Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 1 2025 – 2026

Para pemenang MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 1 2025-2026 yang berlangsung pada 11 - 16 November di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (16/11/2025).

Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 1 2025 – 2026:   Kategori Usia 10 Champion : MI Al Ihsan  Runner-up : SDN Sawojajar 5 Semifinalis : SDN Punten 01 dan SD Insan Amanah C Top Scorer : Nagista Maulidina Bilqina Bilqis – MI Al Ihsan (34 gol) Best Player : Syakila Naura Putri – SDN Sawojajar 6 Best Goalkeeper : Safanah Sabila Afandia – SDN Sawojajar 6 Fairplay Team : SDN Punten 01   Kategori Usia 12 Champion : SDN Mojorejo 01 Runner-up : SDN 3 Pandanlandung Semifinalis : SDN Bandungrejosari 4 dan MI Raudlatul Mutaa’Alimin Top Scorer : Fatina Zahra Almaira – SDN Ngaglik 01 (17 gol) Best Player : Aisyah Alya Putri Ramadhani – SDN 3 Pandanglandung Best Goalkeeper : Aira Firdayanti – SDN 3 Pandanglandung Fairplay Team : SDN Kasin

MI Al Ihsan dan SDN Mojorejo 01 Raih Gelar Juara MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 1 2025 – 2026

Pertandingan final KU 12 MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 1 2025 - 2026 mempertemukan SDN Mojorejo 01 melawan SDN 3 Pandanlandung di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (16/11/2025). Dalam laga pamungkas, SDN 3 Pandanlandung meraih gelar juara usai menang tipis 1-0.

MALANG, 16 NOVEMBER 2025 – Suara gemuruh dari tribun Stadion Gajayana, Minggu (16/11), membahana ketika dua final dramatis MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 1 2025 – 2026 menghadirkan aksi saling serang ke gawang lawan. Di sektor KU 10, MI Al Ihsan berhasil menjadi kampiun usai mengalahkan SDN Sawojajar 5 dengan skor 4-0. Sementara itu, tim KU 12 SDN Mojorejo 01 berhasil menjadi yang terbaik setelah menang tipis 1-0 atas SDN 3 Pandanlandung dalam kompetisi yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut. Pada pertandingan final KU 10, MI Al Ihsan unggul cepat saat laga baru berjalan tiga menit. Tendangan menyilang Nagista Maulidina Bilqina Bilqis berhasil menembus gawang SDN Sawojajar 5 dan membuka keunggulan 1-0. Ia bahkan hampir menggandakan keunggulan pada menit keenam. Sayang, Sepakannya dari jarak dekat mampu ditepis kiper SDN Sawojajar 5, Aliqa Audya.  Nagista juga kembali mendapat beberapa peluang emas, salah satunya saat melakukan solo run dari tengah lapangan, namun penyelesaiannya masih melebar dari gawang. Hingga babak pertama berakhir, skor bertahan 1-0 untuk MI Al Ihsan. Memasuki babak kedua, dominasi MI Al Ihsan tak surut. Tekanan berkelanjutan akhirnya berbuah gol kedua pada menit ke-17. Aksi individu Nagista yang melewati pemain bertahan lawan berakhir dengan sepakan akurat yang memperbesar keunggulan timnya. MI Al Ihsan kembali menambah gol melalui skema tendangan bebas jarak jauh yang dilakukan Nagista pada menit ke-19. Serangan mereka belum berhenti, dan di menit ke-27, Nagista mencetak quattrick setelah tendangannya berbelok usai mengenai pemain lawan dan bersarang di gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, MI Al Ihsan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0. Kepiawaian Nagista mengolah bola dan mencetak gol tak lepas dari dukungan orangtua yang memberinya keleluasaan berlatih sepakbola dan bergabung dengan SSB. “Saya melihat bakat dan keinginan Nagista bermain bola, sebagai orangtua tugas kami memberi dukungan dengan memasukkan ke SSB serta membantu latihan mandiri di rumah. Hasilnya dia tampil cukup baik di lapangan,” ujar ayah Nagista, Abdullah.  Adapun, Nagista mengaku menyukai sepakbola karena terinspirasi dengan pemain yang dikaguminya yakni Cristiano Ronaldo. Ia pun mengikuti jejak sang idola dengan mengenakan nomor punggung 7. “Saya suka main bola karena bisa cetak gol, jadi pemain terbaik dan bisa jadi juara,” ungkap Nagista yang juga sebagai kapten timnya. Selain membawa timnya meraih gelar kampiun, Ia juga membuktikan diri dengan menjadi top scorer dengan torehan 34 gol sepanjang kompetisi bergulir. Beralih ke laga final KU 12 antara SDN Mojorejo 01 dan SDN 3 Pandanlandung, pertandingan berlangsung sengit di area tengah lapangan. Meski baru berjalan dua menit pemain SDN Pandanlandung bernomor punggung 7, Aisyah Alya, langsung mengancam lewat peluang berbahaya, sayang sepakannya masih jauh dari gawang. Alih-alih mencetak gol pembuka, SDN Mojorejo 01 justru yang berhasil unggul pada menit ke-13 melalui tendangan penalti yang dieksekusi dengan tenang oleh Aprilia Putri Kristiantoni. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di babak pertama, membuat Mojorejo menutup paruh laga dengan skor 1-0. Di babak kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Kedua tim sama-sama kesulitan menembus pertahanan lawan. Serangan-serangan yang dilancarkan oleh para pemain baik dari SDN Mojorejo 01 dan SDN 3 Pandanlandung selalu menemui jalan buntu. Hingga penghujung laga, tidak ada lagi gol tercipta sehingga skor 1-0 untuk SDN Mojorejo 01 tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.  Semangat Membara Siswi Malang Geluti Sepakbola  Partai final MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 1 2025-2026 ini juga turut disaksikan oleh Walikota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M. Ia mengaku bangga dengan tingginya antusiasme para siswi yang kini aktif berolahraga dengan menggeluti sepakbola. Meskipun berstatus perdana diadakan di Malang, partisipasi peserta sangat tinggi yaitu 1.918 pelajar yang berasal dari 120 SD dan MI di Kota Apel dan sekitarnya. Mereka terbagi ke dalam 64 tim KU 10 dan 111 tim KU 12. “Malang dan sepakbola adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Tingginya jumlah peserta merupakan bukti bahwa sepakbola di Malang juga digemari oleh kalangan putri. Kehadiran MilkLife Soccer Challenge di kota ini telah memfasilitasi keinginan  para pelajar putri serius menggeluti olahraga ini. Saya berharap MilkLife Soccer Challenge bisa menjadi salah satu indikator dan parameter sepakbola putri,” ujar Wahyu Hidayat.  Senada dengan hal tersebut, Welly Arisanto selaku Deputy Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation menuturkan tingginya antusiasme peserta dalam MilkLife Soccer Challenge Malang Seri 1 2025-2026 merupakan awal yang baik guna memutar roda ekosistem dan pembinaan sepakbola putri di Kota Malang. Ia yakin, dengan kultur sepakbola dan semangat yang kuat, Malang dapat menjadi ‘kuda hitam’ yang dapat bersaing dari kota-kota penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge lainnya. “Muara dari penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge di 10 kota ialah lahirnya pesepakbola putri berbakat yang akan bertanding di MilkLife Soccer Challenge All Stars, pertengahan tahun nanti di Kudus, Jawa Tengah. Dengan tradisi dan kecintaan masyarakat terhadap sepakbola yang sangat kuat, kami yakin Malang memiliki potensi menjadi ‘kuda hitam’ saat melawan tim-tim dari kota lain di All Stars nanti,” ujar Welly. Sementara itu, Head Coach MilkLife Soccer Challenge (MLSC), Timo Scheunemann, berpesan agar api semangat para peserta di kota Malang harus dipupuk dan dirawat sehingga pada gelaran MilkLife Soccer Challenge selanjutnya kemampuan serta teknik mengolah si kulit bundar semakin meningkat. Untuk itu konsistensi dan kualitas latihan menjadi poin utama guna mengasah keahlian peserta menjadi lebih baik dalam gelaran selanjutnya. “Sebagai orang Malang, saya senang akhirnya MilkLife Soccer Challenge sampai juga di kota ini. Harapan saya, para peserta dan sekolah bisa lebih serius dan konsisten berlatih karena ini adalah kompetisi yang prestisius. Sekolah harus aktif, tidak hanya menggelar latihan rutin kalau perlu mendatangkan pelatih bola yang bisa mempertajam kemampuan para peserta. Sehingga di Seri 2 nanti kita dapat melihat aksi-aksi terbaik mereka di lapangan hijau,” tandas Timo.

Indonesia Kokoh Peringkat Kedua Kejuaraan Atletik Asia Tenggara

Kejuaraan Atletik Asia Tenggara U18 & U20 2025

Indonesia berhasil mempertahankan posisi kedua di peringkat sementara Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara 2025. Tambahan dua medali emas dari nomor lari 100 meter membuat Indonesia terus membuntuti pemimpin peringkat Vietnam. Di hari kedua, Indonesia berhasil menambah 3 emas, 2 perak dan 7 perunggu. Medali emas datang dari nomor lari 100 m U18 putra dan putri, serta lari 1500 m U18 putra. Total, raihan medali Indonesia menjadi 7 emas, 6 perak dan 12 perunggu. Sementara itu, Vietnam menambah 1 medali emasnya lewat lompat jauh putra U20. Capaian ini membuat Vietnam masih bertengger di puncak dengan raihan medali 7 emas, 9 perak dan 5 perunggu. Wakil Ketua PB PASI Tigor M Tanjung, memuji penampilan atlet-atlet muda Indonesia. Walau begitu, Tigor memandang event ini merupakan event strategis untuk pengembangan atlet. “Saya rasa luar biasa, anak-anak semangat semua. Negara peserta mengirim banyak atletnya di sini, berarti usia kelompok ini strategis untuk pengembangan atlet,” kata Tigor M Tanjung di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut, Minggu (16/11/2025). Selain capaian yang baik, Tigor juga menilai dari sisi penyelenggaraan event ini berjalan dengan baik. Tidak ada kendala yang berarti selama kompetisi berlangsung termasuk di luar lapangan. “Dari sisi penyelenggaraanpun semua berjalan baik. Para peserta mampu mengiktui semua rangkaian kegiatan dengan baik, saya sangat mengapresiasi seluruh panitia pelaksana,” kata Tigor Tanjung. Kejuaraan Atletik U18 & U20 berlangsung hingga 18 November 2025. Kejuaraan ini masih menyisakan banyak nomor seperti lari 2.000 m, 3.000 m, sprint 200m, lontar martil, tolak peluru dan nomor lainnya.

MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 2 Sukses Digelar

MilkLife Archery Challenge 2025

Setelah sukses dalam gelaran seri pertama di bulan Mei lalu, MilkLife dan Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menyelenggarakan MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 2 di SuperSoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada Rabu (12/11) hingga Sabtu (15/11). Turnamen yang didukung Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kudus ini berhasil menjadi magnet bagi 863 atlet muda panahan yang berasal dari 25 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 151 Sekolah Dasar (SD), 12 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 47 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY. Selain itu terdapat penambahan satu kategori dalam seri kedua ini, yakni Nasional (standar bow) KU 15 putra dan putri. Sementara empat kategori lainnya yang turut dipertandingkan adalah Nasional KU 12, Nasional KU 10, PVC KU 12, dan PVC KU 10, baik putra maupun putri. Hal tersebut yang membuat seri kedua ini lebih kompetitif. Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengungkapkan penyelenggaraan di seri kedua mengalami peningkatan jumlah peserta yang signifikan, mencapai 50 persen “Kami ingin menjadikan ajang ini bukan hanya sebagai panggung kompetisi, tetapi sebagai wadah penting dari proses panjang regenerasi atlet panahan nasional. Kami berharap dapat memajukan cabang olahraga ini,” ujar Yoppy dalam keterangan resmi. Sementara itu, Wakil Ketua Umum II Pembinaan dan Prestasi Perpani, Abdul Razak, menilai ajang ini menjadi salah satu barometer penting untuk melihat pertumbuhan jumlah peserta sekaligus kualitas para atlet muda. Hal itu akan memberikan dampak positif bagi ekosistem panahan Indonesia. “Kami sangat mendukung event-event yang diselenggarakan oleh MilkLife dan Djarum Foundation, karena jumlah peserta terus bertambah. Selain itu, kualitas para atlet muda juga menunjukkan perkembangan yang membanggakan,” jelas Abdul Razak. MI NU Banat Kudus berhasil menjadi juara umum dengan total perolehan enam medali, masing-masing dari sektor individu (satu emas dan satu perunggu) dan sektor beregu (satu emas, dua perak, satu perunggu). “Syukur kepada Allah dan kami sangat bangga kepada murid-murid. Mereka telah rutin dan tangguh berlatih keras. Terima kasih pula kepada MilkLife dan Djarum Foundation yang telah memberi kesempatan dan wadah kejuaraan seperti ini kepada kami,” ujar Kepala Sekolah MI NU Banat Faukhil Wardati. Berikut daftar pemenang MilkLife Archery Challenge 2025 kedua pada November ini. Daftar pemenang MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 2 Individu Nasional KU 15 Putri Gold – Kori Rajwa Nuha Saputro (SMP Khusus Olahraga Surakarta) Silver – Shakila Queena Elrakha (SMPN 2 Jepara) Nasional KU 15 Putra Gold – M. Keanu Refi Atallah (SD Muhammadiyah 1 Ngaglik Sleman) Silver – Pascha Hiro Rianno (SMP Khusus Olahraga Surakarta) Nasional KU 12 Putri Gold – Faiha Qatrunnada Salsabila M. (SD Islam Al-Badar Tulungagung) Silver – Atha Felicia (SD IT Islamic Centre Purwodadi) Nasional KU 12 Putra Gold – Ahmad Alfath (SD IT Amal Insani Jepara) Silver – Anschel Cahya Firasy (SD Tingkir Lor 2 Salatiga) Nasional KU 10 Putri Gold – Butsaina Iftitah Naila Nandita (MI NU Banat Kudus) Silver – Zalfa Zahrina Putri (SD Islam Al Azhar 60 Pekalongan) Nasional KU 10 Putra Gold – Alaric Asoka Prabaswara (MI Al-Mukmin Sragen) Silver – Restu Faqih Athaya (SD Aisyiyah Unggulan Gemolong) PVC KU 12 Putri Gold – Azka Aulia Nurinnajwa (SD Islam Al Furqon Rembang) Silver – Samita Lituhayu Widati (SDIT Al Ihsan Rembang) PVC KU 12 Putra Gold – Ahmad Maulana Umar Al Fatih (MI Muhammadiyah Al Tanbih) Silver – Raihan Hafidz Al B (SD 1 Bae Kudus) PVC KU 10 Putri Gold – Qyara Farzana Permatasari (SD Khalifa IMS Semarang) Silver – Rafifa Atayani Cahyono (MIN Kudus) PVC KU 10 Putra Gold – Elang Al Fatikh Sutikno (SD Islam Annawawiyah Rembang) Silver – Devananda Bady Ramadhan (SIBI SD Ya Ummi Fatimah) Beregu Nasional KU 15 Putri – SMP Khusus Olahraga (SKO) Surakarta Nasional KU 15 Putra – SMP Khusus Olahraga (SKO) Surakarta Nasional KU 12 Putri – SD Al Islam Pengkol Jepara Nasional KU 12 Putra – SDIT Umar Bin Khathab Pati Nasional KU 10 Putri – SD IT Assalam Bandungan Nasional KU 10 Putra – SD Aisyiyah Unggulan Gemolong PVC KU 12 Putri – SDIT Al Ihsan Rembang PVC KU 12 Putra – SD Masehi Kudus PVC KU 10 Putri – MI NU Banat Kudus PVC KU 10 Putra – SDIT Umar Bin Khathab Pati

Timnas U22 Kalah Di Laga Uji Coba Pertama Lawan Mali

Timnas Indonesia U22

Timnas Indonesia U22 harus mengakui keunggulan Mali dengan skor 0-3 dalam laga uji coba internasional di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu 15 November 2025. Pertandingan yang menjadi bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 ini menghadirkan banyak momen penting, sekaligus catatan evaluasi bagi skuad asuhan Indra Sjafri. Sejak kickoff, pertandingan berjalan intens. Pada menit ke-2, Timnas Indonesia U22 membuka peluang lebih dulu lewat serangan balik cepat. Dony Tri Pamungkas melepaskan tembakan kaki kiri, namun upayanya masih diamankan kiper Mali, Bourama Kone. Tiga menit berselang, Mali memecah kebuntuan. Dari situasi sepak pojok, Sekou Doucoure berhasil menyambut bola dengan sundulan yang tak mampu diantisipasi lini pertahanan Garuda Muda. Mali unggul 1-0. Indonesia mencoba merespons, salah satunya pada menit ke-18 lewat umpan silang Rafael Struick yang disundul Ananda Raehan, tetapi bola masih tepat mengarah ke kiper. Tekanan Indonesia berlanjut di menit ke-20 melalui pergerakan Dony Tri Pamungkas yang memaksa pemain belakang Mali hampir mencetak gol bunuh diri. Namun peluang itu hanya berbuah sepak pojok. Mali menggandakan keunggulan pada menit ke-33 lewat aksi individu Wilson Samake. Setelah melakukan solo run, ia melepaskan tembakan kaki kanan yang mengarah ke pojok gawang, membuat Indonesia tertinggal 0-2. Menjelang akhir babak pertama, Indonesia mendapat peluang dari tendangan bebas setelah Mauro Zijlstra dilanggar, tetapi eksekusi Ivar Jenner membentur pagar betis. Pada menit ke-45, Dony Tri kembali mengancam lewat tembakan kaki kanan yang ditepis kiper. Babak pertama berakhir 0-2. Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia U22 tampil dengan pressing lebih agresif. Menit ke-53, Dony Tri mengeksekusi tendangan bebas, namun bola melambung tinggi. Di sisi pertahanan, Cahya Supriadi melakukan penyelamatan penting pada menit ke-72 dengan menepis tembakan Sekou Kone. Upaya Indonesia untuk mencari gol tak berhenti, termasuk aksi Dony Tri pada menit ke-84 yang masih digagalkan kiper Mali. Di masa tambahan waktu, Mali menutup pertandingan dengan gol jarak jauh Moulaye Haidara sehingga skor menjadi 0-3. Selanjutnya, I Kadek Arel Priyatna dkk akan kembali menghadapi Mali pada laga uji coba kedua tanggal 18 November 2025 mendatang.

Raih 16 Gelar, PB Djarum Juara Umum Polytron Muria Cup Sirnas C 2025

PB Djarum berhasil menjadi juara umum dengan memborong 16 nomor pertandingan dari 23 yang dipertandingkan pada Polytron Muria Cup Sirnas C 2025 yang berlangsung di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah pada 11 hingga 16 November 2025.

KUDUS, 16 November 2025 – PB Djarum berhasil menyandang gelar juara umum pada Polytron Muria Cup Sirnas C 2025 yang diselenggarakan di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah pada 11 hingga 16 November 2025. Kesuksesan tersebut diraih usai memastikan langkah menempati podium teratas di 16 nomor pertandingan dari 23 yang dipertandingkan.  Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo mengucapkan selamat kepada para pemenang Polytron Muria Cup Sirnas C 2025. Diharapkan melalui turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation, Polytron, dan PBSI ini mampu menjadi lecutan motivasi para atlet untuk lebih berprestasi di kancah yang lebih tinggi. “Melalui Polytron Muria Cup Sirnas C 2025, kami ingin meneruskan semangat dari Jawa Tengah, semangat kebersamaan, sportivitas, dan pantang menyerah. Semoga lewat turnamen ini, semangat itu terus terjaga. Dukungan kami pada turnamen ini bukan sekadar bentuk partisipasi, tetapi wujud nyata dari komitmen kami untuk terus hadir, mendukung, dan bertumbuh bersama masyarakat Jawa Tengah,” ujar Tekno. Ketua Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf menyambut gembira kesuksesan terselenggaranya Polytron Muria Cup Sirnas C 2025. Ia berharap pengalaman bertanding serta poin nasional yang diraih para atlet pada turnamen ini mampu menjadi bekal mereka untuk lebih berjaya sebagai atlet profesional yang kelak membanggakan nama bangsa di panggung dunia. “Alhamdulillah penyelenggaraan Polytron Muria Cup Sirnas C 2025 berlangsung lancar dan sangat menarik untuk disaksikan karena perebutan gelar juara sangat ketat. Kami mengucapkan selamat kepada PB Djarum yang berhasil menjadi juara umum, serta seluruh atlet yang telah bertanding sekeras tenaga sepanjang turnamen. Kami juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PP PBSI dan seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini. Jayalah bulutangkis Indonesia,” ujar Basri. Deputy Manager PB Djarum, Leonard Holvy De Pauw mengapresiasi semangat dan daya juang 115 atlet PB Djarum di berbagai sektor yang diturunkan pada Polytron Muria Cup Sirnas C 2025. Pada partai final, PB Djarum sukses menempatkan 26 wakil di 17 nomor pertandingan dari 23 yang dipertandingkan. Menurutnya, turnamen ini menjadi ajang tepat untuk para atlet muda, khususnya di level dasar menambah jam bertanding sebelum memasuki turnamen dengan persaingan yang lebih ketat. “Kami memang sudah mempersiapkan para atlet agar bermain all out pada Polytron Muria Cup Sirnas C 2025, baik dari segi fisik, teknik, strategi, maupun mental. Karena sebagai tuan rumah, targetnya tentu menjadi juara umum. Walaupun beberapa pemain kami di U-19 tidak ikut serta karena bertanding di Indonesia International Challenge 2025, tapi di kelompok usia lain kami masih memiliki banyak atlet unggulan,” kata Holvy. Ia menambahkan, selain juara umum, target lainnya menambah poin nasional sebagai modal berlaga di Sirnas Premier serta Kejurnas PBSI 2025 dalam waktu dekat. Di samping itu, Holvy beserta jajaran pelatih juga ingin memantau progress dari lulusan Audisi Umum PB Djarum. “Karena syarat untuk bermain Sirnas Premier itu harus 35 besar dan Kejurnas PBSI pemain top 20. Jadi ini turnamen selain agar mendapat poin nasional juga sebagai salah satu bahan seleksi kami untuk menurunkan pemain di turnamen mendatang. Sementara para atlet yang baru bergabung dengan PB Djarum juga hasilnya jauh bagus dari ekspektasi kami,” imbuh Holvy. Salah satu atlet yang berhasil menjadi juara Polytron Muria Cup Sirnas C 2025 ialah Syadza Bella Zerlinda Jagadita. Lulusan Audisi Umum PB Djarum 2024 ini menjuarai sektor Tunggal Anak Putri U-13 usai mengalahkan rekan satu klub yang merupakan jebolan Audisi Umum PB Djarum 2025, Syauqia Aisya Inara di partai final yang berlangsung ketat hingga rubber game. Meski sempat tertinggal dan kelelahan di gim penentuan, Bella berhasil bangkit dan membalikkan keadaan berkat fokus dan ketenangannya sepanjang pertandingan dan memastikan kemenangan dengan skor akhir 17-21, 21-6, 24-22.  “Saya senang banget bisa juara di Polytron Muria Cup Sirnas 2025, soalnya di final tadi pertandingannya berat banget. Saya kalah di gim pertama dan sempat ketinggalan di gim ketiga, rasanya juga capek banget, tapi saya berusaha nggak mati sendiri, tetap fokus, dan main tenang. Tadi sempat hampir mau menyerah karena sudah lelah dan napas habis, tapi saya ingat pesan pelatih supaya jangan panik dan jangan kasih poin gratis,” ucap Bella. Di pertandingan final, Bella juga menunjukkan kedewasaan mental sebagai atlet muda yang terus berkembang. Ia mengaku turnamen ini memberinya banyak pelajaran berharga tentang bagaimana menjaga fokus dan mengontrol permainan. “Dari pertandingan ini, saya tahu kalau masih suka melakukan kesalahan sendiri terutama di awal pertandingan. Jadi, ke depan harus bisa lebih sabar dan lebih siap sejak gim pertama. Semoga tahun depan bisa ikut Sirnas lagi dan meraih lebih banyak prestasi sampai bisa masuk pelatnas,” ujarnya. Sementara pemain andalan dari PB Cahaya Lumajang, Ahza Catur Anugrah sukses menorehkan pencapaian besar pertamanya di turnamen skala nasional karena berhasil menjadi juara di Polytron Muria Cup Sirnas C 2025. Keberhasilan itu diraihnya ketika membuat kejutan dengan memenangi partai final Tunggal Pemula Putra U-15 melawan unggulan pertama, Rafi Qabilah Fathurrahman asal PB Taqi Arena Badminton Academy. Catur menyudahi perlawanan tangguh Rafi selama 57 menit dan memastikan status juara lewat drama tiga gim 19-21, 21-17, 21-16. “Luar biasa senang rasanya bisa juara di turnamen level nasional seperti Polytron Muria Cup Sirnas C 2025 ini. Sebelumnya saya sering mengalami kegagalan di turnamen-turnamen lain dan baru kali ini saya bisa juara di tingkat nasional. Saya bersyukur karena pencapaian ini berkat doa dan dukungan keluarga yang selalu diberikan untuk saya. Di final saya sempat tegang karena lawannya sering menjadi juara, tapi saya berusaha untuk sabar, main tenang, dan nggak buang-buang bola,” tutur Catur. Bagi atlet berusia 14 tahun ini, kesuksesan menjadi juara di Polytron Muria Cup Sirnas C 2025 adalah hasil dari latihan konsisten, evaluasi diri, dan semangat pantang menyerah. Ia mengaku selalu berusaha memperbaiki kesalahan dari setiap pertandingan. Keberhasilannya bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama PB Cahaya Lumajang semakin dikenal di kancah nasional. Atlet muda yang mengidolakan Jonatan Christie ini juga berharap prestasinya menjadi awal dari perjalanan panjang menuju mimpi yang lebih besar.  “Saya ingin terus berkembang, masuk pelatnas, kemudian suatu hari bisa jadi juara dunia. Kemenangan ini juga saya persembahkan untuk orangtua dan klub Cahaya Lumajang. Mereka selalu support saya, dan semoga kemenangan ini bisa bikin klub kami makin dikenal di Indonesia,” ucapnya. Diikuti oleh 1.238 atlet dari berbagai daerah di Indonesia, … Read more

Jelang Liga Nusantara 2025 KSMI Pengprov Banten Gelar Seleksi Pemain U23

Komite Sepakbola Mini (KSMI) provinsi Banten melakukan seleksi jelang Liga Nusantara KSMI. Seleksi digelar pada hari Sabtu 15 November 2025 di MS Arena, Kabupaten Serang. Acara tersebut dihadiri lebih dari dua puluh peserta dari kota dan kabupaten se-Banten. Turut hadir dalam seleksi tersebut Ketua Umum KSMI Pengprov Banten Abdul Salam Salim beserta Sekretaris Jendral Pengprov KSMI Banten Agung Kurniawan S.H. Seleksi ini menentukan atlet sepakbola mini asal Banten yang akan berlaga di Liga Nusantara KSMI 2025. Kompetisi ini akan berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur, pada tanggal 22 sampai 28 November 2025. Liga Nusantara 2025 KSMI sendiri adalah bagian dari perjalanan menuju piala dunia sepakbola mini Indonesia 2026. Komite Sepakbola Mini Indonesia secara resmi menjadi anggota KONI pada bulan Oktober 2025 lalu.  

Ratusan Atlet Muda Bertanding di Sukun Youth Series II

Sukun Youth Series II Season 2025–2026

Kompetisi tenis meja bertaraf nasional Sukun Youth Series II Season 2025–2026 resmi dibuka di Sukun Sport Center Kudus, Jumat (14/11/2025). Ajang bergengsi yang telah memasuki seri kedua ini menghadirkan persaingan ketat antara 200 atlet muda dari 21 klub dan 8 provinsi di Indonesia. Turnamen ini menjadi salah satu barometer pembinaan atlet tenis meja usia dini hingga remaja, sekaligus tempat munculnya talenta potensial yang diproyeksikan menuju level nasional bahkan internasional. Dalam Sukun Youth Series II, para atlet akan tampil pada kelompok umur U13, U15, dan U19 baik untuk putra maupun putri. Sistem pertandingan dibagi menjadi Divisi Utama dan Conference, sehingga persaingan berlangsung seimbang dan terstruktur. Ketua Panitia, Frengky Setyo Prabowo, menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini mengusung format yang lebih kompetitif. “Setiap klub menurunkan atlet terbaiknya di tiga kelompok umur. Sistem divisi ini memberikan ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan optimal sesuai tingkatan mereka,” ujarnya. Lebih lanjut, Corporate Secretary PT Sukun Wartono Indonesia, Deka Hendratmanto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Sukun Youth Series II merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mengembangkan pembinaan atlet muda secara berkelanjutan. “Tahun ini event kami desain berjenjang. Level youth berlangsung sekarang, dan kategori senior akan digelar tahun depan. Model ini lebih efektif untuk memetakan dan mengembangkan kualitas atlet,” jelas Deka.

Piala Pertiwi 2025: Papua Pegunungan Pertahankan Gelar

Papua Pegunungan

Papua Pegunungan kembali menjuarai Piala Pertiwi 2025 Putaran Nasional setelah mengalahkan Jawa Barat dengan keunggulan tipis 1-0 pada final di Lapangan UII Sleman, Senin 10 November 2025. Hasil ini membuat Papua Pegunungan sukses mempertahankan gelar, setelah juga menjadi juara pada edisi 2024. Pertandingan final berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama menampilkan disiplin dan determinasi tinggi. Namun, Papua Pegunungan tampil efisien dengan memanfaatkan peluang di pengujung pertandingan dan menciptakan gol pada menit ke-89. Sementara di perebutan tempat ketiga di hari yang sama, Provinsi Banten menutup turnamen dengan kemenangan 3-0 atas Sumatera Utara, memastikan posisi ketiga nasional di Lapangan UII, Sleman. Dari sisi individu, pemain dari Provinsi Jawa Barat dengan bernomor punggung 7, Neng Resti Agustiani keluar sebagai top skor dengan koleksi 15 gol, sedangkan Liza Armanita Madjar (Papua Pegunungan) dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen ini. Jawa Barat juga meraih penghargaan Fair Play Team atas permainan sportif dan konsistensi mereka sepanjang kompetisi. Sebagaimana diketahui, Piala Pertiwi Senior 2025 Putaran Nasional digelar oleh PSSI sebagai bagian dari penguatan ekosistem sepak bola putri nasional. Diharapkan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi antardaerah, tetapi juga wadah penting bagi pemain dan pelatih untuk terus mengasah kemampuan serta membangun masa depan sepak bola putri Indonesia. Penghargaan Piala Pertiwi Senior 2025 Putaran Nasional: Winner: Papua Pegunungan Runner up: Jawa Barat Third place: Banten Fair Play Team: Jawa Barat Best Player: Liza Armanita Madjar (Papua Pegunungan) Top Scorer: Neng Resti Agustiani (Jawa Barat, 15 gol)

Sah! Rizky Ridho Orang Indonesia Pertama Masuk Nominasi Puskas Award

Kabar membanggakan datang dari sepak bola nasional. Bek Persija Jakarta sekaligus bek andalan Timnas Indonesia, Rizky Ridho, resmi menjadi orang Indonesia pertama yang masuk dalam daftar nominasi FIFA Puskas Award 2025 berkat gol spektakulernya ke gawang Arema FC di ajang BRI Liga 1 2024/2025 lalu. Gol jarak jauh yang tercipta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada 9 Maret 2025 itu memang sempat menjadi salah satu sorotan dunia. Ridho melepaskan tembakan dari area tengah lapangan dengan akurasi sempurna, membuat kiper Arema FC, Lucas Frigeri, tak mampu bereaksi. Aksi brilian tersebut kini diakui sebagai salah satu gol terbaik tahun ini. Selain tampil impresif di level klub, Ridho juga memainkan peran penting dalam perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ketangguhannya di lini belakang serta konsistensinya sepanjang laga menjadikan dirinya salah satu figur kunci dalam skuad Garuda. Pada Puskas Award 2025, Ridho bersaing dengan nama-nama besar dunia seperti Lamine Yamal dan Declan Rice, yang juga masuk dalam daftar kandidat. Secara keseluruhan, ada 11 gol dari berbagai kompetisi dan negara yang dipilih FIFA sebagai nominasi tahun ini. Sebagai informasi, dukungan untuk Ridho juga dapat diberikan melalui proses pemungutan suara di laman resmi FIFA: https://www.fifa.com/the-best-fifa-football-awards/en/puskas-award Berikut Daftar Nominasi FIFA Puskas Award 2025: Alejandro Sousa (Vitória vs Cruzeiro) Alberto Deiola (Cagliari vs Venezia) Pedro De La Vega (Cruz Azul vs Seattle Sounders) Gonzalo Montiel (Independiente vs Independiente Rivadavia) Mohamed Nasser (Al Ahly vs Pharco) Javier Orrantía (Querétaro vs Atlas) Thapelo Ribeiro (Mamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund) Declan Rice (Arsenal vs Real Madrid) Rizky Ridho (Persija Jakarta vs Arema FC) Miguel Rodrigues (Kasımpaşa vs Rizespor) Lamine Yamal (Espanyol vs Barcelona)

Piala Dunia U17: Mengulik Peluang Tmnas U17 Lolos 32 Besar

Suasana Latihan Timnas U17 Indonesia

Meski menang melawan Honduras U17, Timnas U17 tetap belum bisa memastikan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia U17 2025. Garuda Muda masih berada di luar zona lolos yakni 8 teratas. Berdasarkan regulasi kompetisi Piala Dunia U17 2025 hanya 8 tim peringkat 3 terbaik yang lolos ke babak 32 besar. Mereka bakal melengkapi 24 tim yang lolos sebagai juara grup dan runner-up di babak penyisihan grup. Oleh karena berada di urutan 9 peringkat 3 terbaik penyisihan grup Piala Dunia U17 2025, Timnas Indonesia masuk zona eliminasi. Jika situasi tidak berubah hingga hari terakhir penyisihan grup pada Selasa, 11 November 2025 malam ini Timnas U17 dipastikan gagal lolos ke babak 32 besar. Lantas, bagaimana cara timnas U17 lolos 32 besar Piala Dunia U17 2025? Timnas U17 saat ini memiliki 3 poin dari 3 laga dan selisih gol -5 (3-8). Indonesia menempati urutan 9 klasemen peringkat 3 terbaik Piala Dunia U17 2025 dari total 12 grup. Oleh karena 8 tim saja yang lolos ke babak 32 besar via peringkat 3 terbaik, Timnas U17 saat ini tidak memenuhi syarat untuk lolos. Akan tetapi, klasemen peringkat 3 terbaik masih bisa berubah seiring dengan hasil matchday 3 Piala Dunia U17 2025 Grup I-L yang digelar malam ini. Jika salah satu tim antara Paraguay atau Arab Saudi kalah dengan selisih gol di atas 5 dan Uganda serta Chile gagal meraih kemenangan Timnas U17 bakal lolos ke babak 32 besar. Akan tetapi, berdasarkan situasi terkini di Grup I-L potensi Arab Saudi dan Paraguay kalah dengan skor besar sangat kecil. Paraguay U17 bakal menghadapi Irlandia yang sudah lolos ke babak 32 besar sehingga berpotensi menurunkan skuad cadangan. Sementara Arab Saudi U17 bakal menghadapi Mali U17. Kendati Arab Saudi dan Mali sama-sama mengincar kemenangan agar finis di posisi runner-up, tetapi laga diprediksi tidak berakhir dengan skor besar. Oleh sebab itu peluang Timnas U17 untuk lolos cukup kecil.

Piala Dunia U17: Garuda Muda Akhiri Fase Grup Dengan Kemenangan

Timnas Indonesia U17

Timnas Indonesia U17 menutup fase grup Piala Dunia U17 2025 dengan hasil positif. Garuda Muda menang 2-1 atas Honduras pada laga terakhir Grup H di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, Senin 10 November 2025. Hasil ini menjadi kemenangan pertama Indonesia sepanjang keikutsertaan di ajang Piala Dunia U17. Sejak awal pertandingan, Indonesia tampil cukup aktif menekan. Peluang pertama hadir lewat sepakan Nazriel Alfarazi di menit ke-7 yang masih melambung. Zahaby Gholy juga sempat mengancam lewat tendangan bebas jarak dekat, namun bola bisa diamankan kiper Honduras, Noel Valladares. Honduras beberapa kali membalas melalui serangan balik, di antaranya lewat tembakan Mike Arana yang melebar di menit ke-18. Sementara Indonesia kembali mendapatkan peluang lewat kerja sama Gholy dan Evandra Florasta, tetapi belum menghasilkan gol. Babak pertama berakhir tanpa gol. Memasuki babak kedua, Indonesia mendapatkan penalti setelah Mierza Firjatullah dilanggar di kotak terlarang. Evandra Florasta sukses mengeksekusi dan membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-52. Dua menit berselang, Honduras membalas lewat penalti Luis Suazo dan skor menjadi imbang 1-1. Indonesia kembali unggul pada menit ke-72 setelah Fadly Alberto mencetak gol lewat sepakan kaki kanan usai menerima umpan silang Mierza. Hingga laga usai, skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Indonesia. Dengan hasil ini, Indonesia menutup Grup H di posisi ketiga dengan tiga poin. Brasil dan Zambia menempati dua posisi teratas dengan masing-masing tujuh poin, sementara Honduras berada di peringkat terbawah tanpa poin.

Festival SenengMinton Kembangkan Bakat Muda Lewat Cinta Bulu Tangkis Sejak Dini

Para pemenang Festival SenengMinton Purwokerto 2025 yang berlangsung di Gedung Serba Guna GOR Satria Purwokerto, Sabtu 8 November 2025

PURWOKERTO, 8 November 2025 – Antusiasme bulu tangkis di kalangan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) terus berlanjut. Usai sukses digelar di Kudus dan Solo, Festival SenengMinton kini menyambangi kota Purwokerto untuk menularkan kecintaan terhadap olahraga bulu tangkis sejak dini. Sabtu (8/11), Gedung Serba Guna GOR Satria Purwokerto menjadi saksi keceriaan 480 siswa SD kelas 1–3 dari 16 sekolah, yang berpartisipasi dalam ajang SenengMinton Purwokerto 2025 yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Jawa Tengah.  Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan Festival SenengMinton berawal dari niat sederhana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga bulu tangkis sejak belia melalui pendekatan yang ringan dan menyenangkan. Yoppy menuturkan format fun games dipilih agar para siswa dapat menikmati permainan sambil belajar. Ia berharap kegiatan ini menjadi awal dari proses pembinaan yang berkesinambungan, sehingga kelak melahirkan regenerasi pebulutangkis berprestasi bagi Indonesia. “Melalui Festival SenengMinton, kami ingin menanamkan semangat sportivitas dan kecintaan terhadap bulu tangkis sejak dini. Kami percaya bahwa mencetak atlet hebat dimulai dari menumbuhkan rasa gembira saat berolahraga. Dengan pendekatan yang fun dan inklusif, kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang bermain, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya generasi penerus bulu tangkis Indonesia yang tangguh dan berprestasi,” kata Yoppy. Wakil Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah, Yuni Kartika, menyambut gembira antusiasme peserta Festival SenengMinton Purwokerto 2025. Pemilihan Purwokerto sebagai tuan rumah kali ini didasari atas semangat dan aktivitas bulu tangkis yang tinggi. Antusiasme yang ditunjukkan oleh para siswa dan guru menurutnya menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga bulu tangkis di kawasan Purwokerto. “Purwokerto kami pilih karena kami melihat semangat bulu tangkis di kota ini begitu hidup, baik dari kalangan murid maupun para guru. Melalui Festival SenengMinton, kami ingin membangun pathway di akar rumput yang kuat agar anak-anak bisa mengenal dan mencintai bulu tangkis sejak dini. Kegiatan ini memang bukan sekadar perlombaan, tetapi juga upaya menumbuhkan minat di lingkungan sekolah agar lahir kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis. Dengan begitu, para peserta dapat berkembang hingga ke klub dan menjadi bagian dari sistem pembinaan yang berjenjang,” ujar Yuni. Yuni menambahkan, meskipun proses pembibitan di tingkat klub di Jawa Tengah telah berjalan cukup baik, namun tahap pengenalan di akar rumput masih perlu diperkuat agar regenerasi atlet dapat berjalan secara menyeluruh, terstruktur, dan berkelanjutan. “Melalui Festival SenengMinton, kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi siswa untuk merasakan pengalaman pertama bermain bulu tangkis dengan cara yang menyenangkan dan penuh semangat. Kami yakin dari kota-kota seperti Purwokerto akan tumbuh talenta-talenta bulu tangkis yang berkarakter, tangguh, dan kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Kami ingin memastikan bahwa prestasi bulu tangkis Indonesia akan terus terjaga dan berkembang di masa depan,” tutupnya. Festival SenengMinton Purwokerto 2025 menerapkan sistem perorangan dengan penilaian pemenang berdasarkan catatan waktu tercepat. Untuk peserta kelas 3, terdapat lima jenis rintangan yakni Service to Target, Shuttle Run, Pyramid Shuttlecock, Throwing The Shuttlecock dan Zig Zag Run. Sementara untuk peserta kelas 1 dan 2, perlombaan Service to Target ditiadakan dari kelima perlombaan. Pada Service to Target, peserta melakukan service lurus dengan memasukkan shuttlecock ke dalam bidang target warna yang ditentukan. Shuttle Run berlari dari titik tengah mengambil kok, kemudian memindahkan ke sisi seberangnya, siswa berhasil menyelesaikan rintangan ialah yang berhasil memindahkan semua kok. Pyramid Shuttlecock, menyusun kok berbentuk piramid sesuai dengan jumlah yang telah ditentukan. Sementara Throwing The Shuttlecock melempar kok ke dalam lubang target. Zig Zag Run berlari melalui halang rintang secara zig zag. Usai menyelesaikan seluruh perlombaan tersebut, peserta harus menekan tombol timer selesai. Masing-masing games dirancang untuk melatih motorik, koordinasi, serta mengenalkan dasar-dasar teknik bulu tangkis dalam bentuk permainan yang menyenangkan. Setiap sekolah mengirimkan 6 siswa kelas 1 yang terdiri dari 4 putra dan 2 putri. Sedangkan untuk kelas 2 terdapat 10 peserta tiap sekolah dengan komposisi 6 putra dan 4 putri. Pada kategori kelas 3, per sekolah mengirimkan14 siswa yang terdiri dari  8 putra dan 6 putri. Usai Kudus, Solo dan Purwokerto, Festival SenengMinton 2025 juga akan diselenggarakan di kota Semarang pada 20 November dan Magelang pada 11 Desember mendatang. Adu Kecepatan, Raih Hasil Terbaik Tak hanya peserta, antusias dan semangat membara dalam ajang Festival SenengMinton Purwokerto juga datang dari sekolah, salah satunya SDN Pangebatan yang mengirimkan 30 siswa untuk ikut berpartisipasi. Bukan tanpa alasan, Guru Olahraga SDN Pangebatan Nely Fajrijah mengakui pihak sekolah telah membuka ekstrakulikuler bulu tangkis untuk siswa kelas 1 hingga kelas 5. Nely yang juga mencintai dunia bulu tangkis dengan sabar memperkenalkan hal apa saja yang ada dalam badminton kepada para muridnya setidaknya seminggu sekali. “Kebetulan di sekolah kami menggunakan Balai Desa Pangebatan untuk berlatih bulu tangkis dan respon para siswa sangat antusias. Mereka belajar bagaimana cara memegang raket, cara melempar kok melewati net hingga service. Saya berharap siswa yang ikut Festival SenengMinton tidak hanya berhenti di sini tapi bisa meneruskan bergabung dengan klub, apalagi melihat dukungan penuh dari orang tua jadi saya yakin mereka bisa menggapai impian mereka jadi atlet bulu tangkis,” kata Nely. Di sisi lain, Naufal Cahya Ramadhan dari SDN 1 Jurangbahas Wangon mencatatkan waktu terbaiknya 00:59.89 detik dan menjadi juara Festival SenengMinton Purwokerto 2025 kategori kelas 3. Naufal mengaku mempersiapkan diri untuk ikut perlombaan ini lantaran ingin menekuni lebih dalam dunia bulu tangkis. “Memang suka bulu tangkis sejak kelas 2, sering bermain dengan teman-teman di GOR hanya main aja. Soalnya main badminton itu seru banget. Latihan di GOR itu juga aku sendiri yang pengen karena cita-citanya mau jadi atlet bulu tangkis,” kata Naufal. Para pemenang Festival SenengMinton di tiap lomba mendapat piala, uang pembinaan, dan hadiah dari sponsor yaitu MilkLife, Dua Kelinci, Aice, Hundred dan produk Savoria. Selain itu, seluruh peserta juga mendapatkan goodie bag dari MilkLife, Dua Kelinci, produk Savoria dan Aice.  Berikut daftar pemenang Festival SenengMinton Purwokerto (nama peserta – nama sekolah – catatan waktu): Kelas 1 Putra Juara   : Hafizh Zikri Ramadhan – SDN 1 Karangpucung – 00:44.43 Runner-up : Mika Mustafa Bakri – SDN Patikraja 000:44.66 Semifinalis : Praga Sagan Pratama – MI Ma’arif NU 1 Pageraji – 00:44.83 Kelas 1 Putri Juara   : Adzkiya Khansa Pramita – SDN 1 Jurangbahas Wangon – 00:47.72 Runner-up : … Read more

Ratusan Atlet Ikuti Youth Athletic Competition 2025

Youth Athletic Competition

Ratusan atlet muda dari berbagai wilayah di Indonesia mengikuti Youth Athletic Competition (YAC) yang digelar di Lapangan Atletik GOR Tawang Alun Banyuwangi, Sabtu (8/11/2025). Kejuaraan khusus kelompok umur ini mempertandingkan sejumlah nomor mulai dari lari jarak pendek, menengah, hingga lompat jauh. Panitia penyelenggara YAC, Rendiyana Putra, mengatakan jumlah peserta tahun ini mencapai lebih dari 600 atlet yang berasal dari berbagai daerah. Beberapa peserta di antaranya bersal dari Yogyakarta, Banten, Blitar, Surabaya, Lumajang, Nusa Tengggara Timur (NTT), dan tuan rumah Banyuwangi. “Peserta yang hadir di luar ekspektasi kami, karena atlet asal Jogja bahkan Banten juga hadir mengikuti YAC di Banyuwangi,” ujar Rendi, Sabtu (8/11/2025). Rendi menjelaskan, kategori yang dilombakan mencakup kelompok usia 7 hingga 16 tahun, dengan berbagai nomor lari mulai 60 meter hingga 1.000 meter, serta nomor lompat jauh. Ajang ini menjadi wadah pembinaan dan latih tanding bagi atlet muda Banyuwangi serta daerah lain. “Kejuraan ini merupakan pembinaan atlet muda, namun juri yang memimpin sudah menerapkan sitem pertandingan sesuai standar dari Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI),” ucap Rendi. Selain meningkatkan prestasi, kegiatan ini juga diharapkan mempererat jejaring pembinaan olahraga atletik di tingkat daerah.

Piala Dunia U17: Timnas Indonesia U17 Takluk Lawan Brazil

Timnas Indonesia U17

Timnas Indonesia U17 harus mengakui keunggulan Brasil dengan skor 0-4 pada laga kedua Grup H Piala Dunia U17 2025 di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, Jumat 7 November 2025. Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika Brasil membuka keunggulan lewat sundulan bek Luis Eduardo. Gol cepat itu berawal dari situasi kemelut di kotak penalti Indonesia yang tak mampu diantisipasi barisan belakang Garuda. Skuad asuhan Nova Arianto sempat mencoba keluar dari tekanan, namun upaya membangun serangan kerap terhenti di lini tengah akibat pressing ketat Brasil. Pada menit ke17, kiper Dafa Al Gasemi melakukan penyelamatan gemilang saat menepis sepakan keras Tiago. Brasil menggandakan keunggulan pada menit ke-33 lewat sepakan Kayke yang mengenai kaki I Putu Panji dan berbelok arah ke gawang sendiri. Wasit sempat meninjau VAR setelah pelatih Nova Arianto mengajukan kartu VAR, namun gol tetap disahkan. Empat menit berselang, Felipe Morais memperbesar keunggulan Brasil menjadi 3-0 memanfaatkan kelengahan lini belakang Indonesia. Skor tersebut bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Nova Arianto melakukan penyegaran dengan memasukkan Mierza Firjatullah dan Zahaby Gholy untuk menambah daya gedor. Namun, pertahanan Brasil tetap solid dalam meredam setiap percobaan dari sektor sayap Indonesia. Pada menit ke-75, Ruan Pablo menutup pesta gol Brasil lewat tendangan spektakuler dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Dafa. Indonesia nyaris memperkecil ketertinggalan di menit ke-83 melalui sepakan Faldy Alberto yang membentur tiang gawang. Dua menit kemudian, tembakan mendatar Zahaby Gholy juga masih melebar tipis. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-4 untuk Brasil tak berubah. Indonesia masih menyisakan satu laga terakhir fase grup melawan Honduras pada Senin 10 November 2025 pukul 21.45 WIB mendatang. Peluang Garuda Muda untuk lolos ke babak 32 besar sebetulnya masih terbuka, yaitu melalui jalur delapan peringkat ketiga terbaik.

Piala Dunia U17: Indonesia Takluk di Laga Perdana

Timnas Indonesia U17

Timnas Indonesia U17 harus mengakui keunggulan Zambia dengan skor 1-3 pada laga pembuka Grup H Piala Dunia U17 2025 di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, Selasa 4 November 2025. Sempat unggul lebih dulu lewat gol Zahaby Gholy, Garuda Muda akhirnya harus menyerah setelah Zambia membalikkan keadaan lewat permainan cepat dan fisikal mereka. Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal. Pada detik ke-27, Zambia sempat merayakan gol cepat dari Mapalo Simute, namun setelah dilakukan peninjauan VAR atas challenge dari pelatih Indonesia Nova Arianto, wasit menganulir gol karena offside. Indonesia mencoba keluar dari tekanan dan membangun serangan dengan umpan-umpan pendek. Upaya itu berbuah hasil pada menit ke-11. Umpan silang Evandra Florasta sempat ditepis kiper Zambia, Christo Chitambala, tetapi bola muntah langsung disambar Zahaby Gholy menjadi gol. Garuda Muda unggul 1-0. Zambia yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan fisik terus menekan. Beberapa peluang mereka mampu digagalkan oleh penjaga gawang Indonesia, Dafa Al Gasemi. Namun tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34. Umpan cutback dari sisi kanan berhasil diselesaikan dengan baik oleh Abel Nyirongo untuk mengubah skor menjadi 1-1. Tiga menit berselang, Abel kembali mencetak gol setelah memanfaatkan kesalahan passing di lini tengah Indonesia dan melepaskan tembakan jarak jauh yang tak mampu diantisipasi Dafa. Zambia menambah keunggulan pada menit ke-41 lewat Lukonde Mwale, yang mencetak gol dengan skema serupa, cutback dari sisi kanan, menutup babak pertama dengan skor 3-1 untuk Zambia. Memasuki babak kedua, Indonesia berupaya bangkit. Pada menit ke-55, Mierza hampir memperkecil ketertinggalan setelah mencuri bola dan berhadapan langsung dengan kiper, namun tembakannya berhasil digagalkan. Enam menit kemudian, Evandra dijatuhkan di kotak penalti dan wasit sempat menunjuk titik putih. Namun setelah tinjauan VAR, keputusan dibatalkan dan Evandra justru mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan diving. Nova Arianto kemudian memasukkan Ilham Romadhona dan Rafi Rasyiq pada menit ke-65 untuk menambah tenaga segar di lini depan. Peluang terbaik di babak kedua datang pada menit ke-89 ketika sepakan keras Rafi dari luar kotak penalti membentur mistar gawang. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-1 untuk Zambia tak berubah.

ISG 2025: Keren! Muhammad Husni Cetak Hattrick Medali Emas

Muhammad Husni

Lifter muda andalan Indonesia, Muhammad Husni menyabet tiga medali emas di kelas 60kg angkat besi pada ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2025. Husni tampil solid di tiap kategori angkatan dan total angkatan yang ia lakukan. Alhasil, Husni mampu mengakhiri laga dengan tiga emas di tangan. Pada kategori snatch, Husni mencatat angkatan 129kg. Ia unggul jauh, 5kg, dari Aqeel Aljasim yang ada di posisi kedua. Sedangkan di nomor clean and jerk, Husni menorehkan angkatan 154kg. Di kategori ini, Husni lagi-lagi unggil telak atas Burak Aykun yang mencatat 148kg. Kondisi itu otomatis membuat Husni tak terbendung untuk menjadi yang terbaik di kategori angkatan total. Husni mencatat total angkatan sebesar 283kg. Ia unggul jauh atas Burak Aykun yang membukukan total angkatan sebesar 267kg. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mempersembahkan emas pertama untuk Indonesia. Ini hasil kerja keras saya, pelatih, dan seluruh tim yang selalu mendukung.” “Terima kasih juga untuk masyarakat Indonesia, khususnya warga Lampung atas doa dan dukungannya. Semoga hasil ini bisa memotivasi teman-teman atlet lain untuk terus berjuang,” ucap Husni yang baru berusia 20 tahun ini. Tim Angkat Besi Indonesia sudah memberikan total 3 emas dan 6 perak. Basilia Bamerop Ninggan menyumbangkan total tiga medali perak di kelas 53kg putri. Sedangkan Tita Nurcahya Melyani memberikan tiga medali perak di kelas 48kg putri. “Husni, Basilia dan Tita membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk berprestasi di level tertinggi. Tiga medali emas dan enam perak dari angkat besi hari ini kemenangan untuk Merah Putih,” “Tiga kali Indonesia Raya berkumandang di Riyadh. Capaian ini merupakan simbol kekuatan mental, disiplin, dan kerja keras atlet-atlet Tim Indonesia. Ini awal yang sangat positif bagi perjuangan Tim Indonesia di Riyadh,” ungkap CdM Indonesia, Endri Erawan. Hasil Angkat Besi Putra 60Kg Islamic Solidarity Games 2025 Snatch: Medali Emas – Muhammad Husni (Indonesia) Medali Perak – Aqeel Al Jasim (Arab Saudi) Medali Perunggu – Burak Aykun (Turki) Clean & Jerk: Medali Emas – Muhammad Husni (Indonesia) Medali Perak – Burak Aykun (Turki) Medali Perunggu – Elsayed Aly Elsayed Elaraby (Mesir) Total Angkatan: Medali Emas – Muhammad Husni (Indonesia) Medali Perak – Burak Aykun (Turki) Medali Perunggu – Elsayed Aly Elsayed Elaraby (Mesir)

Ratusan Anak Makassar Tunjukkan Semangat di Grassroots Football Festival

Grassroots Football Festival

Suasana penuh semangat mewarnai Lapangan Bosowa Sport Center, Makassar, Minggu 2 November 2025. Ratusan anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Sulawesi Selatan berkumpul untuk mengikuti Grassroots Football Festival yang digelar oleh PSSI Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Sebanyak 140 pemain muda berusia di bawah 12 tahun ambil bagian dalam kegiatan ini. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir langsung memberikan dukungan bagi para peserta. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan bentuk nyata dari pembangunan karakter dan pembinaan jangka panjang. “Saya senang sekali Coach Indra dan rekan-rekan dari PSSI membawa kegiatan ini ke Makassar. Ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap pembinaan sepak bola, khususnya di kota kami, semakin besar,” ujar Munafri dalam sambutan. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus memperkuat infrastruktur olahraga di Makassar. “Kami memang belum memiliki fasilitas yang ideal, tetapi pemerintah kota siap mempersiapkannya. Makassar adalah kota sepak bola, dengan begitu banyak talenta. Sangat sayang jika potensi besar ini tidak dihadirkan dengan baik. Insya Allah, dalam waktu dekat kami akan menghadirkan delapan lapangan latihan di Makassar,” tambahnya. Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia U23 untuk SEA Games 2025, Indra Sjafri, menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari implementasi transformasi sepak bola nasional yang berfokus pada pengembangan pemain sejak usia dini. “Transformasi sepak bola Indonesia terus berlanjut. PSSI sangat serius memperhatikan pembinaan usia muda sebagai fondasi utama pembangunan sepak bola nasional,” tutur Indra. “Dari grassroots, kita menyiapkan generasi yang akan membawa Indonesia menuju Piala Dunia 2034. Melalui festival seperti ini, kami berharap lahir pesepak bola muda yang lebih berkualitas dan berdaya saing dunia,” pungkasnya.

SD Kristen Manahan Naik Podium Juara, SD Al Azhar Syifa Budi Sukses Pertahankan Gelar Kampiun KU 10

Partai final KU 10 MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2025-2026 mempertemukan SD Al Azhar Syifa Budi dan SDN Cemara Dua berlangsung sengit di Lapangan Kota Barat, Minggu (2/11).

SOLO, 2 NOVEMBER 2025 – Riuh teriakan para suporter dari tribun Lapangan Kota Barat, Minggu (2/11), menambah gelora semangat partai final MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2025 – 2026. Di sektor KU 12, SD Kristen Manahan Surakarta berhasil menjadi kampiun usai mengalahkan MIN 9 Sragen dalam pertandingan bertensi tinggi dengan skor 4-1. Sementara itu, tim KU 10 SD Al Azhar Syifa Budi akhirnya kembali mengunci posisi podium tertinggi usai menang tipis atas SD Cemara Dua dengan skor akhir 3-2. Dari sisi lapangan, laga pamungkas KU 12 yang mempertemukan SD Kristen Manahan Surakarta kontra MIN 9 Sragen berlangsung intens. Sejak wasit Setiyono meniup peluit babak pertama, tim SD Kristen Manahan Surakarta yang dipimpin oleh Ika Wonda langsung membangun serangan ke sisi berbahaya MIN 9 Sragen. Sigap membendung serangan, MIN 9 Sragen yang dikomandoi Lourinda Divya Tera Avantika memukul mundur bola yang diumpan Ika Wonda.  Belum sampai satu menit, Ika Wonda berhasil mengubah skor kacamata di papan menjadi 1-0 berkat umpan lemparan ke dalam oleh Fayola Christ Angel Iswahyudi yang diteruskan dengan sontekan tipis langsung masuk ke gawang. Pertandingan terus berlangsung sengit, mana kala kedua tim berupaya untuk menguasai bola. Ika dan rekan-rekannya terus melakukan pressing ke gawang MIN 9 Sragen hingga sang kiper Alissa Fatimah Az-Zahra harus melakukan penyelamatan apik. Lini serang MIN 9 Sragen tak menyerah untuk melakukan serangan balasan. Kebuntuan terpecah saat MIN 9 Sragen mendapat hadiah tendangan bebas di menit ke-7 yang dieksekusi oleh Lounrinda mampu melaju menukik dari atas masuk ke gawang. Kedudukan imbang 1-1 tersebut tidak bertahan lama saat sepak pojok Ika di menit 12 mampu menyarangkan bola ke dalam gawang MIN 9 Sragen. Satu menit kemudian, Ika mencetak hattrick dengan memanfaatkan umpan silang dengan Ionna Naomi Chrysanta yang langsung ditendang ke gawang. Kedudukan 3-1 bertahan hingga turun minum. Memasuki 15 menit kedua, jual beli serangan terus terjadi. Duel sengit antar lini serang kedua tim kerap menciptakan bola mati. Penggawa SD Kristen Manahan tidak berhenti mengobrak-abrik lini pertahanan lawan. Ika benar-benar menjadi momok bagi MIN 9 Sragen lantaran mampu menciptakan gol keempatnya melalui sepak pojok yang menambah pundi gol menjadi 4-1 dan bertahan hingga babak kedua berakhir. Ini merupakan kemenangan manis bagi SD Kristen Manahan setelah pada gelaran MilkLife Soccer Challenge Solo 2025 pada Mei lalu mereka puasa gelar. “Terharu dan senang sekali akhirnya bisa kembali bawa pulang piala ke SD Kristen Manahan. terimakasih teman-teman atas kerjasamanya di lapangan sewaktu final tadi, sangat bagus. Ayo kita tetap semangat buat prestasi,” ucap Ika Wonda yang juga menorehkan catatan apik sebagai Top Scorer KU 12 dengan mengemas 35 gol. Di sisi lain, laga final yang sengit juga tersaji mana kala tim KU 10 SD Al Azhar Syifa Budi berhadapan dengan SDN Cemara Dua. Ambisi kedua tim cukup besar untuk segera menyarangkan bola ke gawang lawan. Di babak pertama, SDN Cemara Dua memulai serangan agresif yang membuat kemelut di zona bahaya SD Al Azhar Syifa Budi. Beruntungnya, kapten tim KU 10 SD Al Azhar Syifa Budi Syarafana Maritza Anggara langsung menginstruksikan memperketat pertahanan. Upaya tersebut berhasil sebab goal getter SDN Cemara Dua Joyce Beatricia Adana Putri Bintang tak memiliki ruang gerak yang cukup untuk membuat peluang. Pertandingan berjalan cukup  alot. Skor kacamata akhirnya terpecahkan oleh Joyce di akhir babak pertama setelah memanfaatkan umpan terobosan dan berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan. Wasit Sarwanto mengakhiri babak pertama dengan skor 1-0. Usai turun minum, duel sengit kembali terjadi antara Syarafana dan Joyce. Ketertinggalan skor tak mengendurkan semangat skuad SD Al Azhar Syifa Budi untuk mendobrak jantung pertahanan SDN Cemara Dua. Upaya tersebut membuahkan hasil di menit ke 18, Syarafana menyarangkan bola dengan kaki kanannya.  Tak henti di situ, gol kedua bagi SD Al Azhar Syifa Budi tercipta berkat kerjasama apik antara Syarafana dan Almira Sofia Retriva yang mengecoh kiper Alika Wiradhika Putri Cahyono lewat sontekan tipis di mulut gawang. Almira pun mencatatkan brace di menit ke-26 dengan bola liar yang melaju mulus menerobos garis gawang. Kedudukan 3-2 menutup kemenangan bagi SD Al Azhar Syifa Budi.  Putri-putri Solo Semakin Berambisi Jadi Pesepakbola Handal Gelaran MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2025-2026 yang diadakan pada 28 Oktober hingga  2 November 2025 diikuti oleh 1.736 siswi dari 92 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Dalam turnamen sepak bola putri usia dini yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut, mereka terbagi ke dalam 64 tim KU 10 dan 99 tim KU 12.  Jumlah peserta MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2025-2026 meningkat dibanding seri-seri sebelumnya. Sejak penyelenggaraan pertama pada MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 1 2024 pada bulan Juli tahun lalu, tercatat 389 siswi ambil bagian. Selanjutnya, pada MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 2024 di bulan Oktober 2024, jumlah peserta mencapai 830 siswi. Kemudian partisipasi kembali mengalami peningkatan menjadi 1.016 siswi kala MilkLife Soccer Challenge Solo 2025 digelar pada bulan Mei lalu. Head Coach MilkLife Soccer Challenge Timo Scheunemann menyambut gembira tren positif peningkatan jumlah peserta yang selaras dengan kualitas yang ditunjukkan. Timo menyebut hal ini merupakan bentuk ambisi yang besar dari para putri untuk menjadi calon pesepakbola handal Indonesia di masa depan. “Saya melihat sekarang sekolah-sekolah banyak yang lebih serius untuk pembinaan termasuk menyiapkan diri dalam turnamen ini sehingga bisa kita lihat cara permainannya sudah berkembang. Dari Solo juga sudah banyak para pemain putri yang berlatih di SSB untuk mengasah kemampuan mereka di samping konsisten latihan di lingkungan sekolah. Saya mengapresiasi impian mereka untuk memperkuat timnas putri yang sekarang ada contoh nyatanya. itu merupakan hal positif yang membuat para putri makin semangat berlatih,” kata Coach Timo. Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengatakan spirit menuju ‘Kota Solo Sehat’ patut digelorakan sejak usia dini. Melihat tren positif partisipasi para putri Solo dalam turnamen sepak bola putri, Astrid mengajak seluruh warga untuk menjalani pola hidup sehat dengan berolahraga.  “Saya mengapresiasi penyelenggara MilkLife Soccer Challenge yang sudah memberikan ruang khususnya putri di KU 10 dan KU 12 dimana banyak sekali yang ingin terjun ambil bagian dalam pertandingan ini yang jumlahnya meningkat. Ini menunjukkan minat yang bagus, saya kira dengan semangat Solo yang sehat, adanya turnamen semacam ini memberikan nafas baru … Read more

Asian Youth Games 2025: Indonesia Kembali Tambah Emas!

Sashenka Fatimah di Podium Judo Asian Youth Games 2025

Kontingen Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Asian Youth Games 2025. Kali ini, giliran cabang olahraga judo yang menyumbangkan medali emas keempat bagi Tanah Air berkat penampilan gemilang Sashenka Fatimah di nomor -63kg putri. Pertandingan pamungkas berlangsung di Exhibition World Bahrain, pada Kamis (30/10/2025) malam WIB. Di partai final, Sashenka tampil sangat percaya diri menghadapi wakil India, Monika Khuyenthem, yang dikenal tangguh di kelasnya. Dengan teknik ciamik dan strategi matang, Sashenka Fatimah sukses menang by Ippon dan memastikan medali emas untuk Indonesia. Kemenangan ini memperkuat dominasi Sashenka di kelas -63kg sekaligus memperlihatkan kualitas judo muda Indonesia yang kian disegani di level Asia. Raihan dari cabang judo ini membuat Indonesia kini mengoleksi total empat medali emas di Asian Youth Games 2025 yang digelar di Bahrain. Capaian ini membuktikan bahwa semangat juang dan konsistensi atlet muda Indonesia terus membara demi mengibarkan Merah Putih di panggung olahraga internasional.