Inilah Daftar Kota dan Tanggal Penyelenggaraan DBL 2025

Kompetisi bola basket antar pelajar, Honda DBL with Kopi Good Day, kembali akan digelar untuk musim 2024-2025. Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 sendiri dimulai pada 8 Agustus 2024 di kota kelahiran DBL Indonesia, yaitu Surabaya, Jawa Timur. Kemudian perjalanan Honda DBL with Kopi Good Day 2024 berlanjut ke kota-kota lain dan berakhir di Tangerang, Banten, pada 12 Desember 2024 lalu. Setelah Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 berhasil dilaksanakan di 24 kota pada tahun 2024, kini Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 akan melanjutkan perjalanannya di 2025. Ada 6 kota yang akan menjadi tempat penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2025. Di antaranya, Jayapura, Lampung, Kupang, Medan, Samarinda, dan Jambi. Serta satu penyelenggaraan Road to DBL di Palu, Sulawesi Selatan. Honda DBL with Kopi Good Day 2025 akan dimulai pada Bulan Januari. Tepatnya di Kota Jayapura, Papua. Penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Papua akan berlangsung pada 20 Januari 2025 di GOR Cenderawsih Jayapura. Berikut kota dan tanggal penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2025 selengkapnya Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Papua (DBL Papua): 20-24 Januari, GOR Cenderawasih Jayapura Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Lampung (DBL Lampung): 25 Januari – 1 Februari, GOR Unila Bandar Lampung Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Nusa Tenggara (DBL Kupang): 9-14 Februari, GOR Flobamora Kupang Honda DBL with Kopi Good Day 2025 North Sumatera (DBL Medan): 14-21 Februari, GOR Unpri Medan Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Kalimantan (DBL Samarinda): 14-21 Februari, GOR Segiri Samarinda Honda DBL with Kopi Good Day 2025 Jambi (DBL Jambi): 14-21 Februari, GOR Kota Baru Jambi

Kilas Balik: 5 Atlet Muda Indonesia Berprestasi Tahun 2024

Tahun 2024 menjadi tahun yang membanggakan dunia olahraga Indonesia. Sederet prestasi diraih oleh atlet-atlet terbaik dari masing-masing cabang olahraga. Berikut lima atlet muda Indonesia terbaik yang berprestasi sepanjang 2024. Prestasi gemilang yang ditorehkan atlet-atlet Indonesia di tahun 2024 membuktikan bahwa olahraga Tanah Air terus berkembang dan mampu bersaing di level internasional. Pencapaian mereka tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga menginspirasi generasi muda berikutnya untuk terus berprestasi di bidang olahraga. 1. Rizki Juniansyah (Angkat Besi) Lifter muda Indonesia ini mencatat sejarah dengan meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 di kelas 73 kg putra. Selain itu, Rizki berhasil memecahkan beberapa rekor dunia junior, membuktikan potensinya sebagai salah satu lifter terbaik di dunia. 2. Veddriq Leonardo (Panjat Tebing) Veddriq mencetak sejarah dengan menyabet medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024 melalui cabang panjat tebing. Atlet ini dikenal dengan kecepatannya yang luar biasa dalam nomor speed climbing. 3. Claudia Scheunemann (Sepak Bola) Striker muda timnas putri Indonesia ini menjadi salah satu pahlawan di balik keberhasilan Garuda Pertiwi menjuarai Piala AFF Wanita 2024. Di usianya yang baru 15 tahun, Claudia telah menjelma menjadi mesin gol timnas. Sepanjang tahun 2024, Claudia telah mencetak tujuh gol dari 12 penampilan bersama timnas Indonesia, termasuk dua gol di Piala AFF 2024. Pencapaian ini membuktikan bakat luar biasa yang dimiliki pemain keturunan Jerman tersebut. Catatan tersebut juga membuat Claudia menjadi top skorer untuk Timnas Wanita Indonesia sepanjang masa. 4. Kiemas Sakti Negara (Wushu) Kiemas Sakti Negara mencetak sejarah dengan meraih medali emas pertama atlet sanda junior Indonesia pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2024. Sementara itu, dalam Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2024 yang digelar di Hasanal Bolkiah National Sports Complex pada 25-29 September 2024 tersebut, kontingen Indonesia berhasil membawa pulang total 29 medali yang terdiri dari 10 emas, 12 perak, dan 7 perunggu. 5. Gregoria Mariska (Bulu Tangkis) Pada tahun 2024, Gregoria Mariska Tunjung meraih Medali Perunggu Olimpiade Paris 2024. Terakhir kali nomor tunggal putri Indonesia menyumbang medali pada Olimpiade adalah Maria Kristin yang juga menyabet medali perunggu pada Olimpiade Beijing 2008. Selain 5 atlet di atas, masih banyak atlet muda Indonesia dari berbagai cabang olahraga yang bersinar sepanjang tahun 2024. Semoga, prestasi olahraga di tahun 2025 menjadi lebih baik.

Wadahi Tim Baseball Junior, Asia Koshien 2024 Sukses Digelar

Asia Koshien 2024

Turnamen baseball bergengsi Asia Koshien 2024 berhasil diselenggarakan untuk pertama kalinya di Indonesia oleh Perkumpulan Baseball Garuda dan No Border Academy. Turnamen yang berlangsung selama lima hari di Gelora Bung Karno, Jakarta, ini mempertemukan tim-tim baseball U18 dari berbagai provinsi, termasuk Jakarta, Tangerang Selatan, Bandung, Surabaya, dan Kalimantan Timur. Kesuksesan acara ini tidak terlepas dari kerja sama antara No Border Academy, yang dipimpin oleh mantan atlet baseball Jepang, Shogo Shibata, dan Perkumpulan Baseball Garuda, yang diketuai oleh Ihsan Trihendra. “Kami sangat bersyukur atas kolaborasi dengan No Border Academy yang memperkenalkan sistem dan budaya baseball Jepang di Indonesia. Harapannya, dengan pertukaran pengetahuan ini, kemampuan para pemain U18 kita semakin berkembang untuk bersaing di kancah internasional,” ujar Ihsan Trihendra. Meski secara umum acara berjalan lancar, cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri. Beberapa pertandingan terpaksa dijadwalkan ulang demi keamanan para pemain. “Kami beruntung bisa menyelenggarakan pertandingan meskipun cuaca berubah-ubah. Dukungan dari Perbasasi sangat membantu, tetapi kedepan kami masih membutuhkan bantuan lebih dari pemerintah dan sponsor untuk pengembangan baseball di Indonesia, baik berupa peningkatan fasilitas, logistik, maupun promosi,” tambah Ihsan. Shogo Shibata turut mengapresiasi kerja sama yang solid dengan Perkumpulan Baseball Garuda. “Selain tantangan cuaca, menjaga antusiasme penonton di akhir tahun juga menjadi fokus kami. Kami harap Asia Koshien 2024 dapat menjadi penutup tahun yang berkesan bagi komunitas baseball di Indonesia,” katanya. Dukungan yang diterima untuk turnamen ini juga datang dari keluarga pemain, tim peserta, dan penonton. “Melihat antusiasme ini, besar harapan kami menjadikan Asia Koshien sebagai acara tahunan dan terus menggandeng pihak swasta serta pemerintah dalam memajukan baseball di Indonesia,” tutup Shogo. Sumber: VRITIMES

Tim RI Juarai Turnamen Internasional Basket di China

Aras Gading Muda

Tim RI berhasil menjuarai the 4th China Winter International Youth Basketball Tournament 2024. Tim basket RI, Aras Gading Muda (AGM), bermain dalam turnamen internasional the 4th China Winter International Youth Basketball Tournament 2024 di Tonglu, Hangzhou, China, Rabu (25/12/2024). Dalam laga final Divisi 1 yang penuh ketegangan, mereka berhasil mengalahkan klub Sinergi TU Hong Kong dengan skor tipis 61-58. Pertandingan berjalan ketat hingga detik-detik akhir. Momentum kemenangan tercipta melalui tembakan tiga angka dari Evan Yu yang melesat sempurna di saat krusial, memastikan gelar juara untuk AGM. Sorakan meriah memenuhi arena, menandai momen epik bagi tim AGM Indonesia di ajang internasional ini. Coach Hoei Maechel, Pelatih Tim Kelompok Umur (KU) 16 tahun Putera AGM Indonesia mengakui sangat bangga dengan timnya yang tetap tenang di detik-detik akhir saat tim lawan unggul 59-58. “Salut dengan kekompakan dan ketenangan tim ini walaupun tertinggal 1 poin, tetap fokus dan usaha menambah poin, ketika briefing saya hanya minta mereka tetap bermain dengan fun, kompak dan usahakan menambah skor,” ujar Mike, panggilan akrabnya. Mike menambahkan perjalanan tim AGM Indonesia ke final ini tidak mudah karena bertemu dengan lawan-lawannya yang cukup kuat dari berbagai negara termasuk dari Indonesia. Namun, dengan skill dan mental juara yang sudah terbentuk sejak awal, mereka menunjukkan bisa bersaing dengan tim lainnya. Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi mereka. Aras Gading Muda Indonesia merupakan klub basket di Indonesia yang berlokasi di Jakarta dan Tangerang, dikenal dengan filosofi pembinaan talenta sejak dini dan disiplin tinggi dalam berlatih. Klub yang mencetak prestasi di level nasional dan internasional ini menjadikan mereka salah satu klub paling diperhitungkan dalam dunia basket saat ini. Dengan bimbingan pelatih Coach Hoei Michael, dan dukungan manajer Cristina Ratnawati, AGM khususnya di KU 16 PA ini konsisten menunjukkan performa terbaiknya di berbagai turnamen. “Klub Aras fokus pada pembinaan karakter dan mental sejak dini dan tim KU 16 ini sudah membuktikan saat final ketika mereka bermain tanpa mengeluh padahal suhunya saat itu termasuk dingin untuk ukuran orang Indonesia yang mencapai 3 derajat. Dukungan penuh orang tua dan official dengan selalu memperhatikan asupan makanan dan vitamin membuat mereka dapat bermain dengan maksimal,” ujar Manager tim, Cristina Ratnawati yang biasa dipanggil Coach Titin. Sementara itu, Evan Yu, Poin Guard AGM yang memberikan tembakan 3 angka mengaku sangat bangga jadi bagian tim AGM ini. Mendapatkan mandat dari Coach Mike untuk menambah skor tidak membuatnya beban. “Yang ada di pikiran saya, saat menerima bola dari Russel hanyalah melesatkan ke ring dengan sempurna dan ternyata berbuah kemenangan. Kemenangan ini juga jadi hadiah Natal terbaik buat saya dan orang tua yang selalu mendukung penuh di tiap pertandingan,” ujar Evan. Kemenangan tim AGM di turnamen the 4th China Winter International YBT 2024 tidak terlepas dari perolehan poin Benjamin Hernusi yang menyumbangkan hampir 30 poin di tiap pertandingan dan menobatkannya menjadi MVP di Divisi 1 kejuaraan ini. Ben yang berusia 15 tahun asal Singapura sudah bergabung dengan AGM sejak tahun lalu dan selalu menunjukkan performa terbaiknya di tiap pertandingan. Coach Titin menjelaskan tidak hanya AGM Indonesia yang menjadi juara the 4th China Winter International YBT 2024 ini, SEA Hawk Academy Indonesia yang dibawanya juga menjuarai Divisi 2 turnamen internasional tersebut. “Kemenangan dua tim ini jadi hadiah penutup tahun yang indah buat saya sebagai manager sekaligus pelatih anak-anak hebat ini,” tutupnya.

Priska Raih Gelar Juara di India

Priska Madelyn Nugroho

Priska Madelyn Nugroho kembali mencatatkan namanya di dunia tenis internasional. Petenis muda Indonesia ini berhasil merebut gelar juara W50 pertamanya di Navi Mumbai, India. Prestasi ini menjadi salah satu pencapaian terbaik dalam karier Priska sejauh ini. Dalam pertandingan final, Priska menunjukkan performa luar biasa dengan mengalahkan wakil Thailand, Thasaporn Naklo, dalam dua set langsung. Dengan skor 6-2 dan 7-6, Priska membuktikan dominasinya di lapangan. Pertandingan berlangsung ketat, terutama pada set kedua yang harus diselesaikan melalui tie-break. Namun, Priska tetap tenang dan berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan gemilang. Kemenangan ini tidak hanya membuktikan kemampuan teknis Priska, tetapi juga mental juaranya. Keberhasilannya melawan lawan tangguh seperti Thasaporn Naklo menunjukkan bahwa Priska siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. “Ini adalah gelar terbaik saya sejauh ini, dan saya sangat bangga bisa membawa pulang kemenangan ini untuk Indonesia,” ujar Priska dengan penuh semangat usai pertandingan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim pelatih, keluarga, dan para pendukungnya yang terus memberikan motivasi selama turnamen berlangsung. Gelar W50 di Navi Mumbai ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Priska di sektor tunggal putri. Dengan kemenangan ini, Priska diharapkan dapat terus menginspirasi generasi muda Indonesia untuk berprestasi di kancah olahraga internasional. Selamat atas prestasinya, Priska! Semoga kesuksesan ini menjadi awal dari banyak pencapaian hebat lainnya.

Fokus Utama PBSI: Percepat Regenerasi Pemain!

Mulyo Handoyo

Kepala pelatih pelatnas bulu tangkis Indonesia Mulyo Handoyo mengatakan, percepatan regenerasi pemain menjadi salah satu sorotan atau fokus utama pada era kepelatihannya. Saat ini, para atlet senior masih menjadi andalan “Merah Putih” dalam mengejar prestasi, oleh karenanya regenerasi atlet harus dipercepat untuk menjaga kesinambungan prestasi. “Untuk pemain-pemain muda harus dipercepat (regenerasi) melalui program-program akselerasi untuk mengejar dengan cepat. Itu yang saya harapkan,” kata Mulyo, dikutip dari Antara, Jumat (20/12). “(Regenerasi pemain) Harus dipercepat karena dia mempunyai potensi. Jangan sampai potensi itu hilang ditelan waktu, atau mestinya dia (pemain muda) bisa muncul (sekarang di panggung elite), tapi terlambat atau bahkan tidak muncul,” Mulyo, menambahkan. Pelatih di balik keberhasilan Taufik Hidayat meraih medali emas Olimpiade Athena 2004 itu menilai, terdapat jarak yang cukup jauh antara pebulu tangkis senior atau utama Indonesia dengan para juniornya. Jarak tersebut, lanjutnya, ingin segera diperkecil agar para pebulu tangkis muda atau junior Indonesia bisa lebih kompetitif dan menjadi pelapis bagi senior-senior di atasnya. “Program latihannya lebih advanced lagi, untuk mengejar ketertinggalan. Terutama pemain-pemain muda kita, dengan yang senior ini ada gap, ini yang harus dikejar. Paling tidak pemain muda ini bisa memosisikan di sini (level yang tidak terlalu jauh tertinggal) dalam waktu secepatnya. Saya berharap dua tahun paling lama,” jelas Mulyo. Bicara mengenai target pertama pada 2025, Mulyo mengatakan perbaikan kualitas pemain juga menjadi sorotan. “Tujuan saya sebagai pelatih adalah memperbaiki atau meningkatkan kualitas dari pemain kita. Di program saya sudah jelas, ada parameter-parameter untuk meningkatkan kemampuan para pemain,” katanya. Namun, untuk mencapai target utama, yaitu berprestasi di Olimpiade Los Angeles 2028, Mulyo menekankan pentingnya kerja sama dan disiplin, baik dari pelatih, pengurus, hingga atlet-atlet itu sendiri. “Saya berharap, terutama para pemain harus lebih disiplin, bertanggung jawab, dan profesional. Para pemain dan pelatih juga harus kerja keras, mereka dipercaya, diberi tanggung jawab, jadi (kerja keras itu) harus ditunjukkan kepada masyarakat,” kata Mulyo. “Saya berharap untuk ke depan, bulu tangkis Indonesia akan jauh lebih baik. Mungkin ini akan menjadi karier terakhir saya (sebagai pelatih) dan saya harap saya bisa memberikan warna lebih baik untuk bulu tangkis Indonesia,” pungkasnya. Sumber: Djarum Badminton

Inilah Susunan Pelatih Teknik Pelatnas PP PBSI 2025

Taufik Hidayat & Mulyo Handoyo

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI) mengumumkan susunan pelatih pelatnas hasil rekrutmen terbuka yang dilaksanakan sejak 3 Desember 2024. “Kepengurusan baru ini mencoba proses baru dalam rekrutmen pelatih, yakni secara terbuka, sehingga semua talenta yang memiliki kompetensi memiliki peluang yang sama untuk mengisi jabatan-jabatan kepelatihan teknik di Pelatnas PBSI,” ujar Wakil Ketua Umum I PP PBSI Taufik Hidayat di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2024). Taufik melanjutkan, total ada 51 email yang masuk, 50 berasal dari WNI yang berdomisili di dalam dan luar negeri dan satu lamaran masuk dari WNA. Taufik menolak menjelaskan dari negara mana pelamar WNA itu berasal. “Kami menghormati permintaan yang bersangkutan untuk menjaga kerahasiaannya,” kata peraih medali emas tunggal putra Olimpiade Athena 2004 ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berminat mengikuti rekrutmen terbuka ini. Setelah berproses, inilah susunan terbaik yang dapat dihasilkan. Semoga ini menjadi fondasi awal perbaikan prestasi bulu tangkis kita,” kata Taufik. “Kami juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pelatih teknik yang pernah mengabdi di Pelatnas PBSI. Mereka berjasa besar bagi perkembangan bulu tangkis Indonesia. Tak sedikit yang mengantarkan atlet kita ke puncak prestasi. Kami harapkan mereka sukses dalam pengabdian selanjutnya setelah tidak di Pelatnas. Mereka tetap keluarga besar bulu tangkis Indonesia,” Taufik menambahkan. Pengumuman Pelatih Fisik dan Tim Pendukung Susunan pelatih fisik dan tim pendukung yang seyogyanya diumumkan pada 19 Desember 2024 juga mengalami pengunduran. “Ada beberapa detail proses yang membutuhkan waktu lebih panjang. Sudah saya instruksikan agar sebelum 30 Desember 2024 sudah diumumkan,” kata Taufik. Susunan Pelatih Teknik Pelatnas PBSI Kepala Pelatih: Mulyo Handoyo Tunggal Putra Mulyo Handoyo – Kepala Pelatih Utama Marlev M. Mainaky – Asisten Pelatih Utama Indra Wijaya – Kepala Pelatih Pratama Herli Djaenudin – Asisten Pelatih Pratama Tunggal Putri Imam Tohari – Kepala Pelatih Utama Nunung Subandoro – Asisten Pelatih Utama Wimpie Mahardi – Kepala Pelatih Pratama Adriyanti Firdasari – Asisten Pelatih Pratama Ganda Putra Antonius Budi A. – Kepala Pelatih Utama Thomas Indratjaja – Asisten Pelatih Utama Chafidz Yusuf – Kepala Pelatih Pratama Andrei Adistia – Asisten Pelatih Pratama Ganda Putri Karel L. Mainaky – Kepala Pelatih Utama Nitya K. Maheswari – Asisten Pelatih Utama Ade Lukas – Kepala Pelatih Pratama Prasetyo RB – Asisten Pelatih Pratama Ganda Campuran Rionny Mainaky – Kepala Pelatih Utama Amon Sunaryo – Asisten Pelatih Utama Muhammad Rijal – Kepala Pelatih Pratama Hendra Mulyono – Asisten Pelatih Pratama Sumber: PB Djarum

Indonesia Juara Umum Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024

Tim Indonesia berhasil menorehkan prestasi gemilang setelah tampil sebagai juara umum di ajang World Pencak Silat Championship ke-20 dan Junior World Pencak Silat Championship ke-5 yang berlangsung di Abu Dhabi. Indonesia tampil sebagai juara umum dalam dua kategori kompetisi. Di ajang World Pencak Silat Championship ke-20, Indonesia memimpin perolehan medali dengan 11 emas, 7 perak, dan 5 perunggu. Diikuti Vietnam dengan 10 emas, 3 perak, dan 3 perunggu, serta Malaysia di peringkat ketiga dengan 6 emas, 9 perak, dan 4 perunggu. Di kategori Junior World Pencak Silat Championship ke-5, Indonesia kembali menjadi yang terbaik dengan raihan 11 emas, 3 perak, dan 2 perunggu, disusul oleh Singapura di posisi kedua dengan 9 emas, 3 perak, dan 8 perunggu, dan Kazakhstan di tempat ketiga dengan 5 emas, 7 perak, dan 10 perunggu. Trofi untuk Juara Umum Senior World Pencak Silat Championship ke-20 diserahkan langsung Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, yang juga Deputi Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa) pada acara penutupan yang berlangsung di Abu Dhabi National Exhibition Centre (ADNEC), Minggu 22 Desember 2024. Sedangkan, trofi Juara Umum Junior World Pencak Silat Championship ke-5 diserahkan oleh Menteri Negara UAE, HE Ahmed Ali Al Sayegh. Kejuaraan ini melibatkan peserta dari 57 negara dengan total 1.100 peserta yang bertanding di enam arena di ADNEC Abu Dhabi. Dalam kejuaraan ini, tiga kategori utama dipertandingkan, yaitu Tanding, Seni, dan Eksebisi. Peserta dibagi ke dalam beberapa kategori, termasuk Pre-Junior, Junior, Senior, dan Master (eksebisi), yang dikelompokkan lebih lanjut berdasarkan kelas berat badan. Pada kategori Seni, pertandingan terdiri dari Perorangan, Ganda, dan Beregu (3 orang), yang juga dibagi dalam kategori putra dan putri. Struktur ini menunjukkan luasnya cakupan dan fleksibilitas Pencak Silat, serta mengakomodasi berbagai tingkat keahlian dan spesialisasi. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, yang juga menjabat sebagai Deputi Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa), mengatakan, prestasi Muhammad Wildan dan Nouval Zaid Fernando di Abu Dhabi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan seni bela diri tradisional Indonesia. Dengan semangat juang dan dedikasi, pencak silat tak hanya mampu bersaing di tingkat internasional tetapi juga menjadi kebanggaan bangsa.

Putri UPH College Back-to-back Champion di DBL Banten

UPH College Tangerang

Tim putri UPH College Tangerang berhasil mempertahankan gelar juara di Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Banten. Kepastian ini tidak mudah didapat. Pasalnya, mereka harus menghadapi SMA Kharisma Bangsa Tangerang Selatan hingga babak overtime. Namun, tim asuhan Milania Angela itu berhasil memastikan gelar juara usai mengalahkan KB Eagles (sebutan SMA Kharisma Bangsa Tangerang Selatan) dengan skor akhir 42-37, Sabtu 21 Desember 2024, di GOR Dimyati Tangerang. Semula, tim putri UPH College berhasil memimpin pertandingan sejak tip off dilakukan. Mereka memberikan jarak untuk KB Eagles hingga kuarter kedua berakhir. Hanya saja, KB Eagles yang berada di bawah tekanan mulai mengejar ketertinggalan. Terutama ketika memasuki kuarter empat. UPH College kehilangan sentuhannya ketika beranjak ke kuarter akhir, mereka hanya memasukkan 3 poin di kuarter empat. Meskipun demikian, UPH College sukses mempertahankan gelar juara usai menambah 7 poin di babak tambahan waktu. Carlene Orell berhasil memimpin laga dengan torehan 13 poin dan 9 rebound. Disusul oleh Felicia Chandra dengan double-double 11 poin dan 15 rebound. “Ini jadi hadiah terbaik buatku sih. Soalnya pertama kali bisa ngerasain champion bareng UPH College di DBL Banten,” ujar Felicia ketika ditemui usai pertandingan. Kemenangan UPH College hari ini juga bertepatan dengan Hari Bola Basket Sedunia 2024. Felicia mengaku, ia akan mengingat terus momen kemenangannya ini sebagai perayaan terbaiknya di Hari Bola Basket Sedunia 2024. “Ini momen terbaikku selama di basket. Habis menang ini, aku tetap akan mau main basket lagi. Pokoknya nggak mau cepet puas,” tukasnya. Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 digelar di 31 kota dan 23 provinsi se-Indonesia. Setiap tahunnya, DBL Indonesia memilih student athlete terbaik dari masing-masing kota untuk diseleksi menjadi DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp. Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 juga menampilkan AZA 3X3 Competition. Semua pertandingan Honda DBL with Kopi Good Day 2024-2025 disiarkan live di channel YouTube DBL Play. Sumber: DBL

Piala Soeratin U17: Duta FC Jadi Yang Terbaik

Duta FC

Duta FC berhasil meraih gelar juara nasional Piala Soeratin U17 setelah mengalahkan Persikopa Kota Pariaman dengan skor 3-1. Pertandingan final yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Jumat 20 Desember 2024, menampilkan performa luar biasa dari Duta FC, yang mendominasi permainan sejak awal hingga akhir. Gol pembuka dicetak oleh Fauzan Ahmada pada menit ke-27, diikuti oleh gol tambahan dari Ismail Siddiq pada menit ke-66 dan M Fajrin Teapon pada menit ke-77. Meski Persikopa mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Fabian Okta pada menit ke-86, upaya mereka tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan. Dominasi lini tengah dan serangan efektif yang ditunjukkan Duta FC menjadi kunci keberhasilan dalam pertandingan ini. Pada perebutan tempat ketiga, Persedikab Kabupaten Kediri mencatatkan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Hati Beriman FC Salatiga di Lapangan Banyuanyar, Surakarta, di hari yang sama dengan partai final. Desta Delas mencetak dua gol pada menit ke-27 dan 45+2, sementara dua gol tambahan lahir dari aksi Ferdi Eka pada menit ke-61 dan Ilyas Zaidan pada menit ke-89. Kemenangan ini mempertegas kualitas Persedikab sebagai salah satu kekuatan besar di kelompok usia ini. Bagi PSSI, Piala Soeratin U17 menjadi ajang pembuktian bagi talenta-talenta muda Indonesia. Keberhasilan Duta FC serta penampilan mengesankan tim-tim lainnya menunjukkan bahwa kompetisi ini terus menghasilkan pemain-pemain potensial yang siap mengangkat prestasi sepak bola nasional di masa depan.

Piala Soeratin U15: Gol Menit Akhir Bawa Josal FC Piaman Juara

Josal FC Piaman

Josal FC Piaman sukses meraih gelar juara Piala Soeratin U15 yang digelar oleh PSSI setelah mengalahkan Gabsis Sambas dengan skor dramatis 2-1 di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada Jumat 20 Desember 2024. Pertandingan ini berlangsung sengit hingga menit-menit terakhir, dengan Josal FC memastikan kemenangan melalui gol di masa tambahan waktu. Sejak awal pertandingan, Josal FC tampil agresif dan berhasil unggul terlebih dahulu dengan skor 1-0 di babak pertama. Namun, Gabsis Sambas tidak menyerah dan mampu menyamakan kedudukan di masa injury time. Ketika pertandingan tampaknya akan berlanjut ke babak tambahan, Josal FC mencetak gol penentu kemenangan di menit ke-90+5, yang membawa mereka keluar sebagai juara. Perjalanan Josal FC menuju final juga tidak mudah. Dalam babak semifinal yang digelar di Lapangan YIS, Sleman, pada Rabu 18 Desember 2024, mereka harus berjuang keras untuk mengalahkan wakil Aceh, Tamiang United, dengan skor tipis 2-1. Sementara itu, Gabsis Sambas memastikan tiket final setelah menang telak 5-0 atas Kepri Belia FC dalam laga yang berlangsung di Lapangan Purwobinangun, Sleman. Di pertandingan perebutan tempat ketiga, Tamiang United berhasil mengamankan posisi dengan kemenangan 3-2 atas Kepri Belia FC. Pertandingan ini digelar di Lapangan Purwobinangun, Sleman, pada Jumat 20 Desember 2024, di hari yang sama dengan partai final.

Piala Pertiwi U-17: Persib Putri Raih Gelar Juara

Persib Putri memastikan diri sebagai juara Piala Pertiwi U-17 setelah mengalahkan Raga Negeri dengan skor 2-1 dalam laga final yang berlangsung di Lapangan ASIOP, Jakarta, 19 Desember 2024. Kemenangan ini diraih dengan perjuangan keras setelah sempat tertinggal lebih dahulu di babak pertama. Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Kedua tim saling melancarkan serangan. Raga Negeri berhasil membuka keunggulan pada menit ke-36 melalui gol Kikka Putri. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Persib Putri, Kikka dengan tenang mengarahkan bola ke gawang, membawa Raga Negeri unggul 1-0 hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Persib Putri bermain lebih agresif dan mencoba mengatasi ketertinggalan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-74 saat wasit memberikan penalti setelah Nabila Saputri dijatuhkan di kotak terlarang oleh pemain Raga Negeri, Penila. Auliah Arifah yang dipercaya sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Hanya berselang empat menit, Persib Putri berhasil membalikkan keadaan melalui serangan balik cepat. Umpan terukur dari Nabila Saputri berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Wafi Fadilah. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Persib Putri, yang akhirnya menutup laga dengan skor 2-1. Di pertandingan sebelumnya, perebutan tempat ketiga berlangsung ketat antara Bina Sentra dan Arema FC. Kedua tim bermain imbang hingga waktu normal berakhir, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Bina Sentra tampil lebih tenang dan berhasil menang dengan skor 3-2. Piala Pertiwi U-17 tahun ini digelar sejak 12 Desember di Jakarta, dengan diikuti oleh 10 tim dari berbagai daerah. Kompetisi ini menjadi ajang unjuk kemampuan para pemain muda yang berbakat dan merupakan langkah penting dalam pembinaan sepak bola putri nasional.

Deretan Pembalap Muda Indonesia Akan Bertarung di Eropa 2025

Pembalap AHRS di ajang Internasional

Pembinaan balap PT Astra Honda Motor, terus berlanjut di 2025. Dua pembalap muda Veda Ega Pratama dan M. Kiandra Ramadhipa, akan memulai tantangan barunya di Eropa. Veda Ega Pratama, akan berlaga di FIM JuniorGP 2025. Peraih gelar juara pada Asia Talent Cup 2023 ini, akan menggunakan baju balap kebanggaan dari Astra Honda Racing Team saat bersaing dengan para pembalap muda dunia lainnya di ajang tersebut. Veda yang merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) tahun 2019, memiliki talenta balap yang kerap mencuri perhatian di lintasan balap, seiring dengan torehan prestasi yang ia capai. Hal inilah yang mengantarkan Veda menjadi pilihan AHM dan Dorna sports dalam ajang kejuaraan balap dengan jenjang yang lebih tinggi dan bergengsi yakni FIM JuniorGP. Seperti diketahui, Dorna Sports merupakan penyelenggara balap World Grand Prix yang juga mewadahi talenta pembalap muda dari berbagai negara dalam berbagai kejuaraan internasional. Salah satu garapan Dorna Sports, FIM Junior GP saat ini menjadi pijakan kuat para pembalap berbakat mancanegara sebelum melangkah ke jenjang balap yang lebih tinggi yaitu MotoGP. Dalam FIM Junior GP 2025, Veda merupakan pembalap binaan AHM yang menjadi bagian dari Junior Talent Team (JTT) bersama dengan pembalap dari negara lain seperti Jepang, Thailand, dan Inggris. “Senang sekali saya mendapat kesempatan luar biasa dari Astra Honda Motor. Balapan di JuniorGP memang salah satu mimpi yang saya kejar dan memenangkan kejuaraan ini. Meski JuniorGP menjadi balapan perdana saya di benua Eropa, saya bertekad untuk bisa memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia,” ujar pembalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta yang saat ini berusia 16 tahun itu. Persaingan di Eropa   Dukungan AHM untuk pembalap muda berbakat Tanah Air diwujudkan secara kuat melalui berbagai ajang balap internasional yang kompetitif. Pembalap binaan AHM lainnya, yakni M Kiandra Ramadhipa juga memiliki kesempatan untuk bersaing di ajang balap bergengsi di benua Eropa, yakni European Talent Cup (ETC). Prestasi Ramadhipa sebagai rookie di ajang Asia Talent Cup musim ini cukup gemilang. Dia berhasil mengisi posisi lima besar dan memenangkan dua podium tertinggi di ajang ATC. Selain berprestasi di ATC 2024, jebolan AHRS tahun 2022 yang masih berusia 15 tahun ini, juga bersaing di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 kelas Asia Production (AP) 250 dan berhasil mengisi posisi ketiga dalam klasemen akhir. “Ini kesempatan luar biasa dan memang saya nantikan untuk bisa segera merasakan balapan di level yang lebih tinggi. Tentu saya sangat berterima kasih kepada Astra Honda atas kesempatan dan dukungannya ini. Saya tidak akan sia-siakan kesempatan emas yang telah datang ini,” ujar Ramadhipa beberapa waktu lalu. Sumber: Oto Rider

Pegolf Junior dari 10 Negara Bersaing di Ajang PIIGC 2024

Suasana Press Conference Pondok Indah International Junior Golf Championship 2024

Pondok Indah Golf Club kembali menggelar turnamen Pondok Indah International Junior Golf Championship (PIIJGC) 2024. Kejuaraan junior internasional itu ditargetkan terus memunculkan bibit-bibit muda pegolf dari Indonesia. PIIJGC tahun ini memasuki edisi ke-11. Turnamen diselenggarakan di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, 17-19 Desember. “Kami memberikan kualitas kompetisi yang bagus kepada pemain-pemain junior. Dari turnamen ini kami berharap menelurkan banyak pemain junior yang bisa berbicara di level dunia,” kata Ketua Panitia Penyelenggara PIIJGC 2024, Michael Tjoajadi di Jakarta, Senin (16/12). Turnamen junior berlevel internasional tersebut merupakan salah satu ajang bergengsi yang dinantikan para pegolf junior tidak hanya dari Indonesia. Sebanyak 109 pegolf junior putra dan putri dari 10 negara akan bertanding pada edisi kali ini. Selain Indonesia ada Australia, Tiongkok, India, Korea Selatan, Malaysia, Swedia, Thailand, Inggris, dan Amerika Serikat. “Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kami akan menerapkan sistem shot gun. Biasanya kita menggunakan tee time, tapi tahun ini berbeda karena curah hujan sedang tinggi jadi perlu diantisipasi,” imbuh Tjoajadi. Terdapat tiga kelas yang akan dipertandingkan, yaitu A, B, dan C. Peserta ialah yang berusia 11 tahun sampai dengan 18 tahun kurang 1 hari. Banyak pemain top di level internasional pernah berpartisipasi di ajang PIIJGC, termasuk Atthaya Thitikul yang yang pernah menempati peringkat satu LPGA Tour. Dia menjadi juara PIIJGC pada edisi 2017. Selain itu, ada Princes Mary Superal (Filipina) juga merupakan juara pada 2014. Kedua pegolf tersebut kemudian menjadi juara ajang Simone Asia Pacific. Danthai Boonma yang menjadi juara pada edisi 2012 saat ini juga bermain di Asian Tour. Pegolf-pegolf Indonesia yang pernah menjadi juara di PIIGC yaitu Amadeus Christian Sutanto dan Lydia Hawila Stevany Sitorus (2019), Jonathan Wijono pada (2017), Kentaro Nanayama (2016), Alexander Valentino (2014), dan Fadli Rahman Soetarso (2013). Tahun lalu, PIIJGC dimenangi oleh pegolf Indonesia Rayhan Abdul Latief pada kelompok putra dan Elaine Widjaja pada kelompok putri. Ketua Pondok Indah Golf Club, Hafzan Taher, menyampaikan PIIJGC menjadi bentuk pembinaan yang terus digulirkan demi mendukung perkembangan golf untuk para junior Indonesia dan juga negara-negara lain. “Kami sangat gembira melihat banyak pegolf junior yang pernah ikut turnamen ini berhasil berprestasi di level profesional. Kami berharap suatu hari nanti ada pegolf Indonesia yang bisa ikut menjejaki kesuksesan itu,” kata Hafzan. Sumber: Media Indonesia

PBVSI Targetkan Pembinaan Pemain dan Regenerasi Timnas Pada 2025

Konferensi Pers Jelang Proliga 2025 Di Jakarta, Selasa (17/12/2024)

Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Imam Sudjarwo menargetkan pembinaan pemain dan regenerasi tim nasional Indonesia pada 2025, mulai untuk Livoli Divisi 1, Divisi utama, sampai kompetisi U-16, U-17, U-19 dan U-20. “Kami harapkan Proliga tahun 2025 nanti akan menghasilkan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya bisa bergabung di timnas yang akan berlaga di event-event internasional,” ujar Imam dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa. Imam lalu berharap Proliga 2025 menghasilkan atlet-atlet muda berkualitas, apalagi saat ini PBVSI mempunyai klub pembinaan pemain muda di Proliga, yakni Jakarta Garuda Jaya dan Yogyakarta Falcons. “Kemudian yang kedua untuk Proliga tahun 2025 ini juga menjadi ajang training camp khususnya untuk Garuda Jaya, yang akan bermain di AVC Challenge Under 21 di China yang akan dilaksanakan Agustus tahun 2025,” imbuh Imam. Pada 2025, PBVSI telah mempersiapkan timnas putra dan putri U-21 untuk bersaing dalam Piala Dunia U-21 tahun itu atau Volleyball Youth Championships 2025. Nantinya mayoritas pemain timnas Indonesia U-21 dihuni pemain-pemain Jakarta Garuda Jaya di sektor putra, dan Yogya Falcons di sektor putri. Volleyball Youth Mens Championships U-21 2025 dijadwalkan berlangsung di Jiangmen, China, mulai 18 hingga 31 Agustus 2025, sedangkan Volleyball Youth Womens Championships U-21 2025 diadakan di Surabaya, Jawa Timur mulai 7 hingga 17 Agustus tahun depan. Sumber: ANTARA

Liga Kompas U-14 2024/2025 Powered by BRI Jadi Ajang Pembinaan Calon Atlet Muda

Opening Liga Kompas U-14

Rangkaian Liga Kompas U-14 2024/2025 Powered by BRI resmi dimulai pada Minggu (15/12/2024) di Lapangan Kera Sakti, Puspitek, Tangerang Selatan. Pembukaan ajang tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, Direktur Commercial, Small, and Medium Business Bank Rakyat Indonesia (BRI) Amam Sukriyanto, serta Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta Dharmasaputra. Pertandingan yang akan berlangsung selama 15 pekan hingga Mei 2025 tersebut menjadi panggung emas bagi para calon atlet muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan, sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan. Selain itu, Liga Kompas U-14 2024/2025 Powered by BRI juga memberikan kesempatan bagi pelatih untuk menerapkan strategi pengembangan skill yang sesuai dengan standar profesional bagi para talenta muda. Erick Thohir menegaskan pentingnya Liga Kompas U-14 sebagai langkah strategis untuk membina atlet muda sejak dini demi masa depan sepak bola Indonesia yang lebih baik. “Kami melihat ini sebagai investasi jangka panjang, di mana pembinaan pemain muda menjadi kunci untuk menciptakan generasi atlet yang mampu bersaing di tingkat internasional. Kolaborasi antara PSSI, Harian Kompas, dan BRI ini merupakan contoh nyata bahwa sepak bola Indonesia membutuhkan dukungan yang komprehensif dari berbagai sektor,” kata Erick. Sementara itu, Sutta Dharmasaputra menjelaskan bahwa setiap musim Liga Kompas U-14 memiliki misi besar untuk mengirimkan pemain muda terbaik ke Gothia Cup di Swedia. KG memiliki tujuan akhir setiap musimnya memberangkatkan pemain terbaik dari Liga Kompas U-14 2024/2025 Powered by BRI mengikuti Gothia Cup di Swedia. “Melalui Liga Kompas U-14, kami ingin menciptakan ruang bagi para talenta muda untuk berkembang. Harapannya, ajang ini menjadi pijakan awal mereka untuk menggapai mimpi besar di kancah internasional,” ungkap Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Sutta Dharmasaputra. Sumber: Bola Sport

Para Pemecah Rekor Pemain Termuda di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia mencatatkan sejarah gemilang dengan kemunculan sejumlah pemain muda yang berhasil memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang tampil di level internasional. Kehadiran para talenta muda ini menunjukkan regenerasi yang menjanjikan bagi sepak bola nasional, membuktikan bahwa bakat-bakat Indonesia mampu bersaing di panggung internasional dan menjadi harapan besar dalam mengejar prestasi lebih tinggi. Siapa sajakah pesepakbola yang pernah memecahkan rekor pemain termuda di Timnas Indonesia? Arkhan Kaka (Persis Solo) Arkhan berhasil menjadi pemain termuda yang debut untuk Timnas Indonesia pada laga lawan Myanmar, Senin (9/12/2024). Saat ini, umurnya baru menginjak 17 tahun 3 bulan 7 hari. Tambahan informasi, Arkhan Kaka merupakan putra seorang pesepakbola bernama Purwanto Suwondo yang pernah main untuk banyak klub Liga Indonesia dari Semen Padang, Persebaya, PSBI Blitar, dan lain-lain. Ronaldo Kwateh (Muangthong United) Ronaldo Kwateh pernah memecahkan rekor debut pemain Timnas termuda. Kala itu, Timnas Indonesia melakoni friendly match lawan Timor Leste, pada hari Minggu (30/1/2022). Ronaldo Kwateh masuk di menit 46 dan berusia 17 tahun 3 bulan 8 hari. Tak hanya debut, Kwateh juga memberikan assist ke Ricky Kambuaya di match yang berkesudahan dengan kemenangan Indonesia 3-0 tersebut. Asnawi Mangkualam (Port FC) Asnawi menjalani debut untuk Timnas Indonesia tahun 2017 di friendly match melawaan Myanmar, Selasa (21/3/2017). Saat itu, umur Asnawi masih 17 tahun 5 bulan 17 hari. Di match ini, Asnawi masuk di menit 55 untuk menggantikan Hargianto. Namun, pada laga debutnya tersebut, Indonesia kalah 1-3 lawan Myanmar. Egy Maulana Fikri (Dewa United) Egy debut untuk Timnas Indonesia melawan Islandia di friendly match pada hari Minggu (14/1/2018). Waktu itu Egy starting dan turun dari menit pertama, umurnya masih 17 tahun 6 bulan 7 hari. Di match ini, Timnas yang dilatih sama Luis Milla kalah 1-4 lawan dari Islandia.

Arkhan Kaka Pecahkan Rekor Ronaldo

Arkhan Kaka

Arkhan Kaka menjadi pemain termuda yang debut dengan Tim Garuda. Rekor tersebut pecah ketika Timnas Indonesia berhadapan dengan Timnas Myanmar di Piala AFF 2024. Arkhan Kaka mencatatkan penampilan perdananya untuk Timnas Indonesia dalam usia 17 tahun, 3 bulan, dan 7 hari. Striker asal Persis Solo itu hanya unggul sehari dari pemegang rekor sebelumnya, Ronaldo Kwateh, yang bermain untuk Timnas Indonesia di umur 17 tahun, 3 bulan, dan 8 hari pada 27 Januari 2022. Rekor itu dibuat oleh Arkhan Kaka ketika bermain sebagai starter sewaktu Timnas Indonesia menang 1-0 atas Timnas Myanmar pada matchday pertama Grup B Piala AFF 2024. Berlaga di Thuwunna Stadium, Yangon, Senin (9/12/2024) malam WIB, Arkhan Kaka beraksi selama 45 menit sebelum digantikan oleh Victhor Detan pada jeda turun minum. Arkhan Kaka baru dipromosikan oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Sebelumnya, pemain yang pernah berselebrasi dance terminator ini adalah bagian dari timnas U-20. Selain Arkhan Kaka, tujuh pemain lainnya juga debut bersama Timnas Indonesia saat mengalahkan Myanmar meliputi Cahya Supriadi, Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas, Zanadin Fariz, Alfriyanto Nico, Victor Dethan, dan Robi Darwis. Sumber: Bola.com

Kawin Gelar. Putra Santu Petrus Resmi Bawa Pulang Champion ke-14

Selebrasi Tim putra SMA Santu Petrus Pontianak

Tim putra SMA Santu Petrus Pontianak menyusul kemenangan tim putri di Final Party Honda DBL with Kopi Good Day 2024 West Kalimantan pada Jumat, 13 Desember 2024. Resmi kawin gelar, tim putra SMA Santu Petrus menunjukkan kepantasannya untuk kembali menempati posisi Champion ke-14 (terhitung sejak 2011) di DBL West Kalimantan. Kepastian tersebut mereka peroleh setelah menaklukkan SMA Santo Paulus Pontianak dengan skor akhir 62-42. Meskipun begitu, bukanlah perjalanan yang mudah bagi SMA Santu Petrus Pontianak untuk mempertahankan gelarnya. Dipertemukan dengan SMA Santo Paulus Pontianak di laga malam hari tersebut, kedua tim benar-benar sukses membuat jantung para penonton di GOR Perbasi Pontianak berdebar kencang. Baru di kuarter pertama saja, permainan kedua tim tampak begitu cepat. Dibuktikan dengan skor kedua tim yang hanya berselisih lima poin saja hingga kuarter pertama usai yakni di angka 19-14. Lalu saat memasuki kuarter kedua, tim SMA Santo Paulus Pontianak seolah sedikit lengah. Hal tersebut membuat poin SMA Santo Paulus Pontianak makin terpaut jauh dengan SMA Santu Petrus Pontianak. Di kuarter kedua ini berakhir dengan skor 35-19. Dominasi SMA Santu Petrus makin terlihat di kuarter ketiga. Namun, saat menginjak kuarter keempat, sebenarnya SMA Santo Paulus Pontianak mulai memperlihatkan usahanya untuk mengejar ketertinggalan. Sayangnya, tim putra SMA Santu Petrus Pontianak seolah lebih cepat untuk merespon bola yang ia peroleh dan berhasil memimpin hingga pertandingan 40 menit tersebut usai dengan skor 62-42. Pada final malam hari tersebut, dua nama pemain SMA Santu Petrus Pontianak berhasil menyumbangkan dua digit angka untuk gelar Champion timnya. Mereka adalah Jeremy Stanley Wijaya Tai dengan 19 poin dan 5 rebound. Kemudian disusul Edbert Marchelyo yang mencatatkan 15 poin dan 3 rebound. “Final hari ini sangat seru dan challenging sekali dikarenakan lawan juga bermain ngotot untuk mendapatkan juara DBL Pontianak tahun ini,” ungkap Jeremy Stanley Tai usai final DBL Pontianak 2024. Dalam kesempatan tersebut, Jeremy juga menyampaikan bahwa timnya sempat tegang menghadapi final di malam hari tersebut. “Sangat tegang, tapi kami saling support dan memberikan motivasi kepada teman satu tim. Terbukti berhasil mengatasi ketegangan dan menang hingga akhir pertandingan,” ucap pemain kelahiran 2007 tersebut. Di penghujung perbincangan kami, ia pun menyempatkan untuk memberikan sebuah harapan pada adik kelasnya di tim basket putra SMA Santu Petrus Pontianak. “Semoga musim depan lebih baik dan persaingannya lebih ketat lagi biar lebih seru,” pungkas pemain yang duduk di bangku kelas XII itu.

Tak Tergoyahkan, Putri Santu Petrus Amankan Sembilan Kemenangan Beruntun

Potret tim putri SMA Santu Petrus Pontianak

Takhta Honda DBL with Kopi Good Day 2024 West Kalimantan masih menjadi milik tim putri SMA Santu Petrus Pontianak! Musim ini, mereka kembali melanjutkan tren kemenangan yang belum terpatahkan sejak 2015. Di partai puncak kali ini, putri Santu Petrus lagi-lagi bersua dengan SMA Santo Paulus Pontianak. Seperti yang diketahui, kedua tim ini memang langganan bertemu di lantai final DBL West Kalimantan. Selama pertemuan-pertemuan sebelumnya, para srikandi Santo Paulus belum pernah berhasil merebut trofi juara dari tangan rival lamanya. Nasib serupa ternyata juga terjadi di Final Party DBL West Kalimantan 2024 yang berlangsung pada Jumat, 13 Desember 2024. Kemenangan berhasil digenggam oleh putri Santu Petrus. Skuad asuhan Eka Setyawan ini mampu mengakhiri pertandingan dengan skor 58-41. Duel antara kedua tim sebetulnya sempat berjalan sengit di kuarter awal. Bahkan, pasukan Santo Paulus sukses menembus pertahanan musuhnya lebih dahulu dengan mencetak tripoin melalui aksi Jiefiana. Hanya berselang satu menit, putri Santo Paulus kembali mencatatkan angka di halaman statistik, sekaligus meninggalkan musuhnya dengan skor sementara 5-0. Tentu bukan situasi yang diinginkan oleh Santu Petrus. Namun, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk mengejar ketertinggalan. Pertengahan kuarter menjadi saksi atas keunggulan yang berbalik memihak Santu Petrus. Keunggulan tersebut rupanya mampu dipertahankan oleh para srikandi Santu Petrus. Bahkan, mereka semakin memperlebar margin di menit-menit berikutnya. Pada kuarter ketiga, Claretta Florensia dan rekan-rekannya pun sukses menorehkan 19 poin tambahan, sementara Santo Paulus hanya mencatatkan delapan poin. Skor sementara menjadi 50-27. Tersisa satu kuarter penentu. Pasukan Santo Paulus tidak lantas menyerah. Mereka semakin gencar melancarkan serangan, terlihat dari 14 poin yang berhasil ditambahkan. Lain halnya dengan Santu Petrus yang hanya mencatatkan delapan poin sepanjang kuarter keempat. Meski begitu, angka tersebut belum dapat mengantarkan kemenangan bagi Santo Paulus. Hingga peluit akhir dibunyikan, gelar juara resmi menjadi milik Santu Petrus. Sebanyak dua pemain Santu Petrus membukukan double-double. Pencapaian ini diawali oleh Vanessa dengan 11 poin dan 10 rebound, dilanjutkan Dominique Evelian Arwensky dengan 10 poin dan 10 rebound. Sementara, Claretta Florensia menyusul dengan torehan 11 poin dan 7 rebound. Di tubuh Santo Paulus, Vieny Gwenogia Theryatmadja nyaris mengamankan double-double. Ia meraih 10 poin dan 9 rebound, sekaligus menjadi satu-satunya pemain Santo Paulus yang menorehkan dua digit angka.