Danpaspampres Gelar Lomba Menembak Guna Cari Atlet Muda Potensial

Danpaspampres Gelar Lomba Menembak Guna Cari Atlet Muda Potensial

Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Tri Budi Utomo, mengatakan Kejuaraan Tembak Piala Danpaspampres 2022 yang diadakan mulai 10 hingga 13 Maret 2022 untuk mencari atlet-atlet muda potensial. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit baru sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” kata Danpaspampres di Jakarta, Rabu. Danpaspampres mengatakan para petembak atau atlet tembak Tanah Air sejati-nya sudah menantikan kejuaraan-kejuaraan atau pertandingan menembak. Hal tersebut juga dilatarbelakangi selama pandemi COVID-19 hampir tidak ada perlombaan menembak di Tanah Air. Sehingga, kejuaraan Tembak Piala Danpaspampres 2022 diharapkan bisa melahirkan atlet baru. “Sudah lama sekali petembak-petembak Indonesia ini haus akan pertandingan,” kata lulusan Akademi Militer Tahun 1994 tersebut. Tidak hanya terkendala pandemi COVID-19, kejuaraan menembak tersebut juga sempat ditiadakan beberapa tahun karena banyaknya benturan agenda kenegaraan, sehingga sempat ditiadakan atau ditunda. Khusus penyelenggaraan Tahun 2022, panitia menambah satu kelas pertandingan baru yakni kelas Paspampres Style. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan dan menekankan aspek keselamatan para peserta merupakan hal yang paling utama. Termasuk juga penerapan protokol kesehatan secara ketat selama kegiatan. Secara pribadi, Mayjen TNI Tri Budi mengaku sebelumnya sudah pernah mengikuti lomba menembak yang diadakan oleh Paspampres. Pada tahun ini ia kembali ikut ambil bagian dan turun di kelas tembak eksekutif. Kejuaraan Tembak Piala Danpaspampres 2022 dilaksanakan dalam rangkaian Hari Bakti Ke-76 Paspampres. Untuk jenis perlombaan dibagi menjadi tujuh kelas, yakni tembak eksekutif, tembak presisi 25 meter, tembak reaksi IPSC level II, kelas tembak reaksi non-IPSC (pistol nonoptik), tembak air riffle dan air pistol, tembak Paspampres style, dan tembak ekshibisi yang akan diikuti beberapa publik figur atau artis di Tanah Air.

Bikin Bangga! Pembalap Muda Indonesia Naik Podium di Sirkuit Losail

Bikin Bangga! Pembalap Muda Indonesia Naik Podium di Sirkuit Losail

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses merebut podium tiga di Race 2 balap junior Idemitsu Asia Talent Cup di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, Minggu, 6 Maret 2022. Memulai balapan dari posisi ketujuh, Veda tampil agresif. Meski sempat sedikit mengalami hambatan, dia dapat terus menjaga jarak dan menempel barisan terdepan. Memasuki putaran kedua, Veda kemudian sudah merangsek ke posisi lima besar. Tidak hanya itu, dia juga sempat berada di depan memimpin balapan pada putaran kelima. Setelah itu, dia harus bersaing ketat dengan para rivalnya. Sayang, Veda kemudian sempat melorot ke peringkat ketujuh. Tetapi, dia dapat menjaga momentum, sehingga tak terlalu tertinggal. Usai bersaing ketat dengan seluruh rivalnya, akhirnya pembalap kelahiran 23 November 2008 itu mampu mengakhiri balapan di peringkat ketiga. Hal ini pun menjadi modal positif, sebelum balapan di selanjutnya di Sirkuit Mandalika. Sementara pemenang dari balapan kali ini adalah rider asal Jepang, Amon Odaki. Dia mengungguli pembalap tuan rumah, Hamad Al-Sahouti yang berada tak jauh di belakangnya. Bagi Odaki, ini merupakan keduanya selama akhir pekan ini. Sebelumnya, dia juga berhasil menduduki posisi ketiga pada balapan pertama. Hasil ini membuatnya berada di puncak klasemen. Usai race tersebut, Veda mengumpulkan total 16 poin dan berada di peringkat keenam klasmen sementara. Pada 18-20 Maret 2022, Vega Pratama dkk akan tampil di Sirkuit Mandalika, Lombok, untuk mengikuti seri kedua Asia Talent Cup.

Menpora Apresiasi Regenerasi dan Prestasi Percasi di Bawah Komando Utut

Menpora Apresiasi Regenerasi dan Prestasi Percasi di Bawah Komando Utut

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, secara resmi membuka musyawarah nasional Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) XXIX di Century Park Hotel, Jakarta, Jumat (25/2/2022) malam WIB. Amali mengatakan Percasi telah banyak berkontribusi besar dalam mengangkat prestasi olahraga catur Indonesia di pentas internasional. Dia berharap regenerasi atlet tetap terjaga. “Saya datang untuk membuka Munas Percasi 2022. Tentunya, saya mendapat undangan dari Ketua Umum PB Percasi Grand Master (GM) Utut Adianto,” ujar Amali dalam sambutan pembukaan Munas Percasi. Dia mengatakan catur Indonesia banyak menyumbang prestasi baik itu ajang regional maupun internasional. Namun, memang belum terekspos secara maksimal. “Semoga dengan kehadiran saya olahraga catur di sini makin terekspos dan makin banyak atlet muda yang nanti lahir,” kata Amali menambahkan. Dalam kesempatan itu Amali mengapresiasi Utut Adianto yang bersedia kembali maju sebagai ketua umum PB Percasi periode 2022-2025. Menurutnya, Utut telah banyak andil dalam meningkatkan prestasi catur Indonesia. “GM Utut Adianto ini tak pernah lelah, tak pernah mengeluh, tak pernah minta, tetapi terus berprestasi. Pemerintah mengapresiasi dan terus mendukung penuh Percasi,” kata Amali. Dalam Munas Percasi kali ini, agenda utamanya adalah pemilihan ketua umum periode 2022-2025. Setelah masa pendaftaran selesai, GM Utut menjadi satu-satunya kandidat. Selama 4 tahun kepemimpinan GM Utut sebelumnya yakni periode 2017-2021, PB Percasi telah menorehkan banyak prestasi, antara lain untuk kali pertama cabang olahraga catur menjadi juara umum pada SEA Games XXX di Filipina 2019. Pada masa kepengurusan 2017-2021 ini juga untuk pertama kalinya pecatur Indonesia mengawinkan gelar juara Zonal 3.3 Asia Timur 2019 melalui GM Susanto Megaranto di kategori umum dan IM Medina Warda Aulia di kategori putri. Pada tahun sebelumnya, IM Novendra Priasmoro menjadi juara Asia Junior 2018 dan Ummi Fisabilillah menjadi Juara Asia Timur Junior Putri 2019. Novendra pada awal 2020 juga menjadi Grandmaster baru Indonesia yang ke-8. Prestasi yang paling baru adalah keberhasilan empat pecatur Indonesia lolos ke Piala Dunia Catur Sochi 2021 yakni GM Susanto Megaranto, IM Mohamad Ervan, IM Irene Kharisma Sukandar dan IM Medina Warda Aulia. Susanto, Irene, dan Medina bahkan berhasil menyamai rekor GM Utut Adianto, yakni lolos hingga putaran kedua. “Perjalanan pembinaan catur nasional di tengah prestasi yang ditorehkan para pecatur bukan pekerjaaan mudah karena PB Percasi selalu mengalami kendala dalam pendanaan untuk meningkatkan kualitas para atlet,” kata Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto saat memberi kata sambutan.

PJSI Solo Tancap Gas Pembibitan Atlet Dengan Menggelar Kejuaraan

PJSI Solo Tancap Gas Pembibitan Atlet Dengan Menggelar Kejuaraan

Pesatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Solo menggelar Kejuaraan Judo Junior dan Senior se-Jawa Tengah Solo Open 2022. Kejuraan judo tersebut resmi dibuka dan dimulai pada Sabtu 26 Februari 2022 lalu, oleh Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa. Ketua PSJI Solo, Hendro Pramono mengatakan kejuaraan judo itu sekaligus menjadi ajang seleksi untuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Jakarta, Maret 2022 mendatang. “Pagi hari ini (Sabtu 26 Februari) diikuti 18 kabupaten dan kota di Jawa Tengah,” kata Hendro usai pembukaan. Diikuti 280 atlet, Solo Open 2022 mempertandingkan 60 nomor untuk kategori belia (usia di bawah 13 tahun), kadet (13-15 tahun), junior (usia 15-20 tahun), hingga senior (usia 20 tahun ke atas). “Sekaligus juga ada kata yang mempertandingkan jurus,” kata pria yang menjabat eselon tiga di Pemerintah Kota (Pemkot) Solo itu. Kejuaraan Solo Open 2022 digelar di hari yang sama dengan pelantikan Pengurus Kota (Pengkot) PJSI Solo. Hendro mengaku ingin tancap gas agar untuk mempercepat pembibitan atlet judo di Kota Solo. “Mudah-mudahan judo di Solo berkembang dan akan menelurkan atlet-atlet yang bisa berbicra di ajang provinsi, nasional maupun internasional,” katanya. Terpisah, Teguh mengapresiasi semangat gotong royong PJSI Pengkot Solo dalam menyelenggarakan kejuaraan. Ia mengatakan dengan kepengurusan baru PJSI diharapkan cabang olaharaga judo di Solo bisa kembali mendulang prestasi. “Kita pernah punya atlet nasional bahkan internasional. Maka dengan kepengurusan yang baru ini mari kita bangung generasi baru,” katanya. Tak hanya itu, Teguh mengingatkan agar Dinas Pemuda dan Olaharaga (Dispora) maupun KONI Kota Solo mendukung penuh cabang olahraga judo. Ia memuji salah satu judoka asal Solo, Endang Sri Lestari yang telah merelakan rumahnya untuk arena latihan judo. “Sekarang, pemerintah lewat KONI kan ada sarana prasarana untuk cabor. Ini bisa untuk memfasilitasi,” katanya. Ia menambahkan, Kejuaraan Solo Open 2022 bukan event olaharaga pertama yang digelar di Solo selama pandemi. Bahkan dalam dua bulan pertama 2022 saja, sudah ada beberapa kejuaraan olahraga yang dihelat di Kota Bengawan. “Kemarin badminton setelah pengurusnya dilantik langsung ada pertandingan,” katanya. “Sekarang judo juga sama. Begitu Pak Hendro dilantik, langsung ada kejuaraan,” katanya. Menurut Teguh, hal itu menunjukkan dukungan insan olahraga di Solo untuk menjadikan kota Solo sebagai destinasi Sport Tourism atau wisata olahraga. Satu-satunya kendala, menurut Teguh, adalah Pandemi Covid 19 yang kini masih menimpa tanah air. Saat ini wilayah aglomerasi Kota Surakarta (Solo dan kabupaten sekitarnya) berstatus PPKM Level 3. “Kendalanya sebenarnya tidak ada. Kendalanya adalah covid,” katanya. Meski demikian, Teguh optimistis Covid 19 di Kota Solo akan segera terkendali. Ia meyakini saat ini Kota Solo sudah mendekati puncak gelombang ketiga yang dipicu oleh varian omicron. “Saya yakin Maret ini. Kita kan sudah stabil di angka 300 (kasus baru). Tapi penurunannya terus meningkat dari 100, 150, bahkan pernah sampai 200,” katanya.

Jelang Porprovsu 2022, Luthfia Bidik Emas

Jelang Porprovsu 2022, Luthfia Bidik Emas

Arena tinju Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang akan digelar November mendatang telah dinanti petinju Medan, Luthfia Lisandri. Mahasiswi USU ini ingin tampil terbaik untuk menuju podium satu tentunya dengan lirikan emas dalam genggaman. Dirinya ingin mengulangi kesuksesan pada ajang Kejurnas tinju youth-junior Piala Kajatisu 2019 yang digelar di Medan. Tidak hanya itu, alumni MAN 1 Medan ini juga ingin mempertahankan prestasi yang diraih Pekan Olahraga Propinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2019, tentunya dengan mempertahankan raihan emas pada Porprovsu tahun ini. Pada tahun yang sama Luthfia juga mempersembahkan emas pada ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) XI/2019. Atlet binaan KONI Sumut ini, sedang fokus latihan untuk mematangkan persiapan di Pusdiklat Pertina Medan. Apalagi arena Porprovsu merupakan seleksi bagi atlet untuk mengambil tiket PON XXI/2024 Sumut-Aceh. Berkat kemauan yang keras dan disiplin dalam berlatih, Lutfi telah menorehkan prestasi di berbagai kejuaran tinju, diantaranya Perak Popkot Medan 2017, Emas Porkot Medan IX/2017, Perak kategori elite Piala Gubsu 2017, Perunggu Kejurnas Junior Bogor 2018, Emas Kejurda Medan 2018, Emas Porwilsu 2018, Perunggu Piala Padang Pariman 2019, Emas Porprovsu 2019, Emas Kejurnas Piala Kajatisu 2019 dan Emas Porkot Medan XI/2019. Petinju dari sasana FOX Boxing Camp Medan ini, sudah menjalani vaksinasi secara lengkap. Untuk terhindar dari virus covid-19 yang saat ini masih melanda Indonesia, Dirinya tetap menjalankan protokol kesehatan saat berlatih maupun dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Atlet yang dilahirkan 13 Januari 2003 ini, Setelah menerima vaksin, Lutfi mengaku lebih percaya diri dan bisa lebih fokus untuk menjalani latihan. “Saya lebih tenang setelah vaksinasi. Tapi, meskipun sudah divaksin, sebagai atlet tidak boleh lengah. Protokol kesehatan harus tetap dipatuhi, karena vaksinasi bukan jaminan terhindari dari virus omicron yang setiap saat mengancam jiwa manusia,” sebut petinju di bawah binaan pelatih Irianto Bakti ini di Medan, Kamis (24/2/2022). Tinju merupakan merupakan olahraga prestasi dan membuktikan Medan memiliki petarung dalam ring. Mulanya, Lutfi berlatih tinju hanya sekedar untuk menyegarkan tubuh dan sebagai ilmu bela diri bila berhadapan dengan orang berniat jahat. Setelah sukses di even pertama terus mendapat genjotan dari pelatih untuk terus melatih diri dengan tehnik pukulan, melindungi serangan lawan, fisik dan teratur menjaga berat tubuh. Fisik merupakan faktor utama yang harus dijaga para petinju. Pasalnya, setiap kali melakukan pukulan kearah lawan, berarti seorang petinju telah mengalami kekurangan daya tahan tubuh. Hal ini tentu kondisi tubuh tetap harus terjaga. Kehadiran petinju berdomisili di Jalan Taduan Medan ini, pada arena Porprovsu untuk memberikan jawaban pada PON XXI/2024 Sumut-Aceh, petinju putri Medan harus berkiprah lagi. Pasalnya, pada PON XX/2021 Papua, petinju putri Medan tak berhasil lolos. Petinju yang berlaga di kelas 51 kg putri ini, sangat berambisi untuk dapat menaklukkan lawan-lawanya pada laga Porprovsu. “Insyaallah Porprovsu 2022 kembali meraih emas. Semoga terwujud, karena cita-cita saya bukan saja jadi petinju cewek di Kota Medan saja, tapi bisa jadi petinju cewek nasional bahkan dunia,” pungkas putri dari pasangan Andri Irawan dan Erna Wati Lubis.

Muda dan Berprestasi, Ini Profil Voryn Thalya Kiriwenno

Muda dan Berprestasi, Ini Profil Voryn Thalya Kiriwenno

Voryn Thalya Kiriwenno dikenal sebagai atlet anggar putri muda prestasi di tanah air. Voryn Thalya Kiriwenno merupakan atlet anggar yang kerap bertanding di nomor Floret Individual Putri. Seperti apa profil Voryn Thalya Kiriwenno di cabang olahraga tersebut? Berikut ulasannya! Voryn Thalya Kiriwenno dikenal sebagai atlet anggar muda perempuan kelahiran Ambon, 16 Juni 1997. Dilansir dari laman Kompasiana, Voryn Thalya Kiriwenno telah lebih dari 10 tahun menggeluti cabang olahraga anggar. Bahkan, ia disebut-sebut sudah memegang pedang semenjak masih berusia empat tahun. Atlet perempuan keren ini bergabung dengan tim anggar DKI Jakarta pada 2008, tepatnya saat umur Voryn baru 11 tahun. Voryn turut memperkuat di tim anggar DKI selama kurang lebih 10 tahun sampai tahun 2018. Pada 2019, ia tak lagi bersama DKI dan diketahui sudah bergabung dengan tim anggar Papua. Ia bahkan sudah pernah memenangkan medali untuk Papua saat bertanding di ajang PON XX Papua yang berlangsung 2021 kemarin. Voryn tercatat tak hanya mencetak prestasi di ajang-ajang olahraga nasional, tetapi juga internasional. Berbagai prestasi pernah diperolehnya, mulai dari kejuaraan di Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga Asian Games. Tahun 2012, Voryn berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk tim DKI Jakarta di pertandingan berskala nasional pertamanya. Kala itu, ia bertanding mewakili ibukota di ajang PON XVIII yang berlangsung di Pekanbaru, Riau. Di tahun 2014, Voryn pernah pula menjuarai kejuaraan di Kalimantan Timur dan mengantongi dua medali emas. Pada 2016, putri dari Valencia Kiriwenno yang juga seorang atlet anggar itu memenangkan medali perak di PON XIX Jawa Barat. Selanjutnya pada 2018, Voryn kembali mencuri perhatian lantaran terlibat di ajang Asian Games dan menjadi atlet anggar peringkat 1 nasional. Tak cukup sampai di situ, sosoknya pernah pula meraih predikat peringkat 1 junior nasional di Kejuaraan Asia yang berlangsung di Dubai. Kemudian yang terbaru pada PON XX Papua 2021, atlet perempuan Indonesia berbakat ini menyumbangkan medali perunggu. Prestasi yang cukup membanggakan di usianya yang masih relatif muda.

Rangkul Generasi Muda, TNI AL Bangun Sirkuit Motocross

Rangkul Generasi Muda, TNI AL Bangun Sirkuit Motocross

TNI AL terus bergiat dalam upayanya berbuat sebanyak-banyaknya manfaat untuk masyarakat. Kali ini, dalam rangka merangkul para pemuda agar dapat menyalurkan hobinya ke hal positif, TNI AL membangun sirkuit motocross yang diberi nama ‘Sirkuit Gajah Mada Lantamal V’ di Mojokerto Jawa Timur. Berdirinya Sirkuit Gajah Mada Lantamal V yang dijadikan sarana bagi penggiat olahraga otomotif Motocross di Indonesia khususnya di wilayah Jawa Timur ini merupakan kerjasama antara TNI AL Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V Surabaya, Executive Jatim Motocross, serta Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Sirkuit tersebut tepatnya berada di Desa Bendung, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Sarana olahraga ini memiliki luas lahan 7 hektar, dengan panjang lintasan 1,4 Km, lebar 8 meter, dilengkapi dengan area Paddock/peserta seluas 2,3 Hektar. Demikian informasi Dispenal. Sirkuit Gajah Mada Lantamal V diresmikan oleh Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi pada Sabtu (12/02) lalu. Bersamaan dengan itu, juga digelar Kejuaraan Terbuka Danlantamal V Cup tahun 2022. Kejuaran tersebut digelar selama 2 hari, pada 12 s.d 13 Februari 2022, yang diikuti sebanyak 335 pembalap tanah air dengan 27 kelas yang diperlombakan yaitu Kelas Motocross (MX) 14 Kelas, Kelas Grasstrack (Gtx) 12 Kelas, dan Kelas Legend Motocross 1 Kelas. Seusai meresmikan, Danlantamal V menyampaikan bahwa pembangunan sirkuit motocross ini merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap dunia olahraga otomotif untuk mengembangkan kemampuan dan eksistensi para atlet dan penghobby MX – GTX di Indonesia. “Diharapkan dengan adanya sirkuit ini, para pembalap MX – GTX dapat terus termotivasi untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya. Menurut Laksma Yoos, diharapkan dengan sirkuit tersebut dapat memberikan kegiatan positif bagi generasi muda dan peluang usaha bagi pengembangan ekonomi. “Dengan adanya sirkuit ini dapat memberikan kegiatan positif bagi generasi muda dan menjauhkan dari prilaku negatif. Selain itu juga memberikan peluang usaha dan pengembangan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya. Sementara itu, Bupati Mojokerto dr. Ikfina Fahmawati, M.Si, yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih dan bahagia dengan diresmikannya sirkuit tersebut di wilayahnya. “Selaku Bupati Mojokerto saya mengucapkan terima kasih kepada TNI AL, kami sangat berbahagia dengan diresmikannya sirkuit ini, kita semua berharap meskipun Pandemi Covid-19 belum berakhir, akan tetapi kita dapat terus produktif dengan tetap menegakkan protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya. Sirkuit Gajah Mada Lantamal V menjadi indikator Perintah Harian Kasal Laksamana TNI Yudo Margono tentang ‘Jaga kepercayaan negara dan rakyat kepada TNI Angkatan Laut melalui kerja nyata yang bermanfaat bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara’, telah dilaksanakan dengan baik oleh seluruh Jajaran TNI AL.

Persiapan SEA Games Vietnam, Vidya Rafika Tampil di Kejuaraan ISSF Grand Prix

Persiapan SEA Games Vietnam, Vidya Rafika Tampil di Kejuaraan ISSF Grand Prix

Petembak muda andalan Indonesia, Vidya Rafika terus mempersiapkan diri jelang SEA Games Vietnam. Vidya bersama puluhan atlet senior dan junior di Pelatnas Perbakin tampil di kejuaraan ISSF Grand Prix Rifle/Pistol Jakarta pada 8-18 Februari ini. Ajang yang diikuti juga oleh atlet Malaysia, Thailand, Singapura, Bangladesh dan Rumania ini menjadi ajang persiapan Indonesia sebelum SEA Games Vietnam. “Jadi ajang ini sekaligus sebagai tes event ke SEA Games tapi masih ada beberapa kejuaraan di luar (negeri) untuk menuju SEA Games,” jelas Ketua Perbakin, Letjen Joni Supriyanto, di Lapangan Tembak Senayan, Selasa (8/2/2022). Sebagai salah satu atlet andalan cabang menembak, Vidya akan turun di tiga nomor sektor putri. Langkah ini dilakukan sebagai strategi menghadapi para negara Asia Tenggara yang turut mengirim wakil di kejuaraan ini. Sebagai atlet muda cabang menembak, Vidya sudah menorehkan banyak prestasi gemilang untuk Indonesia. Pada SEA Games 2019, Vidya sukses meraih dua medali emas. Selain itu ia jadi atlet menembak pertama Indonesia yang tampil di Olimpiade tanpa wildcard. Bio Data Nama: Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba Panggilan: Vika Lahir: Depok, Jawa Barat, 27 Mei 2001 Tinggi Badan: 161 cm Pegangan Tangan: Kanan Debut Kompetisi: 2010 Nomor Lomba: AR60W, R3X40 Prestasi – SEA Games 2019 Filipina (Satu emas Air Rifle Women, satu emas Air Rifle Mix) – Asian Shooting Championships Qatar 2019 (Lolos Olimpiade Tokyo 2020) – SEASA 2019, Indonesia (Dua emas) – SEASA 2017, Malaysia (Satu perak, 1 perunggu) – ISSF World Cup 2021 (Satu medali perunggu) – ISSF Grand Prix 2021 (Satu medali emas)

Perbakin Kaltim Punya Dua Sekolah Menembak Gratis, Cetak 60 Atlet Baru

Perbakin Kaltim Punya Dua Sekolah Menembak Gratis, Cetak 60 Atlet Baru

Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki dua sekolah menembak di Kota Balikpapan dan di Kota Samarinda. Dari dua sekolah itu mampu mencetak puuhan atlet menembak. “Alhamdulilah dari dua sekolah ini sekarang kita punya 60 atlet yang kira-kira kelasnya itu itu ada mungkin 10 orang yang nilainya sudah mendekati ke atlet nasional,” ujar Ketua Pengprov Perbakin Kaltim, Roy Norwan, pada pelantikkan Pengurus Kota Perbakin Balikpapan, Sabtu (12/02/2022). Dia mengatakan, sudah ada yang dipanggil dan bergabung dengan pelatnas Sehingga dia merasa bangga. Bahkan usia atlet tersebut masih sangat muda dan dari Kota Balikpapan. “Itu kita buktikan dengan salah satu atlet kita sudah masuk pelatnas, umurnya baru 14 tahun anak Balikpapan. Kemarin saya ke Jakarta, anak itu sudah bagus. Membanggakan Kaltim,” ujarnya Roy menjelaskan, awalnya berdiri dua sekolah menembak. Karena keresahannya sejak 2008 Kaltim selalu menggunakan atlet luar dalam setiap lomba dan tak pernah mencetak atlet sendiri. “Tujuan kita adakan sekolah menembak ini karena selama ini Kaltim sangat mengandalkan atlet-atlet yang dari luar daerah,” ujarnya “Dari periode 2008 kita ikut di PON sampai dengan PON sebelum Papua kita sangat mengandalkan atlet-atlet dari luar daerah. Sehingga tidak ada pembinaan atlet-atlet lokal,” “Setiap ada dana yang kita terima untuk keikutsertaan dalam event nasional, umumnya dana itu terpakai untuk atlet-atlet yang kiota beli dari luar. Padahal itu menjadi hak atlet-atlet di Kaltim,” tegasnya. Namun, setelah dirinya terpilih menjadi Ketua Perbakin Provinsi Kaltim kebijakan tersebut dirubahnya. Tidak boleh lagi bergantung dengan atlet luar dan harus mencetak atlet sendiiri. “Tetapi di dalam kepengurusan saya, saya rubah itu kita sekarang tidak boleh bergantung dari atlet-atlet luar, kita harus mencetak atlet kita sendiri,” ujarnya. Kata dia, sekolah menembak tersebut gratis. Termasuk juga sarana dan prasarana yang disediakan. “Untuk itu sekolah kita gratiskan, senjata kita siapkan, peluru kita kasih, pelatih kita kasih gratis,” ujarnya. Harapannya, akan banyak anak-anak di Kaltim yang bergabung dengan sekolah menembak. Sehingga Kaltim bukan hanya mencetak atlet nasional, namun juga atlet internasional yang membanggakan.

Erick Thohir: Ajang MotoGP Mandalika Picu Motivasi Generasi Muda Indonesia Jadi Pebalap Profesional

Erick Thohir: Ajang MotoGP Mandalika Picu Motivasi Generasi Muda Indonesia Jadi Pebalap Profesional

Menteri BUMN Erick Thohir berharap ajang internasional MotoGP yang akan digelar di Mandalika, Pertamina Grand Prix of Indonesia, dapat memotivasi generasi muda Indonesia untuk menjadi pebalap profesional. “Bagaimana event ini juga bagus buat generasi muda Indonesia yang tadinya pada bermimpi menjadi pebalap jalanan, sekarang bisa jadi pebalap sirkuit beneran,” ujar Erick ditemui usai peluncuran Grand Prix of Indonesia, kerja sama Pertamina dengan Dorna, di Jakarta, Rabu. Terlebih, Erick melanjutkan, sirkuit Mandalika nantinya tidak hanya menjadi tuan rumah MotoGP, tetapi juga akan menjadi tempat digelarnya sejumlah kejuaraan, termasuk Asia Talent Cup, yang diharapkan dapat diikuti oleh pebalap muda Indonesia. Hal itu, menurut Erick, juga diharapkan dapat mengurangi jumlah kecelakaan yang tinggi karena balapan liar. “Nanti kita juga alokasikan bagaimana tadi pebalap-pebalap itu bisa ditampung juga di event-event yang baik di Mandalika supaya mereka juga bisa menjadi bagian pembangunan olahraga dari motor balap di Indonesia,” kata Erick. Terkait atlet yang bergelut di dunia balap, Erick melihat saat ini sudah banyak atlet muda yang bertanding di kelas di bawah MotoGP, seperti Moto2 dan Moto3. Meski begitu, hal tersebut dianggap Erick tidak cukup. Pria yang telah lama berkecimpung di industri olahraga itu berpendapat Indonesia harus memiliki lebih banyak atlet yang punya komitmen fokus di dunia balap mengingat persaingan begitu ketat. Ekosistem pembinaan berkelanjutan, menurut pria yang pernah dipercaya sebagai Direktur Keuangan Persija Jakarta itu, menjadi PR selanjutnya, termasuk kompetisi untuk mengasah potensi sehingga para talenta muda dapat menaikkan level mereka.

Jelang Turnamen Internasional, PAGI Development Series Sukses Diselenggarakan

Jelang Turnamen Internasional, PAGI Development Series Sukses Selenggarakan

Jelang beragam turnamen internasional, Perkumpulan Akademi Golf Indonesia (PAGI) sukses menyelenggarakan “PAGI Development Series”. Turnamen ini diikuti oleh 70 peserta dari kelas junior dan amateur. Sekretaris Jendral PAGI, Diana mengatakan, pihaknya pertama kali menggelar series pertama sebagai permulaan 2022 pada Februari kali ini. Rencananya series tersebut akan diadakan dua bulan sekali dan turnamen pertama kali ini diselenggarakan di Senayan Golf Club, Jakarta “Kami mengundang seluruh akademi, seluruh PGI-PGI daerah, atlet-atlet yang junior untuk bergabung bersama dan berkompetisi dengan anak-anak PAGI,” ujar Diana. Adapun tujuan dari turnamen ini adalah mengukur prestasi internal dari anak-anak yang bernaung dalam PAGI. Nantinya turnamen akan bermuara pada Ajang Menpora PAGI Junior Championship yang rencananya akan diselenggarakan pada Mei 2022 mendatang. Selain itu juga akan ada ajang Menpora PAGI Junior International Championship dan Menpora Emeralda Amateur International. “Kami juga berterima kasih kepada panitia parents-parents PAGI yang mau bersusah payah mendukung acara ini. Diantaranya Pak Abdullah-Papa dari Albidzar, Pak Irwan-Papa Fadhlan, Pak Arnel, Bu Wirna-Mama Aleyna dan Bu Ira-Mama Bima,” tutup Diana. Pada kesempatan berbeda, turut hadir pula Persatuan Golf Indonesia (PGI) dari Provinsi Aceh, Teuku Muda. Dia sengaja datang ke Jakarta secara khusus untuk menghadiri turnamen yang diselenggarakan oleh PAGI. Teuku Muda turut membawa seorang atlet bernama Cut Mutiara Puloie untuk menambah jam terbang pemain dan jadi semangat untuk maju di turnamen kejuaraan nasional lainnya. Tidak hanya Cut Mutiara, harapannya bisa bertambah lagi bibit-bibit atlet Aceh di masa yang akan datang. “Atlet Aceh kami baru kirimkan Cut Mutiara Puloie yang main di kelas junior. Ke depan, akan saya bina lagi atlet muda dari Aceh dan akan kami titipkan di PAGI,” ujar Teuku Muda. Teuku Muda berterima kasih karena merasa bangga diundang oleh PAGI. Harapan besarnya, ke depan golf di Aceh bisa semakin maju dan dibukalah PAGI di Aceh. Tidak hanya dari PGI Aceh, turut hadir pula Ketua PGI Pemkab Bekasi, Erwin. Erwin sangat mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang diselenggarakan PAGI. “Terutama yang menyangkut super junior, bukan junior lagi. Selama ini atlet binaan kami aktif di junior maupun amateur,” ujar Erwin. Erwin mengaku, pihaknya juga sedang membuka kelas next generation. Artinya kelas untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun. Di ajang kali ini, pihaknya sendiri menurunkan pegolf bernama Elevania Nurfasya dan rencanany dalam turnamen yang lain, akan menurunkan atlet lebih banyak lagi. “Acara PAGI ini sangat baik karena mewakili daripada super junior itu sendiri. Saya setuju bahwa pembinaan harus dimulai sedini mungkin,” ujar Erwin. Erwin berharap, penyelenggaraan PAGI Development Series dilakukan sesering mungkin agar anak-anak tidak hanya berlatih tetapi juga bisa menjadi ajang evaluasi. Selain itu, anak-anak juga bisa beetemu dengan teman-teman sesama golfer dari club lain. Sumber: Netralnews.com

Bamsoet: Manfaatkan Sirkuit Mandalika Untuk Cetak Atlet Balap

Bamsoet: Manfaatkan Sirkuit Mandalika untuk Cetak Atlet Balap

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, mengapresiasi kepemimpinan dan berbagai capaian Nur Haedin beserta segenap jajaran pengurus IMI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2017-2021. Sekaligus menyambut calon Ketua IMI NTB 2022-2026, dr. Lalu Herman Mahaputra (dr. Jack), yang menjadi calon tunggal dalam Musyawarah Provinsi IMI NTB. Bamsoet berharap sosok Nur Haedin masih tetap terlibat dalam kepengurusan IMI NTB 2022-2026. Kolaborasinya dengan dr. Jack diharapkan bisa membuat IMI NTB semakin berkibar. Selain memajukan olahraga dan mobilitas otomotif dengan membina sebanyak mungkin atlet balap, juga untuk meneguhkan posisi NTB sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan motorsport dunia MotoGP pada 18-20 Maret 2022 dan MXPG pada awal Juli 2022 mendatang. “Sepanjang tahun 2022 saja, NTB sudah dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan balap dunia. Antara lain, Tes Pramusim MotoGP pada 11-13 Februari 2022, MotoGP sekaligus Asia Talent Cup pada 18-20 Maret 2022, World Superbike sekaligus Asia Talent Cup pada 11-13 November 2022, serta GT World Challenge Asia pada 21-23 November 2022, seluruhnya diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit,” ujar Bamsoet saat membuka Musyawarah Provinsi IMI NTB, secara virtual dari Jakarta, Senin (7/2/2022). “Selain itu, NTB juga menjadi tuan rumah MXGP pada 26 Juni 2022, rencananya akan digelar di Pulau Sumbawa,” lanjutnya. Turut hadir antara lain, Ketua KONI NTB Andy Susanto, Ketua IMI NTB 2017-2021 Nur Haedin, Kadispora NTB Surya Bahari, Wakapolda NTB Brigjen Pol Ruslan Aspan, dan Wadirlantas Polda NTB AKBP Romadhoni. Ketua DPR RI ke-20 sekaligus mantan Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, penyelenggaraan berbagai event internasional tersebut selain sangat bergengsi dan berdampak positif bagi citra Indonesia di kancah internasional, juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian rakyat NTB. Karenanya, IMI NTB harus menjadi bagian dalam membangun sinergi positif dengan KONI NTB, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB, dunia usaha melalui platform tanggungjawab sosial (CSR), serta masyarakat NTB pada umumnya. “Kesuksesan menyelenggarakan World Superbike 2021 sangat dirasakan manfaatnya bagi Indonesia. Antara lain 1,6 miliar penonton dari berbagai negara dunia menyaksikan kehebatan NTB menyelenggarakan World Superbike, memberikan country branding positif bagi Indonesia. Perekonomian NTB tumbuh hingga 5 persen, hotel dan jasa transportasi full booked, kuliner dan industri kerajinan tangan laku keras. Efek ini akan kita tingkatkan saat menyelenggarakan MotoGP dan berbagai event balap kejuaraan dunia lainnya,” jelas Bamsoet. Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menerangkan, selain sukses melaksanakan program internal kelembagaan, IMI NTB 2017-2021 dibawah kepemimpinan Nur Haedin juga telah menorehkan prestasi membanggakan dalam berbagai event. Antara lain, membawa atlet balap motor NTB, Aldias Aqsal Ismaya dan Nyoman Rajendra Shanti Pala, meraih medali emas PON XX di Papua pada cabang olahraga Balap Motor Kelas Beregu Standar 150 Cc. Serta berhasil membawa Sarah Lehani Mitchell menjadi Juara-3 Miss IMI 2021. “Tidak hanya itu, Nakami Vidi Makarim asal Lombok Barat juga berhasil menyumbang medali emas untuk Papua pada Kelas Beregu MX 125 CC Putra dalam PON XX Papua. Atlet Balap Motor NTB, Arai Agaska Dibani Laksana, juga berhasil naik podium ketiga di race ke-2 untuk kelas motor bebek 4T 150 CC di kategori rookie, dalam ajang Kejuaraan Nasional Balap Motor Bebek Piala Presiden. Menunjukan bahwa anak-anak muda NTB memiliki bakat dan talenta balap yang luar biasa, yang tetap harus dibina dan difasilitasi oleh IMI NTB dibawah kepemimpinan dr. Jack,” pungkas Bamsoet.

Cari Bibit Berbakat, Sumsel Akan Jadikan Olahraga Menembak Sebagai Ekstrakurikuler Sekolah

Cari Bibit berbakat, Sumsel Akan Jadikan Olahraga Menembak Sebagai Ekstrakurikuler Sekolah

Guna mencari bibit atlet tembak berbakat sejak dari usia dini, Pengurus Provinsi Perbakin Sumsel akan menjadikan cabang olahraga menembak sebagai salah satu mata pelajaran ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan Perbakin Sumsel termasuk di kabupaten dna kota gencar mencari bibit-bibit berbakat sejak dari usia dini. “Alangkah banyak bibit atlet tersebar yang punya bakat tapi tidak mampu menyalurkannya. Ini salah satu bentuk tanggung jawab pengurus, selain memberi edukasi juga melakukan pembinaan,” kata Herman Deru yang juga Ketua Umum Perbakin Sumsel itu. Herman Deru bilang, calon atlet akan dicari hingga ke sekolah-sekolah termasuk di pelosok desa bila perlu dengan cara jemput bola. “Banyak di daerah-daerah yang punya bakat menembak, tapi mereka tidak punya sarana dan kanal, maka saya ingin semua kepengurusan untuk jemput bola,” katanya. Herman Deru juga ingin olahraga menembak ini tidak boleh lagi terkesan menjadi olahraga yang eksklusif yang hanya dimiliki kalangan tertentu saja. “Kita akan jadikan olahraga ini sebagai olahraga yang merakyat. Oleh sebab itu akan kita jadikan olahraga menembak ini sebagai ekstrakulikuler di sekolah yang ada di Sumsel,” katanya. Sementara itu, Ketua Harian Perbakin Sumsel, Nyimas Fatma, didampingi Sekretaris Umum Perbakin Sumsel, Denni Gapril dan Wakil Sekretaris Umum organisasi Perbakin Sumsel, Oscar D Presta mengatakan pihaknya juga fokus pada pembinaan bukan hannya atlet melainkan juga para wasit dan juri di lapangan. “Penataran pelatihan wasit atau juri tahun 2022 yang dipusatkan di lapangan tembak Jakabaring Sport City (JSC) dari tanggal 28 hingga 30 Januari 2022,” katanya. “Tujuan kegiatan guna menunjang program pembentukan ekstrakurikuler menembak di sekolah dalam rangka pengembangan dan pencarian bibit- bibit atlet menembak dari usia muda dimulai dari sekolah-sekolah,” katanya. Dia merinci peserta pelatihan ada sebanyak 116 orang dari berbagai Provinsi di Indonesia seperti Provinsi Aceh, Riau, Jambi, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara. Sedangkan Provinsi Sumsel dengan utusan dari perbakin kabupaten dan kota serta menugaskan pengurus dan guru olahraga yang semua biaya ditanggung pengurus provinsi Perbakin Sumsel.

Sebanyak 254 Atlet Pelajar Ikuti Turnamen Student Archery Fiesta 2022

Sebanyak 254 Atlet Pelajar Ikuti Turnamen Student Archery Fiesta 2022

Sebanyak 254 atlet pelajar bertanding di Student Archery Fiesta 2022 yang diadakan oleh Muslim Archery School (MAS), di GOR Panahan Universitas Islam Riau (UIR), Jumat (21/1/2022). Turnamen ini difokuskan untuk mencari bibit-bibit atlet muda yang dipersiapkan untuk masuk dalam Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP), Popnas dan juga PON 2024. Muslim, Owner MAS mengatakan, turnamen ini diharapkan dapat menciptakan atlet-atlet berprestasi dengan tujuan Olimpiade 2032 yang akan dilaksanakan di Indonesia. “Apalagi Cabor panahan masuk di dalam olimpiade,” ujar Muslim. Dikatakannya, katagori yang diperlombakan untuk SD, SMP dan SMA. Sementara nomor yang dipertimbangkan di antaranya standar bow, recuve, compound, barebow, crossbow dan juga family challenge. “Untuk family challenge ini pertama di Indonesia, terdiri dari tiga orang. Orang tua dua dan anak satu, atau anak dua orang tua satu,” katanya. Untuk jumlah sekolah yang mengikuti turnamen ini, ada 158 sekolah se-Riau dan untuk peserta katagori anak sekolah ada 173 atlet dan untuk kategori umum 81. Muslim menyebut, saat ini olahraga panahan tengah digandrungi oleh masyarakat Riau. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya club panahan yang muncul di Riau. “Antusias masyarakat Riau tinggi, tapi tidak ada wadahnya. Di bulan Juli nanti insyaAllah juga akan kita adakan turnamen lagi se-Riau,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau Bobby Rachmad sangat mengapresiasi dan mendukung kejuaraan ini. “Tentunya ini berkat kerja sama dan hubungan yang harmonis baik dengan pengprov, persani Riau dengan pengkot persani Pekanbaru, begitu juga dengan klub Muslim Archery School,” ujar Bobby, Jumat (21/1/2022). Dirinya berharap kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan. Karena salah satu memunculkan bibit-bibit panahan itu adalah dengan menyelenggarakan kompetisi secara berkelanjutan. “Kita dari pemprov Riau melalui Dispora, kita mendukung baik dari sisi pelaksanaan maupun dari sisi teknis kegiatannya. Kita berharap ini bukan hanya di panahan saja, namun di cabor lainnya juga bisa meniru apa yang telah dilakukan hari ini,” sebutnya. Karena salah satu yang diharapkan adalah memunculkan bibit itu dari sekolah. Karena di sekolah itu ada juga guru olahraganya, sekolah juga ada tempat untuk mendidiknya. “Artinya bukan hanya akademisnya saja, tapi ada kegiatan ekstrakurikuler nya yang harus juga kita prioritaskan,” tutupnya.

Gelar Seleksi Atlet, Percasi Surabaya Berharap Ada Regenerasi

Gelar Seleksi Atlet, Percasi Surabaya Berharap Ada Regenerasi

Minimnya minat catur belakangan ini membuat Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Surabaya harus terus menggenjot beberapa ajang agar regenerasi dapat terwujud. Seperti dalam menjelang Porprov tahun 2022 ini. Minggu (16/01/2022), Percasi Surabaya mengadakan seleksi atlet junior U-21 kebawah yang bertempat di POR Suryanaga, Jl. Pasar Besar Wetan no 55. Ketua Umum Percasi Surabaya, Budi Leksono, mengatakan, seleksi tersebut diadakan beberapa tahapan untuk menghasilkan calon atlet berpotensi dan berkualitas. “Tahapan pertama diikuti oleh 22 putra dan 14 putri yang mana akan diambil 6 putra dan 6 putri untuk lanjut ke tahapan selanjutnya. Sementara untuk seleksi tahap kedua nanti akan diambil peringkat terbaik yang akan mengikuti pra porprov 2022 mendatang,” papar Budi Leksono. Pria yang akrab disapa Buleks, menyampaikan kepada atlet untuk tetap semangat berlatih, dan yang tidak lolos jangan patah semangat. “Ditengah minimnya regenerasi atlet usia dini, kami mengajak para atlet agar terus mengajak teman untuk begabung bermain catur. Hal ini agar surabaya tetap banyak para penggemar catur diusia muda,” lanjutnya. Sementara itu, ditempat yang sama, Wakil Ketua Percasi Surabaya, Imam Buchori, yang sekaligus pengelola POR Suryanaga menyampaikan bahwa seleksi beberapa tahap ini juga sebagai perangkingan atlet Surabaya. Buchori juga mengatakan Percasi Surabaya berharap agar kuota puslatcab ditambah dengan tujuan tidak semata mata hanya utk persiapan PORPROV saja namun juga sebagai Pembinaan Atlet persiapan Kejurprov, Kejurnas yang rutin tiap tahun. “Jadi para atlet yang masuk Puslatcab adalah atlet yang digodok secara profesional untuk siap berkompetisi di even-even resmi baik tingkat provinsi maupun nasional. Sehingga pemusatan pelatihan cabang olahraga (puslatcab) tidak berhenti sampe menjelang porprov, namun merupakan program yg dikerjakan slama 1 tahun penuh,” paparnya. Buchori juga menyebut, jika ini bisa dilakukan, maka roda kegiatan pelatihan olahraga di Surabaya sebagai kota atlet bisa berkembang dan menjadi pilihan pelajar Surabaya untuk menggemari dan menekuni olahraga yang disukainya. “Percasi Surabaya juga berharap agar catur masuk extra kulikuler di sekolah baik SD maupun SMP di Surabaya, agar ada regenerasi ditengah minimnya minat catur akhir-akhir ini,” pungkasnya.

Dua Pegolf Bali Berjaya di Kejurnas Junior

Dua Pegolf Bali Berjaya di Kejurnas Junior

Dua pegolf Bali merebut gelar juara, dalam Kejurnas Junior, di lapangan golf Gading Raya Jakarta, 4-6 Januari. Due atlet yang juara adalah Abigail Rhe (C putri) dan Quinn Leticia Pangestu (D putri). Sementara itu, Kenneth Henson Sutianto meraih juara II dan Cataleya Soleil Reno harus puas dengan juara III D. Bali sendiri menurunkan 8 atlet, selain mereka juga ada Nathan Keefe Pangestu, Jayden Asher Liem, Axel Keefe Pangestu, dan Margoz Marvin Kamenmau. Wakil Kepala Bidang Pembinaan Junior Pengprov PGI Bali Komang Darmawan, di Denpasar, Sabtu (7/1), mengemukakan, pihaknya bangga atlet junior Bali mampu berkiprah di kancah nasional. Bahkan, Komang Darmawan pata pegolf junior bisa meningkatkan prestasi di ajang Piala Gubernur, di Nusa Dua, 11-13 Januari. “Hingga kini, peserta Piala Gubernur untuk kelompok junior sudah mencapat 90 atlet, sedangkan amatir digelar 14-15 Januari,” jelasnya. Dia juga puas sebab setidaknya Abigail dan Quinn saat ini bercokol di peringkat 1 nasional sesuai dengan kategori umurnya. Dikemukakan, saat ini pegolf Bali junior sedang serius berlatih sekalkgus adaptasi di lapangan Bali National Golf Club, Nusa Dua. Ia mengakui, persaingan di ajang Piala Gubernur sangat ketat, dan pegolf Bali akan menghadapi perlawanan seru meladeni atlet DKI, Jabar, dan Jatim. “Kami harapkan atlet Bali bisa mengukir prestasi gemilang, serta mengharumkan nama Bali di level nasional,” ucapnya. Ia yakin, dengan berlaga di Piala Gubernur, otomatis atlet junior Bali makin menambah pengalaman dan jam terbang. Sumber: Balipost.com

Raih Gelar Master Catur Wanita, Nishfa Wakili Indonesia di Ajang Catur ASEAN 2022

Raih Gelar Master Catur Wanita, Nisfha Wakili Indonesia di Ajang Catur ASEAN 2022

Usai mendapat gelar Master Percasi Wanita (MPW) di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) V pada bulan November 2021 lalu, pecatur junior asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Nishfa Dayyana Rahmah (13), dijadwalkan bakal kembali mewakili Indonesia di tingkat ASEAN tahun 2022 ini. Kabar tersebut diungkapkan Pelatih Catur HSU sekaligus orang tua Nishfa, Ahmad Raihan Hasa, kepada Kanalkalimantan.com, Senin (3/1/2021) di sela kegiatan Peringatan Hari Amal Bakti ke-76 Kementerian Agama RI tahun 2022, di kantor Kementerian Agama (KanKemenag) HSU. Raihan mengatakan dengan adanya keberhasilan Nishfa menyabet juara I di ajang Kejurnas kemarin, atlet asal HSU akan mewakili Indonesia di tingkat Asean tahun 2022 di Vietnam nanti. “Insyaallah (Nishfa) akan mewakili Tim Garuda Indonesia ke negara Vietnam tingkat Asean akhir bulan Januari ini,” beber Raihan Raihan mengaku optimis anak asuhnya tersebut bakal meraih trand positif saat mewakili Indonesia di tingkat internasional. “Kita akan terus berusaha membimbing atlet kita supaya bisa juara di tingkat internasional Asean dan bisa meraih lagi gelar Internasional Master,” katanya. Terpisah, Ketua Percasi HSU, Almien Ashar Safari, mengucapkan selamat dan sukses kepada Nishfa Dayyana Rahmah yang telah memperoleh Juara I lomba catur tingkat nasional. Menurutnya dengan adanya keberhasilan yang dicapai Nishfa bisa menjadi motivasi kepada atlet-atlet lain untuk terus meningkatkan latihan kemampuan dan mengasah diri di bidang catur. “Kami salaku pembina catur di Kabupaten Hulu Sungai Utara, sangat bangga atas perolehan yang diraih oleh Nishfa Dayyana Rahmah, mudah-mudahan ini menjadi semangat para pecatur-pecatur yang di HSU dan untuk menambah prestasi di bidang catur,” harapnya. Diketahui, keberhasilan Nishfa sendiri ditorehkannya saat mengikuti ajang Kejurnas V yang dihelat di Hotel Bahamas Tanjung Pandan, Provinsi Bangka Belitung pada tanggal 18- 26 November 2021 lalu. Nishfa berhasil menempati peringkat pertama untuk kategori junior kelompok D usia 13 tahun putri, dengan meraup hasil skor tertinggi 6 1/2 setelah melalui pertandingan sebanyak sembilan kali pertandingan. Bahkan, di babak kelima Nishfa berhasil mengalahkan Juara Nasional Tahun sebelumnya MNW Safira Deve Herfisa asal DIY Yogyakarta yang mana bahkan baru saja menjuaraai kejuaraan Asean. Keberhasilan siswi MTs Negeri 2 HSU menjadi juara di Kejurnas Catur ini, tentu saja membuat dirinya senang dan bangga atas perjuangannya selama ini yang berbuah manis sekaligus membawa harum nama Hulu Sungai Utara. “Senang, bahagia dan juga bangga.” Ucap Nishfa, saat menerima penghargaan dari pemerintah daerah di momentum Peringatan Hari Amal Bakti ke-76 di Kankemenag HSU.

IYSF Gelar Liga Golf Pelajar dan Mahasiswa

IYSF Gelar Liga Golf Pelajar dan Mahasiswa

Indonesia Youth Sport Foundation (IYSF) akan menggelar program Indonesia Youth Golf Series 2021-2025 atau Liga Pelajar dan Mahasiswa dengan melibatkan alumni perguruan tinggi. Liga Siswa dan Mahasiswa akan digelar sebanyak enam seri. Seri pertama rencananya diselenggarakan pada minggu kedua Februari 2022. “Pada masa pandemi Covid-19 kami melihat jumlah peminat olahraga golf justru makin banyak. Namun apa kah hal tersebut nantinya juga akan diikuti dengan meningkatnya prestasi di tingkat nasional dan regional? Kami melihat ada mata rantai yang putus pada pembinaan atlet golf, sejak dini hingga menjadi pegolf profesional. Kami ingin ikut mendukung peningkatan prestasi golf Indonesia dengan menyelenggarakan program ini,” kata Ketua Komite Organisasi IYSF, Sonny T Noegroho di Permata Sentul Golf & Country Club, Bogor, Sabtu (4/12/2021). IYSF merupakan yayasan yang didirikan oleh para pegiat di bidang olahraga, khususnya golf yang berinisiatif untuk menyelenggarakan pertandingan golf untuk para pelajar dan mahasiswa secara series setiap tahunnya. Dua visi yayasan ini adalah menginspirasi pegolf junior untuk mengejar masa depan akademis mereka dengan universitas-universitas di Indonesia melalui jalur pretasi, mewujudkan semangat bersaing antarperguruan tinggi Indonesia, baik alumni dan mahasiswanya masing-masing. Tujuan dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh IYSF, ujarnya, adalah menyediakan jalur masuk perguruan tinggi Indonesia yang bergengsi sehingga dapat menarik minat anak muda untuk berpartisipasi dalam golf, sebagai gerbang alternatif bagi pegolf junior ke universitas-universitas lokal Indonesia melalui prestasi golf mereka, menyediakan rangkaian acara golf yang kompetitif antar pelajr dan perguruan tinggi di Indonesia dengan biaya terjangkau. “Selain itu tujuan kami juga berkolaborasi dengann stake holder lainnya, yaitu perguruan tinggi, PB PGI, komunitas golf untuk memajukan industri dan prestasi golf di Indonesia,” kata Ronggo Sadono, Wakil Ketua Komite Organisasi IYSF. Mereka yang dapat menjadi peserta dalam turnamen adalah siswa SMA di Indonesia yang memiliki prestasi, baik golf maupun akademik sesuai standar yang dibutuhkan untuk dapat diterima sebagai mahasiswa di perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia, dan alumni perguruan tinggi di Indonesia. Menurutnya, perguruan-perguran tinggi memiliki potensi sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga golf. Perguruan tinggi memiliki daya tarik akademik yang jarang bisa diraih oleh atlet golf, khusunya di Indonesia. IYSF juga akan membuat program tambahan berupa Youth Golf Camp, yaitu program di-create untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pegolf remaja.

Gelar Kejurda Pertama Kali, Golf Jatim Cari Atlet untuk PON 2024

Gelar Kejurda Pertama Kali, Golf Jatim Cari Atlet untuk PON 2024

Setelah puluhan tahun berdiri, Pengurus Persatuan Golf Indonesia (PGI) Provinsi Jawa Timur untuk pertama kalinya menggelar kegiatan bertajuk Kejuaraan Daerah (Kejurda) Golf Amatir 2021 yang berlangsung di Club House Graha Family, Surabaya, 4-5 Desember 2021. Ketua PGI Jatim, Deddy Suhajadi mengatakan, kegiatan ini sengaja digelar untuk melakukan pembinaan dalam rangka pencarian atlet proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh-Sumatera Utara. “Kejurda tahun 2021 ini memang pertama kalinya dilakukan PGI Jatim setelah 20 tahun lebih kita belum pernah Kejurda. Ini menjelang PON 2024 di Aceh dan sudah kita persiapkan. Makanya peserta Kejurda kita batasi maksimum 23 tahun, supaya nanti pada saat PON usianya ditambah 3-4 tahun rasanya masih mampu mengikuti PON,” ungkap Deddy. Menurutnya, usia menjadi salah satu faktor penting mengingat olahraga ini memakan cukup banyak energi, sehingga pegolf berusia 30 tahun ke atas akan sangat berat karena harus berjalan kaki dari satu hole ke hole lain dengan jarak yang jauh. “Apalagi pertandingan di PON itu bisa sampai delapan hari, pasti akan sulit. Makanya kita cari atlet muda-muda,” ujarnya. Dari hasil Kejurda ini, PGI Jatim hanya tujuh atlet putra terbaik dari total 36 peserta putra yang akan diambil untuk dibina dan ditingkatkan kemampuannya. “Total ada 39 peserta terdiri dari 36 putra dan tiga putri. Memang sulit mencari atlet putri. Nah nanti tidak ada juara, tapi akan saya ambil tujuh putra terbaik. Kalau yang putri otomatis akan kita ambil semua untuk kita bina,” pungkasnya. Sumber: ngopibareng.id

Mengenal Radith, Atlet Termuda di IKASI Balangan

Mengenal Radith, Atlet Termuda di IKASI Balangan

Muhammad Radith Al Murtadha bocah berusia 11 tahun merupakan atlet termuda yang dimiliki oleh Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Cabang Balangan yang disiapkan untuk bertanding dikejuaraan daerah maupun nasional. Menjadi pendatang baru di dunia anggar Kalsel. Radith baru mengenal anggar sejak satu bulan lalu lebih tepatnya pada Oktober 2021, ia pun langsung bergabung dengan kawan-kawan yang lebih tua dari usianya. “Radith akan kami siapkan untuk ajang Kejurprov kelas kadet dan junior, karena umurnya masih sangat muda jadi bisa mengikuti dua kelas kelompok umur,” kata Pelatih IKASI Balangan M. Faisal di Paringin, Sabtu. Dia melanjutkan, pada event Kejurprov yang diikuti oleh IKASI Balangan, Radith harus memulai langkah pada babak kualifikasi yang begitu berat karena bergabung dengan para atlet yang sudah malang melintang disetiap event anggar di Kalsel. Hal tersebut, ujar Faisal, tidak membuat nyali Radith ciut menghadapi lawannya. Dibuktikannya dengan hasil dua kali menang sehingga lolos pada babak 32 besar. Namun di babak tersebut Radith kembali mendapat hadangan berat dari unggulan pertama dan membuat langkah Radith pun terhenti. Terpisah, Rifany Hamzah selaku orang tua Radith, saat ditemui usai pertandingan cukup terharu dan juga bangga melihat perjuangan anak pertamanya bertanding di arena sebesar itu sembari memeluk putra kesayangannya. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus IKASI Balangan, yang mana telah bersedia menerima anak saya menjadi atlet anggar Bumi Sanggam ini,” ucap Rifany dengan nada terharu.