Piala Asia U17: Timnas Indonesia Dicukur Korea Utara

Piala Asia U17

Timnas Indonesia U17 gagal melangkah ke semi-final Piala Asia U17 2025 setelah menelan kekalahan telak 6-0 dari Korea Utara U17, Senin (14/4) malam WIB, dalam pertandingan perempat-final di Stadion King Abdullah Sports City Hall. Tim besutan Nova Arianto ini sudah tertinggal dari Korut saat laga baru berjalan tujuh menit melalui gol Choe Song-Hun. Kim Yu-jin kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-19, sehingga Korut memimpin 2-0 di babak pertama. Korut tidak mengendurkan serangan di babak kedua, dan terus memberikan tekanan ke pertahanan timnas U17. Hasilnya, mereka menambah empat gol dari Ri Kyong-Bong pada menit ke-48, penalti Kim Tae-Guk (60), Ri Kang-rim (61), dan Pak Ju-won (77). Ini menjadi penampilan antiklimaks bagi timnas U17 setelah di fase grup memperlihatkan ketangguhan menyapu bersih semua laga dengan mengalahkan Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan. Ini juga untuk kali pertama timnas U17 bermain di Stadion King Abdullah Sports City Hall, karena di babak grup selalu tampil di Prince Abdullah Al-Faisal. Kekalahan telak itu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi jajaran pelatih timnas U17. Putu Panji dan kawan-kawan kembali ke tanah air, dan selanjutnya mempersiapkan diri untuk berlaga di PialaDUnia U17 2025 pada November mendatang di Qatar. Sumber: Goal

Jebolan MilkLife Soccer Challenge Bakal Berlaga di Turnamen Usia Muda Terbesar di Asia

Tim MilkLife Shakers dan HydroPlus Strikers mengabadikan momen bersama Bupati Kudus Sam’ani Intakoris usai menjalani latihan di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.

JAKARTA, 14 April 2025 – Jebolan MilkLife Soccer Challenge bakal uji bakat dan kemampuan di ajang  pada 17 hingga 20 April mendatang. Dalam turnamen usia muda yang digadang terbesar di Asia tersebut, mereka akan menantang para pesepakbola putri dari berbagai negara dengan tradisi sepak bola yang kuat di Asia seperti Singapura, Hong Kong, Filipina, sampai Uni Emirat Arab. Para punggawa MilkLife Soccer Challenge di ajang ini merupakan bibit-bibit terbaik yang berhasil dikurasi melalui kompetisi usia dini tersebut sepanjang 2024. Hasilnya, sebanyak 24 pemain terpilih. Mereka terbagi dalam dua tim, yakni MilkLife Shakers (U-12) dan HydroPlus Strikers (U-14). Laga-laga para srikandi muda Indonesia tersebut akan tersaji di stadion utama kebanggaan Singapura yaitu The Arena dan Dempsey Field. Dikirimnya para jebolan MilkLife Soccer Challenge ke ajang bergengsi ini tak lepas dari upaya Bakti Olahraga Djarum Foundation untuk memperkokoh jiwa kompetitif para pesepakbola muda putri Tanah Air. Diharapkan dengan bertanding melawan pemain dari negara-negara kuat di Asia dapat meningkatkan jam terbang dan mengakselerasi kemampuan, sehingga bisa menjadi pembela Indonesia di panggung dunia masa mendatang. “Ini merupakan kesempatan pertama pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) berlaga di turnamen internasional. Kami ingin mengukur kemampuan mereka setelah kurang lebih dua tahun rutin berkompetisi pada MLSC di setiap kota penyelenggaraan. Karena yang tergabung dalam skuad adalah mereka yang terbaik atau bisa dibilang ‘timnasnya U-12 dan U-14’, jadi kami berpedoman tidak juara nggak apa-apa, yang penting menang terus,” seloroh Yoppy Rosimin selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation. MilkLife Shakers tergabung di Grup A U-12 Putri bersama empat tim tuan rumah yaitu Singapore Football Club, ANZA Matilda’s, National Development Center (NDC) B, dan JSSL FC 2, serta tiga tim dari Hong Kong yakni Hong Kong Junior Football League (HKJFL) 1, HKJFL 2, dan Tai Tam Tigers. Seluruh tim akan menjalani pertandingan dengan format setengah kompetisi. Sementara HydroPlus Strikers akan berhadapan dengan tujuh tim Singapura yaitu Euro Soccer Academy, Lion City Sailors, Singapore Football Club, NDC A, NDC B, JSSL FC 1, JSSL FC 2, serta tim asal Uni Emirat Arab (Empire Football Club), dan tim dari Filipina (Paulstiga Soccer Academy). Mereka akan menjalani pertandingan yang mengadopsi format liga dimana setiap tim akan saling bertemu. Guna menuai hasil positif dalam turnamen JSSL Singapore 7’s, tim MilkLife Shakers dan HydroPlus Strikers menjalani pemusatan latihan dari 6 hingga 14 April di Supersoccer Arena, Kudus di bawah komando Timo Scheunemann. Para pemain menjalani program-program latihan yang intensif seperti passing, overlapping, bola pantul, one-two, lari, stretching, ice bath hingga pengetahuan seputar sistem pertandingan.  “Kami berharap materi pelatihan ini bisa menjadi bekal penting ketika mereka berlaga di tengah arena. Selain itu kami juga meminta dukungan dan doa dari pecinta sepak bola Tanah Air agar kedua tim ini dapat meraih hasil maksimal, karena mereka ada masa depan dari sepak bola putri Indonesia,” imbuh Yoppy. Selaras dengan hal tersebut, Manajer Tim MilkLife Shakers dan HydroPlus Strikers, Edi Supriyanto mematok target tinggi, yakni meraih juara di JSSL Singapore 7’s. Meski berstatus tim debutan, Edi berpesan kepada anak asuhnya agar tak gentar menghadapi lawan-lawan dari negara lain. “Selain materi-materi pelatihan dalam training camp, hal yang tak kalah penting untuk meraih hasil maksimal di lapangan adalah chemistry antar pemain. Sehingga tidak hanya program di lapangan saja, tapi juga ada kegiatan-kegiatan lain untuk membangun kekompakan tim. Kami berharap para atlet bermain lepas, happy, menikmati pertandingan, #BeraniCetakGol sehingga mampu meraih juara,” ungkap Edi. Salah satu pemain MilkLife Shakers, Locita Waranggani Olah Nismara sudah tidak sabar untuk merumput di JSSL Singapore 7’s. Berbekal pengalaman bertanding di tim Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLiSPI) U-12 Putri pada Universal Youth Cup (UYC) di China Agustus 2024, Locita akan mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk mencetak banyak gol dan membawa kemenangan tim. “Saya seneng banget bisa tanding di luar negeri lagi, dan sekarang mainnya bareng satu tim jebolan MilkLife Soccer Challenge. Jadi sudah saling mengenal dan kompak. Semoga saya bisa bermain baik dan pulang membawa kebanggaan bagi orangtua, tim, dan Indonesia,” tutur siswi SDN Pacarkeling V/186, Surabaya, Jawa Timur. Sementara Asyifa Sholawa Farizqi yang memperkuat skuad HydroPlus Strikers mengatakan, bertanding di JSSL Singapore 7’s akan menjadi loncatan besar dalam jenjang kariernya menjadi pesepakbola putri profesional. Siswi SDN 2 Rendeng Kudus, Jawa Tengah ini berharap bisa mengharumkan nama Indonesia, khususnya kota Kudus di kompetisi terbesar se-Asia tersebut. “Saya ingin mencetak banyak gol agar orangtua saya bangga dan kelak bisa menjadi pemain timnas Indonesia. Walaupun lawannya dari banyak negara yang jago main bola, saya tidak takut, kan sama-sama makan nasi. Apalagi kan saya sudah latihan cukup lama bareng teman-teman. Semoga bisa jadi juara,” ceplos Asyifa. Rombongan tim MilkLife Shakers dan HydroPlus Strikers akan bertolak ke Singapura pada Selasa, 15 April 2025 dari Bandara Internasional Juanda Surabaya pukul 14.40 WIB menggunakan maskapai penerbangan Jetstar (3K-248). Berikut daftar line-up tim MilkLife Shakers dan Hydroplus Strikers di JSSL Singapore 7’s: MilkLife Shakers (Tim U–12): Alya Putri Ariyanto – Goal Keeper Queisha Sava Azzalva – Goal Keeper Rere Zenita Farza  Adinda Resti Widayati  Renanthera Alun Addya P Andien Haifa Syakira  Locita Waranggani Olah Nismara Albianca Raula  Ika Wonda Rara Zenita Fatin Giada Soebianto Zahra Izzati Naila Alkhaliqi HydroPlus Strikers (Tim U-14): Alliya K. Nissa – Goal Keeper Bilqis Fatimah Azzahra  Regina Mikaela Lintang Putri Asyifa Sholawa Farizqi Ayla Dva Khala Ahisma Della Citra Ayu Zian A. Rahmadani Clea Abelia Andara Alisya  Amanda Fitriani  Kazumi Zalfa Arrobi’ Nurlan  Kesya A. M. Nian

Piala Asia U17: Ini Lawan Indonesia di Perempat Final

Timnas U17 Indonesia

Babak penyisihan grup Piala Asia U17 2025 sudan tuntas digelar. Timnas U17 Indonesia menjadi salah satu peserta yang lolos ke perempat final. Di babak perempat final Piala Asia U17 2025, Korea Utara akan menjadi lawan Timnas U17 Indonesia. Sebelumnya, Tim Garuda Muda menjadi juara Grup C dengan meraih tiga kemenangan dari tiga laga. Korea Utara lolos pada Sabtu dinihari, 12 April 2025, bersama Tajikistan. Dalam pertandingan terakhir Grup D di Jeddah, Arab Saudi, Korea Utara bermain 2-2 dengan tuan rumah Oman. Sedangkan Tajikistan menang 3-1 di kandang Iran. Hasil ini mengantar Tajikistan menjadi juara Grup D. Mereka mengemas nilai enam, unggul satu angka dari Korea Utara. Oman (nilai empat) dan Iran (satu) sama-sama tersingkir. Laga Indonesia vs Korea Utara akan berlangsung Senin, 14 April 2025. Korea Utara pernah dua kali menjadi juara, pada 2010 dan 2014. Sedangkan torehan terbaik Indonesia adalah menempati posisi keempat pada 1990. Pada hari Senin, Tajikistan akan melawan Korea Selatan, yang menjadi runner-up Grup C. Sedangkan laga perempat lain akan berlangsung 13 April. Uzbekistan akan menghadapi Uni Emirat Arab, sedangkan Jepang melawan Arab Saudi. Jadwal Perempat Final Piala Asia U17 2025 Minggu, 13 April 2025 21:00 Jepang vs Arab Saudi Senin dinihari, 14 April 2025 00:15 Uzbekistan vs Uni Emirat Arab Senin, 14 April 2025 21:00 Indonesia vs Korea Utara Selasa dinihari, 15 April 2025 00:15 Tajikistan vs Korea Selatan. Kedelapan tim perempat final ini juga dipastikan lolos ke Piala Dunia U17 2025. Mereka melaju bersama Qatar yang akan menjadi tuan rumah pada turnamen yang akan digelar November mendatang. Sumber: Tempo

Jalani Pelatihan di Kudus, Pesepakbola Putri Usia Dini Indonesia Siap Tanding di JSSL Singapore 7’s

Tim MilkLife Shakers (U-12) dan HydroPlus Strikers (U-14) mengabadikan momen bersama usai menjalani sesi latihan di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (11/4).

KUDUS, 11 April 2025 – Tim MilkLife Shakers (U-12) dan HydroPlus Strikers (U-14) menjalani pemusatan latihan di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah mulai tanggal 6 hingga 14 April 2025 di bawah komando Timo Scheunemann. Sebanyak 24 atlet di dua tim tersebut merupakan pemain terbaik MilkLife Soccer Challenge dari 8 kota yang diselenggarakan sepanjang 2024 lalu. Timo Scheunemann menyuguhkan sejumlah program pelatihan muai dari lari, bola pantul, passing, overlapping, one-two, stretching, ice bath, free kick, hingga pengetahuan seputar sistem pertandingan. Tak hanya itu, menariknya kedua tim tersebut juga ditantang bertanding dengan tim putra yang bertujuan untuk mengasah mental dan meningkatkan akselerasi para pemain. “Latihan seperti itu perlu agar pemain tahu tugasnya ketika di lapangan. Sebelum latihan terakhir, hari Sabtu (12/4) juga akan ada latihan segitiga atau seperti pertandingan trofeo dengan tim putra U-11. Waktu latihan sangat pendek, dan ini menjadi tantangan melatih dua tim sekaligus sebelum berangkat ke Singapura. Latihan terakhir Senin (14/4) dan akan berangkat ke Singapura pada esok harinya,” terangnya. Sebagai Head Coach MilkLife Shakers dan HydroPlus Strikers, Timo juga dibantu oleh jajaran pelatih, yaitu Asep Sunarya sebagai Head Coach Assistant, Maya Susmita selaku Asisten Pelatih U-12, Yayat Hidayat yang merupakan Asisten Pelatih U-14, serta Edi Supriyanto sebagai Manajer Tim. Ia mengaku harus meracik dua tim sekaligus secara maksimal, serta memadukan seluruh pemain dengan posisi terbaik agar tercipta komposisi terbaik di masing-masing tim. Meski baru pertama kali merumput di turnamen internasional, mereka akan menerapkan formasi menyerang. “Yang pasti kita mempersiapkan pola menyerang, tapi juga harus solid dan sistematis pertahanannya. Kemudian selama latihan juga kita benahi teknik skill individu, karena kalau latihan pola tapi misal umpan atau kontrol bolanya kurang pas, tentu saja susah latihan pola. Jadi hal-hal seperti itu kita perbaiki,” kata pelatih yang memiliki lisensi kepelatihan UEFA A di Jerman pada 2007. Pada JSSL Singapore 7’s 2025 yang digadang sebagai turnamen terbesar di Asia ini, Timo menegaskan bahwa tidak ada beban target. Yang terpenting menurutnya, jajaran pelatih mengimbau agar para atlet dapat bermain semaksimal mungkin dan menikmati pertandingan. Di turnamen tersebut, ia ingin tahu sejauh mana kemampuan tim asuhannya dibandingkan dengan klub-klub negara lain. “Kedua, kita ingin tahu talenta yang kita miliki ini sebagus apa untuk proyeksi masa depannya. Kita ingin tahu kelebihan mereka itu seperti apa, dan apakah kualitasnya bisa diandalkan nggak untuk bibit-bibit masa depan. Jadi bebannya bukan menang atau juara, tetapi bagaimana kita bisa menjadikan mereka bintang besar,” tegasnya. Salah seorang pemain HydroPlus Strikers, Amanda Fitriani mengatakan, ia bersama rekan setim siap menjalankan intrusksi pelatih untuk tampil baik dan maksimal di tengah arena. Melalui serangkaian latihan intens, kekompakan dan kerjasama tim dinilai sudah cukup bagus. Amanda juga tidak khawatir meski harus menghadapi tim-tim dari negara lain, karena mentalnya sudah teruji lantaran rutin mengikuti turnamen dan latihan selama di sekolah sepak bola. “Saya sudah lebih dekat sama teman-teman, tidak canggung dan malu lagi karena sudah saling kenal. Kami siap mempersembahkan hasil terbaik di turnamen JSSL Singapore 7’s, dan berharap tim bisa keluar menjadi juara,” papar Amanda, pemain usia 13 tahun yang masih duduk di bangku SD 703 Pajagalan Bandung. Sementara pemain MilkLife Shakers, Rara Zenita Fatin juga mengaku tidak ada masalah dalam beradaptasi dengan rekan satu tim. Terkait program latihan sebelum berangkat ke JSSL Singapore 7’s, siswi SDUT Bumi Kartini Jepara mengatakan bahwa persiapannya sudah cukup matang. “Selama latihan saya mendapatkan banyak arahan dari pelatih, diminta bermain lebih tenang dan tidak terlalu memaksa. Juga diajari menjaga kondisi, teratur dalam beristirahat dan tidak makan sembarangan,” pungkas Rara yang berposisi sebagai striker di tim MilkLife Shakers. Sekilas tentang JSSL Singapore 7’s: JSSL Singapore 7’s adalah kompetisi sepak bola remaja premier Asia yang menampilkan talenta muda dari lebih 450 tim di 17 negara. Terdapat 11 kelompok usia laki-laki mulai dari U-7 sampai U-16 dan Pro Academy Boys U-16, serta empat kelompok usia perempuan U-10, U-12, U-14, U-16 dan Pro Academy Girls U-16. Setiap tim akan bertanding pada fase grup pada dari hari pertama hingga hari ketiga, lalu empat tim teratas di setiap grup akan lolos ke tahap Cup Knock Out atau fase gugur untuk memperebutkan trofi juara di hari terakhir. Selain dari Singapura, Hong Kong, Uni Emirat Arab, dan Filipina, terdapat pula tim JSSL Singapore 7’s yang berasal dari China, Thailand, Malaysia, Korea Selatan, Kamboja, Taiwan, Jepang, hingga Australia.  Sedangkan untuk Pro Academy Girls U-16 juga diikuti oleh tim Persib Bandung (Indonesia), Sporting Lisbon (Portugal), Chonburi (Thailand), Urawa Reds (Jepang), JSSL FC (Singapura), serta Valencia CF dan Villarreal CF (Spanyol). Lalu Pro Academy Boys U-16 dihuni oleh tim BG Pathum (Thailand), Borussia Dortmund (Jerman), Melbourne City (Australia), Persib Bandung (Indonesia), Tottenham Hotspur (Inggris), serta Valencia CF dan Villarreal CF (Spanyol).

Pesepakbola Putri Usia Dini Indonesia Jalani Pelatihan di Kudus

Timo Scheunemann

Tim MilkLife Shakers (U-12) dan HydroPlus Strikers (U-14) menjalani pemusatan latihan di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah mulai tanggal 6 hingga 14 April 2025 di bawah komando Timo Scheunemann. Sebanyak 24 atlet di dua tim tersebut merupakan pemain terbaik MilkLife Soccer Challenge dari 8 kota yang diselenggarakan sepanjang 2024 lalu. Timo Scheunemann menyuguhkan sejumlah program pelatihan muai dari lari, bola pantul, passing, overlapping, one-two, stretching, ice bath, free kick, hingga pengetahuan seputar sistem pertandingan. Tak hanya itu, menariknya kedua tim tersebut juga ditantang bertanding dengan tim putra yang bertujuan untuk mengasah mental dan meningkatkan akselerasi para pemain. “Latihan seperti itu perlu agar pemain tahu tugasnya ketika di lapangan. Sebelum latihan terakhir, hari Sabtu (12/4) juga akan ada latihan segitiga atau seperti pertandingan trofeo dengan tim putra U-11. Waktu latihan sangat pendek, dan ini menjadi tantangan melatih dua tim sekaligus sebelum berangkat ke Singapura. Latihan terakhir Senin (14/4) dan akan berangkat ke Singapura pada esok harinya,” terangnya. Sebagai Head Coach MilkLife Shakers dan HydroPlus Strikers, Timo juga dibantu oleh jajaran pelatih, yaitu Asep Sunarya sebagai Head Coach Assistant, Maya Susmita selaku Asisten Pelatih U-12, Yayat Hidayat yang merupakan Asisten Pelatih U-14, serta Edi Supriyanto sebagai Manajer Tim. Ia mengaku harus meracik dua tim sekaligus secara maksimal, serta memadukan seluruh pemain dengan posisi terbaik agar tercipta komposisi terbaik di masing-masing tim. Meski baru pertama kali merumput di turnamen internasional, mereka akan menerapkan formasi menyerang. “Yang pasti kita mempersiapkan pola menyerang, tapi juga harus solid dan sistematis pertahanannya. Kemudian selama latihan juga kita benahi teknik skill individu, karena kalau latihan pola tapi misal umpan atau kontrol bolanya kurang pas, tentu saja susah latihan pola. Jadi hal-hal seperti itu kita perbaiki,” kata pelatih yang memiliki lisensi kepelatihan UEFA A di Jerman pada 2007. Pada JSSL Singapore 7’s 2025 yang digadang sebagai turnamen terbesar di Asia ini, Timo menegaskan bahwa tidak ada beban target. Yang terpenting menurutnya, jajaran pelatih mengimbau agar para atlet dapat bermain semaksimal mungkin dan menikmati pertandingan. Di turnamen tersebut, ia ingin tahu sejauh mana kemampuan tim asuhannya dibandingkan dengan klub-klub negara lain. “Kedua, kita ingin tahu talenta yang kita miliki ini sebagus apa untuk proyeksi masa depannya. Kita ingin tahu kelebihan mereka itu seperti apa, dan apakah kualitasnya bisa diandalkan nggak untuk bibit-bibit masa depan. Jadi bebannya bukan menang atau juara, tetapi bagaimana kita bisa menjadikan mereka bintang besar,” tegasnya. Salah seorang pemain HydroPlus Strikers, Amanda Fitriani mengatakan, ia bersama rekan setim siap menjalankan intrusksi pelatih untuk tampil baik dan maksimal di tengah arena. Melalui serangkaian latihan intens, kekompakan dan kerjasama tim dinilai sudah cukup bagus. Amanda juga tidak khawatir meski harus menghadapi tim-tim dari negara lain, karena mentalnya sudah teruji lantaran rutin mengikuti turnamen dan latihan selama di sekolah sepak bola. “Saya sudah lebih dekat sama teman-teman, tidak canggung dan malu lagi karena sudah saling kenal. Kami siap mempersembahkan hasil terbaik di turnamen JSSL Singapore 7’s, dan berharap tim bisa keluar menjadi juara,” papar Amanda, pemain usia 13 tahun yang masih duduk di bangku SD 703 Pajagalan Bandung. Sementara pemain MilkLife Shakers, Rara Zenita Fatin juga mengaku tidak ada masalah dalam beradaptasi dengan rekan satu tim. Terkait program latihan sebelum berangkat ke JSSL Singapore 7’s, siswi SDUT Bumi Kartini Jepara mengatakan bahwa persiapannya sudah cukup matang. “Selama latihan saya mendapatkan banyak arahan dari pelatih, diminta bermain lebih tenang dan tidak terlalu memaksa. Juga diajari menjaga kondisi, teratur dalam beristirahat dan tidak makan sembarangan,” pungkas Rara yang berposisi sebagai striker di tim MilkLife Shakers. Sumber: Medcom

Piala Asia U17: Poin Sempurna Untuk Garuda Muda

Selebrasi Pemain U17 Indonesi

Timnas U17 Indonesia membekuk Afghanistan 2-0 pada laga terakhir Grup C Piala Asia U17 2025. Garuda Muda mempertahankan catatan sempurna selalu menang. Pertandingan Timnas U17 Indonesia vs Afghanistan bergulir di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Jumat (11/4/2025) pukul 00.15 WIB. Timnas U17 Indonesia menutup laga dengan kemenangan 2-0. Tripoin Garuda Muda dipastikan oleh gol pemain pengganti, Fadly Alberto (90+4) dan Zahaby Gholy (90+6′). Tembakan first time Fadly Alberto Hengga pada masa injury time memecah kebuntuan Timnas U17 Indonesia, setelah ia lolos dari perangkap offside. Zahaby Gholy kemudian menggandakan kedudukan usai memanfaatkan umpan silang Aldyansyah Taher dari sisi kiri. Berkat hasil ini, Timnas U17 Indonesia mempertahankan catatan selalu menang di Piala Asia U17 2025. Sebelum melibas Afghanistan, Timnas U17 Indonesia besutan Nova Arianto mampu mengalahkan Korea Selatan (1-0) dan Yaman (4-1). Timnas U17 Indonesia melaju ke perempat final Piala Asia U17 2025 sebagai pemuncak Grup C dengan torehan sembilan poin. Sementara itu, Korea Selatan menemani Indonesia lolos ke babak 8 besar Piala Asia U17 2025 usai menempati peringkat dua. Pada laga pamungkas Grup C, Korsel mampu menang atas Yaman sehingga mereka menorehkan enam angka dalam tiga laga. Selain sukses menembus perempat final Piala Asia, kedua tim, yakni Indonesia dan Korsel, dipastikan juga menggenggam tiket ke Piala Dunia U17 2025. Torehan apik lain yang sukses dicatat Timnas U17 Indonesia selama fase grup Piala Asia U17 2025 adalah rekor tanpa kebobolan dari situasi open play. Satu-satunya gol kemasukan yang diderita anak asuh Nova Arianto bersumber dari sepakan penalti pemain Yaman, Mohammed Al Garash. Setelah menjalani tiga laga Grup C, Zahaby Gholy dkk total mengemas tujuh gol dan hanya satu kali kebobolan. Pada laga perempat final Piala Asia U17 2025 nanti, Timnas U17 Indonesia akan meladeni runner up Grup D. Runner up Grup D saat ini belum diketahui. Korea Utara, Tajikistan, Oman, dan Iran masih sama-sama berpeluang berakhir di posisi kedua Grup D. Partai pamungkas Grup D baru akan digelar pada Jumat (11/4/2025) atau Sabtu dini hari pukul 00.15 WIB.

Piala Asia U17: Gilas Yaman, Indonesia ke Perempat Final dan Piala Dunia

Timnas U17 Indonesia

Tim Nasional Sepak Bola U17 Indonesia mencatat kemenangan gemilang dengan mengalahkan Yaman dengan skor 4-1 dalam lanjutan Piala Asia U17 2025 di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Senin (7/4/2025). Tim besutan pelatih Nova Arianto tampil menyerang sejak menit awal. Tercatat, dua kali gol Indonesia dianulir karena offside di 10 menit awal babak pertama. Gol pertama pun hadir dari tendangan luar kotak penalti Gholy di menit ke-15. Seakan tak ingin terbuai keunggulan, Indonesia pun menggandakan keunggulan di menit ke 25. Berawal dari serangan di sisi kiri, Fadly Alberto melepaskan sundulan yang membuat kiper Yaman terkecoh. Skor 2-1 pun menutup babak pertama. Di babak kedua, Yaman sempat menipiskan ketertinggalan melalui gol Mohammed Al Garash lewat titik penalti di menit ke-52. Gol tambahan Indonesia pun hadir di menit ke 87. Kali ini Garuda Muda mendapat penalti usai pelanggaran pemain Yaman atas Rafi. Evandra Florasta yang menjadi algojo berhasil menjalankan tugasnya. Dua menit berselang, Evandra Florasta kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol kedua Evandra lahir dengan menyelesaikan aksi Josh Holong di sisi kiri Skor 4-1 untuk Garuda Muda bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini membawa Indonesia memuncaki grup c dengan 6 poin sempurna. Dengan satu pertandingan sisa melawan Afghanistan yang akan berlangsung hari Jumat, 11 April 2025. Lebih membanggakan lagi, Indonesia berhasil memastikan diri lolos ke Piala Dunia U17 2025 di Qatar. Ini menjadi kali kedua Indonesia tampil di Piala Dunia U17 setelah terakhir kali pada 2023 sebagai tuan rumah.

Usai Kalahkan Bahrain, Indonesia Naik Peringkat!

Tim Nasional Indonesia

Kabar baik datang bagi Timnas Indonesia. Dua pertandingan yang telah dilalui di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret lalu mengantarkan Indonesia naik ke peringkat 123 dunia dalam rilis terbaru ranking FIFA yang dikeluarkan 3 April 2025. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mensyukuri pencapaian rangking terbaik yang dicapai dalam 15 tahun terakhir itu. Dengan prestasi kenaikan rangking tersebut, Erick menekankan kembali bahwa kerja keras akan selalu terbayarkan dengan hasil. ”Alhamdulillah kemenangan atas Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia zona Asia membuat posisi Indonesia di ranking FIFA naik 4 peringkat ke posisi 123. Peringkat ke-123 ini merupakan posisi terbaik Indonesia di ranking FIFA dalam 15 tahun terakhir,” ujarnya di Jakarta, Kamis (3/3). ”Kita akan terus kerja keras dan berusaha untuk membawa Indonesia masuk dalam peringkat 100 besar dunia. Bismillah,” lanjutnya. Erick juga berharap, penambahan poin di peringkat FIFA menjadi momentum bagus dan terus terjaga hingga bulan Juni mendatang. Pada Juni nanti, Indonesia akan melakukan dua laga penutup Kualifikasi Piala Dunia 2026 grup C, yakni menjamu Tiongkok di Stadion SUGBK pada 5 Juni dan bertanding melawan Jepang di Osaka pada 10 Juni mendatang.

Piala Asia U17 2025: Catatan Indonesia di Laga Perdana

Tim U17 Indonesia

Timnas Indonesia U17 akan berlaga di Piala Asia U17 2025, yang digelar di Arab Saudi pada 3-20 April 2025. Di fase grup, Garuda Muda akan bersaing dengan Korea Selatan, Afghanistan, dan Yaman demi tiket ke perempat final. Jika berhasil melaju ke fase gugur, Indonesia berpeluang juga untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia U17 2025 yang akan dihelat di Qatar. Asia sendiri mendapatkan jatah delapan tim untuk turnamen dunia tersebut. Pada laga perdana Piala Asia U17 2025, Indonesia akan menghadapi Korea Selatan di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah, pada 4 April 2025. Sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Asia U17, Indonesia sudah tampil enam kali. Namun, performa di pertandingan pertama masih kurang konsisten. Dari enam laga pembuka, Indonesia baru sekali menang, sekali imbang, dan empat kali kalah. Satu-satunya kemenangan terjadi di Piala Asia U17 2018 saat menghadapi Iran. Kala itu, tim yang diasuh Fakhri Husaini menang berkat gol dari si kembar, Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa. Garuda Muda kini punya kesempatan untuk menorehkan sejarah baru di turnamen dua tahunan ini. Indonesia pernah melawan Korea Selatan pada pertandingan pertama babak grup Piala Asia U17 pada 1990. Indonesia dan Korsel berbagi poin setelah imbang 1-1 kala itu. Timnas Indonesia di Laga Pertama Piala Asia U17: 1. Indonesia 1-5 Arab Saudi – Piala Asia U17 1986 2. Indonesia 0-2 Thailand – Piala Asia U17 1988 3. Indonesia 1-1 Korea Selatan – Piala Asia U17 1990 4. Indonesia 1-2 Suriah – Piala Asia U17 2008 5. Indonesia 0-3 Uzbekistan – Piala Asia U17 2010 6. Indonesia 2-0 Iran – Piala Asia U17 2018

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Kalahkan Bahrain

Skuad Timnas Indonesia

Laga Timnas Indonesia vs Bahrain pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Tim Garuda pada laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa malam, 25 Maret 2025. Ole Romeny mencetak satu-satunya gol di menit ke-24 hasil kerja sama apik dengan kompatriot satu timnya di Oxford United, Marcelino Ferdinand. Kemenangan membuat Indonesia tetap berada di peringkat keempat klasemen Grup C kualifikasi zona Asia dengan koleksi sembilan poin dari delapan laga. Skuad Garuda berselisih empat poin dari zona lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. Adapun Bahrain berada di peringkat kelima dengan enam poin. Sementara itu, grup C menyisakan dua pertandingan lagi untuk dimainkan Timnas Indonesia. Pertandingan kesembilan grup C akan digulirkan pada bulan Juni. Tepatnya pada tanggal 5 Juni 2025 mendatang. Timnas Indonesia akan mendapatkan jatah kandang. Mereka akan berhadapan dengan Timnas China di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga ini wajib dimenangkan oleh Skuad Garuda untuk menjaga asa untuk lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang. Sementara pertandingan terakhir Timnas Indonesia adalah laga tandang. Skuad Garuda akan bertamu ke markas Timnas Jepang. Pertandingan ini akan digelar pada tanggal 10 Juni 2025 mendatang. Laga ini juga akan jadi laga penentuan bagi Timnas Indonesia, jika bisa mencuri poin di laga ini, asa Timnas Indonesia untuk lolos ke babak berikutnya akan terjaga. Sementara bagi Timnas Jepang, laga ini hanya jadi laga formalitas. Karena mereka sudah mengunci status juara grup dan mereka sudah dipastikan lolos. Hasil Timnas Indonesia di Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Arab Saudi 1-1 Indonesia Indonesia 0-0 Australia Bahrain 2-2 Indoensia China 2-1 Indonesia Indonesia 0-4 Jepang Indonesia 2-0 Arab Saudi Australia 5-1 Indonesia Indonesia 1-0 Bahrain

Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Akui Keunggulan Australia

Ole Romeny

Laga Australia vs Indonesia pada pertandingan ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk Socceroos. Pertandingan ini berlangsung di Sydney Football Stadium pada Kamis, 20 Maret 2025. Indonesia sebetulnya berpeluang untuk unggul lebih dahulu usai Rafael Struick dilanggar oleh pemain Australia Kye Rowles di dalam kotak penalti di menit keenam. Namun, Kevin Diks yang menjadi eksekutor penalti gagal membawa Garuda unggul usai eksekusinya membentur tiang gawang. Setelah itu, Australia mencetak gol lewat Martin Boyle (18′), Nishan Velupillay (20′), serta dua gol dari Jackson Irvine (34′ & 90′), dan Lewis Miller (61′). Sementara Indonesia mendapatkan gol penghiburan lewat aksi Ole Romeny (78′). Kemenangan ini membuat Australia kokoh di peringkat kedua klasemen Grup C dengan 10 poin dan berselisih sembilan poin dari Jepang di peringkat pertama. Adapun posisi Indonesia di peringkat empat di bawah Arab Saudi yang unggul selisih gol dan masih menyisakan satu pertandingan melawan China. Uniknya, Arab Saudi, Indonesia, Bahrain, dan China sama-sama mengemas poin 6. Indonesia masih memiliki beberapa pertandingan tersisa di Grup C untuk memperbaiki posisi di klasemen. Tim asuhan Kluivert dituntut untuk segera bangkit agar tetap menjaga asa lolos ke putaran berikutnya. Yang terdekat, Skuad Garuda akan menghadapi Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 25 Maret mendatang.

Presiden Prabowo Resmikan 17 Stadion Pasca Renovasi

Presiden Prabowo Resmikan 17 Stadion Pasca Renovasi

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melakukan peresmian 17 stadion pasca renovasi yang dipusatkan di Stadion Gelora Delta, Sidoardjo, Jawa Timur, Senin, 17 Maret 2025. Stadion-stadion yang telah direnovasi pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur sepak bola di Indonesia, sekaligus mendukung pengembangan olahraga nasional. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang pasca tragedi Kanjuruhan di tahun 2022 langsung memberikan dukungan besar kepada PSSI melakukan transformasi sepak bola Indonesia. Salah satunya mengalokasikan anggaran besar untuk memperbaiki stadion-stadion sepakbola di seluruh Indonesia demi meningkatkan standar keamanan dan keselamatan sehingga menjadikan pengalaman menonton sepak bola lebih aman dan nyaman bagi suporter sepakbola tanah air. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyatakan bahwa renovasi 17 stadion di seluruh Indonesia telah memenuhi standar Fédération Internationale de Football Association (FIFA). “Peresmian ini bukan hanya sekedar peresmian fasilitas olahraga tetapi juga untuk membangun karakter bangsa melalui sepak bola,” ujar Erick di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam Peresmian Renovasi dan Pembangunan 17 Stadion di Indonesia yang berpusat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin. Erick menilai dalam pelaksanaan renovasi dan pembangunan 17 stadion tersebut merupakan salah satu wujud dukungan pemerintah untuk memajukan sepak bola Indonesia dengan membangun ekosistem sepak bola yang baik dan sesuai standar FIFA. Selain itu Erick menjelaskan bahwa dukungan tersebut menjadi modal yang kuat bagi Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk terus maju untuk mewujudkan mimpi menembus Piala Dunia. Ia menilai sudah saatnya Timnas Indonesia layak disandingkan dengan tim-tim dari negara besar lainnya. Erick juga menyatakan bahwa ke-17 stadion yang direnovasi dan dibangun tersebut sudah dipastikan memenuhi standar melalui pengecekan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono satu per satu sebelum diresmikan. Ia menegaskan stadion-stadion tersebut mendapatkan peremajaan seperti lampu penerangan dan kualitas rumput lapangan yang lebih baik dan memenuhi aturan FIFA. Selanjutnya Erick juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun program keberlangsungan sepak bola di daerah dengan dukungan PSSI. Program tersebut antara lain adalah membangun kembali klub-klub amatir di setiap daerah baik tingkat provinsi, kabupaten/ kota, maupun di tingkat desa. “Kami akan membangun sepak bola dari rakyat untuk rakyat. Kami mohon dukungan Presiden Prabowo dalam hal tersebut,” kata Erick. Seperti diketahui ada 17 stadion yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia yang menjadi sasaran renovasi dan pembangunan tersebut yakni, Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Stadion Kanjuruhan Malang, Stadion Surajaya Lamongan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik dan Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan di Jawa Timur. Kemudian, Stadion B.J. Habibie di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, Stadion Maguwoharjo di Sleman Yogyakarta, Stadion Jatidiri Semarang dan Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, di Jawa Tengah. Selanjutnya ada Indomilk Arena Kabupaten Tangerang, Banten, serta Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Stadion Pakansari Kabupaten Bogor, Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, dan Gelora Bandung Lautan Api Kota Bandung yang ada di Jawa Barat. Selain itu, Stadion Segiri Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Stadion Demang Lehman Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan terakhir Stadion Bumi Sriwijaya Kota Palembang Sumatera Selatan.

PSSI Lepas Timnas U17 ke Piala Asia

Timnas U17 Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir melepas keberangkatan Timnas U17 yang siap berlaga di Piala Asia U17 pada 3-20 April di Arab Saudi pada Sabtu (15/3). Erick meminta kepada Garuda Muda untuk bermain sebaik mungkin dan penuh semangat demi mengejar target utama lolos ke putaran final Piala Dunia U17 yang diagendakan berlangsung di Qatar, November mendatang. “Saya ucapkan selamat kepada para pemain yang sudah terpilih dalam tim ini. Kalian sudah berjuang untuk lolos ke Piala Asia, dan kalian telah berlatih keras selama persiapan. Jadi selamat bertanding,” ujar Erick Thohir saat melepas anak asuh pelatih Nova Arianto. “Tunjukkan permainan terbaik, penuh semangat untuk kejar target lolos, minimal sebagai runner up grup, agar bisa tampil ke Piala Dunia U17. Jika saya optimistis bisa, maka kalian harus buktikan bahwa memang mampu dan layak tampil di Piala Dunia U17 mendatang,” imbuhnya. Erick menambahkan, dengan jatah delapan tim dari Piala Asia U17 ini akan lolos ke Piala Dunia U17, maka target lolos dari grup jadi hal yang realistis. “Jika dua tahun lalu kita bertanding di Piala Dunia U17 dengan status tuan rumah, maka kali ini harus lebih bergengsi dengan lolos dari penyisihan,” jelasnya. Malam ini, Putu Panji dan kawan-kawan terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) untuk menjalani Training Center. Selama berada di Dubai, Timnas U17 akan melakukan tiga kali uji coba melawan Tiongkok pada 20 Maret, UEA (26 Maret), dan Australia (29 Maret). Di Piala Asia U17, Indonesia yang berada di Grup C bergabung bersama Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan. Timnas U17 melaju ke Piala Asia U17 2025 setelah menjadi salah satu dari runner up terbaik di kualifikasi yang berlangsung di Kuwait pada tahun 2024. Indonesia meraih tujuh poin usai menang, 1-0 atas Kuwait, lalu 10-0 atas Kepulauan Mariana, serta bermain imbang 0-0 melawan Australia.

Timnas U17 Berangkat Lebih Cepat Ke Piala Asia

Timnas U17 Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir akan melepas Timnas U17 yang berlaga di Piala Asia U17 pada 3-20 April mendatang di Arab Saudi. Menurut Erick, dengan kepastian dua tim teratas di setiap grup lolos ke Piala Dunia U17 yang diagendakan berlangsung di Qatar, November mendatang, target menjadi juara atau runner up grup C harus menjadi incaran anak asuh pelatih Nova Arianto. “Dengan jatah delapan tim dari Piala Asia U17 ini akan lolos ke Piala Dunia U17, maka target lolos dari grup harus jadi realitas. Jika dua tahun lalu kita bertanding di Piala Dunia U17 dengan status tuan rumah, maka kali ini harus lebih bergengsi dengan lolos dari penyisihan,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Jumat (14/3). Putu Panji dkk dijadwalkan terbang Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Sabtu (15/3) untuk menjalani Training Center. Selama berada di Dubai, Timnas U17 akan melakukan tiga kali uji coba melawan Cina pada 20 Maret, UEA (26 Maret), dan Australia (29 Maret). Di Piala Asia U17, Indonesia yang berada di Grup C bergabung bersama Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan. Timnas U17 melaju ke Piala Asia U17 2025 setelah menjadi salah satu dari runner up terbaik di kualifikasi yang berlangsung di Kuwait pada tahun 2024. Indonesia meraih tujuh poin usai menang, 1-0 atas Kuwait, lalu 10-0 atas Kepulauan Mariana, serta bermain imbang 0-0 melawan Australia.

Joey, Dean dan Emil Resmi Jadi WNI

Joey Mathijs Pelupessy, Dean Ruben James, dan Emil Audero Mulyadi

Joey Mathijs Pelupessy, Dean Ruben James, dan Emil Audero Mulyadi resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Kepastian ini setelah tiga pemain tersebut menjalani sumpah dan janji pewarganegaraan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia, pada Senin (10/3). Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih terkait cepatnya proses naturalisasi tiga pemain tersebut. Selain itu, Erick menyatakan hal ini berkat dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto, Komisi XIII dan X DPR, Dirjen AHU dan Dirjen Imigrasi, serta Dukcapil DKI Jakarta. “Alhamdulillah hari ini Joey Mathijs Pelupessy, Dean Ruben James, dan Emil Audero Mulyadi sudah mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia untuk memperkuat Timnas Indonesia. Terima kasih Bapak Presiden Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, Ketua DPR RI, Pimpinan dan Anggota DPR, juga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Hukum dan semua pihak yang sudah membantu serta mendukung percepatan sumpah tiga pemain ini untuk Timnas Indonesia,” kata Erick Thohir. Erick menambahkan bahwa tiga pemain ini sudah melakukan proses pembuatan KTP dan paspor. Proses selanjutnya, tiga pemain ini akan melakukan proses perpindahan federasi agar bisa memperkuat Timnas Indonesia. “Kehadiran Joey, Dean, dan Emil tentu akan menambah kekuatan timnas Indonesia saat bertemu Australia dan Bahrain nantinya. Tentu bergabungnya mereka akan menambah pilihan dan variasi formasi yang akan diterapkan pelatih Patrick Kluivert. Selain itu kedalaman tim juga semakin lengkap,” tambah Erick Thohir. Dalam proses sumpah pewarganegaraan itu perwakilan PSSI dihadiri oleh anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga dan sejumlah pejabat Kemenkum seperti Nico Afinta (Sekjen Kemenkum), Moh Noor Korompot (Stafsus Menkum), Yadi Heriyadi Hendriana (Stafsus Menkum), Akhmad Ali Fahmi (Stafsus Menkum), Adam Muhammad (Stafsus Menkum), Widodo (Direktur Jenderal AHU), dan Dulyono (Direktur Tata Negara AHU). Joey Pelupessy saat ini membela klub Lommel SK, Belgia, sedangkan Dean James bermain untuk klub Go Ahead Eagles Liga Belanda, dan Emil Audero bermain untuk klub Italia, Palermo FC. Timnas Indonesia akan menjalani dua pertandingan lanjutan Ronde Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 yakni melawan Australia pada tanggal 20 Maret di Sydney dan menjamu Bahrain tanggal 25 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Resmi! Pemain Timnas Indonesia Ini Dikontrak Sao Paulo FC

Welber Jardim

Pemain timnas Indonesia U-20, Welber Jardim, meneken kontrak profesional dengan klub Brazil, Sao Paulo FC, pada Jumat setempat. “Tanggal yang istimewa, ketika saya meneken kontrak profesional pertama saya dengan Sao Paulo. Saya sangat gembira karena pada saat ini muncul kenangan mengenai berapa banyak teman atau orang-orang yang saya harus berterima kasih kepadanya untuk kesempatan ini,” kata Welber pada akun Instagramnya, Sabtu. “Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang berada dalam hidup saya, semua orang yang membantu saya pada proses ini langsung maupun tidak langsung. Sisanya biarkan semua terjadi secara alami. Usaha saya tidak akan pernah berhenti. Terima kasih Tuhan,” lanjutnya. Pemuda kelahiran Banjarmasin 25 April 2007 itu adalah putra mantan pemain Persiba Balikpapan asal Brazil, Elisangelo Jardim de Jesus. Ia dibawa oleh kedua orangtuanya ke Brazil saat berusia lima tahun. Di sana, Welber mengembangkan bakat sepak bolanya, dan pernah bergabung bersama Palmeiras U-10, sebelum pindah ke akademi Sao Paulo. Welber adalah salah satu pemain yang membela timnas Indonesia U-17 pada Piala Dunia U-17 2023, yang terhenti pada fase grup. Ia kemudian naik kelas memperkuat Indonesia U-20 dalam Piala Asia U-20 2025, ketika Indonesia gagal melaju ke fase gugur.

Timnas U-17 Matangkan Taktik di Bandung

Timnas Indonesia U-17

Timnas Indonesia U-17 terus mempersiapkan diri menjelang Piala Asia U17 2025 dengan menjalani pemusatan latihan (TC) terakhir di Bandung dan Bogor. TC ini berlangsung dari 3 hingga 16 Maret 2025 sebelum tim bertolak ke Dubai untuk serangkaian laga uji coba internasional. Pelatih kepala Timnas Indonesia U17, Nova Arianto, menyatakan bahwa fokus utama dalam TC kali ini adalah memperdalam pemahaman taktikal para pemain. “Bandung dan Bogor adalah tahap TC terakhir. Kami berada di Bandung hingga 15 Maret dan fokus kami adalah mempertajam taktikal untuk persiapan Piala Asia U17 2025. Pada 16 Maret, kami akan bertolak ke Dubai,” ujar Nova Arianto usai memimpin sesi latihan di Lapangan Sport Jabar Arcamanik, Bandung. Nova juga menyoroti tantangan yang dihadapi selama TC berlangsung di bulan Ramadan. Menurutnya, tim pelatih harus mencari cara terbaik agar para pemain tetap bisa berlatih secara optimal. “Berlatih di bulan Ramadan menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi staf pelatih dalam mengatur program latihan. Kami harus memastikan para pemain bisa tetap berlatih dengan maksimal di setiap sesi,” tambahnya. Di Dubai nantinya, Mathew Baker dkk dijadwalkan menjalani tiga hingga empat pertandingan uji coba melawan tim dari beberapa negara. Uji coba ini diharapkan dapat mengukur sejauh mana kesiapan tim serta mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki sebelum bertarung di turnamen resmi. Di sela-sela sesi latihan, salah satu asisten Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, yakni Gerald Vanenburg, juga turut menghadiri TC Timnas U17 Indonesia di Bandung. Ia turut memantau perkembangan para pemain muda serta memberikan motivasi bagi para pemain jelang turnamen Piala Asia U17 yang akan digelar pada 3-20 April 2025 mendatang. Sumber: Medcom

Jebolan Papua Football Academy Menimba Ilmu di Akademi Girona di Spanyol

Yulius Stenly Pigay dan Peres Akwila Tjoe

Dua alumni Papua Football Academy (PFA) Batch-1, Yulius Stenly Pigay dan Peres Akwila Tjoe, berhasil terpilih untuk menimba ilmu di akademi sepak bola ternama di Spanyol. PFA adalah bagian dari investasi sosial PTFI di bidang olahraga untuk membina talenta atlet sepak bola muda Papua. Adapun keduanya merupakan bagian dari 18 pemain terpilih dari klub-klub Liga 1 Elite Pro Academy (EPA) yang mengikuti program pelatihan bertajuk “EPA Future Stars, Aventura en España!”. Peres Akwila Tjoe, yang saat ini membela Persija Jakarta, dan Yulius Stenlly Pigay dari PSBS Biak, lahir pada tahun 2009 dan telah menunjukkan performa gemilang di kompetisi Elite Pro Academy Liga 1. Peres akan menimba ilmu di Akademi Osasuna, sementara Yulius akan bergabung dengan Akademi Girona. Yulius telah tiba di Barcelona pada Sabtu, 1 Maret 2025, dan melanjutkan perjalanan ke markas Akademi Girona di Catalonia. Selama 14 hari, kedua pemain ini akan menjalani program latihan intensif dan pembelajaran tentang kultur sepak bola modern di Spanyol, serta membuka peluang untuk dipantau oleh pemandu bakat pemain muda di Eropa. Harapannya, pengalaman ini bisa menjadi batu loncatan bagi Yulius dan Peres untuk meraih karir sepak bola yang lebih tinggi. Saat ini, Peres Akwila Tjoe sedang menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-17 untuk persiapan menghadapi AFC Asian Cup U-17 2025 di Arab Saudi, yang akan berlangsung pada 3-20 April 2025. Meskipun fokus pada persiapan turnamen bergengsi tersebut, Peres tetap antusias menyambut kesempatan belajar di Akademi Osasuna. Dedikasi tinggi ini menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang di level nasional dan internasional. Direktur Akademi PFA Wolfgang Pical mengatakan perjalanan mereka masih panjang, dan kesempatan untuk menjadi pemain hebat di masa depan terbuka lebar. “Kami yakin, dengan kerja keras dan dedikasi, semua alumni PFA bisa mencapai potensi terbaik mereka. Ini adalah awal yang baik, dan kami akan terus mendukung mereka,” ujarnya. Hal ini, lanjutnya, selaras dengan komitmen PFA untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia muda Papua melalui sepak bola dan terus membina generasi muda Papua agar bisa berkontribusi bagi kemajuan sepak bola Indonesia. Director dan Executive Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, merespons dengan gembira kabar ini. “PT Freeport Indonesia sangat bangga dengan prestasi luar biasa yang telah dicapai oleh Peres Akwila Tjoe dan Yulius Pigay, dua alumni berbakat dari Papua Football Academy (PFA) angkatan pertama. Keberhasilan mereka menembus EPA Future Camp dan kesempatan untuk mengikuti Elite Pro Academy U16 musim 2024-2025 adalah bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, komitmen, dan potensi besar yang dimiliki oleh generasi muda Papua. “Khususnya untuk Peres Tjoe, yang juga dipanggil dalam training camp Timnas U-17 untuk persiapan AFC Asian Cup U-17 di Arab Saudi mendatang, ini adalah langkah besar yang membanggakan bagi kami semua. Prestasi ini mencerminkan kualitas program PFA dan menunjukkan bahwa dengan dukungan serta kesempatan yang tepat, anak-anak Papua mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Claus. Ia menegaskan PTFI berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat-bakat muda Papua, baik di bidang sepak bola maupun bidang lainnya. Prestasi yang ditorehkan dua alumni PFA ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Papua lainnya untuk terus berjuang meraih mimpi. “Selamat dan sukses untuk Peres dan Yulius, buktikan bahwa kalian mampu dan bisa mengharumkan Indonesia dari timur,” katanya. PTFI mendirikan PFA pada 31 agustus 2022 dengan slogan “Dari Tanah Papua, Untuk Indonesia”. PFA telah membina tiga angkatan pemain berbakat dan berhasil meluluskan 24 alumni dari 90 siswa binaan yang tersaring dari 4.032 bakat muda di seluruh Papua. “Keberhasilan Yulius dan Peres dalam meraih kesempatan belajar di Spanyol merupakan bukti nyata bahwa program ini mulai menuai hasil positif,” kata Claus. Sumber: Bola.com

Persebaya Surabaya Raih Gelar Piala Soeratin U13 2024

Persebaya Surabaya U13

Provinsi Jawa Timur yang diwakili tim Persebaya Surabaya sukses meraih gelar Piala Soeratin U13 Putaran Nasional 2024 setelah mengalahkan Jawa Barat yang diwakili Persib Bandung dengan skor 4-1 (0-0) melalui adu tendangan penalti. Final Piala Soeratin U13 2024 dilaksanakan di Stadion Sriwedari, Surakarta, Selasa (25/2). Pada pertandingan Final ini dihadiri oleh sejumlah anggota Komite Eksekutif PSSI seperti Rudy Yulianto, Endri Erawan, Muhammad, dan Sekjen PSSI Yunus Nusi. Selain itu juga hadir pelatih Indra Sjafri. “Alhamdulillah gelaran Piala Soeratin U13 2024 telah selesai dengan lancar, aman dan sukses. Apresiasi untuk seluruh Asprov dan tim yang mengikuti kompetisi usia muda ini. Semoga di musim selanjutnya peserta semakin bertambah demi pengembangan usia muda di sepak bola nasional,” kata Muhammad. Untuk tempat ketiga diraih oleh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diwakili oleh tim PSS Sleman setelah mengalahkan Persita Tangerang yang notabene wakil dari Banten dengan skor 4-0 di tempat yang sama. Piala Soeratin U13 2024 putaran nasional akan diikuti 31 tim perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov) dan digelar mulai 12 hingga 26 Februari. Sebelumnya, PSSI telah menyelesaikan Piala Soeratin U15 dan U17 2024 putaran nasional. Untuk Piala Soeratin U15 yang meraih juara dari Sumatera Barat, sementara Piala Soeratin U17 tim Banten sukses meraih juara. Selain itu, ada Piala Pertiwi U17 2024 putaran nasional yang meraih juara dari tim Jawa Barat dan Piala Pertiwi senior dari Papua Pegunungan. Berikut peraih gelar Piala Soeratin U13 Putaran Nasional 2024: – Juara: Persebaya Surabaya (Jawa Timur) – Runner-up: Persib Bandung (Jawa Barat) – 3rd Place: PSS Sleman (D.I. Yogyakarta) – Top Skor: Muhammad Ikhzam Farizki (Terang Bangsa Semarang) dengan 9 gol – Best Player: Alvaro Khanza Azalea (Persebaya Surabaya) – Fair Play Team: PSS Sleman (D.I. Yogyakarta)

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge – Surabaya 2025

Juara dan runner-up MilkLife Soccer Challenge - Surabaya 2025 mengabadikan momen bersama usai pertandingan final yang digelar di Stadion Bogowonto, Surabaya, Jawa Timur.

  Kategori Usia 10 Juara : SDN Pacarkeling V/186 Runner-up : SDN Kalirungkut I/264 Semifinalis : SDN Dr. Sutomo V/327 dan SDN Ngagel Rejo I/396 Top Scorer : Locita Waranggani Olah Nismara – SDN Pacarkeling V/186 (38 gol) Best Player : Agnia Nurul Fadhila Rohmah – SDN Kalirungkut I/264 Best Goalkeeper : Avicka Dwi Putri – SDN Kalirungkut I/264 Fairplay Team : SDN Dr. Sutomo V/327     Kategori Usia 12 Juara : SDN Kalirungkut I/264 Runner-up : SD Al Islah Semifinalis : SDN Manukan Kulon dan SDN Petemon Top Scorer : Zian Aisyah Rahmadani – SD Al Islah (16 gol) Best Player : Jenifer Charolina Besi – SDN Kalirungkut I/264 Best Goalkeeper : Adhelia Zahwa Syafira Swastika – SDN Kalirungkut I/264 Fairplay Team : SDN Petemon Surabaya