Ratusan Atlet Ikuti Kejurnas Junior Tenis IMTC-Semen Padang Cup 2026

Kejurnas Junior Tenis IMTC-Semen Padang Cup 2026

Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior Tenis TDP IMTC–Semen Padang Cup 2026 di lapangan tenis outdoor PT Semen Padang, Kamis (18/6/2026). Pembukaan kejurnas yang diikuti 235 atlet dari berbagai daerah di Indonesia itu ditandai dengan pemukulan gong. Turut hadir dalam pembukaan kejurnas tersebut mantan atlet tenis nasional sekaligus pendiri Irawati Moerid Tennis Club (IMTC) Irawati Moerid, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang Idris, serta pengurus Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Sumatera Barat dan PELTI Kota Padang. Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejuaraan nasional ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para atlet tenis junior, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, mental juang, kerja keras, dan sportivitas yang menjadi bekal bagi generasi muda dalam menghadapi masa depan. “Kami percaya olahraga mampu membentuk karakter, disiplin, mental juang, kerja keras, serta sportivitas yang menjadi bekal penting bagi masa depan,” kata Pri Gustari. Ia menyampaikan bahwa keikutsertaan atlet dari berbagai kelompok usia menunjukkan tenis Indonesia memiliki potensi masa depan yang sangat menjanjikan. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta menjadikan kejuaraan tersebut sebagai sarana untuk mengasah kemampuan, memperluas persahabatan, membangun mental juara, dan menjunjung tinggi sportivitas. “Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan raih prestasi terbaik. Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi karakter dan semangat juang adalah nilai yang akan selalu melekat dalam diri kalian. Kami berharap kejurnas ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang kelak mengharumkan nama daerah dan Indonesia hingga ke tingkat internasional,” ujarnya. Peserta Terbanyak Sejak Digelar Ketua Panitia Kejuaraan Junior Tenis TDP IMTC–Semen Padang Cup 2026 Arfan Asmara Putra mengatakan bahwa kejurnas ini merupakan bagian dari rangkaian Semen Padang Tennis Series 2026 dan menjadi kejurnas ketiga sejak pertama kali digelar pada 2024. Namun, kerja sama dengan IMTC merupakan yang pertama kali dilaksanakan. “Mudah-mudahan kerja sama ini dapat terus berlanjut,” katanya. Arfan menyampaikan bahwa kejurnas kali ini mencatat jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan kejurnas tenis junior yang digelar PT Semen Padang. Sebanyak 235 atlet yang ambil bagian dalam kejurnas ini berasal dari 60 daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan. “Peserta dengan jarak perjalanan terjauh tercatat berasal dari Kalimantan Timur. Besarnya jumlah peserta menjadi bukti bahwa Kejurnas Junior Tenis TDP IMTC–Semen Padang Cup semakin mendapat tempat di kalangan atlet, pelatih, klub, dan orang tua atlet tenis junior. Bahkan, kejurnas ini juga diikuti sejumlah atlet yang masuk peringkat tiga besar nasional,” ujarnya. Kejurnas junior ini, lanjut Arfan, diikuti kelompok umur (KU) 8–18 tahun yang terdiri atas tunggal Red Ball KU-8 tahun, Orange Ball KU-10 tahun, serta kategori TDP tunggal dan ganda putra-putri untuk KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, dan KU-18 tahun. Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar menampilkan kemampuan terbaik dan tetap menjaga sportivitas selama pertandingan. Selain itu, ia mengingatkan para orang tua yang mendampingi anak-anaknya agar tidak memberikan tekanan berlebihan terkait hasil pertandingan. “Jangan membebani anak-anak dengan hasil. Ikuti prosesnya dengan baik, karena terkadang ada atlet yang merasa terbebani akibat ambisi orang tua yang terlalu besar,” katanya. Sementara itu, Direktur IMTC, Irawati Moerid mengapresiasi PT Semen Padang yang telah memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet tenis junior melalui penyelenggaraan kejuaraan tingkat nasional tersebut. Menurutnya, fasilitas pertandingan yang tersedia sangat baik dan dapat meningkatkan semangat para atlet untuk terus berlatih dan meraih prestasi. “Selama ini, lapangan yang bagus untuk membangkitkan tenis di wilayah Sumatera antara lain terdapat di Jakabaring, tempat saya telah menyelenggarakan 14 seri, serta di Aceh pada tahun lalu. Ternyata, PT Semen Padang juga memiliki lapangan yang sangat bagus. Ini sangat luar biasa. Terima kasih PT Semen Padang yang telah mendukung kejurnas ini,” katanya. Perempuan yang akrab disapa Tante Ira itu juga optimistis ke depan prestasi atlet tenis junior di Sumatera Barat akan terus berkembang. Selain memiliki fasilitas yang memadai seperti di PT Semen Padang, sejumlah atlet asal Sumatera juga telah membuktikan kemampuannya dengan menembus tingkat nasional. “Menurut saya, keberadaan fasilitas tenis di PT Semen Padang ini dapat menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung pembinaan atlet-atlet muda di Sumatera Barat dan daerah sekitarnya agar terus berkembang dan meraih prestasi,” pungkas peraih dua medali emas dan satu medali perak pada SEA Games 1991 tersebut.

Totalindo Purwokerto Open 2018 Jadi Ajang Hitung Peringkat Petenis Junior Indonesia

Petenis junior Nasional bersaing di turnamen tenis 'Totalindo Purwokerto Open 2018'. (net)

Jakarta- Petenis junior papan atas nasional turut meramaikan persaingan di turnamen tenis bertajuk ‘Totalindo Purwokerto Open 2018’, di Lapangan Tenis Gelanggang Olahraga Satria Purwokerto, Jawa Tengah, 2-8 April. Para petenis ini diantaranya penghuni peringkat nasional Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), yang merupakan peringkat atas putra dan putri Kelompok Umur (KU)-16 tahun, yakni Lucky Chandra Kurniawan (Sukoharjo) dan Niken Ferlyana (Blora). Dan, KU-14 yaitu Adinda Satria Gamal (Kediri), dan Aurelya Chamsiayu (Sukoharjo). Sedangkan M. Aji Faizal Nizam (Tulungagung) dan Joanne Lynn (Bandung/6) pada KU-12. Selain petenis junior unggulan, juga diramaikan kehadiran 100 petenis junior yang datang dari berbagai penjuru nusantara. Johannes Susanto, Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti 2017-2022, mengatakan pihaknya tengah membenahi pembagian jenis kategori turnamen junior dan sistem pemeringkatan petenis. Agar, terangnya, akan mampu meningkatkan kualitas pembinaan usia muda. “Mulai tahun ini, poin peringkat hanya dihitung dari enam hasil terbaik masing-masing petenis. Dan kategori kejuaraannya, harus berlangsung seminggu penuh, seperti Totalindo Purwokerto Open ini, bukan dari turnamen dua atau tiga harian,” ujar Johannes, Senin (3/4). Sementara, Budhi Setiawan, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Banyumas, mengapresiasi gelaran turnamen tenis junior berlevel nasional itu dimana daerahnya dipilih menjadi tuan rumah. “Semoga event ini menjadi titik awal bagi kemajuan olahraga tenis di Banyumas,” cetusnya. “Kami cukup bangga memiliki sarana lapangan tenis yang memenuhi standar penyelenggaraan turnamen nasional dulu. Tentu, kami ingin ada petenis Banyumas yang mampu bersaing di ajang seperti ini,” tambah Budhi. Sedangkan, Dudi Rochjat, Direktur Turnamen Totalindo Purwokerto Open 2018, mengungkapkan andai waktunya tak mepet dengan pelaksanaan ujian akhir sekolah, kemungkinan peserta pada turnamen ini akan lebih banyak. “Tapi, persaingan menuju tangga juara ajang ini tetap akan sengit,” tukas Dudi. (Adt)