri ke-3 ini tetap, yaitu memperbaiki peringkat. Dengan melakukan evaluasi terhadap seri-seri sebelumnya, semoga tim bisa memberikan yang terbaik di pertandingan nanti,” ujar Nina. (Adt)  

Vannesae Evato Pecahkan Rekor Nasional Renang Yang Bertahan Seusia Dirinya

Perenang Nasional Anandia Treciel Vanessae Evato asal Riau memecahkan rekor renang nasional yang sudah berusia 21 tahun. (bolasport.com)

Jakarta- Salah satu perenang yang dipersiapkan ke Asian Games 2018, Vannesae Evato, berhasil memecahkan rekor nasional nomor 200 meter gaya dada putri di ajang Singapore National Age Group di Singapura, Kamis. Catatan waktu yang dia torehkan mematahkan rekor sebelumnya yang telah bertahan selama 21 tahun. Rekor 200 meter gaya dada putri dipegang oleh Rita Mariani dengan waktu dua menit 33,34 detik yang dicetak pada SEA Games 1997. Adapun catatan waktu dara bernama lengkap Anandia Treciel Vanessae Evato adalah dua menit 32,51 detik. “Saya senang dan terharu karena ini beda dengan rekor-rekor yang lain. Rekor yang paling lama belum terpecahkan, 21 tahun. Saya memang ingin sekali pecahkan dan baru sekarang kesampaian,” kata Vannesae yang lahir di Pekanbaru (Riau) 3 September 1997. Apa yang diraih oleh Vannesae juga diapresiasi oleh sang pelatih David Armandoni. Pelatih asal Prancis itu mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. Namun, masih ada target jangka panjang yang harus dicapai oleh Vannesae Evato. “Kemajuan dia sangat bagus. Begitu juga dengan Azzahra dan Felicia. Bagus untuk Vannesae yang bisa pecahkan rekornas yang sudah bertahan 21 tahun. Saya masih punya target Vannesae bisa mencatat waktu dua menit 32 detik dan di Asian Games bisa dua menit 30 detik,” katanya. Selain Vannesae, perenang Indonesia yang sukses mencetak rekornas adalah AA Istri Kania Ratih pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri dengan catatan waktu 27,90 detik. Adapun rekor sebelumnya dipegang oleh Angel Gabriel Yus dengan waktu 27,96 detik. “Kami sangat mengapresiasi hasil mereka. Padahal mereka sedang dalam tahap latihan awal yang cukup berat mulai Februari,” kata Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin Rahardjo yang mengawal terus perenang Indonesia di Singapura. Khusus untuk rekornas Kania, Harlin menjelaskan juga cukup istimewa karena perenang muda itu selama ini menjadi tulang punggung untuk gaya bebas dan punggung. Kondisi ini dinilai menunjukkan jika perenang yang ada saat ini memiliki kemampuan yang merata. Sebelumnya pada hari pertama kejuaraan renang itu, Rabu (14 Maret) Adinda Larasati Dewi (18 tahun) memecahkan rekornas di nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri dengan catatan dua menit 12,92 detik lebih cepat dari rekornas lama atas nama Monalisa Arieswaty Lorenza dengan catatan dua menit 13,08 detik. (Adt)