Olimpiade 2024: Atlet Skateboard Jepang Berusia 14 Tahun Sabet Medali Emas

Atlet skateboard Jepang, Coco Yoshizawa yang berusia 14 berhasil meraih medali emas Olimpiade Paris 2024 nomor street wanita di Place de La Concorde Minggu, 28 Juli 2024 lalu. Coco menyisihkan tujuh finalis lainnya di babak final, termasuk rekan senegaranya Liz Akama yang berada di posisi dua (peraih medali perak) dan wakil Brasil, Rayssa Leal di posisi ketiga (raih medali perunggu). Prestasi ini diraih Coco setelah sukses mengoleksi 272,75 poin dari tiga putaran terbaiknya. Adapun, Akama yang baru berusia 15 tahun, mengumpulkan 265,95 untuk posisi kedua dan Leal finis dengan 253,37, unggul jauh dari peringkat keempat Cui Chenxi dari Tiongkok. Leal yang sempat memenangkan medali perak di Olimpiade Tokyo, merupakan yang tertua dari tiga peraih medali lain. Saat ini ia berusia 16 tahun. Perjuangan para skaters pada Minggu kemarin tidak mudah. Pasalnya mereka harus bertanding di arena yang licin usai pada hari sebelumnya, Paris diguyur hujan deras. Sumber: VIVA

Olimpiade 2024: Meski Cedera, Atlet Muda Ini Torehkan Sejarah

Cedera lutut membuat kangkah atlet senam Indonesia, Rifda Irfanaluthfi, harus terhenti di Olimpiade 2024 Paris. Namun demikian, Rifda telah mencatatkan sejarah sebagai pesenam Indonesia pertama yang tampil di ajang Olimpiade. Ia mengalami cedera di bagian tulang rawan pada lutut dan robekan ligamen lutut. Rifda yang turun di nomor All Around putri tidak maksimal saat berlaga di Bercy Arena Perancis, Minggu, 28 Juli 2024. Cedera lututnya memaksa Rifda menyelesaikan lomba lebih cepat dari seharusnya. “Rifda ingin membuat orang-orang yang mendukung Rifda bisa bangga Rifda bisa tampil di olimpiade,” ujar Rifda kepada media di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Kamis, 1 Agustus 2024. Saat tiba ia nampak menggunakan kursi roda bersama pelatihnya. Keluarga dan perwakilan Kemenpora, perwakilan Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani), dan perwakilan dari NOC Indonesia, menyambutnya. “Sampai saat ini masih merasakan kebasnya rasa sakit. Motivasi Rifda itu ya bisa tembus di olimpiade, karena itu cita-cita Rifda. Rifda sudah berangkat sudah dapat kepercayaan dan dukungan banyak orang,” jelas atlet kelahiran 16 Oktober 1999 ini. Saat ini ia mengaku campuraduk, meski demikian usai perjuangannya di Olimpiade 2024 Paris, ia akan fokus pada recovery penyembuhan cederanya baik di dalam dan luar negeri.

Olimpiade 2024: Gregoria Ke Semifinal, Akhiri Puasa 16 Tahun Tunggal Putri

Babak perempat-final bulu tangkis tunggal putri di Olimpiade Paris 2024 berakhir manis bagi Gregoria Mariska Tunjung. Jorji, sapaan akrabnya, sukses melaju ke semifinal setelah mengalahkan pebulu tangkis Thailand, Ratchanok Intanon. Bertanding selama 46 menit, Gregoria menang dua set langsung dengan skor 25-23 dan 21-9. Penantian Indonesia untuk melihat lagi tunggal putri di Olimpiade pun berakhir usai 16 tahun lamanya. Kali terakhir tunggal putri mewakili bendera Indonesia di semifinal bulu tangkis Olimpiade adalah Maria Kristin pada 2008. Saat itu, Maria Kristin menutup perjuangannya di Beijing dengan medali perunggu. Kini, giliran Gregoria yang menjadi tunggal putri keempat mewakili Indonesia di semifinal bulu tangkis Olimpiade. Sebelumnya, ada Mia Audina (1996) lalu Susy Susanti—mentor Jorji—di Olimpiade 1992 dan 1996. Gelaran yang disebut pertama berbuah medali emas bagi Susy, sedangkan empat tahun berselang meraih perunggu. Di Olimpiade Atlanta 1996 tersebut, Susy kalah dari Mia di semifinal. Mia kemudian finis dengan medali perak. Dikutip dari Antara, ini merupakan kemenangan kedua beruntun Gregoria atas Ratchanok setelah kali terakhir terjadi pada perempat-final Thomas & Uber Cup 2024 dengan skor 22-20, 21-18. Di semifinal, Gregoria akan melawan tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se-young, yang baru saja menang 15-21, 21-17, 21-8 atas wakil Jepang Akane Yamaguchi di perempat-final. Gregoria adalah satu-satunya wakil bulu tangkis Indonesia yang tersisa di Olimpiade Paris 2024. Total ada enam wakil Indonesia di Paris 2024 yaitu Jonatan Christia dan Anthony Sinisuka Gingting di tunggal putra, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari untuk ganda campuran, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti bertarung di ganda putri, serta ganda putra andalan Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Tunggal putra, ganda campuran, dan ganda putri Indonesia gugur di fase grup, sedangkan langkah ganda putra Indonesia terhenti di perempat-final. Sumber: Kompas

Indra Sjafri Bak Titisan Raja Midas

Indra Sjafri merupakan salah satu pelatih sepak bola yang berpengaruh di Indonesia. Ia dikenal karena kemampuannya dalam mengembangkan bakat muda dan meraih prestasi bersama tim nasional Indonesia, terutama di level junior. Layaknya Raja Midas yang mampu merubah sesuatu menjadi emas apapun yang disentuhnya. Indra Sjafri memulai kariernya sebagai pemain sepak bola sebelum akhirnya beralih menjadi pelatih. Ia mendapatkan pengakuan luas setelah berhasil membawa tim nasional Indonesia U-19 dan U-22 meraih prestasi signifikan di tingkat internasional. Prestasi Bersama Tim Nasional Indonesia: Juara Piala AFF U-19 2013 Pada tahun 2013, Indra Sjafri membawa tim nasional Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19. Ini adalah salah satu prestasi paling gemilang yang pernah diraih Indonesia di level junior. Di bawah bimbingannya, tim yang dipimpin oleh Evan Dimas ini berhasil mengalahkan Vietnam di final melalui adu penalti dengan skor 7-6 setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal. Juara Piala AFF U-22 2019 Indra Sjafri lekat dengan kata serbapertama. Ia tercatat sebagai pelatih pertama yang membawa Timnas Indonesia U-22 juara Piala AFF U-22 (2019). Bertemu Thailand U-22 di partai puncak, Timnas Indonesia U-22 menang 2-1. Saat itu, gol-gol skuad Garuda Muda dilesakkan Osvaldo Haay. Medali Emas SEA Games 2023 Setelah menanti 32 tahun, Timnas Indonesia akhirnya mendapatkan medali emas SEA Games. Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri menjadi juara SEA Games 2023 setelah menang 5-2 atas Thailand U-22 di partai puncak. Juara ASEAN U-19 Boys Championship 2024 Terbaru, Indra Sjafri kembali membawa harum nama Indonesia di kancah Internasional dengan membawa Timnas Indonesia U-19 menjadi juara Piala AFF U-19 2024. Garuda Nusantara menjadi juara setelah mengalahkan Timnas Thailand U-19 di babak final. Garuda Muda mengamankan kemenangan 1-0 atas Timnas Thailand U-19. Laga itu digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/7/2024) malam WIB. Selain prestasi di turnamen, salah satu kontribusi terbesar Indra Sjafri adalah pengembangan bakat muda. Banyak pemain yang dilatih olehnya di level U-19 dan U-22 kemudian menjadi pilar penting di tim nasional senior, seperti Evan Dimas, Hansamu Yama, dan Osvaldo Haay. Indra Sjafri dikenal dengan pendekatannya yang fokus pada disiplin, pengembangan taktik, dan pembinaan karakter pemain muda. Ia sering kali menekankan pentingnya bermain dengan semangat dan determinasi, serta selalu berusaha untuk mengembangkan kemampuan individu pemain sesuai dengan kebutuhan tim. Profil Singkat Nama Lengkap: Indra Sjafri Tanggal Lahir: 2 Februari 1963 Tempat Lahir: Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatra Barat Karier Klub – Junior: 1981-1986: PSP Padang Junior – Senior: 1986-1991: PSP Padang Karier Kepelatihan 2008: Persikalis Bengkalis 2011: Indonesia U-16 2011–2014: Indonesia U-19 2014–2017: Bali United F.C. 2017–2018: Indonesia U-19 2019–2020: Indonesia U-23 2020–2023: Indonesia (Direktur teknik) 2023: Indonesia U-22 2023: Indonesia U-24 2024– Sekarang: Indonesia U-20

AVC U-20 2024: Indonesia Takluk Atas Iran

Hasil semifinal Asian Volleyball Championship (AVC) U-20 2024, Indonesia harus mengakui keunggulan Iran, Senin (29/7/2024). Bermain di DBL Arena Surabaya, Indonesia takluk atas Iran lewat tiga set langsung dengan skor 3-0 (25-21, 25-14, 25-16). Jalan Indonesia untuk bersinar di AVC U-20 2024 masih terbuka sebab Garuda Muda akan berebut posisi ketiga. Lawan Indonesia dalam perebutan posisi ketiga di AVC U-20 2024 adalah Jepang. Pada babak semifinal, Negeri Sakura sendiri dikalahkan Korea Selatan dengan skor 2-3 (20-25, 19-25, 25-21, 25-21, 11-15). Kedua kubu sudah pernah bertemu sebelumnya namun Merah-Putih keok dengan skor 3-1. Duel dalam laga perebutan tempat ketiga di AVC U-20 2024 diharapkan jadi panggung balas dendam. Perebutan posisi ketiga AVC U20 2024 dijadwalkan pada hari Selasa (30/7/2024). Hasil ini juga tidak mengubah Indonesia tetap lolos ke Piala Dunia Voli U-21 2025 setelah 35 tahun. Terakhir kali ada tim Merah-Putih di ajang dua tahunan itu terjadi pada 1989 lalu di Yunani dan finis di peringkat ke-15.

Daftar Penghargaan Individu Piala AFF U-19 2024

Timnas Indonesia U-19 menjadi juara Piala AFF U-19 2024. Garuda Nusantara menjadi juara setelah mengalahkan Timnas Thailand U-19 di babak final. Timnas Indonesia U-19 mengamankan kemenangan 1-0 atas Timnas Thailand U-19. Laga itu digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/7/2024) malam WIB. Jens Raven menjadi pencetak gol tunggal Timnas Indonesia U-19 pada laga ini. Gol Raven tercipta di babak pertama berkat assist dari Kadek Arel. Tak hanya menjadi juara, Timnas Indonesia U-19 pun mendominasi gelar individu Piala AFF U-19 2024. Ada dua pemain asuhan Indra Sjafri yang meraih gelar itu. Pemain Terbaik Gelar Terbaik diraih oleh Kapten Timnas Indonesia U-19, Dony Tri Pamungkas. Pemain Persija Jakarta itu memang tampil konsisten sejak awal turnamen. Dony Tri Pamungkas pun tampil penuh dalam laga final. Dony juga kerap menampilkan permainan fair play. Kiper Terbaik Penjaga gawang Timnas Indonesia U-19, Ikram Algiffari, mendapatkan gelar penjaga gawang terbaik di Piala AFF U-19 2024. Gawang Ikram hanya kebobolan 2 gol sepanjang gelaran Piala AFF U-19 2024. Termasuk nirbobol pada partai puncak melawan Thailand. Top Skor   Untuk gelar top scorer Piala AFF U-19 2024, ada pemain Australia, Jake Najdovski. Pemain berusia 18 tahun ini merebut sepatu emas dengan torehan lima gol. Jens Raven harus puas ada di posisi kedua. Penyerang Timnas Indonesia U-19 itu mencetak empat gol di sepanjang Piala AFF U-19 2024.

ASEAN U-19 Boys Championship: Indonesia Juara!

Usai sudah penantian selama 11 tahun puasa gelar bagi tim nasional Indonesia untuk kelompok umur 19 tahun. Tahun ini, sejak dari tahun 2013, mereka sukses menjadi kampiun dan merebut titel juara di ajang ASEAN U-19 Boys Championship 2024, usai menumbangkan Thailand pada laga final, dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (29/7). Satu-satunya gol dari skuad Garuda Nusantara, dicetak oleh Jens Raven, pada menit ke-18. Jens menjaringkan bola, usai mendapatkan umpan dari Kafiatur di tendangan sudut, yang sebelumnya juga mengenai kepala dari Kadek Arel. Kemenangan dan perjalanan tim besutan Indra Sjafri itu pada turnamen ini cukup baik. Menyapu bersih kemenangan di fase grup, menang melawan Filipina 6-0, 2-0 saat jumpa Kamboja, dan 6-2 di laga terakhir grup A melawan Timor Leste. Di semifinal, Indonesia juga mencetak skor identik saat bertemu Malaysia. “Pertama, saya mengucapkan puji dan syukur kepada Allah, SWT karena tahun kemarin ada medali emas SEA Games 2023, tahun ini 2024, ada Piala AFF U-19. Dan tentu untuk saya, itu menjadi motivasi agar berbuat yang lebih baik lagi,” buka Indra pada sesi jumpa pers usai laga. “Yang kedua tentu ini trofi dan medali untuk para pemain yang berusaha, bekerja keras, di mana tim ini dipersiapkan lebih kurang tujuh bulan ya, dari mulai Januari. Tentu juara AFF ini menjadi modal baik kita untuk bisa lebih percaya diri lagi agar lolos ke Piala Asia. Kami sangat yakin,” tambahnya. Dengan koleksi empat gelar di lemari pialanya, Indra mengatakan sejauh ini ia hanya memberikan usaha terbaik saat ditugaskan PSSI. “Sebagai anak bangsa yang baik sebagai warga negara Indonesia yang baik. Apapun yang ditugaskan negara lewat PSSI ke saya saya akan kerjakan dengan baik, apapun,” ucapnya. “Mau Dirtek (Direktur Teknik) kemarin, saya lakukan pekerjaan di Dirtek. Dan sekarang di kepelatihan sampai tahun 2027, Insyaallah saya akan amanah,” tutupnya. Sementara itu, pencetak gol tunggal dalam laga ini, Jens Raven mengatakan, “Sangat luar biasa, bisa cetak gol di final, di tengah stadion yang ramai oleh fans ini. Saya bisa menang di hadapan para fans,” katanya. “Bisa tampil di turnamen ini dengan baik, lalu menjadi juara, sungguh momen yang sangat emosional bagi saya. Ini adalah turnamen resmi pertama saya bersama Indonesia,” tambahnya. Selain menjadi juara, gelar lain diraih oleh tim ini. Yakni, gelar kiper terbaik sepanjang kejuaraan ini berlangsung, yang diraih oleh Ikram Algiffari. Kemudian pemain terbaik yang disabet oleh Dony Tri Pamungkas.

Penantian 35 Tahun, Indonesia Kembali Lolos Piala Dunia Voli U-21

Timnas Voli Putra Indonesia U-20 berhasil lolos ke Piala Dunia Voli U-21 2025 setelah menang atas India dengan skor 3-1 di babak perempat final AVC U-20 2024, Sabtu (27/7). Tuan rumah Indonesia menang 25-20, 25-23, 16-25, 25-18 di DBL Arena, Surabaya. Ini membuat Indonesia bergabung dengan total empat tim yang lolos kejuaraan dunia bersama Jepang, Iran, dan Korea Selatan. Ini pertama kalinya Indonesia kembali lolos ke Piala Dunia Voli U-21 setelah 35 tahun. Terakhir kali ada tim Merah-Putih di ajang dua tahunan itu terjadi pada 1989 lalu dan finis di peringkat ke-15. Kini Indonesia kembali ada di level yang sama, meski menghadapi lawan berat di babak delapan besar AVC U-20 2024, Indonesia masuk Pool E. Tim besutan Li Qiujang itu perlu satu kemenangan lawan India demi menyegel tiket ke Piala Dunia Voli U-21 dan kini sudah didapatkan. Tim Merah-Putih ada di pool yang sama dengan Arab Saudi (runner-up Grup A), Jepang (juara Grup C), dan India (runner-up Grup C). Kemenangan membuat Indonesia sekaligus memimpin Pool E babak delapan besar AVC U-20 2024. Indonesia unggul satu poin dari Jepang. Kini Indonesia mengoleksi enam poin, sedangkan Jepang yang menang 3-0 atas Arab Saudi ada di bawah Indonesia dengan lima angka. Kemudian Indonesia dan Jepang juga sama-sama lolos final four AVC U-20 2024 dan akan bertanding pada Minggu (28/7) pukul 19.00 WIB. Sementara di Pool F, Iran melawan Kazakhstan dan Korea Selatan menghadapi China. Iran dan Korea juga telah mengamankan tiket masing-masing ke kejuaraan dunia. Sumber: CNN

ASEAN U-19 Boys Championship: Garuda Muda ke Final!

Luapan emosi kegembiraan dirasakan oleh para penggawa Garuda Nusantata usai memastikan diri lolos ke babak final, setelah menaklukkan Malaysia 1-0 di partai semifinal ASEAN U-19 Boys Championship 2024, Sabtu (27/7) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Satu gol kemenangan skuad Garuda Nusantara dicetak oleh Muhammad Alfharezzi Buffon di menit ke-78. “Saya bersyukur kita bisa ke final, pemain kerja keras selama 2×45 menit. Malaysia bukan lawan yang gampang tapi kami bisa selesai dengan baik. Seperti yang saya sampaikan kemarin, bahwa ini berarti final kedua buat saya di Jawa Timur, mudah-mudahan Jawa Timur menjadi kota yang baik untuk saya,” buka pelatih kepala tim Indra Sjafri dalam jumpa pers usai laga. Mengenai laga, menurutnya itu merupakan hasil kerja keras semua pemainnya. “Dari menit pertama sampai menit 90, yang dilakukan pemain sangat berarti karena pemain bekerja keras dan bermain dengan komitmen. Kami sebelum pertandingan, ada hal-hal yang harus mereka ikuti dan di babak pertama kami melakukan formasi dengan 3-5-2 setelah itu kita lihat situasi dan kami merubah dan perubahan itu yang membuat Malaysia ketinggalan 1-0 dan respon kami terhadap apa yang dilakukan Malaysia Alhamdulilah berjalan baik,” jelas Indra. Lebih lanjut, Indra mengatakan timnya terus berkembang setiap laga. Dia pun optimistis meraih hasil positif di final melawan Thailand. “Tim ini masih berproses, persiapan mulai Desember [2023] sampai sekarang. Kami diberi target lolos dari Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Jadi [Piala AFF U-19 2024] ini target sementara, target di antara kita. Yang buat saya senang, pemain berproses dengan baik,” ujarnya. Perasaan sama juga dirasakan oleh Welber Jardim, “Persaaan saya untuk datang ke final bagus sekali, kita kerja keras, semua teman-teman fokus buat latihan, seperti sekarang, harus konsentrasi dan fokus buat latihan, untuk datang ke final, lalu kita akan menjadi juara,” tuturnya. Pada laga final, Indonesia akan melawan Thailand hari Senin (29/7) mendatang. Thailand memastikan tiket ke final setelah menang 1-0 atas Australia yang digelar di tempat yang sama sebelum laga Indonesia versus Malaysia berlangsung. Untuk laga final nanti, kick off akan berlangsung pukul 19.30 WIB. Sementara Australia akan melawan Malaysia untuk perebutan tempat ketiga yang dimulai pukul 15.00 WIB.

Pecatur Indonesia Juara di Eastern Asian Junior 2024

Aditya Bagus Arfan

Pecatur muda berprestasi binaan PT United Tractors Tbk (UT), International Master (IM) Aditya Bagus Arfan, kembali menorehkan prestasi dengan meraih juara 1 pada kejuaraan catur Eastern Asian Junior 2024. Aditya menampilkan performa yang maksimal selama bertanding dengan meraih total 7 poin dari 5 kemenangan dan 4 hasil remis. “Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih Aditya. Perolehan juara ini juga menjadi pencapaian norma Grand Master (GM) kedua Aditya, sehingga semakin mendekatkannya ke gelar GM Internasional,” ujar Corporate Social Responsibility Manager UT, Himawan Sutanto, dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Kamis (25/7). Himawan menjelaskan, kompetisi ini diselenggarakan oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) di bawah naungan Federasi Catur Asia (ACF) dan Federasi Catur Internasional (FIDE). Peserta kejuaraan ini terdiri dari para pecatur muda di bawah usia 20 tahun dari 16 negara di Asia Timur, yang digelar di Kampus Gunadarma Kelapa Dua, Tangerang, pada 3 – 11 Juli 2024 lalu. Menurutnya, IM Aditya Bagus Arfan merupakan atlet catur muda binaan UT sejak tahun 2017. Dia mengungguli pesaingnya, Fide Master (FM) Nayaka Budhidharma, yang berasal dari Indonesia juga melalui sistem tie-break. Keberhasilan Aditya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi. “UT akan senantiasa hadir secara konsisten dalam memberikan dukungan penuh kepada generasi muda Indonesia untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki. Harapannya, Indonesia dapat mencetak GM selanjutnya dan UT terus mendukung para atlet muda berbakat melalui program UT Inspiring Youth,” ujar Himawan. Sumber: Petrominer

Ini Dia Atlet Termuda dan Tertua yang Bertarung di Olimpiade 2024

Pertarungan olahraga terbesar Olimpiade sedang digelar. Dalam pertarungan ini, beragam usia tampil dan bersaing dengan para kompetitornya. Lantas siapakah atlet termuda dan tertua di olimpiade 2024 di Paris kali ini? Dilansir dari reuters, Haohao Zheng yang berusia 11 tahun akan menjadi atlet termuda yang berlaga di Paris tahun ini. Dia juga atlet termuda Tiongkok yang pernah berkompetisi di Olimpiade mana pun. “Kompetisi bagi saya hanyalah untuk berkumpul dengan teman-teman baik saya,” kata Zheng kepada Reuters. “Ini seperti kami memainkan permainan yang menyenangkan – setiap orang harus menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” paparnya. Dilansir dari en.as, Haohao, yang merupakan atlet Olimpiade termuda Tiongkok, memastikan tiketnya ke Olimpiade Pra-Olimpiade Skating yang berlangsung di Shanghai dan Budapest. Sedangkan atlet tertua atau yang tampil di Olimpiade 2024 adalah Anggota tim berkuda Kanada, Jill Irving akan menjadi pesaing tertua saat dia melakukan debut Olimpiade di Paris pada usia 61 tahun. Atlet termuda dan tertua sepanjang sejarah olimpiade Atlet termuda dalam sejarah Olimpiade Musim Panas adalah Dimitrios Loundras, pesenam pria asal Yunani. Loundras baru berusia 10 tahun ketika ia memenangkan medali perunggu di Olimpiade Athena tahun 1896. Atlet wanita termuda dalam sejarah Olimpiade Musim Panas adalah Luigina Giavotti. Dia mengumpulkan medali perak pada usia 11 tahun sebagai bagian dari tim senam Italia di Olimpiade Amsterdam 1928. Atlet tertua dalam sejarah Olimpiade Musim Panas keduanya berkompetisi pada usia tujuh puluhan adalah Oscar Swahn dari Swedia berusia 72 tahun dan hampir 73 tahun ketika ia berkompetisi dalam menembak di Antwerp Games 1920. Dia memperoleh medali perak untuk acara beregu menembak sasaran yang disebut “beregu lari 100m putra, tembakan ganda”. Dia juga lolos ke Olimpiade 1924 di Paris pada usia 76 tahun, tapi dia mengundurkan diri tanpa berkompetisi. Lorna Johnstone adalah atlet wanita tertua dalam sejarah Olimpiade Musim Panas. Dia baru saja berusia 70 tahun ketika dia tampil di Olimpiade Musim Panas ketiga dan terakhirnya pada tahun 1972 di Munich, mewakili Inggris Raya dalam acara berkuda individu dan tim. Sumber: Bisnis.com

Ratusan Atlet Bulu Tangkis Ramaikan Polytron Kudus Cup 2024

Sebanyak 582 pebulutangkis cilik semarakkan kejuaraan bulu tangkis Polytron Kudus Cup 2024. Ratusan pebulutangkis itu terbagi menjadi tiga kelompok umur, yakni U-11, U-13, dan U-15. Mereka berasal dari sejumlah klub kenamaan di Jawa Tengah dan sekitarnya. Kejuaraan ini dimulai Senin (22/7/2024) dan berlangsung hingga Sabtu (27/7/2024) di GOR Djarum Kaliputu. Sekum PBSI Kudus Raventus Pongoh mengatakan, penggabungan Muria Cup dan Kretek Cup bertujuan untuk pembibitan atlet muda bulu tangkis. “Supaya banyak bibit pebulutangkis muda yang terjaring. Sehingga ke depannya bisa untuk stok pebulutangkis di masa depan,” katanya, Senin (22/7/2024). Sementara itu, Referee Polytron Kudus Cup 2024, Pujiasto menyampaikan, kejuaraan ini menggunakan aturan dari PBSI dan BWF. “Untuk seeding berdasarkan ranking nasional kemudian tidak ada pergantian pemain baik di nomor tunggal maupun ganda,” jelasnya. Pertandingan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB, durasi pemanasan tiap-tiap atlet tidak lebih dari dua menit. Selanjutnya, untuk aturan jersey yang digunakan pemain harus terdapat nama pemain, nama klub. “Pemain harus bersalaman terlebih dahulu dengan lawan kemudian dilanjutkan dengan bersalaman ke wasit dan pelatih,” imbuhnya. Ia menyampaikan, pertandingan menggunakan score 3×21 dengan prinsip the best of three games. Kemudian apabila terjadi score 20-20, pemenangnya merupakan pemain yang mendapat angka dua secara berturut turut. “Apabila terjadi score 29-29, pemenangnya yakni pemain yang mendapat angka 30 lebih dulu,” terangnya. Sumber: RRI

FIBA U-18 Asia Cup SEABA: Indonesia Akui Keunggulan Filipina

Timnas basket Indonesia mengamankan tiket FIBA U-18 Asia Cup 2024 yang akan berlangsung September mendatang di Yordania. Cliffton Wijaya dan kawan-kawan ke Yordania dengan status runner up FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2024 Kuala Lumpur, Malaysia, 19-21 Juli 2024. Tiket ke FIBA U-18 Asia Cup 2024 diamankan Indonesia seusai mengantongi dua kemenangan. Pertama mengalahkan Thailand 70-56 dan menundukkan Malaysia 77-64. Di laga terakhir, Indonesia kalah dari Filipina 64-87 di MABA Stadium Minggu (21/7/2024). Meski kalah, hal itu tidak memengaruhi Indonesia ke FIBA U-18 Asia Cup 2024 Yordania. Indonesia ke Yordania menemani Filipina dengan status juara di FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2024. Pelatih Timnas Basket U-18 Andrie Ekayana seusai laga mengapresiasi perjuangan anak asuhnya di FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2024. Mereka telah berusaha keras sepanjang pertandingan, terutama saat melawan Filipina. “Salut dan terima kasih buat semua pemain yang sudah berusaha mati-matian di lapangan untuk mengeluarkan yang terbaik yang mereka punya,” terang Yayan, sapaan karib coach Andrie Ekayana. Sumber: Berita Satu

ASEAN U-19 Boys Championship: Indonesia ke Semifinal

Tim U-19 Indonesia memastikan tiket ke semifinal ASEAN U-19 Boys Championship 2024 setelah pada laga terakhir Grup A di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam ini, menang 6-2 atas Timor Leste. Dalam laga ini, pelatih U-19 Indonesia Indra Sjafri melakukan perubahan taktik dan rotasi sebagian pemain. Jika sebelumnya saat melawan Filipina (17/7) dan Kamboja (20/7) menerapkan formasi 3-4-3, kali ini Indra Sjafri mengubah dengan skema 3-5-2 dengan menempatlan duet Jens Raven dan Muhammad Ragil di lini depan yang biasanya baru dimainkan di babak kedua. Hasilnya sangat efektif di 45 menit pertama. Raven melesakkan dua gol pada menit ke-15. Tidak berselang lama, Timor Leste mendapatkan penalti setelah Alexandro Bahkito dijegal Felix Kamuru. Ricardo Rorinho maju sebegai eksekutor dan sukses mengubah skor menjadi 1-1 di menit ke-23. Indonesia tidak butuh waktu lama untuk kembali unggul 2-1. Raven mencetak gol lagi di menit ke-26 setelah menuntaskan assist Muhammad Kafiatur. Garuda Nusantara kembali memperbesar keunggulan menjadi 3-1 di injury time lewat Figo dari luar kotak penalti. Skor tersebut bertahan sampai turun minum Pada babak kedua, Kadek Arel dan kawan-kawan tampil lebih dominan. Indonesia kembali mencetak gol di menit ke-51 babak kedua. Kadek Arel membawa Indonesia memimpin 4-1 lewat sundulannya. Disusul Arkhan Kaka di menit k-53. Kafiatur bikin gol indah di menit ke-56. Bola tembakannya dari luar kotak penalti membuat Indonesia memimpin 6-1. Timor Leste memperkecil kekalahan menjadi 2-6 di menit ke-86. Skor 6-2 untuk Indonesia bertahan hingga laga berakhir. Untuk lawan di semifinal, Indonesia akan melawan juara Grup C antara Malaysia atau Thailand. Duel kedua tim akan menjadi laga pamungkas Grup C lusa mendatang. Babak semifinal akan digelar pada Sabtu (27/7) juga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

FIBA U-18 Asia Cup SEABA: Indonesia Kandaskan Malaysia

Timnas Basket U-18 Indonesia meraih kemenangan penting saat melawan Malaysia di MABA Stadium, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (20/7/2024). Laga kedua di FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2024 itu dimenangkan Cliffton Wijaya dan kawan-kawan dengan skor 77-64. Kemenangan ini Timnas U-18 Indonesia memenuhi target lolos ke FIBA U-18 Asia Cup 2024 Yordania. Ini karena ajang ini menyiapkan dua tiket ke FIBA U-18 Asia Cup 2024 bagi dua tim teratas. “Kemenangan hari ini karena anak-anak sangat disiplin menjalankan game plan. Mereka bermain sangat baik,supaya bisa menang dan lolos ke FIBA Asia,” terang Pelatih Timnas Basket U-18, Andrie Ekayana. Para pemain di laga ini memang tampil percaya diri. Dengan pasti mereka menjaga akurasi dan fokus dalam pertandingan sehingga di awal pertandingan sudah bisa leading 5-0 melalui Kennie Elbert dan free throw dari I Nyoman Aldo Dharma Yudha. Konsistensi dalam permainan membuat Timnas Basket U-18 mampu mengunci Kuarter pertama dengan kedudukan 25-15. Memasuki kuarter kedua, I Nyoman Aldo membuka kran poin Indonesia dengan tembakan dua poin dua kali. Agresifitas yang tinggi dan akurasi yang baik membuat Timnas Basket U-18 dengan mudah amankan kuarter kedua dengan kedudukan 42-25. Hegemoni Indonesia berlanjut di kuarter ketiga usai memenangkan laga dengan skor 66-43. Permainan Timnas Basket U-18 semakin panas di kuarter akhir. Mereka mampu mencatatkan 21 poin berbanding 11 angka dari Malaysia. Tabungan angka itu membuat Timnas Basket U-18 mengamankan laga ini dengan skor kemenangan 77-64. Kemenangan ini sangat berarti karena memastikan Indonesia lolos FIBA U-18 Asia Cup 2024 yang akan digelar di Yordania pada September mendatang. Di fase ini sediakan dua tiket ke Yordania. Satu tiket lagi diamankan Filipina. Sebagaimana Indonesia, Filipina sukses mengalahkan lawan-lawannya. Mereka kalahkan Malaysia dengan skor 97-71 dan tumbangkan Thailand dengan kedudukan 87-53. Di laga terakhir, Indonesia dan Filipina akan saling bentrok Minggu sore pukul 15.00 WIB. Meski kedua tim sudah lolos FIBA U-18 Asia Cup 2024 Yordania, laga pamungkas penyisihan grup ini dijamin berjalan tetap seru. Ini karena duel ini merupakan laga perebutan titel juara. “Hasil pertandingan lawan Filipina tidak terlalu mempengaruhi kelolosan kita, tapi kita akan tetap tampil all out karena ini kesempatan yang bagus untuk menghadapi tim sesolid Filipina,” terang Yayan, sapaan Coach Andrie Ekayana.

FIBA U-18 Asia Cup SEABA: Indonesia Raih Kemenangan Perdana

Timnas basket Indonesia U-18 membuka kran kemenangan di laga perdana FIBA U-18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2024. Mereka mengatasi Thailand dengan skor 70-56. Bertanding di MABA Stadium, Jumat (19/7/2024), tim asuhan Andrie Ekayana itu memang langsung gas pol sejak kuarter pertama. Timnas Basket U-18 memimpin 5-0 melalui tembakan 2 angka Kennie Elbert Kristanto. Kemudian disusul 2 free throw dari I Nyoman Aldo Dharma Yudha serta satu dari Halmaheranno Aprianto. Permainan Timnas Basket U-18 yang panas sejak menit awal ini membuat Indonesia dengan mudah menutup kuarter pertama dengan kemenangan 23-9. Dominasi Indonesia di laga ini berlanjut ketika memasuki kuarter ekdua. Agresifitas permainan dan akurasi yang terjaga membuat Timnas Basket U-18 menutup kuarter kedua dengan skor kemenangan 45-27. Usai turun minum, pemain Timnas Basket U-18 kembali tampil spartan. Mereka sukses menambah 15 poin di kuarter ini sehingga menutup kuarter ketiga degan kedudukan 60-37. Thailand berusaha mengejar defisit poin di kuarter keempat. Mereka sukses membuka keran poin melalui dua ngka dari driving layup dan free throw Teechakorn Prakaylerdluk. Situasi ini langsung direspons oleh I Nyoman Aldo Dharma Yudha dengan tembakan dua angka. Kedudukan sementara menjadi 62-40. Di kuarter keempat ini, Thailand mampu menambah 19 poin sementara Indonesia 10 angka. Namun Indonesia tetap unggul di akhir laga dengan kedudukan 70-56. Usai pertandingan, Pelatih Timnas Basket U-18 Andrie Ekayana mengaku senang dengan apa yang telah ditunjukkan para pemain. Mereka bermain sebagaimana yang diinstruksikan. “Anak-anak bermain bagus, sesuai instruksi. Hanya saja memang masih harus ada yang dibenahi, terutama masalah konsistensi,” kata Yayan, sapaan karib Andrie Ekayana, dalam keterangan tertulisnya Meskipun mampu mengamankan kemenangan diawal, Andrie ingatkan soal dua laga berikutnya yang diyakini berat. Indonesia akan melawan wakil tuan rumah Malaysia Sabtu (20/7). Tim Negeri Jiran baru saja mengalami kekalahan atas Filipina. Kondisi itu bisa saja membuat Malaysia termotivasi bekerja lebih keras dalam menghadapi Tim Indonesia demi jaga asa ke FIBA Asia Cup di Yordania. “Menghadapi Malaysia, para pemain harus lebih konsisten dalam mempertahankan ritme pertandingan. Anak-anak juga tidak boleh kehilangan fokus,” ujar Andrie. “Dari pertandingan ini, evaluasinya ya dua hal itu harus ditingkatkan agar bisa menaklukkan game selanjutnya,” dia mempertegas. Sumber: Detiksport

ASEAN U-19 Boys Championship: Indonesia Raih Kemenangan Kedua

Skuad Garuda Nusantara sukses meraih kemenangan kedua mereka, usai mengalahkan Kamboja dengan skor 2-0, dalam lanjutan babak penyisihan grup A ASEAN U-19 Boys Championship 2024, yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (20/7). Dua gol kemenangan pasukan Indra Sjafri itu, dicetak oleh Kadek Arel menit ke-71 dan Iqbal Gwijangge pada menit ke-86. Meski begitu, Indra Sjafri mengungkapkan kalau timnya memang kesulitan membongkar pertahanan lawan dan mencetak gol, selama hampir 70 menit laga. Itu juga karena Kamboja bermain sangat bertahan, dengan menggunakan formasi 5-3-2 yang hampir menumpuk semua pemainnya di area pertahanan mereka sendiri. “Tentu saya tetap mengapresiasi perjuangan para pemain. Walaupun mereka, saya pikir, saya sendiri,mereka sudah berjuang untuk bisa memenangkan pertandingan, walaupun sulit,” kata Indra usai laga. Indra mengakui, pertandingan melawan Kamboja tidak mudah. Timnya dihadapkan pada strategi pertahanan yang cukup dalam dari Kamboja, sehingga membutuhkan kesabaran dan sirkulasi bola yang cepat. “Karena yang kita hadapi tadi mereka itu bermain dengan tim deep defending, benar-benar butuh kesabaran, butuh sirkulasi bola yang lebih cepat,” ucapnya. Indra kembali menjelaskan kalau para pemain banyak melakukan kesalahan dalam passing dan kurangnya pemanfaatan lebar lapangan oleh para pemainnya. Karenanya, di babak kedua, dia mengubah strategi dengan fokus pada serangan langsung ke dalam kotak penalti. “Tapi di babak pertama kita banyak salah passing dan kita pergunakan lebar lapangan, yang biasanya kita overload di pinggir tapi mereka bisa tutup itu dan akhirnya di babak kedua kita ubah coba untuk bisa directly di dalam penalty area, dan ada dua gol terjadi di babak ke-2 dan ini perlu disyukuri,” ungkapnya. Kemenangan ini semakin membuka peluang bagi Tim U-19 Indonesia untuk lolos ke babak semifinal. Indra pun mengaku kembali akan melakukan rotasi pemain di pertandingan ketiga melawan Timor Leste. “Yang pasti chance kita untuk lolos grup itu sudah sangat terbuka dan kita akan berpikir untuk pertandingan di babak selanjutnya,” tuturnya. Sementara itu Kadek Arel, yang dalam laga ini dinobatkan menjadi pemain terbaik, mengatakan rasa syukurnya, terima kasih kepada para suporter dan kemenangan ini adalah hasil jerih payah serta kerja sama tim yang baik. “Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sudah mendukung kita, karena tanpa dukungan kalian, kita tidak bisa apa-apa. Soal gol tadi, itu adalah berkat kerja keras semua pemain, di mana tadi saya dapat umpan tendangan sudut dari Kafiatur, dan kebetulan saja saya berada di posisi yang tepat, semoga ini bisa menjadi motivasi bagi saya selanjutnya untuk bisa membantu tim ini menjadi lebih baik lagi,” beber pemain bernomor punggung 4 itu. “Astungkara di pertandingan malam hari ini, kita bisa mendapatkan tiga poin lagi, kedua juga tidak lupa kepada keluarga dan teman-teman saya yang sudah mendukung saya. Pastinya kita akan selalu evaluasi, semoga bisa kembali meraih kemenangan di laga selanjutnya,” tutupnya. Laga selanjutnya dan terakhir di fase grup A, Indonesia akan bertemu “saudara lama” Timor Leste, di mana akan berlangsung tanggal hari Selasa, tanggal 23 Juli 2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pukul 19.30 WIB. Sejalan dengan laga tersebut, ada laga lain antara Kamboja dan Filipina di Stadion Gelora 10 Nopember pukul 19.30 WIB.

Menpora Lepas Timnas Basket Putra U-18

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo melepas Timnas Basket Putra Indonesia U-18 yang akan tampil di ajang SEABA (Southeast Asia Basketball Association) U-18 tahun 2024 yang bakal berlangsung di Malaysia pada 19-21 Juli mendatang. Pada pelepasan yang berlangsung di Media Center Kemenpora, Selasa (16/7) siang tersebut, Menpora Dito berharap para atlet muda basket Indonesia bisa mengukir prestasi terbaik di ajang SEABA nanti. Kepada seluruh atlet basket usia 18 yang terpilih, Menpora Dito berharap bisa memberikan yang terbaik untuk membawa basket Indonesia berprestasi di kancah Asia. “Saya melihat perfoma para atlet dalam kondisi baik, saya berharap para atlet bisa juara di ajang SEABA U-18 di Malaysia nanti. Semoga di Malaysia nanti para atlet muda ini bisa menambah jam terbang dan pengalaman, sekaligus mengukir prestasi terbaik,” kata Menpora Dito yang juga didampingi Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Surono dan Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi. Menpora Dito yakin pembinaan yang dilakukan PP Perbasi akan membuahkan hasil yang terbaik di ajang ini. “Prinsipnya Kemenpora sangat mengapresiasi kepada PP Perbasi yang telah melakukan pembinaan terhadap basket Indonesia. Pembinaan itu adalah fokus kami di Kemenpora agar semua cabang olahraga untuk melakukan pembibitan atlet usia muda,” kata Menpora Dito. Menpora Dito juga berharap prestasi tingkat junior ini bisa konsisten hingga senior sehingga kedepan basket Indonesia bisa menjadi leading di tingkat Asia. “Minimal bisa mempertahankan prestasi di SEA Games (2021) yang dilaksanakan 2022 dan kita menjadi Macan Basket di Asia Tenggara,” harapnya. Jika Timnas Basket Putra U-18 ini bisa melangkah mulus di SEABA maka, skuad U-18 akan mendapat tiket ke FIBA Asia Cup 2024. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2-9 September di Amman, Yordania.

ASEAN U-19 Boys Championship: Indonesia Gilas Filipina

Memainkan pola 3-4-3 saat menyerang dan 5-4-1 ketika ditekan, tim U-19 Indonesia tampil impresif. Hasilnya skuad asuhan Indra Sjafri itu menang telak dengan skor 6-0 pada laga perdana Grup A ASEAN U-19 Boys Championship melawan Filipina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam ini. Empat gol tercipta di 45 menit pertama dan tiga di antaranya dilesakkan pemain belakang. Diawali dari gol Arlyansyah Abdulmanan yang membuka keunggulan Indonesia. Ia membobol gawang Filipina, seusai meneruskan umpan tarik Dony Tri dari sisi kiri. Gol pertama itu membuat tekanan di jantung pertahanan Filipina makin tak terbendung. Gol kedua akhirnya lahir di menit ke-22. Kali ini bek Iqbal Gwijangge yang mencetak gol. Berdiri bebas di depan gawang, ia bisa meneruskan umpan Muhammaf Mufli menjadi gol lewat sundulan keras. Bek Indonesia lainnya, Kadek Arel yang kemudian menambah gol. Di menit ke-28, bek asal Bali United itu bisa menanduk bola sepak pojok yang dilepaskan Mufli. Satu gol lagi akhirnya didapat sebelum babak pertama berakhir melalui Iqbal. Ia kembali mencetak gol ke gawang Filipina. Memanfaatkan sundulan Muhammad Alfarezzi, Iqbal menyontek masuk bola di mulut gawang Castro Cesar. Indonesia berhasil menambah keunggulan menjadi 5-0 lewat gol Arlyansyah usai meneruskan umpan silang Doni Tri. Pada menit ke-87 penyerang Jens Raven berhasil mencetak gol lewat sontekan kaki kanan usai meneruskan umpan matang dari M Riski Afrisal. Indonesia unggul 6-0 atas Filipina. Pada laga pertama di grup A, Timor Leste mampu menang tipis 3-2 atas Kamboja. Dengan hasil ini Indonesia dan Timor Leste sama-sama mengoleksi 6 poin. Namun, Indonesia memimpin klasemen sementara karena unggul produktivitas gol. Untuk pertandingan selanjutnya Indonesia akan menghadapi Kamboja di tempat yang sama pada Sabtu (20/7) mendatang.

2nd Asia MMA Championships 2024: PB Pertacami Boyong Dua Emas

Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami) memboyong dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu dari Kejuaraan Asia 2nd Asia Mixed Martial Arts Championships 2024 di Phnom Penh, Kamboja, 10-13 Juli. Ketua Umum PB Pertacami, Tommy Paulus Hermawan menyampaikan bahwa para atlet dan ofisial tim telah berjuang sebisa mungkin untuk mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di kejuaraan Asia tersebut. “Atlet dan ofisial kami telah berjuang mengibarkan bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di Phnom Penh. Saya sangat terharu melihat perjuangan luar biasa para atlet yang telah kami gembleng selama ini,” ujar Tommy Paulus Hermawan dalam keterangan resmi, Senin. Sumbangan medali emas Indonesia diberikan oleh atlet putri Aprilia Eka Putri dengan mengalahkan atlet MMA Korea Selatan secara telak. Medali emas kedua diraih oleh Melpida Sihotang setelah mengalahkan atlet Filipina dalam tiga ronde. Sementara itu, Toni Kristian Hutapea harus mengakui keunggulan atlet Kazakhstan dan menyabet medali perak. Lalu Nurdiana Puspitasari juga meraih medali perak setelah kalah angka dari atlet tuan rumah Kamboja. Sedangkan Yusni Hutasoit menyumbang medali perunggu. “Tim MMA PB Pertacami telah menjalani latihan intensif di Jakarta dan mengikuti program latih tanding selama tiga minggu di Almaty, Kazakhstan, sejak Juni hingga 7 Juli,” tambah Tommy. “Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan intensif dan maksimal akan membuahkan peningkatan prestasi dari Kejuaraan Asia pada 2023, di mana PB Pertacami mengantongi satu medali perak dan tiga medali perunggu,” imbuh Tommy. View this post on Instagram A post shared by NYSN Media (@nysnmedia) Tommy menjelaskan PB Pertacami akan berupaya mengembangkan prestasi atlet MMA dengan melakukan persiapan semaksimal mungkin untuk menghadapi 4th GAMMA MMA World Championship 2024 yang berlangsung di Indonesia pada 5 hingga 16 Desember yang rencananya diadakan di Base Camp Dewa United, Pagedangan, BSD, Tangerang Selatan. “Saya dan seluruh pengurus PB Pertacami terus berupaya memberikan yang terbaik untuk mengembangkan prestasi atlet MMA Indonesia dalam persiapan sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia keempat GAMMA (4th GAMMA MMA World Championship 2024) yang hingga saat ini rencananya diadakan di Base Camp Dewa United, Pagedangan, BSD, Tangerang Selatan,” ujar Tommy. Sementara itu, perwakilan Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Jadi Rajagukguk berpesan pada para atlet untuk tidak cepat puas karena perjalanan masih panjang. “Saya berpesan jangan cepat puas karena perjalanan masih panjang. Masih banyak capaian-capaian lain yang akan kita raih selanjutnya. Sebagai atlet, kita harus tetap konsisten berlatih dan terus berlatih untuk terus mencetak prestasi terbaik buat Merah Putih,” ujar Jadi Rajagukguk. Sumber: ANTARA