Bikin Nobar Piala Dunia 2018, Wajib Daftar Lisensi ke PestaBola

PestaBola memastikan jika regulasi public exibhtion menjadi hal yang wajib dipatuhi bagi penyelenggara komersil event nonton bareng Piala Dunia 2018, di seluruh Indonesia. (Art/NYSN)

Jakarta- Event Piala Dunia 2018 tak terasa sudah sangat dekat. Kick-off pesta sepak bola terbesar di dunia ini mulai berlangsung pada 14 Juni 2018 di Rusia. PT Futbol Momentum Asia (FMA) resmi menjadi pemegang lisensi eksklusif Piala Dunia 2018 dari FIFA. Untuk tayangan langsung, FMA menunjuk Trans TV sebagai pemegang hak siar untuk program gratis yang bisa dinikmati penonton di seluruh Indonesia. Untuk siaran di televisi berbayar, pemegang hak siarnya adalah Usee TV dan Transvision. Terkait siaran langsung ini, FMA menunjuk PT PestaBola Indonesia sebagai pemegang hak untuk melakukan sertifikasi venue program nonton bareng alias nobar yang bersifat komersial. Artinya, tempat-tempat yang ingin menggelar nobar dan bersifat komersial, diwajibkan mendaftar melalui online di website pestabola.co.id. “Kami ingin memberi kenyamanan pada komunitas pencinta sepak bola sat menonton Piala Dunia 2018. Venue yang menggelar program nobar, kami pastikan penyelenggaraannya sesuai ketentuan dari FIFA,” kata Pongky Rivawanto, Deputi Presiden Direktur PestaBola Indonesia, pada Rabu (21/3). “Pertanyaan yang sering diajukan adalah untuk acara nobar yang sifatnya tidak komersial, seperti di pos kamling, di rumah, dan lain-lain, bagaimana? Sepanjang bukan komersial, tidak ada masalah,” tambahnya. Pemerintah lewat Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora), Gatot Sulistiantoro Dewa Broto, mendukung penuh upaya PestaBola melegalkan semua pihak yang ingin membuat public Exhibition khususnya nonton bareng Piala Dunia 2018. Ini sesuai dengan regulasi FIFA, yang bertanggung jawab dan mengawasi manajemen area public viewing dan public exhibition, misalnya nonton bareng Piala Dunia 2018. “Pemerintah sangat mendukung kegiatan positif yang memudahkan pecinta olahraga khususnya penikmat sepak bola dalam meramaikan Piala Dunia 2018,” ucap Gatot pada Rabu (21/3). “Olahraga di mana pun dan apa pun pasti ada ketentuan dan regulasi. Ketentuan public exhibition ini sangatlah penting agar hak-hak pemilik lisensi terlindungi dan penonton dapat menikmati hiburan dengan nyaman dan resmi,” tuturnya. PestaBola sebagai pelaksana public exhibition Piala Dunia 2018 menyepakati ketentuan dari FIFA untuk menjalani segala perizinan baik dari publikasi, sponsor, penyangan, mau pun pemberitaan mengenai ajang yang akan berlangsung pada 14 Juni – 15 Juli ini. Maka, keseluruhan kebijakan Piala Dunia 2018, menjadi otoritas PestaBola Indonesia. Guna memudahkan tempat-tempat yang ingin mendapat lisensi resmi penyelenggaraan nonton bersama, PestaBola menyediakan jalur pendaftaran online di www.pestabola.co.id. (Art)

Cetak 32 Angka, Fanny Pastikan Tenaga Baru Pontianak Kantongi Tiket Semifinal

Tenaga Baru Pontianak lolos ke semifinal usai kalahkan Tanago Friesian Jakarta dengan skor 69-61, Selasa (20/3). (meilinda)

Jakarta- Tenaga Baru Pontianak berhasil mengantongi tiket semifinal Srikandi Cup Seri Ke-3, Jakarta. Pada pertandingan penyisihan kedua Pool B, di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat. Selasa (20/3), mereka sukses mengalahkan Tanago Friesian Jakarta, dengan skor 69-61. Tampil gemilang, kapten tim Tenaga Baru Pontianak Fanny Kalumata mampu mencetak double-double 32 angka dan 14 rebound. Sedangkan dari tim Tanago, Adelita Anwar menorehkan 13 angka dan 9 rebound. Fanny langsung membawa timnya unggul dikuarter pertama 20-11. Ia juga turut andil dalam menyumbang torehan 9 angka. Unggul 9 angka tidak menjadi jaminan bagi Tenaga Baru untuk kembali meraih kemenangan di kuarter selanjutnya. Buktinya, Tanago justru mampu bangkit di 10 menit berikutnya. Perlahan, di bawah asuhan Abrizalt Hasiholan, Tanago mulai mengejar bahkan menyamakan kedudukan 20-20. Meski Fanny kembali memikul tanggung jawab sebagai leader sekaligus pencetak skor handal bagi timnya dengan delapan poin tambahan (total 17 poin di babak pertama) yang ia kemas kembali pada kuarter ini, namun Tiara Aulia Denaya dkk justru yang akhirnya merebut kuarter kedua dengan keunggulan setengah bola 29-28. Tertinggal di babak pertama, pelatih Tenaga Baru Irma Amelya menginstruksikan pemainnya untuk menjaga ketat roh permainan Tanago Tiara Aulia Denaya. Tugas itu diemban dengan baik oleh Sarce Buamin yang tidak membuat nyaman Tiara sehingga aliran bolanya tidak sebaik pada babak pertama. Akhirnya, Tenaga Baru bisa menemukan ritme permaiannya kembali. Fanny dan Delaya Maria silih berganti mencetak poin. Memasuki menit ke Enam, Fanny melepaskan satu asist kepada Delaya diarea pertahanan Tanago dan itu menghasilkan poin sekaligus satu kali eksekusi free throw. Kedudukan berubah menjadi 41-32. Melihat itu, Tanago tidak tinggal diam, tiga angka yang dilepaskan Annisha Febriani didetik akhir kuarter ketiga akhirnya mampu memangkas jarak angka meski kuarter ini menjadi milik tim Tenaga Baru dengan skor 45-43. Sesungguhnya, duel seru terjadi di awal kuarter keempat. Kedua tim silih berganti melepaskan tembakan perimeter dari jarak jauh. Pemain Tenaga Baru, Sarce Buamin menunjukan penampilan impresif. Tak hanya menjalankan tugasnya sebagai defender dengan baik, eks pemain Tomang Sakti itu juga mampu melepaskan dua kali tembakan tiga angka dan membawa timnya unggul 62-55 memasuki sisa waktu empat menit. Hingga pertandingan usai, Tenaga Baru tetap konsisten meraih kemenangan dengan selisih delapan angka. Jali, sapaan akrab Abrizalt Hasiholan, mengaku bila game plan telah diberikan kepada anak didiknya, namun hal itu tidak berjalan dengan baik. “Turnovers kami juga banyak, tapi pemain bench saya pada Selasa (20/3) memberikan kontribusi yang bagus. Pertandingan terakhir besok melawan GMC (Generasi Muda Cirebon), kami harus rebut dan bicara peluang sekitar 70 persen, “ tukasnya. Terpisah, Irma Amelya, Pelatih Tenaga Baru, mengungkapkan tim-nya bermain agresif. Dirinya juga menginstruksikan Sarce untuk menjaga ketat Tiara. Sebab, menurutnya, Tiara merupakan inspirator serangan Tanago. “Fanny juga bermain dengan sangat baik di game ini. Melawan Merpati Bali besok (Rabu, 21/3), kami harus tampil ngotot, sebab small player mereka bagus dan shooter-nya tajam,” cetusnya. Sementara, Fanny menegaskan meski tim-nya lolos ke semifinal, namun ia tak ingin menganggap remah lawan dipertandingan berikut. “Meski sudah lolos semifinal, kami harus tetap fight melawan Merpati Bali untuk perebutan juara pool. Peluangnya tetap ada walau mereka sedikit diunggulkan,” cetusnya. (Adt) Hasil Pertandingan Selasa (20/3) : Pool A : 1. Merpati Bali vs Generasi Muda Cirebon (83-34) 2. Surabaya Fever vs Sahabat Semarang (81-47) Pool B : 1. Tenaga Baru Pontianak vs Tanago Friesian Jakarta (69-61) 2. Flying Wheel Makassar vs Merah Putih Samator (53-70) Jadwal Srikandi Cup SeriKe-3, Rabu (21/3) : Pool A : 1. Flying Wheel Makassar vs Surabaya Fever (12.00 WIB-14.00 WIB) 2. Sahabat Semarang vs Merah Putih Samator Jakarta (14.30 WIB-16.30 WIB) Pool B : 1. Tenaga Baru Pontianak vs Merpati Bali (16.30 WIB-18.30 WIB) 2. Tanago Fresian Jakarta vs Generasi Muda Cirebon (18.30 WIB-20.30 WIB)

Jelang Ujian Dan Kenaikan Kelas, Timnas Putri U-16 Loby Sekolah Cari Dispensasi

Carla Bio Pattinasarany yang dipinjamkan ke Timnas Putri senior akhirnya bergabung dengan TC Timnas Putri U-16 di Stadion Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur.(Pras/NYSN)

Jakarta- Rombongan Timnas Putri U-16 menggelar seleksi dan Training Camp (TC) di Stadion Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur. Seleksi untuk mencari skuat utama Timnas U-16 yang berpatispasi di event Piala AFF U-16 yang dihelat 1-10 Mei 2018 di Jakarta. Sayangnya, proses TC ternyata berbarengan dengan ujian sekolah dan kenaikan kelas. Pelatih Timnas Putri U-16, Rully Nere, menyadari hal ini. Ia pun memberi pemahaman kepada anak asuhnya soal pendidikan. “Kami meminta sekolah, memberi dispensasi kepada mereka. Yang pasti, saat Piala AFF U-16, pemain yang terpilih, tetap bisa mengikuti Piala AFF. Namun, saya menekankan mereka untuk fokus pendidikan”, ujar gelandang enerjik era 80’an ini Situasi ini sebetulnya serupa tahun lalu, saat Timnas Putri U-15 melakukan seleksi pemain menuju Piala AFF U-15. “Tahun lalu, ada pemain dari International School, namun sekolahnya tak memberi dispensasi. Saya kasih pemahaman soal pendidikan. Jika ikut Timnas, berarti dia ikut ujian sekolah tahun berikutnya. Akhirnya dia tak ikut Timnas, dan lulus sekolahnya,” jelasnya. Selain soal pendidikan, skuat srikandi remaja ini kedatangan Carla Bio Pattinasarany dan Safira Ika Putri Kartini. Duo dara ini merupakan anggota TC Timnas Senior yang dipinjam dari Timnas U-16 di NYTC, Sawangan, Depok. “Perlu adaptasi lagi pada latihan kali ini. Kendalanya kami ini banyak istirahatnya tim Putri itu masih belum ada kompetisinya, masih jarang main ,” ungkap Nanes, sapaan Carla, pada Selasa (20/3). Saat ditanya perihal statusnya di Timnas Putri Senior, remaja berambut pirang ini mengaku sempat mendapat tawaran. “Iya saya dapat tawaran tetap bergabung di Timnas Senior putri saja. Tapi, saya memilih ikut Timnas Putri U-16, dan ada opsi bisa kembali ke Timnas Senior putri, untuk ikut Asian Games 2018,” jelasnya. (Dre/Ham)

TC Tanpa Kompetisi, Timnas Putri U-16 Lakukan Penyegaran Di Latihan Perdana

Timnas Putri U-16 mulai melakukan TC pada Selasa (20/3) hingga 19 April nanti, jelang mengikuti Turnaen Piala AFF U-16 di Jakarta. (Pras/NYSN)

Jakarta- Seleksi dan TC Timnas Putri U-16 akhirnya resmi kembali terselenggara pada Selasa (20/3), di Stadion Atang Sutresna, Komplek Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. Dengan jumlah 27 orang pemain baru, latihan dilakukan pada sesi pagi dan sore hari. Usai latihan sore, pelatih Timnas U-16, Rully Nere membeberkan tentang menu latihan perdana. “Karena anak-anak tidak ada kompetisi, jadi kami buka dengan latihan basic dulu. Pertama, soal passing dan support, di sesi pagi. Kedua, di sore hari, tetap soal passing support dan mulai masuk ke skema permainan” ujar Rully pada Selasa (20/3). Nantinya, secara bertahap Timnas Putri U-16 akan melahap menu latihan fisik dan skema permainan sepak bola ala Indonesia. “Kita akan main skema sepak bola Indonesia. PSSI punya formasi 4-3-3. Ya, tapi ini bukan persoalan permainan saja, tetapi bagaimana pondasi sepak bola wanita kedepannya”, tutupnya. Nantinya, secara bertahap, Rully dan tim pelatih akan mencari 20-25 orang, sebagai kandidat entry number anggota skuat utama dalam event AFF U-16 di Jakarta, pada 1-10 Mei nanti. Dua anggota TC Timnas Putri senior yang dipinjam dari Timnas Putri U-16, dan sudah dua pekan berlatih di National Youth Training Camp (NYTC), Sawangan, Depok, yakni Carla Bio Pattinasarany dan Safira Ika Putri Kartini, juga ikut bergabung. (Dre)

Carla dan Ika Belum Genap 16 Tahun, Rully Nere : Contohlah Egy Yang Tak Matang Karbitan

Safira Ika Putri Kartini (kanan) pemain 15 tahun asal Bangka Belitung yang tengah seleksi bersama Timnas Putri Senior. (net)

Jakarta- Pemusatan Latihan (TC) Timnas Putri U-16 resmi berjalan mulai Selasa (20/3), di Stadion Atang Sutresna, Kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta. TC sekaligus seleksi itu akan berlangsung hingga 19 April mendatang. Sejak Senin (19/3), sudah 27 orang pemain berkumpul di Cijantung. “Hingga Senin malam, sudah 27 pemain yang masuk camp. Kami juga sedang menyiapkan beberapa nama susulan, guna mengantisipasi resiko cedera pemain,” ujar Pelatih Timas U-16, Rully Nere pada Senin (19/3). Dari daftar nama yang ada, mayoritas adalah pemain yang membela Timnas Putri saat event Piala AFF Wanita U-15 2017 lalu. Hanya 12 pemain anyar yang masuk dalam daftar TC kali ini. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Carla Bio Pattinasarany. Carla adalah pemain Jakarta kelahiran 9 Agustus 2002. Carla saat ini menjalani seleksi Timnas Putri senior di National Youth Training Centre (NYTC) di Sawangan. Justru, namanya pun masuk dalam daftar panggil Timnas U-16 Putri. “Saya tahu ada TC Timnas U-16. Dan nama saya juga ada. Tapi, saya tetap ikut latihan di Sawangan dulu, cuma jujur bingung gimana nanti jalannya” kata Nanes, panggilan akrabnya, pada Sabtu (17/3). Selain Carla, sejatinya ada nama ‘abege’ lain yang juga TC di Timnas Putri senior, yakni Safira Ika Putri Kartini. Dara yang biasa disapa Ika ini, adalah Kapten Timnas U-15 tahun lalu. Saat ini, Ika bahkan belum genap berusia 15 tahun, lantaran gelandang serang asal Bangka Belitung ini adalah pemain kelahiran 21 April 2003. Kondisi ini membuat Rully nere memberi catatan khusus. Selain secara skill dan teknik yang perlu diasah, mental pemain berusia remaja masih sangat labil. “Contohlah Egy Maulana Vikri. Harus menunggu berusia 18 tahun sebelum resmi menandatangani kontrak profesional. Pelatih Timnas Senior, Luis Milla, juga tak memberi porsi lebih pada Egy saat membel Timnas U-23,” beber Rully. Ia berharap Carla dan Ika, berada di jalur pembinaan yang sesungguhnya, karena selain potensial sebagai pemain, waktu mereka masih panjang untuk meretas prestasi di level senior. “Ini bukan polemik atau konflik. Ini pembinaan, investasi jangka panjang. Mereka masih sangat muda, dan sebaiknya tumbuh secara natural, dan hindari matang secara karbitan,” tegasnya. Hal ini juga ditanggapi oleh pelatih Timnas Putri Senior, Satia Bagdja. “Saya ingin Carla tetap ikut latihan di Timnas Senior. Tapi, Carla harus memilih antara tim senior atau Timnas U-16,” tegasnya akhir pekan lalu. (Dre/Ham)

Lantai Gedung PSCC Licin, Hangtuah Hijrah Ke Batam Demi Semifinal Kandang

Konpres Semifinal Indonesian Basketball League (IBL) 2017-2018 yang mempertemukan empat tim. (Art/NYSN)

Jakarta- BSB Hangtuah Sumsel siap menggelar laga kandang semifinal Indonesian Basketball League (IBL) 2017-2018 di Batam, Riau. Hangtuah adalah tim basket asal Palembang, Sumatera Selatan. Namun, kondisi lapangan di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) yang tak memenuhi standar, Hangtuah hijrah ke Hi-Test Arena, Batam. “Awalnya kami main di PSCC, tapi lantainya tak standar. Venuenya mendukung, tapi floor-nya terlalu licin karena ‘kan gedung multifungsi,” ujar Ferry Jufri, Manajer Hangtuah, pada Senin (19/3). Ferry menyatakan kapasitas penonton Hi-Test Arena hanya mencapai 1.500 hingga 2.000 orang. “Kalo Batam lapangannya sudah oke. Floor-nya standar NBA, papan sponsor pun pakai LED,” jelasnya. Namun, ia tak memprioritaskan persoalan kapasitas karena yang terpenting lapangan di Hi-Test sudah memenuhi standar. “Gedungnya (Hi-Test Arena) ngga terlalu besar, tetapi kualitas lapangannya yang paling penting, safety dan secure-nya. Apalagi laga semifinal pasti ketat,” ucap Ferry. Sementara klub Stapac memilih kota Yogyakarta sebagai markas, dan partai kontra Pelita Jaya dijadwalkan akan berlangsung pada 5 April. Lalu Gedung Citra Arena, Bandung, resmi menjadi kandang Pelita Jaya pada 7 April nanti. Dalam konferensi pers, Senin (19/3), Direktur IBL, Hasan Gozali, yakin empat tim tersisa yang bertanding di semifinal ini akan menyajikan laga sengit dan seru. Hasan juga memberi kredit khusus bagi Hangtuah yang memberikan kejutan, usai lolos ke semifinal, pasca menundukkan Garuda Bandung di babak play-off dengan skor 2-1. “Mereka ingin membuktikan diri, punya kualitas dan tak dianggap enteng. Dan ini juga pertama kali, home mereka (Hangtuah) di Kota Batam, semoga lancar,” kata Hasan. Terkait pemilihan Yogyakarta sebagai kandang Stapac, Hasan menilai faktor kurangnya GOR yang tersedia di Jakarta jelang persiapan Asian Games Agustus mendatang, menjadi salah satu alasan. “Pemilihan tuan rumah diserahkan ke tim masing-masing. Stapac mungkin milih Yogya, ya karena fanbase mereka di sana dan stadion juga sesuai standar,” tuturnya. Empat tim terbaik di IBL 2017/2018 berebut dua tiket ke final. Tim terbaik Divisi Merah, Satria Muda, menantang Hangtuah. Sementara, dari Divisi Putih, juara bertahan Pelita Jaya akan melawan Stapac. Di semifinal, partai keempat tim akan digelar dengan sistem kandang-tandang. Hangtuah memilih Hi Tes Arena, Batam, sebagai kandang sekaligus laga semifinal pertama pada Kamis (22/3). Berikutnya, Satria Muda gantian menjamu Hangtuah di Britama Arena Mahaka Square, Jakarta, pada Minggu (25/3). (Art) Rekor Pertemuan kedua tim pada babak reguler: Divisi Merah 15 Desember 2017 (Bandung): Satria Muda vs Hangtuah 91-63 28 Januari 2018 (Yogyakarta): Satria Muda vs Hangtuah 66-64 2 Februari (Cirebon): Satria Muda vs Hangtuah 86-68 Divisi Putih 10 Desember 2017 (Semarang): Pelita Jaya vs Stapac 85-57 25 Desember 2017 (Solo): Pelita Jaya vs Stapac 76-67 28 Januari 2018 (Yogyakarta): Pelita Jaya vs Stapac 67-60

Turnamen IJML, Berkah Bagi Pedagang Dan Hiburan Untuk Orangtua

Para oranguta yang mendampingi anaknya saat mengikuti event IJML di lapangan Puspitek, Serpong. (Ham/NYSN)

Tangerang- Setiap akhir pekan hingga memasukin bulan November, kawasan lapangan Puspiptek, Serpong, akan selalu dipenuhi para orangtua dan anak-anaknya. Tak lain tak bukan, karena adanya turnamen Indonesia Junior Mayapada League (IJML). Ajang ini menjadi kesempatan pedagang kaki lima mengais rejeki. Salah satunya bu Upi, penjual minuman ringan. “Sebenarnya kami tiap hari berjualan disini, tetapi gak seramai saat ada pertandingan. Penghasilan berlipat-lipat kalo ada yang main bola tiap minggu”, ujarnya pada minggu (18/3). Tak hanya penjual minuman saja, ada juga penjual makanan seperti ketoprak, siomay, batagor, bahkan penjual balon ikut ramai menjajakan dagangannya. Cerita tak hanya datang dari pedagang. Banyak orangtua turut mengantarkan anak-anaknya bermain di IJML. Salah satunya Retta. Reta rutin menemani sang putra yang membela tim Abstrax Footbal Academy U-11. “Turnamen IJML ini menurut saya sangat bagus. Di usia dini, anak-anak sudah berkompetisi di dunia sepakbola. Pencarian bibit harus terus dilakukan dan saya sangat mendukung”, katanya. Selain itu, memang turnamen yang diselenggarakan setiap akhir pekan merupakan ajang hiburan bagi para orangtua. “Kami bangga melihat anak bermain, dan ajang ini juga merupakan hiburan bagi saya dan suami saya. Kami bisa teriak, tertawa, mendukung anak dan timnya”, tambahnya. (Dre)

Indonesia Junior Mayapada League Luber Peminat Dari Bandung Hingga Bangka Belitung

Pemain dari The Rising Star (Merah) sedang berduel dengan pemain dari Tim CISS (hijau) dalam event IJML 2018. (Ham/NYSN)

Tangerang- Indonesia Junior League (IJL) kembali menggelar kompetisi sepak bola usia muda yang diikuti peserta dari Sekolah Sepak Bola (SSB) seluruh wilayah Jabotabek. “Awal pertama kali event ini digelar pada 2014 dan lokasinya di Waduk Pluit, Jakarta Barat. Saat itu IJL hanya menggelar kelompok umur U-11 saja. Lalu 2016-2017, event ini pindah ke Angkasa Pura II, dekat Bandara Soetta” ucap Rezza Mahaputra Lubis, CEO IJL pada Minggu (18/3). Pada awal 2018, IJL resmi mengakhiri kerjasamanya dengan Angkasa Pura II. Reza menuturkan, IJL kemudian mencapai kesapakatan dengan Mayapada Healthcare Group. Dan sejak bekerja sama dengan Mayapada Healthcare Group, lokasi kompetisi IJL pun akhirnya berpindah ke lapangan Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan. Ketika berlokasi di Angkasa Pura, IJL memakai title Indonesia Junior Angkasa Pura II League. Kini, sejak bekerja sama dengan Mayapada Grup event ini berganti menjadi Indonesia Junior Mayapada League (IJML). “Berkolaborasi dengan Mayapada Healthcare Group, IJML mendapat beberapa fasilitas seperti pengobatan saat ada yang cedera, dan bantuan tenaga medis,” imbuhnya. Tidak itu saja, Reza menyebut bila Mayapada Healthcare Group juga memberikan diskon yang cukup signifikan untuk para peserta IJML, jika memakai jasa rumah sakit Mayapada. Tujuan didirikannya IJML diantaranya untuk mencari dan menghasilkan bibit muda dari usia dini dan mencari pemain terbaik untuk diikutsertakan ke turnamen Internasional. “Beberapa prestasi di level junior pernah kami rasakan. Kami pernah juara dua di event srupa Selangor, Malaysia. Peserta event kami, juga ada yang dipanggil Timnas Junior” tutur pria berbadan subur itu. Kompetisi IJML meggunakan format kompetisi dan masing-masing peserta dari SSB dikategorikan berdasarkan Kelompok usia U-9, U-11 dan U-13. Kompetisi IJML, kata Reza, untuk kelompok U-9 dan U-11 sudah berjalan sejak januari, dan U-13 akan dilaksanakan pasca berakhirnya kelompok U-9 dan U-11. Jumlah peserta untuk kelompok U-9 terdiri dari 22 tim, dan kontestan kelompok U-11 mencapai 28 klub SSB. Sementara di level kelompok U-13, akan diikuti 28 partisipan. Keseluruhan peserta berasal dari wilayah Jabotabek. Namun, ada juga tim dari Bandung yang ingin bergabung, namun karena faktor jarak, justru tak maksimal nantinya. “Sempat ada wacana grup wilayah Jawa Barat, dan Bangka Belitung. Namun, daripada terpecah belah di kota lain, kami fokuskan dulu event di Jabotabek, meski animo dari Jawa Barat tinggi sekali,” jelasnya. (Ham)

Bocah 14 Tahun Asal Magetan, Nyaris Juara Race 1 Asia Talent Cup 2018 di Qatar

Mario Suryo Aji (kiri) raih podium kedua di Asia Talent Cup 2018 seri 1 di Losail, Qatar. (otospirit.com)

Jakarta- Pembalap didikan Astra Honda Motor, Mario Suryo Aji nyaris memenangkan balapan Asia Talent Cup 2018 di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (18/3). Mario hanya berselisih 0,034 detik dari pemenang balapan, Haruki Noguchi asal Jepang. Keduanya sejak lampu start mati langsung ke depan melepas dari rombongan pembalap lainnya. Pada awal start, Mario langsung ke depan karena pemilik grid pertama karena Agung Fachrul pole position harus ke barisan paling belakang dengan alasan mesin mati saat warm up. Namun pada tikungan pertama, Noguchi langsung memimpin di depan Mario Aji. Sejak itu, Mario terus menempel Noguchi. Mario baru melakukan serangan setelah 10 lap tersisa. Pembalap 14 tahun itu menyalip pembalap Jepang yang sudah satu tahun lebih dulu berkiprah di Asia Talent Cup saat lintasan lurus di depan paddock. Namun, saat menjelang tikungan Noguchi bisa memimpin kembali. Terlihat, bahwa Noguchi lebih jago soal late braking dibandingkan Mario Aji. Saking serunya dan saling over taking, komentator mengibaratkan pertarungan Valentino Rossi dan Stoner. Sejak itu, Mario beberapa kali menyalip Noguchi namun bisa diambil kembali. Pada putaran terakhir, Mario terus menyerang bahkan hingga trek lurus dengan strategi menguntit namun usaha belum bisa membawanya juara. Saat trek lurus Mario yang lahir di Magetan (Jatim) 16 Maret 2004 ini sempat didepan namun jelang garis finish hampir bersenggolan. Mario Aji berselisih tipis 0,034 detik saja. “Luar biasa. Mario SA menunjukkan perjuangan yang luar biasa sejak lampu start padam. Meski harus merelakan podium pertama, tapi Mario menunjukkan perlawanan kuat hinggga detik-detik terakhir balapan,” dalam status facebook Astra Honda Racing Team, tim yang menaungi Mario Suryo Aji. Selain Mario Suryo Aji, beberapa pembalap Indonesia menempati posisi 10 besar. Adenanta Putra berhasil meraih posisi 5, Afridza Munandar berada di posisi 6, Agung Fachrul berada di posisi 8, dan Lucky Hendriansya finish di posisi 17. (Adt)

Dapat Undangan Tampil di Perancis, Timnas U-19 Absen di Toulon 2018

Timnas U-19 harus absen di Toulon Tournament 2018 di Peancis karena padatnya jadwal kompetisi. (suratkabar.id)

Jakarta- Timnas U-19 dipastikan absen pada turnamen tahunan Toulon 2018, di Perancis. Turnamen ini sebelumnya memilih Egy Maulana sebagai peraih Jouer Revelation Trophee. Yakni tropi bagi pemain paling berpengaruh dalam tim seperti yang didapat Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane. Toulon 2018 dipastikan tak dikuti oleh Rahmat Aprianto dkk. Pernyataan ini datang dari Direktur Teknik PSSI, Danurwindo. Alasan Timnas U-19 tak bisa mengikuti turnamen itu karena bentroknya jadwal turnamen dengan kompetisi Liga U-19. “Kami dapat undangan untuk ikut lagi Toulon 2018, tapi pemain U-19 lagi kompetisi. Fokus persiapan tim kami, adalah tiap pemain tampil di kompetisi Liga 1, atau Liga U-19,” ujar Danur, sapaanya. Senada dengan Danur, pelatih Timnas U-19, Bima Sakti Tukiman, mengatakan bahwa timnya tak akan mengikuti turnamen yang akan diikuti oleh beberapa negara Eropa itu. “Sebenarnya kami perlu, tapi kami sudah lihat agenda yang sudah disusun. Dan karena bentrok dengan jadwal lain, jadi ya tidak ikut,” tukas Bima. Kendati tak mengikuti turnamen di Perancis, Timnas U-19 tetap melakukan TC. Terdekat timnas U-19 akan menggelar pemusatan latihan pada 22 Maret nanti. (Ham)

Minus Evan Dimas dan Hansamu Yama, Timnas Siap Berlaga Kontra Singapura

Septian David Maulana (rompi) tengah melewati Zulfiandi, yang dipersiapkan sebagai kandidat penggati Evan Dimas. (Pras/NYSN)

Jakarta- Gelandang Timnas Indonesia U-23, Evan Dimas Darmono, berpotensi absen di laga uji coba kontra Singapura yang akan digelar di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (21/3). Evan diragukan kondisinya karena mengalami cedera pergelangan kaki saat memperkuat Selangor FA di Piala FA Malaysia, Jumat (16/3). Namun, pelatih Luis Milla sudah punya calon penggantinya. Milla mempersiapkan Zulfiandi untuk di posisi Evan, jika absen pada pertandingan itu. Selain Evan, sebenarnya Timnas U-23 juga kehilangan Hansamu Yama dan Yabes Roni. “Ilham pasti datang, Evan juga, tapi apakah dia bisa bermain atau tidak, masih belum jelas. Namun, kehadiran Evan sangat penting entah dia bisa bermain atau tidak,” ujar Milla pada Minggu (18/3) pagi. “Saya berharap dalam uji coba nanti kami mencoba beberapa pemain yang bisa bermain di sejumlah posisi dan mencoba pemain yang bagus di kompetisi, seperti Zulfiandi,” lanjut pelatih asal Spanyol itu. Milla juga tak mengikutsertakan para pemain senior untuk laga uji coba kontra Singapura di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (21/3). Sebelumnya, Milla kerap memanggil beberapa pemain senior. Ini untuk memantau para pemain senior yang kemungkinan diikutsertakan pada Asian Games 2018. Seperti diketahui, setiap tim yang berlaga di Asian Games 2018 memang berhak mendaftarkan tiga pemain di atas 23 tahun. Asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, Bima Sakti, mengungkapkan absennya pemain senior kali ini karena Milla tak ingin menggangu persiapan klub yang akan memulai Liga 1 2018 pada pekan depan. “Pemain senior melakukan persiapan kompetisi bersama klub dan kami tak ingin mengganggu mereka. Pemanggilan pemain U-23 ini sudah mengganggu persiapan klub,” ujar Bima pada Minggu (18/3). Timnas Indonesia U-23 akan berangkat ke Singapura pada Senin (19/3) pagi. Dua hari sebelum laga uji coba akan digunakan Timnas berlatih kehadiran tiga pemain tambahan, yaitu Ilham, Evan dan Ezra Walian. (Dre)

TC Timnas Putri U-16 Siap Digelar, Striker Ini Bingung Statusnya

Carla Bio Pattinasarany masih bingung menentukan statusnya sebagai pemain Timnas Putri Senior atau Timnas U-16. (instagram)

Jakarta- Seleksi Timnas Putri Senior masih berlangsung. Namun, mulai Selasa (19/3) hingga Rabu (18/4), pemusatan latihan Timnas Putri U-16 pun bergulir di lapangan Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur. Timnas Putri U-16 akan fokus pada event AFF Women’s Championship U-16 yang akan berlangsung tanggal 1-10 Mei 2018 di Jakarta. TC Timnas Putri senior dan Timnas Putri U-16 yang berlangsung bersamaan, ternyata membuat persoalan baru bagi pemainnya. Hal ini dialami Carla Bio Pattinasarany. Carla saat ini tengah menjalani seleksi Timnas Putri senior di National Youth Training Centre (NYTC) di Sawangan. Namanya pun masuk dalam daftar panggil Timnas U-16 Putri. “Saya tahu ada TC Timnas U-16. Dan nama saya juga ada. Tapi, saya tetap ikut latihan di Sawangan dulu, cuma jujur bingung gimana nanti jalannya” kata Nanes, panggilan akrabnya, pada Sabtu (17/3). Hal serupa ditanggapi oleh pelatih Timnas Putri Senior, Satia Bagdja. “Saya ingin Carla tetap ikut latihan di Timnas Senior. Tapi, Carla harus memilih antara tim senior atau Timnas U-16,” tegasnya. (Dre) Daftar Nama Pemain Timnas Putri U-16 Kiper: 1. Rabiah Nurkhodijah – DKI Jakarta Belakang: 2. Syafira Azzahra Ramadhanti – Bangka Belitung 3. Diah Ayu Puspitaningrum – Jawa Barat 4. Leli Sukmawati – Jawa Barat 5. Rachmayanti Indah Ma’ruf – Jawa Timur 6. Ceysa Salsabila Diani – Jawa Timur Tengah: 7. Hanipa Halimatusyadiah S – Jawa Barat 8. Zahra Naqiyyah Primadi – Jawa Barat 9. Safira Ika Putri Kartini – Bangka Belitung 10. Jasmine Sefia Waynie Cahyono – Jawa Timur 11. Anisa Febriana – D.I Yogyakarta 12. Sheva Imut Furyzcha – Bangka Belitung 13. Vinny Silfianus – Banten Depan: 14. Carla Bio Pattinasarany – DKI Jakarta Pemain Seleksi Lainnya: Ria Yigibalom – Papua Ofince Wenda – Papua Astrid Yigibalom – Papua Elsa – Gelora Muda Mutia – Galaxis Bandung Akra – Benteng Muda Banten Leni Maharani – Benteng Muda Banten Kyla Widodo – Pro Direct Portia – Pro Direct Jesela Arifia Sari – Gerilya FC Kaltim Maria Amanda Gracia – Jakarta 69 Annisa Puti Lenggogeni – Jakarta 69

Laga Uji Coba Keempat, Akhirnya Timnas Putri (Bisa) Menang 3-1

Striker Timnas Putri Zahra Muzdalifah turut mencetak skor saat timnya mengalahkan SSB ASTAM 3-1. (Pras/NYSN)

Jakarta- Timnas Putri (Seleksi) kembali menggelar laga uji coba di NTYC (National Youth Training Centre), Sawangan, Jawa Barat, pada Sabtu (17/3). Uji coba ini merupakan laga keempat. Kali ini yang menjadi lawan mainnya adalah klub SSB Akademi Sepak Bola Tangsel Muda (ASTAM). Pasca menjalani tiga laga uji coba, akhirnya di uji coba keempat Timnas Putri bisa memperbaiki permainan dan memetik kemenangan dengan skor 3-1. Skor Timnas Putri diciptakan melalui kaki dari Zahra Musdalifah, Vivi Oktavia Riski dan Syenida Vandina. Usai pertandingan, Carla Bio Pattinasarany salah satu penyerang Timnas Putri mengakui, jika peforma para pemain sangat maksimal laga uji coba ini. “Alhamdulillah, kami bisa menang. Semua main simple, semua main bagus. Saya senang”, ujar dara jangkung berusia 16 tahun tersebut. Di akhir laga, sang pelatih memberi apresiasi bagi pemain. “Kami menang. Tapi ini bukan masalah skor, anak-anak harus berani bermain, terutama passing “, tegas Satia Bagdja. Hingga hari ini, skuad total seleksi Timnas Putri baru berjumlah 37 orang. Tiga orang pemain masih ditunggu hingga awal pekan depan, guna menggenapi 40 orang yang dibutuhkan. (Dre) Rekap Uji Coba Timnas Putri Timnas Putri vs Tim Pelatih Lisensi B : 1-3 Timnas Putri vs SSB Pelita Jaya : 0-4 Timnas Putri vs SSB Pelita Jaya : 1-4 Timnas Putri vs SSB Akademi Sepak Bola Tangsel Muda (ASTAM) : 3-1

Hadapi Jepang di SUGBK, Empat Pemain Timnas U-19 ‘Magang’ di Pasukan U-23

Syahrian Abimanyu (rompi oren) salah satu anggota Timnas U-19 yang dipanggil skuad Timnas U-23. (Pras/NYSN)

Jakarta- Timnas U-19 akan menghadapi Timnas Jepang U-19 dalam laga uji coba internasional yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (25/3). Bima Sakti Tukiman yang kini menjadi pelatih kepala tim berjulukan Garuda Nusantara itu memanggil 24 pemain untuk mempersiapkan diri, sejak tiga hari sebelum pertandingan. Pemusatan latihan Timnas U-19 akan digelar selama satu pekan, yakni 18-24 Maret 2018. Laga uji coba kontra Jepang akan menjadi paramter bagi Bima melihat perkembangan terkini Timnas U-19. Pada pemusatan latihan terakhir, Rachmat Irianto dkk berada di bawah asuhan duo pelatih asal Spanyol, Miguel Gandia dan Eduardo Perez. Bima yang pada pemusatan latihan Februari 2018 harus absen karena mengikuti kursus lisensi pelatih A AFC kini ingin melihat perkembangan tim yang baru diasuhnya melalui laga uji coba. Namun, seperti pemusatan latihan sebelumnya, Bima tetap mempertahankan skuat yang dimiliki oleh Indra Sjafri saat menjabat pelatih kepala Timnas U-19. Sebanyak 24 pemain, termasuk Egy Maulana Vikri yang baru bergabung dengan klub Polandia, Lechia Gdansk, masuk dalam daftar pemain untuk menghadapi Jepang. Satu hal yang menarik, selain Egy, ada Rahmat Irianto, Saddil Ramdani dan Syahrian Abimanyu, juga dipanggil memperkuat dua tim. Mereka menjadi anggota Timnas U-23 asuhan Luis Milla yang akan menghadapi Singapura pada Rabu (21/3). Mereka langsung bergabung dengan Timnas U-19 usai laga tandang di Singapura. (Dre/Ham) Daftar 24 Pemain Timnas U-19 versus Timnas Jepang U-19 Kiper 1. Aqil Savik (Persib Bandung) 2. Rakasurya Handika (PPLP Jateng) 3. Gianluca Rossy (Asprov Jateng) Belakang 4. Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya) 5. Nurhidayat Haji Haris (Bhayangkara FC) 6. Kadek Raditya (Asprov Bali) 7. Rifad Marasabessy (Madura United) 8. Julyano Pratama (SKO Ragunan) 9. Dedi Tri Maulana (Persis Solo) 10.Firza Andika (PSMS Medan) 11.Irsan Lestaluhu (Madura United) Tengah 12.Saddil Ramdani (Persela Lamongan) 13.Muhammad Lutfhi Kamal Baharsyah (Mitra Kukar) 14.Muhammad Iqbal (Asprov Sumbar) 15.Asnawi Mangkualam (PSM Makassar) 16.Todd Rivaldo Ferre (Persipura Jayapura) 17.Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk) 18.Resky Fandi (Asprov Sulbar) 19.Witan Sulaeman (SKO Ragunan) 20.Feby Eka Putra (Bali United) 21.Aji Kusuma (Akademi Tiga Naga) 22.Syahrian Abimanyu (Sriwijaya FC) Striker 23.Rafli Mursalim (Mitra Kukar) 24.Hanis Saghara Putra (Bali United)

Tiga Skuad Absen, Timnas U-23 Tambah Pemain dari U-19

TC singkat Timnas U-23 Tahap ketiga jelang kontra Timnas Singapura U-23 berlangsung pada Sabtu (17/3) di Lapangan ABC Senayan. (Pras/NYSN)

Jakarta- Pelatih Timnas U-23, Luis Milla, memanggil 24 pemain dalam pemusatan latihan singkat yang digelar pada 17-18 Maret 2018 di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi Singapura pada laga uji coba jelang Asian Games 2018 yang berlangsung di Stadion Nasional, Singapura pada Rabu (21/3). Saat Latihan hari pertama pada Sabtu (17/3), TC berlangsung tanpa kehadiran tiga pemain, yakni Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn dan Ezra Walian. Kebetulan, tiga pemain yang belum bergabung ialah personel yang tengah merumput di luar negeri. Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn baru membela Selangor FA pada putaran ketiga Piala FA Malaysia, Jumat (16/3). Karena waktu yang mepet, keduanya belum dapat kembali ke Tanah Air untuk mengikuti pelatnas bersama Timnas Indonesia U-23. Adapun satu pemain lainnya yang absen ialah Ezra Walian. Penyerang berusia 20 tahun tersebut juga memperkuat klubnya, Almere City saat bertanding melawan AZ II, Jumat (16/3). “Mereka (Evan dan Ilham) baru main tadi malam. Kita mendengar informasi, Evan juga sedikit cedera engkel. Semoga saja tidak ada masalah dan bisa bergabung saat di Singapura,” ujar asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, Bima Sakti Tukiman. Ketiadaan tiga pemain itu ternyata berpengaruh terhadap program TC Timnas Indonesia U-23. Bima mengatakan, pelatih Luis Milla Aspas terpaksa mengubah skema latihan di hari pertama. “Jadinya berubah ya. Pada awalnya ada catatan dari coach Milla jika tiga pemain yang tidak ada, maka digantikan oleh saya, Satria Tama yang bergantian dengan Awan Setho (pada games internal). Ini berpengaruh, karena intensitas pasti berbeda. Semoga tidak ada masalah ke depannya,” Bima mengakhiri. Bek sayap asal Bali United, Ricky Fajrin juga berkomentar latihan perdana ini. “Intensitas langsung tinggi, padahal baru hari pertama. Coach Milla fokus banyak lihat ke depan, dan saat main di belakang kami harus banyak bicara” tutur pemain yang fasih bermain sebagai bek kiri dan stopper sama baiknya itu. Total 24 pemain yang dipanggil Luis Milla didominasi gelandang yakni 10 orang. Di sektor depan, pelatih Spanyol itu hanya memanggil tiga nama. Arema FC menjadi penyumbang terbanyak dengan mengirimkan empat wakil. Ada dua debutan yang dipanggil pada training camp ketiga ini. Dua pemain itu adalah Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya) dan Syahrian Abimanyu (Sriwijaya FC). Selain itu, Luis Milla juga memanggil duo Selangor FA yakni Evan Dimas dan Ilham Udin, serta pemain naturalisasi, Ezra Walian. Egy Maulana Vikri yang baru bergabung dengan klub Polandia, Lechia Gdansk, juga dipanggil|. Pemusatan latihan ketiga ini murni diisi pemain muda. Tak ada nama Nelsom Alom dan Ilija Spasojevic yang sempat mengikuti TC edisi kedua. Laga melawan Singapura menjadi satu dari beberapa agenda persiapan Timnas U-23 jelang Asian Games 2018. Uji Coba lokal maupun internasional diharapkan bisa mematangkan persiapan Garuda muda mampu meraih kesuksesan di event olahraga bergengsi antarnegara Asia tersebut. (Dre/Ham) Pemain Timnas U-23 Yang Berlatih pada Sabtu (17/3) : Kiper 1. Satria Tama (Madura United) 2. Awan Setho (Bhayangkara FC) 3. Kartika Ajie (Arema FC) Belakang 4. Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya) 5. Andi Setyo (PS TNI) 6. Bagas Adi (Arema FC) 7. Ricky Fajrin (Bali United) 8. Putu Gede (Bhayangkara FC) 9. Gavin Kwan (Barito Putera) 10. Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta) 11. Saddil Ramdani (Persela Lamongan) Tengah 12. Syahrian Abimanyu (Sriwijaya FC) 13. Muhammad Hargianto (Bhayangkara FC) 14. Hanif Sjahbandi (Arema FC) 15. Zulfiandi (Sriwijaya FC) 16. Osvaldo Haay (Persebaya Surabaya) 17. Septian David (Mitra Kukar) 18. Egy Maulana (Lechia Gdansk) 19. Irfan Jaya (Persebaya Surabaya) 20. Febri Haryadi (Persib Bandung) Depan 21. Ahmad Nur Hardianto (Arema FC) Absen : 22. Evan Dimas (Selangor FA) 23. Ilham Udin Armaiyn (Selangor FA) 24. Ezra Walian (Almere City)

Event LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018 Rampung, Surabaya Destinasi Berikutnya

Tim Beregu Putra dan Putri Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung mengawinkan gelar Juara. (LIMA)

Bandung- LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference 2018 telah usai. Tiga tim terbaik putra maupun putri telah hadir. Tak hanya kategori beregu, kategori perseorangan yang mempertandingkan nomor tunggal putra dan ganda campuran pun digelar. Pemain-pemain terbaik dari masing-masing kategori sudah membuktikan kemampuannya di kompetisi yang dihelat di GOR Lodaya Bandung pada 8-14 Maret 2018. Pasca event LIMA Badminton usai digelar di regional Jawa Barat, mulai pekan yang akan datang, LIMA Badminton akan mengunjungi Kota Surabaya. Pergelaran LIMA Badminton yang bertajuk: McDonald’s East Java Conference Surabaya Subconference 2018 dihelat di GOR Universitas Airlangga, 20-26 Maret 2018. Seluruh tim dan perwakilan kategori perseorangan yang lolos ke nationals akan berlaga di LIMA Nationals 2018. Student athlete terbaik dari tiap regional penyelenggaraan LIMA Badminton ini akan kembali menunjukkan kemampuannya di fase nationals, yang akan digelar di Kota Surakarta, Mei mendatang. Rangkuman Juara LIMA Badminton: Blibli.com West Java Conference 2018. Beregu Putri: Juara : Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Peringkat 3 : STKIP Pasundan Cimahi Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Beregu Putra: Juara : Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : STKIP Pasundan Cimahi Peringkat 3 : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung STKIP Pasundan Cimahi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tunggal Putra Juara : Muhammad Rizquloh Alfarizqi – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : Azka Ananda – Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Peringkat 3 : Reda Agustiar – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Muhammad Rizquloh Alfarizqi – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Azka Ananda – Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Reda Agustiar – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Fauzi Ramadhan – Universitas Widyatama Bandung Ganda Campuran Juara : Aldi Efendi/Dina Rahayu – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 2 : Beno Drajat/Mita Sani – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Peringkat 3 : Febi Ardiansyah/Sinta Arum – STKIP Pasundan Cimahi Lolos ke LIMA Badminton Nationals: Aldi Efendi/Dina Rahayu – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Beno Drajat/Mita Sani – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung Febi Ardiansyah/Sinta Arum – STKIP Pasundan Cimahi Randhy Reynaldi/Dianita Saraswati – Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung

Timnas Putri Kalah 1-4 Dari SSB Pelita Jaya, Satia Bagja Enggan Bicara Banyak

Timnas Putri takluk 1-4 saat menghadapi SSB Pelita Jaya U-15 dalam agenda uji coba di NYTC Sawangan. (Pras/NYSN)

Jakarta- Timnas Putri Indonesia kembali menggelar laga uji coba di lapangan National Youth Training Centre (NYTC), Sawangan, Depok pada Kamis (15/3). Menghadapi SSB Pelita Jaya (Putra) U-15, Timnas Putri takluk dengan skor akhir 1-4. Gol semata wayang Timnas Putri diciptakan melalui kaki kiri striker Timnas, Tugiyati. Pelatih Timnas Putri, Satia Bagja, saat diketemui usai laga uji coba, enggan berkomentar soal permainan anak asuhnya. Ia hanya mengatakan Timnya tetap fokus pada turnamen yang segera bergulir dalam waktu dekat ini. “Tak ada komentar. Ini ‘kan hanya uji coba, fokus kami tetap pada event Piala AFF Putri dan Asian Games 2018,” ujarnya. Pada uji coba ketiga ini, tak semua pemain turut andil selama tampil 2×45 menit. Mayoritas pemain yang diturunkan adalah skuad yang belum merumput di laga uji coba pertama dan kedua. Norfince Boma, penjaga gawang seleksi Timnas Putri memiliki catatan khusus dalam laga uji coba kali ini. Ia merasa timnyas masih kurang dalam berkomunikasi. “Agak kaku, karena kami baru bersama latihan 2 minggu. Jadi, masih penyesuaian. Dan di pertandingan ini, banyak pemain yang masih panik”, tutur kiper asal klub Persitoli Tolikara ini. Pada Sabtu (17/3) pagi, agenda Timnas Putri (Seleksi) kembali menggelar uji coba keempat. Meski belum memastikan siapa calon lawannya, tim SKO Ragunan konon menjadi pertimbangan. (Dre)

Mitos atau Fakta: Orang yang Memiliki Pasangan Mudah Jadi Gendut? Adakah Cara Mengatasinya?

Orang yang Memiliki Pasangan Mudah Gendut? Adakah Cara mengatasinya?

Saat Jatuh cinta memang momen yang membahagiakan. Rasa bahagia dan nyaman menjadi satu saat kita kasih dengan orang tersayang. Namun tahukah, ketika berada dalam hubungan asmara ternyata dapat membuat berat badan bertambah dengan mudah? Mitos atau Fakta ya? Entah ini merupakan kabar baik atau buruk, tapi ini telah dibuktikan secara ilmiah. Menurut para peneliti dari University of Queensland di Australia melalui sebuah riset yang di lakukan, indeks massa tubuh orang yang sedang menjalin asmara, lebih tinggi daripada mereka yang tak memiliki pasangan. Walaupun orang yang sedang menjalin asmara tersebut menerapkan pola makan yang sehat dan memiliki gaya hidup aktif. Menurut periset, orang yang memiliki pasangan lebih menerapkan pola makan lebih sehat, lebih sedikit merokok dan sedikit mengonsumsi alkohol, di bandingkan orang yang tidak memiliki pasangan. Jadi apakah yang membuat berat badan mereka bertambah? Seperti yang dilansir dalam laman Menshealth, hasil riset tersebut menyatakan, orang yang memiliki pasangan juga condong menerapkan gaya hidup tak sehat. Ini di karenakan pasangan saat sedang bertemu cenderung makan, menonton, dan minum alkohol bersama. Meskipun orang yang berpasangan mungkin menerapkan pola makan dengan gizi yang lebih tinggi, namun mereka pun secara peningkatannya cenderung lebih banyak mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan penambahan berat badan. Tak hanya itu, orang yang telah berpasangan -terutama yang telah menikah, memiliki kewajiban seperti makan bersama keluarga. Namun menurut peneliti, walaupun makanan yang disajikan saat bersama keluarga biasakan akan lebih sehat, orang tersebut juga seringkali mengonsumsi lebih banyak makanan berkalori saat bersama orang lain. Oleh sebab itu, periset berpendapat bahwa orang yang sudah menikah mungkin tak lagi memikirkan cara untuk menarik pasangan. Yang akan menimbulkan pola makan cenderung tak diatur dengan baik sehingga akhirnya membuat berat badan bertambah. Lalu, bagaimanakah cara mengatasinya? Jika kita ingin menurunkan berat badan, cobalah untuk mengajak pasangan pergi berolahraga bersama. Ilmuwan dari Santa Clara University menemukan, orang yang berolahraga bersama pasangan dapat merasa lebih nyaman saat melakukannya, akan lebih bersemangat dan lebih bahagia, dibandingkan dengan orang yang berolahraga sendirian. Derek Peruo, seorang pelatih pribadi dari Manhattan mengatakan hal yang serupa. “Dengan berolahraga bersama pasangan, kalian dapat menghadapi tantangan ini bersama-sama melalui penguatan positif,” ucapnya. Jika baru ingin memulai program berolahraga bersama pasangan, cobalah untuk melakukan gerakan variasi squat. Melakukan gerakan berayun saat gym juga mampu membentuk otot paha depan sekaligus membuat keceriaan bersama pasangan. Pastinya aktivitas ini sangat bermanfaat. Ketika bersiap untuk melakukan gerakan menendang, cobalah untuk melakukan gerakan full-body plate. Memiliki pasangan yang setia mendampingi mungkin menjadi satu-satunya cara untuk melewati latihan yang menantang ini. Ada banyak manfaat ketika berolahraga bersama pasangan. Namun, jika kita belum memiliki pasangan, maka bisa di akali dengan mengajak teman, sahabat, atau keluarga untuk berolahraga bersama. Sumber: kompas.com

Inilah “Umur” Pakaian Olahraga yang Perlu Anda Ketahui

Tak ada salahnya merasa nyaman dengan pakaian yang sering digunakan, apalagi pakaian tersebut adalah favorit anda. Meskipun sudah merasa nyaman, harus di ingat sesungguhnya perlengkapan olahraga juga punya masa pemakaiannya dan perlu di ganti ketika tiba waktunya. Memakai perlengkapan olahraga yang sudah kendur atau bahannya mulai kasar dapat menyebabkan rasa tidak nyaman saat memakainya, bahkan menyebabkan iritasi kulit. Berikut yang harus di ketahui, waktu yang tepat untuk mengganti pakaian olahraga kita dengan yang baru. Bra olahraga Masa pemakaian bra olahraga rata-rata 6 bulan sampai setahun. Menurut Jenny Altman yang merupakan ahli style and fit, kita perlu mengganti bra olahraga ketika ukurannya berubah, kendur, atau sobek. Cara menjaga bra olahraga agar tidak cepat usang sebelum waktunya ialah jangan mencuci bra dengan mesin cuci, lebih baik di cuci dengan tangan dan cukup di rendam. Selain itu, segeralah cuci bra setelah digunakan berolahraga, karena keringat yang banyak dan menumpuk dapat merusak bahan bra. Legging Masa pemakai celana ketat ini tergantung pada intensitas pemakaian dan kualitasnya, tetapi seringnya setelah 2 tahun, bahannya akan kendur. Legging yang sangat ketat biasanya cenderung lebih cepat kendur karena serat elastisnya sering meregang ketika dipakai. Cara menjaga agar legging lebih lama umurnya, Altman merekomendasikan untuk memilih produk yang mengandung spandek dan lebih banyak nilon ketimbang katun. Selain itu, cara mencucinya hanya dengan air dingin dan cukup diangin-anginkan. Sepatu olahraga Menurut Clara Kerley, spesialis produk sepatu ASICS America, mayoritas sepatu lari didesain untuk tetap nyaman dipakai 500 km sampai 800 km. Maka dari itu, umur sepatu sangat tergantung dari kualitas dan sering digunakan. Kerley menyebutkan ciri-ciri sepatu olahraga kita perlu dipensiunkan ketika sol karet sepatu sudah mulai lepas dari busa sepatu, bagian busa di bagian sol berkerut, sepatu cenderung miring ke satu sisi saat digunakan pada permukaan yang rata, atau sudah ada bagian yang bolong pada atas jari-jari kaki. Pakaian senam Dibandingkan tiga perlengkapan olahraga diatas, pakaian senam terbilang “umurnya” lebih lama atau dapat dikatakan lebih awet. Walaupun begitu, jika bahannya mudah menimbulkan bau saat berkeringat, mungkin itu saat untuk mengganti dengan yang baru. Sumber: Sporteluxe

Tebus Kekalahan Greysia/Apriyani, Della Destiara/Rizki Amelia Melaju Ke Babak Kedua

Jakarta- Pada babak pertama All England 2018 di Arena Birmingham, Inggris, Rabu (14/3), Dua Pasangan ganda putri Indonesia mendapat kesempatan hari pertama memanaskan lapangan pertandingan. Dibuka dengan pertandingan Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu bertemu dengan pasangan wakil Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva. Greysia/Apriyani kandas dua set dengan perolehan angka 21-11, 21-19. Dengan begitu mereka gagal melaju ke babak kedua. Menebus kegagalan rekannya, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, lolos ke babak kedua turnamen bulutangkis All England 2018. Della/Rizki berhasil melumpuhkan pasangan Korea Selatan, Chang Ye-na/Hye Rin-kim lewat tiga set dengan skor 22-10, 18-21, 21-17. Mereka menang setelah melewati pertarungan selama 1 jam 2 menit. Della/Rizki menjadi perwakil Indonesia pertama yang lolos ke babak kedua turnamen kelas dunia ini. Sangat di sayangkan Pasangan Ganda Putri Indonesia sebelumnya, Greysia Poli/Apriyani Rahayu dilumpuhkan pasangan Bulgaria, Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva, dengan skor 11-21, 19-21. Hasil sementara untuk wakil Indonesia: – Greysia Polii/Apriyani Rahayu dikalahkan Gabriela Stoeva/Stefani Stoeva (Bulgaria): 11-21, 19-21 – Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta vs Chang Ye-na/Hye Rin-kim (Korea): 22-20, 18-21, 21-17 Dengan hasil ini, Indonesia masih menunggu permainan memukau dari 12 wakil lain yang akan berlaga dalam 10 partai. Dalam babak pertama ini, ada empat wakil Indonesia yang saling berhadapan. (Nad)