Mathew Baker Debutan Termuda Timnas Indonesia

Mathew Baker

Bek Muda Timnas Indonesia, Mathew Baker langsung mencatatkan sejarah pada laga debut bersama skuad Garuda. Pemain keturunan Indonesia-Australia itu resmi menjadi pemain termuda dalam sejarah Timnas Indonesia senior saat tampil melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB. Momen bersejarah tersebut terjadi di tengah kemenangan meyakinkan 3-0 Timnas Indonesia atas Oman. Tiga gol Garuda dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Sementara Emil Audero tampil gemilang dan terpilih sebagai Man of the Match setelah menggagalkan tendangan penalti tim tamu. Di balik kemenangan tersebut, perhatian publik juga tertuju kepada Mathew Baker yang mendapat kesempatan menjalani debut bersama tim senior. Pelatih John Herdman memasukkan Baker pada menit ke-80 untuk menggantikan Rizky Ridho. Pemain yang saat ini berkarier bersama Melbourne City itu langsung mengisi posisi bek tengah kiri dalam formasi tiga bek, berduet dengan Elkan Baggott dan Kevin Diks. Meski hanya bermain sekitar 10 menit, Mathew Baker sukses menorehkan catatan bersejarah. Saat menjalani debut, pemain kelahiran Melbourne, 13 Mei 2009, itu tercatat berusia 17 tahun 23 hari. Catatan tersebut membuat Mathew Baker resmi menjadi pemain termuda yang pernah menjalani debut bersama Timnas Indonesia di sektor senior. Dia mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang Arkhan Kaka saat berusia 17 tahun 3 bulan 7 hari ketika dimainkan Shin Tae-yong dalam pertandingan melawan Myanmar di Piala AFF 2024. Mathew Baker juga mengalahkan Ronaldo Kwateh (17 tahun 3 bulan 8 hari), Marselino Ferdinan (17 tahun 4 bulan 18 hari), serta Asnawi Mangkualam 17 tahun 5 bulan 17 hari). Kini, rekor tersebut resmi berpindah tangan kepada Mathew Baker di era kepelatihan John Herdman, meski secara statistik belum banyak terlibat karena waktu bermain yang terbatas. Dia hanya menorehkan empat umpan sukses selama berada di lapangan. Meski kontribusinya belum terlalu menonjol dari sisi statistik, debut Mathew Baker menjadi sinyal positif bagi masa depan Timnas Indonesia. Dengan usia yang masih sangat muda, dia berpotensi menjadi salah satu pilar penting skuad Garuda dalam beberapa tahun mendatang.

HYDROPLUS Soccer League Jadi Talent Pool Timnas Putri Indonesia

PSSI menilai HYDROPLUS Soccer League berperan penting dalam pengembangan sepak bola putri Indonesia dan menjadi wadah pencarian bakat untuk Timnas Putri Indonesia.

JAKARTA, 6 Juni 2026 – Kehadiran HYDROPLUS Soccer League dinilai semakin memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola putri Indonesia. Kompetisi yang digelar secara berjenjang di empat regional tersebut tidak hanya menyediakan ruang kompetisi bagi atlet muda, tetapi juga menjadi wadah pemantauan bakat untuk tim nasional putri Indonesia. Penilaian tersebut disampaikan Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, saat menghadiri penutupan HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026. Menurutnya, format liga yang berlangsung dalam jangka panjang memberikan kesempatan bagi pemain untuk berkembang secara berkelanjutan melalui jam terbang yang konsisten. “Saya mengapresiasi setinggi-tingginya HYDROPLUS Soccer League dan Djarum Foundation yang sudah mewujudkan program ini. Kompetisi khusus putri masih sangat terbatas, sehingga kehadiran liga seperti ini memiliki korelasi yang sangat erat dengan perkembangan sepak bola putri Indonesia secara keseluruhan,” ujar Vivin. Ia menambahkan, kompetisi yang berjalan selama satu musim penuh memungkinkan pemain menunjukkan kualitas mereka secara lebih konsisten dibanding turnamen jangka pendek. Dari kompetisi inilah PSSI dapat memantau talenta-talenta potensial yang siap diproyeksikan ke level nasional. “Sudah ada beberapa pemain yang kami monitor dan sebagian telah bergabung dengan Timnas Putri U-17. Harapannya semakin banyak pemain yang bisa ditemukan dan direkrut baik untuk timnas junior maupun senior,” tambahnya. Komitmen pengembangan sepak bola putri juga terus diperkuat oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui berbagai program kompetisi yang saling terhubung. Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, menjelaskan bahwa jalur pembinaan yang dibangun saat ini memberikan kesempatan kepada atlet putri untuk berkembang secara bertahap dan berkesinambungan. Rangkaian kompetisi tersebut akan berlanjut melalui MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025-2026 pada 23–28 Juni, HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 pada 5–12 Juli, serta Srikandi Merdeka Cup pada 14–23 Agustus yang akan melibatkan sejumlah negara Asia seperti Yordania, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Singapura, Thailand, dan Indonesia. “Kami berupaya menghadirkan jalur pembinaan yang jelas bagi atlet putri. Harapannya mereka memperoleh pengalaman kompetitif yang berjenjang sehingga mampu mengembangkan bakat dan kemampuan secara optimal,” kata Teddy. Menurut Teddy, keberhasilan penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League musim ini juga menjadi bukti bahwa sepak bola putri Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Kompetisi yang berlangsung di Surabaya, Bandung, Kudus, dan Jakarta berhasil memberikan kesempatan bertanding yang lebih luas sekaligus meningkatkan kualitas permainan para atlet muda. Dengan semakin banyaknya kompetisi yang terselenggara secara berkelanjutan, kolaborasi antara penyelenggara, PSSI, pemerintah daerah, klub, akademi, dan orang tua diharapkan mampu melahirkan generasi baru pesepak bola putri Indonesia yang siap bersaing di level internasional.

Cipta Cendikia Football Academy dan Putri JP Jakarta Juara HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026

Dari kategori U-15, Cipta Cendikia Football Academy sukses menjadi kampiun dengan torehan total 90 poin sebagai pemuncak klasemen.

JAKARTA, 6 Juni 2026 – HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026 resmi menuntaskan kompetisi sekaligus melengkapi daftar peserta yang akan berlaga pada HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Dari kategori U-15, Cipta Cendikia Football Academy tampil sebagai juara setelah mengumpulkan 90 poin dan memuncaki klasemen akhir. Sementara di kategori U-18, Putri JP Jakarta keluar sebagai kampiun dengan raihan 54 poin. Kedua tim berhasil menorehkan catatan impresif sepanjang musim dengan tidak terkalahkan. Kompetisi berlangsung selama 30 pekan untuk kategori U-15 dan 18 pekan untuk kategori U-18 sejak Oktober 2025 hingga Juni 2026 di GSport Jagorawi Soccer Arena, Bogor, Jawa Barat. Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, mengungkapkan bahwa Jakarta menjadi regional terakhir yang menyelesaikan rangkaian kompetisi musim 2025/2026 setelah Surabaya, Bandung, dan Kudus. “Regional Jakarta ini merupakan peserta terbanyak dibanding tiga regional lainnya. Ada 16 tim untuk U-15 dan 10 tim di U-18. Dari segi kualitas kami melihat peningkatan yang sangat signifikan sejak pekan pertama hingga akhir kompetisi. Para pemain mendapatkan pengalaman bertanding yang konsisten setiap pekannya, dan itu menjadi modal penting dalam proses pembinaan,” ujar Teddy. Menurutnya, kompetisi liga yang berlangsung selama berbulan-bulan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda, tidak hanya dari sisi kemampuan teknis tetapi juga dalam membentuk karakter, disiplin, dan mental bertanding. Pada kategori U-15, keberhasilan Cipta Cendikia Football Academy tidak lepas dari kontribusi penyerang andalannya, Albianca Raula. Pemain yang mencatatkan 1.405 menit bermain tersebut berhasil menjadi top scorer dengan torehan 38 gol sepanjang musim. “Perasaannya senang banget, enggak nyangka bisa jadi juara. Kami selalu berusaha tampil konsisten, percaya diri, dan menjaga komunikasi di lapangan. Sekarang target kami adalah tampil maksimal di All-Stars,” kata Albianca. Sementara itu, Putri JP Jakarta menunjukkan dominasi di kategori U-18. Pada laga terakhir, mereka sukses menundukkan Putri Tangsel City dengan skor 3-1 untuk memastikan gelar juara sekaligus mempertahankan rekor tanpa kekalahan sepanjang kompetisi. Kapten tim Putri JP Jakarta, Rengganis Wijanarto, menyebut kekompakan menjadi faktor utama keberhasilan timnya musim ini. “Sebagai kapten, saya selalu mengajak teman-teman untuk bermain kompak dan terus berlatih. Kami ingin melanjutkan performa ini di All-Stars dan membawa nama DKI Jakarta menjadi juara,” ujarnya. Pelatih Kepala Putri JP Jakarta U-18, Intan Nuraini Ulfa, mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Ia menyebut gelar juara regional memang menjadi target utama sejak awal musim. “Target utama kami memang lolos ke tingkat nasional. Bersyukur bisa menyelesaikan kompetisi tanpa kekalahan. Sekarang fokus kami adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi All-Stars di Kudus,” katanya. Dengan hasil ini, Cipta Cendikia Football Academy dan Putri JP Jakarta berhak mewakili Jakarta pada HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang akan mempertemukan tim-tim terbaik dari Surabaya, Bandung, Kudus, dan Jakarta.

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 2 2025 – 2026

Momen penyerahan hadiah di podium kepada para juara dan runner-up KU 10 dan KU 12 MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 2 2025-2026.

Berikut daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 2 2025 – 2026: Kategori Usia 10 Champion: SDN Manukan Kulon Runner-up: SDN DR. Sutomo V/327 Semifinalis: SDN Ketabang I, SDN Ngagel Rejo I/ 396 Top Scorer: Atsilah Dhia Syarafana (31 gol) – SDN Ngagel Rejo I/ 396 Best Player: Keyvara Maleyeka – SDN Manukan Kulon Best Goalkeeper: Almahyra Sheza Arifin – SDN Manukan Kulon Fairplay Team: SDN Sawahan 4  Kategori Usia 12 Champion: SDN Pacarkeling V/ 186 B Runner-up: SDN Manukan Kulon Semifinalis: SDN Manukan Kulon II/499 B, SDN Tanah Kalikedinding I/251 Top Scorer: Anindita Lesmana (29 gol) – SDN Manukan Kulon II/499 B Best Player: Locita Waranggaini Olah Nismara – SDN Pacarkeling V/186 B Best Goalkeeper: Ainur Fitriani – SDN Pacarkeling V/168 B Fairplay Team: SDN Pakis 1/368

MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 2 2025-2026 Lahirnya Juara Baru dari Kota Pahlawan

Aksi Keyvara Malayeka, pemain SDN Manukan Kulon yang juga peraih Best Player pada KU 10 MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 2 2025-2025.

SURABAYA, 17 Mei 2026 – Penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025-2026 di Lapangan Bogowonto dan Lapangan Bola Jala Krida, Surabaya, yang berlangsung sejak 12 hingga 17 Mei 2026 mencapai puncaknya. Selama lima hari, turnamen diikuti tidak kurang 1.620 siswi dari 78 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Surabaya dan sekitarnya. Peserta terbagi menjadi 73 tim di kategori KU 10 dan 77 tim di kategori KU 12. Pada partai final yang berlangsung Minggu (17/5), kompetisi sepak bola putri yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut melahirkan dua juara baru dari dua kategori kelompok umur yakni SDN Pacarkeling V/186 B (KU 12) dan SDN Manukan Kulon (KU 10). Di KU 12 MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025 – 2026, tim SDN Pacarkeling V/186 B akhirnya sukses mengunci gelar lewat kemenangan 6-5 pada pertandingan adu penalti, setelah melewati waktu normal dengan kedudukan 1-1. Sementara itu di KU 10 giliran SDN Manukan Kulon memastikan kemenangan, juga lewat drama adu penalti atas SDN DR. SutomoV/327.  Laga Ketat Hingga Berakhir Lewat Coin Toss di KU 12 SDN Manukan Kulon unggul cepat melalui kapten tim mereka, Emily Zitara, saat pertandingan baru berjalan lima menit. Lepas dari kawalan pemain bertahan lawan, Emily berdiri bebas dan dengan tenang menaklukkan penjaga gawang SDN Pacarkeling V/186 B, Mikayla Ramadhania, lewat sepakan ke sisi kiri gawang. Meski sudah unggul, SDN Manukan Kulon tetap tampil menekan. Emily Zitara dan rekan-rekannya beberapa kali melancarkan serangan ke area pertahanan SDN Pacarkeling V/186 B yang diperkuat, Locita Waranggaini Olah Nismara yang di akhir turnamen meraih predikat Best Player MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025-2026 kategori KU 12. Namun hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan SDN Manukan Kulon tetap bertahan. Setelah terus mencoba membangun serangan, SDN Pacarkeling V/186 B akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui Locita pada menit ke-19 atau empat menit setelah babak kedua dimulai. Pemain bernomor punggung 10 tersebut melepaskan tendangan keras yang meluncur melewati lini belakang SDN Manukan Kulon dan gagal diantisipasi penjaga gawang. Masuk sisa pertandingan, kedua tim bergantian melancarkan serangan. Locita dari SDN Pacarkeling V/186 B dan Alya Nisa Dzakiyah dari SDN Manukan Kulon beberapa kali mencoba menciptakan peluang bagi tim masing-masing. Namun hingga waktu normal berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Di babak adu penalti, kedua tim masih bermain imbang 5-5 setelah masing-masing enam penendang menjalankan tugasnya. Sesuai regulasi, pemenang kemudian ditentukan melalui coin toss untuk menentukan tim yang mendapat kesempatan menendang dan tim yang diwakili penjaga gawang untuk menggagalkan tendangan tersebut. SDN Pacarkeling V/186 B mendapatkan giliran sebagai penendang. Darleine Maryam Khairunisa sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan memastikan kemenangan SDN Pacarkeling V/186 B. Kemenangan SDN Pacarkeling V/186 B ini sekaligus memastikan kegagalan SDN Manukan Kulon untuk mengawinkan gelar di kategori KU 10 dan KU 12. Pelatih SDN Pacarkeling V/186 B, Septyan Kurnia Hardiantoro, menjelaskan, salah satu kunci keberhasilan timnya menjuarai MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 2 2025-2026 adalah dengan persiapan maksimal. Septyan menambahkan, setiap peserta dari sekolah lain juga ingin juara, sehingga itu yang menjadi motivasi bagi timnya untuk melakukan persiapan yang lebih matang.  “Sebenarnya saya tidak memprediksi sampai masuk final karena usia pemain di tim ini rata-rata ada di usia 10 tahun. Saya sangat mengapresiasi kepada para pemain sudah berhasil memenangi adu penalti, bagi saya luar biasa. Terima kasih juga untuk Djarum Foundation sudah menyelenggarakan acara seperti ini. Ini hasil kerja keras kami dengan latihan jangka panjang, karena saya melihat semua lawan juga melakukan itu. Jadi, pulang sekolah langsung lanjut latihan,” kata Septyan. Sementara itu, Locita Waranggaini Olah Nismara, yang berhasil meraih predikat Best Player untuk KU 12, mengungkapkan bahwa pantang menyerah adalah kunci kemenangan timnya hari ini. Meski sempat tertinggal lebih dahulu, Locita tidak menyerah begitu saja hingga akhirnya mampu mencetak gol penyama kedudukan.  “Finalnya sangat seru, kita meskipun kalah suporter tapi gak masalah bagi saya, yang penting hasil akhir. Waktu ketinggalan 0-1 saya gak menyerah, itu masih aman apalagi waktu masih banyak. Kita kejar terus sama tim, ‘semangat, semangat’, hingga akhirnya penalti dan menang,” ucap Locita. Banjir Gol Hingga Adu Penalti di KU 10 Pada final kategori KU 10, SDN Manukan Kulon berhasil keluar sebagai juara MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025–2026 setelah mengalahkan SDN DR. Sutomo V/327 melalui babak adu penalti. Dalam pertandingan tersebut, SDN Manukan Kulon beberapa kali tertinggal sebelum akhirnya mampu bangkit dan memaksakan laga hingga penentuan penalti. SDN DR. Sutomo V/327 langsung membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan dua menit melalui aksi Shezan Azarine Fahima. Tujuh menit kemudian, Nayla Nur Hafizah berhasil menambah keunggulan timnya dan membawa SDN DR. Sutomo V/327 unggul 2-0. SDN Manukan Kulon memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas jarak jauh yang dicetak oleh Keyvara Malayeka. Hingga babak pertama berakhir, SDN DR. Sutomo V/327 masih memimpin dengan skor 2-1. Masuk babak kedua, SDN DR. Sutomo V/327 kembali menjauh setelah Adiba Utomo Putro mencetak gol melalui tendangan chip dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau penjaga gawang. Gol tersebut membawa SDN DR. Sutomo V/327 unggul 3-1. Namun, SDN Manukan Kulon tidak menyerah. Keyvara Malayeka kembali mencetak gol pada menit ke-24 untuk memperkecil ketertinggalan. Tiga menit berselang, pemain bernomor punggung tujuh itu kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus melengkapi hat-trick dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Skor tersebut bertahan hingga waktu normal usai sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Pada babak adu penalti, SDN Manukan Kulon berhasil memastikan gelar juara setelah dua penendangnya sukses menjalankan tugas. Sementara itu, SDN DR. Sutomo V/327 yang tampil dominan sepanjang waktu normal harus mengakui keunggulan lawan setelah hanya mampu mencetak satu gol dari tiga kesempatan penalti. Setelah pertandingan, Keyvara, yang menjadi pahlawan kemenangan timnya hari ini, mengaku senang bisa membantu tim meraih kemenangan. Menurutnya, motivasi pelatih menjadi salah satu faktor kunci di balik kebangkitan SDN Manukan Kulon pada laga final tersebut.  “Tadi sempat ketinggalan tapi pelatih minta jangan menyerah, usaha terus dan mengejar gol sampai akhirnya berhasil. Senang bisa cetak gol dan alhamdulillah senang bisa juara,” ucap Keyvara. Pembinaan Berkelanjutan Jadi Kunci Ekosistem Sepak Bola Putri Head Coach MilkLife Soccer Challenge, … Read more

Garuda Baru Indonesia juarai SCWC 2026

Tim Garuda Baru

Tim Garuda Baru yang mewakili Indonesia berhasil menjuarai Street Child World Cup (SCWC) 2026 kategori Boys Shield di Mexico City, Meksiko, Kamis malam waktu setempat. Dilansir dari rilis yang diterima di Jakarta, Jumat, Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Argentina melalui drama adu penalti dengan skor 3-2 pada partai final, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Partai final berlangsung ketat sejak awal pertandingan yang dimainkan dalam dua babak masing-masing delapan menit. Indonesia unggul lebih dulu melalui gol Raehan Alfarezi pada menit keenam babak pertama. Argentina kemudian menyamakan kedudukan pada menit kedelapan babak kedua sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti. Pada babak penentuan, Raehan Alfarezi, Aryo Topan Artha Gading, dan Deno Mazra Rasyid sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti. Sementara penjaga gawang Samuel Steven Siagian menjadi penentu kemenangan setelah berhasil menepis tendangan terakhir pemain Argentina dan memastikan Indonesia keluar sebagai juara. Pada laga final, Garuda Baru menurunkan Samuel Steven Siagian sebagai penjaga gawang, Deno Mazra Rasyid dan Aryo Topan Artha Gading di lini pertahanan, serta Danar Saputra, Dino Siswanto, dan Izul Hamid di sektor tengah. Raehan Alfarezi dipercaya sebagai ujung tombak di lini depan. Sementara bangku cadangan diperkuat oleh Rizki Firmansyah, Javasha, dan Mohamad Azriel Aliansyah. Kemenangan ini menjadi capaian bersejarah bagi Garuda Baru sekaligus melampaui pencapaian terbaik Indonesia sebelumnya di ajang SCWC. Pada partisipasi di SCWC Rusia 2018, tim putra Indonesia berhasil melaju hingga babak semifinal. Sementara pada SCWC 2026, Garuda Baru sukses membawa pulang gelar juara kategori Boys Shield. Keberangkatan Tim Garuda Baru ke SCWC 2026 juga mendapat dukungan dari pemerintah. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memberikan dukungan penuh bagi keberangkatan tim dalam ajang internasional tersebut. Dukungan itu menegaskan bahwa partisipasi anak-anak di SCWC bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari upaya jangka panjang untuk membuka akses masa depan yang lebih baik melalui pendidikan, pengembangan diri, dan pembinaan karakter.

Jadwal Lengkap ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026

Timnas Indonesia U-19 akan memulai perjuangannya di ajang ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 dengan status tuan rumah. Menurut jadwal, turnamen kelompok umur di kawasan Asia Tenggara ini akan berlangsung pada 1-13 Juni 2026 di Sumatera Utara, dengan melibatkan 11 negara peserta dari kawasan ASEAN dan Australia. Indonesia sendiri tergabung di Grup A bersama Vietnam, Timor-Leste, dan Myanmar. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung sengit karena setiap tim memiliki karakter permainan berbeda dan perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia pun ditantang tampil konsisten sejak fase grup demi mengamankan tiket menuju semifinal di hadapan pendukung sendiri. Meski demikian, Timnas U-19 Indonesia memiliki catatan manis pada edisi 2024 lalu. Garuda Muda sukses menjuarai Piala AFF U-19 2024 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 1-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin 29 Juli 2024. Gol kemenangan Indonesia kala itu dicetak oleh Jens Raven sekaligus memastikan gelar juara jatuh ke tangan tuan rumah. Laga pembuka turnamen akan mempertemukan Indonesia melawan Myanmar pada Senin 1 Juni 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, pukul 20.00 WIB. Pada hari yang sama, Vietnam menghadapi Timor-Leste di venue yang sama. Dalam agenda, fase grup akan berlangsung mulai 1 hingga 9 Juni 2026 dan dimainkan di tiga venue, yakni Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, serta Stadion Madya 1. Setelah fase grup berakhir, empat tim terbaik akan melaju ke babak semifinal yang digelar pada 11 Juni 2026, sebelum perebutan tempat ketiga dan final pada 13 Juni 2026. Sebagai tuan rumah, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan dukungan publik sendiri untuk meraih hasil terbaik di bawah asuhan kepala pelatih Nova Arianto. Pembagian Grup Grup A Indonesia Vietnam Timor-Leste Myanmar Grup B Thailand Malaysia Singapura Brunei Darussalam Grup C Australia Kamboja Filipina Jadwal Lengkap ASEAN U-19 Boys’ Bank Sumut Championship 2026 Fase Grup Senin, 1 Juni 2026 Vietnam vs Timor-Leste | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Indonesia vs Myanmar | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Selasa, 2 Juni 2026 Thailand vs Brunei Darussalam | Stadion Teladan | 16.00 WIB Malaysia vs Singapura | Stadion Teladan | 20.00 WIB Rabu, 3 Juni 2026 Filipina vs Australia | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Kamis, 4 Juni 2026 Myanmar vs Vietnam | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Timor-Leste vs Indonesia | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Jumat, 5 Juni 2026 Brunei Darussalam vs Malaysia | Stadion Teladan | 16.00 WIB Singapura vs Thailand | Stadion Teladan | 20.00 WIB Sabtu, 6 Juni 2026 Kamboja vs Filipina | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Minggu, 7 Juni 2026 Timor-Leste vs Myanmar | Stadion Teladan | 20.00 WIB Indonesia vs Vietnam | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.00 WIB Senin, 8 Juni 2026 Singapura vs Brunei Darussalam | Stadion Teladan | 20.00 WIB Thailand vs Malaysia | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Selasa, 9 Juni 2026 Australia vs Kamboja | Stadion Madya 1 | 20.00 WIB Semifinal Kamis, 11 Juni 2026 Skenario 1: Jika Runner-up Terbaik dari Grup A atau C Juara Grup B vs Runner-up Terbaik A/C | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Juara Grup A vs Juara Grup C | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Skenario 2: Jika Runner-up Terbaik dari Grup B Juara Grup B vs Juara Grup C | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Juara Grup A vs Runner-up Terbaik Grup B | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Perebutan Tempat Ketiga dan Final Sabtu, 13 Juni 2026 Third Place | Stadion Utama Sumatera Utara | 16.00 WIB Final | Stadion Utama Sumatera Utara | 20.15 WIB Catatan: Jika Indonesia lolos ke semifinal, laga Indonesia akan dimainkan pada pukul 20.15 WIB.

Timnas Putri U-17 Curi Perhatian di Akademi FFF dan Pukau Pelatih Prancis

Women Empowerment in Sports Collaboration 2026

Sepak bola Indonesia kembali menorehkan cerita membanggakan di kancah internasional. Dalam rangkaian kunjungan kerja dan pemusatan latihan di Prancis, delegasi PSSI dan Timnas Putri U-17 tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga sukses mencuri perhatian para pelatih Eropa. Kerja sama strategis antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) yang bertajuk Women Empowerment in Sports Collaboration 2026 kini telah memasuki Fase 2. Sebagai bagian dari program ini, Timnas Putri U-17 Indonesia tengah menjalani pelatihan performa tinggi di pusat pelatihan legendaris, Clairefontaine National Football Centre. Saat sesi latihan bersama Akademi FFF, empat pemain muda Indonesia dilaporkan berhasil memukau para pelatih Prancis. Performa impresif mereka membuktikan bahwa talenta lokal mampu beradaptasi dan bersaing dengan intensitas tinggi standar akademi kelas dunia. Momentum positif ini semakin diperkuat dengan pertemuan virtual antara Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, dengan Ambassador of Sports Prancis, Damien Combredet. Keduanya sepakat untuk memperluas kerja sama ini ke cabang olahraga lain, demi membawa standar pelatihan dan manajemen olahraga kelas dunia ke Tanah Air. Delegasi PSSI yang dipimpin Vivin Cahyani Sungkono, Anggota Komite Eksekutif sekaligus Ketua Komite Sepak Bola Perempuan PSSI, juga melakukan serangkaian kunjungan strategis. Setelah menyambangi Kedutaan Besar RI dan kantor pusat FFF, rombongan menutup agenda dengan kunjungan edukatif ke kantor FIFA di Paris pada Rabu 6 Mei 2026. Di markas otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut, delegasi disambut oleh petinggi FIFA, termasuk Elkhan Mammadov (Chief of Member Associations) dan Ada Bonilla (FIFA Women’s Football Division). Kunjungan ini memberikan dampak psikologis yang besar bagi para pemain muda, membuka wawasan mereka tentang struktur organisasi global, kesetaraan gender, dan visi inklusif FIFA.

Piala AFF U-19 2026: Indonesia Masuk Grup Neraka

Nova Arianto

Tim Indonesia U-19 tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor-Leste pada drawing ASEAN U-19 Boys Championship 2026 atau Piala AFF U-19 yang digelar di Jakarta, Kamis (7/5).Pelatih Tim Indonesia U-19 Nova Arianto menilai grup yang ditempati Garuda Muda tidak mudah karena seluruh lawan memiliki potensi menyulitkan Indonesia. “Grup yang sangat kompetitif dan pastinya baik buat kami karena ajang AFF U-19 menjadi bagian dari proses menuju kualifikasi Piala Asia U-19,” ujar Nova Arianto dikutip dari Jawa Pos. Vietnam diprediksi menjadi lawan terberat Indonesia pada fase grup mengingat negara tersebut selama ini dikenal sebagai kekuatan utama sepak bola usia muda Asia Tenggara. Pertemuan Indonesia melawan Vietnam diperkirakan menjadi laga penentu dalam perebutan posisi juara Grup A. Meski begitu, Nova menegaskan Indonesia tidak hanya fokus kepada Vietnam karena Myanmar dan Timor-Leste juga dinilai mampu memberi kejutan. Menurut mantan asisten pelatih Shin Tae-yong itu, perkembangan sepak bola usia muda di Asia Tenggara kini semakin merata sehingga tidak ada pertandingan yang bisa dianggap ringan. “Bukan hanya Vietnam saja, tetapi kami tetap mewaspadai Myanmar dan Timor-Leste yang berada di grup kami,” lanjut mantan pemain Persib Bandung tersebut. Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan status tuan rumah untuk tampil maksimal di depan pendukung sendiri. Selain memburu gelar juara AFF U-19 2026, turnamen ini juga menjadi bagian penting bagi Nova Arianto membangun fondasi tim menuju level Asia. Hasil drawing menempatkan Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam di Grup B, sedangkan Grup C dihuni Australia, Kamboja, dan Filipina.

Freeport dan PSSI Kembali Gelar Freeport Grassroots Tournament di Gresik

Freeport Grassroots Tournament Gresik

Sebanyak 300 anak-anak dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Gresik mengikuti Freeport Grassroots Tournament (FGT) yang diselenggarakan oleh PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) di Stadion Gelora Joko Samodro, Gresik, pada tanggal 24 dan 25 April 2026. “Saya mengapresiasi PT Freeport Indonesia yang selalu mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. FGT Gresik 2026 diikuti 10 SSB kategori U-10 dan 10 SSB U-12. Berbeda dari tahun sebelumnya, pada tahun ini penyelenggara menerapkan sistem rotasi untuk memberikan kesempatan yang merata bagi setiap SSB dalam membina dan menampilkan pemain muda. Sepanjang turnamen, para peserta menunjukkan semangat dan kegembiraan, menciptakan suasana kompetisi yang positif. Ajang ini menjadi bagian bukti nyata PTFI dalam mendukung transformasi sepak bola Indonesia dari tingkat akar rumput, sekaligus melanjutkan pelaksanaan FGT yang sebelumnya telah berlangsung di Jayapura, 17-18 April 2026. Vice President External Affairs Smelter PTFI, Erika Silva, mengatakan PTFI telah menyelenggarakan Freeport Grassroots Tournament sejak tahun 2024. Di tahun ketiga penyelenggaraan, turnamen ini semakin diterima masyarakat Gresik. Terbukti dari antusiasme para orang tua dan kerabat yang hadir mendukung anak-anak berlaga di lapangan hijau. “Kehadiran PTFI di Gresik tidak semata-mata berfokus pada kegiatan industri, tetapi tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, salah satunya melalui pengembangan generasi muda di bidang olahraga,” kata Erika. Turnamen berlangsung secara intensif selama dua hari. Pada kategori U-10, SSB Nusa Gemilang keluar sebagai juara pertama, diikuti WCP Pasopati di posisi kedua, dan SSB Mengare sebagai juara ketiga. Penghargaan individu diberikan kepada M Mirza Arkhan Al Fari (SSB Nusa Gemilang) sebagai Best Player, dan Choirul Ashar (SSB Mengare) sebagai Best Goalkeeper. Pada kategori U-12, SSB Gressia meraih juara pertama, diikuti Peganden FC sebagai juara kedua, dan SSB Mengare di posisi ketiga. Penghargaan individu U-12 diberikan kepada Rasydhan Hiroshi El R (SSB Gressia) sebagai Best Player, M. Haikal Sahrul (SSB Gressia) sebagai Best Goalkeeper. Selain kompetisi, FGT 2026 juga menyalurkan dukungan berupa 300 pasang sepatu sepak bola untuk SSB di Gresik, 400 sepatu sepak bola untuk SSB di Timika, dan 300 sepatu sepak bola untuk SSB di Jayapura. Choirul Ashar, penjaga gawang SSB Mengare peraih Best Goalkeeper U-10 mengaku senang dapat berpartisipasi dan termotivasi untuk berlatih lebih giat, sekaligus bangga menerima sepatu baru. Pada kesempatan ini hadir juga Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, anggota Komite Eksekutif PSSI, Muhammad, dan Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers. Selain itu, hadir pula legenda timnas Indonesia, Evan Dimas dan Benny Wahyudi, mereka hadir untuk memberikan motivasi bagi para peserta FGT. Evan Dimas menilai keberanian anak-anak untuk tampil dan berkompetisi patut diapresiasi, karena sepak bola yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bermain, tetapi juga oleh mental dan attitude yang dibangun sejak dini. “Kompetisi seperti FGT ini dibuat untuk menanamkan nilai-nilai yang lebih penting dibandingkan sepak bola itu sendiri, bukan sekadar menang atau kalah, tetapi bagaimana menanamkan kedisiplinan, fair play, mental dan attitude sejak dini,” kata Evan.

Tingkatkan Kualitas Sepak Bola Usia Dini, FGT Kembali Digelar

Freeport Grassroots Tournament 2026

PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) terus melanjutkan komitmennya dalam pengembangan sepak bola usia dini melalui penyelenggaraan Freeport Grassroots Tournament (FGT) 2026. Turnamen pertama digelar di Stadion Mandala pada 17-18 April 2026, yang juga dihadiri oleh Senior Vice President Sustainable Development PT Freeport Indonesia Nathan Kum, Ketua PSSI Papua Benhur Tomi Mano, serta legenda Timnas Indonesia Titus Bonai, Immanuel Wanggai, dan Gerald Pangkali. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi PT Freeport Indonesia yang terus meningkatkan sepak bola usia dini bersama PSSI. “Saya mengapresiasi partisipasi PT Freeport Indonesia yang selalu mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. Kepercayaan ini memperkuat komitmen PSSI untuk terus meningkatkan sepak bola usia dini, baik melalui kompetisi, kolaborasi, maupun pelatihan pelatih berkualitas yang sangat penting dan memberi pengaruh positif bagi perkembangan pemain muda,” kata Erick Thohir. Rangkaian FGT 2026 dimulai di Stadion Mandala, Jayapura, pada 17-18 April 2026, dan diikuti lebih dari 300 anak dan merupakan pelaksanaan ketiga setelah mulai digelar dua tahun lalu. “Pembinaan yang dilakukan oleh PT Freeport Indonesia ini luar biasa. Apalagi melalui akademi sepak bola yang ada di Freeport, sudah banyak pemain yang berkesempatan ke luar negeri. Ini menjadi bukti nyata kontribusi PT Freeport Indonesia yang bekerja sama dengan PSSI dalam mengembangkan sepak bola di Indonesia Timur, khususnya di Papua,” ujar Benhur Tomi Mano. “Untuk itu, kami berharap para orang tua terus mendukung dan mendorong anak-anak yang memiliki potensi di bidang sepak bola. Potensi tersebut tidak hanya untuk Papua, tetapi juga untuk Indonesia agar bisa berjaya di kancah sepak bola dunia ke depannya,” lanjutnya. Senior Vice President (SVP) Community Development PT Freeport Indonesia Nathan Kum mengatakan PTFI terus mendukung pengembangan SDM Papua menuju Papua Unggul, termasuk melalui olahraga. “Kompetisi ini merupakan ajang menjadi ruang belajar penting bagi anak-anak untuk memahami nilai sportivitas, fair play, dan respect atau saling menghormati sebagai fondasi utama dalam pembentukan karakter,” kata Nathan. Nathan menegaskan PTFI berkomitmen mendukung pengembangan SDM Papua menuju Papua unggul, termasuk melalui olahraga. Salah satu wujud nyata adalah Papua Football Academy di Mimika, yang membina talenta muda Papua secara menyeluruh, mulai dari teknik sepak bola, pendidikan formal, hingga pembentukan karakter. “Sebagai buah hasil dari pembinaan usia dini yang terstruktur dan berstandar tinggi, di tahun 2025 terdapat 6 alumni PFA dipanggil untuk seleksi Timnas U17. Sedangkan di 2026 ini, 3 siswa PFA angkatan kedua, Stenly Meyanu, Yance Glen Imbiri dan Dolfi Salossa dipanggil Timnas U17 untuk masuk pemusatan training camp sekaligus berkompetisi sebagai bagian dari persiapan menuju AFC U17 Asian Cup 2027,” katanya. Selain memperebutkan gelar juara untuk kategori U-10 dan U-12, turnamen FGT juga menghadirkan penghargaan fair play di masing-masing kategori. Tidak hanya berfokus pada aspek kompetisi, FGT 2026 juga menghadirkan program distribusi sepatu sepak bola untuk sekolah sepak bola (SSB) peserta sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan usia dini. Secara format, kompetisi menggunakan sistem 7 lawan 7, dengan setiap tim diperbolehkan mendaftarkan maksimal 15 pemain. Pertandingan berlangsung dalam durasi 2 x 15 menit dengan waktu istirahat selama 5 menit, serta menerapkan pergantian pemain tanpa batas. Turnamen berlangsung secara intensif dan efisien selama dua hari. Seluruh pertandingan dimainkan secara paralel di empat lapangan untuk memastikan setiap tim mendapatkan kesempatan bermain yang merata. “Hari ini, anak-anak Papua bermain dengan sangat baik. Sebagai Ketua PSSI Papua, saya mengucapkan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia dan PSSI Pusat atas kerja sama yang telah terjalin,” tutur Benhur Tomi Mano. Melalui penyelenggaraan FGT 2026, PSSI dan PTFI berharap dapat terus memperkuat fondasi pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia, sekaligus memberikan pengalaman kompetisi yang positif, kompetitif, dan menyenangkan bagi para pemain muda di berbagai daerah.

Piala AFF U17: Garuda Muda Kalah di Laga Kedua

Timnas Indonesia U-17

Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 0-1 dalam laga lanjutan Grup A ASEAN U-17 Boys’ Championship 2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis 16 April 2026 malam. Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Indonesia langsung menunjukkan inisiatif serangan melalui situasi bola mati pada menit awal. Eksekusi tendangan bebas Pandu Aryo sempat mengarah ke gawang, namun berhasil diamankan penjaga gawang Malaysia. Upaya berikutnya dari Pandu melalui sepakan jarak jauh juga belum menemui sasaran. Malaysia merespons dengan serangan balik yang cukup berbahaya. Pada menit ke-18, Aniq Thaqif melepaskan tembakan yang memaksa kiper Indonesia, Noah Leo, melakukan penyelamatan penting. Intensitas permainan tetap terjaga hingga pertengahan babak pertama. Gol penentu pertandingan tercipta pada menit ke-33. Berawal dari skema sepak pojok, Muhammad Fareez berhasil menyambut bola dengan sundulan yang tak mampu diantisipasi lini pertahanan Indonesia. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Malaysia. Menjelang turun minum, Indonesia sempat memperoleh peluang dari jarak dekat melalui Sean Rahman Kastor. Namun penyelesaian akhirnya belum cukup kuat untuk mengubah kedudukan. Hingga babak pertama usai, skor tetap bertahan. Memasuki paruh kedua, Garuda Muda tampil lebih agresif. Peluang langsung tercipta hanya beberapa detik setelah kick-off melalui pergerakan Sean Kastor yang menusuk dari sisi kiri. Meski berhasil melepaskan tembakan, kiper Malaysia kembali sigap mengamankan situasi. Tekanan terus dilancarkan Indonesia sepanjang babak kedua. Sejumlah peluang tercipta, termasuk dari percobaan jarak jauh Muzakif dan beberapa situasi terbuka yang kembali melibatkan Sean Kastor. Namun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kendala. Malaysia juga tetap memberikan ancaman, salah satunya melalui sepakan jarak jauh Ahmad Yusuf yang nyaris menggandakan keunggulan. Sementara itu, peluang emas Indonesia hadir pada menit ke-64 lewat Ichiro Akbar yang menyambar umpan silang di depan gawang, tetapi bola masih melambung. Di pengujung pertandingan, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali memiliki kesempatan setelah terjadi kesalahan antisipasi dari kiper lawan. Bola sempat mengenai tubuh penyerang Indonesia, namun arah bola belum mengarah ke gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah. Indonesia harus menerima kekalahan tipis dalam laga ini. Dengan hasil tersebut, Indonesia mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan dan menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup A. Malaysia juga mengantongi tiga poin, sementara Vietnam memimpin klasemen dengan enam poin. Timor Leste berada di posisi terbawah tanpa poin. Indonesia selanjutnya akan menghadapi Vietnam dalam pertandingan krusial untuk menjaga peluang melangkah ke fase berikutnya.

Piala AFF U17: Garuda Muda Tekuk Timor Leste

Timnas U-17 Indonesia

Timnas U-17 Indonesia membuka kiprah di ajang ASEAN U-17 Boys’ Championship 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Menghadapi Timor Leste di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin 13 April 2026, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto menang dengan skor meyakinkan 4-0. Sejak awal pertandingan, Garuda Muda langsung tampil menekan. Hasilnya terlihat cepat ketika pada menit keenam, Indonesia membuka keunggulan melalui sang kapten, Putu Ekayana. Memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti, ia sukses mencetak gol dan membawa Indonesia unggul 1-0. Indonesia terus mendominasi permainan dengan gaya umpan pendek dari kaki ke kaki, sementara Timor Leste lebih banyak bertahan dan menunggu peluang melalui serangan balik. Pada menit ke-18, kombinasi serangan rapi dari sisi kanan berbuah gol kedua. Umpan dari Peres Akwila Tjoe diteruskan oleh Dava Yunna kepada Putu Ekayana, yang kembali mencatatkan namanya di papan skor. Indonesia unggul 2-0. Memasuki pertengahan babak pertama, Timor Leste sempat mencoba keluar dari tekanan melalui bola-bola direct. Namun, lini pertahanan Indonesia tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman. Gol ketiga Indonesia lahir pada menit ke-37 melalui Ridho. Ia memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dibendung kiper lawan. Tak lama berselang, tepatnya pada menit ke-42, Indonesia menambah keunggulan menjadi 4-0. Kali ini, Dava Yunna mencetak gol indah melalui tendangan salto setelah menerima umpan sundulan dari rekannya. Skor 4-0 bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Indonesia tidak menurunkan intensitas serangan. Sejumlah peluang kembali tercipta, salah satunya melalui Keanu yang beberapa kali mengancam pertahanan lawan. Pada menit ke-64, peluang emas didapatkan oleh Made Arbi. Namun, tembakan kaki kirinya dari posisi terbuka masih melambung di atas mistar gawang. Enam menit kemudian, Ichiro Akbar juga mendapatkan kesempatan emas. Sayangnya, tembakannya tanpa pengawalan masih mampu ditepis oleh kiper Timor Leste. Memasuki menit ke-73, tempo permainan sedikit menurun. Meski demikian, Indonesia tetap memegang kendali permainan. Timor Leste sempat beberapa kali mengancam, tetapi kiper Noah Leo Duvert tampil sigap di bawah mistar. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-0 tidak berubah. Kemenangan ini memastikan Indonesia meraih tiga poin perdana di fase grup, sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya di Grup A yang juga dihuni Vietnam dan Malaysia.

Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Selangkah Lagi Juara!

Selebrasi Timnas Futsal Indonesia

Timnas Futsal Indonesia yang sukses melaju ke final Piala AFF Futsal 2026. Skuad Garuda melaju ke final usai meraih kemenangan dengan skor 3-2 atas Vietnam pada babak semifinal. Hasil semifinal Piala AFF Futsal 2026 laga Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam yang digelar di Nonthaburi Hall, Jumat (10/4/26). Skuad Garuda meraih kemenangan dengan skor 3-2 dan melaju ke final Piala AFF Futsal 2026. Laga semifinal berjalan sangat seru sejak menit awal. Indonesia unggul 2-0 pada babak pertama lewat gol yang dicetak oleh Andarias Kareth. Flank milik klub Fafage Banua itu mencetak gol pada menit ke-10 dan 13. Vietnam memberi perlawanan sengit pada babak kedua. Bahkan, The Golden Star yang dipimpin pelatih Diego Giustozzi mampu mencetak dua gol lewat Nguyen Da Hai dan Trinh Cong Dai. Namun, kemenangan jadi milik Indonesia setelah Muhammad Sanjaya mampu menambah satu gol pada babak kedua. Kemenangan ini membawa Indonesia lolos ke final Piala AFF Futsal 2026. Pasukan pelatih Hector Souto itu akan berhadapan dengan Thailand pada babak final.

Apresiasi Menpora untuk Youth Football Tournament Bali 7s 2026

Youth Football Tournament Bali 7s 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, memberi apresiasi terhadap pelaksanaan kompetisi usia muda Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang sudah berjalan hingga tahun ketiga. Apresiasi tersebut diberikan Menpora Erick saat menghadiri pembukaan Youth Football Tournament Bali 7s 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Jumat (3/4) sore. “Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap penyelenggaraan Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang telah memasuki tahun ketiga,” ujar Menpora. “Turnamen ini mampu hadir secara konsisten dari tahun ke tahun, menjaga kesempatan talenta kita untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi pesepakbola profesional di masa depan.” Menurut Menpora, ajang ini menjadi tempat bagi para pemain muda untuk mengembangkan potensi dan prestasi. “Di sini mereka bukan sekadar mengasah bakat dan merasakan atmosfer pertandingan di lapangan, tapi juga membentuk karakter sportif, menjalin persahabatan dan persaudaraan dengan para peserta lintas negara dan budaya,” kata ET. Turnamen ini juga bukti nyata bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kegiatan olahraga usia dini berskala internasional dan berkualitas. “Yang tidak kalah penting, kegiatan ini turut memberikan dampak bagi perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM, sektor pariwisata, serta ekonomi kreatif,” ujarnya. “Kami meyakini bahwa ajang seperti ini memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan sport tourism di Indonesia. Oleh karena itu, Kemenpora mendukung penuh penyelenggaraan Bali7s sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan dan memaksimalkan potensi sektor wisata olahraga tanah air, serta membina generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing global.” Youth Football Tournament Bali 7s 2026 diikuti 500 tim peserta yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, India, dan Belanda dengan total peserta sebanyak 8.000 pemain. Keseluruhan pemain tersebut tersebar dalam beberapa kelompok usia yang berkompetisi mulai dari U8, U10, U12, U14, U16, hingga Pro dan Women. Lebih dari sekadar turnamen sepak bola, Bali 7s juga menawarkan pengalaman festival keluarga dengan menghadirkan area Food & Beverages booth UMKM sebanyak 42 tenant yang menjadikan turnamen ini sebuah perayaan olahraga dan hiburan yang menyenangkan untuk seluruh keluarga. Sementara Direktur Turnamen Internasional Bali 7s 2026, Yabes Tanuri, mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Menpora dan para sponsor pada pelaksanaan Bali 7s tahun ini. “Harapannya, turnamen ini bisa menjadi ajang pengembangan generasi muda untuk menjadi pesepak bola profesional di masa depan, salah satunya mencetak pemain Timnas Indonesia di masa mendatang,” kata Yabes Tanuri.

Pertama Sejak 95 Tahun, PSSI Awards 2026 Sukses Digelar

PSSI Awards 2026

PSSI Awards 2026 merupakan kali pertama digelar sejak 95 tahun berdirinya kepengurusan sepak bola Indonesia ini. Ajang penghargaan ini dihadiri para pelaku olahraga sepak bola Indonesia, termasuk para legenda sepak bola Tanah Air. Ada 17 kategori penghargaan yang diberikan, terbagi dalam performance awards dan special recognition awards. Di antara penerima penghargaan yaitu Jay Idzes sebagai Men’s Player of the Year. Para pemain sepak bola lainnya yang menerima penghargaan di antaranya Maarten Paes sebagai Men’s Goalkeeper of the Year, Marcelino Ferdinan sebagai Men’s Young Player of the Year, hingga Safira Ika Putri sebagai Women’s Player of the Year. Selain pemain sepak bola, para pelaku olahraga sepak bola lainnya juga mendapatkan penghargaan seperti Thoriq Alkatiri sebagai Referee of the Year, Fuad Qohar sebagai Assistant Referee of the Year, hingga almarhum Mas Katon sebagai Supporter of the Year. Sementara untuk kategori Legend of the Year, diberikan kepada Tan Liong Houw, pemain sepak bola kenamaan Indonesia di era 1950-an. PSSI Awards 2026 juga memberikan penghargaan atas upaya-upaya pengembangan sepak bola nasional. Di antaranya melalui kategori Provincial Association of the Year yang diberikan kepada PSSI Jawa Timur, Football Development Program of the Year untuk Gala Siswa yang diterima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, juga Grassroots Development Program of the Year kepada MilkLife Soccer. Diketahui, PSSI Awards menjadi ajang penghargaan pertama di Indonesia yang secara khusus memberikan pengakuan bagi insan sepak bola. Penghargaan ini bukan semata tentang siapa yang terbaik, tetapi juga tentang siapa yang memberikan dampak, menginspirasi, dan terus mendorong sepak bola kita untuk melangkah maju. Ajang penghargaan ini diharapkan menjadi tolok ukur prestasi bagi talenta-talenta terbaik di olahraga sepak bola indonesia.

Elkan Baggott Kembali! Ini Skuad Final Indonesia Untuk FIFA Series 2026

Elkan Baggott Kembali Perkuat Timnas

Elkan Baggott benar-benar kembali memperkuat Timnas Indonesia. Bek berdarah Inggris-Indonesia itu telah bergabung dengan skuad Garuda, bersama dengan para pemain lain yang sudah kumpul di Jakarta jelang FIFA Series 2026. Nama Elkan Baggott jadi satu dari 24 pemain yang masuk dalam skuad final Timnas Indonesia. Dia berada di barisan pemain belakang skuad Garuda untuk FIFA Series 2026 yang akan digelar pada 27-30 Maret 2026 di Jakarta. Masuknya nama Baggott menghadirkan keriuhan di kalangan penggemar Timnas Indonesia. Sebab ia kembali bergabung dengan skuad Garuda lagi setelah terakhir pada Piala Asia 2023 yang digelar pada Januari 2024. Kebahagiaan pun bukan hanya dirasakan oleh penggemar Timnas Indonesia. Elkan Baggott tampaknya merasakan perasaan serupa. Hal itu terlihat dari unggahan media sosial Instagram resmi Garuda, di mana penggawa Ipswich Town itu sudah tiba dan datang ke hotel tempat tim menginap. Sembari mengenakan kaus putih dan tas ransel, Elkan Baggott datang dengan senyum semringah. Dia datang bersama dengan para pemain lain seperti Beckham Putra, Ivar Jenner, Rizky Ridho, Nadeo Argawinata, Eliano Reijnders, Cahya Supriadi, dan Ramadhan Sananta. Kedatangan para pemain Timnas Indonesia tersebut disambut hangat oleh para staf pelatih Timnas Indonesia. Termasuk John Herdman sebagai pelatih kepala yang tak ragu menyapa dan menyalami pemain yang tiba. Khusus Elkan Baggott, kemunculannya mencuri perhatian. Sebab bek berpostur jangkung 196 sentimeter itu mendapat pelukan hangat dari asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto. Pelukan Nova Arianto dan Elkan Baggott ini terasa lebih dari sekadar sambutan. Pertemuan keduanya bisa dibilang reuni mengingat sang bek untuk pertama kalinya kembali dipanggil ke Timnas Indonesia setelah absen lama. Nova Arianto sendiri satu-satunya tim kepelatihan Timnas Indonesia era John Herdman, yang sebelumnya juga ada dalam struktur kepelatihan Garuda era Shin Tae-yong. Sehingga tak mengherankan jika Baggott sangat disambut oleh Nova. Kini, Elkan Baggott dan para pemain Timnas Indonesia tinggal menunggu waktu jelang FIFA Series 2026. Skuad Garuda dijadwalkan melakoni dua pertandingan dalam rangkaian kompetisi mini tersebut pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pertama FIFA Series 2026 pada 27 Maret. Sementara laga kedua bakal dimainkan tiga hari kemudian, melawan antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon. Berikut Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026: Kiper: Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta) Emil Audero (US Cremonese) Maarten Paes (AFC Ajax) Nadeo Argawinata (Borneo FC) Bek: Dean James (Go Ahead Eagles) Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta) Elkan Baggott (Ipswich Town) Jay Idzes (US Sassuolo) Justin Hubner (Fortuna Sittard) Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach) Nathan Tjoe-A-On (Willem II) Rizky Ridho (Persija Jakarta) Sandy Walsh (Buriram United) Tengah: Calvin Verdonk (LOSC Lille) Eliano Reijnders (Persib Bandung) Ivar Jenner (Dewa United) Joey Pelupessy (Lommel SK) Jordi Amat (Persija Jakarta) Depan: Beckham Putra Nugraha (Persib Bandung) Mauro Zijlstra (Persija Jakarta) Ole Romeny (Oxford United) Ragnar Oratmangoen (FCV Dender) Ramadhan Sananta (DPMM FC) Yakob Sayuri (Malut United)

Kelme Luncurkan Jersey Terbaru Tim Nasional Indonesia

Kelme Luncurkan Jersey Terbaru Tim Nasional Indonesia

Produsen apparel olahraga, Kelme, resmi meluncurkan jersi baru timnas Indonesia di Plaza Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis. Acara peluncuran itu dihadiri oleh sejumlah petinggi PSSI yakni Ketua umum Erick Thohir, Sekretaris jenderal, Yunus Nusi, anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga, serta pelatih timnas Indonesia, John Herdman dan pelatih timnas U17, Kurniawan Dwi Yulianto. Pada acara itu, Kelme memperlihatkan jersi kandang, jersi tandang, jersi untuk timnas putri, jersi kiper kandang, dan jersi kiper tandang. Untuk jersi kandang, Kelme menggunakan paduan kaus merah, celana merah, dan kaus kaki merah. Sedangkan untuk jersi tandang digunakan paduan kaus putih, celana putih, dan kaus kaki putih. Untuk jersi kiper, Kelme menyediakan dua perpaduan. Perpaduan pertama untuk jersi kiper kandang adalah kaus hijau, celana hijau, dan kaus kaki putih, sedangkan untuk jersi kiper tandang adalah kaus biru, celana biru, dan kaus kaki biru. Pada kerja sama apparel kali ini, Kelme bukan hanya menyediakan jersi untuk timnas sepak bola, namun juga akan menyuplai jersi untuk timnas futsal. Hal ini berbeda dengan kerja sama sebelumnya, ketika jersi timnas sepak bola berbeda dengan jersi timnas futsal. PSSI telah mengumumkan bahwa Kelme akan menjadi sponsor apparel timnas yang baru pada akhir Januari silam. Kerja sama dengan Kelme sekaligus mengakhiri kemitraan jersi PSSI dengan Erspo yang telah menjadi sponsor apparel PSSI sejak Januari 2024.

Elkan Baggott Kembali Dipanggil Timnas Usai 2 Tahun Absen

Elkan Baggott

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberi kesempatan Elkan Baggott untuk comeback. Elkan dipastikan masuk masuk daftar panggil Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026. “Iya, Elkan dipanggil ke Timnas Indonesia,” kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Timnas Indonesia, Sumardji, soal pemanggilan Elkan Baggott. Saat ini PSSI sebenarnya belum merilis skuad full ‘Garuda Calling’ untuk ajang FIFA Series. Namun beberapa pemain tentunya sudah masuk daftar panggil, termasuk Elkan Baggot. Untuk diketahui, bek Ipswich Town itu sudah hampir 2 tahun terpinggirkan dari Timnas Garuda. Dua pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert tidak pernah menggunakan jasanya. Terakhir kali Elkan dipanggil saat Timnas U-23 akan melakoni playoff Olimpiade kontra Guinea pada Mei 2024. Saat itu Elkan mangkir dari playoff Olimpiade untuk berlibur. Sejak saat itu, Shin Tae-yong tidak pernah memanggilnya lagi. Hal serupa terjadi ketika Skuad Garuda ditangani Kluivert. Adapun Timnas Indonesia akan bertanding di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada akhir Maret. Timnas Indonesia akan jumpa Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret, lalu jumpa Bulgaria/Kepulauan Solomon pada 30 Maret.

Hasil Drawing ASEAN U17 Boys Championship 2026

Hasil Drawing ASEAN U17 Boys Championship 2026

Timnas Indonesia U17 tergabung di Grup A pada ajang ASEAN U17 Boys Championship 2026 bersama Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste. Hasil tersebut didapat setelah drawing resmi turnamen digelar di Jakarta pada Jumat, 6 Maret 2026. Menurut agenda, turnamen kelompok usia ini akan berlangsung pada 11 hingga 23 April 2026 mendatang di Jawa Timur dan mempertemukan tim-tim muda terbaik dari kawasan Asia Tenggara. Bagi Garuda Muda, persaingan di Grup A diprediksi berlangsung kompetitif. Vietnam dan Malaysia dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola usia muda di kawasan, sementara Timor Leste juga berpotensi memberikan perlawanan dengan semangat juang tinggi. Pada ajang ini, Garuda Muda akan dipimpin oleh Kurniawan Dwi Yulianto yang dipercaya sebagai kepala pelatih Timnas Indonesia U17. Selain itu, ajang ASEAN U17 Boys Championship 2026 akan menjadi momentum penting bagi tim asuhan Kurniawan untuk menguji kemampuan para pemain di level regional sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Piala Asia U17. Berikut hasil lengkap drawing ASEAN U-17 Boys Championship 2026: Grup A Indonesia Vietnam Malaysia Timor Leste Grup B Thailand Laos Myanmar Filipina Grup C Australia Kamboja Singapura Brunei Darussalam