Lewat PORBIN, BIN Ikut Sediakan Wadah Pembinaan Atlet Berprestasi Indonesia

Lewat PORBIN, BIN Ikut Sediakan Wadah Pembinaan Atlet Berprestasi Indonesia

Badan Intelijen Negara (BIN) meluncurkan lembaga baru bernama Persatuan Olahraga BIN atau PORBIN. Lembaga yang digagas oleh Kepala BIN, Jend Pol (Purn) Budi Gunawan, ini punya segudang prestasi yang ditorehkan oleh atlet-atletnya. Launching PORBIN digelar pada Kamis (27/10/2022) dalam satu rangkaian acara dengan Wisuda Angkatan XV, Pasca Sarjana MKI Angkatan VII, MTIM Angkatan 1, dan Dies Natalies XIX Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) di Kampus Sentul. “Badan Intelejen Negara mulai memberi perhatian khusus kepada personil BIN, taruna-taruni badan intelijen negara, yang memilik talenta-talenta di bidang olahraga,” kata Budi Gunawan. “Untuk dapat terus meningkatkan prestasi di tingkat nasional, kami membentuk persatuan olahraga BIN yang terdiri dari delapan cabang olahraga,” lanjutnya. Ya, BIN memilih delapan cabang olahraga profesional sebagai fokus pembinaan. Sejumlah atlet dan pelatih nasional pun bergabung dalam program bersama taruna-taruni STIN. Klub pun dibentuk sebagai sarana pembinaan, yakni BIN Running Club (lari), BIN Volleyball Club (voli), BIN Weightlifting Club (angkat besi), dan Waskita Swimming Club (renang). Lalu ada BIN Tennis Club (tenis), Velox et Exactus Shooting Club (menembak), Satlasus Tarung Derajat STIN (tarung derajat), dan Esport. Kepala BIN mengatakan seluruh cabang olahraga di PORBIN dikembangkan dengan profesional dengan diisi pelatih yang punya kapasitas mumpuni. Harapannya, talenta terbaik di dalam internal BIN dapat berkembang dan membawa nama harus bangsa Indonesia terutama taruna-taruni STIN. “Semua cabang yang dikembangkan di BIN telah memiliki atlet dan pelatih profesional. Kami menggalang potensi atlet dan pelatih terbaik di tingkat nasional untuk terlibat menciptakan ekosistem pengembangan olahraga prestasi di BIN,” ujar Budi Gunawan. “Alhamdulillah, kami melihat peluang besar untuk turut mengharumkan nama Bangsa di kancah internasional melalui jalur olahraga ini,” ungkap Budi. Meskipun belum berjalan lama, klub-klub olahraga di lingkungan BIN sudah banyak menunjukkan prestasi yang membanggakan. Atlet BIN Running Club, Odekta Elvina Naibaho, belum lama ini menjadi juara kategori half marathon (21Km) di ajang Jakarta Marathon 2022 (16/10/2022). Odekta sendiri sudah langganan juara berbagai event nasional bahkan internasional. Pada SEA Games 2021 di Vietnam tahun ini, ia mempersembahkan medali emas marathon. BIN Running Club juga diperkuat oleh sprinter muda kebanggaan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri. Zohri merupakan atlet Indonesia pertama yang menjadi juara dunia dan tercatat sebagai pemegang rekor nasional 100m dengan catatan 10,03 detik. Pada BIN Volleyball Club, sejumlah atlet nasional bersama taruna-taruni STIN juga telah berkesempatan mengukir prestasi di sejumlah kejuaraan nasional dan internasional. Beberapa nama pemain voli nasional yang memperkuat BIN Volleyball Club adalah Nur Fikri Harsyah Muhamad, Ratri Wulandari, serta Alya Annastasya. Berusia belum genap setahun, Tim Voli BIN Putri binaan PORBIN berhasil unjuk gigi dengan menjuarai Livoli Divisi I 2022 pada Oktober lalu di Bali. BIN Volleyball Club juga bakal terlibat dalam kompetisi voli profesional Indonesia, Proliga, pada musim depan dengan menurunkan tim di kategori putra dan putri. Sementara itu, BIN Weightlifting Club memiliki lifter kenamaan Indonesia seperti Rizki Juniansyah dan Windy Cantika Aisah. Mereka mempersembahkan satu medali emas, dua perak, serta lima perunggu pada kejuaraan internasonal Asian Weightlifting Manama, Bahrain 2022. Budi Gunawan pun berpesan agar seluruh taruna, mahasiswa, dan atlet di bawah naungan PORBIN untuk terus berjuang dan mengerahkan kemampuan terbaik dengan tujuan mengabdi untuk bangsa dan negara. Pada acara ini juga turut dihadiri Menpora Zainudin Amali, Ketua KONI Letjen (Purn) Marciano Norman, hingga beberapa petinggi lainnya.

Garuda Muda Akui Keunggulan Turki

Garuda Muda Akui Keunggulan Turki U-20

Tim U-20 Indonesia kalah tipis dari Turki U-20 dalam pertandingan uji coba yang berlangsung di Stadion Manavgat Ataturk, Rabu (26/10). Pelatih Shin Tae Yong menempatkan pemain-pemain seperti Muhammad Ferarri, Robi Darwis, Marselino Ferdinan, dan Hokky Caraka sebagai starter. Pada menit kedelapan, peluang pertama bagi Tim U-20 Indonesia hadir melalui Muhammad Ferrari, namun sayang, sundulannya masih belum bisa membuahkan gol. Alih-alih mencetak gol, justru gawang Tim U-20 Indonesia bobol pada menit ke-16 melalui Ayberk Kaygisiz. Tim U-20 Indonesia memiliki sederet peluang lewat Marselino Arkhan Fikri, dan Hokky yang masih gagal berbuah gol. Memasuki babak kedua, Shin melakukan beberapa pergantian pemain. Ahmad Zaky yang masuk pada babak kedua menciptakan peluang, namun bola yang disepak masih terlalu tinggi dari sasaran. Turki pun menebar ancaman lewat sebuah sepakan bebas yang masih bisa diamankan kiper Aditya Arya pada menit ke-64. Sebuah serangan Turki kemudian menghasilkan gol kedua pada menit ke-77. Gol kedua Turki dicetak oleh sang penyerang, Semih Kilicsoy. Setelah tertinggal 0-2, skuad Garuda Muda tetap sabar menerapkan permainan bola pendek dari kaki ke kaki untuk membangun serangan. Selain itu Marselino dan kawan-kawan juga memainkan high pressing ketika lawan memainkan bola di area sendiri. Turki tetap tenang menghadapi tekanan tim Merah-Putih. Dalam posisi tertinggal, Shin memasukkan pemain-pemain seperti Zanadin Faris, Rabbani Tasnim, dan Rahmat Beri menggantikan Ronaldo, Hoky, dan Arkhan. Organisasi permainan yang cukup rapi dari Turki menghadapi sepak bola keras dari Indonesia. Pada menit ke-87 sempat terjadi adu mulut antarpemain dan staf pelatih Turki terlihat emosi, namun situasi panas tak berlangsung lama. Sebuah serangan balik cepat dari Turki pada masa injury time bisa digagalkan lini belakang Tim U-20 Indonesia. Pada pengujung laga justru Tim U-20 Indonesia yang bisa mencetak gol melalui Dony Tri Pamungkas. Ini merupakan laga uji tanding kedua yang dilakoni Tim U-20 Indonesia di Turki. Sebelumnya Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan 2-1 atas Cakalliki Spor. Tim U-20 Indonesia menjalani pemusatan latihan sekaligus uji tanding di Turki dalam rangka persiapan menuju Piala Asia U-20 2023.

FIFA Football for School, Program FIFA untuk Anak-anak di Seluruh Dunia

FIFA Football for School, Program FIFA untuk Anak-anak di Seluruh Dunia

Football for Schools adalah program kerjasama antara FIFA dan UNESCO yang bertujuan untuk berkontribusi pada pendidikan, pengembangan, dan pemberdayaan dengan target 700 juta anak. Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2022, ada 24,33 juta anak usia sekolah di Indonesia. Ini adalah potensi yang dimiliki Indonesia. Rangkaian program Football for School akan dimulai pada tanggal 26 Oktober dan berakhir pada tanggal 28 Oktober, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Peluncuran program akan dihadiri oleh Direktur FIFA Football for School, Fatimata Sibide, Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira Puspita, dan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. Maaike menyambut baik program F4S yang akan berlangsung di Jakarta ini. “Hari ini menandai tonggak pertama untuk membuat anak-anak tidak hanya belajar dan mencintai sepak bola, tetapi juga untuk membangun karakter di dalam dan di luar lapangan. Hari ini dimulai pemberdayaan anak-anak Indonesia, dengan alat dan dukungan dari FIFA,” ungkap Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira Puspita. Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara, negara ke-6 di Asia, dan negara ke-20 di dunia untuk menjadi tempat berlangsungnya program Football for School. “Kami sangat senang Program FIFA Football for School bisa berlangsung untuk pertama kalinya di Indonesia. Kami harapkan melalui program ini akan terlahir bintang-bintang sepakbola dari Indonesia,” kata Fatimata. Hari pertama dan kedua akan ada pelatihan untuk para instruktur dari PSSI. Materi pelatihan langsung diberikan oleh perwakilan dari FIFA, yaitu Alexandra Huete (Project Coordinator FIFA F4S) dan Antonio Buenaño (FIFA F4S Team). Pada tanggal 28 Oktober, puncak program F4S akan mendatangkan 30 guru olahraga dan 100 siswa-siswi untuk mengikuti serangakaian acara di Lapangan Rugby Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta. Momen ini akan menjadi titik awal kebangkitan sepakbola Indonesia untuk menjadi lebih baik.

Sempat Tak Ada Ongkos, Anak Tukang Becak Raih Emas di Open Turnamen Karate

Sempat Tak Ada Ongkos, Anak Tukang Becak Raih Emas di Open Turnamen Karate

Sebagai generasi muda dan generasi penerus bangsa, harus terus aktif, kreatif dan memiliki semangat yang besar. Semangat besar generasi muda inilah yang ditunjukkan pada akademik maupun non akademik yang juga sangat penting bagi generasi muda. Baik akademik maupun non akademik, untuk mendapatkan yang terbaik keduanya tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit. Meskipun begitu, sebagai generasi muda, keterbatasan perekonomian yang memaksa untuk memendam cita-cita tetap bisa dilewati dengan niat dan semangat. Seperti M Akbar Perwira, di tengah keterbatasan perekonomian keluarganya, tidak membuatnya putus semangat. Ia tetap mampu mempersembahkan prestasi dan mengharumkan nama daerahnya. Anak dari seorang tukang becak di Kota Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) ini, berhasil meraih juara dan meraih emas dalam kejuaraan Open Turnamen Karate Piala Kapolresta Barelang, Batam, yang digelar 20-22 Oktober 2022 lalu. Senpay Dessy Amalia, satu di antara pelatih M Akbar di Osamu Karate Dojo mengatakan, M Akbar adalah seorang atlet binaan Osamu Karate Dojo sejak tahun 2019 dan hampir tidak jadi berangkat karena keterbatasan biaya. Mempertimbangkan prestasi yang telah diperlihatkan oleh M Akbar, dana bantuan bagi atlet yang kurang mampu diberikan kepada M Akbar. “Alhamdulillah, dari dana pribadi dan ada bantuan dari rekan untuk membantu satu anak yang keterbatasan ekonomi,” jelasnya. “Karena Akbar anaknya cukup berprestasi, akhirnya kita paksakan untuk tetap berangkat,” tutupnya. Ini juga merupakan semangat yang dimiliki oleh M Akbar Perwira untuk tetap semangat mengikuti kejuaraan. Hingga berbuah manis dengan membawa pulang penghargaan atau meraih emas.

Jawa Tengah Juara Umum Kejuaraan Nasional Panahan Junior

Jawa Tengah Juara Umum Kejuaraan Nasional Panahan Junior

Kontingen Jawa Tengah tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional Panahan Junior 2022, dengan 26 emas 16 perak dan 21 perunggu. Sementara posisi kedua ditempati DKI Jakarta, dengan mengumpulkan 12 emas 12 perak dan 6 perunggu, menyusul posisi III tuan rumah DIY, dengan 8 emas 7 perak dan 4 perunggu. Kejurnas berlangsung sejak 16 Oktober lalu di Lapangan Yonif Mekanis 403/WP Kentungan Yogyakarta dan diikuti 598 peserta dan 150 official dari 28 provinsi yang terdaftar di PB Perpani. Secara resmi Kejurnas Panahan Junior ditutup hari ini (Senin 24/10) ditutup oleh Ketua panitia sekaligus Ketua Umum Pengda Perpani DIY, BPH Kusuma Bimantoro. “Alhamdulillah kejuaraan ini telah terlaksana dengan baik, berkat dukungan dari berbagai pihak. Kami selaku panitia mohon maaf bila selama penyelenggaraan ada hal-hal yang kurang berkenan,” kata Mas Suryo, sapaan Kusuma Bimantoro. Ia berharap, Kejuaraan Nasional Junior ini menjadi agenda rutin dan sebagai wadah untuk kompetisi para atlet panahan muda menuju jenjang internasional. Sementara Sekum Perpani DIY, KMT A. Tirtodiprojo, mensyukuri karena tim DIY mampu melampai target 7 emas. “Kita bersyukur, karena atlet kita tetap semangat hingga akhir lomba,” kata pria yang akrab disapa Joko itu. Kabid Binpres Pengda Perpani DIY, Danang Dwi Asmoro menuturkan banyak pengurus Pengda Perpani dari daerah lain memuji penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Junior di Yogyakarta ini. “Banyak yang mengatakan sukses penyelenggaraan kejurnas ini,” ujarnya.

Indonesia Cup 2022 Jadi Ajang Pembuktian Klub Basket IBL

Bertempat di KFC Naughty by Nature Senopati, Jakarta, telah dilakukan pembagian grup IBL Indonesia Cup (26/10). 15 tim peserta terbagi dalam empat grup. Drawing dilakukan oleh legenda-legenda bolabasket Indonesia, Dwui Eriano, Amin Prihantono dan Bugi Setiawan dipandu manajer senior kompetisi IBL, Rufiana. “IBL memang selalu berusaha menjaga konektivitas dengan legenda-legenda bolabasket Indonesia, agar para pecinta basket Indonesia terutama anak-anak muda juga mengenal legenda-legenda tersebut,” kata Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah. 15 klub dibagi dalam empat pot berdasarkan peringkat mereka dalam kompetisi regular IBL 2022. Hasil drawing menempatkan NSH Mountain Gold, Dewa United, Elang Pacific Caesar dan Satya Wacana di grup A. Grup B diisi tiga peserta yakni Evos Thunder Bogor, Satria Muda Pertamina dan Amartha Hangtuah. Grup C dihuni Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Bima Perkasa Jogja, Bali United Basketball dan RANS PIK Basketball. Grup D dihuni Bumi Borneo Basketball, West Bandits Combiphar, Prawira Bandung dan Tangerang Hawks. “Dua tim terbaik masing-masing grup akan maju ke babak berikutnya. Juara grup A bertemu runner up grup B, runner up grup A melawan juara grup B. Juara grup C berhadapan dengan runner up grup D dan juara grup D melawan runner up grup C,” jelas Rufiana. “Grup kami memang berat, tetapi turnamen ini adalah pembuktian hasil latihan selama ini,” tegas pemain RANS, Oki Wira Sanjaya. Oki dkk tak mengalami kendala dalam latihan. “Pelatih kami masih sama dengan kompetisi lalu, Coach Chris Daleo. Perpindahan pemain juga tidak terlalu berpengaruh lanjut Oki. Jamarr Andre Johnson dari Dewa United pun mengakui hal sama, timnya siap bersaing dalam IBL Indonesia Cup di Solo. “Kami siap bermain. Saya tak peduli apakah akan mencetak angka banyak atau tidak, terpenting tim kami menang,” tegasnya. Satria Muda yang gagal dalam level nasional IBL Gojek 3X3 juga menyimpan penasaran. “Kami gagal jadi juara nasional 3X3, ini saatnya pembalasan,” tegas pemain Satria Muda, Avan Seputra. Turnamen IBL Indonesia Cup akan digelar di Sritex Arena Solo, 4-13 November.   Sumber: IBL. Foto: IBL.    

Mantap! Dua Pekan, Rahmat/Pramudya Raih Dua Gelar

Mantap! Dua Pekan, Rahmat/Pramudya Raih Dua Gelar

Pasangan Rahmat Hidayat/Pramudya Kusumawardana menorehkan catatan manis. Ganda tuan rumah ini meraih gelar kedua secara beruntun di Malang seusai meraih titel kampiun di ajang bulutangkis KB Financial Group Indonesia Masters 2022. Berlaga di Platinum Arena, Malang, Jawa Tinur, Minggu (23/10) petang, Rahmat/Pramudya menang dua gim langsung atas wakil China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong dengan skor 21-18, 21-19. Pada laga final turnamen seri BWF World Tour Super 100 ini, pasangan yang memulai debut di Indonesia International Challenge 2022 itu mengaku sejatinya kewalahan menghadapi Ji Ting/Hao Dong. Dengan pengalaman He Ji Ting yang berstatus sebagai runner up Kejuaraan Dunia 2021 itu bermain taktis dan disiplin, sehingga sempat membuat Rahmat/Pramudya kewalahan. “Pada pertandingan ini kami kewalahan karena lawan punya permainan yang stabil sehingga sulit dipecah konsentrasinya dalam bermain,” sebut Pramudya kepada Tim Humas dan Media PBSI. “Kondisi fisik kami sempat goyah saat ditekan di gim kedua, maklum kami menjalani dua turnamen beruntun di sini dengan kondisi cuaca yang cukup dingin. Kami tetap fokus di sini dan berusaha mencari poin demi poin akhirnya bisa meraih kemenangan,” ungkap Pramudya. Senada dengan Pramudya, Rahmat sendiri senang dengan keberhasilan meraih gelar juara di level turnamen BWF level super 100. Baginya ini gelar juara yang spesial mengingat keduanya baru memulai debut pada pekan lalu. Rahmat sendiri nantinya setelah tampil bersama Pramudya Kusumawardana akan kembali berpasangan dengan Muhammad Rayhan Nur Fadillah. Sama seperti Rahmat yang kembali dengan pasangannya, Pramudya juga akan bersanding bersama Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang kemungkinan akan kembali debut pada awal tahun mendatang. “Kami bermain tanpa beban di laga ini. Sempat nervous mengingat lawan levelnya lebih tinggi, tapi kami tidak kenal menyerah sepanjang laga,” ungkap Rahmat, pemain kelahiran Batam, 17 Juni 2003 itu “Nantinya saya akan kembali lagi dengan pasangan lama saya dan akan bersiap menghadapi turnamen berikutnya,” tambah Rahmat. Kemenangan Rahmat/Pramudya diharapkan memberikan inspirasi untuk wakil Indonesia yang tampil di final Denmark Open 2022. Pada turnamen BWF level 750 dari sektor ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo akan jumpa sesama wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. “Kami melihat final sesama wakil Indonesia di Denmark Open 2022 menjadi inspirasi kami ke depannya untuk bisa bersaing menyamakan level dengan para senior kami,” tambah Pramudya. Kemenangan di kejuaraan berhadiah total 81 ribu dolar AS ni menjadi gelar kedua bagi Rahmat/Pramudya seusai pada pekan lalu berjaya di Mansion Sports Malang Indonesia International Challenge. Kala itu, mereka di final mengalahkan Hiroki Okamura/Masayuki Onodera (Jepang) lewat pertarungan rubber game 23-21, 16-21, 21-15.

Kesan Asnawi Mangkualam Setelah Bermain Dua Musim di Korea

Asnawi Mangkualam sudah menyelesaikan musim keduanya di Korea bersama Ansan Greeners. Musim keduanya ini terbilang berjalan sangat baik buat Asnawi. Eks pemain PSM Makassar itu tampil 79 menit pada pekan terakhir K League 2 saat kalah dari tamunya Daejeon Hana Citizen, 15 Oktober. Totalnya ia mencatat 26 penampilan bersama Ansan Greeners di K League 2 2022. Jumlah penampilan di musim keduanya ini sangat meningkat dibanding musim pertamanya. Bahkan perbandingannya nyaris dua kali lipat. Pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu mencatat 14 penampilan dengan 1003 menit bermain pada musim 2021. Lalu musim kedua bermain sebanyak 26 kali dengan 1556 menit bermain. Tak cuma itu, Asnawi juga menyumbang dua gol dan dua assist di K League 2 2022. Sayang Ansan cuma bisa mengakhiri K League 2 di urutan ke-9 dari 11 peserta. Setidaknya, ada harapan Asnawi bisa memberikan yang lebih baik lagi buat Ansan. Masalah adaptasi yang sempat menjadi isu, kini nampak sudah tak menjadi hambatan. “Ansan sejak awal sangat serius berminat dengan kemampuan saya. Ada tawaran lain, tapi tentunya saya lebih memilih Korea. Saat saya mendapatkan tawaran, yang saya tahu di Korea kemampuan pemain dan liganya sangat bagus. Jadi saya harus siapkan mental dan fisik, itu yang harus saya benahi,” kata Asnawi, di kanal resmi Youtube K League. “Faktanya memang pemain di sini semua bekerja keras, mentalitas bagus, fisik juga, totalitas setiap pertandingan. Saya banyak belajar terutama segi fisik dan mental,” lanjutnya. “Lalu, beda tempo permainan di sini dengan Liga Indonesia. Di sini saya belajar soal kualitas permainan,” ujarnya menambahkan. Kedatangan Asnawi ke Ansan tak lepas dari peran Shin Tae-yong. Pelatih Timnas Indonesia itu yang memasang badan serta menjamin kualitas Asnawi. Saat itu Asnawi dan agennya mengirimkan CV (curriculum vitae) ke Ansan saat kompetisi Liga 1 2020 ditunda dan akhirnya tak lanjut. Shin Tae-yong kemudian menjamin kepada Ansan bahwa Asnawi adalah pemain berkualitas yang sayang jika tak direkrut. Shin Tae-yong juga beberapa kali menyempatkan langsung pertandingan Ansan, baik kandang maupun tandang. Kebetulan putranya, Shin Jae-hyuk, juga bermain untuk Ansan sejak pertengahan 2021. “Berkat dia (Shin Tae-yong) juga saya termotivasi harus bermain maksimal, dia pelatih timnas saya harus sehingga saya bisa terpantau coach Shin,” tutur Asnawi. “Kalau saya tak maksimal, saya tak bisa dipanggil ke timnas, itu jadi motivasi saya. Ketika dia datang, saya berusaha jadi yang terbaik. Ansan sejak awal sangat serius berminat dengan kemampuan saya,” ungkapnya. Setelah dua musim di K League 2, Asnawi menyimpan asa untuk bisa naik level. Ia berharap suatu saat nanti bisa bermain di K League 1 yang secara strata berada satu tingkat di atas K League 2. “Tujuan saya bisa memberi kontribusi buat tim, tentunya saya bisa bermain di level tertinggi di Korea,” kata Asnawi bertekad.

Inilah Hasil Undian Fase Grup Piala Asia AFC U-20 2023

Inilah Hasil Undian Fase Grup Piala Asia AFC U-20 2023

Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) telah selesai melakukan undian Piala Asia AFC U-20 2023. Dari hasil undian yang dilakukan pada Rabu (26/10), tim U-20 Indonesia dipastikan berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Irak dan Suriah. Piala Asia AFC U-20 dijadwalkan akan digelar pada 1-18 Maret 2023. Sebanyak 16 negara dipastikan berpartisipasi di mana mereka akan dibagi menjadi empat grup dengan masing-masing diisi oleh empat negara. 16 tim partisipan merupakan negara-negara yang sudah menyelesaikan babak kualifikasi tahun ini, dengan rincian 10 negara yang menjadi juara grup, 5 negara peringkat kedua terbaik dan satu spot untuk tuan rumah Uzbekistan. Menanggapi hasil ini, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri optimistis gelaran Piala Asia AFC U-20 yang akan dihadapi tahun depan. “Bismillah dengan hasil drawing hari ini, tim U-20 nantinya akan menghadapi tiga pertandingan dan semoga tiga pertandingan di fase grup bisa menjadi kesempatan yang baik untuk menambah pengalaman bertanding para pemain sebelum menuju Piala Dunia U-20 2023. Kita harus sama-sama yakin timnas bisa lolos grup, sama seperti pencapaian tim U-20 Indonesia tahun 2018 lalu” ujarnya. Gelaran Piala Asia AFC U-20 ini menjadi gelaran yang prestisius. Selain gelar juara, empat tim yang berhasil melaju ke babak semifinal akan menjadi perwakilan zona Asia untuk lolos ke Piala Dunia U-20 2023. Indonesia menjadi satu dari tiga perwakilan negara ASEAN yang tampil di gelaran Piala Asia AFC U-20 tahun depan. Berikut hasil lengkap undian PIala Asia AFC U-20 2023: Hasil Drawing Piala Asia AFC U-20 2023: Grup A: Uzbekistan, Indonesia, Irak, Suriah Grup B: Korea Selatan, Tajikistan, Jordan, Oman Grup C: Qatar, Australia, Vietnam, Iran Grup D: Arab Saudi, Jepang, China, Kirgizstan

Hasil Drawing dan Jadwal Pertandingan AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023

AFC hari ini (25/10) mengumumkan hasil drawing AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023. Ada 16 tim yang terbagi menjadi empat grup. Perhelatan AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023 sendiri akan dimulai pada tanggal 1 sampai dengan 18 Maret 2023. Nanti akan ada dua tim teratas akan melaju ke babak perempat final. Selain titel juara Asia akan ada empat tiket FIFA U20 World Cup 2023 yang diperebutkan. Dimana nantinya Indonesia akan menjadi tuan tumah pada tanggal 20 Mei sampai 11 Juni. Hasil drawing: Group A: Uzbekistan, Indonesia, Iraq, Syria Group B: Qatar, Australia, Vietnam, IR Iran Group C: Korea Republic, Tajikistan, Jordan, Oman Group D: Saudi Arabia, Japan, China PR, Kyrgyz Republic Berikut jadwal pertandingan AFC U20 Asian Cup Uzbekistan 2023:   Sumber: AFC. Foto: AFC  

Uji Coba di Turki Timnas U-20 Bisa Mendominasi Tim Lawan

Timnas U-20 Indonesia meraih kemenangan pada laga uji coba perdana di Turki. Skuad Garuda Nusantara mengalahkan klub lokal senior Cakallikli Spor dengan skor tipis 2-1 di Lapangan Kempinski Hotel Football, Antalya, Senin (24/10). Timnas U-20 unggul 1-0 pada babak pertama lewat gol Ginanjar Wahyu pada menit ke-17. Lalu Ricky Pratama menggandakan keunggulan pada menit ke-85. Sedangkan Cakallikli Spor baru bisa menjebol gawan Timnas U-20 1-2 pada menit ke-90. Pelatih Timnas U-20 Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan tim asuhannya lebih mendominasi, kendati lawan yang dihadapi tim senior. Secara keseluruhan, laga berjalan cukup ketat dan ini jadi pelajaran bagus bagi Merselino Ferdinan dan kawan-kawan. “Memang bisa saja dibilang timnya lemah, tetapi tetap lawan merupakan tim senior. Jadi isi pertandingan juga lumayan baik. Secara keseluruhan baik,” kata Shin Tae-yong. Meski menang, juru taktik asal Korea Selatan itu menilai masih ada kekurangan dalam tim. Ia menyebut anak asuhnya kurang maksimal dalam melakukan pressing dan masih sering kehilangan bola. “Jadi kelemahan saat ini kalau kehilangan bola itu mereka suka berdiri diam saja. Seharusnya pemain kami itu pressing biar lawan tidak dapat peluang yang baik atau serangan balik,” ujar Shin Tae-yong. “Jadi pemain-pemain sampai sekarang juga masih saja saat kehilangan bola, mereka tidak melakukan pressing. Itu pelan-pelan harus diperbaiki. Dan kelemahan-kelemahan yang ada juga diperbaiki pelan-pelan,” tegasnya. Secara keseluruhan, pelatih 52 tahun itu melihat ada perkembangan signifikan yang ditunjukan para pemain. Fokus latihan selama satu pekan terakhir adalah meningkatkan kekuatan fisik dan skill dasar olah bola. “Jadi selama ini ada latihan fisik mulai dari sekarang. Memang fokusnya ke skill dasar dan passing ya. Hari ini juga sudah mulai uji coba dan jadi fokusnya lebih ke pertandingan,” jelas Shin Tae-yong. Sementara itu, kapten timnas U-20 Indonesia, Muhammad Ferarri bersyukur bisa bantu tim meraih kemenangan perdana di Turki. Ini jadi awal yang bagus dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain. “Yang pertama Alhamdulillah dalam pertandingan hari ini kami bisa menang ya dengan skor 2-1. Dan anak-anak mulai kompak seperti kami yang lakuin seperti main di Kualifikasi AFC, jadi ini persiapan yang bagus,” kata Ferrari. “Untuk lusa kami akan melawan Turki, ya mungkin kami masih ada kekurangan seperti komunikasi dan passing-passing yang tidak perlu saja,” tuntas pemain milik Persija Jakarta itu. Uji coba lawan Cakallikli Spor merupakan bagian dari program pemusatan latihan (TC) Timnas U-20 di Turki. Skuad Garuda Nusantara tengah bersiap untuk tampil di Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023. Ada 34 pemain yang dibawa Shin Tae-yong selama TC di Turki. Tapi, ada satu nama tambahan yang akan menyusul yakni kiper Cahya Supriadi. Selama di Turki, Timnas U-20 dijadwalkan menjalani sejumlah laga uji coba. Lawan-lawan yang bakal dihadapi adalah Turki U-20, Moldova U-20, dan Cakallikli Spor. Setelah Cakallikli Spor yang jadi penantang pertama bagi tim asuhan Shin Tae-yong, berikutnya adalah giliran Turki U-20 yang jadi lawan bagi Indonesia U-20 pada tanggal 26 Oktober mendatang. Sumber: PSSI. Foto: PSSI

Penutupan Energen Champion SAC 2022 Yogyakarta Qualifiers. Ajang Pencarian Bibit Muda.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Luhut Binsar Pandjaitan, menghadiri closing ceremony Energen Champion Student Athletics Championships (SAC) Indonesia 2022 – Yogyakarta Qualifiers di Stadion Mandala Krida, Minggu (23/10). Dalam kesempatan ini, Luhut menyampaikan apresiasinya terhadap kemeriahan penyelenggaraan dan antusiasme peserta. “Saya tidak pernah menyangka. Musim perdana Energen Champion SAC Indonesia yang sudah berjalan di tiga wilayah sejauh ini, diterima dengan sambutan yang sangat meriah. Kompetisi atletik pelajar ini merupakan rangkaian panjang perjalanan kami untuk mencari bibit-bibit muda yang terbaik. Yang sebelumnya tidak pernah dilakukan sebesar dan semeriah ini, sekarang diadakan di sepuluh provinsi,” ungkap Luhut. Selain itu, Luhut juga menyampaikan terkait tindak lanjut bagi para pemenang dan runner-up tingkat SMA. Yang masing-masing dari nomor lomba akan melanjutkan ke babak National Championship. Puncak acara panjang ini akan dihelat di Jakarta pada 9-11 Desember mendatang. “Dari hasil kualifikasi putra putri terbaik masing-masing wilayah, akan bersaing dengan para pemenang di tingkat nasional. Pelajar yang nantinya keluar sebagai pemenang nasional akan kami berangkatkan ke Australia untuk mengikuti training camp di fasilitas sports science ternama,” lanjut Luhut. Energen Champion SAC Indonesia telah berjalan di tiga wilayah kualifikasi. Mulai dari Bali-Nusa Tenggara (Mataram), Papua (Mimika), dan Yogyakarta (Yogyakarta). Kegiatan ini setidaknya menjaring sekitar 22.000 peserta dan menggaet lebih 20.000 pengunjung. Tak heran jika Energen Champion SAC Indonesia ini disebut sebagai pencarian bakat atletik pelajar paling akbar di Indonesia. Penyelenggaraan Energen Champion SAC Indonesia 2022 Yogyakarta Qualifiers diikuti sebanyak 3.123 peserta dari 247 sekolah se-provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA. Dari pelaksanaan selama tiga hari kualifikasi DI Yogyakarta ini Rifki Adi Saputra berhasil mencatatkan rekor tolakan dengan jarak terjauh, yakni 13,63 meter. Rekor milik Rifki Adi sekaligus memecahkan rekor sebelumnya yang dicatat Farid Rizwan (SMAN 2 Mataram) di Bali-Nusa Tenggara Qualifiers dengan 11,36 meter. Selain itu, Yogyakarta Qualifiers juga melahirkan rekor baru di nomor estafet 4×100 meter putri. Tim SMAN 1 Pundong menjadi pemenang dengan catatan waktu 58,31 detik. Catatan waktu mereka melampaui pemenang Bali-Nusa Tenggara Qualifiers, yakni MAN 2 Mataram dengan 64,93 detik. Total, sebanyak 32 pelajar putra dan putri dari Yogyakarta Qualifiers yang akan berangkat ke Jakarta. Sumber: www.sacindonesia.com

Dua Pemain Muda Calon Naturalisasi Tiba di Indonesia

Dua Pemain Muda Calon Naturalisasi Tiba di Indonesia

Dua pemain calon naturalisasi Tim U-20 Indonesia yakni Justin Hubner (FC Ultrecht U-21) dan Ivan Jenner (Wolverhampton U-21) tiba di Jakarta pada Minggu (23/10). Kedatangan dua pemain berdarah Belanda ini direncanakan akan mengurus proses naturalisasi dan berdiskusi langsung dengan PSSI. Justin Hubner saat ini terdaftar sebagai kewarganegaraan Belanda dan telah membela Timnas Belanda U-15 dengan mengoleksi tujuh pertandingan. Akan tetapi, ia memiliki darah Indonesia dari sang ayah. Sementara itu, Ivar Jenner merupakan salah satu pemain muda berbakat kelahiran Belanda pada 10 januari 2004. Dia diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dari Ibu ayahnya alias sang nenek yang berasal Jember, Jawa Timur. Sang ibunya merupakan wanita asli Belanda. Kualitas dua pemain calon naturalisasi ini sudah sesuai keinginan pelatih Shin Tae-yong. Pasalnya, timnas U-20 Indonesia akan menghadapi dua event besar pada 2023. Pertama adalah Piala Asia U-20 2023 yang digelar Maret mendatang. Setelah itu, timnas U-20 Indonesia akan bertarung di Piala Dunia U-20 2023 yang digelar pada Mei-Juni mendatang. Kebetulan, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. PSSI menargetkan Shin Tae-yong bisa membawa timnas U-20 Indonesia lolos dari babak penyisihan grup. Shin Tae-yong paham bahwa tidak mudah bertarung di Piala Dunia U-20 2023. Sebab, ia mempunyai pengalaman ketika bersama timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018. Sementara itu, Tim U-20 saat ini berada di Turki untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus sejumlah uji coba. Selain di Turki, Garuda Nusantara juga akan menyambangi Spanyol dan pemusatan latihan di Eropa direncanakan berakhir pada 4 Desember mendatang.

Road To UFC: Jeka Saragih Habisi Petarung Korsel, Selangkah Lagi Dapat Kontrak UFC

Road To UFC: Jeka Saragih Habisi Petarung Korsel, Selangkah Lagi Dapat Kontrak UFC

Jeka Saragih selangkah lagi membuat sejarah. Petarung berusia 27 tahun itu mengalahkan Won Bin Ki dari Korea Selatan, dan akan menjadi orang Indonesia pertama yang mendapat kontrak UFC. Bertanding dalam semifinal Road To UFC di Etihad Arena, Abu Dhabi, Minggu (23/10/2022), Jeka menghadapi Won Bin Ki hanya butuh satu ronde. Memulai duel dengan baik sejak awal, pukulan Jeka memaksa Ki terkapar. Lalu pukulan bertubi-tubi Jeka memaksa wasit menyudahi duel. Jeka dinyatakan menang KO. Namun ternyata, kontrak yang akan diperoleh Jeka masih abu-abu. Menurut sang manajer, Fransino Tirta, ia mengklaim bahwa kontrak UFC sudah didapat Jeka. “Kontraknya belum tahu. Jadi gini, finalis akan mendapat kontrak. Kalau dia juara, kontraknya lebih bagus, kalau kalah, sedikit di bawah,” katanya. “Kalau finalis, artinya ada dua, juara satu akan mendapat kontrak dengan bayaran sekian-sekian, juara dua juga sekian-sekian. Artinya dua-duanya dapat kontrak,” jelas Tirta. Tak lama kemudian, awak media Indonesia lainnya berusaha mencari tahu kepastian kontrak tersebut. Sampai akhirnya, Kevin Chang, UFC Senior Vice President and Head of Asia, angkat suara. “Jeka Saragih sudah punya dua penampilan luar biasa di pembukaan dan semifinal Road to UFC turnamen. Dengan kemenangan malam ini, dia berkesempatan ke final di divisi kelas ringan, di mana di akan bersaing menjadi orang Indonesia pertama yang memenangkan kontrak UFC,” jelas Kevin Chang, UFC Senior Vice President and Head of Asia, dikutip dari detikSport. Artinya, Jeka masih harus bertarung sekali lagi di final. Petarung asal Simalungun itu akan melawan Anshul Jubli dari India, dengan waktu dan tempat yang masih belum ditentukan.

AYCC 2022: Vietnam Juara Umum, Indonesia Tambah Tiga Emas

Asian Youth Chess Championship 2022: Vietnam Juara Umum, Indonesia Tambah Tiga Emas

Indonesia akhirnya berhasil menambah pundi emas mereka dengan raihan 3 medali emas pada hari terakhir di nomor Catur Kilat Asian Youth Chess Championship (AYCC) yang berlangsung di Hotel Grand Inna, Kuta, Bali, Jumat (21/10). Medali emas tersebut diraih oleh Laysa Latifah di nomor putri G16 (Individual) dan G16 Blitz Team atas nama Laysa, Adeeba dan Salwa Nadia Maharani. Serta nomor U16 Team, oleh pasukan catur Timnas, Arfan Bagus Aditya, Nayaka Budidharma dan Reynard Kristopher. Laysa sukses meraih medali duo emas setelah mampu melewati para pecatur asing seperti Mongolia, Kazakhstan dan 2 babak terakhir melangkahi 2 pecatur tangguh Vietnam, untuk memastikan emas individual putri G16. Laysa saling berbantu dengan pecatur Jatim asal kota Kediri Adeeba yang dendam menggilas lawan-lawan berat dari Kazakhstan, India dan tentu saja Vietnam, sehingga sukses meraih medali perak Individual G16. Untuk G16 Blitz Team, Laysa, bersama Adeeba dan Salwa Maharani, juga sukses merebut medali emas. Satu emas lainnya, diraih pasukan khusus catur dari Timnas Indonesia. Diperkuat Arfan Bagus Aditya, Nayaka, Karunia Bagus, Reynard, dan Fabian, mereka merajalela di nomor catur kilat U16. Tidak tanggung-tanggung mereka mampu menorobos kekuatan besar Vietnam yang tangguh. Adit, Nayaka, dan kawan-kawan bahu membahu menopang teman-temannya agar naik ke podium atas, mempersembahkan medali emas Tim U16 Catur Blitz. Namun demikian, pasukan khusus ini rupanya masih kesulitan menahan laju pecatur Vietnam yang sakti Vo Pham Thien Phuc Elo rating 2171 yang akhirnya lolos meraih medali emas U16 catur Blitz Individual. Sedangkan perak diraih oleh pecatur andalan Kazakhstan, Malygin Vladislav, yang meraih perak individual. Untuk kelompok U18 Open, individual, Indonesia harus puas merah medali perunggu, lewat pecatur pelatnas Zacky Diaulhaq. Pada babak terakhir, Zacky gagal menahan gempuran pecatur Mongolia Itgelt Khuyagtsogt yang akhirnya meloloskan duo Mongol ini meraih medali emas dan perak di nomor individual U16. Sedangkan Zacky harus puas dengan medali perunggu, kendati sejak awal dia memimpin klasemen sampai 5 babak. Medali perunggu juga diraih, Liuviann Cecilia Natalie yang tampil di nomor individual G16. Livi yang sempat menyodok ke puncak papan setelah menaklukkan pecatur Vietnam, namun akhirnya tersungkur oleh pecatur India WFM Bhagyashree Patil yang akhirnya meraih medali emas. Sementara itu, Vietnam tampil sebagai juara umum AYCC di nomor catur standard, yang berakhir, Jumat (21/10) malam. Vietnam tampi sebagai juara umum di nomor catur standard dengan perolehan 5 medali emas, 5 perak, 1 perunggu, disusul India 3 emas, 3 perak, 4 perunggu, dan Iran di urutan ke tiga 1 emas, 1 perak, 1 perunggu. AYCC ditutup secara resmi oleh Hisham Al Taher, General Secretary dari Asian Chess Federation. Meski Indonesia belum berhasil berada di posisi tiga besar, namun Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto merasa bangga dengan perjuangan para pecatur junior Indonesia. “Penyelenggaraan turnamen seperti ini untuk meletakan fundamental bagi para pecatur kita kedepannya. Kalau berbicara catur untuk kawasan Asia, persaingannya cukup berat. Kita harus memberikan peluang pemain junior kita berani menghadapi para petarung hebat dari luar,” ujarnya. Disampaikan Utut, Asia memiliki banyak atlet sangat kuat, bila tidak dimulai dari sekarang memberikan pelatihan yang baik, kesempatan pertandingan, dan membuat evaluasi terus-menerus, maka Indonesia akan tertinggal. “Siklus 3 hal tersebut harus kita lakukan terus menerus, jangan sampai terputus. Contohnya penyelenggaraan turnamen AYCC ini,” tandasnya. Secara keseluruhan pada ajang AYCC 2022, Indonesia mengumpulkan total 4 medali emas, 12 medali perak, dan 18 medali perunggu. Perolehan medali tersebut, masing-masing diraih dari nomor rapid dengan 1 medali emas, 4 perak dan 5 perunggu. Kemudian tambahan 5 medali perak dan 3 perunggu dari nomor catur standard. Sementara di catur kilat, Indonesia meraih hasil menggembirakan dengan torehan 3 medali emas, 3 perak, dan 10 perunggu.

Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, Agar Bibit Baru Terus Tumbuh

Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, agar Bibit Baru Terus Tumbuh

Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) terus mempersiapkan diri jelang digelarnya Kejuaraan Dunia Wushu Junior pada Desember 2022. Apalagi ini juga menjadi ajang yang juga penting untuk pembinaan calon atlet-atlet berprestasi. Kejuaraan Dunia Wushu Junior akan diselenggarakan di ICE BSD Tangerang pada 2-11 Desember 2022 mendatang. Ajang itu rencananya akan diikuti atlet dari 70 negara. Indonesia sendiri menurunkan 28 atlet terbaiknya. Mereka diharapkan merebut empat medali emas sesuai dengan target yang dicanangkan oleh Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI). Ketua PB WI Airlangga Hartarto mengatakan ajang ini sebagai bagian dari upaya peningkatan prestasi wushu dengan tujuan ke depan, yaitu Olimpiade. “Pemahaman terhadap pembinaan olahraga yang berjenjang dan berkesinambungan, program regenerasi atlet, dan peningkatan kualitas pelatih menjadi prioritas dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan prestasi wushu di masa yang akan datang,” kata Airlangga Hartarto dalam ketetangan tertulisnya, Jumat (21/10/2022). “PB Wushu Indonesia senantiasa memberikan perhatian yang seimbang, antara atlet senior dan atlet junior. Pembinaan atlet junior merupakan jaminan akan terwujudnya pencapaian prestasi dunia yang berkesinambungan,” imbuh Airlangga. Sejauh ini, Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto sendiri disebut cukup sukses memunculkan bibit-bibit atlet usia muda di Tanah Air. Hal itu tak lepas dari banyaknya stok atlet junior potensial yang dapat diterjunkan menghadapi single dan multievent. Mereka muncul dari sasana-sasana di Indonesia yang mengikuti berbagai kejuaraan yang diselenggarakan PB WI. “Apa yang telah dibangun Pak Airlangga Hartarto itu bukan hanya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) tetapi juga menyambut wushu yang akan dipertandingkan pada Olimpiade 2032,” kata Ketua Pengprov WI DKI Jakarta, Gunawan Tjokro, yang juga Direktur Eksekutif 8th World Junior Wushu Championship 2022. Tercatat selama beberapa tahun terakhir, atlet wushu Indonesia meraih banyak prestasi pada ajang internasional. Mulai dari SEA Games 2017 di Malaysia, Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, SEA Games 2019 Filipina dan SEA Games 2021 Vietnam. Berkat motivasi yang diberikan oleh Airlangga, tim wushu Indonesia berhasil membawa pulang 3 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu di Kuala Lumpur. Begitu pun tahun berikutnya, 2018, berbagai prestasi berhasil diciptakan. Mulai dari Moscow Wushu Stars, Rusia (3 emas, 2 perak, 1 perunggu), The 7th World Junior Championship, Brazil (2 emas, 10 perak, 7 perunggu) hingga Asian Games 2018 Jakarta – Palembang. Kemudian kejuaraan bertajuk The 15th World Wushu Championship di Shanghai, China, 17-24 Oktober 2019. Tim wushu Merah Putih mampu membawa pulang 3 emas dan 1 perunggu. Begitu pula saat Festival Wushu bertajuk The 5th China – Asean Wushu Festival 2019. Atlet Indonesia sukses meraih 4 emas, 1 perak dan 7 perunggu. Kemudian pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina, Indonesia meraih 9 medali. Rinciannya, 2 emas, 5 perak dan 2 perunggu. Pada Kejuaraan Dunia Wushu 2019 di China, Indonesia juga patut berbangga karena mampu membawa pulang 3 medali emas dan 1 perunggu. Ini semua tak lepas dari terus bergulirnya kejuaraan dan regenerasi berjalan dengan baik. Di SEA Games 2021 Vietnam, wushu Indonesia juga berhasil memenuhi target pemerintah dengan sumbangan 3 emas, 9 perak dan 3 perunggu.

Kalah Tipis Indonesia Harus Relakan Piala Suhandinata 2022

Santander, 21 Oktober 2022 Garuda Muda akhirnya harus rela melepas Piala Suhandinata 2022 kepada Chinese Taipei setelah kalah tipis dengan skor 2-3. Indonesia tertinggal 0-2 terlebih dahulu usai Zaidan Arrafi Nabawi/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (ganda campuran) dan Muhammad Reza Al Fajri (tunggal putra) mengalami kekalahan. Indonesia membalas dengan kemenangan Mutiara Ayu Puspitasari (tunggal putri) di partai ketiga. Lalu, Muh Putra Erwiansyah/Muhammad Rayhan Nur Fadillah (ganda putra) yang turun di partai keempat sukses menundukkan Huang Jui-Hsuan/Tsai Fu Cheng dua gim langsung 21-14, 21-13. “Pastinya tegang saat masuk lapangan. Karena ini pertandingan yang harus kita menangkan. Tapi tadi kita coba percaya sama kemampuan kita, alhamdulillah bisa menang,” ucap Putra. “Kunci kemenangan hari ini kurang lebih sama dengan kemarin. Kita coba memaksa lawan mengikuti pola permainan kami. Kami juga coba konsisten dengan pola no lob menyerang. Tidak boleh tergoda adu power. Power mereka lebih besar,” jelas Rayhan. Asa Garuda Muda melaju ke babak final kembali muncul saat kedudukan menjadi sama kuat 2-2. Tapi sayang wakil ganda putri Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari gagal menjalankan tugasnya. Rachel/Trias harus mengakui keunggulan Nicole Gonzales Chan/Yang Chu Yun lewat pertarungan rubber game 21-13, 16-21, 13-21. Pelatih ganda putri Enroe Suryanto mengungkapkan faktor Rachel/Trias tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. “Di gim pertama sebetulnya Rachel/Trias sudah bagus dan benar mainnya. Baik secara pola maupun mental,” kata Enroe. “Di gim kedua, lawan mengubah pola dan mereka tidak siap dengan perubahan itu,” tambah Enroe. Lebih lanjut, Enroe mengatakan di gim ketiga Rachel/Trias bermain di bawah tekanan. “Di gim ketiga lawan semakin percaya diri dan rapat permainannya, sementara Rachel/Trias tidak bisa keluar dari tekanan. Bermain terlalu terburu-buru,” ujar Enroe. Di partai final hari Sabtu (22/10) besok, Chinese Taipei akan menghadapi Korea. Korea sendiri melaju ke final usai mengalahkan Jepang dengan skor telak 3-0. Berikut hasil pertandingan Indonesia vs Chinese Taipei. Ganda Campuran: Zaidan Arrafi Nabawi/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Ting Yen-Chen/Yang Chu Yun 21-15, 11-21, 19-21 Tunggal Putra: Muhammad Reza Al Fajri vs Kuo Kuan Lin 21-18, 12-21, 18-21 Tunggal Putri: Mutiara Ayu Puspitasari vs Ruo Hsuan Ko 15-21, 21-15, 21-13 Ganda Putra: Muh Putra Erwiansyah/Muhammad Rayhan Nur Fadillah vs Huang Jui-Hsuan/Tsai Fu Cheng 21-14, 21-13 Ganda Putri: Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari vs Nicole Gonzales Chan/ Yang Chu Yun 21-13, 16-21, 13-21 Sumber: PBSI

Tundukkan China Tim Junior Indonesia Melesat ke Semifinal Piala Suhandinata 2022

Tim junior Indonesia melangkah ke babak semifinal Piala Suhandinata 2022 setelah menundukkan China dengan skor 3-1 di babak perempatfinal. Kemenangan Indonesia ditentukan oleh ganda putra Muh Putra Erwiansyah/Muhammad Rayhan Nur Fadillah usai mengalahkan Xu Hua Ju/Zhu Yi Jun dua gim langsung 21-17, 21-14 di Palacio de Deportes de Santander, Santander hari Kamis (20/10). “Alhamdulillah bisa menjadi penentu tim Indonesia ke semifinal. Tadi sempat tegang juga, soalnya kita tidak tahu permainan mereka seperti apa. Mereka baru main di sini,” ucap Putra. “Setelah pertandingan dimulai, kita coba ambil inisiatif permainan. Memaksa mereka masuk ke pola kita,” tambah Rayhan. “Senang pastinya tapi masih ada pertandingan besok jadi harus tambah semangatnya lagi. Bukan kita saja tapi untuk semua tim,” ujar Putra. “Laga ini kata orang layaknya final jadi kita bersyukur bisa melewatinya. Terima kasih untuk semua tim yang sudah memberikan yang terbaik,” ungkap Rayhan. Di babak semifinal Indonesia akan ditantang Chinese Taipei. Chinese Taipei melaju ke semifinal usai menaklukkan Inggris 3-0. Berikut hasil pertandingan Indonesia vs China. Ganda Campuran: Rafli Ramanda/Az-Zahra Putri Dania vs Zhu Yi Jun/Liu Sheng Su 13-21, 15-21 Tunggal Putra: Alwi Farhan vs Zhu Xuan Chen 21-16, 21-16 Tunggal Putri: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Zhang Xin Ran 21-7, 21-10 Ganda Putra: Muh Putra Erwiansyah/Muhammad Rayhan Nur Fadillah vs Xu Hua Yu/Zhu Yi Jun 21-17, 21-14 Ganda Putri: Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari vs Liu Sheng Su/Wang Ting Ge Tidak Dimainkan Sumber: PBSI

PSSI dan Kemendikbudristek Gelar Gala Siswa Indonesia 2022

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia bersama dengan PSSI membuka Gala Siswa Indonesia jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2022. Kegiatan yang diikuti 102 pemain dari enam tim akan berlangsung dari tanggal 18 hingga 31 Oktober 2022 di kabupaten Bogor. Enam tim tersebut adalah Bima FC, Sriwijaya FC, Majapahit FC, Malaka FC, Tidore FC dan Kutai FC. Setiap tim, diisi oleh 17 pemain. GSI merupakan kerja sama Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 2017. Kegiatan ini menurut menteri Kemendikbudristek Nadiem Makarim adalah upaya perbaikan pendidikan generasi bangsa Indonesia yang lebih baik. “Kegiatan ini juga untuk memilih bibit-bibit unggul yang mampu bersaing dikancah Internasional. Kami berharap, Gala Siswa Indonesia dapat membantu dalam memajukan pesepakbolaan Indonesia agar lebih maju dan unggul. Tetap berprestasi dan memiliki karakter unggul. Selamat berkompetisi,” lanjutnya. Sementara itu Yunus Nusi yang mewakili PSSI mengucapkan terimakasih kepada Kemendikbudristek yang bisa menyelenggarakan GSI ditengah-tengah pandemik Covid-19, tahun lalu di Bandung “Anak-anak kita, dari Sabang sampai Merauke diberikan kesehatan dan kesempatan oleh Kemendikbudristek. Dalam kesempatan ini pula saya sekali lagi menyampaikan turut berkabung atas tragedi Kanjuruhan. Ini merupakan pelajaran berharga bagi kami di PSSI, mudah-mudahan ini menjadi hikmah yang terbaik bagi sepak bola agar ke depan hal-hal ini tidak terjadi lagi,” katanya. Sumber: PSSI

Fokus Skill Dasar dan Performa, Garuda Nusantara Terus Berproses

Fokus Skill Dasar dan Performa, Garuda Nusantara Terus Berproses

Tim U-20 Indonesia saat ini sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Turki. TC di kota Antalya ini dimulai sejak Minggu (16/10), dan akan rampung pada 5 November mendatang. Selama TC di Turki, pelatih Shin Tae-yong akan memperbaiki skill dan performa Marselino Ferdinan dan kawan-kawan. Apalagi, lapangan tempat latihan Garuda Nusantara begitu mumpuni. “Lapangan sangat baik kondisinya, dan juga akan fokus pada skill dasar dan performa pemain,” ujar Shin Tae-yong seusai latihan di lapangan Kempinski Hotel Football, Antalya. Pelatih asal Korea Selatan ini lantas mengungkapkan kondisi anak asuhnya selama beberapa hari TC di Turki. Ia juga menyebut pasukannya sudah tampil all out selama TC. “Kondisi baik-baik saja pemain, dan bekerja keras dalam latihan,” kata Shin Tae-yong. Terkait cuaca di Turki, pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 ini menegaskan tidak ada kendala. Sebab, suhu di sana cukup bagus. “Cuaca tidak ada masalah sama sekali. Cuaca sangat-sangat baik karena suhunya di antara 20 derajat. Itu sangat baik buat latihan,” tutup Shin Tae-yong. Setelah TC di Turki, Indonesia U-20 akan melanjutkan TC di Spanyol. TC di Negeri Matador bakal berlangsung sampai 4 Desember 2022.