Tim U-23 Indonesia Jalani Latihan Perdana di Dubai

Tim U-23 Indonesia telah tiba di Dubai, Uni Emirat Arab pada Selasa (2/4) dinihari (WIB). Pada petang harinya, Garuda Muda langsung menjalani latihan perdana. Latihan dilaksanakan di Lapangan Humaidal Tayer Stadium di kawasan komplek Al Nasr SC Dubai. Pada latihan perdana ini menu latihan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong fokus untuk recovery pemain dan penyesuaian fisik keseluruhan. “Semua berjalan lancar, latihan perdana cuaca juga baik, kondisi para pemain pun juga baik,” kata Shin Tae-yong. Ketika ditanya lebih detail mengenai kondisi para pemain, usai menjalankan laga bersama tim di kompetisi lokal dan luar negeri, pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan, kondisi pemain secara umum baik. “Tetapi beda-beda taktikal setiap tim dan warnanya pun berbeda. Sebenarnya pekerjaan rumahnya adalah itu, harus dijadikan satu, menjadi kompak. Dan fokus juga disitu apakah kita ini bisa menjadi satu dalam tim,” tambahnya. Selama di Dubai, UAE, Indonesia akan menjalani dua laga uji coba tertutup melawan Arab Saudi di tanggal 5 April 2024 dan Uni Emirat Arab, tanggal 8 April 2024. “Ya memang walaupun ada dua laga uji coba, kita fokus lebih dahulu ke dua pertandingan itu. Namun, fokus utama kita adalah pertandingan perdana melawan Qatar pada 15 April,” ujar Shin. “Pertandingan pertama di Piala Asia nanti. Jadi ya fokus kita adalah bagaimana meningkatkan fisik pertandingan para pemain, dan kekompakan mereka selama di dua laga uji coba nanti,” tuturnya. Dalam tim juga masih menunggu beberapa pemain yang bermain di kompetisi luar negeri. “Untuk Ivar Jenner dan Rafael Struick akan sampai besok, Arhan di tanggal 4, untuk Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On sampai saat ini belum ada kepastian, jadi harus lihat situasi terlebih dahulu,” tutupnya. Skuad Garuda Muda menjalani pemusatan latihan di Dubai hingga 10 April sebelum tanding di Piala Asia U-23 AFC 2024 di Qatar pada 15 April hingga 3 Mei 2024. Indonesia berada di grup A bersama tuan rumah Qatar, Australia dan Yordania. Setelah kaga perdana melawan Qatar pada 15 April, Indonesia akan melawan Australia (18/4) dan Yordania (21/4). Daftar 28 pemain Indonesia untuk persiapan Piala Asia U-23 Qatar 2024: Ernando Ari, Persebaya Adi Satryo, PSIS Erlangga Setyo, Persis Daffa Fasya, Borneo FC Rizky Ridho, Persija Alfeandra Dewangga, PSIS Justin Hubner, Cerezo Osaka Komang Teguh, Borneo FC Muhammad Ferarri, Persija Pratama Arhan, Suwon FC Dony Tri Pamungkas, Persija Haykal Alhafiz, PSIS Dzaky Asraf, PSM Ilham Rio, Persija Bagas Kaffa, Barito Putera Ivar Jenner, FC Utrecht Arkhan Fikri, Arema FC Rifky Dwi, Persita Rayhan Hannan, Persija Ikhsan Nur, Borneo FC Witan Sulaeman, Bhayangkara FC Jeam Kelly, Persik Marselino Ferdinan, KMSK Deinze Fajar Fathurahman, Borneo FC Rafael Struick, ADO Den Haag Ramadhan Sananta, Persis Hokky Caraka, PSS Nathan Noel, SC Heerenveen Sumber: PSSI

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Bekuk Vietnam

Timnas Indonesia membekuk Vietnam 1-0 pada pertandingan Grup F kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (21/3/2024) malam WIB. Egy Maulana Vikri jadi pahlawan lewat golnya di babak kedua. Hasil ini membuka peluang Indonesia melangkah ke putaran ketiga kualifikasi. Saat ini anak asuh Shin Tae-yong mengoleksi empat poin dari tiga laga. Mereka unggul satu angka atas Vietnam, dengan Irak menduduki puncak lewat raihan enam nilai. Indonesia dan Vietnam kembali bertemu di Hanoi, Selasa (26/3/2024). Pertandingan dimulai. Indonesia mengenakan seragam kandang merah-merah, dengan Vietnam memakai jersey putih-putih. Salman Falahi dari Qatar bertindak sebagai wasit. Laga sudah berusia 10 menit. Kedua tim masih meraba-raba kekuatan lawan, dengan Vietnam mengambil inisiatif penguasaan bola. Indonesia sesekali coba melancarkan serangan balik tapi sulit keluar dari tekanan. Vietnam tidak hanya mengancam melalui permainan terbuka. Anak asuh Philippe Troussier juga berbahaya lewat situasi bola mati, entah itu lemparan ke dalam, sepak pojok, atua tendangan bebas. Indonesia belum menunjukkan tajinya. Timnas Indonesia bermain lebih tenang dan mulai menguasai bola. Sementara Vietnam mulai bermain keras, meski wasit tidak memberikan kartu kuning. Merah Putih mendapat kesempatan pertama dari Rafael Struick di menit ke-30. Menerobos dari sisi kanan pertahanan lawan, dia melepas tembakan yang masih tepat ke arah kiper. Selanjutnya giliran Yakob Sayuri yang mengancam di sisi kiri pertahanan Vientam. Dia coba melepas umpan ke Hokky Caraka, sayang masih bisa dipotong. Dari sepak pojok, tendangan Marselino Ferdinan juga dapat diblok lawan. Ivar Jenner mendapat kartu kuning pertama di laga ini pada lima menit terakhir babak pertama. Dari sepak pojok, kiper Muhammad Adi Satryo melakukan kesalahan dengan menjatuhkan bola. Beruntung blundernya tidak berbuah gol. Skor tidak berubah di sisa waktu dengan pertandingan masih imbang. Babak kedua dimulai. Indonesia melakukan pergantian pemain dengan Pratama Arhan, Sandy Walsh, dan Egy Maulana Vikri masuk. Keluar Yakob Sayuri, Hokky Caraka, dan Nathan Tjoe-A-On. Masuknya Pratama Arhan membuat Indonesia memiliki senjata baru yakni lemparan ke dalam. Dari usaha pemain Suwon FC itu, bola muntah tiba di kaki Ivar Jenner. Sayang tendangan Ivar masih melenceng. Lemparan ke dalam Pratama Arhan kembali membahayakan. Pertahanan Vietnam kesulitan mengantisipasi dengan bola jatuh ke kaki Egy Maulana Vikri yang tidak kesulitan memasukkan bola di menit ke-52. Justin Hubner masuk catatan wasit dan diganjar kartu kuning. Namun, gol Egy membuat Indonesia lebih tenang. Lewat build up sabar, peluang didapat Jay Idzes. Vietnam merespon dengan melakukan pergantian pemain. Nguyen Dinh Bac dan Nham Manh Dung keluar. Nguyen Tien Linh dan Vu Van Thanh masuk. Namun, laga masih ketat hingga menit ke-65. Kolaborasi Witan Sulaeman dan Marselino Ferdinan berbuah peluang bagi Indonesia. Marselino melepas tendangan, sayang dalam sudut sempit sehingga eksekusinya tepat ke arah kiper. Vietnam kembali merombak personel. Masuk Le Pham Thanh Long dan Ho Tan Tai menggantikan Vo Minh Trong dan Do Hung Dung. Di 10 menit akhir, Rizky Ridho diganti Ricky Kambuaya. Sementara Vietnam menarik bek Bui Tien Dung dan memasukkan striker Nguyen Van Toan. Witan kemudian diganjar kartu kuning karena melakukan tekel. Indonesia melakukan pergantian terakhir dengan hadirnya Ramadhan Sananta sebagai pengganti Rafael Struick. Jelang berakhirnya waktu normal, Egy Maulana hampir memperbesar keunggulan timnas. Tidak ada tambahan gol di tambahan lima menit. Indonesia memetik kemenangan berharga di SUGBK. Susunan Pemain Indonesia: Muhammad Adi Satryo, Jay Idzes, Justin Hubner, Rizky Ridho, Yakob Sayuri, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Nathan Tjoe-A-On, Rafael Struick, Witan Sulaeman, Hokky Caraka Vietnam: Filip Nguyen, Vo Minh Trong, Bui Tien Dung, Pham Xuan Manh, Phan Tuan Tai, Bui Hoang Viet Anh, Do Hung Dung, Nguyen Hoang Duc, Nguyen Thai Son, Nham Manh Dung, Nguyen Dình Bac Sumber: Liputan 6

Nathan Tjoe-A-On Resmi Jadi WNI

Nathan Tjoe-A-On resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI). Kepastian ini setelah dirinya melakukan pengambilan sumpah dan janji pewarganegaraan di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta, Senin (11/3). “Hari ini Nathan sudah diproses juga untuk mendapatkan paspor dan KTP sebagai WNI. Satu langkah lagi yaitu mengurus perpindahan federasi untuk Nathan bisa membela timnas Indonesia. Terima kasih atas dukungan semua lembaga yg membantu proses berjalan dengan baik,” kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Setelah menjadi WNI, pemain yang saat ini bergabung di klub SC Heerenveen tersebut berpeluang besar melakukan debut bersama Indonesia saat laga melawan Vietnam pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak kedua. Pada pertemuan pertama, Indonesia terlebih dahulu menjamu Vietnam. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (21/3). Kemudian gantian skuad Garuda yang melawat ke markas Vietnam. Laga tersebut dilaksanakan di Stadion Nasional My Dình, Selasa (26/3). Biodata: Nama: Nathan Tjoe-A-On Tempat, Tanggal Lahir: Rotterdam, 22 Desember 2001 Tinggi: 1,82 m Posisi: Bek Kiri Klub Saat Ini: SC Heerenveen (Dipinjamkan dari Swansea FC) Sumber: PSSI

Indra Sjafri Panggil 37 Pemain untuk Pemusatan Latihan di Jakarta

Pelatih tim U-20 Indonesia, Indra Sjafri, memanggil 37 pemain untuk pemusatan latihan (TC) di Jakarta mulai 13 Maret hingga 5 April mendatang. “Kami memulai pemusatan latihan tim U-20 Indonesia hari ini. Selain pemain-pemain yang sudah mengikuti pemusatan latihan sebelumnya, kami memanggil sejumlah nama-nama pemain baru dan pemain-pemain keturunan yang bermain di luar negeri,” kata Indra Sjafri. “Pada pemusatan latihan kali ini, kami ada dua kali uji coba internasional melawan Tiongkok pada tanggal 22 dan 25 Maret mendatang di Stadion Madya,” tambah Indra Sjafri. Sebelumnya pada tanggal 8-10 Maret lalu, ada seleksi yang dilakukan oleh Asprov Sumut, Lampung, Yogyakarta, Balikpapan, Makassar, Papua, Maluku, dan Jawa Barat untuk potensi pemain-pemain tim U-20 Indonesia. Tim U-20 Indonesia dipersiapkan untuk mengikuti Piala AFF 2024, Kualifikasi Piala AFC U-20 2025, dan tentunya berharap lolos ke Piala Dunia U-20 2025 mendatang. Berikut daftar 37 nama pemain tim U-20 Indonesia pada pemuasatan latihan di Jakarta: Ikram Algiffari (Semen Padang) Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta) Alexandro Felix Kamuru (Barito Putera) Kadek Arel Priyatna (Bali United) Sulthan Zaky Pramana Putra Razak (PSM Makassar) M. Iqbal Gwijangge (Barito Putera) Muhamad Ibrah Ardiansyah Ohorella (Persija Jakarta) Muhammad Mufli Hidayat (PSM Makassar) Arlyansyah Abdulmanan (Persija Jakarta) Ji Da Bin (Asiop) Muhammad Kafiatur (Dewa United) Muhammad Riski Afrisal (Madura United) Ferre Murari (Bhayangkara Fc) Muhammad Nabil Asyura (Persija Jakarta) Rizdjar Nurviat Subagia (Borneo Fc) Arkhan Kaka (Persis Solo) Fitrah Maulana Ridwan (Persib Bandung) Muhammad Ragil (Bhayangkara) Dani Saputra (Dewa United) Figo Dennis Saputrananto (Persija Jakarta) Tony Firmansyah (Persebaya Surabaya) Basajum Latuconsina (PSIS Semarang) Meshaal Hamzah Bashier Oman (Persija Jakarta) Rahmat Syawal (Persas Sabang) Fandi Bagus Pamungkas (Bhayangkara Fc) Muhammad Mufdi Iskandar (Malut Selection) Tri Juli Santoso (Persibangga Purbalingga) I Wayan Artha Wiguna (Bali United) Marselinus Ama Ola (UD Logrones) Taufik Rustam (Sada Sumut Fc) Eros Dermawan (Ud Logrones) Muhammad Alfahrezi Buffon (Borneo Fc) Adinda Mustika Suryatama (Safin Pati) Muhammad Faza Al Firdaus (Persis Solo) Welberlieskott De Jardim (Sao Paolo Fc) Chow Damanik (Lausanne Sport) Dillan Yabran Rinaldi (SV Bergisch Cladbach 09) Sumber: PSSI

PSS Sleman Rengkuh Juara EPA U-18

Jika di U-16 Borneo FC Samarinda berjaya, tidak demikian di U-18 Elite Pro Academy (EPA) Liga 1. Borneo takluk 1-2 dari PSS Sleman pada laga final di Akademi Garudayaksa, Bekasi, Rabu (6/3). Kemenangan PSS Sleman ini juga memutus catatan negatif kala bersua Borneo di EPA Liga 1 musim ini. Dalam empat pertemuan terakhir, PSS Sleman hanya mampu meraih dua hasil seri dan menelan dua kali kekalahan. Dua gol PSS Sleman dicetak oleh Fajar Akhmad Khusen pada menit ke-36 dan ke-60. Sedangkan satu gol Borneo FC dicetak oleh Muhammad Narendra Tegar pada menit ke-66. “Alhamdulillah kami diberi kemenangan. Di pertandingan Borneo mendominasi, kami sudah prediksi sebelumnya. Tetapi, kami bisa antisipasi dengan serangan balik,” kata pelatih PSS Sleman Anang Hadi. Menurut Anang, kehadiran suporter yang mendukung langsung anak asuhnya menjadi salah satu faktor yang mendorong tim Super Elja tersebut tampil maksimal. “Teman-teman suporter selalu mendukung baik di kendang maupun tandang. Ketika kami main di kandang ada 1.000 suporter. Itu cukup memotivasi pemain untuk menampilkan pemain terbaik,” imbuh Anang. Anang berharap dengan kehadiran Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri yang menyaksikan langsung pertandingan final, ada nama-nama pemain yang dipanggil ke tim Garuda Muda. “Semoga ada yang dilirik untuk bisa membela tim U-20,” ujar Anang. Pelatih Borneo FC, Mokh Fakhrudin mengaku hasil yang didapat oleh anak asuhnya di lapangan kurang maksima. Namun, ia akan melakukan evaluasi ke depannya. “Hasil tidak memihak kami, tapi itulah sepak bola. Kami akan evaluasi dan jalankan proses berikutnya dengan baik,” jelas Fakhrudin. Fakhrudin mengungkapkan seusai gelaran EPA, Borneo FC akan mengikat pemain dengan kontrak jangka panjang. Pemain ini akan dipersiapkan untuk pembinaan klub ke depan. “Banyak pemain yang kami kontrak jangka panjang, kami tingkatkan levelnya lebih tinggi,” ujar pelatih yang sempat bermain untuk Sriwijaya FC tersebut. Sumber: PSSI

Harapan Dika Adi Usai Bantu Borneo FC Juara EPA U-16

Striker Borneo FC, Dika Adi Nurdiansyah, menargetkan bisa masuk tim nasional Indonesia di kelompok usia setelah mengantarkan Borneo FC juara Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16. Borneo FC Samarinda merengkuh juara seusai menang 2-1 atas Persis Solo di Lapangan Akademi Garudayaksa, Bekasi, Rabu (6/3). “Alhamdulilah tadi di pertandingan mencetak gol. Gol itu untuk orang tua, tim dan masyarakat Samarinda. Targetnya saya ke depan bisa masuk timnas,” kata Dika. Dalam duel itu, Dika mencetak dua gol pada menit ke-33 dan 39. Persis hanya bisa membalas satu gol lewat gelandang Lockna Janu Syahriat pada masa perpanjangan waktu babak pertama. Dika mengatakan selama menjalani kompetisi EPA Liga 1 memperoleh pengalaman yang luar biasa untuk menambah pengalaman menuju jenjang kariernya ke depan. “Ini pengalaman luar biasa. Baru pertama kali ikut EPA juga dan mendapatkan juara di tahun ini. Terima kasih buat tim, pelatih, dan semua tim di Borneo sudah mau kasih kesempatan di sini,” ujar Dika Adi. Pelatih Borneo FC U-16, Furqon menilai EPA Liga 1 adalah kompetisi yang cocok buat pemain muda mengenal sistem liga. “Jujur ini baru tahun pertama saya ikut EPA dan melatih tim EPA. Itu bagus dengan sistem kendang tandang. Dengan pertandingan yang lebih banyak ini sangat bagus sekali untuk peningkatan kemampuan pemain,” jelas Furqon. “Jadi para pemain bisa terbiasa dengan sistem liga main dari minggu ke minggu, evaluasi,” tambahnya. Sumber: PSSI

Asiana Soccer School Juarai Liga Kompas Kacang Garuda U-14 2024

Setelah nyaris setiap pekan memimpin puncak klasemen, Asiana Soccer School akhirnya sukses menjuarai Liga Kompas Kacang Garuda U-14 2024. Mereka menikmati buah konsistensi yang sudah ditabur sejak pekan pertama. Konsistensi ini bermula dari standar tinggi pembinaan klub. Asiana keluar sebagai juara usai menahan imbang Intan Soccer Cipta dengan skor 4-4 di Lapangan Dewantara Sport Center, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (3/3/2024). Mereka membalikkan keadaan setelah tertinggal 1-4 di paruh pertama. Asiana (39) pun unggul satu poin atas Intan (38) di klasemen akhir. Penyerang Asiana, Sean Rahman Kastor, menjadi pahlawan dengan sumbangan sepasang gol (brace), termasuk gol pamungkas di penghujung paruh kedua. Gol itu sekaligus memastikan Sean sebagai pencetak gol terbanyak Liga Kompas (23 gol). Asiana mengakhiri musim dengan rekor tidak terkalahkan, yakni 12 menang dan 3 seri. Raihan ini membuat Sean dan kawan-kawan tampak begitu bahagia seusai peluit panjang. Sebagian pemain langsung bersujud, berpelukan, dan bahkan berteriak sekeras mungkin. Mereka seolah tidak percaya bisa bangkit setelah masih tertinggal tiga gol dalam 15 menit sisa. “(Raihan) ini berkat kerja sama semuanya. Di pikiran kami (saat babak kedua), kami mau dan harus juara,” ujar Sean seperti diberitakan Kompas.id, Minggu (3/3/2024). Skuad Asiana tampak tegang pada awal laga. Mereka kecolongan tiga gol beruntun yang dicetak penyerang Intan, M Habil Gaza Maulidyan. Gol ini bermula dari situasi serangan balik. Asiana pun seperti menghadapi misi nyaris mustahil seusai turun minum. Selain tampil buruk, pertahanan Intan terkenal kokoh. Mereka hanya kemasukan satu gol dari 14 laga. ”Saat turun minum, saya berkata kepada pemain untuk tampil lepas sesuai kapasitas. Kami hanya butuh hasil imbang untuk juara. Apakah mereka mau melepaskan kesempatan itu setelah memimpin hingga pekan terakhir? Mereka punya kesempatan membalikkan di babak kedua dan berhasil melakukannya,” jelas pelatih Asiana Iskandar Makmur. Pada kompetisi usia muda, seperti Liga Kompas, gelar juara bukan segalanya. Namun, pencapaian Asiana patut dirayakan. Mereka layak mendapatkan prestasi tertinggi itu. Mereka sukses melewati segala rintangan selama lebih dari tiga bulan dengan tampil konsisten setiap pekan, termasuk bangkit di tengah ketidakpastian pada laga pamungkas. Asiana merupakan tim paling konsisten sepanjang kompetisi. Mereka memimpin klasemen selama 13 dari total 15 pekan. Selain tidak terkalahkan, permainan ofensif nan kolektif mereka juga selalu terpancar setiap pekan. Terbukti, tim asuhan pelatih Iskandar tampil impresif dalam selisih gol dan kemasukan, yaitu 70-6. Meski unggul kualitas pemain, tampil secara konsisten tiap pekan tetap tidak mudah bagi Asiana. Mereka diwaspadai tim-tim lawan. Mereka pun harus menghadapi blok rendah atau strategi sangat defensif lawan hampir di setiap minggu. Namun, para pemain selalu bisa menemukan jawaban di lapangan, seperti saat menghadapi pertahanan kokoh Intan. Prinsip pembinaan Kesuksesan Asiana tidak terlepas dari standar klub yang diterapkan oleh sang pelatih. Dengan pengalaman sebagai mantan pemain profesional dan pelatih terbaik Liga Kompas 2017-2018, Iskandar tidak sekadar menargetkan kemenangan. Dia ingin para pemain bisa selangkah lebih dekat ke level nasional. ”Kemampuan teknik individu dan fundamental sudah keharusan. (Hal) yang paling penting, mereka harus paham prinsip permainan sejak usia sekarang. Seperti saat kehilangan bola, (mereka) harus (memutuskan) menunggu atau mundur. Kemampuan berpikir itu penting untuk ke level nasional sekarang. Jika sudah paham dari sini, nanti akan lebih mudah,” kata Iskandar. Standar Asiana terbukti berpengaruh besar terhadap perkembangan pemain. Pekan lalu, tiga pemain klub kelahiran 2009 terpilih mengikuti seleksi tim nasional U-16, yaitu Sean, M Mierza Firjatullah, dan Hadri Dimas Sulistyo. Mereka merupakan sosok kunci yang membuat Asiana berjaya di pertandingan pamungkas. Menurut Sean, inspirasi kemenangan justru berasal dari seleksi timnas. ”Di sana sangat capek. Fisik kami benar-benar diuji selama tiga hari. Ternyata, itu membawa pengaruh hari ini. Saya tidak capek sama sekali bermain sepanjang laga. Jadinya masih bugar dan bisa mencetak gol di saat akhir,” jelas pemain yang mengidolakan Filippo Inzaghi itu. Asiana memang dominan, tetapi belum sempurna. Ada hal yang harus diperbaiki di jenjang selanjutnya. Seperti saat mendapatkan jadwal bermain paling pagi, pukul 07.00, mereka dua kali ditahan imbang karena kurang siap tampil di pagi hari. ”Dari situ mereka belajar tentang persiapan fisik, termasuk makan dan tidur,” kata Iskandar. Saat skuad Asiana berpesta, para pemain Intan berduka. Habil dan kawan-kawan tertunduk karena tidak kuasa menahan kekecewaan. Intan selalu membayangi Asiana sejak pekan pertama, tetapi tidak mampu menaklukkan sang raja terakhir. Dalam kekecewaan, mereka tetap menunjukkan sportivitas dengan memberikan tepuk tangan saat selebrasi tim lawan. ”Kami belajar banyak di kompetisi ini. Pemain belajar bagaimana mengatasi ketidakpastian setiap pekan. Mental dan fisik juga diuji untuk tampil konsisten. Tidak hanya pemain, saya sebagai pelatih juga banyak belajar. Hari ini, harus diakui, saya salah merotasi pemain. Itu akan jadi pelajaran berharga,” kata pelatih Intan Yani Muhammad Yamin. Meski demikian, hasil pertandingan itu bukanlah akhir, baik bagi Asiana maupun Intan. Itu hanya permulaan. Perjalanan mereka masih panjang untuk mencapai mimpi jadi pesepak bola profesional. Asiana harus tetap rendah hati dan melanjutkan momentum prestasi. Intan bisa menjadikan kesedihan untuk bangkit dan jadi bahan bakar di masa depan. Sumber: Kompas

Justin Hubner Tembus Skuad Utama, Siap Debut EPL?

Masa depan Justin Hubner sempat menjadi spekulasi karena hilang dari skuad Wolverhampton Wanderers U-21. Tapi, bek Timnas Indonesia itu menembus skuad utama Wolves! Nama Hubner kini sudah tampil di situs Premier League. Pemain 20 tahun itu mengenakan nomor 67, masuk ke dalam skuad Wolverhampton untuk duel dengan Fulham pada Liga Inggris akhir pekan ini. Dalam profil itu, Hubner tertulis dengan kewarganegaraan Indonesia. Hubner belum mempunyai catatan penampilan dengan Wolverhampton. Sebelumnya, Hubner dikabarkan akan hengkang karena nomor punggungnya di tim U-21 Wolves dipakai pemain lain. Bahkan, Hubner disebut akan merapat ke Johor Darul Ta’zim. Hubner sudah bermain sebanyak 12 kali di ajang Premier League 2. Dia menyumbangkan sebanyak empat gol untuk timnya. Di Timnas Indonesia, Hubner sudah mencatatkan caps tujuh laga. Pemain kelahiran Belanda itu menjadi pilar lini tengah Indonesia di Piala Asia 2023. Hubner masih mempunyai kontrak dengan Wolverhampton sampai Juni 2025. Dia bergabung dari Den Bosch U-17 pada 13 Januari 2020. Di Wolves, Hubner bermain untuk tim U-18 dan tim U-21. Soal Hubner, Wolverhampton Wanderers belum membuat pernyataan resmi. Bakal debut di tim utama Wolves akhir pekan ini, Hubner? Sumber: Detiksport

Ini Dia Para Juara MilkLife Soccer Challenge Kudus Series 1

Partai final MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024 yang diselenggarakan di Supersoccer Arena, Kudus Jawa Tengah, Minggu (3/3/2024) berlangsung penuh kejutan. Pada babak pamungkas kelompok usia U-10, SDN Jambean 02 Pati berhasil keluar sebagai juara. Sementara di kategori U-12, SDUT Bumi Kartini Jepara sukses merengkuh gelar kampiun usai mengalahkan wakil Kudus, SDIT Al Islam A. SDUT Bumi Kartini Jepara tidak meraih gelar juara dengan mudah. Pasalnya mereka menghadapi SDIT Al Islam A Kudus yang di semifinal berhasil membuat kejutan dengan mengalahkan tim juara bertahan, SD 2 Rendeng. Namun, berkat penampilan impresif Rara Zenita Fatin yang bertatus pencetak gol terbanyak timnya, wakil Jepara tersebut berhasil menghentikan perlawanan Alesha Farzana Aznii Putri Aji dkk dengan skor 3-1. “Saya bangga sekali bisa membantu tim menjadi juara di MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024. Apalagi saya juga mampu menyumbang 26 gol di turnamen ini. Kemenangan ini mau saya persembahkan untuk orang tua, teman-teman, guru-guru, dan sekolah, saya juga berharap bisa lebih banyak lagi menjadi juara di turnamen-turnamen lainnya,” ucap Rara. MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 diadakan pada 26 Februari hingga 3 Maret 2024. Sebanyak 1.712 peserta dari 101 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) datang dari Kudus, Pati, Jepara hingga Rembang ambil bagian dan saling uji kemampuan di atas lapangan hijau. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan, lahirnya juara-juara baru dalam turnamen ini merupakan cerminan dari proses pengembangan sepak bola putri di level akar rumput melalui penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge yang rutin digelar. Tahun lalu, turnamen yang menyasar kelompok usia U 10 dan U 12 ini diselenggarakan sebanyak tiga kali di Kudus yakni pada Juni, September dan Desember 2023. “Dengan penyelenggaraan turnamen secara berkala ini, talenta-talenta pesepak bola putri usia dini mulai terlihat. Tentunya ini membangkitkan harapan suatu saat mereka menjadi pemain profesional dan mereka bisa membawa Indonesia di turnamen level dunia. Untuk itu, selain di Kudus, pada tahun ini kami juga akan mengadakan turnamen serupa di kota-kota lainnya agar kecintaan terhadap sepak bola putri semakin bertumbuh di berbagai daerah,” ujar Yoppy di sela babak final yang diadakan di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (3/3/2024). Sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap sepak bola putri, sepanjang 2024 Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife akan menyelenggarakan MilkLife Soccer Challenge di tujuh kota lainnya yakni Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya. Di tujuh kota tersebut, turnamen yang melibatkan siswi SD dan MI ini akan diadakan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Sementara di Kudus, MilkLife Soccer Challenge bakal dihelat empat kali. Sehingga total penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di tahun ini mencapai 18 kali. Yoppy menuturkan perluasan MilkLife Soccer Challenge di berbagai kota tersebut tak lepas dari hasil positif yang terjadi sepanjang 2023. Pada tahun lalu, MilkLife Soccer Challenge yang tiga kali diselenggarakan di Kudus, Jawa Tengah, sukses mendongkrak kecintaan siswi SD dan MI untuk menekuni sepak bola. “Setelah tiga kali kami menyelenggarakan di Kudus, kami melihat antusiasme para peserta sangat tinggi. Sama seperti saat ini, mereka yang datang tidak hanya dari Kudus, tapi juga dari kota-kota sekitar. Dari temuan tersebut, kami bersemangat untuk memperluas turnamen dalam rangka ‘jemput bola’ agar semakin banyak putri-putri Indonesia yang mencintai cabang olahraga ini,” tutur Yoppy. Yoppy melanjutkan, penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di berbagai kota tersebut juga merupakan upaya menggerakkan ekosistem sepak bola putri di Indonesia agar semakin berkembang dan mampu melahirkan talenta-talenta berkualitas dan kelak menjadi pesepak bola profesional. “Melalui MilkLife Soccer Challenge yang menyasar level akar rumput ini, kami memiliki harapan dalam waktu dekat banyak bibit-bibit pesepak bola putri yang lahir sehingga cabang olahraga ini semakin berkembang. Tentunya, menggerakan ekosistem sebesar ini tidak bisa sendiri, perlu dukungan dari banyak pihak seperti federasi, sekolah sepak bola, klub-klub sepak bola dan berbagai stakeholder lainnya sehingga bersama-sama kita bisa mengantarkan Indonesia berlaga di turnamen tertinggi yakni Piala Dunia Wanita,” Yoppy menjelaskan. Perluasan upaya pengembangan sepak bola putri ini juga didukung penuh oleh MilkLife. Sebagai produsen susu ternama di Indonesia, gelaran MilkLife Soccer Challenge yang akan diselenggarakan di delapan kota sepanjang tahun 2024 selaras dengan misi MilkLife yakni menyehatkan anak-anak Indonesia melalui asupan nutrisi yang bergizi dan disokong dengan kegiatan yang menyehatkan seperti olahraga. Untuk itu, pada turnamen ini MilkLife meluncurkan kampanye #BeraniCetakGol guna mendukung potensi anak-anak Indonesia di sektor olahraga, khususnya sepak bola putri. “Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak anak-anak Indonesia untuk aktif berlolahraga khususnya di sektor sepak bola putri. Karena, ini adalah cabang olahraga yang berpeluang besar mendulang prestasi di masa mendatang. Selain itu, melalui olahraga, kami ingin mendukung lahirnya generasi muda yang tumbuh sehat dan kuat tentunya ditopang dengan asupan kaya nutrisi seperti susu Milklife,” ujar Adrian Tan selaku Brand Manager Global Dairi Alami selaku produsen susu MilkLife. Dukungan nyata terhadap pengembangan sepak bola putri usia dini juga ditunjukkan oleh KENKO. Sebagai produsen alat tulis terkemuka di Indonesia, KENKO berupaya memfasilitasi pelajar Indonesia mendulang prestasi, baik dari sisi akademis maupun non akademis seperti olahraga melalui gelaran MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024. “Pelajar sekolah dasar merupakan anak-anak di usia pertumbuhan yang memiliki jalan panjang untuk menjadi sosok seperti apa di masa depan. Untuk itu, penting sekali menggali bakat dan potensi anak, selain dari sektor akademis maupun non akademis seperti olahraga. Kami berharap, melalui MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 2024, para pelajar memiliki banyak pilihan dalam mengembangkan dirinya sehingga bisa menjadi pribadi yang berprestasi,” tutur Marketing Manager KENKO, Jameson Halim. Setelah Kudus menjadi kota pertama penyelengaraan di tahun ini, pada Mei mendatang, MilkLife Soccer Challenge akan dihelat di tiga kota yakni Surabaya, Jakarta dan Tangerang disusul pada Juni di Kudus dan Bandung, Juli (Yogyakarta & Solo), Agustus (Semarang), September (Surabaya & Kudus), Oktober (Bandung, Yogyakarta & Solo), November (Jakarta, Tangerang, & Semarang), Desember (Kudus). Tak hanya itu, dukungan pengembangan sepak bola putri melalui MilkLife Soccer Challenge juga diberikan oleh BCA yang akan memberikan tabungan pendidikan kepada para juara sepanjang 2024 dengan total Rp 320 juta. Kunjungi www.milklifesoccer.com dan ikuti akun media sosial MilkLife Soccer Challenge (Instagram @milklifesoccer, TikTok @milklifesoccer, YouTube @milklifesoccer) untuk mendapatkan informasi menarik seputar pengembangan sepak bola putri. Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge … Read more

34 Nama Pemain untuk Seleksi Tim U-16 Gelombang Ketiga

Pelatih kepala tim U-16, Nova Arianto akan kembali menyeleksi pemain pada gelombang ketiga. Kali ini pilihan pemain bagi Nova lebih banyak, ada 34 pemain. Dua gelombang sebelumnya menggunakan 32 pemain. Gelombang kedua berakhir hari ini, Sabtu (24/2). Nova kembali berharap, di gelombang ketiga nanti dengan jumlah pemain yang lebih banyak dari dua gelombang sebelumnya, dia dapat menyeleksi lebih banyak pilihan pemain. Sebelumnya, dia mengungkapkan belum akan mengumumkan nama-nama pemain dari tiap-tiap gelombang, namun akan lebih dahulu mengumpulkan para pemain pilihannya dari gelombang pertama hingga ketiga, dengan terlebih dahulu mengkalkulasikan semuanya. Selain itu dalam melatih dia punya gayanya sendiri. Seperti saat pemain seleksi lalai dalam teknik dasar, Nova langsung menasihatinya. Ini agar para pemain langsung bisa memperbaiki kesalahannya masing-masing. “Mereka rata-rata bermain di SSB, jadi saya melihat mereka membawa gaya dari masing-masing SSB atau akademinya. Tapi saya ingin menunjukkan pada mereka ini lho cara main sepak bola sekarang. Saya mau pilih pemain yang benar-benar sesuai dengan filosofi saya, termasuk dengan tinggi badan,” kata Nova. Cara yang dilakukan Nova sejauh ini cukup efektif. Arah operan jadi jelas, aliran bola semakin mulus, dan cara menerima bola juga lebih lengket. Pemain yang sekilas nampak mentah, jadi lebih matang dengan program dan cara latihan yang diberikan. Kendati demikian, ini masih tahap awal dalam pembinaan pemain, dan Nova Arianto adalah penjaga gerbang paling depan dari struktur tim nasional saat ini. Seleksi untuk gelombang ketiga ini akan berlangsung di Lapangan B Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dari tanggal 25 hingga 28 Februari 2024. Daftar Nama 34 Pemain Seleksi untuk Tim U-16: Kiper 1. Atha Al Rasyid 2. Faizal Razaaq 3. Dava Aryula Siregar 4. Rendy Rezzaqu Mochtar 5. Davian Rayana D Belakang 6. Nabil Mulya Nazwar 7. Feri Saputra 8. Muhammad Naufal Raka 9. Farik Rizqi 10. Krisna Priatmaja 11. Ghufran Al Ghazaly S.C 12. Rafif Zaki Saputra 13. Muhammad Alfariz Fhiliano 14. Raditya Arif Wicaksana 15. Hanif Sahregal Tengah 16. M. Sutan Reihansyah A 17. Darrel Reswaranto 18. Gilang Fahri Pamungkas 19. Rayhan Nazril Maulana 20. Daffa Sayyidina Ikhbar 21. Handri Dimas Sulistyo 22. Mirza Amanbillah 23. Muhammad Fauzan 24. Ridho 25. M. Saka Ibrahim 26. Fahri Bahtiar 27. Satria Rizki Putra 28. Gabriel Krist Evandra 29. M. Algazani Dwi Sugandi Depan 30. Ravza Aprian 31. Muhammad Mierza F 32. Allian Cahya Nazma 33. Sean Rahman Castor 34. M. Farel Affua Suprayitno

Indra Sjafri Delegasikan Status Pelatih Kepala Tim U-16

Tim U-16 sudah mulai dibentuk, dan bahkan sudah memulai seleksi yang dilakukan di Lapangan B, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (19/2). Seleksi perdana gelombang 1 yang berlangsung pagi tadi juga dipantau Indra Sjafri yang juga Direktur Teknik PSSI. “Saya hadir melihat langsung seleksi U-16. Jadi saya memang ditugaskan Ketum untuk bertanggung jawab atas tim U-20 dan U-17. Namun, saya hanya fokus sebagai pelatih kepala di tim U-20. Untuk U-17, saya mendelegasikan Nova Arianto sebagai pelatih kepala tim. Berbeda dengan Shin Tae-yong yang menangani dua tim sekaligus sebagai pelatih kepala (Senior dan U-23). Di sini, saya ingin adanya regenerasi kepelatihan,” jelas Indra. Nova Arianto pun mengucapkan rasa terima kasihnya. “Terima kasih PSSI dan coach Indra Sjafri yang telah memberikan kepercayaannya kepada saya untuk mengemban tugas menangani tim U-16,” katanya. “Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kita akan memperbaikinya dari bawah agar pemain bisa lebih siap saat masuk di level teratas nantinya,” sambung Nova. Seleksi tim U-16 sendiri terbagi dalam tiga gelombang, yang nantinya akan berakhir pada 21 Februari 2024 untuk gelombang pertamanya. Sumber: PSSI

Transfer Update Timnas Indonesia

Usai gugur dari perhelatan Piala Asia, beberapa pemain Tim Nasional Indonesia tengah sibuk dengan proses kepindahannya ke klub baru. Tercatat, ada empat pemain timnas Indonesia yang mendapatkan klub baru di awal 2024 ini. Siapa sajakah mereka? View this post on Instagram A post shared by Port FC Official IG (@portfc_official) Yang pertama ada Asnawi Mangkualam, pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini pindah ke klub kasta tertinggi Thailand, Port FC dari Jeonnam Dragons dengan status bebas transfer. Pencetak gol termuda di Liga 1 Indonesia ini akan bermain di Port FC bersama Yanto Basna. View this post on Instagram A post shared by 수원FC | SUWON FC (@suwonfc) Berita kedua datang dari Pratama Arhan yang akan menjajakan karier selanjutnya di Suwon FC yang bermain di kasta tertinggi Liga Korea. Arhan pindah dari Tokyo Verdy dengan status bebas transfer. Selama di Jepang, Arhan hanya tampil sebanyak 4 kali. Selanjutnya, masih dari sektor kiri, kali ini kabar transfer datang dari Shayne Pattynama. Shane akan bermain bersama KAS Eupen di Belgia usai pindah dari Viking FK. Selama musim 2022/2023, Shane mencatatkan 38 pertandingan, mencetak 1 gol dan 6 assist bersama Viking FK di semua kompetisi. Shane juga akan berjumpa Sandy Walsh yang saat ini membela KV Mechelen. Kabar kepindahan terakhir, datang dari Elkan Baggott. Elkan secara resmi telah mendapatkan klub selanjutnya yakni Bristol Rovers. Bek jangkung ini dipinjamkan dari Ipwich Town. Ini merupakan klub sementara kelima Elkan Baggott usai dipinjamkan dari Ipwich.

Tim U-20 Indonesia Sekolah Pasar Modal di BEI

Tim U-20 Indonesia mengikuti kegiatan Sekolah Pasar Modal di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (2/2). Kegiatan ini berkat kerja sama PSSI melalui Yayasan Bakti Sepak Bola, BEI dan BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS). Selain itu sebagai sarana edukasi dan literasi bagi pemain tim U-20 Indonesia. SPM untuk Negeri merupakan kelanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman antara BEI dan Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia pada 7 Agustus 2023 yang lalu. Kerja sama ini merupakan komitmen nyata untuk memajukan sepak bola Indonesia dengan menyediakan pemahaman tentang investasi, perencanaan keuangan, dan pentingnya persiapan masa pensiun bagi para atlet. Pelatih tim U-20, Indra Sjafri, mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. Apalagi ini baru pertama kali tim U-20 Indonesia mengikuti kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia yang telah mengajak ke sini. Alhamdulillah hari ini BRI Danareksa Sekuritas memberikan dua lot ya untuk para pemain tim U-20 Indonesia,” kata Indra Sjafri. Pada kesempatan ini, BRIDS membagikan 200 lembar atau dua lot saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI ke masing-masing pemain. “Ini suatu hal yang sangat positif. Saya sebagai pelatih yang membangun tim U-20 Indonesia kita mereformasi bagaimana cara membentuk tim nasional yang lebih baik, dan termasuk bagaimana mereka mempersiapkan masa depannya. Selain itu, kita juga melakukan hal-hal lain seperti publik speaking, dan hal-hal lain yang positif untuk mensuport perkembangan karir mereka,” jelas pelatih yang sukses membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013, Piala AFF U-22 2019, dan emas SEA Games 2023 tersebut. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Susyanto sebagai Sekretaris Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia, Marsal Masita Direktur PT Garuda Sepak Bola Indonesia Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, Fifi Virgantara Direktur Retail & Information Technology PT BRI, Danareksa Sekuritas, dan Ardan Adiperdana, Pembina Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia. Sementara itu, salah satu pemain tim U-20 Indonesia, Muhammad Iqbal Gwijangge, bersyukur dia dan rekan-rekannya dapat hadir di kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, kita para pemain mendapat pelajaran baru karena kita juga tahu bermain sepak bola ini tidak selamanya alias ada batas waktunya mungkin sampai umur 35 atau lebih. Dari sekarang kita harus berjuang dan berpikir untuk kedepannya apa yang harus kita lakukan setelah kita pensiun dari dunia sepak bola,” kata Iqbal. “Kegiatan ini bagus sekali untuk kita semua bisa belajar. Saya dan teman-teman juga bisa tahu bagaimana kita bisa investasi yang bagus di saham dalam maupun di luar negeri,” pungkas Iqbal. Tim U-20 saat ini masih menjalani pemusatan latihan di Jakarta hingga 10 Februari mendatang. Skuad Garuda Nusantara tersebut disiapkan untuk berlaga di Piala AFF U-19 2024, Kualifikasi Piala AFC U-20 dan target lolos Piala Dunia U-20 2025 mendatang. Sumber: PSSI

DKI Jakarta Juara Piala Soeratin U-17 Edisi 2023

Tim DKI Jakarta akhirnya keluar sebagai juara pada ajang Piala Soeratin U-17 di Surabaya, Sabtu (3/2) setelah mengalahkan Sumatera Barat dengan skor 6-4 lewat adu penalti. Pertandingan berjalan sengit dari waktu normal hingga perpanjangan waktu, skor bertahan 1-1. Kemudian pada akhirnya harus diputuskan melalui drama adu tendangan penalti. DKI Jakarta pun akhirnya dapat mengunci kemenangan atas lawannya itu. Lima tendangan bola dari pemainnya sukses masuk ke gawang Sumatera Barat, sedangkan lawannya hanya mampu memasukkan tiga bola saja. Dalam laga tersebut, tak hanya kerabat pemain yang hadir ke stadion sebagai bentuk dukungan, tapi ada juga beberapa Exco PSSI terlihat di lapangan untuk menyaksikan laga final itu, mereka adalah Muhammad, Ahmad Riyadh dan Sumardji. Muhammad mengungkapkan kalau para pemain di Piala Soeratin U-17 ini sudah bisa bermain di atas rata-rata. “Permainan mereka di atas rata-rata usia mereka masih muda. Pertandingan berjalan sportif dan seru sampai perpanjangan waktu. Hingga akhirnya DKI Jakarta keluar sebagai juara melalui adu penalti,” ujarnya. Muhammad berharap Piala Soeratin ini akan melahirkan bibit-bibit muda berbakat di sepakbola dan sebagai jembatan untuk pemain muda berkancah di dunia profesional. Sebelum laga final, ada perebutan peringkat ketiga, dimana Jawa Tengah sukses merebutnya dari Kalimantan Timur dengan skor telak 3-0. Berikut Rekap Hasil Laga Final Piala Soeratin U-17: Juara: DKI Jakarta Peringkat Kedua: Sumatera Barat Peringkat Ketiga: Jawa Tengah Pemain Terbaik: Pasha Rayhan Kusworo (DKI Jakarta) Pencetak gol terbanyak: M. Mufdi Iskandar (Jawa Tengah) – 11 gol Sumber: PSSI

Takluk Atas Uzbekistan, Tim U-20 Indonesia Terus Berproses

Tim U-20 Indonesia Akui Keunggulan Thailand

Tim U-20 Indonesia harus mengakui keunggulan Uzbekistan dengan skor 2-3 pada laga uji coba internasional di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (30/1). Garuda Nusantara sebenarnya menampilkan variasi permainan yang baik pada laga ini. Namun, hasil belum berpihak. Sebelumnya, mereka juga kalah 1-2 dari Thailand pada laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (26/1) lalu. Dua gol Indonesia dicetak oleh Muhammad Kafiatur menit ke-32′ dan Arlyansyah Abdulmanan menit ke-74′. Seusai laga, pelatih tim U-20 Indonesia, Indra Sjafri, mengatakan bahwa dua uji coba internasional ini sangat bermanfaat bagi tim dan dirinya menjadi tahu sejauh mana perkembangan anak asuhnya. “Dua laga uji coba internasional ini (lawan Thailand dan Uzbekistan), kami sudah mencoba 27 pemain untuk dimainkan. Dari 30 pemain yang ada, lebih kurang baru 17 pemain yang bisa jadi bagian skuad U-20,” kata Indra Sjafri. “Kami juga melihat dia dua laga uji coba ini terkait fokus pemain di akhir babak. Terus tadi gol kedua dari Uzbekistan karena tidak adanya mungkin koordinasi dan komunikasi, dan orang yang melakukan umpan silang, tapi bola masuk ke gawang, jadi hal-hal kecil seperti itu,” tambahnya. Meski begitu, Indra Sjafri memastikan anak asuhnya akan terus berproses untuk lebih baik. Pelatih berusia 60 tahun itu mengatakan, proses untuk mematangkan tim muda memang butuh waktu. “Dan ya mungkin tim ini baru berproses, dan saya bisa pastikan tim ini akan lebih baik dari waktu ke waktu, dan tim muda memang butuh proses dan waktu, kecuali tim-tim yang usia 23 tahun, kalau U-20 ini labil, oleh sebab itu saya dan tim pelatih sangat berhati-hati mencoret dan memilih mereka,” jelas pelatih yang sukses membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013, Piala AFF U-22 2019, dan emas SEA Games 2023. Dalam waktu dekat, Garuda Nusantara akan kembali kedatangan pemain baru. Beberapa pemain akan dijaring dari Piala Soeratin, Elite Pro Academy, dan pemain-pemain diaspora. “Satu kita lagi mengirim pelatih ke Surabaya untuk melihat semifinal Soeratin Cup dan lagi mengikuti turnamen EPA (Elit Pro Academy). Setelah itu kita lagi menginventarisasi pemain kita yang main di luar negeri. Jadi ada beberapa pemain yang sekarang kelahiran 2005 yang main di luar negeri dan kita sudah berkomunikasi dengan mereka,” jelas Indra. “Nanti di FIFA Matchday bulam Maret kita akan melakukan TC lagi dan saat ini tim akan berlanjut melakukan pemusatan latihan sampai 10 Februari untuk nanti memastikan ada satu atau dua laga uji coba lagi,” pungkasnya. Tim U-20 Indonesia diproyeksikan berlaga di Piala AFF U-19 2024 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Selain itu berharap lolos ke Piala Dunia U-20 2025 di Chile. Sumber: PSSI

Indra Sjafri Akan Rotasi Pemain Lawan Uzbekistan

Indra Sjafri Akan Rotasi Pemain Lawan Uzbekistan

Pelatih tim U-20 Indonesia, Indra Sjafri, akan melakukan rotasi saat menghadapi Uzbekistan dalam laga uji coba internasional di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (30/1). Sebelumnya, saat laga melawan Thailand pada 26 Januari, Indra Sjafri melakukan delapan pergantian pemain. Indra memang menegaskan kalau uji coba kontra Thailand dan Uzbekistan ini sebagai momen untuk mencoba para pemain. Total, Garuda Nusantara saat iki berkekuatan 30 pemain. Namun, saat melawan Thailand, hanya 23 pemain yang masuk skuad. “Pasti (akan melakukan rotasi). Kan sudah saya sampaikan, ini adalah pertandingan untuk mencoba pemain. Oleh sebab itu, sama degan kemarin (saat melawan Thailand), kami memainkan pemain yang berbeda di babak pertama dan babak kedua,” kata Indra Sjafri. Karena itu, hasil akhir bukan tujuan dari uji coba ini. Indra Sjafri mengatakan uji coba melawan Thailand dan Uzbekistan merupakan bagian dari proses pembentukan tim U-20 Indonesia untuk Piala AFF U-19 2024 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Tim ini juga diproyeksikan untuk target jangka panjang lainnya. Yakni, lolos ke putaran final Piala Dunia U-20 2025 di Chile. “Kami memastikan siapa sih sebenarnya pemain-pemain yang kualitasnya kita inginkan dan masuk ke dalam kualifikasi kita,” ujar Indra Sjafri. “Dari parameter tes yang kita lakukan sebelumnya dan dari dua kali uji coba ini termasuk beberapa kali internal game menjadi catatan kita nanti untuk di akhir bulan ini kita akan melakukan evaluasi, siapa yang lanjut dan siapa yang akan dipanggil,” tukasnya. Sumber: PSSI

Babak 16 Besar Putaran Nasional Piala Soeratin U-13 Berakhir

Babak 16 Besar Putaran Nasional Piala Soeratin U-13 Berakhir

Putaran nasional Piala Soeratin U-13 telah menuntaskan laga-laga babak 16 besar. Tim-tim yang lolos dari pertempuran di Lapangan Garudayaksa 1 dan 2, Setu, Kabupaten Bekasi, Minggu (28/1) berhak melaju ke babak 8 besar. Di hari pertama, Sabtu (27/1) babak 16 besar, lolos tim-tim seperti D.I Yogyakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara dan Jawa Timur. Kemudian satu hari setelahnya, giliran DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Timur dan Papua yang menemani mereka di babak 8 besar. Papua mencetak gol terbanyak di babak 16. Tim paling ujung timur Indonesia itu, sukses membungkam Bangka Belitung dengan skor bombastis 8-0. Skor serupa juga pernah terjadi saat perlawanan antara DKI Jakarta dan Jambi di babak penyisihan grup, yang dimenangkan oleh DKI Jakarta. Keduanya merupakan skor terbanyak sejauh ini selama gelaran berlangsung. Babak 8 besar akan berlangsung di tempat yang sama, yakni Lapangan 1 dan 2 Garudayaksa Football Academy, Setu, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/1). Berikut Jadwal Laga 8 Besar Putaran Nasional Piala Soeratin U-13, Selasa, 30 Januari 2024: Pukul 08.00 WIB D.I Yogyakarta vs DKI Jakarta, di Lapangan Garudayaksa Football Academi 1 Jawa Barat vs Banten, di Lapangan Garudayaksa Football Academy 2 Pukul 14.00 WIB Sumatera Utara vs Kalimantan Timur, di Lapangan Garudayaksa Football Academy 1 Jawa Timur vs Papua, di Lapangan Garudayaksa Football Academy 2 Sumber: PSSI

Shayne Pattynama Selangkah Lagi Kantongi Paspor Indonesia

Usai Jordi dan Sandy, Giliran Shayne Pattynama Yang Segera Jalani Naturalisasi

Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengungkapkan, pemain blasteran Shayne Pattynama tidak lama lagi akan mengambil sumpah menjadi warga negara Indonesia (WNI). Amali mengutarakan, kepastian itu diperoleh setelah Presiden RI Joko Widodo menandatangani surat Keputusan Presiden (Keppres) tentang Pewarganegaraan (naturalisasi) untuk Pattynama hari ini. Pattynama akan diambil sumpahnya di kantor Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi DKI Jakarta. Sebelumnya, Pattynama sudah mendapatkan persetujuan dari Komisi III dan X DPR RI untuk mendapatkan status WNI, mengingat pemuda berusia 23 tahun itu memiliki darah Indonesia dari ayah kandungnya yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Pattynama merupakan pemain yang direkomendasikan pelatih Shin Tae-yong untuk memperkuat timnas Indonesia di masa mendatang. PSSI lalu mengajukan permohonan untuk menaturalisasi, karena memiliki garis keturunan Indonesia. “Keppres tentang pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia untuk Shayne Elian Jay Pattynama sudah ditandatangani oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” kata Amali melalui laman resmi Kemenpora. “Kita berharap proses ini bisa segera, termasuk perpindahan dari asosiasi sepakbola Eropa ke asosiasi sepakbola Asia. Dengan kehadiran Shayne Pattynama ini diharapkan bisa menambah kekuatan timnas Indonesia ke depannya,” lanjutnya. Sementara ketua umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah yang telah membantu Pattynama dalam melakukan proses naturalisasi menjadi WNI. “Semua sudah sesuai prosedur dan mekanisme. Semoga proses selanjutnya berjalan lancar. Kita sama-sama berharap semua proses bisa berjalan lancar, termasuk proses perpindahan asosiasi,” ucap Iriawan. Dengan situasi itu, timnas senior kini bakal dihuni sejumlah pemain naturaliasi. Di skuad Piala AFF 2022 sudah ada nama Jordi Amat, Marc Klok, dan Ilija Spasojevic. Sandy Walsh sempat mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas di Bali sebelum bergulirnya Piala AFF, namun tidak bisa bergabung dengan tim, karena tak mendapatkan izin dari klub Belgia KV Mechelen. Sedangkan satu pemain blasteran lainnya, Elkan Baggott, juga tak bisa bergabung dengan tim, karena memilih membantu klub League Two Inggris Gillingham FC keluar dari masa sulit.

Lewati Boaz, Marselino Pencetak Gol Termuda Timnas di Piala AFF

Lewati Boaz, Marselino Pencetak Gol Termuda Timnas di Piala AFF

Gol Marselino Ferdinan ke gawang Filipina menjadikannya sebagai pencetak gol termuda Timnas Indonesia di Piala AFF. Sebelumnya rekor itu dipegang Boaz Solossa. Marselino mencetak sebiji gol dalam kemenangan 2-1 Timnas Indonesia atas Filipina di Stadion Rizal Memorial, Manila, Senin (3/1/2022). Pemain Persebaya Surabaya itu melakukan passing 1-2 sentuhan dengan Saddil Ramdani sebelum melepaskan tembakan yang bersarang di gawang Filipina. Total football performed by The Garuda for their second of the night 🇮🇩 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 𝗟𝗜𝗩𝗘: https://t.co/LEJANHpjNL#AFFMitsubishiElectricCup2022 | #BeTheGameChanger | #PHIvIDN pic.twitter.com/N8B1GudKEY — ASEAN United FC (@aseanutdfc) January 2, 2023 Jika menilik tanggal kelahiran Marselino, maka gol itu dicetaknya di usia 18 tahun, 3 bulan, 24 hari. Ia lahir pada 9 September 2004. Catatan itu membuat Marselino melampaui rekor Boaz sebagai pencetak gol termuda Timnas Indonesia di Piala AFF. Boaz juga mencetak gol di usia 18 tahun pada Piala Tiger 2004 (nama lama Piala AFF). Boaz mencetak gol pertamanya buat Timnas Indonesia di ajang itu saat menghadapi Laos, 7 Desember 2004. Itu berarti golnya dicetak di usia 18 tahun, 8 bulan, dan 22 hari. Bochi, sapaannya, lahir pada 16 Maret 1986. Totalnya Boaz mencetak empat gol di Piala Tiger 2004. Dua gol lain dicetak ke gawang Vietnam dan Malaysia. Kini rekor gol termuda yang dipegang Boaz diambil alih Marselino. Sebuah rekor yang akhirnya pecah dalam tempo 18 tahun dan 26 hari. Saat Boaz mencetak rekor itu, Marselino belum genap berusia tiga bulan. Gol Boaz ke gawang Laos terjadi saat Marselino berusia 2 bulan dan 28 hari. Terlepas dari selebrasi Marselino, kemenangan atas Filipina mengantarkan timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2022. Skuad Garuda lolos sebagai runner-up Grup A setelah mengumpulkan 10 poin dari empat pertandingan. Poin Indonesia di klasemen akhir Grup A sama dengan milik Thailand, yang menjadi juara grup. Namun, posisi Indonesia (+9) di bawah Thailand (+11) karena kalah selisih gol. Di semifinal Piala AFF 2022, timnas Indonesia akan menghadapi juara Grup B Piala AFF 2022 Vietnam. Menurut jadwal semifinal Piala AFF 2022, leg pertama Indonesia vs Vietnam akan digelar pada Jumat (6/1/2023). Indonesia jadi tuan rumah lebih dulu. Kemudian, Vietnam gantian menjamu Indonesia pada leg kedua, Senin (3/1/2023).

AFF Mitsubishi Electric Cup 2022. Indonesia 2-1 Filipina

Hanya menang 2-1 atas tuan rumah Filipina pada laga terakhir Grup A Piala AFF di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, malam ini, Indonesia akan menghadapi juara Grup B. Dalam laga terakhir Grup A, baik Thailand dan Indonesia sama-sama meraih 10 poin, hasil tiga kali menang dan sekali seri. Namun, Thailand yang menang 3-1 atas Kamboja berada di puncak klasemen karena unggul dalam produktivitas gol. Di Grup B penentuan juara grup akan tersaji besok. Vietnam akan menghadapi Myanmar dan Malaysia jumpa Singapura dalam partai hidup mati. Vietnam saat ini memimpin klasemen dengan 7 poin. Sama dengan Singapura. Sedangkan Malaysia mengoleksi 6 poin. “Siapapun lawan yang akan kita hadapi, Indonesia harus siap untuk memenangi pertandingan. Karena target kita memang ke final dan juara, “ kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Indonesia akan menjadi tuan rumah lebih dulu, Jumat (6/1) menghadapi juara Grup B di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Setelah itu baru menjalani laga away pada Senin (9/1). Sumber: PSSI