Keren! Janice Back-To-Back ITF World Tennis Tour Player of the Month

Janice Tjen

Petenis putri Indonesi,a Janice Tjen kembali dinobatkan sebagai “player of the month” untuk Juni oleh ITF World Tennis Tour, federasi tenis internasional penyelenggara turnamen tenis internasional tingkat pemula dan menengah. Ini merupakan bulan kedua beruntun Janice menyandang predikat tersebut setelah pada Mei petenis kelahiran Jakarta itu juga meraih penghargaan tersebut. “Terpilih sebagai Player of the Month lagi benar-benar sangat berarti bagi saya,” kata Janice dikutip dari laman resmi ITF, Jumat. “Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang tak henti-hentinya dari pelatih, keluarga, dan sponsor saya. Kepercayaan mereka kepada saya telah membantu saya melewati setiap tantangan, dan saya tidak akan berada di tempat saya sekarang tanpa mereka.” Petenis berusia 23 tahun itu meningkatkan performanya pada Juni dengan empat gelar berturut-turut selama bulan tersebut sekaligus mencatatkan lima gelar dan 25 kemenangan pertandingan berturut-turut. Janice memulai Juni dengan performa gemilang di W15 Maanshan, di mana ia memenangi gelar tanpa kehilangan satu set pun, dan mengulangi prestasi itu satu pekan kemudian di W35 Luzhou. Ia mempertahankan momentumnya dengan mengklaim gelar terbesar dalam karirnya di W50 Taizhou, sekali lagi tanpa kehilangan satu set pun. Janice mempertahankan performa sempurnanya dengan gelar lainnya di W35 Taipei pada akhir bulan, meskipun kemenangan beruntun 42 set harus berakhir di babak kedua. Sebagai hasil dari kerja keras luar biasa pada Juni, Janice kini menjadi peraih gelar terbanyak di ITF World Tennis Tour tahun ini dengan enam gelar. Kini, Janice telah mengoleksi total 13 gelar World Tennis Tour atas namanya, dan semakin mendekati peringkat 200 teratas dalam peringkat WTA. Sumber: ANTARA

Pendaftaran Audisi Umum PB Djarum Telah Dibuka, Catat Jadwalnya!

Audisi Umum PB Djarum 2025

Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2025. Program ini akan rencananya akan bergulir pada 8 hingga 12 September mendatang di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah. Tahun ini, pencarian bibit pebulutangkis bertalenta dan bermental juara menyasar tiga kelompok usia yakni U-11 (peserta dengan usia 8 – 10 tahun atau kelahiran 2015 – 2017), KU 11 (peserta berusia 11 tahun atau tahun kelahiran 2014), serta KU 12 (peserta dengan usia 12 tahun atau tahun kelahiran 2013) baik putra maupun putri. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengatakan bahwa Audisi Umum bukan sekadar proses pencarian bibit pebultangkis berbakat, tapi juga bagian penting dari regenerasi dan penguatan ekosistem bulutangkis Indonesia. Berkaca dari penyelenggaraan tahun lalu yang mencapai 1.966 peserta dari berbagai penjuru daerah, ia berharap animo tahun ini juga selaras dengan kualitas yang semakin meningkat. “Kami ingin semangat dan kecintaan terhadap bulutangkis di Indonesia terus menyala. Sesuai janji kami menyelenggarakan Audisi Umum setiap tahunnya agar para atlet belia dari berbagai daerah bisa menunjukkan kemampuan hasil latihan, serta memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan keluarga besar PB Djarum. Kami harap melalui audisi ini akan lahir atlet berkualitas super untuk meningkatkan kejayaan bulutangkis Tanah Air,” ungkap Yoppy. Masa pendaftaran secara daring ajang seleksi bibit pebulutangkis berbakat guna meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation ini masih dibuka hingga 31 Agustus pukul 24.00 WIB. Terhitung hingga 3 Juli pukul 12.00 WIB, pendaftar sudah mencapai 333 peserta, dengan jumlah terbanyak pada kelompok U-11 Putra yaitu 105 peserta. Jadwal Pendaftaran dan Tahap Seleksi Pendaftaran Online 20 Juni – 31 Agustus 2025 (Pukul 23:59 WIB) Daftar Ulang Minggu, 07 September 2025 (Pukul 09:00 – 15:00 WIB) Tahap Seleksi 08 – 12 September 2025 Tahap Karantina 13 September – 11 Oktober 2025

Ratusan Atlet Muda Kejar Trofi DETEC k3n7o3n9 OPEN 2025

DETEC k3n7o3n9 OPEN 2025

Turnamen tenis usia muda kembali hadir di Sukoharjo. Setelah kejuaraan internasional sukses digelar tiga pekan lalu, kali ini turnamen diadakan lagi di kabupaten tersebut. Dengan tajuk DETEC k3n7o3n9 OPEN 2025, turnamen yang merupakan Kerjunas TDP Junior ini bergulir mulai 29 Juni hingga 4 Juli 2025. Direktur Turnamen Anshari Nursida mengatakan, event nasional ini menjadi daya tarik para petenis tanah air. Buktinya, ratusan atlet muda berbondong-bondong menuju Sukoharjo. “Lebih dari 400 petenis junior dari berbagai kota di Indonesia mengikuti ajang ini,” kata Anshari Nursida melalui keterangan resminya, Senin (30/6). Menurut dia, Kejurnas kali ini menyajikan pertarungan bagi lima kelompok usia (KU), mulai KU 10 Red Ball, 12, 14, 16 dan 18 tahun, nomor tunggal dan ganda, baik putra maupun putri. Karenanya pertandingan pun tersebar dalam tiga lokasi, yakni lapangan tenis Stadion Gelora Merdeka dan Kridasena di Alun-Alun serta lapangan K7G di Bendosari. “Totalnya 10 hard court tersedia, enam di Stadion Gelora Merdeka, dua di Alun-alun Kridasena, dan dua lagi di Bendosari milik Akademi K7G,” jelas Anshari. Dijelaskan, petenis junior terbaik di Tanah Air telah siap memanaskan persaingan pada turnamen yang pernah terselenggara di Jakarta, Jogja dan Solo ini. Contohnya adalah Quora Princy yang bercokol di peringkat nasional nomor satu (PNP 1) KU 14. Petenis muda asal Banjarmasin (Kalimantan Selatan) itu menjadi unggulan teratas tunggal putri di kelompok usianya. Sementara M. Azka Azam Al Arsyad (PNP 3) menjadi unggulan pertama tunggal putra KU 16. “Semoga laga antar petenis junior terbaik Indonesia dalam turnamen ini bisa menjadi hiburan menarik bagi penggemar tenis di Sukoharjo dan kawasan Solo Raya,” ungkapnya.

PBSI Jakut Jaring Bibit Atlet Lewat Kompetisi Usia Muda

Piala Wali Kota Jakarta Utara

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jakarta Utara menjaring bibit atlet bulu tangkis melalui kompetisi usia muda hingga remaja untuk memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Utara yang digelar di Gelanggang Remaja Jakarta Utara pada Senin hingga Rabu (2/7). Ketua Pengurus Kota PBSI Jakarta Utara Setio Pertiwanggono di Jakarta, Senin, mengatakan kejuaraan ini diikuti 305 atlet terbaik tunggal maupun ganda dari 20 perkumpulan atau klub. Dalam pertandingan tersebut, ratusan peserta yang terbagi dalam kelompok pra usia dini di bawah 9 tahun dan kelompok taruna yaitu usia di bawah 19 tahun akan bermain dalam kategori tunggal dan ganda. “Mereka ada yang bertanding secara tunggal, ganda maupun campuran. Pemenang dari kejuaraan ini akan mewakili Jakarta Utara di level provinsi,” kata Setio. Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat berharap kompetisi itu mampu menghasilkan atlet bulu tangkis andalan untuk masa depan. Melalui kompetisi ini, dia mengimbau agar para atlet menjunjung sportivitas dan setiap atlet mampu memberikan yang terbaik di lapangan. “Ini ajang silaturahmi dan memperluas ikatan persahabatan, bertanding dengan sportif untuk menjadi yang terbaik,” katanya. Hendra mengatakan bulu tangkis merupakan cabang olahraga yang digemari masyarakat dari berbagai kalangan sehingga pembinaannya harus terus ditingkatkan agar mereka menjadi atlet yang berprestasi, profesional, dan bisa berprestasi di tingkat internasional. “Kami harap PBSI lebih sering mengadakan kejuaraan seperti ini agar tumbuh banyak bibit berprestasi dan bisa mengharumkan nama Jakarta Utara,” ujarnya. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kasudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Utara, Adi Jaya Gumelar mengatakan kejuaraan ini rutin diselenggarakan setiap tahun dan merupakan tahap penyaringan untuk maju ke tingkat Provinsi DKI Jakarta dalam memperebutkan Piala Gubernur. Atlet bulu tangkis dari Yuma Badminton Club, Kaira (11) mengatakan kompetisi tahunan bergengsi ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukir prestasi. Ia mengaku dari kecil sudah bermain bulu tangkis dan sering dilatih oleh ayahnya pada setiap minggunya. “Mudah-mudahan di kejuaraan ini, saya bisa meraih juara karena ke depan saya ingin menjadi atlet bulu tangkis profesional,” kata Kaira. Sumber: ANTARA

Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025 Resmi Ditutup, Tegaskan Komitmen Pembinaan Atlet Pelajar

Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025

Turnamen bulu tangkis Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025 resmi ditutup pada hari Minggu (29/6) di Balairung Universitas Indonesia. Ajang yang berlangsung selama tujuh hari ini mempertandingkan 1.068 laga dari 13 kategori usia, mulai dari kelompok usia dini hingga remaja, dengan melibatkan 1.215 atlet muda dari berbagai daerah di Indonesia. Diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI), turnamen ini telah menyandang status Sirkuit Nasional C, sebuah pengakuan atas konsistensi dan kualitas penyelenggaraan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. FISIP UI Open tak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wahana pembinaan karakter, sportivitas, dan semangat kompetitif para atlet pelajar Indonesia. Dalam sambutannya, Dekan FISIP UI, Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, mengungkapkan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang berkontribusi dalam keberhasilan acara ini. “Kami bersyukur turnamen Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025 berjalan lancar, dengan partisipasi 1.215 atlet. Dari waktu ke waktu, kualitas penyelenggaraan terus meningkat. Ini tidak mungkin tercapai tanpa dukungan berbagai pihak, termasuk kolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok yang sangat kami apresiasi,” ujar Prof. Aji. Prof. Aji menambahkan, “Untuk penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya, kami berharap akan tetap mendapatkan dukungan, support dari semua pihak, termasuk dukungan langsung dari Wali Kota Depok seperti tahun ini.” Turnamen tahun ini juga menunjukkan penguatan kolaborasi strategis, termasuk dengan sponsor utama Yonex Sunrise Indonesia, serta dukungan dari Pemerintah Kota Depok, PP PBSI, dan komunitas bulu tangkis nasional. Prof. Herman Subarjah, Kepala Bidang Turnamen PBSI Pusat, menyatakan dukungan penuh atas kontribusi FISIP UI dalam pengembangan bulutangkis nasional. “PBSI sangat mengapresiasi inisiatif ini. Ini adalah salah satu contoh nyata kontribusi perguruan tinggi terhadap pembinaan bulutangkis Indonesia. Turnamen seperti ini menjadi sarana penting bagi atlet muda untuk mengukur kemampuan dan memperkuat jalur prestasi mereka, dan saya yakin kejuaraan ini akan menghasilkan atlet-atlet potensial di masa yang akan datang” ujarnya. Komitmen FISIP UI dalam mendukung pembinaan olahraga melalui pendekatan akademik dan sosial terus diperkuat. Turnamen ini selaras dengan visi FISIP UI sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam pembangunan karakter generasi muda, termasuk melalui olahraga. Pada tahun ini, Jaya Raya Jakarta menjadi juara umum dengan meraih tiga gelar dari 13 kategori yang dipertandingkan, yaitu Alesa Sri Renata Azzahra/Wafa Hasnidya dari kategori Ganda Remaja Putri, Calista Fakasyiffa Putri/Puri Kania Candrakanti dari kategori Ganda Pemula Putri, serta Khoirul Dwi Fahmi dari kategori Tunggal Anak-Anak Putra. Sebagai bentuk penghargaan, para pemenang FISIP UI Open 2025 memperoleh uang pembinaan senilai total Rp126 juta, medali, sertifikat prestasi, hadiah perlengkapan bulu tangkis dari Yonex, serta poin peringkat nasional. Sertifikat prestasi tersebut dapat digunakan untuk jalur prestasi dalam seleksi pendidikan, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia. Acara penutupan FISIP UI Open 2025 ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Depok Eko Herwiyanto, Ketua KONI Depok Herry Suprianto, Ketua PBSI Depok Abednego Setiawan, penggagas FISIP UI Open Prof. Bambang Shergi Laksmono, serta perwakilan dari sponsor, yaitu Berry Tamba selaku Perwakilan Yonex Sunrise Indonesia. Dengan berakhirnya FISIP UI Open 2025, harapan besar ditanamkan agar turnamen ini dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan dan menjadi tonggak penting dalam mencetak bibit-bibit unggul bulutangkis Indonesia.

Festival SenengMinton 2025 Lahirkan Juara Baru

Festival Seneng Minton 2025

Perhelatan Festival SenengMinton 2025 telah sukses digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus siang ini, Selasa (24/6). Sebanyak 3 gelar juara festival dan 1 gelar juara Supprter telah dikukuhkan oleh 4 sekolah berbeda. Antara lain juara kelas 1 diraih MI NU Miftahul Ulum, juara kelas 2 oleh MI NU Imaduddin Hadiwarno, juara kelas 3 dari SD NU Nawa Kartika dan juara Supporter MI Negeri Kudus. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, diselenggarakannya Festival SenengMinton 2025 Seri 1 merupakan kelanjutan dari dua gelaran sebelumnya yang disambut positif oleh peserta maupun pihak sekolah. Ia berharap dengan menumbuhkan kesenangan dan kecintaan bulu tangkis dari level grassroot melalui kompetisi berbalut fun games seperti ini menjadi langkah awal pembibitan maupun pembinaan calon atlet masa depan. “Festival SenengMinton merupakan salah satu cara memasyarakatkan bulu tangkis ke usia dini secara terstruktur dengan melibatkan para guru sekolah, sistematis melalui berbagai games yang mendorong kecintaan terhadap bulu tangkis, dan masif dengan melibatkan banyak peserta. Hal ini menjadi penting untuk menjaga mata rantai bulu tangkis yang bertujuan menyiapkan generasi emas bulu tangkis melalui perlombaan yang menyenangkan,” kata Yoppy. Berikut daftar pemenang Festival SenengMinton 2025 Seri 1: Kelas 1 Juara: MI NU Miftahul Ulum Runner-up: SD Unggulan Muslimat NU Kudus Semifinalis: MI NU Imaduddin Hadiwarno dan MI NU Pendidikan Islam Kelas 2 Juara: MI NU Imaduddin Hadiwarno Runner-up: MI NU Pendidikan Islam Semifinalis: MI NU Baitul Mukminin dan MIN Kudus Kelas 3 Juara: SD NU Nawa Kartika Runner-up: SDIT Umar Bin Khathab Kudus Semifinalis: MI Muhammadiyah Al Tanbih dan MI NU Imaduddin Hadiwarno Lomba Supporter Juara : MI Negeri Kudus Runner-up : MI NU Nurus Shofa Semifinalis : MI NU Pendidikan Islam

Ratusan Peserta Banjiri Festival Seneng Minton 2025 Seri 1

Gelaran Festival Seneng Minton Seri pertama

Gelaran Festival Seneng Minton Seri pertama kembali berlangsung di GOR Djarum, Jati Kudus, Jawa Tengah. Sejak Senin (23/6) sebanyak 345 siswa dari 24 SD dan MI se-Kabupaten Kudus berlomba menunjukkan kemampuan terbaiknya di festival yang akan berlangsung hingga Selasa (24/6). Antusiasme para peserta di festival yang digelar atas kerja sama Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Kudus dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation ini, dinilai sangat baik. “Antusias peserta sangat baik, karena menang Ini adalah sekolah pilihan kami yang memang sudah ada ekskul (ekstra kulikuler) bulu tangkis. Terus kami adakan festival ini sebagai tolak ukur apakah mereka sudah bisa melaksanakan ekskulnya dengan baik atau belum dan juga melihat perkembangan olahraga bulu tangkis disetiap sekolah yang ada. Antusias dan kulatias mereka sudah sejauh mana setelah kami laksanakan dua seri Festival Seneng Minton sebelumnya,” papar Yuni Kartika, Ketua PBSI Pengkab Kudus. “Dari hasil binaan eskul dan juga Festival Seneng Minton sebelumnya, dari kelas 3 SD ini sekarang sudah ada juga yang masuk masuk klub bulu tangkis. Artinya dari murid-murid yang ikut ekskul itu ada juga yang berlatih serius mau mendalami cabang olahraga bulutangkis itu sebenarnya tujuan kami,” papar Yuni. Sama seperti seri seblumnya, Perlombaan dibagi dalam 3 kategori yaitu Kelas 1, Kelas 2, Kelas 3. Masing-masing tim terdiri dari 5 peserta dengan komposisi 3 laki-laki dan 2 perempuan. Terdapat 7 games yang harus diselesaikan oleh masing-masing peserta dalam satu tim. Yaitu Service To Target, Shuttle Run, Pyramid Shuttlecock, Throwing The Shuttlecock, Zig Zag Run, Run dan Drive Target. Adapun para pemenang di tiap-tiap lomba akan membawa pulang Piala untuk sekolah & Piala untuk peserta, Prize Money (Juara 1 Rp 1.000.000, Juara 2 Rp 750.000, Juara 3 bersama Rp 500.000), Peralatan Badminton dari Hundred, Goody bag dr Milk Life, Kenko & Dua Kelinci dan Ice cream 5 Box dr Aice.

PB Djarum Kembali Juara Umum

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A Jateng 2025

Gelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Tengah 2025 telah berakhir pada Sabtu (21/06/2025). Pada seri kali ini, para pemain Pelatnas Cipayung turut meramaikan dan beberapa diantara berhasil masuk ke partai puncak. Adapun tim Pelatnas PBSI berhasil memboyong 4 gelar juara. PB Djarum meraih gelar juara umum dengan 6 gelar juara, diikuti PB Jaya Raya 2 gelar juara, dan masing-masing 1 gelar juara dari PB Exist Badminton Club, Mutiara Bandung, dan CWiBC. Rangkaian Sirnas 2025 akan berlanjut dengan seri berikutnya. Kali ini, giliran Tanjung Pandan, Bangka Belitung, yang akan menjadi tuan rumah Sirnas level B. Sirnas Babel 2025 akan digelar tanggal 21 – 26 Juli 2025 mendatang. Daftar Juara Sirkuit Nasional A Jawa Tengah 2025: GDC: Bobby Setiabudi/Melati Daeva [PB Djarum] TRI: Ghina Khairani Guniandi [Chandra Wijaya] TTA: Denis Azzarya [Jaya Raya] GRI: Nathania Prasetya/Wanda S. Sabda Uninga [Jaya Raya] GRA: Faza Iwadh Kurnia R/M. Lutfhi Habibi [PB Djarum] GDA: Daniel Edgar Marvino/M. Putra Erwiansyah [Pelatnas] GRC: Faza I. Kurnia Ramdhan/Rachel M. Cahya Ayu [PB Djarum] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist] TTI: Mayla Cahya Afilian Pratiwi [Mutiara Cardinal] TDA: Prahdiska Bagas Shujiwo [Pelatnas] GDI: Az Zahra Ditya R/Siti Sarah Azzahra [Pelatnas] GTC: Ikhsan Lintang P/Angelita Magdalena Y. [PB Djarum] TDI: Mutiara Ayu Puspitasari [Pelatnas] GTI: Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri [PB Djarum] GTA: Alexius Ongkytama S/Aquino E. Keneddy Tangka [PB Djarum]

Berstatus Sirkuit Nasional PBSI, Ribuan Atlet Siap Berlaga di FISIP UI Open 2025

FISIP UI Open 2025

Turnamen bulutangkis bergengsi, FISIP UI Open 2025 akan digulirkan tanggal 23 -29 Juni 2025. Turnamen ini akan menjadi ajang dari 1131 atlet muda berakat untuk unjuk gigi di cabang olahraga bulu tangkis. FISIP UI Open sendiri merupakan turnamen tahunan yang digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Di tahun kesembilannya, FISIP UI Open 2025 sudah diakui oleh PBSI sebagai bagian dari Sirkuit Nasional Tingkat C. Turnamen ini akan mempertandingkan beberapa nomor seperti usia dini, anak-anak, pemula, hingga remahak di bawah usia 17 tahun. Antusiasme peserta untuk turnamen ini sangat besar, karena tercatat 1131 atlet muda mendaftar untuk turnamen ini. Pihak penyelenggaran FISIP UI Open 2025 berharap bahwa turnamen ini bisa menjadi ajang untuk pembentukan karakter dan nilai-nilai sportivitas bagi atlet-atlet muda Indonesia. “Bulu tangkis adalah bagian penting dari identitas olahraga Indonesia. Melalui FISIP UI Open, kami ingin menciptakan ruang bagi generasi muda untuk tidak hanya berkompetisi dan menumbuhkan keterampilan bermain, tetapi juga membentuk karakter, mental baik saat menang maupun kalah, sportivitas, dan semangat juang. Ini selaras dengan visi FISIP UI untuk mendukung pembangunan manusia Indonesia melalui pendidikan, termasuk lewat olahraga,” ujar Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto, Dekan FISIP UI. Selain itu, Ketua Pelaksana Sirkuit Nasional C FISIP UI Open 2025, Ravinoldy Boer, mengatakan, “FISIP UI Open 2025 menitikberatkan kompetisi yang sejalan dengan sportivitas dan supportivitas, dan pengembangan kedua hal ini sejalan dengan support system yang didapatkan oleh para atlet, misalnya dari orang tua, pelatih, ahli gizi, dan orang-orang terdekat yang mendampingi atlet. Turnamen ini diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda bulu tangkis Indonesia untuk berprestasi sekaligus memiliki nilai-nilai positif, di dalam maupun luar lapangan.” Pihak PBSI melalui sekjennya, Ricky Soebagja juga mengapresiasi digelarnya FISIP Open ini. Ia berharap dari turnamen ini akan muncul bibit-bibit atlet masa depan Indonesia. “Saya atas nama PP PBSI mengapresiasi FISIP UI yang konsisten mendukung pengembangan bulu tangkis melalui turnamen seperti ini. Ini menambah jam terbang atlet muda, menjadi ajang pembinaan, serta menciptakan suasana kompetitif yang sehat. iharapkan orang tua dan pelatih terus mendorong anak-anak untuk terlibat, karena bulu tangkis adalah cabang olahraga yang membanggakan bangsa dan negara,” imbuh Ricky. Sumber: Bola.net

Ini Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Bulu Tangkis Junior 2025

Eng Hian

Kejuaraan Asia Bulu Tangkis Junior edisi ke-25 akan diselenggarakan di GOR Manahan, Solo pada 18 – 27 Juli mendatang. Kejuaraan tersebut akan dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori beregu pada 18-22 Juli dan kategori perorangan pada 23-27 Juli. Untuk kategori beregu campuran, akan digunakan sistem poin 110 (relay) seperti halnya kejuaraan beregu World Junior Championships yang berlangsung pada 2024 di Nanchang Tiongkok. Menghadapi salah satu kejuaraan bulutangkis bergengsi level usia muda (U-19) itu, PBSI telah menetapkan beberapa nama yang akan menjadi andalan untuk memperebutkan gelar juara. “Indonesia mengincar satu gelar di sektor beregu dan satu gelar dari sektor perorangan. Dengan sistem poin 110, saya berharap Indonesia bisa berhasil kembali mengulang gelar juara yang diraih di WJC tahun lalu, sedangkan untuk sektor perorangan kita mempunyai peluang untuk mengambil gelar di sektor ganda putra,” tutur Kabid Pembinaan PP PBSI, Eng Hian dalam keterangannya. Indonesia sendiri menempatkan dua puluh atlet untuk laga beregu campuran dengan komposisi enam atlet tunggal dan empat belas atlet ganda. Sedangkan untuk kategori perorangan Indonesia mengirimkan tujuh wakil untuk masing-masing sektor yang komposisinya terdiri dari skuad tim beregu campuran ditambah dengan atlet-atlet dari perwakilan klub. “Untuk memperkuat soliditas tim beregu, maka akan diadakan training camp mulai tanggal 1 Juli sampai dengan keberangkatan sedangkan untuk perorangan, para atlet junior akan berlatih bersama mulai 18 Juli di Pelatnas PBSI Cipayung,” jelas Eng Hian. Berikut daftar atlet Indonesia yang akan turun di ajang Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Junior 2025 Tunggal Putra M Zaki Ubaidillah Dendy Triansya Richie Duta Richardo Fardhan Rainanda Joe Raditya Bayu Wardana Dennis Azzarya Arga Nugraha Sigfar Tunggal Putri Thalita Ramadhani Wiryawan Salsabila Amiradana Kavitha Nadjwa Aulia Jolin Angelina Auberta Zerlina Christabel Calista Purwanto Shaafiya Yasmin Maitsaa Ganda Putra Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Raihan Daffa Edsel Pramono/ M. Rizki Mubarrok M Vito Annafsa/Grandly Alkatib Lumintang Anju Siahaan/Faizal Pangestu Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Keneddy Akmal Nurrahman/Revand Harianto Ganda Putri Rinjani Kwinnara Nastine/Riska Anggraini Jania Novalita Situmorang/Sheila Lidia Aurelia Syakira Putri/Atresia Naufa Candani Keyla Annisa Putri/Micha Leona Luthfia Wardoyo Yasintha Ristyna Putri/Selsi Josika Aura Zalfa Syafiya/Putri M Dwiwahyuningsih Ganda Campuran Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana Ikhsan Lintang/Rinjani Kwinnara Nastine Ghian Rizay Sofyan/Salsabila Zahra Aulia T. Steve Kurniawan/Leonora Kayla Frandrica Muhammad Mulky/Salma Mufida Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani Faizal Pangestu/Selsi Josika Sumber: Media Indonesia

Exist Berjaya di Seri Kalimantan Barat

Sirkuit Nasional B Kalimantan Barat 2025

Usai sudah gelaran Sirkuit Nasional B Kalimantan Barat 2025. Turnamen yang berlangsung pada 9-14 Juni 2025 di GOR Terpadu Pontianak, Kalimantan Barat ini diikuti kelompok usia dini, anak-anak dan pemula. Exist Badminton Club akhirnya kembali menjadi juara umum setelah terakhir terjadi pada seri Sirkuit Nasional B Kepri 2025 bulan April lalu. Exist mendominasi dengan raihan 6 gelar juara dari 11 nomor yang dipertandingkan. Sementara 5 gelar lain, terbagi rata menjadi milik Istimewa Badminton Club, Apita Badminton Club, Jaya Raya Jakarta, Champion Klaten, dan Taqi Arena Badminton Academy Untuk seri Sirnas selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 16 – 21 Juni 2025. Sirnas berlevel A tersebut akan berlangsung di kota Solo, Jawa Tengah. Daftar Juara Sirkuit Nasional B Kalimantan Barat 2025: TAPA: Khoirul Dwi Fahmi [Jaya Raya Jakarta] TPA: Richardo Regino Mozes Munde [Exist] TUDA: M. Lazar Abrizam Adhyasta [Apita Badminton Club] TAPI: Diajeng Putri Hartini [Exist] TPI: Zaira Octavia Armi [Exist] TUDI: Aisyah Ayudia Safa Inara [Istimewa Badminton Club] GPC: Athaya Affan Zaidan/Yemima Febryanti W. [Exist] GAPI: Griselda Galafreya N./Neisya Syaza V. [Champion Klaten] GPI: Bernessa Nadea D./Hanifa Azzahrawani N. [Taqi Arena Badminton Academy] GAPA: Lorenzio Juvian C./Syahdad Alfadilla [Exist] GPA: Athaya Affan Z./Raynanda Laksmana [Exist]

Ratusan Atlet Ikuti Sirkuit Nasional di Pontianak

Sirkuit Nasional B Kalimantan Selatan 2025

Sebanyak 484 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan bulu tangkis WONDR by BNI Sirkuit Nasional (Sirnas) B Kalimantan Barat 2025 yang digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, 9-14 Juni. “Jumlah peserta yang mencapai hampir 500 orang mencerminkan tingginya antusiasme terhadap kejuaraan ini. Dari total peserta, lebih dari 360 atlet berasal dari luar Kalimantan Barat, sementara sisanya merupakan perwakilan dari kabupaten dan kota di Kalbar,” kata Ketua PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso di Pontianak, Senin. Joko mengatakan, antusiasme peserta tersebut membuktikan bahwa Kalbar telah menjadi salah satu destinasi kompetisi bulu tangkis yang diperhitungkan. “Kami berharap kejuaraan ini bisa menjadi momentum penting untuk pembinaan atlet lokal dan meningkatkan daya saing bulu tangkis daerah di tingkat nasional,” tuturnya. Kejuaraan ini resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya turnamen, khususnya promotor utama Bank BNI serta Pengurus Pusat PBSI. Krisantus juga menyebut bahwa kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu tahun beroperasinya GOR Terpadu A. Yani yang diresmikan pada 16 Juni 2024. “Dalam kurun satu tahun, GOR ini telah menjadi tuan rumah berbagai ajang nasional dan internasional, mulai dari Proliga 2024, laga tinju Daud Yordan, hingga kembali dipercaya untuk Proliga 2025. Kini, kita kembali mencatat sejarah sebagai tuan rumah Sirnas B bulu tangkis,” kata Krisantus. Ia menambahkan, kehadiran GOR berstandar internasional ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan infrastruktur olahraga, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui industri olahraga. Wagub berharap, kejuaraan ini mampu menjadi ajang lahirnya atlet-atlet potensial Kalbar yang kelak bisa mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Ia menyinggung sejarah panjang kejayaan bulu tangkis Indonesia dan berharap generasi muda Kalbar bisa menorehkan prestasi serupa di masa depan. “Kami ingin olahraga menjadi bagian dari pembangunan Kalbar, tidak hanya melalui kompetisi, tapi juga melalui penyediaan fasilitas latihan yang berkualitas,” tuturnya. Kejuaraan yang digelar selama beberapa hari ke depan ini mempertandingkan sejumlah kategori usia, mulai dari kelompok usia dini hingga dewasa. Para pemenang berkesempatan memperoleh poin nasional untuk pemeringkatan atlet serta menjadi sorotan dalam pembinaan jangka panjang menuju Generasi Emas 2045.

Bangkitkan Semangat Olahraga di Kalangan Mahasiswa, Djarum Foundation Bangun Polytron Stadium di Universitas Diponegoro

Desain stadion cukup ikonik dengan dilengkapi shuttlecock raksasa di sisi depan menjadi simbol kecepatan, ketekunan, dan dedikasi, seolah menyambut setiap atlet yang datang untuk bertanding dan berlatih.

Semarang, 2 Juni 2025 – Universitas Diponegoro bersama Djarum Foundation, Polytron, dan iForte meresmikan pusat olahraga bulutangkis megah bertaraf internasional Polytron Stadium yang berada di Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/6). Berdirinya gelanggang olahraga ini merupakan wujud nyata membangkitkan semangat mahasiswa menggeluti olahraga bulutangkis yang diharapkan mampu menorehkan prestasi di kejuaraan-kejuaraan nasional hingga kancah internasional. President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono mengatakan, pembangunan Polytron Stadium merupakan rangkaian upaya Djarum Foundation dalam membangun ekosistem olahraga bulutangkis yang kokoh. Lebih dari sekadar bangunan, stadion ini adalah simbol tekad untuk membangkitkan kembali kejayaan bulutangkis Indonesia dari lingkungan akademik, demi melahirkan atlet-atlet kampus yang siap bersinar di level dunia. “Kami percaya bahwa bulutangkis merupakan kebanggaan bangsa, sehingga harus terus ditumbuhkan. Djarum Foundation tetap berkomitmen menjaga marwah bulutangkis sebagai olahraga yang digemari masyarakat Indonesia. Polytron Stadium bukan hanya fasilitas, tapi ladang pembibitan juara masa depan. Dari sini kami berharap mahasiswa memiliki wadah untuk menyalurkan talenta di cabang olahraga bulutangkis,” ujar Victor di sela peresmian Polytron Stadium. Polytron Stadium dibangun di atas lahan seluas ± 11.000 m2. Pembangunan dimulai pada 2 Oktober 2023 dan rampung pada 27 Agustus 2024. Selama kurang lebih 330 hari, proses konstruksi berlangsung dengan komitmen tinggi terhadap kualitas dan keselamatan kerja. Dengan alokasi anggaran sebesar lebih dari Rp43 miliar, proyek ini mencerminkan sinergi dan kolaborasi kuat antara Djarum Foundation, Polytron, dan iForte dengan Universitas Diponegoro (Undip). Polytron Stadium dilengkapi dengan 5 lapangan bulutangkis, tribun berkapasitas 300 orang, toilet ramah difabel, lounge atlet, ruang kantor, hingga  ruang merchandise. Keunggulan yang membuat stadion ini bertaraf internasional adalah ukuran setiap lapangan 13,4 x 6,10 meter dengan lapisan 100% PVC wear layer, grid stabilizing layer, fiberglass layer, decompression layer, dan foam layer dari Flypower. Desain stadion pun tak kalah ikonik dengan dilengkapi shuttlecock raksasa di sisi depan menjadi simbol kecepatan, ketekunan, dan dedikasi, seolah menyambut setiap atlet yang datang untuk bertanding dan berlatih. Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pembangunan fasilitas ini. Ia menilai, Polytron Stadium diharapkan dapat membangkitkan jiwa kompetitif dan pantang menyerah para generasi muda, khususnya mahasiswa Undip. Karena dua elemen tersebut merupakan modal penting dalam meraih kesuksesan di masa mendatang.  “Kami berterima kasih kepada Djarum Foundation, Polytron, dan iForte yang telah membangun Polytron Stadium di kampus kami. Kami percaya stadion ini bukan hanya sebagai tempat latihan, tetapi akan menjadi pusat aktivitas, inspirasi, dan motivasi bagi mahasiswa kami untuk lebih giat berolahraga, mengejar prestasi, dan membentuk karakter melalui olahraga. Semoga semakin banyak mahasiswa yang terpacu untuk aktif berolahraga dan berprestasi,” ujar Suharnomo. Senada dengan hal tersebut, CEO Polytron, Hariyono, menjelaskan bahwa stadion ini dibangun dengan filosofi yang lebih dari sekadar fasilitas olahraga. Ia menambahkan, dengan berdirinya Polytron Stadium, diharapkan semangat bulutangkis kembali membara dari jantung dunia akademik, menghubungkan cita-cita pendidikan dengan tekad untuk berprestasi di panggung olahraga nasional dan internasional. “Polytron Stadium adalah representasi semangat dan harapan. Ini adalah rumah baru bagi bulutangkis Indonesia. Kami membangunnya bukan hanya sebagai fasilitas, tapi menjadi ruang lahirnya budaya olahraga yang kuat bagi mahasiswa, maupun masyarakat sekitar,” jelasnya. Sementara itu, President Director & CEO of iForte & Protelindo Group, Ferdinandus Aming Santoso meyakini, Polytron Stadium akan menjadi sarana mahasiswa untuk membangun jejaring yang luas melalui olahraga bulutangkis. “Tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan bermain bulutangkis, kami berharap Polytron Stadium juga menjadi sarana untuk membangun jejaring yang lebih luas bagi para civitas kampus,” paparnya. Momen peresmian Polytron Stadium turut dimeriahkan oleh kehadiran legenda-legenda bulutangkis Indonesia seperti Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Ivana Lie, Sigit Budiarto, Hendrawan, Aryono Miranat, Hastomo Arbi, Lius Pongoh, Fung Permadi, dan Richard Mainaky. Usai prosesi penandatanganan prasasti dan serve shuttlecock perdana, acara dilanjutkan dengan pertandingan exhibition antara tim legenda PB Djarum melawan Rektor Universitas Diponegoro, serta coaching clinic bersama UKM Bulutangkis Undip dan klub mitra PB Djarum.

Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025: PB Djarum Mendominasi

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025

Partai final Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025 telah selesai digelar di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (31/5/2025). Rangkaian sirnas keempat ini ditutup oleh Ketua Umum PP PBSI, Mohammad Fadil Imran. Dalam kesempatan ini Fadil ditemani Sekretaris Jenderal PBSI, Ricky Soebagdja dan jajaran pengurus PP PBSI. Hadir pula Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta yang diwakili Wisnu dan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta Ahmad Yani. Pada Sirnas Jakarta kali ini, beberapa pemain Pelatnas PBSI turun gunung dan cukup dominan di beberapa partai puncak. PB Djarum masih menyandang status juara umum dengan raihan 5 gelar juara dari 15 pertandingan. Diposisi kedua, ada Pelatnas PBSI yang meraih empat gelar juara. Disusul oleh Exist dengan raihan tiga gelar juara. Sisa tiga gelar dibagi rata untuk Canda Wijaya, Jaya Raya dan Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 9–14 Juni 2025. Sirnas berlevel B ini akan digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Daftar Juara Sirnas A DKI Jakarta 2025: TDA: Prahdiska Bagas Shujiwo [Pelatnas PBSI] TRA: Ghaisan Haidar Tsaqib [Exist] TTA: Fardhan Rainanda Joe [Exist] TDI: Mutiara Ayu Puspitasari [Pelatnas PBSI] TRI: Ghina Khairani Guniandi [Canda Wijaya] TTI: Auberta Zerlina [Exist] GDA: Nikolaus Joaquin/Raymond Indra [Pelatnas PBSI] GRA: Faza Iwadh Kurnia R/M. Lutfhi Habibi [PB Djarum] GTA: M. Rizki Mubarrok/Raihan Daffa E.P. [PB Djarum] GDI: Isyana Syahira M/Rinjani Kwinnara N. [Pelatnas PBSI] GRI: Nathania Prasetya/Wanda Subadra S.U. [Jaya Raya] GTI: Aura Zalfa Syafiya/Putri Melvina D. [Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club] GDC Bobby Setiabudi/Melati Daeva O. [PB Djarum] GRC: M. Lutfhi Habibi/Jane Maira Faiza [PB Djarum] GTC: Theodorus Steve K/Leonora Keyla F. [PB Djarum]

Sirnas A DKI Jakarta Resmi Bergulir, Sejumlah Pemain Pelatnas Turut Meramaikan

WONDR by BNI Sirkuit Nasional A DKI Jakarta 2025

Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2025 mulai bergulir, Senin (26/5) hingga Sabtu (31/5) mendatang. Ajang ini diikuti 1.218 peserta dari 270 Perkumpulan Bulutangkis se-Indonesia. Sirnas A DKI Jakarta 2025 berlangsung di Gelanggang Remaja Tanjung Priok sebagai GOR utama dan GOR Danau Sunter dan Gelanggang Remaja Jakarta Utara sebagai GOR pendamping. Pada edisi kali ini, pertarungan sengit diharapkan terjadi pada setiap babaknya dengan kehadiran pemain Pelatnas Cipayung. Ketua Panitia Pelaksana Sirnas A Jakarta 2025 Kurniahu mengungkapkan kehadiran pemain pelatnas menambah persaingan dan membuat turnamen menjadi semarak. “Kami berharap lima partai final kelompok dewasa bisa mempertemukan pemain pelatnas dan non-pelatnas. Jika itu terjadi, final dipastikan berlangsung seru dan menarik,” ungkap ayah dari Marcus Fernaldi Gideon tersebut. Sejauh ini beberapa kejutan terjadi setelah kalahnya dua pasangan asal Pelatnas Cipayung, Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan dan Nabila Cahya Permata Ayu/Nahya Muhyifa tersingkir. Anselmus/Pulung yang berstatus juara Kejurnas PBSI 2024 harus terhenti langkahnya dari wakil DYS Candra Wijaya, Michael Kaldrian Wiguna/Panji Ahmad Maulana 21-13, 18-21, 17-21. Adapun Nabila/Nahya yang baru dipasangkan dipaksa menyerah dari pasangan PB Djarum yaitu Laudya Chelsa Griselda/Riska Anggraini 23-21, 18-21, 19-21. Ajang Sirnas PBSI DKI Jakarta 2025 masih akan berlangsung hingga Sabtu (31/5/2025) mendatang. Badminton lovers yang ingin menyaksikan bisa datang langsung ke arena tanpa dipungut biaya.

Tim Tenis Indonesia Lolos Dari Degradasi Piala Billie Jean King Junior

Tim tenis putri Indonesia

Tim tenis putri Indonesia lolos dari degradasi kualifikasi zona 1 Asia/Oceania Piala Billie Jean King Junior yang berakhir Sabtu (17/5) di Shymkent, Kazakhstan. Pada ajang perebutan lambang supremasi tenis beregu putri yang dulu berlabel Piala Fed itu, Indonesia menempati peringkat ke-13 dari 16 peserta yang tampil. “Alhamdulillah tim nasional putri berhasil lolos degradasi,” ujar kapten tim Indonesia Irawati Moerid dalam keterangan resmi, Rabu. Tim yang diisi oleh petenis muda yakni Quirena Trea Assyifa, Khansa Putri Raga, dan Calista Rosiana berada di grup dua bersama Jepang, Taiwan, dan Malaysia. Tim Merah Putih mengakui ketangguhan Jepang 0-3 di laga pertama dan menelan kekalahan dengan skor serupa saat bersua Taiwan sebelym memetik kemenangan 2-1 atas Malaysia di laga pamungkas. Hasil di babak round robin itu membuat Indonesia terlempar dari babak perebutan peringkat delapan besar. Pada perebutan peringkat 9-16, Indonesia takluk dari Hong Kong dengan skor 0-3. Namun, pada penentuan peringkat 13 dan 14, Indonesia berhasil menaklukkan Filipina 2-1 dan Iran dengan skor sama 2-1 sehingga berada di peringkat ke-13. “Kami butuh banyak jam terbang karena pemain-pemain kita rata-rata belum memiliki pengalaman yang cukup di lapangan tanah liat,” ungkap Ira, sapaan akrabnya. Menurut Ira saat ini Indonesia tertinggal jauh jika dibandingkan dengan negara-negara Asia/Ocenia lainnya karena minimnya lapangan tanah liat serta regenerasi yang lambat. “Kita ketinggalan jauh dalam hal pemerataan dan pelapis antargenerasi,” tutur Ira yang menjadi bagian dari tim beregu putri yang sukses meraih medali perak beregu dan perunggu ganda putri pada Asian Games Beijing 1990 ini. Ira pun mengakui adanya perubahan besar dalam perkembangan tenis di mana Taiwan yang sebelumnya dianggap sebelah mata secara mengejutkan di final mampu menaklukkan Australia dengan skor 2-0. Piala Billie Jean King Junior merupakan ajang bergengsi yang diperuntukkan bagi pengembangan pemain-pemain muda. Petenis papan atas dunia di antaranya Iga Swiatek pernah memperkuat negaranya yakni Polandia di ajang ini.

Pelatnas PBSI Panggil 10 Atlet Muda

Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2025 yang diselenggarakan pada pertengahan Februari lalu di pelatnas PP PBSI, Cipayung, Jakarta, telah menetapkan tujuh atlet sebagai juara Seleknas dan resmi masuk ke pelatnas tahap dua. Selain itu, melalui proses evaluasi lanjutan, PP PBSI menetapkan sepuluh atlet tambahan untuk bergabung ke dalam pelatnas mulai 2 Juni 2025. PP PBSI menyatakan, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, proses seleksi tahun ini disusun secara lebih sistematis, profesional, dan holistik. Hal ini sejalan dengan arahan Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran, bahwa seleksi atlet adalah tahapan strategis dalam sistem pembinaan nasional dan harus dilakukan dengan penuh integritas, karena akan berdampak langsung terhadap masa depan prestasi bulu tangkis Indonesia. Selain itu Oleh karenanya, induk organisasi olahraga pukul bulu ini membentuk Tim Penentu Akhir (TPA) yang independen dan profesional, terdiri dari pengurus dan profesional baik dari internal dan eksternal PBSI. TPA bertugas melakukan evaluasi menyeluruh berdasarkan lebih dari sekadar hasil pertandingan. Proses seleksi mempertimbangkan prestasi, kekuatan teknis, postur, daya juang, potensi mendatang, hingga data hasil tes medis, fisik, dan psikologis, yang dilakukan secara komprehensif di markas Kopassus pada 16–22 Februari. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian, yang juga memimpin tim pemantau, menjelaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari pembaruan sistem pembinaan yang lebih transparan dan akuntabel. “Kami ingin penilaian lebih objektif dan mendalam. Tidak semata menang atau kalah, tapi bagaimana potensi atlet bisa dibaca dengan komprehensif,” ujarnya melalui siaran pers Humas PP PBSI, Selasa (20/5) malam. Dengan kolaborasi bersama tim pelatih dan pemandu bakat seperti Hendrawan, Bambang Supriyanto, Harry Hartono, dan Yoga Ukikasah, serta dukungan dari pengurus, diputuskan pemanggilan 10 atlet tambahan dari 32 nama yang masuk radar pantauan Seleknas. Eng Hian menegaskan, atlet yang belum masuk pelatnas tetap dipantau secara berkala melalui turnamen resmi. “Promosi dan degradasi bersifat dinamis. Setiap progres akan dievaluasi sesuai KPI yang telah ditetapkan,” tambahnya. Dengan pendekatan ini, PP PBSI berharap proses pembinaan atlet nasional semakin profesional dan inklusif. Ini adalah bagian dari transformasi tata kelola PBSI 2024–2028 menciptakan sistem yang adil, terukur, dan berkelanjutan, demi mewujudkan prestasi Merah Putih yang lebih gemilang di masa depan. Berikut daftar 10 atlet muda yang dipanggil masuk pelatnas: Tunggal Putra Richie Duta Richardo Dendi Triansyah Tunggal Putri Salsabila Amiradana Kavitha Najwa Aulia Ganda Putra Wahyu Agung Prasetyo Dexter Farrell Ali Faathir Rayhan Devin Artha Wahyudi Ganda Putri Riska Anggraini Jania Novalita Situmorang

Priska Kembali Raih Gelar Juara

W15 Maanshan 2025

Petenis muda Indonesia, Priska Madelyn Nugroho, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah tenis internasional. Pada turnamen China Women’s 8 Maanshan 2025 – W15 Maanshan, Priska berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan wakil tuan rumah di partai final. Priska yang berstatus sebagai unggulan satu turnamen, mampu menaklukkan Chenting Zhu dengan skor 6-2 dan 6-4. Gelar juara ini menjadi gelar ke-9 milik Priska. Turnamen W15 Maanshan merupakan bagian dari rangkaian kompetisi ITF Women’s World Tennis Tour. Turnamen yang digelar sejak 12 hingga 18 Mei 2025 ini memperebutkan total hadiah sebesar 15000 USD. Sementara itu, saat ini Priska menempati peringkat 310 WTA Ranking dan 621 ITF Ranking.

Janice Tjen Juara ITF W35 Goyang di Korea Selatan

Janice Tjen

Petenis Indonesia, Janice Tjen, berhasil menjuarai turnamen ITF W35 Goyang di Korea Selatan, Minggu. Pada partai final, petenis berusia 23 tahun tersebut, menundukkan unggulan kelima asal China, Lin Zhu, dengan skor 6-4, 6-1. “Dua pekan yang luar biasa. Senang dapat gelar tunggal dan bisa revans di final,” ujar Janice dikutip dari laman Tenis Indonesia, Minggu. Janice saat ini menghuni peringkat 372 dunia tunggal WTA. Bagi Janice, kemenangan ini semakin istimewa karena Lin Zhu merupakan lawan yang menyingkirkannya pada putaran ketiga Asian Games Hangzhou 2023. Lin Zhu yang saat ini berada di posisi WTA 305, pernah menduduki posisi ke-31 dunia. Janice melaju ke final turnamen ini dengan cukup mulus. Pada semifinal, Janice menang 7-5, 6-1 atas petenis Jepang Saki Imamura. Sebelumnya ia mengatasi perlawanan wakil China lainnya, Yidi Yang, dengan skor 6-1, 6-0 pada perempat final, dan menang 6-2, 6-1 atas Sofya Lansere pada putaran kedua. Sebelum menjuarai turnamen ini, Janice juga tampil impresif di arena yang sama pada pekan sebelumnya. Ia berhasil mencapai final nomor tunggal dan meraih gelar juara di nomor ganda bersama Saki Imamura dari Jepang. Pada pekan depan, Janice dijadwalkan tetap berkompetisi di Korea Selatan dan mengikuti turnamen ITF W35 di Changwon, yang berjarak sekitar empat jam perjalanan darat dari Seoul. Petenis muda itu kini telah mengoleksi delapan gelar tunggal dan tiga gelar ganda turnamen entry level dalam kariernya di ITF Women’s World Tennis Tour.

Sirkuit Nasional B Sulsel 2025: PB Djarum Kembali Juara Umum

PB Djarum Juara Umum Sirkuit Nasional B Sulsel 2025

Kejuaraan Sirkuit Nasional B Sulawesi Selatan 2025 resmi ditutup oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, S.H serta dihadiri juga oleh Wasekjen PP PBSI, Rachmat Setiyawan. Rangkaian Sirnas yang digelar sedari Senin (5/5) sampai dengan Sabtu (10/5) di GOR Kampus Politeknik Kesehatan, Kota Makassar tersebut mempertandingkan 11 nomor. Dari 11 gelar juara, 9 diantaranya berhasil dibawa pulang oleh tim PB Djarum. Sehingga membuat klub asal Kota Kretek tersebut kembali menjadi juara umum, usai pada seri sebelumnya di Surabaya juga meraih predikat juara umum. Sementara itu, dua gelar lainnya dibagi rata ke Jaya Raya Ragunan/Exist dan PB Champion Gading Jaya. Seri Sirnas selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada 26–31 Mei 2025. Turnamen berlevel A ini akan digelar di Kota Jakarta tepatnya di GOR Sunter, Jakarta Utara. Daftar Juara Sirnas B Sulsel 2025: TAPA: Kevin Gunawan [Djarum Kudus] TAPI: Nafla Berly Syakira Al Habsy [Djarum Kudus] GPC: M. Waldan Habibi/Hillary Lilyana Supit [Djarum Kudus] GAPA: M. Fatih Al Pasha/M. Ahsan [Jaya Raya Ragunan/Exist] GAPI: Hafizah Hasanah Zahra/Nafla Berly Syakira A [Djarum Kudus] TPA: Adhy Hasmoro [Djarum Kudus] TPI: Kalia Rahmadani [Djarum Kudus] GPA: Darmawan Setiawan/M. Waldan Habibi [Djarum Kudus] UDPA: Tristan Geovanni Pardosi [Champion Gading Jaya] UDPI: Keysha Almirah Dewi [Djarum Kudus] GPI: Almaira Dzakira Wulanda L/Kalia Rahmadani [Djarum Kudus]