Delapan Besar Liga 1 U-19 2018 Selesai, Persija U-19 Lawan Barito Putera U-19 Di Semifinal

Winger Persija Jakarta U-19, Mario Nurcahyo (91/oranye), dibayangi bek Persebaya Surabaya U-19, Rizky Ridho Ramadhan (23/hijau), dalam laga terakhir fase 8 Besar Grup A Liga 1 U-19 2018, di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (11/11). Persija U-19 lolos ke semifinal sebagai runner up Grup A, dan akan melawan Barito Putera FC U-19. (persija.id)

Magelang- Liga 1 U-19 2018 resmi menuntaskan babak 8 Besar yang digelar di Magelang, Jawa Tengah, serta Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Laga terakhir berlangsung serentak, baik Grup A dan Grup B, pada Minggu (11/11). Hasilnya empat tim memastikan tempat dan calon lawan, yang dihadapi di semifinal. Partai semifinal dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/11), di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dari Grup A, dua tim yang lolos adalah Persib Bandung U-19, dan Persija Jakarta U-19. Persib U-19 melaju sebagai juara grup, sedangkan Persija U-19 sebagai runner-up. Dalam laga ketiga Grup A babak 8 besar, Persija U-19 dan Persebaya U-19 berbagi satu poin, di Stadion Moch Soebroto, Magelang. Partai itu berakhir 1-1. Persija tertinggal lebih dulu, lewat gol Rizky Ridho Ramadhan, melalui titik penalti, pada menit ke-46. Beruntung, The Young Tiger menyamakan kedudukan pada menit 80. Gol Persija U-19 dihasilkan gelandang enerjik, Anang Ma’ruf. Gol itu sangat berharga karena anak asuh Sudirman hanya butuh hasil seri, untuk lolos ke semifinal. Di waktu bersamaan, PSM Makassar U-19 tertinggal dari Persib U-19, dan akhirnya kalah 0-2, di Stadion Gemilang, Magelang. Dengan hasil ini, skuat Ibukota Junior berhak mendampingi Maung Ngora, yang keluar sebagai juara Grup A. Persija U-19 dari tiga pertandingan mengoleksi 4 poin, hasil dari sekali menang, sekali seri, dan sekali kalah. Sedangkan di Grup B, tiket semifinal dikunci Barito Putera U-19, dan Pusamania Borneo U-19. Barito U-19, yang juga bertindak sebagai tuan rumah babak 8 besar, keluar sebagai juara grup. Sedangkan, Borneo U-19 nyaman menyegel posisi runner-up. Poin Barito U-19 dan Borneo U-19, sebetulnya sama-sama 6. Tapi, Laskar Antasari muda unggul head to head, termasuk selisih gol, atas Borneo U-19. Dengan demikian, pertandingan semifinal Liga 1 U-19, akan mempertemukan Persib U-19 vs Borneo U-19, serta Barito U-19 kontra Persija U-19. Sesuai regulasi kompetisi Liga 1 U-19 2018, fase empat besar memakai sistem silang. Dua partai semifinal itu tampak menjanjikan persaingan yang sengit. Persib U-19 yang menyapu bersih tiga laga 8 besar Grup A dengan kemenangan, bakal menantang kekuatan motivasi dari Borneo U-19. Lalu duel Barito U-19 menghadapi Persija U-19, pun tak kalah menegangkan. Kedua tim dikenal memiliki permainan yang solid. (art) Babak Semifinal Liga 1 U-19 2018 Kamis (15/11) Stadion : Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi Semifinal 1 Persib Bandung U-19 vs Pusamania Borneo FC U-19 Semifinal 2 Stadion : Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi Persija Jakarta U-19 vs Barito Putera U-19 Babak Final Liga 1 U-19 2018 Minggu (18/11) Stadion : Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi Semifinal 1 vs Semifinal 2

Diawali Opening Party Termegah, SMA Al-Izhar Menangi Duel Kontra SMAN 21 DBL Jakarta Championship Series 2018

SMA Al-Izhar (hitam) mengawali dengan manis langkah di Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018, usai unggul 30-26 atas Dust (julukan SMAN 21), pada Sabtu (10/11), di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan. (DBL)

Jakarta- Ribuan penonton yang hadir di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan terkagum-kagum. Sebagian besar mengabadikannya lewat handphone masing-masing. Merekam detik demi detik rangkaian show yang disajikan pada opening party Honda DBL (Developmental Basketball League) DKI Jakarta Championship Series 2018, Usai lampu stadion dipadamkan alias black out, permainan lighting show langsung menyapa para penonton. Disusul kemudian penampilan cuplikan video aksi-aksi para pemain melalui giant drop screen yang digantung di atap stadion. Lalu, dilanjutkan sesi pemanggilan starting line up dari kedua tim, melalui layar LED dengan iringan musik ansambel dari Wisnu and Friends, kian memancing sorak-sorai para suporter larut dalam opening party termegah sepanjang penyelenggaraan Honda DBL seri Ibu Kota sejak 2012 ini. Penyajian istimewa yang disuguhkan ini, ditujukan untuk mengapresiasi para student athlete yang berhasil mengantarkan tim sekolahnya lolos ke fase puncak, pada Sabtu (10/11) malam, jelang dimulainya big match Grup A antara tim putra SMAN 21 Jakarta versus SMA Al-Izhar Jakarta. Suguhan mengagumkan ini membuat salah satu orang tua dari Khairan Shauma Drajat, pemain SMA Al-Izhar, turut terpukau melihatnya. Ayah dari Khairan, Derry Drajat yang merupakan salah satu artis top ibu kota, bangga dengan suguhan dari DBL Indonesia. ā€œIni adalah pengalaman pertama kali anak saya bermain di Honda DBL. Melihat bagaimana penyelenggara memperlakukan anak saya seperti ini, membuat saya sebagai orang tua kian semangat memberi support anak saya di basket,ā€ ujarnya. hal serupa juga disampaikan Rizki Andika, kapten tim SMAN 21. ā€Bangga pastinya iya. Karena saya dan rekan-rekan diperkenalkan kepada penonton dengan cara yang keren layaknya pemain NBA. Walau hasil dari game pertama mengecewakan, malam ini akan saya kenang terus,ā€ ungkap Rizki. Tak salah duel SMAN 21 Jakarta versus SMA Al-Izhar Pondok Labu ini dipilih sebagai gong pembuka hari pertama Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Sejak tip off hingga kuarter akhir, kedua tim saling kejar mencetak poin. SMA Al-Izhar akhirnya mengawali langkah dengan manis, lewat keunggulan 30-26 atas Dust (julukan SMAN 21). (Adt)

Kampiun Nomor Speed World Record, Indonesia Sukses Jaga Tradisi Medali Emas Asian Championship

Atlet panjat tebing Merah Putih, Alfian M. Fajri (kiri), dan Agustina Sari, jadi kampiun nomor speed world record perorangan putra dan putri, di Asian Championship 2018, di Kurayoshi, Prefecture Tottori, Jepang, pada Sabtu (10/11). (FPTI)

Tottori- Atlet panjat tebing Merah Putih Alfian M. Fajri dan Agustina Sari, jadi kampiun nomor speed world record perorangan putra dan putri, di Kurayoshi, Prefecture Tottori, Jepang, pada Sabtu (10/11). Torehan gemilang di ajang Asian Championship 2018 itu, membuat Indonesia sukses mempertahankan tradisi medali emas. Di laga puncak, Alfian keluar sebagai yang tercepat, setelah di big final mengalahkan kompatriotnya Sabri, dengan unggul selisih waktu yang tipis. Atlet kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah, 18 Januari 1997 itu, mencatatkan waktu 5,883 detik atau 0,003 detik lebih cepat dari Sabri yang mencatatkan waktu 5,886 detik. “Saya berusaha keras menjaga fokus. Siapa pun lawan saya, saya retap fokus sehingga saya bisa berada di podium tertinggi,” ujar Alfian seperti keterangan yang diterima redaksi nysnmedia, pada Minggu (11/11). Hasil positif yang ditorehkan Alfian itu mengulang prestasi ciamik pada 2010. Ia yang ketika itu masih bermain di Asian Youth Championship di Singapura, juga sukses merebut emas nomor speed perorangan putra. Sedangkan peringkat ketiga nomor speed world record putra, direbut Aspar Jaelolo, yang juga mengalahkan rekan senegara, Veddriq Leonardo. Sementara itu, di nomor speed world record perorangan putri, Agustina mampu menjadi yang tercepat, setelah dalam big final mengalahkan Yi Ling Song, dengan catatan waktu 8,366 detik berbanding 9,151 detik. “Asian Games memberi pelajaran saya dan saya memperbaikinya di Asian Championship 2018. (Medali emas) ini untuk Indonesia,” cetus Agustina usai pertandingan. Dan Aries Susanti Rahayu, kali ini harus puas berada di peringkat ketiga. Melawan Nurul Iqamah, atlet berjuluk Spiderwoman Grobogan itu, berhasil membukukan waktu 7, 816 detik berbanding 9,717 detik. Pristiawan Buntoro, Manager Timnas Asian Championship 2018, menyebut kesuksesan merebut emas di nomor speed merupakan target untuk menjaga tradisi. “Tradisi kita kan emas untuk nomor speed. Dan, Alhamdulillah itu tercapai. Sekarang waktunya fokus menyiapkan diri untuk kualifikasi pra olympic Tokyo 2020,” tukas Pristiawan. (Adt)

Bomber Timnas U-16 Cetak Gol, Persija U-19 Lumat PSM Makassar U-19 Dengan Skor 3-1

Bomber Timnas U-16, Sutan Zico (9) saat melakukan selebrasi usai mencetak gol dan membawa Persija Jakarta U-19 mengalahkan PSM Makassar U-19 dengan skor 3-1, dalam pertandingan kedua Grup A babak 8 besar Liga 1 U-19, di Stadion Gemilang, Magelang, Jumat (9/11) sore. (Pesija.id)

Magelang- Persija Jakarta U-19 mengalahkan PSM Makassar U-19 dalam pertandingan kedua Grup A babak 8 besar Liga 1 U-19, di Stadion Gemilang, Magelang, Jumat (9/11) sore. Dalam pertandingan itu, The Young Tiger menang dengan skor telak 3-1. Kemenangan ini menjadi penebusan penting yang dilakukan Persija, setelah di laga pertama kalah 0-4 dari Persib Bandung U-19. Tiga gol Persija dicetak Anang Ma’ruf, Mario Nur Cahyo, dan bomber Timnas U-16, Sutan Zico. Kemenangan ini membuat peluang Persija ke semifinal menjadi terbuka. Seandainya tim ibukota mampu memenangi pertandingan melawan Persebaya, dan PSM muda yang kini ditukangi Herrie Setiawan juga menang di laga terakhir melawan Persib, maka Persija tetap yang akan lolos, karena unggul head to head atas skuat anging mamiri. Sedangkan PSM U-19 berpeluang melaju ke fase empat terbaik, dengan catatan, tim Juku Eja muda sanggup mengalahkan Maung Ngora, pada laga terakhir Grup A, lalu Persija U-19 gagal menang atas Persebaya U-19. (Art)

Buru Poin PON 2020 Papua, 88 Petenis Muda Panaskan Persaingan Kejurnas Junior Pelti Riau Open 2018

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior Pelti Riau Open 2018, mulai dihelat pada pada Jumat (9/11) - Minggu (11/11) di Pekanbaru. Event ini mempertandingkan lima kelompok umur (KU), yakni 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun, dan 18 tahun. (gonews.com)

Pekanbaru- Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior Pelti Riau Open 2018, mulai dihelat pada pada Jumat (9/11) hingga Minggu (11/11) di lapangan Pelti dan lapangan indoor di komplek DPRD Riau, Pekanbaru. Event ini mempertandingkan lima kelompok umur (KU). Yakni usia 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun, dan 18 tahun. Dan, setiap kategori mempertandingkan dua nomor, yaitu single putra-putri, serta ganda putra-putri. Tercatat, sebanyak 88 peserta, terdiri dari 62 putra dan 62 putri turut memanaskan persaingan. ā€œPara peserta yang ikut Kejurnas Junior Pelti Riau Open 2018 ini, berasal dari Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Barat, dan beberapa peserta dari DKI Jakarta,ā€ ujar Herman, Ketua Panitia Kejurnas Junior Pelti Riau Open 2018. Sedangkan untuk Riau, Herman, menyebut hanya dua Kabupaten/Kota yang tak ikut mengirim atlet tenisnya. ā€œKabupaten Inhu (Indragiri Hulu), dan Kabupaten Inhil (Indragiri Hilir) tak mengirimkan atletnya. Hmpir separuh peserta Kejurnas ini berasal dari Riau,ā€ lanjutnya. Sementara itu, sesuai aturan Pengurus Besar (PB) Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti), para atlet muda yang menjadi juara pada Kejurnas ini tidak diberi hadiah uang tunai, melainkan akan mendapatkan poin yang berpengaruh pada ranking. ā€œKejurnas ini digelar untuk mengumpulkan poin atlet yang akan mengikuti PON (Pekan Olahraga Nasional) XX di Papua 2020 mendatang,ā€ ujar M. Taufiq OH, Plt Ketua Pelti Riau. Ia menambhkan, event ini sekaligus ajang untuk menggaungkan tenis lapangan di Riau, yang saat ini masih belum cukup dikenal. ā€œIni juga sebagai evaluasi pembinaan prestasi atlet tenis Riau, saat mereka nantinya diseleksi mengikuti Porwil (Pekan Olahraga Wilayah) di Bengkulu 2019, dan pastinya PON 2020,ā€ jelasnya. Taufiq mengungkapkan pada PON XVIII (Riau), cabang tenis menyumbangkan satu medali emas, dan satu medali perunggu. Ia berharap pada PON 2020 Papua, Riau melalui cabang olahraga tenis bisa berprestasi lebih baik lagi. ā€œTentu dengan memberikan hasil yang membanggakan,ā€ tukas Taufiq. (Adt)

1.800 Atlet Pelajar Berlaga di Solo, Persaingan Ajang Popwil II dan III 2018 Dimulai

Cabang olahraga (cabor) tenis lapangan, dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) II dan III 2018. Cabor Tenis lapangan berlangsung di kawasan arena tenis GOR Manahan, Solo, Jawa Tengah. POPWIL II dan III yang kali ini digabung pelaksanaannya, berlangsung 8-13 November. (TopSkor.id)

Solo- Sebanyak 1800 lebih atlet dari 13 daerah akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) II dan III 2018. Event ini dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Mulyana, di Hotel Lorin Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (8/11). Menurut Ketua Panitia Penyelenggara, Bambang Siswanto, penyelenggaraan POPWIL wilayah II dan III untuk tahun ini digabung di Solo, Jawa Tengah, pada 8-13 November. Ia mengaku efisiensi biaya menjadi faktor utamanya. Sebab event ini biasanya bergulir di masing-masing wilayah, dengan peserta terdiri atas tujuh propinsi. Sebelumnya, POPWIL I sudah berlangsung dari 21 hingga 27 Oktober, di Banda Aceh. Saat itu, sebanyak 886 pelajar tampil, yang merupakan utusan dari tujuh provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau (Kepri), Bangka Belitung (Babel) dan Jambi. Bambang, yang juga Ketua Bidang Kompetisi Usia Muda di Kemenpora, dalam laporannya mengatakan, Popwil digelar sebagai babak kualifikasi menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XV pada 2019, di Papua, seperti halnya Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) untuk kualikasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON). “POPWIL adalah sarana babak kualifikasi delapan cabor menuju POPNAS XV 2019 di Papua, dan merupakan bagian sistem kompetisi pelajar secara nasional, berjenjang dan berkelanjutan,” kata Bambang. Sementara itu, Mulyana mengatakan, atlet yang tampil di POPWIL adalah cikal bakal atlet yang menjadi investasi masa depan. “Tahun depan, Indonesia menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar ASEAN atau ASG di Semarang. POPWIL ini akan menjadi salah satu ajang seleksi atlet pelajar nasional,” ujar imbuh pria yang juga menjabat Ketua Umum Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi), yang bernaung di bawah Kemenpora . Di wilayah II, akan bersaing komtingen dari Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Kalimantan Barat. Sedangkan di wilayah III, ada tujuh tim yang bersaing yakni Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara. Para atlet pelajar potensial ini akan berkompetisi di delapan cabang olah raga yang dipertandingan. Bola basket, bulutangkis, bola voli, pencak silat, sepakbola, sepak takraw, tenis lapangan dan tenis meja. Adapun venue pada POPWIL II dan III 2018 ini tersebar di beberapa tempat. Tak hanya di Kota Solo, namun juga di Sragen, Karanganyar dan Sukoharjo. Untuk bola basket, digelar di GOR Sritex Arena, Solo dan GOR ATMI, Pabelan, Sukoharjo. Untuk bulutangkis, digelar di GOR Sritex B Solo. Cabang bola voli diselenggarakan di GOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Untuk Pencak silat berlaga di ball room Hotel Lorin, sepakbola di Stadion Sriwedari Solo dan Stadion Taruna Sragen, cabor sepak takraw di GOR Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), tenis lapangan di arena tenis Manahan, serta tenis meja di Hartono Trade Center Solo Baru, Sukoharjo. ā€œBasket dan tenis lapangan menjadi cabang sebagai andalan kami,ā€ kata pimpinan kontingen DKI Jakarta, Ondang Gufron. Menurutnya, selain dau cabang itu, Kontingan DKI juga menargetkan untuk dapat meloloskan atletnya pada semua cabang yang dipertandingan. Persiapan matang sepanjang tahun di sekolah olahraga Ragunan menjadi salah satu modal terbaik kontingen ibukota di ajang POPWIL II 2018 kali ini. Oleh karenanya, tak hanya nomor beregu, DKI juga menargetkan meloloskan atletnya di nomor perorangan yang banyak diperlombakan. POPWIL merupakan Sarana dan Babak Kualifikasi delapan cabang olahraga awal evaluasi terhadap pelaksanaan pembinaan olahraga pelajar di daerah, menuju event POPNAS XV tahun 2019 di Papua. Peserta POPWIL adalah pelajar atau sederajat, dan mereka yang tercatat kelahiran 1 Januari 2001 dan sesudahnya. (Adt) Tuan Rumah POPWIL 2018 Wilayah I 1. Aceh (tuan rumah) 2. Sumatra Utara 3. Sumatera Barat 4. Riau 5. Kepulauan Riau 6. Kep. Bangka Belitung 7. Jambi Wilayah II 1. Lampung 2. Sumatera Selatan 3. Bengkulu 4. DKI Jakarta 5. Jawa Barat 6. Kalimantan Barat Wilayah III 1. Banten 2. Jawa Tengah (tuan rumah) 3. DI. Yogyakarta 4. Bali 5. Kalimantan Tengah 6. Kalimantan Selatan 7. Kalimantan Utara Wilayah IV 1. Sulawesi Selatan 2. Sulawesi Tenggara 3. Sulawesi Barat 4. Kalimantan Timur 5. Jawa Timur 6. Nusa Tenggara Barat 7. Nusa Tenggara Timur Wilayah V 1. Sulawesi Selatan 2. Sulawesi Tenggara 3. Sulawesi Barat 4. Kalimantan Timur 5. Jawa Timur 6. Nusa Tenggara Barat 7. Nusa Tenggara Timur

Libas Tim Tuan Rumah 7-2, Okky Youth Soccer U-12 Jadi Juara SingaCup 2018

Tim Okky Youth Soccer (OYS) U-12 sukses menekuk tuan rumah, JSSL Singapura, dalam final turnamen SingaCup 2018 U12. Laga yang berlangsung di The Cage Sports Park, Turf City, Singapura ini, OYS menang telak 7-2, pada Rabu (8/11). (istimewa)

Singapura- Tim Okky Youth Soccer (OYS) U-12 akhirnya sukses mengalahkan tim tuan rumah, JSSL Singapura, dalam babak final turnamen SingaCup 2018 U12. Laga yang berlangsung di The Cage Sports Park, Turf City, Singapura ini, OYS menang telak 7-2, pada Kamis (8/11). Asisten Pelatih, Ami Handayani mengaku bila daya juang yang luar biasa dari para pemain, membuat mereka mampu mengatasi perlawanan JSSL Singapura dengan kemenangan telak 7-2. Masing-masing gol tersebut ditorehkan oleh Mokhamad Hanif (lima gol), Hidayatulloh dan Catur Bima R. “Hari ini anak-anak bermain luar biasa, tanpa beban dan di luar ekspektasi. Semua lini memiliki peran masing-masing untuk menjuarai laga final ini. Tekad dan semangat anak-anak adalah kunci kemenangan pada partai final ini. Selamat dan sukses buat anak anak hebat tim Okky Youth Soccer 2018,” ujarnya penuh kebahagiaan. Lebih jauh Ami menambahkan, permainan anak-anak Okky Youth Soccer Team setiap hari menunjukkan kemajuan. “Komunikasi pemain di lapangan juga cukup baik, kondisi fisik makin bagus. Walau partai final berlangsung di tengah cuaca panas tetapi anak-anak tetap penuh semangat bermain demi mengharumkan nama Indonesia,” tuturnya. Saat bertanding di fase perempat final, tim asuhan Asep Padian ini, mampu unggul 5-0 tim asal Australia, Football West. Lolos ke babak semifinal, mereka harus berjumpa tim sesama Indonesia, Bandung Pro United. Di partai ini, OYC Team sempat tertinggal 2 gol. Namun menit ke-20, Dhimas mencetak satu gol dan merubah skor 2-1. Pada babak ke 2, OYC bermain spartan dengan semangat sangat tinggi. Hasilnya, menit ke 38, Dhimas kembali menambah satu gol, dan menyamakan kedudukan 2-2. Selanjutnya di menit ke-45, OYC berbalik unggul, dan Hanif menjadi penentu kemenangan OYC, menjadi 3-2. Hasil ini membawa OYC melaju ke partai puncak Singacup 2018 U12. “Selain konsisten, anak-anak mampu bermain tenang, disiplin dan mendengarkan arahan pelatih. OYC Team juga mendapat apresiasi dari peserta dan supporter lain karena karakter mereka yang selalu ceria dan mau menolong. Mereka bermain dengan sportif, gembira, dan menunjukkan kepedulian tinggi pada tim lawan yang terjatuh.” ujarnya. 16 pemain yang berlaga di U-12 Singacup 2018 ini adalah hasil seleksi Okky Youth Soccer League (OYSL) 2018 dan talent scouting dari eks pemain Timnas era 80an, Dede Sulaiman dan Berti Tutuarima pada Okky National championship 11 September 2018 lalu. Para pemain menjalani training centre (pemusatan latihan) selama 7 hari di Sentul, Bogor, Jawa Barat, serta sejumlah laga persahabatan. Selama TC, OYS juga menjalani kegiatan di antaranya kunjungan ke pabrik PT. Suntory Garuda Beverage, produsen Okky, di Gunung Putri, serta studi banding ke Cipta Cendikia Football Academy. Okky Youth Soccer League (OYSL) 2018 merupakan program yang bertujuan mengembangkan bibit persepakbolaan Tanah Air yang dilaksanakan sejak 2017 oleh PT. Suntory Garuda Beverage (SGB) bekerjasama dengan Kemenpora dan Indonesia Junior Soccer League (IJSL). SGB merupakan perusahaan joint venture Suntory Jepang dan Garuda Food. Saat 2017, turnamen U-12 OYSL hanya hadir di Jabodetabek.Namun, mulai 2018, turnamen U-12 OYSL sudah hadir di enam kota besar, yakni Surabaya, Bandung, Malang, Yogyakarta, Semarang dan Jakarta. (art)

Bungkam Denmark 3-0, Garuda Muda Duel Kontra Korea Selatan di Semifinal World Junior Championship 2018

Ganda Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, akhirnya menjadi penentu Indonesia lolos ke semifinal World Junior Championship 2018. Mereka membuat skor 3-0 atas Denmark, usai menundukkan Rasmus Esperen/Sebastian Grondbjerg, 21-14, 21-14. (Humas PBSI)

Toronto- Melakoni laga perempat final, di Markham Pan Am Center, Ontario, Toronto, Kanada, pada Kamis (8/11) waktu Kanada, Garuda Muda membenamkan Denmark dengan skor 3-0. Hasil itu memastikan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay dan kolega lolos ke semifinal kejuaraan bulutangkis BWF World Junior Championship 2018. Duet andalan Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin jadi penentu kemenangan skuat Pelatnas PBSI Cipayung. Mereka merubah kedudukan 3-0 atas Denmark, usai menekuk Rasmus Espersen/Sebastian Gronbjerg, dua gim langsung, dalam duel berdurasi 32 menit, dengan skor 21-14, 21-14. “Lawan tadi mereka no lob-nya bagus. Susah-susah gampang pertandingan tadi,” ungkap Leo mengomentari pertandingannya itu. Sedangkan Daniel mengaku dirinya dan kolega hanya bermodalkan kepercayaan diri dan yakin ketika bermain di lapangan. “Karena main beregu, jadi kekuatannya berasa lebih,” jelas Daniel. Sebelumnya, dobel Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti, membuka keunggulan Indonesia. Tampil di partai pertama, mereka dipaksa bermain 55 menit sebelum merebut kemenangan dari pasangan Daniel Lundgaard/Amalie Magelund, dalam drama pertarungan tiga gim, dengan skor 21-12, 20-22, 21-17. Hasil positif pun ditorehkan Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay. Siswa SKO (Sekolah Khusus Olahraga) Ragunan, Jakarta, yang turun di laga kedua turnamen yang memperebutkan Piala Suhandinata itu, menumbangkan Magnus Johannesen, straight game, dengan skor 21-13, 21-11, dalam waktu 40 menit. Indonesia memimpin 2-0. Usai unggul 3-0 dari Denmark, membuat partai keempat serta kelima, yang memainkan tunggal putri, yakni Putri Kusuma Wardani kontra Line Christophersen, dan ganda putri yang mempertemukan Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto dengan Amalie Magelund/Freja Ravn, tak dimainkan. Menjejak ke semifinal, Garuda Muda akan berjumpa dengan Korea Selatan yang menang atas India, dengan skor 3-1, pada Jumat (10/11). China juga melenggang ke babak empat besar, usai mengalahkan Malaysia, dengan skor 3-1. China akan berhadapan dengan Jepang, yang menghempaskan China Taipei, dengan skor 3-0. (Adt)

Persija Jakarta U-19 Masih Sanggup Menatap Semifinal, Usai Dipermak 0-4 dari Persib Bandung

Persija Jakarta U-19 (oranye) harus takluk 0-4 dari Persib Bandung U-19, di pertandingan pertama babak 8 besar Liga 1 U-19 2018. Namun, peluang The Young Tiger menuju fase semifinal Liga 1 U-19 2018 sebenarnya masih terbuka lebar. (goal.com)

Jakarta- Persija Jakarta U-19 harus mengakui keunggulan Persib Bandung U-19 di pertandingan pertama babak 8 besar Liga 1 U-19 2018. Skuat berjuluk The Young Tiger itu harus takluk dari Persib U-19 dengan skor 0-4 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, pada Rabu (7/11). Persija U-19 masih berpeluang melaju ke babak selanjutnya asal menyapu bersih dua laga terakhir kontra PSM Makassar dan Persebaya Surabaya. Menurut asisten pelatih Persija u-19, Washiyatul Akmal, mengungkapkan kekalahan ini tak lepas dari cederanya yang dialami sang kapten, Desly Nur. ā€œSejatinya anak-anak bermain bagus namun kurang beruntung. Cederanya Desly Nur sedikit berpengaruh tim. Terutama keseimbangan di permainan kami,ā€ ujar Akmal pada Kamis (8/11). Kekalahan ini membuat staff pelatih Persija U-19 harus memutar otak untuk tampil maksimal di dua pertandingan terakhir. Akmal melakukan evaluasi kesalahan yang dilakukan para pemain di pertandingan kali ini. ā€œKami akan perbaiki lewat rekaman video, agar kesalahan kami tak terulang di pertandingan selanjutnya,ā€ tutur Akmal. Sekedar catatan, pada musim 2017, Persija U-19, gagal lolos ke babak delapan besar. Dari 10 kali bermain, tim yang saat itu diasuh Jan Saragih hanya meraih 12 poin. Memakai GOR Ciracas, Jakarta Timur, sebagai kandang, The Young Tiger mengoleks tiga kali menang, tiga kali imbang, dan empat kali kalah. Akhirnya, Bhayangkara U-19 yang mengoleksi 16 poin, menemani Persib Bandung U-19, lolos ke 8 besar Liga 1 U-19 musim 2017. Di partai selanjutnya, Persija Jakarta U-19 akan ditantang oleh PSM Makassar U-19, pada Jumat (9/11), dan menghadapi Persebaya Surabaya U-19, pada Minggu (11/11). (art)

Gagal Sumbang Medali di Kejuaraan Dunia WKF Spanyol, Peringkat Karateka 20 Tahun Ini Diyakini Naik Signifikan

Meski Rifki Ardiansyah Arrosyiid (sabuk merah) takluk di tangan karateka asal Latvia, Kalvis Kalnins 0-2, dalam kondisi cedera kaki kanan pada Rabu (7/11), ia diyakini berpeluang besar menambah peringkat dunianya, karena berhasil lima kali tampil dalam Kejuaraan Dunia WKF, di Madrid, Spanyol. (Koran SINDO)

Madrid- Meski gagal merebut medali, dua karate Indonesia berpeluang besar naik peringkat dunianya karena berhasil lima kali tampil di Kejuaraan Dunia WKF di Madrid, Spanyol. Mereka adalah Cokorda Istri Agung Sanistyarani dan Rifki Ardiansyah Arrosyiid. Cokie, panggilan Cokorda Istri Agung Sanistyarani misalnya, mampu lolos babak perempat final kumite -55 kg putri pada laga hari kedua, Rabu (7/11) waktu setempat. Pada babak pertama, karateka peringkat 16 dunia itu menaklukkan karateka Selandia Baru, Alison Oliver dengan skor 6-3. Di babak kedua, menundukkan andalan Israel Rotem Efroni 2-1, dan babak ketiga mengalahkan Jovana Georgieva asal Makedonia, dengan skor 1-0. Bahkan, pada babak keempat dia tampil menggila dengan menghabisi karateka Slovakia, Viktoria Semanikova 5-4. Sayangnya pada babak perempat final, peraih medali perunggu Asian Games 2018 Jakarta-Palembang itu gagal memanfaatkan momentum kemenangan. Dia justru takluk di tangan karateka Jepang, Sara Yamada dengan skor telak 0-4. Padahal, andai bisa bertahan, bukan mustahil wanita kelahiran Klungkung, Bali, 31 Desember 1994 ini, memecahkan rekor medali perunggu kejuaraan dunia yang pernah dicatatkan Dony Dharmawan, pada Kejuaraan Dunia WKF di Finlandia, pada 2006. Yang lebih sial lagi, langkah Yamada pun terhenti di babak semifinal, usai takluk dari karateka Polandia, Dorota Banaszczyk, dengan hantei usai kedudukan 0-0. Alhasil, harapan Cokie mendapatkan babak repechage, guna memperebutkan medali perunggu pun hilang seketika. “Saya kurang beruntung, karena karateka Jepang yang mengalahkan saya, justru kalah hantei dari lawannya,” ujar Cokie, di Madrid. Kondisi sama dialami Rifki, peraih emas Asian Games 2018. Pemilik peringkat 128 WKF itu, juga gagal merebut medali di kejuaraan dunia ini. Pemuda kelahiran Surabaya 24 Desember 1997 ini, menyerah pada pertandingan ketiga babak repechage kumite kelas -60 kg putra. Dia takluk di tangan karateka asal Latvia, Kalvis Kalnins 0-2, dalam kondisi cedera kaki kanan. Jika sanggup menahan serangan Kalnins, anggota TNI AD ini dipastikan menjejaki prestasi Dony. Apalagi, Rifki hanya tinggal selangkah mewujudkan ambisi itu. Pada babak pertama repechage, ia menang hanshoku atas karateka Kroasia, Kristijan Lackovic, dan menyudahi karateka Inggris, Cuba Parris. Babak repechage didapatnya, paska menundukkan peringkat 5 dunia asal Brasil, Douglas Brose, pada babak kedua. Sayang, dia gagal memanfaatkan momentum usai ditekuk karateka Jepang, Naoto Sago, dengan skor akhir 1-6. “Sebetulnya saya optimistis, dia bisa merebut medali perunggu, jika melewati karateka Latvia itu. Tapi, karena lutut Rifki cedera, dia sulit mengatasi ketertinggalan poin dari Kalnins,” ujar Pelatih Kepala, Syamsuddin. Meski begitu, Syamsuddin yakin, pencapaian Rifki akan mengatrol peringkat dunianya yang saat ini 128 WKF. Sebab, poin yang disediakan pada kejuaraan dunia ini, merupakan yang tertinggi, dari kejuaraan-kejuaraan WKF lainnya, seperti WKF Premier League dan Seri A. Fakta menunjukkan, setelah Rifki lima kali tampil di Kejuaraan WKF Seri A, di Santiago, Chile, September lalu, peringkat dunia prajurit yang berpangkat sersan satu TNI ini langsung melesat, dari 329 WKF menjadi 128 WKF. “Saya sangat yakin, peringkat Cokie maupun Rifki, bakal naik signifikan, hasil lima kali penampilan mereka di Madrid. Dan, bukan mustahil, rankingnya langsung masuk 50 besar WKF. Ini jadi bekal positif mendapatkan tiket ke Olimpiade 2020 Tokyo,” jelasnya. Syamsuddin mengatakan, untuk lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo, setiap karateka harus bisa masuk peringkat 100 besar dunia pada 2018. Sementara pada 2019, mereka harus lolos ke 50 besar dunia, guna mengamankan tiket ajang mulitievent dunia itu. Selain Rifki dan Cokie yang bertanding pada hari kedua kejuaraan dunia karate di Madrid, dua karateka Indonesia lain juga turut tampil. Mereka adalah Sandi Firmansyah (kumite -75 kg putra) dan Srunita Sari Sukatendel (kumite -50 kg putri). Namun, langkah mereka tak seberuntung Cokie dan Rifki. Sandi kalah dari karateka nomor 5 dunia asal Jepang, Ken Nishimura 0-3 pada babak pertama, sementara Sari harus takluk di tangan karateka dari Aljazair, Imane Taleb 0-5 pada babak kedua. Sebelumnya, pada babak pertama, Sari unggul atas karateka Bulgaria, Kristina Svilenova 3-1. (art)

Undang Pelatih dan Pemain Timnas Basket Indonesia, SD Ar-Rahman Motik Gelar Kompetisi 3×3

Sekolah Dasar Ar-Rahman Motik menggelar kompetisi basket 3x3 antar-SD se-DKI Jakarta di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, 7-8 November. Sebanyak 25 tim tampil dalam event 3x3 Ar-Rahman Motik Basketball Competition 2018. Hadir pula Pelatih Timnas, Fictor Gideon Roring. (mediaindonesia.com)

Jakarta- Usia dini merupakan peluang emas dalam membentuk sebuah karakter sesorang. Dalam dunia olahraga, pembinaan atlet sejak usia dini juga terus dilakukan. Selain untuk mematangkan skill, dalam hal ini mental juga perlu diasah saat merintis sebuah karier. Hal itu menjadi perhatian Sekolah Dasar Ar-Rahman Motik yang menggelar kompetisi basket 3×3 antar-SD se-DKI Jakarta di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, 7-8 November. Sebanyak 25 tim ikut serta dalam kompetisi bertajuk 3×3 Ar-Rahman Motik Basketball Competition 2018 itu. Kompetisi itu mendapat pengakuan dari Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) dengan kehadiran wasit dan panitia pertandingan dari induk olahraga basket di Indonesia itu. “Even ini berawal dari keprihatinan anak sekarang itu aktivitas fisiknya kurang. Lebih lama main gadget ketimbang yang lainnya. Makanya kita berpikir untuk bikin even ini, tapi bagaimana mereka datang bukan hanya main basket dan berkompetisi. Tapi juga ada edukasinya,” ungkap Catur Prastyo, Ketua Pelaksana, di Jakarta, Kamis (8/11). Sebagai edukasi, panitia pun mendatangkan pebasket Tim Nasional, di antaranya Andakara Prastawa Dhyaksa, Ponsianus Nyoman Indrawan, Adhi Pratama Prasetyo Putra, dan Valentino Wuwungan. Hadir pula Pelatih Timnas Fictor Gideon Roring yang akrab disapa Ito, dan Johannis Winar atau karib dipanggil coach Ahang. “Jadi kita menghadirkan pebasket idola mereka untuk hadir. Mereka berbicara, apa korelasi antara pentingnya sekolah dan main basket? Kenapa sekolahnya musti pinter agar main basketnya bisa bagus. Sejauh ini sih tidak ada kendala karena memang usia mereka usia bermain. Pulang sekolah mereka punya memori dan kesan,” jelas Catur. Seluruh peserta baik menang atau kalah akan dapat medali sebagai kenang-kenangan. Diharapkan akan lahir regenerasi atau penerus basket Indonesia yang mampu menembus jenjang karier profesional tanpa mengorbankan pendidikannya. Sistem pertandingannya dalam kompetisi ini sedikit dimodifikasi, dari segi waktu pertandingan untuk menunjang kapasitas fisik siswa SD. Yakni permainan per kuarter hanya berlangsung selama 7 menit. Kompetisi itu menganut sistem pertandingan setengah kompetisi, walaupun ada 25 tim. Tujuannya, agar tim yang kalah bertanding di babak awal tidak langsung angkat koper. Menurut Catur, setiap tim minimal akan bermain 3 kali. Sementara itu, sambutan hangat juga datang dari Pelatih Timnas. “Komentar saya mengenai acara ini yang pasti, ya saya senang banget karena kita bisa datang dan bertemu dengan anak-anak sekolah. Kita bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan,” ujar coach Ito. “Di usia dini mereka sudah berlatih basket, bisa mengembangkan bakatnya. Bagi saya sebagai pelatih, saya sudah punya pemain-pemain muda yang basic dan fundamentalnya solid. Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Sekolah Ar-Rahman bisa jadi teori yang lainnya. Bibit-bibit itu harus kita cari dan harus kita olah,” tutupnya. (Adt)

Gelar Kejuaraan Renang Kelompok Umur Berkualitas, Pari Sakti Cup (PSC) 2018 Siapkan Perenang Muda Andalan

Sejumlah peserta beradu kecepatan mengikuti kejuaraan renang Pari Sakti Cup 2018 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (8/11). Perlombaan renang kelompok umur terbesar di Indonesia yang diikuti 520 perenang berbagai kategori usia dengan 182 nomor itu, berlangsung 8-10 November 2018. (medcom.id)

Jakarta- Kejuaraan Renang Kelompok Umur Pari Sakti Cup (PSC) 2018 dibuka secara resmi di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (8/11). Turnamen renang tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Pari Sakti Swimming Club, diharapkan menjadi wadah pembibitan dan pembinaan calon atlet renang Indonesia. Pembukaan dihadiri langsung oleh Ketua Panitia Pari Sakti Cup, Akbar Nasution; Wakil Ketua Umum PRSI, Harlin E Raharjo; Ketua Dewan Pembina PSC 2018, Kiki Taher; serta Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Nyoman Shuida, yang datang mewakili Menko PMK, Puan Maharani. PSC 2018 memperlombakan 182 nomor pertandingan untuk memperebutkan 182 medali, 12 trofi untuk perenang terbaik, dan Piala Indonesia-1 untuk klub terbaik. Perlombaan ini juga akan memperebutkan hadiah uang tunai Rp12 juta, untuk biaya pembinaan klub bagi perenang terbaiknya. Ajang ini dibuka langsung Deputi Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida, yang mewakili Menko Puan Maharani. Ia berharap ajang yang rutin diadakan tiap tahun ini, bisa diikuti klub-klub renang nasional lainnya. “Renang belum mendapatkan medali di Asian Games 2018. Ke depan, PRSI bisa memberdayakan klub-klub renang supaya bisa berprestasi lewat kompetisi dan pembinaan seperti Pari Sakti Cup ini,” tutur Nyoman Shuida. Turnamen ini digelar 8-10 November 2018. Sebanyak 520 peserta putra dan putri dari 43 klub, di 10 provinsi akan berlomba. Sementara, Ketua Panitia PSC 2018, Akbar Nasution, menjelaskan kejuaraan ini diikuti oleh total 520 perenang. Jumlah tersebut terbagi dari perenang putra-putri, dari 43 klub renang di seluruh Indonesia. “Sejak digagas almarhum ayah saya, Radja Nasution, Pari Sakti Cup memang ingin menghadirkan kompetisi selayak mungkin, dan bisa dijadikan parameter bagi kompetisi renang lainnya,” ujar mantan perenang nasional tersebut. Ajang yang menggandeng Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) diharapkan bisa memunculkan bibit perenang di kemudian hari. Maklum saja, prestasi renang Indonesia masih jauh tertinggal Singapura yang bisa berjaya di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu lewat Joseph Schooling. Indonesia terakhir mendapat medali di cabor renang pada Asian Games Beijing 1990 lewat Richard Sambera yang meraih perunggu. “Lewat Pari Sakti Cup ini, kita perlahan bersama-sama mulai dari bawah, menciptakan kompetisi dan pembinaan atlet yang berkualitas sejak dini,” kata Ketua Dewan Pembina PSC 2018, Kiki Taher, Kamis (8/11). (Adt)

Dapatkan 10 Orang Wakil Dari Basketball Clinic For Lombok, Selangkah Lagi Tembus Honda DBL Indonesia All-Star 2018

Ryan Gardinir, pelatih World Basketball Academy (WBA) Australia mengajarkan bagaimana cara shooting yang benar, kepada para camper putri dalam event Honda DBL Special Basketball Clinic For Lombok, yang berlangsung di Gelanggang Pemuda Mataram, pada Senin-Rabu, 5 -7 November. (DBL)

Mataram- Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu korban bencana gempa membawa banyak simpatik. Honda dan DBL Indonesia bergerak bersama memberi suntikan semangat kepada para korban gempa. Mereka menggelar program khusus, yaitu Honda DBL Special Basketball Clinic For Lombok. Kegiatan ini sekaligus dijadikan ajang seleksi, menuju Honda DBL Camp 2018 di Surabaya. Sebanyak 222 camp-ers (sapaan calon peserta camp) yang mengikuti kegiatan itu sangat antusias mengikuti latihan. Pelatih dari DBL Academy dan World Basket Academy (WBA) Australia, menyeleksi dengan ketat. Para camper ditempa selama tiga hari. Baik dari segi fisik, teknik, skill, attitude, nutrion class, dan timing bermain basket yang tepat. Bertempat di Gelanggang Pemuda Mataram, Rabu (7/11) merupakan hari terakhir seleksi. Sebanyak 10 pebasket putra dan putri, dinyatakan lolos dan akan terbang ke Surabaya, untuk mengikuti Honda DBL Camp. Lima campers putri diisi Julian Fathana Panie, Qhifani Zhaqila, I Gusti Ayu Eka A, Syahtia Dwi Ningrum Alamsyah, dan Ni Made Sri Ratna Windusari. Lalu, lima campers putra diraih Kelvin Saputra Tan, Hendra Gunawan, I Nyoman Ari Sutrisna, I Made Dwi Artana, dan Dimas Anugrah Ramadhan. Ada juga dua pelatih yang lolos ke Honda DBL Camp 2018. Yakni, Sazali Rois dan I Gede Apriana. General Manager DBL Indonesia Yondang Tubangkit mengatakan, Honda DBL Special Basketball Clinic For Lombok pertama kali diselenggarakan di Indonesia. Tujuannya, membangkitkan semangat pemuda pasca bencana gempa. ā€Ini program khusus untuk Lombok,ā€ kata Yondang. Campers diseleksi langsung oleh dua pelatih WBA Australia, dan pelatih dari DBL Academy. ā€Dari WBA ada Shane Froling dan Ryan Gardiner, ā€ jelasnya. Dia melihat, campers yang mengikuti kegiatan ini memiliki potensi. Namun, harus mempersiapkan diri lebih baik lagi. Sementara itu Kelvin Saputra Tan mengaku, kekurangannya ada di fisik dan teknik. ā€œKekurangan itu akan saya tingkatkan lagi,ā€ kata dia. Kelvin menargetkan bisa tembus ke Honda DBL Indonesia All-Star. Masuk tim Honda DBL Indonesia All-Star merupakan impiannya sejak mengikuti Honda DBL. ā€Ini kesempatan besar bagi saya. Tidak boleh disia-siakan,ā€ ucapnya. Menurutnya, persaingan di Honda DBL Camp 2018 cukup berat. Harus bersaing dengan pebasket pilihan dari 21 provinsi lainnya. ā€Saya rasa tidak mudah. Waktu dua minggu harus dimanfaatkan dengan maksimal,ā€ tekadnya penuh semangat. Setali tiga uang, I Gusti Ayu Eka mengatakan, ia sudah mempersiapkan diri mengikuti Honda DBL Special Basketball Clinic For Lombok. Targetnya, tembus ke Honda DBL Camp 2018 di Surabaya terpenuhi. ā€Sekarang, harus mempersiapkan diri lebih matang, untuk bisa lolos manjadi Honda DBL Indonesia All-Star,ā€ kata Ayu. Ia berharap, semua yang didapatkan di Honda DBL Special Basketball Clinic For Lombok akan bisa bermanfaat ke depannya. ā€Ilmu yang didapatkan akan saya terapkan membawa prestasi NTB lebih baik lagi,ā€ pungkasnya.(Adt)

Juara Grup H, Indonesia Hadapi Denmark di Perempat Final World Junior Championship 2018

Putri Kusuma Wardani menyumbang kemenangan bagi kubu Indonesia, usai menang dari wakil Inggris Freya Redfearn, straight game, 21-14, 21-17. Indonesia ke perempat final berjumpa dengan Denmark, pada Kamis (8/11). (Dok. Humas PBSI)

Toronto- Indonesia menuntaskan babak penyisihan kejuaraan bulutangkis BWF World Junior Championship 2018 dengan hasil sempurna. Pada babak penentuan juara grup H, Putri Kusuma Wardani dan kolega sukses membungkam Inggris dengan skor telak 5-0, pada Rabu (7/11). Ganda Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti membuka jalan Garuda Muda meraih kemenangan dari Inggris 1-0. Mereka menekuk Rory Easton/Hope Warner, straight game, dalam duel 36 menit, dengan skor 21-14, 22-20. Indonesia menambah keunggulan 2-0 melalui tunggal putra Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay. Melakoni laga di partai ketiga, Ikhsan sempat mendapatkan perlawanan ketat dari Harry Huang. Namun, atlet kelahiran Tomohon, Sulawesi Utara, 15 Januari, 18 tahun silam itu mengunci kemenangan dalam dua gim langsung, dengan skor 21-15, 21-18, dalam tempo 39 menit. Dobel Ghifari Anandaffa Prihardika/Pramudya Kusumawardana Riyanto, memastikan kemenangan Merah Putih atas Inggris, jadi 3-0, di partai ketiga. Ghifari/Pramudya butuh waktu 30 menit untuk mengandaskan perlawanan Rory Easton/Zach Russ, straight game, dengan skor 21-17, 21-13. Skuat Pelatnas PBSI Cipayung itu kembali memperlebar kemenangan Indonesia atas Inggris. Yakni Putri Kusuma Wardani yang sukses menyingkirkan Freya Redfearn. Tunggal putri asal PB Exist Jakarta itu menang dalam waktu 27 menit, dua gim langsung dengan skor 21-14, 21-17. Kedudukan menjadi 4-0 untuk Indonesia. “Lawan hari ini nggak terlalu susah, tapi pukulan kirinya cepat, terus smash lurusnya juga lumayan. Cuma dia langkahnya lambat, jadi kalau dijauhin juga dia kesulitan sendiri,” ujar Putri usai laga di Markham Pan Am Center, Ontario, Toronto, Kanada, pada Rabu (7/11). Dominasi Indonesia atas Inggris berlanjut. Pasangan Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil menyempurnakan kemenangan menjadi 5-0. Ganda besutan PB Djarum Kudus itu menang mudah dari Molly Chapman/Annie Lado, straight game, dengan skor 21-12, 21-10. Duel kedua pasangan berlangsung 27 menit. Di perempat final, Garuda Muda ditantang Denmark, pada Kamis (8/11). Denmark melaju ke babak 8 besar setelah meraih kemenangan sempurna melawan Guyana (5-0), Republik Dominika (walkover), Amerika Serikat (4-1), dan Singapura (4-1). Kejuaraan Dunia bulutangkis atau BWF World Junior Championships 2018 mempertandingkan dua nomor, yaitu beregu dan perorangan. Pertandingan beregu campuran berlangsung pada 5 hingga 10 November 2018, sedangkan pertandingan perorangan berlangsung mulai 12 hingga 18 November 2018. (Adt)

Tiga Hari Duel Sengit, 16 Sekolah Melaju ke Babak 8 Besar Mainbasket 3X3 Indonesia Competition

Persaingan sengit tersaji pada hari terakhir penyisihan event Mainbasket 3X3 Indonesia Competition, di Piazza Gandaria City Mall, Rabu (7/11). Setelah berjuang ketat selama tiga hari (5-7 November), terpilih 16 tim (8 tim putra dan 8 putri) yang berhak melanjutkan langkahnya ke babak 8 Besar. (DBL)

Jakarta- Persaingan sengit tersaji pada hari terakhir penyisihan event Mainbasket 3X3 Indonesia Competition, di Piazza Gandaria City Mall, Rabu (7/11). Setelah melalui perjuangan ketat selama tiga hari (5-7 November), terpilih 16 tim (8 tim putra dan 8 putri) yang berhak melanjutkan langkahnya. Mereka bakal tampil pada Babak 8 Besar yang digelar bersamaan dengan Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 pada 10-17 November, di GOR Soemantri Brodjonegoro Kuningan, Jaksel. Pada kategori putri, empat tim sudah lebih dulu memastikan tempat di Babak 8 Besar pada Selasa (6/11). Adalah SMAN 82 Jakarta, MAN 19 Jakarta, SMA PSKD 1 Jakarta (C), dan SMA PSKD 1 (A). Sementara empat tim lainnya, mengunci tiket lolos paska menekuk lawannya. SMA PSKD 1 (B) berhasil mengalahkan SMAN 53 Jakarta, dengan skor 8-0. Selanjutnya, MA Annajah maju ke Babak 8 Besar, usai unggul dari SMAN 32 Jakarta (A), dengan skor 3-0. SMA PSKD 1 (D), melengkapi hegemoni PKSD di kompetisi 3X3 ini. Tim yang bermarkas di daerah Senen itu menyudahi SMA Cita Buana dengan skor 4-2. Menanggapi kesuksesan sekolahnya, kapten SMA PSKD 1 (D), Regina Nathania Pramesti menyatakan gembira atas pencapaian SMA PSKD 1. ā€œSangat bersyukur karena latihan yang selama ini kami lakukan terbayar. Semua wakil kami lolos ke Babak 8 Besar,ā€ ucap student athlete kelahiran 2002 ini. Sementara di sektor putra, seluruh tim harus bekerja ekstra. Bahkan, laga hari ini menjadi penentu guna melanjutkan langkah di Mainbasket 3X3 Indonesia Competition. Kedelapan tim 3X3 putra yang akhirnya lolos dan berangkat ke fase 16 terbaik adalah SMA Islam Al Ma’ruf (B), SMA Kolese Gonzaga, SMAN 71 (F), SMA Charitas (B), SMA PSKD 1 (A), SMA Dian Harapan (C), SMA Bukit Sion (A), dan SMAN 71 (E). Keseruan rangkaian acara Mainbasket Bareng DBL Indonesia di Piazza Gandaria City Mall, ditutup oleh penampilan memukau dari 12 tim dance yang bersaing pada UBS Gold Dance Competition. Mereka adalah Best Three alias tiga terbaik, yang terpilih dari masing-masing regional (West Region, North Region, South Region, dan East Region). Ke 12 tim itu yakni SMA Dian Harapan (Zebaoth), SMA IPEKA Puri (Equinox), dan SMA Kristoforus 2 (JLD) dari West Region. Lalu Bunda Mulia School (Groove), SMAK 5 Penabur (D-Vision), dan SMAN 30 Jakarta (Ratoeh Jaroe Veternate) dari North Region. Sementara dari South Region ada SMAN 6 Jakarta (PCM), SMAN 28 Jakarta (Crescent), dan SMAN 47 (Forsence). Dan dari East Region ada SMAN 44 Jakarta (The Glame), SMA Labschool Rawamangun (Diva), serta SMAN 81 (Cleotatra). Masing-masing kontestan all out menampilkan kreasi dan aksi yang lebih fresh untuk menjadi yang terbaik. Aksinya pun sangat total, karena penampilan pada acara ini ikut masuk penjurian. Tentunya ditambah dengan penjurian dari penampilan mereka pada Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018, di GOR Soemantri, 10-17 November nanti. (Adt)

Tampil Spartan di Laga Perdana 8 Besar, Persib U-19 Libas Macan Kemayoran Dengan Skor Telak 4-0

Selebrasi gelandang serang Persib Bandung U-19, Beckham Putra Nugraha (13), usai melakukan hattrick ke gawang Persija Jakarta U-19, dalam laga perdana babak 8 besar Liga 1 U-19 2018 Grup A, di Stadion Moch. Soebroto, Kota Magelang, Jawa Tengah. Persib menang telak 4-0 atas Macan Muda Kemayoran. (Pesib.id)

Magelang- Persib Bandung U-19 mengawali babak 8 besar Liga 1 U-19 2018 Grup A dengan kemenangan. Tiga poin didapat pada partai “El Clasico Junior” kontra Persija Jakarta U-19. Partai di Stadion Moch. Soebroto, Kota Magelang, Rabu (7/11), selesai dengan skor telak 4-0. Persib mengalahkan Persija. Beckham Putra Nugraha menjadi bintang kemenangan Maung Bandung junior. Topscorer Liga Pelajar U-16 2016 itu, mencetak hattrick gol ke gawang Persija. Gol-gol adik kandung pemain Persela Lamongan hasil pinjaman dari Persib, Gian Zola Nasrullah ini, tercipta pada menit ke-45, 75’, dan 85’. Satu gol lainnya dihasilkan Ilham Qolba. Namun, laga sempat terhenti di menit-menit akhir, lantaran banyaknya penonton yang tiba-tiba berhamburan ke lapangan. Situasi ini membuat wasit menghentikan pertandingan beberapa saat. Dengan hasil kemenangan ini, anak asuh Budiman Yunus itu, kini memuncaki klasemen Grup A sementara. Di bawah Persib ada PSM Makassar U-19, yang di waktu bersamaan di Stadion Gemilang, Kab. Magelang, mengalahkan Persebaya Surabaya U-19, dengan skor tipis 1-0. Di laga berikutnya, Maung Ngora akan menghadapi Persebaya U-19, pada Jumat (9/11). Ini merupakan ulangan dari penyisihan grup lalu, saat kedua tim sama-sama satu grup. Sementara, Persija U-19 selanjutnya bentrok menghadapi PSM U-19, dihari yang sama. Semua laga Grup A dimainkan di Kota Magelang, Jawa Tengah, dengan memakai Stadion Moch Soebroto dan Stadion Gemilang. (art)

Lumat Meksiko 5-0 di Laga Ketiga, Langkah Garuda Muda Mulus Ke 8 Besar World Junior Championship 2018

Duet ganda campuran, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Rehan Naufal Kusharjanto, memastikan kemenangan Indonesia 5-0 atas Meksiko, usai melakoni laga ketiga di Markham Pan Am Center, Ontario, Toronto, Kanada, pada Selasa (6/11). Tim bulutangkis junior Indonesia maju ke babak "8 Besar" BWF World Junior Championships 2018. (Dok. Humas PBSI)

Toronto- Langkah Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay dan kolega masih mulus pada laga penyisihan grup H kejuaraan bulutangkis BWF Junior Championship 2018. Melakoni laga ketiga di Markham Pan Am Center, Ontario, Toronto, Kanada, pada Selasa (6/11), Indonesia sukses melumat Meksiko dengan skor meyakinkan 5-0. Di partai pertama yang memainkan ganda putra, Indonesia berhasil mencuri kemenangan 1-0 dari Meksiko setelah duet Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses mengalahkan Jesus Arturo Barajas Lopez/Armando Gaitan, dalam waktu 22 menit, straight game, dengan skor 21-9, 21-11. Pasukan Pelatnas PBSI Cipayung Jakarta kembali memperbesar keunggulan melalui tunggal putri Yasnita Enggira Setiawan. Bertanding di partai kedua, Yasnita menang mudah atas Adelina Quinones, straight game, dengan skor 21-8, 21-12. Pertandingan itu berlangsung selama 23 menit. Indonesia memimpin 2-0. “Tadi sebelum masuk lapangan saya sempat deg-degan. Ini pertama kali saya main di kejuaraan dunia junior, bawa nama Indonesia. Dan tempatnya juga jauh dari Indonesia, harus ke Kanada,” ujar Yasnita mengomentari penampilannya itu. “Tapi pas pemanasan saya lihat lawan, saya mencoba meyakinkan diri kalau saya bisa. Untung di lapangan saya sudah bisa mengatasinya, nggak deg-degan lagi,” lanjut dara kelahiran Jakarta, 11 Agustus, 17 tahun silam itu. Di partai ketiga, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay menegaskan dominasi Merah Putih atas Meksiko menjadi 3-0. Memainkan laga berdurasi 33 menit, Ikhsan menekuk Luis Armando Montoya Navarro, dua gim langsung, dengan skor 21-11, 21-14. Kendati unggul 3-0, namun Indonesia tak mengendurkan perlawanan. Dobel Nita Violina Marwah/Putri Syaikah, memperbesar kemenangan menjadi 4-0. Nita/Putri butuh waktu 20 menit mencukur pasangan Nicole Marquez/Adelina Quinones, straight game, dengan skor meyakinkan 21-7, 21-5. Akhirnya, Indonesia menutup duel kontra Meksiko dengan skor 5-0. Ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti, yang turun di partai kelima, menuntaskan tugasnya dengan baik. Mereka tak menemukan kendala menyudahi Armando Gaitan/Jessica Jasmin Bautista Trigueros, straight game, dengan skor 21-5, 21-8, dalam tempo 18 menit. “Kami menguasai permainan hari ini. Kami juga banyak mencoba pukulan dan lapangan. Supaya, jika bertemu lawan yang lebit sulit, kami bisa mengantisipasi,” ujar Rehan usai laga. Dengan hasil ini, tim bulutangkis junior Indonesia maju ke babak “8 Besar” BWF World Junior Championships 2018. Hasil kontra Meksiko merupakan kemenangan ketiga bagi skuad muda Merah Putih di Grup H, setelah sebelumnya menang atas Austria dan Macau. Tiga kemenangan itu, memastikan Indonesia lolos ke babak selanjutnya. Hasil ini menempatkan Indonesia sementara di puncak klasemen Grup H, dengan torehan poin yang sama (3 poin) dengan Inggris, yang duduk di posisi kedua. Indonesia unggul selisih permainan, karena belum pernah kehilangan satu gim (15-0) pun,dari tiga laga yang telah dijalani. Sebaliknya, Inggris memiliki hasil pertandingan 13-2, setelah kehilangan dua gim pada laga melawan Austria, saat mereka menang tipis 3-2. Indonesia tinggal menyisakan satu pertandingan penyisihan lagi melawan Inggris pada Kamis, 8 November 2018 dini hari WIB. Laga melawan tim unggulan kesembilan itu menjadi laga yang akan menentukan siapa yang lolos “8 Besar” dengan status juara grup. Lawan di babak selanjutnya ditentukan lewat undian. (Adt)

DBL Gelar Special Basketball Clinic For Lombok, 222 Pelajar NTB Buru Tiket DBL Camp

Honda Developmental Basketball League (DBL) Special Basketball Clinic For Lombok, dimulai sejak Senin (5/11), yang berlangsung di Gelanggang Pemuda Mataram, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 222 pebasket pelajar di Pulau Lombok mendapat program latihan sekaligus seleksi menuju Honda DBL Camp. (DBL)

Mataram- Honda Developmental Basketball League (DBL) Special Basketball Clinic For Lombok, dimulai sejak Senin (5/11), yang berlangsung di Gelanggang Pemuda Mataram, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 222 pebasket pelajar di Pulau Lombok mendapatkan program latihan intensif yang menyenangkan. General Manager DBL Indonesia, Yondang Tubangkit mengatakan, program tersebut diselenggarakan untuk kali pertama di Lombok. Visi programnya membangkitkan semangat pemuda pasca bencana gempa. ā€Mereka harus terus semangat. Bencana gempa tak boleh meruntuhkan itu. Kita bangkitkan mereka melalui program khusus ini,ā€ kata Yondang. Para peserta mendapatkan program latihan khusus dari World Basketball Academy (WBA) Australia. Shane Froling dan Ryan Gardiner, yang datang langsung memberi materi. ā€Mereka juga adalah pelatih di DBL Camp. Kita bekerjasama sejak 2010 silam,ā€ jelasnya. Program latihan yang diberikan hampir sama dengan di DBL Camp. Mereka mendapatkan materi teknik dasar cara bermain basket yang tepat. ā€Program ini sekaligus memberikan gambaran yang ada di Honda DBL Camp,ā€ bebernya. Menjadi bagian dari Honda DBL camp cukup berat. Harus melalui seleksi yang ketat. “Paling tidak, melalui program ini, student-athlete NTB bisa merasakan atmosfer DBL Camp sesungguhnya,ā€ ujarnya. Itu bisa memberikan suntikan spirit bagi mereka untuk terus berlatih basket. Semangat mereka yang digenjot melalui program tersebut, bisa menjadi tonggak bagi pebasket NTB berprestasi ke depan. ā€Saya berharap, program ini bisa bermanfaat bagi perkembangan dunia basket NTB ke depan,ā€ harapnya. Pebasket mendapatkan program latihan khusus selama tiga hari. Dari 5-7 November. Yondang mengatakan, program itu akan menjadi ajang seleksi, menuju ke Honda DBL Camp, di Surabaya, Jawa Timur. Lima pebasket putra dan putri akan mewakili NTB berebut tiket Honda DBL Indonesia All-Star. ā€Pemain yang lolos menjadi DBL All Star, berangkat ke Amerika,ā€ jelasnya. NTB memiliki potensi yang baik. Hanya saja perlu pembinaan lebih intens. ā€Saya yakin mereka lebih semangat berlatih usai basketball clinic ini,ā€ tutupnya. (Adt)

Ratusan Atlet Junior Ikuti Kejurnas Sepak Takraw Antar PPLP 2018, Kemenpora : Masa Depan Atlet Tidak Suram !

Raden Isnanta, Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora saat menghadiri pembukaan Kejurnas Sepak Takraw 2018 Antar PPLP, di Hall Futsal Rafhelly Bypass Balai Baru Kuranji, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), yang akan berlansung pada 5-10 November 2018. (Istimewa)

Padang- Sebanyak 236 atlet junior, dari 12 PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar), dan 3 Sentra Keolahragaan di seluruh Indonesia mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepak Takraw 2018, di Hall Futsal Rafhelly Bypass Balai Baru Kuranji, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), pada 5-10 November 2018. Dari 15 tim yang bersaing menjadi yang terbaik di event itu, terdapat peserta PPLP maupun SKO (Sekolah Khusus Olahraga) dari Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kehadiran mereka mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sebab, beberapa waktu lalu, sebagian wilayah Sulawesi Tengah, porak poranda akiba Gempa Bumi berkekuatan 7,7 skala richter (SR), dan Tsunami. “Untuk menghilangkan rasa stres dan duka karena keluarganya terkena bencana Gempa Bumi dan Tsunami,” ujar Raden Isnanta, Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora, pada Rabu (7/11). Isnanta pun berharap, aktivitas olahraga bisa membantu dalam pemulihan traumatik akibat bencana. Dijelaskan Isnanta, menjadi juara di ajang Kejurnas bukanlah menjadi tujuan utama. Sebab, menurutnya, arena tertinggi adalah POPNAS (Pekan Olahraga Pelajar Nasional). “Atlet-atlet sekalian jangan khawatir masa depannya suram kalau menekuni atlet sepak takraw. Dengan prestasi yang diraih akan mendatangkan rezeki yang berlimpah, salah satunya peraih medali emas pada Asian Games 2018, mereka mendapatkan bonus uang Rp 1,5 miliar, dan diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil),” lanjutnya. Ia berharap seluruh atlet disiplin mengikuti Kejurnas. Seperti jam berapa pemanasan, latihan, dan tertib pertandingan. “Saat bertanding, jadwalnya jangan dipadatkan, sehingga anak-anak harus bertanding hingga larut malam. Hal ini tentu tidak baik, dan berdampak terhadap kesehatan atlet,” tambah Isnanta. Sementara itu, Devi Kurnia, Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov), mewakili Gubernur Sumbar, menyebut sepak takraw patut bangga dengan prestasi di Asian Games 2018, Jakarta-Palembang, pada Agustus-September lalu. “Sejak Asian Games 1990, baru di Asian Games 2018, sepak takraw merebut medali emas,” ungkapnya. Sedangkan Adib Alfikri, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar, mengakuĀ  event ini memiliki tujuan untuk mengukur kemampuan serta kematangan bertanding, sekaligus ajang silaturahmi antar PPLP se-Indonesia. “Event ini diikuti 236 atlet junior, dari 12 PPLP dan 3 sentra keolahragaan di seluruh Indonesia,” tukas Adib. (Adt)

Ranking Satu Dunia Ramaikan Persaingan, Indonesian Masters 2018 Ajang Timba Pengalaman Pegolf Amatir Indonesia

Turnamen golf Indonesia Masters 2018, di Royale Jakarta Golf Club, Jakarta Timur, 13-16 Desember mendatang, bakal semarak dengan kehadiran pegolf nomor satu dunia Justin Rose (Inggris), dan Henrik Stenson (Swedia). (Adt/NYSN)

Jakarta- Pegolf nomor satu dunia Justin Rose (Inggris) dan Henrik Stenson (Swedia) memastikan kehadirannya di turnamen golf Indonesian Masters 2018, di Royale Jakarta Golf Club, Jakarta Timur, pada 13-16 Desember. Mereka akan terlibat persaingan sengit dengan pegolf negara lain, seperti India, Korea, Thailand, dan tuan rumah Indonesia, guna memperebutkan total hadiah 750.000 dollar Amerika Serikat (AS). Justin Rose merupakan pegolf nomor satu dunia, sekaligus juara bertahan di Indonesian Masters. Ia merupakan pemegang medali emas Olimpiade Musim Panas 2016, Rio de Janeiro, Brasil. Sedangkan Henrik Stenson adalah pegolf pertama Swedia yang menjuarai turnamen Major, saat sukses meraih kemenangan pada Open Championship 2016, di Royal Troon. Dan, pada 2013, Stenson meraih FedEx Cup di U.S PGA Tour dan Race to Dubai di European Tour, serta menjadi pegolf pertama yang mengawinkan dua trofi dan melakukannya di tahun yang sama. Ia juga pemegang medali perak Olimpiade Musim Panas 2016, Rio de Janeiro, Brasil. “Tahun ini, Indonesian Masters sangat spesial, dan beruntung kami bisa menghadirkan Justin Rose. Kebetulan minggu ini dia jadi pegolf nomor satu di dunia. Jadi suatu kebanggan buat kami, dia mau datang,” ujar Jimmy Masrin, Founder Indonesian Masters dan Chairman of Asian Tour, di Jakarta, pada Rabu (7/11). Menurutnya, untuk pertama kali Indonesian Masters selama penyelenggaraan kedelapan kalinya ini menghadirkan pemain nomor satu dunia, sehingga membuat kompetisi menjadi sangat sulit bagi pegolf Indonesia dan pegolf negara lain. “Di Indonesian Masters ini Indonesia mendapat alokasi 24 nama pegolf, yakni 20 pegolf profesional dan 4 pegolf amatir. Kalau dilihat kualitas pegolf Indonesia makin meningkat dari setiap pelaksanaan turnamen ini,” lanjutnya. “Bagi pegolf amatir Indonesia, turnamen ini juga menjadi tantangan tersendiri, sekaligus untuk menimba pengalaman dari pegolf-pegolf terbaik di dunia. Karena selama ini mereka juga sudah memiliki kesempatan bermain di skala lokal, regional, hingga internasional,” tambah Jimmy. Indonesian Masters akan diikuti 144 pegolf dari seluruh dunia. Dan juara klasemen Habitat for Humanity (Order of Merit Asian Tour) dinobatkan pada Indonesian Masters, serta juara turnamen tahun ini akan mendapatkan kesempatan bertanding di WGC-FedEx St. Jude Invitational pada Juli tahun depan. Sementara itu, Tambok P. Setyawati, Direktur Retail Banking Bank Negara Indonesia (BNI), mengaku bangga Bank BNI bisa mensponsori turnamen ini. “Turnamen ini merupakan salah satu kompetisi olahraga internasional utama di negara ini, dan event yang sempurna bagi kami untuk ikut terlibat,” tukas Setyawati. (Adt)