Indonesia Akan Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034?

Stadin Utama Gelora Bung Karno. Foto:Prass/NYSN

Indonesia saat ini memiliki rencana untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Australia. Perihal ini diskusi sudah mulai dilakukan antara pihak PSSI dan Federasi Sepakbola Australia (FFA) untuk mewujudkan hal ini. Akan tetapi tentunya yang akan menjadi sorotan pastinya adalah fasilitas dan ketersediaan stadionnya, karena itu adalah tempat para pesepakbola top kelas dunia yang nantinya akan berlaga. Karena FIFA memiliki standar khusus untuk stadion-stadion yang akan dipakai, jika merujuk pada buku panduan Bidding Piala Dunia 2026 yang digelar di Meksiko, Kanada dan Amerika Serikat, ada berbagai macam syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah terkait dengan kapasitas. FIFA memiliki standar untuk stadion yang akan dipakai baik dari prosesi pembukaan hingga pertandingan final adalah minimal berkapasitas 80 ribu kursi. Sedangkan untuk pertandingan fase grup, babak 32 besar, 16 besar dan perempatfinal, stadion yang dipakai harus berkapasitas minimal 40 ribu kursi. Untuk pertandingan semifinal, stadionnya minimal berkapasitas 60 ribu. Sementara perebutan tempat ketiga minimal 40 ribu, dan laga puncak atau final minimal 80 ribu kursi. Sampai saat ini, jika diperhatikan Indonesia belum memiliki stadion yang berkapasitas minimal 80 ribu, bahkan sekelas Stadion Utama Bung Karno yang menurut design awal bisa menampung hingga 90 ribu tetapi sudah berubah menjadi 77 ribu, karena renovasi besar-besaran demi ajang Asian Games 2018 lalu. Walaupun begitu Indonesia punya beberapa stadion yang memang memiliki daya tampung minimal 40 ribu, yaitu Stadion Palaran, Gelora Bung Tomo, Stadion Kanjuruhan, dan Stadion Batakan. Walaupun stadion tersebut butuh renovasi akan tetapi masih layak untuk digunakan. Selain persyaratan stadion, FIFA juga mensyaratkan tuan rumah untuk menyiapkan fasilitas lainnya seperti hotel dan juga pusat latihan, jika melihat jumlah peserta di Piala Dunia 2024, maka Indonesia harus menyiapkan minimal 48 hotel dan pusat latihan. Selain itu, FIFA juga meminta venue latihan di masing-masing kota penyelenggara. Menilik Piala Dunia 2018 di Rusia, tiap kota punya 3 kompleks latihan. Sementara untuk Piala Dunia 2026, FIFA meminta antara 2 hingga 4 lokasi. Belum sampai di situ, FIFA juga meminta dibuatkan satu hingga 2 venue latihan dan hotel khusus untuk wasit. Diluar itu semua, ada kemungkinan persyaratan FIFA berubah dan beradaptasi dengan kondisi calon tuan rumah, namun dengan banyaknya fasilitas yang harus disediakan, apakh Indonesia mampu untuk mempersiapkannya?

Seleksi Tahap Kedua Timnas U-16 yang Diikuti oleh 37 Pemain Resmi Digelar

Pelatih TImnas Indonesia U-16, Bima Sakti.

Seleksi tahap kedua Timnas U-16 dimulai. Total 37 pemain dipanggil oleh pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti untuk mengikuti seleksi. Seleksi tahap kedua tersebut diselenggarakan di stadion Wibawa Mukti Cikarang, Rabu (19/6/2019) yang diambil dari Skuat Garuda Muda untuk menghadapi piala AFF U-15 Bima Sakti fous untuk mencari pemain untuk semua posisi, karena Ia ingin memiliki pemain yang punya kemampuan setara. “Seleksi tahap kedua ini diisi gabungan antara pemain yang sudah menjalani seleksi tahap pertama dan beberapa orang pemain baru. Tujuannya adalah untuk melihat dan mencari lagi pemain lain dalam mengisi pos-pos yang saya rasa perlu,” ujar Bima yang dilansir dari situs PSSI. “Hari ini (kemarin) kami latihan penyesuaian, dan pemulihan kondisi. Di sisi lain, saya sudah memiliki kerangka tim. Nantinya saya ingin di setiap posisi di isi dua sampai tiga pemain dengan kualitas dan kemampuan yang setara,” kata dia. Timnas U-16 akan berlaha pada ajang Piala AFF 2019 yang akan diadakan pada 19 Juli hingga 9 Agustus 2019 di Thailand. Indonesia duduk di Grup A yang akan bersaing dengan Myanmar, Vietnam, Timor Leste, Singapura, dan Filipina. Sementara pada bulan September mendatang ada kualifikasi Piala Asia, Indonesia tergabung dalam Grup G bersama China, Brunei Darussalam, Filipina, dan Kepulauan Mariana Utara. Dimana Indonesia yang akan menjamu sebagai tuan rumah. Berikut adalah daftar nama pemain seleksi tahap kedua Timnas Indonesia U-16: Kiper: I Made Putra Kaicen (Bali United), Muhammad Assyurah Al Faqih (PSM) Nevin Geraldo Kosasih (Perseru). Belakang: Marcell Januar Putra, Kadek Arel Priyatna (Bali United), Muhammad Khakim Al Mukhasibi (Bhayangkara FC), Andhika Dwi Kartika (TIRA Persikabo), M Fajar Setiawan (Persija), Mochamad Aditya Rangga Saputra (Borneo FC), Ferre Murari (Binter Football Academy), Isya Alfiah Dattul Kahfi (PPLP Sumbar). Tengah: Resa Aditya Nugraha (TIRA Persikabo), Marselino Ferdinan, Ruy Arianto (Persebaya), Fiore Rafli Alifasyah Zainal, Tangguh Chesta Adabi (Persija), Dimas Juliono Pamungkas, Diandra Diaz Dewari (Persib), Mikael Alfredo Tata, Richardo Kaka Izecson Youwe (Persipura), M Risman Firman (Bontang), Muhammad Syadid Makamirulmu’ayyad (Elite Soccer Academy Jawa Power), Ahmad Athallah Araihan (SKO Ragunan), Ade M Nur Saitua (Binter Football Academy), Muhammad Aulia Abidarda (Tenggarong). Depan: Wahyu Agung Drajat Mulyono (Persebaya), Mochamad Faizal Shaifullah (Persela), Nindya Nur Lukito (PSS), Franciscus Valentino Amaral (PIS), Alexandro Felix Kamuru, Adil Nur Bangsawan, Aditya Daffa Al Haqi (Barito Putera), Achmad Diaz Trianto (Elite Soccer Academy Jawa Power), Muhammad Valeron, Dafa Fikri Maulana (Persib), Wahyu Pratama (Borneo FC), Muhammad Aristya Alfareza (Surabaya).(IHA)

Dilema dan Persiapan Liga 2 Yang Akan Dimulai Seminggu Lagi

Liga 2 akan segera bergulir, akan tetapi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) belum bisa memberikan pernyataan khusus tentang ini dikarenakan ada beberapa masalah yang terjadi di badan klub. Rencananya akan ada 23 klub yang akan bermain di kompetisi tersebut yang terbagi menjadi, sebelas klub untuk timur, dan 12 lainnya bermain di wilayah barat. Walaupun kompetisi ini akan digelar pada 22 juni 2019 mendatang akan tetapi baru tiga klub yang sudah menyerahkan data, walaupun terbilang belum sempurna. Tiga klub tersebut adalah Persatu Tuban, PSIM Yogyakarta, dan Persis Solo dan sisanya masih memerlukan komitmen dan pakta integritas perihal kondisi internal masing-masing klub. “Kami belum bisa mengeluarkan rekomendasi karena belum layak. Banyak faktor khususnya bersifat administratif yang harus segera dilengkapi oleh klub,” kata pelaksana tugas Sekretaris Jenderal BOPI, Sandi Suwardi Hasan, yang dilansir dari Detiksports, di Kantor BOPI, Kemenpora, Senayan, Kamis (13/6/2019). “Kebanyakan itu izin usahanya tidak sesuai, beberapa daerah seperti Mitra Kukar. Kalau mau bikin PT kan jelas bergerak di bidang apa biar jelas. Klub sepak bola kan ada klausulnya, kalau Mitra Kukar (perusahaannya bidang) perdagangan barang dan jasa, Persiba Balikpapan ekspor dan impor, Solo perdagangan eceran. Tapi ada beberapa yang tertib seperti Serang badan hukumnya sepakbola. Itu kan sering kali bisa jadi modus mereka bikin-bikin biar dapat proyek di pemerintahan kota dan itu tidak sesuai,” dia menjelaskan. “Yang paling penting surat bebas tunggakan belum semua lengkap karena ada beberapa bermasalah, yang kami tahu kan Sriwijaya FC, PSPS Riau, PSMS Medan, masih kurang. Kami akan cek terus bila diperlukan, kami akan turun ke lapangan, baru diputuskan bakal keluarkan rekomendasi atau tidak,” ujarnya menambahkan. PT LIB selaku operator kompetisi tersebut diminta untuk lebih proaktif untuk menyempurnakan data-data tersebut ke klub masing-masing “Jadi hal-hal sebelumnya yang sudah ditemukan tidak boleh terjadi lagi. Kami ingatkan PSSI dan Komisi Disiplin untuk tidak main-main dengan hal ini. Intinya kami akan monitor itu semua,” kata Sandi mempertegas. (IHA)

Hambali, Atlet Sepakbola SKO Ragunan yang Mendunia

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menerima Ananda M Hambali Tolib di Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta. (Kemenpora)

Jakarta- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menerima Ananda M Hambali Tolib, atlet sepakbola muda yang akan mengikuti trail di Eropa. Pesepakbola yang kini bernaung di Persela Lamongan tersebut merupakan jebolan Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan Jakarta binaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Tak disangka, hasil kerja keras yang merupakan pilihan sendiri sejak kecil, sejak berlatih di SSB Tiga Raksa Soccer School kini bernama Bhayangkara Tiga Raksa Football School yang bermarkas di Kabupaten Tangerang, Banten itu berlanjut ke SKO Ragunan, kini mulai nampak hasilnya dengan pengakuan dunia khususnya dari belahan Eropa. “Pak Menteri tak disangka, Hambali dihubungi agen dari Eropa untuk trial selama satu bulan dari 13 Juni – 20 Juli, Insha Allah besok (Kamis, 13/6) jam 19.00 WIB berangkat. Mohon Pak Menteri berkenan melepas dan memberikan arahan,” pinta Sutrisna, ayah Hambali yang setia mendampingi. Mendengarkan penyampaian orang tua dan Hambali atas undangan uji latih dari Eropa tersebut, Imam menaruh harapan besar agar menorehkan kesuksesan dan sekembalinya dapat menjadi idola baru anak muda di dunia kulit bundar sebagai salah satu cabang olahraga yang sangat populer di masyarakat. “Sukses ya Hambali. Semoga berhasil menjadi pemain sepakbola yang mampu mengharumkan tidak saja keluarga, tapi untuk Merah Putih. Ini bukti dunia mengakui kualitas pemain Indonesia, sukses untuk SSB Tiga Raksa dan SKO Ragunan yang terus melahirkan atlet bertalenta,” tambahnya. “Mari kita lepas dengan doa agar Hambali sukses, dapat berkiprah di Timnas dan semoga dapat merumput di Madrid sebagaimana cita-citanya,” tukas menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu. Sedangkan Hambali menyampaikan terima kasih atas dukungan sekaligus doa dari Menpora dan seluruh yang hadir mengiringi keberangkatannya ke Eropa. (Adt)

Uni Papua Rombak Struktur Kepengurusan dan Membuka Koperasi Demi Pengembangan Yang Lebih Baik

Uni Papua bersama pengurus dan perwakilan tim sepakbola sosial Uni Papua FC.

Perkumpulan Sepakbola Uni Papua atau dikenal Uni Papua FC pada bulan Juli 2019 nanti akan menyusun Kepengurusan baru untuk Periode tahun 2019 – 2022. Harry Widjaja, Pendiri dan CEO Uni Papua FC., mengatakan bahwa seiring dengan berkembangnya Uni Papua di kancah internasional maka perlu diadakan perbaikan di dalam tubuh organisasi agar menjadi lebih professional dan lebih baik. “Banyak Perubahan di Susunan Pengurus Uni Papua nanti, penyegaran dan penguatan Organisasi yang sudah menjadi Organisasi Nasional bahkan mengembangkan ke Internasional tentunya harus didukung oleh kepengurusan yang professional, terbaik dan memiliki dedikasi yang tinggi untuk kemanusiaan, Sepakbola dan Bangsa” Ujar Harry. “Wajar saja Uni Papua FC harus mempuyai terobosan dan penyegaran visi, karena Uni Papua yang didirikan sejak 2010 lalu dan memiliki akta notaris di tahun 2013, jadi sekarang sudah hampir 10 tahun berkiprah di Tanah Air, kita semakin optimis akan masa depan Indonesia yang lebih baik lagi, Uni Papua FC ingin mengembangkan program dan kampanye perubahan sosial melalui sepakbola lebih luas lagi, sebagai bagian mendukung pemerintah untuk membina generasi milenial dan Bonus Demografi yang sudah di depan mata kita”, sambung Harry Selain itu, pelindung Uni Papua FC sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri RI, DR A.M Fachir telah memberikan konfirmasinya bahwa beliau akan tetap menjadi Pelindung Uni Papua FC untuk periode berikutnya. Dalam perbaikan struktur tersebut, Organisasi NGO ini juga memiliki visi untuk mendirikan Koperasi Sepakbola Sosial. Koperasi ini akan menjadi cikal bakal untuk mendirikan sebuah klub sepakbola yang berujung pada pembinaan di dalam komunitas Uni Papua FC tersebut. Program ini adalah sebuat titik awal dari pengembangan sepakbola yang berkelanjutan. “Koperasi ini terbuka untuk semua kalangan pecinta sepakbola tanah air, Pengurus, Pelatih, anggota dan orang tua dari semua cabang Uni Papua FC akan menjadi anggota Koperasi ini. Saat ini sudah 200 calon anggota telah berminat di Koperasi berjenis simpan pinjam ini untuk mengelola Klub Sepakbola Masa Depan yang berbasis kepada kepemilikan bersama”, ujar Harry. Sekilas tentang Uni Papua, perkumpulan Sepakbola Uni Papua atau dikenal Uni Papua FC adalah sebuah komunitas yang mempelopori Gerakan Sepakbola Sosial untuk Perubahan. Fokus utamanya adalah Pembentukan Karakter anak Indonesia, menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian dan persatuan. Untuk membentuk karakter anak Indonesia, Uni Papua FC menggunakan Sepakbola sebagai alat yang efektif untuk mengajarkan anak-anak untuk dapat saling menghormati, menerima perbedaan, toleransi, anti diskriminasi, persamaan gender. Semua program Uni Papua sepenuhnya dilaksanakan oleh para relawan pelatih sepakbola. Saat ini Uni Papua sudah memiliki lebih dari 30 cabang yang tersebar di Nusantara, Eropa dan juga Amerika Serikat.

22 Orang Pelajar Akan Bertolak ke Portugal Untuk Bertanding Dalam Ajang IBER Cup 2019

Sebanyak 22 pemain yang tergabung dalam Timnas Pelajar U-15 Kemenpora siap melakukan pertempuran dengan sejumlah kontestan dari belahan dunia dalam gelaran IBER Cup yang berlangsung di Estoril, Portugal pada 1-6 Juli mendatang.

IBER Cup yang akan segera digelar pada tanggal 1-6 Juli mendatang di Estoril, Portugal. Indonesia akan mengirimkan 22 atlet muda yang tergabung dalam Timnas Pelajar U-15 Kemenpora untuk bertanding dengan tim lainnya dari negara lain. Tim ini akan bertolak ke Portugal pada 27 Juni 2019 dan kembali ke Indonesia pada 7 July 2019. Manajer Timnas Pelajar U-15 Kemenpora, Ray Gutafson Manurung berkomentar bahwa 22 orang yang akan bertanding tersebut di seleksi Bersama Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) dan juga dikawal oleh legenda Timnas Indonesia seperti seperti Firman Utina, M Ridwan, Rochy Putiray, Kas Hartadi, Winaryo dan lainnya. “Kita lakukan seleksi dari 100, 40 sampai ke-22. Dan ke-22 pemain ini kita lakukan persiapan lagi berupa TC kedua pada 9 hingga 24 Juni mendatang, bukan hanya teknis, tapi tentang potensi kedepan yang akan dikomandoi oleh tim kepelatihan seperti Aples Gidion Tecuari dan lainnya,” ujar Ray Manurung, Senin (20/5/2019) yang dilansir dari Kompas.com. Ray berharap bahwa dalam hal ini akan menjadi pembelajaran bagus bagi Timnas Pelajar U-15 tersebut, Ia juga berharap untuk ada sejumlah klub Eropa yang akan melirik beberapa peseter tim nya untuk melakukan trial. Karena IBER Cup bukan sekedar turnamen yang bisa kita sepelekan, karena menurutnya turnamen ini adalah batu loncatan bagi para pemain muda di Indonesia untuk mendapatkan pengalaman dan juga unjuk kebolehan demi perkembangan karirnya “IBER Cup itu bukan level gengsi-gengsian. Pesertanya bukan lagi level SSB atau pelajar, tapi akademi klub-klub sepakbola profesional di Eropa. Seperti Madrid aja dengan dilatih Raul Gonzalez,” katanya. “Jadi kita berpikir kapan lagi kalau anak-anak ingin menjadi pemain bola, mereka harus siap ujungnya pemain bola itu seperti apa. Dan kita lihat IBER Cup ini merupakan World Cupnya U-15, makanya kita bawa kesana,” sambung Ray. Ray juga berharap bahwa Timnas Pelajar U-15 Kemenpora mampu meraih juara di ajang IBER Cup tersebut, akan tetapi yang lebih penting baginya adalah ajang ini dapat menambah pengalaman dan pengetahuan para pemainnya saat bertanding melawan beberapa tim dari negara-negara besar di dunia. “Target kita kesana, tentu realistis. Kami akan menghadapi akademi yang sudah bertahun-tahun latihan setiap hari dan paling tidak kita bisa mengimbangi mereka. Terlebih, nomor satu target kami adalah bagaimana mereka masuk ke Eropa dengan melawan nama-nama besar tanpa takut tapi harus excited,” ujar Ray “Tentunya ini juga akan membuka wawasan mereka agar bisa pergi ke level dunia untuk melihat bahwa pemain lain di dunia seperti itu. Makanya seminggu sebelumnya kita kesana untuk membuka wawasan mereka agar mengetahui bermain di Eropa seperti ini. Jangan malu, jangan rendah diri dan dengan berada disana kita berharap talent scouting melihat bakat-bakat pemain kita,” paparnya. Tak mau ketinggalan, Timnas Pelajar U-15 Kemenpora akan melakukan beberapa ujicoba dengan negara lain saat berada di Eropa. (IHA)

Persija Jakarta Jalin Sinergi Dengan Autamaras

Manajemen Persija Jakarta melakukan sinergi dalam bentuk MoU dengan perusahaan tour travel haji dan umroh Autamaras PT Amijaya Prakarsa, di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (20/5). (Adt/NYSN)

Jakarta- Tim kebanggaan warga Ibukota, Persija Jakarta menjalin sinergi dengan perusahaan tour travel haji dan umroh Autamaras PT Amijaya Prakarsa. Kerja baru bersama itu tertuang melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara manajemen Persija Jakarta dengan pihak Autamaras PT Amijaya Prakarsa di Hotel Sultan, Jakarta, pada Senin (20/5). Momen itu bukan hanya akan memberikan keuntungan bagi Persija Jakarta, tapi juga bagi suporter The Jakmania. Dalam kesempatan itu, Kokoh Afiat, Direktur Utama Persija menyambut baik sekaligus mengapresiasi sinergi dengan perusahaan Autamaras PT Amijaya Prakarsa. Terlebih, ungkap Kokoh, kerjasama ini terjalin secara mendadak. Kendati demikian, ia berharap momen ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi kedua belah pihak. “Di hari Jumat (17/5) lalu, saya ditemui oleh pihak PT Amijaya Prakarsa. Karena memang kebetulan kantor kami itu bersebelahan. Semoga perjanjian ini bisa bermanfaat bagi kedua pihak. Dan, nantinya semoga kami semua bisa menjadi jamaah dari Autamaras,” ujar Kokoh dihadapan undangan yang hadir di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (20/5). Sedangkan Sefdin Syaifudin, Direktur PT Amijaya Prakarsa, menegaskan sinergi ini dapat memberikan manfaat bagi Persija serta para suporter The Jakmania. Ditambahkan Sefdin, ini baru langkah pertama. Karena langkah kedua pihaknya juga akan menjalin kerjasama dengan tim lain. “Manfaatnya nanti mereka akan memiliki Persija travel card. Bagi pemegang kartu tersebut, kami akan berikan reward bagi The Jakmania yang menggunakan jasa dari PT Amijaya Prakarsa untuk melakukan travel umroh atau haji,” terang Sefdin. Tak hanya itu, jelas Sefdin, mereka juga akan mendapatkan keuntungan tambahan apabila memiliki kartu Persija travel card tersebut. “Nantinya siapapun asalkan The Jakmania yang mendaftar memiliki travel card, maka reward-nya cukup buat nonton 10 kali di Stadion. Untuk satu jamaah kami kasih Rp 1 juta bagi The Jakmania yang punya travel card,” lanjut Sefdin. Keuntungan lainnya yakni pihak Autamaras PT Amijaya Prakarsa bakal memberikan kesempatan kepada para pemain Persija Jakarta untuk berangkat ke Tanah Suci. “Pada akhir kompetisi kami akan umroh bersama pemain bintang Persija. Jadi The Jakmania bisa umroh bersama-sama dengan bintang-bintang Persija nanti,” tukas Sefdin. (Adt)

Pertajam Rekor Nasional di Jepang, Lalu Muhammad Zohri Lolos Olimpiade 2020

Sprinter berusia 18 tahun Lalu Muhammad Zohri lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang setelah meraih medali perunggu di Seiko Grand Prix 2019, Minggu (19/5). (idntimes)

Jakarta- Sprinter muda Indonesia Lalu Muhammad Zohri berhasil lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang. Torehan itu didapat setelah ia meraih medali perunggu nomor 100 meter di ajang Seiko Grand Prix 2019, Osaka, Jepang, pada Minggu (19/5), dengan catatan waktu 10,03 detik. Hasil itu sekaligus mempertajam rekor nasional (Rekornas) yang selama ini dipegangnya yakni 10,15 detik. Rekornas sendiri dipecahkan pria kelahiran Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), 1 Juli 2000 itu pada Kejuaraan Atletik Asia 2019, di Doha, Qatar, Senin (21/4). Rekor sebelumnya dipegang Suryo Agung dengan catatan waktu 10,17 detik serta bertahan selama 10 tahun. Sedangkan medali emas Seiko Grand Prix 2019 diraih Justlin Gatlin (Amerika Serikat). Sprinter dunia pemegang medali emas Olimpiade 2004 dan medali perak Olimpiade 2016 itu membukukan catatan waktu 10,00 detik. Diikuti Yoshinide Kiryu (Jepang) yang mencetak waktu 10,01 detik, dan berhak atas medali perak. Dengan prestasi gemilang yang dicetak Zohri tersebut membuat dirinya dipastikan berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang. “Lalu Zohri fix lolos ke Tokyo karena catatan waktunya di Osaka masuk limit. Limit Olimpiade itu 10,05 detik. Kejuaraan di Osaka masuk kualifikasi Olimpiade,” ungkap Hendri Firzani, Humas PB (Pengurus Besar) PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia), pada Minggu (19/5). Zohri telah membuktikan dirinya mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Jika konsisten, bukan tidak mungkin, anak didik Eni Nuraeni itu berpulang memberikan medali bagi Indonesia di ajang pesta olahraga terbesar sejagat di Negeri Sakura pada 2020. (Adt)

Program Garuda Select Angkatan Pertama Sukses Wujudkan Mimpi Pesepakbola Muda Indonesia

Tim Garuda Select kembali ke Indonesia setelah selama lima bulan berlatih di Inggris. (PSSI)

Jakarta- Tim Garuda Select telah kembali ke Tanah Air pada Rabu (15/5). Sebelumnya, mereka berlatih di Inggris selama lima bulan. Selama berada di Negeri Ratu Elizabeth tersebut, sebanyak 24 pemain dipastikan mendapat pengalaman dan kesempatan luar biasa selama periode Januari hingga Mei 2019. Para pemain ini dilatih Dennis Wise sebagai Direktur Program, dan Des Walker sebagai Pelatih Tim. Mereka telah mendapatkan pelatihan dengan standar Eropa, baik di dalam dan di luar lapangan. Program Garuda Select merupakan kerja sama PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dan SuperSoccer TV. Ratu Tisha Destria, Sekertaris Jenderal (Sekjen) PSSI, mengatakan Garuda Select adalah bagian dari Program Elite Pro Academy (EPA) Klub Liga 1 U-16 dan U-18. Tisha menambahkan bahwa program akselerasi pengembangan usia muda ini adalah langkah menuju target Olimpiade 2024 dan lolos Piala Dunia 2030. Sehingga, jelas Tisha, fokus pada pengembangan pemain, bukan pembentukan tim. “PSSI berterimakasih atas dukungan SuperSoccer TV di program Garuda Select. Setiap tahunnya, 25 Pemain terbaik dari hasil kompetisi EPA U-16 dan U18 mendapatkan beasiswa belajar, berlatih dan bertanding di Inggris selama minimal 5 bulan, tergantung jadwal kompetisi yang ada di Indonesia. Selain itu, pemain mendapatkan kursus kepelatihan FA Level 1 coaching badge,” ujar Tisha, di Jakarta, Jumat (17/5). Sementara itu, Mirwan Suwarso selaku SuperSoccer TV Business Development Director, mengungkapkan bahwa dukungan SuperSoccer TV dalam memberikan liputan menyeluruh bertujuan agar para pencinta sepak bola Tanah Air bisa ikut menyimak dan mengambil pelajaran dari kegiatan tim Garuda Select di Inggris. Tayangan dari program Garuda Select ini terbukti diminati oleh pemirsa SuperSoccer TV melalui hasil streaming yang luar biasa, baik Live Match ataupun liputan dokumenter mingguannya. “Dari 17 laga yang dimainkan selama program, pertandingan puncak melawan Chelsea U-16 meraih jumlah rekor penonton terbesar yang pernah diraih SupeSoccer TV yaitu sebanyak 4.778.982 penonton. Sementara untuk liputan dokumenter berjudul Dream Chasers di SuperSoccer TV, angka tertinggi diraih dari episode 13 yang tayang tanggal 23 April 2019 dan meraih 6.612.942 penonton,” terang Mirwan. “Semua keberhasilan ini merupakan buah dari keseriusan tim SuperSoccer TV dalam memberikan yang terbaik bagi semua program tayangan Garuda Select, mulai dari memberikan tayangan Live Match dengan kualitas tinggi, menghadirkan komentator ternama Paul Dempsey, Lee Hendrie bahkan pengisi suara game FIFA 19 Alan Smith,” lanjut Mirwan. Tahun 2019, Garuda Select dilatih oleh Dennis Wise dan Des Walker. Setelah lima bulan, pemain akan kembali berkompetisi di EPA U-18 dan U-20. Kembali, Tisha menyatakan bahwa ke depannya, 25 pemain terbaik selanjutnya hasil Kompetisi EPA akan dikirim kembali. “Kami harap pada 2024, akan ada 250 pemain yg telah memiliki pengalaman bermain dan berlatih di level sepak bola dunia. 23 pemain dari 250 pemain terbaik. Yang Insha Allah akan mengantarkan Indonesia menuju Olimpiade 2024,” tutup Tisha. (Adt)

Bima Sakti Optimis Dapatkan Pemain untuk Mengisi Kerangka Timnas U-16

Sebanyak 41 pemain mengikuti seleksi dan pemusatan latihan Timnas U-16, di Lapangan Timnas PSSI, Sawangan, Depok, Jawa Barat, di bawah asuhan Bima Sakti. (PSSI)

Depok – Bima Sakti selaku Pelatih Kepala Timnas U-16, mengaku optimis bakal mendapatkan pemain pada program seleksi dan pemusatan latihan timnas (tim nasional) U-16, di Lapangan Timnas PSSI, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Pada Selasa (14/5), seleksi dan pemusatan latihan memasuki hari kedua, dan sebanyak 41 pemain yang mengikuti seleksi makin intens berlatih. “Melihat perkembangan dan kemampuan pemain selama dua hari ini, saya optimis bisa mendapatkan pemain untuk mengisi kerangka tim,” ujar Bima dilansir situs resmi PSSI, Rabu (15/5). Seleksi yang dimulai sejak Senin (13/5) tersebut dan akan berlangsung hingga Minggu (26/5) mendatang tersebut, Bima dibantu dua asisten pelatih, yakni Indriyanto Nugroho dan Firmansyah serta Gilang sebagai pelatih fisik. Sementara itu, Firmansyah mengungkapkan bahwa anak didiknya menunjukkan progres yang terus membaik selama menjalani seleksi. “Hari ini, kami terus memantapkan latihan kami, anak-anak menunjukkan progres yang terus membaik. Saya berharap mereka bisa lebih baik lagi hingga hari terakhir nanti. Mereka beradaptasi terhadap menu latihan sangat positif,” tutur Firmansyah. Kembali, Bima menegaskan anak asuhnya tersebut akan menjalani internal game pada Jumat (17/5) mendatang. “Esoknya saya akan mulai penilaian terhadap para pemain dan akan ada pengurangan pemain,” terangnya. Sedangkan pada hari terakhir atau Sabtu (25/5), dijelaskan Bima, timnya akan mengadakan uji coba. “Untuk lawan, akan saya tentukan dan beritahukan nanti,” tukas Bima. (Adt)

Shopee Liga 1 2019 Siap Bergulir, 18 Klub Papan Atas Bersaing Raih Gelar Juara

Turnamen sepak bola paling bergengsi di Tanah Air, Shopee Liga 1 2019 segera bergulir pada Rabu (15/5). (Adt)

Jakarta- Turnamen sepak bola paling bergengsi di Tanah Air, Shopee Liga 1 2019 siap bergulir. Kompetisi kasta tertinggi dari sepak bola yang akan memasuki musim ketiganya ini akan diikuti 18 klub bola terbaik di Indonesia dengan mengadopsi sistem kompetisi home and away demi memperebutkan piala bergengsi Shopee Liga 1 2019. Laga perdana akan berlangsung pada Rabu (15/5), yang mempertemukan PSS Sleman melawan Arema FC, di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta. Liga 1 2019 akan disiarkan secara langsung oleh Emtek Group yang akan menghadirkan 306 pertandingan. Sebanyak 160 laga akan ditayangkan secara eksklusif di Indosiar dan 78 pertandingan lainnya melalui O’Channel. “Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya kami sepakat dengan Shopee sebagai sponsor utama Liga 1 2019. Kami berharap kesepakatan ini menjadi tonggak untuk menuju prestasi dan tolak ukur yang lebih baik lagi. Dengan kata lain, kualitas kompetisi jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kami juga berharap bisa menyajikan kompetisi yang bersih, kompetitif, fair play dan menjadikan hiburan yang berkelas bagi seluruh penikmat sepak bola nasional,” ujar Dirk Soplanit, Direktur PT LIB (Liga Indonesia Baru), di Jakarta, Senin (13/5). Sedangkan Pandu Sjahrir, Presiden Komisaris SEA Grup, Induk perusahaan Shopee, mengatakan dengan dukungan Shopee pihaknya percaya niatan dari PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) dan PT LIB untuk menciptakan iklim sepak bola Indonesia yang lebih professional bisa cepat terlaksana. “Pada kesempatan ini kami ingin menegaskan bahwa Shopee mendukung penuh perbaikan sepak bola Indonesia dengan menjadi sponsor utama Liga 1 2019. Semoga dengan dukungan Shopee, e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan maka sepak bola Indonesia bisa menjadi lebih baik,” terang Pandu. Sementara itu, Harsiwi Achmad, Direktur Programming SCM, menjelaskan tayangan sepak bola nasional sudah menjadi signature Emtek khususnya Indosiar. “Konsistensi Indosiar ini berbuah semakin meluasnya penggemar tayangan sepak bola di seluruh lapisan masyarakat,” tutur Harsiwi. Disisi lain, Gatot S. Dewa Broto, Sekertaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), berharap Shopee Liga 1 2019 berjalan transparan dalam pengelolaan keuangan karena hal tersebut menjadi prioritas. “Kami berharap liga ini berjalan baik dari skill permainan dan keuangan agar transparan pendistribusian pendapatan sponsor, operatornya (PT LIB) dan yang tidak kalah jangan ada pengaturan skor karena ujungnya adalah kepercayaan masyarakat,” terang Gatot. Sedangkan Ratu Tisha Destria, Sekertaris Jenderal (Sekjen) PSSI, mengapresiasi dukungan semua pihak yang mengawal sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik, sehingga memungkinkan kondisi patnership bisa terjalin. “PSSI memiliki target Timnas Indonesia bisa berlaga di Olimpiade 2024, tapi juga bisa bersaing pada top 5 Liga di Asia pada 2022 ini bisa terwujud dari kerja keras, kerja cerdas, dan sinergi berbagai pihak serta dukungan penuh pemerintah,” tukas Ratu. (Adt)

Ini Rekomendasi BOPI untuk Penyelenggaraan Kompetisi Sepak Bola Liga 1

BOPI melalui Ketua Umum Richard Sambera mengeluarkan surat rekomendasi penyelenggaraan Liga 1 2019 kepada PT LIB. (Adt/NYSN)

Jakarta- Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memberikan surat rekomendasi untuk penyelenggaraan Liga 1 2019. Acara penyerahan surat rekomendasi juga dibarengi penyerahan pakta integritas dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi, dan perwakilan klub serta suporter kepada BOPI, di Media Center Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga), Senayan, Jakarta, Jumat (10/5). Rekomendasi itu diberikan terkait dengan telah selesainya verifikasi yang dilakukan BOPI sejak pengajuan PT LIB pada April 2019. Dalam kesempatan itu, Richard Sambera, Ketua Umum BOPI menyampaikan harapannya terkait penyelenggaraan liga sepak bola kasta tertinggi di Indonesia tersebut. “Pertama, BOPI berharap bahwa operator dalam hal ini PT Liga Indonesia Baru (LIB) bekerja secara profesional dan penuh tanggung jawab agar tidak ada kekacauan disekitar pertandingan sehingga setiap pertandingan berjalan dengan aman dan nyaman untuk seluruh keluarga Indonesia,” ujar Richard. Kedua, ungkap Richard, PSSI sebagai lembaga atau federasi yang menaungi persepak bolaan Indonesia harus tegas dan mampu memberikan pengadil (wasit) yang berintegritas. Ia melanjutkan, ketiga, klub-klub berkompetisi dan berbisnis dengan profesional sehingga tidak ada lagi kejadian penunggakan gaji pemain. “Keempat, kepada pemain kedepankan sportif dan memberikan contoh kepada masyarakat dan suporter untuk saling menghormati,” terang pria berusia 47 tahun. Dan, kelima, sebut Richard, para suporter jangan anarkis, rasis, dan tawuran, semua hendaknya duduk damai menikmati dengan aman dan nyaman. “Terakhir, pesan kepada media massa hendaknya dapat terus memberitakan dengan baik agar kompetisi dapat berjalan dengan tajam dalam suasana yang kondusif,” tegas peraih medali perak kejuaraan dunia renang 2000, di Hong Kong. Richard menjelaskan BOPI telah melakukan verifikasi semua klub yang akan berlaga di Liga 1 sesuai kewenangan yang dimiliki institusi yang dipimpinnya tersebut, sehingga hasilnya rekomendasi dapat dikeluarkan. “Saya menyampaikan harapan kepada semua yang terlibat, mari kita sukseskan Liga 1 tahun 2019 ini dan semoga menjadi liga tersukses sepanjang sejarah,” tutur Richard. Sedangkan Dirk Soplanit, Direktur Interim PT LIB, mengatakan dengan keluarnya surat rekomendasi dari BOPI, maka Liga 1 bisa dipastikan segera bergulir pada 15 Mei mendatang, dimana kick off pertama akan mempertemukan PS Sleman dengan Arema FC. “Alasan kedua klub ini sebagai laga pembuka kompetisi karena juara Liga 1 tahun 2018 Persija ada agenda AFC, sementara durasi jadwal tahun ini sangat mepet yaitu berakhir 22 Desember, maka kick off tanggal 15 Mei mempertandingkan Juara Liga 2 dengan Juara Piala Presiden,” jelas Dirk. Sementara itu, terkait PT LIB yang belum menunaikan kewajiban pembayaran kepada sejumlah klub pada musim lalu, Dirk menyebut akan segera diselesaikan sesuai komitmen. “Kalau bicara soal utang piutang. Sebagai sebuah korporasi, karena LIB ini sebuah PT, maka utang piutang itu sesuatu yang biasa dan wajar saja. Namun sampai sejauh mana utang itu dapat diselesaikan dengan baik, dan pada saatnya diselesaikan sesuai dengan komitmen,” tukas Dirk. (Adt)

Timnas Indonesia U-16 Akan Bersaing Dengan China di Kualifikasi Piala Asia U-16 2020

Timnas U-16 tergabung di dalam grup G dalam Kualifikasi Piala Asia U-16 2020.(AFC)

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) telah melaksanakan drawing pembagian grup Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 bertempat di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (9/5/2019). Hasilnya, Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah dalam babak penyisihan Grup G yang berisikan China, Filipina, Brunei Darussalam, dan Kepualauan Mariana. Kendati demikian, PSSI selaku induk sepak bola Indonesia belum memutuskan stadion mana yang akan digunakan untuk menggelar sejumlah partai pada penyisihan Grup G. Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 rencananya digelar pada 14 September 2019, khusus untuk Grup G yang terdiri dari lima negara peserta. Sementara itu, grup yang hanya berisikian empat negara akan memulai kualifikasi empat hari kemudian atau pada 18 September 2019. Nantinya, hanya juara grup dan empat runner up terbaik yang akan tampil di Piala Asia U-16 2020. Satu tempat tersisa akan diisi oleh tuan rumah yang saat ini belum disebutkan AFC. Namun, bila tuan rumah ternyata lolos dari kualifikasi, jatah tiket tersebut diberikan kepada runner-up terbaik kelima. Untuk timnas U-16 Indonesia nantinya akan dilatih oleh Bima Sakti. Pelatih asal Balikpapan, Kalimantan Timur, itu akan melakukan seleksi tahap pertama dengan memanggil 45 pemain Timnas U-16 Indonesia. Pemusatan rencananya akan dimulai pada 12 Mei bertempat di National Youth Training Center (NYTC), Sawangan, Bojongsari, Jawa Barat. Sejauh ini, Bima Sakti masih merahasiakan nama-nama pemain yang akan dipanggilnya. (IHA)

Jersey Terbaru Uni Papua Resmi di Rilis Untuk Musim 2019/2020

Sepak bola social Uni Papua FC memperkenalkan jersey terbarunya untuk musim 2019/2020. Masih dengan dominasi warna putih, biru dan merah, Jersey baru ini diumumkan pada hari Pendidikan nasional tepatnya 2 Mei silam. Di bagian depan terpampang logo sponsor utama Uni Papua, serta logo uni papua diatasnya, selain itu juga ada logo dari beberapa sponsor lainnya. Pada bagian lengan sebelah kiri terdapat logo GP Ansor sebagai mitra dan IDSPORTS di lengan kanan yang merupakan perusahaan sports manajemen yang berafiliasi dengan Uni Papua. “Kita akan menggelorakan semangat Persatuan Indonesia di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei ini. Menyebarkan virus perdamaian melalui Football For Peace,” kata Founder & CEO Uni Papua FC, Harry Widjaja. Jersey ini akan diproduksi secara konsisten dalam waktu dua tahun sebanyak 10 ribu buah yang akan dijual, dimana hasil penjualannya akan didonasikan sebagai bentuk dukungan program trauma healing bagi anak-anak yang menjadi korban bencana alam di Indonesia. Selain itu semua anggota Uni Papua yang sudah menjadi anggota selama satu tahun, dan masih aktif untuk mengikuti semua latihan dan program juga akan mengenakan jersey ini sebagai simblik dari kesetiaannya. Begitu juga denga para relawan, pelatih, dan pengurus cabang yang berada di lebih dari 30 lokasi di Indonesia dan juga 4 cabang Uni Papua di luar negeri juga akan berhak mendapatkan jersey sepakbola Sosial ini. Selain para relawan ada juga para mitra-mitra dan media partner dalam dan luar negeri yang juga berkesempatan mendapatkan jersey ini, seperti; FIFA Foundation, LaLiga, CD Numancia, Coaches Across Continents, Street Football World, Akademi Sepakbola Tiga Naga, DPP GP Ansor, Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, Sekolah Kristen Calvin Kemayoran, juga Royal Sport Medical Center Sunter Jersey ini juga akan dikenakan oleh team Uni Papua yang berada di Finlandia yang akan mengikuti laga tahunan di Helsinki. Sebelumnya jersey ini juga sudah diperkenalkan di ajang World Football Summit Asia di Kuala Lumpur pada 29-30 April silam. Perkenalan jersey ini diwakilkan oleh Gabriel Edoway selaku duta Uni Papua. Dalam ajang tersebut Gabriel mengatakan “Indonesia harus dibentuk oleh kita, bukan orang lain, karena kita adalah masa depan Indonesia yang bisa membangun Negara.” (IHA)

Joseph Simatupang, Pemuda 16 Tahun direkrut oleh Blackburn Rovers

Josep Simatupang Ferguson saat menandatangani kontrak bersama Blackburn Rovers. (Foto: Instagram @josephferguson1_)

Joseph Simatupang Ferguson, merupakan bocah pemain berdarah Indonesia yang berhasil direkrut oleh salah satu club di Eropa, yaitu Blackburn Rovers. Joseph yang masih berusia 16 tahun itu sudah menandatangani kontrak bersama tim U-18 Blackburn Rovers. Blackburn Rovers merupakan salah satu tim raksasa di Inggris yang mimiliki tiga gelar juara divisi top Eropa. Sejak musim 2012/2013, Blackburn Rovers masuk ke divisi Championship dan di musim ini Rovers mampu bertahan di divisi Championship di peringkat 15. Kabar itu diumumkan olehnya di akun Instagramnya. View this post on Instagram A post shared by @josephfergusonsima “Hari yang membanggakan buat saya dan keluarga saya untuk menandatangani beasiswa untuk Blackburn Rovers. Mudah-mudahan hal-hal baik akan datang ke depannya,” tulis Joseph di akun josephferguson1_. Joseph yang berdarah batak, sejak usia 11 tahun sudah menimba ilmu di akademi Blackburn Rovers, dengan kontraknya ini maka perjalanan Joseph akan lebih dekat menuju tim utama. Walaupun begitu Joseph masih bisa memilih status kewarganegaraannya, apakah ia nantinya akan memilih untuk membela Timnas Inggris atau kembali ke tanah air Indonesia. (IHA)

Jeda Kompetisi Selama Ramadhan, Persija Jakarta U-16 Siapkan Agenda Ujicoba

Persija Jakarta U-16 siapkan agenda ujicoba saat jeda kompetisi selama Ramadhan. (persija.id)

Jakarta- Elite Pro Academy PSSI Liga 1 U-16 memasuki waktu libur selama Ramadhan. Kompetisi ini kembali bergulir sepekan usai Idul Fitri. Saat ini, Persija Jakarta U-16 menempati posisi kedua Grup A Liga 1 U-16 dengan raihan 12 poin. Dan selama Ramadhan, tim berjuluk Young Tiger itu tetap menggelar latihan. Terlebih, selepas jeda Ramadhan Persija Jakarta U-16 akan bertemu TIRA Persikabo sebagai pemuncak klasemen. “Kami tetap berlatih seperti biasa untuk waktunya nanti akan diinfokan lebih lanjut bisa mendekati magrib atau malam hari,” ujar Muhamad Jusuf, Pelatih Persija Jakarta U-16, pada Senin (6/5). “Kami akan juga menjalani beberapa uji coba sekaligus hal ini lebih matang saat menghadapi TIRA sang pemuncak klasemen,” lanjutnya. Pada laga terakhir, Persija Jakarta U-16 hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan PSIS Semarang. Jusuf menilai pada laga melawan PSIS Semarang timnya hanya kecolongan saja. Menurutnya, secara keseluruhan anak didiknya tersebut sudah tampil baik. “Kami memang kecolongan hal itu juga jadi perhatian kami untuk menghadapi laga melawan TIRA,” tukas Jusuf. (Adt)

Diusung Jadi Calon Ketua Umum PSSI, Rahim Soekasah Fokus Program Usia Muda

Sejumlah mantan pemain tim nasional (Timnas) Indonesia mendorong Rahim Soekasah maju dalam pencalonan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). (Adt/NYSN)

Jakarta- Sejumlah mantan pemain tim nasional (Timnas) Indonesia mendorong Rahim Soekasah maju dalam pencalonan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Beberapa nama mantan pemain Timnas Indonesia diantaranya Eli Idris, Yudo Hadiyanto, Patar Tambunan, Aries Renaldi, Johanes Auri, Simson Rumapasal, Nasir Salasa, Robby Binur, Oyong Liza, Sangap Surbakti, Benny Tomasoa, dan Hermansyah. Mereka mendorong Rahim untuk maju dalam perebutan kursi nomor satu induk organisasi sepak bola Tanah Air itu lantaran resah dengan kondisi PSSI yang carut-marut. Mulai dari prestasi Timnas yang tak kunjung membaik hingga kasus pengaturan skor yang melibatkan petinggi PSSI. Benny Tomasoa, salah satu mantan pemain nasional yang mengusulkan Rahim sebagai kandidat Ketua Umum PSSI, mengatakan Rahim memiliki pengalaman yang matang di dunia sepak bola Indonesia. Disisi lain, Benny dkk mengaku kecewa dengan kondisi PSSI saat ini yang terserang kasus pengaturan skor. “Kami ingin Ketua Umum PSSI dari insan sepak bola dan punya pengalaman. Namun yang paling penting kami ingin PSSI bersih,” ujar Benny, di Jakarta, Kamis (2/5). Senada, Nasir Salasa menyebut dirinya bersama para mantan pemain nasional mendorong Rahim lantaran eks Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI era Ketua Umum PSSI Nurdin Halid tersebut adalah orang yang sangat mengerti tentang sepak bola. “PSSI sekarang banyak orang yang tidak pernah berkecimpung di sepak bola. Sehingga kami merasa beliau sangat pantas dan bisa membawa sepak bola Indonesia lebih maju lagi,” tutur Nasir. Menanggapi dukungan tersebut, Rahim menyatakan kesiapannya maju sebagai Ketua Umum PSSI. “Saya siap (dicalonkan sebagai Ketua Umum PSSI), dan semua saya serahkan ke voters (pemilik hak suara). Saya sudah puluhan tahun mengurus sepak bola dan sudah paham betul persepak bolaan nasional,” tutur Rahim. Ditegaskannya, bahwa siapapun berhak untuk menjadi pengurus dan Ketua Umum PSSI, baik itu dari kalangan pengusaha, militer dan politisi. Namun Rahim mengingatkan jangan menjadikan jabatan di PSSI hanya sekadar mencari popularitas. “Di luar negeri, mereka yang menjadi pengurus sepak bola umumnya sudah mengabdi selama 10 sampai 25 tahun tahun. Dan tim penjaringan calon Ketua Umum PSSI harus jujur. Jangan sampai orang yang tidak pernah mengurusi sepak bola dibilang pernah mengurusi sepak bola. Tidak boleh ada lagi yang seperti itu,” cetus Rahim. Jika nantinya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI, Rahim akan fokus melakukan pembinaan usia muda. Menurutnya, dalam melahirkan pemain hebat, maka perlu mendapatkan perhatian khusus sejak usia dini. “Saya akan fokus pada program pembinaan usia muda. Mereka harus mendapatkan perhatian khusus. Usia muda kita seperti U-16 dan U-19 perah menjadi juara. Sehingga perlu diberi pengawasan secara berkesinambungan,” tambahnya. “Dahulu, saya termasuk salah satu yang terlibat dalam menyeleksi pemain Primavera (program PSSI tahun 1993) selama kurang lebih 7 bulan. Dari puluhan pemain saya harus menyeleksi menjadi beberapa orang. Yang pasti melahirkan pemain bintang tidak mudah. Jadi pembinanan usia muda menjadi salah satu target saya nantinya,” tukas Rahim. Rahim yang mengawali karir di dunia sepak bola sebagai manajer klub UMS pada 1980-an pernah menjadi manajer Timnas pada 1990-an. Di era kompetisi sepak bola Galatama, ia merupakan manajer tim Pelita Jaya dan sukses mengantarkan klub tersebut juara empat kali. Selain itu, Rahim juga pernah menjadi Wakil Ketua Umum PSSI versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) pada 2012 serta Chairman klub sepak bola Brisbane Roar yang merupakan klub Liga Utama Australia. (Adt)

Persija Jakarta U-16 Ingin Lanjutkan Tren Positif di Elite Pro Academy Liga U-16

Tim Persija Jakarta U-16 ingin melanjutkan tren kemenangan saat bertandang ke markas Perseru Badak Lampung pada lanjutan Elite Pro Academy U-16. (persija.id)

Lampung- Persija Jakarta U-16 melakoni laga tandang ke markas Perseru Badak Lampung pada lanjutan Elite Pro Academy Liga U-16, di Lapangan Yonif 143, Lampung, pada 27-28 April 2019. Young Tiger, julukan Persija Jakarta U-16, ingin melanjutkan tren kemenangan, dimana mereka sukses menyapu bersih dua kemenangan sebelumnya saat bertandang ke markas Semen Padang. Muhammad Arief, Pelatih Kiper Persija Jakarta U-16, mengatakan anak didiknya tersebut tak mau pulang dengan tangan hampa di perjalanan jauh yakni away perdana ke Lampung. “Kami datang melawan tim yang bagus mengingat mereka sempat mencuri poin saat bertemu TIRA yang juga bagus. Kami ingin berusaha sebaik mungkin mengambil poin di Lampung,” ujar Arief, di Wisma Lampung Sakti, Lampung, Jumat (26/4). Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Ghesenk itu menegaskan persiapan Fiore Rafli Cs berjalan dengan baik. Ia juga menyebut tidak masalah ada satu pemain yakni Muhammad Rafli yang absen karena mengalami kartu merah di pertandingan sebelumnya. “Seminggu ini kami sudah persiapan dengan baik, baik itu di tim dan juga melihat kekuatan lawan melalui rekaman video. Total kami membawa 19 pemain dan satu pemain kami absen karena mengalami kartu merah, tapi kami memiliki pemain yang kualitas sama, jadinya kami tidak khawatir akan hal itu,” tutup pria asal Tangerang itu. (Adt)

ISA Fossbi Trisakti Juara, Tekuk Asiop Apacinti di Final Liga Hansaplast Topskor U-13

ISA Fossbi Trisaksi sukses menjadi juara Liga Hansaplast Topskor U-13 musim 2018/2019. (Istimewa)

Jakarta- Imran Soccer Academy (ISA) Fossbi Trisakti berhasil menjadi juara Liga Hansaplast Topskor U-13 musim 2018/2019 setelah menaklukkan tim kuat Asiop Apacinti dengan skor akhir 2-1. Pertandingan babak final ini tersaji di Lapangan Sepak Bola Universitas Trisakti, Nagrak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/4). ISA unggul lewat kecerdikan sang striker Rizaldi Putra sebelum disamakan gelandang serang ASIOP Ray Raffa dari titik putih. Gol penentu kemenangan di babak kedua dicetak lewat titik penalti. Skor 2-1 tak berubah hingga pertandingan usai. Kemenangan ini disambut sujud syukur Zuchli Imran Putra, Head Coach yang selalu setia memberikan motivasi dan mendampingi anak asuhnya hingga partai puncak ini . “Alhamdullilah, ini buah prestasi bersama dari pembinaan yang berjenjang. Kekompakan anak anak ditambah support yang luar biasa dari orangtua dan pelatih membuat kita bisa juara untuk dua tahun berturut-turut. Pertandingan terasa sulit, karena kami bermain tanpa tujuh pemain inti yang absen karena alasan satu dan lain hal. Tapi anak-anak tetap tampil percaya diri dan kompak untuk menutup lubang yang ada. Subhanallah,” ujar Imran terbata-bata dengan penuh rasa haru. Kekompakan memang sangat terlihat dalam tim asal Cibubur ini. Ratusan pemain ISA Fossbi Trisakti dari kelompok usia U-6 hingga U16 dan orangtua ikut hadir memberikan support langsung kepada rekan-rekannya yang bertarung di lapangan. “Ya, memang kita menginstrusikan agar seluruh pemain dan orangtua hadir untuk memberikan support. Saya sempat berseloroh di grup WA, bila ada pelatih nggak hadir akan saya pecat. Terbukti mereka kompak datang, dengan teriakan dan sorakan mereka di pinggir lapangan, membuat pemain tampil menggila. Terimakasih untuk semuanta,” lanjutnya. Pelatih multi talenta ini juga menekankan bahwa kunci kemenangan anak-anak adalah doa. “Kita tadi juara adalah berkah semua karena anak anak yang muslim menjalankan sholat Dhuha sebelum pertandingan. Jika melibatkan Allah SWT, Insya Allah pasti memudahkannya,” tuturnya. Dengan pertandingan final ini, Liga Hansaplast Topskor U-13 musim 2018/19 telah berakhir. Partai final Liga Hansaplast Topskor ini juga dihadiri oleh beberapa sosok legenda sepak bola Indonesia, seperti Markus Horison, serta penjaga gawang Timnas Indonesia sekaligus Persija, Andritany Ardhiyasa. Selain itu, laga puncak ini turut disaksikan dua pelatih Timnas usia muda Indonesia yakni Fakhri Husaini (Timnas U-19) dan Bima Sakti (U-16). Liga Hansaplast Topskor U-13 musim ini diikuti 24 tim yang berasal dari Jabodetabek. Dari 24 peserta tersebut kemudian dibagi menjadi dua grup. Kompetisi juga berjalan penuh dengan memainkan 22 pekan. Usai partai final, direktur kompetisi Liga Hansaplast Topskor, Yusuf Kurniawan, mengungkapkan bahwa Liga Hansaplast Topskor adalah kompetisi yang berjenjang dan akan terus membantu perkembangan sepak bola usia dini. “Liga Topskor adalah kompetisi berjenjang. Kalian para pemain tidak akan berhenti di sini saja dan akan terus berkembang,” ungkap Yusuf. Dengan menjadi juara di Liga Hansaplast Topskor U-13 musim 2018/19, ISA Fossbi berhasil mempertahankan gelarnya. Di kompetisi musim lalu, ISA juga sukses menjadi juara. (Adt)