Susul Jejak Tim Putri, Akhirnya Skuad Putra UNY Lolos Semifinal

Skuad putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akhirnya lolos semifinal, usai mencukur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) 5-0. (LIMA)

Yogyakarta- Tim putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memastikan satu tiket ke semifinal, usai mencukur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dengan skor sempurna, 5-0. Di babak penyisihan terakhir Pul A LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018, Jumat (13/4), UNY memuncaki klasemen tanpa ternoda satu kekalahan pun. Satu poin pertama UNY didapat lewat permainan tunggal pertamanya, Andri Wijaya, saat berhadapan dengan Patrick Arsy Pratama, dari UAJY. Andri mampu menahan perlawanan Patrick di partai pertama, dengan kemenangan di dua gim langsung, 21-15 dan 21-15. Partai kedua berlangsung lebih mudah untuk UNY. Vickry Ibnu/Yohanes Angga, ganda pertama yang diturunkan UNY, berhasil memecah pertahanan ganda pertama UAJY, Andika Dwi Pradana/Surya Handri Atanto, dengan skor 21-8 dan 21-8. Poin kedua pun didapat UNY dari partai kedua ini. Alang Panji/Raden Wisnu/Galang Decky, tripel UNY, harus bertahan dalam tiga gim di partai ketiga ini. Perlawanan yang dilakukan UAJY sempat menyulitkan tripel UNY. Namun, akhirnya, usai laga sengit melawan Hosang Maxstien/Robertus Aditya/Patrick Arsy, trio UNY berhasil bertahan dan menambah satu poin lagi dengan skor akhir 21-13, 17-21 dan 11-9. Perolehan poin UNY bertambah lagi di partai keempat. Tunggal kedua UNY, Vickry Ibnu Ananda, berhasil menahan perlawanan Marcellino Giovano. Berakhir dengan skor 21-14 dan 21-16, UNY mengubah kedudukan menjadi 4-0. UNY menyempurnakan poinnya lewat Galang Decky/Raden Wisnu di partai kelima. Galang Decky/Raden Wisnu langsung mengalahkan Hosang Maxstien/Robertus Aditya dalam dua gim sekaligus dengan skor 21-17 dan 21-18. Hasil ini membawa UNY kembali sapu bersih pertandingan dengan poin 5-0. Seperti tim putrinya, tim putra UNY juga menorehkan catatan tak terkalahkan. Dengan bekal tiga kemenangan tak terkalahkan, UNY menempati puncak klasemen akhir Pul A. Hasil ini juga membawa UNY melaju ke babak semifinal yang akan digelar pada Sabtu (14/4) di Grha Institut Pertanian (Instiper) Yogyakarta. (Adt)

Tersisa Satu Laga, Putri UNY Jejakkan Satu Kaki ke Fase Nationals

Tundukkan Putri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan skor meyakinkan 3-0 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bepeluang lolos Fase Nationals. (LIMA)

Yogyakarta- Pertandingan hari ketiga LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018, Jumat (13/4) menyajikan srikandi jawara musim lalu. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), bentrok kontra Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Lapangan 2 Grha Institut Pertanian Stiper (Instiper) jadi saksi ketangguhan UNY, yang mengalahkan UAD dengan skor 3-0. Partai pertama dimenangi langsung dalam straight game oleh Frida Astaputri/Wulan Mulia/Monica Intan 21-7 dan 21-10 atas Ria Bakti/Vetty Nirmalasari/Utari Esi Faatihah. Tripel ini dengan mudah memecah perolehan poin UNY menjadi 1-0. Kedudukan berubah menjadi 2-0 lewat permainan tunggal UNY, Sarah Fatmawati, melawan Eksa Malvin, dari UAD. Sarah menekuk Eksa di partai kedua dengan skor 21-10 dan 21-5. UAD masih belum mampu keluar dari tekanan UNY. Ganda UAD, Utari Esi Faatihah/Vetty Nirmalasari, kembali harus kalah dari pasangan ganda putri pemuncak klasemen, Frida Astaputri/Sania Agusta. UNY memenangi partai terkhir dengan skor 21-6 dan 21-11. UNY kembali menyapu bersih laganya. Hingga hari ketiga ini, UNY belum pernah kecolongan satu poin pun. UNY masih perkasa di puncak klasemen dengan catatan tanpa kekalahan. Tersisa satu laga lagi untuk UNY menyempurnakan poinnya. Selanjutnya, Minggu (15/4), UNY akan berhadapan dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). “Alhamdulillah kami bisa menang lagi di hari ketiga. Semoga di hari terakhir kami bisa menang lagi. Kami melihat peluang kami masih aman, karena pemain unggulan UGM tak turun di kategori beregu ini,” Ivan Agus Kurniawan, manajer tim UNY, Jumat (13/4). Sementara itu, di lapangan 2 Grha Instiper, tergelar laga antara putri UGM melawan tim debutan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Tiga musim mengikuti LIMA Badminton, UGM menunjukkan permainannya yang lebih dominan. Skor 2-1 didapan UGM dari pertandingan hari ini. Poin pertama UGM didapat dari nomor tripel, Ni Made Dwi/Yulistiy Alini/Wafa Rizki. Trio UGM ini menekuk Dina Adhi/Vina Anggraini/Maheva Azhar dengan usai babak rubber game dengan skor akhir 21-9, 17-21 da 11-3. Di partai kedua, UGM mendapat poin tanpa perlawanan. UMY melakukan walk over (WO) di nomor tunggal. Kedudukan menjadi 2-0 untuk UGM. Di partai ketiga, UMY berhasil menciptakan satu poin. Maheva Azhar/Vina Anggrainy berhasil memecah kebuntuan UMY saat menghadapi Ni Made/Wafa Rizki dengan skor 21-18 dan 21-18. Ini menjadi kemenangan pertama bagi UGM. Di pertandingan pertamanya, UGM kalah dari Universitas Islam Indonesia (UII) dengan skor 1-2. Sementara itu, UMY masih belum bisa memecah kebuntuannya. Dari tiga laga yang telah dijalaninya, belum satu pun poin tercipta untuk UMY. Besok, Sabtu (14/4), UMY akan bertanding di laga terakhirnya melawan UII. Akankah tim debutan ini memperoleh poinnya besok? (Adt)

Universitas Brawijaya Malang Kampiun LIMA Badminton Musim keenam

Universitas Brawijaya menjadi tim yang paling banyak meloloskan wakilnya ke fase Nasional LIMA Badminton di Surakarta pada Mei nanti. (LIMA)

Malang- LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Malang Subconference 2018 telah rampung. Beberapa kejutan meramaikan kompetisi badminton antarmahasiswa musim ini. Selain muncul tim debutan dan wakil baru dari kategori perorangan, pemenang anyar juga lahir. Tim-tim dan wakil kategori perorangan terbaik dari kompetisi yang dihelat di Sports Center Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, 1-5 April 2018, telah terpilih. Malang menjadi kota keempat digelarnya LIMA Badminton musim keenam. Tim-tim dan wakil perseorangan terbaik yang lolos dari fase ini, akan tampil di ajang LIMA Badminton Nationals 2018, di GOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, 1-8 Mei 2018. Usai Malang, LIMA akan menyambangi Yogyakarta. LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (Yogyakarta Subconference) akan digelar pada 11-17 April 2018, di Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta. (Adt) Rekapitulasi Kategori beregu Beregu Putra Juara : Universitas Brawijaya Peringkat 2 : Univ. Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Peringkat 3 : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Beregu Putri Juara : Universitas Negeri Malang Peringkat 2 : Universitas Brawijaya Peringkat 3 : Univ. Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Lolos Ke LIMA Badminton Nationals Beregu Putra 1. Universitas Brawijaya 2. Univ. Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Beregu Putri 1. Universitas Negeri Malang Rekapitulasi Kategori perorangan Tunggal Putra Juara : Achmad Rizal Lullah – Univ. Brawijaya Peringkat 2 : M. Hafid Hendarto – Univ. Negeri Malang Peringkat 3 : Ilham Yudha – Univ. Brawiyaja Ganda Campuran Juara : M. Zulfa Risyad/Shinta Dewayani Nugroho – Univ. Brawijaya Peringkat 2 : Muhammad Farod Zamzami/Fitria Ayu Nawangwulan – Univ. Negeri Malang Peringkat 3 : Barok Fauzan/Riska Ayu Indah Sari – STIE Yadika Bangil Lolos Ke LIMA Badminton Nationals Tunggal Putra 1. Achmad Rizal Lullah – Univ. Brawijaya 2. M. Hafid Hendarto – Univ. Negeri Malang Ganda Campuran 1. M. Zulfa Risyad/Shinta Dewayani Nugroho – Univ. Brawijaya 2. Muhammad Farod Zamzami/Fitria Ayu Nawangwulan – Univ. Negeri Malang

Ulangi Prestasi 2017, Achmad Rizal Sukses Pertahankan Gelar Tunggal Putra

Achmad Rizal Lullah, tunggal putra unggulan asal Universitas Brawijaya (UB) lolos Fase Nasional di Surakarta pada Mei nanti. (LIMA)

Malang- Achmad Rizal Lullah, unggulan asal Universitas Brawijaya (UB) mempertahankan gelar juara kategori perseorangan LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Malang Subconference 2018. Pada gelaran LIMA 2017 lalu, pria yang disapa Rizal ini, adalah juara di fase kualifikasi, dan menyabet titel pemenang tunggal putra kategori perseorangan. Pada Kamis (5/4), Rizal kembali superior, usai menekuk tunggal Universitas Negeri Malang (UM), Muhammad Hafid Hendarto, dua game langsung, dengan skor 21-17 dan 21-13. Ketangguhan Rizal memang patut diakui. Begitu pula dengan tunggal UM, Hafid. Namun, di gim pertama, Hafid harus mengakui kekuatan Rizal. Terpaut empat poin, Rizal unggul lebih dulu 21-17 atas Hafid. Alih-alih membalas, Hafid justru membuat selisih poin lebih jauh. Rizal, dengan modal gelar juara musim lalu, menekuk Hafid di gim kedua ini. Skor 21-13 mengakhiri gim kedua di laga final tunggal putra. Rizal berhak beradu kemampuan di fase nasional. Meski harus kalah di final, Hafid turut mengikuti langkah Rizal ke fase LIMA Badminton Nationals. Karena, berdasarkan koefisien conference, Malang memang memiliki jatah dua pemain tunggal putra, untuk bermain di fase nasional. “Alhamdulillah, saya bisa pertahankan gelar kembali. Ini hasil perjuangan dan latihan saya selama ini. Saya akan melakukan latihan lagi untuk persiapan di nasional nanti,” ujar Rizal. (Adt)

Tak Pernah Kalah, Putri UM Wakili Malang Lolos LIMA Badminton Nationals 2018

Tim putri Universitas Negeri Malang (UM) menjadi wakil Malang di fase nasional yang akan digelar di Surakarta, 1-8 Mei 2018. (LIMA)

Malang- Tim putri Universitas Negeri Malang (UM) menjadi yang tak terkalahkan hingga laga terakhirnya, Selasa (3/4), dalam pergelaran LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Malang Subconference 2018. Usai menundukkan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) dengan skor 3-0, UM pastikan langkahnya ke LIMA Badminton Nationals. Lapangan 2 Sports Center Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menjadi saksi tangguhnya UM. Partai pertama telah menunjukkan dominasi UM atas Unitri. Tripel UM, Fitria Ayu/Ingeldy Vyola/Miftahul Rahma menekuk Devi Anggraini/Efrosina Winda/Kalista Elsi dengan skor telak, 21-0, di gim pertama. Di gim kedua, UM hanya memberi dua poin untuk Unitri. UM mengakhiri partai pertama ini dengan skor 21-2 di gim kedua. Unitri mencoba membuka peluang lewat Yemima Shintia. Meski selisih skor yang diciptakan Unitri semakin sempit dari UM, tim debutan ini masih belum mampu mengimbangi lawannya. Partai kedua masih didominasi UM, dengan skor akhir 21-13 dan 21-9. Di partai ketiga, UM kembali menekuk Unitri dengan skor telak. Sekar Widya/Yefi Anggraini, ganda UM mengeksekusi partai terakhir kontra Efrosina/Kalista dengan kemenangan, 21-3 dan 21-2. Tiga laga berhasil disapu bersih UM. Sehingga, UM menempati posisi puncak klasemen. Berdasarkan nilai koefisien, Malang memiliki slot satu kuota tim putri untuk dikirim ke LIMA Badminton Nationals. UM, sang pemuncak klasemen, menjadi wakil Malang di fase nasional yang akan digelar di Surakarta, 1-8 Mei 2018. “Alhamdulillah kami kembali menang sapu bersih di tiga pertandingan kami. Kami juga bersyukur bisa lolos ke fase nasional. Kami memasang target juara di nasional,” ungkap Emdi Ramadhan, pelatih UM. (Adt)

LIMA Badminton EJC Surabaya Subconference 2018 Usai, Dua Tim Debutan Gemilang

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) menjadi tim debutan yang brepestasi di nomor beregu Putri LIMA Badminton: McDonald’s EJC Surabaya Subconference 2018. (LIMA)

Surabaya- Setelah bergulir di Greater Jakarta Conference (GJC) dan West Java Conference (WJC), subregion Surabaya dalam East Java Conference (EJC) pun telah sukses digelar. Wakil perguruan tinggi dan wakil kategori perseorangan terbaik telah menjalani laga bergengsi pada 20-26 Maret 2018. LIMA Badminton: McDonald’s EJC Surabaya Subconference 2018 pun resmi berakhir pada Senin (26/3). Tak disangka, dua tim yang memulai debutnya di musim keenam LIMA Badminton, berhasil meraih prestasi cemerlang. Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) menguasai kategori beregu putra. “Kampus kami memang unggul di bulutangkis. Kami bermain semangat di LIMA, karena ini kompetisi yang kami nantikan. Alhamdulillah kami ke nationals. Kami melihat peluang kami di nationals 80 persen. Sejauh ini, saya belum puas dengan Unitomo, karena belum bertemu dengan lawan yang seimbang,” ungkap Achmad Yani, pelatih Unitomo. Sementara itu, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) menjadi tim yang mendominasi di kategori beregu putri. “Saya senang dan bersyukur, karena semua di atas ekspektasi kami di debut pertama ini. Hasil ini menjadi buah dari kerja keras para pemain. Kami memang berlatih keras sebulan terakhir untuk LIMA Badminton. Di Nationals nanti mungkin akan berat, tapi kami optimis saja, minimal kami bisa masuk semifinal,” kata Swidi, pelatih UINSA. LIMA Badminton Nationas 2018 akan bergulir di GOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Seluruh perwakilan terbaik dari tiap region akan bertanding di fase nationals pada 1-8 Mei 2018. (Adt) Rekapitulasi juara, peringkat kedua dan ketiga kategori beregu putra dan putri LIMA Badminton: McDonald’s EJC Surabaya Subconference 2018. Putri Juara – Univ. Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Peringkat 2 – Univ. Airlangga Surabaya Peringkat 3 – Univ. Surabaya Putra Juara – Univ. Dr. Soetomo Surabaya Peringkat 2 – Univ. Udayana Denpasar Peringkat 3 – Univ. Surabaya Lolos Ke LIMA Nationals Putra Univ. Dr. Soetomo Surabaya Univ. Udayana Denpasar Putri Univ. Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Rekapitulasi juara, peringkat kedua dan ketiga kategori perseorangan LIMA Badminton: McDonald’s EJC Surabaya Subconference 2018. Tunggal Putri Juara – Maulindah Eva, Univ. Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Peringkat 2 – Zhinatul Widad, Univ. Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Peringkat 3 – Aisyah Sal Sabilla, Univ. Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Tunggal Putra Juara – Androw Yunanto, Univ. Dr. Soetomo Surabaya Peringkat 2 – Muhammad Syahputra, Univ. Dr. Soetomo Surabaya Peringkat 3 – Alfian Putra, Universitas Airlangga Ganda Campuran Juara – Muhammad Aqso/Sukma A D P, Univ. Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Peringkat 2 – Muhammad Andrean/Aprillia Ika, Universitas Airlangga Peringkat 3 – Ilham D/Rya Chitra, Univ. Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Lolos ke LIMA Nationals Tunggal Putri Juara – Maulindah Eva, Univ. Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Peringkat 2 – Zhinatul Widad, Univ. Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Tunggal Putra Juara – Androw Yunanto, Univ. Dr. Soetomo Surabaya Peringkat 2 – Muhammad Syahputra, Univ. Dr. Soetomo Surabaya Ganda Campuran Juara – Muhammad Aqso/Sukma A D P, Univ. Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Peringkat 2 – Muhammad Andrean/Aprillia Ika, Universitas Airlangga

Diwaranai Dua Kali WO, Udayana Melenggang Atasi Hang Tuah Maju ke Fase Nationals

Udayana Akhirnya Lolos ke fase LIMA Badminton Nationals pada Mei nanti di Surakarta, Jawa Tengah. (LIMA)

Surabaya- Hari terakhir untuk kategori beregu LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Surabaya Subconference 2018 diisi permainan dari Universitas Universitas Udayana (Udayana) dan Universitas Hang Tuah, pada Sabtu (24/3). Pertandingan yang tersaji di lapangan 2 GOR Universitas Airlangga ini kembali didominasi tim asal Bali. Dua kali kalah walk over (WO), Hang Tuah harus kehilangan satu kesempatan untuk memenangi laga ini. Padahal, di partai pertama, Hang Tuah bermain apik. Muhammad Khoirul, tunggal Hang Tuah mampu mengeksekusi partai pertama melawan Muhammad Emil, wakil Udayana. Satu poin didapat Hang Tuah usai menang dua gim dengan skor 21-18 dan 21-13. I Made Bagus Panji Aditya/I Wayan Govinda Gotama dipasangkan di nomor ganda pertama dari Udayana. Pasangan ini menyumbang poin pertama untuk Udayana dengan skor 21-13 dan 21-16. Kedudukan pun imbang, 1-1. Udayana kembali mendapat poin di partai ketiga. Tanpa perlawanan, Dennis Prasetya Wijaya/Kadek Bayu/Romario Jermia, ganda tripel asal Udayana menang WO atas Hang Tuah. Kedudukan menjadi 2-1 untuk Udayana. Partai keempat berlangsung ketat. Tunggal kedua yang diturunkan Hang Tuah, Dedy Yusuf, mampu bermain apik di gim pertama dengan skor 21-13. Namun, di gim kedua, lawannya, Kholid Hidayatullah, membalas. Kholid menang 21-10 di gim kedua. Berlanjut di babak rubber game, Kholid masih tangguh. Ia menutup gim ketiga dengan skor 11-8. Sehingga, kedudukan pun berubah, 3-1 untuk Udayana. Lagi-lagi, tim asal Bali ini diuntungkan secara cuma-cuma atas WO Hang Tuah. Satu poin disumbangkan sang lawan untuk Udayana di partai kelima. Pasangan Dennis Prasetya Wijaya/Putu Jery Fridaniswara menang tanpa perlawanan atas Aldi Vega Prawira/Edlin Kryptosan. Skor 4-1 untuk kemenangan Udayana menutup laga ini. Udayana mengunci peringkat kedua kategori beregu putra di LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Surabaya Subconference 2018. Secara otomatis, Udayana juga berhak melaju ke fase LIMA Badminton Nationals 2018 di Surakarta, Mei mendatang. (Adt)

Catat Rekor Sempurna, Putri UINSA Wakili Surabaya Subconference di LIMA Badminton Nationals 2018

Putri UINSA Menjadi Wakil Surabaya Subconference di LIMA Badminton Nationals 2018. (LIMA)

Surabaya- Lapangan 2 GOR Universitas Airlangga (Unair) kembali menjadi saksi ketangguhan para srikandi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA). Tampil sebagai tim debutan tak menyurutkan semangat UINSA bertanding di LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Surabaya Subconference 2018. Di laga terakhirnya ini, UINSA yang berstatus tim debutan ini menang dengan skor sempurna, 3-0.. Sang tuan rumah, Unair, justru gagal mengalahkan UINSA. Kekompakan tripel UINSA, Maulindah Eva/Rya Chitra/Sukma Anggreani, dalam partai pertamanya mampu menekuk sang lawan, Alfi Rahmawati Mufidah/Jessica Margaretha Zebua/Zahrina Atika. Poin pertama UINSA didapat usai permainan di partai tripel dengan skor 21-6 dan 21-11. Sebuah catatan apik lagi, dengan lima pemain saja, UINSA mampu merotasi tanpa kehilangan taji. Di laga partai kedua ini, Zhinatul Widad kembali tampil sebagai tunggal, bergantian dengan Maulindah Eva, yang kemarin berperan di nomor tunggal. Tak diragukan, pukulan-pukulan Zhinatul mampu mematikan lawan, Cessara Raam dengan skor akhir 21-13 dan 21-9. Lewat duet Aisyah Sal Sabilla/Maulindah Eva, UINSA menyempurnakan perolehan poinnya di partai terakhir. Ganda Unair, Aprilia Ika/Mita Puspitasari, harus menerima keunggulan UINSA. Ganda UINSA ini mennyudahi perlawanan Unair dengan skor 21-16 dan 21-15. UINSA mengukuhkan kemenangan keempat, sekaligus menjadi tim tak terkalahkan di LIMA Badminton: McDonald’s EJC Surabaya Conference 2018. Tim debutan ini mencatatkan rekor kemenangan penuh di seluruh partai, dengan poin sempurna. Dengan peforma positif ini, UINSA menjadi perwakilan subregion Surabaya untuk melaju ke fase nationals. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil ini. Apa yang kami persiapkan akhirnya dapat terwujud. Otomatis kami akan melaju ke nationals, namun kami masih belum tahu untuk peluang di nationals. Target kami, semoga di nationals nanti kami tidak langsung pulang tanpa gelar,” kata Swidi, manajer tim UINSA. (Adt)

Target Lolos Fase Nasional, Udayana Tekuk Ubaya Dengan Skor Ketat

Regu Putra Universitas Udayana (Udayana) menekuk Universitas Surabaya (Ubaya) dan mengincar tiket lolos putara nasional di Surakarta. (LIMA)

Surabaya- Memasuki hari kedua, LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (Surabaya Subconference) 2018 berlangsung semakin ketat. Dua tim putra yang mengincar tiket ke LIMA Badminton Nationals, Universitas Surabaya (Ubaya) dan Universitas Udayana (Udayana), bertemu di lapangan 2 GOR Kampus C Universitas Airlangga pada hari kedua, Rabu (21/3). Ubaya merupakan runner-up tahun lalu. Seturut absensi juara bertahan, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ubaya patut menyasar gelar juara. Namun, Udayana datang dengan ambisi lolos ke LIMA Badminton Nationals yang digelar di Surakarta pada 1-8 Mei mendatang. Musim silam, Udayana hadir di LIMA Badminton: McDonald’s EJC (Malang Subconference), tapi hanya finis di peringkat ketiga sehingga gagal lolos ke Nationals. Benturan dua ambisi ini membuat duel keduanya berjalan menarik dan ketat. Kedua tim juga membukukan sebuah kemenangan pada hari pertama. Udayana mengambil partai pertama melalui tunggalnya, Romario Jermia Sorongan. Romario unggul 11-2 sebelum jeda pertengahan gim pertama. Romario menutup gim pembuka ini dengan keunggulan 21-8. Evan memberikan perlawanan yang lebih berarti pada gim kedua. Romario unggul 11-9 saat rihat tengah gim. Namun, pada akhirnya Romario mampu memperlihatkan keunggulannya hingga bisa menang 21-15 di gim kedua ini. Udayana unggul 2-0 via ganda pertamanya melalui rubber game. Pasangan Udayana, Dennis Prasetya Wijaya/I Wayan Govinda Gotama Putra, mengambil gim pertama dengan skor 21-15 atas Hendrik Sri Atmono/Yodi Agung Pambudi. Hendrik/Yodi menyamakan kedudukan dengan menang di gim kedua, 21-19. Hendrik/Yodi sempat mengejar menjadi 9-10 setelah 6-10. Namun, Dennis/I Wayan Govinda bisa menaklukkan kegugupan dan akhirnya menang 11-9 untuk membawa Udayana unggul 2-0. Tripel Ubaya, Hariyo Panjawi/Kevin Oktavian Didik Prasetya/Richard Kuncoro, memperkecil ketertinggalan timnya. Trio Ubaya ini menang 21-17 dan 21-12 atas Kholid Hidayatullah/Muhammad Emil Ibrahim/Muhammad Mohdar (Udayana). Ubaya membuat kedudukan menjadi 2-2 melalui tunggal kedua, Hendrik Sri Atmono. Hendrik mengambil gim pertama, 21-15. Kadek Bayu Kusuma (Udayana) tak berniat menyerah. Hendrik yang sempat unggul 20-18 akhirnya kalah 23-25 dari Kadek Bayu Kusuma. Namun, Hendrik bisa membayarnya saat rubber game dan menang 11-4. Kedudukan 2-2 membawa partai terakhir, ganda kedua, menjadi penentuan. Putu Jery Fridaniswara/Romario akhirnya mampu membuat Udayana menang 3-2. Ganda tim dari Bali itu mengungguli Kevin/Richard dengan skor 21-16, 21-15. Kemenangan ini memperbesar peluang Udayana lolos ke Surakarta. Namun, mereka mesti menghadapi Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), kubu terkuat berikutnya, pada Kamis (22/3). Sementara Ubaya akan menghadapi Unitomo, sehari kemudian. (Adt)

Event LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018 Rampung, Surabaya Destinasi Berikutnya

Tim Beregu Putra dan Putri Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung mengawinkan gelar Juara. (LIMA)

Bandung- LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference 2018 telah usai. Tiga tim terbaik putra maupun putri telah hadir. Tak hanya kategori beregu, kategori perseorangan yang mempertandingkan nomor tunggal putra dan ganda campuran pun digelar. Pemain-pemain terbaik dari masing-masing kategori sudah membuktikan kemampuannya di kompetisi yang dihelat di GOR Lodaya Bandung pada 8-14 Maret 2018. Pasca event LIMA Badminton usai digelar di regional Jawa Barat, mulai pekan yang akan datang, LIMA Badminton akan mengunjungi Kota Surabaya. Pergelaran LIMA Badminton yang bertajuk: McDonald’s East Java Conference Surabaya Subconference 2018 dihelat di GOR Universitas Airlangga, 20-26 Maret 2018. Seluruh tim dan perwakilan kategori perseorangan yang lolos ke nationals akan berlaga di LIMA Nationals 2018. Student athlete terbaik dari tiap regional penyelenggaraan LIMA Badminton ini akan kembali menunjukkan kemampuannya di fase nationals, yang akan digelar di Kota Surakarta, Mei mendatang. Rangkuman Juara LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference 2018. Beregu Putri: Juara : Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Peringkat 3 : STKIP Pasundan Cimahi Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Beregu Putra: Juara : Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : STKIP Pasundan Cimahi Peringkat 3 : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung STKIP Pasundan Cimahi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tunggal Putra Juara : Muhammad Rizquloh Alfarizqi – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : Azka Ananda – Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Peringkat 3 : Reda Agustiar – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Muhammad Rizquloh Alfarizqi – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Azka Ananda – Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Reda Agustiar – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Fauzi Ramadhan – Universitas Widyatama Bandung Ganda Campuran Juara : Aldi Efendi/Dina Rahayu – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : Beno Drajat/Mita Sani – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 3 : Febi Ardiansyah/Sinta Arum – STKIP Pasundan Cimahi Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Aldi Efendi/Dina Rahayu – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Beno Drajat/Mita Sani – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Febi Ardiansyah/Sinta Arum – STKIP Pasundan Cimahi Randhy Reynaldi/Dianita Saraswati – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung

Paksa UPI Menyerah, Unikom Rebut Titel Kampiun LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018

Unikom Sukses Merebut Gelar Juara LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018 dari UPI. (LIMA)

Bandung- Laga penentuan juara beregu putri LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference (WJC) 2018 pada hari kelima, Senin (12/3), menampilkan dua tim kuat. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali berhadapan dengan Universitas Komputer Indonesia (Unikom) di final LIMA Badminton fase conference musim keenam ini. Sebelumnya, di musim kelima, kedua tim juga memperebutkan gelar. Putri Unikom berhasil keluar sebagai kampiun LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference (WJC) 2018 yang digelar di lapangan 2 GOR Lodaya Bandung ini. UPI, sang juara musim lalu, harus puas di peringkat kedua. Dianita Saraswati/Dina Rahayu/Merissa Findiani memulai partai pertama dengan apik untuk Unikom. Tripel ini membuka peluang kemenangan Unikom atas UPI. UPI yang menurunkan Dwi Erina/Kesi Soraya/Mira Meliani gagal menunjukkan kekompakan di partai nomor tripel ini. Di gim pertama partai pertama ini, laga sengit disajikan kedua tim. Tripel Unikom sempat unggul 11-6 hingga waktu istirahat. Usai istirahat, UPI terus mengejar hingga lima angka, hingga menyamakan kedudukan menjadi 11-11. Namun, kuatnya permainan Unikom sulit diatasi UPI. Gim pertama pun berakhir dengan kemenangan Unikom 21-15 atas UPI. Unikom masih dominan di gim kedua. Kekuatan pukulan dan kerja sama tripel yang baik memberi keuntungan bagi Unikom. UPI terpaut tujuh poin di bawah Unikom. Gim kedua kembali dimenangi Unikom 21-14. Enggan mengulang kekalahan rekan-rekannya di partai pertama, tunggal UPI, Trya Nur, tampil maksimal di partai kedua. Trya bermain apik di gim pertama saat melawan Novi Indriani, tunggal Unikom. Di gim pertama, Trya mengungguli Novi Indrini dengan skor 21-11. Gim kedua harus berakhir di poin 11-2, dengan keunggulan UPI. Novi tidak bisa melanjutkan pertandingan usai waktu istirahat dan terpaksa mengundukan diri. Akhirnya, laga pun berakhir. Hasil di partai kedua ini membawa UPI imbangi Unikom 1-1. Laga ketat terjadi di partai penentu. Ganda UPI, Dwi Erina/Kesi Soraya, bermain habis-habisan meladeni ganda Unikom, Dina Rahayu/Karina Ria Hardianti. Keduanya bermain dengan tensi tinggi. Partai pamungkas ini menjadi penentu gelar juara LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018. Meski diguyur hujan, lapangan 1 GOR Lodaya kian memanas. Permainan bergensi tersaji di gim pertama. Poin-poin yang tercipta merupakan hasil dari reli-reli panjang kedua tim. Saling kejar poin terjadi di gim pertama. Akhirnya, gim pertama dimenangkan Unikom dengan keunggulan tipis 21-19. Di gim kedua, ganda UPI semakin kerepotan meladeni permainan Unikom. Unikom masih terus menyerang dengan pukulan-pukulan kerasnya. Alhasil, Unikom menangi laga gim kedua ini. Gim kedua di partai penentu ini berakhir dengan skor 21-11 untuk Unikom. Unikom mempertegas ketangguhannya di fase conference ini. Padahal, di dua musim sebelumnya, Unikom selalu kalah di partai final melawan UPI. Dengan hasil ini, akhirnya Unikom menduduki juara LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018, disusul UPI di peringkat kedua. “Alhamdulillah kami bisa menang di partai final ini. Kami sering bertemu UPI dan selalu kalah. Saya bersyukur sekali bisa menang dan menjadi juara LIMA Badminton musim ini,” ungkap Ariyanto, pelatih Unikom. Berdasarkan nilai koefisien, WJC mendapat kuota 2 tim yang berhak dikirim ke fase nationals. Kedua tim finalis LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018 ini, yakni Unikom dan UPI, akan melanjutkan perjalanannya di fase Nationals yang segera digelar di Surakarta, bulan Mei nanti. (Adt)

Rebut Tiket Fase Nationals, Unikom Bertekat Tekuk Juara Bertahan UPI

Ganda Unikom, Dianita Saraswati/Dina Rahayu, sukses menjadi penentu meraih tiket fase LIMA Badminton Nationals 2018. (LIMA)

Bandung- Laga penting LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference(WJC) 2018 kategori beregu putri tersaji di lapangan 1 GOR Lodaya Bandung, Minggu (11/2). Dua tim kuat, Universitas Komputer Indonesia (Unikom) dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pasundan, saling berhadapan memperebutkan peringkat kedua, sekaligus tiket menuju LIMA Badminton Nationals. Berdasarkan nilai koefisien conference, WJC hanya memiliki kuota dua tim putri untuk melaju ke fase nationals. Kemungkinan besar satu tiket nationals telah dikantungi tim putri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) usai sapu bersih tiga pertandingan di LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018. Di partai pertama, Unikom menyajikan permainan apik. Tripel Unikom, Dina Rahayu/Karina Ria/Merissa Findiani, menang dengan mudah di dua gimnya melawan wakil STKIP Pasundan, Ega Velia/Nazwa Aulia/Revina Nurhasanah. Poin pertama didapatkan Unikom dengan skor 21-11 dan 21-12. Kedudukan pun 1-0 untuk Unikom. Mita Sani (Unikom) membuka partai kedua dengan dua poin lebih unggul dari Mayrina Lukmanda (STKIP Pasundan), 2-0. Seakan baru memanas, Mayrina mulai menekan Mita lewat pukulan kencangnya. Mayrina sempat unggul jau, 7-2, atas Mita. Usai laga sengit dengan saling mengejar poin, akhirnya, Mayrina ungguli Mita 11-10 hingga turun minum. Usai istirahat, Mayrina masih memimpin. Poin-poin Mayrina banyak diperoleh dari kesalahan-kesalahan yang diperbuat Mita. Hingga akhir gim pertama, Mayrina masih unggul dari Mita 21-18. Di gim kedua, Mayrina semakin menunjukkan dominasinya. Wakil tunggal putri dari STKIP Pasundan ini unggul jauh 11-1 atas Mita hingga waktu istirahat. Keunggulan Mayrina berlanjut hingga akhir laga. Gim kedua kembali dimenangi Mayrina 21-11. Kemenangan Mayrina ini imbangi perolehan poin sementara, 1-1. Partai ketiga menjadi penentu. Laga antara ganda Unikom, Dianita Saraswati/Dina Rahayu, melawan Ega Velia/Sinta Arum, wakil STKIP Pasundan, menjadi laga penting. Kedua wakil ganda ini memperebutkan peluang satu tiket menuju ke fase nationals. Menit-menit awal gim pertama diwarnai dengan dominasi tripel STKIP Pasundan. Trio ini sempat unggul 5-0 dari Unikom. Hingga akhir laga, STKIP Pasundan masih dominan. Pasangan Ega Velia/Sinta Arum (STKIP Pasundan) mampu mengalahkan Dianita Saraswati/Dina Rahayu (Unikom) dengan skor 21-16. Laga ketat terjadi di gim kedua. Panasnya pertandingan di lapangan 1 GOR Lodaya ini terlihat dari panasnya perlawanan Unikom, yang sempat mengungguli STKIP Pasundan. Unikom unggul delapan poin dari STKIP Pasundan pada poin 14-6. Pasangan ganda STKIP Pasundan tak lengah. Akhirnya, STKIP Pasundan mampu imbangi Unikom di poin 14-14. Namun, tak bertahan lama, STKIP Pasundan kembali harus melihat ketangguhan Unikom. Akhirnya, gim kedua dimenangi Unikom dengan skor 21-18. Babak tambahan pun dilakukan sebagai penentu kemenangan. GOR Lodaya semakin memanas di babak tambahan antara Unikom lawan STKIP Pasundan. Kedua pasang tampil dengan selisih skor yang sangat ketat. Beberapa kali imbang dengan Unikom, STKIP Pasundan akhirnya harus mengakui ketangguhan lawannya. Skor 11-9 untuk Unikom menutup laga. Kedudukan pun menjadi 2-1 untuk kemenangan Unikom. “Di partai tunggal tadi, kami kurang maksimal. Pemain tunggal kami mengalami musibah, sehingga harus dirawat di rumah sakit. Kami tadi menurunkan pemain ganda di partai tunggal, sehingga kurang maksimal,” kata Ariyanto, pelatih Unikom saat menanggapi partai kedua. Unikom berhasil sapu bersih tiga laga di LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018 ini. Tersisa satu laga lagi yang harus dimenangi Unikom agar bisa juarai kompetisi ini. Besok, Senin (12/3), Unikom akan bertemu juara LIMA Badminton WJC musim lalu, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). “Besok, target kami menang lawan UPI. Kami besok akan mempersiapkan pemain tunggal yang lain untuk sebagai pengganti. Kami targetkan menang 2-1 dari UPI,” tambah Ariyanto. (Adt)