Laksamana Krido raih perunggu World Climbing Asia Youth Championship

Laksamana Krido Swarnabhumi

Atlet panjat tebing muda Indonesia, Laksamana Krido Swarnabhumi meraih medali perunggu pada nomor speed putra U17 dalam ajang World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 di Guiyang, China, Senin. Krido mengamankan podium ketiga setelah mencatatkan waktu 5,43 detik pada babak perebutan medali perunggu, sekaligus menjadi catatan waktu terbaik pribadinya. Hasil tersebut menjadi medali dan podium pertama bagi Krido dalam kiprahnya di kejuaraan panjat tebing tingkat Asia. Krido yang berasal dari Jawa Tengah mulai aktif berkompetisi sejak 2024. Sebelumnya, ia tampil pada IFSC Youth Asian Championships Jamshedpur 2024 dan turun pada nomor boulder serta lead. Tambahan perunggu dari Krido membuat Indonesia sementara mengoleksi dua medali pada World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026, yakni satu emas dan satu perunggu. Medali emas sebelumnya dipersembahkan Ardana Cikal Damarwulan pada nomor boulder putra U17. Sementara itu, Indonesia juga menurunkan dua atlet pada nomor speed putri U17, yakni Naura Jasmine Rayya Syafiqa dan Keyzia Queenme Candley Riwoe. Naura mengawali babak kualifikasi dengan menempati peringkat ketujuh setelah membukukan waktu 8,89 detik dan 7,833 detik, sementara Keyzia berada di posisi ke-10 dengan catatan 8,326 detik dan 8,516 detik. Pada babak perempat final, Naura mencatatkan waktu 7,84 detik, sementara Keyzia membukukan 8,55 detik. Keduanya belum mampu melaju ke babak perebutan medali. Kompetisi World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 masih menyisakan satu hari pertandingan dengan nomor speed relay putra dan putri untuk kelompok usia U17 dan U19. Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan 13 atlet muda untuk tampil pada kejuaraan tersebut. Kontingen Indonesia diperkuat enam atlet putra dan tujuh atlet putri yang bersaing pada kelompok usia U17 dan U19. Indonesia ambil bagian dalam 14 nomor dari total 16 nomor yang dipertandingkan. Kejuaraan tahun ini juga menghadirkan nomor speed relay atau estafet yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian Asia Youth Championship.

Cikal Sabet Emas World Climbing Asia Youth Championship

Ardana Cikal Damarwulan

Atlet panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia pada ajang World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 di Guiyang, China. Cikal, sapaan Ardana Cikal Damarwulan, menjadi yang terbaik pada nomor boulder putra kelompok usia U-17 setelah mencatatkan skor 69,7 pada babak final yang berlangsung di Guiyang, Sabtu. Dalam klasemen final, Cikal mengungguli atlet Jepang Takumi Nakayama yang menempati posisi kedua dengan skor 69,2, serta Jungyoon Choi dari Korea Selatan yang juga membukukan skor 69,2. Sementara itu, atlet China Zerun Mu berada di posisi keempat dengan skor 59,7, diikuti Taketo Saiki dari Jepang (54,7), Heming Huang dari China (44,2), dan Boxuan Chen dari China (39,4). Hasil tersebut menjadi prestasi penting bagi Indonesia dalam kejuaraan yang berlangsung pada 21-25 Agustus 2026 dan mempertandingkan disiplin speed, lead, boulder, serta speed relay. Sebelumnya, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan 13 atlet muda untuk tampil pada kejuaraan tersebut. Kontingen Indonesia diperkuat enam atlet putra dan tujuh atlet putri yang bersaing pada kelompok usia U-17 dan U-19. Indonesia ambil bagian dalam 14 nomor dari total 16 nomor yang dipertandingkan. Kejuaraan tahun ini juga menghadirkan nomor speed relay atau estafet yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari rangkaian Asia Youth Championship. Cikal sebelumnya juga dipercaya memperkuat Indonesia pada nomor lead putra U-17. Kehadirannya di dua disiplin tersebut menjadi bagian dari upaya FPTI memberikan pengalaman bertanding internasional kepada atlet-atlet muda sekaligus mengukur perkembangan mereka menghadapi persaingan di level Asia.

FPTI kirim 13 atlet ke Asia Youth Championship di China

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim 13 atlet untuk berlaga dalam World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 di China, pada 21-25 Agustus, yang mempertandingkan disiplin speed, lead, dan boulder. “Ya benar, kami kirim 13 atlet muda,” kata pelatih kepala timnas panjat tebing Indonesia Galar Pandu Asmoro, saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu. Dia menjelaskan, ke-13 atlet itu terdiri atas enam atlet putra dan tujuh putri. Timnas Indonesia akan bersaing dalam kejuaraan kelompok usia yakni U17 dan U19. Dalam kejuaraan itu, lanjut dia, Indonesia akan bersaing dalam 14 nomor dari total 16 nomor yang dipertandingkan. Khusus speed relay (estafet) untuk pertama kalinya masuk dalam rangkaian pertandingan Asia Youth Championship. Kehadiran nomor estafet menambah peluang bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk bersaing memperebutkan prestasi di tingkat Asia. Sejumlah nama kembali memperkuat Tim Merah Putih antara lain Haddan, Naura, Rerynta, Taqiyya, dan Rizky Aditya. Selain nama-nama yang sudah berpengalaman di kelompok usia, Indonesia juga membawa sejumlah atlet baru. Mereka adalah Amirul, Krido, Keyzia, Indie, Mayra, Indah, dan Rizky Sholeh. Keikutsertaan 13 atlet tersebut menjadi bagian dari upaya FPTI memberikan pengalaman bertanding internasional kepada para climber muda, sekaligus mengukur perkembangan mereka menghadapi persaingan Asia. Para atlet itu diharapkan mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik dalam ajang yang mempertemukan atlet-atlet muda panjat tebing dari berbagai negara Asia tersebut. Dengan komposisi atlet berpengalaman dan pendatang baru, FPTI berharap kontingen Tanah Air dapat menunjukkan perkembangan kemampuan, sekaligus menjaga peluang meraih prestasi di Guiyang serta menjadi bekal penting menuju kompetisi internasional berikutnya. Berikut daftar nama atlet dan nomor yang diikuti dalam World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026 di China, pada 21-25 Agustus. Disiplin speed 1. Nomor speed estafet U19 putra: Amirul dan Haddan Malik. 2. Nomor speed perorangan U19 putra: Amirul dan Haddan Malik. 3. Nomor speed perorangan U19 putri: Rerynta. 4. Nomor speed estafet U17 putri: Naura dan Keyzia. 5. Nomor speed perorangan U17 putra: Krido. 6. Nomor speed perorangan U17 putri: Naura dan Keyzia. Disiplin lead 1. Nomor perorangan U19 putra: Rizky Aditya 2. Nomor perorangan U19 putri: Taqiyya dan Indie. 3. Nomor perorangan U17 putra: Ardana Cikal Damarwulan dan Rizky Sholeh 4. Nomor perorangan U17 putri: Mayra dan Indah. Disiplin boulder 1. Nomor perorangan U19 putra: Rizky. 2. Nomor perorangan U19 putri: Indie. 3. Nomor perorangan U17 putra: Ardana Cikal Damarwulan. 4. Nomor perorangan U17 putri: Mayra.