Akademi Persib Cimahi Runner-up Gothia Cup 2026, Putri Tangsel City Torehkan Sejarah untuk Sepak Bola Putri Indonesia

Tim Akademi Persib Cimahi saat tampil di Gothia Cup 2026. (Akademi Persib Cimahi)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan talenta muda Indonesia di panggung internasional. Dua wakil Tanah Air, Akademi Persib Cimahi (APC) dan Putri Tangsel City FC, sukses menunjukkan kualitas pembinaan sepak bola usia muda Indonesia pada ajang Gothia Cup 2026 di Gothenburg, Swedia. Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara, pencapaian kedua tim menjadi bukti bahwa pembinaan pemain muda Indonesia semakin kompetitif di level dunia. Akademi Persib Cimahi Kembali Tembus Final Akademi Persib Cimahi tampil luar biasa sepanjang turnamen kategori U-13 Boys. Tim asal Jawa Barat tersebut menyapu bersih fase grup hingga babak semifinal dengan performa yang impresif. Dalam perjalanan menuju partai puncak, APC berhasil mengalahkan sejumlah tim dari Swedia, Bulgaria, Kepulauan Cayman, hingga Meksiko. Produktivitas gol mereka pun menjadi salah satu yang terbaik sepanjang kompetisi. Namun, pada laga final, langkah APC harus terhenti setelah takluk dari Selection Elite asal Prancis. Hasil tersebut membuat Akademi Persib Cimahi mengakhiri Gothia Cup 2026 sebagai runner-up, sekaligus mempertahankan reputasi sebagai salah satu akademi terbaik Indonesia di level internasional. Putri Tangsel City Cetak Sejarah Sementara itu, pencapaian tak kalah membanggakan datang dari Putri Tangsel City FC yang tampil di kategori U-15 Girls. Tim asal Tangerang Selatan tersebut berhasil mencatat sejarah sebagai tim putri Indonesia pertama yang mampu lolos ke babak Play-off Gothia Cup. Pada fase grup, Putri Tangsel City membukukan dua kemenangan dan satu kekalahan sehingga berhak melaju ke babak gugur. Perjalanan mereka akhirnya dihentikan oleh wakil Spanyol, Groseko FSA, pada babak Play-off A (32 Besar). Meski langkah mereka terhenti, pencapaian tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia di tingkat internasional. Bukti Pembinaan Sepak Bola Indonesia Semakin Berkembang Keikutsertaan dua akademi Indonesia di Gothia Cup 2026 memperlihatkan hasil positif dari investasi jangka panjang dalam pembinaan usia dini. Bersaing dengan ratusan akademi dari berbagai negara bukanlah perkara mudah. Namun APC mampu melaju hingga final, sementara Putri Tangsel City berhasil menciptakan sejarah baru bagi sepak bola putri Indonesia. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi akademi-akademi lain di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, kompetisi, serta pengembangan pemain sejak usia muda. Dengan semakin banyaknya pengalaman internasional yang diperoleh para pemain muda, peluang Indonesia melahirkan pesepak bola berkualitas yang mampu bersaing di level dunia pun semakin terbuka. Hasil Terbaik Wakil Indonesia di Gothia Cup 2026 Akademi Persib Cimahi (U-13 Boys) Runner-up Gothia Cup 2026 Menembus final setelah melalui enam kemenangan beruntun sebelum partai puncak. Putri Tangsel City FC (U-15 Girls) Tim putri Indonesia pertama yang lolos ke babak play-off Gothia Cup. Mengakhiri turnamen di babak Play-off A (32 Besar) setelah tampil kompetitif sepanjang fase grup.

Mengenal Sosok Dibalik Akademi Persib Cimahi

Mengenal Sosok Dibalik Akademi Persib Cimahi

Akademi Persib Cimahi (APC) menunjukan keberhasilannya dalam membina pesepak bola muda. Salah satu contohnya Kakang Rudianto. Tidak hanya mampu menembus tim senior, Kakang Rudianto jebolan Akademi Persib Cimahi ini juga menjadi pilihan untuk program Garuda Select. Bahkan saat ini terpanggil timnas Indonesia U-19 menjalani training center (TC) di Korea Selatan untuk persiapan Piala Dunia U-20 2023. Keberhasilan Akademi Persib Cimahi ini tak lepas dari sosok Firman Hadillah. Dia tak pernah menyangka, kecintaannya kepada Persib dan kepeduliannya pada pembinaan sepak bola telah mengantarkannya menjadi salah satu sosok penting dalam berdirinya APC. Firman Hadillah yang ditawari manajemen Persib untuk membuat cabang Akademi Persib di Kota Cimahi pada 2018 silam ini berhasil melahirkan para pesepak bola muda handal dan berbakat, yang di antaranya Kakang Rudianto. “Awalnya saya coba bikin lapangan bola di atas lahan keluarga. Tujuannya biar anak-anak di lingkungan tempat saya tinggal punya fasilitas untuk belajar sepakbola,” ujar Firman Hadillah. Maka pada 2013 itulah berdiri sebuah lapangan bola yang saat ini menjadi tempat para siswa binaan APC merintis jalan menuju atlet profesional melalui sepak bola. Lapangan bola itu sendiri terletak di sebuah gang di wilayah Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi. Dimana siswa akademi banyak yang berasal dari luar daerah dan berbagai latar belakang ekonomi. “Dulu saya tidak menyangka akan menjadi sebesar ini. Pembuatan lapangan sepak bola sendiri berangkat dari kesadaran bahwa tidak semua anak-anak memiliki daya dukung yang cukup untuk dapat belajar sepak bola secara layak,” lanjut Firman. Menurut Firman selain mencetak pesepak bola andal, tujuan lain dari Akademi Persib Cimahi adalah memberikan akses dan kesempatan belajar bagi anak-anak bertalenta sepak bola namun memiliki keterbatasan ekonomi untuk mewujudkan mimpinya. “Anak didik kami berasal dari banyak daerah. Tak jarang sebagian dari mereka juga berasal dari keluarga ekonomi lemah. Maka dari itu kami punya program kolaborasi dengan beberapa sekolah swasta untuk memfasilitasi pendidikan formalnya lewat jalur prestasi,” tambah Firman. Firman berharap APC dapat banyak melahirkan pesepak bola yang dapat berkontribusi terhadap tim nasional Indonesia. Firman juga berkeinginan agar APC dapat bekerjasama dengan pemerintah agar semakin banyak siswa binaannya terfasilitasi untuk mendapatkan pendidikan formal di sekolah negeri. “Kami di APC sangat menyadari bahwa karier seorang pesepak bola itu bisa sangat singkat. Maka kami berusaha mendorong agar siswa binaan kami tetap memiliki bekal pendidikan formal yang baik,” tutup Firman. Dihubungi secara terpisah Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan, S.Si., MM. menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi yang telah diukir Akademi Persib Cimahi juga apresiasi terhadap para pengurus APC yang telah berkontribusi dalam meningkatkan prestasi olahraga di daerahnya. “Akademi Persib Cimahi merupakan potensi yang sekiranya dapat dioptimalkan di dalam upaya kita untuk mengembangkan dunia olahraga di Kota Cimahi. Bagaimanapun juga kita harus bisa mewujudkan Kota Cimahi yang Maju, Agamis dan Berbudaya yang tentu tidak lepas dari peran semua stakeholder,” tutup Dikdik. Sumber: INILAHKORAN