AFF U-16: Australia Raih Gelar Juara

Australia U-16 keluar sebagai juara ASEAN U-16 Boys Championship atau Piala AFF U-16 2024. Socceroos mengalahkan Thailand dalam laga final di Stadion Manahan, Solo, Rabu, 3 Juli 2024. Socceroos mendapat hadiah penalti dari wasit asal Jepang Koji Takasaki yang menunjuk titik putih pada menit ke-10 setelah Kanapoth Inthasing dianggap melakukan pelanggaran handball. Namun momen tersebut ditinjau ulang oleh Video Assistant Referee (VAR) dan wasit membatalkan keputusannya karena dalam tayangan ulang terlihat bola mengenai wajah bukan tangan sang pemain. Thailand membuka keunggulan melalui gol Poramet Laoongdi pada menit ke-33. Berawal dari bluder Malual Kuir yang gagal mengontrol bola, Poramet berhasil mencurinya dan melepaskan tendangan keras yang tak bisa dihalau kiper Jai Ajanovic. Quinn Macnicol mencetak gol penyama kedudukan untuk Australia pada menit ke-45+3. Menerima umpan cutback Amlani Tatu, pemain asal klub Brisbane Roar itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tempo permainan berjalan cukup lambat. Australia dan Thailand saling bergantian melancarkan serangan, tetapi mereka kerap gagal melepaskan umpan kunci untuk membuat peluang di area sepertiga akhir. Penyelesaian akhir dari masing-masing pemain kedua tim juga belum maksimal. Australia sempat menambah keunggulan lewat gol Anthony Didulica pada menit ke-77. Berawal dari kecerdikan Amlani Tatu yang melambungkan bola melewati kiper Supakorn Poonphol, Didulica berduel dengan bek Thailand dan akhirnya berhasil melepaskan tendangan ke gawang yang kosong. Namun, gol tersebut dianulir wasit Koji Takasaki setelah meninjau ulang momentumnya melalui VAR. Didulica dianggap lebih dulu melakukan pelanggaran handball. Pada sisa waktu babak kedua, Australia dan Thailand tidak mampu memaksimalkan sejumlah peluang yang didapat. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1 dan dilanjutkan melalui babak adu penalti. Jayden Peter Necovski menjadi penentu kemenangan Australia atas Thailand lewat babak adu penalti dengan skor 8-7. Tendangan kerasnya ke pojok kanan bawah gawang tidak mampu dihalau Supakorn Ponphool menjadi akhir pertarungan perebutan gelar juara Piala AFF U-16 2024. Ini menjadi gelar juara ketiga Piala AFF U-16 ketiga Australia setelah mereka meraih trofi pada edisi 2008 dan 2016. Tim asuhan Bradley John Maloney juara dengan catatan tak terkalahkan sejak fase grup. Mereka meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang di babak grup, lalu mengalahkan Timnas U-16 Indonesia 5-3 di semifinal. Australia selanjutnya akan bertarung dalam kualifikasi Piala Asia U-17 2025 yang bakal digelar mulai 19-27 Oktober 2024. Mereka tergabung dalam grup G bersama Timnas U-16 Indonesia, Kuwait, dan Kepulauan Mariana Utara. Sumber: Tempo

AFF U-16: Bermain 10 Pemain, Indonesia Akui Keunggulan Australia

Tim U-16 Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dengan skor 3-5 pada laga semifinal ASEAN U-16 Boys Championship 2024. Laga tersebut berlangsung di Stadion Manahan, Solo. Tiga gol Garuda Muda dicetak oleh Muhammad Zahaby Gholy pada menit ke-3′ serta 45′, dan Josh Holong menit ke-90+1′. Meski kalah, perjuangan Putu Panji dan kawan-kawan layak diapresiasi, apalagi harus bermain dengan 10 orang pemain sejak menit ke-28 setelah Raihan Sudrajat mendapat kartu kuning kedua pada menit ke-27. “Kami tetap apresiasi kerja keras dan perjuangan pemain pada laga ini. Walaupun bermain dengan 10 pemain, tapi bisa bermain dengan baik. Mental pemain luar biasa,” kata pelatih Indonesia, Nova Arianto seusai laga. Nova menambahkan mengikuti turnamen ini menjadi pengalaman yang baik demi menghadapi kualifikasi Piala AFC U-17 2025 pada bulan Oktober mendatang. “Ya di sini saya bilang daya juang pemain saya secara mentality sangat-sangat luar biasa. Ini jadi pelajaran yang berharga buat pemain kami. Ini pelajaran yang baik buat pemain agar ke depannya bisa lebih baik dan berkembang terus,” tambahnya. Sementara itu, gelandang Daniel Alfrido mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya sudah berjuang maksimal pada laga ini. Apalagi meski bermain dengan 10 orang pemain masih mampu memberikan perlawanan yang luar biasa. “Pada laga tadi kita sudah bekerja keras meski harus mengalami kekalahan. Kami masih ada waktu untuk persiapan mengikuti Piala AFC U-17 mendatang serta bertemu Australia lagi dan tentunya ingin menang dari mereka,” kata Daniel. Dengan hasil ini, Indonesia akan melawan Vietnam pada laga perebutan tempat ketiga, Rabu (3/7) mendatang di Stadion Manahan, Solo. Vietnam pada laga semifinal sebelumnya kalah 1-2 dari Thailand.

AFF U-16: Indonesia Lolos ke Semifinal

Tim U-16 menang telak 6-1 atas Laos pada laga terakhir Grup A ASEAN U-16 Boys Championship 2024 di Stadion Manahan Solo, Kamis (27/6). Hasil ini membuat Indonesia lolos ke babak semifinal sebagai juara Grup A. Keenam gol Indonesia dicetak oleh, M Zahaby Gholy pada menit ke 24′ , lalu bunuh diri pemain Laks Sayyavath 30′, Josh Holong 37′, 61′, Putu Panji 45+2′, dan M Mierza 79′. Pada babak semifinal nanti, Indonesia akan melawan runner up terbaik dari grup B atau C. “Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain saya yang sudah berjuang maksimal di pertandingan hari ini. Saya juga bersyukur sebanyak 23 pemain sudah kami turunkan untuk bermain di turnamen ini,” kata pelatih Indonesia, Nova Arianto seusai laga. Meski begitu, Nova mengungkapkan bahwa timnya masih memiliki kekurangan. Ia meminta kepada pemainnya tetap fokus. “Dan saya sampaikan kepada pemain ini menjadi awal untuk kedepannya bisa lebih baik lagi dan saya minta pemain bisa fokus lagi dan melupakan euforia malam ini sehingga semifinal kami bisa tampil maksimal,” tambahnya. Pelatih asal Semarang tersebut juga menyatakan bahwa dirinya juga fokus melihat progres setiap pemain. “Saya sampaikan pada pemain saya agar selalu fokus tiap pertandingan dan bersyukur kami bisa lolos. Kami lihat siapa yang akan Indonesia hadapi di semifinal apakah Thailand, Australia atau dari grub B yakni Kamboja, Vietnam atau Myanmar siapapun lawannya kita siap,” jelasnya. “Terkait adaptasi dan kemajuan pemain. Secara taktik pemain bisa cepet beradaptasi dengan apa yang ada di dalam begitu kami pakai. Saya bersyukur pemain bisa menjalankan dengan baik sehingga apapun formasi yang kami pakai, jika ada perubahan formasi di tengah pertandingan pemain tidak ada masalah dan saya melihat itu menjadi progres pemain,” imbuh Nova. Indonesia tampil sebagai juara grup A dengan mengemas poin sempurna yakni 9, diikuti Laos di peringkat 2 dengan meraih 6 poin. Babak semifinal akan dilaksanakan di Stadion Manahan, Solo pada 1 Juli mendatang.

Profil Jens Raven, Striker Muda Baru Timnas

Jens Raven resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah pengambilan sumpah di Kementerian Hukum dan Ham, Jakarta, Kamis (27/6/2024) WIB. Berikut profil penyerang muda timnas Indonesia itu. “Jens Raven resmi telah diambil sumpah oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta R Andika Dwi Prasetya. Semoga kehadirannya membawa perubahan dan kontribusi positif untuk perkembangan Timnas sepak bola Indonesia,” kata Humas Kanwil Kumham DKI Jakarta di Instagram reminya @kanwilkumhamdki, Kamis (27/6/2024). Melansir laman Transfermarkt, Kamis (27/6/2024) Jens Raven lahir pada tanggal 12 Oktober 2005. Pemain yang kini genap berusia 18 tahun ini terbiasa bermain di posisi penyerang depan. Jens Raven masuk dalam skuad awal Timnas Indonesia U-19 menjelang Piala AFF U-19 2024. Sebelumnya, Raven juga menjadi bagian dari Skuad Garuda Muda yang tampil di Toulon Cup 2024. Darah WNI Jens Raven diketahui mengalir dari sang nenek. Nenek Jens Raven berasal dari Yogyakarta. Meski begitu, dirinya saat ini masih tercatat berkewarganegaraan Belanda. Meski saat ini memperkuat tim muda Dordrecht U-21, nyatanya Raven belum sekalipun memperkuat klub profesional. Sebelumnya ia sempat main di klub amatir Belanda, SV Nootdorp. Raven total telah mencetak 6 gol dari 19 laga yang dilakoninya bersama FC Dordrecht U-21. Dengan rincian 2 gol dari 10 penampilan di Divisi 2 musim semi U-21 dan 4 gol dari 9 laga di Divisi 2 musim gugur U-21 pada 2023-2024. Melihat usia Jens Raven yang masih relatif muda, ia memiliki masa depan panjang. Kualitas Jens Raven sebagai penyerang hanya perlu diasah lagi. Jika dipanggil ke Timnas Indonesia, Jens Raven akan melengkapi daftar penyerang muda. Selain Jens Raven, skuad besutan Shin Tae-yong telah memiliki Rafael Struick (21 tahun) yang jadi andalan di Piala Asia U-23 2024. Raven juga akan bersaing dengan striker lokal seperti Ramadhan Sananta (21 tahun). Serta satu nama lain yakni Hokky Caraka (19 tahun).

Jens Raven Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

PSSI dengan bangga mengumumkan bahwa Jens Raven, pemain berbakat yang baru berusia 18 tahun dan saat ini membela FC Dordrecht, telah resmi mengucapkan sumpah kewarganegaraan sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Pengambilan sumpah menjadi WNI yang dilakukan pada Kamis, 27 Juni 2024 ini menjadi langkah penting sekaligus menandai komitmen baru Jens Raven untuk membangun sepakbola nasional. Terlebih dengan usia yang masih muda, pemain kelahiran 1 Oktober 2005 ini bakal memperkuat skuad Timnas U-19. “Sudah pasti saya menyambut baik kehadiran Jens Raven, pemain muda untuk menambah skuad timnas, baik yang U-19 ataupun pelapis timnas senior yang memang butuh pemain berkualitas. Apalagi setelah banyak kita menambah pemain-pemain belakang, kehadiran Jens yang biasa main di lini tengah-depan, sangat kita butuhkan,” ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Jakarta, Kamis (27/6). Pemain Dordrecht U-21 itu memang masuk skuad Garuda Nusantara untuk Piala AFF U-19 2024 mendatang. Sebelumnya, Raven juga ambil bagian saat Timnas Indonesia U-20 berlaga di Toulon Cup 2024. Hadirnya Raven tentu menambah kekuatan Timnas Indonesia. Apalagi, skuad Garuda membutuhkan amunisi di lini serang sehingga diharapkan striker berpostur 1,89 meter itu bisa memberi dampak positif.

Indra Sjafri Panggil 33 Pemain untuk TC Tim U-19 di Jakarta

Pelatih kepala tim U-19 Indonesia, Indra Sjafri memanggil 33 pemain pada pemusatan latihan di Jakarta. Garuda Nusantara disiapkan untuk menghadapi turnamen ASEAN U-19 Boys Championship dari tanggal 17 hingga 29 Juli 2024 di Surabaya. Indra dan timnya juga banyak mendapatkan banyak pengalaman bertanding pasca turnamen The Maurice Revello Tournament atau yang dikenal dengan nama Toulon Cup. “Setelah kita melakukan uji coba di Toulon sebanyak lebih kurang lima pertandingan, tanggal 23 Juni 2024 kemarin kita memanggil 33 pemain untuk melakukan TC persiapan AFF U-19 di Surabaya nanti tanggal 17 sampai 29 Juli 2024. Pemain-pemain ini sudah mempersiapkan diri untuk bisa menjadi bagian tim AFF kita,” kata Indra Sjafri, Senin (24/6) di Jakarta. Adapun menu-menu latihan yang akan dilahap oleh para pemainnya antara lain mengembalikan kondisi fisik, melalui latihan fisik. Lalu berikutnya ada test fisik lainnya sampai ke uji coba. “Minggu pertama ini kita akan coba meningkatkan kondisi fisik mereka kembali, dan besok kita akan melakukan tes inBody, tes VALD dan VO2 max per saat ini, dan setelah itu kita rencanakan uji coba sebanyak tiga kali, nanti diatur dan diumumkan oleh PSSI,” jelas Indra. Laga perdana tim U-19 di turnamen ASEAN U-19 Boys Championship yakni melawan Filipina tanggal 17 Juli 2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pukul 19.30 WIB. Kemudian berikutnya melawan Kamboja di tanggal 20 Juli dan terakhir melawan Timor Leste di tanggal 23 Juli 2024, waktu dan tempat yang sama. Daftar Pemain Tim U-19 Indonesia TC Jakarta: 1. Ikram Algiffari 2. I Wayan Artha Wiguna 3. Aditya Ramadhan 4. Fitrah Maulana Ridwan 5. Muhammad Mufli Hidayat 6. Muhammad Alfahrezi Buffon 7. Rizdjar Nurviat Subagja 8. Kadek Arel Priyatna 9. Meshaal Hamzah Bashier Oman 10. Muhammad Iqbal Gwijangge 11. Sulthan Zaky Pramanaputra Razak 12. Muhammad Farhan Sopiulloh 13. Dony Tri Pamungkas 14. Alexandro Felix Kamuru 15. Welberlieskott De Jardim 16. Fandi Bagus Pamungkas 17. Figo Dennis Saputrananto 18. Muhammad Kafiatur Rizki 19. Ji Da Bin 20. Muhammad Darel Valentino Erlangga 21. Toni Firmansyah 22. Pramoedya Putra 23. Arlyansyah Abdulmanan 24. Muhammad Mufdi Iskandar 25. Marselinus Ama Ola 26. Muhammad Riski Afrisal 27. Arkhan Kaka Putra Purwanto 28. Muhammad Nabil Asyura 29. Rahmat Syawal 30. Camara Ousmane Maket 31. Muhammad Ragil 32. Jens Raven 33. Ferre Murari

AFF U-16: Kembali Raih Kemenangan, Indonesia Jaga Peluang ke Semifinal

Timnas Indonesia U-16 jaga peluang ke semifinal Piala AFF U-16 2024 usai kalahkan Filipina 3-0 dalam laga kedua Grup A di Stadion Manahan, Solo, Senin (24/6). Timnas U-16 mendominasi permainan sejak menit awal. Garuda Nusantara terus menggempur pertahanan Filipina. Indonesia memaksa Filipina bermain bertahan Tidak jarang Filipina menumpuk pemain hingga sembilan orang di kotak penalti saat ditekan Indonesia. Meski begitu Indonesia masih kesulitan mencetak gol. Tuan rumah bisa menembus pertahanan Filipina, namun percobaan demi percobaan dengan tembakan dari luar kotak penalti lawan belum membuahkan hasil. Pada menit ke-16 Fadly Alberto memiliki peluang, tetapi sontekan kaki kanannya bisa ditangkap kiper Enrique Santino Sunico. Bek tengah Indonesia Ida Bagus Cahya membuang peluang emas pada menit ke-21. Cahya terlambat menyontek bola sehingga hanya membuahkan tendangan gawang. Tembakan Josh Holong Junior dari sudut sempit pada menit ke-25 diblok lawan, haanya menghasilkan sepak pojok. Dalam membongkar pertahanan Filipina, Timnas U-16 sering mengandalkan Dafa Zaidan di sisi kanan dengan umpan-umpan silang. Filipina memiliki satu percobaan pada menit ke-28, namun tendangan Jimm Leowell masih melebar di sisi kanan gawang Indonesia. Cahya kembali dapat peluang pada menit ke-30, namun sundulannya ditepis kiper Francisco. Kemudian terjadi kemelut tapi, Indonesia gagal memanfaatkan momentum. Pada menit ke-41, Evandra melepaskan umpan silang mendatar dari sisi kiri, tetapi Josh Holong terlambat nyambar di depan gawang. Usai bermain imbang 0-0 pada babak pertama, Indonesia langsung menekan di babak kedua. Tendangan kaki kiri Evandra pada menit ke-56 terlalu lemah sehingga ditangkap kiper Francisco. Gol yang ditunggu-tunggu Indonesia datang pada menit ke-65 melalui tembakan kaki kiri Evandra Florasta. Bermula dari tembakan Daniel Alfrido yang diblok lawan, bola liar langsung disambar Evandra dengan sepakan kaki kiri. Gol itu jadi yang pertama setelah 19 percobaan shot on goal Tim Merah Putih dalam laga ini. Tuan rumah bertekad menggandakan keunggulan pada menit ke-69, tetapi sepakan Fadly Alberto melayang di atas mistar gawang. Mochamad Mierza Firjatullah menggandakan keunggulan Indonesia jadi 2-0 pada menit ke-71. Mendapat umpan terobosan Fadly Alberto, Mirza menggiring bola hingga kotak penalti kemudian menempatkan bola dengan apik tanpa bisa dihalau kiper Filipina. Mierza mencetak gol kedua dalam pertandingan ini yang membawa Indonesia unggul 3-0 pada menit ke-90+2. Mierza memanfaatkan bola rebound di dalam kotak penalti Filipina dengan sepakan kaki kiri. Indonesia U-16 menang telak 3-0 atas Filipina di Piala AFFU-16 2024. Sumber: CNN

SDN 085 Ciumbuleuit dan SDN 043 Cimuncang Raih Titel Jawara MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024

Foto bersama para juara dan semifinalis KU 10 dan 12 MilkLife Soccer Challenge - Bandung Series 1 2024 yang berlangsung di Progresif Sport Centre, Minggu (23/6).

Bandung, 23 Juni 2024 – Atmosfer seru dan menegangkan tersaji dalam partai final MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024 yang berlangsung di Progresif Sport Centre Minggu (23/6). SDN 085 Ciumbuleuit keluar sebagai kampiun usai mengalahkan SDN 075 Jatayu di Kategori Usia (KU) 10. Sementara itu, di KU 12, SDN 043 Cimuncang C tampil perkasa dan berhasil meredam perlawanan SDN 036 Ujungberung.  Mencuplik jalannya laga final pada KU 10, SDN 085 Ciumbuleuit mampu mempertahankan permainan impresif yang ditunjukkan sejak awal kompetisi MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024. Di lain sisi, sadar bahwa lawannya cukup tangguh, SDN 075 Jatayu juga bermain menyerang dan menyebabkan aksi saling serang tersaji sejak kick off. Syahdan, melalui skema serangan balik, SDN 085 Ciumbuleuit membuka keran keunggulan 1-0 yang ditorehkan Naya Aisha Kirana. Sosok sentral sebagai pengatur serangan itu mendongkrak semangat rekan setimnya usai mencetak gol dengan melepaskan tendangan mendatar ke sudut gawang yang tak bisa ditepis oleh goal keeper SDN 075 Jatayu. Terbukti, gol kembali disarangkan punggawa SDN 085 Ciumbuleuit jelang jeda turun minum. Kali ini, pencetak gol terbanyak KU 10 di MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1, Nadhiva Shula yang menorehkan namanya di papan skor usai memanfaatkan kemelut di mulut gawang. Di babak kedua, SDN 075 Jatayu mencoba bangkit dengan bermain lebih agresif. Permainan terbuka dan saling serang pun kembali tak terhindarkan dan upaya keras siswi-siswi asuhan Irpan Nur Alanurin Anwar tersebut membuahkan hasil lewat gol yang diciptakan Arsifa Kayla Putri. Sayang, skor 2-1 tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan dan gelar jawara sukses diraih oleh SDN 085 Ciumbuleuit. Sang pencetak gol dan kapten tim SDN 085 Ciumbuleuit, Naya Aisha Kirana bertutur, dirinya sempat ‘demam panggung’ jelang menjejakkan kaki di laga final. “Awalnya sempat deg-degan sebelum main karena ini adalah pertandingan final pertama buat aku. Tapi mulai main enjoy karena disemangati pendukung dan pelatih. Aku juga terus semangati teman-teman agar tidak takut dengan lawan. Saya senang banget bisa mencetak banyak gol dan menjadi juara di MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024,” kata Naya dengan wajah bangga. Sementara itu, di laga final KU 12, skor identik 2-1 juga terjadi ketika SDN 043 Cimuncang C berjumpa dengan SDN 036 Ujungberung di lapangan hijau. Skuad SDN Cimuncang C mampu tampil percaya diri sekalipun teriakan pendukung lawan begitu dominan bergema dari tribun penonton. Alih-alih tertekan dengan aksi ‘pemain ke 12’ lawan, SDN 043 Cimuncang C bergegas mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. Gelombang-gelombang serangan yang dilancarkan punggawa SDN 043 Cimuncang C alhasil memaksa para pemain SDN 036 Ujungberung berkutat di lini pertahanan. Tak butuh waktu lama, kondisi tersebut membuat SDN 043 Cimuncang C berhasil membongkar pertahanan lawan dan menorehkan gol lewat kaki Sandrina Rachelia Suprapto. Gol tersebut pula yang mengantarkan Sandrina meraih titel Top Skorer dengan torehan 22 gol sepanjang kompetisi bergulir di Bandung. Setelah unggul 1-0, tidak butuh waktu lama bagi SDN 043 Cimuncang C menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Berawal dari perebutan bola di luar kotak penalti, Hilda Rizki Shaffira menendang bola liar, mengarah ke gawang, dan gagal diantisipasi penjaga gawang SDN 036 Ujungberung, Fitriana. Belum menyerah meski tertinggal dua gol, SDN 036 Ujungberung bermain lebih menyerang usai restart. Usai gagal memanfaatkan beberapa peluang di area lawan, gol akhirnya tercipta dengan kondisi gol bunuh diri akibat blunder pemain lawan saat menyundul bola di area pertahanan. Sayang, meski mulai percaya diri dan tampil menekan, skor 2-1 untuk kemenangan SDN 043 Cimuncang C tak berubah hingga akhir. Kemenangan ini membuat Sandrina bangga berlipat-lipat. Di level individu, dia berhasil membanggakan keluarga dengan torehan pencetak gol terbanyak KU 12 di MilkLife Soccer Challenge Bandung Series 2024. Di level sekolah, ia sukses memboyong timnya naik podium tertinggi. “Aku senang bisa jadi juara di MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024, apalagi juga jadi top skor. Tadi di final lawannya main bagus khususnya dalam bertahan dan aku sempat kesulitan mencetak gol. Tapi aku terus berusaha sekuat tenaga mencetak gol dan menjadi juara,” tutur buah hati dari Susi Herawati ini. Laga final MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024 juga dihadiri oleh sejumlah punggawa Timnas Putri Indonesia yakni Reva Octaviani, Agnes Sintauli Hutapea, Siti Nuriyah, Gadhiza Asnanza, serta pemain Timnas U 17 Putri, Wandha Azzahra Octana Maharani. Bahkan, Reva Octaviani, merasa bersyukur kini sepak bola putri mulai bergelora di level usia dini. Ia berharap turnamen ini dapat dimanfaatkan para siswi untuk menggali dan mengasah bakat mereka sebagai atlet sepak bola. “Kalau bisa memutar waktu, saya pengin kembali ke usia 10 tahun agar bisa ikut turnamen ini. Karena buat saya ini kegiatan yang sangat positif dan harus diikuti. Sayang, dulu belum ada. Makanya, kesempatan ini jangan sampai dilewatkan buat adik-adik dan semoga semakin banyak lahir atlet-atlet pesepakbola putri di Bandung yang bisa membawa nama Indonesia,” tutur dia. Kepala Pelatih MilkLife Soccer Challenge, Coach Timo Scheunemann mengatakan, penyelenggaraan turnamen sepak bola untuk siswi sekolah dasar di Kota Kembang ini membuat dirinya takjub. Berbeda dari kota lainnya, KU 10 di Bandung terlihat lebih potensial. Ia pun memberikan apresiasi kepada para pelatih tim-tim yang bersaing di MilkLife Soccer Challenge – Bandung Series 1 2024 karena sudah mempersiapkan anak didik masing-masing dengan baik. “Saya melihat antusiasme di Bandung tergolong tinggi dan semoga berikutnya ada lebih banyak SD lain yang ikut bertanding di MilkLife Soccer Challenge. Ada yang unik di kota ini karena siswi-siswi KU 10 banyak yang berkualitas dibandingkan dengan kota-kota lain. Saya juga respek kepada kebanyakan pelatih di sini karena terlihat mereka sudah menerapkan apa yang didapat dari coaching clinic. Saya berharap mereka dapat menambah intensitas berlatih di kelas ekstrakurikuler sekolah masing-masing,“ kata Timo. Risman Al Isnaeni, S.H selaku Kasi Kelembagaan dan Peserta Didik Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Bandung yang juga hadir dalam partai final ini menyambut positif bergulirnya turnamen MilkLife Soccer Challenge yang diadakan di berbagai kota khususnya di Bandung ini.  “Turnamen ini adalah hal yang baru pertama kali diadakan di Bandung dan kami sangat mendukung sehingga ini bisa bergulir secara masif. Mari kita menyatukan persepsi dan bekerja sama dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife untuk menciptakan anak-anak putri kita bisa lebih berprestasi,“ tandas dia. Berikut daftar … Read more

Lamine Yamal Pecahkan Rekor Pemain Termuda Piala Eropa

Lamine Yamal memecahkan rekor pemain termuda yang tampil di Piala Eropa saat memperkuat Timnas Spanyol melawan Kroasia dalam laga Grup B Euro 2024, Sabtu, 15 Juni. Pemain itu masuk dalam sebelas pertama timnas Spanyol pilihan pelatih Luis de la Fuente. Pemain sayap Barcelona itu saat ini berusia 16 tahun 338 hari. Ia akan melampaui rekor milik pemain internasional Polandia Kacper Kozlowski, yang terukir pada Piala Eropa 2020, saat dimainkan ketika masih berusia 17 tahun 246 hari. Yamal bukan hanya menjadi pemain termuda yang pernah tampil pada pertandingan Piala Eropa, tetapi sekaligus menjadi pemain termuda yang bermain di putaran final Piala Eropa. Pemain muda itu telah menjadi sosok yang menjanjikan untuk La Roja, setelah sebelumnya bersinar bersama Barcelona pada tahun lalu. De la Fuente memberi kesempatan melakukan debut timnas Spanyol kepada Yamal pada September tahun lalu. Saat itu ia mencetak rekor sebagai pemain termuda dan pencetak gol termuda Spanyol, saat melawan Georgia pada kualifikasi Piala Eropa 2024. Dengan penampilannya kelak di pertandingan melawan Kroasia, maka Yamal mendepak Jamal Musiala dari daftar lima pemain termuda sepanjang masa yang tampil di Piala Eropa. Seandainya Yamal mencetak gol pada Piala Eropa 2024, ia akan memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda di ajang akbar itu, dengan memecahkan rekor milik pemain Swiss Johan Vonlanthen yang dibukukan saat melawan Prancis pada 2004. Saat ini, di dua pertandinga Piala Eropa 2024, Yamal baru mencetak satu assist. Yamal lahir di Barcelona dari ibu berasal dari Equatorial Guinea dan ayah dari Maroko. Sejauh ini ia telah mencatatkan lima penampilan untuk timnas Spanyol dengan koleksi dua gol. Daftar pemain termuda yang tampil di Piala Eropa: 16 tahun 338 hari: Lamine Yamal (Spanyol 3-0 Kroasia, 15/06/2024) 17 tahun 246 hari: Kacper Kozłowski (Spanyol 1-1 Polandia, 19/06/2021) 17 tahun 349 hari: Jude Bellingham (Inggris 1-0 Kroasia, 13/06/2021) 18 tahun 71 hari: Jetro Willems (Belanda 0-1 Denmark, 09/06/2012) 18 tahun 115 hari: Enzo Scifo (Belgia 2-0 Yugoslavia, 13/06/1984)

5 Wonderkid yang Berpotensi Bersinar di Euro 2024

Euro 2024 sedang bergulir di Jerman hingga 14 Juli nanti. Sejumlah pemain muda sudah mulai unjuk gigi di ajang sepak bola terbesar antarnegara Eropa ini. Sejumlah pemain berlabel Wonderkid bahkan sudah bisa menggeser pemain yang lebih senior untuk unjuk gigi di level senior Eropa. Ada beberapa pemain yang akan mencuri perhatian mata dunia, ketika membela negaranya, penampilan terbaik dalam diri para Wonderkid diharapkan juga bisa hadir. Berikut 3 wonderkid berusia di bawah 20 tahun yang berpotensi menjadi idola baru di dunia sepak bola Euro 2024 1. Lamine Yamal Lamine Yamal merupakan pemain termuda di Euro 2024 kali ini. Winger Barcelona itu masih berusia 16 tahun dan baru akan berulang tahun yang ke-17 pada 13 Juli nanti. Yamal musim lalu membela Barcelona sebanyak 50 kali di lintas ajang dengan mencetak 7 gol dan 10 assist. Pemain keturunan Maroko-Guinea Khatulistiwa ini sudah membela Timnas Senior Spanyol selama 7 kali dengan catatan 2 gol dan 4 assist. Sejauh ini, pada pertandingan kedua fase grup Euro 2024, Yamal sudah bermain di 2 pertandingan fase grup dan mencatatkan satu assist. 2. Kobbie Mainoo Kobbie Mainoo pemain termuda skuad Timnas Inggris di Euro 2024. Gelandang keturunan Ghana ini menjadi pemain penting Manchester United (MU) di musim lalu, dengan catatan 32 kali main serta 5 gol dan 1 assist di lintas ajang. Mainoo bisa diplot sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan, tetapi di saat darurat juga bisa menjadi gelandang serang. Untuk Timnas Senior Inggris, pemain 19 tahun itu sudah bermain 3 kali. Sejauh ini, pada pertandingan kedua fase grup Euro 2024, Mainoo baru bermain satu kali sebagai pengganti kala Inggris menaklukkan Serbia. 3. Warren Zaire-Emery Tidak kalah menariknya pemain ini Warren Zaire-Emery menjadi pemain termuda di skuad Timnas Prancis pada Euro kali ini. Gelandang keturunan Martinique ini menjadi pemain penting Paris Saint-Germain (PSG) di musim lalu, dengan catatan 43 kali main serta 3 gol dan 7 assist di lintas ajang. Zaire-Emery bisa dipasang sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan, tetapi saat dibutuhkan juga bisa menjadi pemain sayap kanan. Untuk Timnas Senior Prancis, pemain 18 tahun itu sudah bermain 3 kali dan mencetak 1 gol. Sementara itu, pada pertandingan kedua fase grup Euro 2024, Zaire-Emery belum mencatatkan menit bermain. 4. Arda Gueler Pemain berikutnya Arda Gueler menjalani musim yang tidak mudah bersama Real Madrid di musim lalu. Sebab, pemain 19 tahun itu sempat mengalami cedera parah. Gueler perlahan mulai nyetel di paruh kedua musim lalu. Eks gelandang serang Fenerbahce itu total mencetak 6 gol dari 12 laga lintas ajang bersama Real Madrid musim lalu. Untuk Timnas Senior Turki, ia sudah main 7 kali dan mencetak satu gol. Sejauh ini, pada pertandingan kedua fase grup Euro 2024, Gueler sudah bermain di 2 pertandingan fase grup dan mencatatkan satu gol. Guller mencetak gol spektakuler ke gawang Georgia. 5. Kenan Yildiz Kenan Yildiz cukup multifungsi di lini serang karena bisa bermain sebagai winger, gelandang serang, dan striker. Pemain 19 tahun itu bermain 32 kali untuk Juventus di lintas ajang musim lalu dengan catatan 4 gol dan 1 assist. Kelebihannya ada pada kualitas umpan akurat dan tendangan dari luar kotak penalti, sehingga bisa menjadi playmaker ulung. Sementara untuk Timnas Senior Turki, Yildiz sudah mencetak 1 gol dan 2 assist dari 7 laga. Sejauh ini, pada pertandingan kedua fase grup Euro 2024, Yildiz mencatatkan dua kali penampilan. Siapakah yang mampu melaju paling jauh pada gelaran Euro 2024? Layak ditunggu.

AFF U-16: Indonesia Libas Singapura

Timnas U-16 Merah Putih berhasil mencatatkan hasil gemilang pada pertandingan perdana grup A. Indonesia menang 3-0 atas Singapura pada yang digelar di Stadion Manahan Solo, Jumat (21/6/2024). Bermain menyerang sejak kick off, beberapa peluang emas langsung dibuat anak asuh pelatih Nova Arianto. Peluang emas pertama didapat Indonesia pada menit ke-22. Nazriel Alfaro yang berada dalam posisi bebas menembak bola di kotak penalti, tapi bisa diblok keluar kiper Singapura, Jarec Ng. Singapura mendapat hadiah tendangan 12 pas di menit ke-29. Kapten Indonesia, Putu Panji, dianggap handball di kotak terlarang. Nathan Mao yang menjadi eksekutor penalti Singapura gagal menuntaskan menjadi gol setelah bola sepakan mendatarnya ke sisi kanan gawang bisa ditepis kiper Indonesia, M. Ichsan. Indonesia memecah kebuntuan di menit ke-39. Putu Panji berhasil menjebol gawang Singapura usai menanduk masuk bola lemparan ke dalam Fabio Azka Irawan yang mengarah langsung ke kotak penalti Singapura. Di babak kedua, kans Indonesia menambah gol berulang kali terbuka lebar. Tapi hanya dua gol yang mampu dihasilkan melalui Evandra Florasta di menit ke-65 dan Fadly Alberto di menit ke-89. Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai kemenangan perdana tim Garuda Belia janganlah membuat puas diri. “Para pemain U-16 kita bermain cukup baik. Peluang gol sebenarnya banyak, tapi sering gagal karena kurang tenang. Tadi sempat dapat pinalti, tapi berhasil digagalkan menunjukkan mereka punya fondasi mental yang kuat. Memang ada beban di 15 menit pertama, tapi setelah itu mereka bermain baik. Ada dua hal positif dari timnas tadi, fisik bagus dan mental juga baik,” ujar Erick Thohir yang menyaksikan laga langsung di Manahan, Solo bersama Wapres RI terpilih untuk periode 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka dan Menpora, Dito Ariotedjo. Lebih lanjut, ia berharap, tim asuhan Nova Arianto ini bisa memanfaatkan ajang ini dengan menjadi juara. “Memang tidak mudah. Target awal lolos grup dulu, apalagi di grup B ada Vietnam, Thailand, dan Australia. Jika bisa juara, maka tak hanya mengulang prestasi sebelumnya, tapi mereka akan jadi tumpuan untuk lolos Piala Dunia U-17 tahun depan di Qatar. Jika tahun lalu timnas kita lolos ke Piala Dunia khusus talenta muda karena tuan rumah, maka kali ini harus bisa rebut tiket. Dengan persiapan yang saya nilai cukup, mereka punya momentum untuk wujudkan hal itu,” pungkas Erick.

Indonesia Sudah Berjuang di Maurice Revello Tournament 2024

Tim U-20 Indonesia mengakhiri Maurice Revello Tournament atau turnamen Toulon Cup 2024 dengan hasil kalah 1-2 dari Korea Selatan. Laga tersebut digelar di Stade Rene Gimet, Saint-Chamas, Jumat (14/6) sekaligus laga perebutan tempat kesembilan turnamen tersebut. Indonesia dan Korea Selatan harus belajar di laga perebutan tempat kesembilan karena sama-sama berada di peringkat lima di fase grup, Indonesia di Grup B dan Korea Selatan di Grup A. Indonesia sendiri finis kelima di Grup B dengan hasil menelan empat kekalahan dari Ukraina (0-3), Panama (0-4), Jepang (1-4), dan Italia (0-1). Walau tidak pernah meraih poin, mengikuti turnamen ini merupakan bekal yang positif untuk persiapan mengikuti ASEAN Boys Championship U-19 di Surabaya tanggal 17 hingga 29 Juli 2024 mendatang. Pada laga ini, gol tunggal Indonesia dicetak oleh Toni Firmansyah pada menit ke-77. Selama mengikuti turnamen ini, Garuda Nusantara mencetak 2 gol dan kebobolan 14 gol. Sumber: PSSI

Indonesia Tuan Rumah Babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2025

Indonesia menjadi tuan rumah dari babak kualifikasi Piala Asia U-20 2025 dan berada di grup F bersama dengan Yaman, Timor Leste dan Maladewa. Hasil itu didapat melalui pengundian yang sudah dilakukan hari Kamis (13/6) di markas AFC, Kuala Lumpur. Pelatih tim U-20 Indra Sjafri mengatakan, “Informasi penting buat kita menghadapi AFC Qualification. Kami disini bersama semua tim, menyaksikan, menerima dan mensyukuri hasilnya,” bukanya. “Siapapun yang menjadi lawan kita, akan kita hadapi dengan sangat serius. Semua pemain dan pelatih sudah langsung mempersiapkan diri untuk menghadapi babak qualifikasi AFC,” sambungnya. Indra mengatakan mengambil pengalaman selama turnamen di Prancis. “Pengalaman bertanding di Toulont Turnamen Prancis, bertemu dengan tim-tim besar Eropa serta Piala AFF bulan depan akan menjadi sarana yang sangat baik untuk semakin mematangkan dan mempersiapkan tim ini,” sebut Indra. “Karena mimpi kami besar, sebagai negara besar kami bukan hanya ingin lolos di AFC Asian Cup, setelah sebelumnya di 2018 kita hampir meraihnya kali ini akan kita coba lagi, kami akan mencapai Piala Dunia,” lanjut dia. Ada 45 tim peserta yang dibagi ke dalam 10 grup, yang berisi lima peserta di lima grup dan empat peserta di lima grup lainnya. Kualifikasi akan dimainkan antara tanggal 21 dan 29 September 2024. Sepuluh pemenang grup dan lima tim peringkat kedua terbaik akan melaju ke Final, dengan Tiongkok dijadwalkan menjadi tuan rumah turnamen tersebut. Finals dijadwalkan akan berlangsung tanggal 6 hingga 23 Februari 2025. Sumber: PSSI

Indonesia di Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025

Indonesia berada di grup G babak kualifikasi Piala Asia U-17 tahun 2025. Usai drawing yang dilakukan AFC hari Kamis (13/6) di Kuala Lumpur. Ada 43 tim peserta yang dibagi menjadi 10 grup. Garuda Muda satu grup bersama dengan Australia, Kuwait, dan Kepulauan Mariana Utara. Dimana Kuwait menjadi tuan rumahnya. Pelatih kepala tim, Nova Arianto memberikan tanggapan usai drawing itu. “Seperti yang kita ketahui, kami berada di grup G. Tetap kami harus waspada kepada semua tim peserta di grup ini. Kuwait dan Australia mempunyai tradisi kuat di turnamen ini,” buka Nova. “Harapannya, kami bisa mengulangi prestasi lagi, dimana kita punya kenangan baik di Kuwait ya, saat itu timnas Senior lolos ke Piala Asia. Tim U-16 juga bisa lolos ke Piala Asia U-16. Kita harus siap menghadapi aklimatisasi cuaca di Kuwait. Saya berharap pemain bisa cepat beradaptasi dengan cuaca di sana agar bisa tampil maksimal,” sambungnya. Babak kualifikasi akan berlangsung diantara tanggal 19 dan 27 Oktober 2024. Sepuluh pemenang grup dan lima tim peringkat kedua terbaik akan melaju ke Final, dengan Arab Saudi dijadwalkan menjadi tuan rumah pada turnamen tersebut. Laga final dari Piala Asia U-17 tahun 2025, dijadwalkan akan berlangsung tanggal 3 – 20 April 2025. Sumber: PSSI

Catat! Berikut Jadwal MilkLife Soccer Challenge 2024

Jadwal MilkLife Soccer Challenge Sepanjang tahun 2024.

Sepanjang tahun 2024, MilkLife Soccer Challenge akan diselenggarakan sebanyak 17 kali di delapan kota, dengan jadwal sebagai berikut (nama turnamen, kota, lokasi, dan tanggal penyelenggaraan). MilkLife Soccer Challenge Kudus – Supersoccer Arena Rendeng  Series 1: 26 Februari – 3 Maret 2024 Series 2: 10 – 15 Juni 2024 Series 3: 23 – 29 September 2024 MilkLife Soccer Challenge Surabaya – Lapangan Bogowonto Surabaya Series 1: 2 – 5 Mei 2024 Series 2: 5 – 8 September 2024 MilkLife Soccer Challenge Jakarta – Kingkong Soccer Arena Cijantung Jakarta Timur Series 1: 25 – 28 Mei 2024 Series 2: 14 – 17 November 2024 MilkLife Soccer Challenge Tangerang – Basecamp Dewa United, Pagedangan Series 1: 28 – 31 Mei 2024 Series 2: 14 – 17 November 2024 MilkLife Soccer Challenge Bandung – Progresif Sport Centre Series 1: 20 – 23 Juni 2024 Series 2: 10 – 13 Oktober 2024 MilkLife Soccer Challenge D.I. Yogyakarta – Lapangan Tridadi Sleman Series 1: 25 – 28 Juli 2024 Series 2: 24 – 27 Oktober 2024 MilkLife Soccer Challenge Solo – Lapangan Kota Barat Series 1: 25 – 28 Juli 2024 Series 2: 24 – 27 Oktober 2024 MilkLife Soccer Challenge Semarang – Stadion Universitas Diponegoro Series 1: 8 – 11 Agustus 2024 Series 2: 28 November – 1 Desember 2024

SDUT Bumi Kartini Jepara Pertahankan Gelar Juara dan SD Muhammadiyah Birrul Walidain Tampil Gigih Balas Kekalahan

Juara, runner-up, dan semifinalis MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 2 2024 mengabadikan momen bersama di podium kemenangan.

Kudus, 15 Juni 2024 – Partai final MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 2 2024 yang bergulir di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus pada Sabtu (15/6) berlangsung seru dan kompetitif. Menariknya, laga pamungkas ini mempertemukan kembali dua tim di KU 10 maupun KU 12 seperti yang terjadi di babak final series 1. Pada KU 12, SDUT Bumi Kartini Jepara berhadapan dengan SDIT Al Islam Kudus, sementara di KU 10 SD Muhammadiyah Birrul Walidain melawan SDN Jambean 02 Pati. Pertandingan penentu KU 12, SDUT Bumi Kartini Jepara mampu menunjukkan performa gemilang dengan serangan agresif yang menekan pertahanan SDIT Al Islam Kudus. Akhirnya pertahanan SDIT Al Islam Kudus berhasil jebol di menit ke-10 melalui sepakan Rara Zenita Fain ke gawang, kedudukan menjadi 1-0. Masih di babak pertama, serangan balasan pun kembali dilancarkan tim SDIT Al Islam Kudus yang membuahkan gol dari tendangan jarak jauh nomor punggung 5, Nathania Marshaniswah sehingga keadaan imbang 1-1 hingga turun minum. Ingin mengunci kemenangan, Rara Zenita Fain kembali menyarangkan gol ke gawang lawan di paruh babak kedua. Kedudukan bertahan 2-1 hingga wasit meniup peluit panjang tanda SDUT Bumi Kartini Jepara mampu mempertahankan gelar juara MilkLife Soccer Challenge Series 1 dan 2 2024. “Pertandingan tadi sangat seru. Seneng banget tim SDUT Bumi Kartini bisa kompak main di final dan banyak peluang gol tercipta meski susah karena pertahanan belakang mereka kuat. Tapi akhirnya bisa dua gol dan menang. Ini jadi motivasi aku dan teman-teman untuk terus jadi juara,” ungkap Rara yang juga meraih gelar Top Scorer KU 12 dengan total 18 gol. Sementara di laga penentu KU 10, permainan saling serang ditunjukkan sejak menit-menit awal babak pertama. Yang menarik di partai final ini, kedua tim menunjukkan sikap sportivitas tinggi. Tim SD Muhammadiyah Birrul Walidain mampu membobol gawang SDN Jambean 02 Pati melalui sepakan yang dilancarkan oleh Devina Evelyn Utomo di menit pertama. Keseruan pertandingan berlanjut mana kala gol balasan tim SDN Jambean 02 Pati tercipta di menit kelima.  Jual beli serangan terus berlanjut di babak pertama yang membuahkan satu poin bagi tim SD Muhammadiyah Birrul Walidain dengan sumbangan gol cantik dari Adzkiya Almira Shakeena. Begitu pula tim SDN Jambean 02 Pati yang mengejar ketertinggalan poin dengan menciptakan satu gol melalui tendangan Indah Dwi Safrina di menit ke-13. Aksi penjaga gawang kedua tim yang tenang mampu menggagalkan lahirnya gol di babak kedua. Kedudukan 2-2 terus bertahan hingga paruh waktu babak kedua. Namun Devina Elveyn Utomo, pemain tengah SD Muhammadiyah Birrul Walidain berhasil mengunci kemenangan dengan memanfaatkan umpan cantik yang menghasilkan gol keduanya pada menit 23. “Seneng banget bisa membalas kekalahan di MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 1 kemarin. Lawannya sama, sedikit grogi dan deg-degan sampai ingin menangis, tapi aku bertekad kuat untuk bisa menang. Kemenangan ini buat aku ingin terus latihan bola supaya jadi pemain handal,” kata Adzkiya Almira Shakeena. Kepala Pelatih MilkLife Soccer Challenge, Coach Timo Scheunemann mengatakan, potensi maupun skill dari 37 tim KU 10 dan 57 tim KU 12 yang terlibat di Kudus Series 2 ini mengalami peningkatan yang cukup baik. Terlebih karena di Kudus, MilkLife Soccer Challenge sudah berlangsung sebanyak lima kali, para siswi sudah mulai terbiasa dengan pertandingan sepak bola sehingga mereka rutin menjalani latihan secara intensif. “Kalau di kota-kota lain masih Series 1, jadi para siswi juga masih berkenalan dengan dunia sepak bola, mungkin pertama kali merasakan ikut turnamen. Tetapi di Kudus turnamen sepak bola putri sudah diselenggarakan dari tahun 2023 sebanyak tiga kali. Jadi secara kemampuan para putri Kudus juga semakin berkembang karena sudah lebih sering latihan. Bahkan peningkatannya sangat signifikan, mereka semakin cinta dengan sepak bola ini sudah sangat terlihat,” kata Timo. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengapresiasi 1.050 siswi dari 62 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) asal Kudus, Jepara, dan Pati yang telah berjuang meraih kemenangan dan #BeraniCetakGol. Ia berharap animo serta peningkatan kualitas ini juga dialami oleh para peserta MilkLife Soccer Challenge di kota-kota berikutnya. “Selamat kepada para pemenang dan tetap semangat bagi yang belum berhasil. Kami berharap euforia di Kudus menular ke kota lain dan akhirnya membentuk ekosistem pembinaan sepak bola putri yang berkesinambungan. Untuk para peserta di kota lain, terus berlatih demi meraih asa menjadi pesepak bola putri profesional,” ucap Yoppy. Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge – Kudus Series 2 2024: Kategori Usia 10 Juara : SD Muhammadiyah Birrul Walidain Runner-up : SDN Jambean 02 Pati Semifinalis : SD 2 Panjunan dan SDN 1 Rendeng Kudus Top Scorer : Hafiza Khaira Lubna Lista – SDN 02 Jambean Pati Best Player : Alisha Khaira Wilda – SDIT Al Islam Kudus Best Goalkeeper : Faiha Talloi Carena – SDN Jambean 02 Pati Fairplay Team : SDN 1 Rendeng Kudus   Kategori Usia 12 Juara : SDUT Bumi Kartini Jepara Runner-up : SDIT Al Islam Kudus Semifinalis : SD NU Nawa Kartika dan MI NU Baitul Mukminin Top Scorer : Rara Zenita Fain – SDUT Bumi Kartini Jepara Best Player : Nathania Marshaniswah – SDIT Al Islam Kudus Best Goalkeeper : Alya Putri Ariyanto – SD 1 Wergu Kulon Fairplay Team : MI NU Baitul Mukminin

Ini Dia Pemain Muda Terbaik Liga 1 Musim Ini

Kompetisi Liga 1 Indonesia telah berakhir. Pada partai puncak, Persib mengalahkan Madura United dalam final dua leg dengan agregat 6-1. Pada leg pertama di Bandung, Persib menang 3-0, sedangkan leg kedua dimenangkan dengan skor 3-1. ada partai puncak, Persib mengalahkan Madura United dalam final dua leg dengan agregat 6-1. Pada leg pertama di Bandung, Persib menang 3-0, sedangkan leg kedua dimenangkan dengan skor 3-1. Sederet nama telah dinobatkan untuk menjadi yang terbaik. Salah satunya adalah Muhammad Fajar Fathurrahman yang secara resmi telah dinobatkan sebagai pemain muda terbaik oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator liga kasta tertinggi Liga Indonesia. Pemain berusia 22 tahun itu menyisihkan kandidat lain yang didominasi skuad Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 di Qatar, seperti Muhammad Daffa Salman dari PSM Makassar, Rizky Ridho Ramadhani dari Persija Jakarta, Witan Sulaeman dari Bhayangkara Presisi Indonesia FC, dan Ramadhan Sananta dari Persis Solo. Bek kanan yang juga dapat bermain sebagai sayap serang kanan itu mencetak 8 gol dan 11 assist dalam 89 pertandingan untuk Borneo FC di Liga 1 musim 2023/2024. Penghargaan pemain muda terbaik tersebut bukanlah torehan prestasi individu Fajar yang pertama. Sebelumnya dia pernah menyabet gelar serupa di turnamen pra musim Piala Presiden 2022. Termasuk menjadi top skor dengan koleksi 5 gol bareng Sananta dan Nguyen Van Tung (Vietnam) pada Sea Games 2023. Sedangkan prestasinya secara tim yakni, menjuarai Gothia Cup 2018 di China bersama Tim Pelajar U-16 Kemenpora. Berlanjut juara Piala AFF U-16 2018 di Indonesia dibawah asuhan pelatih Fachri Husaini. Kemudian menyabet medali emas Sea Games 2023 Vietnam dibawah pelatih Indra Sjafri. Para peraih penghargaan Liga 1 musim ini: Juara: Persib Bandung Top skor: David Da Silva (Persib Bandung) Pemain terbaik: Francisco Rivera (Madura United) Pelatih terbaik : Bojan Hodak (Persib Bandung) Pemain muda terbaik: Fajar Fathurrahman (Borneo) Tim fair play: Borneo FC Wasit terbaik: Nendi Rohaendi Juara Reguler Series: Borneo FC

SDN Buaran 01 Tangsel (KU 12) dan SDN Kunciran 4 B Tangerang (KU 10) Juara MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Series 1 2024

Juara, runner-up, dan semifinalis KU 12 MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Series 1 2024.

TANGERANG, 31 Mei 2024 – Partai final MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Series 1 2024 yang digelar di Basecamp Dewa United, Pagedangan, Kab. Tangerang pada Jumat (31/5) berlangsung kompetitif. Pada babak pamungkas Kategori Usia (KU) 12, SDN Buaran 01 Tangerang Selatan berhasil menyabet titel kampiun usai mengandaskan SD Tarakanita Gading Serpong. Sementara pada KU 10, SDN Kunciran 4 B Tangerang sukses meraih gelar juara setelah mengalahkan SDN Pondok Jagung 02 A Tangerang Selatan. Pada final KU 12, SDN Buaran 01 tampil dominan kala menghadapi SD Tarakanita Gading Serpong dengan skor akhir 10-1. Babak pertama baru berjalan 4 menit, pemain SDN Buaran 01 bernomor punggung 2, Aira Septiyani membobol gawang lawan lewat tendangan kencang ke bagian pojok kiri bawah gawang. Masih di menit yang sama, SDN Buaran 01 menambah gol lewat Anisa Faradiba Nabila Putri. Penampilan Aira Septiyani di lapangan sangat mencolok. Total di pertandingan berdurasi 2 x 15 menit tersebut, ia mencetak 8 gol dengan gaya beragam mulai dari aksi skill individual, memanfaatkan tendangan penalti, hingga hasil umpan dari rekan setim. Tak hanya berhasil membawa kemenangan untuk tim, Aira juga menyandang gelar Top Scorer pada KU 12 dengan total 37 gol selama turnamen berlangsung. “Senang banget bisa jadi juara dan cetak banyak gol. Pertandingan final tadi juga seru. Di menit awal tim aku masih coba membaca gaya permainan lawan, tapi setelah itu kami mulai menemukan celah dan memanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Aira, pemain SSB Putri Tangsel. Sementara pada laga pamungkas KU 10, jual beli serangan terjadi antara SDN Kunciran 4 B dan SDN Pondok Jagung 02 A. Dua tim tersebut memiliki kemampuan imbang dan semangat yang sama untuk keluar sebagai jawara. Bahkan hingga babak kedua berakhir, skor masih seri 0-0 yang membuat mereka menjalani pertandingan adu penalti. Keberuntungan memihak kepada SDN Kunciran 4 B karena unggul 2-1. Anandita Zarifa Dinata dan Sofie Salsabila menjadi penentu kemenangan usai tendangan dari titik penalti tidak berhasil dihalau oleh kiper lawan. Sementara Sofie Salsabila sukses menggagalkan dua penendang dari SDN Pondok Jagung 02 A. “Di final tadi memang sulit untuk gol-in ke gawang lawan walaupun tim kami lebih sering menyerang tapi belum berhasil menang di full pertandingan. Untungnya di adu penalti, aku bisa membuat gol dan menepis dua tendangan lawan. Semoga ke depan, kami bisa bertanding lebih baik lagi,” ujar Sofie. CEO Dewa United FC, Ardian Satya Negara mengapresiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife dalam menggelar MilkLife Soccer Challenge, sebagai langkah nyata membangkitkan gelora pesepak bola putri usia dini di Indonesia. Sebagai klub yang menduduki posisi 5 klasemen Liga 1 musim 2023-2024, ia meyakini jika turnamen seperti ini rutin digelar kejayaan sepak bola putri Tanah Air akan kembali berkibar. “Walaupun usia maksimal 12 tahun, tapi peserta MilkLife Soccer Challenge di Tangerang ini ternyata sudah punya teknik bermain sepak bola yang cukup baik. Apalagi pertandingan partai final juga sangat seru. Semoga hal positif ini menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia. Selamat kepada para juara, yang belum berhasil jangan berkecil hati karena masih ada kesempatan lain. Tetap tekun berlatih dan junjung sportivitas,” kata Ardian usai seremoni penghargaan pemenang, Jumat (31/5). Final MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Series 1 2024 juga turut dihadiri oleh perwakilan dari PSSI, ASBWI, KONI, manager timnas putri Galih Dimuntur Kartasasmita, pemain timnas putri Claudia Scheunemann. Kepala Pelatih MilkLife Soccer Challenge, Coach Timo Scheunemann angkat topi dengan semangat para peserta yang telah berpeluh keringat selama turnamen bergulir mulai 28 Mei hingga 31 Mei. Pelatih berlisensi UEFA A tersebut mengaku terpukau karena 35 tim yang terdiri dari 9 tim KU 10 dan 26 tim KU 12, bertanding dengan penuh kesenangan dan energi untuk membawa kemenangan bagi tim. “Di Tangerang ini para adik-adik sangat antusias, mereka bertanding dengan jiwa pantang menyerah dan berusaha sekeras tenaga agar menang. Walaupun mayoritas baru sekali bermain sepak bola, tapi mereka tidak merasa canggung dan justru percaya diri di lapangan. Attitude dari para peserta di sini juga merata. Itu menjadi basic yang baik dan tentu harus diimbangi dengan skill yang terus diasah melalui latihan rutin,” ujar Timo. Senada, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin terkesan dengan perjuangan 376 peserta dari 25 Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari Tangerang Raya pada turnamen ini. Ia berharap agar para siswi di kota-kota gelaran MilkLife Soccer Challenge berikutnya juga memiliki daya juang yang sama, bahkan lebih tinggi ditopang dengan teknik sepak bola yang baik. “Kami mengucapkan selamat kepada para juara dan pemenang kategori perorangan MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Series 1. Untuk para siswi di kota-kota lain, segera siapkan diri kalian. Berlatih lebih giat dan asah mental agar mampu menunjukkan performa terbaik di MilkLife Soccer Challenge di kota kalian. Mari bersama-sama memajukan sepak bola putri Indonesia,” ungkap Yoppy. Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge – Tangerang Series 1 2024: Kategori Usia 10 Juara : SDN Kunciran 4 B Runner-up : SDN Pondok Jagung 02 A Semifinalis : SDN Kunciran 4 A dan SDN Pondok Ranji 01 A Top Scorer KU 10 : Rayna Adeeva Piscessa (8 gol) – SDN Pondok Jagung 02 A Best Player KU 10 : Angelina Putri Sarealita Mongan – SDN Kunciran 4 B  Best Goalkeeper KU 10 : Alessa Vanessia Wijaya – SDN Pondok Jagung 02 Fairplay Team KU 10 : SDN Pondok Ranji 01 A Kategori Usia 12 Juara : SDN Buaran 01 Runner-up : SD Tarakanita Gading Serpong Semifinalis : SDN Gebang Raya 1 dan SDN Pondok Jagung 02 A Top Scorer : Aira Septiyani (37 gol) – SDN Buaran 01 Best Player : Maria Febrina Putri – SD Tarakanita Gading Serpong Best Goalkeeper : Khaira Amara Az-zahra – SDN Gebang Raya 1 Fairplay Team : SDN Kunciran 4 B  Sepanjang tahun ini, MilkLife Soccer Challenge akan diselenggarakan sebanyak 18 kali di delapan kota yakni Kudus (Maret, Juni, September & Desember), Surabaya (Mei & September), Jakarta (Juni & November), Tangerang (Juni & November), Bandung (Juni & Oktober), Yogyakarta (Juli & Oktober), Solo (Juli & Oktober) dan Semarang (Agustus & November).

TC Timnas U-20 di Como Ketambahan Lima Pemain Keturunan

Timnas Indonesia U-20 memanggil lima pemain keturunan Belanda untuk ajang Toulon 2024. Salah satunya Jens Raven yang proses naturalisasinya sedang berlangsung. Jens Raven adalah penyerang FC Dordrecht U-21. Empat pemain lainnya ialah Mauresmo Hinoke (FC Dordrecht U-21), Dion Markx (NEC Nijmegen U-21), Sem Yvel (NAC Breda U-21), dan Tim Geypens (FC Twente U-21). Mereka berlima sudah bergabung dengan Timnas U-20 yang sedang menjalani Pemusatan Latihan (TC) di Como, Italia. TC di Italia Timnas U-20 pada 25 – 31 Mei 2024 sebagai persiapan Toulon pada 3 – 16 Juni. “Skuat tambahan Timnas Indonesia U-20 untuk Toulon 2024. Mauresmo Hinoke, Dion Markx, Sem Yvel, dan Tim Geypens,” tulis akun Timnas Indonesia di media sosial. Dari lima pemain itu, hanya Jens Raven yang proses naturalisasinya sedang diproses. Diketahui prosesnya saat ini masih tertahan di DPR RI alias belum mendapat persetujuan untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Sedangkan empat nama lainnya masih akan dilihat kemampuannya Indra Sjafri di Toulon 2024. Timnas U-20 masuk Grup B di Toulon bersama Italia, Jepang, Panama, dan Ukraina. Toulon merupakan ajang yang dijadikan bagian rangkaian persiapan Timnas U-20 untuk Piala AFF U-19 2024. Dan juga Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 yang diharapkan bisa menjadi ajang untuk lolos ke Piala Dunia U-20 2025. Sumber: Detiksport

Hasil Drawing ASEAN Boys Championship U-19 dan U-16 2024

Drawing ASEAN Boys Championship (Piala AFF) U-19 dan U-16 2024 telah dilakukan di SCTV Tower, Jakarta pada Kamis (30/5). Dua ajang bergengsi usia muda Asia Tenggara ini terakhir dilaksanakan pada 2022 lalu di Indonesia. Pada Piala AFF U-19 2024, Indonesia tergabung dalam grup A bersama Timor Leste, Kamboja, dan Filipina. Di Piala AFF U-16 2024, Indonesia masuk grup A dengan Laos, Filipina, dan Singapura. Piala AFF U-19 2024 akan dimulai pada 17-29 Juli 2024 dan Piala AFF U-16 2024 pada 21 Juni-4 Juli 2024. Piala AFF U-19 2024 bakal berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya. Piala AFF U-16 2024 di Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari, Solo. Acara drawing ini dihadiri oleh dua anggota Komite Eksekutif PSSI yakni Vivin Sungkono dan Muhammad. “Ya kita bersyukur dengan hasil drawing ini. Alhamdulillah kita dapat drawing yang cukup bagus. Mudah-mudahan pada tahun ini kita juga bisa meraih hasil terbaik di dua turnamen tersebut. Tahun 2022 lalu, saat Indonesia menjadi tuan rumah, tim U-16 menjadi juara di Piala AFF U-16,” kata anggota Komite Eksekutif PSSI, Muhammad. “Semua lawan menurut saya sama ya, jadi kita tidak boleh ngeremehin siapapun lawannya, siapapun lawannya kita harus target mencari kemenangan,” tambahnya. Sementara itu, Direktur Program SCM, Harsiwi Achmad mengatakan bahwa sebagai official broadcaster pastinya ikut turut bahagia melihat hasil drawing. “Ya harapan kita kalau kita sebagai official broadcaster mudah-mudahan tim U-19 dan U-16 Indonesia bisa meraih hasil terbaik di turnamen ini, mohon doanya ya,” kata Harsiwi Achmad. Sumber: PSSI