Pembalap Hafizd Fahri Mendominasi FIM MiniGP Indonesia Series 2022

Pembalap Hafizd Fahri Mendominasi FIM MiniGP Indonesia Series 2022

Pembalap muda, Hafizd Fahri Rasydan, mendominasi dua putaran pertama FIM MiniGP Indonesia Series 2022 yang bergulir di Sirkuit Bukit Peusar di Tasikmalaya, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Selama dua hari bersaing, Sabtu-Minggu (3-4/9), pembalap asal Jawa Timur itu tampil dominan dengan selalu naik podium. Technical Manager untuk FIM MiniGP Indonesia, Doni Tata Pradita mengatakan, sudah saatnya Indonesia melakukan pembibitan yang sesuai dengan negara-negara penghasil pebalap kelas dunia, salah satunya dengan menggunakan motor MiniGP seperti Ohvale GP-0 160 yang digunakan dalam gelaran FIM MiniGP. “Ini menjadi tahun perdana MiniGP di Indonesia dan jadi awal yang bagus untuk mengubah riding style dari underbone ke MiniGP,” kata Doni seperti dikutip Antara. Hafizd membuka rangkaian perlombaan pada putaran pertama, Sabtu, dengan menempati posisi pertama melibas 18 lap Sirkut Bukit Peusar dalam durasi 19 menit, 14,726 detik. Dia menang atas Afhil Azhraf asal Sulawesi Selatan yang finis kedua dan Angga Ramadan pebalap asal Bogor, Jawa Barat di posisi ketiga. Kemudian pada race 2 putaran pertama, Hafizd kembali naik podium. Namun posisinya kali ini di urutan kedua. Pemenangnya adalah pebalap asal Yogyakarta Clevan Lois Valera Oktavianus. Sedangkan urutan ketiga adalah Davino Britani asal Banten. Satu hari kemudian, Hafizd melibas dua race putaran kedua dengan berada di posisi pertama. Dengan hasil ini, Hafizd untuk sementara berada di posisi pertama klasemen FIM MiniGP Indonesia Series 2022 dengan mengantongi 95 poin. Dia unggul atas Clevan yang menempati posisi kedua dengan 76 poin dan Afhil di urutan ketiga dengan 44 poin. Posisi keempat dan kelima ada Angga Ramadan dan Muhammad Fadhil Musafi berturut-turut yang sama-sama mengemas 43 poin. Pada tahun perdana, FIM MiniGP diikuti 15 pebalap berusia 10-14 tahun. Mereka bersaing selama enam putaran untuk bisa merebut dua tiket ke final di Valencia, Spanyol, yang berlangsung bersamaan dengan penutupan musim MotoGP 2022. Untuk diketahui, MiniGP adalah program ‘Road to MotoGP’ Dorna Sports. Ajang ini membuka kesempatan bagi bakat-bakat muda dari seluruh dunia untuk bersaing membangun kariernya secara berjenjang agar dapat masuk ekosistem balap MotoGP. Adapun putaran selanjutnya ketiga dan keempat akan bergulir di Sentul International Karting Circuit pada 13-14 Agustus, kemudian dilanjutkan putaran kelima dan keenam di lokasi yang sama pada 24-25 September. Berikut klasemen sementara FIM MiniGP Indonesia Series 2022 usai putaran kedua: 1. Hafizd Fahri Rasydan – 95 poin 2. Clevan Louis Valera – 76 poin 3. Afhil Azhraf – 44 poin 4. Angga Ramadan – 43 poin 5. Muhammad Fadhil Musafi – 43 poin 6. Muhammad Haikal – 36 poin 7. Lanova Tantra – 35 poin 8. Alvin Alvaro – 33 poin 9. Davino Britani – 30 poin 10. Reonal Anugrah – 27 poin 11. Kawahara Putra – 27 poin 12. Mochammad Arkana – 24 poin 13. Dzaki Sani Pratama – 17 poin 14. Cyrio Michael Ngelo – 16 poin 15. Ngo Nguyen Viet Tuan – 4 poin 16. Vicho Saktyadi – 0 poin

Mola Fasilitasi Jeka Saragih Mengikuti Pelatihan Intensif di Amerika Serikat Jelang UFC 280

Dari kiri ke kanan: Mirwan Suwarso (Perwakilan Mola), Jeka Saragih, Ardi Bakrie (Ketua Umum KOBI) dan Fransino Tirta (CEO One Pride MMA) Foto2: Bekerja sama dengan One Pride MMA, Mola fasilitasi Jeka Saragih mengikuti pelatihan secara intensif di San Diego, Amerika Serikat.

Jakarta, 19 Agustus 2022 – MOLA memfasilitasi Jeka Saragih untuk mengikuti pelatihan secara intensif di San Diego, Amerika Serikat dalam rangka mempersiapkan secara maksimal petarung berjuluk “Si Tendangan Maut” ke ajang UFC  280 Abu Dhabi pada Oktober 2022 mendatang. Jeka Saragih merupakan atlet MMA Indonesia pertama yang berhasil masuk ke babak semi final Road to UFC dan akan berhadapan dengan petarung Korea Selatan, Ki Won Bin. Sebelumnya, Jeka berhasil menang KO atas petarung India Pawaan Maan di babak pembukaan Road to UFC pada Juni silam. Perwakilan MOLA, Mirwan Suwarso mengatakan, “MOLA terus memegang komitmen dan konsisten dalam mendorong potensi lokal ke kancah dunia. Pelatihan intensif di Amerika Serikat ini bukan hanya dirancang untuk mempersiapkan Jeka menghadapi pertarungan selanjutnya, namun juga membentuknya menjadi atlet Mixed Martial Arts kelas dunia. Bekerja sama dengan One Pride MMA, kami mempersiapkan tim pelatih terbaik untuk Jeka. Semoga bisa semakin mengasah kemampuan yang dimiliki dan melesatkan prestasi internasional Jeka.” Di negara Paman Sam nanti, Jeka akan dilatih langsung oleh Marc Fiore dari Team Wrestling USA yang berpengalaman dalam menciptakan petarung tangguh dan pemenang UFC, dan pemegang sabuk hitam Jiu Jitsu, Jacob Buracker yang juga akan mengatur keseluruhan program pelatihannya. CEO One Pride MMA, Fransino Tirta menambahkan, “Tim pelatih ini dipilih dengan mempertimbangkan banyak faktor, terutama soal keahlian dan waktu. Kerja sama antara Mola dan One Pride MMA untuk persiapan Jeka Saragih ini, menjadi sinyal baik bagi olah raga Mixed Martial Arts Indonesia dan merupakan langkah awal kedua pihak untuk mengembangkan olahraga MMA di tanah air.” Sementara itu, ditemui di Jakarta, Jeka Saragih mengucapkan terima kasih atas kesempatan berharga bisa berlatih intensif di negara yang memiliki ekosistem Mixed Martial Arts terbaik di dunia. “Saya bersyukur sekali bisa mendapat kesempatan berlatih di Amerika dan bertekad memanfaatkan sebaik-baiknya. Saya fokus ingin membuktikan diri kalau mampu merebut kontrak UFC dan membuat Indonesia bangga,” ucap Jeka. Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI), Ardi Bakrie menyatakan kegembiraannya atas kegiatan positif yang dilakukan oleh Mola bekerja sama dengan One Pride MMA. “Kemenangan Jeka telah membakar gairah dan meningkatkan minat masyarakat Indonesia terhadap olah raga beladiri, khususnya Mixed Martial Arts secara signifikan. Semoga kerja keras Jeka berlatih secara intensif di Amerika Serikat berhasil menuliskan sejarah baru MMA Indonesia,” jelas Ardi.

Riau Ega/Rezza Octavia Persembahkan Emas sebagai Kado HUT ke-77 RI

Riau Ega/Rezza Octaviani Persembahkan Emas sebagai Kado HUT ke-77 RI

Atlet panahan Indonesia, Riau Ega Agatha Salsabila/Rezza Octavia mempersembahkan medali emas yang mereka raih di Islamic Solidarity Games 2021 sebagai kado HUT ke-77 Republik Indonesia. Kedua atlet tersebut meraih emas pertama cabang olahraga panahan tepat pada hari perayaan HUT ke-77 RI pada 17 Agustus. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di arena pertandingan panahan di Saracoglu Sports Facilities, Konya, Turki, Rabu waktu setempat. Riau Ega/Rezza berhak atas medali emas nomor tim recurve campuran setelah mengalahkan wakil tuan rumah Yasemin Ecern Anagoz/Mete Gazoz 5-1. “Terima kasih untuk semua yang telah mendukung kami, Alhamdullilah kami sukses dan bisa membawa pulang emas di nomor tim recurve campuran. Medali ini kami persembahkan untuk Indonesia yang bertepatan dengan perayaan HUT ke-77 RI,” kata Rezza melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta melansir Antara. “Kesulitan mungkin cuma di cuaca, lebih ke membaca arah angin dan melawan panas di sini. Kami sempat kepanasan. Alhamdullillah semua itu bisa kami lewati, dan kebetulan hari ini adalah HUT ke-77 RI dan semoga ini bisa menjadi kado terindah untuk Indonesia,” kata Riau Ega menimpali. Sebelum mencapai final, Riau Ega/Rezza sudah tampil dominan sejak babak penyisihan. Mereka menang telak 6-0 atas Awor Moreen/Semukete Solomon dari Uganda di babak pertama, kemudian unggul 6-2 atas Nurul Azreena Mohamad Fazil/Muhammad Fitri Mohd Yusuf (Malaysia) di perempat final, serta menang 5-1 atas Mahta Abdollahi/Reza Shabani (Iran) di semifinal. Selain medali emas, cabang olahraga panahan juga menyumbangkan tiga medali perak dari nomor tim recurve putra, tim recurve putri, dan tim compound putra. Tim recurve putra yang diperkuat Riau Ega/Bagas Alviyanto Prastyadi/Arif Dwi Pangestu berhak atas perak setelah mengakui keunggulan tuan rumah yang diwakili Ak Samet/Gazoz Mete/Muhammed Abdullah Yildirmis dengan skor 2-6. Begitu juga tim recurve putri yang diperkuat tiga srikandi Rezza Octavia/Assiefa Nur Haenza/Pande Putu Gina Putri Ariesta yang kalah 0-6 dari Yasemin Ecem Anagoz/Gulnaz Busranur/Asli Er (Turki). Sementara tim compound putra yang beranggotakan Prima Wisnu Wardhana/Pratama Hendika Putra/Deki Adika Hastian kalah dari wakil Malaysia Loh Eugenius Loh Fo Soon.Alang Ariff Aqill Muhammad Ghazalli/Mohd Juwaidi Mazuki. Tim Indonesia hingga saat ini bertahan di posisi keenam klasemen sementara dengan raihan 13 emas, 13 perak, 23 perunggu.

Menpora-PAGI International Junior Golf Championship Sukses Digelar, Kemenpora Harap Akan Lahir Pegolf Andal

Menpora-PAGI International Junior Golf Championship Sukses Digelar, Kemenpora Harap Akan Lahir Pegolf Andal

Mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, Tenaga Ahli Menpora, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Uden Kusuma Wijaya, secara resmi menutup ajang Menpora-Pagi International Junior Golf Championship di Emeralda Golf Club, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/7). Brigjen Uden menyebut, selain Indonesia, kejuaraan ini diikuti pegolf luar negeri. Misalnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, bahkan hingga Korea. Mereka yang ikut ambil bagian dari turnamen ini sangat antusias. “Saya mewakili bapak Menpora Zainudin Amali mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan event ini dengan baik. Kegiatan berjalan dengan lancar,” kata Brigjen Uden. Jenderal bintang satu ini berharap, kejuaraan junior golf dapat dilakukan secara konsisten kedepannya. Sehingga potensi atlet Indonesia bisa ditingkatkan dan melahirkan pegolf yang andal. “Ya turnamen seperti ini semoga setiap tahunnya bisa diselenggarakan, karena menurut saya ini sangat jarang sekali, apalagi ini kan levelnya internasional. Makanya sangat bagus diadakan, harus konsisten,” ujar Brigjen Uden. Lebih lanjut, Brigjen Uden melihat pegolf junior Tanah Air mampu bersaing dengan atlet-atlet lainnya. Diharap, pembinaan atlet golf dapat dilakukan secara terus menerus. “Saya melihat golf kita ini ada harapan. Jadi yang junior ini atletnya harus ada pembinaan lanjutan. Mereka jangan cukup disini saja, harus terus dipersiapkan. Kita harus menjaganya sampai tingkat senior, bahkan profesional,” terangnya. Disamping itu, menurut Birgjen Uden, golf yang yang diselenggarakan tersebut secara tidak langsung akan mengangkat pariwisata Indonesia. Dengan begitu, Indonesia semakin dikenal dengan kakayaan alamnya. “Kita ingin sport torusim kita juga terdongkrak dengan adanya turnamen golf. Golf bukan semata-mata olahraga saja, tapi sekaligus bisa mendongkrak potensi sport tourism,” jelas Brigjen Uden. “Jadi, sekali lagi ini harus menjadi perhatian kita ya supaya turnamen golf bisa konsisten dilakukan. Ini menjadi ajang yang baik untuk pegolf junior kita. Saya kira kita bersama-sama harus memaksimalkan potensi agar bisa berprestasi,” pungkas Brigjen Uden.

Tebus Kegagalan di SEA Games 2021, Edgar Berhasil Pertahankan Juara di Kejuaraan Dunia Wushu 2022

Tebus Kegagalan di SEA Games 2021, Edgar Berhasil Pertahankan Juara di Kejuaraan Dunia Wushu 2022

Kegagalan atlet wushu Indonesia, Edgar Xavier Marvelo mempersembahkan medali emas di SEA Games 2021 Vietnam akhirnya ditebus dengan keberhasilan mempertahankan gelar juara Changquan pada Kejuaraan Dunia Wushu (World Games) 2022. Tampil di Billbattle Colloseum Balltimore, Birmingham Southern Court, Alabama, Amerika Serikat, Selasa (12/7/2022) malam, Edgar Xavier tampil begitu sempurna. Dia kembali mempertahankan medali emas yang diraihnya di Kejuaraan Dunia di Shanghai, China 2019 dengan mengumpulkan 9,53 poin. Medali perak Changquan putra direbut atlet wushu asal Korea Selatan, Lee Ha-sung dan perunggu jatuh ke tangan Roman Reva dari Ukraina. “Perolehan prestasi Edgar kali ini sebagai pengganti medali emas yang hilang di SEA Games 2021 Vietnam karena permainan yang kurang sempurna. Di World Games, Edgar bermain sangat mulus dan sempurna. Dia bukan hanya mempertahankan gelar juara tetapi mendapatkan kembali lagi pengakuan dunia atas capaian level permainannya. World Games ini adalah pertarungan atlet terbaik dari hasil Kejuaraan Dunia Wushu di Shanghai 2019. Artinya best of the bestnya atlet wushu kelas dunia,” kata Manajer Tim Wushu Indonesia, Iwan Kwok. Bukan hanya Edgar, peraih medali perak SEA Games 2021 Vietnam, Harris Horatius juga mempersembahkan medali perak nomor gabungan Nanquan/Nangun putra. Medali emas ini direbut Liu Zongxin dari China dan Lai Po-Wei dari Chinese Taipei mendapat perunggu. Sementara itu, atlet putri peraih medali emas SEA Games 2021 Vietnam, Alisya Mellynar gagal merebut medali dan hanya menempati peringkat keempat nomor Taijijian. Atas hasil ini, Novita memberikan apresiasi perjuangan Edgar dan kawan-kawan yang tidak terpengaruh dengan kondisi perjalanan menuju Birmingham. Apalagi, perjalanan Tim Wushu Indonesia mengalamai kendala. Mulai dari pengurusan Visa yang baru disetujui pada pengajuan kedua oleh Kedutaan Amerika Serikat hingga penundah perjalanan menuju Birmingham akibat badai memaksa Tim Wushu Indonesia bermalam di bandara Philadelphia. “Seharusnya kami tiba di Birmingham tangal 9 Juli pagi tetapi baru sampai tanggal 10 Juli sore hari dan tanggal 11 Juli kami baru bisa uji coba lapangan. Keterlambatan ini mengurangi waktu recovery. Tetapi, kami bersyukur karena anak-anak bisa tampil dengan maksimal dan apik,” katanya. “Edgar menyajikan penampilan luar biasa. Begitu juga dengan Harris yang meraih medali perak dari penggabungan nomor Nangun + Nanquan dengan mengalahkan pesaingnya dari Vietnam yang meraih medali emas di SEA Games 2021 Vietnam,” tambahnya. Dengan hasil ini, Tim Wushu Indonesia yang ditangani Novita dan Ginggi sudah mengantongi 1 medali emas dan 1 medali. Peluang Tim Wushu Merah Putih menambah perolehan medali masih ada lewat penampilan Nandira Mauriskha yang akan turun di nomor Cangquan, Rabu, 13 Juli 2022 pukul 10 pagi waktu setempat atau pukul 19.00 WiB. “Kami mohon dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia agar Nandhira bisa menambah perolehan medali,” kata Novita.

Berkenalan Dengan Mahasiswa Berprestasi UI yang Sukses Jadi Atlet Sepatu Roda Nasional

Berkenalan Dengan Mahasiswa Berprestasi UI yang Sukses Jadi Atlet Sepatu Roda Nasional

Stigma berprestasi di olahraga akan susah berprestasi di akedimik mampu ditepis oleh atlet sepatu roda nasional, Barijani Mahesa Putra. Mahesa berhasil membuktikan dirinya mampu menuai presfasi baik di bidang olahraga atau akademik pendidikan. Pemuda yang masih menempuh pendidikan di Universitas Indonesia (UI), program studi (Prodi) Hubungan Masyarakat (Humas) ini berhasil meraih gelar Mahasiswa Berprestasi UI 2022 tingkat program Vokasi. Pria kelahiran 23 Januari 2002 ini juga akan mewakili kampusnya dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional program Diploma 2022. Tahapan ini meliputi seleksi wilayah dan seleksi nasional. “Saya ingin merubah stigma yang mengatakan bahwa, atlet hanya dapat berprestasi di bidang non akademik. Hal itu juga menjadi motivasi saya untuk menghapuskan stigma tersebut,” tutur Mahesa panggilan akrabnya. Prestasinya di bidang non akademik memang pantas diacungi jempol. Mahesa tercatat sebagai atlet sepatu roda DKI Jakarta dengan berbagai prestasi tingkat nasional dan internasional. Prestasi non akademik yang pernah ia torehkan diantaranya Juara 1 Team Time Trial (TTT) 10 km Putra dalam PON XX Papua 2021; Juara 1 Sprint 500M+D Putra dalam PON XX Papua 2021; meraih 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu dari lima nomor pertandingan cabang sepatu roda di PON XX Papua 2021; Juara 1 3000m Rellay JIRTA Friendly Competition 2021. Di tingkat internaional diantaranya, menyumbangkan 2 medali emas dan 1 perak pada Malaysia Open 2013; 1 medali perak dan 1 medali perunggu pada Malaysia Open 2015; dan 1 medali emas pada Half Marathon 21km di New York, Amerika Serikat pada 2018. Ia juga beberapa kali mewakili Indonesia dalam kompetisi sepatu roda, seperti World Roller Games di Barcelona, Spanyol pada 2019 dan World Championship di Heerde, Belanda pada 2018. Tahun ini Mahesa terpilih jadi salah seorang atlet sepatu roda yang bakal berkompetisi ke Asian Games Hangzhou tahun 2023. Perjalananya menjadi atlet sepatu roda tak terlepas dari dukungan dan doa kedua orang tuanya dan juga latihan kerasnya. Sejak 2013 Mahesa telah fokus berlatih itensif di cabang olahraga sepatu roda. Hingga pada tahun 2016 lalu ia terpilih sebagai atlet DKI Jakarta cabor sepatu roda. Segudang prestasi yang ia raih merupakan hasil kerja keras Mahesa yang mampu menyeimbangkan kehidupan kampus dan kegemarannya berolahraga.

Softball Piala Gubernur U-20 Sukses Dihelat

Softball Piala Gubernur U-20 Sukses Dihelat

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja, secara resmi menutup kejuaraan Softball Piala Gubernur Jawa Barat Tahun 2022, di Lapang Lodaya, Kota Bandung, Minggu (19/6/2022). Pada kejuaraan yang diikuti sembilan grup putra dan delapan grup putri dari sembilan kabupaten/kota di Jabar ini, Kota Bandung berhasil menyandang gelar juara pertama, sekaligus memboyong Piala Bergilir Gubernur Jabar baik pada kategori putra maupun putri. Sementara posisi runner up kategori putra berhasil diraih Kota Cirebon, juara ketiga Kota Bogor, dan juara keempat grup Kabupaten Cirebon. Ada pun juara kedua pada kategori putri berhasil diraih grup Kabupaten Karawang. Juara ketiga Kota Bogor, dan juara keempat didapat oleh Kota Cirebon. Tak hanya itu, penghargaan pun diberikan secara individual kepada atlet sebagai pemain terbaik. Seperti misalnya ‘best pitcher’, ‘best hitter’, ‘best ladder’, dan pemain terbaik pada posisi dan juga peran lainnya. Sementara itu, Sekda Jabar Setiawan menyebut kejuaraan piala Gubernur ini menjadi langkah awal menjaring bakat- bakat muda cabang olahraga softball. Maka dipilih atlet di usia 20, agar pada Pekan Olehraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Sumatra Utara dan Aceh mendatang, Jabar punya atlet- atlet muda yang segar. Maka dibidik atlet- atlet terbaik, dengan skil, dan performa terbaik. Menurut Setiawan, itulah modal Jabar untuk melenggang di hajat terbesar olahraga tingkat nasional. “Sengaja kita batasi usia untuk Gubernur Cup ini, di usia 20 karena kita akan mempersiapkan untuk PON 2024 di Sumatera dan Aceh. Kita untuk puncaknya memang di PON, sehingga telah kita pilih ‘all star’, dan para pemain ‘the best’, ini modal bagi Jawa Barat untuk memulai lebih cepat,” tutur Setiawan.

Tim Garuda Tangguh Juarai Liga Garuda Softball Putri U-19 Seri Kedua

Tim Garuda Tangguh Juarai Liga Garuda Softball Putri U-19 Seri Kedua

Tim Garuda Tangguh berhasil keluar sebagai juara pertama pada Liga Garuda Softball Putri U-19 seri Kedua. Pada laga pamungkas, Garuda Tangguh berhasil mengalahkan tim dari Garuda Kuat dengan skor 14-7 melalui pertandingan All Garuda Final. Amoreno, Ketua Umum Garuda mengatakan bahwa pada Liga Garuda Softball Putri U-19 seri Kedua ini, Garuda menurunkan tiga tim yakni Garuda Tangguh, Garuda Kuat dan Garuda Hebat, dan dua diantaranya bertanding pada laga final. “Sebagai ketua perkumpulan, saya merasa bangga atas hasil yang diraih oleh atlet Garuda pada kejuaraan ini, dan berharap mereka dapat terus konsisten berlatih agar skill dan mentalnya berkembang. Jangan berpuas diri karena kedepannya masih banyak kejuaraan yang akan dihadapi,” kata Amoreno. Pada pertandingan final yang berlangsung sekitar tiga jam (19/6), kedua tim menurunkan tim terbaiknya dan langsung melakukan penyerangan dengan agresif. Tim Garuda Tangguh pada inning pertama berhasil membukukan skor sembilan angka sedangkan Garuda Kuat baru berhasil mendapatkan skor pada inning kedua. Menariknya, kedua tim menurunkan Pitcher yang masih sangat muda, Sunshine Aqila Kamini (Garuda Kuat) dan Sheila Widya (Garuda Tangguh). Meski masih muda, kedua Pitcher tersebut menunjukan performa yang baik dan dinilai berpotensi menjadi pemain andalan di masa depan. Dikdik Fauzi Dermawan, Pelatih Kepala dari Direktorat Softball Garuda menjelaskan bahwa saat ini Garuda tengah fokus dalam membina atlet softball dari usia 12 tahun. “Pembinaan olahraga semenjak usia dini sangat penting bagi perolehan prestasi olahraga ke depannya. Garuda sangat menyadari hal tersebut, oleh karenanya Garuda sangat fokus dalam membina anak-anak bermain softball. Ditambah lagi, Softball Putri adalah salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada beberapa multievent,” ujar Dikdik. Liga Garuda Softball Putri U-19 seri kedua yang berlangsung 16-19 Juni 2022 diikuti oleh lima tim dari Jakarta dan Tangerang yakni Rebels Jakarta dan Gemilang Tangerang serta tiga tim dari Garuda. Garuda Kuat berhasil menjadi peringkat kedua, Gemilang berada di peringkat tiga, Garuda Hebat berada di peringkat keempat dan Rebels berada di peringkat lima. Selain itu, untuk penghargaan individual diraih oleh Franchis dari Gemilang sebagai Best Hitter, Sunshine Aqila dari Garuda Kuat sebagai Best Pitcher dan Sheila Widya Rachmallia dari Garuda Tangguh didaulat sebagai Most Valuable Player. Sebagai tambahan informasi, Liga Garuda Softball Putri U-19 rencananya akan kembali diselenggarakan enam bulan kemudian. “Semoga pada seri ketiga, tim peserta dapat bertambah, karena ajang ini sangat baik untuk pembinaan atlet,” pungkas Amoreno.

Alinskha Hanamaira Sukses Meraih Emas Wushu All Games 2021, Jadi Pertandingan Paling Berkesan

Alinskha Hanamaira Sukses Meraih Emas Wushu All Games 2021, Jadi Pertandingan Paling Berkesan

Alinskha Hanamaira atlet muda wushu Indonesia mampu melampaui prestasi kakaknya, Achmad Hulaefi yang berhasil meraih perunggu di nomor Daoshu-Gunsu putra pada Asian Games 2018. Melalui akun Instagram pribadi miliknya @alinskha, dia membagikan momen kemenangannya pada pertandingan Indonesia Wushu All Games 2021. Saat itu, adik ipar dari atlet wushu, Lindswells Kwok ini menjadi juara pertama dan mampu membawa pulang emas pada pagelaran nasional yang digelar di GBK, Senayan. Wanita yang biasa disapa Chika ini mengatakan, pertandingan itu merupakan pertandingan yang paling berkesan dalam hidupnya. “Itu adalah kejuaraan pertama kali aku mendapatkan gold medal selama ikut pertandingan. Dari kecil aku belum pernah dapat gold medal,” katanya ketika ditemui di gedung iNews, belum lama ini. Tak hanya itu, dia juga mengaku kerap mendapat medali perunggu dan perak dalam setiap pertandingan. “Aku selalu dapat perak dan perunggu. Tapi baru tahun 2021 kemarin, aku akhirnya dapat gold medal pertama untuk kejuaraan nasional,” ujarnya. Atlet muda ini juga punya target-target yang ingin dicapai untuk kedepannya. Chika akan mengikuti seleksi PON (Pekan Olahraga Nasional) nantinya. “Kalau masuk seleksi PON, ikut pertandingan PON dulu, abis itu mungkin kalau menang, InsyaAllah lanjut ke Sea Games biasanya gitu,” ucapnya. Dia juga memiliki wishlist target yang membuatnya makin semangat dengan seni bela diri ini. “Pasti target-targetnya menang di ajang-ajang internasional, itu wishlist-ku. Dan kalau itu sudah tercapai, aku udah bersyukur banget dan mungkin akan memutuskan pensiun,” ujar Chika. Biodata Nama: Alinskha Hanamaira Panggilan: Chika Lahir: Jakarta, 5 November 2001 Pendidikan: Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Sasana: Yayasan Inti Bayangan Pelatih: Achmad Hulaefi, Rizki, dan Ahmad Rifai Idola: Zhao Hua (Tiongkok) dan Achmad Hualefi Prestasi: – 2 Perak Kejurnas Wushu Bangka Belitung 2019 – 1 Perak, 1 Perunggu Kejurnas Wushu Yogyakarta 2018

Pegolf Muda Indonesia Juara LLD International Amateur Championship 2022

Pegolf Muda Indonesia Juara LLD International Amateur Championship 2022

Kabar baik datang dari pegolf muda Indonesia, Elaine Widjaja, yang baru saja menyabet trofi juara di ajang LLD International Amateur Championship 2022. Pegolf belia asal Jawa Tengah tersebut memastikan diri sebagai pemenang Girl Division di Golf Resort Singapura pada Rabu (1/6/2022). Elaine mengalahkan para pesaing kuat dari berbagai negara di Asia seperti Thailand, Malaysia, Myanmar, Filipina, Australia, Hong Kong, Jepang, India, dan tuan rumah Singapura. Kemenangan tersebut disambut kegembiraan yang luar biasa oleh Elaine yang saat ini baru berusia 16 tahun tersebut. “Saya sangat bersyukur dapat mengakhiri bulan yang ketat ini dengan kemenangan,” tulis Elaine di Instagram @elaine.wgolf sehari setelah kemenangannya. “Terima kasih kepada para panitia dan sukarelawan yang telah menggelar kejuaraan luar biasa ini. Saya bisa berjumpa dengan banyak orang luar biasa dan berjumpa teman (baru).” Setelah kemenangan di Singapura, Elaine bertekad meningkatkan kemampuan bermainnya. “Saya sangat antusias untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjadi pribadi yang lebih baik secara fisik maupun mental,” ujarnya. Sebelum juara LLD International Amateur Championship 2022, Elaine tampil sebagai satu dari tiga pegolf putri muda Indonesia di ajang Queen Sirikit Cup 2022 di Singapura. Sayangnya, Elaine dan kolega hanya mampu peringkat dua terbawah dari 14 negara yang tampil.

Debut SEA Games, Rezza Octavia Sambar Dua Emas

Debut SEA Games, Rezza Octavia Sambar Dua Emas

Penampilan gemilang tim panahan Indonesia di SEA Games 2021 kian cemerlang berkat kehadiran pendatang baru, pepanah putri, Rezza Octavia. Baru pertama kali tampil di kejuaraan multievent Asia Tenggara, Rezza langsung mempersembahkan medali emas dan bukan hanya satu. Berpartisipasi pada kejuaraan internasional multievent pertama di tingkat Asia Tenggara, Rezza Octavia mampu memukau penonton di SEA Games 2021 Vietnam. Dalam debutnya, Rezza langsung sukses mempersembahkan dua medali emas cabang olahraga panahan dari dua nomor recurve. Emas pertama Rezza Octavia bagi Kontingen Indonesia berasal dari nomor recurve beregu campuran. Mendampingi seniornya, Riau Ega Agata, Rezza ikut merasakan sukacita menjadi juara setelah sukses menekuk pasangan Malaysia dengan skor meyakinkan, 6-2, di Hanoi, Vietnam. Hadirin di Hanoi Sports Training and Competition Center kemudian menyaksikan Rezza Octavia memanah medali emas keduanya saat turun sebagai atlet individu. Ia memenangi nomor perseorangan putri dengan kemenangan telak 6-0 atas wakil Thailand. Rezza sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan dua medali emas sekaligus dalam kesempatan perdananya tampil di SEA Games. “Seneng banget. Ya, jangan cepat puas walaupun hasil sudah bagus. Fokus sama percaya diri aja. Karena keluarga dan seluruh tim sudah mendukung,” kata Rezza. Hingga Rabu (18/5), panahan Indonesia sudah menyumbang empat emas dan satu perak SEA Games 2021 dan berpeluang untuk menambah pundi-pundi medali mereka.

Regenerasi Mulai Berjalan, Atlet Muda Panahan Kian Menjanjikan

Regenerasi Mulai Berjalan, Atlet Muda Panahan Kian Menjanjikan

Hingga Rabu (18/5), panahan Indonesia sudah menyumbang empat emas dan satu perak SEA Games 2021. Bukan soal prestasi saja yang membuat pelatih panahan Nurfitriyana semringah, dia bangga karena regenerasi di tubuh panahan Indonesia mulai terlihat. Panahan sendiri masuk dalam program desain besar olahraga nasional (DBON) yang menargetkan prestasi di Olimpiade. Untuk itu, atlet-atlet muda sudah harus disiapkan. SEA Games 2021 yang menjadi sasaran antara, kini menjadi panggung tiga atlet muda panahan Indonesia. Kemunculan pemanah junior potensial dan berprestasi di ajang dua tahunan ini menunjukkan pembinaan di panahan mulai membuahkan hasil. “Kami punya pemanah junior, yakni Rezza Octavia, Pande Putu Gina Putri Arista, dan Bagas Aprianto yang muncul potensinya di SEA Games 2021 ini,” kata Nurfitriyana, Rabu (18/5). Nama Rezza Octavia performanya memang menjanjikan. Dia berhasil menyumbangkan medali emas nomor recurve peseorangan putri dan campuran berpasangan bersama Riau Ega Agatha. “Ini menunjukkan regenerasi terus berjalan di Panahan. Mereka nantinya yang akan menjadi penerus senior-seniornya kini,” tuturnya.

Sabet Emas, Celine Everly Siap Tampil di Kejuaraan Dunia

Sabet Emas, Celine Everly Siap Tampil di Kejuaraan Dunia

Sirkuit Nasional Taolu 2022 Stage 1 yang digelar secara virtual oleh Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto cukup menarik. Ternyata atlet wushu asal Sasana Xiao Yao Surabaya, Celine Everly yang merebut medali emas pada nomor Chang Quan C Putri punya dua saudara kembar lelaki yang kini sudah tercatat sebagai atlet pelatnas junior. Dengan hasil tersebut, Celine Everly membuka kesempatannya untuk tampil dalam final stage bersama Ayrton Jones dan Bradley Jason pada final Stage yang digelar September 2022 dalam rangka memperebutkan tiket menuju Kejuaraan Dunia Junior di ICE BSD City Tangerang, Banten, Desember 2022 mendatang. “Ya, Celine Everly memang punya dua saudara kembar lelaki, Ayrton Jones dan Bradley Jason yang sudah lebih dulu masuk dalam pelatnas junior saat juara pada Sirkuit Nasional Taolu 2021. Celine Everly memang memimpikan bisa tampil bersama dua saudara kembarnya di Kejuaraan Dunia Junior 2022. Karena, mereka mulai latihan wushu bersama-sama sejak berusia 4 tahun,” kata ibunya, Vera Widjaya di Jakarta, Sabtu (23/4/2022). Ketiganya yang saat ini berusia 9 tahun memang bisa tampil bersamaan memperkuat Tim Nasional Wushu Junior Indonesia pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022. Pasalnya, mereka masing-masing mahir dalam nomor berbeda. Ayrton Jones di nomor Chang Quan dan Jian Shu (pedang), Bradley Jason – Chang Quan dan Gun Shu (toya utara), dan Celine Everly – Chang Quan dan Jian Shu (pedang). “Ketiganya memang bisa saja tampil memperkuat Tim Wushu Indonesia karena mereka masing-masing berbeda spesialisasinya. Dan, saya juga berharap mereka bisa membawa harum nama bangsa dan negara jika memang terpilih nanti,” kata Probo Muljono, pelatih kepala Sasana Xiao Yao Surabaya. Lebih jauh Vera Widjaya menceritakan ketiga anak kembarnya hobi menonton film silat mandarin sejak kecil. Saat melihat anak-anak berlatih wushu di vihara, ungkapnya, mereka minta mempelajari wushu. “Saya itu memang hobi nonton film silat mandarin. Dan, setiap saya nonton mereka bertiga selalu ikut nonton eh taunya mereka minta belajar wushu. Jadi, saya terpaksa bawa mereka ke sasana Xiao Yao untuk belajar wushu,” kenang Vera Widjaya. Sementara itu, Sasana Rajawali Sakti Pluit Jakarta kembali menambah 1 medali emas melalui Agni Agustine Dimonim di nomor Nan Gun Grup B Putri. Dengan hasil ini, Rajawali Sakti Pluit terus memimpin dengan mengoleksi 8 emas, 7 perak, dan 3 perunggu. “Saya sangat senang dan bangga bisa menyumbangkan 1 emas bagi sasana Wushu Rajawali Sakti Pluit karena ini tahun pertama saya di kategori B dan saya akan berlatih lebih keras untuk mempertahankan hasil ini pada sirkuit nasional wushu taolu berikutnya,” kata Agni Agustine, pelajar kelas 6 SD Katolik Santo Paulus Sunter, Jakarta Utara. Sedangkan Sasana Garuda Jember sukses merebut 2 medali emas melalui Ghisna Maulana Magfuri (Dao Shu Grup C Putra) dan Kai Rafael Wijaya (Chang Quan Grup C Putra). Hasil Lengkap Sirkuit Nasional Wushu Taolu 2022 Stage 1: Chang Quan Grup C Putri: 1. Celine Everly (Xiao Yao Surabaya – 8.95 poin) 2. Billie Karina The (Wushu Rajawali Sakti Pluit Jakarta – 8.94 poin) 3. Evangeline Sofie Cia (Harmony Wushu Indonesia Kota Bogor – 8,92 poin) Dao Shu Grup C Putra: 1. Ghisna Maulana Magfuri (Wushu Garuda Jember – 8,73 poin) 2. Jah Bregas Jethro Sipayung (Wushu Rajawali Sakti Kelapa Gading Jakarta Utara – 8,69 poin) 3. Elliot Zachary Sridjaja (Wushu Rajawali Sakti Kelapa Gading Jakarta Utara – 8,66 poin) Dao Shu Grup C Putri: 1. Aluna Syakira Hasahatan (Rahmat Wushu Jakarta – 8,95 poin) 2. Billie Karina The (Wushu Rajawali Sakti Pluit Jakarta Utara – 8,94 poin) 3. Kezia Nathania Setiawan (Pengkot Kediri – 8,92 poin) Nan Gun Grup B Putra: 1. Mikael Nugroho Wibisono (Garuda Emas Semarang – 9,05 poin) 2. Claudio Iaquinta Wahyudi (Wushu Garuda Jember – 9,00 poin) 3. I Made Erlangga Wiryasaputra (Yayasan Inti Bayangan Jakarta – 8,98 poin) Nan Gun Grup B Putri: 1. Agni Agustine Dimonim (Wushu Rajawali Sakti Pluit Jakarta Utara – 9,04 poin) 2. Utiqo Romadlona Ummi’ Auna (Yasanis Surabaya – 9,03 poin) 3. Vania Meiliana (Yayasan Wushu Indonesia Sinduadi, DIY – 9,00 poin) Chang Quan Grup C Putra: 1. Kai Rafael Wijaya (Wushu Garuda Jember – 8,86 poin) 2. Ecclesio Ryuu Erdest (Laba Laba Sakti Jakarta Utara – 8,81 poin) 3. Leonard Kimi Anggoman (Garuda Emas Semarang – 8,78 poin) Chang Quan Grup C Putri: 1. Celine Everly (Xiao Yao Surabaya – 8.95 poin) 2. Billie Karina The (Wushu Rajawali Sakti Pluit Jakarta – 8.94 poin) 3. Evangeline Sofie Cia (Harmony Wushu Indonesia Kota Bogor – 8,92 poin)

Mengenal Alisya Mellynar. Pemegang Dua Medali Emas Dunia Wushu Taichi Bulgaria 2018

Alisya Mellynar adalah atlet wushu nomor taiji quan (tangan kosong) dan taiji jian (pedang) yang baru pertama kali mengikuti SEA Games 2021. Meski baru pertama kali mengikuti SEA Games Alis, sapaan akrab Alisya, tidak berkecil hati. Mengikuti pelatnas wushu sejak 2020 cukup untuk memberinya kepercayaan diri memberikan performa terbaiknya. “Untuk persiapan pribadi, saya lebih ke persiapan mental. Karena ini baru pertama kali saya turun ke SEA Games,” kata Alis panggilannya saat ditemui usai melakukan simulasi pertandingan wushu di lantai 8 Gedung GBK Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (22/4) pagi. “Saya berharap bisa mempersembahkan yang terbaik untuk bangsa Indonesia,” tambah dara asal Surabaya, Jawa Timur ini. Awalnya Alis hanya ikut-ikutan berlatih wushu. Ia tak menyangka di wushu ia memiliki keluarga baru dan belajar banyak hal. “Awalnya ikut-ikutan diajak kakak sepupu dan coba-coba saja, tetapi malah kelanjutan dan keterusan,” kata putri 161 cm ini.  Peraih dua emas pada Kejuaraan Dunia Wushu Taichi Bulgaria tahun 2018 ini (junior) mengaku sejak Kelas IV Sekolah Dasar (SD) sudah mengenal dan turut berlatih wushu.  “Saya awal ikut wushu di umur 11 tahun di tahun 2012 lalu waktu kelas 4 atau 5 SD. Syukur orang tua dan keluarga mendukung meski mereka bukan dari atlet,” tambah Alis yang sekarang kuliah semester VI di Unair. Alis merasa senang di lingkungan tempatnya berlatih yang mendukung dirinya untuk berkembang. Hal itu juga yang membuat anak pertama dari dua bersaudara ini jatuh hati pada cabang olahraga wushu.  “Yang membuat saya suka sama wushu itu lebih karena lingkungan dan orang-orang sekitar. Teman sepelatihan, pelatih, ofisial yang mendukung saya berkembang di olahraga ini dan akhirnya nyaman,” urai dara kelahiran Surabaya, 25 Oktober 2001 ini. “Saya mengalami banyak kemajuan khususnya di jurus, saya tetap mempersiapkan mental saya,” pungkas peraih medali emas PON Papua 2021 ini. Biodata: Nama         : Alisya Mellynar Panggilan    : Alis Tempat lahir : Surabaya, Jawa Timur Tanggal lahir: 25 Oktober 2001 Umur         : 20 Tahun Status       : Mahasiswa Unair, Semester VI Tinggi Badan : 161 cm Berat Badan  : 55 kg Prestasi: 1. Dua Medali Emas (Kejuaraan Dunia Wushu Taichi Bulgaria (2018) 2. Medali Emas PON Papua (2021)

SEA Games 2021. Tim Catur Putri Incar Tiga Emas

Tim catur putri mengincar tiga emas di SEA Games 2021. Foto: ANTARA

Jelang SEA Games 2021, Hanoi, Vietnam tim catur putri telah melakukan persiapan. Saat ini mereka sedang dalam tahap mempelajari permainan lawan. Dikutip dari ANTARA pelatih tim catur putri Lisa Lumongdong “Kami sudah memasuki fase latihan yang lebih spesifik, mendetail terutama mengenai calon-calon lawan,” kata Lisa. Sisa waktu yang sekitar satu bulan persiapan atlet catur Indonesia memasuki masa krusial dalam menghadapi pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara ke-31 ini. Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menurunkan 12 atlet terbaik yang ditempa di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA), Bekasi, Jawa Barat. Lisa mengatakan persiapan tim catur Indonesia sudah dilakukan sejak tahun 2020. ” Kami sudah lakukan sebelum tahun lalu, karena SEA Games Hanoi ini mundur. Dari grafik, performa atlet meningkat, karena memang harapannya ketika di SEA Games, mereka berada dalam peak performance,” ujar Lisa seraya menyebut Vietnam dan Filipina menjadi negara pesaing terkuat. Selain berlatih pecatur Indonesia juga akan melakukan fase try-in yang akan dilangsungkan di Bali. “Kami akan menjalani try-in kemungkinan pada 18 April dan rencananya di Bali. Ini adalah fase warming-up atlet, tetapi sekaligus untuk relaksasi. Kami akan upayakan menambah kekompakan sebagai tim, mereka harus saling mendukung satu dengan yang lain, walau anak muda kadang ada benturan, tetapi harapannya dengan adanya kebersamaan akan menjadi lebih erat ikatan mereka,” jelas Lisa. Terkait target, tim Catur mengupayakan untuk meraih tiga medali emas. Sebagai catatan, pada SEA Games 2019 di Filipina, skuad Merah Putih meraih dua emas, tiga perak, dan satu perunggu. Indonesia berada di atas Malaysia, Singapura, dan Thailand yang berbagi tempat di posisi kedua dengan sama-sama mengantongi satu emas. “Kami menargetkan tiga medali emas, untuk putri dan juga putra. Pada SEA Games sebelumnya kami mendapatkan dua medali emas, dari catur kilat (blitz) melalui Susanto Megaranto untuk putra dan Medina Warda Aulia pada sektor putri,” ujar Lisa.   Sumber: ANTARA

Menpora Amali Siap Dukung Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

Menpora Amali Siap Dukung Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyambut baik ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior Desember 2022 mendatang. Menpora Amali berupaya mendukung penuh PB WI khususnya terkait payung hukum berupa Instruksi Presiden (Inpres). “Dan untuk Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 di Indonesia, kita sebagai tuan rumah akan didukung penuh oleh Kemenpora khususnya, dan pemerintah pada umumnya,” kata Menpora Amali usai menghadiri acara Pelantikan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Periode 2022-2026 di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Jakarta, Selasa (22/3). Ketum PB WI Airlangga Hartarto secara langsung meminta bantuan dan dukungan Kemenpora khususnya terkait payung hukum terkait pelaksanaan Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior Desember 2022 mendatang. “Sebagai tuan rumah tadi ketua umum menyampaikan, membutuhkan payung hukum berupa Inpres. Saya akan segera mengusulkan ke Bapak Presiden dan Mensesneg untuk kita segera membahas ini,” tambah Menpora Amali. “Biasanya akan dilakukan dulu Rapat Kabinet Terbatas tentang kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan, dan dalam waktu yang secepatnya kita berharap supaya ini bisa segera terbit Inpresnya,” urai Menpora Amali menambahkan. Ketum KONI Pusat Marciano Norman juga berharap, saat Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior Desember 2022 tetap bisa mempertahankan perolehan medali emas. “Besar harapan saya dalam kepemimpinan Pak Airlangga Hartarto periode kedua ini program Wushu akan semakin meningkat,” ujar Marciano. “Kita ketahui dalam waktu dekat, Indonesia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Junior, kita harus dukung itu dan tentunya pada perolehan medali wushu tradisi perolehan medali emas tetap bisa didapatkan,” harapnya. Sementara, Ketum PB WI Airlangga Hartarto memiliki target selain sukses menjadi tuan rumah, cabor wushu tanah air mampu memperoleh medali sebagai tradisi yang selama ini telah tercapai. “Targetnya tentunya penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Wushu Junior ini nantinya sukses, perolehan medalinya penting, karena merupakan bagian dari pembinaan atlet-atlet junior di masa depan,” urainya. “Harapan kami untuk atlet-atlet yang saat ini sedang pelatnas meski di tengah pandemi tetap semangat dan tradisi medali emas dipertahankan,” harap Airlangga.

Danpaspampres Gelar Lomba Menembak Guna Cari Atlet Muda Potensial

Danpaspampres Gelar Lomba Menembak Guna Cari Atlet Muda Potensial

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Tri Budi Utomo, mengatakan Kejuaraan Tembak Piala Danpaspampres 2022 yang diadakan mulai 10 hingga 13 Maret 2022 untuk mencari atlet-atlet muda potensial. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit baru sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” kata Danpaspampres di Jakarta, Rabu. Danpaspampres mengatakan para petembak atau atlet tembak Tanah Air sejati-nya sudah menantikan kejuaraan-kejuaraan atau pertandingan menembak. Hal tersebut juga dilatarbelakangi selama pandemi COVID-19 hampir tidak ada perlombaan menembak di Tanah Air. Sehingga, kejuaraan Tembak Piala Danpaspampres 2022 diharapkan bisa melahirkan atlet baru. “Sudah lama sekali petembak-petembak Indonesia ini haus akan pertandingan,” kata lulusan Akademi Militer Tahun 1994 tersebut. Tidak hanya terkendala pandemi COVID-19, kejuaraan menembak tersebut juga sempat ditiadakan beberapa tahun karena banyaknya benturan agenda kenegaraan, sehingga sempat ditiadakan atau ditunda. Khusus penyelenggaraan Tahun 2022, panitia menambah satu kelas pertandingan baru yakni kelas Paspampres Style. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan dan menekankan aspek keselamatan para peserta merupakan hal yang paling utama. Termasuk juga penerapan protokol kesehatan secara ketat selama kegiatan. Secara pribadi, Mayjen TNI Tri Budi mengaku sebelumnya sudah pernah mengikuti lomba menembak yang diadakan oleh Paspampres. Pada tahun ini ia kembali ikut ambil bagian dan turun di kelas tembak eksekutif. Kejuaraan Tembak Piala Danpaspampres 2022 dilaksanakan dalam rangkaian Hari Bakti Ke-76 Paspampres. Untuk jenis perlombaan dibagi menjadi tujuh kelas, yakni tembak eksekutif, tembak presisi 25 meter, tembak reaksi IPSC level II, kelas tembak reaksi non-IPSC (pistol nonoptik), tembak air riffle dan air pistol, tembak Paspampres style, dan tembak ekshibisi yang akan diikuti beberapa publik figur atau artis di Tanah Air.

Bikin Bangga! Pembalap Muda Indonesia Naik Podium di Sirkuit Losail

Bikin Bangga! Pembalap Muda Indonesia Naik Podium di Sirkuit Losail

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses merebut podium tiga di Race 2 balap junior Idemitsu Asia Talent Cup di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Minggu, 6 Maret 2022. Memulai balapan dari posisi ketujuh, Veda tampil agresif. Meski sempat sedikit mengalami hambatan, dia dapat terus menjaga jarak dan menempel barisan terdepan. Memasuki putaran kedua, Veda kemudian sudah merangsek ke posisi lima besar. Tidak hanya itu, dia juga sempat berada di depan memimpin balapan pada putaran kelima. Setelah itu, dia harus bersaing ketat dengan para rivalnya. Sayang, Veda kemudian sempat melorot ke peringkat ketujuh. Tetapi, dia dapat menjaga momentum, sehingga tak terlalu tertinggal. Usai bersaing ketat dengan seluruh rivalnya, akhirnya pembalap kelahiran 23 November 2008 itu mampu mengakhiri balapan di peringkat ketiga. Hal ini pun menjadi modal positif, sebelum balapan di selanjutnya di Sirkuit Mandalika. Sementara pemenang dari balapan kali ini adalah rider asal Jepang, Amon Odaki. Dia mengungguli pembalap tuan rumah, Hamad Al-Sahouti yang berada tak jauh di belakangnya. Bagi Odaki, ini merupakan keduanya selama akhir pekan ini. Sebelumnya, dia juga berhasil menduduki posisi ketiga pada balapan pertama. Hasil ini membuatnya berada di puncak klasemen. Usai race tersebut, Veda mengumpulkan total 16 poin dan berada di peringkat keenam klasmen sementara. Pada 18-20 Maret 2022, Vega Pratama dkk akan tampil di Sirkuit Mandalika, Lombok, untuk mengikuti seri kedua Asia Talent Cup.

Menpora Apresiasi Regenerasi dan Prestasi Percasi di Bawah Komando Utut

Menpora Apresiasi Regenerasi dan Prestasi Percasi di Bawah Komando Utut

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, secara resmi membuka musyawarah nasional Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) XXIX di Century Park Hotel, Jakarta, Jumat (25/2/2022) malam WIB. Amali mengatakan Percasi telah banyak berkontribusi besar dalam mengangkat prestasi olahraga catur Indonesia di pentas internasional. Dia berharap regenerasi atlet tetap terjaga. “Saya datang untuk membuka Munas Percasi 2022. Tentunya, saya mendapat undangan dari Ketua Umum PB Percasi Grand Master (GM) Utut Adianto,” ujar Amali dalam sambutan pembukaan Munas Percasi. Dia mengatakan catur Indonesia banyak menyumbang prestasi baik itu ajang regional maupun internasional. Namun, memang belum terekspos secara maksimal. “Semoga dengan kehadiran saya olahraga catur di sini makin terekspos dan makin banyak atlet muda yang nanti lahir,” kata Amali menambahkan. Dalam kesempatan itu Amali mengapresiasi Utut Adianto yang bersedia kembali maju sebagai ketua umum PB Percasi periode 2022-2025. Menurutnya, Utut telah banyak andil dalam meningkatkan prestasi catur Indonesia. “GM Utut Adianto ini tak pernah lelah, tak pernah mengeluh, tak pernah minta, tetapi terus berprestasi. Pemerintah mengapresiasi dan terus mendukung penuh Percasi,” kata Amali. Dalam Munas Percasi kali ini, agenda utamanya adalah pemilihan ketua umum periode 2022-2025. Setelah masa pendaftaran selesai, GM Utut menjadi satu-satunya kandidat. Selama 4 tahun kepemimpinan GM Utut sebelumnya yakni periode 2017-2021, PB Percasi telah menorehkan banyak prestasi, antara lain untuk kali pertama cabang olahraga catur menjadi juara umum pada SEA Games XXX di Filipina 2019. Pada masa kepengurusan 2017-2021 ini juga untuk pertama kalinya pecatur Indonesia mengawinkan gelar juara Zonal 3.3 Asia Timur 2019 melalui GM Susanto Megaranto di kategori umum dan IM Medina Warda Aulia di kategori putri. Pada tahun sebelumnya, IM Novendra Priasmoro menjadi juara Asia Junior 2018 dan Ummi Fisabilillah menjadi Juara Asia Timur Junior Putri 2019. Novendra pada awal 2020 juga menjadi Grandmaster baru Indonesia yang ke-8. Prestasi yang paling baru adalah keberhasilan empat pecatur Indonesia lolos ke Piala Dunia Catur Sochi 2021 yakni GM Susanto Megaranto, IM Mohamad Ervan, IM Irene Kharisma Sukandar dan IM Medina Warda Aulia. Susanto, Irene, dan Medina bahkan berhasil menyamai rekor GM Utut Adianto, yakni lolos hingga putaran kedua. “Perjalanan pembinaan catur nasional di tengah prestasi yang ditorehkan para pecatur bukan pekerjaaan mudah karena PB Percasi selalu mengalami kendala dalam pendanaan untuk meningkatkan kualitas para atlet,” kata Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto saat memberi kata sambutan.

PJSI Solo Tancap Gas Pembibitan Atlet Dengan Menggelar Kejuaraan

PJSI Solo Tancap Gas Pembibitan Atlet Dengan Menggelar Kejuaraan

Pesatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Solo menggelar Kejuaraan Judo Junior dan Senior se-Jawa Tengah Solo Open 2022. Kejuraan judo tersebut resmi dibuka dan dimulai pada Sabtu 26 Februari 2022 lalu, oleh Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa. Ketua PSJI Solo, Hendro Pramono mengatakan kejuaraan judo itu sekaligus menjadi ajang seleksi untuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Jakarta, Maret 2022 mendatang. “Pagi hari ini (Sabtu 26 Februari) diikuti 18 kabupaten dan kota di Jawa Tengah,” kata Hendro usai pembukaan. Diikuti 280 atlet, Solo Open 2022 mempertandingkan 60 nomor untuk kategori belia (usia di bawah 13 tahun), kadet (13-15 tahun), junior (usia 15-20 tahun), hingga senior (usia 20 tahun ke atas). “Sekaligus juga ada kata yang mempertandingkan jurus,” kata pria yang menjabat eselon tiga di Pemerintah Kota (Pemkot) Solo itu. Kejuaraan Solo Open 2022 digelar di hari yang sama dengan pelantikan Pengurus Kota (Pengkot) PJSI Solo. Hendro mengaku ingin tancap gas agar untuk mempercepat pembibitan atlet judo di Kota Solo. “Mudah-mudahan judo di Solo berkembang dan akan menelurkan atlet-atlet yang bisa berbicra di ajang provinsi, nasional maupun internasional,” katanya. Terpisah, Teguh mengapresiasi semangat gotong royong PJSI Pengkot Solo dalam menyelenggarakan kejuaraan. Ia mengatakan dengan kepengurusan baru PJSI diharapkan cabang olaharaga judo di Solo bisa kembali mendulang prestasi. “Kita pernah punya atlet nasional bahkan internasional. Maka dengan kepengurusan yang baru ini mari kita bangung generasi baru,” katanya. Tak hanya itu, Teguh mengingatkan agar Dinas Pemuda dan Olaharaga (Dispora) maupun KONI Kota Solo mendukung penuh cabang olahraga judo. Ia memuji salah satu judoka asal Solo, Endang Sri Lestari yang telah merelakan rumahnya untuk arena latihan judo. “Sekarang, pemerintah lewat KONI kan ada sarana prasarana untuk cabor. Ini bisa untuk memfasilitasi,” katanya. Ia menambahkan, Kejuaraan Solo Open 2022 bukan event olaharaga pertama yang digelar di Solo selama pandemi. Bahkan dalam dua bulan pertama 2022 saja, sudah ada beberapa kejuaraan olahraga yang dihelat di Kota Bengawan. “Kemarin badminton setelah pengurusnya dilantik langsung ada pertandingan,” katanya. “Sekarang judo juga sama. Begitu Pak Hendro dilantik, langsung ada kejuaraan,” katanya. Menurut Teguh, hal itu menunjukkan dukungan insan olahraga di Solo untuk menjadikan kota Solo sebagai destinasi Sport Tourism atau wisata olahraga. Satu-satunya kendala, menurut Teguh, adalah Pandemi Covid 19 yang kini masih menimpa tanah air. Saat ini wilayah aglomerasi Kota Surakarta (Solo dan kabupaten sekitarnya) berstatus PPKM Level 3. “Kendalanya sebenarnya tidak ada. Kendalanya adalah covid,” katanya. Meski demikian, Teguh optimistis Covid 19 di Kota Solo akan segera terkendali. Ia meyakini saat ini Kota Solo sudah mendekati puncak gelombang ketiga yang dipicu oleh varian omicron. “Saya yakin Maret ini. Kita kan sudah stabil di angka 300 (kasus baru). Tapi penurunannya terus meningkat dari 100, 150, bahkan pernah sampai 200,” katanya.