Tampil Dominan, SDN Kalirungkut I/264 Juara KU 10 dan KU 12

Aksi kapten tim KU 12 SDN Kalirungkut I/264, Bellamy Nabilla Ariellaputri saat memimpin serangan ke jantung pertahanan SDN Manukan Kulon II/499 di partai final MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025-2026 yang tersaji di Stadion Brawijaya Surabaya, Minggu 24 Agustus 2025.

SURABAYA, 24 Agustus 2025 – MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 1 2025 – 2026 sukses digelar selama lima hari pada 19 – 24 Agustus 2025 di Stadion Brawijaya dan Stadion Bogowonto. Pada partai final yang berlangsung pada Minggu (24/8), tim KU 12 SDN Kalirungkut I/264 sukses mempertahankan gelar juara usai menekuk SDN Manukan Kulon II/499 B dengan skor akhir 4-1. Sementara itu, tim KU 10 SDN Kalirungkut I/264 berhasil menjadi kampiun setelah melakoni laga sengit kontra SDN Ngagel Rejo I/396. Dari tengah lapangan, laga pamungkas KU 12 MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025 – 2026 yang mempertemukan SDN Kalirungkut I/264 kontra SDN Manukan Kulon II/499 berlangsung intens sejak kick-off babak pertama. Kapten SDN Kalirungkut I/264, Bellamy Nabilla Ariellaputri langsung memimpin serangan ke jantung pertahanan SDN Manukan Kulon II/499. Skor kacamata tak bertahan lama, di menit ke-3, pemain depan SDN Kalirungkut I/264 Jenifer Charolina Besi mampu menembakkan bola dari tengah lapangan yang tepat bersarang di gawang lawan. Keunggulan 1-0 itu sontak menambah motivasi Bellamy dkk untuk terus menggerus pertahanan SDN Manukan Kulon II/499. Jual beli serangan kembali terjadi, kedua tim bermain ngotot dalam merebut bola. Saling patahkan penguasaan bola kerap menghasilkan bola-bola mati. Meski demikian, bek SDN Kalirungkut I/264 tak membiarkan bola yang diolah skuad SDN Manukan Kulon II/499 B mampu melewati zona berbahaya. Kebuntuan kembali terpecah manakala bola yang di assist pemain depan SDN Kalirungkut I/264, Cataleya Judith Melandre menit ke-9 di depan gawang mampu disambut sepakan cantik Jenifer melewati bawah dan membuat kiper Syahrotus Sita tak punya waktu untuk menangkap. Brace Jenifer membuat keunggulan 2-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki 15 menit kedua, SDN Kalirungkut I/264 kembali mempertahankan posisi bola dan menciptakan sejumlah peluang. Tapi SDN Manukan Kulon II/499 tak kalah agresif bermanuver untuk membuka celah peluang. Upaya itupun membuahkan satu poin di menit ke-19 yang dieksekusi oleh Chalysta Rizky Aprilia. Kedudukan berubah 2-1 di awal babak kedua. Mendekati akhir babak, SDN Kalirungkut I/264 sukses mempertebal keunggulan lewat skema lemparan ke dalam yang dilakukan oleh Bellamy. Dua gol tambahan di babak kedua tercipta lantaran sundulan blunder dari bek lawan yang menyambut lemparan itu. Alih-alih membuat bola menjauh dari gawang, upaya halauan bek SDN Manukan Kulon II/499 malah membuat papan skor berubah jadi 4-1. Keunggulan bagi SDN Kalirungkut I/264 itu bertahan hingga wasit Abdul Aziz Sugesti meniup peluit panjang. Kemenangan tim KU-12 SDN Kalirungkut I/264 ini menambah catatan apik dalam keikutsertaannya di ajang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025 – 2026. Pada Milklife Soccer Challenge Surabaya 2025 bulan Februari lalu, tim asuhan Raedi Januar itu juga meraih podium tertinggi dalam babak adu penalti dramatis 3-1 dengan SD Al Islah. “Pertandingan yang menegangkan dan akhirnya bisa juara. Apalagi di tim lawan ada dua pemain yang bagus dan itu tantangan beratnya. Tapi aku sampaikan ke teman-teman untuk bermain tenang, tidak panik dalam oper bola, dan shoot dengan tepat. Bersyukur akhirnya bisa jadi juara lagi di MLSC,” ucap Bellamy. Kesuksesan tim KU 12 SDN Kalirungkut I/264 juga diikuti oleh kemenangan perdana tim KU 10 mereka. Di laga pamungkas KU 10, SDN Kalirungkut I/264 sukses mencatatkan empat gol tanpa balas dari SDN Ngagel Rejo I/396. Adalah pemain tengah SDN Kalirungkut I/264, Olivia Okta Maharani membuka keunggulan pertama usai memanfaatkan bola lemparan ke dalam yang dilakukan oleh Agnia Nurul Fadhila Rohmah dari pinggir lapangan. Olivia yang dibayangi pemain SDN Ngagel Rejo di depan gawang sukses memberikan sontekan tipis dan menyarangkan bola ke gawang di menit pertama. Tak sampai satu menit kemudian, Agnia membuat gol melalui skema tendangan bebas yang melesat masuk ke gawang tanpa disadari oleh kiper Aerelyn Belvania Ardianto. Kedudukan 2-0 menambah semarak atmosfer pertandingan final. Jual beli serangan kembali terjadi di sisa babak pertama. SDN Kalirungkut I/264 sering melakukan pressing di zona bahaya dan mengoyak pertahanan SDN Ngagel Rejo I/396. Counter attack yang dikomandoi oleh Atsilah Dhia Syarafana masih bisa dipatahkan jadi bola-bola mati. Sejumlah peluang bagi kedua tim sejatinya tercipta, sayangnya masih gagal dikonversi menjadi gol. Kondisi ini mendorong pertandingan berjalan alot. Kebuntuan kembali terpecah oleh Agnia yang mampu menceploskan bola lewat direct shooting dari sisi kanan lapangan tepat masuk ke gawang lawan. Papan skor berubah menjadi 3-0 hingga akhir babak pertama. Usai turun minum, SDN Kalirungkut I/264 menambah motivasi untuk gencar melancarkan serangan demi mempertebal keunggulan. Agnia mencetak hattrick usai diberi hadiah tendangan bebas dari tengah lapangan. Bola yang dilesatkan dengan kaki kanannya itu mampu menukik langsung ke arah gawang tanpa bisa dibaca oleh kiper lawan. Usai mempertebal keunggulan menjadi 4-0, SDN Kalirungkut I/264 terus memperkokoh pertahanan hingga babak kedua berakhir. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi tim KU-10 SDN Kalirungkut I/264. Pada MilkLife Soccer Challenge Surabaya 2025 lalu, mereka harus puas di posisi runner-up. “Kerja keras dan latihan kami terbayar di babak final ini karena akhirnya bisa bawa piala juara KU 10. Pertandingannya capek tapi seru karena belum pernah melawan tim SDN Ngagel Rejo I/396 jadi deg-degan gimana bermain dengan mereka,” kata Agnia yang meraih gelar Best Player KU 10. Peningkatan Kuantitas Putri Surabaya Selaras dengan Kualitas Kuantitas dan kualitas para putri Kota Pahlawan menunjukkan tren positif dalam ajang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2025 – 2026. Kali ini, 1.662 siswi dari 79 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) dari kota Surabaya dan sekitarnya ikut ambil bagian dalam turnamen sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut. Mereka terbagi dalam 88 tim KU 12 dan 64 tim KU 10 untuk unjuk kebolehan mengolah ‘si kulit bundar’ sekaligus merebut gelar yang terbaik pada seri ini.  Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh memberi dukungan penuh penyelenggaraan MLSC Surabaya Seri 1 2025 – 2026. Ia menilai bahwa olahraga seperti sepak bola juga berpengaruh terhadap pengembangan talenta para siswi. Dengan demikian, Yusuf berharap agar di gelaran berikutnya animo peserta semakin meningkat yang diimbangi dengan kualitas di lapangan. “Ini apresiasi untuk para siswi Surabaya dan semoga dapat terus berlanjut karena MilkLife Soccer Challenge juga salah satu cara untuk membangun talenta siswi. Harapannya dari hari ini mereka bisa bercerita pengalaman mereka mengikuti turnamen sehingga dapat dicontoh dan berimbas pada sekolah lain. Untuk program pengembangan … Read more

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Kalahkan Malaysia, Indonesia Juara Grup

Timnas Putri U16 Indonesia

Timnas Putri U16 Indonesia menjadi juara grup klasemen Piala AFF Putri U16 2025 atau ASEAN Girl’s Championship 2025 usai mengalahkan Malaysia, Minggu (24/8/2025). Bermain di Stadion Manahan, Solo, Timnas Putri U16 Indonesia berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Malaysia. Pasukan Timo Scheunemann tampil impresif sejak awal laga. Mereka membuka keunggulan melalui gol cepat Nasywa Salsabila Fatah di menit ke-4. Tak butuh waktu lama, penalti Jazlyn Kayla Firyal pada menit ke-15 menambah keunggulan Indonesia menjadi 2-0 di babak pertama. Memasuki paruh kedua, Malaysia sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Nur Laila Syamila. Namun, Garuda Pertiwi merespons dengan cepat. Pemain pengganti Vivi Vera Fernanda mencetak gol ketiga, memastikan skor akhir 3-1 untuk kemenangan Indonesia. Kemenangan ini membuat Timnas Putri U16 Indonesia mengamankan posisi juara Grup A Piala AFF Putri U16 2025. Selain itu, Garuda Pertiwi memastikan satu tiket ke babak semifinal ASEAN U16 Girl’s Championship 2025. Sebab, dengan kemenangan atas Malaysia, Timnas Putri U16 Indonesia mengoleksi 6 poin dari dua laga yang telah dijalani. Sementara Malaysia harus puas di posisi runner-up dengan 3 poin dan menunggu hasil laga terakhir Grup B dan C untuk menentukan status runner-up terbaik.

Inilah Sang Penguasa DBL Banjarmasin

Suasana Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan

Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan telah rampung digelar pada Jumat, 22 Agustus 2022 kemarin di GOR Hasanuddin Banjarmasin. Dari nomor putra, Pasukan Smaven (julukan SMAN 7 Banjarmasin) membayar lunas dendam kekalahan atas Smasa (julukan SMAN 1 Banjarmasin). Smaven menang 63-46. Para penonton seakan menjadi saksi Smaven sukses membalaskan dendam dengan manis. Pada final edisi 2019, Smaven tumbang di tangan Smasa. Smaven nyaris tak pernah dalam keadaan tertinggal. Mereka konsisten mencetak dua digit angka selama emapt kuarter. Smasa sejatinya juga bukan tanpa perlawanan. Mereka mengerahkan segalanya di lapangan. Termasuk memangkas margin ketertinggalan. Bahkan, Smasa sempat melaju di kuarter ketiga. Sayang, pada kuarter pemungkas mereka gagal menjaga tren tersebut. Di kuarter akhir Smasa justru hanya mencetak tiga angka saja. Berbanding terbalik dengan Smaven yang menambah keunggulan dengan 10 poin. Ketajaman juga menjadi poin selanjutnya yang membuat Smaven menang. Pada gim kali ini Smaven memasukkan 7 dar 25 percobaan tembakan tiga angka. Akurasi bidikan penggawa Smaven juga cukup bagus berada di angka 34 persen (25/72). Pada sudut Smasa, Langit Porsea dan kawan-kawan hanya memasukkan 1 dari 22 percobaan tembakan dari luar garis tripoin. Redup di final. Ahmad Rizky Aulia menjadi pengumpul angka terbanyak dengan raihan 24 poin plus 10 rebound. Ia memasukkan 4 dari 11 percobaan tembakan tiga angka. Doi juga menjadi satu-satunya pemain Smaven yang mencetak dua digit poin. Sementara itu, di final nomor putri, Srikandi Smada Banjarmasin masih menjadi penguasa! Putri Smada berhasil menang pada partai final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 South Kalimantan. Smada menutup laga dengan skor akhir 66-41. Di laga final Smada bertemu kembali dengan SMAN 1 Banjarbaru. GOR Hasanuddin Banjarmasin menjadi saksi terulangnya prestasi Smada, back-to-back juara.

IFSC Youth Championships 2025: Emas Pertama Untuk Indonesia!

Podium Speed Putra U17 IFSC Youth Asian Championship Guiyang 2025

Atlet panjat tebing muda Indonesia, Haddan Malik Baqmuhyibar meraih medali emas nomor speed putra U17 dalam IFSC Youth Asian Championship Guiyang 2025 di China, Sabtu. Haddan mengungguli atelt tuan rumah, Zhao Yicheng, dalam final. Atlet berusia 16 tahun asal Jakarta itu mendapatkan wildcard setelah Zhang mengalami false start. Atlet panjat tebing Jepang, Sota Saito, kebagian medali perunggu dengan catatan waktu 5,41 detik, demikian hasil perlombaan yang dicatat federasi panjat tebing dunia IFSC Climbing. Tim panjat tebing muda Indonesia juga meraih dua medali perunggu, masing-masing dipersembahkan oleh Naura Jasmine Rayya dan Antasyafi Robby Al Hilmi. Naura menyumbangkan perunggu dari nomor speed putri U17 setelah mencatatkan waktu tercepat dari wakil Korea Selatan Ham Juyeon. Atlet DKI Jakarta itu mencatatkan waktu 8,96 detik, sementara lawannya 9,08 detik. Untuk medali emas dan perak speed putri U17 diraih China lewat Chunyouxuan Wang dengan 7,25 detik lebih cepat dari atlet Jepang, Natsumi Hara yang mencatat waktu 8,35 detik. Satu medali perunggu lainnya untuk Indonesia dipersembahkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi yang turun dalam speed putra U-19. Pada laga small final, Robby mencatatkan waktu 5,31 detik mengungguli wakil Khazakhstan Damir Toktarov yang menorehkan waktu 7,00 detik. Medali emas dan perak speed putra U19 disabet atlet Korea Selatan, Sangwon Choi, dengan wildcard setelah atlet Jepang, Haku Oishi mengalami false start. Untuk kejuaraan ini Indonesia mengirimkan 15 atlet di berbagai nomor.

Akhiri Penantian 21 Tahun, Petenis Indonesia Tembus US Open 2025

Janice Tjen

Petenis muda Indonesia, Janice Tjen berhasil mengukir sejarah dengan lolos ke babak utama US Open 2025. Ia menjadi atlet tenis tanah air pertama yang mencatatkan pencapaian tersebut di Grand Slam kategori tunggal sejak Angelique Widjaja di US Open 2004. Adapun Janice Tjen lolos ke babak utama setelah tampil dominan melawan wakil Jepang Aoi Ito dalam kualifikasi tunggal putri round 3 yang digelar Jumat (22/8/2025) malam WIB. Peraih medali perunggu Asian Games 2022 Hangzhou di nomor ganda putri itu menang dua set langsung dengan skor 6-1 serta 6-2. “(Hasil) ini sangat berarti buat saya. Saya berusaha agar tidak terlalu memikirkan (kelolosan ke babak utama) dan hanya mencoba memberikan yang terbaik lalu membiarkan hasilnya membawa saya,” ujar Janice Tjen pasca laga, dilansir dari Washington Post. “Akan tetapi, keberhasilan mengulang (pencapaian) ini lagi setelah lebih dari 20 tahun, rasanya luar biasa,” sambung petenis berusia 23 tahun tersebut. Adapun selepas keberhasilan mencapai babak utama US Open 2025, Janice Tjen selanjutnya telah dinanti oleh Veronika Kudermetova di partai pertama. Wakil Indonesia menghadapi lawan cukup berat sebab Kudermetova diketahui merupakan petenis unggulan ke-24 turnamen berusia 28 tahun. Duel antara keduanya akan digelar pada Minggu (24/8/2025) pukul 13.00 waktu setempat atau Senin (25/8/2025) pukul 00.00 WIB. Keberhasilan menembus babak utama US Open 2025 tak ayal menambah panjang daftar pencapaian Janice Tjen tahun ini. Sebagai informasi, atlet kelahiran Jakarta, 6 Mei 2002 itu sempat menjadi finalis urnamen ITF W75 Lexington dan ITF W100 Landisville awal bulan ini. Pencapaian ini langsung mendongkrak posisinya hingga berhasil menempati peringkat 200 besar dunia. Sebelumnya, Janice Chen juga sukses menyabet predikat ITF Player of the Month edisi Mei dan Juni menyusul keberhasilan dia mengukir 42 kemenangan set secara berturut-turut.

ASEAN U16 Girls Championship 2025: Indonesia Kalahkan Timor Leste

Syafia Tristalia Chorlienka

Timnas Sepakbola Putri Indonesia U16 berhasil menorehkan kemenangan telak atas Timnas Putri Timor Leste di ajang ASEAN U16 Girls Championship 2025, Rabu (20/8/2025) malam di Stadion Manahan Solo. Timnas sepakbola putri Indonesia U16 sudah menunjukkan dominasinya sejak awal babak, yang dimulai pukul 19.30. Dalam pertandingan yang berakhir sekitar 21.04 WIB, timnas putri Indonesia membukukan kemenangan telak 6-0. Garuda pertiwi sukses membuat Timor Leste mati kutu dan permainan monoton tidak berkembang. Alhasil, pada babak pertama, Nasywa mampu mencentak gol dengan mudah ke sisi kanan gawang di menit ke-14. Disusul lagi, enam menit kemudian, giliran Jazlyn Kayla Firyal yang mencetak gol lewat tendangan bebas di dekat kotak penalti. Tak berhenti di situ, Nasywa Salsabila Fatah juga menorehkan gol keduanya hingga skor menjadi 3-0. Memasuki menit ke-26, Jezlyn Kayla Azkha yang menjebol gawang Timor Leste. Lalu, di menit ke-35, giliran Nasywa mencetak gol. Skor menjadi 5-0 hingga babak pertama berakhir. Saat babak kedua, Syafia Tristalia Chorlienka memanfaatkan kemelut di depan gawang Timor Leste di menit ke-62, dan berbuah gol. Skor akhir 6-0 untuk kemenangan tim asuhan Timo Susilo Scheunemann ini. ASEAN U16 Girls Championship 2025 diikuti sembilan tim, yang semula dibagi jadi tiga grup. Timnas putri U16 Indonesia ada pada Grup A bersama Malaysia dan Timor Leste. Nantinya hanya empat tim yang berhak melaju dari fase grup ke babak gugur; semifinal, yakni masing-masing juara grup plus satu tim peringkat kedua atau runner-up terbaik.

SMA Buksi Berjaya di DBL Seri Jakarta Barat

SMA Bukit Sion Jakarta

SMA Bukit Sion Jakarta kembali menjadi kampiun Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Jakarta. Hasil itu diperoleh setelah meraih kemenangan atas SMA Dian Harapan Jakarta dengan skor akhir 81-43, Rabu, 20 Agustus 2025. Gelar keenam di level region sudah diamankan. Sejak pemisahan region pada 2018, Buksi memang belum terkalahkan. Jakarta Barat kembali menjadi hak milik tim besutan Jap Ricky Lesmana. SMA Buksi tidak hanya memenangkan pertandingan tetapi juga mendominasi. Sejak tepis mula, SMA Dian Harapan Jakarta (Zebaoth) masih kerap memberikan tekanan. Bahkan sempat saling berbalas skor. Namun, tidak butuh waktu lama bagi Buksi untuk “panas”. Memasuki pertengahan kuarter pembuka, Buksi mulai memperlebar jarak. Di penutup kuarter pertama mereka memimpin dua digit poin, 19-9. Di kuarter berikutnya, selisih angka semakin jauh. Zebaoth mulai kehilangan tempo permainan. Plus pemain andalan mereka, Fanando Al Arice justru mengalami cedera. Hal itu membuat Buksi makin di atas angin. Poin mereka kian tak terkejar. Sampai akhir pertandingan, Buksi masih unggul. Hal itu meresmikan Buksi kembali sebagai penguasa Jakarta Barat. Sebanyak empat pemain Buksi catatkan dua digit dalam laga ini. Adalah Ryansean Bastian Gunawan dengan 16 poin, Efrael Yerusyalom Enrichia dengan 12 poin, Mohammad Alkaysan Aldirono dengan 10 poin, dan Riovaldo Renjiro Leonardy dengan 10 rebound. Selain empat nama tersebut, kemenangan Buksi juga berkat aksi solid antarpemain. Barisan rookie pun juga tampil gemilang. “Senang banget akhirnya bisa ngerasain sendiri main bareng Buksi, karena tiga tahun kemarin aku cuma bisa ngelihat kakak aku main di Buksi. Terus dapet chance di musim pertama ini seneng lah. Akhirnya bisa merasakan sendiri atmosfernya,” ucap Aloysius Reynold Kusnoatmaja, rookie Buksi. Perjalanan Buksi masih belum berakhir sampai di sini. Ke depannya, mereka masih akan bertanding di Championship Series dan bakal melancarkan misi back to back champion. “Tim lain harusnya kuat-kuat sih, tapi menurut saya, karena kita latihannya cukup keras dan timnya sangat solid, jadi harusnya kita bisa. Saya juga mau back to back champion, Kak. Saya juga mau ngerasain main di Indonesia Arena,” pungkasnya. Bukan hanya Buksi, skuad Zebaoth juga mendapat kesempatan serupa. Sebagai finalis DBL West Jakarta, mereka juga bakal ikut bersaing di panggung Championship Series.

FIVB U21 Putra 2025: Indonesia Siap Ciptakan Kejutan di Cina

Pelepasan timnas voli putra U21 Indonesia

Jalan panjang itu dimulai dari lapangan-lapangan Proliga, dua musim beruntun yang menggembleng fisik dan mental. Dari Surabaya, mereka sempat mencicipi getirnya persaingan Asia dalam Kejuaraan Asia U20, pulang dengan status peringkat empat. Lalu, berbulan-bulan pemusatan latihan mengikat kebersamaan dan disiplin. Kini, skuad muda Merah Putih itu menatap panggung yang lebih besar: Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 di Cina. “Persiapannya sudah cukup panjang. Mereka ikut Proliga dua kali, lalu tampil di Kejuaraan Asia U20 di Surabaya dengan hasil empat besar. Setelah itu ada TC (training camp) yang juga panjang,” ujar Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, dalam pelepasan timnas, Senin (18/8/2025). Nada suaranya berisi optimisme. Ia percaya, dari teknis hingga strategi, dari fisik hingga mental, anak-anak ini sudah di titik kesiapan penuh, 100 persen. “Dari keseluruhan, mereka sudah siap. Mudah-mudahan bisa main total dan tampil baik,” katanya. PBVSI, menurut Imam, tidak hanya membangun tim ini dengan latihan keras. Ada upaya membentuk mental, integritas, dan semangat pantang menyerah. Sebab di level dunia, bukan hanya smash dan block yang menentukan, melainkan juga daya tahan menghadapi tekanan. Target yang dipasang cukup realistis, tapi tetap menyimpan mimpi besar. Tim putra U21 diharapkan melampaui catatan tim putri U21 yang sebelumnya hanya berhenti di peringkat 16 ketika tampil di Surabaya. “Target awal tentu harus bisa lolos dahulu dari fase grup D, minimal masuk empat besar. Setelah itu masuk 16 besar, lalu bertanding lagi. Syukur kalau bisa memperbaiki peringkat hingga 12 atau 10 besar,” kata Imam. Ambisi itu tidak kecil jika melihat lawan yang menanti. Indonesia tergabung di Grup D bersama Italia, Argentina, Prancis, Ukraina, dan Tunisia, nama-nama besar di peta voli dunia. Grup ini bukan sekadar ajang pembuktian, melainkan ujian kedewasaan bagi tim muda Indonesia. Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 berlangsung di Cina, 18–24 Agustus 2025. Di sanalah perjalanan panjang yang dimulai dari Proliga, dari arena domestik yang penuh sorak-sorai, akan menemukan arti sebenarnya: apakah voli putra Indonesia bisa menuliskan bab baru di panggung global. Berikut daftar nama pemain timnas voli putra U21 Indonesia: Muhammad Darda Dawuda Alahimsalam Hillarius Galang Bryantama Pajar Pamungkas Zaki Hasan Raihan Rizky Attorif Muhammad Reyhan Bagas Wijanarko Muhammad Haikal Agustino Krisna Imam Ahmad Faisal Offisial Tim Head Coach: Anwar Sadat Assistant Coach: Nurwidayanto Assistant Coach: Dody Ardiansyah Penasehat: Li Quijiang Manajer: Hari Trisnardjo

Catat! Ini Jadwal Indonesia di Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 2025

Timnas Voli Putra U21 Indonesia

Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 atau FIVB U21 Putra 2025 terhitung sebagai edisi ke-23 sepanjang sejarah turnamen. Tahun ini kejuaraan melibatkan 24 tim peserta, meningkat dari 16 negara pada edisi sebelumnya. Timnas Voli Putra Indonesia U21 kembali tampil di kejuaraan ini, selepas absen 36 tahun lamanya. Terakhir kali Merah Putih berpartisipasi pada edisi 1989 silam, dengan hasil akhir posisi ke-15 dari 16 tim peserta. Kali ini mengacu hasil drawing FIVB Putra U21 2025, Tim Merah Putih tergabung dalam Pool D bersama Italia U21, Argentina U21, Tunisia U21, Prancis U21, dan Ukraina U21. Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) Imam Sudjarwo mengaku percaya diri terhadap persiapan tim yang sudah dilakukan dengan baik. “Persiapannya sudah cukup panjang, sebelumnya mereka mengikuti Proliga 2 kali, kemudian tampil di Kejuaraan Asia U-20 di Surabaya, dan meraih peringkat 4 Asia,” ujarnya, pada Senin (18/8/2025). PBVSI menetapkan target minimal lolos dari fase grup, alias masuk 4 besar Pool D. Kemudian melaju ke babak 16 besar. “Target awal tentu harus bisa lolos dahulu dari fase grup D, minimal masuk 4 besar. Syukur kalau bisa memperbaiki peringkat hingga 12 atau 10 besar,” imbuh Imam. Jadwal Voli FIVB U21 Putra 2025 akan bergulir pada 21-31 Agustus 2025, yakni dari fase grup sampai final. Turnamen ini menggunakan format baru yang diikuti 24 tim. Mereka dibagi dalam 4 pool, masing-masing diisi 6 tim. Fase grup menggunakan sistem round robin, bakal menentukan peringkat di klasemen akhir tiap pool. Peringkat didasarkan kepada total poin, rasio set, serta pertemuan atau head-to-head. Tim dengan performa terbaik berhak lolos fase gugur. Empat tim teratas dari tiap pool lolos ke babak 16 besar. Sementara 2 tim terbawah melanjutkan ke playoff peringkat 17-24. Pemenang setiap pertandingan 16 besar melaju ke perempat final, sementara yang kalah bersaing memperebutkan peringkat 9-16. Laga pembuka Tim Voli Putra Indonesia U21 dijadwalkan melawan Italia U21, pada Kamis 21 Agustus 2025, mulai pukul 19.00 WIB. Laga ini rencananya bakal disiarkan Moji TV. Timnas Italia U21 menjadi salah satu unggulan di turnamen ini, dan pernah menyabet juara pada edisi 2021. Syarat lolos Timnas Voli Putra U21 Indonesia adalah finis 4 besar di klasemen akhir Pool D. Oleh karenanya Indonesia U21 wajib memaksimalkan 5 laga yang bakal dilakoni. Di atas kertas, peluang besar Indonesia bisa mencuri poin dari laga kontra Tunisia dan Ukraina. Target realistis Indonesia adalah finis posisi 3 atau 4 di Pool D, sebagai syarat lolos ke babak 16 besar. Jika tercapai, ini bakal melebihi prestasi Timnas Voli Putri U21 yang finis peringkat 16 dalam kejuaraan FIVB Putri U21 2025. Jadwal Babak Penyisihan Pool D (Timnas Indonesia) 21 Agustus 2025 – 10:00 WIB: Italia vs Indonesia 22 Agustus 2025 – 16:00 WIB: Tunisia vs Indonesia 24 Agustus 2025 – 13:00 WIB: Prancis vs Indonesia 25 Agustus 2025 – 16:00 WIB: Ukraina vs Indonesia 26 Agustus 2025 – 13:00 WIB: Argentina vs Indonesia

Pembalap Muda Indonesia Juara Dunia Aquabike World Championship 2025

Boanerges Ratag Juara Dunia Aquabike World Championship 2025.

Indonesia kembali menorehkan sejarah di panggung olahraga internasional. Boanerges Ratag, atlet muda berusia 16 tahun asal Papua Barat, resmi menjadi Juara Dunia Aquabike Jetski World 2025 dalam ajang APB-UIM Endurance World Championship Grand Prix of Indonesia yang berlangsung di Danau Toba, Sumatera Utara, pada 15 Agustus 2025. Prestasi gemilang ini mengukuhkan Boanerges sebagai pembalap jetski Indonesia pertama sekaligus termuda di dunia yang berhasil meraih gelar bergengsi tersebut. Sejak hari pertama, Boanerges tampil dominan dengan strategi matang dan performa stabil. Dari total enam seri balapan, ia sukses mengumpulkan 136 poin. Rinciannya, 22 poin di moto kedua, 25 poin di moto ketiga, 22 poin di moto keempat, 20 poin di moto kelima, dan ditutup dengan poin sempurna 25 pada moto terakhir. Keunggulan ini membuatnya tak terkejar oleh dua rider asal Amerika Serikat, Jay Finlinson di posisi kedua dengan 113 poin dan Anthony Radetic di posisi ketiga dengan 92 poin. Selisih 23 dan 44 poin menunjukkan dominasi Boanerges di lintasan air Danau Toba. Dalam pernyataannya, Boanerges dengan rendah hati mendedikasikan kemenangan ini untuk bangsa: “Hari ini bukan hanya kemenangan saya, tapi kemenangan untuk Indonesia. Terima kasih atas doa dan dukungan, terutama masyarakat Papua Barat dan seluruh rakyat Indonesia.” ujarnya Ketua Panitia Lake Toba GP sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, juga memberikan apresiasi tinggi: “Kemenangan Boanerges Ratag adalah bukti nyata bahwa putra bangsa mampu bersaing di level dunia. Dari Papua Barat, ia membawa Indonesia berdiri di podium tertinggi. Ini adalah kado indah menjelang HUT ke-80 RI dan menjadi inspirasi generasi muda,” pungkasnya. Momen kemenangan ini terasa semakin istimewa karena diraih hanya dua hari sebelum perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Semangat juang Boanerges seolah mencerminkan nilai pantang menyerah yang diwariskan para pahlawan. Dengan prestasi ini, Boanerges tidak hanya mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia, tetapi juga menjadi simbol inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi, berjuang, dan meraih prestasi internasional.

Indonesia Team Girls U15 Raih Medali Perunggu Pony Girls U15 World Series Baseball Championship 2025

Tim wanita baseball Indonesia baru saja menempatkan posisi ke-3 pada pertandingan Pony Girls U15 World Series Baseball Championship 2025. Tahun ini Indonesia menjadi tuan rumah Pony Girls U15 World Series Baseball Championship pada tanggal 12-17 Agustus 2025. Kemenangan Indonesia melawan 2 Tim dari Jepang (U15 dan U13) dan tim dari USA. Score yang sempat tertinggal tidak meruntuhkan semangat tim Indonesia untuk mengejar ketinggalan dengan kemenangan 4-3 saat melawan Jepang-13. Hasil ini memenangkan Indonesia meraih medali perunggu sebagai tuan rumah.

Garuda Muda Sapu Bersih Gelar Juara di Ghana

JE Wilson Ghana International 2025

Kabar menggembirakan datang dari para pemain masa depan Indonesia. Pada kejuaraan bulutangkis JE Wilson Ghana International 2025, skuad Indonesia berhasil menyapu gelar juara. Lima belar berhasil dibawa para pemain Indonesia. Dua gelar juara di bawa pulang usai terjadi All Indonesian Final. Sektor ganda putri menyajikan final sesama pasangan Indonesia. Muncul sebagai juara pasangan Isyana Sahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine yang mengalahkan rekannya sendiri Nabila Cahya Permata Ayu/Nahya Muhfiya pada babak final. Keperkasaan pasangan ganda putra Indonesia, Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadahan semakin nyata. Unggulan pertama dari India Abinash Mohanty/Ayush Pattnayak dikalahkan pada babak puncak. Thalita Ramadhani Wiryawan di sektor tunggal putri juga tidak kalah cemerlang. Ia turut membuat kejutan pada babak final. Thalita menumbangkan unggulan ketiga dari India, Aalisha Naik dalam dua gim langsung. Gelar sektor tunggal tunggal putra menjadi milik Indonesia. Prahdiska Bagus Shujiwo tampil menjadi yang terbaik. Unggulan pertama ini menjadi juara dengan mengalahkan pemain dari Jepang, Shun Saito. All Indonesian Final yang terjadi pada sektor campuran dimenangkan oleh pasangan Bimo Prasetyo/Arya Nabila Thesya Munggaran yang mengalahkn rekannya M Khawaf Khoriyansah/Nahya Muhfiya. Hasil babak final Ganda campuran : Bimo Prasetyo/Arya Nabila Thesya Munggaran [INA] – M Khawaf Khoriyansah/Nahya Muhfiya [INA] : 21-7, 21-18 Tunggal putri : Thalita Ramadhani Wiryawan [INA] – Aalisha Naik [IND] : 21-13, 21-11 Tunggal putra : Prahdiska Bagus Shujiwo [INA] – Shun Saito [JPN] : 21-15, 21-18 Ganda putri : Isyana Sahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine [INA] – Nabila Cahya Permata Ayu/Nahya Muhfiya [INA] : 22-20, 21-18 Ganda putra : Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadahan [INA] – Abinash Mohanty/Ayush Pattnayak [IND] – 21-11, 21-13

Piala Kemerdekaan 2025: Tumbangkan Indonesia, Mali Juara

Piala Kemerdekaan 2025

Tim Nasional Mali U17 keluar sebagai juara Piala Kemerdekaan 2025 usai mengalahkan Timnas Indonesia U17 pada laga pamungkas dengan skor tipis 1-2 di Stadion Utama Sumatra Utara, Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin 18 Agustus 2025 malam tadi. Unggul determinasi dan postur tubuh, Timnas Mali U17 keluar sebagai juara usai menang 1-2 lewat gol Zomana Ballo dan Seydou Dembele. Sementara Indonesia hanya bisa membalas satu gol lewat Fadly Alberto. Dengan menyapu bersih tiga kemenangan pada turnamen internasional memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Indonesia ini, Timnas Mali U17 yang mengatasi Timnas Uzbekistan U17 (5-1) dan Timnas Tajikistan U17 (4-2), keluar sebagai juara turnamen dengan poin 9, mencetak 11 gol dan kemasukan 4 gol. Sementara skuat Garuda Asia, julukan Timnas Indonesia U17, asuhan Nova Arianto harus puas di posisi runner-up dengan poin 4 dari tiga laga hasil sekali menang, sekali imbang dan sekali kalah. I Putu Panji dan kawan-kawan mencetak 5 gol dan kemasukan 4 gol. Hasil yang tidak terlalu buruk bagi Garuda Asia, karena kalah tipis dari Mali yang memang difavoritkan juara di turnamen pemanasan Timnas Indonesia sebelum ajang Piala Dunia U17 2025 Qatar, November 2025 mendatang. Di posisi ketiga, Timnas Tajikistan U17 keluar sebagai tim peringkat ketiga karena sukses menahan imbang Uzbekistan U17 di pertandingan terakhir dengan skor 3-3. Tajiksitan finis dengan raihan 2 poin, hasil dua kali imbang dan sekali kalah. Sementara juara Asia U17, Uzbekistan yang diwakili tim lapis kedua harus finis di posisi paling buncit dengan pon 1 hasil sekali imbang dan dua kali kalah. Masih ada waktu dua bulan bagi Nova Arianto untuk mempersiapkan skuat Garuda Asia sebelum tampil di ajang Piala Dunia U17 di Qatar November mendatang. Kabarnya skuat Garuda Asia akan melakukan dua kala laga uji coba sebelum melawan tim-tim yang tergabung d Grup H Piala Dunia U17 2025, yakni Brasil U17, Zambia U17 dan Honduras U17.

Sejarah! Claudia Jadi Pesepak Bola Putri Indonesia Pertama di Eredivisie Vrouwen

Claudia Scheunemann

Pemain timnas putri Indonesia, Claudia Scheunemann resmi bergabung dengan klub Belanda, FC Utrecht Vrouwen setelah menandatangani kontrak tiga tahun sampai 2028. “Pemain internasional Indonesia ini mendapatkan kontrak hingga 2028 FC Utrecht telah mengamankan kontrak Claudia Scheunemann,” tulis Utrecht dalam lamannya pada Selasa. Manajer teknis sepak bola Utrecht Putri, Marlou Peeters mengatakan kedatangan Claudia membuat timnya memiliki aset berharga. Pesepak bola putri berusia 16 tahun itu sudah menjadi tulang punggung lini depan timnas putri senior Indonesia. “Keahlian teknis dan wawasannya tentang sepak bola menjadikannya aset berharga bagi FC Utrecht,” kata Peeters. “Sebagai playmaker timnas Indonesia, ia menunjukkan potensi luar biasa selama masa latihannya bersama kami. Kami tak sabar melihatnya bersinar dalam balutan seragam merah putih,” kata Peeters, lagi. Claudia sendiri senang sekali menandatangani kontrak profesional pertamanya di dunia sepak bola. “Menandatangani kontrak profesional pertama saya dengan FC Utrecht dan menjadi pemain keturunan Indonesia pertama yang menandatangani kontrak di liga top Eropa sangat berarti bagi saya,” kata pesepak bola kelahiran 24 April 2009 itu. Claudia menyatakan akan bekerja keras demi mendapatkan tempat di Utrecht Women. “Saya tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata betapa bahagia dan bersyukurnya saya. Segala kemuliaan bagi Tuhan, keluarga, dan teman-teman saya,” katanya. “Tujuan utama saya adalah bekerja keras dan belajar agar saya bisa mendapatkan tempat reguler di tim utama dan meraih prestasi hebat bersama FC Utrecht,” tambah dia. Lahir pada 24 April 2009 di Tangerang, Indonesia, Claudia memulai karier sepak bola pada 2018 bersama Young Warrior FA. Pada Agustus 2024, ia pindah ke Hamburger SV U17 dan setelah itu bermain untuk Asprov Banten. Claudia menorehkan prestasi internasional pada usia 13 ketika melakukan debut bersama timnas Indonesia U20 dan langsung mencetak gol melawan Singapura. Setahun kemudian, ia melakoni debut tim utama dalam kualifikasi Piala Dunia melawan Lebanon, yang membuatnya menjadi pemain termuda yang pernah membela Indonesia. Pada 28 Mei 2024, ia kembali mengukir sejarah dengan mencetak gol pertamanya untuk timnas dalam usia 15 tahun, kala melawan Singapura. Utrecht Putri merupakan tim papan atas kompetisi teratas sepak bola putri di Belanda, Eredivisie. Musim lalu mereka menempati posisi keempat dengan 40 poin, di bawah AFC Ajax Vrouwen, PSV Vrouwen, dan Twente.

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Yogyakarta 2025

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Yogyakarta 2025

Partai final Sirkuit Nasional A D.I. Yogyakarta 2025 telah selesai digelar di GOR Among Rogo, Yogyakarta. Rangkaian sirnas kedelapan tahun 2025 ini, diikuti sebanyak 1,148 peserta yang bertanding sejak Senin 11 Agustus lalu hingga Sabtu 16 Agustus. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 6 gelar juara dari 15 pertandingan. Diposisi kedua, ada Mutiara Cardinal dan Jaya Raya yang sama-sama meraih dua gelar juara. Sisa lima gelar dibagi rata untuk Canda Wijaya, Exist dan 3 gelar juara yang berasal dari pasangan ‘gado-gado’. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 25–30 Agustus. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Daftar Juara Sirnas A D.I. Yogyakarta 2025: TDA: Krishna Adi Nugraha [Candra Wijaya] TDI: Saifi Rizka Nurhidayah [Mutiara Cardinal] GDA: Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto [Jaya Raya/Berkat Abadi] TRA: Alif Akbar. M [PB Djarum] TRI: Raisya Affatunisa [PB Djarum] GRA: Arybka Okta Disabian/M. Zilazik Artando Z. [Jaya Raya] GRI: Nathania Prasetya/Wanda Subadra S. U. [Jaya Raya] TTA: Fardhan Rainanda Joe [Exist] TTI: Mayla Cahya A. Pratiwi [Mutiara Cardinal] GTA: M. Rizki Mubarrok/Raihan D. Edsel Pramono [PB Djarum] GTI: Adelia Nirul M/Salsabila Zahra Aulia [PB Djarum] GDC: Renaldi Samosir/Masita Mahmudin [Exist/Berkat Abadi] GRC: M. Lutfhi Habibi/Jane Maira Faiza [PB Djarum] GTC: Theodorus S. Kurniawan/Leonora Keyla F. [PB Djarum]

Piala Kemerdekaan 2025: Indonesia Sikat Juara Asia

Timnas U17 Indonesia

Timnas U17 Indonesia menang 2-0 atas Uzbekistan pada laga kedua Piala Kemerdekaan 2025. Mali akan jadi tantangan selanjutnya bagi Timnas U17 Indonesia. Hasil ketika melawan Uzbekistan merupakan kemenangan perdana Timnas U17 Indonesia di ajang Piala Kemerdekaan 2025. Duel Timnas U17 Indonesia vs Uzbekistan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Jumat (15/8/2025). Kemenangan Timnas U17 Indonesia asuhan Nova Arianto dipastikan oleh gol Dimas Adi Prasetyo (17′) dan Muhamad Al Gazani (68′). Tim asuhan Nova Arianto memberikan reaksi terbaik setelah sebelumnya tertahan imbang 2-2 oleh Tajikistan dalam laga pertama di ajang Piala Kemerdekaan 2025, Selasa (12/8/2025). “Saya sangat senang karena dua kali uji coba yang kita jalani secara kualitas tim dan intensitas pertandingan, saya sangat puas,” ujar pelatih Timnas U17 Indonesia, Nova Arianto. “Uzbekistan juga tampil luar biasa hari ini,” kata Nova Arianto, dikutip dari Kompas.com. Salah satu sumber kepuasan Nova Arianto adalah rotasi yang dilakukannya berjalan sukses. Pemain-pemain yang diberikan kepercayaan starter, salah satunya Dimas Adi Prasetyo, mampu menjawab kepercayaan darinya. “Fokus kami adalah memberikan kesempatan kepada pemain yang di pertandingan pertama tidak tampil, hanya menyisakan empat pemain yang sama,” kata Nova Arianto. Piala Kemerdekaan 2025 memang dijadikan ajang Nova Arianto untuk meramu komposisi terbaik jelang partisipasi di Piala Dunia U17 2025 pada November 2025 nanti. Nova Arianto bisa terus menggali potensi skuadnya dengan lebih dalam, mengingat Piala Kemerdekaan 2025 masih menyisakan satu pertandingan. Ya, berikutnya, Timnas U17 Indonesia akan menghadapi Timnas Mali pada laga pamungkas Piala Kemerdekaan 2025, Senin (18/8/2025). Mali sejauh ini tampil impresif dengan selalu mereguk kemenangan dalam dua laga awal melawan Uzbekistan (5-1) dan Tajikistan (4-2). Sumber: Kompas

Ubed Mengukir Sejarah, PB Djarum Beri Bonus Apresiasi 

Di partai final AJC 2025, Ubed menunjukkan performa puncak saat kembali berhadapan dengan wakil kuat dari Tiongkok, Liu Yang Ming Yu. Ia menaklukkan lawannya dua gim langsung 21-12, 21-17, dan resmi menjadi juara Asia Junior Championships 2025.

JAKARTA – Moh. Zaki Ubaidillah, putra Madura asal klub PB Djarum memecah kebuntuan nomor tunggal putra di ajang bergengsi Asia Junior Championships (AJC) 2025. Pebulutangkis muda yang akrab disapa Ubed sukses merebut kampiun tunggal putra yang sudah 24 tahun tak pernah diraih pebulutangkis Indonesia. Atas prestasi gemilang Ubed, PB Djarum, klub yang menaunginya, memberikan bonus apresiasi dalam acara Penghargaan Atlet PB Djarum Juara Asia Junior Championships 2025 yang dihelat Rabu (13/8). Ubed diguyur bonus berupa deposito senilai Rp 45 juta dan TV Polytron 43”. Tak hanya Ubed, penghargaan juga diberikan kepada empat atlet PB Djarum lainnya atas pencapaian mereka di ajang yang sama. Mereka adalah pasangan Ikhsan lintang Pramudya/Rinjani Kwinnara Nastine yang menjadi runner-up di nomor ganda campuran, Richie Duta Richardo sebagai semifinalis nomor tunggal putra, serta pasangan Riska Anggraini/Rinjani Kwinnara Nastine sebagai semifinalis di nomor ganda putri. Masing-masing atlet mendapatkan TV Polytron 43”. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah wujud konsistensi klub dalam memberikan apresiasi kepada setiap atlet yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di level internasional. Khusus untuk Ubed, Yoppy meyakini, titel Juara AJC 2025 akan jadi batu loncatan penting untuk meraih gelar yang lebih prestisius lagi kedepannya. “Kami ingin memberikan apresiasi atas perjuangan atlet karena menjadi juara di ajang Asia Junior bukan hal mudah dicapai. Khusus di sektor tunggal putra Indonesia sudah lama sekali tidak bisa menjadi juara, dan baru kali ini mencapainya. Artinya, talenta muda Tanah Air sekarang sudah mulai bisa bersaing dan menjadi yang terbaik di Asia. Selain Ubed, masih ada Richie, dan atlet-atlet junior lainnya. Harapannya mereka terus berprestasi dan bersaing di Kejuaraan Dunia Junior di India nanti,” ujar Yoppy Rosimin. Dalam ajang AJC 2025 yang berlangsung di GOR Manahan, Solo, Jawa Tengah, Ubed tampil luar biasa di sektor tunggal putra dan memecah dominasi Tiongkok. Ia mengawali turnamen dengan mulus, menundukkan lawan-lawan tangguh dari Thailand, Vietnam, Korea Selatan, dan Tiongkok. Di babak semifinal, Ubed menghadapi kompatriotnya Fardhan Rainanda Joe dan berhasil menang dengan skor akhir 21-16, 21-17. Di partai final, Ubed menunjukkan performa puncak saat kembali berhadapan dengan wakil kuat dari Tiongkok, Liu Yang Ming Yu. Dengan permainan penuh determinasi dan strategi matang, Ubed menaklukkan lawannya dua gim langsung 21-12, 21-17, dan resmi menjadi juara Asia Junior Championships 2025. Torehan ini membuat Ubed jadi pebulutangkis tunggal putra Indonesia ketiga yang meraih juara AJC setelah Taufik Hidayat pada 1997 dan Ardiansyah pada 2011. Pelatih Tunggal Putra PB Djarum, Fung Permadi, turut memberi pujian atas pencapaian anak didiknya tersebut. “Kami sebagai pelatih di PB Djarum merasa bangga atas pencapaian Ubed. Karena kami melihat Ubed adalah salah satu atlet terbaik. Kalau membicarakan teknik, kekuatan fisik, cara berpikir, dan semangatnya, Ubed memiliki semua kualitas itu. Dia punya mental juara dan konsistensi. Jadi kami menaruh harapan besar kepada Ubed untuk terus meraih prestasi yang lebih baik lagi di masa depan,” kata Fung. Ubed yang lahir di  Sampang, Madura, tahun 2007, mulai bergabung dengan PB Djarum Kudus pada tahun 2019. Sejak itu, keran prestasi Ubed semakin mengalir, antara lain menjadi juara di ajang Indonesia International Junior Challenge 2024, serta sukses jadi kampiun tunggal putra Indonesia Masters 2024, yang menjadi bukti konsistensinya di level junior internasional. Selain itu, Ubed juga menyumbang kemenangan yang membawa Indonesia memenangkan Piala Suhandinata 2024 untuk beregu campuran di BWF World Junior Championships 2024 di Nanchang, China. Kombinasi teknik permainan, kecepatan, serta daya juang tinggi menjadikannya salah satu atlet muda yang sangat diperhitungkan sebagai penerus tunggal putra Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, Ubed mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum selama ini. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PB Djarum atas apresiasi ini. Klub selalu memberi dukungan maksimal, baik dari pelatih, fasilitas, maupun semangat dari para senior dan tim. Apresiasi ini tentu menjadi motivasi tambahan buat saya untuk terus bekerja keras dan mempersembahkan yang terbaik,” ujar Ubed. Ubed menambahkan, target berikutnya yang ia bidik adalah gelar juara di ajang World Junior Championships (WJC) 2025 yang akan digelar di Guwahati, India pada akhir tahun ini. Dia bertekad mempertahankan performa dan terus berlatih dengan disiplin demi mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Dengan potensi dan mentalitas juara yang dimiliki Ubed, Indonesia patut menaruh harapan besar akan kebangkitan tunggal putra di masa depan. Yoppy mengatakan, PB Djarum akan terus mencari dan menyiapkan atlet-atlet bertalenta super yang akan menjadi penerus Ubed dalam meraih prestasi tingkat dunia. Oleh karena itu dalam waktu dekat akan digelar Audisi Umum PB Djarum 2025 di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 8-12 September 2025, guna mencari bibit-bibit pebulutangkis di tiga kategori usia yakni U-11 (8-10 tahun/kelahiran 2015-2017), KU11 (11 tahun/kelahiran 2014), dan KU12 (12 tahun/kelahiran 2013), baik putra dan putri. Pendaftaran secara daring dilakukan melalui www.pbdjarum.org dan masih terbuka hingga 31 Agustus 2025. ”Ubed adalah contoh nyata kaderisasi atlet yang berjalan di PB Djarum. Kami berharap akan banyak bermunculan lagi calon penerus yang bisa mengikuti jejak Ubed mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia. Maka dari itu jangan sampai ketinggalan mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2025 pada September mendatang,” tutup Yoppy.

Indonesia Tergabung di Grup A ASEAN U16 Girls’ Championship 2025

ASEAN U16 Girl’s Championship 2025

Timnas Putri Indonesia U16 dipastikan tergabung di Grup A pada ajang ASEAN U16 Girls’ Championship 2025. Dalam fase grup, Pertiwi Muda akan bersaing dengan Malaysia dan Timor Leste. Turnamen ini akan digelar di Stadion Manahan, Solo, pada 20-29 Agustus 2025 mendatang. Sebagai tuan rumah, Indonesia siap memberikan performa terbaik untuk meraih hasil maksimal di ajang bergengsi di Asia Tenggara ini. Dengan hasil drawing ini, tim pelatih siap mematangkan persiapan tim, baik dari segi fisik, taktik, maupun mental bertanding. Keikutsertaan di ASEAN U16 Girls’ Championship 2025 menjadi momentum penting bagi skuad Pertiwi Muda untuk menimba pengalaman internasional. Indonesia akan memulai langkah di fase grup melawan Timor Leste pada 20 Agustus 2025 pukul 19.30 WIB di Stadion Manahan. Selanjutnya, pada 24 Agustus 2025, Indonesia akan menutup laga penyisihan dengan menghadapi Malaysia di stadion yang sama pada pukul 19.30 WIB. Sementara itu, penjualan tiket pertandingan ASEAN U16 Girls’ Championship 2025 akan dibuka mulai Rabu, 13 Agustus 2025 melalui kitagaruda.id/tiket, bagi para pecinta sepak bola Tanah Air yang ingin memberikan dukungan langsung di stadion. Pembagian Grup: Grup A Indonesia Malaysia Timor Leste Grup B Vietnam Myanmar Kamboja Grup C Thailand Singapura Australia Jadwal Grup A: 20 Agustus Timor Leste vs Indonesia 19.30 WIB – Manahan Stadium 22 Agustus Malaysia vs Timor Leste 19.30 WIB – Manahan Stadium 24 Agustus Indonesia vs Malaysia 19.30 WIB – Manahan Stadium Jadwal Grup B & C: 21 Agustus Australia vs Thailand 15.30 WIB – Sriwedari Stadium Kamboja vs Vietnam 19.30 WIB – Sriwedari Stadium 23 Agustus Myanmar vs Kamboja 15.30 WIB – Sriwedari Stadium Singapura vs Australia 19.30 WIB – Sriwedari Stadium 25 Agustus Vietnam vs Myanmar 19.30 WIB – Manahan Stadium Thailand vs Singapura 19.30 WIB – Sriwedari Stadium

Piala Kemerdekaan 2025: Indonesia Ditahan Imbang Tajikistan

Fadly Alberto

Timnas U17 Indonesia gagal memetik kemenangan di laga perdana Piala Kemerdekaan. Melawan Tajikistan di Stadion Utama Sumatra Utara, Selasa (12/8) malam WIB, Indonesia ditahan dengan skor 2-2. Pasukan Nova Arianto tampil menyerang sejak menit awal laga. Fadli Alberto punya kans dari dalam kotak penalti tetapi bola masih bisa ditepis kiper. Gol Indonesia tercipta pada menit ke-34. Umpan silang Fadly Alberto berhasil ditanduk Mochammad Mierza ke gawang. Keunggulan Indonesia cuma bertahan dua menit saja. Tajikistan berhasil samakan kedudukan via sepakan Zarifzoda Zarif dari luar kotak penalti. Di babak kedua, Indonesia kembali unggul. Kembali tandukan yang dilakukan Fadly Alberto gagal dihalau kiper. Tajikistan berhasil samakan kedudukan pada menit ke-90. Umpan datar dari Muhammad berhasil diteruskan Nazrullo ke gawang. Skor menjadi 2-2 dan bertahan hingga laga usai. Selanjutnya, Indonesia akan melawan Uzbekistan pada 15 Agustus. Sementara, Tajikistan akan melawan Mali.

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge – Semarang Seri 1 2025 – 2026

Para pemenang MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 1 2025 - 2026 yang berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro Tembalang dan Lapangan Arhanud Jatingaleh pada 5 hingga 10 Agustus 2025.

Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 1 2025 – 2026:   Kategori Usia 10 Champion : SDN Klepu 03 Runner-up : SD Nasima Semifinalis : SDN  Wonotingal dan MIN Kota Semarang Top Scorer : Shakila Azalia Ardani – SDN Klepu 03 (37 gol) Best Player : Asancaya Jasmine – SD Nasima Best Goalkeeper : Wisma Mandhe Hita – SDN Klepu 03 Fairplay Team : SDN Kembangarum 2 Semarang   Kategori Usia 12 Champion : SDN Sendangmulyo 04 Runner-up : SDN Karangsono 2 Mranggen Semifinalis : SDN Klepu 03 dan SDN Wonotingal Top Scorer : Janeeta Alodya – SDN Sendangmulyo 04 (21 gol) Best Player : Erlinda Julita Ragil Pratiwi – SDN Klepu 03 Best Goalkeeper : Khanza Mutia Nindyanti – SDN Wonotingal Fairplay Team : SDN Karangayu 02