Timnas Putra Indonesia Tutup ASBC 2025 dengan Kemenangan

Timnas Basket Putra - ASBC 2025 (4)

Tim Nasional (Timnas) Basket Putra Indonesia menutup perjalanan di 9th Asian School Basketball Championships (ASBC) 2025 dengan hasil yang kurang memuaskan. Pada laga terakhirnya, mereka sukses mengalahkan Arab Saudi dengan skor telak 83-50 di GOR Manahan, Solo, Sabtu, 30 Agustus 2025 dan harus puas di peringkat kelima. Meski gagal menembus semifinal, Indonesia membuktikan diri masih punya daya saing kuat. Sejak tepis mula, anak-anak asuhan Rifki Antoloyn ini langsung memimpin tempo permainan. Kuarter pertama ditutup dengan keunggulan tipis 19-14. Di kuarter-kuarter berikutnya, mereka melaju sangat cepat. Begitu memasuki kuarter kedua, margin semakin melebar dan tidak pernah lagi turun di bawah dua digit. Arab Saudi benar-benar kesulitan keluar dari tekanan pertahanan Indonesia. Kemenangan ini juga terasa spesial karena hampir semua pemain mendapat menit bermain yang merata. Rotasi luas yang diberikan pelatih membuktikan bahwa seluruh anggota tim mampu memberikan kontribusi nyata di lapangan. Dari sisi produktivitas, Kenneth Leebron Huang kembali menunjukkan konsistensinya sebagai mesin poin milik Indonesia. Pemilik nomor punggung itu mencetak 18 poin. Riovaldo Renjiro Leonardy juga tampil tajam dengan sumbangan 17 poin. Di paint area, Made Gandhi Wibisana Menara justru menjadi jangkar pertahanan berkat catatan 11 rebound. Salah satu pemain, Gablin Yomarlo Tobing, membagikan kesan pribadinya seusai laga. “So far, ikut ASBC ini seru sih, Kak. Tapi kalau sesuai target sih belum ya, target awal sih harus bisa bawa medali. Ternyata belum bisa tercapai, dan masih banyak evaluasinya,” ucapnya lewat wawancara WhatsApp. Dengan hasil ini, Indonesia resmi finis di posisi kelima 9th Asian School Basketball Championships 2025. Meski belum sesuai target, performa solid di laga terakhir ASBC 2025 memberikan modal berharga untuk turnamen selanjutnya. Sementara Arab Saudi harus puas menutup kompetisi di posisi keenam. Sumber: DBL

Srikandi Indonesia Raih Medali Perunggu ASBC 2025

Timnas Putri Indonesia - ASBC 2025

Tim Nasional (Timnas) Basket Putri Indonesia menutup perjalanan di 9th Asian School Basketball Championships (ASBC) 2025 dengan manis. Bermain di Bronze Match, tim besutan Syafiq Ahmad Rizaldi itu berhasil mengalahkan Hong Kong 59-39 di GOR Manahan, Solo, Sabtu 30 Agustus 2025. Indonesia sempat tertinggal di awal pertandingan. Setelah dibuka dua tembakan gratis Komang Mariani Puteri Sekar Sari, Hong Kong justru unggul lima angka. Namun, Indonesia cepat bangkit. Tiga angka Kartika Hatta Mahanani menutup kuarter pertama dengan skor 14-10, untuk Indonesia. Di kuarter kedua, Indonesia sempat menjauh hingga 12 poin (25-13). Namun, Hong Kong tidak menyerah dan memangkas margin menjadi tiga angka saja di penghujung paruh pertama (25-22). Memasuki babak kedua, Indonesia tak ingin memberi celah. Dalam 20 menit sisa pertandingan, mereka menambahkan 34 poin, sementara Hong Kong hanya menambahkan 17 poin. Peluit akhir pertandingan pun memastikan kemenangan Indonesia dengan skor 59-39, sekaligus medali perunggu ASBC 2025. Secara statistik, akurasi Indonesia masih belum maksimal. Dari 68 percobaan, hanya 21 yang berbuah poin (30 persen). Eksekusi tembakan gratis dari Indonesia juga cenderung rendah. Hanya melesat 9 dari 16 kali percobaan (56 persen). Namun, keunggulan mereka tetap cukup untuk mengunci kemenangan. Putu Kezia Angelie Setiawan kembali jadi motor utama dengan 19 poin. Yang mana 12 di antaranya berasal dari tembakan tripoin. Komang Mariani Puteri tampil dominan di paint area dengan 17 rebound, ditambah 3 assist dan 2 poin. Sementara Berlian Yesi Triutari menyumbang 10 poin dan 7 rebound. Kemenangan ini menegaskan langkah Indonesia yang mampu bangkit setelah gagal di semifinal. Srikandi Merah Putih resmi menutup 9th Asian School Basketball Championships 2025 sebagai pemilik medali perunggu.

ASBC 2025: Tim Putra & Putri Indonesia Gagal Raih Poin Penuh

Kenneth Leebron Huang

Tim Nasional (Timnas) Basket Putra dan Putri Indonesia harus mengakui keunggulan lawan mereka pada laga perdana mereka di 9th Asian School Basketball Championships (ASBC) 2025. Bertanding di GOR Manahan Solo pada Senin, 25 Agustus 2025, skuad putra Indonesia kalah dengan skor 96-82 atas China. Meski demikian, asa Indonesia untuk melaju ke fase berikutnya masih ada. Mereka masih memiliki dua pertandingan sisa di fase grup. Paling dekat, Indonesia dijadwalkan bertemu dengan Thailand pada Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 13.00 WIB. Pertandingan ini akan berlangsung di Sritex Arena, Solo, yang juga menjadi venue utama ASBC 2025. Sementara itu, Timnas Basket Putri Indonesia juga harus menelan pil pahit di laga perdana mereka. Bertanding di GOR Manahan Solo, Senin 25 Agustus 2025, skuad Indonesia juga takluk dari China dengan skor 66-53. Pada laga kedua, Timnas Basket Putri Indonesia akan bersua dengan Singapura, Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 08.00 WIB, bergeser ke Sritex Arena, Solo. Partai ini bakal menjadi salah satu momentum kebangkitan sekaligus pembuktian bahwa skuad muda Indonesia mampu bersaing di level Asia.

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah ASBC 2025

Tim Indonesia Untuk ASBC 2025

Indonesia siap menjadi tuan rumah ajang 9th Asian Schools Basketball Championships (ASBC) 2025 yang akan berlangsung di Kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Kejuaraan ini digelar di dua venue utama, GOR Sritex Arena dan GOR Manahan, menghadirkan tim basket pelajar dari berbagai negara Asia, yakni Arab Saudi, Malaysia, China, Singapura, Thailand, Hong Kong, dan tuan rumah Indonesia. Adapun acara pembukaan secara resmi digelar di Solo Paragon Hotel dan Residences pada 24 Agustus kemarin. Sementara Pertandingan Penyisihan berlangsung 25–28 Agustus, Semifinal & Final 29–30 Agustus, dan Penutupan pada tanggal 31 Agustus. Acara ini dibawah langsung arahan Menpora RI Dito Ariotedjo, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono, dan Ketua Panitia Luhur Dewanthono. Ajang ini tidak sekadar kompetisi internasional di level Benua Asia, tetapi juga menjadi wadah solidaritas, integrasi, interaksi dan pertukaran budaya antarnegara Asia. Juga mempererat persahabatan pelajar Asia; serta meningkatkan kesatuan diplomasi negara-negara kawasan Asia melalui semangat sportivitas. Menpora RI menyatakan komitmennya untuk menjadikan event ini sukses. “Indonesia siap menjadi tuan rumah yang tidak hanya menggelar kejuaraan basket pelajar Asia, tetapi juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat sport diplomacy dan menginspirasi generasi muda agar semakin mencintai olahraga,” ujar Dito Ariotedjo. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono, menegaskan bahwa ajang ini penting untuk pembinaan atlet muda usia pelajar. “ASBC 2025 adalah kesempatan emas untuk mengasah mental juara dan memberi pengalaman bertanding internasional bagi atlet-atlet pelajar kita,” katanya. Dukungan itu membuat Ketua Panitia penyelenggara Luhur Dewanthono yang juga Tenaga Ahli Menpora, memastikan bahwa seluruh persiapan telah berjalan baik. “Opening Ceremony sudah mendekati 100 persen. Kami pastikan venue, keamanan, dan kenyamanan peserta sesuai standar internasional,” ujarnya. Kemenpora berharap kejuaraan ini membawa dampak positif bagi olahraga pelajar, pariwisata, dan citra Indonesia di mata dunia.

Indonesia tuan rumah Piala Dunia FIBA U17 2028 dan U19 2029

Indonesia tuan rumah Piala Dunia FIBA U17 2028 dan U19 2029

Indonesia kembali mencatat sejarah di kancah bola basket dunia setelah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah FIBA U17 Women’s Basketball World Cup 2028 dan FIBA U19 Basketball World Cup 2029, demikian diumumkan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) dalam kunjungan khusus ke Jakarta pekan ini. Penunjukan ini menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah, di mana edisi turnamen bergengsi tersebut digelar di kawasan Asia, membawa antusiasme baru bagi pencinta bola basket Tanah Air. Keputusan ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan Indonesia sebagai salah satu tuan rumah FIBA Basketball World Cup 2023 lalu. Delegasi FIBA yang dipimpin oleh Bendahara FIBA, Ingo Weiss dan COO FIBA, Patrick Mariller menyampaikan pengumuman tersebut usai bertemu dengan Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), Budi Djiwandono, Sekretaris Jenderal Perbasi Nirmala Dewi, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, Anggota Dewan Pusat FIBA yang juga Menteri BUMN, Erick Thohir, serta Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia, Wijaya Noeradi. Penunjukan ini mempertegas komitmen Indonesia untuk terus mendorong perkembangan bola basket, yang ditandai dengan dibukanya kantor FIBA di Indonesia tahun lalu. Kehadiran kantor tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembinaan sejak akar rumput hingga memperkuat ekosistem bola basket nasional. Turnamen U17 dan U19 ini akan menjadi panggung bagi para talenta muda terbaik dunia unjuk kemampuan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi olahraga global. Model multi-tahun yang diterapkan FIBA sejak 2019 mendorong federasi nasional untuk menjadi tuan rumah beberapa event secara berkelanjutan, demi memaksimalkan sinergi dan efisiensi penyelenggaraan. Dengan tuan rumah hingga 2026 telah dikonfirmasi sebelumnya, Indonesia kini menjadi bagian dari rangkaian panjang negara yang dipercaya menggelar ajang usia muda bergengsi FIBA. Adapun keputusan terkait tuan rumah FIBA U17 Basketball World Cup 2028 dan FIBA U19 Women’s Basketball World Cup 2029 akan diumumkan dalam waktu mendatang.

DBL Academy Kids Warriors di DBL Fest 2025 Ajarkan Anak Bekompetisi Sejak Kecil

DBL Academy Kids Warriors di DBL Fest 2025

DBL Academy Nutrition Class dan Kids Warriors turut meramaikan Kopi Good Day DBL Festival. Acara yang diikuti oleh puluhan anak berusia 5-9 tahun ini sukses diselenggarakan pada Kamis, 1 Mei 2025, di Grand Atrium Kota Kasablanka. DBL Academy Nutrition Class mengajak anak-anak serta para orang tua yang hadir untuk memperhatikan pentingnya nutrisi sejak muda. Dipandu oleh Coach DBL Academy, Didit Pamungkas dan Head Branch DBL Academy, Muhammad Alfian Yasir anak-anak yang hadir diarahkan bagaimana membuat sandwich -sebagai makanan mudah dibuat dan penuh nutrisi- dengan benar. “Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk membangun awareness terkait pentingnya nutrisi, jadi kami menekankan kalau makanan itu harus yang sehat, mengutamakan menu makanan seimbang,” ungkap Didit Pamungkas. Selain membuat sandwich, anak-anak juga diminta untuk bermain games untuk membedakan mana makanan yang sehat dan tidak sehat. Ini juga bertujuan agar anak-anak dan orang tua yang hadir dapat memilih makanan dengan lebih bijak. “Selain itu melalui acara ini, kita ingin memberikan pelajaran pentingnya nutrisi, tapi dengan cara yang lebih simpel, jadi sebaik dan sesimpel mungkin, adik-adik bisa belajar,” tambah Muhammad Alfian Yasir. Setelah itu, para peserta DBL Academy Kids Warrior diajak untuk bermain basket dengan cara yang menyenangkan di sesi Kids Warriors. Mereka diminta untuk berkompetisi melewati berbagai rintangan yang sudah disediakan. Tantangan ini bisa membuat anak-anak mengenal fundamental basket, body movement, hingga caracter development. “Sebenarnya ini sudah sesuai dengan tiga core value dari DBL Academy, sebentar lagi DBL Academy hadir di Jakarta, kita ingin memperkenalkan kalau DBL Academy itu bukan hanya fokus ke fundamental basket dan skill, tetapi kita juga fokus ke nutrition development, dan caracter development,” kata Muhammad Alfian Yasir.

Kejuaraan Basket Wali Kota Cup Sukses Digelar

Wali Kota Samarinda Cup 2025

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Diaporapar) Kota Samarinda, telah resmi menutup Kejuaraan Basket Piala Wali Kota 2025, yang telah digulirkan dari tanggal 22-27 April 2025, di GOR Segiri Samarinda. Dalam kejuaraan tersebut, di putra dan putri dari klub Bluefin Samarinda berhasil mengawinkan medali emas dalam ajang tersebut. Di mana kejuaraan ini turut diikuti sebanyak 14 klub, terdiri 10 putra dan 4 putri, serta klub dari Bontang dan Balikpapan. Mewakili Kepala Disporapar Samarinda, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga, Supriatmono, mengucapkan apresiasinya kepada sang juara dan para klub lain yang ikut ambil bagian dalam kejuaraan ini. Dirinya pun berpesan agar terus mengembangkan potensi diri dengan menggenjot program latihan yang rutin dan selalu berjuang dalam setiap pertandingan. “Yang berhasil dalam kejuaraan ini tentunya tidak secara otomatis di kejuaraan berikutnya juga akan berhasil. Untuk itu, latihan itu wajib hukumnya untuk pembinaan olahraga. Yang belum berhasil, tingkatkan lagi latihannya, tingkatkan fisiknya dan kerjasama antara atlet dengan pelatih,” ucap Supriatmono dalam sambutannya, Minggu (27/04/2025) malam. Kemudian Ia menyampaikan bahwa, Disporapar Samarinda kedepannya akan menyelenggarakan event serupa dengan yang lebih besar dan meriah dari tahun ini, sebagai bentuk pengembangan pembinaan pebasket di Kota Tepian. “InshaAllah, di waktu yang akan datang Disporapar Kota Samarinda akan senantiasa memfasilitasi untuk kejuaraan-kejuaraan yang akan datang dan tentunya harapan kami, untuk kejuaraan yang lebih besar lagi di tahun-tahun yang akan datang,” ujarnya. Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Deden Istian Nugraha, menyampaikan laporan bahwa kegiatan Wali Kota Cup ini terselenggara dengan sukses dan lancar tanpa hambatan. Tidak hanya itu, kejuaraan ini pun dikatakannya sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi baik antar atlet maupun klub basket yang ada di Samarinda. Selain itu juga mengembangkan pembinaan atlet junior dengan memasukkan minimal 3 pemain dari setiap klub, sebagai ajang menambah jam tanding atlet. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membangun semangat kompetisi yang sehat dikalangan generasi muda, meningkatkan kualitas atlet basket pertama di Kota Samarinda, serta mempererat hubungan antar klub melalui semangat suportifitas dan fair play,” kata Deden. Dalam kejuaraan Wali Kota Cup ini juga turut dihadiri langsung oleh Ketua Pengprov Perbasi Kaltim, Darwin Tandrin, yang sangat mengapresiais daya juang para atlet Kota Tepian dalam meraih kemenangan pada kejuaraan tersebut. Berikut urutan juara dalam ajang kejuaraan basket Wali Kota Cup Samarinda 2025: Putri: 1. Bluefin Samarinda 2. Puma Samarinda 3. Sonic putri samarinda Putra: 1. Bluefin Samarinda 2. Bhayangkara 3. LBC Galuh Bontang Sumber: RRI

Turnamen Basket Pelajar Jadi Ajang Cari Bintang Muda Indonesia

High School Basketball Championship 2025

Ajang High School Basketball Championship 2025 bukan sekadar turnamen antar pelajar biasa. Kompetisi yang digelar di UPH Karawaci pada 21–26 April 2025 ini resmi menjadi wadah pencarian bibit muda berbakat yang siap tampil di level Asia Pasifik. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pun memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan kejuaraan ini karena dianggap selaras dengan misi nasional dalam membina atlet muda berprestasi dari berbagai penjuru tanah air. “Kami sangat senang adanya turnamen ini, meski singkat tapi dampaknya sangat luas memberikan bekal bagi bibit muda tampil di level Internasional,” ujar Muhammad Aziz Ariyanto, Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda Kemenpora, saat ditemui di Tangerang, Kamis (24/4). Menurut Aziz, turnamen ini sejalan dengan program prioritas Kemenpora yang tengah fokus mencetak atlet-atlet muda potensial di seluruh cabang olahraga, termasuk bola basket. Ia menegaskan bahwa potensi talenta muda Indonesia sangat besar, dan butuh wadah serta komitmen pembinaan yang konsisten agar bisa tampil membanggakan di kancah internasional. Sebagai lanjutan dari inisiatif ini, Kemenpora telah menjadwalkan turnamen tingkat Asia di Kota Solo pada bulan Juni 2025, yang juga bertujuan memperluas jangkauan pencarian bakat dan mempertemukan atlet muda dari berbagai daerah. “Ini juga jadi ajang memicu semangat dan bakat para talenta muda di setiap daerah,” tambah Aziz. High School Basketball Championship 2025 diikuti oleh 12 tim dari berbagai SMA di Indonesia, terdiri dari delapan tim putra dan empat tim putri. Persaingan berlangsung sengit karena para peserta membawa nama sekolah dan daerah masing-masing. Dari seluruh tim peserta, akan dipilih masing-masing satu tim putra dan satu tim putri terbaik yang akan diberangkatkan untuk mewakili Indonesia dalam ajang NBA Rising Star di Singapura, sebuah turnamen prestisius yang mempertemukan tim-tim elite pelajar se-Asia Pasifik. Ketua Panitia Pelaksana, Murni Setionegoro, mengungkapkan bahwa turnamen ini bukan hanya soal kompetisi antarsekolah, tapi juga sebagai batu loncatan untuk para pemain muda menuju level profesional dan internasional. “Hari ini mereka mewakili sekolah dan daerah masing-masing. Tetapi ke depannya akan mewakili negara di ajang lebih tinggi. Jadi akan memberikan motivasi sendiri kepada setiap pemain,” jelas Murni. Turnamen ini tidak hanya jadi ajang pembuktian kemampuan individu dan tim, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem pembinaan basket nasional. Dengan dukungan dari Kemenpora dan keterlibatan aktif sekolah-sekolah, peluang bagi atlet muda untuk bersinar di pentas Asia bahkan dunia semakin terbuka lebar. Ajang ini membuktikan bahwa masa depan bola basket Indonesia dimulai dari level sekolah, dan siapa tahu, dari lapangan sekolah hari ini akan lahir pemain-pemain yang kelak mengenakan seragam merah putih di Olimpiade. Tim putra yang berlaga antara lain: SMAN 2 Bandung SMA Jubilee UPH College SMA YPPK Agustinus SMA Tri Mulya Bandung SMA PPOP Jakarta SMA BOPKRI 1 Yogyakarta SMA Tunas Bangsa Tim putri berasal dari: SMA Penabur Cirebon SMA Global Prestasi Bandung SMA Jubilee UPH College Sumber: Pewarta.co.id

Belasan SMA Ikuti Turnamen Basket Bertajuk HSBC 2025

High School Basketball Championship (HSBC) 2025

Turnamen bola basket antar Sekolah Menengah Atas (SMA), akan segera digelar. Turnamen bertajuk High School Basketball Championship (HSBC) 2025 akan melibatkan 12 sekolah di seluruh Indonesia. HSBC 2025 akan digelar oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Banten berdasarkan rekomendasi Perbasi Pusat. Perwakilan Panitia Penyelenggara HSBC 2025, Murni Setionegoro mengatakan, ini adalah kesempatan langka bagi Indonesia dengan menggelar turnamen ini. “Turnamen ini digelar berkenaan dengan salah satu program kompetisi Sekolah Menengah Atas (SMA) NBA Asia Pacific di Singapura. Di mana juara kompetisi akan menjadi tim perwakilan SMA Indonesia,” ucap Murni di Media Center Kemenpora RI, Kamis (17/4/2025). Kesempatan ini sangat bagus namun tidak semua tim bisa ambil bagian di High School Basketball Championship 2025. Sebab, untuk edisi perdana ini tidak banyak tim yang akan mendapatkan kesempatan, hanya yang mendapatkan undangan saja. “Dengan berat hati kami harus membatasi peserta di turnamen ini. Kami tidak memiliki banyak waktu untuk menyiapkan turnamen ini, karena menyesuaikan waktu yang tersedia,” ujar Manajer Timnas Bola Basket U-18 ini. “Untuk tahun ke depan, dengan persiapan yang lebih panjang kita sangat ingin ikut sertakan lebih banyak sekolah-sekolah terbaik lainnya di seluruh Indonesia,” kata Murni menambahkan. HSBC 2025 dijadwalkan berlangsung pada 21 – 26 April 2025, di Lapangan Basket UPH Karawaci. Turnamen nantinya akan diikuti oleh 8 tim putra dan 8 tim putri dari 12 SMA. Walau HSBC 2025 edisi pertama ini dibatasi namun pesertanya cukup beragam dari berbagai sekolah. Mulai dari sekolah di Jakarta hingga sekolah asal Sorong, Papua Barat Daya. Berikut daftar tim peserta High School Basketball Championship (HSBC) 2025: Putra pool A SMA 2 (Bandung) SMA Jubilee (Jakarta) UPH College (Tangerang) SMA YPPK Agustinus (Sorong) Pool B SMA Tri Mulya (Bandung) SMA PPOP (Jakarta) SMA BOPKRI 1 (Yogyakarta) SMA Tunas Bangsa Putri SMA Penabur Cirebon SMA Global Prestasi Bandung SMA Jubilee (Jakarta) UPH College (Tangerang) Sumber: RRI

Ratusan Atlet Ikuti Kejuaraan Basket Piala Gubernur Kaltim

Sebanyak 900 atlet mengikuti Kejuaraan Bola Basket 3 on 3 Piala Gubernur Kaltim 2024 yang dibuka pada 30 Oktober di salah satu hotel di Samarinda. Ajang ini berlangsung hingga 3 November, menghadirkan persaingan di berbagai kelompok usia. Plh Kepala Dispora Kaltim, Sri Wartini, mengatakan kejuaraan ini penting untuk mengasah mental dan strategi bertanding para atlet. “Dengan sering bertanding, atlet lebih siap menghadapi kompetisi besar,” ujarnya pada Jumat (1/11/2024). Turnamen ini melibatkan 225 tim dari kategori usia 12 tahun hingga umum, termasuk 56 tim SMA putra dan 24 tim kategori umum putra. Selain pertandingan utama, panitia juga menyelenggarakan workshop teknik bermain dan sesi motivasi dari atlet profesional untuk meningkatkan kualitas peserta. Kegiatan pendukung ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan para atlet muda dan mendorong minat olahraga basket di kalangan masyarakat Kalimantan Timur. Sumber: RRI

Kemenpora Apresiasi Elite Pro Championship, Dorong Prestasi Para Pebasket Muda

Semangat juang para pebasket muda Indonesia kembali menyala. Hal ini terlihat dari antusiasme yang tinggi pada acara Media Day Elite Pro Championship yang digelar pada hari Sabtu (2/10), di Dewa United Arena, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten. Dalam sambutannya, Asisten Deputi Olahraga Disabilitas, Ibnu Hasan, yang mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan Elite Pro Championship. Beliau melihat bahwa event ini menjadi bukti nyata dari perkembangan pesat olahraga basket di Indonesia. “Kita semua patut bangga dengan perkembangan basket Indonesia yang semakin tinggi. Event seperti ini adalah bukti nyata bahwa minat masyarakat terhadap olahraga bola basket semakin meningkat,” ujarnya. Lebih lanjut, Ibnu juga menekankan pentingnya peran media dalam mendukung prestasi para atlet. Beliau berharap melalui pemberitaan yang positif, semangat juang para atlet dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi. “Media memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun citra positif olahraga basket Indonesia. Mari kita bersama-sama mendukung para atlet kita agar dapat meraih prestasi terbaik di kancah nasional maupun internasional,” imbuhnya. Senada dengan Bapak Ibnu Hasan, Direktur Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah, juga menyambut baik penyelenggaraan Elite Pro Championship. Beliau berharap ajang ini dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh stakeholder untuk terus mengembangkan olahraga basket di Indonesia. “Elite Pro Championship adalah langkah maju yang sangat baik bagi perkembangan basket Indonesia. Kami berharap event ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk menggelar kompetisi serupa,” ungkap Junas. Elite Pro Championship akan berlangsung mulai tanggal 9 November hingga 1 Desember 2024. Sebanyak sembilan tim akan berlaga dalam dua kategori, yaitu Elite U-21 dan Exhibition U-16. Dengan digelarnya Elite Pro Championship, diharapkan akan semakin banyak bibit-bibit unggul basket Indonesia yang bermunculan.

Liga Mahasiswa 2024 Siap Digelar Dengan Format Baru

Penyelenggara kompetisi basket Liga Mahasiswa (Lima) siap menggelar Lima Mandiri Basketball 2024 di empat provinsi di Indonesia dengan menggunakan format baru dua divisi untuk tim putra. “Ini (format baru) adalah langkah penting bagi pengembangan kompetisi, karena memungkinkan tim-tim yang baru muncul untuk berkompetisi lebih kompetitif,” ujar Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Teuku Ali Usman selaku bagian dari penyelenggara Lima dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis. Kompetisi kali ini akan digelar di empat kota besar Indonesia yaitu Jakarta dan Surabaya pada 12 sampai 19 Oktober, serta Bandung dan Yogyakarta pada 9 sampai 16 November. Sedangkan babak final akan diselenggarakan pada 11 sampai 14 Desember 2024. Lima 2024 untuk pertama kalinya digelar dengan format baru dua divisi untuk putra. Divisi satu akan diikuti oleh delapan tim putra terbaik, di mana dua tim teratas dari setiap regional akan melaju ke babak final. Sementara itu, dua tim terbawah akan terdegradasi ke divisi dua pada musim kompetisi berikutnya. Divisi dua menjadi ajang bagi tim-tim yang ingin membuktikan diri. Dua tim teratas akan mendapat promosi ke divisi satu untuk musim kompetisi berikut. Ia menjelaskan, format baru tersebut memberikan kesempatan bagi talenta muda untuk berkembang di liga yang lebih sesuai dengan level mereka. “Kami berharap, melalui format ini, setiap tim bisa menunjukkan potensi terbaiknya,” ujarnya. Usman menambahkan, dengan dukungan terhadap bola basket, Bank Mandiri selaku sponsor utama kompetisi berharap dapat berkontribusi nyata dalam mencetak talenta atau bakat atlet basket unggulan di Indonesia. Sekretaris Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Nirmala Dewi mengapresiasi kemajuan dari Lima yang ditunjukkan dengan peminat yang semakin bertambah. Pihaknya berharap ajang itu memberikan pengalaman yang menghibur, inspiratif, sehingga menciptakan atmosfer yang positif untuk perkembangan basket di Indonesia. Menyambut kompetisi basket paling bergengsi untuk tingkat perguruan tinggi di tanah air itu, tim-tim pun mulai mempersiapkan diri untuk bersaing mencapai prestasi. Atlet pelajar dari Universitas Esa Tunggal, Putri Leonita mengatakan, timnya terus berlatih setiap hari untuk mempersiapkan kondisi fisik dan teknik. “Kami juga fokus menjaga kekompakan, saling mengingatkan satu sama lain baik di dalam maupun di luar latihan,” ujarnya. Atlet pelajar lain dari Perbanas, Daniel mengaku optimistis timnya bisa meraih threepeat pada musim kompetisi kali ini. “Meski ada banyak rookie, kami siap memberikan yang terbaik untuk mempertahankan gelar juara,” ujarnya. Sumber: ANTARA

PON XXI: Tim Basket Putri DKI Jakarta Juga Raih Medali Emas

Tim basket putri DKI Jakarta juga tidak mau kalah dengan tim putra. Mereka mencatatkan kemenangan gemilang dengan meraih medali emas setelah mengalahkan Jawa Timur dengan skor 77-56 dalam laga final bola basket 5×5 Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh Sumut 2024. Pertandingan yang berlangsung di GOR Basket Komplek Stadion Harapan Bangsa ini menjadi laga penebusan bagi DKI Jakarta, yang sebelumnya gagal di PON Papua 2022. “Kemenangan ini bermakna ganda bagi kami. Selain mengakhiri penantian panjang untuk emas, ini juga balas dendam yang manis setelah kegagalan di PON sebelumnya,” ungkap pelatih basket putri DKI Jakarta, Abrizalt Hasiholan Selasa (10/9). Menurutnya, kunci kemenangan terletak pada kedisiplinan dalam pertahanan serta kemampuan tim untuk menjalankan instruksi dengan baik. “Anak-anak bermain sangat percaya diri, dan itu membuat kami bisa mengendalikan permainan sejak kuarter pertama hingga akhir,” tambahnya. Kapten tim, Jesslyn Angelique, mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian ini. “Kami selalu bermain spartan dan bekerja keras untuk menjadi yang terbaik. Energi untuk menang sangat tinggi. Apa pun kondisinya, kami harus tetap kompak dan bersama,” ujarnya. Sejak kuarter pertama, tim basket putri DKI Jakarta langsung menunjukkan agresifnya, mereka mendominasi jalannya pertandingan dengan serangan yang rapi dan pertahanan yang kuat. Keunggulan mereka terus bertambah seiring permainan yang solid, membuat Jawa Timur kesulitan mengejar ketertinggalan. Dengan keunggulan skor yang jauh, DKI Jakarta semakin bermain tenang dan menjaga ritme permainan, mengendalikan tempo di setiap kuarter. Sementara itu, meskipun berusaha keras, tim Jawa Timur tidak mampu menembus pertahanan ketat DKI Jakarta, yang tetap konsisten hingga akhir pertandingan. Dengan kemenangan ini, DKI Jakarta tidak hanya meraih emas pertama mereka dalam dua dekade, tetapi juga membuktikan dominasi mereka dalam cabang basket putri di ajang PON XXI 2024. Di cabor bola basket ini medali perak di raih oleh tim basket putri Jawa Timur dan medali perunggu diraih oleh tim basket putri Jawa Tengah.

PON XXI: Kalahkan Jatim, Tim Bola Basket DKI Jakarta Sabet Medali Emas

Tim bola basket putra Jakarta memastikan kemenangan di babak final yang berlangsung di GOR Harapan Bangsa, Banda Aceh, Selasa, (10/9) sore. Mereka mengatasi perlawanan Jawa Timur dengan skor 62-57. Kemenangan ini juga membuat Jakarta kembali mempertahankan perolehan medali emas yang sebelumnya diraih di PON Papua. Memulai kuarter pertama, kedua tim bermain begitu rapat dan masih belum menemukan skema untuk membongkar celah pertahanan lawan. Jakarta unggul tiga poin pada interval pertama dengan skor 6-3. Permainan intensitas tinggi ditunjukkan kedua tim, namun Jakarta mampu mempertahankan keunggulan 16-14. Di kuarter kedua, Jakarta bermain lebih dominan dan mampu mengonversi serangan menjadi poin. Hendrick Xavi Yonga dan kawan-kawan menutup kuarter kedua dengan keunggulan 12 poin, 34-26. Usai jeda, Jawa Timur tak mampu menemukan skema serangan yang bisa membongkar pertahanan Jakarta. Daniel Salamena dan kawan-kawan harus menutup kuarter ketiga dengan ketinggalan tujuh poin, 41-49. Di masa kuarter keempat, Jatim mampu mencatatkan poin demi poin melalui tembakan dua angka. Memasuki interval, Jatim memperkecil kedudukan hingga selisih tiga poin menjadi 47-50. Bermain dalam tekanan, Jakarta kerap membuat kesalahan dengan memberikan tembakan bebas tapi Jatim kerap tak mampu memaksimalkan peluang tersebut untuk mengubah kedudukan. Tembakan tiga angka Hendrick Xavi Yonga di penghujung kuarter terakhir membuat Jakarta kian nyaman dengan keunggulan dan mampu menutup permainan dengan skor 62-57. Pelatih tim bola basket putra DKI Jakarta Tondi Raja Syailendra menyebut keberhasilan anak asuhnya meraih medali emas di PON XXI Aceh Sumut 2024 ini sesuai target. Menurut Tondi, anak asuhnya berhasil memainkan permainan dengan baik, dan menjalankan strategi sesuai instruksi. “Keberhasilan medali emas ini karena pemain mampu bermain dengan baik selama pertandingan final. Semua strategi mampu dijalankan dengan baik. Dan alhamdulilah kita bisa mempertahakan medali emas di PON XXI Aceh Sumut ini,” kata Tondi.

FIBA U-18 Asia Cup SEABA: Indonesia Akui Keunggulan Filipina

Timnas basket Indonesia mengamankan tiket FIBA U-18 Asia Cup 2024 yang akan berlangsung September mendatang di Yordania. Cliffton Wijaya dan kawan-kawan ke Yordania dengan status runner up FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2024 Kuala Lumpur, Malaysia, 19-21 Juli 2024. Tiket ke FIBA U-18 Asia Cup 2024 diamankan Indonesia seusai mengantongi dua kemenangan. Pertama mengalahkan Thailand 70-56 dan menundukkan Malaysia 77-64. Di laga terakhir, Indonesia kalah dari Filipina 64-87 di MABA Stadium Minggu (21/7/2024). Meski kalah, hal itu tidak memengaruhi Indonesia ke FIBA U-18 Asia Cup 2024 Yordania. Indonesia ke Yordania menemani Filipina dengan status juara di FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2024. Pelatih Timnas Basket U-18 Andrie Ekayana seusai laga mengapresiasi perjuangan anak asuhnya di FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2024. Mereka telah berusaha keras sepanjang pertandingan, terutama saat melawan Filipina. “Salut dan terima kasih buat semua pemain yang sudah berusaha mati-matian di lapangan untuk mengeluarkan yang terbaik yang mereka punya,” terang Yayan, sapaan karib coach Andrie Ekayana. Sumber: Berita Satu

FIBA U-18 Asia Cup SEABA: Indonesia Kandaskan Malaysia

Timnas Basket U-18 Indonesia meraih kemenangan penting saat melawan Malaysia di MABA Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (20/7/2024). Laga kedua di FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2024 itu dimenangkan Cliffton Wijaya dan kawan-kawan dengan skor 77-64. Kemenangan ini Timnas U-18 Indonesia memenuhi target lolos ke FIBA U-18 Asia Cup 2024 Yordania. Ini karena ajang ini menyiapkan dua tiket ke FIBA U-18 Asia Cup 2024 bagi dua tim teratas. “Kemenangan hari ini karena anak-anak sangat disiplin menjalankan game plan. Mereka bermain sangat baik,supaya bisa menang dan lolos ke FIBA Asia,” terang Pelatih Timnas Basket U-18, Andrie Ekayana. Para pemain di laga ini memang tampil percaya diri. Dengan pasti mereka menjaga akurasi dan fokus dalam pertandingan sehingga di awal pertandingan sudah bisa leading 5-0 melalui Kennie Elbert dan free throw dari I Nyoman Aldo Dharma Yudha. Konsistensi dalam permainan membuat Timnas Basket U-18 mampu mengunci Kuarter pertama dengan kedudukan 25-15. Memasuki kuarter kedua, I Nyoman Aldo membuka kran poin Indonesia dengan tembakan dua poin dua kali. Agresifitas yang tinggi dan akurasi yang baik membuat Timnas Basket U-18 dengan mudah amankan kuarter kedua dengan kedudukan 42-25. Hegemoni Indonesia berlanjut di kuarter ketiga usai memenangkan laga dengan skor 66-43. Permainan Timnas Basket U-18 semakin panas di kuarter akhir. Mereka mampu mencatatkan 21 poin berbanding 11 angka dari Malaysia. Tabungan angka itu membuat Timnas Basket U-18 mengamankan laga ini dengan skor kemenangan 77-64. Kemenangan ini sangat berarti karena memastikan Indonesia lolos FIBA U-18 Asia Cup 2024 yang akan digelar di Yordania pada September mendatang. Di fase ini sediakan dua tiket ke Yordania. Satu tiket lagi diamankan Filipina. Sebagaimana Indonesia, Filipina sukses mengalahkan lawan-lawannya. Mereka kalahkan Malaysia dengan skor 97-71 dan tumbangkan Thailand dengan kedudukan 87-53. Di laga terakhir, Indonesia dan Filipina akan saling bentrok Minggu sore pukul 15.00 WIB. Meski kedua tim sudah lolos FIBA U-18 Asia Cup 2024 Yordania, laga pamungkas penyisihan grup ini dijamin berjalan tetap seru. Ini karena duel ini merupakan laga perebutan titel juara. “Hasil pertandingan lawan Filipina tidak terlalu mempengaruhi kelolosan kita, tapi kita akan tetap tampil all out karena ini kesempatan yang bagus untuk menghadapi tim sesolid Filipina,” terang Yayan, sapaan Coach Andrie Ekayana.

FIBA U-18 Asia Cup SEABA: Indonesia Raih Kemenangan Perdana

Timnas basket Indonesia U-18 membuka kran kemenangan di laga perdana FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2024. Mereka mengatasi Thailand dengan skor 70-56. Bertanding di MABA Stadium, Jumat (19/7/2024), tim asuhan Andrie Ekayana itu memang langsung gas pol sejak kuarter pertama. Timnas Basket U-18 memimpin 5-0 melalui tembakan 2 angka Kennie Elbert Kristanto. Kemudian disusul 2 free throw dari I Nyoman Aldo Dharma Yudha serta satu dari Halmaheranno Aprianto. Permainan Timnas Basket U-18 yang panas sejak menit awal ini membuat Indonesia dengan mudah menutup kuarter pertama dengan kemenangan 23-9. Dominasi Indonesia di laga ini berlanjut ketika memasuki kuarter ekdua. Agresifitas permainan dan akurasi yang terjaga membuat Timnas Basket U-18 menutup kuarter kedua dengan skor kemenangan 45-27. Usai turun minum, pemain Timnas Basket U-18 kembali tampil spartan. Mereka sukses menambah 15 poin di kuarter ini sehingga menutup kuarter ketiga degan kedudukan 60-37. Thailand berusaha mengejar defisit poin di kuarter keempat. Mereka sukses membuka keran poin melalui dua ngka dari driving layup dan free throw Teechakorn Prakaylerdluk. Situasi ini langsung direspons oleh I Nyoman Aldo Dharma Yudha dengan tembakan dua angka. Kedudukan sementara menjadi 62-40. Di kuarter keempat ini, Thailand mampu menambah 19 poin sementara Indonesia 10 angka. Namun Indonesia tetap unggul di akhir laga dengan kedudukan 70-56. Usai pertandingan, Pelatih Timnas Basket U-18 Andrie Ekayana mengaku senang dengan apa yang telah ditunjukkan para pemain. Mereka bermain sebagaimana yang diinstruksikan. “Anak-anak bermain bagus, sesuai instruksi. Hanya saja memang masih harus ada yang dibenahi, terutama masalah konsistensi,” kata Yayan, sapaan karib Andrie Ekayana, dalam keterangan tertulisnya Meskipun mampu mengamankan kemenangan diawal, Andrie ingatkan soal dua laga berikutnya yang diyakini berat. Indonesia akan melawan wakil tuan rumah Malaysia Sabtu (20/7). Tim Negeri Jiran baru saja mengalami kekalahan atas Filipina. Kondisi itu bisa saja membuat Malaysia termotivasi bekerja lebih keras dalam menghadapi Tim Indonesia demi jaga asa ke FIBA Asia Cup di Yordania. “Menghadapi Malaysia, para pemain harus lebih konsisten dalam mempertahankan ritme pertandingan. Anak-anak juga tidak boleh kehilangan fokus,” ujar Andrie. “Dari pertandingan ini, evaluasinya ya dua hal itu harus ditingkatkan agar bisa menaklukkan game selanjutnya,” dia mempertegas. Sumber: Detiksport

ASEAN University Games 2024: Basket Putri Indonesia Raih Perak

Tim basket putri Indonesia harus mengakui kekuatan Thailand dalam partai final cabang olahraga bola basket 5X5 dengan kekalahan 56-73 dan hanya bisa meraih medali perak pada ajang ASEAN University Games (AUG) 2024 di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya, Jumat sore. Anak asuh Wellyanto Pribadi tertinggal di awal pertandingan, dengan hasil kuarter pertama 27-14 untuk keunggulan Thailand. Clarita berhasil membuka kran poin Indonesia dengan tembakan tiga angka, namun Thailand terus mendominasi. Pada kuarter kedua, Indonesia mencoba menyerang melalui kapten Ayu dan tembakan tiga poin Adelaide. Meskipun upaya memperkecil ketertinggalan sempat berhasil, Indonesia menutup kuarter kedua dengan skor 43-30. Di kuarter ketiga, Indonesia masih belum mampu mengatasi permainan Thailand dan menyerah dengan skor 58-43. Masuk kuarter keempat, Indonesia memberikan perlawanan yang lebih baik, mencetak 14 poin sementara Thailand menambah 15 poin, namun usaha tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Skor akhir menjadi 73-56 untuk kemenangan Thailand. Pelatih Wellyanto Pribadi mengakui bahwa faktor fisik menjadi penentu dalam pertandingan tersebut. “Semangatnya bagus, tapi fisiknya yang hancur. Mungkin juga masih tegang dan tidak terbiasa permainan yang mengandalkan body contact seperti tadi,” katanya. Wellyanto berharap hasil pertandingan dan evaluasi tim bisa dijadikan pedoman untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. “Thailand berani melakukan body contact, dan anak-anak justru cenderung menghindarinya itu yang mungkin menjadikan permainan Indonesia turun,” ujarnya. Meskipun menghadapi kendala dalam strategi dan fisik, Wellyanto yakin bahwa tim basket putri Indonesia memiliki potensi untuk bersaing lebih baik di masa depan. “Kalau lihat permainan anak-anak masih bisa namun memang harus ada evaluasi,” tuturnya. Sementara, medali perunggu diraih Malaysia. Sumber: Fajar.co.id

Jr NBA Rayakan Satu Dekade di Indonesia

Rangkaian acara dari Jr NBA untuk merayakan satu dekade partisipasinya untuk memotivasi anak-anak muda di Indonesia akan bola basket telah berakhir. Acara tersebut ditutup dengan turnamen 3v3 pada Minggu (2/6/2024). Acara yang bertajuk Jr NBA Week tersebut digelar dalam dua hari dan merupakan yang pertama digelar di Indonesia. Head of Fan Acquisition & Engagement NBA Asia, Sheila Rasu, mengatakan pihaknya merasa senang dapat menghadirkan berbagai kegiatan terkait olahraga bola basket kepada anak-anak dari tingkatan SD, SMP, dan SMA untuk menandai 10 tahun program Jr NBA di Indonesia. “Tahun ini sangat spesial karena ini adalah tahun ke-10 Jr NBA di Indonesia. Ini adalah salah satu program paling lama di tingkat regional, dan yang unik adalah kami banyak melakukan hal menarik seperti coaching clinics, Jr NBA Week untuk SD, SMP dan SMA. Kami berharap kegiatan ini bisa berlanjut pada masa depan,” jelas Rasu, saat ditemui di sela-sela babak final turnamen 3v3 Jr NBA Indonesia di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta. Pada turnamen 3v3 Jr NBA Indonesia, pada tingkatan SD, gelar juara tim putri diraih oleh SDN Polisi 4 Bogor, sementara untuk tim putra diklaim oleh SDN Batu Ampar 11 Jakarta. Lebih lanjut, pada tingkatan SMP, gelar juara direbut oleh tim SMP Kharisma Bangsa Tangerang Selatan. Lalu untuk gelar juara tim putra diraih oleh SMPN 7 Bandung. Pada tingkatan SMA, titel juara untuk tim putri dan putra masing-masing didapatkan oleh SMAN 3 Cibinong dan SMA Kharisma Bangsa. Rasu menambahkan, sejak diluncurkan pada tahun 2014, Jr NBA Indonesia sudah menjangkau lebih dari 24,2 juta pemuda-pemudi di seluruh Indonesia. Rasu berharap, pihaknya dapat terus mendukung generasi penerus pemain basket Indonesia dengan memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mereka di lapangan dan menanamkan nilai-nilai positif dari partisipasi dalam olahraga. “Jr NBA adalah partisipasi NBA untuk mengembangkan program kepada anak-anak agar aktif terlibat dalam olahraga ini, dan melihat olahraga sebagai sebuah cara untuk bersosialisasi, berkumpul dalam sebuah komunitas,” kata Rasu. “Bahkan, ketika mereka tidak menggeluti olahraga ini secara profesional pun, harapannya mereka bisa mendapatkan pelajaran berharga yang bisa diaplikasikan pada kehidupan,” ujarnya. Selain final turnamen 3v3, juga ada NBA Celebrity Game yang menampilkan tokoh-tokoh publik seperti Rayi Putra (RAN), Andovi Da Lopez, dan Augie Fantinus. Tak ketinggalan dua pemain Charlotte Hornets, Marques Bolden dan Grant Williams, juga hadir di acara ini.

Perbasi Akan Kirim Atlet Muda untuk Jalani Latihan di Lithuania

Perbasi siapkan atlet-atlet muda untuk menjalankan latihan selama enam bulan di Lithuania. Hal ini dilakukan Perbasi untuk semakin mengembangkan bakat atlet-atlet yang dimilikinya. Ketua Umum Perbasi, Danny Kosasih, mengatakan pebasket berusia di bawah 18 tahun akan dikirim ke Lithuania untuk melakukan pelatihan. Keberangkatan tim ke Lithuania, kata dia, akan disesuaikan dengan hasil kompetisi SEABA U-18 maupun FIBA Asia Cup U-18 di Yordania. “Tujuan kami (mengirim atlet ke Lithuania) untuk menjalankan program kami mengembangkan atlet-atlet yang berbakat,” ucap Kosasih kepada wartawan di Jakarta, Jumat (5/4). Sementara, Manajer Timnas Basket Indonesia, Ronny Gunawan, menyambut baik program mengirim atlet ke Lithuania. Ronny menilai pelatihan di Lithuania akan menambah kuat skuad yang dimiliki Timnas. “Jadi ini program Perbasi kita persiapkan khususnya Indonesia Patriot untuk ikut program Lithuania. sebenernya secara berjenjang, juga untuk memperkuat timnas senior kita. Kita persiapkan untuk 5 tahun ke depan dan memang tidak sekarang langsung ada hasilnya. Jadi pemain bisa matang jika dibutuhkan,” tutupnya. Sumber: Kumparan