Diikuti 24 Peserta, Saddam Juarai ‘Three Point Competition’ NYSN Cup 2018

Sadam saat memenangkan ajang Three Point Competition, yang dihelat disela-sela turnamen basket “NYSN High School Basketball Cup 2018. (Pras/NYSN)

Tangerang Selatan- Animo peserta ternyata sanga tinggi untuk mengikuti ‘Three Point Competition’ yang dihelat disela-sela turnamen basket “NYSN High School Basketball Cup 2018, di Hall Basket Sekolah Menengah Atas Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, pada Minggu (22/4). Terbukti, sebanyak 24 peserta bersaing untuk meraih hadiah yang telah disediakan pihak panitia. Dari 24 peserta yang terbagi dalam tiga gelombang itu, akhirnya menjaring tiga peserta. Yakni Aofar (Sekolah Kharisma Bangsa), Saddam (Sekolah Kharisma Bangsa), dan Arga (peserta umum), untuk menjadi yang terbaik di event itu. Dan, Saddam berhasil menjadi juara setelah mampu melesakkan 10 bola, diikuti Aofar dengan memasukkan 7 bola, dan Arga yang hanya berhasil menjaringkan 4 bola. “Bisa ikut serta di ajang ‘Three Poin Competition’ dan menang itu bahagia. Sebenarnya agak susah, apalagi bersaing dengan Aofar. Karena Aofar sebenarnya bagus kalau untuk tembakan tiga angka. Pokoknya saya puas bisa ngalahin Aofar dan menang di kompetisi ini,” ujar Saddam, Siswa Kelas 11 Sekolah Kharisma Bangsa itu. (Adt)

SMABA Taklukkan SMAN 3 Tangerang, Jam Terbang Jadi Kunci Kemenangan

Pemain Tim basket putra Sekolah Menengah Atas Kharisma Bangsa (SMABA) bersiap melakukan poin ke jala SMAN 3 Kota Tangerang, dalam pertandingan Minggu (22/4). (Pras/NYSN)

Tangerang Selatan- Tim basket putra Sekolah Menengah Atas Kharisma Bangsa (SMABA) sukses meraih kemenangan atas tim basket SMAN 3 Kota Tangerang, pada pertandingan di Hall Basket SMA Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Minggu (22/4). Dalam laga yang dipimpin wasit Leonaldy, kedua tim menurunkan para pemain terbaiknya sejak awal. SMABA memimpin perolehan angka atas SMAN 3 dengan skor 5-1, hingga lima menit kuarter pertama. Aksi individu pemain bernomor punggung 4, Aofar menambah angka bagi SMABA menjadi 7-1. Lalu, tembakan tiga angka pemain bernomor punggung 2, Gibrani, menutup kuarter pertama dengan skor 12-1 untuk SMABA. Di awal-awal kuarter kedua, SMAN 3 mencoba menekan. Namun gagal mengubah angka. Justru SMABA berhasil menambah angka lewat aksi ‘lay-up’ Gibrani, skor berubah menjadi 14-1. Tambahan dua angka kembali diraih SMABA melalui pemain bernomor punggung 10, Haidar. Angka SMABA makin menjauh 16-1. Satria dkk akhirnya menututp kuarter kedua dengan skor 21-6. Memasuki kuarter ketiga, SMAN 3 coba mengejar lewat tembakan dua angka pemain bernomor punggung 18, Prawira Setya, skor berubah 21-8. Namun, permainan SMABA makin tak terbendung. Anak didik Ari Adiska itu sukses memanen 14 angka. Skor kuarter ketiga berakhir 35-10. Pertandingan berlanjut, tembaka dua angka dari pemain SMAN 3 membuka kuarter keempat, skor berubah 35-12. Namun pundi-pundi angka dari tim asal Kota Tangerang Selatan itu justru terus bertambah. Aksi pemain bernomor punggung 9, Saddam makin memperlebar jarak dengan SMAN 3 menjadi 43-14. SMAN 3 kembali mencoba memangkas jarak angka setelah salah satu pemainnya sukses melesakkan bola, hingga merubah skor 43-16. Disisa waktu satu menit terakhir dimanfaatkan para pemain SMABA untuk terus mengoleksi angka. Hasilnya, kuarter keempat berakhir dengan skor telak 48-17. “Kami bersyukur meraih kemenangan di pertandingan ini. Selanjutnya, para pemain harus bisa bermain lebih bagus dari pertandingan hari ini. Karena lawan pastinya juga telah mempersiapkan diri dengan baik, terutama SMAN 13 Depok dan Saint John’s,” ujar Ari, arsitek tim basket SMABA, usai laga. Fajar Satria, Kapten Tim SMABA, mengatakan jam terbang menjadi salah satu keberhasilan timnya dalam memenangi laga ini. Kedepan, lanjutnya, timnya akan mengintensifkan latihan. “Kuarter pertama dan kedua kami belum dapat momentumnya, tapi setelah half kami baru mendapatkan momentum, sehingga kami bisa unggul jauh dari lawan. Salah satu kami bisa menang itu mungkin karena unggul di jam terbang, dan kami juga sudah terbiasa dengan suasana pertandingan seperti ini,” timpal Fajar. Sementara, Muhammad Ishak, Pelatih Basket SMAN 3, mengakui bila tim lawan lebih baik, dikarenakan lebih memiliki jam terbang yang banyak. Ia berharap dipertandingan selanjutnya timnya bisa tampil secara maksimal dan memenangi setiap laga. “Jam terbang mereka lebih banyak dari kami. Meski diawal-awal tim kami mampu mengimbangi, tapi hingga akhir pertandingan kami kewalahan meladeni mereka. Ini menjadi pengalaman berharga bagi tim kami untuk menatap laga berikutnya,” cetus Ishak. “Mungkin kami kurang fokus dipertandingan tadi. Selain itu, komunikasi antar pemain juga tidak jalan. Ini jadi catatan laga selanjutnya, agar kami bisa memaksimalkan teamwork,” tambah Dzulfikar Farrel, Kapten Tim SMAN 3. (Adt)

Meski Tak Bekeringat dan Menang WO, Tim Putri SMAN 13 Depok Kecewa

Tim basket putri SMAN 13 Depok menang walk over (WO) atas tim SMA Yadika 2 Jakarta, pada lanjutan “NYSN High School Basketball Cup 2018". (Pras/NYSN)

Tangerang Selatan- Tim basket putri SMAN 13 Depok menang walk over (WO) atas tim SMA Yadika 2 Jakarta, pada lanjutan turnamen basket “NYSN High School Basketball Cup 2018, di Hall Basket Sekolah Menengah Atas Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (22/4). Ari Adiska, Pelatih Tim Basket SMAN 13 Depok, mengaku kecewa tanpa kehadiran lawan, mengingat tim-nya sudah siap untuk menghadapi pertandingan perdana ini. “Kami tentu saja senang, tapi kalau harus menang WO itu kurang seru. Sayang saja kalau mereka tidak datang karena ini event bagus,” ujar Ari. “Tim kami juga belum pernah bertemu dengan SMA 2 Yadika Jakarta di berbagai turnamen basket. Sebab, kami beda wilayah. Berikutnya kami harus siap melawan SMAN 6 Depok, St John’s, dan SMA Kharisma Bangsa. Menang atau kalah itu urusan nanti, yang penting kami berusaha semaksimal mungkin,” tambahnya. Senada, Putri Amie Rachmadita, Kapten SMAN 13 Depok, mengaku dirinya bersama rekan-rekannya belum pernah berjumpa dengan lawan. Padahal, lanjut Putri, timnya sudah antusias menghadapi pertandingan perdana melawan SMA Yadika 2, yang berasal dari kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. “Kecewa pasti. Karena kami sudah antusias datang untuk bertandingan. Selanjutnya, kami akan mempersiapkan diri dengan baik dengan berlatih secara intensif,” cetus Putri. (Adt)

Misi Balas Dendam, Tim Basket SMAN 13 Bungkam SMAN 6 Depok Dengan Skor Ketat

Tim Basket Putra SMAN 6 Depok (hitam) harus takluk dari SMAN 13 dengan skor ketat 28-29, dalam laga perdana ‘NYSN High School Basketball Cup 2018. (Pras/NYSN)

Tangerang Selatan- Tim basket putra SMAN 13 Depok berhasil menaklukkan SMAN 6 Depok dengan skor 29-28 di laga perdana ‘NYSN High School Basketball Cup 2018’, di Hall Basket Sekolah Menengah Atas Kharisma Bangsa, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (21/4). Ini menjadi misi balas dendam. Sebelumnya, tim basket SMAN 13 harus mengakui ketangguhan SMAN 6 di ajang semifinal Hexa Cup 2018. Saat it, SMAN 6 menang dengan skor 53-33. “Senang bisa memenangkan pertandingan ini. Apalagi kami mampu memimpin sejak awal-awal kuarter. Beberapa pemain juga mampu menjalankan tugasnya dengan baik,” ujar Ari Adiska, Pelatih Tim Basket SMAN 13, Sabtu (21/4). Sejak wasit melakukan jump ball tanda permainan dimulai. SMAN 6 mengambil inisitif serangan, namun beberapa kali tembakan dari para pemain belum membuahkan angka. Hingga tembakan bebas dari small forward Ibnu Fajar Setiawan, membuat SMAN 6 mampu memimpin 1-0. Tak menyerah, SMAN 13 melalui pemain bernomor punggung 99, Bagas Nugraha Putra, mampu menghasilkan dua angka. Kedudukan menjadi 3-2. Angka SMAN 13 bertambah usai tembakan tiga angka dari pemain bernomor punggung 24, Bagus Kumala Aji, yang sukses bersarang dijaring lawan. Skor menjadi 6-3. Kedua tim masih terus berusaha menekan. Bagus kembali melakukan tembakan tiga angka hingga mengubah kedudukan menjadi 12-5 untuk SMAN 13 yang menuntaskan kuarter pertama dengan skor 15-5. Kuarter kedua, SMAN 6 berusaha mengejar ketertigalan. Namun, aksi ciamik dari pemain bernomor punggung 11, Ilham Ramadhan makin memperlebar angka SMAN 13 atas SMAN 6 menjadi 17-7, dan akhirnya mengunci kemenangan di kuarter ini dengan skor 17-8. Hingga berjalan lima menit, skor kedua tim di kuarter ketiga belum berubah. SMAN 6 mampu menambah 1 angka memalui Ibnu, skor menjadi 9-17. Namun, SMAN 13 kembali memanen angka usai Bagus menambah angka menjadi 20-13. Kuarter ini berakhir dengan skor 20-14 untuk SMAN 13. Memasuki kuarter keempat, pertandingan kedua tim makin panas. Percobaan tembakan tiga angka yang dilancarkan SMAN 13 melalui Bagas gagal. Angka bertambah usai pemain dengan nomor 13 dari SMAN 6, Dafanayudhistira menipiskan jarak menjadi 18-24. Begitu juga tembakan tiga angka dari Ibnu yang menipiskan kedudukan 25-26. Namun, SMAN 13 mampu membungkus kemenangan atas SMAN 6 dengan skor tipis 28-29. “Kemampuan pemain lawan bagus. Kami kurang percaya diri saat awal main. Tapi, kami berusaha menekan lawan. Untuk pertandingan selanjutnya masih banyak yang harus dibenahi,” ungkap Ilham, kapten tim SMAN 13. Sementara, Kevin Nuardy Erdiham, Pelatih SMAN 6 mengaku kekalahan anak asuhnya lantaran diengaruhi beberapa faktor. “Stamina pemain kami berkurang, karena paginya kami juga bertemu dengan SMAN 13 disemifinal ajang HEXA Cup 2018. Tapi, kami puas dengan penampilan mereka, meski stamina sudah terkuras,” tutur Kevin. “Kami terlalu over confidence. Jadi dipertandingan tadi tidak maksimal bermain secara teamwork. Apalgi diawal kami sudah ketinggalan jauh. Tapi, kami berusaha terus dan hasilnya di kuarter terakhir angkanya juga beda tipis,” timpal Ibnu, small forward SMAN 6. (Adt)

Resmi Dibuka, Laga Perdana ‘NYSN High School Basketball Cup 2018’ Berlangsung Sengit

Event NYSN High School Basketball Cup 2018 dibuka antara tim putra SMAN 13 Depok dengan SMAN 6 Depok (Hitam), di Hall Basket SMA Kharisma Bangsa (SMABA), Pamulang, pada Sabtu (21/4). (Pras/NYSN)

Tangerang Selatan- Laga perdana turnamen basket ‘NYSN High School Basketball Cup 2018′ diawali pertandingan antara tim putra SMAN 13 Depok dengan SMAN 6 Depok, di Hall Basket Sekolah Menengah Atas Kharisma Bangsa (SMABA), Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (21/4). Sebelum pertandingan, turnamen ini dibuka oleh Ignatius Eric (Direktur PT Nasional Yunior Sportindo Media) dan Nurhadi Hafman (Kepala Sekolah SMA Kharisma Bangsa). Eric mengaku bersyukur dengan terlaksananya turnamen basket ‘NYSN High School Basketball Cup 2018’ yang digelar untuk pertama kalinya itu. Terlebih, lanjutnya, tim yang bertanding dilaga perdana ini menunjukkan semangat kompetisi yang tinggi. “Kami bersyukur turnamen ini bisa terselenggara dengan baik. Para peserta juga hadir di turnamen ini dengan semangat yang tinggi,” ujarnya. Mengomentari laga perdana, ia menyebut meski diawal-awal pertandingan kedua tim masih belum memperlihatkan kemampuannya terbaiknya, namun saat akhir laga, pertandingan kedua tim berlangsung seru. Bahkan angka kedua tim hingga akhir pertandingan hanya beda tipis,” tambahnya. Kedepan, ia berharap akan lebih banyak menggelar kompetisi serupa guna memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi talenta-talenta muda dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya. “Kami akan sering menggelar kompetisi seperti ini. Karena semakin banyak kompetisi yang digelar akan semakin bagus. Supaya bisa menambah pengalaman bertanding untuk mereka semua,” tegas Eric. (Adt)

NYSN High School Basketball Cup 2018 Siap Dihelat, 11 Tim Bersaing Jadi Kampiun

NYSN High School Basketball Cup 2018

Jakarta- Gelaran turnamen basket bertajuk ‘NYSN High School Basketball Cup 2018’, siap dihelat pada Sabtu (21/4), di Hall Basket Sekolah Menengah Atas Kharisma Bangsa (SMABA), Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Turnamen yang untuk pertama kalinya dihelat itu akan diikuti 11 tim, terdiri dari 6 tim putra dan 5 tim putri dari berbagai SMA di wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang. Mereka berkompetisi untuk menjadi yang terbaik di ajang tersebut. Selain turnamen basket putra dan putri. Event ini juga diisi kegiatan menarik lainnya, seperti 3 point competition, photo contest, serta Awarding untuk MVP Putra, MVP Putri dan Most Favourite Team. Chandra Wiedyananta, Ketua Pelaksana ‘NYSN High School Basketball Cup 2018′, berharap dari turnamen ini akan lahir bibit muda potensial dicabang bola basket dengan mengedepankan jiwa sportifitas dan semangat kompetisi yang tinggi. “Dengan event ini tujuan kami ingin menyapa kaum muda yang talenta utamanya di basket. Sebagai media yang menjadi sumber inspirasi serta terpercaya bagi kalangan muda pecinta olahraga di Indonesia, kami memiliki tanggung jawab besar mengawal bibit muda berbakat dengan mewadahi mereka melalui event ini,” ujar Chandra, Jumat (20/4). “Event ini kami gelar setelah mereka ujian dan sebelum pelaksanaan Ramadhan. Harapannya lain ayakni event ini bisa menjadi salah satu modal mereka untuk menuju ke jenjang selanjutnya bila mereka ingin berkarir di dunia olahraga sebagai atlet nantinya,” tutupnya. (Adt)

Seleksi Pemain Hingga Akhir Bulan, Timnas Voli Putri Masuk Pelatnas Asian Games

Nandita Ayu Salsabila (Jakarta Pertamina Energi), peman terbaik Proliga 2018 yang terpilh masuk dalam skuat seleksi timnas voli putri Asian Games 2018. (bolapsort.com)

Jakarta- Paska selesainya event Proliga 2018, pelatnas timnas voli putri akan bergulir pada pekan depan. Para atlet diberi kesempatan untuk melakukan recovery. Hal ini disampaikan oleh pelatih timnas voli putri, Muhammad Ansori. Menurut Ansori, rencananya atlet akan dikumpulkan di Sentul, Bogor, pada Senin (23/4). “Ada 18 atlet yang dipanggil Badan Tim Nasional (BTN) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI). Paling banyak dari Jakarta Pertamina Energi, sekitar lima sampai enam atlet,” kata Ansori pada Senin (16/4). Dari 18 atlet itu, Ansori mengatakan, akan diseleksi lagi menjadi 14 atlet untuk menjadi tim inti di Asian Games 2018. Proses seleksi berlangsung dari pekan depan, sampai akhir April. “Kami harus segera memangkas pemain, karena status entry by name harus ada meski penutupannya baru akhir Juni nanti,” katanya. “Setelah itu, kami akan melakoni uji coba di dua lokasi. Tapi, saya belum tahu kelanjutannya seperti apa, yang jelas salah satunya kejuaraan Asia. Sementara untuk try in, kami berencana melakukan uji tanding dengan tim atau klub putra,” tambah Ansori. Soal target di Asian Games, Ansori tak ingin muluk-muluk. Dia patok lolos grup lebih dulu, lalu ke target yang lebih tinggi. “Kalau bisa melewati fase grup dulu, karena ada China, Jepang, Korea, dan Taiwan, itu berat-berat ya. Kami harus mencuri kesempatan dan mendapat peringkat yang terbaik,” ujar dia. (art) Pelatih/ofisial Tim Putri 1. M. Ansori 2. Walfidrus Wahyu Telagasari 3. Labib 4. Niko Dwi Purwanto Tim Putri 1. Amalia Fajrina Nabila 2. Aprilia Santini Manganang 3. Megawati Hangestri Pertiwi 4. Novia Andriyanti 5. Amasya Manganang 6. Wilda Siti Nur Fadilah Sugandi 7. Arsela Nuari Purnama 8. Asih Titi Pangestuti 9. Putri Andya Agustina 10. Rika Dwi Latri 11. Yola Yuliana 12. Nandita Ayu Salsabila 13. Hanny Budiarti 14. Yulis Indahyani 15. Berlian Marsheilla 16. Tri Retno Mutiara 17. Yolana Betha Pangestika 18. Khalisa Azila Rahma

Dua pekan di Melbourne, Pebalap Pelatnas Down Hill Lakukan TC di Australia

Pebalap DH Indonesia, Popo Ario Sejati, akan menjalani TC di Melbourne, Australia, jelang turun di Kejuaaan Asia di Cebu, Filipina, sebelum tampil di Asian Games 2018. (trito.id)

Jakarta- Pebalap sepeda disiplin Down Hill (DH) yang selama ini menghuni pelatnas Asian Games 2018 Jakarta-Palembang bakal digembleng selama dua pekan di Melbourne, Australia, demi meningkatkan performa dan menambah jam terbang. Manajer Timnas Indonesia, Budi Saputra saat dikonfimasi pada Selasa (18/4) mengaku pengiriman pebalap ke luar negeri merupakan salah satu tahapan persiapan untuk menghadapi kejuaraan empat tahunan itu, meski sebelumnya sempat tertahan. Pebalap DH Indonesia yang dikirim ke Negeri Kanguru itu sebanyak empat atlet yang terdiri tiga putra yaitu Popo Ario Sejati, Hildan Afosma Katana dan Khoiful Mukhib serta satu pebalap putri yaitu Nining Purwoningsih. “Sejak Senin (17/4) sudah berangkat ke Melbourne. Dan menjalani program yang ditetapkan pelatih,” katanya. Sebenarnya ada satu pebalap putri yang menghuni pelatnas yaitu Tiara Andini Prastika. Namun, pebalap asal Semarang ini harus menjalani penyembuhan cedera telunjuk tangan tangan–cedera yang menimpanya saat latihan di pelatnas. Menurut Budi, pemusatan latihan di Australia merupakan bagian program yang dirancang jauh-jauh hari. Dipilihnya Melborne bukan tanpa alasan, karena di tempat itu banyak melahirkan atlet potensial, dan kerap menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi. “Setelah pemusatan latihan di sana, pebalap akan langsung diuji di Kejuaraan Asia di Filipina, awal Mei nanti,” katanya menambahkan. Pria asal Purwokerto itu menjelaskan jika Kejuaraan Asia di Danao, Cebu, Filipina, 2-7 Mei ini banyak negara yang akan turun di Asian Games 2018 Jakara-Palembang, 18 Agustus-2 September. Level kejuaraan temasuk tinggi dan akan diikuti pebalap top dari kawasan Asia. “Peta kekuatan akan kelihatan di sana (Filipina). Semoga setelah menjalani TC di Melbourne mereka bisa menunjukkan peningkatan dan hasil terbaik di kejuaraan Asia,” kata Budi menegaskan. Sementara itu salah satu pebalap DH Indonesia, Popo Ario Sejati mengaku langsung menjalani program yang ditetapkan Selasa (18/4), meski cuaca dinilai cukup dingin yaitu 12 derajat celcius. Di Melbourne juga terjadi perbedaan waktu tiga jam lebih cepat dari Malang, tempat lokasi awal pelatnas. (art)

Kontes Modif Mobil Turut Dukung Atlet Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games 2018

Industri otomotif beri dukungan untuk atlet indonesia yang tampil di Asian Games 2018, dengan menggelar evet Kontes modifikasi mobil MB Tech Auto Live Battle 2018. (kemenpora)

Jakarta- Kontes modifikasi mobil MB Tech Auto Live Battle 2018 turut menjadi rangkaian road show Sukses Atlet Indonesia di 6 Kota (Bandung, Bali, Yogyakarta, Surabaya, Palembang dan Jakarta) sebagai ajang untuk mendukung atlet Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games 2018. Kontes modifikasi dilaunching pada 14 April di Halaman Kantor Kemenpora, Jakarta dengan 3 kelas pembeda yakni kelas Jenderal (pro), Kolonel (rookie) dan Kelas MB Tech Award dengan 45 kategori penilaian. Launching itu sekaligus berbarengan dengan pra event Asian Games yakni penggelindingan bola berdiameter 3,5 meter dan pengumpulan tanda tangan dukungan rakyat untuk doa dan sukses atlet Indonesia. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana menyampaikan, even modifikasi mobil MB Tech Auto Live Battle 2018 adalah non APBN tetapi yang terpenting adalah dukungan dan doa untuk atlet Indonesia. “Even ini adalah murni non APBN dan dikerjakan oleh orang yang sangat kreatif dan inovatif tujuan mulianya adalah doa, dukungan dan kepedulian untuk atlet Asian Games dan Asian Para Games 2018 agar meraih prestasi untuk bangsa,” ujarnya saat jumpa pers di Media Center Kemenpora, Jumat (13/4). Selain kontes modikasi mobil lanjutnya, juga ada penggelindingan bola raksasa berukuran 3,5 meter yang juga akan digelindingkan di 34 provinsi. “Bola raksasa pertama jadwalnya akan digelindingkan pada 22 April, dilanjutkan di semua provinsi sebelum pembukaan Asian Games,” tambah Plt. Asdep Industri dan Promosi Sandi Hasan. Nantinya, pada kulit bola itu akan terdapat tanda tangan masyarakat, dengan target 1 juta tanda tangan dalam bentangan kain sepanjang 300 meter, lalu target tanda 4 juta tanda tangan, dan 50 juta tanda tangan di media sosial. Sebelumnya, bola raksasa secara simbolis, akan ditanda tangani oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, pada Senin (16/4). Setelah itu bola akan digelindingkan pertama kali di Jakarta dan Bandung, pada Minggu (22/4). Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Hartono Sufi selaku perwakilan dari Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), turut menyampaikan bila pihaknya memiliki niat membantu pemerintah mensukseskan Asian Games dan Asian Para Games 2018. “Kami memiliki niat untuk membantu negara mempromosikan atlet Asian Games dan Asian Para Games memalui even otomotif ini. Yang terpenting disini tak ada APBN murni sponsor terutama MB Tech dan saat launching dihadiri 120 ketua komunitas otomotif juga akan ada penempelan stiker di ribuan mobil,” ujarnya. (Art) Jadwal Kontes MBtech Auto Live Battle 2018 : 21-22 April, Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat 5-6 Mei, Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali 12-13 Mei, Lapangan Gading, Yogjakarta 30 Juni – 1 Juli, Sirkuit Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur 21-22 Juli, Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sumsel TBA (to be announced): Jakarta

Kejuaraan Dunia di Abu Dhabi Jadi Seleksi Atlet Jujitsu ke Asian Games 2018

Para atlet jujitsu dipastikan harus mengikuti program seleksi dari Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI), untuk bisa tampil di Asian Games 2018. (Pras/NYSN)

Jakarta- Para atlet jujitsu dipastikan harus mengikuti program seleksi dari Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) untuk tampil di Asian Games 2018. Saat ini, mereka yang sedang mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) berjumlah delapan atlet dan terdiri atas dua putri dan enam putra. “Program promosi dan degradasi selalu ada. Kalau tidak, ya mereka tidak termotivasi. Untuk Asian Games 2018, jumlah atletnya bisa berubah sesuai perkembangan latihan selama ini. Kami kan harus objektif,” kata pelatih fisik jujitsu Indonesia, Andri, pada Sabtu (14/4). Seleksi dilakukan ketika atlet mengikuti berbagai rangkaian uji coba. Salah satunya, ialah try out di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yang akan berlangsung selama enam hari mulai 23 April. “Atlet sudah mulai berangkat ke Abu Dhabi, mulai 15 April, karena ada training camp selama sebulan,” jelas Andri. Andri mengatakan, timnya akan mengikuti Kejuaraan Dunia Jujitsu yang bergulir pada 23-28 April 2018, di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. “Seleksi atlet ada beberapa fase. Saat mereka uji coba, saat bertanding, saat latihan, saat istirahat, dan hubungan sosial antaratlet. Aspek-aspek itu yang dilihat untuk seleksi,” sebutnya lagi. Usai melakukan try out di Abu Dhabi, tim lalu bergser ke Korea Selatan pada Juni, lalu ditutup saat menuju Jepang pada Juli. Di dua negara itu, para atlet selain melakukan latihan, akan juga berkompetisi. “Para atlet harus siap dengan lawan tangguh seperti dari Asia Timur dan negara pecahan Uni Soviet,” pungkas Andri. Setelah pulang dari luar negeri, latihan di Jakarta dilakukan di beberapa tempat agar para atlet tak jenuh seperti di kawasan Ancol, Jakarta. Latihan tak melulu soal teknik, juga peningkatan ketahanan fisik seperti melakukan kardio dan berenang. (Art)

Gelar TC di Malaysia, Timnas Hoki AG 2018 Asah Peforma Fisik dan Pengalaman Tanding

Timnas hoki putri Indonesia saat menjalani latih tanding di Lapangan Hoki, Senayan, Jakarta. (Adt/NYSN)

Jakarta- Skuat Timnas hoki yang akan tampil di Asian Games 2018, Agustus-September, bakal menggelar Training Center (TC) di Malaysia. Hal itu dilakukan guna mengasah pengalaman bertanding dengan mengikuti beberapa turnamen penting yang digelar di Negeri Jiran itu. “Kami akan Training Camp (TC) di Malaysia, selama sebulan. Dimulai akhir April hingga akhir Mei,” kata Yus Adi Kamarullah, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Federasi Hoki Indonesia (FHI), saat dihubungi, Sabtu (14/4). Dikatakan pria yang menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) itu, bahwa Malaysia punya kualitas turnamen hoki yang sangat baik, diantaranya Turnamen Hoki Sultan Azlan Shah Cup, dan Kejohanan Jemputan Pra Sukma. “Pengalaman bertanding sangat diperlukan bagi atlet. Hal itu guna membiasakan mereka untuk mengetahui perkembangan hoki modern di Indonesia,” tutur Yus Adi. Meski harus berjibaku dengan peserta dari negara-negara kuat di Asia, seperti Malaysia, Pakistan, Korea Selatan, India, Jepang dan China, namun ia optimis tim Hoki Indonesia mampu mencetak hasil terbaik di Asian Games edisi ke-18, yang pelaksanaannya hanya menyisakan waktu sekitar empat bulan itu. “Kami sangat optimis cabang hoki bisa mempersembahkan hasil yang terbaik. Yang penting bagi kami adalah berjuang dahulu semaksimal mungkin,” paparnya. Sebelumnya, pada awal Maret 2018, tim hoki putri Indonesia sempat diikut sertakan pada Kejuaraan Hoki Kejohanan Jemputan Pra Sukma di Ipoh, Malaysia. Para Srikandi Indonesia inipun sukses merengkuh gelar juara. “Tim yang akan turun di ajang Asian Games ini terus mengasah kemampuan termasuk peforma fisik. Karena salah satunya dibutuhkan daya tahan tubuh yang kuat, bersaing dengan negara peserta lainnya,” tutup mantan Kepala Pusat Keuangan (Kapusku) TNI itu. (Adt)

Status Venue Beberapa Cabor Tak Jelas, INAPGOC Tunggu Jawaban Pemerintah

Raja Sapta Oktohari (Ketua Umum INAPGOC 2018) akan membawa kendala soal kesiapan venue Asian Para Games 2018 ke otoritas yang lebih tinggi. (Pras/NYSN)

Jakarta- Tersisa 175 hari persiapan, Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC) dihadapkan kendala soal kesiapan venue beberapa cabang olahraga penyandang disabilitas seperti menembak, atletik, dan balap sepeda. Masalah venue ini memang menjadi salah satu catatan pada Seminar Chef de Mission (CdM), sebelum berlangsungnya 5th Coordination Commission Meeting (Corcom), di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, pekan ini. Untuk venue menembak, INAPGOC mengaku berkomunikasi dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera). Sebelumnya, Kemenpupera menyarankan untuk menggunakan venue menembak di Kawasan Jakabaring Sport Center, Palembang, Sumatera Selatan. Namun, INAPGOC beralasan dengan memindahkan venue membuat biaya yang dikeluarkan akan membengkak. Selain itu, terbentur Intruksi Presiden (Inpres) yang menyatakan penyelenggaraan Asian Para Games (APG) 2018 tidak ada yang digelar di luar Jakarta. Bahkan, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemeko PMK) yang seharusnya memastikan teknis koordinasi antar kelembagaan tetap mengatakan jika hasil Rapat Koordinator tingkat Menteri pada 6 April 2018, memutuskan venue menembak yang akan digunakan dalam APG 2018 bukan di Senayan. Melainkan menggunakan fasilitas menembak milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) atau Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kemenpupera mengaku tidak bisa merenovasi Lapangan Tembak Senayan, dengan alasan mepetnya waktu renovasi. “Soal pengambilan keputusan, akan kembali pada pemegang keputusan tertinggi. Jadi pada saat rapat koordinasi (Rakor) level Menteri berikutnya, semua hal seperti soal venue, dan lain-lain sudah diselesaikan,” ujar Nyoman Shuida, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan PMK disela-sela Corcom. Soal venue atletik, INAPGOC masih belum menentukan lokasi pertandingan karena terkendala oleh pemilihan beberapa arena pertandingan, meski telah berkoordinasi dengan para Ketua Kontingen (Chef de Mission/CdM) masing-masing negara peserta. “Untuk venue atletik, kami sebenarnya menyediakan dua venue. Bisa di main stadium (Stadion Utama) Gelora Bung Karno (GBK) atau di Stadion Madya. Namun, hasil seminar CdM, mereka meminta tidak ada pemisahan perlombaan, sehingga seluruh pertandingan digelar di main stadium GBK,” terang Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum INAPGOC. Sementara, untuk venue balap sepeda khususnya nomor balapan jalan raya, INAPGOC melirik Sirkuit Sentul di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namun, lagi-lagi terbentur Inpres. Jika gagal digelar di Sirkuit Sentul, maka opsi yang dipilih adalah meniadakan nomor balapan itu. Sebab, tidak ada venue lain yang lebih representatif. “Andai sulit mencari venuenya, nomor road race sepertinya akan didrop (dihilangkan), karena tak ada tempatnya. Nanti, balap sepeda mungkin hanya akan tanding nomor trek, di velodrome,” jelas pria yang akrab disapa Okto itu. Terkait kendala yang dihadapi, serta waktu yang semakin dekat pada pelaksanaan APG 2018, Okto mengatakan akan membawa persoalan ini ke otoritas yang lebih tinggi. “Kami menyampaikan wacana ini saat Corcom untuk meminta pendapat perwakilan Dewan Paralimpik Asia (APC) dan juga menyampaikannya pada Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla, agar keputusannya bisa lebih intensif. Karena waktunya sudah sangat mepet,” tegas putra dari Oesman Sapta Odang itu. (Adt)

Susul Jejak Tim Putri, Akhirnya Skuad Putra UNY Lolos Semifinal

Skuad putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akhirnya lolos semifinal, usai mencukur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) 5-0. (LIMA)

Yogyakarta- Tim putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memastikan satu tiket ke semifinal, usai mencukur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dengan skor sempurna, 5-0. Di babak penyisihan terakhir Pul A LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018, Jumat (13/4), UNY memuncaki klasemen tanpa ternoda satu kekalahan pun. Satu poin pertama UNY didapat lewat permainan tunggal pertamanya, Andri Wijaya, saat berhadapan dengan Patrick Arsy Pratama, dari UAJY. Andri mampu menahan perlawanan Patrick di partai pertama, dengan kemenangan di dua gim langsung, 21-15 dan 21-15. Partai kedua berlangsung lebih mudah untuk UNY. Vickry Ibnu/Yohanes Angga, ganda pertama yang diturunkan UNY, berhasil memecah pertahanan ganda pertama UAJY, Andika Dwi Pradana/Surya Handri Atanto, dengan skor 21-8 dan 21-8. Poin kedua pun didapat UNY dari partai kedua ini. Alang Panji/Raden Wisnu/Galang Decky, tripel UNY, harus bertahan dalam tiga gim di partai ketiga ini. Perlawanan yang dilakukan UAJY sempat menyulitkan tripel UNY. Namun, akhirnya, usai laga sengit melawan Hosang Maxstien/Robertus Aditya/Patrick Arsy, trio UNY berhasil bertahan dan menambah satu poin lagi dengan skor akhir 21-13, 17-21 dan 11-9. Perolehan poin UNY bertambah lagi di partai keempat. Tunggal kedua UNY, Vickry Ibnu Ananda, berhasil menahan perlawanan Marcellino Giovano. Berakhir dengan skor 21-14 dan 21-16, UNY mengubah kedudukan menjadi 4-0. UNY menyempurnakan poinnya lewat Galang Decky/Raden Wisnu di partai kelima. Galang Decky/Raden Wisnu langsung mengalahkan Hosang Maxstien/Robertus Aditya dalam dua gim sekaligus dengan skor 21-17 dan 21-18. Hasil ini membawa UNY kembali sapu bersih pertandingan dengan poin 5-0. Seperti tim putrinya, tim putra UNY juga menorehkan catatan tak terkalahkan. Dengan bekal tiga kemenangan tak terkalahkan, UNY menempati puncak klasemen akhir Pul A. Hasil ini juga membawa UNY melaju ke babak semifinal yang akan digelar pada Sabtu (14/4) di Grha Institut Pertanian (Instiper) Yogyakarta. (Adt)

Tersisa Satu Laga, Putri UNY Jejakkan Satu Kaki ke Fase Nationals

Tundukkan Putri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan skor meyakinkan 3-0 Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bepeluang lolos Fase Nationals. (LIMA)

Yogyakarta- Pertandingan hari ketiga LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018, Jumat (13/4) menyajikan srikandi jawara musim lalu. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), bentrok kontra Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Lapangan 2 Grha Institut Pertanian Stiper (Instiper) jadi saksi ketangguhan UNY, yang mengalahkan UAD dengan skor 3-0. Partai pertama dimenangi langsung dalam straight game oleh Frida Astaputri/Wulan Mulia/Monica Intan 21-7 dan 21-10 atas Ria Bakti/Vetty Nirmalasari/Utari Esi Faatihah. Tripel ini dengan mudah memecah perolehan poin UNY menjadi 1-0. Kedudukan berubah menjadi 2-0 lewat permainan tunggal UNY, Sarah Fatmawati, melawan Eksa Malvin, dari UAD. Sarah menekuk Eksa di partai kedua dengan skor 21-10 dan 21-5. UAD masih belum mampu keluar dari tekanan UNY. Ganda UAD, Utari Esi Faatihah/Vetty Nirmalasari, kembali harus kalah dari pasangan ganda putri pemuncak klasemen, Frida Astaputri/Sania Agusta. UNY memenangi partai terkhir dengan skor 21-6 dan 21-11. UNY kembali menyapu bersih laganya. Hingga hari ketiga ini, UNY belum pernah kecolongan satu poin pun. UNY masih perkasa di puncak klasemen dengan catatan tanpa kekalahan. Tersisa satu laga lagi untuk UNY menyempurnakan poinnya. Selanjutnya, Minggu (15/4), UNY akan berhadapan dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). “Alhamdulillah kami bisa menang lagi di hari ketiga. Semoga di hari terakhir kami bisa menang lagi. Kami melihat peluang kami masih aman, karena pemain unggulan UGM tak turun di kategori beregu ini,” Ivan Agus Kurniawan, manajer tim UNY, Jumat (13/4). Sementara itu, di lapangan 2 Grha Instiper, tergelar laga antara putri UGM melawan tim debutan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Tiga musim mengikuti LIMA Badminton, UGM menunjukkan permainannya yang lebih dominan. Skor 2-1 didapan UGM dari pertandingan hari ini. Poin pertama UGM didapat dari nomor tripel, Ni Made Dwi/Yulistiy Alini/Wafa Rizki. Trio UGM ini menekuk Dina Adhi/Vina Anggraini/Maheva Azhar dengan usai babak rubber game dengan skor akhir 21-9, 17-21 da 11-3. Di partai kedua, UGM mendapat poin tanpa perlawanan. UMY melakukan walk over (WO) di nomor tunggal. Kedudukan menjadi 2-0 untuk UGM. Di partai ketiga, UMY berhasil menciptakan satu poin. Maheva Azhar/Vina Anggrainy berhasil memecah kebuntuan UMY saat menghadapi Ni Made/Wafa Rizki dengan skor 21-18 dan 21-18. Ini menjadi kemenangan pertama bagi UGM. Di pertandingan pertamanya, UGM kalah dari Universitas Islam Indonesia (UII) dengan skor 1-2. Sementara itu, UMY masih belum bisa memecah kebuntuannya. Dari tiga laga yang telah dijalaninya, belum satu pun poin tercipta untuk UMY. Besok, Sabtu (14/4), UMY akan bertanding di laga terakhirnya melawan UII. Akankah tim debutan ini memperoleh poinnya besok? (Adt)

Pembuktian Jakarta Ramah Bagi Penyandang Disabilitas, Test Event APG 2018 Digelar Juni

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan panpel APG 2018 (INAPGOC), siap gelar Test Even pada Juni, usai event Coordination Commision Meeting ke-5. (Pras/NYSN)

Jakarta- Enam bulang jelang pelaksanaan Asian Para Games (APG) 2018, semua pihak terus bersinergi guna mensukseskan gelaran event olahraga terbesar di Asia bagi para penyandang disabilitas. Sandiaga Salahuddin Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah siap menyambut gelaran APG 2018. Ia berjanji pihaknya akan membantu semaksimal mungkin serta memenuhi segala kebutuhan yang diminta panitia penyelenggara APG 2018 (INAPGOC). “Jakarta sudah siap menyambut pelaksanaan APG 2018. Kami akan memenuhi semua kebutuhan terkait suksesnya event besar bagi penyandang disabilitas. Termasuk kebutuhan venue yang segera selesai semua,” ujar Sandiaga di acara Coordination Commision Meeting ke-5, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (13/4). Ditegaskan pria berusia 48 tahun itu, pelaksanaan APG 2018 bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan semua pihak. Untuk itu, lanjut Sandiago, event ini sekaligus membuktikan bila Jakarta sangat ramah bagi para penyandang disabilitas. “Fokus kami adalah bagaimana Jakarta ramah terhadap teman-teman penyandang disabilitas, sekaligus membentuk awareness yang tinggi. Sehingga mereka mendapat tempat yang baik,” tambah ayah tiga anak itu. Tak hanya Asian Games 2018, Agustus-September mendatang, ia menjamin gelaran APG 2018 akan tetap meriah dengan kehadiran penonton. “Kalau sudah ada alokasi tiket, nanti kami tugaskan Dinas Pendidikan maupun unit lain untuk membantu mengerahkan suporter. Dijamin tidak akan kosong penonton,” jelasnya. Namun, pada APG 2018, Sandiaga menyatakan pihaknya tak akan meliburkan anak sekolah. Hal itu, terang suami dari Nur Asia, karena jumlah atlet serta pertandingan lebih sedikit. “Kami putuskan dari Coordination Commission Meeting ini rekomendasinya tidak libur (sekolah). Mungkin hanya alokasi tiket di sekitar venue untuk menurunkan kepadatan,” cetus anak pasangan Razif Halik Uno dan Mien Rachman Uno itu. Senada, Raja Sapta Oktohari, Ketua Panitia Pelaksana APG 2018 (INAPGOC), menyebut pihaknya membutuhkan banyak dukungan guna mensukseskan penyelenggaraan APG 2018. “Kami sadar tak mudah untuk menggelar ajang yang melibatkan 43 negara,” tutur Okto. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) itu, berharap Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan maksimal agar pihaknya mendapatkan hasil memuaskan. “Kami minta dukungan penuh Pemprov. Kami masih punya tiga tugas utama yakni finalisasi dari sport, atlet village dan transportasi. Segera kami simulasikan hal tersebut. Semoga, kami siap menggelar test event pada 27 Juni hingga 3 Juli 2018,” tukas putra dari Oesman Sapta Odang itu. (Adt)

Sekolah Berkuda Jadi Venue Penthatlon, Pemkab Tangerang Apresiasi Event Asian Games 2018

Sekolah berkuda Adira Pratama Mulya (APM) di Tigaraksa wilayah Pemkab Tangerang, Banten, jadi salah satu venue AG 2018 cabor Modern Pentathlon. (detakbanten.com)

Tangerang- Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengapresiasi penunjukan daerahnya sebagai venue pertandingan cabang olahraga (cabor) Modern Penthatlon pada Asian Games (AG) 2018, di Kecamatan Tigaraksa. “Dari laporan pengelola, telah disepakati digelar di lapangan milik swasta, dengan standar internasional,” kata Sekretaris Daerah Pemkab Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di Tangerang, Kamis (12/4), dilansir Antara. Sekolah berkuda Adira Pratama Mulya (APM) di Tigaraksa, didapuk menjadi venue Modern Pentathlon. Maesyal telah berkoordinasi dengan Brigjen Pur Budi Harsono sebagai pengelola APM, yang dikenal memiliki fasilitas pacuan kuda internasional. Penthatlon merupakan gabungan lima cabang olahraga yang sekaligus dipertandingkan yakni renang, berkuda, anggar, lari dan menembak. Bahkan pihaknya sudah melakukan kunjungan ke lokasi dan melihat langsung sarana dan prasarana pendukung bagi atlet pada pertandingan antarnegara Asia itu. Ia berharap dari momen AG 2018 ini akan lahir bibit berprestasi dari Tangerang. “Ini langkah positif karena atlet dari berbagai negara di Asia akan datang, dan akan memacu semangat supaya atlet lokal mau menjadi atlet profesional,” ujar pria yang juga mantan pemain Persita Tangerang itu. Sementara itu, pengelola tempat pertandingan cabang penthatlon, Budi Harsono, mengaku telah menerima kunjungan dan mereka melihat langsung di lokasi. “Semoga tak ada hambatan dan halangan, karena berbagai persiapan telah dilakukan jelang event 18 Agustus – 2 September 2018,” katanya. (Art)

Kerja Keras Hari Kedua, Tim Putra UGM Gulung UIN Suka 4-1

Skor akhir 4-1 diraih Universitas Gadjah Mada (UGM), pasca menungukkan UIN Sunan Kalijaga (UIN Suka), dalam laga hari kedua. (LIMA)

Yogyakarta- LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018 memasuki hari kedua. Bertanding di lapangan 2 Grha Instiper Yogyakarta Kamis (12/4), tim putra Universitas Gadjah Mada (UGM) bertemu Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) dalam lanjutan di Pul B. UGM mengincar kemenangan kedua, setelah berhasil menaklukkan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan skor 3-2, pada pertandingan hari pertama, Rabu (11/4) Partai pertama mempertemukan tunggal putra UGM, Aufa Naufal H., dengan wakil dari UIN Suka, Wasis Fajar Auladi. Wasis Fajar berhasil merebut partai pertama ini. Ia menang dengan dua gim langsung, 21-19 dan 21-14. UIN Suka sementara memimpin 1-0 atas UGM. UGM menurunkan ganda putra Dodi Fitriadi/Reri H K di partai kedua. UIN Suka menurunkan pasangan Adhlin Nazir/Fitrian Fahmi. UGM berhasil menyamakan kedudukan 1-1 setelah pasangan Dodi/Reri menang mudah atas Adhlin/Fitrian dua gim langsung, 21-8 dan 21-6, dalam pertarungan yang berlangsung selama 19 menit. Tripel UGM, Aditya/Panji/Bayu, berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 atas UIN Suka. Aditya/Panji/Bayu mengalahkan tripel dari UIN Suka, Fahrizal/Wahyudi/Laili dua gim langsung dengan skor 21-9, 21-12. Niko Windy Dwi F turut menyumbangkan poin untuk UGM. Bertemu dengan tunggal putra UIN Suka, M.Rezalino Saleh, Niko Windy mengikuti jejak rekannya yang menyudahi laga juga dengan straight game, 21-13 dan 21-15. UGM unggul 3-1 atas UIN Suka. Bayu Hadi S/Panji Surya P. memperbesar kemenangan UGM menjadi 4-1. Di pertandingan pamungkas, mereka menekuk ganda putra kedua UIN Suka, Didik Danar K./Fahrizal. Bayu/Panji menang 21-11 dan 21-15. Skor akhir 4-1 untuk keunggulan Universitas Gadjah Mada (UGM). Setelah ini, UGM ditunggu tim tuan rumah, Institut Pertanian Stiper (Instiper) dalam pertandingan yang berlangsung di sesi keempat, pada Kamis (12/4). (Adt)

Juara Bertahan Tampil Sempurna, Putri UNY Masih Sulit Diatasi

Putri Universitas Islam Indonesia (UII) harus takluk dengan skor 3-0 dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang menyapu bersih semua nomor. (LIMA)

Yogyakarta- Pertandingan tim putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kontra Universitas Islam Indonesia (UII) di lapangan 1 Grha Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta membuka hari kedua LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018, Kamis (12/4). UNY yang menjadi Jawara musim lalu ini kembali menorehkan poin sempurna. UNY menekuk UII 3-0 di laga ini. Partai pertama langsung dikuasai tripel UNY, Frida Astaputri/Wulan Mulia Utami/Monica Intan Tuti. Trio UNY ini menekuk tripel UII, Desi Lestari, Meidy Hardianty/Dina Widiantari dalam straight game, 21-9 dan 21-9. UNY memecah kebuntuan dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Di partai kedua, Sarah Fatmawati, tunggal UNY tak memberi kesempatan lawannya, Rizky Astrifita, untuk unggul. Sarah Fatmawati menekuk Rizky Astrifita dengan skor telak, 21-7 dan 21-4. Kedudukan menjadi 2-0 untuk UNY. Pada partai terakhir, UNY kembali mendapat tambahan poin. Poin penuh UNY, 3-0 atas UII, didapat dari pasangan ganda putri Frida Astaputri/Sania Agusta. Duet Frida Astaputri/Sania Agusta menyulitkan Desi Lestari/Dina Widiantari. Partai ketiga pun berakhir dengan skor 21-5 dan 21-10 untuk UNY. Selain di lapangan 1, laga penting tergelar di lapangan 2 Grha Instiper. Pertarungan antara tim putri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi penutup sesi pertama. UAD, yang memegang gelar peringkat ketiga musim lalu, memenangi laga melawan tim debutan ini engan skor sempurna 3-0. Meski ini merupakan debut pertama UMY, UAD sempat disulitkan oleh serangan-serangan lawannya. Partai pertama dimenangi UAD dengan mudah. Lewat tripelnya, Ria Bakti Yuanasari/Vetty Nirmalasari/Utari Esi, UAD mengalahkan trio UMY, Nurseruyani Pratiwi/Vina Anggrainy/Selly Yunita, dengan skor 21-14 dan 21-14. UMY mulai menyulitkan UAD di partai kedua, nomor tunggal. Maheva Azhar, tunggal UMY, berhasil mencuri satu poin di gim pertama. Tak rela direbut kembali, Eksa Malvin, tunggal UAD mencetak poin di gim kedua dan ketiga. Akhirnya, UAD memenangi partai kedua ini dengan skor akhir 10-21, 21-19 dan 11-6. Di partai terakhir UAD kembali ciptakan poin. Utari Esi/Vetty Nirmalasari memenangi laga melawan Selly Yunita/Vina Anggrainy dengan skor 24-22 dan 21-12. Laga di lapangan 2 ini pun berakhir dengan kedudukan akhir 3-0 untuk UAD. Di klasemen Pul X, UNY masih menjadi pemuncak klasemen dengan dua kali kemenangan. UII mengantungi satu poin, dan menduduki posisi kedua klasemen. Sementara itu, UAD masih di peringkat ketiga klasemen, dan UMY di peringkat kelima klasemen hari kedua. (Adt)

Laga Alot Dilalui Putra UAD, Sanggup Taklukan Peringkat Ketiga Musim Lalu

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil melakukan comeback dan akhirnya menyudahi perlawanan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).(LIMA)

Yogyakarta- Peringkat ketiga musim lalu, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), harus mengakui keunggulan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam lanjutan LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) – Yogyakarta Subconference 2018. UAJY kalah 2-3 atas UAD. UAD berhasil melakukan comeback gemilang setelah sempat tertinggal 0-2 terlebih dahulu. Bermain di Grha Institut Pertanian Stiper (Instiper), Rabu (11/4), UAD tertinggal 0-1 terlebih dahulu. Tunggal putra pertama mereka, Lalu Dwi Kumiadi, kalah dari wakil dari UAJY, Robertus Aditya Nugroho. Lalu Dwi dipaksa menyerah dua gim langsung, 18-21 dan 18-21. UAJY lalu memperlebar jarak keunggulan mereka menjadi 2-0 atas UAD. Ganda putra mereka, Hosang Maxtien/Patrick Arsy mengikuti jejak rekan sebelumnya, Robertus, dengan mengalahkan pasangan Ragat Subagia/Tomi Irawan. Kemenangan dua gim langsung, 21-14 dan 21-15, didapat dalam tempo 25 menit. UAD baru bisa bangkit di partai yang ketiga, menurunkan tripel Agung Septia/Joko Rianto/Hafidh Mustofa yang bertemu dengan tripel dari UAJY, Andika Dwi/Surya Handri/Marcellino Giovano. Agung/Joko/Hafidh menang dengan mudah dua gim langsung, 21-12 dan 21-11 yang hanya memakan waktu 19 menit. UAD berhasil mengambil poin pertama mereka. Kedudukan 1-2 masih untuk keunggulan UAJY. Pada partai ke empat, UAD bahkan menyamakan kedudukan 2-2 . Tunggal putra kedua UAD, M. Wian Arifana yang berhasil mengalahkan tunggal kedua dari UAJY, Patrick Arsy Pratama. Wian Arifana menang straight game dengan skor 21-13, 21-14. Partai penentuan berhasil direbut oleh UAD, hasil sukses duet Joko Rianto/Lalu Dwi. Ganda putra ini mampu memastikan kemenangan timnya, setelah di partai pamungkas berhasil mengalahkan pasangan UAJY, Andika Dwi/Robertus Aditya lewat pertarungan dua gim yang cukup alot dengan skor 21-16 dan 21-18. UAD berhasil membalikkan keadaan 3-2 atas UAJY. (Adt)

Paragliding Tampil di AG 2018, Menpora : Semoga Jadi Sejarah Indonesia dan Dunia

Menpora Imam Nahrawi menerima audiensi dari President Air Sport Federation of Asia (ASFA) Mubarak Suwailem, di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4). (Kemenpora)

Jakarta- Cabang olahraga Paragliding untuk pertama kalinya dipertandingkan di ajang Asian Games 2018. Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) berharap olahraga ekstrem terbang bebas di udara itu memberikan sejarah terbaik bagi Indonesia, bahkan dunia. Hal itu dikatakan Menteri asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur saat menerima Mubarak Suwailem (President Air Sport Federation of Asia/ASFA), bersama Sanjay Thapar (Secretary General ASFA), di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4). Dalam kesempatan itu, Mubarak mengapresiasi cabang olahraga Paragliding yang bisa dipertandingkan di edisi ke-18 pesta olahraga akbar negara-negara se-Asia itu, pada Agustus-September mendatang. “Terima kasih kepada Pak Menteri dan Bangsa Indonesia menjadi tuan rumah yang baik untuk Asian Games 2018, dan Paragliding bisa dipertandingkan. Ini yang pertama Paragliding tampil di Asian Games, bahkan di dunia,” ujar Mubarak. Terkait persiapan dan venue pertandingan, Mubarak menyatakan bahwa di Indonesia telah siap semua. “Kami berharap Asian Games di Indonesia berjalan sukses dan lancar. Dan, rival yang profesional serta terberat adalah dari Indonesia,” ungkapnya. Sementara, Imam berharap Paragliding dapat mencatatkan prestasi lebih baik di ajang olahraga terbesar empat tahunan di Asia itu. “Kami berharap betul di Asian Games pertama ini Paragliding memberikan sejarah terbaik bagi Indonesia dan bagi sejarah dunia,” tutur peraih gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur itu. (Adt)