Latihan Perdana U-19 Fokus Latihan Fisik

Tim U-19 Indonesia memulai latihan perdana pada pemusatan latihan di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (2/3) sore. Latihan fisik menjadi menu latihan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong pada kesempatan ini. Latihan ini dihadiri langsung Ketum PSSI, Mochamad Iriawan dan Menpora RI, Zainudin Amali. Selain itu juga hadir Sekjen Yunus Nusi dan Direktur Teknik Indra Sjafri. Latihan dimulai dengan lari berkeliling lapangan, setelah itu latihan fisik yang dipimpin oleh pelatih fisik, Shin Sang-gyu. Pelatih asal Korea Selatan tersebut memberikan latihan fisik dengan menu beep test yakni berlari dengan jarak 25 meter. Para pemain harus mendengarkan nada beep yang diputar dengan pengeras suara. Seperti diketahui beep test merupakan metode latihan untuk mengukur penyerapan maksimum oksigen dalam tubuh (VO2 max) dan kebugaran kardiovaskuler. “Jadi hari ini hanya cek fisik seperti apa dan mau lihat selama ini intensitas latihan pemain seperti apa. Kami juga sekaligus mau kumpulkan data ini sampai Piala Dunia U-20 2023,” kata Shin Tae-yong usai memimpin latihan. “Kita akan kumpulkan data untuk kembangkan fisik pemain juga. Tapi, kami tak bisa sebut siapa-siapa yang bagus hasilnya dan tidak. Ini masalah kemauan dari pemain juga,” tambahnya. Metode latihan ini mengharuskan pemain untuk berlari bolak-balik secara intens dengan jarak pendek. Usai menjalani latihan sprint, para pemain melanjutkan dengan latihan rondo. Shin Tae-yong menambahkan, banyak hal yang harus diperbaiki dari para pemain. Apalagi Indonesia akan bertanding di ajang top internasional macam Piala Dunia U-20 2023. “Jadi kami sedang siapkan roadmap agar kami bisa punya fisik mental kuat. Jadi memang ini kita lihat di latihan perdana ini. Bukan satu dua hal yang harus diperbaiki, tapi banyak sekali yang harus diperbaik. Mulai dari tadi yang dibicarakan dan lawan-lawan di Piala Dunia itu postur tubuhnya baik, jadi harus perkuat fisik dan mental,” pungkasnya. Sumber: www.pssi.org

Cyrus Margono Berminat Menjadi WNI

Duta Besar Republik Indonesia untuk Yunani Bebeb A.K. Nugraha Djundjunan berkunjung ke kantor PSSI hari ini (2/3). Kunjungan itu selain untuk silaturahmi juga ingin ngobrol ringan soal sepak bola. Dalam kunjungan itu, dari PSSI hadir Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Sekjen Yunus Nusi, Wasekjen Maaike Ira Puspita, dan Direktur Teknik Indra Sjafri. Bebeb memberitahukan jika ada pemain keturunan Indonesia yang kini menjadi warga negara Amerika Serikat bermain untuk klub Yunani, Panathinaikos B. Pemain itu bernama Cyrus Ashkon Margono. “Pemain ini berkeinginan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Umurnya masih 20 tahun dan kini bermain di klub Panathinaikos B. Posisinya adalah kiper,” kata Bebeb. PSSI pun antusias. Sebab, pemain kelahiran 9 November 2001 dengan tinggi 190 cm ini memiliki prospek yang bagus jika bisa bergabung dengan tim U-23 maupun di timnas senior. “Saya berterima kasih atas masukan dari Duta Besar Indonesia untuk Yunani ini. Kami akan pelajari dulu terkait administrasinya dan lain-lain. Tetapi, ini masukan yang bagus bagi PSSI,” ujar Iriawan. Cyrus Margono mendapatkan darah keturunan Indonesia dari sang ayah. Sementara itu, ibunya berasal dari Iran. Namun demikian, pemain ini lahir dan besar di Amerika Serikat. Darah keturunan Indonesia bisa membuatnya menjadi bagian timnas Indonesia seperti halnya yang didapatkan oleh Elkan Baggott. Apalagi usianya belum menginjak 21 tahun. Cyrus Margono menyelami dunia sepak bola sejak usia empat tahun dan menimba ilmu di New York Soccer Club dan Met Oval Academy. Pada tahun 2015, dia sempat merasakan tempaan dari Inter Milan Academy selama dua pekan. Pada tahun 2019 dia bergabung dengan klub sepak bola Universitas Denver. Lalu tahun berikutnya, dia pindah ke Universitas Kentucky dan bergabung dengan klub universitas tersebut, UK Wildcats. Di UK Wildcats, potensinya tercium dan direkrut oleh klub Yunani, Panathinaikos, dalam kontrak tiga tahun. Akan tetapi, dia masih berada di Panathinaikos B dan berkompetisi di Super League B di Yunani.

34 Pemain Tim U-16 Disiapkan Untuk Pemusatan Latihan di Jakarta

34 Pemain Tim U-16 Disiapkan Untuk Pemusatan Latihan di Jakarta

Pelatih kepala tim U-16 Bima Sakti memanggil 34 pemain untuk melakukan pemusatan latihan, yang akan diadakan di Lapangan latihan Jakarta Internasional Stadium dimulai dari tanggal 2 hingga 12 Maret 2022. Pemusatan latihan ini juga sebagai persiapan untuk Piala AFF U-16 dan Kualifikasi Piala AFC U-17 tahun ini. Tim U-16 terakhir melakukan pemusatan latihan di Rabu 16 Juni 2021 dan akan sangat berbeda dari sebelumnya, karena saat itu ada 40 pemain yang ikut untuk sekaligus di seleksi oleh jajaran pelatih tim. “Alhamdulillah tim U-16 bisa kembali mengadakan pemusatan latihan, saya berharap kali ini bisa berjalan lancar, saya juga meminta para pelatih untuk melatih mereka dengan baik dan benar. Para pemain juga harus kerja keras, disiplin, fokus demi meningkatkan mental, skill, fisik, dan performa mereka selama pemusatan latihan,” kata Iriawan. Persija Jakarta dan Borneo FC menjadi penyumbang pemain terbanyak untuk tim ini. Enam pemain berasal dari Borneo FC dan delapan pemain dari Persija Jakarta. Sisanya dari tim-tim seperti Persib Bandung, Bali United, Bhayangkara FC, Madura United, PSS Sleman, Persita Tangerang dan PSM Makassar. Ada juga dari Asprov dan klub Fatto FC. Bima mengatakan bahwa pemanggilan pemain-pemain ini berdasarkan pemantauan tim pelatihnya saat Elite Pro Academy dan beberapa seleksi regional yang dilakukan oleh Asprov. “Alhamdulillah kami bersyukur, saya berterimakasih kepada Ketua Umum PSSI (Mochamad Iriawan) karena kami bisa melaksanakan pemusatan latihan di bulan Maret dan tahun ini. Kami semua akan mencapai tujuan untuk membentuk tim U-16 masa depan. Kami minta terus arahan dari Ketum untuk kelancaran dari seleksi,” jelas Bima. “Harapan saya, bisa membentuk tim U-16 yang kuat untuk persiapan turnamen-turnamen yang akan datang,” tutup Bima. 34 Pemain Pemusatan Latihan tim U-16 di Jakarta: 1. Steven Alexander Garcia – Asprov Bangka Belitung 2. M. Riski Afrisal – Non Klub 3. Dimas Dinanda – Non Klub 4. Komang Ananta Pramananda Putra – Bali United 5. I Komang Ananta Krisna Putra – Bali United 6. I Putu Harta Mahesa – Bali United 7. Andrika Fatir Rachman – Borneo FC 8. Ridzar Nurviat Subagia – Borneo FC 9. M. Ridho Al Ikhsan – Borneo FC 10. Narendra Tegar Islami – Borneo FC 11. Muhammad Yanuar Sanusi – Borneo FC 12. Muhammad Kafiatur Rizky – Borneo FC 13. Habil Akbar – Bhayangkara FC 14. Irvansyah Afanda – Bhayangkara FC 15. Fachri Alifarozi – Fatto FC 16. Andhika Putra Setiawan – Madura United 17. Muhammad Ihsan Kusuma – Persija Jakarta 18. Ibnu Yazid Al Mustaufiz – Persija Jakarta 19. Figo Dennis Saputrananto – Persija Jakarta 20. Muhammad Sultan Akbar – Persija Jakarta 21. Jehan Pahlevi – Persija Jakarta 22. Femas Aprian Crespo – Persija Jakarta 23. Waliy Marifat – Persija Jakarta 24. Seva Ditya Rangga – Persib Bandung 25. Muhammad Bagus Cahaya Islami – Persib Bandung 26. Zulkifli Lukmansyah – Persib Bandung 27. Rochmad Alvindo – Persebaya Surabaya 28. Muhammad Junino Saputra – Persita Tangerang 29. Yuniar Hanif Budi – PSS Sleman 30. Fadel Ahmad Arrafi – PSS Sleman 31. Achmad Zidan Arrosyid – PSS Sleman 32. Sulthan Zaky Pramana – PSM Makasar 33. Arjuna Tri Wahyudi – PSM Makasar 34. Dirk Lukas Auri – PPLP Papua

Mengenal Sosok Dibalik Akademi Persib Cimahi

Mengenal Sosok Dibalik Akademi Persib Cimahi

Akademi Persib Cimahi (APC) menunjukan keberhasilannya dalam membina pesepak bola muda. Salah satu contohnya Kakang Rudianto. Tidak hanya mampu menembus tim senior, Kakang Rudianto jebolan Akademi Persib Cimahi ini juga menjadi pilihan untuk program Garuda Select. Bahkan saat ini terpanggil timnas Indonesia U-19 menjalani training center (TC) di Korea Selatan untuk persiapan Piala Dunia U-20 2023. Keberhasilan Akademi Persib Cimahi ini tak lepas dari sosok Firman Hadillah. Dia tak pernah menyangka, kecintaannya kepada Persib dan kepeduliannya pada pembinaan sepak bola telah mengantarkannya menjadi salah satu sosok penting dalam berdirinya APC. Firman Hadillah yang ditawari manajemen Persib untuk membuat cabang Akademi Persib di Kota Cimahi pada 2018 silam ini berhasil melahirkan para pesepak bola muda handal dan berbakat, yang di antaranya Kakang Rudianto. “Awalnya saya coba bikin lapangan bola di atas lahan keluarga. Tujuannya biar anak-anak di lingkungan tempat saya tinggal punya fasilitas untuk belajar sepakbola,” ujar Firman Hadillah. Maka pada 2013 itulah berdiri sebuah lapangan bola yang saat ini menjadi tempat para siswa binaan APC merintis jalan menuju atlet profesional melalui sepak bola. Lapangan bola itu sendiri terletak di sebuah gang di wilayah Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Dimana siswa akademi banyak yang berasal dari luar daerah dan berbagai latar belakang ekonomi. “Dulu saya tidak menyangka akan menjadi sebesar ini. Pembuatan lapangan sepak bola sendiri berangkat dari kesadaran bahwa tidak semua anak-anak memiliki daya dukung yang cukup untuk dapat belajar sepak bola secara layak,” lanjut Firman. Menurut Firman selain mencetak pesepak bola andal, tujuan lain dari Akademi Persib Cimahi adalah memberikan akses dan kesempatan belajar bagi anak-anak bertalenta sepak bola namun memiliki keterbatasan ekonomi untuk mewujudkan mimpinya. “Anak didik kami berasal dari banyak daerah. Tak jarang sebagian dari mereka juga berasal dari keluarga ekonomi lemah. Maka dari itu kami punya program kolaborasi dengan beberapa sekolah swasta untuk memfasilitasi pendidikan formalnya lewat jalur prestasi,” tambah Firman. Firman berharap APC dapat banyak melahirkan pesepak bola yang dapat berkontribusi terhadap tim nasional Indonesia. Firman juga berkeinginan agar APC dapat bekerjasama dengan pemerintah agar semakin banyak siswa binaannya terfasilitasi untuk mendapatkan pendidikan formal di sekolah negeri. “Kami di APC sangat menyadari bahwa karier seorang pesepak bola itu bisa sangat singkat. Maka kami berusaha mendorong agar siswa binaan kami tetap memiliki bekal pendidikan formal yang baik,” tutup Firman. Dihubungi secara terpisah Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan, S.Si., MM. menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi yang telah diukir Akademi Persib Cimahi juga apresiasi terhadap para pengurus APC yang telah berkontribusi dalam meningkatkan prestasi olahraga di daerahnya. “Akademi Persib Cimahi merupakan potensi yang sekiranya dapat dioptimalkan di dalam upaya kita untuk mengembangkan dunia olahraga di Kota Cimahi. Bagaimanapun juga kita harus bisa mewujudkan Kota Cimahi yang Maju, Agamis dan Berbudaya yang tentu tidak lepas dari peran semua stakeholder,” tutup Dikdik. Sumber: INILAHKORAN

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

40 Pemain Tim U-19 untuk Pemusatan Latihan di Korea Selatan

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 40 pemain tim U-19 Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan. TC di Negeri Ginseng sebagai persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, Marcelino Ferdinan dan kawan-kawan akan melakukan latihan di Jakarta mulai tanggal 2 Maret. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berharap para pemain dapat meningkatkan kemampuan di Korea Selatan. Selain berlatih, tim U-19 akan melakoni sejumlah uji coba termasuk rencana melawan tim U-20 Korea Selatan. “Para pemain harus kerja keras, disiplin, fokus demi meningkatkan mental, skill, fisik, dan performa mereka selama di Korea Selatan. TC di Korea Selatan merupakan rangkaian persiapan mengikuti Piala Dunia U-20 2023 mendatang,” kata Iriawan. Selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24 Maret hingga 10 April di Daegu. 40 Pemain di Pemusatan Latihan tim U-19 di Korea Selatan: 1. Kadek Arel Priyatna – Bali United 2. Aditiya Daffa AI Haqi – Barito Putera 3. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera 4. Yogi Hermawan – Barito Putera 5. Arsa Ramadan Ahmad – Bhayangkara FC 6. Frezy AI Hudaifi – Bhayangkara FC 7. Muhammad Khakim AI Mukhasibi – Bhayangkara FC 8. Muhamad Faiz Maulana – Bina Taruna 9. Rabbani Tasnim Siddiq – Borneo FC 10. Ronaldo Joyberra R Junior – Madura United 11. Bramdani – Persebaya Surabaya 12. Marselino Ferdinan Philipus – Persebaya Surabaya 13. Barnabas Sobor – Persewangi Banyuwangi 14. Dimas Juliono Pamungkas – Persib Bandung 15. Ferdiansyah – Persib Bandung 16. Kakang Rudianto – Persib Bandung 17. Robi Darwis – Persib Bandung 18. Alfriyanto Nico Saputro – Persija Jakarta 19. Cahya Supriadi – Persija Jakarta 20. Muhammad Ferarri – Persija Jakarta 21. Radzky Syawal Ginting – Persija Jakarta 22. Raka Cahyana Rizky – Persija Jakarta 23. Razzaa Fachrezi Aziz – Persija Jakarta 24. Resa Aditya Nugraha – Persija Jakarta 25. Syukran Arabia Samual – Persija Jakarta 26. Indra Arya Perceka Wiguna – Persijap Jepara 27. Mikael Alfredo Tata – Persipura Jayapura 28. Subhan Fajri – Persiraja Banda Aceh 29. Aulia Ramadhan Lubis – Persis Solo 30. Marcell Januar Putra – Persis Solo 31. Erlangga Setyo Dwi Saputra – Persis Solo 32. Fillah Rohmatuloh Sesa – Persita Tangerang 33. Arkhan Fikri – PS Kwarta 34. Dimas Maulana – Persis Solo 35. Edgard Amping – PSM Makassar 36. Muhammad Rafli Asrul – PSM Makassar 37. Renaldi – PSM Makassar 38. Ricky Pratama – PSM Makassar 39. Ibnul Mubarak – PSM Makassar 40. Hokky Caraka Bintang Brilliant – PSS Sleman

Timnas U-19 akan Jalani Pemusatan Latihan di Korsel

Tim U-19 akan Jalani Pemusatan Latihan di Korsel

Tim Nasional Sepak Bola U-19 Indonesia akan menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan. Garuda Muda dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-20 tahun depan di Indonesia. Timnas akan berangkat ke Korsel pada 7 Maret. Namun, sebelum berangkat, skuad Shin Tae-yong ini akan dikumpulkan di Jakarta untuk melakukan pemusatan latihan pada 1-6 Maret. Sebanyak 39 pemain akan dipanggil. Tetapi, tidak semua pemain itu akan terbang ke Korsel. Menurut Sekjen PSSI, Yunus Nusi selama di Negeri Ginseng itu, pemain akan melakukan latih tanding di dua kota. Pertama di Gyeongsangbuk-do pada 13-24 Maret. Kemudian pada 24-10 April di Daegu. “Selain melakukan pemusatan latihan, juga akan uji coba dengan tim lokal. Bahkan amat mungkin akan melawan U-20 Korsel,” ujar Yunus. Yunus berharap selama di Korsel, timnas akan mendapat lawan sepadan, bahkan lebih kuat. Itu diharapkan agar mental, skill, fisik dan performa pemain akan meningkat. “Pemusatan latihan ini baru awal. Nanti akan ada lagi dan belum tahu di mana. Karena pemain ini bukan yang diproyeksikan pada Piala Dunia U-20 pada 2021 lalu.” lanjutnya. Yunus berharap dengan sering melawan tim dan negara yang tangguh, timnas U-19 Indonesia bisa mencapai puncak penampilannya pada Piala Dunia U-20 di Indonesia nanti.

Prioritaskan Pembinaan Usia Dini, Menpora Tegaskan Naturalisasi Untuk Jangka Pendek

Prioritaskan Pembinaan Usia Dini, Menpora Tegaskan Naturalisasi Untuk Jangka Pendek

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menyampaikan, program naturalisasi pemain sepakbola untuk memperkuat tim nasional Indonesia merupakan program jangka pendek. Pembinaan atlet asli dan pembinaan atlet dari usia dini tetap menjadi prioritas jangka panjang program pemerintah bersama federasi. “Program naturalisasi ini untuk jangka pendek saja, jangka panjang kita tetap dalam rangka pembinaan asli pemain kita dan untuk pembinaan usia dini,” kata Menpora Amali saat jumpa pers di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Jl. Dukuh Kupang, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/2) petang. PSSI dan pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong saat ini sedang meminta bantuan kepada pemerintah Menpora Amali, agar mendapatkan bantuan melakukan program naturalisasi terhadap dua pemain bola asing yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh. “Terkait naturalisasi, setelah kami mendengarkan alasan yang kuat baik dari PSSI maupun dari pelatih timnas STY, maka proses naturalisasi itu sekarang kami bantu untuk ke instansi yang terkait,” ujar Menpora Amali. Dalam langkah menuju naturalisasi, Menpora Amali mengaku sangat berhati-hati, ia tak ingin program ini kedepannya menimbulkan kesia-siaan belaka. “Kami sangat ketat terkait naturalisasi, kami tidak mau naturalisasi seperti yang dulu-dulu, kita naturalisasi padahal itu dia tidak berguna dari berbagai faktor untuk timnas kita,” urai Menpora Amali menjelaskan. Menpora Amali meminta program naturalisasi ini kedepan harus ada urgensinya serta harus ada yang bertanggungjawab, bukan lagi klub-klub sepakbola melainkan federasinya langsung. “Dulu klub saja meminta naturalisasi langsung bisa jalan, sekarang tidak, harus dari federasi/PSSI jadi ada yang bertanggungjawab dan kami tanyakan betul apa urgensi dari naturalisasi itu,” tambahnya. “Setelah dijelaskan ternyata durasi mainnya cukup panjang, karena yang akan dinaturalisasi ini bukan pemain yang sedang bermain disini melainkan mereka yang sedang bermain di kompetisi sepakbola Eropa, sehingga secara kualitas mereka bagus untuk timnas kita,” tutup Menpora Amali.

Main Tanpa Gol Persikota di Tahan Imbang Persikab

Kompetisi Liga 3 grup Q hari ini Sabtu 19 Februari 2022 berlanjut dengan mempertemukan Persikota dan Persikab. Bertempat di stadion Benteng Reborn, Tangerang, pertandingan berlangsung sengit. Dibabak pertama tim Persikota lebih sering mendapat pressure dari tim Persikab sehingga gagal menjebol pertahanan lawan. Pelatih Persikota, Sahala Marudut Tigor mengibaratkan pertandingan ini penuh dengan jual beli serangan. “Saya akhirnya senang kita menemukan tim yang bagus. Persikab tim yang bagus mereka juara regional Jabar dan saya senang anak-anak penuh dengan jual beli serangan. Persikab salah satu tim yg saya respek karena mereka juga bermain dengan menyerang. Bagi saya pertandingan ini tidak mengecewakan larena semua tim masih berpeluang untuk lolos ke babak 16 besar dan saya pikir hasil hari ini hasil yang cukup bagus”   Sementara itu pelatih Persikab, Albert Rusdiana memuji kedisiplinan pemain Persikota yang akhirnya bermain tanpa kebobolan. “Yang jelas dipertandingan hari ini luar biasa buat saya. Karena lawan pun keren ya kuat sekali mereka akhirnya saling jual beli serangan. Tentunya mereka juga, kami disiplin ketat, mereka pun disiplin ketat dari semua posisi. Yang jelas buat kami dengan raihan satu poin ini adalah hasil yang sangat luar bisa dengan Persikota yang cukup baik di zona pertahanan, di zona tengah, mau pun di zona depan.” Sampai wasit meniupkan peluit panjang di akhir pertandingan kedudukan tetap 0-0. Dengan hasil ini baik Persikota mau pun Persikab sama-sama memiliki poin 4 klasemen sementara grup Q

Persikota 1-0 Persikutim. Jual-Beli Serangan di Stadion Benteng Reborn.

Persikota Tangerang hari ini menjalani pertandingan perdananya dibabak 32 besar. Melawan Persikutim pasukan Persikota memenangkan laga dengan skor 1 – 0. Kedua tim terlihat saling jual-beli serangan ditengah hari yang panas di stadion Benteng Reborn. “Hari ini pertandingan cukup bagus. Masing-masing tim saling melancarkan serangan dan dengan cuaca yang cukup panas kita masih bisa mengontrol. Saya senang Persikutim bisa tekan di depan sehingga kita ada ruang untuk pass. Saya pikir hasil satu kosong hasil yang cukup bagus dilaga perdana babak 32 besar dan menjadikan tim kami termotivasi untuk meraih minimal satu pertandingan lagi untuk mengamankan satu tiket ke babak 16 besar” ujar pelatih Persikota Sahala Marudut Tigor. Sementara itu pemain Persikota Divie Alviandi Nauval mengatakan rekan timnya harus puas dengan skor hari ini. “Menurut saya pertandingan hari ini merupakan pertandingan yang cukup berat ditambah lagi cuaca yang cukup panas tapi anak-anak bisa bekerja bersama-sama. Jadi kita menyerang bersama-sama, bertahan bersama-sama.”   Pelatih Persikutim menyoroti pertandingan kali ini memberikan beban mental kepada anak asuhnya. “Ini pertandingan awal digrup Q. Persikutim bertemu tuan rumah itu agak berat meski pun tidak ada penonton beban mental memang ada. Saya juga sebagai pelatih minta maaf kepada masyarakat Kutim tidak bisa memberikan angka full. Jadi mungkin pertandingan kedua, ketiga kami habis-habisan karena disitu menentukan lulusnya kami ke 16 besar” kata pelatih Persikutim Subianto.

Sah! Pratama Arhan Gabung Tokyo Verdy

Sah! Pratama Arhan Gabung Tokyo Verdy

Pratama Arhan dipastikan telah berpindah klub dari PSIS Semarang ke Tokyo Verdy. Arhan menjadi pemain keempat dari Indonesia yang akan mencicipi kompetisi Jepang, setelah sebelumnya ada Ricky Yacobi, Irfan Bachdim, hingga Stefano Lilipaly. Tokyo Verdy mengumumkan perekrutan Arhan pada Rabu, 16 Februari, dengan status permanen. Verdy tidak menjelaskan detail kontrak Arhan, baik nilai atau pun durasi, namun diyakini bahwa pemain asal Blora itu meneken kontrak selama satu musim. Lantas, berapa nilai transfer Arhan dari PSIS ke Tokyo Verdy? A.S. Sukawijaya selaku CEO dari PSIS membeberkan bahwa tidak ada nilai transfer yang didapat oleh PSIS atas perekrutan Arhan. PSIS mendukung penuh Arhan memulai karier di luar negeri. “Bocah kami sendiri, jebolan akademi PSIS Semarang, Pratama Arhan hari ini resmi kami umumkan akan kami lepas ke klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy,” tulis Yoyok, via akun Instagram pribadinya. “PSIS tidak akan mempersulit karier pemain binaan kami yang akan berkarier ke luar negeri, apalagi ke Jepang. Arhan kami lepas tanpa biaya transfer satu rupiah pun. Arhan anak baik sepakat berkomitmen dengan PSIS bahwa sejauh mana Arhan pergi, Arhan tetap memiliki rumah di Indonesia yakni PSIS Semarang.” lanjutnya. Yoyok juga menuturkan, bahwa PSIS memberikan Arhan misi tersendiri selama ke Jepang, yang diharapkan membuat Laskar Mahesa Jenar lebih terkenal secara internasional. “Selain itu, Arhan selama di luar negeri akan menjadi brand ambassador PSIS untuk mempromosikan PSIS di level internasional,” ujar dia. Sementara itu, Arhan melalui akun Instagram miliknya turut mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan penuh dari PSIS dan Yoyok kepada kariernya. https://www.instagram.com/p/CaBcEOcvE7e/ “Semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa bantuan keluarga PSIS, Yoyok Sukawi, dan para pendukung yang selalu mendukung saya tanpa henti. Saya selamanya berhutang budi dan PSIS akan selalu menjadi rumah saya. Tapi sekarang saatnya bagi saya untuk #LevelUpMyGame dan membuka babak baru dalam karier saya,” katanya.

Persikota 1 – 0 Perseman. Laga Panas di Stadion Benteng Reborn.

Tim Persikota berhasil mengalahkan Perseman Manokwari dengan skor 1-0. Meski begitu jalannya pertandingan berjalan keras dan tidak mudah bagi kedua tim. Di menit keenam pemain Perseman melakukan kesalahan sehingga wasit memberikan penalti bagi tim Persikota. Alhasil tendangan penalti yang dilakukan Denny Agus berhasil menjebol gawang Perseman yang dijaga oleh Toni Wanggober. Sampai peluit panjang berbunyi dibabak kedua kedudukan tetap 1-0 untuk Persikota. “Pertama kita ucapkan syukur, alhamdulilah, puji Tuhan kita bisa memenangkan pertandingan dan kita bisa melaju sebagai juara grup. Dan ini jadi suatu kebanggaan juga buat kita dimana kita bisa mempertahankan posisi kita dari awal sampai akhir. Yang kedua saya memang sedikit kecewa dengan permainan sore hari ini karena sepak bola adalah family, sepak bola adalah fair play, saya menjunjung itu” ucap pelatih Persikota Sahala Marudut Tigor. Pemain Persikota M. Fadli mengakui bahwa pertandingan berjalan dengan keras tetapi pemain masih bisa menguasai emosi “Mengenai pertandingan memang terlihat sangat keras tapi dari kita mencoba untuk tenang, tidak terbawa emosi sehingga permainan yang diharapkan coach itu masih bisa berjalan dengan baik” katanya. Sementara itu pelatih Perseman mengingkapkan kekecewaanya pada keputusan wasit yang memberikan penalti pada Persikota. “Perseman punya kualitas dan punya kans sebenarnya bisa lolos tapi yang terjadi dari pertandingan pertama, kedua, ketiga, seperti kaya gitu. Dan kita berharap tadi kita main sama Persikota terakhir itu main fair play. Artinya sportivitas yang harus kita junjung tapi kenapa kok tiba-tiba pertandingan belum berjalan yang kita harapkan tiba-tiba muncul dikasih hadiah penalti. Tidak masuk akal” kata pelatih Perseman Yonas Yuvensius Sineri.

Imbas Covid-19 Indonesia Batal Berkompetisi di AFF U-23

Dilansir dari halaman resmi PSSI (www.pssi.org) Tim nasional U-23 Indonesia batal berkompetisi di Piala AFF U-23 di Kamboja yang akan diadakan pada tanggal 14-26 Februari 2022. Pembatalan ini disebabkan dua hal. Pertama ada tujuh pemain yang positif covid-19 dan 1 ofisial. Tujuh pemain itu adalah Ronaldo Joybera R Junior, Muhammad Ferrari, Braif Fatari, Taufik Hidayat, Irfan Jauhari, Ahmad Figo Ramadhani, dan Cahya Supriyadi. Selain itu, ada empat pemain yang menunggu masa inkubasi karena satu kamar dengan mereka yang terpapar covid-19. Mereka adalah Alfeandra Dewangga, Genta Alparedo, Muhammad Kanu Helmiawan, dan Marcelino Ferdinan. Kemudian ada tiga pemain yang mengalami cedera, yakni Gunansar Mandowen, Ramai Rumakiek, dan Muhammad Iqbal. Tiga pemain yang mengalami cedera itu saat memperkuat klubnya masing-masing di BRI Liga 1. Beberapa pemain itu saat ini sedang dalam masa pemulihan. Saat ini hanya tersisa satu orang kiper, yakni Muhammad Riyandi. Namun, Riyandi baru saja menjalani karantina selama 10 hari. Satu kiper lainnya, yakni Cahya Supriyadi juga positif covid-19. Kondisi ini membuat Shin Tae-yong mengirim surat resmi kepada federasi dan mengusulkan untuk membatalkan keikutsertaan Indonesia di Piala AFF U-23. Permintaan Shin Tae-yong ini kemudian direspons oleh PSSI. Setelah melalui diskusi antara Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Waketum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, Direktur Teknik Indra Sjafri, dan pelatih Shin Tae-yong akhirnya diputuskan untuk membatalkan keikutsertaan Indonesia di turnamen itu. Soal keinginan pelatih asal Korea Selatan itu, PSSI meminta semua pihak menunggu hasil polymerase chain reaction (PCR) lebih dulu. Setelah semua PCR pemain dan ofisial keluar, PSSI baru mengambil keputusan. Shin Tae-yong pun mengaku berterima kasih kepada PSSI karena telah mengerti dan memahami situasi yang terjadi di tim U-23. “Dengan sangat menyesal, kami harus membatalkan keikutsertaan Indonesia di Piala AFF U-23 karena alasan di atas. Kami meminta maaf kepada semua pihak karena situasi ini di luar kendali kami. Saat ini kami fokus untuk penyembuhan pemain yang terkena covid-19 dan yang mengalami cedera,” ujar Yunus. Yunus juga menyampaikan permintaan maaf kepada pemerintah dalam hal ini Kemenpora yang telah banyak membantu PSSI terkait pemusatan latihan pemain. PSSI juga meminta maaf kepada pemilik turnamen, yakni AFF dan maskapai Garuda Indonesia yang rencananya ikut mendukung perjuangan pemain dengan menyediakan pesawat untuk menerbangkan ke Phnom Penh, Kamboja.  

Menpora Pimpin Rakor Bersama PSSI dan Shin Tae-yong Soal Naturalisasi

Jakarta, 10 Februari 2022, Menpora Zainudin Amali bertemu dengan ketum PSSI dan pelatih Timnas Shin Tae-Yong mengenai permohonan naturalisasi pemain tim nasional. Menpora menegaskan untuk berhati-hati dalam melakukan naturalisasi. “Kita lakukan naturalisasi kalau benar-benar terpaksa dan itu jangka pendek. Karena yang ingin kita bangun itu adalah sepakbola nasional. Kita ada inpres nomer tiga tahun 2019 tentang percepatan pembangunan sepakbola. Kita lebih utamakan pembinaan. Tetapi karena ada kebutuhan untuk tim nasional dan sekaligus kita ingin memperbaiki peringkat timnas kita di FIFA sehingga kita mau tidak mau membutuhkan satu tim nasional yang kuat. Dan untuk sekarang ini kita membutuhkan dukungan dari para pemain naturalisasi yang terseleksi yang benar-benar berdarah Indonesia.” ujar Menpora Zainudin Amali dalam keterangan pers. Berdarah Indonesia ini berarti setidaknya kakek-neneknya berdarah Indonesia dan secara teknis pemain tersebut diperlukan oleh pelatih Shin Tae-Yong. Tugas pemerintah adalah membantu federasi mempercepat proses ini. Ada pun pemain yang akan dipanggil adalah Sandy Walsh dari Belgia dan Jordi Amat dari Spanyol. “Dari hasil yang disiapkan oleh pelatih Sin Tae Yong, dua pemain tersebut yang ingin segera dipanggil oleh yang bersangkutan untuk bisa bergabung dengan Timnas kita. Sehingga nantinya dengan proses yang dibantu oleh Pak Menpora mereka bisa segera datang ke Indonesia untuk bisa bergabung dengan timnas kita. Semua naturalisasi yang diminta Shin Tae Yong kami meneruskan kepada pemerintah untuk membantu segera proses kewarganegaraan untuk bisa bergabung dengan Timnas kita,” kata ketua umum PSSI Mochammad Iriawan. Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-Yong menambahkan sebenarnya kebutuhan akan pemain naturalisasi ini sudah ada di tahun 2021 tapi karena pandemi ini mundur sampai tahun 2023. Kedua pemain tersebut diharapkan bisa membela Indonesia di FIFA U-20 2023 dan Suzuki AFF 2022. “Saya pribadi pernah melatih U-20 dan tim nasional Korea juga bahkan pengalaman tersebut akan sangat membantu untuk tim nasional Indonesia dan U-20 juga. Sekaligus menjalankan program jangka panjang dan itu sebenarnya bagus untuk tim nasional Indonesia,” jelas Shin Tae-Yong.    

Pertandingan Persija Vs Madura United Resmi Ditunda

  Dilansir dari sosial media resmi BRI Liga 1 pertandingan antara Persija dan Madura United terpaksa ditunda. Penundaan ini lantaran banyaknya pemain Persija yang positif virus corona. Berdasarkan Emergency Meeting antara Persija, Madura United, dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada Rabu (9/2/2022), pukul 15.30 WIB, laga Persija vs Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar (9/2/2022), pukul 20.30 WIB, resmi ditunda. Mengacu pada pasal 52 ayat 7 Regulasi BRI Liga 1 2021/2022 (Dalam keadaan luar biasa, di mana setelah Swab Test Rapid Antigen pada hari Pertandingan membuat Klub yang akan bertanding hanya menyisakan kurang dari 14 pemain (termasuk salah satu di antaranya adalah penjaga gawang), maka LIB dan PSSI akan segera menggelar Rapat Darurat untuk memberikan Keputusan dalam tempo cepat dan setiap Keputusan bersifat final), Emergency Meeting digelar karena jumlah pemain Persija yang dinyatakan negatif hanya 11 nama. Hasil tersebut berdasarkan tes swab PCR pada Selasa (8/2/2022) dan Rabu (9/2/2022). Mereka adalah Adrianus Dwiki Arya, Hadi Ardiansyah, Ilham Rio Fahmi, Imam Pathuroman, Marko Simic, Radzky Syahwal Ginting, Riko Simanjuntak, Rohit Chand, serta tiga pemain yang baru dinyatakan pulih dari Covid-19, yakni Andritany Ardhiyasa, Maman Abdurahman, dan Ismed Sofyan. Perlu digaris bawahi, Ismed pun dalam kondisi tidak fit 100 persen karena masih menjalani masa pemulihan cedera meniskus. Sementara itu, sebenarnya Persija masih memiliki empat pemain lain, yakni Cahya Supriadi, Syahrian Abimanyu, Irfan Jauhari, dan Taufik Hidayat. Namun, mereka sedang menjalani pemusatan latihan timnas U-23. Di sisi lain, staf pelatih Persija yang mendampingi tim tinggal tersisa Ferdiansyah (asisten pelatih/video technical analysis) dan Alberto Lungherini (pelatih fisik). Sudirman sebagai pelatih kepala, Ahmad Fauzi (pelatih kiper), dan Ilham Ralibi (pelatih fisik) masih harus menjalani isolasi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Madura United yang telah berbesar hati bersedia menunda pertandingan ini. Begitu pun kepada LIB yang telah memfasilitasi terjadinya emergency meeting sore tadi sehingga keputusan ini dapat disepakati. Saat ini fokus kami adalah segera melakukan tindakan-tindakan yang dianggap perlu untuk dapat menyelesaikan permasalahan badai Covid-19 yang tengah menimpa tim. Semoga di pertandingan berikutnya (vs Persebaya), kondisi tim sudah membaik dan dapat menjalani pertandingan sesuai dengan jadwal-jadwal yang sudah ditentukan,” kata Bambang Pamungkas, Manajer Persija.

Kabar Gembira! Bendera Indonesia Bisa Berkibar Saat Piala AFF U-23

Kabar Gembira! Bendera Indonesia Bisa Berkibar Saat Piala AFF U-23

Keinginan PSSI untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih saat mengikuti kegiataan multiajang di level internasional akhirnya terealisasi setelah Komite Eksekutif World Anti-Doping Agency (WADA) mencabut sanksi itu melalui mekanisme voting. “Kita patut bersyukur dengan pencabutan sanksi ini. Itu berarti kita bisa mengibarkan bendera Merah Putih di ajang internasional. Terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Kemenpora dan semua yang terlibat sehingga sanksi WADA ini akhirnya dicabut,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Timnas Indonesia dalam waktu dekat akan mengikuti Piala AFF U-23 di Kamboja 14-23 Februari 2022. Itu artinya bendera Indonesia akan bisa berkibar. “Akan ada kebanggan bagi siapa pun kalau atlet bertanding kemudian menjadi juara dan Merah-Putih bisa berkibar. Alhamdulillah,” imbuh Iriawan. Dalam rilisnya WADA mengatakan Indonesia sudah resmi memenuhi standar internasional untuk kepatuhan kode oleh penandatanganan. Hal yang sama juga berlaku untuk Thailand yang sebelumnya terkena sanksi. Sebagaimana diketahui WADA menjatuhkan sanksi selama satu tahun terhadap LADI karena dinilai non-compliance terhadap WADA Code pada 7 Oktober 2021. Imbas sanksi tersebut, Merah Putih tak bisa berkibar saat atlet Indonesia naik podium. Namun, saat ini WADA sudah resmi mencabut sanksi doping itu dari Indonesia dan Thailand. Dengan begitu, dipastikan Merah-Putih bisa berkibar lagi di kancah turnamen olahraga Internasional. Mulai hari ini juga, Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) resmi berganti nama menjadi Indonesia Anti Doping Organization (IADO) setelah sanksi WADA resmi dicabut. Pengumuman nama baru lembaga antidoping tersebut dilakukan di Kemenpora, hari ini. Dengan ini IADO dinyatakan resmi sebagai lembaga antidoping independen dan profesional dari Indonesia. Menpora Zainudin Amali mengatakan, saat ini IADO sudah tidak menjadi bagian dari Kemenpora. Meski demikian IADO masih akan mendapat subsidi dana dari pemerintah untuk keperluan operasional. “Dengan kejadian ini IADO harus profesional, jadi independen. Tidak boleh lagi pengurus yang dari cabor dan juga pemerintah. Jangan sampai ada yang menitipkan ini dan itu,” kata Amali. “Sekarang IADO sudah punya kantor sendiri di Kebayoran, tetapi anggarannya tetap didukung pemerintah. Kalau kebijakan tidak boleh ada campur tangan pemerintah,” ujar Amali menambahkan.

Skuad Timnas Indonesia U-23 Bebas Covid-19, TC Bali Dimulai

Skuad Timnas Indonesia U-23 Bebas Covid-19, TC Bali Dimulai

Usai dinyatakan bebas covid-19, skuad Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-23 sudah menjalani latihan perdana pemusatan latihan (TC) di Stadion Gelora Samudra, Bali, Jumat (4/2) malam. Mereka bersiap untuk Piala AFF U-23 yang akan dilaksanakan di Kamboja pada bulan ini, dan Indonesia berstatus sebagai juara bertahan ajang tersebut. Latihan perdana kali ini dipimpin oleh asisten pelatih Nova Arianto. Pasalnya, pelatih Shin Tae-yong baru tiba di Bali, Jumat (4/2) malam. Sebelum sesi latihan, para pemain dan ofisial lebih dulu menjalani tes Covid-19 untuk memastikan tidak ada personel yang terinfeksi virus corona. “Latihan hari ini fokus ke recovery. Seluruh pemain dalam keadaan baik, hanya Gunansar (Mandowen) saja yang mengalami sedikit cedera,” kata Nova Arianto. Menurut Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, seluruh pemain dalam kondisi baik. “Alhamdulillah semua 29 pemain negatif [Covid-19] sehingga kami harapkan dalam seminggu sampai tanggal 9 [Februari] mereka bisa berlatih, nanti tanggal 10 berangkat ke Kamboja agar bisa menyesuaikan dengan udara Kamboja yang tanggal 15 akan main, jadi ada lima hari untuk penyesuaian,” ucap Iriawan sebagai ketua umum PSSI. Kondisi Indonesia saat ini sedang memasuki gelombang ketiga Covid-19, dengan varian omicron menjadi tajuk di mana-mana. Penuh kekhawatiran terhadap skuad timnas Indonesia U-23 yang TC di Bali, karena banyak kasus Covid-19 di Liga 1 2021/22 seri keempat, yang juga dilaksanakan di Bali. Iriawan menjamin, bahwa protokol kesehatan yang sangat ketat akan dijalankan selama TC timnas Indonesia U-23 ini. “Timnas sudah jadi satu, satu hotel yang diawasi oleh PSSI, Departemen Teknik, Deputi Sepakbola, dan para pelatih,” jelas Iriawan. Sementara untuk beberapa pemain timnas Indonesia yang positif saat laga uji coba kontra Timor Leste, Iriawan mengungkapkan. “Ada beberapa yang sudah kembali, seperti yang saya sampaikan atlet sepakbola ini imunitasnya tinggi, daya tahan tubuhnya cukup bagus. Tadi malam saya juga komunikasi dengan Evan Dimas, sudah tidak ada apa-apa, sehingga tinggal menunggu CT Value yang naik ke 40.” Piala AFF U-23 2022 akan dilaksanakan di Phnom Penh mulai 14 Februari hingg 26 Februari. Shin Tae-yong mau Garuda Muda bisa menjadi juara pada kejuaraan ini, dan Indonesia akan memulai kejuaraan dari Grup B, yang dihuni oleh Malaysia, Myanmar, dan Laos.

Stadion Kota Tangerang Reborn Diresmikan!

Tangerang, Jumat 04 Februari 2022, walikota Tangerang Arief Wismansyah meresmikan stadion Benteng Tangerang. Peresmian ini sekaligus memperkenalkan nama baru stadion kebanggaan kota Tangerang, yaitu menjadi Stadion Benteng Reborn. “Ditambah namanya menjadi Benteng Reborn. Ini menunjukkan semangat kita semua untuk menunjukkan bahwa kota Tangerang mampu menyediakan fasilitas publik yang berstandar nasional. Mudah-mudahan bisa memenuhi standar internasional” ucapnya saat meresmikan stadion Benteng Reborn. Stadion Benteng Reborn lanjutnya juga menjadi tuan rumah Liga 3 dan home base tim Persikota. Selain itu renovasi kali ini menambahkan akses yang lebih mudah bagi masyarakat pada sisi kiri dan kanan stadion. Pemerintah kota Tangerang memiliki konsep kedepannya kota Tangerang bukan hanya dikenal sebagai kota industri tapi juga sportainment. Diharapkan nanti liga sepakbola, voli, IBL, dan cabor olahraga yang lain bisa di Tangerang.  

29 Pemain Jalani TC Untuk Persiapan Piala AFF U-23 Kamboja

29 Jalani TC Untuk Persiapan Piala AFF U-23 Kamboja

Sebanyak 29 pemain dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-23 jelang mengikuti Piala AFF U-23 2022 di Kamboja. TC ini akan dilakukan di Bali mulai 3 Februari mendatang. Garuda Muda akan digenjot selama sepekan di Bali sebelum bertolak ke Kamboja sekitar tanggal 10 Februari mendatang. “Kami berharap dengan persiapan yang baik, timnas Indonesia dapat meraih juara Piala AFF U-23 2022. Dengan materi pemain yang dipanggil ini serta selalu bekerja keras, disiplin dan fokus, PSSI yakin hal tersebut akan tercapai,” kata Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. “Kami terus mendukung program pelatih pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia. Kami juga berpesan kepada semua pemain dan ofisial agar selalu menjaga prokes selama di Bali,” tambahnya. Pada ajang Piala AFF U-23 2022, Indonesia masuk ke Grub B bersama Malaysia, Myanmar dan Laos. Grup A dihuni oleh tuan rumah Kamboja, Timor Leste, Filipina dan Brunei. Sementara itu, Grup C Thailand, Vietnam dan Singapura. 29 Nama Pemain untuk TC Timnas U-23 di Bali 1. Muhammad Adisatryo (Persik) 2. Cahya Supriadi (Persija) 3. Muhammad Riyandi (Barito Putera) 4. Komang Teguh (Borneo FC) 5. Alfeandra Dewangga (PSIS) 6. Bayu Fiqri (Persib) 7. Rizky Ridho (Persebaya) 8. Achmad Figo (Arema FC) 9. Pratama Arhan (PSIS) 10. Komang Tri (Bali United) 11. Muhammad Ferrari (Persija) 12. Kakang Rudianto (Persib) 13. Rachmat Irianto (Persebaya) 14. Subhan Fajri (Persiraja) 15. Irsan Lestaluhu (Persipura) 16. Bagas Kaffa (Barito Putera) 17. Syahrian Abimanyu (Persija) 18. Marselino Ferdinan (Persebaya) 19. Ramai Rumakiek (Persipura) 20. Eka Febri (PSIS) 21. Genta Alparedo (Arema FC) 22. Muhammad Iqbal (Persita) 23. Gunansar Mandowen (Persipura) 24. Beckham Putra (Persib) 25. Muhammad Kanu (PSS) 26. Irfan Jauhari (Persija) 27. Ronaldo Joybera (Madura United) 28. Hanis Saghara (Tira Persikabo) 29. Taufik Hidayat (Persija)