FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 Dibuka Menpora

FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo berharap FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 jadi ajang menaikkan ranking dan prestasi olahraga voli Indonesia di pentas dunia. Hal itu disampaikan Menpora Dito usai membuka kejuaraan FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 sekaligus menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam bersama Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis (7/8) malam. “Ajang ini untuk menaikkan prestasi timnas voli kita baik putra dan putri di ranking dunia. Jadi dengan adanya kejuaraan ini adalah langkah awal bagaimana kita bisa membangkitkan olahraga voli kita di mata dunia,” kata Menpora Dito. Menpora Dito juga menyampaikan bahwa olahraga voli adalah salah satu cabang olahraga yang banyak diminati oleh masyarakat. Dengan adanya ajang ini menurut Menpora Dito sebagai salah satu langkah untuk menaikkan animo olahraga voli di masyarakat. “Kita tahu voli sebagai salah satu cabor olahraga nomor tiga yang banyak digemari masyarakat. Jadi kejuaraan ini adalah salah satu langkah kita untuk menaikan animo olahraga voli yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia,” tambah Menpora Dito. Terkait Timnas U21 Indonesia yang bermain di ajang ini menurut Menpora Dito sebagian besar pemain-pemainya yang akan disiapkan untuk ke jenjang senior. “Timnas U21 yang bermain di ajang ini memang kita siapkan untuk ke jenjang berikutnya menjadi timnas senior yang lebih baik lagi.Insyallah ke depan pembinaan olahraga voli baik dari infrastrukturnya sampai kejuaraanya akan kita dukung,” pungkas Menpora Dito. Kejuaraan FIVB Volleyball Women’s U21 World Championship 2025 yang digelar dari tanggal 7 hingga 17 Agustus ini diikuti 24 negara, antara lain Indonesia, Tiongkok, Italia, Brazil, Argentina, Serbia, Puerto Rico, Kanada, Vietnam, Kroasia, Korea Selatan, Republik Dominika, Meksiko, Amerika Serikat, Ceko, Aljazair, Polandia, Mesir, Turki, Bulgaria, Chili, Thailand, Tunisia, dan Jepang. Pertandingan ini telah terbagi menjadi 4 kelompok untuk babak penyisihan. Timnas Indonesia berada di Pool A bersama Kanada, Argentina, Serbia, Puerto Rico, dan Vietnam.

BAJC 2025: Ubed Raih Emas!

Mohammad Zaki Ubaidillah

Pemain bulu tangkis Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, meraih gelar juara tunggal putra Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior 2025 (BAJC 2025) setelah mengalahkan wakil China Liu Yang Ming Yu pada final di GOR Indoor Manahan, Solo, Minggu, 27 Juli 2025. Ubed, sapaan akrab Zaki Ubaidillah, tampil apik sepanjang pertandingan dan menang atas Liu dua gim langsung 21-12, 21-17 dalam tempo 43 menit. Kemenangan ini menandai pencapaian terbaik Zaki di level Asia sekaligus mempersembahkan gelar pertama bagi Indonesia dalam turnamen bergengsi kelompok usia junior tersebut tahun ini. Ubed menjadi pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia ketiga yang pernah meraih emas Kejuaraan Asia Junior, setelah Taufik Hidayat (1997) dan Ardiansyah (2001). Ubed menjadi satu-satunya penyumbang gelar juara bagi Indonesia pada ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior 2025. Satu wakil lain, ganda campuran, Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinara Nastine gagal juara setelah takluk dari unggulan Cina, Chen Jun Ting/Cao Zi Han. Sementara itu, dari sektor ganda putra, pasangan asal Cina, Chen Jun Ting/Liu Jun Rong lebih dulu memastikan gelar setelah menang telak atas wakil Korea Selatan, Cho Hyeong-woo/Lee Hyeong-woo. Lalu ganda putri, pasangan asal Cina, Cao Zihan/Chen Fan Shu Tian juga menjadi juara setelah mengalahkan pasangan asal Thailand, Hathaithip Mijad/Napapakor Tungkasatan. Cina juga dipastikan meraih gelar juara pada sektor tunggal putri setelah Yin Yi Qing mengalahkan Liu Si. Hasil Lengkap Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior 2025 Perorangan: MD: Cho Hyeong-woo/Lee Hyeong vs Chen Jun Ting/Liu Jun Rong: 11-21, 12-21 MS: Moh. Zaki Ubaidillah vs Liu Yang Ming Yu: 21-12, 21-17 WD: Hathaithip Mijad/Napapakor Tungkasatan vs Cao Zihan/Chen Fan Shu Tian: 12-21, 10-21 WS: Liu Si vs Yin Yi Qing: 13-21, 13-21 XD: Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinara vs Chen Jun Ting/Cao Zi Han: 12-21, 13-21

BAJC 2025: Ikhsan/Rinjani Takluk di Final

Podium Ganda Campuran WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025.

Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinara Nastine kalah di final Badminton Asia Junior Championships 2025 dari Chen Jun Ting/Zi Han Cao. Ikhsan/Rinjani kalah 12-21 dan 13-21 dari wakil Tiongkok itu. Ikhsan/Rinjani kesulitan mengimbangi permainan cepat Chen/Zi yang bermain dengan kepercayaan diri tinggi. Ikhsan/Rinjani mengaku sudah bermain dengan nyaman, tapi mereka merasa perlu meningkatkan banyak hal untuk bisa bersaing di level yang lebih tinggi. “Tadi lawan bermain bagus dan cepat. Variasi bola atas mereka juga bahaya jadi kita terpaksa buka bola terus,” ujar Ikhsan. “Mereka sudah menang percaya diri karena sudah menang di ganda putra dan ganda putri. Untuk pola mainnya mereka sudah tau satu sama lain, jadi susah untuk menyerang, karena mereka langsung membatasi dan untuk Zi Han Cao juga cepat bagus mencari bolanya,” ungkap Rinjani. “Final ini secara feeling permainan saya sudah nyaman, hanya kami kalah pola saja. Sebelumnya pernah bertemu Zi Han Cao dengan partner lamanya,” beber Ikhsan. “Untuk evaluasi ke depannya dipersiapkan lagi dari fisik, teknik, mental, dan pola mainnya karena lawan-lawan nanti juga sudah kami tahu hanya ditambah Eropa saja,” papar Rinjani.

Sirkuit Nasional B Babel 2025: Exist Pesta Gelar

Sirkuit Nasional B Bangka Belitung 2025

Tuntas sudah rangkaian final Sirkuit Nasional B Bangka Belitung 2025. Berikut hasil-hasil selengkapnya di partai puncak! Sirnas B Bangka Belitung 2025 digelar sedari Senin (21/7) sampai dengan Sabtu (26/7). Exist Badminton Club keluar sebagai juara umum dengan 7 gelar juara, disusul Djarum Kudus 2 gelar juara, dan Jaya Raya serta Champion Gading Jaya masing-masing 1 gelar juara pada seri yang berlangsung di GOR Abadi Tanjung Pandan tersebut. Untuk seri Sirnas selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 11 – 16 Agustus 2025 di kota Yogyakarta. Sirnas berlevel A tersebut akan berlangsung di GOR Amongraga. Daftar Juara Sirnas B Bangka Belitung 2025: TAPA: Gilbert Rafael Ozora [Exist] TAPI: Nafla Berly Syakira Al Habsy [PB Djarum] GPC: Raynanda L/Malika Nur Aqilah [Exist] GAPA: Lorenzio Juvian C/Syahdad Alfadilla [Exist] TPA: Richardo Regino Mozes Munde [Exist] TPI: Chintya C. Ayu Widayat [Exist] GPA: Athaya Affan Z/Raynanda Laksmana [Exist] UDPA: Tristan Geovanni Pardosi [Champion Gading Jaya] UDPI: Fayola Firzha Mahardi [Jaya Raya] GAPI: Hafizah Hasanah Z/Nafla Berly S Al Habsy [PB Djarum] GPI: Berlian Indah P/Malika Nur Aqilah [Exist]

Bumi Mataram Volley Ball Academy Gelar Kejuaraan Voli Antarklub U12

Tim voli Bumi Mataram Volley Ball Academy

Bumi Mataram Volley Ball Academy klub voli di Yogyakarta, menggelar kejuaraan voli antar klub U12, kelahiran maksimal 2013. Kejuaraan usia dini putri Piala Kemerdekaan Bumi Mataram ini akan digelar di GOR Cangkring Wates, Kulonprogo pada Minggu, 10 Agustus 2025. Kejuaraan usia dini tersebut merupakan komitmen dari Bumi Mataram volley ball Academy dalam. melakukan pembinaan usia muda di olahrara bola voli. Bumi Mataram volley ball Academy sendiri merupakan akademi voli yang mendidik atlet-atlet muda bertalenta agar bisa membangun karier di cabang olahraga tersebut. “Kejuaraan ini menjadi komitmen kami untuk terus melakukan pembinaan pemain usia muda. Banyak atlet muda bertalenta dan potensial yang sudah saatnya mengasah kemampuan dengan mengikuti kejuaraan,” kata R. M. Aries Nandarika, Dewan Pembina Bumi Mataram volley ball academy “Dengan fokus pada pembinaan, kami menggelar kejuaraan untuk anak-anak berusia 12 tahun Ajang ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi pemain usia dini untuk mengembangkan keterampilan teknis, taktis, dan fisik mereka dalam olahraga bola voli,” ujar mbah Aries, sapaannya. Kejuaraan ini sangat penting bag atlet muda karena bisa menjadi sarana untuk membangun karakter, sportivitas, serta kerja sama tim. Dari berbagai klub dan akademi bola voli akan bersaing dalam suasana yang sehat dan kompetitif. Ini bisa memotivasi mereka untuk berprestasi lebih baik di masa depan. Kejuaraan itu sendiri digelar khusus untuk putri yang diikuti 12 klub, Barata Muda DKI, Matador DKI, Puput Mojokerto, Bandung Tectona, Kharisma Premium, Puspa Indah, Mitra Kencana Semarang, Dispora Kendal, Govita Semarang, Vita Solo, Yuso kota dan BMVC yang bertindak sebagai tuan rumah. Mereka diundang secara resmi untuk mengikuti kejuaraan. “Kami membatasi peserta dengan mengundang 12 klub dari berbagai daerah. Kejuaraan ini khusus putri karena kami berharap munculnya atlet-atlet putri yang pada akhirnya mereka bisa berkembang dan berkiprah di liga voli, termasuk menjadi pemain nasional,” ucap mbah Aries. “Persoalannya tidak mudah mencari atlet putri. Bila mengikuti kejuaraan ini, mereka juga termotivasi untuk berkarier di voli,” katanya lagi. Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Eko Adisidharta menuturkan bila kejuaraan berlangsung selama satu hari penuh. Ini bisa dilaksanakan karena GOR yang menjadi tempat penyelenggaraan memiliki dua lapangan indoor. “Lapangan yang tersedia juga sangat representatif untuk sebuah kejuaraan. Persaingan di kejuaraan ini bakal ketat. Atlet usia 12 selalu termotivasi untuk bermain sebaik mungkin saat bertanding,” kata Eko. Menurut Eko tim juara akan mendapat hadiah uang sebesar Rp2,5 juta. Sedangkan peringkat dua menerima hadiah uang pembinaan Rp2 juta dan juara tiga dan empat masing-masing mendapat hadiah Rp500 ribu. Selain itu ada penghargaan untuk pemain terbaik, libero terbaik, dan setter terbaik. Bumi Mataram Volley ball academy sendiri merupakan sebuah organisasi berbadan hukum yang berfokus pada pengembangan dan promosi olahraga bola voli di Indonesia, khususnya untuk anak usia dini. Sumber: VOI

BAJC 2025: Garuda Muda Siap Revans di Nomor Perorangan

simulasi pertandingan jelang WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025

Jelang berlangsungnya kejuaraan individu WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025 , tim Indonesia melakukan latihan di Gor Indoor Manahan Solo. Pertandingan perorangan WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025 sendiri akan digelar mulai Rabu (23/07/2025). Tim yang berlatih adalah Tim Junior Indonesia yang bermain di beregu campuran sebanyak 20 atlet dan juga 26 atlet junior tambahan yang mengikuti turnamen perorangan. Total ada 46 atlet Junior Indonesia yang akan berlaga di turnamen ini. Pertandingan beregu campuran telah berakhir hari ini dengan kemenangan tim China atas Thailand dengan skor akhir 110-90, Sementara itu Garuda muda terhenti di babak Quarterfinal oleh Korea dengan skor tipis 110-109. Hasil ini tentunya diharapkan menjadi motivasi agar bisa lebih baik lagi secara individu. “Saya berharap pencapaian di beregu dapat dijadikan bahan evaluasi dan kesiapan atlet dan pelatih di event perorangan serta dapat menunjukkan semangat, motivasi, dan kepercayaan diri yang lebih kuat lagi untuk dapat mengeluarkan seluruh kemampuan dan menghasilkan prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Kabid Binpres PBSI, Eng Hian . Di sektor tunggal putra, Indonesia akan menurunkan 7 wakilnya. Kepala pelatih tunggal putra pratama, Wiempie Mahardi mengatakan kondisi atletnya dalam keadaan siap bertanding dan berharap mendapatkan dukungan langsung dari penonton di Gor Indoor Manahan Solo dan juga melalui layar kaca dan live streaming. “Persaingan di sektor tunggal putra hampir merata, terutama pemain unggulan dari negara-negara seperti Cina, Thailand, Korea, India, Jepang, Hongkong, Chinese Taipei, dan Malaysia. Saya berharap atlet kita bisa tampil maksimal, tetap fokus dan tidak over percaya diri. Semoga bisa ada gelar juara untuk sektor tunggal,” ungkap Wiempie. Sementara itu di sektor ganda putra, kepala pelatih ganda putra pratama, Chafidz Yusuf mengatakan kondisi anak buahnya dalam keadaan baik dan tidak ada cedera. Evaluasi Chafidz untuk penampilan anak buahnya dalam kategori beregu campuran adalah penambahan kekuatan dan rasa percaya diri yang perlu ditingkatkan. Sedangkan dari sisi tehnik kinerja mereka cukup baik. “Untuk persaingan di sektor ganda putra cukup merata dan untuk lawan terkuat ada dari China dan Korea. Saya menargetkan minimal mereka masuk semifinal, tapi tentunya saya berharap mereka bisa menampilkan prestasi yang lebih baik lagi,” ucap Chafidz menutup perbincangan. Skuad Daftar Indonesia Tunggal Putra Moh. Zaki Ubaidillah Richie Duta Richardo Dendi Triansyah Denis Azzarya Radithya Bayu Wardhana Arga Nugraha Sigfar Fardhan Rainanda Joe Tunggal Putri Thalita Ramadhani Wiryawan Kavitha Nadjwa Aulia Salsabila Amiradana Jolin Angelia Christabel Calista Purwanto Shaafiya Yasmin Maitsaa Auberta Zerlina Ganda Putra Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Pramudya Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Keneddy Tangka Raihan Daffa Edsel Pramono/Muhammad Rizki Mubarrok Akmal Nurrahman/Revand Harianto Anju Siahaan/Faizal Pangestu Ganda Putri Rinjani Kwinara Nastine/ Riska Anggraini Jania Novalita Situmorang/ Sheila Lidia Keyla Annisa Putri/ Micha Leona Luthfia Wardoyo Aurelia Syakira Putri/ Atresia Naufa Candani Putri Melvina Dwiwahyuningsih/Aura Zalfa Syafiya Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri Ganda Campuran Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinara Nastine Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica Ghian Rizqy Sofyan/Salsabila Zahra Aulia Muhammad Mulky Aufa Atmaja/Salma Mufida Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani Faizal Pangestu/Anju Siahaan

Indonesia Juara SEA V League 2025

Timnas Bola Voli Putra Indonesia

Timnas Bola Voli Putra Indonesia berhasil menjuarai SEA V League 2025 Leg 2. Gelar itu bisa dipastikan setelah Indonesia mengalahkan Thailand 3-2 (27-29, 25-15, 25-23, 22-25, 15-13) dalam laga pamungkas di GOR Jakarta International Velodrome, Jakarta, Minggu, 20 Juli 2025. Gelar juara itu didapat dengan catatan sempurna. Rivan Nurmulki terus menang dalam empat laga yang dijalani. Pada leg 1 di Filipina pekan lalu, Indonesia hanya menempati peringkat dua, di bawah Thailand. Jika diakumulasi dari leg 1 dan 2, Indonesia menempati peringkat satu, sedangkan Thailand menjadi runner-up. Dengan posisi tersebut, tim asuhan Jeff Jiang Jie itu berhak mewakili Asia Tenggara di Nation Cup bersama tim Thailand tahun depan. Ini menjadi ketiga kali Indonesia menjuarai SEA V League putra. Gelar sama pernah didapat pada SEA V Legague 2023 leg pertama dan kedua. Jumlah gelar itu sama dengan yang diraih Thailand. Selain itu Indonesia pernah tiga kali menjadi runner-up, sedangkan Thailand hanya sekali. Selain SEA V League 2025 Leg 2, timnas Indonesia mendapat gelar pemain terbaik (MVP) yang ditempati Boy Arnez. Pemain asal klub Lavani ini juga menyabet sebagai best outside hitter. Di samping itu, pemain Indonesia yang mendapat gelar terbaik adalah Rivan Numulki sebagai best opposite dan Jasen Natanael Kilanta sebagai best setter Klasemen SEA V League 2025 Leg 2 No Tim Main Menang Kalah Poin 1 Indonesia 4 4 0 10 2 Vietnam 4 3 1 8 3 Thailand 4 2 2 7 4 Filipina 4 1 3 5 5 Kamboja 4 0 4 0

BAJC 2025: Tim China Juara Beregu

Tim Junior China

Tim China keluar sebagai juara di ajang Badminton Asia Junior Championship 2025, yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah. Hasil final hari ini, Selasa (22/7/2025), di GOR Manahan, skuad muda China berhasil menundukkan Tim Thailand. Dalam pertandingan beregu campuran yang berlangsung menggunakan sistem rally point tersebut, China sukses menundukkan Thailand dengan total skor 110-90. Tim China membuka laga final dengan mulus. Pada match-1, tunggal putra Xiao Gao Bo berhasil memetik kemenangan 11-5 atas wakil Thailand, Patcharakit. Keunggulan China mampu dipertahankan hingga match-3, yang mempertemukan ganda campuran Li Hong Yi/Caoo Zi Han (China) vs Attawut Sreepeaw/Napapakorn (Thailand). Match ini ditutup dengan skor 33-29. Posisi Tim China sebagai pemimpin skor mulai tergeser pada match-4, yang mempertemukan ganda putri Chen Fan Shu/Tan Ke Xuan (China) vs Hathaithip/Napapakorn (Thailand). Melalui laga ini Thailand menyusul 38-44. Tim Thailand masih memimpin usai match-5, yang berakhir 45-55. Akan tetapi China bangkit pada match-6 melalui tunggal putra Liu Yang Ming, yang membuat timnya unggul tipis 66-65. China sanggup memelihara keunggulan mereka hingga pertandingan penutup alias match-10, yang mempertemukan tunggal putri Xu Wen Jing (China) vs Anyapat (Thailand). Laga ini selesai dengan total skor 110-90. Dengan kemenangan ini Tim China sukses mempertahankan gelar juara beregu campuran Badminton Asia Junior Championship, yang mereka raih pada edisi 2024 lalu. Ketika itu melalui sistem set poin, China menang 3-1 atas Korea Selatan. Sementara itu perjalanan tim tuan rumah Indonesia di ajang Badminton Asia Junior Championship 2025, harus terhenti di perempat final. Merah Putih menyerah dengan total skor 109-110 dari Tim Korea Selatan.

BAJC 2025: Dramatis! Indonesia Akui Keunggulan Korea Selatan

Moh. Zaki Ubaidillah

Drama hingga detik terakhir. Skuad bulu tangkis Indonesia harus harus mengakui keunggulan Korea Selatan usai kalah tipis 109–110 dalam Wondr Badminton Asia Junior Championships kategori beregu campuran di GOR Indoor Manahan, Senin (21/7/2025). Tak bisa dipungkiri, selisih satu angka ini menjadi luka bagi Ubed dan kawan-kawan. Mengingat seluruh partai berlangsung seimbang dan intens. Kendati demikian, Kapten Tim Moh. Zaki Ubaidillah atau yang kerap disapa Ubed ini tetap bersyukur. “Alhamdulillah, berjalan dengan lancar tanpa cedera untuk semuanya. Mungkin tadi kurang beruntung aja, rasa tegang pasti ada soalnya poinnya juga kejar-kejaran. Tadi pas saya main di fase kedua posisinya ketinggalan 3 poin lalu saya kejar biar bikin pede yang lain,” terang Ubed. Ubed mengatakan, kesedihan atas kekalahan ini pasti ada. Mengingat, tim Indonesia sudah berusaha mengejar dari awal. “Saya juga berusaha untuk menjauhkan poin sejauh mungkin tapi kembali tersusul pointnya. Sebagai captain saya mohon maaf karena belum bisa membawa tim sampai ke podium ataupun masuk final. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi belum dikasih rezeki,” lanjutnya. Sementara itu, tim Indonesia akan segera melupakan kekalahan ini dan fokus pada pertandingan individu. Ubed pun mendorong dirinya dan rekan-rekan untuk tak kalut dalam kesedihan. “Masih ada besok dan lusa, tinggal jaga fokusnya buat perorangan. Target saya pribadi pastinya juara dan bisa mengeluarkan semua kemampuan saya yang sudah saya lakukan saat berlatih,” ucap Ubed.

BAJC 2025: Sengit! Indonesia Juara Grup B usai Bungkam Malaysia

Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Pramudya

Tim bulutangkis Indonesia melaju ke babak perempat final dengan status juara Grup B pada ajang Badminton Asia Junior Championships 2025 . Kepastian itu didapat setelah skuad Merah Putih bungkam Malaysia dengan skor akhir 110-92 di GOR Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025). Tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, memulai perjalanan timnya dengan manis karena menang 11-5 atas Kong Wei Xang. Namun sayangnya di laga kedua, ganda putri Indonesia, Rinjani Kwinara Nastine/Riska Anggraini menelan kekalahan 20-22 dari Zi Yu Low/Dania Sofea. Meski demikian, Indonesia kembali memegang kendali pada gim ketiga yang mempertemukan Thalita Wiryawan kontra Oo Shan Zi. Tunggal putri Pelatnas PBSI itu menang 33-29 atas Shan Zi. Kemudian hasil manis juga didapat pada sektor ganda campuran yang dimainkan Steve Kurniawan/Luna Rianty Saffana. Steve/Luna menang tipis atas pasangan Malaysia, Loh Zheng/Noraqilah Maisarah dengan skor 44-43. Lalu, Indonesia kembali unggul di partai kelima yang dimainkan sektor ganda putra. Duet Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Pramudya meraih kemenangan atas Loh Zheng/Tan Zhi Yang dengan skor 55-52. Partai keenam kembali dimainkan oleh Ubed. Tunggal putra muda Pelatnas PBSI Cipayung itu kembali meraih kemenangan, yang kali ini membungkam Boon Le Lim dengan skor 66-60. Rinjani/Riska yang sempat kalah di gim kedua, kali ini berhasil menang atas Zi Yu Low/Dania Sofea dengan skor 77-67. Kemudian Thalita juga kembali meraih kemenangan, yang kali ini mengalahkan Eng Ler Qi dengan skor 88-73 di partai ke delapan. Indonesia mempertahankan tren positifnya di dua partai terakhir. Ganda campuran Indonesia, Devin/Rinjani menang atas Datu Anif Asrah/Dania Sofea dengan skor 99-81 di gim kesembilan. Kemudian laga terakhir dimainkan oleh sektor ganda putra. Devin yang kembali berpasangan dengan Ikhsan berhasil mengalahkan Irfan Shazmir/Ahmad Redzuan dengan skor 110-92. Indonesia pun menutup pertandingan dengan kemenangan, sekaligus melaju ke babak perempat final dengan status juara Grup B. Dibabak knock-out, Tim Junior Indonesia akan berhadapan dengan Korea di babak Quarter Final yang akan berlangsung besok (21/7) di Gor Indoor Manahan Solo. Sumber: Sindo News

BAJC 2025: Indonesia Raih Kemenangan Ketiga

Salsabila Amiradana

Indonesia memetik kemenangan ketiga pada Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025 nomor beregu, Sabtu (19/7). Bertanding di GOR Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah, tim tuan rumah menundukkan Singapura dengan skor 110-66. Pemain tunggal putra Merah-Putih, Richie Duta Richardo memuji kekompakan tim dalam tiga laga terakhir pada kejuaraan bulu tangkis Asia level junior yang menggunakan sistem relay point ini. Richie, yang turun di partai kesembilan melawan Ding Han Jin, menilai performanya kurang maksimal sepanjang pertandingan meski mengakhiri laga dengan kemenangan 99-56. Ia juga merasa terbawa permainan Ding di awal pertandingan. “Sempat tertinggal, tapi saya coba lebih menenangkan diri lalu menambah fokus sehingga bisa mengurangi mati-mati sendiri,” jelasnya kepada tim Humas dan Media PP PBSI. Ia juga berpendapat, dengan sistem relay point dengan total 110 poin ini, setiap pemain yang bertanding harus langsung siap sejak poin pertama. “Tidak boleh banyak coba-coba,” tegasnya. Richie, peraih medali emas PON 2024 Aceh-Sumut, juga menyampaikan, “Untuk kekompakan tim ini sangat bagus. Kami selalu menjaga komunikasi, banyak bareng-bareng di dalam dan luar lapangan.” Sementara, pemain tunggal putri Salsabila Amiradana menyampaikan rasa terima kasih telah dipercaya memperkuat tim Indonesia untuk kali kedua. Ia juga meluapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraihnya melawan Zakaria Aaliyah, yang berakhir dengan skor 22-10. “Penampilan saya kemarin kurang baik dan saya bersyukur bisa menebus hari ini dengan permainan yang lebih baik,” kata pemain asal PB Djarum ini. “Memang belum ke performa maksimal, tapi saya bisa lepas dari tekanan yang ada,” Salsabila, menambahkan. Hampir serupa dengan Richie mengenai sistem relay point, Salsabila juga menekankan pentingnya kesiapan atlet sebelum memasuki arena pertandingan. “Poin 11 sangat cepat, keputusan yang diambil juga harus cepat dan tepat. Tidak boleh kebanyakan berpikir,” jelasnya, yang kemudian menyatakan, “Besok kalau dipercaya lagi saya harus menguatkan hati dan pikrian saya. Karena di pertandingan ini bukan main teknik atau fisik tapi juga mental,” pungkasnya. Berikut hasil pertandingan Grup B antara Indonesia dan Singapura: Ikhsan Lintang Pramudya/Devin Artha Wahyudi vs. Boon Jie Le Marco/Tan Jia Hui 11-5 Salsabila Amiradana vs. Zakaria Aaliyah 22-10 Rinjani Kwinara Nastine/Riska Anggraini vs. Zheng Yan Li/Teo Eng Ker 33-17 Moh. Zaki Ubaidillah vs. Ding Han Jin 44-20 Rinjani Kwinara Nastine/Devin Artha Wahyudi vs. Tan Jia Hui/Lim Ke Jia Khloe 55-25 Raihan Daffa Edsel Pramono vs. Muhammad Rizki Mubarrok Boon Jie Le Marco/Ng Ming Zhe 66-37 Thalita Ramadhani Wiryawan vs. Zakaria Aaliyah 77-43 (0:06) Aurelia Syakira Putri/Sheila Lidia vs. Lim Ke Jia Khloe/Lua Le En Jessie 88-45 Richie Duta Richardo vs. Ding Han Jin 99-56 Luna Rianty Saffana/Ikhsan Lintang Pramudya vs. Ng Ming Zhe/Zheng Yan L 110-66 Sumber: Djarum Badminton

BAJC 2025: Tuan Rumah Raih Dua Kemenangan

Dendi Triansyah

Tim bulu tangkis Indonesia membangun tren kemenangan pada hari pembuka Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025 di nomor beregu campuran, Jumat (18/7). Seusai menundukkan Myanmar dengan skor 110-47, tim tuan rumah menang 110-72 atas Makau. Meski telah mengantongi dua kemenangan, PP PBSI menilai masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dan dipelajari, khususnya kesiapan atlet sebelum memasuki arena pertandingan. “Para pemain tampil cukup baik saat menghadapi Chinese Macau. Meski sempat mengalami hambatan, itu akan menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dan atlet, bagaimana pelatih mempersiapkan atletnya agar ketika masuk ke lapangan, mereka sudah benar-benar siap untuk bertanding,” papar manajer tim Indonesia Eng Hian melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI. Menurutnya, salah satu kendala dalam pertandingan perdana yang digelar di GOR Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah tersebut, adalah kesiapan mental sebelum bertanding. Sejatinya, para atlet sudah dalam kondisi siap, baik dari segi pemanasan, fokus, serta strategi. “Terlebih, sistem pertandingan kali ini menggunakan skor 11 poin, jadi jika sedikit saja kehilangan fokus, poin bisa langsung hilang dan itu sangat berpengaruh bagi tim,” katanya. “Dua pertandingan hari ini tentu menjadi bahan evaluasi kami agar ke depannya bisa tampil lebih baik lagi,” tambah pria yang juga menjabat selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI ini. Indonesia, yang termasuk dalam Grup B pada kejuaraan Asia level junior ini, bertemu dengan Singapura pada Sabtu (19/7). Secara garis besar, menurut Eng Hian, tim Merah-Putih akan menurunkan formasi yang lebih baik pada laga ini. “Kami juga akan memberi kesempatan lebih besar kepada atlet-atlet yang hari ini tampil baik dan berkontribusi positif bagi tim. Dari analisis kami, kekuatan Singapura kurang lebih mirip dengan Myanmar,” jelasnya. “Tadi kami bermain di Lapangan 1, yang menurut saya memiliki kondisi terbaik dibandingkan lapangan lainnya. Lapangan ini tidak terkena embusan langsung dari pendingin ruangan. Namun,, anak-anak tetap harus terus beradaptasi. Yang jelas, di setiap pertandingan kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik dan memaksimalkan setiap situasi,” demikian Eng Hian. Sumber: Djarum Badminton

BAJC 2025: Indonesia Unggul Kontra Myanmar

Moh. Zaki Ubaidillah

Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025 di kategori beregu campuran mulai digelar pada Jumat (18/7) pagi di GOR Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah. Tim bulu tangkis Indonesia tampil di partai pembuka melawan Myanmar. Dalam kejuaraan Asia level junior yang menggunakan sistem relay point dengan total 110 poin ini, tim tuan rumah menang dengan skor 110-47. Pemain tunggal putra Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah mengawali kemenangan tim Merah-Putih, setelah mengalahkan Nyan Shaine Lin dengan skor 11-5. Ubed, sapaannya, kembali mengalahkan pemain yang sama di partai keenam dengan skor 66-32. “Dari awal sudah bilang ke tim untuk jaga kekompakan, sama jaga semangatnya juga, jangan mau kalah, dan juga nggak boleh ngeremehin lawan,” katanya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI. “Untuk permainan hari ini, menurut saya, Alhamdulillah cukup bagus semua, bisa neken dari awal juga dan di partai selanjutnya bisa lebih pede juga,” Ubed, menambahkan. Seusai Ubed, Riska Anggraini/Rinjani Kwinara Nastine di nomor ganda putri, Thalita Ramadhani Wiryawan (tunggal putri), Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (ganda putra), dan Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana (ganda campuran) melanjutkan tren kemenangan bagi Indonesia. Kemudian, Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang (ganda putra) dan Theodorus Steve Kurniawan/Luna Rianty Saffana (ganda campuran), memastikan perolehan poin 110 untuk tim tuan rumah. Secara umum Ubed, kapten tim Indonesia, berpendapat, para pemain dapat bertanding dengan baik di laga pembuka. Adaptasi cepat dengan arena pertandingan pun dapat berjalan dengan baik, selebihnya hanya terkait penyesuaian dengan kondisi angin di lapangan. “Harapannya untuk pertandingan ke depannya semoga lebih baik lagi dan semoga bisa kompak dan bisa ambil gelar juara,” pungkasnya. Sumber: Djarum Badminton

Badminton Asia Junior Championships 2025 Resmi Digelar di GOR Manahan Solo

Badminton Asia Junior Championships 2025

Kejuaraan bulutangkis junior paling bergengsi se-Asia, Wondr Badminton Asia Junior Championships 2025, resmi diselenggarakan di Kota Solo, Jawa Tengah. Gelanggang Olahraga (GOR) Manahan dipilih sebagai venue pertandingan ini untuk pertama kalinya setelah melakukan renovasi. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung mulai hari ini, 18 Juli hingga 27 Juli mendatang dan akan diikuti oleh 17 negara dengan kategori pertandingan beregu campuran dan perorangan. Dalam kategori beregu campuran, setiap tim harus meraih 110 poin terlebih dahulu untuk dinyatakan sebagai pemenang. Format pertandingan beregu campuran ini mirip dengan Sudirman Cup, sedangkan kategori perorangan akan mempertandingkan lima sektor pada kelompok umur U-19. Sebanyak 322 atlet dipastikan akan berpartisipasi dalam turnamen ini. Persaingan di nomor perorangan diprediksi akan semakin ketat dengan keikutsertaan total 17 negara. Tuan rumah Indonesia menurunkan wakil terbanyak dengan 46 atlet dan menjadi unggulan keempat dalam turnamen tahunan ini. Negara-negara lain yang turut berpartisipasi antara lain China, yang berhasil menyapu bersih gelar juara pada edisi sebelumnya dengan 29 atlet, diikuti oleh Thailand (27 atlet), Malaysia (25 atlet), Chinese Taipei (21 atlet), Jepang (20 atlet), Sri Lanka (20 atlet), India (18 atlet), Singapura (18 atlet), Korea Selatan (16 atlet), dan Filipina (15 atlet). Sementara itu, Vietnam (15 atlet), Hong Kong (14 atlet), Myanmar (12 atlet), Uni Emirat Arab (11 atlet), Macau China (10 atlet), Kazakhstan (4 atlet), dan Brunei Darussalam (1 atlet) juga akan berpartisipasi. – Grup A: Thailand, Chinese Taipei, Jepang, Kazakhstan. – Grup B: Indonesia, Malaysia, Singapura, Macau China, Myanmar. – Grup C: China, Korea Selatan, Vietnam, Filipina. – Grup D: India, Hong Kong, Uni Emirat Arab, Sri Lanka.

Dua Pebulutangkis Junior PBSI Jakarta Selatan Bersinar di Istanbul U17 Open 2025

Istanbul U17 Open 2025

Dua pebulutangkis muda yang dikirim oleh Pengurus Kota (Pengkot) PBSI Jakarta Selatan ke ajang Istanbul U17 Open 2025 sukses menorehkan prestasi membanggakan. Tanaya Ramadhani Putri Budiyanti tampil sebagai juara tunggal putri, sementara Dave Valentino Kurniawan menjadi finalis tunggal putra. Seperti dikutip dari rilis Humas Pengkot PBSI Jakarta Selatan, turnamen internasional ini berlangsung di Ata Sporlari Merjezi, Istanbul, Turki pada 9–13 Juli 2025. Kedua atlet binaan Gideon Badminton Academy ini menunjukkan performa konsisten sejak babak awal hingga final, berkat bimbingan pelatih nasional Yuan Kartika Putri. Tanaya yang berasal dari Solo, kelahiran 27 Agustus 2009, berhasil mengalahkan unggulan keempat asal Turki, Irmak Rana Yemisen, melalui pertarungan tiga gim: 21-17, 15-21, 21-8. Sementara Dave, kelahiran Bogor 27 Februari 2009, harus puas sebagai runner-up usai kalah tipis dari wakil Wales, Mebel Mano Kurian, dengan skor 21-17, 16-21, 18-21. “Alhamdulillah, target dua wakil masuk final tercapai. Tanaya bisa juara, Dave mendapat banyak pengalaman berharga. Keduanya tampil luar biasa,” ujar Yuan Kartika Putri, pelatih yang turut mendampingi ke Istanbul. Kepulangan rombongan pada di Bandara Soekarno-Hatta disambut langsung oleh pengurus PBSI Jakarta Selatan, termasuk Wakil Ketua Umum II Agustinus Setijanto dan Ketua Bidang Humas Broto Happy, Selasa (15/7/2025). Agustinus menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian dua atlet muda tersebut. “Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan atlet muda PBSI Jaksel berjalan dengan baik. Atlet usia di bawah 17 tahun kita mampu bersaing bahkan unggul dari pemain Eropa,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen untuk terus mengirim pemain ke turnamen internasional. “Tahun ini kita sudah ke Turki, dan rencananya Oktober mendatang kami akan kirim atlet ke Luksemburg,” imbuh Agustinus. Sementara itu Ketua Pengkot PBSI Jaksel, Kurniahu, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan berkelanjutan dari pihak sponsor, terutama perusahaan PulauIntan yang telah lima kali mendukung keberangkatan atlet ke luar negeri. “Dukungan seperti ini sangat berarti untuk pengembangan prestasi atlet muda kita ke level internasional,” ungkap Kurniahu. Dengan prestasi di Istanbul, PBSI Jakarta Selatan kembali menunjukkan keseriusan dan keberhasilan dalam membina atlet usia dini menuju panggung dunia.

Pesta Tuan Rumah dengan Empat Gelar Juara

Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025

Klub Jaya Raya berpesta dengan merebut empat gelar juara dari enam wakil ke final turnamen bulutangkis Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025. Dalam pertandingan final yang berlangsung di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (13/7), para pemain tuan rumah mampu tampil optimal untuk mengukuhkan diri sebagai juara umum. Klub Djarum Kudus harus puas menduduki peringkat kedua dengan tiga gelar juara. Sedangkan Exist Badminton Club dan Thailand masing-masing dengan dua gelar juara. Sementara Mutiara Cardinal Bandung, Jepang, dan Singapura masing-masing dengan satu titel juara. “Kami bersyukur bisa menjadi juara umum. Kesuksesan ini berkat kerjasama yang solid antara pemain, pelatih, pengurus klub dan Yayasan Pembangunan Jaya Raya yang terus mendukung kami. Sukses ini sebagai akibat atau dampak dari dukungan penuh Yayasan Pembangunan Jaya Raya terhadap PB Jaya Raya,” kata Ketua Harian PB Jaya Raya, Imelda Wigoeno. Menurut Ketua Umum PP PBSI M. Fadil Imran, kejuaraan-kejuaraan junior seperti Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 ini harus terus didukung. Karena dari sini akan lahir pemain-pemain potensial yang bisa direkrut ke pelatnas. “Kejuaraan seperti ini harus didukung. Semoga ke depan bisa makin dikenal di seluruh dunia dan diikuti pemain-pemain dari Eropa dan AS. Dari tim pemandu bakat PBSI juga sudah menyatakan, terutama di sektor ganda, banyak bibit-bibit pemain potensial yang kelak bisa direkrut ke pelatnas. Banyak bibit pemain yang bisa dikembangkan lagi,” kata Fadil. Sementara menurut Ketua Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya Budi Karya Sumadi, dengan penyelenggaraan Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 yang berjalan sukses, pihaknya tentu memiliki komitmen besar untuk terus menggelar kejuaraan ini di masa depan. “Ke depan, kami akan terus menggelar kejuaraan ini. Pasalnya kejuaraan ini menjadi ajang terbaik bagi pemain muda untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan,” sebut Budi Karya. Hasil Final Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025: Kategori U15 Tunggal Putra: Taisei Kushima (Jepang) vs Chan Yee Hei (Hong Kong), 25-27, 21-7, 21-14. Tunggal Putri: Somasundaram Rithika (Singapura) vs Kalia Rahmadani (Indonesia), 21-17, 21-15. Ganda Putra: Raynanda Laksmana/Athaya Affan Zaidan (Indonesia) vs Muhammad Waldan Habibi/Darmawan Setiawan (Indonesia), 21-16, 21-19. Ganda Putri: Malika Nur Aqilah/Berlian Indah Pinastika (Indonesia) vs Almaira Dzakira Wulanda Lestari/Kalia Rahmadani (Indonesia), 21-19, 21-19. Kategori U17 Tunggal Putra: Rayhan Pandu Aksara (Indonesia) vs Ghaisan Haidar Tsaqib (Indonesia), 21-14, 18-21, 21-17. Tunggal Putri: Miftaqul Putri Ayudis (Indonesia) vs Raisya Affatunisa (Indonesia), 21-15, 21-6. Ganda Putra: Muhammad Luthfi Habibi/Faza Iwadh Kurnia Ramdhan (Indonesia) vs Lucas Ekarat Wedler/Tachin Wiriyachairerk (Thailand), 21-18, 21-12 Ganda Putri: Mellynda Dwi Octavya/Nadhifa Nur Zahra (Indonesia) vs Jane Maira Faiza/Halifia Usni Pratiwi (Indonesia), 21-14, 21-14. Ganda Campuran: Lucas Ekarat Wedler/Chanyapat Chartweerachaisri (Thailand) vs Faza Iwadh Kurnia Ramdhan/Rachel Machalul Cahya Ayu (Indonesia), 21-17, 19-21, 21-19. Kategori U19 Tunggal Putra: Maharishiel Timotius Gain (Indonesia) vs Muhammad Nashrulloh Alhabsyi (Indonesia), 15-21, 21-9, 21-15. Tunggal Putri: Tonrug Saeheng (Thailand) vs Xiao-Ting Su (Chinese Taipei), 21-14, 21-10. Ganda Putra: Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Kenedy Tangka (Indonesia) vs Revand Harianto/Akmal Nurrahman (Indonesia), 21-14, 21-18 Ganda Putri: Imanuela Ayu Soka/Angelita Magdalena Yusup (Indonesia) vs Pranpriya Pannarai/Sirapat Tepnarong (Thailand), 21-12, 12-21, 21-11. Ganda Campuran: Muhammad Mulky Aufa Atmaja/Salma Mufida (Indonesia) vs Ardiola Dionilo/Nadia Pritasari (Indonesia), 8-21, 21-16, 21-18.

Inilah Hasil Drawing Badminton Asia Junior Championships 2025

GOR Indoor Manahan

Drawing resmi Badminton Asia Junior Championships 2025 untuk sektor beregu campuran telah dirilis. Indonesia tergabung di Grup B bersama rival kuat Malaysia. Sebagai tuan rumah, Indonesia punya tanggung jawab besar di turnamen yang bakal digelar di GOR Manahan, Solo, mulai 18 hingga 22 Juli 2025. Ini akan menjadi ajang pembuktian generasi muda bulutangkis Indonesia di mata Asia. Dalam pengundian, Skuad Merah Putih masuk ke Grup B, di mana mereka akan menghadapi lawan tangguh seperti Malaysia, serta tiga negara lain yakni Singapura, Macau, dan Myanmar. Persaingan dipastikan ketat sejak babak awal. Turnamen beregu ini akan menggunakan sistem skor relay 110 poin, format yang sama seperti World Junior Championships (WJC) 2024, menuntut konsistensi dan kekompakan dari seluruh sektor. 20 Atlet Muda Disiapkan untuk Nomor Beregu, 30 Lebih Tampil di Perorangan. Untuk sektor beregu campuran, PBSI menurunkan 20 atlet muda, terdiri atas 6 pemain tunggal dan 14 pemain ganda. Sedangkan di kategori perorangan, yang akan digelar pada 23–27 Juli 2025, Indonesia menurunkan total lebih dari 30 pemain, termasuk nama-nama dari klub unggulan di luar tim beregu. Distribusi sektor perorangan adalah sebagai berikut: Tunggal putra dan putri: masing-masing 7 wakil Ganda campuran: 7 pasangan Ganda putra dan putri: masing-masing 6 pasangan Dengan dukungan penuh sebagai tuan rumah, Indonesia diprediksi tampil agresif dan berambisi merebut gelar beregu, seperti yang diharapkan oleh publik dan pengurus pusat PBSI. Peta Persaingan Lengkap: Siapa Saja di Grup Lain? Selain Grup B yang dihuni Indonesia, berikut adalah susunan grup lengkap turnamen beregu Asia Junior 2025: Grup A: Thailand, Taiwan, Jepang, Kazakhstan Grup B: Indonesia, Malaysia, Singapura, Macau, Myanmar Grup C: China, Korea Selatan, Vietnam, Filipina Grup D: India, Hong Kong, Uni Emirat Arab, Sri Lanka Melihat komposisi grup, kekuatan merata dan tiap tim punya kans membuat kejutan. Namun dengan status sebagai tuan rumah, Indonesia wajib memanfaatkan momentum ini untuk unjuk gigi dan menjadi juara di kandang sendiri. Sumber: iNews

Tim Bulu Tangkis Rusia Tiba di Cipayung

Tim bulu tangkis Rusia

Tim bulu tangkis Rusia telah tiba di Jakarta pada Selasa (8/7) untuk menjalani pemusatan latihan bersama atlet Pelatnas PBSI di Cipayung selama dua pekan, yakni 8–21 Juli 2025. Berdasarkan keterangan dari PBSI, total 19 anggota tim Rusia, terdiri dari manajer, pelatih, serta pemain putra dan putri yang datang dalam dua gelombang. Sebagian besar mendarat Selasa pagi, disusul kedatangan Alina Davletova di sore hari, sementara Evgeniya Kosetskaya dijadwalkan tiba Kamis (10/7). Sejumlah nama yang ikut dalam rombongan tersebut antara lain manajer Pavel Sorokin, pelatih Rodion Kargaev dan Viktor Maliutin, serta para atlet seperti Ivan Apostoliuk, Nikita Zibrov, Artur Pechenkin, Vladislav Dobichkin, Alena Lakovleva, Galina Lisochkina, dan Maria Golubeva. Pelatnas gabungan ini merupakan bagian dari implementasi nota kesepahaman (MoU) antara Menpora RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo dan Menteri Olahraga Rusia, Michael Degtyarev yang diteken pada Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg, 19 Juni lalu. MoU tersebut mencakup pengembangan atlet muda lintas cabang olahraga seperti bulu tangkis, atletik, voli, renang, hingga panjat tebing. Kerja sama ini juga meliputi pertukaran pelatih, pelatihan gabungan, dan pengelolaan pusat pelatihan bersama secara berkelanjutan. Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran menyatakan bahwa PBSI terbuka terhadap kolaborasi internasional guna memperkuat posisi bulu tangkis Indonesia di kancah dunia. Sebelumnya, PBSI telah menjalin komunikasi intensif dengan Federasi Bulu Tangkis Rusia, termasuk kunjungan ke Moskow pada 19–20 Juni lalu. Dalam kunjungan tersebut, delapan atlet pelatnas dan satu pelatih mengikuti laga persahabatan di GOR Territoriya Sporta, Moskow. Adapun para atlet yang terlibat dalam pertandingan itu antara lain Yohanes Saut Marcellyno, Ni Kadek Dhinda Amartya, Nikolaus Joaquin, Raymond Indra, Apriyani Rahayu, Febi Setianingrum, Verrel Yustin Mulia, dan Lisa Ayu Kusumawati, di bawah bimbingan pelatih Prasetyo Restu Basuki. Berikut daftar nama Tim Rusia selengkapnya: 1. Pavel Sorokin (Manager) 2. Rodion Kargaev (Coach) 3. Viktor Maliutin (Coach) 4. Ivan Apostoliuk 5. Nikita Zibrov 6. Artur Pechenkin 7. Vladislav Dobichkin 8. Alena Lakovleva 9. Galina Lisochkina 10. Alina Busygina 11. Anisia Masunova 12. Maria Golubeva 13. Kristina Danilova 14. Serge Sirant 15. Nikita Muleev 16. Gleb Stepakov 17. Aleksandr Grigorenko 18. Alina Davletova 19. Evgeniya Kosetskaya (Tiba hari Kamis (10/7)

Ratusan Atlet Muda Ramaikan Kejuaraan Nasional TDP UI Open Junior

Universitas Indonesia (UI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembinaan olahraga nasional dengan menggelar Kejuaraan Nasional TDP UI Open Junior 2025. Turnamen tenis junior ini digelar di Lapangan Tenis UI, Kampus Depok, mulai 7 hingga 13 Juli 2025. Sebanyak 125 atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan ini. Mereka bersaing dalam kategori usia 12, 14, dan 16 tahun, mewakili 25 kota besar di Indonesia. Kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian turnamen resmi hasil kerja sama UI dengan Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI). Selain sebagai ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi wadah penting dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai sportivitas sejak usia dini. Tujuannya selaras dengan misi kampus UI Open, yakni menyediakan ruang bagi para petenis muda untuk mengasah kemampuan, meraih poin, membangun mental bertanding, serta menjadi bagian dari pembinaan nasional. “Selaku civitas akademika UI, kami merasa punya tanggung jawab untuk bersama-sama PELTI menyiapkan dan membangun talenta-talenta muda tenis yang kelak akan berkontribusi di tingkat lokal, nasional, regional, bahkan internasional,” ujar Ketua Panitia Kejuaraan TDP UI Open Junior 2025 Rahmat dikutip dari Metro Sport Metro TV pada Selasa, 8 Juli 2025. Ia juga menambahkan bahwa persiapan para atlet sangat serius, meliputi latihan fisik, teknik servis, serta penguatan mental agar siap bersaing dalam kompetisi bertaraf nasional. Kejuaraan ini diharapkan mampu mencetak generasi atlet tenis berprestasi yang siap tampil di berbagai ajang besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade di masa mendatang.

Diikuti 1.239 Peserta dari 21 Negara, Jaya Raya Junior International GP 2025 Kembali Bergulir

Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025

Turnamen bulu tangkis junior bertaraf internasional bertajuk Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 siap kembali digelar pada 8–13 Juli 2025 di GOR PB Jaya Raya, Tangerang Selatan, Banten. Ajang prestisius yang telah menjadi agenda tahunan Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Jaya Raya sejak 2014 ini akan mempertandingkan para pemain muda terbaik di level Grand Prix. Tahun ini tercatat sebanyak 1.239 peserta ambil bagian dalam kompetisi bergengsi ini, terdiri dari 713 pebulu tangkis nasional dan 526 pemain mancanegara. Para peserta akan memperebutkan 876 slot babak utama yang tersedia di kategori U15, U17, dan U19. Turnamen ini mempertandingkan 14 nomor, yaitu tunggal putra-putri, ganda putra-putri, serta ganda campuran khusus pada kategori U17 dan U19. “Ajang bulu tangkis Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 merupakan kehormatan bagi Jaya Raya untuk kembali menyelenggarakan turnamen junior level Grand Prix. Harapannya tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga melahirkan prestasi gemilang dari pemain junior Indonesia, khususnya binaan PB Jaya Raya,” ujar Rosiana Tendean, Tournament Director, dalam keterangan tertulis. Tahun ini, peserta mancanegara datang dari 21 negara, antara lain Australia, Azerbaijan, Brunei Darussalam, Kanada, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong, India, Iran, Jepang, Malaysia, Myanmar, Singapura, Sri Langka, Thailand, Taipei, Uni Emirat Arab, Ukraina, Amerika Serikat, dan Vietnam. Kejuaraan ini terbukti telah berkontribusi melahirkan banyak pebulu tangkis Indonesia yang kini berkiprah di level dunia, seperti Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, Lanny Tria Mayasari, Rinov Rivaldy, dan Pitha Haningtyas Mentari. Rosiana menambahkan, kejuaraan internasional ini menjadi sarana uji tanding ideal bagi atlet muda dalam negeri agar memperoleh pengalaman berskala internasional sekaligus poin peringkat resmi tanpa harus bertanding di luar negeri. Poin yang diraih para peserta akan tercatat di Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), memberikan nilai tambah signifikan bagi jenjang karier mereka.Lebih lanjut, Rosiana mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme para peserta yang terus meningkat setiap tahun. Malaysia tercatat menjadi negara dengan jumlah peserta terbanyak setelah Indonesia, mengirimkan 172 atlet, sementara Indonesia sendiri diwakili oleh 713 atlet. “Animo peserta sungguh luar biasa, ini membuktikan bahwa turnamen Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix selalu diminati pebulu tangkis junior, baik dari dalam maupun luar negeri. Hal tersebut tentu meningkatkan kualitas turnamen yang sudah berlevel Grand Prix,” imbuhnya. Pelaksanaan turnamen ini turut didukung oleh berbagai pihak, di antaranya Yonex Sunrise Indonesia, Kemenpora, PT Pembangunan Jaya, Yayasan Pembangunan Jaya Raya, PB Jaya Raya, PT Jaya Real Property Tbk, PT Jaya Konstruksi TBK, PT Jaya Land, Metland, Mall Pondok Indah, BTN, Indihome TV (Allplay), Kapal Api, Le Minerale, Pocari Sweat, Mandiri Taspen, Jenius, serta Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro selaku official medical partner.