Cari Tim Nasional Indonesia Untuk Kejuaraan Dunia, Garena Resmi Buka Pendaftaran Free Fire Indonesia Masters 2021 Spring

Free Fire Indonesia Masters 2021 Spring

Jakarta, 8 Februari 2021 – Garena, perusahaan platform internet dengan pertumbuhan tercepat di dunia akan kembali mengadakan turnamen Free Fire terbesar di Indonesia, Free Fire Indonesia Masters (FFIM) 2021 Spring. Hadirnya FFIM 2021 Spring menjadi salah satu bentuk komitmen Garena Free Fire mendukung perkembangan ekosistem esports Indonesia melalui kompetisi. FFIM 2021 Spring memberikan kesempatan bagi seluruh pemain Free Fire untuk mewakili Indonesia sebagai atlet esports di turnamen tingkat dunia. Christian Wihananto selaku Produser Game Garena Free Fire Indonesia menyatakan, “Sebagai bagian dari komitmen kami dalam terus mengembangkan esports Indonesia melalui kompetisi, FFIM 2021 Spring ini kami hadirkan bagi seluruh survivors di berbagai daerah nusantara. Semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk bisa mewakili Indonesia di kejuaraan dunia, baik pemain baru maupun profesional, tanpa batasan dari sisi level skill maupun perangkat yang mereka miliki. Sistem turnamen ini memungkinkan terjadinya pertandingan yang seru dan tidak terduga, dimana tim-tim baru bisa saja tiba-tiba mencuri kemenangan dari tim profesional juara turnamen sebelumnya sekalipun” Memperebutkan hadiah total sebesar 800 juta rupiah, turnamen FFIM 2021 Spring juga akan menjadi titik awal perjuangan tim-tim Indonesia memperebutkan kesempatan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Pemenang dari turnamen FFIM 2021 Spring nantinya akan berkesempatan membawa nama Indonesia pada turnamen kelas dunia. “Kami mengajak dan membuka kesempatan bagi pemain di seluruh Indonesia untuk dapat turut bergabung di FFIM 2021 Spring, dan merasakan keseruan dalam turnamen Free Fire terbesar di Indonesia. Mari kita nantikan bersama kejutan apa yang akan dibawa generasi-generasi juara berikutnya dalam turnamen ini,” tambah Chris. Kesempatan Lawan Tim-Tim Terbaik dari Free Fire Master League Season III FFIM 2021 Spring juga memberikan kesempatan bagi siapapun untuk dapat bertanding melawan tim-tim terbaik turnamen Free Fire Master League (FFML) Season III. Seperti diketahui, FFML Season III yang saat ini masih berlangsung merupakan turnamen yang mempertandingkan tim profesional maupun semi-profesional dalam dua divisi, dengan nama-nama besar seperti EVOS Esports, RRQ Hades, ONIC Olympus, Aura Esports, dan Island of Gods. Menyambut baik pembukaan FFIM 2021 Spring, perwakilan pemain Evos Esports, Regi “EVOS.MR05” Pratama, juara FFIM 2020 Fall tahun lalu mengatakan, “Tim kami menjadi bukti dari perjuangan tanpa lelah sepanjang Free Fire Indonesia Master sejak musim pertama di 2019 lalu. Berkali-kali membawa nama Indonesia di kancah internasional, kami sangat menantikan kehadiran jagoan-jagoan Free Fire berikutnya di FFIM 2021 Spring. Bagi semua Survivors di Indonesia, ayo daftar dan bertanding di turnamen FFIM 2021 Spring dan tunjukkan skill kalian di The Arena! #IMReady.” Survivors dari seluruh Indonesia bisa mendaftarkan timnya untuk berpartisipasi di babak Open Qualifier FFIM 2021 Spring melalui mode turnamen dalam game yang dinamai The Arena. Syarat yang perlu dipenuhi oleh pemain yang ingin berpartisipasi adalah mencapai minimal level 40 dan rank Diamond 1 pada profil pemain mereka. Pendaftaran FFIM 2021 Spring dibuka pada  tanggal 8 – 14 Februari 2021. Sementara itu, rangkaian pertandingan Open Qualifiers FFIM 2021 Spring akan dimulai pada hari Minggu, 14 Februari 2021 (pukul 13:00 – 18:00 WIB). Informasi lebih lanjut mengenai turnamen FFIM 2021 Spring dapat dapat dilihat di: https://turnamen.ff.garena.co.id/ffim-2021-spring/ Daftarkan tim terbaikmu sekarang dan jadilah tim nasional Indonesia!

Demi Pembinaan Pemain Masa Depan, Robby Darwis Buka Akademi Sepakbola

Demi Pembinaan Pemain Masa Depan, Robby Darwis Buka Akademi Sepakbola

Legenda Persib Bandung, Robby Darwis, resmi membuka akademi sepakbola. Akademi ini diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit baru pemain sepakbola berkualitas di Tanah Air, khususnya di daerah Jawa Barat. Akademi sepakbola yang dinamakan ‘Robby Darwis Football Academy’ ini dibuka di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpom) AD, Kota Cimahi. Tak tanggung-tanggung, akademi ini dipersiapkan untuk membina pemain muda dengan fasilitas yang lengkap. “Pokoknya dengan fasilitas ini jarang di Bandung, saya optimistis bisa memberi kontribusi yang bagus bagi pemain yang ingin maju dan mencari bibit-bibit untuk klub dan juga tim nasional,” kata Robby, Jumat (5/2), dilansir Republika.com. “Fasilitas lainnya, ada mes, masjid, lapangan indoor dan outdoor, menurut saya itu sudah cukup membuat akademi dan ada ruangan pertemuan untuk diskusi orang tua dan untuk belajar dari instruktur guna memperdalam pelatih-pelatih. Itu semua sudah dipersiapkan. Jadi semua yang menjadi syarat berdirinya akademi, saya rasa sudah cukup di Pusdikpom,” papar Robby Darwis. Diakui oleh Robby, akademi itu memang lebih fokus kepada fasilitas dulu, baik indoor maupun outdoor, agar para siswa, terutama yang masih bersekolah bisa merasa nyaman. Siswa yang dari luar Kota Cimahi dan Bandung bisa sekaligus bersekolah karena adanya kerjasama antara akademi dengan lembaga pendidikan. “Jadi kami bekerjasama dengan sekolah, baik SMP maupun SMA, hingga antar-jemputnya juga siap. Jadi akademi sepak bola yang kami buat ini tidak asal bikin,” jelas Robby. Mengenai pemilihan tempat akademi, yaitu kompleks Pusdikpom Cimahi, Robby mengatakan agar para siswanya bisa menjaga mental dan membangun karakter. “Nanti akan ada kedisiplinan dari Pusdikpom, yang mana untuk membangun mental itu bisa kuat dan memahami karakter sebagai pemain sepak bola,” ujar Robby. Robby membuka akademi ini untuk peserta kelompok usia 9-10 tahun dan 16-17 tahun. Setelah itu, kata dia, rencananya dibuat program berkelanjutan sehingga para peserta akademi bisa diteruskan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan lebih jauh. Untuk membantunya menjalankan akademi, Robby menggandeng sejumlah mantan pemain Persib Bandung. Beberapa di antaranya disebut Yudi Guntara, Asep Sumantri, Anwar Sanusi, Cecep Supriatna, serta Dede Iskandar. “Untuk pelatih, saya mengambil dari mantan Persib yang memang bisa bantu saya,” bebernya. “Mereka juga dengan senang hati ingin memajukan akademi dan membagi pengalaman bagi siswa di sini,” pungkas Robby.

Syahrian Abimanyu Resmi Perkuat Klub Australia

Syahrian Abimanyu Resmi Perkuat Klub Australia

Akhir pekan ini, media massa olahraga disibukkan dengan berita-berita kepindahan pemain antar klub. Tak terkecuali para pesepakbola asal Indonesia yang telah merampungkan proses kepindahan mereka. Salah satunya Syahrian Abimanyu yang telah resmi bergabung dengan klub Australia, Newcastle Jets. Abimanyu bergabung dengan status pinjaman dari klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT). Ia akan bertanding di kasta tertinggi Liga Australia yakni A-League hingga akhir musim ini. “Newcastle Jets dengan bangga mengumumkan kedatangan Syahrian Abimanyu dengan status pinjaman untuk musim 2020/21,” tulis pernyataan resmi Jets. Pemain berusia 21 tahun tersebut bergabung bersama Newcastle Jets sebagai bagian dari kebijakan JDT. Dalam klausul kontrak dengan JDT, Abimanyu disebut bakal dipinjamkan ke klub lain pada musim pertama untuk menambah jam terbang. Selain itu, karena slot pemain asing JDT sudah terisi penuh. Dengan bergabungnya Abimanyu, ia diharapkan bisa membantu Newcastle Jets bangkit di sisa musim. Sejauh ini, tim asal New South Wales itu sedang berada di urutan terbawah klasemen sementara A-League dengan 4 poin dari 6 laga. “Dia masih muda tapi memiliki teknik bermain yang dibutuhkan sebagai pemain bernaluri menyerang,” ujar Manajer Operasional Sepakbola untuk Newcastle Jets, Joel Griffiths. “Dia juga pemain yang tak egois. Mentalitas bermain di tim utama yang dimiliki olehnya membuat saya yakin dia akan langsung cocok dengan tim kami,” sambungnya. Saat ini, Syahrian Abimanyu sedang menjalani karantina di Sydney. Ia juga baru bisa bermain membela Newcastle Jets setelah bursa transfer Liga Australia dibuka pada 16 Februari mendatang. Berposisi sebagai gelandang, Abimanyu mengawali karir sepakbolanya bersama SSB Jaya Mandiri Bogor dan Jakarta Football Academy. Kemudian, pada tahun 2016, ia melanjutkan karir juniornya bersama klub La Liga, Spanyol, Levante. Pada tahun 2017, ia kembali ke Indonesia untuk merumput bersama Persija Jakarta. Usai dari Persija, Abimanyu memulai karir seniornya bersama Sriwijaya FC pada tahun 2018. Pada debutnya tersebut, Abimanyu tampil sebanyak 8 kali. Pada musim yang sama, Abimayu pindah ke Madura United usai mencatatkan 20 penampilan dalam dua musim di sana. Setelah dari Madura United, barulah ia mencoba peruntungan dengan bergabung bersama JDT. Di level tim nasional, Syahrian Abimanyu adalah langganan timnas sejak Timnas Indonesia U-16. Ia juga terdaftar dalam skuat Timnas Indonesia untuk SEA Games 2019 di Filipina. View this post on Instagram A post shared by newcastlejetsfc (@newcastlejetsfc)

Mengenakan Batik, Bagus Kahfi Resmi Diperkenalkan FC Utrecht

Mengenakan Batik, Bagus Kahfi Resmi Diperkenalkan FC Utrecht

FC Utrecht telah resmi memperkenalkan Bagus Kahfi sebagai pemain mereka pada Jumat (5/1/2021) sore WIB. Dalam perkenalannya tersebut, Bagus tampak mengenakan batik berwarna coklat-hitam sembari difoto dengan memegang kostum kebanggaan FC Utrecht. Bagus Kahfi akan bersama dengan klub yang bermarkas di Stadion Galgenwaard tersebut hingga pertengahan tahun 2022 dengan opsi perpanjang kontrak selama dua tahun.   Meski dikenalkan oleh akun tim utama, Bagus Kahfi tak akan langsung tampil bersama FC Utrecht senior. Dia akan lebih dahulu diasah performanya di Jong FC Utrecht, tim usia muda yang tampil di Jupiler League, atau kompetisi kasta kedua Liga Belanda. Nama Bagus Kahfi mulai santer dibicarakan pencinta sepak bola Indonesia sebagai bakat muda usai penampilannya di timnas Indonesia kategori U-16 dan U-19 besutan Fakhri Husaini. Kala berada di timnas Indonesia U-16, dia membawa skuad Garuda Muda juara Piala AFF U-18 tahun 2018. Kemudian pada timnas Indonesia U-19, nama Bagus Kahfi tercatat sebagai pemain tersubur di ajang Piala U-18 AFF tahun 2019. Kemampuan tersebut yang membuat Bagus mendapatkan pujian dari Direktur Teknik FC Utrecht, Jordy Zuidam. “Bagus itu pemain yang kreatif dan mempunyai kemampuan teknik, dengan dribble yang bagus,” kata Zuidam di situs resmi FC Utrecht. “Dia sudah terbukti di klub dan tim muda Indonesia bahwa dia mempunyai kemampuan mencetak gol. Untuk Bagus, melangkah dari Indonesia ke Eropa merupakan salah satu yang besar,” lanjutnya. “Oleh karena itu, kami akan memberinya kesempatan untuk melakukan aklimatisasi dengan tim U-18. Di sana dia bisa beradaptasi dan menyatu dengan program kami. Kami akan melakukan apapun yang kami bisa untuk bisa melakukan pengembangan lebih lanjut, Bagus bersama kami dan melihat kesempatan dari ini,” kata dia menambahkan. Bagus Kahfi menjadi segelintir pemain muda Indonesia yang berkarier di Benua Eropa seperti Egy Maulana Vikri (Lechia Gdanks/Polandia), Witan Sulaeman (FK Radnik Surdulica/Serbia), dan Brylian Aldama (HNK Rijeka/Kroasia). View this post on Instagram A post shared by FC Utrecht (@fc_utrecht)

Jaring Atlet Berpotensi, Polda Sumbar Gelar Kejurda Menembak

Jaring Atlet Berpotensi, Polda Sumbar Gelar Kejurda Menembak

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar lomba Kejuaraan Daerah (Kejurda) menembak yang diikuti 16 klub dari Provinsi Sumbar dan Jambi yang digelar di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumbar pada Rabu. Kejurda ini memiliki beberapa tujuan, diantaranya yaitu guna menjaring atlet berpotensi daerah. Selain itu, menurut Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Toni Harmanto, mengatakan kejuaraan daerah menembak tahun ini bertujuan sebagai ajang evaluasi bagi atlet sejauh mana peningkatan prestasi yang mereka raih. “Kita semua mengetahui bahwa latihan terbaik adalah bertanding,” tegas Toni Harmanto, dilansir dari Antara. Lebih lanjut, Kejurda ini digelar dalam menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (POPNAS) 2021, Kejuaraan Nasional (KEJURNAS) 2021 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2021. Ia mengatakan Pengprov Perbakin Sumbar sedang gencar-gencarnya melaksanakan pertandingan baik untuk bidang berburu, bidang reaksi maupun bidang tembak sasaran. Pihaknya akan menjaring atlet yang potensi dari berbagai kabupaten kota untuk dilakukan pembinaan dalam program Pengprov Perbakin Sumbar. “Untuk itu saya harapkan kepada seluruh atlet agar dapat termotivasi untuk lebih berprestasi secara maksimal,” kata dia. Toni Harmanto yang juga menjabat sebagai Ketua Pengprov Perbakin Sumbar ini juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kejuaraan tersebut. Ia turut berpesan kepada para juri serta petugas di lapangan ia meminta mereka selalu menegakkan aturan dan ketentuan yang berlaku sehingga kejuaraan daerah menembak Piala Kapolda Tahun 2021 ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar. “Kepada seluruh atlet saya ucapkan “Selamat Bertanding”, ikuti seluruh aturan yang tertuang dalam petunjuk teknis dan raihlah prestasi setinggi-tingginya dengan selalu mengedepankan nilai kebersamaan dan sportivitas. tetap jaga keselamatan pribadi dan rekan-rekan selama pertandingan dilaksanakan,” pungkasnya.

Resmi! Asnawi Bela Ansan Greeners FC

Resmi! Asnawi Bela Ansan Greeners FC

Setelah kabar mengenai kepindahannya kian kencang, Asnawi Mangkualam Bahar akhirnya secara resmi telah dipinang oleh Ansan Greeners FC, klub K-League 2 di Korea Selatan. Asnawi telah mengucapkan salam perpisahan kepada PSM Makassar klub yang telah ia bela selama 4 tahun. Ia mengaku jika bermain di luar negeri merupakan cita-citanya sejak kecil. Ia menjelaskan bahwa ada beberapa klub luar negeri yang menginginkannya. Namun, Ansan Greeners FC, lah, yang paling serius. Ketika kesempatan tersebut datang, ia pun seakan tidak mau melewatkannya begitu saja. Terlebih, PSM sangat mendukung keputusan Asnawi untuk bermain di luar negeri dan mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. “Karena memang impian saya sejak kecil bermain di luar negeri. Alhamdulillah baru sekarang mendapat tawaran bermain di luar,” kata Asnawi, dilansir dari Detik.com. “Saya sudah 4 tahun menunggu dan Alhamdulillah tahun ini bisa terwujud. Ada beberapa, sih, cuman yang lebih serius yah Ansan,” ujar pemain berusia 21 tahun tersebut. Bagi Asnawi, kiprahnya di kompetisi dalam negeri sejauh ini serasa kurang lengkap karena belum bisa mewujudkan impian masa kecil. “Karena prinsip saya percuma saya berprestasi di Indonesia tapi salah satu impian saya belum terwujud,” tegasnya. Dalam kesempatan berbeda sebelumnya, PSM Makassar yang menjadi klub Asnawi Mangkualam sebelum menuju Ansan Greeners FC sudah turut menyatakan harapannya agar pemain timnas Indonesia itu bisa unjuk gigi di Korea. “PSM Makassar dan Klub K-League 2 Ansan Greeners FC menyepakati melepas pemain Asnawi Mangkualam Bahar,” kata Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim saat dikonfirmasi, Jumat (29/1/2021). “Meski kontraknya masih tersisa semusim, PSM Makassar bersedia melepas demi pengembangan karier sang pemain. Apalagi di tengah situasi sepakbola dalam negeri yang tidak pasti,” tambahnya. “PSM Makassar berterimakasih atas dedikasi Asnawi dan mendoakannya sukses di Ansan Greneers FC, bisa mengharumkan nama PSM Makassar dan Indonesia. Semoga Ansaan Greneers terus meraih kesuksesan di masa-masa mendatang,” pungkas Sulaiman. Asnawi dikabarkan telah menandatangani kontrak berdurasi 1+1 pada tanggal 19 Januari lalu. Kabar kepindahannya pertama kali ditulis oleh KBS, sebuah media Korea Selatan beberapa waktu lalu. Ada fakta menarik dibalik kepindahan Asnawi. Rupanya ada peran pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, dalam transfer itu. Shin Tae-yong rupanya memberi rekomendasi buat Asnawi Mangkualam, yang ia sebut sangat layak untuk bermain di kompetisi Korsel setelah beberapa kali melihat permainannya. “Pemain ini (Asnawi) nomor 1 di hati saya. Dia pemain yang tak akan saya sesali (untuk direkomendasikan),” kata Shin Tae-yong.

Dua Karateka Junior Bogor Naik Podium di Kejuaraan Dunia Karate 2020

Dua Karateka Junior Bogor Rebut Rebut Juara Dunia Karate 2020

Dua karateka cilik asal Bogor, Zahira dan Zahran, mencatat prestasi membanggakan dengan menyabet gelar di Kejuaraan Dunia Junior Karate 2020. Berkat torehan tersebut, keduanya diundang secara khusus untuk bertemu dengan Bupati Bogor, Hj Ade Yasin, SH. Undangan tersebut diberikan setelah Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin, mengatur semua agenda pertemuan Zahira dan Zahran dengan orang nomor satu di Kabupaten Bogor yang terjadi pada Kamis, 28 Januari 2021. Zahira dan Zahran hadir bersama dengan kedua orang tuanya dan didampingi oleh Junaidi Samsudin serta Ketua Umum FORKI Kabupaten Bogor, Alek Purnama Johan, saat diterima Ade Yasin di Pendopo Bupati Bogor, di Cibinong. “Saya sangat senang dan bangga atas prestasi yang diraih Zahira dan dan Zahran. Pagi ini Zahira dan Zahran jadi tamu istimewa saya,” ujar Ade Yasin, dilansir dari ANTV Klik. Ade Yasin sangat kagum atas raihan prestasi dua karateka anak anak yang telah mengharumkan Kabupaten Bogor di kancah karate dunia dengan menjadi juara 1 dan juara 3. “Ini harus jadi motivasi para atlet lainnya yang berada dinaungan semua cabor anggota KONI Kabupaten Bogor. Saya berharap Zahira dan Zahran akan terus mengukir prestasi emas di masa datang. Apalagi perjalanan karirnya masih sangat panjang,” harap Ade Yasin. “Kedepan harus lebih banyak atlet-atlet juara dunia dari Kabupaten Bogor. Bukan hanya dari olahraga karate, tapi juga dari cabang-cabang olahraga lainnya,” pungkasnya. Pemilik nama lengkap Zahran Kautsar Fortius Kamarullah (10) dan Zahira Aulyanissa Putri Kamarullah (7) berjaya dalam Kejuaraan dunia Karate Championship 30-31 Desember 2020 secara Virtual. Keduanya saat ini tercatat sebagai Siswa di SDN Nyalindung, Desa Mampir, Kecamaran Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Zahran menduduki posisi ketiga se­bagai juara Kata U-11 dan Zahira berhasil tampil sebagai juara Kata Pra Usia Dini Putri. Zahran merupakan anak dengan usia termuda yang telah mencapai tingkatan sabuk hitam pada INKADO se-Indonesia sejak berusia sembilan tahun. Zahran dan Zahira mulai berlatih karate pada usia masing-masing empat tahun. Mereka juga sudah mulai mengikuti kejuaraan karate sejak 2017 pada tingkat provinsi dan meraih juara kedua pada KUMITE Pra Usia Dini Putra. Sedangkan Zahira mulai mengikuti kejuaraan Karate sejak 2018 di Jakarta yang juga meraih juara kedua pada kategori Pra Usia Dini Putri.

Banyak Pegolf Junior Mentereng, PGI Bali Optimis Cetak Atlet Berprestasi

Banyak Pegolf Junior Mentereng, PGI Bali Optimis Cetak Atlet Berprestasi

Tiga pegolf junior asal Pulau Dewata yakni Kenneth Henson Sutianto, Abigail Rhea Soeryo Wiharko, dan Margoz Kamengmau mampu meraih prestasi pada turnamen golf bertajuk Gobar Junior Golf yang berlangsung pada tanggal 30-31 Januari kemarin. Turnamen yang digelar di Lapangan Royal Golf Club West-North Course, Jakarta, tersebut, Kenneth mampu keluar sebagai juara 1 untuk kategori B. Sementara dua rekan lainnya, Abigail Rhea Soeryo Wiharko mampu keluar sebagai runner up pada kategori C dan Margoz Kamengmau tampil sebagai juara IV kategori C . Berkat torehan ketiganya, Persatuan Golf Indonesia (PGI) Bali memberikan apresiasi. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Pembinaan Golf Junior PGI Bali, Komang Darmawan. Menurut Komang, sudah banyak yang mulai terasah bakat dan talentanya hingga mampu mengukir prestasi di level nasional. “Kami akui saat ini banyak pegolf belia yang berusia sampai dengan 7 tahun yang mulai belajar pegang stick, dan memukul bola golf,” sebut Komang Darmawan, dilansir dari Bali Post. Oleh sebab itu, dirinya mengaku optimis Bali mampu menelurkan pegolf junior yang mampu berprestasi di kancah nasional. Ia pun bangga dengan geliat pembinaan pegolf junior di Pulau Bali yang cukup gencar. Hal ini terbukti tiap penyelenggaraan event bulanan, pesertanya mencapai 30-35 atlet. Bahkan, putra putri pekerja golf di Bali Handra banyak yang mulai menekuni olahraga ini. Untuk event selanjutnya, PGI Bali sedang bersiap untuk menggelar event bulanan junior. Semestinya, event tersebut berlangsung pada bulan Desember 2020. Karena adanya peraturan PSBB dan PPKM, maka diundur menjadi tanggal 30-31 Januari kemarin. Namun, lagi-lagi kembali harus di-reschedule karena berbarengan dengan Gobar Junior Golf di Jakarta. “Oleh karena jadwalnya berbarengan dengan event nasional di Jakarta, maka turnamen bulanan junior ditunda lagi menjadi hari Minggu (7/2/2020) di Sanur,” jelas Komang Darmawan. Lebih lanjut, Komang Darmawan menjelaskan hingga kini sudah terdaftar 27 pegolf yang masuk dalam kategori U-10 dan kategori usia 15-18 tahun.

Demi Tampil di PON, Mayra Tingkatkan Porsi Latihan

Demi Tampil di PON, Mayra Tingkatkan Porsi Latihan

Wisesya Mayraina Putri Kinasih atau yang akrab disapa Mayra merupakan salah satu perenang junior asal Bajarmasin, Kalimantan Selatan. Usianya masih terbilang dini, yakni baru menginjak 14 tahun. Namun, prestasi yang telah diraih sudah banyak. Baru-baru ini, ia memasang target untuk bisa tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON). Mayra pertama kali ingin menjadi atlet renang setelah merasa kagum atas prestasi yang diraih oleh teman-temannya yang pada saat itu yang berhasil juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Semenjak itu, Mayra termotivasi juga untuk menjadi atlet renang. Pada tahun 2014, Mayra pun memulai karirnya sebagai perenang. Hingga saat ini, ia telah menorehkan berbagai prestasi, diantaranya peraih juara 1 O2SN SD tingkat provinsi tahun 2016, peraih 3 emas di Popda 2017, peraih 3 emas, 2 perak, 1 perunggu di Popda 2019 dan peraih 3 emas, 3 perak, 2 perunggu di Kejurprov Renang 2019. Semua prestasi yang ia raih didapatkan setelah menempuh proses yang tidak mudah. Sejak menggeluti olah raga renang pada 2014 lalu, latihan keras rutin dilakukan bahkan sebelum ia pergi ke sekolah. Saat subuh, ia melatih fisiknya dengan melakukan joging dan diteruskan latihan renang saat sore harinya. “Dari subuh sampai jam 7, terus latihan dilanjutkan setelah pulang sekolah,” ujar Mayra, dilansir dari Banjarmasin Post. Ia pun memiliki pengalaman berkesan pada Popda 2017 lalu. Saat itu Mayra yang masih kelas 5 Sekolah Dasar berhasil naik podium juara mengalahkan pesaingnya yang merupakan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Ia pun telah kini telah masuk ke SMP dan memperkuat kontingen Banjarmasin beserta Pelindo III Swimming Club. Disana ia difokuskan di gaya kupu jarak menengah dan gaya ganti jelang Kejurprov tahun ini. Meskipun sudah menorehkan berbagai prestasi di tingkat daerah, namun Mayra masih memiliki target yang belum tercapai. “Ingin lebih berprestasi, bisa masuk PON dan menjadi juara,” harapnya.

Pandemi Belum Usai, Osaka International Challenge 2021 Dibatalkan

Pandemi Belum Usai, Osaka International Challenge 2021 Dibatalkan

Turnamen bulu tangkis untuk atlet junior bertajuk The Yonex Osaka International Challenge 2021, resmi dibatalkan. Asosiasi Bulu Tangkis Jepang atau dikenal Nippon Badminton Association (NBA) mengeluarkan pengumuman tersebut dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (30/1) waktu setempat. Pandemi Covid-19 yang belum juga mereda menjadi faktor utama turnamen yang awalnya direncanakan digelar pada 31 Maret hingga 4 April tersebut dibatalkan. “Osaka International Challenge untuk pemain muda dibatalkan, karena sulit untuk menjamu pemain asing di bawah peraturan imigrasi saat ini,” kata Asosiasi Bulu Tangkis Jepang, seperti dikutip dari AFP. Pembatalan tersebut terjadi hanya enam bulan jelang gelaran Olimpiade Tokyo, yang jika terlaksana akan dimulai pada 23 Juli 2021, yang semula dijadwalkan pada 2020 namun batal karena terkendala pandemi. Seorang juru bicara asosiasi mengatakan bahwa dia prihatin dengan nasib kompetisi bulutangkis lainnya yang digunakan sebagai kualifikasi untuk Olimpiade. “Kami khawatir apakah pertandingan yang dijadwalkan pada Maret dan seterusnya – yang akan digunakan sebagai bagian dari proses seleksi atlet Olimpiade – akan diadakan sesuai jadwal,” jelasnya. Sebagian besar wilayah Jepang, termasuk Tokyo dan kota barat Osaka, saat ini tengah berada dalam keadaan darurat akibat lonjakan kasus virus corona. Hal itu berimbas pada penutupan perbatasan untuk hampir semua orang asing, tidak terkecuali atlet. Keadaan darurat, yang saat ini diterapkan di daerah yang terkena dampak akan tetap berlaku hingga setidaknya 7 Februari. Secara keseluruhan, Jepang telah mencatat lebih dari 5.400 kematian sejak pandemi dimulai awal tahun lalu, dikutip dari Kantor Berita RMOL.

Kapolres Jayapura Beri Dukungan Kepada Atlet Timnas U-15 Asal Papua

Kapolres Jayapura Beri Dukungan Kepada Atlet Timnas U-15 Asal Papua

Papua menjadi daerah penyumbang pesepak bola penuh talenta dalam sejarah sepak bola di Indonesia. Banyak pemain yang akhirnya punya nama besar yang berasal dari provinsi paling timur di Indonesia ini. Regenerasi pesepakbola asal Papua pun terus berlangsung. Baru-baru ini, ada 9 wonderkid asal Papua yang tergabung di Timnas Indonesia U-15. Ke-9 pemain tersebut yaitu, Mikael Tata, Rhoben Pulanda, Sewori Aisoki, Marcello Buara, Kosmas Kamarka, Richardo Kaka Youwe, Donny Yoku, Desman Wakerkwa dan Adriano Manuri. Mereka diundangan untuk datang bersama orang tua masing-masing ke Command Centre Polres Jayapura dan dilanjutkan ke Stadion Lukas Enembe di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, untuk memenuhi panggilan dari Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, Kamis, 28/01 pagi. Menurut Victor, undangan khusus ini sengaja dilakukan untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para pemain yang akan kembali menempuh pendidikan umum dan sekolah sepak bola di Bandung Jawa Barat, usai liburan natal 2020. “Ini adalah momen yang tidak datang dua kali, sehingga harus dimanfaatkan dengan baik. Tetap berkarya dan berjuang dengan membawa nama baik keluarga dan Papua pada umumnya,” kata Victor kepada 9 pemain sepak bola U-15 asal Papua. Victor meyakinkan ke-9 atlet muda asal Papua bahwa mereka tak salah jalan dengan membangun karakter yang baik sejak usia remaja. “Pintar saja tidak cukup jika tidak mempunyai karakter yang baik. Sebagai anak Papua harus maju, terus bersaing dengan hal – hal positif dan selalu berdoa. Jika masih ada yang kurang, masih ada yang salah, tetap harus berdoa,” Victor terus memberikan motivasi. Dirinya juga memberikan dukungan kepada orangtua pemain yangtetap berperan aktif untuk mengingatkan apa yang kurang maupun hal-hal positif yang harus dilakukan kepada anak-anaknya dalam berprestasi. Pertemuan yang dilakukan Kapolres Jayapura bersama ke-9 pemain sepak bola muda asal Papua bukan yang pertama kali. Tahun 2019 juga pernah dilakukan pertemuan kepada atlet sepak bola muda Papua sebelum berangkat mengikuti turnamen internasional Iber Cup Estoril di negara Portugal.

Terpilih Jadi Ketum, Luhut Ingin Bawa Atletik Lebih Berjaya

Terpilih Jadi Ketum, Luhut Ingin Bawa Atletik Lebih Berjaya

Setelah 42 tahun, PB PASI memiliki ketua baru. Luhut Binsar Pandjaitan terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum PB PASI 2021-2025. Di kepemimpinannya, Luhut ingin pembinaan atletik berbasis data agar prestasi lebih optimal. Selain itu, Luhut menuturkan jika ia ingin membawa atletik Indonesia lebih berjaya melebihi era Bob Hasan. Bob Hasan sendiri merupakan mantan Ketua Umum PB PASI yang meninggal dunia karena sakit pada 31 Maret 2020 lalu. Luhut menjelaskan, prioritas utamanya saat ini yaitu mencari pelatih yang bagus. “Saya cukup hafal, (cara) melatih bagaimana. Saya melihat apa yang dilakukan Bob Hasan ini sudah bagus dan mau atletik berkembang dengan baik. Saya akan mengupayakan tempat yang bisa mendorong atletik kita bisa lebih baik, bisa dapat pelatih yang bagus,” ujar Luhut. Kepada wartawan via konferensi pers virtual, Luhut Binsar mengaku sering menyaksikan atletik di masa senggang. “Saya setiap hari treadmill rata-rata 50 menit sampai 1 jam 15 menit, sampai 1 jam 30 menit setiap Sabtu-Minggu. Saat treadmill pasti nonton YouTube. Bertahun-tahun ini saya lihat atletik dan renang karena saya dulu perenang,” ujarnya. Luhut Binsar maju sebagai calon tunggal usai lebih dulu mengeluarkan surat pernyataan bersedia menjadi Ketua Umum PB PASI, 19 Januari lalu. Ini bukan kali pertama dirinya terlibat dalam dunia olahraga. Luhut Binsar pernah jadi Ketua Umum Federasi Karate-Do Indonesia (PB FORKI) periode 2001-2010. Ucapan selamat atas terpilihnya Luhut juga disampaikan eks pelari marathon, Maria Lawalata, peraih emas SEA Games Manila 1991. “Selamat buat Pak Luhut Binsar Pandjaitan atas terpilih memimpin PB PASI periode 2021-2025. Semoga prestasi olahraga atletik Indonesia bisa lebih baik,” pesan Maria.

Rencana Pertina Untuk Bangkitkan Petinju Muda Indonesia

Rencana Pertina Untuk Bangkitkan Petinju Muda Indonesia

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) periode 2020-2024 terpilih, Mayjen TNI (Purn) Komarudin Simanjuntak, telah menyiapkan sebuah rencana untuk mengembangkan potensi petinju muda Indonesia. Rencana tersebut ia siapkan melalui sebuah program khusus yang diberi nama BH 35 RK. Ini menjadi salah satu dari sekian program kerja dari Komaruddin Simanjuntak sejak terpilih lewat Musyawarah Nasional (Munas) Pertina pada 31 Desember 2020 lalu. “BH adalah tagline saya pada proses pemilihan Ketum PP Pertina yang artinya Bersatu Hati. Kalau semua kompak, tidak ada yang tidak bisa,” ungkapnya. Ia melanjutkan jika makna 35 adalah simbol harmonisasi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan PP Pertina. Jadi, Komaruddin mengajak semua pengurus pusat maupun daerah untuk Bersatu Hati membesarkan dan menuai prestasi olahraga tinju di Tanah Air. Sedangkan RK singkatan dari Raja KO. Komaruddin mengaku sedih melihat petinju Indonesia kalah dipukul Knock Out (KO). Makanya, dia bertekad untuk membalikkan keadaan itu. “Saya tidak ingin petinju Indonesia menjadi ‘ayam sayur’. Petinju Indonesia harus jadi Raja KO,” katanya. Untuk menjalankan program BH 35 RK, Komaruddin akan membuat program pembanding. Ia mengajak para pengurus untuk berpikir out of the box. Pertina Pusat berencana membuat desentralisasi tinju amatir dengan mempertimbangkan dua opsi wilayah, yakni Batam dan Jawa Barat. Akan tetapi, Komaruddin Simanjuntak lebih cenderung memilih Batam karena Jawa Barat sudah digunakan sebagai persiapan Pra-Olimpiade. Lebih lanjut, Komaruddin akan meminta tiap Pengprov (34 provinsi) mengirim empat calon atlet berbakat berusia 15-16 tahun yang nol pengalaman. Alhasil, PP Pertina bakal memiliki 136 nama calon petinju yang akan digembleng oleh pelatih asing dengan bantuan 6-8 pelatih lokal. Sebelum program latihan berjalan, proses penyaringan awal akan digelar. Seleksi bertahap meliputi faktor psikologi, keshatan, dan anatomi. “Misalkan dari 136 orang yang lulus 100, maka 36 orang akan kami pulangkan ke daerahnya masing-masing,” ujar Komaruddin. Dari 100 orang yang lulus tes psikologi akan disaring menjadi 50 orang lewat tes kesehatan lalu dilanjut ke tes anatomi sehingga mendapat 30 orang pilihan. “Nantinya, 30 orang inilah yang kami bina di kamp secara khusus. Mereka akan digembleng bagaimana menjadi seorang petinju dan akan dievaluasi setiap tiga bulan,” katanya. “Jika mereka berhasil menang KO (dalam uji tanding) maka pembinaan akan dilanjutkan ke program berikutnya. Jika cuma menang, apalagi kalah, otomatis akan dipulangkan, karena progam kami adalah mencari RK atau Raja KO,” pungkasnya.

Peringati Hari Gizi Nasional, Persija Development Luncurkan Program Panduan Nutrisi Untuk Pemain Muda

Hari Gizi Nasional diperingati setiap tanggal 25 Januari. Pada tahun 2021 ini, peringatan Hari Gizi Nasional memasuki tahun yang ke-61. Guna memperingati Hari Gizi Nasional yang ke-61 ini, Persija Development meluncurkan Program Panduan Nutrisi untuk para pemain Persija khususnya para pemain muda mereka. Program tersebut merupakan inisiasi dari Persija Development untuk memandu para pemain terkait kebutuhan nutrisi dan gizinya sebagai seorang atlet sepak bola. Hal tersebut harus dilakukan agar para pemain mendapatkan asupan gizi yang ideal dari makanan yang mereka konsumsi. Apalagi sudah sejak dini, para pemain harus sudah dibiasakan untuk mengatur pola makannnya. “Performa maksimal dalam sepak bola membutuhan latihan berkualitas yang konsisten. Dukungan nutrisi menjadi hal penting yang wajib diperlihatkan,” ujar Heri Komarudin, Nutrisionis Persija Development, dilansir dari laman resmi Persija. “Pengaturan asupan makanan akan membantu atlet memenuhi kebutuhan energinya. Pola makan optimal adalah bagian dari proses latihan itu sendiri,” kata Heri. View this post on Instagram A post shared by Persija (@persija) Tidak hanya itu, dalam panduan tersebut dijelaskan hal-hal seputar asupan makanan yang dibutuhkan oleh seorang pesepak bola. Begitu juga contoh pola makan harian yang dijelaskan sangat detail dalam panduan tersebut. Hal ini dilakukan agar para pemain yang ada di Persija Development bisa menjalani hal tersebut dengan baik. “Dengan adanya panduan ini, harapannya dapat menjadi langkah awal untuk perubahan pola makan para pemain di Persija Development,” tutur dia. “Tidak hanya itu, dengan perubahan makan ini juga diharapkan bisa mewujudkan impian mereka menjadi pesepak bola profesional di kemudian hari,” pungkas Heri.

Tiga Garuda Muda di Eropa On Fire!

Tiga Bintang Timnas di Eropa On Fire!

Tiga pesepakbola muda Indonesia yang saat ini tengah merumput di Eropa sedang on fire. Ketiga pemain tersebut ialah Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman dan Elkan Baggott. Masing-masing pemain mendapat menit bermain dan berkontribusi besar dalam laga yang mereka mainkan bersama klubnya. Dimulai dari Egy Maulana Vikri yang akhirnya mencetak gol perdana di skuat utama Lechia Gdansk. Egy menjadi penyumbang 1 gol dan 1 assist dalam kemenangan telak Lechia Gdansk atas Olympia Grudziadz dengan skr 9-1 pada laga uji coba di Sopot, Selasa (19/1/2021). Tak mau kalah, Witan Sulaeman juga mencetak gol untuk timnya, FK Radnik Surdulica juga dalam partai uji coba. Witan Sulaeman mencetak gol untuk Radnik Surdulica dalam laga ujicoba melawan klub Rusia, FC Khimki di Antalya, Turki pada Rabu (20/1/2021) atau Kamis dini hari WIB. Pada laga yang berkesudahan 4-3 untuk kemenangan FC Khimki itu, Witan mencetak gol ketiga FK Radnik Surdulica pada menit ke-88. Sementara itu, pemain terakhir yang tengah on fire yakni Elkan Baggott. Tampil 90 menit bersama Ipswich Town U-23 dalam laga Professional Development League Two melawan Millwal, Senin (18/1/2021). Elkan tak hanya membantu timnya meraih 3 poin, melainkan mencatatkan cleansheet di kandang Millwall dengan skor 1-0. Tambahan tiga poin tersebut membuat Baggott dan rekan-rekannya berjaya di puncak klasemen Professional Development League Two. Mereka mengoleksi 23 poin dari 12 pertandingan, unggul tiga poin dari The Lions (Millwall FC) yang menempati peringkat kedua.

Pemain Muda Indonesia Banyak Dilirik, Giliran Asnawi Diincar Klub Korea Selatan

Pemain Muda Indonesia Banyak Dilirik, Giliran Asnawi Diincar Klub Korea Selatan

Beberapa waktu lalu, banyak pemain muda Indonesia yang mendapat kesempatan untuk berkarir di luar negeri. Seperti Bagus Kahfi (FC Utrecht), Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk), dan Witan Sulaeman (Radnik Surdulic). Kali ini giliran pemain PSM, Asnawi Mangkualam Bahar, yang dikabarkan segera bergabung ke klub Korea Selatan, Ansan Greeners. Ia dikabarkan bakal diikat kontrak selama setahun. Kabar mengenai perekrutan Asnawi ini diungkap oleh situs berita Negeri Ginseng, KBS. Lewat salah satu petingginya, Joo Chan-yong, Ansan Greeners FC mengungkapkan perekrutan bek berusia 21 tahun itu. “Pada tanggal 19, sudah diputuskan untuk mendatangkan pemain bertahan tim nasional Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar. Kontrak diatur dengan durasi 1 tahun (dengan opsi perpanjangan 1 tahun,” kata Chan-yong mengenai perekrutan Asnawi. Asnawi akan menjadi pemain Indonesia pertama yang memperkuat klub Korsel. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, rupanya memang sangat menyarankan pemain asal Makassar itu untuk bisa berkiprah di K-League. “Sebagai seorang pemain bertahan, dia merupakan pemain dengan determinasi dan semangat,” kata Shin Tae-yong di KBS. “Sebagai pemain yang menjanjikan, yang menembus Timnas dengan usianya di Indonesia, dia saat ini aktif bermain di Timnas U-23 dan Timnas senior. Dia beroperasi di sisi kanan pertahanan dan kemampuan bertahannya luar biasa dengan menempel pemain depan di hadapannya agar tak bisa menunjukkan kemampuannya dengan baik,” kata dia menambahkan lagi. Klub Asnawi saat ini yakni PSM telah memberi respons terkait rumor tersebut. Melalui Media Officer mereka, Sulaiman Abdul Karim, meski baru sekadar rumor, PSM mendukung Asnawi jika ingin berkarir di luar negeri. Apalagi pemain bertahan timnas Indonesia itu masih sangat muda dan kondisi sepakbola dalam negeri dinilainya masih tak pasti. “Kalau ada peluang untuk pengembangan karier pemain, ya itu bagus untuk pemain. PSM sendiri mendukung perkembangan pemain muda yang berkarier terutama untuk bermain di luar negeri, apalagi dengan kondisi sepakbola dalam negeri yang belum pasti,” jelasnya. Lebih lanjut rumor tersebut juga bagus jika Asnawi dilirik oleh klub luar negeri. Asnawi bahkan disebut sebagai ikon PSM Makassar. “Tapi ini adalah sesuatu yang bagus karena pemain muda asli produk PSM Makassar dan bisa dikatakan sebagai ikon PSM, dikait-kaitkan dengan klub luar negeri,” terangnya. Biodata: Nama: Asnawi Mangkualam Bahar Tanggal Lahir: 4 Oktober 1999 Tempat Lahir: Makassar Posisi: Pemain Belakang Klub: PSM Makassar Fun Fact: Asnawi merupakan anak dari legenda sepak bola asal Makassar, Bahar Muharram.

Bali United dan Semangat Baru Kembangkan Pebasket Muda Bali

Bali United dan Semangat Baru Kembangkan Pebasket Muda Bali

Pada Indonesian Basketball League (IBL), Bali United memang masih berstatus sebagai debutan. Tim berjuluk Tridatu Warriors ini secara resmi diperkenalkan ke publik pada 18 Desember 2020 lalu. Namun di sisi lain, kelahiran Bali United menjadi titik terang kebangkitan basket di Pulau Dewata, termasuk kesempatan bagi pebasket muda lain menggapai mimpi. Bali United sendiri merupakan tim basket profesional pertama di Bali. Mereka dibentuk selain untuk mengukir prestasi pada kanca kompetisi bola basket profesional, juga sebagai “wadah” untuk membina pebasket muda lokal Bali yang berbakat dan bertalenta serta menumbuhkan jaringan luas perbolabasketan di Bali. “Kami sangat senang ketika Bali United ikut IBL ya. Ini menjadi hal positif bagi basket di Bali. Mudah-mudahan Bali United tetap eksis,” ujar Oka pada Senin (18/1/21), dilansir dari Indosport. Pada skuat Bali United saat ini, mereka merekrut tiga pemain debutan pada IBL 2021 yakni Winston Wenjaya, Putu Bagus Arya Candra, dan Putu Yudiantara. Menurut Oka, tidak semua pebasket bisa mendapat kesempatan seperti ketiganya. “Tidak semua atlet basket bisa mencapai puncak atau kesempatan seperti ini. Peluang yang diberikan kepada mereka harus dimanfaatkan seoptimal mungkin,” kata Oka. Sementara itu, musim IBL 2021 sedianya dibuka pada Jumat (15/1/2021) di Mahaka Arena, Jakarta. Namun, menyusul keluarnya peraturan pemerintah pusat terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali yang dimulai pada Senin (11/1/2021), IBL 2021 harus ditunda hingga dua bulan ke depan atau Maret 2021.

Jelang Kejurnas U-18, Tim Bisbol Kalsel Gelar Persiapan dan Seleksi

Jelang Kejurnas U-18, Tim Bisbol Kalsel Tetap Gelar Persiapan

Tim bisbol junior Kalimantan Selatan saat ini tengah bersiap jelang kejuaraan nasional (kejurnas) bisbol U-18 di Jakarta dalam waktu dekat. Berbagai persiapan telah digelar termasuk latihan dan seleksi yang dipimpin oleh pelatih kepala, Hajri Rahman. Rangkaian persiapan ini sudah mulai sejak beberapa bulan lalu. Mereka memusatkan kegiatan latihan di lapangan Bisbol Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru tepatnya di samping Fakultas Teknik. Selain itu untuk kejurnas ini, pelatih melakukan seleksi pemain yang berbakat untuk masuk tim. Hajri Rahman membenarkan pihaknya saat ini tengah melakukan seleksi untuk tim yang akan ke kejurnas nanti. “Masih 50:50 sih apakah nantinya Kejurnas U 18/Junior ini akan jadi diadakan. Memang terjadwal pada 10 – 16 Februari nanti,” ucap Hajri, dilansir Banjarmasin Post. Meski begitu pihaknya terus mempersiapkan diri dan tim jika event tersebut jadi digelar. Saat ini seleksi pertana sudah dilakukan dan ada 32 atlet bisbol kemudian seleksi dua menjadi 18 atlet dan dalam waktu dekat akan dipilih menjadi 14 atlet untuk berangkat ke Kejurnas. Sambil mencari tim kejurnas U 18 atau junior, latihan terus digenjot baik dari teori dan games atau permainan langsung. Ini agar para pemain mengetahui permainan baik taktik, stretegi yang sebenarnya di lapangan. “Kita akui di bisbol ini sulit cari sparring partner,” ucapnya. Ia akui Kalimantan Selatan memang masih kekurangan para pemain bisbol junior. Meski begitu beberapa pemain kalsel juga dikenal di dunia bisbol Indonesia, seperti pemain muda Januardha Valerio Itta yang kerap disapa Dede. Ada pula pemain senior A Effendi, Didi Wahyudi, Vicky Sugiantoro yang pernah memperkuat tim nasional bisbol. “Ada juga beberapa pemain kita yang duu pernah dipanggil untuk seleksi timnas bisbol yakni Romianto, Fuguh Santoso, A Kurnaini, Rojiun Joko, Mujiono dan saya sendiri (Hajri Rahman),” paparnya. Selain itu bisa dikatakan Kalsel berpotensi menghasilkan pemain-pemain bisbol junior. Desember 2020 lalu pihaknya mengadakan event, berisi pemain-pemain senior dan junior yang diharapkan akan memunculkan pemain-pemain bisbol junior. “Dede salah satu pemain muda kita yang sangat-sangat berbakat, pernah ikut kejuaran di Taiwan, ia bisa main di segala posisi,” pungkas Hajri.

FIBA 3X3 2022 Akan Digelar Di Antwerp

FIBA 3X3 2022

Sobat muda NYSN penggemar basket, khususnya 3X3, FIBA telah secara resmi mengumumkan bahwa kejuaraan dunia 3X3 akan berlangsung di kota Antwerp, Belgia. Setelah tertunda karena wabah corona maka kejuaraan akan berlangsung pada bulan Juni 2022 mendatang. Sejatinya kota Antwerp juga akan menyelenggarakan Crelan 3X3 Europe Cup 2020 akan tetapi dibatalkan. Acara kejuaraan dunia 3X3  akan diselenggarakan oleh Federasi Bola Basket Belgia dan bekerjasama dengan Flanders. Acaranya sendiri akan diselenggarakan di  Groenplaats, sebuah tempat ikonik yang berada di kota Antwerp. Sekjen FIBA  Andreas Zagklis mengatakan “FIBA dengan senang hati membawa kejuaraan dunia 3X3 2022 ke Belgia. Kota bersejarah Antwerp menjanjikan pengalaman  yang spektakuler sepanjang sejarah 3X3” 20 tim pria dan wanita, termasuk tuan rumah, akan bersaing menjadi yang terbaik di Antwerp. Pada kejuaraan dunia 3X3 2019 di Belanda tim wanita China dan tim pria Amerika telah berhasil menjadi juara. 3X3 pertama kali dimainkan di olimpiade pemuda tahun 2010 di Singapura. Pada 9 Juni 2017 3X3 ditambahkan pada program olimpiade Tokyo.

Demi Regenerasi, Pengcab Muaythai Kab. Bogor Lakukan Seleksi

Demi Regenerasi, Pengcab Muaythai Kab. Bogor Lakukan Seleksi

Pengurus Cabang (Pengcab) Muaythai Indonesia Kabupaten Bogor mulai menggelar seleksi terhadap potensi-potensi atlet muda di wilayah Kota Hujan. Seleksi ini sendiri merupakan salah satu agenda yang direncanakan oleh Pengcab Muaythai Kab. Bogor guna regenerasi dan persiapan atlet mereka untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan baik level daerah maupun nasional. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umum Pengcab Muaythai Kabupaten Bogor, Haris Setiawan, Selasa, 19 Januari 2021. “Kita sudah mengagendakan untuk menggelar seleksi atlet. Apalagi di Kabupaten Bogor, ada beberapa klub muaythai. Artinya ini peluang besar bagi Pengcab untuk mencari potensi-potensi atlet lokal yang andal, dan siap dibina dibawah naungan Pengcab MI Kabupaten Bogor,” ujar Haris, dilansir dari Bocimi Update. Haris menjelaskan, kalau seleksi yang akan dilakukan Pengcab MI Kabupaten Bogor nanti terbagi menjadi dua kelompok. Yang pertama seleksi atlet junior kelahiran tahun 2005 hingga 2010, dan seleksi atlet senior kelahiran 1996 sampai 2004. “Seleksi kita bagi menjadi dua, seleksi atlet junior persiapan untuk Porprov 2026. Sedangkan seleksi atlet senior untuk BK Porprov XIV Jawa Barat 2022 tahun 2021 ini,” tegasnya. Lebih lanjut Haris menjelaskan, bahwa regenerasi atlet harus dilakukan dari sekarang. Mengingat, ini semua dilakukan Pengcab MI Kabupaten Bogor dalam mempersiapkan atlet menuju Porprov 2026 mendatang. Sementara untuk yang senior, sambung Haris, lebih kepada persiapan menuju BK Porprov 2022 tahun 2021 ini. “Untuk tim BK Porprov sendiri kita sudah ada atletnya. Tapi tidak ada salahnya kita mencari lagi atlet-atlet yang andal, untuk menambah kekuatan Pengcab MI Kabupaten Bogor di ajang BK Porprov. Maka dari itu seleksi ini kita lakukan,” papar Haris. Adapun persyaratan yang harus dibawa atlet dalam seleksi tambah Haris, yakni surat keterangan berdomisili di Kabupaten Bogor, fotocopy akta kelahiran, kartu pelajar, dan sertifikat kejuaraan yang pernah diikuti oleh atlet.