BAJC 2025: Garuda Muda Siap Revans di Nomor Perorangan

simulasi pertandingan jelang WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025

Jelang berlangsungnya kejuaraan individu WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025 , tim Indonesia melakukan latihan di Gor Indoor Manahan Solo. Pertandingan perorangan WONDR Badminton Asia Junior Championships 2025 sendiri akan digelar mulai Rabu (23/07/2025). Tim yang berlatih adalah Tim Junior Indonesia yang bermain di beregu campuran sebanyak 20 atlet dan juga 26 atlet junior tambahan yang mengikuti turnamen perorangan. Total ada 46 atlet Junior Indonesia yang akan berlaga di turnamen ini. Pertandingan beregu campuran telah berakhir hari ini dengan kemenangan tim China atas Thailand dengan skor akhir 110-90, Sementara itu Garuda muda terhenti di babak Quarterfinal oleh Korea dengan skor tipis 110-109. Hasil ini tentunya diharapkan menjadi motivasi agar bisa lebih baik lagi secara individu. “Saya berharap pencapaian di beregu dapat dijadikan bahan evaluasi dan kesiapan atlet dan pelatih di event perorangan serta dapat menunjukkan semangat, motivasi, dan kepercayaan diri yang lebih kuat lagi untuk dapat mengeluarkan seluruh kemampuan dan menghasilkan prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Kabid Binpres PBSI, Eng Hian . Di sektor tunggal putra, Indonesia akan menurunkan 7 wakilnya. Kepala pelatih tunggal putra pratama, Wiempie Mahardi mengatakan kondisi atletnya dalam keadaan siap bertanding dan berharap mendapatkan dukungan langsung dari penonton di Gor Indoor Manahan Solo dan juga melalui layar kaca dan live streaming. “Persaingan di sektor tunggal putra hampir merata, terutama pemain unggulan dari negara-negara seperti Cina, Thailand, Korea, India, Jepang, Hongkong, Chinese Taipei, dan Malaysia. Saya berharap atlet kita bisa tampil maksimal, tetap fokus dan tidak over percaya diri. Semoga bisa ada gelar juara untuk sektor tunggal,” ungkap Wiempie. Sementara itu di sektor ganda putra, kepala pelatih ganda putra pratama, Chafidz Yusuf mengatakan kondisi anak buahnya dalam keadaan baik dan tidak ada cedera. Evaluasi Chafidz untuk penampilan anak buahnya dalam kategori beregu campuran adalah penambahan kekuatan dan rasa percaya diri yang perlu ditingkatkan. Sedangkan dari sisi tehnik kinerja mereka cukup baik. “Untuk persaingan di sektor ganda putra cukup merata dan untuk lawan terkuat ada dari China dan Korea. Saya menargetkan minimal mereka masuk semifinal, tapi tentunya saya berharap mereka bisa menampilkan prestasi yang lebih baik lagi,” ucap Chafidz menutup perbincangan. Skuad Daftar Indonesia Tunggal Putra Moh. Zaki Ubaidillah Richie Duta Richardo Dendi Triansyah Denis Azzarya Radithya Bayu Wardhana Arga Nugraha Sigfar Fardhan Rainanda Joe Tunggal Putri Thalita Ramadhani Wiryawan Kavitha Nadjwa Aulia Salsabila Amiradana Jolin Angelia Christabel Calista Purwanto Shaafiya Yasmin Maitsaa Auberta Zerlina Ganda Putra Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Pramudya Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Keneddy Tangka Raihan Daffa Edsel Pramono/Muhammad Rizki Mubarrok Akmal Nurrahman/Revand Harianto Anju Siahaan/Faizal Pangestu Ganda Putri Rinjani Kwinara Nastine/ Riska Anggraini Jania Novalita Situmorang/ Sheila Lidia Keyla Annisa Putri/ Micha Leona Luthfia Wardoyo Aurelia Syakira Putri/ Atresia Naufa Candani Putri Melvina Dwiwahyuningsih/Aura Zalfa Syafiya Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri Ganda Campuran Ikhsan Lintang Pramudya/Rinjani Kwinara Nastine Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica Ghian Rizqy Sofyan/Salsabila Zahra Aulia Muhammad Mulky Aufa Atmaja/Salma Mufida Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani Faizal Pangestu/Anju Siahaan

Indonesia Juara SEA V League 2025

Timnas Bola Voli Putra Indonesia

Timnas Bola Voli Putra Indonesia berhasil menjuarai SEA V League 2025 Leg 2. Gelar itu bisa dipastikan setelah Indonesia mengalahkan Thailand 3-2 (27-29, 25-15, 25-23, 22-25, 15-13) dalam laga pamungkas di GOR Jakarta International Velodrome, Jakarta, Minggu, 20 Juli 2025. Gelar juara itu didapat dengan catatan sempurna. Rivan Nurmulki terus menang dalam empat laga yang dijalani. Pada leg 1 di Filipina pekan lalu, Indonesia hanya menempati peringkat dua, di bawah Thailand. Jika diakumulasi dari leg 1 dan 2, Indonesia menempati peringkat satu, sedangkan Thailand menjadi runner-up. Dengan posisi tersebut, tim asuhan Jeff Jiang Jie itu berhak mewakili Asia Tenggara di Nation Cup bersama tim Thailand tahun depan. Ini menjadi ketiga kali Indonesia menjuarai SEA V League putra. Gelar sama pernah didapat pada SEA V Legague 2023 leg pertama dan kedua. Jumlah gelar itu sama dengan yang diraih Thailand. Selain itu Indonesia pernah tiga kali menjadi runner-up, sedangkan Thailand hanya sekali. Selain SEA V League 2025 Leg 2, timnas Indonesia mendapat gelar pemain terbaik (MVP) yang ditempati Boy Arnez. Pemain asal klub Lavani ini juga menyabet sebagai best outside hitter. Di samping itu, pemain Indonesia yang mendapat gelar terbaik adalah Rivan Numulki sebagai best opposite dan Jasen Natanael Kilanta sebagai best setter Klasemen SEA V League 2025 Leg 2 No Tim Main Menang Kalah Poin 1 Indonesia 4 4 0 10 2 Vietnam 4 3 1 8 3 Thailand 4 2 2 7 4 Filipina 4 1 3 5 5 Kamboja 4 0 4 0

BAJC 2025: Tim China Juara Beregu

Tim Junior China

Tim China keluar sebagai juara di ajang Badminton Asia Junior Championship 2025, yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah. Hasil final hari ini, Selasa (22/7/2025), di GOR Manahan, skuad muda China berhasil menundukkan Tim Thailand. Dalam pertandingan beregu campuran yang berlangsung menggunakan sistem rally point tersebut, China sukses menundukkan Thailand dengan total skor 110-90. Tim China membuka laga final dengan mulus. Pada match-1, tunggal putra Xiao Gao Bo berhasil memetik kemenangan 11-5 atas wakil Thailand, Patcharakit. Keunggulan China mampu dipertahankan hingga match-3, yang mempertemukan ganda campuran Li Hong Yi/Caoo Zi Han (China) vs Attawut Sreepeaw/Napapakorn (Thailand). Match ini ditutup dengan skor 33-29. Posisi Tim China sebagai pemimpin skor mulai tergeser pada match-4, yang mempertemukan ganda putri Chen Fan Shu/Tan Ke Xuan (China) vs Hathaithip/Napapakorn (Thailand). Melalui laga ini Thailand menyusul 38-44. Tim Thailand masih memimpin usai match-5, yang berakhir 45-55. Akan tetapi China bangkit pada match-6 melalui tunggal putra Liu Yang Ming, yang membuat timnya unggul tipis 66-65. China sanggup memelihara keunggulan mereka hingga pertandingan penutup alias match-10, yang mempertemukan tunggal putri Xu Wen Jing (China) vs Anyapat (Thailand). Laga ini selesai dengan total skor 110-90. Dengan kemenangan ini Tim China sukses mempertahankan gelar juara beregu campuran Badminton Asia Junior Championship, yang mereka raih pada edisi 2024 lalu. Ketika itu melalui sistem set poin, China menang 3-1 atas Korea Selatan. Sementara itu perjalanan tim tuan rumah Indonesia di ajang Badminton Asia Junior Championship 2025, harus terhenti di perempat final. Merah Putih menyerah dengan total skor 109-110 dari Tim Korea Selatan.

BAJC 2025: Dramatis! Indonesia Akui Keunggulan Korea Selatan

Moh. Zaki Ubaidillah

Drama hingga detik terakhir. Skuad bulu tangkis Indonesia harus harus mengakui keunggulan Korea Selatan usai kalah tipis 109–110 dalam Wondr Badminton Asia Junior Championships kategori beregu campuran di GOR Indoor Manahan, Senin (21/7/2025). Tak bisa dipungkiri, selisih satu angka ini menjadi luka bagi Ubed dan kawan-kawan. Mengingat seluruh partai berlangsung seimbang dan intens. Kendati demikian, Kapten Tim Moh. Zaki Ubaidillah atau yang kerap disapa Ubed ini tetap bersyukur. “Alhamdulillah, berjalan dengan lancar tanpa cedera untuk semuanya. Mungkin tadi kurang beruntung aja, rasa tegang pasti ada soalnya poinnya juga kejar-kejaran. Tadi pas saya main di fase kedua posisinya ketinggalan 3 poin lalu saya kejar biar bikin pede yang lain,” terang Ubed. Ubed mengatakan, kesedihan atas kekalahan ini pasti ada. Mengingat, tim Indonesia sudah berusaha mengejar dari awal. “Saya juga berusaha untuk menjauhkan poin sejauh mungkin tapi kembali tersusul pointnya. Sebagai captain saya mohon maaf karena belum bisa membawa tim sampai ke podium ataupun masuk final. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi belum dikasih rezeki,” lanjutnya. Sementara itu, tim Indonesia akan segera melupakan kekalahan ini dan fokus pada pertandingan individu. Ubed pun mendorong dirinya dan rekan-rekan untuk tak kalut dalam kesedihan. “Masih ada besok dan lusa, tinggal jaga fokusnya buat perorangan. Target saya pribadi pastinya juara dan bisa mengeluarkan semua kemampuan saya yang sudah saya lakukan saat berlatih,” ucap Ubed.

Piala AFF U23 2025: Ditahan Malaysia, Indonesia Juara Grup

Timnas Indonesia U23 memastikan langkah ke babak semifinal Piala AFF U23 2025 sebagai juara Grup A, usai bermain imbang 0-0 melawan Malaysia U23 dalam laga terakhir fase grup di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (21/7/2025) malam WIB. Hasil ini membuat Indonesia finis di puncak klasemen dengan raihan 7 poin dari tiga pertandingan (dua kemenangan dan satu hasil imbang), unggul satu angka dari Filipina U23 yang mengoleksi 6 poin. Sementara itu, hasil imbang tanpa gol ini justru menjadi akhir perjalanan Malaysia di turnamen. Tim Harimau Malaya Muda hanya mengumpulkan 4 poin dari satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Sedangkan Brunei Darussalam menempati posisi juru kunci dengan nol poin, menelan tiga kekalahan beruntun. Laga pamungkas antara Indonesia dan Malaysia berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim tampil ngotot sejak awal, memperlihatkan duel fisik intens, tekel keras, dan adu determinasi di setiap lini. Tercatat ada 16 pelanggaran dan empat kartu kuning yang dikeluarkan wasit untuk menjaga tensi laga tetap terkendali. Bagi Indonesia U23, hasil ini sekaligus mengubur mimpi Malaysia melangkah ke semifinal. Pasukan Gerald Vanenburg tampil disiplin dan mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang turnamen. Dengan rekor tak terkalahkan di fase grup, Garuda Muda kini mantap menatap babak semifinal, membawa harapan besar publik Tanah Air untuk meraih gelar juara. Di sisi lain, meski tampil cukup menjanjikan, langkah Malaysia harus terhenti di fase grup karena gagal memenuhi target kemenangan dua gol yang dibutuhkan untuk lolos. Garuda Muda akan menunggu lawan berikutnya di semifinal, yang akan ditentukan dari hasil pertandingan di Grup B. Dengan momentum yang sudah dibangun sejauh ini, Timnas U23 diharapkan terus melaju dan membawa pulang trofi juara dari turnamen edisi tahun ini. Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U23 2025: Indonesia – 7 poin (2 menang, 1 imbang) Filipina – 6 poin (2 menang, 1 kalah) Malaysia – 4 poin (1 menang, 1 imbang, 1 kalah) Brunei – 0 poin (3 kalah)

BAJC 2025: Sengit! Indonesia Juara Grup B usai Bungkam Malaysia

Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Pramudya

Tim bulutangkis Indonesia melaju ke babak perempat final dengan status juara Grup B pada ajang Badminton Asia Junior Championships 2025 . Kepastian itu didapat setelah skuad Merah Putih bungkam Malaysia dengan skor akhir 110-92 di GOR Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025). Tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, memulai perjalanan timnya dengan manis karena menang 11-5 atas Kong Wei Xang. Namun sayangnya di laga kedua, ganda putri Indonesia, Rinjani Kwinara Nastine/Riska Anggraini menelan kekalahan 20-22 dari Zi Yu Low/Dania Sofea. Meski demikian, Indonesia kembali memegang kendali pada gim ketiga yang mempertemukan Thalita Wiryawan kontra Oo Shan Zi. Tunggal putri Pelatnas PBSI itu menang 33-29 atas Shan Zi. Kemudian hasil manis juga didapat pada sektor ganda campuran yang dimainkan Steve Kurniawan/Luna Rianty Saffana. Steve/Luna menang tipis atas pasangan Malaysia, Loh Zheng/Noraqilah Maisarah dengan skor 44-43. Lalu, Indonesia kembali unggul di partai kelima yang dimainkan sektor ganda putra. Duet Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Pramudya meraih kemenangan atas Loh Zheng/Tan Zhi Yang dengan skor 55-52. Partai keenam kembali dimainkan oleh Ubed. Tunggal putra muda Pelatnas PBSI Cipayung itu kembali meraih kemenangan, yang kali ini membungkam Boon Le Lim dengan skor 66-60. Rinjani/Riska yang sempat kalah di gim kedua, kali ini berhasil menang atas Zi Yu Low/Dania Sofea dengan skor 77-67. Kemudian Thalita juga kembali meraih kemenangan, yang kali ini mengalahkan Eng Ler Qi dengan skor 88-73 di partai ke delapan. Indonesia mempertahankan tren positifnya di dua partai terakhir. Ganda campuran Indonesia, Devin/Rinjani menang atas Datu Anif Asrah/Dania Sofea dengan skor 99-81 di gim kesembilan. Kemudian laga terakhir dimainkan oleh sektor ganda putra. Devin yang kembali berpasangan dengan Ikhsan berhasil mengalahkan Irfan Shazmir/Ahmad Redzuan dengan skor 110-92. Indonesia pun menutup pertandingan dengan kemenangan, sekaligus melaju ke babak perempat final dengan status juara Grup B. Dibabak knock-out, Tim Junior Indonesia akan berhadapan dengan Korea di babak Quarter Final yang akan berlangsung besok (21/7) di Gor Indoor Manahan Solo. Sumber: Sindo News

Keren! Akademi Persib Cimahi Juara Gothia Cup U13

Tim Akademi Persib Cimahi U13 Boys All Stars

Tim Akademi Persib Cimahi (APC) U13 Boys All Stars meraih gelar juara Gothia Cup 2025 kategori putra U13 setelah mengalahkan FC Stockholm Internazionale dengan skor meyakinkan 5-1 di partai final yang berlangsung di SKF Arena, Gothenburg, Swedia, Sabtu (19/7/2025). Pelatih APC, Agi Maulana, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia mengapresiasi perjuangan para pemain serta dukungan dari berbagai pihak. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa menjadi juara. Terima kasih atas kerja keras para pemain dan dukungan dari SKF Industrial Indonesia, manajemen Akademi Persib Cimahi, serta doa dari seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Minggu (20/7/2025). Perjalanan APC di turnamen ini terbilang gemilang. Mereka membuka fase grup dengan kemenangan 4-1 atas Sandarna BK, lalu melibas FC Gorgasali (Georgia) 9-0, menundukkan La Academia FC (Honduras) 5-0, dan mengalahkan Academy Travel Sport (Prancis) 2-0. Pada babak 32 besar, APC menyingkirkan IFK Goteborg dengan skor 4-1. Laju mereka berlanjut dengan kemenangan telak 10-0 atas Colegio Pentagon (Brasil) di 16 besar. Pada perempat final, APC menundukkan Vicente del Bosque Academy Blue (Spanyol) 4-1, dan mengamankan tiket final setelah menang 1-0 atas GAIS (Swedia) di semifinal. Dari sembilan pertandingan, APC mencetak total 47 gol dan hanya kebobolan empat kali. Gelar juara ini dilengkapi dengan prestasi individu, setelah Raushan Ochank Syam dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen. “Kami bisa meraih ini karena kekompakan dan semangat tim,” ujar Raushan. Tim APC diperkuat oleh para pemain binaan dan delapan pemain All-Star dari program “Meet the World with SKF Road to Gothia Cup 2025”. “Prestasi ini menunjukkan potensi besar pemain muda Indonesia. Semoga mereka terus berkembang dan suatu saat membela timnas,” kata Nita Nuriman, project director program tersebut dari SKF Industrial Indonesia. Selain APC, dua tim lain juga dikirim oleh SKF Industrial Indonesia: Papua Football Academy (U14) dan SDN Srengseng 01 Jakarta (U13 putri). Namun, keduanya belum meraih gelar. PFA U14 tersingkir pada babak play-off A setelah kalah adu penalti dari EC Panorama 1991 (Brasil), sedangkan SDN Srengseng 01 kalah dari Hammarby IF 2 (Swedia) pada babak play-off B.

BAJC 2025: Indonesia Raih Kemenangan Ketiga

Salsabila Amiradana

Indonesia memetik kemenangan ketiga pada Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025 nomor beregu, Sabtu (19/7). Bertanding di GOR Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah, tim tuan rumah menundukkan Singapura dengan skor 110-66. Pemain tunggal putra Merah-Putih, Richie Duta Richardo memuji kekompakan tim dalam tiga laga terakhir pada kejuaraan bulu tangkis Asia level junior yang menggunakan sistem relay point ini. Richie, yang turun di partai kesembilan melawan Ding Han Jin, menilai performanya kurang maksimal sepanjang pertandingan meski mengakhiri laga dengan kemenangan 99-56. Ia juga merasa terbawa permainan Ding di awal pertandingan. “Sempat tertinggal, tapi saya coba lebih menenangkan diri lalu menambah fokus sehingga bisa mengurangi mati-mati sendiri,” jelasnya kepada tim Humas dan Media PP PBSI. Ia juga berpendapat, dengan sistem relay point dengan total 110 poin ini, setiap pemain yang bertanding harus langsung siap sejak poin pertama. “Tidak boleh banyak coba-coba,” tegasnya. Richie, peraih medali emas PON 2024 Aceh-Sumut, juga menyampaikan, “Untuk kekompakan tim ini sangat bagus. Kami selalu menjaga komunikasi, banyak bareng-bareng di dalam dan luar lapangan.” Sementara, pemain tunggal putri Salsabila Amiradana menyampaikan rasa terima kasih telah dipercaya memperkuat tim Indonesia untuk kali kedua. Ia juga meluapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraihnya melawan Zakaria Aaliyah, yang berakhir dengan skor 22-10. “Penampilan saya kemarin kurang baik dan saya bersyukur bisa menebus hari ini dengan permainan yang lebih baik,” kata pemain asal PB Djarum ini. “Memang belum ke performa maksimal, tapi saya bisa lepas dari tekanan yang ada,” Salsabila, menambahkan. Hampir serupa dengan Richie mengenai sistem relay point, Salsabila juga menekankan pentingnya kesiapan atlet sebelum memasuki arena pertandingan. “Poin 11 sangat cepat, keputusan yang diambil juga harus cepat dan tepat. Tidak boleh kebanyakan berpikir,” jelasnya, yang kemudian menyatakan, “Besok kalau dipercaya lagi saya harus menguatkan hati dan pikrian saya. Karena di pertandingan ini bukan main teknik atau fisik tapi juga mental,” pungkasnya. Berikut hasil pertandingan Grup B antara Indonesia dan Singapura: Ikhsan Lintang Pramudya/Devin Artha Wahyudi vs. Boon Jie Le Marco/Tan Jia Hui 11-5 Salsabila Amiradana vs. Zakaria Aaliyah 22-10 Rinjani Kwinara Nastine/Riska Anggraini vs. Zheng Yan Li/Teo Eng Ker 33-17 Moh. Zaki Ubaidillah vs. Ding Han Jin 44-20 Rinjani Kwinara Nastine/Devin Artha Wahyudi vs. Tan Jia Hui/Lim Ke Jia Khloe 55-25 Raihan Daffa Edsel Pramono vs. Muhammad Rizki Mubarrok Boon Jie Le Marco/Ng Ming Zhe 66-37 Thalita Ramadhani Wiryawan vs. Zakaria Aaliyah 77-43 (0:06) Aurelia Syakira Putri/Sheila Lidia vs. Lim Ke Jia Khloe/Lua Le En Jessie 88-45 Richie Duta Richardo vs. Ding Han Jin 99-56 Luna Rianty Saffana/Ikhsan Lintang Pramudya vs. Ng Ming Zhe/Zheng Yan L 110-66 Sumber: Djarum Badminton

BAJC 2025: Tuan Rumah Raih Dua Kemenangan

Dendi Triansyah

Tim bulu tangkis Indonesia membangun tren kemenangan pada hari pembuka Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025 di nomor beregu campuran, Jumat (18/7). Seusai menundukkan Myanmar dengan skor 110-47, tim tuan rumah menang 110-72 atas Makau. Meski telah mengantongi dua kemenangan, PP PBSI menilai masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dan dipelajari, khususnya kesiapan atlet sebelum memasuki arena pertandingan. “Para pemain tampil cukup baik saat menghadapi Chinese Macau. Meski sempat mengalami hambatan, itu akan menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dan atlet, bagaimana pelatih mempersiapkan atletnya agar ketika masuk ke lapangan, mereka sudah benar-benar siap untuk bertanding,” papar manajer tim Indonesia Eng Hian melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI. Menurutnya, salah satu kendala dalam pertandingan perdana yang digelar di GOR Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah tersebut, adalah kesiapan mental sebelum bertanding. Sejatinya, para atlet sudah dalam kondisi siap, baik dari segi pemanasan, fokus, serta strategi. “Terlebih, sistem pertandingan kali ini menggunakan skor 11 poin, jadi jika sedikit saja kehilangan fokus, poin bisa langsung hilang dan itu sangat berpengaruh bagi tim,” katanya. “Dua pertandingan hari ini tentu menjadi bahan evaluasi kami agar ke depannya bisa tampil lebih baik lagi,” tambah pria yang juga menjabat selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI ini. Indonesia, yang termasuk dalam Grup B pada kejuaraan Asia level junior ini, bertemu dengan Singapura pada Sabtu (19/7). Secara garis besar, menurut Eng Hian, tim Merah-Putih akan menurunkan formasi yang lebih baik pada laga ini. “Kami juga akan memberi kesempatan lebih besar kepada atlet-atlet yang hari ini tampil baik dan berkontribusi positif bagi tim. Dari analisis kami, kekuatan Singapura kurang lebih mirip dengan Myanmar,” jelasnya. “Tadi kami bermain di Lapangan 1, yang menurut saya memiliki kondisi terbaik dibandingkan lapangan lainnya. Lapangan ini tidak terkena embusan langsung dari pendingin ruangan. Namun,, anak-anak tetap harus terus beradaptasi. Yang jelas, di setiap pertandingan kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik dan memaksimalkan setiap situasi,” demikian Eng Hian. Sumber: Djarum Badminton

BAJC 2025: Indonesia Unggul Kontra Myanmar

Moh. Zaki Ubaidillah

Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2025 di kategori beregu campuran mulai digelar pada Jumat (18/7) pagi di GOR Indoor Manahan, Solo, Jawa Tengah. Tim bulu tangkis Indonesia tampil di partai pembuka melawan Myanmar. Dalam kejuaraan Asia level junior yang menggunakan sistem relay point dengan total 110 poin ini, tim tuan rumah menang dengan skor 110-47. Pemain tunggal putra Indonesia Moh. Zaki Ubaidillah mengawali kemenangan tim Merah-Putih, setelah mengalahkan Nyan Shaine Lin dengan skor 11-5. Ubed, sapaannya, kembali mengalahkan pemain yang sama di partai keenam dengan skor 66-32. “Dari awal sudah bilang ke tim untuk jaga kekompakan, sama jaga semangatnya juga, jangan mau kalah, dan juga nggak boleh ngeremehin lawan,” katanya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI. “Untuk permainan hari ini, menurut saya, Alhamdulillah cukup bagus semua, bisa neken dari awal juga dan di partai selanjutnya bisa lebih pede juga,” Ubed, menambahkan. Seusai Ubed, Riska Anggraini/Rinjani Kwinara Nastine di nomor ganda putri, Thalita Ramadhani Wiryawan (tunggal putri), Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (ganda putra), dan Kenzie Yoe/Luna Rianty Saffana (ganda campuran) melanjutkan tren kemenangan bagi Indonesia. Kemudian, Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang (ganda putra) dan Theodorus Steve Kurniawan/Luna Rianty Saffana (ganda campuran), memastikan perolehan poin 110 untuk tim tuan rumah. Secara umum Ubed, kapten tim Indonesia, berpendapat, para pemain dapat bertanding dengan baik di laga pembuka. Adaptasi cepat dengan arena pertandingan pun dapat berjalan dengan baik, selebihnya hanya terkait penyesuaian dengan kondisi angin di lapangan. “Harapannya untuk pertandingan ke depannya semoga lebih baik lagi dan semoga bisa kompak dan bisa ambil gelar juara,” pungkasnya. Sumber: Djarum Badminton

Piala AFF U23 2025: Garuda Muda Kembali Raih Poin Sempurna

Timnas Indonesia U23 vs Timnas Filipina U23

Pertandingan antara Timnas Indonesia vs Filipina di matchday 2 Piala AFF U23 2025 pada Jumat (18/7/2025) ditutup dengan skor 1-0. Berkat kemenangan di Gelora Bung Karno, Jakarta, Garuda Muda kukuh di puncak klasemen Grup A dengan 6 angka. Gol bunuh diri Jaime Rosquillo (’23) sudah cukup untuk memberikan 3 poin bagi Timnas Indonesia atas Filipina. Pasukan Gerald Vanenburg kini sendirian memimpin klasemen AFF U23 2025, berjarak 3 poin di atas Filipina dan Malaysia. Jika melihat statistik, Timnas Indonesia unggul dalam penguasaan bola hingga 66 persen. Sepanjang laga, Garuda Muda melepaskan 13 tembakan, 7 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Filipina hanya melakukan 2 percobaan, dan cuma 1 yang mengarah gawang. Meskipun sudah punya 6 poin, Timnas U23 Indonesia masih belum lolos ke semifinal. Pasalnya, hanya juara grup saja yang berhak melaju ke fase knockout. Oleh karenanya, penentuan bagi Garuda Muda akan terjadi di laga terakhir babak penyisihan, kontra Malaysia pada Senin (21/7). Terkait rekor individual, penyerang utama Timnas Indonesia, Jens Raven, hanya turun pada 45 menit terakhir laga. Sang nomor 21 tidak mencetak gol. Otomatis, perolehanya tidak bertambah. Namun, Raven masih di puncak daftar top skor AFF U23 2025 dengan 6 gol, jauh di atas Otu Banatao (Filipina) dan Haqimi Azim (Malaysia). Timnas U23 Indonesia (4-3-3): M Ardiansyah; Alfharezzi Buffon, Kakang Rudianto, Kadek Arel, Doni Tri Pamungkas (F. Missa 71′); Robby Darwis, Tony Firmansyah, Arkhan Fikri; Rayhan Hannan, Rahmat Arjuna (V. Dethan 71′), Hokky Caraka (Jens Raven 46′). Pelatih: Gerald Vanenburg. Timnas Filipina U23 (4-3-3): Nicholas Gumaraes; Jian Caraig (C. Galsim 90′), Bryan Ezekiel (J. Merino 71′), Jaime Rosquillo (N. Leddel 46′), Zachary Taningo; J Alessandro Mariona, Gavins Muens, Luis Lucero; Uriel Dalapo (J. Pena 46′), Otu Banato, Doy Carino (A. Aldeguer 70′). Pelatih: Garrath Mcpherson.

PERCASI Kirim 13 Atlet Junior ke Kejuaraan Eastern Asia Youth Chess Championship 2025

Eastern Asia Chess Championship 2025

Ketua Komisi I DPR RI yang juga Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto, mengirim 13 atlet junior mengikuti kejuaraan Eastern Asia Youth Chess Championship 2025 di Zhuhai, China pada 20-30 Juli mendatang. Para atlet yang diterjunkan tersebut merupakan peraih juara di Kejurnas Catur Junior 2024. Pengiriman ini menjadi bukti bahwa PB Percasi selalu berkomitmen memberikan wadah bagi pecatur berprestasi untuk berlaga di event yang skalanya lebih tinggi. Sebelum berangkat ke China, tim catur junior Indonesia tersebut dilepas langsung oleh Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto di Checkmate, SCUA Bekasi, Selasa (15/7). Utut Adianto berharap para atlet Indonesia mendapatkan hasil bagus di kejuaraan nanti. Pihaknya juga mengimbau agar semua atlet membawa papan catur untuk dipakai berlatih selama di Tiongkok. “Ini kan perjalanan. Olahragawan itu perjalanan hidup. Didesain baik belum tentu jadi, kalau gak didesain pasti gak jadi. Kita beri kesempatan, beri pelatihan, hasilnya kita serahkan ke perjalanan hidup masing-masing,” kata Utut Adianto. Di sisi lain, PB Percasi meminta kepada para orangtua atlet untuk mempercayakan putra-putrinya kepada ofisial tim. Utut ingin pecatur fokus menatap setiap pertandingan dan tak mendapat banyak chat dari orangtua. “Biarlah dipimpin Ibu Lisa (Lumondong). Gak perlu banyak WA semangaaatt, makin lemes dia. Itu pressure orangtua. Sekali lagi, beri kepercayaan Bu Lisa. Kalau kita kirim siapa yang pengin juara, kita semua pengin juara. Di sana lawan batu (pecatur berkualitas), apakah kalah? enggak kalah. Pecatur Indonesia pecatur hebat,” ungkap Utut. Harapan senada diutarakan Dewan Pembina PB Percasi, Eka Putra Wirya. Menurut dia, pengiriman atlet ke luar negeri sebagai bentuk konsistensi federasi catur membina para atlet. “Kita tetap konsisten, tetap membina pecatur muda untuk terus berkiprah ke panggung dunia,” ucapnya. Dengan memberikan kesempatan kepada atlet, maka peluang meraih prestasi akan terbuka. “Ini masalah perjalanan yang masih jauh sekali. Percasi paling enggak sudah melakukan pelatihan yang tepat. Saya rasa itu paling penting, kita jalankan semua tahapan dengan baik, semua kelompok umur kita berangkatkan,” kata Eka. Pada pelepasan tim catur junior Indonesia itu, juga dibarengi dengan beragam syukuran, yaitu syukuran prestasi tim Indonesia di ajang ASEAN Age Group (AAG) Chess Championship 2025 dan syukuran prestasi tim SEA Games – uji coba pre SEA Games. Selain itu juga syukuran penghargaan ASEAN Chess Confederation untuk Eka Putra Wirya, Japfa, Gunadarma yang ikut andil memajukan catur Indonesia, serta syukuran HUT SCUA ke-33. Mengenai penghargaan dari ASEAN Chess Confederation, Eka mengaku bersyukur. Eka memaknai award itu bahwa ia akan selalu bertanggungjawab untuk berbuat lebih pada olahraga catur Indonesia. “Ini sebagai tanggung jawab untuk bagaimana lilin yang sudah saya nyalakan ini tidak padam, bagaimana untuk terus membangun catur Indonesia. Saya akan berbuat untuk catur Indonesia,” ujar Eka. Daftar Tim Junior Indonesia ke Eastern Asia Chess Championship 2025 1. Zach Alexander Tjong 2. Alexander Philip Kurniawan 3. Kenny Horasino Bach 4. Fitsal Aswa Muzafkar 5. Arjuna Satria Pamungkas 6. Sofyan Ahmad Zaini 7. Vanessa Koolin Santoso 8. Veronica JSK Makalew 9. Wavina Kamita Putri 10. Claretta Nathania Handoko 11. Zilla Altofun NSA 12. Salwa Nadia Maharani 13. Hillary Rocca Theng

Badminton Asia Junior Championships 2025 Resmi Digelar di GOR Manahan Solo

Badminton Asia Junior Championships 2025

Kejuaraan bulutangkis junior paling bergengsi se-Asia, Wondr Badminton Asia Junior Championships 2025, resmi diselenggarakan di Kota Solo, Jawa Tengah. Gelanggang Olahraga (GOR) Manahan dipilih sebagai venue pertandingan ini untuk pertama kalinya setelah melakukan renovasi. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung mulai hari ini, 18 Juli hingga 27 Juli mendatang dan akan diikuti oleh 17 negara dengan kategori pertandingan beregu campuran dan perorangan. Dalam kategori beregu campuran, setiap tim harus meraih 110 poin terlebih dahulu untuk dinyatakan sebagai pemenang. Format pertandingan beregu campuran ini mirip dengan Sudirman Cup, sedangkan kategori perorangan akan mempertandingkan lima sektor pada kelompok umur U-19. Sebanyak 322 atlet dipastikan akan berpartisipasi dalam turnamen ini. Persaingan di nomor perorangan diprediksi akan semakin ketat dengan keikutsertaan total 17 negara. Tuan rumah Indonesia menurunkan wakil terbanyak dengan 46 atlet dan menjadi unggulan keempat dalam turnamen tahunan ini. Negara-negara lain yang turut berpartisipasi antara lain China, yang berhasil menyapu bersih gelar juara pada edisi sebelumnya dengan 29 atlet, diikuti oleh Thailand (27 atlet), Malaysia (25 atlet), Chinese Taipei (21 atlet), Jepang (20 atlet), Sri Lanka (20 atlet), India (18 atlet), Singapura (18 atlet), Korea Selatan (16 atlet), dan Filipina (15 atlet). Sementara itu, Vietnam (15 atlet), Hong Kong (14 atlet), Myanmar (12 atlet), Uni Emirat Arab (11 atlet), Macau China (10 atlet), Kazakhstan (4 atlet), dan Brunei Darussalam (1 atlet) juga akan berpartisipasi. – Grup A: Thailand, Chinese Taipei, Jepang, Kazakhstan. – Grup B: Indonesia, Malaysia, Singapura, Macau China, Myanmar. – Grup C: China, Korea Selatan, Vietnam, Filipina. – Grup D: India, Hong Kong, Uni Emirat Arab, Sri Lanka.

Dihadiri Menpora, Piala Menpora 2025 Resmi Dimulai

Piala Menpora U12 dan U15

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo secara resmi membuka rangkaian turnamen sepak bola Piala Menpora U12 dan U15 tahun 2025 di Lapangan Gambesi, Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), Kamis (17/7) sore. Menpora dengan didampingi Gubernur Malut Sherly Tjoanda Laos memukul tifa tanda dibukanya rangkaian Piala Menpora U12 dan U15 tahun 2025. Momen tersebut juga dipadukan dengan penutupan turnamen sepak bola Piala Gubernur Malut 2025 yang mempertandingkan beberapa kategori usia. “Dengan ini saya resmi membuka Piala Menpora U12 dan U15. Semangat, Salam Olahraga!” seru Menpora Dito. Menpora menerangkan, Kemenpora menyelenggarakan rangkaian Piala Menpora U12 dan U15 ini pada 34 daerah di Indonesia. Dalam hal ini Menpora Dito secara khusus memilih Ternate sebagai lokasi kick-off untuk memulai rangkaian Piala Menpora ini. “Karena saya yakin di Maluku Utara banyak potensi yang nantinya bisa meneruskan senior-senior di Tim Nasional,” ucap Menpora. Di satu sisi, Menpora Dito mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Malut yang telah menyelenggarakan turnamen sepak bola Piala Gubernur 2025. Apalagi turnamen ini digelar untuk anak-anak usia dini mulai kategori U9. “Itu yang sangat kita butuhkan, proaktif dari daerah, bagaimana mengasah potensi atlet-atlet anak-anak usia dini kita,” tutur Menpora yang turut didampingi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Sri Wahyuni. Menpora Dito mengaku senang melihat antusiasme anak-anak yang menjadi bagian dalam turnamen ini. Karenanya Menpora secara khusus menyampaikan terima kasih untuk seluruh orang tua yang sudah senantiasa membawa dan membimbing dan mendorong anak-anaknya aktif berolahraga sepak bola. Menurut Menpora Dito, para peserta turnamen sepak bola baik Piala Menpora maupun Piala Gubernur ini adalah bagian dari proses membentuk sejarah olahraga Indonesia. Menpora mencontohkan Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola U23 Indonesia yang dua hari sebelumnya menang melawan Brunei 8-0. “Adik-adik di sinilah yang nantinya akan memiliki kesempatan untuk berpentas sebagai bagian Timnas. Kalian yang hari ini ikut di Piala Menpora, Piala Gubernur, dalam rangka proses menuju sejarah tersebut,” jelas Menpora Dito. “Jadi semuanya ini bukan tentang kalah atau menang. Tetapi nikmati prosesnya dan kebersamaannya, dan semangatnya untuk terus berjuang,” tegas Menpora yang dalam kesempatan itu didaulat mengalungkan medali kepada para pemenang Piala Gubernur. Adapun tahapan Piala Menpora U12 dan U15 tahun 2025 ini akan dimulai dari kabupaten/kota pada bulan Juli, kemudian berlanjut ke regional di bulan Agustus. Sebanyak 16 tim regional akan bertanding di seri Nasional yang berlangsung di Surabaya pada bulan September.

Indonesia Lolos ke Delapan Besar Kejuaraan Voli Asia U16 2025

Tim nasional bola voli putra Indonesia U16

Tim nasional bola voli putra Indonesia U16 lolos ke babak delapan besar Kejuaraan Voli Asia U16 2025 setelah menempati posisi kedua Pool B. Kepastian ini diraih setelah Kazakstan kalah 0-3 (11-25, 16-25, 21-26) dari Iran dalam laga terakhir babak penyisihan di Nakhon Pathom, Thailand, Senin. Hasil tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat kedua Pool B dengan enam poin, hasil dari dua kemenangan dan satu kekalahan. “Target awal kami sudah tercapai, yaitu masuk delapan besar,” kata pelatih Indonesia U-16 Indra Wahyudi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin. Sebelumnya pada hari yang sama, Indonesia memetik kemenangan meyakinkan atas Hong Kong dengan 25-15, 25-13, 25-20, yang memastikan langkah Indonesia ke babak klasifikasi peringkat 1–8. Dari tiga pertandingan penyisihan, Indonesia mengalahkan Kazakhstan 3-1 (25-13, 25-15, 18-25, 25-11), tapi dikalahkan Iran 1-3 (21-25, 25-21, 19-25, 24-26). Indonesia pun masuk Pool F babak klasifikasi delapan besar bersama Iran (juara Pool B), Pakistan (juara Pool D), dan Korea Selatan (runner-up Pool D). Babak klasifikasi digelar pada 16–17 Juli. “Kami harus fight melawan siapa saja. Pakistan atau Korea, kita siap tempur,” ujar Indra. Kejuaraan ini diikuti oleh 16 negara yang terbagi ke dalam empat grup. Setiap tim menjalani laga penyisihan dengan sistem setengah kompetisi pada 12–14 Juli. Dua tim teratas dari tiap grup masuk babak klasifikasi peringkat 1–8 (Pool E dan F), sementara sisanya bersaing di klasifikasi peringkat 9–16. Hasil pertandingan antara tim yang sudah bertemu pada fase penyisihan akan dibawa ke babak klasifikasi dan tidak dipertandingkan ulang. Empat tim terbaik dari klasifikasi 1–8 akan melaju ke semifinal pada 18 Juli, dan final pada 19 Juli. Tiga tim teratas kejuaraan ini memperoleh tiket Kejuaraan Dunia Bola Voli U17 pada 2026. Sumber: ANTARA

Ratusan Atlet Ikuti Bhayangkara Chess Day 2025

Bhayangkara Chess Day 2025

Sebanyak 510 atlet catur dari berbagai provinsi memeriahkan turnamen Bhayangkara Chess Day 2025 yang digelar Polresta Malang Kota di Gedung Malang Creative Center (MCC), Minggu (13/7/2025). Ajang ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, mengatakan turnamen ini bertujuan menjaring bibit unggul atlet catur serta membangun karakter generasi muda. “Event ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi pembinaan pola pikir strategis dan kedekatan Polri dengan masyarakat,” ujarnya. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, turut mengapresiasi penyelenggaraan turnamen ini. Ia menilai Bhayangkara Chess Day 2025 berpotensi besar melahirkan atlet catur muda bertalenta. “Bahkan ada peserta usia lima tahun yang sudah berani bertanding,” ungkap Wahyu. Turnamen memperebutkan Piala Kapolresta Malang Kota ini memperlombakan enam kategori yakni Polri, pelajar SD dan SMP sederajat (putra-putri), serta umum senior. Peserta berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Sumatera Barat, Kalimantan, Bali, dan Papua. Nama-nama juara dari masing-masing kategori diumumkan secara resmi dan menerima medali serta uang pembinaan dari Kapolresta Malang Kota. Juara umum diraih Choirul Anam dari Kabupaten Probolinggo. Wali Kota berharap Bhayangkara Chess Day bisa menjadi agenda tahunan Kota Malang. “Kegiatan ini mampu menjadi ruang positif untuk pembinaan generasi muda melalui olahraga,” pungkasnya. Sumber: RRI

Dua Pebulutangkis Junior PBSI Jakarta Selatan Bersinar di Istanbul U17 Open 2025

Istanbul U17 Open 2025

Dua pebulutangkis muda yang dikirim oleh Pengurus Kota (Pengkot) PBSI Jakarta Selatan ke ajang Istanbul U17 Open 2025 sukses menorehkan prestasi membanggakan. Tanaya Ramadhani Putri Budiyanti tampil sebagai juara tunggal putri, sementara Dave Valentino Kurniawan menjadi finalis tunggal putra. Seperti dikutip dari rilis Humas Pengkot PBSI Jakarta Selatan, turnamen internasional ini berlangsung di Ata Sporlari Merjezi, Istanbul, Turki pada 9–13 Juli 2025. Kedua atlet binaan Gideon Badminton Academy ini menunjukkan performa konsisten sejak babak awal hingga final, berkat bimbingan pelatih nasional Yuan Kartika Putri. Tanaya yang berasal dari Solo, kelahiran 27 Agustus 2009, berhasil mengalahkan unggulan keempat asal Turki, Irmak Rana Yemisen, melalui pertarungan tiga gim: 21-17, 15-21, 21-8. Sementara Dave, kelahiran Bogor 27 Februari 2009, harus puas sebagai runner-up usai kalah tipis dari wakil Wales, Mebel Mano Kurian, dengan skor 21-17, 16-21, 18-21. “Alhamdulillah, target dua wakil masuk final tercapai. Tanaya bisa juara, Dave mendapat banyak pengalaman berharga. Keduanya tampil luar biasa,” ujar Yuan Kartika Putri, pelatih yang turut mendampingi ke Istanbul. Kepulangan rombongan pada di Bandara Soekarno-Hatta disambut langsung oleh pengurus PBSI Jakarta Selatan, termasuk Wakil Ketua Umum II Agustinus Setijanto dan Ketua Bidang Humas Broto Happy, Selasa (15/7/2025). Agustinus menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian dua atlet muda tersebut. “Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan atlet muda PBSI Jaksel berjalan dengan baik. Atlet usia di bawah 17 tahun kita mampu bersaing bahkan unggul dari pemain Eropa,” ujarnya. Ia juga menegaskan komitmen untuk terus mengirim pemain ke turnamen internasional. “Tahun ini kita sudah ke Turki, dan rencananya Oktober mendatang kami akan kirim atlet ke Luksemburg,” imbuh Agustinus. Sementara itu Ketua Pengkot PBSI Jaksel, Kurniahu, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan berkelanjutan dari pihak sponsor, terutama perusahaan PulauIntan yang telah lima kali mendukung keberangkatan atlet ke luar negeri. “Dukungan seperti ini sangat berarti untuk pengembangan prestasi atlet muda kita ke level internasional,” ungkap Kurniahu. Dengan prestasi di Istanbul, PBSI Jakarta Selatan kembali menunjukkan keseriusan dan keberhasilan dalam membina atlet usia dini menuju panggung dunia.

Piala AFF U23 2025: Indonesia Gilas Brunei, Jens Cetak 6 Gol!

Jens Raven

Hasil Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam dalam laga Piala AFF U23 2025 ditutup dengan skor akhir 8-0 pada Selasa (15/7/2025). Kemenangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, membuat Garuda Muda di puncak klasemen Grup A. Timnas U23 Indonesia membuka kampanye mereka di AFF U23 2025 Championship dengan penampilan ofensif nan meyakinkan. Jens Raven, penyerang yang baru saja masuk Bali United, mengemas double hattrick (6 gol). Nama lain yang masuk daftar pencetak gol adalah Arkhan Fikri dan Robi Rayhan Hannan. Kemenangan 8-0 ini menjadi awal yang manis untuk Timnas Indonesia di AFF U23 2025. Namun, masih ada 2 pertandingan lain di Grup A. Partai berikutnya adalah duel kontra Filipina pada 18 Juli, lantas pertarungan klasik lawan Malaysia pada 21 Juli. Dalam update klasemen AFF U23 2025, Timnas Indonesia memimpin Grup A dengan 3 poin. Tim asuhan Gerald Vanenburg unggul selisih gol (+8 berbanding +2) dari Filipina yang pada Selasa (15/7) sore menang 2 gol lawan Malaysia. Kekalahan Malaysia yang mengejutkan, ditambah kemenangan masif Timnas U23 Indonesia, jadi hal positif bagi Garuda Muda. Pasalnya, hanya juara grup saja yang akan otomatis lolos ke semifinal. Sebaliknya, hanya 1 runner-up grup yang lolos, berdasarkan ranking para runner-up Grup A, B, dan C.

Sukun Youth Series Selesai Digelar, Ini Daftar Juaranya

Sukun Youth Series 2025-2026

Ajang Sukun Youth Series 2025-2026 Seri I selesai digelar, Minggu (13/7/2025) malam. Sejumlah klub papan atas yang bertanding di U13, U15, dan U17 sukses menaiki podium. Sekitar 200 atlet muda dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang Sukun Youth Series 2025-2026 di GOR Sukun, Kudus, Jumat – Minggu (11–13 Juli 2025). Kompetisi ini terbagi dalam tiga kelompok umur, yakni U13, U15, dan U19 untuk kategori putra dan putri. Ketua Panitia, Frengky Setyo Prabowo menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada semua atlet yang telah berjuang. Dirinya menilai permainan atlet begitu bagus. ”Pada series pertama Sukun Youth Series ini atlet-atlet menampilkan permainan terbaiknya,” katanya, Minggu (13/7/2025). Ia juga berterima kasih kepada PT Sukun yang telah mendukung acara ini. Mulai dari dukungan venue dan lainnya ”Terima kasih kepada PT Sukun yang telah memberikan ruang dan fasilitas kepada atlet yang bertanding di Sukun Youth Series,” sambungnya. Tak lupa dirinya juga berterima kasih kepada pelatih yang telah membina atlet. Sehingga dapat meraih prestasi di setiap event yang diikuti. ”Harapan kami atlet-atlet dapat terus mengikuti di setiap series nya. Nantinya hasil poin akan diakumulasikan serta ada bonusnya,” imbuhnya. Perwakilan Direksi PT Sukun, Ardiansyah Edy Wartono menyampaikan rasa terima kasihnya atas peran semua pihak yang telah mengawal dan menyukseskan ajang ini. Sehingga acara dapat berlangsung dengan sukses. ”Sukun Youth Series ini bukan hanya turnamen. Melainkan sebagai pembinaan untuk atlet-atlet tenis meja,” ujarnya. Ia menyampaikan selama tiga hari pelaksanaan Sukun Youth Series ini semua atlet bertanding dengan baik. Bahkan tampil mengerahkan semua kemampuan yang dimiliki. ”Selamat untuk semua atlet. Kalian semua tetaplah menjadi juara sejati. Tetap rendah hati dan jangan berputus asa,” imbuhnya. Terselenggaranya kejuaraan itu, diharapkan dapat memunculkan bibit-bibit unggul cabor tenis meja yang dapat mengharumkan nama baik bangsa di kancah nasional bahkan internasional. Lebih lanjut, Sukun Youth Series akan digelar selama tiga seri di tahun 2025/2026. Seri I digelar pada 11-13 Juli 2025, kemudian Seri II akan digelar 31 Oktober 2025-2 November 2025. Sementara Seri III akan digelar 6-8 Februari 2026. Seluruh seri akan digelar di Sukun Sport Center. Berikut Hasil Sukun Youth Series 2025/2026 Seri I U13 Putri Divisi Conference – Juara: PTMSI Kudus – Runner Up: PTM Sukun – Peringkat 3: PTM AAPC Pontianak U13 Putra Divisi Conference – Juara: PTM Sukun – Runner Up: PTM New Candi Jepara – Peringkat 3: PTM BTTC Purworejo U13 Putri Divisi Utama – Juara: PTM Sukun – Runner Up: Bintang Muda Banjarnegara – Peringkat 3: Mahardika Harun U13 Putra Divisi Utama – Juara: PTM Onic Sport – Runner Up: PTM Hebat Semarang – Peringkat 3: PTM Sukun U15 Putra Conference – Juara: PTM Stoni – Runner Up: PTM SKO Surakarta – Peringkat 3: PTM onic Sport U15 Putri Divisi Utama – Juara: PTM Sukun – Runner Up: PTM Mahardika Harun – Peringkat 3: PTM Bintang Muda Banjarnegara U15 Putra Divisi Utama – Juara: PTM SCM TTC Lampung – Runner Up: PTM Sukun – Peringkat 3: PTM Hebat Semarang U19 Putri Divisi Utama – Juara: PTM Sukun – Runner Up: PTM Pupuk Kaltim – Peringkat 3: PTM BRK Pemalang U19 Putra Divisi Utama – Juara: PB Pelatnas – Runner Up: PTM Sukun – Peringkat 3: PTM SCM TTC Lampung

Bandung Rengkuh Gelar Juara Piala Pertiwi U14 & U16 All Stars 2025

All Stars Bandung

Tim All Stars Bandung sukses menutup perjalanan mereka di turnamen Piala Pertiwi U14 & U16 2025 All Stars dengan gelar juara. Dalam partai final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Minggu 13 Juli 2025, Bandung menundukkan All Stars Tangerang dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan ditentukan pada menit ke-59 melalui sepakan bebas yang dieksekusi Indira Fatima. Pemain bernomor punggung 11 itu melepaskan tembakan akurat dari luar kotak penalti, hanya satu menit jelang waktu normal berakhir. Seperti diketahui, turnamen ini digelar sejak Senin 7 Juli 2025 dan diikuti oleh 16 tim pilihan dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi yang diprakarsai oleh PSSI bekerja sama dengan Djarum Foundation dan didukung oleh HYDROPLUS ini menjadi ajang pembinaan usia muda yang dikemas kompetitif serta menjunjung sportivitas. Tak hanya memperebutkan trofi tim terbaik, turnamen ini juga memberikan apresiasi kepada individu yang tampil menonjol sepanjang kompetisi. Berikut para penerima penghargaan: Best Goalkeeper: Elbian Defika Aryasatya (Nomor Punggung 18 – All Stars Bandung) Top Scorer: Fadilla (Nomor Punggung 11 – All Stars Sumut) dengan torehan 10 gol Best Player: Debby Alvani Zanaya (Nomor Punggung 17 – All Stars Tangerang) Peringkat Ketiga: All Stars Sumut dan All Stars Papua