Gelar Kejurda Pertama Kali, Golf Jatim Cari Atlet untuk PON 2024

Gelar Kejurda Pertama Kali, Golf Jatim Cari Atlet untuk PON 2024

Setelah puluhan tahun berdiri, Pengurus Persatuan Golf Indonesia (PGI) Provinsi Jawa Timur untuk pertama kalinya menggelar kegiatan bertajuk Kejuaraan Daerah (Kejurda) Golf Amatir 2021 yang berlangsung di Club House Graha Family, Surabaya, 4-5 Desember 2021. Ketua PGI Jatim, Deddy Suhajadi mengatakan, kegiatan ini sengaja digelar untuk melakukan pembinaan dalam rangka pencarian atlet proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara. “Kejurda tahun 2021 ini memang pertama kalinya dilakukan PGI Jatim setelah 20 tahun lebih kita belum pernah Kejurda. Ini menjelang PON 2024 di Aceh dan sudah kita persiapkan. Makanya peserta Kejurda kita batasi maksimum 23 tahun, supaya nanti pada saat PON usianya ditambah 3-4 tahun rasanya masih mampu mengikuti PON,” ungkap Deddy. Menurutnya, usia menjadi salah satu faktor penting mengingat olahraga ini memakan cukup banyak energi, sehingga pegolf berusia 30 tahun ke atas akan sangat berat karena harus berjalan kaki dari satu hole ke hole lain dengan jarak yang jauh. “Apalagi pertandingan di PON itu bisa sampai delapan hari, pasti akan sulit. Makanya kita cari atlet muda-muda,” ujarnya. Dari hasil Kejurda ini, PGI Jatim hanya tujuh atlet putra terbaik dari total 36 peserta putra yang akan diambil untuk dibina dan ditingkatkan kemampuannya. “Total ada 39 peserta terdiri dari 36 putra dan tiga putri. Memang sulit mencari atlet putri. Nah nanti tidak ada juara, tapi akan saya ambil tujuh putra terbaik. Kalau yang putri otomatis akan kita ambil semua untuk kita bina,” pungkasnya. Sumber: ngopibareng.id

Kiprah tim putra SMA Saint John’s harus terhenti di babak 16 besar

Duel gengsi pelatih DBL Indonesia All Star itu dimenangi oleh UPH College. Saint John’s harus menerima pil pahit dari finalis Honda DBL Banten Series sebelumnya (2019) UPH College dengan skor 26-16 pada laga penutup.

Duel gengsi pelatih DBL Indonesia All Star itu dimenangi oleh UPH College. Saint John’s harus menerima pil pahit dari finalis Honda DBL Banten Series sebelumnya (2019) UPH College dengan skor 26-16 pada laga penutup hari ketiga sore tadi. Tim polesan Andromeda Manuputty itu sempat kehilangan ritme pertandingan di awal laga. Itu pun diakui oleh coach Andromeda. “Satu setengah tahun mereka nggak ada kompetisi, mereka sempat grogi,” aku coach Andro usai laga. Namun, UPH College sendiri bisa unggul selama empat kuarter. Hanya saja penyelesaian akhir anak-anak UPH College dirasa belum efektif. Itu terlihat torehan poin Bryant Manuputty dkk yang tidak sampai dua digit poin di setiap kuarternya. “Mereka terlalu excited jadi lupa eksekusi, kami sudah siapkan sistem, lepas game pertama mereka bisa lebih baik,” lanjutnya. Secara persentase field goals memang anak-anak UPH College belum optimal. Dari 29 tembakan hanya 9 yang berhasil jadi poin atau secara persentase di angka 31 persen. Sementara akurasi dua poinnya di angka 34 persen. Dari sisi lawan sendiri, Saint John’s juga tak tampil buruk. Mereka cukup membuat UPH College getar sepanjang laga. Salah satu pemain mereka, Rainer Sebastian berkontribusi lebih untuk Saint John’s. Guard bernomor punggung 23 itu sukses mencetak 11 poin ditambah 8 rebound selama bermain 25 menit 41 detik di lapangan. Namun, sumbangan poin Rainer belum cukup mengamankan posisi Saint John’s di Honda DBL seri Banten musim ini. Kemenangan UPH College ini turut mengamankan posisi mereka di pentas Honda DBL seri Banten tahun ini. Mereka akan bersua SMA Al-Azhar BSD pada Selasa (7/12) mendatang. (Foto: Oska Tigana/ DBL. Naskah: Hakiki Tertiari/ DBL).

Menang Lawan Smansa, Coach Indri Puji Performa Penggawa Moonzher

Tim putra SMAN 2 Tangerang Selatan (Moonzher) akhirnya bisa menuai kemenangan atas SMAN 1 Serang (Smansa).

Mati-matian sepanjang empat kuarter, tim putra SMAN 2 Tangerang Selatan (Moonzher) akhirnya bisa menuai kemenangan atas SMAN 1 Serang (Smansa) pada laga sore tadi. Tim besutan Indriana Retno itu menang dengan skor 28-22 atas semifinalis Honda DBL seri Banten musim sebelumnya (2019). Permainan rapi sepanjang laga dari anak-anak Moonzher hingga mendapat kemenangan dipuji oleh coach Indriana. Pelatih berusia 25 tahun itu mengaku puas dengan hasil manis yang dituai para pemainnya. “Saya puas dengan hasi ini, mereka mengikuti semua instruksi saya,” ucapnya usai laga. Sepanjang laga, para penonton live streaming memang kerap dibuat dag dig dug. Kedua tim memperlihatkan performa yang maksimal demi menjaga asa jadi juara Honda DBL 2021 Banten Series. Anak-anak Moonzher sendiri memang bermain cukup efektif sepanjang laga. Salah satu buktinya adalah point in the paint penggawa Moonzher. Muhammad Anargya Bintang dkk tercatat sukses menciptakan 20 poin dari bawah ring. Field goals mereka juga cukup baik, tercatat mencapai 36 persen. Pun demikian dengan akurasi dua angka mereka yang berada di angka 39 persen. Penggawa Moonzher juga cerdik memanfaatkan kesalahan lawan. Itu terbukti dari 13 poin yang berasal dari turnover lawan sepanjang laga tadi. Hanya saja, coach Indriana tetap mencatat beberapa hal guna lebih siap melakoni laga selanjutnya. “Foul dan turnover kami masih jadi catatan penting untuk diperbaiki lagi,” terangnya. Keberhasilan Moonzher ini turut membawa mereka melangkah ke fase berikutnya menghadapi juara bertahan SMA Kharisma Bangsa yang mendapat lucky draw. “Lawan kami selanjutnya kuat, kami harus bisa lawan itu,” pungkasnya. (Foto: Oska Tigana/ DBL. Naskah: Hakiki Tertiari/ DBL).

Peran Vital Yonathan Bawa Tarsisius Comeback dari Tujuh Tangsel

Tim putra SMA Tarsisius Vireta sukses lepas dari jeratan SMAN 7 Tangerang Selatan (Tujuh) usai memenangi laga dramatis hari ini. Lewat jerih payah para pemain, tim polesan Apriadi itu sukses menang dengan skor 23-16 atas Tujuh Tangsel.

Tim putra SMA Tarsisius Vireta sukses lepas dari jeratan SMAN 7 Tangerang Selatan (Tujuh) usai memenangi laga dramatis hari ini. Lewat jerih payah para pemain, tim polesan Apriadi itu sukses menang dengan skor 23-16 atas Tujuh Tangsel. Namun, dibalik kemenangan tersebut, Tarsisius sempat lebih dulu tertinggal dari lawannya. Sepanjang dua kuarter Tujuh Tangsel memang menguasai jalannya pertandingan. Mereka bisa unggul 10-6 atas Tarsisius. Usai jeda half time jadi momentum kebangkitan Tarsisus sampai bisa comeback menginjak kuarter ketiga. Itu terjadi ketika waktu memasuki tiga menit terakhir. Dua poin dari Marsello Lasiman mengubah kedudukan 11-14, Tarsisius mulai memangkas ketertinggalan. Di sisa waktu 1 menit 45 detik. Marsello kembali menyumbang poin. Kali ini melalui temabakan tiga angka, untuk menyamakan kedudukan jadi 14-14. Semakin mendekati buzzer, anak-anak Tarsisius tidak mengendurkan serangan. Mereka justru bisa menambah dua poin lagi, lewat Jonathan Dasilva untuk mengubah skor jadi 16-14. Ini adalah kali pertama Tarsisius unggul atas lawannya sepanjang tiga kuarter. Dari situ keran poin Tarsisius seperti terbuka deras. Mereka sukses menambah 7 angka ketika memasuki kuarter keempat. Sementara, Tujuh Tangsel dipaksa hanya menceploskan 2 poin saja. Terpacunya semangat anak-anak Tarsisius ini tidak terlepas dari peran Yonathan Heritage. Coach Apriadi sendiri memuji bermain Yonathan yang memberi pengaruh baik bagi timnya. “Dia satu-satunya senior yang ada di lapangan, Yonathan bisa berpengaruh besar buat tim, dia jadi panutan adik kelasnya di lapangan,” ucapnya. Yonathan sendiri memang jadi satu dari pemain yang secara minute play jadi yang terlama buat Tarsisius. Di laga tadi dirinya bermain selama 33 menit 11 detik sam seperti Jonathan Dasilva. Adapun coach Apriadi juga menekankan anak didiknya ini harus lebih berani dan ngotot menghadapi laga berikutnya melawan SMA Citra Berkat pada Senin (6/12) lusa. (Foto: Oska Tigana/ DBL. Naskah: Hakiki Tertiari/ DBL).

Albesd Tundukkan Dian Harapan, Tunggu Pemenang Saint John’s versus UPHC

Tim putra SMA Al-Azhar BSD (Albesd) memastikan satu tempat di babak 8 besar usai mengalahkan SMA Dian Harapan di pertandingan hari ini. Tim polesan Arga Wahyudi itu sukses membungkam Dian Harapan dengan skor 37-29.

Tim putra SMA Al-Azhar BSD (Albesd) memastikan satu tempat di babak 8 besar usai mengalahkan SMA Dian Harapan di pertandingan hari ini. Tim polesan Arga Wahyudi itu sukses membungkam Dian Harapan dengan skor 37-29. Hasil itu juga sekaligus membawa Alebsd  akan berjumpa pemenang dari laga big match petang nanti antara SMA Sait John’s versus UPH College (UPHC). Spirit besar diperlihatkan anak-anak Alesbd pada laga tadi. Sempat dikejutkan dengan tempo permainan cepat Dian Harapan, penggawa Albesd coba menyesuaikan diri dengan atmosfer pertandingan. Kedua tim saling menyalip perolehan skor. Dian Harapan sempat memimpin skor 4-1 lewat tambahan dua angka dari Thomas Rifera. Tiga menit berselang, giliran Albesd sukses memimpin perolehan poin. Lewat tembakan bebas dua angka dari Fatih Azka, Dian Harapan mulai tertinggal 4-5 dari Alebsd. Ketika memasuki under 2 minute, Dian Harapan kembali memimpin perolehan poin. Layup Darren Gunadi membawa Dian Harapan memimpin 8-7. Sayangnya kemenangan di kuarter pertama yang sudah di depan mata pun buyar. Tembakan dua poin dari Fatih turut membawa Albesd kembali leading atas lawannya itu untuk menutup kurater pertama dengan skor 9-8. Sudah mulai menemukan ritme pertandingan, anak-anak Albesd mulai pede. Mereka mulai unggul di kuarter kedua, juga kuarter ketiga. Bahkan, usai jeda half time margin keunggulan Albesd atas Dian Harapan makin besar. Mereka bisa ceploskan 14 angka, di sisi lain Dian Harapan hanya mampu membukukan 4 poin di kuarter ketiga, skor 31-18 jadi milik Albesd. Sadar terpaut cukup jauh, Dian Harapan mulai coba mencuri poin. Tim polesan Gidion Ranto itu sukses menambah 11 poin. Hanya saja tambahan poin itu belum cukup membawa mereka ke jalur kemenangan. Di laga tadi dua pemain Albesd, Fatih Azka dan Reyvanca Syarlyf Indrawan layak diberi apresiasi lebih. Keduanya sama-sama menyumbang 16 poin bagi Albesd. Selain itu, Fatih juga menorehkan 4 rebound. Sementara Reyvanca juga membukukan 5 rebound ketika bermain di lapangan. Kemenangan itu jadi modal awal Albesd menghadapi lawan selanjutnya. Usai laga pun coach Arga tak bosan-bosan memperingatkan anak didiknya untuk tidak merasa jemawa. Dirinya memberi tinta merah ketika pertandingan memasuki kuarter terakhir. “Stamina mereka kendur, mereka juga terlalu terburu-buru, jadi kami kecolongan di sana,” tegas coach Arga. (Foto: Oska Tigana/ DBL. Naskah: Hakiki Tertiari/ DBL).

Dramatis! Tim Kuda Hitam Labschool Cirendeu Menangi Laga Perdana

Tim putra SMA Labschool Cirendeu lolos dari jeratan SMAN 2 Krakatau Steel Cilegon usai melakoni laga dramatis di hari kedua Honda DBL 2021 Banten Series.

Tim putra SMA Labschool Cirendeu lolos dari jeratan SMAN 2 Krakatau Steel Cilegon usai melakoni laga dramatis di hari kedua Honda DBL 2021 Banten Series, sore tadi. Tim polesan Adam Putro itu berhasil memenangi laga dengan skor 34-32 atas lawannya itu. Kemenangan Labschool tersebut begitu berharga. Sebab, mereka sempat kecolongan di awal pertandingan. Twoks (julukan SMAN 2 Krakatau Steel) sendiri sempat bermain lepas di awal laga. Kuarter pertama menjadi milik Twoks. Tim besutan Fitra Sagita Darman itu melesat dengan keunggulan 13-6 atas Labschool. Hanya saja malapetaka terjadi saat memasuki kuarter kedua. Aufa Atha dkk kehilangan momentum. Di sisi lain coach Adam terus memompa semangat anak didiknya. Perlahan tapi pasti Imran Pasha dan kolega mulai bangkit. Mereka bias menceploskan 12 poin untuk menambah pundi-pundinya. Sementara keunggulan Twoks mulai terguncang, 9 poin yang ia torehkan di kuarter kedua masih menyelamatkan keunggulan mereka 22-18 atas Labschool. Usai jeda half time, anak-anak Labschool makin memangkas margin ketertinggalan atas Twoks. Kuarter ketiga ini berlangsung ketat. Jarak poin yang dicetak kedua tim di kuarter ketiga ini hanya berbeda satu angka saja. Kendati demikian, Twoks masih memimpin, hanya saja skor mulai beda tipis 27-30, Labschool masih tertinggal. Beranjak di kuarter pamungkas, Imran Pasha sukses menambah dua poin ketika laga tersisa 6 menit lagi. Angka yang dicetak olehnya ternyata membuat rekan setimnya terpacu. Dua poin tambahan dari Farhan Lewenussa membuat Labschool untuk kali pertama unggul atas lawannya itu. Tak lama berselang kembali Imran Pasha sukses menyumbang satu poin, untuk memperlebar jarak keunggulan jadi satu bola 34-32 Labschool unggul. Pertandingan pun berjalan keras. Twoks yang sepanjang tiga kuarter unggul tak mau melepas kemenangan begitu saja. Pun demikian dengan Labschool, lini pertahanan mereka makin diperkuat demi menjaga keunggulan. Memasuki 9 detik terakhir, Twoks mendapat dua tembakan bebas. Sayangnya Muhammad Janathan belum berhasil mengonversi free throw jadi poin. Adrian Sebastian pemain Twoks coba membuka asa, ketika 6 detik terakhir. Lagi-lagi ring Labschool masih aman. Temabakan dua angkanya melesat di kemelut ring. Labschool sukses menjaga keunggulan 34-32 atas Twoks. Usai laga coach Adam sangat puas dengan kerja keras anak didiknya. Apa yang disampaikan dilakukan dengan baik. “Saya terus beri motivasi, ini waktunya buktikan di tahun pertama, buat sejarah pertama kalinya di Honda DBL untuk adik-adik kelas nanti,” terangnya. Kemenangan ini membawa Labschool akan menghadapi SMAN 1 Tangerang Selatan pada Minggu (5/12) lusa. (Foto: Oska Tigana/ DBL. Naskah: Hakiki Tertiari/ DBL).

Harapan Bangsa Mulus Lewati Lima, Jumpa Yuppentek di Babak Selanjutnya

SMA Harapan Bangsa kontra SMAN 5 Kota Tangerang Selatan.

Hari kedua Honda DBL 2021 Banten Series dibuka oleh kemenangan SMA Harapan Bangsa dalam lawatannya kontra SMAN 5 Kota Tangerang Selatan (Lima), siang tadi. Tim polesan Igun itu sukses meredam perlawanan Lima dengan skor meyakinkan 54-30. Hasil ini juga sekaligus membawa mereka melesat ke babak selanjutnya, untuk menjaga asa dalam peta persaingan seri Banten musim ini. Bernice Divan dkk memang tancap gas sejak tip off. Baru berjalan 0,5 detik pemain bernomor 17 itu sukses membawa timnya unggul. Lewat solo run setelah menerima bola pantul tip off, Divan menceploskan dua angka melalui lay up, 2-0 Harapan Bangsa memimpin. Selanjutnya tempo permainan cepat diperlihatkan oleh anak-anak Ravens (julukan SMA Harapan Bangsa). Mereka melesat 11 angka tanpa balas sampai masuk 5 menit awal kuarter pertama. Pertandingan pun ditutup 15-4 untuk kemenangan Harapan Ravens di babak pertama. Beranjak ke kuarter kedua, Ravens terus memperlihatkan tajinya. Mereka berlari 11 poin, sementara Lima hanya bisa menceploskan 4 poin saja. Pada laga siang tadi, pemain Ravens, Bernice Divan patut diberi kredit poin lebih. Pemain beruisa 18 tahun itu sukses menceploskan 23 poin, 6 rebound, dan 3 steal selama bermain 24 menit 27 detik. Dirinya juga begiut berbahaya soal efektivitas goals. Tercatat field goals Divan mencapai angka 73 persen. Pun demikian dengan akurasi dua angkanya mencapai 76 persen. Kendati dalam tekanan, anak-anak Lima sebenarnya juga memberikan perlawananan. Salah satu motor serangan mereka, Muhammad Dhafa Pratama tampil ngotot untuk membongkar barisan pertahanan Ravens. Tercatat Dhafa menceploskan 24 poin diikuti 7 rebound. Ia pun bermain selama 40 menit full. Namun sayangnya, torehan itu belum bisa membawa Lima melenggang ke fase selanjtnya. Di sisi lain, Ravens sukses meredam ambisi Lima untuk revans juga berhak melenggang ke babak berikutnya menghadapi SMA Yupentek 1 Tangerang pada Minggu (5/12) lusa. (Foto: Oska Tigana/ DBL. Naskah: Hakiki Tertiari/ DBL).

Kalahkan Mastra, Dian Harapan Melesat Ke 16 Besar

Tim putra SMA Dian Harapan Lippo Village menang atas SMAN 15 Kota Tangerang dengan skor akhir 24-21. Kemenangan ini pun membawa Dian Harapan menuju babak 16 besar.

Pertandingan terakhir di Opening Party Honda DBL 2021 Banten Series ditutup oleh kemenangan tim putra SMA Dian Harapan Lippo Village atas SMAN 15 Kota Tangerang dengan skor akhir 24-21. Kemenangan ini pun membawa Dian Harapan menuju babak 16 besar. Dari awal kuarter, kedua tim terlihat masih berusaha beradaptasi dengan lapangan dan suasana pertandingan. Namun, putra Dian Harapan tampak lebih ngotot dibanding penggawa Putra Mastra (julukan SMAN 15 Kota Tangerang) sejak awal pertandingan. Kuarter pertama, putra Dian Harapan yang ngotot sejak tip off berhasil unggul 9-2 atas Mastra. Tekanan pun berlanjut di kuarter kedua. Skor kedua tim 15-6 di pertengahan pertandingan dengan keunggulan Dian Harapan. Tak berhenti sampai di situ, tim polesan Gidion Ranto Wijaya pun terus menggedor lini pertahanan putra Mastra. Terbukti, di kuarter ketiga anak-anak Mastra tidak bisa menceploskan 1 poin pun. Sedangkan putra Dian Harapan membungkus 7 poin tambahan. Bak singa bangun dari tidurnya, putra Mastra gaspol di kuarter pamungkas. Mereka baru menemukan ritme dan pola permainan yang efektif pada menit-menit akhir pertandingan. Margin poin kedua tim pun berhasil dipangkas oleh anak-anak Mastra. Kedua tim bertanding sengit di kuarter keempat. Di 2 detik sebelum buzzer berbunyi, skor akhir kedua tim hanya selisih satu setengah bola. Jika Mastra menerapkan pola dan visi permainan ini sejak awal kuarter, putra Dian Harapan akan dibuat kerepotan sejak tip off. Hal ini juga diakui oleh coach Gidion. “Tim saya sejak awal kuarter sudah bagus pola permainannya, game plan pun juga berjalan dengan baik. Untungnya, tim lawan baru bisa bangkit di menit-menit akhir. Kalau tidak, kita akan berat lawan mereka sejak awal,” tuturnya. Menanggapi pertandingan hari ini, coach Gidion sendiri masih meninggalkan banyak catatan untuk tim polesannya. Khususnya dalam segi kerjasama dan komunikasi tim. “Masih banyak pemain yang kurang komunikasi dan saling bantu, itu jadi catatan saya untuk pertandingan selanjutnya,” pungkasnya. (Foto: Oska Tigana/DBL. Naskah: Rena Dwi A/ DBL).

Tumbangkan Smanic, Putra Saint John’s Bawa Pulang Banyak Catatan

DBL Banten. SMAN 3 Tangerang vs Saint Johns School

Sejak awal pertandingan, putra Saint John’s langsung memberikan tekanan pada Smanic (julukan SMAN 3 Tangerang). Serangan dari Audric dkk berhasil menekan Smanic untuk mencetak skor lebih banyak di kuarter pertama. Keduanya menutup kuarter pertama dengan skor 8-4. Lapis dua pemain Saint John’s pun turut menunjukkan kebolehan mereka di kuarter kedua. Bahkan, mereka sangat ‘getol’ melesatkan bola ke ring Smanic. Keunggulan Saint John’s terus berlangsung hingga pertengahan kuarter. Mereka membungkus skor 14-6 di kuarter kedua. Smanic semakin tertekan, mereka bahkan hanya bisa mengantongi 2 poin saja di kuarter ketiga. Di kuarter pamungkas, putra Smanic mulai menunjukkan perlawanannya. Permainan mereka tak kalah agresif dengan Saint John’s. Serangannya pun kian efektif kala Owen dkk telah menemukan ritme permainan mereka sendiri. Kedua tim sama-sama membungkus 11 poin tambahan di kuarter keempat. Namun, skor akhir Smanic belum bisa mengungguli putra Saint John’s. Melihat permainan tim polesannya hari ini, Agung Christyanto, pelatih Saint John’s menuturkan dirinya belum cukup puas dengan performa anak asuhnya hari ini. Pasalnya, mereka masih belum cukup tenang dan terlalu terburu-buru baik saat defense maupun offense. “Dari pemanasan memang mereka tidak nervous sama sekali walaupun ini perdana tanding. Tapi, ada beberapa kesempatan mereka tidak tenang jadi banyak turnover dan foul,” jelas coach Agung. Dari laga ini, putra Saint John’s tercatat melakukan total 19 kali foul. Ini menjadi bahan evaluasi sendiri bagi coach Agung. “Jelas ini catatan bagi saya dan tim. Selain itu, dari segi defense pun mereka terkadang masih lengah. Evaluasi ini akan kita perbaiki secepatnya,” pungkasnya. Klik disini untuk melihat aksi SMAN 3 Tangerang VS Saint Jhon’s School. (Foto: Ratno Prasetyo/ www.nysnmedia.com. Naskah: Rena Dwi A/DBL)

Bengkulu Cari Bibit Atlet Tenis Meja Terbaik Melalui Kejurda 2021

Bengkulu Cari Bibit Atlet Tenis Meja Terbaik Melalui Kejurda 2021

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tenis Meja Provinsi Bengkulu 2021 di Balai Buntar Bengkulu, Jum’at (26/11). Kejurda kali ini dilaksanakan dalam rangka semarak HUT ke 53 provinsi Bengkulu dan mencari bibit atlet tenis meja terbaik untuk provinsi Bengkulu ke depan. “Ini dalam rangka mencari bibit atlet terbaik sekaligus dapat menghasilkan atlet sesuai jenjangnya,” jelas Rohidin yang didampingi Agung Laksono anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) saat membuka acara. Rohidin memberikan semangat kepada para peserta yang datang dari 9 kabupaten dan 1 kota se provinsi Bengkulu. “Semangat terus untuk bertanding dan semakin optimis bahwa kegiatan akan berjalan secara baik,” kata Rohidin. Kejurda akan berlangsung mulai tanggal 26-28 November 2021 yang terpusat di Balai Buntar Bengkulu. Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Bengkulu Muhammad Saleh mengatakan, dengan pelaksanaan Kejurda ini diharapkan melahirkan bibit tenis meja ideal di masa yang akan datang. “Target kita mampu menghasilkan atlet tenis meja yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tutur anggota DPR RI dari Dapil Bengkulu ini. Tentu, sambung Saleh, melalui jenjang pembinaan tenis meja yang berkesinambungan di daerah bukan tidak mungkin prestasi-prestasi akan didapatkan dan membanggakan provinsi Bengkulu. M. Saleh melihat prestasi para atlit tenis meja Bengkulu sudah lumayan baik di tingkat nasional, meski masih perlu kerja keras lagi meningkatkan pembinaan terutama bagi atlit-atlit di usia muda.

Indonesia Kirim Wakil ke Bahrain Untuk Ikut Asian Youth Para Games 2021

Indonesia Kirim Wakil ke Bahrain Untuk Ikut Asian Youth Para Games 2021

National Paralympic Committee (NPC) Indonesia terus menunjukan keseriusannya dalam meningkatkan prestasi Indonesia di pentas internasional. Untuk mengasah kemampuan dan memberi pengalaman bertanding bagi atlet muda, NPC Indonesia mengirimkan atlet berlaga di Asian Youth Para Games (AYPG) ke-4 tahun 2021. Sebanyak 35 atlet muda terbaik Indonesia akan menunjukan kehebatan dalam AYPG yang akan berlangsung di Manama, Bahrain, 2-6 Desember 2021. Kontingen Indonesia yang dipimpin oleh Chef de Mission (CdM), Edward Hutahayan berangkat menuju Bahrain dengan menggunakan maskapai penerbangan Emirates, nomor penerbangan EK357 pada Jumat, 26 November 2021 pukul 17.40 WIB, dari Bandar udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten. “Sebuah kehormatan bagi saya dan semua kontingen bisa membawa nama Indonesia di Asian Youth Para Games tahun ini. Saya katakan kepada semua atlet untuk menunjukan penampilan terbaik mereka karena ini merupakan kesempatan yang sangat berharga,” ucap Edward Hutahayan. “Saya tegaskan kepada atlet, jangan mudah menyerah ataupun minder meski lawan yang dihadapi memiliki postur tubuh yang lebih besar,” tegas Edward. Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto menjelaskan atlet yang dikirim ke AYPG 2021 merupakan atlet muda terbaik. Mereka yang bersekolah dan latihan rutin di Sekolah Khusus Olah raga Disabilitas Indonesia (SKODI) dan ada juga beberapa yang berlatih di sejumlah provinsi lainnya. Rima mengatakan untuk menghadapi AYPG 2021, persiapan juga telah dilakukan dengan matang. “Persiapan untuk tampil di Asian Youth Para Games 2021 telah dilakukan cukup lama dan matang. Beberapa atlet juga telah tampil di Peparnas Papua 2021 lalu,” ucap Rima Ferdianto. NPC Indonesia memasang target bagi kontingen Indonesia. “Diharapkan minimal bisa mengulang prestasi Indonesia saat mengikuti AYPG 2017 di Dubai. Tetapi target lainnya atlet-atlet muda kita bisa mendapatkan pengalaman bertanding di level Asia serta memperoleh klasifikasi internasional,” jelas Rima. Kontingen Indonesia akan tampil di tujuh cabang olah raga antara lain para-atletik, para-bulu tangkis, para-renang, para-tenis meja, para-taekwondo, para-angkat berat dan boccia. Indonesia hanya tidak mengikuti dua cabang olah raga yakni goalball dan bola basket kursi roda. Pada AYPG 2017 yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab, kontingen Indonesia mampu menempati peringkat ketujuh dengan koleksi 16 medali emas, 7 perak dan 5 perunggu.

Rangkaian Turnamen IGS Beri Kesempatan Pegolf Muda Tambah Jam Terbang

Rangkaian Turnamen IGS Beri Kesempatan Pegolf Muda Tambah Jam Terbang

Pegolf muda di Indonesia memiliki kesempatan menambah jam terbang dengan adanya rangkaian turnamen bertajuk Intercollegiate Golf Series (IGS) yang bakal memulai seri pertama di Damai Indah Golf, PIK Course, Jakarta, 23-25 November 2021. Pada musim perdananya, ajang yang terselenggara berkat kerja sama Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) dan Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) ini akan bergulir sebanyak tiga seri di Damai Indah Golf. Setelah seri pertama, selanjutnya turnamen akan berlangsung ke seri kedua pada 23-27 Januari 2022 dan berlanjut seri ketiga 13-17 Maret 2022. Rencananya pada musim berikutnya, IGS akan berlangsung selama enam seri. Adapun sebelum rangkaian turnamen berlangsung, penandatangan kerja sama dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina CGF Budiarsa Sastrawinata dan Ketua Presidium Himpuni Drs. H. Akhmad Muqowam di Damai Indah Golf, Minggu (21/11). Dalam kesempatan ini turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, perwakilan dari Persatuan Golf Indonesia (PGI), dan Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia. Budiarsa mengatakan IGS membuka kesempatan kepada pegolf muda potensial di Indonesia untuk tidak hanya mengejar prestasi olahraga golf, tetapi juga mendapatkan pendidikan tinggi terbaik di Indonesia melalui jalur prestasi. Selain itu juga menjadi wadah kompetisi golf bagi mahasiswa-mahasiswi berbagai perguruan tinggi di Indonesia. “Dengan adanya IGS, diharapkan dapat meningkatkan prestasi atlet golf Indonesia di turnamen internasional dan menambah jumlah pegolf muda di Indonesia,” kata Budiarsa dalam keterangan resminya. Hal senada juga diungkapkan Akhmad yang menyebut IGS akan memberikan kesempatan bagi para atlet golf berprestasi itu dapat mengenyam pendidikan berkualitas melalui berbagai PTN di Indonesia. “Dengan 41 organisasi alumni PTN sebagai bagian dari keluarga Himpuni, kami ingin memaksimalkan akses yang kami miliki ke berbagai PTN dari Sabang sampai Merauke sehingga PTN-PTN tersebut berkenan membukakan pintunya bagi atlet-atlet golf Indonesia ini,” katanya. IGS akan mempertandingkan tiga format kompetisi. Pertama beregu yang dalam pelaksanaanya setiap tim terdiri dari empat pemain dan menyertakan elemen alumni dan mahasiswa. Kemudian format individu juga akan dipertandingkan, alumni maupun para mahasiswa akan saling bersaing pada kategori masing-masing. Sementara itu, Junior Golf Competition Series juga akan menjadi bagian dari penyelenggaraan IGS. Mengusung kampanye ”Choose Your Dreams with Golf”, para pegolf dari rentang usia 12-18 tahun akan memainkan format stroke play individual dan memainkan tiga putaran pada 23-25 November 2021. Dengan demikian, kategori pemenang akan terdiri dari tiga tim terbaik, tiga alumnus terbaik, tiga pemain elite individu terbaik, dan tiga pegolf junior terbaik (putra dan putri). Sumber: Antara

Bogor Tuan Rumah Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior 2021

Kejurnas-Angkat-Besi-Remaja-dan-Junior

Mulai hari ini, Minggu (21/11) hingga Rabu (24/11) mendatang, Kota Bogor, Jawa Barat, menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Angkat Besi Remaja dan Junior. Kejuaraan ini terasa spesial, mengingat ini merupakaan kejuaraan angkat besi pertama yang digelar sejak pandemi covid-19. Berlokasi di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, kejuaraan ini diikuti 160 atlet. Dari jumlah itu, ada 79 atlet remaja dan 81 atlet junior. “Ini merupakan program pembinaan kami,” kata Ketua Panitia Penyelenggara, Sonny Kasiran. Lantaran alasan pandemi, peserta kejuaraan nasional (kejurnas) ini hanya dibatasi delapan atlet dari setiap pengurus provinsi. Kepala Bidang Prestasi PABSI, Hadi Wihardja, dalam kesempatan itu menyebut kejurnas akan menjadi lumbung atlet pelapis yang bisa menggantikan atlet putri Windy Cantika Aisah yang kini menjadi atlet pelatnas. Hadi Wihardja menyebut kejurnas juga akan menghasilkan banyak rekor baru dari angkatan snatch serta clean and jerk maupun total angkatan. Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior 2021 mempertandingkan 14 kelas yakni 7 putri dan 7 putra baik kategori remaja maupun junior. “Kami menerjunkan tim pemandu bakat pada kejurnas ini,” ucap Hadi Wihardja. Untuk remaja putri ada laga kelas 40 kilogram hingga +64 kilogram. Di kelompok remaja putra ada kelas 49 kilogram hingga +81 kilogram. Kemudian, di kelompok junior putri ada kelas 45 kilogram hingga +71 kilogram. Ada juga pertandingan kelas 55 kilogram dan +89 kilogram putra di kelompok junior putra.

Incar Regenerasi, PABSI Gelar Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior 2021

Incar Regenerasi, PABSI Gelar Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior 2021

Pengurus Besar (PB) Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) menggelar Kejuaraan Nasional Angkat Besi Remaja dan Junior 2021. Tujuan utama dari ajang ini adalah untuk menjaring atlet-atlet muda potensial yang diproyeksikan untuk menjadi penerus para atlet senior. Kejurnas Angkat Besi yang bergulir tanpa penonton ini digelar di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, mulai 19-24 November mendatang. Total ada 133 atlet dari 18 Pengprov PABSI. Rinciannya, 79 atlet remaja dan 81 atlet junior. Ketua Panitia Penyelenggara Kejurnas, Sonny Kasiran, mengatakan kejuaraan ini merupakan bagian program pembinaan PABSI yang sempat tertunda karena Pandemi COVID-19. Tujuannya, memberikan ruang aktualisasi bagi para atlet muda supaya semangatnya tidak padam karena mereka terus melakukan latihan spartan meski terhalang pandemi, namun mereka juga butuh kompetisi. Namun, imbas pandemi yang belum sepenuhnya mereda pihaknya terpaksa membatasi jumlah atlet masing-masing Pengrov hanya membawa atlet 8 orang. “Ini kami sesuaikan dengan status level Pandemi COVID-19 di arena pertandingan untuk membatasi kerumunan dan tentunya tanpa penonton,” kata Sonny dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/11/2021). Kejurnas angkat besi remaja dan junior ini juga akan melibatkan tim khusus yang bertugas untuk memantau kiprah dan talenta para lifter muda yang diharapkan bisa jadi penerus Windy Cantika di masa depan. Kepala Bidang Prestasi (Binpres) PABSI, Hadi Wihardja berharap kejuaraan ini melahirkan bibit-bibit atlet pelapis yang kelak akan menggantikan posisi Windy Cantika Aisyah dan kawan-kawan untuk bergabung di Pelatnas Angkat Besi Kwini, Jakarta Pusat. “Mudah-mudahan banyak terjadi pemecahan rekornas baik dari Angkatan Snatch maupun Clean & Jerk, ataupun Total Angkatan dari Kejurnas kali ini. Untuk menjaring mereka kami juga menerjunkan Tim Pemandu Bakat yang akan memantau jalannya Kejurnas,” ucap Hadi. Kejurnas Angkat Besi Remaja & Junior akan mempertandingkan 14 kelas di kategori remaja terdiri dari 7 putra dan 7 putri, dan 14 kelas untuk kategori junior yang juga terdiri dari 7 putra dan 7 putri. Adapun kelas-kelas yang dipertandingkan di antaranya, kelas remaja putri dari kelas 40 kg hingga +64 kg, pemaja putra dari kelas 49 kg hingga +81 kg. Sedangkan junior putri, kelas yang dipertandingkan 45 kg hingga +71 kg putra, dan di bagian putra, kelas 55 kg hingga + 89 kg. “Kami membawa 6 lifter yang semuanya adalah atlet PPLP, salah satunya adalah lifter putri peraih perunggu di PON 2020 Papua di kelas 49 kg,” kata Mujianto, Manajer Tim Angkat Besi dari Kalimantan Selatan.

216 Atlet Ikuti Kejurnas Kelompok Umur Panjat Tebing di Aceh

216 Atlet Ikuti Kejurnas Kelompok Umur Panjat Tebing di Aceh

Kejuaraan Panjat Tebing Indonesia, yang mana Kejurnas Kelompok Umur (KU) ini tidak dapat diselenggarakan tahun lalu dikarenakan kondisi pandemi. Namun, setelah hampir sebulan selesainya PON XX Papua yang mana Cabor Panjat Tebing sukses dalam pelaksanaannya, tentu Kejurnas KU XV 2021 menjadi ajang Silaturahmi yang ditunggu oleh semua Pengprov FPTI dan di ikuti 216 atlet dari berbagai Provinsi. Para peserta yang mengikuti Kejurnas KU ini pun sebanyak 216 yang terdiri dari 127 Atlet Putra dan 89 Atlet Putri yang akan bertanding di 5 Kelompok Umur, 2 (dua) Kategori dan 5 (disiplin) dengan total medali sebanyak 28 Medali yang akan diperebutkan. Kejuaraan Panjat Tebing Indonesia, yang mana Kejurnas Kelompok Umur (KU) ini tidak dapat diselenggarakan tahun lalu dikarenakan kondisi pandemi. Namun setelah hampir sebulan selesainya PON XX Papua yang mana Cabor Panjat Tebing sukses dalam pelaksanaannya, tentu Kejurnas KU XV 2021 menjadi ajang Silaturahmi yang ditunggu oleh semua Pengprov FPTI dan di ikuti 216 atlet dari berbagai Provinsi. Para peserta yang mengikuti Kejurnas KU ini pun sebanyak 216 yang terdiri dari 127 Atlet Putra dan 89 Atlet Putri yang akan bertanding di 5 Kelompok Umur, 2 (dua) Kategori dan 5 (disiplin) dengan total medali sebanyak 28 Medali yang akan diperebutkan. Dalam sambutannya, Mbak Yenny Wahid menyampaikan, kepada para peserta agar selalu bermimpi, karena mimpi merupakan awal dari sebuah prestasi. Dirinya juga sangat mengharapkan, dengan adanya Kejurnas KU dan Event-event serupa dapat melahirkan para atlet – atlet baru yang akan berjuang untuk dapat mengibarkan sang Merah Putih dan mengumandangkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya di dunia internasional di masa mendatang. “Dengan dijadikannya Cabor Panjat Tebing sebagai salah satu Cabor unggulan oleh Kemenpora, maka diharapkan kualitas pertandingan dan output dari kejurnas ini bisa menjadi generasi yang dapat meneruskan prestasi dari Pendahulu mereka di Event-event International,” kata dia. Acara pembukaan diakhiri dengan penyerahan Trophy Bergilir dari Juara Umum Kejurnas KU XIV kepada Ketua Pelaksana H Muhammad Saleh yang juga Ketua Pengprov Aceh, secara resmi piala bergilir ini akan diperebutkan Kembali oleh para pengprov yang bertanding.

BOS Junior Motocross Championship 2021 Sukses Terselenggara

BOS Junior Motocross Championship 2021 Sukses Terselenggara

Kejuaraan balap motocross yang difokuskan untuk pembalap junior, BOS Junior Motocross Championship 2021, telah sukses diselenggarakan. Perhelatan Balap Motocross Junior yang merebutkan piala Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo tersebut, diselenggarakan di Sirkuit MX Gunung Bohong Brigif 15/Kujang II, Cimahi, Jawa Barat. Pada ronde ketiga, Ketua Umum IMI Jawa Barat, Fachrul Sarman turut hadir. “Kami dari Ikatan Motor Indonesia Jawa Barat sangat bersyukur dan mengapresiasi penyelenggaraan event BOS Junior Motocross Championship 2021 yang diselenggarakan oleh Indonesia International Motor Show bersama Blackstone Otomotif Superblok karena telah menyelenggarakan event yang dinanti-nanti di tengah pandemi ini,” ujar Fachrul. Dirinya berharap, event tersebut akan menjadi barometer agar seluruh atlet, riders, maupun crosser dapat terus menyalurkan hobinya dan mencetak prestasi. BOS Junior Motocross Championship 2021 merupakan salah satu rangkaian IIMS Series yang difokuskan untuk pembibitan dan pembinaan para crosser cilik. “Melalui kompetisi ini kami berharap potensi para crosser cilik dapat terlihat. Jadi bagi mereka yang hanya sekadar hobi balapan motor atau memang fokus untuk menjadi atlet balap motocross dapat mengasah skill-nya dengan berpartisipasi pada ajang balap ini,” tutur Presiden Direktur, Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh. “Semoga dengan adanya event ini bisa turut mendukung pembinaan dan pembibitan crosser muda Indonesia sehingga mereka bisa mencapai kancah internasional,” lanjutnya. Perhelatan motocross tersebut tidak hanya diharapkan memberi dampak positif bagi para crosses cilik, tetapi juga bagi warga disekitar lokasi kejuaraan motocross, Gunung Bohong. “Lewat acara ini semoga semakin banyak yang mengetahui lokasi ini, sehingga dapat menjadi opsi destinasi wisata bagi mereka,” harap Hendra. Lebih lanjut Hendra menjelaskan alasan di balik munculnya IIMS Series di event motocross. Itu karena IIMS mendukung seluruh kegiatan otomotif di Indonesia salah satunya event motocross. Berkat suksesnya penyelenggaraan acara tersebut, Hendra mengucapkan terima kasih kepada Blackstone Otomotif Superblok dan sejumlah sponsor yang telah mendukung kesuksesan event ini yakni Pertamina sebagai Official Sponsor, JNE sebagai Official Logistic Partner, Pirelli sebagai One Make Tyre OMR Class dan sederet sponsor dari brand ternama. “Tidak lupa ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Ketua Ikatan Motor Indonesia Jabar yang telah hadir, Bapak Fahcrul Sarman,” tukas Hendra.

Raih 2 Medali Dalam Sebulan, Della Kian Termotivasi

Raih 2 Medali Dalam Sebulan, Della: Jangan Cepat Berpuas Diri

Della Lutfiah merupakan seorang karateka muda. Baru-baru ini, gadis asal Desa Kayu Abang, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, ini meraih prestasi membanggakan dengan meraih dua prestasi dalam tempo sebulan. Terkini, gadis berjilbab ini sukses meraih juara 1 Kumite Kadet Putri -54 Kg pada Kejuaraan Karate Ketua Umum KONI Cup Kota Banjarmasin Cup 2 pada akhir bulan Oktober lalu. Tak sampai sepekan, Della harus berangkat ke Bandung, Jawa Barat. Ia terpilih bersama tiga atlet Perguruan Lemkari Kalsel masuk tim PB Lemkari untuk berlaga di Kejurnas Piala ketua Umum FORKI yang dihelat di GOR Sabillulungan Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat, pada 5-7 November 2021. Kejurnas itu mempertandingkan kelas Kadet, Junior, U-21. Della Lutfiah bertanding di kelas Kadet -54 Kg yang pesertanya cukup banyak. Mereka adalah atlet pilihan dari sejumlah daerah di tanah air maupun perguruan. Di event itu Della sukses meraih medali perunggu yang sangat jarang diraih atlet asal Kalsel. Atas capaian ini, Della sangat termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuannya. “Dengan usaha dan kerja keras semoga saja bisa membanggakan kedua orang tua dan utamanya Tanah Laut,” ujarnya. Della bertekad apa yang sudah dijalani bisa berimbas baik pada kehidupannya di masa mendatang. “Intinya jangan malas untuk berlatih, dan tidak cepat berpuas diri,” pungkasnya.

Penyelenggaraan Indonesia Open X-sports Championship (IOXC) KE  XII – Tahun 2021 di BSD XTREME PARK

Salah satu peserta Indonesia Open X-sports Championship (IOXC) kategori Skateboard sedang menunjukkan aksinya. FOTO : Prass.

Indonesia Open X-sports Championship (IOXC) adalah wadah kegiatan para remaja yang menggeluti olahraga ekstrim yang saat ini sedang trend di kalangan remaja perkotaan, seperti Agresive Inline Skate, Skateboard, BMX freestyle, B-Boys battle, Soccer freestyle, serta Parkour.  Olahraga aksi yang popular dengan sebutan sport extreme ini menampilkan kemampuan beratraksi dengan keterampilan berakrobatik yang menantang dan memacu adrenalin dan sangat erat hubungannya dengan music, fashion, serta information technology.  Kegiatan ini sudah diprakarsai  oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga sejak Tahun 2007, sebagai kepedulian pemerintah terhadap olahraga alternatife sekaligus membudayakan olahraga menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle). Dan di Indonesia olahraga ini juga kian mendominasi atau merambah ke seluruh wilayah nusantara. Event  ini mempunyai konsep menggabungkan olahraga dengan entertainment yang disebut sportainment, dan sekarang sudah menjadi sportourism, yang didukung pula oleh penampilan DJ performance sebagai perangkat lomba disiplin olahraga ekstrem, serta dimeriahkan dengan bazaar yang akan diperuntukan kepada UKM para komunitas peserta. Indonesia Open X-sports Championship (IOXC) adalah event lomba extreme sports yang berskala internasional, dan saat ini sebagai event terbesar di Asia Tenggara dan Asia. Kelebihan lain dari event ini adalah  dalam satu arena lomba yang disebut park course dilombakan 3 (tiga) jenis cabang olahraga yaitu: BMX freestyle, Agresive Inline skate dan Skate board, yang hanya ada di event IOXC ini, di negara lain belum ada. Perjalanan penyelenggaraan IOXC : Tahun 2007  di Kuta Galleria – Bali (30 Nov- 2 Des 2007) Tahun 2008 di Mall Cihampelas Walk – Bandung (28-30 Nov 2008) Tahun 2009 di Lapangan Karebosi – Makassar  (15-17 Okt 2009) Tahun 2011 di Benteng Kutobesak – Palembang (14-15 Okt 2011) Tahun 2013 di Stadion Mandala Krida – DI Yogyakarta (1-3 Nov 2013) Tahun 2014 di Lapangan Simpang Lima – Semarang (1-3 Nov 2014) Tahun 2015 di Hall Kampus Telkom – Bandung (2-5 Okt 2015) Tahun 2016 di Alun-alun Serang – Banten (30 Sept – 2 Okt 2016) Tahun 2017 di Megamas – Manado  (6-8 Okt 2017) Tahun 2018 di Scientia Square Park Tangerang – Banten (28-30 Okt 2018) Tahun 2019 di Alun-alun Kabupaten Karanganyar – Jateng (25-27 Okt 2019) Tahun 2021 di BSD xtreme park – Tangerang   ( 10-11 Nopember 2021) Peserta Indonesia Open X-sports Championship (IOXC) setiap tahunnya diikuti oleh lebih dari 300 peserta dalam dan luar negeri, seperti beberapa tahun lalu hadir pemain pro dunia dari Eropa, Amerika, dan Asia yaitu diikuti oleh Perancis,  Jerman, Australia, Canada, Chili, Jepang, Thailand, Malaysia, Singapura, China Taipeh dan Indonesia. Indonesia Open X-sports Championship (IOXC), saat ini sudah yang ke 12 (dua belas) kalinya dan awalnya akan diselenggarakan di Area Candi Borobudur – Magelang Jawa Tengah, sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas pada tanggal 22 – 24 Oktober 2021 mendatang. Namun mengingat perkembangan pandemi yang belum kondusif maka kegiatan ini dipindah tempat ke Golf Jababeka – Cikarang dan akhirnya fix dilaksanakan di BSD xtreme park – Tangerang pada tanggal 10-11 Nopember 2021 mendatang. Teknis pertandingan juga kita membatasi peserta  dengan sistem on line, sehingga kita buat melalui video yang kita nilai melalui tim juri masing-masing Cabor. Dan dilaksanakan secara series sehingga didapatkan  calon pemenang 8 (delapan) besar. Dan final dilaksanakan secara off line dengan mengikuti protokol kesehatan (prokes) dilaksanakan di BSD xtreme park – Tangerang pada tanggal 10-11 Nopember 2021. Kegiatan Indonesia Open X-sports Championship (IOXC) ini dapat dilihat melalui web, IG maupun FB IOXC. Dan ini merupakan upaya Kemenpora dalam melakukan pembudayaan serta pembinaan dalam olahraga ekstrim yang dalam dunia kekinian sudah menjadi trend anak muda perkotaan.

Peparnas XVI Papua Targetkan Regenerasi Atlet Disabilitas

Peparnas XVI Papua Targetkan Regenerasi Atlet Disabilitas

Wasekjen NPC Indonesia, Rima Ferdianto, berharap Peparnas XVI Papua dapat menyukseskan target regenerasi atlet penyandang disabilitas di Tanah Air. Peparnas XVI Papua dianggap jadi ajang yang tepat untuk mencari atlet potensial bagi kontingen Indonesia untuk mengikuti kejuaraan internasional di masa mendatang. Sebab banyak atlet muda diprediksi akan bermunculan dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada dua pekan ke depan. “Target Peparnas kali ini adalah sukses regenerasi atlet penyandang disabilitas,” Ujar Rima saat ditemui di Jayapura, Rabu (03/11/2021). Lebih lanjut, Rima menuturkan bahwa pesta olahraga bagi disabiltas kali ini akan lebih difokuskan kepada daerah yang telah melakukan pembinaan olahraga secara optimal. Hal ini akan terlihat dari peforma tiap atlet yang tampil dalam pesta olahraga empat tahunan tersebut. Selain itu, Peparnas XVI Papua akan terbagi dalam dua kategori, yakni nasional dan elite. Atlet yang pernah juara dalam pertandingan internasional masuk dalam kategori elite. Sedangkan kategori nasional disematkan untuk para atlet yang sudah memiliki pengalaman mengikuti event internasional. Atlet yang masuk dalam kategori nasional, dapat mengikuti nomor pertandingan lebih dari dua kali. Hal ini bertujuan membuka peluang banyak atlet disabilitas untuk berkembang lebih baik lagi dalam meningkatkan kualitas atlet. “Sistem pertandingan ini membuat pembinaan atet jadi kunci utama dalam menjuarai Peparnas. Hal ini mendorong percepatan regenerasi atlet penyandang disabilitas,” kata Rima. “Kami ingin atlet disabilitas yang memiliki bakat dapat mengasah kemampuannya dalam ajang bergengsi ini,” lanjutnya. “Yang jelas, kami mendorong agar regenerasi cepat tumbuh pada setiap cabor,” pungkas Rima. Peparnas XVI Papua akan resmi dibuka pada 5 November dan ditutup pada 15 November 2021. Berlangsung di Kota dan Kabupaten Jayapura, Peparnas XVI mempertandingan 12 cabor dan diikuti 1.935 paraatlet dari 33 provinsi.