Susul Jejak Tim Putri, Akhirnya Skuad Putra UNY Lolos Semifinal

Skuad putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akhirnya lolos semifinal, usai mencukur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) 5-0. (LIMA)

Yogyakarta- Tim putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memastikan satu tiket ke semifinal, usai mencukur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dengan skor sempurna, 5-0. Di babak penyisihan terakhir Pul A LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018, Jumat (13/4), UNY memuncaki klasemen tanpa ternoda satu kekalahan pun. Satu poin pertama UNY didapat lewat permainan tunggal pertamanya, Andri Wijaya, saat berhadapan dengan Patrick Arsy Pratama, dari UAJY. Andri mampu menahan perlawanan Patrick di partai pertama, dengan kemenangan di dua gim langsung, 21-15 dan 21-15. Partai kedua berlangsung lebih mudah untuk UNY. Vickry Ibnu/Yohanes Angga, ganda pertama yang diturunkan UNY, berhasil memecah pertahanan ganda pertama UAJY, Andika Dwi Pradana/Surya Handri Atanto, dengan skor 21-8 dan 21-8. Poin kedua pun didapat UNY dari partai kedua ini. Alang Panji/Raden Wisnu/Galang Decky, tripel UNY, harus bertahan dalam tiga gim di partai ketiga ini. Perlawanan yang dilakukan UAJY sempat menyulitkan tripel UNY. Namun, akhirnya, usai laga sengit melawan Hosang Maxstien/Robertus Aditya/Patrick Arsy, trio UNY berhasil bertahan dan menambah satu poin lagi dengan skor akhir 21-13, 17-21 dan 11-9. Perolehan poin UNY bertambah lagi di partai keempat. Tunggal kedua UNY, Vickry Ibnu Ananda, berhasil menahan perlawanan Marcellino Giovano. Berakhir dengan skor 21-14 dan 21-16, UNY mengubah kedudukan menjadi 4-0. UNY menyempurnakan poinnya lewat Galang Decky/Raden Wisnu di partai kelima. Galang Decky/Raden Wisnu langsung mengalahkan Hosang Maxstien/Robertus Aditya dalam dua gim sekaligus dengan skor 21-17 dan 21-18. Hasil ini membawa UNY kembali sapu bersih pertandingan dengan poin 5-0. Seperti tim putrinya, tim putra UNY juga menorehkan catatan tak terkalahkan. Dengan bekal tiga kemenangan tak terkalahkan, UNY menempati puncak klasemen akhir Pul A. Hasil ini juga membawa UNY melaju ke babak semifinal yang akan digelar pada Sabtu (14/4) di Grha Institut Pertanian (Instiper) Yogyakarta. (Adt)

Tersisa Satu Laga, Putri UNY Jejakkan Satu Kaki ke Fase Nationals

Tundukkan Putri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan skor meyakinkan 3-0 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bepeluang lolos Fase Nationals. (LIMA)

Yogyakarta- Pertandingan hari ketiga LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018, Jumat (13/4) menyajikan srikandi jawara musim lalu. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), bentrok kontra Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Lapangan 2 Grha Institut Pertanian Stiper (Instiper) jadi saksi ketangguhan UNY, yang mengalahkan UAD dengan skor 3-0. Partai pertama dimenangi langsung dalam straight game oleh Frida Astaputri/Wulan Mulia/Monica Intan 21-7 dan 21-10 atas Ria Bakti/Vetty Nirmalasari/Utari Esi Faatihah. Tripel ini dengan mudah memecah perolehan poin UNY menjadi 1-0. Kedudukan berubah menjadi 2-0 lewat permainan tunggal UNY, Sarah Fatmawati, melawan Eksa Malvin, dari UAD. Sarah menekuk Eksa di partai kedua dengan skor 21-10 dan 21-5. UAD masih belum mampu keluar dari tekanan UNY. Ganda UAD, Utari Esi Faatihah/Vetty Nirmalasari, kembali harus kalah dari pasangan ganda putri pemuncak klasemen, Frida Astaputri/Sania Agusta. UNY memenangi partai terkhir dengan skor 21-6 dan 21-11. UNY kembali menyapu bersih laganya. Hingga hari ketiga ini, UNY belum pernah kecolongan satu poin pun. UNY masih perkasa di puncak klasemen dengan catatan tanpa kekalahan. Tersisa satu laga lagi untuk UNY menyempurnakan poinnya. Selanjutnya, Minggu (15/4), UNY akan berhadapan dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). “Alhamdulillah kami bisa menang lagi di hari ketiga. Semoga di hari terakhir kami bisa menang lagi. Kami melihat peluang kami masih aman, karena pemain unggulan UGM tak turun di kategori beregu ini,” Ivan Agus Kurniawan, manajer tim UNY, Jumat (13/4). Sementara itu, di lapangan 2 Grha Instiper, tergelar laga antara putri UGM melawan tim debutan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Tiga musim mengikuti LIMA Badminton, UGM menunjukkan permainannya yang lebih dominan. Skor 2-1 didapan UGM dari pertandingan hari ini. Poin pertama UGM didapat dari nomor tripel, Ni Made Dwi/Yulistiy Alini/Wafa Rizki. Trio UGM ini menekuk Dina Adhi/Vina Anggraini/Maheva Azhar dengan usai babak rubber game dengan skor akhir 21-9, 17-21 da 11-3. Di partai kedua, UGM mendapat poin tanpa perlawanan. UMY melakukan walk over (WO) di nomor tunggal. Kedudukan menjadi 2-0 untuk UGM. Di partai ketiga, UMY berhasil menciptakan satu poin. Maheva Azhar/Vina Anggrainy berhasil memecah kebuntuan UMY saat menghadapi Ni Made/Wafa Rizki dengan skor 21-18 dan 21-18. Ini menjadi kemenangan pertama bagi UGM. Di pertandingan pertamanya, UGM kalah dari Universitas Islam Indonesia (UII) dengan skor 1-2. Sementara itu, UMY masih belum bisa memecah kebuntuannya. Dari tiga laga yang telah dijalaninya, belum satu pun poin tercipta untuk UMY. Besok, Sabtu (14/4), UMY akan bertanding di laga terakhirnya melawan UII. Akankah tim debutan ini memperoleh poinnya besok? (Adt)

Pembuktian Jakarta Ramah Bagi Penyandang Disabilitas, Test Event APG 2018 Digelar Juni

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan panpel APG 2018 (INAPGOC), siap gelar Test Even pada Juni, usai event Coordination Commision Meeting ke-5. (Pras/NYSN)

Jakarta- Enam bulang jelang pelaksanaan Asian Para Games (APG) 2018, semua pihak terus bersinergi guna mensukseskan gelaran event olahraga terbesar di Asia bagi para penyandang disabilitas. Sandiaga Salahuddin Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah siap menyambut gelaran APG 2018. Ia berjanji pihaknya akan membantu semaksimal mungkin serta memenuhi segala kebutuhan yang diminta panitia penyelenggara APG 2018 (INAPGOC). “Jakarta sudah siap menyambut pelaksanaan APG 2018. Kami akan memenuhi semua kebutuhan terkait suksesnya event besar bagi penyandang disabilitas. Termasuk kebutuhan venue yang segera selesai semua,” ujar Sandiaga di acara Coordination Commision Meeting ke-5, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (13/4). Ditegaskan pria berusia 48 tahun itu, pelaksanaan APG 2018 bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan semua pihak. Untuk itu, lanjut Sandiago, event ini sekaligus membuktikan bila Jakarta sangat ramah bagi para penyandang disabilitas. “Fokus kami adalah bagaimana Jakarta ramah terhadap teman-teman penyandang disabilitas, sekaligus membentuk awareness yang tinggi. Sehingga mereka mendapat tempat yang baik,” tambah ayah tiga anak itu. Tak hanya Asian Games 2018, Agustus-September mendatang, ia menjamin gelaran APG 2018 akan tetap meriah dengan kehadiran penonton. “Kalau sudah ada alokasi tiket, nanti kami tugaskan Dinas Pendidikan maupun unit lain untuk membantu mengerahkan suporter. Dijamin tidak akan kosong penonton,” jelasnya. Namun, pada APG 2018, Sandiaga menyatakan pihaknya tak akan meliburkan anak sekolah. Hal itu, terang suami dari Nur Asia, karena jumlah atlet serta pertandingan lebih sedikit. “Kami putuskan dari Coordination Commission Meeting ini rekomendasinya tidak libur (sekolah). Mungkin hanya alokasi tiket di sekitar venue untuk menurunkan kepadatan,” cetus anak pasangan Razif Halik Uno dan Mien Rachman Uno itu. Senada, Raja Sapta Oktohari, Ketua Panitia Pelaksana APG 2018 (INAPGOC), menyebut pihaknya membutuhkan banyak dukungan guna mensukseskan penyelenggaraan APG 2018. “Kami sadar tak mudah untuk menggelar ajang yang melibatkan 43 negara,” tutur Okto. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) itu, berharap Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan maksimal agar pihaknya mendapatkan hasil memuaskan. “Kami minta dukungan penuh Pemprov. Kami masih punya tiga tugas utama yakni finalisasi dari sport, atlet village dan transportasi. Segera kami simulasikan hal tersebut. Semoga, kami siap menggelar test event pada 27 Juni hingga 3 Juli 2018,” tukas putra dari Oesman Sapta Odang itu. (Adt)

Sekolah Berkuda Jadi Venue Penthatlon, Pemkab Tangerang Apresiasi Event Asian Games 2018

Sekolah berkuda Adira Pratama Mulya (APM) di Tigaraksa wilayah Pemkab Tangerang, Banten, jadi salah satu venue AG 2018 cabor Modern Pentathlon. (detakbanten.com)

Tangerang- Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengapresiasi penunjukan daerahnya sebagai venue pertandingan cabang olahraga (cabor) Modern Penthatlon pada Asian Games (AG) 2018, di Kecamatan Tigaraksa. “Dari laporan pengelola, telah disepakati digelar di lapangan milik swasta, dengan standar internasional,” kata Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Tangerang, Kamis (12/4), dilansir Antara. Sekolah berkuda Adira Pratama Mulya (APM) di Tigaraksa, didapuk menjadi venue Modern Pentathlon. Maesyal telah berkoordinasi dengan Brigjen Pur Budi Harsono sebagai pengelola APM, yang dikenal memiliki fasilitas pacuan kuda internasional. Penthatlon merupakan gabungan lima cabang olahraga yang sekaligus dipertandingkan yakni renang, berkuda, anggar, lari dan menembak. Bahkan pihaknya sudah melakukan kunjungan ke lokasi dan melihat langsung sarana dan prasarana pendukung bagi atlet pada pertandingan antarnegara Asia itu. Ia berharap dari momen AG 2018 ini akan lahir bibit berprestasi dari Tangerang. “Ini langkah positif karena atlet dari berbagai negara di Asia akan datang, dan akan memacu semangat supaya atlet lokal mau menjadi atlet profesional,” ujar pria yang juga mantan pemain Persita Tangerang itu. Sementara itu, pengelola tempat pertandingan cabang penthatlon, Budi Harsono, mengaku telah menerima kunjungan dan mereka melihat langsung di lokasi. “Semoga tak ada hambatan dan halangan, karena berbagai persiapan telah dilakukan jelang event 18 Agustus – 2 September 2018,” katanya. (Art)

Kerja Keras Hari Kedua, Tim Putra UGM Gulung UIN Suka 4-1

Skor akhir 4-1 diraih Universitas Gadjah Mada (UGM), pasca menungukkan UIN Sunan Kalijaga (UIN Suka), dalam laga hari kedua. (LIMA)

Yogyakarta- LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018 memasuki hari kedua. Bertanding di lapangan 2 Grha Instiper Yogyakarta Kamis (12/4), tim putra Universitas Gadjah Mada (UGM) bertemu Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) dalam lanjutan di Pul B. UGM mengincar kemenangan kedua, setelah berhasil menaklukkan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan skor 3-2, pada pertandingan hari pertama, Rabu (11/4) Partai pertama mempertemukan tunggal putra UGM, Aufa Naufal H., dengan wakil dari UIN Suka, Wasis Fajar Auladi. Wasis Fajar berhasil merebut partai pertama ini. Ia menang dengan dua gim langsung, 21-19 dan 21-14. UIN Suka sementara memimpin 1-0 atas UGM. UGM menurunkan ganda putra Dodi Fitriadi/Reri H K di partai kedua. UIN Suka menurunkan pasangan Adhlin Nazir/Fitrian Fahmi. UGM berhasil menyamakan kedudukan 1-1 setelah pasangan Dodi/Reri menang mudah atas Adhlin/Fitrian dua gim langsung, 21-8 dan 21-6, dalam pertarungan yang berlangsung selama 19 menit. Tripel UGM, Aditya/Panji/Bayu, berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 atas UIN Suka. Aditya/Panji/Bayu mengalahkan tripel dari UIN Suka, Fahrizal/Wahyudi/Laili dua gim langsung dengan skor 21-9, 21-12. Niko Windy Dwi F turut menyumbangkan poin untuk UGM. Bertemu dengan tunggal putra UIN Suka, M.Rezalino Saleh, Niko Windy mengikuti jejak rekannya yang menyudahi laga juga dengan straight game, 21-13 dan 21-15. UGM unggul 3-1 atas UIN Suka. Bayu Hadi S/Panji Surya P. memperbesar kemenangan UGM menjadi 4-1. Di pertandingan pamungkas, mereka menekuk ganda putra kedua UIN Suka, Didik Danar K./Fahrizal. Bayu/Panji menang 21-11 dan 21-15. Skor akhir 4-1 untuk keunggulan Universitas Gadjah Mada (UGM). Setelah ini, UGM ditunggu tim tuan rumah, Institut Pertanian Stiper (Instiper) dalam pertandingan yang berlangsung di sesi keempat, pada Kamis (12/4). (Adt)

Juara Bertahan Tampil Sempurna, Putri UNY Masih Sulit Diatasi

Putri Universitas Islam Indonesia (UII) harus takluk dengan skor 3-0 dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang menyapu bersih semua nomor. (LIMA)

Yogyakarta- Pertandingan tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kontra Universitas Islam Indonesia (UII) di lapangan 1 Grha Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta membuka hari kedua LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018, Kamis (12/4). UNY yang menjadi Jawara musim lalu ini kembali menorehkan poin sempurna. UNY menekuk UII 3-0 di laga ini. Partai pertama langsung dikuasai tripel UNY, Frida Astaputri/Wulan Mulia Utami/Monica Intan Tuti. Trio UNY ini menekuk tripel UII, Desi Lestari, Meidy Hardianty/Dina Widiantari dalam straight game, 21-9 dan 21-9. UNY memecah kebuntuan dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Di partai kedua, Sarah Fatmawati, tunggal UNY tak memberi kesempatan lawannya, Rizky Astrifita, untuk unggul. Sarah Fatmawati menekuk Rizky Astrifita dengan skor telak, 21-7 dan 21-4. Kedudukan menjadi 2-0 untuk UNY. Pada partai terakhir, UNY kembali mendapat tambahan poin. Poin penuh UNY, 3-0 atas UII, didapat dari pasangan ganda putri Frida Astaputri/Sania Agusta. Duet Frida Astaputri/Sania Agusta menyulitkan Desi Lestari/Dina Widiantari. Partai ketiga pun berakhir dengan skor 21-5 dan 21-10 untuk UNY. Selain di lapangan 1, laga penting tergelar di lapangan 2 Grha Instiper. Pertarungan antara tim putri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi penutup sesi pertama. UAD, yang memegang gelar peringkat ketiga musim lalu, memenangi laga melawan tim debutan ini engan skor sempurna 3-0. Meski ini merupakan debut pertama UMY, UAD sempat disulitkan oleh serangan-serangan lawannya. Partai pertama dimenangi UAD dengan mudah. Lewat tripelnya, Ria Bakti Yuanasari/Vetty Nirmalasari/Utari Esi, UAD mengalahkan trio UMY, Nurseruyani Pratiwi/Vina Anggrainy/Selly Yunita, dengan skor 21-14 dan 21-14. UMY mulai menyulitkan UAD di partai kedua, nomor tunggal. Maheva Azhar, tunggal UMY, berhasil mencuri satu poin di gim pertama. Tak rela direbut kembali, Eksa Malvin, tunggal UAD mencetak poin di gim kedua dan ketiga. Akhirnya, UAD memenangi partai kedua ini dengan skor akhir 10-21, 21-19 dan 11-6. Di partai terakhir UAD kembali ciptakan poin. Utari Esi/Vetty Nirmalasari memenangi laga melawan Selly Yunita/Vina Anggrainy dengan skor 24-22 dan 21-12. Laga di lapangan 2 ini pun berakhir dengan kedudukan akhir 3-0 untuk UAD. Di klasemen Pul X, UNY masih menjadi pemuncak klasemen dengan dua kali kemenangan. UII mengantungi satu poin, dan menduduki posisi kedua klasemen. Sementara itu, UAD masih di peringkat ketiga klasemen, dan UMY di peringkat kelima klasemen hari kedua. (Adt)

Laga Alot Dilalui Putra UAD, Sanggup Taklukan Peringkat Ketiga Musim Lalu

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil melakukan comeback dan akhirnya menyudahi perlawanan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).(LIMA)

Yogyakarta- Peringkat ketiga musim lalu, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), harus mengakui keunggulan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam lanjutan LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018. UAJY kalah 2-3 atas UAD. UAD berhasil melakukan comeback gemilang setelah sempat tertinggal 0-2 terlebih dahulu. Bermain di Grha Institut Pertanian Stiper (Instiper), Rabu (11/4), UAD tertinggal 0-1 terlebih dahulu. Tunggal putra pertama mereka, Lalu Dwi Kumiadi, kalah dari wakil dari UAJY, Robertus Aditya Nugroho. Lalu Dwi dipaksa menyerah dua gim langsung, 18-21 dan 18-21. UAJY lalu memperlebar jarak keunggulan mereka menjadi 2-0 atas UAD. Ganda putra mereka, Hosang Maxtien/Patrick Arsy mengikuti jejak rekan sebelumnya, Robertus, dengan mengalahkan pasangan Ragat Subagia/Tomi Irawan. Kemenangan dua gim langsung, 21-14 dan 21-15, didapat dalam tempo 25 menit. UAD baru bisa bangkit di partai yang ketiga, menurunkan tripel Agung Septia/Joko Rianto/Hafidh Mustofa yang bertemu dengan tripel dari UAJY, Andika Dwi/Surya Handri/Marcellino Giovano. Agung/Joko/Hafidh menang dengan mudah dua gim langsung, 21-12 dan 21-11 yang hanya memakan waktu 19 menit. UAD berhasil mengambil poin pertama mereka. Kedudukan 1-2 masih untuk keunggulan UAJY. Pada partai ke empat, UAD bahkan menyamakan kedudukan 2-2 . Tunggal putra kedua UAD, M. Wian Arifana yang berhasil mengalahkan tunggal kedua dari UAJY, Patrick Arsy Pratama. Wian Arifana menang straight game dengan skor 21-13, 21-14. Partai penentuan berhasil direbut oleh UAD, hasil sukses duet Joko Rianto/Lalu Dwi. Ganda putra ini mampu memastikan kemenangan timnya, setelah di partai pamungkas berhasil mengalahkan pasangan UAJY, Andika Dwi/Robertus Aditya lewat pertarungan dua gim yang cukup alot dengan skor 21-16 dan 21-18. UAD berhasil membalikkan keadaan 3-2 atas UAJY. (Adt)

Paragliding Tampil di AG 2018, Menpora : Semoga Jadi Sejarah Indonesia dan Dunia

Menpora Imam Nahrawi menerima audiensi dari President Air Sport Federation of Asia (ASFA) Mubarak Suwailem, di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4). (Kemenpora)

Jakarta- Cabang olahraga Paragliding untuk pertama kalinya dipertandingkan di ajang Asian Games 2018. Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) berharap olahraga ekstrem terbang bebas di udara itu memberikan sejarah terbaik bagi Indonesia, bahkan dunia. Hal itu dikatakan Menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur saat menerima Mubarak Suwailem (President Air Sport Federation of Asia/ASFA), bersama Sanjay Thapar (Secretary General ASFA), di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4). Dalam kesempatan itu, Mubarak mengapresiasi cabang olahraga Paragliding yang bisa dipertandingkan di edisi ke-18 pesta olahraga akbar negara-negara se-Asia itu, pada Agustus-September mendatang. “Terima kasih kepada Pak Menteri dan Bangsa Indonesia menjadi tuan rumah yang baik untuk Asian Games 2018, dan Paragliding bisa dipertandingkan. Ini yang pertama Paragliding tampil di Asian Games, bahkan di dunia,” ujar Mubarak. Terkait persiapan dan venue pertandingan, Mubarak menyatakan bahwa di Indonesia telah siap semua. “Kami berharap Asian Games di Indonesia berjalan sukses dan lancar. Dan, rival yang profesional serta terberat adalah dari Indonesia,” ungkapnya. Sementara, Imam berharap Paragliding dapat mencatatkan prestasi lebih baik di ajang olahraga terbesar empat tahunan di Asia itu. “Kami berharap betul di Asian Games pertama ini Paragliding memberikan sejarah terbaik bagi Indonesia dan bagi sejarah dunia,” tutur peraih gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur itu. (Adt)

Bermodal Status Juara Bertahan, Putra UNY Cukur STIE YKPN

Tim putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mencukur tim debutan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIE YKPN) dengan skor 5-0. (LIMA)

Yogyakarta- Laga dua tim Pul A, mempertemukan tim putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kontra Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIE YKPN). Partai ini tergelar di hari pertama LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018 di Grha Institut Pertanian (Instiper), Rabu (11/4). Bermodal gelar juara musim lalu, UNY melanjutkan ketangguhannya saat bertanding melawan tim debutan, STIE YKPN. Pertandingan sesi ketiga pada hari ini ditutup dengan kemenangan UNY 5-0 atas STIE YKPN. Reza Subakti Aji menjadi penyumbang poin pertama untuk UNY. Menghadapi Galang Alta, tunggal pertama STIE YKPN, Reza Subakti tampil apik dengan mendulang skor 21-13 dan 21-6 dan memecah kedudukan menjadi 1-0. Kedudukan 2-0 didapat UNY usai laga ganda pertamanya, Dzulhan Heryantoro/Vickry Ibnu Ananda berhadapan dengan Erlangga Pratama Poetra/Welly Christian. Duet Dzulhan Heryantoro/Vickry Ibnu mampu menekuk sang lawan dengan skor 21-10 dan 21-8. Partai ketiga, yang mempertandingkan nomor tripel, UNY kembali unggul. Galang Dicky/Yohanes Angga/Raden Wisnu mengakhiri partai ketiga ini dengan kemenangan. Tripel lawan, Dito Cahya/Ibnu Abi/Galang Alta, harus kembali menjadi saksi ketangguhan UNY. Skor 21-18 dan 21-7 untuk UNY mengakhiri partai ini. STIE YKPN sempat membalas di partai keempat, tunggal kedua. Partai yang berakhir di babak rubber game ini menunjukkan perlawanan tim debutan. Andri Wijaya, tunggal kedua yang diturunkan UNY, tampil apik di gim pertamanya dengan skor 21-16 atas Adrianto Daniel, dari STIE YKPN. Adrianto melakukan perlawanan. Di gim kedua, Adrianto unggul 21-18 atas Andri Wijaya. Ini menjadi keunggulan pertama STIE YKPN. Tak bertahan lama, Adrianto kembali harus mengakui kekuatan tunggal kedua UNY. Di babak rubber game, Adrianto hanya diberi dua poin dari Andri. Skor 11-2 mengakhiri gim ketiga di partai keempat ini. Kedudukan pun menjadi 4-0 untuk UNY. Di partai terakhir, ganda kedua UNY memantapkan kemenangannya. Galang Dicky/Raden Wisnu mengeksekusi partai kelima dengan apik untuk UNY. Skor 21-11 dan 21-17 berakhir dengan kemenangan Galang Dicky/Raden Wisnu atas Dito Cahy/Ibnu Abi. Poin sempurna pun diraih UNY, 5-0 atas STIE YKPN. “Alhamdulillah, saya cukup puas dengan hasil ini. Meski tim debutan, tapi STIE YKPN adalah lawan yang sulit. Masih ada beberapa hal yang harus kami evaluasi kembali untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Ivan, manajer tim UNY. (Adt)

Nyaris Dipermalukan, Tim Putra UGM Kandaskan Perlawanan Ketat Tim Debutan

Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mematahkan perlawanan ketat tim debutan, Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY). (LIMA)

Yogyakarta- Hari pertama LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018 mempertemukan tim putra kuat. Universitas Gadjah Mada (UGM) melawan tim debutan, Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY). Pertandingan ini digelar di Grha Institut Pertanian (Instiper) Yogyakarta, Rabu (11/4). Tergabung dalam Pul B bersama Universitas Islam Indonesia (UII), Institut Pertanian (Instiper), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan UIN Sunan Kalijaga (UIN Suka), UGM bertemu lawan pertamanya, UMY. UGM sukses menaklukkan tim debutan dengan skor 3-2. UGM tertinggal 0-1 dahulu. Tunggal putra pertama mereka, Aditya Pranata, takluk dari tunggal putra UMY, Muhammad Iqbal Ma’ruf, lewat pertarungan rubber game 14-21, 21-17, dan 9-11 dalam waktu 37 menit. UGM bahkan tertinggal 0-2 setelah ganda putra Dodi Fitriadi/Reri Handoyo kalah dua gim langsung dari pasangan UMY, Arthandy Mahardika/Bima Anis. Dodi/Reri kalah 22-24 dan 18-21. Partai ketiga UGM mencoba bangkit dengan tripel Aditya/Bayu/Panji yang berhadapan dengan wakil UMY, Indra/Zulfikar/Reynaldi. Aditya/Bayu/Panji berhasil memenangi partai ketiga ini lewat dua gim langsung, 21-15 dan 21-17, dalam tempo 23 menit. UGM berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 atas UMY. Dodi Fitriadi yang turun di tunggal putra kedua berhasil mengambil partai keempat ini atas wakil dari UMY, Arthandy Mahardika. Dodi menang dua gim langsung, 21-6 dan 21-11. Tim putra UGM akhirnya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Akhrinya, tim putra UGM mengunci kemenangan perdananya. Perjuangan ganda kedua mereka, Bayu HS/Panji SP, menumbangkan pasangan UMY, Indra JS/M. Iqbal M dengan skor 21-14 dan 21-14 yang memakan waktu 23 menit. UGM akan bertemu tim putra UIN Sunan Kalijaga di pertandingan kedua, Kamis (12/4). (Adt)

Pelatnas Sambo Fokus Fisik, Pelatih : Tes Event Sulit Jadi Patokan Asian Games 2018

Test event cabang olahraga (Cabor) Sambo di Jakarta, ternyata sulit dijadikan parameter mengkukur kekuatan lawan. (Pras/NYSN)

Jakarta- Test event cabang olahraga (Cabor) Sambo di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, 11-12 April 2018, ternyata belum bisa dijadikan parameter mengkukur kekuatan lawan. Hal itu dikatakan Adi Nugroho, Pelatih Timnas Sambo Indonesia, Rabu (11/4). Tes event ajang ini sedianya menjadi tolok ukur peta kekuatan lawan di Asian Games 2018 pada Agustus-September mendatang. Menurutnya, sejumlah negara kuat di cabang beladiri Sambo absen di ajang test event ini. “Negara-negara pecahan Rusia, seperti Kazakhstan dan Kyrgyzstan tidak hadir. Mereka negara kuat di Sambo,” ujar Adi. Menurut Adi, pecahan negara di kawasan Eropa Timur itu, sudah lebih lama mengenal Sambo dibandingkan Indonesia. Jangankan di level Asia, dalam kategori dunia, mereka memanglah kuat “Tapi, kalau untuk Asia Tenggara, Indonesia masih lebih unggul. Dalam test event ini, ada 8 atlet Indonesia yang masuk ke final,” lanjutnya. Ia menyebut masih ada rangkaian ujicoba yang akan dijadikan tolak ukur. Diantaranya ke Korea Selatan dan Rusia. “Kami akan belajar teknik bantingan dari Korea Selatan, sedangkan di Rusia kami belajar nomor pertempuran. Di Asian Games 2018, yang dipertandingkan adalah sport Sambo,” terang Adi. Para atlet saat ini masih dalam tahap persiapan umum, yakni masih membentuk fisik dan berlatih di Kawasan Ciloto, Bogor, Jawa Barat. “Nantinya 8 atlet ini, kami berlakukan sistim degradasi guna mendapatkan atlet dengan kualitas terbaik. Nama mereka masih bisa berubah. Hanya yang terbaik, yang ikut serta di Asian Games,” ungkap pria yang juga kakak kandung legenda Judo, Krisna Bayu. (Adt)

Tunjuk Wakil Jaksa Agung Jadi CdM APG 2018, Sesmenpora : Punya Kompetisi Soal Anggaran

INAPGOC gelar Chefs de Mission Seminar Asian Para Games 2018, di Kawasan Senayan, Jakarta, selama dua hari. (Adt/NYSN)

Jakarta- Pemerintah melalui Sekertaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S. Dewa Broto, mengumumkan Chefs de Mission (CdM) Kontingen Indonesia di Asian Para Games (APG) 2018 adalah Wakil Jaksa Agung RI, Arminsyah. “Saya kemarin siang ditugaskan Menpora (Imam Nahrawi), menemui Wakil Jaksa Agung, dan mengantarkan surat permohonan kepada Jaksa Agung untuk mengizinkan Wakil Jaksa Agung sebagai CdM Asian Para Games 2018,” ujar Gatot didampingi Raja Sapta Oktohari (Chairman INAPGOC). Selain Okto, Gatot juga didampingi Majid Rashed (Presiden Paralympic Committee) saat acara Chefs de Mission Seminar Asian Para Games, di Kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (11/4). “Beliau memiliki leadership, kompetensi dalam hal penggunaan anggaran, dan sudah tidak asing di dunia olahraga,” lanjutnya. Ia menyebut gelaran APG 2018 merupakan pekerjaan besar, antara pemerintah pusat, INAPGOC, pemerintah DKI Jakarta, serta berbagai pihak saling bahu membahu guna mensukseskan salah satu event bersejarah di Tanah Air itu. “Okto tidak sendiri. Pemerintah pusat, pemerintah DKI dan berbagai pihak akan bahu membahu demi suksesnya Asian Para Games yang akan menjadi sejarah besar bangsa Indonesia,” tambahnya. Sementara, Okto, mengatakan pihaknya berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh atlet yang bertanding pada Asian Para Games 2018, sekaligus penyelenggara yang sukses dari semua aspek. “Misi yang kita emban sebagai tuan rumah adalah menjadikan Indonesia secara umum atau Jakarta secara khusus, menjadi negara atau kota yang ramah difabel, serta memberikan legacy yang baik terutama kepada atlet ataupun komunitas difabel,” tutur Okto. Acara yang digelar selama dua hari itu dihadiri Chefs de Mission dari 29 negara yang akan berpartisipasi pada Asian Para Games 2018, dari 43 negara yang akan berpartisipasi di ajang multi-event bagi atlet difabel. (Adt)

Gunakan Gedung Baru Grha Instiper, LIMA Badminton CJYC Yogyakarta Resmi Dimulai

Grha Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta, menjadi venue pertandingan LIMA Badminton CJYC Yogyakarta 2018. (LIMA)

Yogyakarta- Sembilan tim putra dan lima tim putri siap berlaga di Liga Mahasiswa (LIMA) Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018. Perhelatan ini dibuka secara resmi di Grha Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta, Rabu (11/4). Selama tujuh hari, mulai 11-17 April 2018, Grha Instiper Yogyakarta akan menjadi saksi perhelatan tahunan yang disajikan LIMA. Seluruh peserta, wasit, dan jajaran panitia LIMA mengikuti upacara pembukaan ini. Sebagai tuan rumah, turut hadir Rektor Instiper Yogyakarta, Dr. Ir. Purwadi, M.S. “Dengan membangun fasilitas-fasilitas olah raga seperti Grha Instiper ini, kami harap bisa mengembangkan karakter mahasiswa kami. Tempat ini baru kami resmikan. Kami berterima kasih kepada LIMA dan KONI atas kepercayaan menggelar kompetisi ini di Grha Instiper,” ungkap Purwadi. Ketua KONI Yogyakarta, Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto hadir dalam upacara pembukaan. Ia sangat mengapresiasi pergelaran tahunan LIMA Badminton di Yogyakarta ini. “Kami menyambut baik dan mengapresiasi ajang ini, dengan harapan dapat memberi dampak positif untuk olah raga bulu tangkis baik nasional maupun internasional,” kata Djoko. LIMA Badminton: Kaskus CJYC – Yogyakarta Subconference 2018 juga dibuka oleh sambutan dari General Manager (GM) LIMA, Rida Achmad. Rida menyampaikan selamat kepada para peserta yang telah lolos proses verifikasi hingga dapat bertanding di ajang ini. Sehari sebelumnya, seluruh perwakilan peserta dan kampus melakukan technical meeting (TM) di Auditorium Instiper, Selasa (10/4). TM membahas peraturan-peraturan kompetisi yang akan diterapkan. David Leopold Marthen, Departemen Kompetisi dan Pertandingan LIMA, membuka TM di kampus tuan rumah. Selain itu, David juga menuturkan peraturan, kostum, hadiah, dan nilai koefisien conference serta jumlah tim yang akan melaju ke fase nasional. “Nilai koefisien perguruan tinggi akan menghasilkan koefisien conference. Semoga ada gebrakan dari kampus Yogyakarta menjadi finalis di nasional, sehingga nilai conference bertambah dan mengirim wakil lebih banyak lagi di fase nasional,” kata David pada Selasa (10/4). (Adt) Pembagian Grup LIMA Badminton: Kaskus CJYC – Yogyakarta Subconference 2018 Putra Pul A: Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) STIE YKPN Yogyakarta Pul B: Universitas Islam Indonesia (UII) Universitas Gadjah Mada (UGM) Institut Pertanian Stiper (Instiper) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta (UIN SK) Putri Pul X: UNY, UGM, UAD, UII, UMY

Jadi Kota Ke-lima, Yogyakarta Siap Gelar LIMA Badminton CJYC 2018

LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) Yogyakarta Subconference 2018 bergulir di Institut Pertanian Stiper, Yogyakarta. (LIMA)

Yogyakarta- Liga Mahasiswa kini berada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Masih dengan cabang olahraga badminton, pekan ini, LIMA akan menggelar LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018. Yogyakarta jadi kota kelima setelah Jakarta, Bandung, Surabaya dan Malang, dalam ajang kompetisi badminton antarmahasiswa ini. Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta menjadi tuan rumah perhelatan ini. Ajang tahunan LIMA Badminton kali ini akan digelar di Graha Instiper Yogyakarta pada 11-17 April 2018. Terdapat 12 perguruan tinggi asal Yogyakarta yang mengikuti kompetisi ini. Keduabelas universitas ini disebar dalam sembilan tim putra dan lima tim putri. Selain nomor beregu, nomor perseorangan diisi oleh 13 tunggal putra, delapan tunggal putri dan 16 pasangan ganda campuran. Kategori perseorangan akan mempertandingkan nomor tunggal putra, tunggal putri dan ganda campuran. LIMA Badminton: Kaskus CJYC akan digelar di dua subconference. Seperti di musim lalu, selain digelar di Yogyakarta Subconference, LIMA Badminton: Kaskus CJYC juga akan digelar di Surakarta Subconference. Berdasarkan koefisien conference, Yogyakarta mendapat kuota dua tim putra, satu tim putri, dan dua wakil dari masing-masing nomor dikategori perseorangan untuk melaju ke fase nasional. LIMA Badminton Nationals nantinya akan dilaksanakan pada 1-8 Mei 2018 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. (Adt) Daftar peserta LIMA Badminton: Kaskus CJYC- Yogyakarta Subconference 2018 kategori beregu. Beregu putra: 1. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) 2. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 3. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 4. Universitas Islam Indonesia (UII) 5. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 6. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN (STIE YKPN) 7. Institut Pertanian Stiper (Instiper) 8. Universitas Gadjah Mada (UGM) 9. Universitas Atmajaya Yogyakarta (UAJY) Beregu putri: 1. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) 3. Universitas Islam Indonesia (UII) 4. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 5. Universitas Gadjah Mada (UGM) Daftar perguruan tinggi peserta kategori perseorangan. Tunggal putra: 1. UAD (2 wakil) 2. UII (2 wakil) 3. UNY (2 wakil) 4. STIE YKPN (1 wakil) 5. Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta (2 wakil) 6. Instiper (1 wakil) 7. UGM (1 wakil) 8. Universitas Mercu Buana Yogyakarta (2 wakil) Tunggal putri: 1. UAD (1 wakil) 2. UNY (4 wakil) 3. UGM (3 wakil) Ganda campuran: 1. UAD (1 pasang) 2. UMY (3 pasang) 3. UNY (3 pasang) 4. UGM (2 pasang) 5. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (5 pasang) 6. UAJY (2 pasang)

Kiblat Kekuatan Panahan di Korsel, Riau Ega : Medali Realistis, Emas AG 2018 Optimis

Pemanah putra nasional asal Jawa Timur, Riau Ega Agatha, yang akan tampil di ajang Asian Games 2018 nanti. (Pras/NYSN)

Jakarta- Pemanah putra nasional Riau Ega Agatha, mengatakan kekuatan cabang olahraga panahan saat ini berada di Asia. Ia mengaku tak terbebani meraih medali emas di ajang Asian Games 2018, pada Agustus-September mendatang. “Kalau mau dibilang beban, ya bukan beban. Tugas atlet itu mencari medali. Pelatih hanya mendampingi untuk memberikan yang terbaik,” ujar Riau di Lapangan Panahan, Senayan, Jakarta, Selasa (10/4). “Kalau untuk atlet, dapat medali itu realistis. Tapi, kalau untuk emas, ya harus optimis. Jadi apapun kejuaraannya, medali itu suatu yang realistis bagi atlet,” lanjut pria kelahiran Blitar, 25 November 1991. Terkait persaingan, ia mengungkapkan untuk cabang panahan di Asia terdapat juara dunia, serta pelatih terbaik. Sehingga, ia menganggap hal itu sebagai keuntungan baginya. “Karena Indonesia berada diwilayah Asia, jadi semuanya punya kesempatan yang sama, cuma saat Asian Games, ya harus fokus melawan kemampuan mereka,” terang pemanah yang pernah mengalahkan juara dunia asal Korea Selatan, Woo-Jin, di ajang Olimpiadi 2016 Rio de Janeiro, Brazil itu. Namun, guna mewujudkan medali emas, ia akan tetap mewaspadai pemanah-pemanah negri ginseng, Korea Selatan. “Kiblatnya kekuatan panahan itu di Korea Selatan, dari dulu. Jadi disana gudangnya atlet-atlet berprestasi. Para pelatih terbaik dunia, ya juga dari sana,” cetus jebolan PPLP Panahan Jatim ini. Ia mengaku jika untuk kemampuan tekhik hamper semua negara Asia merata. Bahkan masing-masing atlet punya kemampuan berkembang yang baik. “Mungkin, kendala kami itu kurang kuat mental bertandingnya. Korea Selatan itu, selama setahun penuh, rutin mengikuti kejuaraan, sementara atlet Indonesia sangat kurang,” tutupnya. (Adt)

PTMSI Kirim 12 Atlet ke China Demi Asian Games 2018, Oegroseno : Menpora Mengakui Kami

Tim tenis meja Indonesia yang akan tampil di Asian Games 2018, saat ini melakukan Pemusatan Latihan di Jinan, China, selama 6 bulan. (net)

Jakarta- Ketua Umum PP PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia), Komjen Pol Purn, Oegroseno, mengatakan tak ada pihak lain yang berhak mengambil alih kepanitiaan Asian Games. Hal ini disampaikan Oegroseno dalam pertemuan terbatas dengan media di PIM 3 Jakarta Selatan baru-baru ini. Oegroseno mengatakan hal ini untuk mencegah agar PB PTMSI yang sudah dikukuhkan KONI Pusat, mengambil langkah yang salah dengan mencoba mengutak-atik kepanitiaan termasuk ingin bongkar pasang tim tenis meja Asian Games yang sudah terbentuk sejak lama. Dia mengatakan hingga saat ini kepengurusan PP PTMSI yang ada dan syah hanyalah kepengurusan PP PTMSI pimpinannya. “Saya tanyakan langsung ke Menpora Imam Nahrawi. Apa jawaban Menpora Pak Imam Nahrawi?,” tanya Oegroseno. “Saya tetap mengakui PP PTMSI pimpinan Oegroseno,” sebut Menpora seperti ditirukan Oegroseno. Artinya semua yang berkaitan dengan PP PTMSI baik kepengurusannya, termasuk kepanitiaan Asian Games berikut persiapan tim, ada dibawah kewenangannya. Mengenai persiapan tim tenis meja Indonesia ke Asian Games, Oegroseno mengatakan tim tenis meja Asian Games Indonesia yang sekarang berada di China adalah tim terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Tim terdiri dari 12 atlet. Pemusatan latihannya dilaksanakan di Jinan, China selama 6 bulan. Jumlah pelatih dua orang, ditambah satu orang manager. Selama latihan di China, para atlet akan mengikuti ujicoba ke kejuaraan dunia Liebherr ITTF, di Halmstad Swedia pada pertengahan April. Beberapa kejuaraan ITTF pada bulan Mei 2018 di SEA Master 2018 juga masuk jadwal Timnas, kemudian event ITTF World Tour, Hang Seng Hong Kong Open dan SEA Master 2018 ITTF World Tour Platinum, serta China Open. Target Indonesia di Asian Games adalah dua medali perak. Keduanya diharapkan bisa diraih dari nomor beregu putra dan ganda campuran. Selain dua perak, Indonesia juga berharap meraih tambahan dua medali perunggu dari nmor beregu putri dan tunggal putra. “Mudah-mudahan persiapan yang matang di China dan mengikuti sejumlah turnamen internasional tim tenis meja Indonesia bakal meraih target dua medali perak dan dua medali perunggu,” harapnya. (Art)

Pastikan Kesiapan Cabor, CdM Inspeksi Kondisi Atlet Asian Games 2018

Chief de Mission (CdM) Indonesia, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Syafruddin (kaos puith), meninjau Pelatnas Ju-Jitsu, pada Selasa (10/4). (Pras/NYSN)

Jakarta- Guna memastikan kesiapan cabang olahraga (Cabor) jelang pelaksanaan Asian Games 2018, Agustus-September mendatang, Chief de Mission (CdM) Indonesia, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Syafruddin, meninjau Pelatnas beberapa cabor, mulai dari Ju-Jitsu, Menembak, hingga Panahan, pada Selasa (10/4). Ia meminta semua unsur mulai dari Ketua Kontingen, Official baik Manajer maupun Pelatih, serta Atlet untuk satu hati memenangkan pesta olahraga empat tahunan terbesar se-Asia tersebut. “Saya berpesan agar semua atlet bersatu dengan Official, yang terdiri dari CdM, Manajer, dan Pelatih. Supaya tidak ada perasaan tidak enak. Kalau semua perasaan nyaman, InsyaAllah kita akan memenangkan event (Asian Games) Agustus nanti,” ujar Syafruddin di Jakarta, Selasa (10/4). Ia mengungkapkan kunjungannya ini menyatukan serta berkonsolidasi terkait kesiapan, soal Try Out (ujicoba) maupun Training Camp (TC), masing-masing cabor menuju pesta olahraga edisi ke-18 tersebut. “Hari semakin dekat menuju Asian Games 2018. Saya sebagai Ketua Kontingen, Official seperti Manajer, Pelatih dan Atlet betul-betul harus konkrit kesiapannya. Karena itu, saya akan setiap Minggu mengunjungi Pelatnas cabor secara bergantian,” lanjutnya. Syafruddin memastikan semua cabor yang dipersiapkan ke ajang Asian Games 2018 telah melakukan Try Out maupun Training Camp. Ia juga menambahkan sejauh ini pihaknya tidak menemukan kendala berarti selama tahap persiapan. “Secara umum, sepanjang yang kami tahu semua berjalan dengan lancar. Bahkan semua sudah terakomodasi dengan baik, terutama kesiapan untuk Try Out dan Training Camp. Mungkin masih ada kekurangan, karena tidak ada yang sempurna. Tapi, akan kami benahi,” tutur Syafruddin. (Adt)

Kawal Bakat Muda Potensial, NYSNMEDIA Gelar Turnamen Basket Antar SLTA

NYSN-media-High-School-Basketball-2018-2

Jakarta- Sebagai media olahraga yang menjadi sumber inspirasi dan terpercaya bagi kalangan muda pecinta olahraga, NYSNMEDIA memiliki tanggung jawab besar mengawal bakat-bakat muda potensial di negeri ini. Guna mewujudkan hal itu, media yang berada di bawah naungan PT Nasional Yunior Sportindo Media akan menggelar turnamen basket bertajuk ‘NYSN High School Basketball Cup 2018”. Turnamen yang untuk pertama kalinya dihelat ini berlangsung di Lapangan Basket Sekolah Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan, Banten. Turnamen ini bertujuan agar generasi muda memiliki kegiatan positif sekaligus menjadi ajang mencari bibit-bibit muda potensial di cabang bola basket. Dan, peserta kompetisi basket antar SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) ini diharapkan mengedepankan jiwa sportifitas serta persahabatan dan kebersamaan. Selain turnamen basket putra dan putri. Event ini juga diisi kegiatan menarik lainnya, seperti 3 point competition, photo contest, serta awarding yakni untuk MVP Putra, MVP Putri dan Most Favourite Team.

Pakai Lapangan D, INASGOC Pastikan Rugbi Asian Games 2018 Digelar di GBK

Lapangan D di kawasan GBK,Senayan, Jakarta, yang akan disulap menjadi venue lapangan rugbi berstandar internasional jelang event Asian Games 2018. (net)

Jakarta– Cabang olahraga (cabor) rugbi dipastikan akan berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK). Hal ini disampaikan Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC), Erick Thohir. Rencana awal, laga rugbi berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, namun akhirnya batal paska Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyanggupi proses pembuatan venue. Perpindahan dari Stadion Wibawa Mukti ke GBK atas saran dari Technical Delegate, yang menginginkan lokasi pertandingan rugbi tak jauh dari stadion utama. Hal ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Karena, untuk pertama kalinya bakal memiliki lapangan rugbi, yang sudah berstandar internasional. “PUPR sudah punya (venue) rugby sevens, di GBK. Malah, delegasi teknis memutuskan kembali ke GBK, karena lebih praktis,” kata Erick, pada Kamis (5/4). Erick juga menjamin jika venue yang disediakan Kementerian PUPR sudah sesuai dengan standar penyiaran. INASGOC tinggal menyediakan bangku penonton di tribune. “Rugby sudah ada di GBK. Tempat latihannya yang pakai rumput, tinggal dikasih lampu dan tempat duduk. Tidak perlu ada renovasi,” ujar Erick. Direktur Bina Penataan Bangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, merasa tak ada masalah lagi untuk menyiapkan venue rugbi di GBK. Sebab, pihaknya sudah menyiapkan lahan di Lapangan D di Kompleks SUGBK, dengan standar cabor rugbi yang dibutuhkan. “Kami sudah siapkan di Lapangan D untuk rugbi, sekarang sedang kami tambah lampu 1.500 lux. Kalau tribun temporer akan disediakan INASGOC, karena belum tahu persis kebutuhannya berapa,” kata Iwan. (Art)

Universitas Brawijaya Malang Kampiun LIMA Badminton Musim keenam

Universitas Brawijaya menjadi tim yang paling banyak meloloskan wakilnya ke fase Nasional LIMA Badminton di Surakarta pada Mei nanti. (LIMA)

Malang- LIMA Badminton: McDonald’s East Java Conference (EJC) Malang Subconference 2018 telah rampung. Beberapa kejutan meramaikan kompetisi badminton antarmahasiswa musim ini. Selain muncul tim debutan dan wakil baru dari kategori perorangan, pemenang anyar juga lahir. Tim-tim dan wakil kategori perorangan terbaik dari kompetisi yang dihelat di Sports Center Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, 1-5 April 2018, telah terpilih. Malang menjadi kota keempat digelarnya LIMA Badminton musim keenam. Tim-tim dan wakil perseorangan terbaik yang lolos dari fase ini, akan tampil di ajang LIMA Badminton Nationals 2018, di GOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, 1-8 Mei 2018. Usai Malang, LIMA akan menyambangi Yogyakarta. LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (Yogyakarta Subconference) akan digelar pada 11-17 April 2018, di Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta. (Adt) Rekapitulasi Kategori beregu Beregu Putra Juara : Universitas Brawijaya Peringkat 2 : Univ. Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Peringkat 3 : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Beregu Putri Juara : Universitas Negeri Malang Peringkat 2 : Universitas Brawijaya Peringkat 3 : Univ. Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Lolos Ke LIMA Badminton Nationals Beregu Putra 1. Universitas Brawijaya 2. Univ. Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Beregu Putri 1. Universitas Negeri Malang Rekapitulasi Kategori perorangan Tunggal Putra Juara : Achmad Rizal Lullah – Univ. Brawijaya Peringkat 2 : M. Hafid Hendarto – Univ. Negeri Malang Peringkat 3 : Ilham Yudha – Univ. Brawiyaja Ganda Campuran Juara : M. Zulfa Risyad/Shinta Dewayani Nugroho – Univ. Brawijaya Peringkat 2 : Muhammad Farod Zamzami/Fitria Ayu Nawangwulan – Univ. Negeri Malang Peringkat 3 : Barok Fauzan/Riska Ayu Indah Sari – STIE Yadika Bangil Lolos Ke LIMA Badminton Nationals Tunggal Putra 1. Achmad Rizal Lullah – Univ. Brawijaya 2. M. Hafid Hendarto – Univ. Negeri Malang Ganda Campuran 1. M. Zulfa Risyad/Shinta Dewayani Nugroho – Univ. Brawijaya 2. Muhammad Farod Zamzami/Fitria Ayu Nawangwulan – Univ. Negeri Malang