Piala Uber 2026: Ester bawa Indonesia melangkah ke semifinal

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ester Nurumi Tri Wardoyo menghajar tunggal Denmark Amalie Schulz dua gim langsung dalam perempat final Piala Uber 2026 yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Jumat pagi WIB. Kemenangan Ester sekaligus membawa tim Uber Indonesia lolos ke babak semifinal Piala Uber 2026 setelah membungkam tim Uber Denmark lewat skor 3-1 di babak perempat final. Kemenangan Ester menjadi kunci untuk Indonesia lolos ke babak semifinal setelah pada pertandingan sebelumnya Indonesia memetik kemenangan setelah kapten Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani menghajar Line Christophersen dua gim langsung. Lalu Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dihajar tunggal Denmark Line Hojmark Kjaersfeldt. Kemudian Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari membungkam Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge. Di babak semifinal tim Merah Putih akan bersua tim Uber Korea Selatan. An Se-young dan kawan-kawan melangkah ke babak semifinal setelah menghajar Taiwan. Quarter Final – Matchday 3: Indonesia 3-1 Denmark WS1: Putri Kusuma Wardani vs Line Christophersen 21-12, 21-15 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Line Hojmark Kjaersfeldt 15-21, 16-21 WD 1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Amalie Cecilie Kudsk/Mette Werge 21-19, 21-11 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Amalie Schulz 21-13, 21-18 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Alexandra Boje/Line Christophersen (tidak dimainkan)

Purwokerto jadi pembuka pembinaan bulu tangkis usia dini di Jateng

MilkLife Festival SenengMinton 2026

Purwokerto menjadi kota pembuka rangkaian MilkLife Festival SenengMinton 2026, ajang pengenalan bulu tangkis usia dini yang diikuti ratusan siswa sekolah dasar sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi regenerasi atlet sejak level akar rumput. Sebanyak 480 siswa kelas 1 hingga 3 dari 16 sekolah dasar ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto, Kamis. Program ini diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife dan berkolaborasi dengan Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah. “Kami percaya atlet hebat berawal dari rasa senang saat menjalani olahraga,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis. Menurut dia, pembinaan atlet tidak bisa dimulai ketika usia sudah matang, melainkan harus ditanam sejak kecil agar kecintaan terhadap olahraga tumbuh secara alami dan berkelanjutan. MilkLife Festival SenengMinton 2026 selanjutnya digelar di empat kota lain di Jawa Tengah, yakni Magelang pada 24 September, Solo pada 1 Oktober, Semarang pada 28 Oktober, serta Kudus pada 31 Oktober hingga 1 November. Wakil Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah Yuni Kartika menyebut penyelenggaraan di Purwokerto menunjukkan perluasan pembinaan ke daerah yang selama ini belum tersentuh optimal. “Pengenalan olahraga sejak usia dini tidak bisa dilakukan secara instan. Harus berkesinambungan agar minat tumbuh menjadi bakat, lalu bakat berkembang menjadi prestasi,” ujar Yuni. Ia mengatakan makin luas basis partisipasi di daerah, maka peluang muncul talenta-talenta baru juga semakin besar. Karena itu, PBSI Jawa Tengah menyiapkan jalur pembinaan lanjutan melalui pemetaan potensi atlet muda, penguatan klub, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang. Peserta ditantang menyelesaikan sejumlah permainan berbasis keterampilan dasar bulu tangkis dan kelincahan, seperti Pyramid Shuttlecock, Shuttle Run, Throwing the Shuttlecock, Service to Target, serta Zig Zag Run. Pemenang ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat. Gita Felicia, siswi kelas 3 SDN 1 Karangpucung, yang menjadi tercepat di kategori putri dengan waktu 1 menit 00,73 detik. Pada edisi sebelumnya, Gita finis di posisi ketiga. Pengalaman itu justru menjadi motivasi untuk berlatih lebih serius bersama ayahnya yang juga hobi bermain bulu tangkis.

79 klub dari 21 provinsi ramaikan Kejurnas Voli U18 di Jakarta

Kejurnas Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026

Sebanyak 79 klub dari 21 provinsi akan ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli Indoor Antarklub U18 Tahun 2026 di Jakarta pada 2-9 Mei. Ajang kelompok usia tersebut akan digelar di tiga lapangan, yakni GOR Pasar Minggu, Kompleks Olahraga Ragunan, dan GOR Bulungan, Jakarta Selatan. “Tim yang tampil merupakan hasil seleksi daerah. Dua tim terbaik dari kejuaraan daerah berhak tampil di kejurnas. Masing masing terdiri atas 40 klub putri dan 39 putra,” kata Ketua Panitia pelaksana Maman Abdurahman dalam konferensi pers di GOR Pasar Minggu, Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan laga penyisihan dijadwalkan berlangsung di GOR Pasar Minggu dan Kompleks Olahraga Ragunan pada 2-7 Mei, sedangkan semifinal serta final digelar di GOR Bulungan pada 8-9 Mei. Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini melibatkan Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) DKI Jakarta, Pengurus Provinsi PBVSI DKI Jakarta, dan PBV Pajaone Jakarta sebagai pelaksana sekaligus tuan rumah. Ketua MAVI Pusat Wiji Hastuti mengatakan Kejurnas U-18 menjadi ajang penting dalam menjaring talenta muda untuk pembinaan jangka panjang. Menurut dia, turnamen usia muda tersebut mulai digelar pada 2015-2016 dengan status invitasi U17 di Malang, sebelum resmi menjadi Kejurnas pada 2017 di Yogyakarta. Untuk edisi tahun ini, kata dia, peserta merupakan atlet kelahiran 2009 sesuai kategori U18 yang mengacu pada regulasi Konfederasi Bola Voli Asia (AVC). “Kami berharap dari kejurnas ini lahir bibit-bibit unggul untuk masa depan bola voli Indonesia,” kata Wiji.

Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Thomas Cup 2026

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri

Tim Thomas Indonesia dipastikan gagal melaju ke babak perempat final Thomas Cup 2026 setelah menempati posisi ketiga pada klasemen akhir Grup D. Kegagalan ini terjadi usai skuad Merah Putih menderita kekalahan 1-4 dari tim Prancis pada pertandingan yang digelar Rabu (29/4/2026). Hasil tersebut membuat Indonesia harus merelakan posisi dua besar kepada Thailand yang keluar sebagai juara grup dan Prancis sebagai runner-up. Meskipun Indonesia sempat meraih kemenangan 5-0 atas Aljazair serta unggul 3-2 atas Thailand, selisih poin yang lebih rendah membuat langkah Fajar Alfian dan kolega terhenti di fase grup. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan tim nasional dalam memenuhi target pada turnamen kali ini. Penegasan tersebut disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban federasi terhadap hasil yang diraih di lapangan. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI. Eng Hian menilai fleksibilitas susunan pemain Prancis, khususnya melalui Popov bersaudara yang bermain ganda maupun tunggal, menjadi tantangan berat bagi Indonesia. Pengaturan strategi lawan membuat sektor tunggal yang memiliki peringkat berimbang menjadi penentu dominasi di tiga partai pembuka. “Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini. Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” kata Eng Hian dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2026). Kekalahan Indonesia diwarnai oleh kendala fisik Anthony Sinisuka Ginting yang mengalami kram pada gim penentu melawan Toma Junior Popov. Hal serupa dialami pasangan Sabar/Reza yang gagal mengonversi keunggulan rekor pertemuan mereka melawan duet Eloi Adam/Leo Rossi menjadi kemenangan bagi tim. Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Prancis disumbangkan oleh Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri yang mengalahkan Popov bersaudara melalui laga tiga gim. PBSI menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait kesiapan fisik dan mental bertanding atlet untuk menghadapi kompetisi mendatang.

Tim Uber Indonesia Ke Perempatfinal!

Ester Nurumi Tri Wardoyo

Tim Uber Indonesia mengamankan posisi puncak klasemen Grup C sekaligus ke perempatfinal setelah menaklukkan Chinese Taipei dengan skor tipis 3-2 di Forum Horsens, Denmark, pada Selasa (28/4/2026). Kemenangan krusial ini ditentukan melalui partai kelima yang dimenangi oleh tunggal putri Ester Nurumi Tri Wardoyo. Keunggulan Indonesia dibuka oleh Putri Kusuma Wardani yang tampil dominan pada partai pertama. Menghadapi Chiu Phin-Chian, Putri berhasil mengamankan poin pertama bagi skuad Merah Putih lewat kemenangan dua gim langsung. Namun, Chinese Taipei sempat membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah memenangi dua partai berikutnya. Pasangan Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia S. Ramadhanti kalah dari Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu, disusul kekalahan tunggal muda Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi dari Li Hsiang Ti pada gim ketiga. Napas Indonesia diperpanjang oleh ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang turun di partai keempat. Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah mengalahkan pasangan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun melalui perjuangan sengit yang memaksa laga berlanjut ke partai penentu. Ester Nurumi Tri Wardoyo akhirnya menjadi pahlawan kemenangan Indonesia setelah membungkam Huang Yu-Hsun dalam pertarungan tiga gim. Meski sempat tertinggal di gim pertama, Ester bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan. Hasil ini memastikan langkah Indonesia menuju babak perempat final dengan status sebagai juara grup. Tim Uber Indonesia akan menghadapi tuan rumah Denmark di babak perempatfinal pada Kamis, 30 April 2026. Group C – Matchday 3: Indonesia 3-2 Chinese Taipei WS1: Putri Kusuma Wardani vs Chiu Phin-Chian 21-17, 21-17 WD1: Amalia C. Pratiwi/Siti Fadia S. R. vs Hsien Pei Shan/Hung Eng-Tzu 21-23, 13-21 WS 2: Ni Kadek Dhinda A. Pratiwi vs Li Hsiang Ti 10-21, 29-30 WD 2: Rachel A. Rose/Febi Setianingrum vs Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun 11-21, 22-20, 21-16 WS 3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Huang Yu-Hsun 15-21, 21-19, 21-12

Uber Cup 2026: Indonesia Kalahkan Australia

Putri Kusuma Wardani

Indonesia mengalahkan Australia di laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Tim Garuda meraih kemenangan sempurna 5-0. Indonesia menghadapi Australia ada laga kedua Grup C Uber Cup 2026. Laga Indonesia vs Australia berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Putri Kusuma Wardani melawan Tiffany Ho tersaji di laga pertama. Putri KW membawa Indonesia unggul 1-0 usai menang dua gim langsung. Pada laga kedua, Thalita Ramadhani Wiryawan berlaga melawan Faye Huo. Thalita juga tak menemui kesulitan berarti untuk menang dua gum langsung. Indonesia memimpin 2-0. Ester Nurumi Tri Wardoyo tampil di laga ketiga untuk menantang Jesslyn Carrisia. Ester mengikuti jejak Putri KW dan Thalita dengan menang mudah dua gim langsung. Ester memastikan Indonesia meraih kemenangan di laga ini. Pasalnya, Tim Merah Putih sudah unggul 3-0. Pada laga keempat, ganda Amallia Cahaya Pratiwi/ Siti Fadia Silva Ramahanti melawan Gronya Somerville/Angela Yu. Ganda utama Australia ini sempat menyulitkan Tiwi/Fadia. Tiwi/Fadia sempat kalah di gim pertama. Mereka tapi bisa bangkit memenangi gim berikutnya. Mereka memaksakan laga ke gim ketiga usai memenangi gim kedua. Di gim penentuan, Tiwi/Fadia menang . Kemenangan Tiwi/Fadia bikin Indonesia unggul 4-0. Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose turun di laga terakhir jumpa Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi. Ana/Rachel menutup laga dengan kemenangan cepat dua gim. Indonesia menang 5-0 atas Australia. Kemenangan ini membawa Indonesia ke puncak klasemen Grup C dengan dua kemenangan. Tim Garuda menggeser Taiwan yang sedang memainkan laga kedua melawan Kanada. Group C – Matchday 2: Indonesia 5-0 Australia WS1: Putri Kusuma Wardani vs Tiffany Ho 21-5, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Faye Huo 21-11, 21-14 WS3: Ester Nurumi Tri Wardoyo vs Jesslyn Carrisia 21-14, 21-5 WD1: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Gronya Somerville/Angela Yu 19-21, 21-8, 21-11 WD2: Febriana Dwipuji Kusuma/Rachel Allessya Rose vs Jesslyn Carrisia/Victoria Tjonadi 21-7, 21-12

Thomas Cup 2026: Comeback! Indonesia Kalahkan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Indonesia mengalahkan Thailand di laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Tim Garuda comeback usai sempat dua kali tertinggal untuk menang 3-2. Indonesia menghadapi Thailand pada laga kedua Grup D Thomas Cup 2026. Laga Indonesia vs Thailand berlangsung di Forum Horsens Court 1, Horsens, Denmark, Minggu (26/4/2026). Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand usai Jonatan Christie kalah saat melawan Kunlavut Vitidsarn dalam drama 3 set. Indonesia kembali menyamakan kedudukan lewat ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang tampil melawan Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga. Indonesia kembali tertinggal dari Thailand 1-2 usai Alwi Farhan harus mengakui keunggulan Panitchapon Teeraratsakul tersaji di laga ketiga. Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin turun di laga keempat melawan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul. Jika Fajar/Joaquin kalah di laga ini, Thailand dipastikan memenangi laga. Fajar/Joaquin tampil apik untuk terus menjaga asa Indonesia memenangi laga. Mereka sempat kehilangan gim pertama. Fajar/Joaquin kemudian secara luar biasa bangkit di dua gim berikutnya. Mereka menang di gim kedua dan secara dramatis menutup laga dengan kemenangan sekaligus membawa Indonesia kembali menyamakan skor 2-2. Moh Zaki Ubaidillah turun sebagai penentu. Pada laga pamungkas, Ubed menghadapi Tanawat Yimjit. Tanpa tekanan, Ubed sukses mengalahkan lawannya tersebut dua gim langsung. Indonesia menang 3-2 atas Thailand. Kemenangan ini membawa Tim Merah Putih memuncaki Grup D dengan dua kemenangan. Group D – Matchday 2: Indonesia 3-2 Thailand MS1: Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn 16-21, 22-20, 20-22 MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga 21-17, 21-18 MS2: Alwi Farhan vs Panitchapon Teeraratsakul 21-14, 17-21, 16-21 MD2: Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul 19-21, 21-17, 25-23 MS3: Moh Zaki Ubaidillah vs Tanawat Yimjit 21-11, 21-12

Uber Cup 2026: Indonesia Menang Tipis Atas Kanada

Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti

Tim Uber Indonesia menang 3-2 atas Kanada pada laga pertama Grup C Uber Cup 2026. Pertandingan berlangsung di Forum Horsens, Sabtu (25/4/2026) malam WIB. Pada laga pembuka, Putri KW harus mengakui keunggulan Michelle Li usai pertandingan sengit selama 3 gim. Pada laga kedua, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari yang menang meyakinkan atas lawannya Jackie Dent/Crystal Lai. Tim Uber Indonesia mampu balik unggul usai Thalita Ramadhani Wiryawan menang atas lawannya, Wen Yu Zhang. Indonesia akhirnya mengunci kemenangan lewat Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang unggul atas sang lawan, Catherine Choi/Josephine Wu. Sementara itu, wakil terakhir Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya, kalah dari Rachel Chan di partai penutup. Tim Uber Indonesia selanjutnya akan melawan Australia pada laga kedua Grup C. Australia sebelumnya kalah telak 0-5 dari China Taipei dan berada di dasar klasemen. Group C – Matchday 1: Indonesia 3-2 Kanada: WS1: Putri Kusuma Wardani vs Michelle Li 21-16, 11-21, 16-21 WD1: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Jackie Dent/Crystal Lai 23-21, 21-10 WS2: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Wen Yu Zhang 21-16, 21-19 WD2: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Catherine Choi/Josephine Wu 21-18, 21-11 WS3: Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Rachel Chan 21-13, 19-21, 11-21

Thomas Cup 2026: Ubed bawa Indonesia kandaskan Thailand

Moh. Zaki Ubaidillah

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah membawa tim Thomas Indonesia menghajar Thailand dengan skor 3-2 pada pertandingan kedua grup D Piala Thomas 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Forum Horsens, Horsens, Minggu, Ubed, sapaan akrabnya menghajar tunggal Thailand, Tanawat Yimjit, dua gim langsung 21-11 dan 21-12. Di gim pertama, Ubed langsung tampil agresif dengan memainkan permainan tempo cepat. Poin demi poin terus diraih Ubed untuk unggul jauh sepuluh angka, 13-3. Terus tampil menekan, Ubed akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-13. Memasuki gim kedua, Ubed masih memegang kendali tempo permainan. Meski demikian Yimjit mencoba untuk meladeni permainan agresif Ubed. Di pertengahan gim kedua, Ubed mencatatkan empat poin beruntun untuk unggul 13-7. Terus menekan, Ubed terus tampil agresif hingga akhirnya mengunci kemenangan 21-12. Sebelumnya, Jonatan Christie mengakui ketangguhan Kunlavut Vitidsarn lewat rubber gim. Kemudian Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani yang menghajar ganda Thailand Chaloempoen Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga membuat kedudukan kembali imbang 1-1. Sedangkan Alwi Farhan harus mengakui ketangguhan Panitchaphon Teeraratsakul. Lalu Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin mengatasi perlawanan sengit Peyeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul lewat drama rubber gim. Hasil ini membuat tim Thomas Indonesia telah mengunci dua kemenangan beruntun setelah sebelumnya mengalahkan Aljazair.

Madrid Open 2026: Janice terhenti di tangan unggulan

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen terhenti pada babak kedua Madrid Open 2026 setelah kalah dari unggulan ke-20 Liudmila Samsonova dengan skor 6-2, 6-1 di Lapangan 8 Caja Magica, Jumat. Janice tak mampu menghalau Samsonova yang bermain solid dalam laga pembukanya pada ajang WTA 1000 tersebut. Berbekal servis kuat, petenis asal Rusia itu menciptakan satu ace, memasukkan 82,6 persen servis pertama, lalu mencatatkan 84,2 persen poin pada servis pertama. Permainan solid Samsonova berlanjut pada set kedua. Tidak seperti set pembuka yang diwarnai dua kesalahan ganda, ia bermain tanpa catatan double fault, dan mengkonversi tiga dari empat peluang break point. Petenis berusia 27 tahun yang saat ini berada di peringkat ke-20 WTA tersebut mencatatkan 81,8 persen poin pada servis pertama, dan 80 persen untuk membukukan kemenangan. Pada babak ketiga, Samsonova menunggu pemenang laga antara unggulan ke-13 asal Ceko Linda Noskova atau petenis Kolombia Emiliana Arango. Meski mengalami kekalahan, Janice berhasil memecah kebuntuan setelah kandas pada babak pertama dalam empat turnamen sebelumnya. Ia terhenti pada babak pertama WTA 500 Merida Open di Meksiko, lalu kalah pada laga pembukanya di Indian Wells dan Miami Open. Ia kemudian mengikuti WTA 500 Charleston Open tetapi lagi-lagi belum mampu membuahkan kemenangan. Janice masih memiliki satu nyawa lagi untuk tetap berada di Madrid. Berpasangan dengan seniornya di timnas Indonesia Aldila Sutjiadi, ganda putri peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand itu akan bertanding di babak 16 besar Madrid Open 2026. Janice/Aldila, yang meraih gelar WTA 250 Chennai Open di India pada November 2025, menunggu pemenang dari laga babak pertama duo Asia Jepang-Taipei Eri Hozumi/Fang-Hsien Wu atau unggulan keenam pasangan Spanyol-AS Cristina Bucsa/Nicole Melichar-Martinez.

Akademi Bola Voli Yuso Semarang, Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Akademi Bola Voli Yuso Semarang

Ekosistem bola voli di Jawa Tengah semakin bergairah dengan diresmikannya Akademi Bola Voli Yuso Semarang di GOR Vopas, Kamis, 23 April 2026. Kehadiran akademi ini menjadi langkah strategis untuk menjaring talenta muda berbakat guna menghadapi ketatnya persaingan atlet profesional di tingkat nasional. Peresmian ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Yuso Jogjakarta dan Vopas Semarang. Langkah ekspansi ke Ibu Kota Jawa Tengah ini dipandang sebagai upaya jemput bola dalam proses regenerasi atlet. Ketua Umum Yuso Jogjakarta, Wijihastuti, mengungkapkan, pembukaan cabang akademi di Semarang bertujuan untuk memperkuat fondasi pembinaan di daerah. Menurutnya, persaingan di dunia voli saat ini menuntut pola pembinaan yang lebih terstruktur dan masif. “Target ke depannya kita bisa ciptakan atlet-atlet pembinaan yang dipersiapkan untuk jenjang U-15 hingga U-19 dan seterusnya. Kami berharap Akademi Yuso Semarang bisa menyumbang atlet voli profesional dari Jawa Tengah,” ujarnya. Selain pembinaan teknis, Yuso juga menawarkan jalur prestasi bagi para atlet berbakat. Wijihastuti menjelaskan, atlet kelahiran 2009 hingga 2011 yang menunjukkan performa impresif di Akademi Yuso Semarang memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Yogyakarta. Lebih jauh, keberadaan akademi di daerah-daerah merupakan kunci utama bagi Yuso untuk tetap kompetitif di kasta tertinggi kompetisi voli nasional. “Saat ini banyak atlet Yuso yang berlaga di Livoli Divisi Utama, peresmian Akademi Yuso Semarang adalah salah satu langkah untuk mempertahankan posisi itu,” ujarnya. “Mempertahankan prestasi di tengah persaingan ketat tidaklah gampang. Maka kita kombinasikan pembinaan di daerah untuk mengumpulkan talenta terbaik,” katanya. Senada dengan hal tersebut, pemilik home base Akademi Yuso Semarang sekaligus pengurus PBVSI, AM Winarno Subowo, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai kehadiran akademi dengan reputasi besar seperti Yuso akan memacu lahirnya bintang baru dari Semarang. “Kami sangat mengapresiasi dibukanya akademi ini di GOR Vopas. Ini adalah langkah nyata untuk menciptakan atlet profesional dari Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, agar nantinya bisa berlaga di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Rangkaian Sirnas Bulu Tangkis 2026 Akan Kembali Bergulir.

Hydroplus Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah 2026

Setelah sukses digelar pekan lalu di Kota Pahlawan, rangkaian Hydroplus Sirkuit Nasional 2026 akan kembali bergulir. Bertajuk Hydroplus Sirkuit Nasional B Sulawesi Tengah Tahun 2026, akan digelar di kota Palu. Seri pembuka Sirkuit Nasional B tersebut akan berlangsung di GOR GBK Andi Raga Pettalolo, Palu pada 27 April – 2 Mei 2026. Akan ada 11 kategori yang dipertandingkan pada Sirnas Palu 2026, yakni: Tunggal Anak-Anak Putra (TAPA) Tunggal Anak-Anak Putri (TAPI) Ganda Anak-Anak Putra (GAPA) Ganda Anak-Anak Putri (GAPI) Tunggal Pemula Putra (TPA) Tunggal Pemula Putri (TPI) Ganda Pemula Putra (GPA) Ganda Pemula Putri (GPI) Tunggal Usia Dini Putra (UDPA) Tunggal Usia Dini Putri (UDPI) Ganda Pemula Campuran (GPC) Sementara itu, untuk empat rangkaian Sirkuit Nasional B 2026 lainnya akan bergulir di kota Samarinda (Kalimantan Timur), Medan (Sumatera Utara), Bengkulu, dan Bali.

Madrid Open 2026: Janice melenggang ke babak kedua

Janice Tjen

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen melenggang ke babak kedua WTA 1000 Mutua Madrid Open 2026 setelah mengalahkan petenis Rusia Alina Charaeva pada laga pembukanya di Madrid, Spanyol, Rabu. Dalam pertandingan yang berlangsung di lapangan 7 Caja Magica, Janice mengalami kesulitan di awal tetapi bermain solid pada set kedua untuk menumbangkan Charaeva dengan 6-4, 6-2, demikian catatan WTA. Petenis berperingkat 39 dunia itu mencoba mendominasi pertandingan tetapi Charaeva, yang menempati peringkat 129 WTA, sengit melawan. Hal itu terlihat dari statistik pertandingan di mana WTA mencatat Janice membukukan lima ace, sementara Charaeva tiga ace. Namun, Janice lebih fokus dengan lebih sedikit mencatatkan double fault, tiga berbanding sembilan. Janice memasukkan 74 persen servis pertamanya, lalu mencatatkan 65 persen poin pada servis pertama, dan 67 persen poin pada servis kedua. Petenis kelahiran Jakarta 23 tahun silam itu juga mengkonversi lima dari delapan peluang break point. Kemenangan tersebut memecahkan kejenuhan Janice setelah kandas pada babak pertama dalam empat turnamen terakhir. Dalam persiapannya menuju “Sunshine Double,” Janice terhenti pada babak pertama WTA 500 Merida Open di Meksiko. Dia kalah pada laga pembukanya di Indian Wells dan Miami Open. Masih di Amerika, Janice kemudian mengikuti WTA 500 Charleston Open tetapi lagi-lagi belum mampu membuahkan kemenangan. Petenis kelahiran Jakarta 23 tahun silam itu juga mengkonversi lima dari delapan peluang break point. Kemenangan tersebut memecahkan kejenuhan Janice setelah kandas pada babak pertama dalam empat turnamen terakhir. Dalam persiapannya menuju “Sunshine Double,” Janice terhenti pada babak pertama WTA 500 Merida Open di Meksiko. Dia kalah pada laga pembukanya di Indian Wells dan Miami Open. Masih di Amerika, Janice kemudian mengikuti WTA 500 Charleston Open tetapi lagi-lagi belum mampu membuahkan kemenangan. Pada babak kedua Madrid Open 2026, Janice akan berhadapan dengan unggulan ke-20 Liudmila Samsonova yang mendapatkan bye pada babak pertama.

Janice/Aldila ke 16 besar Madrid Open 2026

Janice Tjen/Aldila Sutjiadi

Ganda putri Indonesia, Janice Tjen/Aldila Sutjiadi sukses melangkah ke babak 16 besar Madrid Open 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan di babak 32 besar. Menghadapi pasangan Marta Kostyuk (Ukraina)/Clara Tauson (Denmark), Janice/Aldila menang dua set langsung dalam pertandingan yang digelar di lapangan tanah liat Caja Magica, Madrid pada Kamis (24/4) malam WIB. Mereka menuntaskan laga dengan skor 6-3, 7-6 (7-1), demikian laporan laman resmi WTA. Pada set pertama, Janice/Aldila tampil solid dan mampu mengontrol permainan untuk menutup set dengan kemenangan 6-3. Memasuki set kedua, perlawanan Kostyuk/Tauson meningkat hingga memaksa tie-break. Namun, pasangan Indonesia tetap dominan dan mengunci kemenangan dengan skor tie-break 7-1. Dengan hasil ini, Janice/Aldila memastikan tempat di babak delapan besar. Mereka masih menunggu calon lawan yang akan ditentukan dari pertandingan antara Eri Hozumi (Jepang)/Fang-Hsien Wu (Taiwan) melawan pasangan unggulan keenam Cristina Bucsa (Spanyol)/Nicole Melichar-Martinez (Amerika Serikat). Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (25/4). Sebelum tampil impresif di nomor ganda, Janice Tjen juga mencatat hasil positif di nomor tunggal. Dia berhasil melaju ke babak kedua usai kalahkan petenis Rusia, Alina Charaeva pada laga pembuka yang berlangsung di lapangan 7 Caja Magica, Rabu (22/4). Dalam pertandingan tersebut, Janice sempat mengalami kesulitan di awal laga. Namun, dia mampu bangkit dan tampil solid untuk mengamankan kemenangan dua set langsung dengan skor 6-4, 6-2. Kemenangan itu sekaligus mengakhiri tren negatif Janice yang sebelumnya selalu tersingkir di babak pertama dalam empat turnamen terakhir.

Ubed tak sabar jalani debut di Piala Thomas 2026

Moh Zaki Ubaidillah

Tunggal putra, Mohammad Zaki Ubaidillah mengaku tidak sabar menjalani laga perdananya bersama tim Indonesia pada ajang Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei. Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu menjadi bagian dari skuad Merah Putih di sektor tunggal putra bersama Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting. “Pastinya berbeda dengan Piala Sudirman atau SEA Games. Bagi saya Piala Thomas lebih bergengsi. Saya tidak menyangka bisa masuk ke dalam tim ini,” kata Ubed dalam keterangan resmi PP PBSI, MInggu. Ia mengatakan ingin memberikan kontribusi maksimal apabila mendapat kesempatan tampil dalam turnamen beregu putra paling bergengsi tersebut. “Saya ingin memberikan yang terbaik untuk tim Indonesia. Tidak sabar juga menunggu debut di sana,” ujarnya. Ubed menambahkan proses adaptasi dengan kondisi lapangan dan lingkungan pertandingan sejauh ini berjalan cukup baik setelah menjalani latihan selama dua hari. “Alhamdulillah penyesuaian sudah cukup baik. Ke depannya semoga bisa lebih maksimal lagi dalam latihan dan persiapan,” katanya. Lebih lanjut, Ubed mengungkapkan kombinasi pemain senior dan junior dalam tim menjadi modal penting untuk menjaga kekompakan. “Dengan adanya senior saya sangat terbantu. Ada juga yang usianya tidak jauh, jadi komunikasi lebih mudah,” ujarnya. Menurut dia, kekompakan sektor tunggal putra sudah terbentuk sejak menjalani latihan bersama di pelatnas. “Dari pelatnas kami sudah latihan bersama, termasuk dengan Jonatan. Semoga ke depan bisa lebih solid,” kata Ubed. Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Selain dari sektor tunggal, Indonesia juga menurunkan komposisi terbaik di sektor ganda melalui Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026: Sirnas Pembuka Sukses Digelar

PB Djarum

Rangkaian pertandingan yang dimulai sejak babak pertama di tiga gedung olahraga di Surabaya, pada Senin (13/4) hingga Sabtu (18/4), berlangsung sesuai rencana. Puncaknya, 15 partai final yang tersaji pada hari penutup menghadirkan laga-laga ketat dan mampu menyedot perhatian khalayak Kota Pahlawan. Kepala Bidang Turnamen PP PBSI, Wahyana menyatakan, seluruh rangkaian pertandingan yang digelar di GOR Sudirman, GOR Suryanaga, dan GOR MERR berlangsung tertib, dengan tidak satu pun laga berakhir hingga larut malam. “Jadi, dari hari pertama hingga terakhir itu tidak ada pertandingan yang sampai molor,” ujarnya, dikutip dari Djarum Badminton. HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026, lanjut Wahyana, adalah ajang berskala nasional edisi perdana pada musim kompetisi tahun ini. Induk organisasi olahraga bulu tangkis di Tanah Air itu secara rutin menggelar rangkaian Sirnas, yang pada tahun ini mencakup lima Sirnas A, lima Sirnas B, serta Sirnas Premier, yang diakhiri dengan Kejuaraan Nasional. Ia juga menjelaskan, penentuan tuan rumah Sirnas dilakukan melalui mekanisme penawaran kepada seluruh pengurus provinsi di Indonesia. PP PBSI terlebih dahulu membagikan formulir pengajuan pada tahun sebelumnya, yang kemudian dikumpulkan di akhir tahun untuk diverifikasi. Selanjutnya, tim survei melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan fasilitas dan sarana pendukung. Berdasarkan hasil laporan tersebut, PBSI menetapkan daerah yang dinilai siap untuk menyelenggarakan ajang Sirnas. Wahyana pun berharap, ajang Sirnas ini dapat menjadi wadah bagi para atlet di seluruh Indonesia untuk berkompetisi secara sportif dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. “Kami juga menaruh harapan besar, melalui langkah awal di Sirnas ini, harapannya ke depan adalah mereka bisa menyumbang atlet-atlet masuk ke pelatnas,” jelasnya. Pada HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026, PB Djarum tampil dominan dengan merebut sembilan gelar juara dari total 15 kategori yang dipertandingkan. Klub asal Kota Kudus itu juga mencatatkan prestasi impresif dengan memastikan terciptanya final sesama wakil PB Djarum di seluruh kategori Taruna. Sementara itu, dua gelar juara menjadi milik Jaya Raya Jakarta dan satu gelar juara menjadi milik Pelatnas PBSI. Berikut hasil pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026: Remaja Tunggal Remaja Putra Alvin Jefferson Kusuma (Jaya Raya Jakarta/1) vs. Arven Naufal Renaldi (Jaya Raya Jakarta – 5/8) 21-16, 21-17 Tunggal Remaja Putri Wa Ode Andita Julianti (PB AIC, Kota Bekasi) vs. Divya Amanta Kuncoro (Pelatwil Tengah – 5/8) 24-22, 21-11 Ganda Remaja Putra I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum – 5/8) vs. Beavis Nathaniel Ayler Carundeng/Syafi Arkana (Jaya Raya Jakarta) 21-17, 21-17 Ganda Remaja Putri Nur Hafidzah Afifah/Shafira Atha Azzalia (PB Djarum/1) vs. Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya (PB Djarum/2) 21-18, 24-22 Ganda Remaja Campuran Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Jaya Raya Jakarta – 5/8) vs. Oka Faiq Januar/Nur Hafidzah Afifah (PB Djarum/2) 21-14, 21-14 Taruna Tunggal Taruna Putra Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum/1) vs. Alif Akbar. M (PB Djarum) 21-15, 21-11 Tunggal Taruna Putri Christabel Calista Purwanto (PB Djarum/1) vs. Raisya Affatunisa (PB Djarum) 21-14, 18-21, 16-21 Ganda Taruna Putra Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum/1) vs. Anju Siahaan/Faizal Pangestu (PB Djarum/2) 17-21, 21-19, 13-21 Ganda Taruna Putri Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri (PB Djarum – 5/8) vs. Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum/2) 21-16, 16-21, 10-21 Ganda Taruna Campuran Muhammad Lutfhi Habibi/Dian Ramadhani Mukti (PB Djarum – 5/8) vs. Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (PB Djarum/2) 12-21, 15-21 Tunggal Dewasa Putra Muhammad Rizky Akbar (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badminton Academy/1) vs. Krishna Adi Nugraha (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya/2) 21-10, 21-17 Tunggal Dewasa Putri Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Pelatnas) vs. Erghya Aulia Putri (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya/2) 21-17, 24-22 Ganda Dewasa Putra Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto (Jaya Raya Jakarta/1) vs. Alfredo Mesdila/Reza Dwicahya Purnama (Mansion Sport Box/2) 16-21, 21-18, 20-22 Ganda Dewasa Putri Jania Novalita Situmorang/Nabila Cahya Permata Ayu (Pelatnas) vs. Gloria Emanuelle Widjaya/Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum) 17-21, 14-21 Ganda Dewasa Campuran Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum/1) vs. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaya (PB Djarum) 19-21, 23-25

Hydroplus Sirkuit Nasional A 2026 Dimulai dari Surabaya

Manager's Meeting Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi membuka rangkaian Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026 yang berlangsung sejak 13–18 April 2026. Kejuaraan ini digelar di tiga lokasi, yakni GOR Sudirman sebagai lapangan utama, serta GOR Suryanaga dan GOR MERR sebagai lapangan pendamping. Sebagai seri pembuka Sirkuit Nasional 2026, turnamen ini mempertandingkan 15 nomor dari sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Seluruh nomor dipertandingkan pada kelompok usia remaja U-17, taruna U-19, dan dewasa. Jawa Timur kembali dipercaya menjadi tuan rumah dan mendapat dukungan penuh dari berbagai sponsor, antara lain Hydro Plus, Wondr, Polytron, Djarum Foundation, Blibli, Tiket.com, Sari Wangi, MilkLife, Yonex Sunrise, Kapal Api Group, Fox’s Gummy Candy, MNC Group, Finega, RS Mitra Keluarga, dan PT Tjakrindo Mas. Surabaya sendiri bukan kali pertama menjadi tuan rumah ajang ini. Dalam tiga edisi sebelumnya, yakni pada 2023, 2024, dan 2025, Kota Pahlawan juga sukses menyelenggarakan Sirkuit Nasional A. Tahun ini, sebanyak 1.106 atlet dari 240 klub di seluruh Indonesia turut ambil bagian. Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menyampaikan bahwa persiapan penyelenggaraan telah berjalan dengan baik. “Kota Surabaya memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan event besar. Secara keseluruhan, persiapan Hydroplus Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026 sudah siap,” ujar Ricky. Ia juga berharap para peserta dapat memanfaatkan ajang ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik. “Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian kejuaraan resmi PP PBSI yang memperebutkan poin nasional. Poin tersebut akan diakumulasi dan akan diambil beberapa yang terbaik untuk mengikuti Seleksi Nasional PBSI di akhir tahun,” tambahnya. Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Pelaksana, Adi Nugroho, menyampaikan kesiapan tuan rumah dalam menyambut para peserta. “PBSI Jawa Timur berupaya maksimal dalam penyelenggaraan. Kami juga menerima seluruh peserta yang mendaftar tanpa pembatasan kuota,” ungkap Adi. Menurutnya, tingginya antusiasme peserta tidak lepas dari posisi strategis Jawa Timur yang mudah dijangkau dari berbagai daerah di Indonesia. “Sebagai seri pertama di tahun 2026, banyak klub besar ingin memaksimalkan potensi atletnya. Akses menuju Jawa Timur yang relatif mudah juga menjadi salah satu faktor pendukung,” jelasnya. Dari sisi teknis, panitia juga menaruh perhatian pada efisiensi jadwal dan optimalisasi penggunaan lapangan. “Kami belajar dari penyelenggaraan sebelumnya untuk memaksimalkan waktu pertandingan serta penggunaan tiga GOR. Kami optimistis pelaksanaan tahun ini dapat berjalan lebih baik,” tambah Adi. Pada ajang ini, Pelatnas PBSI turut mengirimkan 11 atlet yang akan bertanding di kategori dewasa, terdiri dari sektor ganda putra, ganda putri, dan tunggal putri. Ricky menegaskan bahwa keikutsertaan atlet Pelatnas menjadi bagian dari proses evaluasi dan pembuktian performa. “Atlet Pelatnas merupakan pemain terbaik yang telah melalui proses seleksi. Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan mereka saat menghadapi pemain non-Pelatnas. Kami berharap mereka dapat menunjukkan performa terbaiknya,” tutup Ricky.

Polytron Revolusi Turnamen Bulutangkis dengan Sentuhan Teknologi

Polytron indonesia Open 2026 akan bergulir pada 2 - 7 Juni 2026 di istora GBK, Senayan, Jakarta Pusat.

 JAKARTA, 14 April 2026 – Polytron Indonesia Open 2026 menjadi ajang bulutangkis internasional paling bergengsi yang akan diselenggarakan di Indonesia tahun ini. Turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2–7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Puluhan pebulutangkis top dunia bakal hadir guna memperebutkan gelar juara sekaligus mengumpulkan poin penting dalam peringkat global. Menjadi sponsor utama dalam turnamen bulutangkis prestisius ini, Polytron menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional khususnya bulutangkis, yang telah menjadi kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Dukungan ini sekaligus menegaskan Polytron sebagai brand asli Indonesia yang telah hadir selama 50 tahun dan terus berinovasi. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi menjadi yang terbaik, tetapi juga simbol dukungan nyata terhadap atlet Tanah Air agar mampu berprestasi di level internasional. Sejalan dengan itu, Polytron menghadirkan pendekatan baru melalui konsep yang terintegrasi dengan inovasi teknologi, termasuk meresmikan, Polytron G3+ sebagai official electric car partner untuk mobilisasi atlet selama masa turnamen. Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, menegaskan bahwa kehadiran inovasi teknologi keberlanjutan dalam Polytron Indonesia Open 2026 merupakan bagian dari visi besar perusahaan. “Indonesia Open dan Polytron memiliki kesamaan DNA yang sangat kuat; kami berakar dari Indonesia, tumbuh bersama rakyat, dan kini menjadi kebanggaan di tengah kompetisi merek global. Melalui semangat ‘Pride of the Nation’, kami mentransformasi simbol kebanggaan nasional ini menjadi kekuatan inovasi teknologi keberlanjutan. Dukungan kami bukan sekadar sponsorship, melainkan kontribusi nyata dalam menghadirkan ekosistem kompetisi berkualitas bagi atlet Indonesia,” ujarnya. Ia juga menambahkan, sebelum berpartisipasi di Indonesia Open tahun ini, Polytron telah memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung berbagai turnamen bulutangkis, mulai dari Polytron International Para Badminton Indonesia, Superliga Junior, Gubernur Cup, hingga Muria Cup. “Penyelenggaraan Polytron Indonesia Open 2026 ini kami harap tidak hanya menjadi ajang pembuktian prestasi atlet nasional di negeri sendiri, namun juga menjadi etalase yang membuktikan potensi besar inovasi dan semangat kebersamaan Indonesia kepada masyarakat internasional,” lanjutnya. Dukungan Polytron dalam turnamen ini mendapat sambutan hangat dari PP PBSI. Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja, menyebut Polytron Indonesia Open memiliki peran krusial dalam kalender bulutangkis dunia sekaligus menjadi momentum penting bagi atlet nasional. “Polytron Indonesia Open 2026 merupakan salah satu turnamen paling prestisius di kalender BWF. Bagi Indonesia, ini bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi juga kesempatan besar bagi para atlet untuk meraih prestasi di hadapan publik sendiri,” kata Ricky. Ia menilai dukungan dari Polytron menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas turnamen sekaligus mendukung pembinaan atlet. “Oleh karenanya, kami sangat mengapresiasi dukungan Polytron sebagai sponsor utama. Dukungan ini memberikan dampak nyata, tidak hanya terhadap penyelenggaraan turnamen, tetapi juga terhadap pembinaan dan pengembangan atlet Indonesia secara berkelanjutan sehingga kedepannya Indonesia tetap memiliki skuad yang kompetitif di berbagai sektor,” ujarnya. Peraih medali emas Olimpiade 1996 ini juga menuturkan, saat ini pelatnas masih berada dalam fase akselerasi dan pengembangan pemain-pemain muda. Program ini dirancang untuk memberikan jam terbang, pengalaman bertanding, serta mempercepat proses adaptasi mereka di level kompetisi yang lebih tinggi. “Sehingga melalui ajang ini, diharapkan para atlet dapat memanfaatkan kesempatan tampil dihadapan publik sendiri untuk menunjukkan perkembangan terbaiknya. Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal, sekaligus membangun kepercayaan diri mereka dalam menghadapi turnamen-turnamen internasional ke depan,” ia menjelaskan. Berstatus tuan rumah dan akan mendapatkan dukungan maksimal dari para penonton, PBSI menargetkan yang terbaik dalam turnamen ini. Selain itu, Polytron Indonesia Open 2026 juga menjadi momen akselerasi atlet-atlet muda Pelatnas agar tampil maksimal di hadapan publik. “Kami tentu menargetkan hasil terbaik. Dengan persiapan yang matang, kami berharap para atlet Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil yang maksimal,” tegasnya. Polytron Indonesia Open 2026 akan menjadi ajang unjuk kemampuan bagi sejumlah pebulutangkis Indonesia yang tengah naik daun maupun yang telah berpengalaman di level internasional. Nama-nama seperti Jonathan Christie, Alwi Farhan, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Putri Kusuma Wardani, Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta, hingga Nikolaus Joaquin/Raymond Indra akan menjadi bagian dari kekuatan Merah Putih di turnamen ini. Selain itu, kehadiran para pemain top dunia akan membuat persaingan semakin ketat dan menarik untuk disaksikan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia Open sebagai salah satu turnamen paling dinantikan dalam kalender bulutangkis internasional. Ketua Panitia Pelaksana Polytron Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto, memastikan bahwa penyelenggaraan tahun ini akan menghadirkan pengalaman baru yang memadukan olahraga dengan teknologi. “Polytron Indonesia Open 2026 kami siapkan dengan konsep balutan inovasi teknologi, tidak hanya dari sisi pertandingan, tetapi juga dari keseluruhan pengalaman di luar lapangan. Penonton akan menikmati berbagai aktivitas menarik, area interaktif, serta teknologi terbaru yang terintegrasi di dalam penyelenggaraan,” ujar Achmad Budiharto. Ia menambahkan bahwa konsep tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton dan media, sekaligus memperkuat daya tarik turnamen sebagai salah satu event bulutangkis kelas dunia. Selain itu, panitia juga memastikan aksesibilitas yang lebih luas bagi penggemar bulutangkis dengan menghadirkan harga tiket yang lebih affordable. “Kami juga mengumumkan bahwa penjualan tiket akan dibuat lebih affordable agar semakin banyak badminton lovers yang bisa datang langsung ke Istora GBK dan merasakan atmosfer turnamen kelas dunia. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendekatkan olahraga bulutangkis kepada masyarakat,” tambahnya. Bersama PBSI, panitia berupaya menjadikan turnamen ini sebagai “pesta rakyat bulutangkis” yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat pecinta bulutangkis di Indonesia. Didukung harga tiket yang affordable, pengunjung tak hanya disuguhi pertandingan yang menarik, tetapi juga akan dimanjakan dengan beragam aktivitas seru dan sajian hiburan menarik di berbagai area yang telah disiapkan.

Piala BJK Grup I: Kalah dari Thailand, Indonesia Tetap Lolos

Timnas tenis putri Indonesia

Timnas tenis putri Indonesia menelan kekalahan 1-2 dari Thailand pada pertandingan Piala Billie Jean King (BJK) Grup I Asia Oceania yang berlangsung di New Delhi. Meski menelan kekalahan pada pertandingan melawan Thailand, namun Indonesia tetap berhak lolos ke playoff qualifier yang akan berlangsung pada November karena Indonesia merupakan pemuncak klasemen Grup I Asia Oceania dengan empat kemenangan dan satu kekalahan. Pada pertandingan tunggal pertama, wakil Indonesia Priska Madelyn Nugroho tampil menghadapi Thasaporn Naklo. Namun pertandingan itu hanya berlangsung selama 25 menit karena Priska harus mengundurkan diri saat ia memimpin 3-2. Tim Thailand pun memimpin 1-0. Petenis tunggal putri Indonesia lainnya, Janice Tjen, tampil pada pertandingan kedua. Janice yang menghuni peringkat 41 dunia itu tidak mengalami masalah berarti saat berhadapan dengan Anchisa Chanta yang berada di peringkat 442 dunia, dan memenangi pertandingan selama 1 jam 35 menit itu dengan skor 6-2, 6-4. Skor kemudian menjadi imbang 1-1. Tim Indonesia menurunkan dua petenis muda pada pertandingan ganda, yakni pasangan Anjali Kirana Junarto/Meydiana Laviola Reinnamah untuk berhadapan dengan wakil Thailand Anchisa Chanta/Patcharin Cheapchandej. Pada pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 5 menit itu, Anchisa/Pathcarin berhasil menaklukkan pasangan Indonesia dalam dua set langsung dengan skor 6-2, 6-4

PBSI panggil pemain muda untuk perkuat skuad Thomas & Uber Cup

Thomas & Uber Cup 2026

Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memanggil pebulu tangkis muda untuk memperkuat tim bulu tangkis Indonesia yang bersaing di Thomas & Uber Cup 2026. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian mengatakan fokus utama dari PBSI saat ini adalah memastikan kesiapan tim secara menyeluruh. “Kami melihat kesiapan secara keseluruhan sebagai faktor utama. Setiap pemain yang terpilih diharapkan dapat menjalankan perannya dengan baik dan berkontribusi untuk tim,” ujar Eng Hian dikutip dari keterangan PBSI, Sabtu. Di tim Thomas, Indonesia akan diperkuat pebulu tangkis muda seperti Alwi Farhan, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin. Sedangkan di tim Uber, Merah Putih akan dihuni pemain muda seperti Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Thalita Ramadhani Wiryawan. Eng Hian menegaskan bahwa penentuan komposisi pemain dilakukan melalui proses evaluasi menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari performa, kesiapan fisik dan mental, hingga kebutuhan strategi tim. Keputusan ini diambil secara objektif dan kolektif bersama dari tim kepelatihan yang ada saat ini di PBSI yang menganalisis kedalaman komposisi terbaik untuk bisa memberikan keseimbangan. Di dalam komposisi tim saat ini dipadukan antara pemain muda dengan pemain berpengalaman. Sebagai unggulan kedua, tim Thomas Cup memiliki harapan untuk memberikan hasil yang terbaik bagi Indonesia. “Namun harus disadari bahwa saat ini persaingan begitu ketat dan setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, Tim Thomas akan fokus pada setiap langkah dimulai dari fase grup sambil terus menjaga performa tim,” ungkap Eng Hian.​ Sedangkan untuk tim Uber, Eng Hiang mengatakan bahwa targetnya yakni tampil optimal sejak fase grup dan terus bersaing untuk melaju terus ke babak berikutnya. “Sementara itu untuk tim Uber fokus kami adalah memastikan tim dapat tampil optimal sejak fase grup, sambil terus membangun kepercayaan diri dan kekompakan tim untuk melangkah ke tahap berikutnya,” ujar Eng Hian. Ajang Thomas & Uber Cup 2026 dijadwalkan akan berlangsung mulai 24 April hingga 3 Mei 2026 mendatang. Dilansir dari PBSI, berikut tim bulu tangkis Indonesia untuk Thomas & Uber Cup 2026: Skuad Thomas Cup Indonesia 2026: 1. Jonatan Christie 2. Alwi Farhan 3. Moh Zaki Ubaidillah 4. Anthony Sinisuka Ginting 5. Fajar Alfian 6. Muhammad Shohibul Fikri 7. Sabar Karyaman Gutama 8. Moh Reza Pahlevi Isfahani 9. Raymond Indra 10. Nikolaus Joaquin Skuad Uber Cup Indonesia 2026: 1. Putri Kusuma Wardani 2. Thalita Ramadhani Wiryawan 3. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi 4. Ester Nurumi Tri Wardoyo 5. Febriana Dwipuji Kusuma 6. Meilysa Trias Puspitasari 7. Rachel Allessya Rose 8. Febi Setianingrum 9. Siti Fadia Silva Ramadhanti 10. Amallia Cahaya Pratiwi