12 pemain Indonesia hadapi pada pra-kualifikasi FIBA Asia Cup 2029

Pebasket timnas u18 Indonesia

Tim nasional bola basket putra Indonesia membawa 12 pemain untuk menghadapi ajang FIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1 di Seremban, Malaysia, yang akan berlangsung pada 28-31 Agustus 2026. Sebanyak 12 pemain tersebut dipilih setelah menjalani rangkaian pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi tiga pertandingan pada babak pra-kualifikasi tersebut. Berdasarkan daftar yang diumumkan Timnas Basket Indonesia melalui akun Instagram resminya, Selasa, enam pemain yang sudah beberapa kali memperkuat timnas dalam pertandingan dan turnamen resmi FIBA menjadi bagian dari skuad, yakni Yudha Saputera, Reza Guntara, Ali Bagir, Hendrick Yonga, Pandu Wiguna, dan Kelvin Sanjaya. Selain itu, Rio Disi kembali dipercaya memperkuat timnas senior setelah menjalani debut pada 2025. Pemain yang menyandang predikat MVP lokal IBL tersebut akan menjadi salah satu opsi Indonesia dalam menghadapi persaingan di Grup FIBA Asia Cup 2029 Pre-Qualifiers Round 1. Empat pemain lainnya, yakni Antoni Erga, Argus Sanyudy, Fhirdan Guntara, dan Dame Diagne, akan menjalani debut bersama timnas senior Indonesia dalam pertandingan resmi FIBA. Sementara itu, Anthony Beane Jr. melengkapi komposisi tim sebagai pemain naturalisasi. Indonesia akan memulai perjuangan dengan menghadapi Singapura pada Jumat (28/8) pukul 15.00 waktu setempat di Karisma Arena, Seremban. Selanjutnya, tim Merah Putih bertemu Hong Kong pada Sabtu (30/8) pukul 15.00, sebelum menutup rangkaian pertandingan melawan tuan rumah Malaysia pada Minggu (31/8) pukul 18.00. Keikutsertaan pada ajang tersebut menjadi bagian dari agenda internasional timnas bola basket putra Indonesia sebelum menghadapi Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang. Sebelumnya, Managing Director Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi, Jeremy Imanuel Santoso mengatakan Indonesia menargetkan lolos dari fase penyisihan grup Asian Games 2026 meski berada satu grup dengan tim-tim kuat seperti Jepang, Korea Selatan, dan Arab Saudi. Indonesia dijadwalkan tampil pada cabang olahraga bola basket 5×5 putra Asian Games 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.

Pontianak IC 2026 Siap Hadirkan Persaingan Sengit

Konferensi Pers Polytron Pontianak Internatonal Challenge 2026

Kota Pontanak bersiap menjadi tuan rumah ajang bulutangkis internasional. Polytron Pontianak Internatonal Challenge 2026 sudah mulai berlanagsung hari ini, Selasa (25/8) di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Kejuaraan ini merupakan kolaborasi antara Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dan Pengprov PBSI Kalimantan Barat, serta mendapat dukungan penuh dari Polytron sebagai sponsor utama. Turnamen ini merupakan bagian dari kalender resmi Badminton World Federa6on (BWF) dengan kategori Interna6onal Challenge dan menyediakan total hadiah sebesar US$20.000. Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak International Challenge 2026, Yuni Kartika, mengatakan bahwa turnamen ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak sekaligus wujud komitmen untuk menghadirkan kompetisi internasional di daerah. “Kami merasa bangga dan bersyukur Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan bulutangkis internasional yang masuk dalam kalender BWF. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet untuk berkompetisi, mengembangkan kemampuan, dan mengumpulkan poin peringkat dunia, tetapi juga kami harapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan lahirnya talenta-talenta baru yang kelak mampu bersinar di panggung bulutangkis dunia. Di sisi lain, kami berharap penyelenggaraan turnamen ini memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong perkembangan olahraga, pariwisata, dan perekonomian daerah, sekaligus memperkenalkan kota Pontianak,” ujar Yuni Persaingan Polytron Pontanak Internatonal Challenge 2026 dipastikan berlangsung menarik dengan kehadiran peserta dari 17 negara. Selain Indonesia sebagai tuan rumah, peserta dari negara lain adalah Chinese Taipei, India, Malaysia, Thailand, Australia, Brunei Darussalam, Korea, Selandia Baru,Inggris, Jepang, Slovakia, Singapura, Kanada, Amerika Serikat, Prancis dan Portugal. Dari data peserta, Indonesia menjadi negara dengan jumlah entri terbanyak, disusul India, Chinese Taipei, Malaysia, Thailand dan Singapura. Kehadiran pemain dari berbagai negara diharapkan menghadirkan persaingan kompe66f sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang berharga bagi para atlet Indonesia. Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Barat Joko Sularso, S.H., mengatakan penyelenggaraan turnamen internasional ini juga menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga bertaraf internasional. “Penyelenggaraan Polytron Pontianak International Challenge 2026 dan POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026 menjadi momentum penting bagi Kalimantan Barat untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah kejuaraan bulutangkis bertaraf internasional. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan tamu dari berbagai negara merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan Pontianak dan Kalimantan Barat kepada dunia. Kami berharap kedua turnamen ini dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses, sekaligus memberikan manfaat bagi perkembangan bulutangkis serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan memberikan dukungan dalam mewujudkan penyelenggaraan dua ajang internasional ini,” kata Joko Persaingan juga semakin menarik dengan tampilnya sejumlah wakil andalan Indonesia. Mereka akan memanfaatkan turnamen ini untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengumpulkan poin ranking BWF. Di sektor tunggal putra, Indonesia akan menurunkan Richie Duta Richardo, Bismo Raya Oktora, Dendi Triansyah, Chris6an Adinata, dan Chico Aura Dwi Wardoyo. Sementara itu di sektor tunggal putri, Chiara Marvella Handoyo dan Dalila Aghnia Puteri. Pada sektor ganda putra, Indonesia akan diperkuat pasangan Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino, Dexter Farrell/Anselmus Breagit Fredy Prasetya, serta Pulung Ramadhan/Wahyu Agung Prasetyo dan sektor ganda putri diwakili Si6 Sarah Azzahra/Velisha Chris6na, Ester Nurumi Tri Wardoyo/Lanny Tria Mayasari, Halifia Usni Pra6wi/Selsi Josika. Sementara itu, pada sektor ganda campuran, Indonesia akan menurunkan Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Nahya Muhyifa, serta Verrell Yus6n Mulia/Bernadine Anindiya Wardana. Kehadiran para wakil Indonesia tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Pon6anak. Penonton 6dak hanya dapat menyaksikan persaingan pemain dari berbagai negara, tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada para wakil Indonesia yang tampil di hadapan publik tuan rumah. Bagi PP PBSI, penyelenggaraan turnamen internasional di Pon6anak menjadi bagian dari komitmen untuk memperluas kompe6si berkualitas ke berbagai daerah sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain Indonesia untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional. Kehadiran para pemain dari berbagai negara juga diharapkan dapat memberikan atmosfer kompe6si internasional bagi masyarakat Kalimantan Barat, sekaligus menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda di daerah untuk terus berkembang dan mengejar prestasi di 6ngkat nasional maupun internasional. Dukungan Polytron sebagai sponsor utama menjadi bagian penting dalam menghadirkan turnamen ini. Keterlibatan Polytron merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Kenny Meigar, Public Relations Manager Polytron menegaskan komitmen Polytron untuk terus mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya bulutangkis, sekaligus memberikan ruang bagi para atlet Indonesia untuk terus berkembang dan mengukir prestasi di panggung internasional. “Dukungan kami terhadap Polytron Pontianak International Challenge 2026 merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Kami berharap kehadiran Polytron dapat memberikan dukungan positif bagi para atlet sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk terus melangkah dan menciptakan kebanggaan bagi Indonesia. Karena kebanggaan tidak hanya lahir dari podium, tetapi juga dari setiap langkah dan perjuangan untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri,” ujar Kenny. Selain menghadirkan pertandingan berkualitas, masyarakat Pon6anak dan sekitarnya juga dapat menyaksikan langsung aksi para pebulutangkis internasional dengan harga 6ket yang terjangkau. Tiket Polytron Pon6anak Interna6onal Challenge 2026 dibanderol dengan harga yang sama dari babak awal hingga babak final dengan harga Rp20.000, dan se6ap pembelian 6ket akan mendapatkan voucher makanan dan minuman senilai Rp10.000. Tiket dapat dibeli melalui tiket.com dan juga pembelian langsung di Tiket Box GOR Terpadu A Yani yang akan dibuka 120 menit (2 jam) sebelum pertandingan dimulai. Dengan harga tiket yang ekonomis, penyelenggara berharap antusiasme penonton untuk hadir langsung di GOR Terpadu Ahmad Yani semakin tinggi. Dukungan penonton dari tribun diharapkan turut menciptakan atmosfer pertandingan yang meriah sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat Pontianak dalam menyaksikan pertandingan bulutangkis internasional secara langsung. Sementara itu, untuk para pecinta bulutangkis yang tidak dapat hadir untuk menyaksikan langsung pertandingan bulutangkis di GOR Terpadu Ahmad Yani tetap dapat mengikuti keseruan Polytron Pontianak International Challenge 2026 melalui siaran langsung di iNews TV yang akan ditayangkan pada hari Sabtu, 29 Agustus (semifinal) dan Minggu, 30 Agustus (final mulai pukul 13.00 WIB.

PBPI Gelar Kejuaraan Padel Internasional Pertama di Bali

FIP Silver & FIP Promises Bali

Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) merampungkan gelaran FIP Silver dan FIP Promises Bali di Island Sports, Bali. Ajang ini menandai kali pertama turnamen level FIP Silver diselenggarakan di Indonesia untuk memperkuat ekosistem olahraga padel nasional. Sebanyak 238 atlet dari 32 negara berpartisipasi dalam ajang senior FIP Silver, seperti dilaporkan Detik Sport. Para peserta berasal dari berbagai negara dunia, termasuk Spanyol, Italia, Argentina, Portugal, Singapura, Jepang, Jerman, Brasil, Inggris, dan Thailand. Pasangan Marcos Gonzalez Blanco dari Spanyol dan Martin Abud sukses mengamankan gelar juara pada kategori putra. Sementara itu, gelar juara kategori putri diraih oleh pasangan asal Spanyol, Carla Fernandez Gonzalez dan Nerea Guerra Santana. Selain kategori senior, PBPI juga menggelar turnamen kelompok usia FIP Promises Bali sebagai langkah pembinaan atlet muda. Kompetisi tersebut diikuti oleh 276 atlet muda dari 10 negara, seperti Amerika Serikat, Malaysia, Italia, Inggris, Kazakhstan, Prancis, Rusia, Singapura, Kuwait, dan Jerman. Penyelenggaraan dua ajang ini menjadi strategi PBPI dalam memberikan pengalaman tanding internasional bagi atlet lokal sejak dini sekaligus membuka jalur kompetisi berkelanjutan dari tingkat junior hingga senior.

Bilal Hasan Menuju Panggung UFC

Bilal Hasan

Penggemar Ultimate Fighting Championship (UFC) boleh bangga. Sebab, Indonesia resmi punya wakil lagi di sana. Namanya Bilal Hasan. Bilal Hasan adalah petarung bela diri campuran (MMA) kelahiran Oahu, Hawaii, dari orang tua asal Jakarta. Pria yang memiliki julukan The Indo Ninja ini memulai kiprah profesionalnya pada Desember 2022 setelah sebelumnya mencatatkan rekor ciamik dan tak terkalahkan selama berkarier di level amatir. Salah satu pencapaiannya yang paling menonjol adalah saat dirinya sukses merebut sabuk gelar juara kelas ringan di kompetisi Cage Fury Fighting Championship (CFFC) pada September 2024. Kini, Bilal Hasan bersiap melakukan penampilan perdana di panggung bergengsi UFC Shanghai pada Sabtu (29/08/2026) mendatang. Ia resmi mendapatkan kontrak bertarung setelah tampil memukau di Dana White’s Contender Series (DWCS) Season 10 di Las Vegas, Amerika Serikat, di mana ia mengalahkan petarung asal India, Mridul Saikia. Kemenangan Bilal Hasan atas Mridul Saikia juga jadi pembicaraan lantaran didapat dengan cara yang ciamik. Atlet berusia 25 tahun tersebut memastikan kemenangan TKO spektakuler hanya dalam waktu 45 detik. Dengan pukulan lurus kanan yang akurat, Mridul Saikia pun tak berkutik di hadapannya. “Indonesia, terima kasih buat semua dukungannya. Alhamdulillah menang malam ini, insya Allah kita segera bertanding secepatnya,” kata Bilal. Nantinya, Bilal Hasan akan menghadapi Nilson Rojas di UFC Shanghai. Sudah pasti, pertarungan itu tidak akan mudah karena sang lawan mengantongi rekor impresif sembilan kemenangan beruntun tanpa satu pun kekalahan sepanjang karier profesionalnya. Bilal Hasan sekaligus membuat Indonesia kembali punya wakil di UFC setelah Jeka Saragih. Sebagaimana diketahui, Jeka Saragih adalah petarung pertama dari Indonesia yang berhasil mendapatkan kontrak resmi UFC dan mencatatkan rekor satu kali menang serta tiga kali kalah. Menariknya lagi, Bilal Hasan tidak hanya dipuji oleh publik Indonesia saja atas keberhasilannya melenggang ke panggung UFC. Dari luar negeri, pujian untuknya juga berdatangan. Adalah Presiden UFC, Dana White, yang memuji Bilal Hasan dengan mengaku bahwa ia sangat terkesan dengan talenta serta kepercayaan diri tinggi dari sang petarung. White menilai Bilal yang datang membawa ekspektasi besar telah berhasil membuktikan kemampuan terbaiknya di atas oktagon. “Dia datang dengan hype yang luar biasa, benar-benar membuktikan itu,” ucap White. Ia kini dijadwalkan untuk langsung menghadapi atlet tangguh asal Peru, Nilson Rojas, dalam pertarungan debutnya. Selain White, pujian juga datang dari legenda UFC, Henry Cejudo. Pujian itu diberikan karena Cejudo menilai Bilal Hasan tampil sangat baik di DWCS. “Kalian akan mengingat nama ini karena dia hanya butuh 45 detik untuk mengalahkan lawannya. Saya berbicara tentang Bilal Hasan,” ucap Cejudo melalui profil Instagram miliknya.

Pesan Sultan Untuk Peserta Piala Raja 2026

Sri Sultan & Pengda Perbasi DIY

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mendorong atlet muda yang akan berlaga dalam Piala Raja Lancar Basketball Event 2026 memiliki mental bertanding yang kuat. Pesan “Aku Iso” atau aku bisa disampaikan Sri Sultan sebagai motivasi agar para atlet tidak mudah menyerah sebelum pertandingan dimulai. Selain mental bertanding, Sri Sultan menekankan pentingnya sportivitas dan unggah-ungguh sebagai bagian dari karakter generasi muda dalam kompetisi olahraga. Pesan tersebut disampaikan Sri Sultan saat menerima Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) DIY dan panitia Lancar Basketball Event (LBE) Piala Raja 2026, Senin, 24 Agustus 2026, di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Piala Raja Lancar Basketball Event 2026 dijadwalkan berlangsung pada 5–15 November 2026 dan melibatkan atlet dari kalangan pelajar. Sri Sultan berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung sukses dengan pengawasan serta pelaksanaan yang profesional. “Jadi kami tadi sudah berdialog ya saya harapkan nanti tanggal 5 November itu untuk pertandingan basket se-DIY dan sekitarnya ini sukses adanya bagaimana harapan saya. Karena ini juga melibatkan pelajar dan sebagainya, bagaimana pengawasan dalam pertandingan, dalam pelaksanaan, ya hati-hati karena banyak anak-anak sehingga secara profesional bagaimana di-maintainnya ini dengan baik,” ujar Sri Sultan. Menurut Sri Sultan, kompetisi olahraga juga harus menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat. Nilai sportivitas, katanya, perlu ditanamkan baik di lingkungan sekolah maupun klub olahraga. “Saya kira nilai-nilai itu memang harus mewarnai. Tergantung sekolah itu sendiri atau kalau di luar sekolah ya klub itu sendiri, bagaimana yang namanya berolahraga, sportivitas, pendidikan itu wajib dan sebagainya. Kita berharap proporsional, dalam arti punya kewajiban yang sama untuk membangun sportivitas sebagai karakter generasi muda,” kata Sri Sultan. Diikuti Pelajar SD-SMP Sekretaris Umum Perbasi DIY Andi Hirawan mengatakan, Piala Raja merupakan kompetisi bola basket yang diperuntukkan bagi pelajar tingkat SD dan SMP. Selain tim dari DIY, panitia juga mengundang peserta dari sejumlah provinsi di sekitar Yogyakarta. “Dengan adanya LBE, Lancar Basketball Event itu menyelenggarakan kejuaraan antara SD-SMP, khususnya di tanggal 5 November 2026, awal mulai start-nya. Di mana undangan yang kita berikan itu adalah prioritas memang untuk DIY, tapi kita juga mengundang kiri-kanan provinsi kita. Sehingga ini akan lebih meriah,” ujar Andi. Andi menjelaskan, penggunaan nama Piala Raja Hamengku Buwono sekaligus membawa pesan edukasi mengenai Yogyakarta. Dalam pertemuan dengan Sri Sultan, persoalan mental bertanding atlet muda turut menjadi perhatian. Menurutnya, atlet tidak boleh merasa kalah sebelum memasuki arena pertandingan. Karena itu, pesan “Aku Iso” dinilai relevan untuk menjadi semangat dalam kompetisi tersebut. “Kadang itu atlet-atlet kita itu belum tanding sudah kalah. Makanya beliau mengatakan, ‘Yo ora entuk ngono. Yo seko awal ki kudu aku iso.’ Nah akhirnya slogan beliau tadi mengatakan ‘Aku Iso’ mungkin akan kita pakai untuk tagline di event ini,” kata Andi. Sementara itu, Penanggung Jawab Piala Raja Lancar Basketball Event, Okky Liguna mengatakan, turnamen tersebut menjadi penyelenggaraan perdana LBE dan akan berlangsung di Lancar Arena, Janti. “Ini pertama kali digelar. Dan Alhamdulillahnya Ngarsa Dalem sangat support, sangat mendukung. Kami sangat senang sekali, bersyukur dengan kedatangan kami ini, event Piala Raja, Ngarsa Dalem sangat-sangat antusias,” ujar Okky. Okky menambahkan, dukungan Sri Sultan menjadi motivasi bagi panitia untuk menghadirkan kompetisi yang tidak hanya mengedepankan kemampuan teknis, tetapi juga sportivitas dan unggah-ungguh. Ia menilai pesan “Aku Iso” penting untuk membangun kepercayaan diri atlet muda agar berani menghadapi pertandingan dan tidak menyerah sebelum berjuang. “Beliau lebih menekankan dengan mentalnya sih. Sebenernya mental atlet-atlet DIY dan sekitarnya jangan kalah sebelum bertanding. Seperti Bapak Andi sampaikan. Aku iso,” kata Okky.

AQUA Dukung Pembinaan Atlet Muda Bulu Tangkis

AQUA Cup Badminton Solo 2026

Sebanyak 219 atlet bulutangkis unjuk gigi dalam ajang AQUA Cup Badminton Solo 2026 yang berlangsung di Atrium The Park Mall Solo pada 22-26 Agustus 2026. Turnamen ini digelar sebagai langkah mendukung pembinaan atlet muda melalui paduan olahraga, teknologi, dan gaya hidup, seperti dilansir dari Detik Sport. Ajang kompetisi kelompok usia ini menghadirkan atmosfer berbeda karena ditempatkan di dalam pusat perbelanjaan. Langkah tersebut diambil agar masyarakat umum yang sedang berbelanja atau berkunjung bersama keluarga dapat ikut menyaksikan pertandingan secara langsung. Secara keseluruhan, turnamen mempertandingkan tujuh nomor kompetisi yang mencakup kategori anak-anak hingga ganda putra dewasa. Kelompok usia yang berlaga terdiri dari Tunggal Putri Anak (2014-2016), Tunggal Putra Anak Usia Utama (2014), Tunggal Putra Anak Usia Madya (2015), Tunggal Putra Anak Usia Dini Utama (2016), Tunggal Putra Anak Usia Dini Madya (2017), Tunggal Putra Pra Usia Dini, dan Ganda Putra Dewasa. Head of Marketing AQUA Elektronik, Yazid, menegaskan komitmen penyelenggara dalam menghadirkan konsep baru dalam kejuaraan ini. “AQUA Cup Badminton Solo 2026 kami hadirkan bukan hanya sebagai turnamen, tetapi sebagai pengalaman yang mempertemukan olahraga, komunitas, dan gaya hidup,” kata Head of Marketing AQUA Elektronik, Yazid. Ia menambahkan bahwa pemilihan lokasi mal bertujuan mendekatkan inovasi produk kepada masyarakat di tengah persaingan olahraga. “Kami ingin peserta maupun pengunjung dapat menikmati atmosfer kompetisi sekaligus mengenal lebih dekat inovasi AQUA Elektronik yang dirancang untuk memberikan kemudahan dan pengalaman yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari,” sambung Yazid. Yazid menilai kompetisi ini menjadi sarana positif dalam mematangkan mentalitas para pemain muda. “Kami percaya olahraga memiliki kekuatan untuk membentuk karakter sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang. Melalui AQUA Cup Badminton Solo 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman kompetisi yang positif, sehingga para peserta dapat belajar menikmati proses, membangun kepercayaan diri, dan terus mengembangkan potensi mereka di dunia olahraga,” ujar Yazid. Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah Basri Yusuf, Ketua Pengkot PBSI Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Ketua Umum PMS Sumartono Hadinoto, serta jajaran manajemen Haier dan AQUA Elektronik. Dukungan juga datang dari kalangan pengusaha lokal yang melihat potensi besar dari antusiasme masyarakat Surakarta terhadap cabang olahraga ini. “Bulu tangkis memiliki basis komunitas yang kuat di Solo dan sekitarnya, sehingga kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk membangun interaksi positif dengan konsumen sekaligus memperkuat kehadiran AQUA Elektronik di tengah masyarakat Solo,” kata Owner Candi Elektronik, Ardian Ayat Santiko.

Pati Tuan Rumah Sirnas Tenis Junior, 100 Atlet Muda se-Indonesia Bertanding

Sirkuit Nasional Tenis Junior

Kabupaten Pati dipercaya menjadi tuan rumah Sirkuit Nasional Tenis Junior atau SIRNAS 2026. Ajang bergengsi tersebut berlangsung selama lima hari, mulai Senin (24/8/2026) hingga Jumat (28/8/2026). Direktur PT Eka Dharma Sukses, Rusdianto Eko Saputra, mengatakan turnamen ini diikuti sekitar 100 atlet junior dari berbagai daerah di Indonesia. “Ini untuk kelompok umur 8, 10, 12, 14, dan 16 tahun. Pesertanya campuran dari seluruh Indonesia karena ini kelasnya nasional,” ujar Rusdianto. Rusdianto menyebut peserta datang dari berbagai kota. Mulai dari Surabaya, Sukoharjo, Semarang, hingga Sumatera. “Total peserta keseluruhan sekitar 100 orang. Yang paling banyak ada di kelompok umur 10, 12, dan 14,” jelasnya. Dalam kompetisi ini, setiap kelompok umur akan memperebutkan juara 1, 2, dan 3. Para juara berhak atas piagam dan medali. “Tidak ada uang pembinaan, karena ini untuk junior. Jadi hadiahnya piagam dan medali,” katanya. Pembukaan turnamen ini turut ditinjau langsung Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. Ia mengapresiasi PT Eka Dharma Sukses yang memilih Pati sebagai lokasi penyelenggaraan kompetisi berskala nasional. “Tentunya ini pertandingan yang luar biasa diadakan di Kabupaten Pati. Terima kasih kepada PT Eka Dharma Sukses sudah menyelenggarakan turnamen tenis junior,” kata Chandra. Rusdianto berharap SIRNAS bisa menjadi wadah pencarian bibit atlet tenis junior, khususnya dari Kabupaten Pati. “Harapan saya, memang saya asli Pati. Saya ingin mencari bibit-bibit atlet tenis junior yang dari Pati,” ujarnya. Ia juga berharap event nasional ini dapat kembali digelar di Pati pada tahun-tahun mendatang. “Mudah-mudahan tahun-tahun ke depan kita bisa menggelar lagi seperti ini di Pati,” tegasnya. Dengan keikutsertaan ratusan petenis muda dari berbagai wilayah, SIRNAS 2026 di Pati diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus pengalaman bertanding bagi atlet-atlet junior.

Timnas U-17 Uji Coba Internasional Lawan Uzbekistan

Timnas Indonesia U-17

Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U-17 yang tengah mematangkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Skuad asuhan pelatih David Nascimento kembali menjalani dua pertandingan uji coba internasional, kali ini menghadapi Uzbekistan pada tanggal 24 dan 27 Agustus 2026. Dua laga uji coba tersebut akan berlangsung secara tertutup dan tidak disiarkan secara live di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Uji coba ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan tim sebelum mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 8-20 November 2026 mendatang. Pada bulan Juli lalu, Timnas U-17 juga menjalani dua laga uji coba internasional melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo. Saat itu, Garuda Muda imbang 1-1 di pertandingan pertama tanggal 4 Juli dan menang 3-0 pada pertandingan kedua tanggal 7 Juli. Pelatih David Nascimento membawa komposisi 24 pemain yang terdiri dari tiga penjaga gawang, sembilan pemain belakang, enam gelandang, dan enam penyerang. Pada posisi penjaga gawang terdapat Abdillah Ishak (Persija Jakarta), Muhammad Firlo Jony Prasetyo (Persis Solo), dan Syahdan Caesar El Fadhil (ASIOP). Sektor pertahanan diisi Allekay Kaisar Ramadhan dan Pradipta Arya Zidano (Asiana Soccer School), Faiz Hikmal Kurniawan (Diklat ISA), I Gede Kayana Artha Wiguna (Bali United), Muhamad Faiz Fathurahman dan Rasya Azfar Keandra (Bimba AIUEO SS), Puma Nandhito (Persija Jakarta), Ramadhan Putra Negara (Persebaya Surabaya), serta Raka Adrian Firmansyah (Asiana Soccer School). Untuk lini tengah, David memanggil Edsel Henrian Fatih dan Valdo Putra Pratama (Persija Jakarta), Haikal Kamil Ramadhan (Asiana Soccer School), I Dewa Gede Majesta Sandhiya (Bali United), serta Melki Alvando Caussy Yatipai dan Stenly Meyanu (Papua Football Academy). Sementara itu, lini depan dihuni Chico Jericho Yaranggga (ASIOP), Dhamar Try Kusuma (Asiana Soccer School), Dolvi Theofilus Bochrit Salossa dan Yance Glen Imbiri (Papua Football Academy), serta Dzaky Muhammad Azkar dan Ichiro Akbar Al Buchori (Bhayangkara Presisi). Dua pertandingan melawan Uzbekistan tidak fokus untuk mengejar hasil akhir, namun menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat sejauh mana pemahaman pemain terhadap game play yang dibangun, sekaligus mengevaluasi perkembangan individu di level pertandingan internasional. Menit bermain juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Dengan menghadapi lawan yang memiliki karakter permainan berbeda, para pemain mendapatkan pengalaman kompetitif yang dibutuhkan untuk berkembang, baik dari sisi teknis, taktis maupun mental. Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 menjadi target berikutnya bagi skuad Garuda Muda. Karena itu, rangkaian uji coba internasional sejak jauh hari menjadi kesempatan untuk membangun fondasi tim sekaligus memastikan para pemain memiliki pengalaman menghadapi tekanan dan intensitas pertandingan internasional. Berikut Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia U-17: Penjaga Gawang Abdillah Ishak – Persija Jakarta Muhammad Firlo Jony Prasetyo – Persis Solo Syahdan Caesar El Fadhil – ASIOP Belakang Allekay Kaisar Ramadhan – Asiana Soccer School Faiz Hikmal Kurniawan – Diklat ISA I Gede Kayana Artha Wiguna – Bali United Muhamad Faiz Fathurahman – Bimba AIUEO SS Pradipta Arya Zidano – Asiana Soccer School Puma Nandhito – Persija Jakarta Ramadhan Putra Negara – Persebaya Surabaya Rasya Azfar Keandra – Bimba AIUEO SS Raka Adrian Firmansyah – Asiana Soccer School Tengah Edsel Henrian Fatih – Persija Jakarta Haikal Kamil Ramadhan – Asiana Soccer School I Dewa Gede Majesta Sandhiya – Bali United Melki Alvando Caussy Yatipai – Papua Football Academy Stenly Meyanu – Papua Football Academy Valdo Putra Pratama – Persija Jakarta Depan Chico Jericho Yaranggga – ASIOP Dhamar Try Kusuma – Asiana Soccer School Dolvi Theofilus Bochrit Salossa – Papua Football Academy Dzaky Muhammad Azkar – Bhayangkara Presisi Ichiro Akbar Al Buchori – Bhayangkara Presisi Yance Glen Imbiri – Papua Football Academy

Laksamana Krido raih perunggu World Climbing Asia Youth Championship

Laksamana Krido Swarnabhumi

Atlet panjat tebing muda Indonesia, Laksamana Krido Swarnabhumi meraih medali perunggu pada nomor speed putra U17 dalam ajang World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 di Guiyang, China, Senin. Krido mengamankan podium ketiga setelah mencatatkan waktu 5,43 detik pada babak perebutan medali perunggu, sekaligus menjadi catatan waktu terbaik pribadinya. Hasil tersebut menjadi medali dan podium pertama bagi Krido dalam kiprahnya di kejuaraan panjat tebing tingkat Asia. Krido yang berasal dari Jawa Tengah mulai aktif berkompetisi sejak 2024. Sebelumnya, ia tampil pada IFSC Youth Asian Championships Jamshedpur 2024 dan turun pada nomor boulder serta lead. Tambahan perunggu dari Krido membuat Indonesia sementara mengoleksi dua medali pada World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026, yakni satu emas dan satu perunggu. Medali emas sebelumnya dipersembahkan Ardana Cikal Damarwulan pada nomor boulder putra U17. Sementara itu, Indonesia juga menurunkan dua atlet pada nomor speed putri U17, yakni Naura Jasmine Rayya Syafiqa dan Keyzia Queenme Candley Riwoe. Naura mengawali babak kualifikasi dengan menempati peringkat ketujuh setelah membukukan waktu 8,89 detik dan 7,833 detik, sementara Keyzia berada di posisi ke-10 dengan catatan 8,326 detik dan 8,516 detik. Pada babak perempat final, Naura mencatatkan waktu 7,84 detik, sementara Keyzia membukukan 8,55 detik. Keduanya belum mampu melaju ke babak perebutan medali. Kompetisi World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 masih menyisakan satu hari pertandingan dengan nomor speed relay putra dan putri untuk kelompok usia U17 dan U19. Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan 13 atlet muda untuk tampil pada kejuaraan tersebut. Kontingen Indonesia diperkuat enam atlet putra dan tujuh atlet putri yang bersaing pada kelompok usia U17 dan U19. Indonesia ambil bagian dalam 14 nomor dari total 16 nomor yang dipertandingkan. Kejuaraan tahun ini juga menghadirkan nomor speed relay atau estafet yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian Asia Youth Championship.

Janice Tjen ke 16 besar Monterrey Open

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen melaju ke babak 16 besar WTA 500 Monterrey Open 2026 setelah menundukkan petenis Ukraina Dayana Yastremska dalam pertandingan tiga set, Selasa WIB. Dikutip dari WTA, bertanding di lapangan keras Monterrey, Meksiko, Janice yang menempati unggulan ketujuh mengalahkan Yastremska dengan skor 2-6, 6-3, 7-6(5) pada pertandingan babak 32 besar yang berlangsung selama dua jam 17 menit. Mengawali pertandingan, Janice harus kehilangan set pertama setelah Yastremska tampil agresif dan dua kali mematahkan servisnya. Petenis Ukraina itu kemudian mengamankan keunggulan untuk menutup set pertama 6-2. Janice bangkit pada set kedua. Setelah keduanya saling mempertahankan servis pada awal set, Janice berhasil merebut servis Yastremska pada gim ketujuh untuk berbalik unggul 4-3. Petenis kelahiran Jakarta berusia 24 tahun itu kembali mendapatkan break pada gim kedelapan sebelum memastikan set kedua dengan skor 6-3 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan. Persaingan berlangsung ketat pada set ketiga. Janice sempat tertinggal 0-2 setelah kehilangan servis pada gim kedua, tetapi mampu mengejar dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Keduanya kemudian saling mematahkan servis hingga kedudukan kembali imbang 5-5. Janice dan Yastremska sama-sama mampu mempertahankan servis berikutnya sehingga set ketiga harus ditentukan melalui tie-break setelah skor 6-6. Dalam tie-break, Janice mampu menjaga ketenangan pada momen krusial. Setelah skor sempat berimbang 5-5, Janice merebut dua poin berikutnya untuk mengamankan kemenangan 7-6(5).   Berdasarkan statistik pertandingan, Janice mencatat 12 ace berbanding empat milik Yastremska. Ia juga memenangi 52,1 persen total poin atau 98 dari 188 poin, sementara Yastremska mengumpulkan 90 poin. Janice juga lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan break dengan mengonversi empat dari delapan peluang, sementara Yastremska memanfaatkan lima dari 10 peluang break. Kemenangan tersebut menjadi hasil positif bagi Janice setelah memastikan tiket perempat final nomor ganda bersama petenis Polandia Katarzyna Piter. Janice/Piter sebelumnya menundukkan unggulan kedua Shuai Zhang/Xinyu Jiang melalui pertandingan tiga set 6-2, 6-7(5), 10-7. Pada babak 16 besar sektor tunggal, Janice akan menghadapi petenis Ukraina lainnya Yuliia Stardubtseva, yang mengalahkan petenis Austria Lili Tagger dengan dua set langsung. Sementara di sektor ganda, Janice/Piter akan menghadapi pasangan Australia-China Maya Joint/Xu Yifan pada perempat final yang dijadwalkan esok hari, Rabu (26/8).