Pernah Pecahkan Rekor Lari Gawang, Kini Ayu Targetkan Pecah Rekor Baru

lari-gawang-ayu

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Remaja dan Junior, yang di selenggarakan beberapa waktu lalu di Stadion Rawamangun berhasil mencetak beberapa rekor Nasional, termasuk lari gawang. Salah satu rekor yang berhasil di pecahkan yakni, di nomor lari gawang 100m remaja putri atas nama Safrina Ayu Melina yang membela Jawa Timur dengan waktu 14.34 detik. Ayu berhasil memecahkan rekor yang sudah lama di pegang Ken Ayu Thaha dari DKI Jakarta dengan waktu 14.45 pada tahun 2013. Ayu, mengatakan kepada nysnmedia.com, bahwa dirinya tidak pernah menyangka bisa memecahkan rekor nasional yang sudah lama di pegang milik atlet DKI Jakarta. “Iya, Alhamdulillah awalnya gak percaya sih, mikirnya ah gak mungkinlah aku bisa mecahin rekor sekenceng itu, dan lumayan lama, semenjak 2013 rekor itu bertahan. Tapi, kehendak tuhanlah yang memberikan dan akhirnya aku bisa,” terang Ayu yang bercita-cita sebagai Kowad (Komando Wanita Angkatan Darat). Rencananya untuk tahun depan, Ayu sudah naik kelas ke nomor junior. Ayu pun, sudah menargetkan prestasi dan sudah berlatih keras untuk terus meraih prestasi yang lebih baik lagi. Setiap hari pun, Ayu terus berlatih keras bersama dengan sang pelatih, Rusli. “Buat tahun depan ini aku udah naik ke junior, jadi ada rekor beda lagi karena gawangnya tingginya juga beda. Untuk pecahkan rekor di junior, berat banget tapi gak ada yang gak mungkin selama kita berusaha dan terus berlatih,” ungkap mahasiswi semester 1 jurusan Olahraga di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Berikut prestasi yang pernah di raih Ayu dalam lari gawang, di antaranya: 1. Juara 2 Kejurda Antar Klub Jatim Open 2014 di nomor 400m Gawang 2. Juara 3 Kejurnas Atletik Junior dan Remaja 2014 di Jakarta 3. Partisipan Asean School Games, Filipina di nomor 100m 4. PON Remaja Jatim – 100m Juara 2 – 400m Juara 3 – 4×100 Juara 1 5. Juara 1 Kejurnas Atletik Remaja (pah/adt)

Unggul Tipis Atas Usakti, UNJ Tantang UPI di Final LIMA Futsal Nationals 2017

Luapan kegembiraan tim UNJ saat berhasil masuk final setelah mengalahkan Usakti dengan skor 1-0 pada LIMA Futsal Nationals 2017

Tim futsal putri Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berhasil melangkahkan kakinya ke babak final LIMA Futsal Nationals 2017, setelah mengalahkan Universitas Trisakti (Usakti) dengan skor tipis 1-0 di Sports Center UIN Maliki Malang, Kamis (26/10). Kedua tim menyajikan laga yang sangat ketat di semi final LIMA Futsal Nationals 2017 ini. Sejak awal pertandingan, kedua tim yang bersaing untuk memperebutkan tiket ke grand final ini melakukan serangan-serangan yang kuat. Pertahanan kedua tim yang ketat menyulitkan kedua tim untuk mencetak gol. Akhirnya, pada menit ke-14, kapten UNJ, Nur Fajriah (14), berhasil mengeksekusi umpan dari tendangan bebas Fitria (8). Skor menjadi 1-0 untuk UNJ di babak pertama dan bertahan hingga turun minum. Laga bertambah seru di babak kedua. Baik tim UNJ maupun Usakti saling melancarkan serangan-serangan ke arah gawang lawan. Usakti yang tertinggal mencoba bermain menyerang untuk bisa menyamakan kedudukan. Sementara, UNJ yang sudah unggul satu gol, beberapa kali melancarkan serangan berbahayanya. Namun, kedua tim belum mampu mencetak satu gol pun. Tak ada gol yang tercipta di babak kedua, skor 1-0 untuk UNJ bertahan hingga bubaran. Dengan kemenangan ini, UNJ berhasil melangkahkan kaki ke babak final LIMA Futsal Nationals 2017. Di final, UNJ akan berhadapan dengan sang juara bertahan LIMA Futsal Nationals, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di final pada Sabtu (28/10). Pelatih Futsal UNJ Putri, Nur Fitranto mengatakan, di babak final nanti tidak ada strategi khusus. Namun, anak-anak UNJ akan fighting untuk merebut juara dari UPI. “Pertandingan tadi sangat seru. Kami tadi beruntung karena pelanggaran Usakti yang menghadiahkan kami sebuah tendangan bebas. Untuk final nanti tidak ada strategi khusus. Motivasi kami tahun ini lebih kuat untuk merebut juara dari UPI,” ungkap Nur.(pah/adt)

UNY dan Uninus Berhasil Lolos ke Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017

Para pemain Uninus (hijau) berhadapan dengan para pemain UNY (merah)

Tim putra Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menutup babak penyisihan Pul B dengan kemenangannya atas Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung dengan skor 4-1 di Sports Center UIN Maliki Malang. Dengan hasil ini UNY dan Uninus berhasil masuk ke semi final LIMA Futsal Nationals 2017. Sengitnya laga tersaji pada pertandingan penutup hari kedelapan LIMA Futsal Nationals 2017, Rabu (25/10) ini. Dengan keharusan menang untuk lolos ke semifinal, UNY lebih mendominasi dengan serangan-serangannya ke Uninus. Akhirnya, pada menit ke-18, sebuah gol tercipta untuk UNY. Trianggono (20) menjadi pencetak gol pertama untuk UNY di babak pertama. UNY masih mendominasi pertandingan babak kedua. Sebuah gol cepat yang kembali dicetak Trianggono mengubah skor menjadi 2-0 untuk UNY. Pada menit ke-31, Fitrian (23) turut menambahkan perolehan skor sementara untuk UNY. Empat menit berselang, sang kapten, Dalmaji (9) berhasil menyarangkan bola hasil tendangannya ke gawang Uninus. Skor kini menjadi 4-0 untuk UNY. Uninus belum berhasil membalas hingga pertengahan babak kedua. Para pemain asal Bandung ini pun menggencarkan penyerangannya. Akhirnya, pada menit ke-37, Egi (29) berhasil memecah kekosongan skor untuk Uninus. Namun, di sisa waktu babak kedua ini, Uninus belum mampu mencetak kembali gol. Hingga peluit akhir laga dibunyikan, keunggulan masih digenggam UNY dengan skor 4-1 atas Uninus. Kedua tim merupakan wakil dari Pul B yang melangkah menuju semi final LIMA Futsal Nationals 2017. Usai laga yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang ini, Uninus menempati puncak klasemen, sedangkan UNY menduduki posisi kedua. Berakhirnya babak penyisihan ini menghasilkan dua wakil Pul B untuk melaju ke semifinal, yaitu Uninus dan UNY.(pah/adt)

UNJ Mantapkan Posisi Di Puncak Klasemen Pul Y LIMA Futsal Nationals

unj vs uny LIMA Futsal Nationals 2017

Perebutan posisi pertama klasemen Pul Y LIMA Futsal Nationals disajikan oleh tim putri Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Rabu (25/10) di Sports Center UIN Maliki Malang. Di tabel klasemen, UNJ dan UNY memiliki jumlah poin sama, yaitu enam poin. Namun, UNJ lebih unggul dengan selisih 11 gol, sedangkan UNY memiliki selisih sembilan gol. Kendati kedua tim sudah dipastikan lolos ke semi final, kedua tim memeragakan permainan yang ngotot. Kedua tim menampilkan kekuatan yang imbang di laga ini. Baik UNJ maupun UNY saling melancarkan serangan. Pertahanan kedua tim pun sangat ketat, sehingga membuat mereka tak mampu mendapatkan satu gol pun di babak pertama. Memasuki babak kedua, kedua tim masih belum dapat mengatasi kebuntuannya. Gol baru tercipta dari sepakan kaki sang kapten UNJ, Nur Fajriah (14) pada menit ke-39. Gol sang kapten tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan ini. Hingga akhir pertandingan, UNY belum mampu mencetak satu gol pun. Perolehan skor menjadi 1-0. Kedua tim memastikan langkahnya ke semifinal. UNJ, sang pemuncak Klasemen Pul Y LIMA Futsal Nationals, akan berhadapan dengan runner-up Pul X, yaitu Universitas Trisakti (Usakti) Jakarta pada semifinal esok hari, Kamis (26/10). Sedangkan UNY, runner-up Pul Y, akan melawan juara Pul X, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Pelatih UNJ, Nur Fitranto mengatakan, anak asuhnya terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. Tentunya, evaluasi akan dilakukan pada babak semi final. “Strategi kami hanya serangan balik. Namun, pemain kami terlalu terburu-buru mengambil keputusan, sehingga peluang terbuang sia-sia. Saya akui permainan para pemain UNY juga sudah membaik saat ini,” ungkap Nur Fitranto, pelatih UNJ. (pah/adt)

Tak Butuh Persiapan Khusus, Para Pemain Golf Indonesia Open 2017 Siap Mengikuti Turnamen

Johannes-Veerman,-Gaganjeet-Bhullar-dan-Rory-HIE-saat-konferensi-pers

Indonesia Open 2017 akan dimulai 26 Oktober-29 Oktober 2017. Turnamen yang akan diikuti 140 pegolf dari berbagai negara ini berhadiah total 300 ribu dolar. Tiga pegolf professional, Gaganjeet Bhullar asal India, Johannes Veerman asal Amerika Serikat dan Rory HIE asal Indonesia mengutarakan persiapan mereka untuk turnamen di Indonesia mengingat Indonesia saat ini sedang mengalami cuaca yang tidak menentu. “Tidak ada persiapan khusus. Bagi saya memang sama panasnya cuaca di India dan di Indonesia. Bahkan di bulan Juli dan Agustus di India lebih lembab. Jadi tidak ada persiapan yang berbeda” ujar Gaganjeet Tak berbeda jauh dengan Gaganjeet, Johannes pun berpendapat yang sama bahwa ia sudah terbiasa dengan cuaca di negara tropis seperti Indonesia. “Tidak ada persiapan untuk cuaca karena saya juga pernah tinggal di Asia selama 15 tahun seperti di Malaysia, Thailand dan saya juga ada rumah di Depok yang saya kunjungi setiap musim panas. Saya cukup berpengalaman untuk mengatasi cuaca dan saya terbiasa untuk bermain di tempat tropis. Berbeda dengan Eropa yang saat ini sedang musin dingin” ucap Johannes. (put/adt)

Dellie Threesyadinda, Tengok Kiprah Gadis Cantik Ini Hingga Sukses Menjadi Pemanah Kelas Internasional

Dellie Threesyadinda, Gadis cantik yang berhasil meraih medali emas pada ajang Sea Games

Akhir-akhir ini olahraga memanah atau yang biasa disebut panahan mulai digandrungi oleh kaum hawa di Indonesia. Sebenarnya cukup banyak atlet perempuan yang menggeluti panahan, namun Sayangnya tidak banyak yang mengetahui siapa atlet-atlet panahan yang telah berprestasi dan mengharumkan nama bangsa Indonesia. Salah satu Atlet Panahan Nasional Indonesia bernama Dellie Threesyadinda, gadis cantik ini mulai belajar memanah sejak umur 7 tahun. Dellie Threesyadinda yang biasa di panggil dinda, lahir di Surabaya 12 Mei 1990, Bakat memanahnya turun dari sang ibunda yang juga seorang atlet Pemanah Legendaris bernama Lilies Handayani yang pernah mendapatkan medali perak pada Olimpiade tahun 1988, sejak kecil sang Ibunda telah mengenalkan Dinda dengan olahraga Panahan. Waktu kecil, Dinda sering diajak sang ibunda berlatih memanah, lama kelamaan kecintaannya pada olahraga panahan pun mulai tumbuh. Seiring bertambahnya usia, minat dinda terhadap olahraga memanah kian bertambah. Hal ini membuat sang ibunda memutuskan untuk melatihnya langsung agar kelak Dinda menjadi atlet panahan profesional. View this post on Instagram A post shared by Dellie Threesyadinda (@delliedinda) Dinda juga berlatih di salah satu sekolah panahan di Surabaya, di bawah asuhan pelatih Yahya Buari. Dinda mulai menjadi anak didik Yahya sejak tahun 1997. Hebatnya, baru 6 bulan sejak mulai berlatih, Dinda langsung mengikut kejuaraan memanah pertamanya. Sekarang, Dinda adalah salah satu atlet panahan wanita terbaik yang telah berhasil menjadi juara pada berbagai ajang kompetisi panahan baik dalam negeri maupun internasional. Pada tahun 2012 silam, Dinda telah berhasil merebut 2 medali emas. Selain itu, satu tahun kemudian tepatnya pada tahun SEA Games 2013, Dinda berhasil meraih 1 medali emas dan 1 medali perak. Penghargaan pun datang berturut-turut, salah satunya adalah dari kejuaraan panahan internasional di Inggris. “memanah itu melatih kesabaran, karena memanah tidak hanya olahraga tapi juga olahrasa. Kalau sedang mood-moodan, memanah akan terasa sulit. Memanah juga membutuhkan fisik yang kuat, karenanya saya rutin ngegym dan lari.” Ujar Dinda kepada wartawan pada jumpa pers Marina Hydro Cool Gel Lotion, tanggal 19-10-2015 lalu. Pada SEA Games Kemarin Dellie Threesyadinda dan tim berhasil menang melawan tim panahan putri Thailand dalam perebutan medali perunggu saat final compound beregu putri SEA Games XXIX di Synthetic Turf Fild, kawasan Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia. View this post on Instagram A post shared by Dellie Threesyadinda (@delliedinda) Seringnya di banding-bandingkan antara pemanah wanita dengan pemanah pria Walaupun hanya sedikit perbedaannya, namun tidak ada perbedaan yang mencolok antara pemanah pria dan wanita. Bedanya hanyalah pada jarak yang digunakan ketika memanah, untuk wanita jaraknya lebih pendek dari pria. Namun hal ini bersifat situasional. di bio instagramnya dinda menulis quote: Life Balance, Free spirit, Listen to your gut and Be Unstoppable –Dellie Threesyadinda- View this post on Instagram A post shared by Dellie Threesyadinda (@delliedinda) ditengah kesibukannya berlatih dan bertanding panahan, dinda menyempatkan waktu untuk merileksasikan pikiran dan tubuhnya dengan sering berjalan-jalan atau biasa kita sebut Traveling keberbagai tempat. melalui akun instagram miliknya terlihat banyaknya foto yang ia abadikan dikala Traveling.  

Turnamen Golf Indonesia Open 2017 Berjalan Dengan Menggandeng Sponsor Dari 5 Perusahaan BUMN

Himbara-bersama-perwakilan-atlet-golf,-Ketua-umum-PB-PGI

Turnamen Golf Indonesia Open 2017 akan dimulai pada 26 Oktober-29 Oktober 2017 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta. Acara tahunan Turnamen Golf ini memiliki perbedaan pada tahun sebelumnya, dimana Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) terlibat langsung sebagai penyelenggara tanpa bantuan dari event organizer. Namun, PGI kini menggandeng 5 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai sponsor yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). “Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu melibatkan event organizer, tahun ini PGI terlibat langsung menjadi penyelenggara” ucap Muryada PO selaku Ketua Umum PB PGI Murdaya Po juga menuturkan harapannya untuk turnamen internasional pada tahun berikutnya agar lebih besar dan bisa mengembangkan golf di Indonesia. “Saya berharap nanti turnamen tahun berikutnya lebuh banyak sponsor, semakin besae dan semakin bergengsi. Saya juga berharap turnamen ini dapat mendukung perkembangan golf di Indonesia dan juga di Asia” tambahnya Kerja sama antara PB PGI dan Himbara merupakan langkah yang sangat baik. Maristella Tri Haryanti selaku Vice President Bank Mandiri menuturkan bahwa turnamen ini merupakan awal untuk Himbara agar dapat mendukung acara turnamen internasional lain seperti Asian Games. “Ini menjadi pemanasan juga karena Indonesia akan menghadapi tahun depan dimana kita akan ada Asian Games. Jadi ini sebagai rangkaian event internasional juga” tuturnya Berbeda dengan anggota Himbara lain, turnamen ini bukan pertama kali bagi BRI untuk memberikan dukungan kepada Indonesia Open 2017. Prilly Savitri sebagai Marketing Communication BRI juga menyampaikan bahwa BRI pernah mensponsori ajang ini pada tahun-tahun sebelumnya. “Bank BRI sendiri sudah pernah mensponsori event ini mulai dari tahun 2013, 2014 dan 2016. Dan untuk tahun ini kami memang bersinergi dengan para bank di Himbara dan Telkom. Hal ini untuk mengusung spirit BUMN yang hadir untuk negeri” ujarnya. (put/adt)

Telkom Petik Kemenangan di Laga Terakhir LIMA Futsal Nationals 2017

Pemain TELKOM (Putih) berusaha merebut bola dari pemain Unnes (kuning)

Di petandingan ketiga di hari ketujuh Laga terakhir LIMA Futsal Nationals 2017, saling berhadapan dua tim dari Pul A, Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Telkom Bandung. Sama-sama menderita kekalahan di laga sebelumnya, membuat kedua tim bermain lepas. Di laga sebelumnya, Unnes kalah tipis 2-3 dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bhakti Pembangunan (STIE BP) Jakarta. Sementara, Telkom juga menelan kekalahan usai laganya melawan tim dari conference debutan, Kalimantan, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), dengan skor 2-4. Di laga terakhir untuk masing-masing tim ini, kedua tim bermain dengan tempo yang sedang. Baik Unnes maupun Telkom saling menyerang. Namun, hingga pertengahan waktu babak pertama, kedua tim belum mampu mengatasi kebuntuannya. Gol baru tercipta untuk Telkom pada menit ke-17 via sepakan Rizki (10). Semenit kemudian, Teguh (59) turut menambah perolehan gol untuk Telkom. Rizki kembali mencatatkan namanya pada menit ke-19 dan membawa Telkom menjauh menjadi 3-0. Di sisa waktu babak pertama ini, Unnes belum mampu mencetak satu gol pun. Babak pertama berakhir dengan keunggulan sementara Telkom 3-0 atas Unnes. Di menit awal babak kedua, Telkom sudah merepotkan pertahanan Unnes. Ahsanul Gibran (21) memecah pertahanan Unnes dengan sepakannya ke arah gawang yang berbuah gol untuk Telkom pada menit ke-25 dan mengubah skor menjadi 4-0. Rizki menjadi momok menakutkan bagi Unnes. Alhasil, Rizki kembali mencetak gol sekaligus mencetak hattrick dan membawa Telkom menjauh menjadi 5-0. Tak mau menjadi lumbung gol, Unnes mencoba memanas. Tim asal Semarang ini menggencarkan penyerangannya. Akhirnya, Unnes mampu memecahkan kekosongan skornya melalui tembakan Agung (8) pada menit ke-36. Di sisa waktu pertandingan, Agung kembali mampu memanfaatkan peluang pada menit ke-39. Namun, dua gol Agung tak bisa membantu Unnes lepas dari kekalahan. Laga terakhir LIMA Futsal Nationals 2017 pun ditutup dengan kemenangan Telkom dengan skor 5-2. Pelatih Telkom, Hasan Suaidi menjelaskan, bahwa kesempatan bermain di fase Nationals sangat membanggakan. Terlebih, bermain di fase Nationals akan menambah jam terbang pemain dan meningkatkan mental pemain. “Kami bermain lepas tanpa beban. Tadi kami sangat bermain santai. Ini merupakan kesempatan yang luar biasa bisa bermain hingga fase Nationals. Memang banyak yang harus dievaluasi, salah satunya mental pemain yang jam terbangnya masih sedikit,” kata Hasan.(pah/adt)

Menangi Derbi Bandung Dengan Skor 7-1, Unpad Mantapkan Posisi Di Pul Y LIMA Futsal Nationals 2017

Unpad (kiri) melawan Unpar (kanan)

Pertandingan lanjutan LIMA Futsal Nationals 2017 menampilkan derbi Bandung, Universitas Padjadjaran (Unpad) melawan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Keduanya menduduki posisi ketiga dan keempat di klasemen Pul Y LIMA Futsal Nationals 2017. Laga yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang pada Selasa (24/10) ini berakhir dengan kemenangan tim putri Unpad 7-1 atas Unpar. Sayi Dati (7) membuka keunggulan Unpad melalui gol cepatnya pada menit keempat. Tak berselang lama, Sayi kembali mencetak gol kedua untuk Unpad dan merubah skor menjadi 2-0. Unpar yang belum dapat keluar dari tekanan Unpad masih harus bertahan. Unpad kembali menambah koleksi golnya pada menit ke-12 melalui sepakan Adis (9) membuat skor menjadi 3-0. Berselang satu menit, sang kapten, Leni Yuliani (10) turut menyumbang gol untuk Unpad. Skor 4-0 pun bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, Unpar mulai menunjukkan serangannya. Sang kapten Unpar, Maura (2), berhasil memecah kebuntuan untuk memperkecil ketinggalan 4-1. Hingga paruh waktu babak kedua, Unpad masih menyerang pertahanan Unpar. Akhirnya pada menit ke-30, Divani (19) mencetak gol kelima bagi Unpad. Divani kembali mencetak gol di menit akhir pertandingan. Gol tambahan di detik-detik terakhir oleh Sayi, yang menjadi hattrick-nya, menutup laga ini dengan keunggulan Unpad 7-1 atas Unpar. (pah/adt)

Trisakti Melenggang ke Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017, Pasca Menumbangkan Point UBL

Pemain UBL (kanan) berusaha melewati pemain trisakti (kiri)

Laga penyisihan terakhir Pul X LIMA Futsal Nationals 2017 antara tim putri Universitas Trisakti (Usakti) Jakarta melawan Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta harus berakhir sama kuat dengan skor 2-2. Akhirnya Trisakti yang lolos ke semi final LIMA Futsal Nationals 2017. Laga yang digelar pada Selasa (24/10) di Sports Center UIN Maliki Malang, berjalan ketat. Usakti pada laga sebelumnya berhasil menahan imbang sang juara bertahan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan skor 1-1. Sementara, UBL meraih tiga poin pertamanya usai menang atas Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan skor 6-1. Di klasemen, Usakti menduduki peringkat pertama, sedangkan UBL bertahan di peringkat ketiga. UBL berhasil mendominasi permainan di babak pertama. Sejak peluit awal dibunyikan, UBL sudah agresif menyerang. Sang kapten, Fitriya Hilda (10) menjadi motor serangan UBL. Beberapa kali sepakan para pemain UBL mengarah ke gawang. Namun hanya bisa membentur mistar. Akhirnya pada menit ke-12, assist Fitriya dieksekusi dengan baik oleh Rahajeng (8) untuk merubah papan skor menjadi 1-0. Usakti yang tertinggal, langsung membalas. Sepakan Hafidha (11) pada menit ke-13 membuat skor menjadi 1-1. Di menit ke-17, UBL kembali menciptakan selisih gol atas Usakti. Skor 2-1 untuk UBL bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, Usakti yang tertinggal terus menggencarkan serangannya. Kali ini, kedua tim bermain imbang 2-2 melalui sang kapten Usakti, Rika Mai (12) menjadi penyumbang gol kedua untuk Usakti. UBL berusaha membuat jarak, namun beberapa kali tendangan para pemain UBL dapat diatasi kiper Usakti. Hingga akhir pertandingan, UBL masih belum dapat menambah gol. Skor 2-2 pun bertahan hingga pertandingan usai. Dengan hasil imbang ini, Usakti berhasil mendapat tambahan satu poin di klasemen. Usakti telah mengumpulkan lima poin dari tiga laganya di babak penyisihan Pul X, dan mengantarkan mereka ke semi final LIMA Futsal Nationals 2017. “UBL sebenarnya bermain bagus tadi. Kemenangan kami karena kami bermain dengan motivasi dan doa. Di pertandingan tadi, kami lebih bermain di bawah, karena UBL lebih banyak menguasai bola. Kami sangat bersyukur bisa lolos ke semifinal. Ini semua berkat kerja keras para pemain,” ujar Syahroni, pelatih Usakti.(pah/adt)

Berhasil Hadiahi Emas Cabang Olahraga Renang Untuk Jawa Barat, Rara Ceritakan Pengalamannya Di Negara Hungaria

Joanita-Mutiara-Hapsari-Renang

Sosok inspirasi kali ini adalah Joanita Mutiara Hapsari, ia merupakan gadis periang asal Jawa Barat yang telah mengikuti cabang olahraga renang pada POMNas 2017 lalu. Gadis dengan panggilan akrab Rara ini sudah mengikuti berbagai kejuaraan dalam cabang olahraga renang dan selam. Dalam kompetisi POMNas 2017 lalu, Rara membawa pulang 2 medali perunggu, 1 medali perak dalam kategori perorangan dan untuk estafet. Rara dan tim berhasil menyumbangkan medali emas untuk Provinsi Jawa Barat. Ia membagikan ceritanya ketika di latihan di Hungaria selama 1 bulan setengah untuk persiapan PON 2016 lalu kepada nysnmedia.com. “Biasanya kan pelatihnya yang datang ke Indonesia, cuma karena dia gak bisa ke Indonesia, jadinya aku dan atlet yang lain pergi ke Hungary. Selama disana aku belajar hidup mandiri itu kayak gimana, aku belajar menghadapi sifat temen-teman yg berbeda-beda dan belajar ngontrol diri biar ngga moody. Terus aku bisa latihan secara maksimal, sempat sehari latihan 4 kali selama seminggu. Asik juga bisa pergi jalan-jalan gitu” tuturnya. Mahasiswi STP NHI Bandung ini sudah mengikuti berbagai kompetisi dalam cabang olahraga renang dan selam yang sudah ia jalanin sejak 2011. Seperti halnya PON, POMNas, Asian Youth Games, Asean School Games, Kejuaraan Nasional dan Asian Finswimming Championship. Meski telah banyak prestasi yang diraih Rara, ia juga pernah mengalami cedera pada bagian pinggangnya akibat kurang pemanasan. “Aku pernah cedera pinggang tahun 2014 Aku sampai susah tidur, mau pembalikan salto gitu malah sakit banget. Sejak itu, 2 kali pertandingan aku mesti pakai pain killer sebelum berenang. Tapi tetap gak berpengaruh. Sampai pada akhirnya, aku stop latihan kira-kira hampir sebulan buat terapi pinggang. Dari situ aku jadi rajin stretching terutama kaki dan pinggang,” tutupnya. (put/adt)

Berhasil Hambat Ambisi Unisma Dengan Skor 3-1, Uninus Bandung Melenggang Masuk Semifinal

uninus vs unnisma

Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung memperbesar peluang melaju semifinal usai menyapu bersih tiga laganya di Pul B. Di laga ketiganya ini, Uninus Bandung menang 3-1 atas Universitas Islam ’45 (Unisma) Bekasi. Dengan koleksi sembilan poin, Uninus Bandung menggeser Unisma dari puncak klasemen Pul B. Di babak pertama kedua kesebelasan bermain dengan penuh determinasi yang tinggi. Beberapa peluang berhasil diciptakan para pemain dari kedua tim. Namun, ketatnya permainan yang ditunjukan kedua tim belum mampu mengubah papan skor. Baru di menit akhir babak pertama, Obay Hasan Sobandi (19) memecah kebuntuan Uninus pada menit ke-17. Unisma belum mampu memanfaatkan sisa waktu babak pertama dengan baik. Kedudukan sementara 1-0 untuk Uninus hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Uninus masih menekan pertahanan sang lawan. Gol cepat pada menit ke-23 yang diciptakan oleh Ridwan Kurniawan (7) menambah perolehan skor Uninus. Semenit kemudian, Dego (11) mempertebal pundi-pundi gol Uninus. Hingga pertengahan babak kedua, Uninus telah mengumpulkan tiga gol. Unisma masih berkutat dengan kekosongan skornya. Unisma mencoba menekan Uninus. Serangan terus dilancarkan Unisma di sisa waktu babak pertama. Pada akhirnya, Andri Caniago (5) memecah kebuntuan Unisma melalui sepakannya pada menit ke-38. Sisa dua menit belum mampu dimanfaatkan Unisma dengan baik. Pertandingan pun berakhir dengan keunggulan Uninus 3-1 atas Unisma. Pelatih Uninus Bandung, Riana Sapari mengatakan, peluangnya ke babak semi final masih terbuka. Meski, banyak kendala yang dialaminya, tetapi anak asuhnya mampu tampil dengan baik. “Saya bersyukur Uninus bisa sapu bersih di tiga laga kami. Dengan hasil pertadingan tadi, kami masih berpeluang ke semifinal. Walaupun tadi babak pertama kami sempat kesulitan, namun kami bangkit di babak kedua,” ujar Riana.(pah/adt)

Poliban Amankan Tiket Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017

poliban vs ub

Wakil dari Kota Malang, Universitas Brawijaya berhadapan dengan tim dari conference debutan, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) pada penyisihan Pul A untuk menentukan siapa yang akan masuk semi final LIMA Futsal Nationals 2017, Senin (23/10) di Sports Center UIN Maliki Malang. Di laga sebelumnya, UB menang 5-2 atas Universitas Negeri Semarang. Poliban meraih poin penuh pada laganya melawan Universitas Telkom dengan skor 4-2. Jalannya pertandingan di babak pertama, Poliban telah menguasai jalannya pertandingan sejak babak pertama baru dimulai. Abdullah Hasan (4) langsung menyerang pertahanan UB pada menit keempat dengan golnya. Selang semenit kemudian, Hasan kembali menyarangkan tendangannya di gawang UB. Kedudukan sementara 2-0 untuk Poliban hingga pertengahan babak pertama. UB baru memanas di sisa waktu babak pertama. Serangan-serangan UB lebih digencarkan kembali oleh para pemain Malang ini. Akhirnya, pada menit ke-15, Ilham Romadhon (6) mencetak gol pertama untuk UB untuk memperkecil selisih skor dari Poliban. Skor sementara 2-1 untuk Poliban hingga turun minum. UB masih meningkatkan determinasi laga di babak kedua. Sebuah gol cepat sang kapten UB, Oka Mahendra (5) pada menit ke-22 berhasil menyeimbangkan kedudukan menjadi 2-2. Dua menit berselang, Oka kembali menyarangkan sepakannya di gawang Poliban. UB kini unggul sementara dengan tiga golnya. Tak mau kalah, Poliban menunjukkan ketangguhannya. Pada menit ke-28, Hafist (9) mampu menyamakan kedudukannya dengan UB. Tiga menit berselang, gol Hafist mempertegas keunggulan Poliban. Skor kini berbalik menjadi 4-3 untuk keunggulan Poliban. Serangan kian dipergiat UB. Namun, tak satu pun serangan UB berbuah gol. UB harus puas dengan tiga golnya hingga akhir laga. Skor masih bertahan 4-3 untuk Poliban di akhir pertandingan ini. Keunggulan Poliban mengantarkan wakil Kalimantan ini ke Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017 dengan sembilan poinnya di klasemen Pul A. Pelatih Poliban, M Ali Watoni mengatakan, sangat bersyukur bisa meraih hasil maksimal dan berjalan sesuai target. “Kami sangat bersyukur bisa menang di laga penyisihan akhir ini. Permainan yang kami terapkan tadi yaitu bermain dengan konsentrasi dan bermain dengan sekuat tenaga kami. Target kami memang menang di laga ini agar bisa melaju semifnal,” ujar Ali.(pah/adt)

UNJ Pukul Telak Unpar Sembilan Gol Tanpa Balas Pada Laga Pembuka LIMA Futsal Nationals 2017

Tim Futsal UNJ Putri berhasil menang telak atas Unpar dengan hasil akhir 9-0.

Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017 hari keenam, Senin (23/10), mempertemukan dua tim dari Pul Y, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung melawan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Ini merupakan laga kedua bagi kedua tim bertanding di Sports Center UIN Maliki Malang. Di klasemen, UNJ menempati posisi kedua dengan tiga poinnya, sementara Unpar masih harus bertahan di posisi terakhir klasemen. Para srikandi Bandung yang memperkuat Unpar di lini utama yaitu Maura Adisti (2), Ansheila Gabriela (13), Maria Putri (10), Tania Callista (7), serta Ghirza Al Ghaliyah (1). UNJ menurunkan Anggie Dewi (6), Mei Rina (18), Nur Fajria (14), Nurul Hidayati (17), serta Putri Zahrina (20) di lini utamanya. UNJ membuka laga pada menit pertama pertandingan babak pertama dengan gol dari Anggie (6). Pada menit keempat, gol susulan Octavia (10) menambah perolehan skor untuk UNJ menjadi 2-0. Masih di menit yang sama, Anggie kembali mencetak gol ketiga untuk UNJ. Di paruh waktu babak pertama, UNJ telah mengumpulkan tiga gol, sementara Unpar masih bertahan dengan kekosongannya. Pada menit ketujuh, UNJ dihadiahi sebuah gol bunuh diri dari pemain Unpar bernomor punggung 7, Maura. Gol bunuh diri tersebut menambah koleksi gol UNJ menjadi empat gol. Unpar berusaha keluar dari tekanan. Sesekali Unpar menembakkan bola ke arah gawang UNJ, namun masih dapat diatasi sang kiper. Pada menit ke-16, UNJ kembali mendapatkan sebuah gol dari sepakan Nur Fathiyyah (2). Kedudukan menjadi 5-0 untuk UNJ di babak pertama. Dominasi pertandingan paruh kedua masih dipegang UNJ. Diana Veronica (9) membuka babak kedua dengan sepakan cepatnya ke arah gawang Unpar pada menit ke-25. Pada menit ke-29, Sulastri (13) turut menambah pundi-pundi gol UNJ. Kali ini Unpar menyerang. Serangan-serangan Unpar beberapa kali ditembakkan ke arah gawang UNJ. Namun, penjagaan kiper UNJ yang ketat masih dapat membendung serangan Unpar. Skor sementara masih 7-0 untuk UNJ. Di paruh akhir babak kedua, UNJ kembali menyerang. Pada menit ke-31, Mei Rina (18) berhasil merobek jala Unpar. Gol susulan ditambahkan Astri (16) di menit akhir pertandingan. Kedudukan akhir menjadi 9-0 untuk UNJ. Hasil Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017 ini mengantarkan UNJ menduduki peringkat pertama klasemen Pul Y. Asisten pelatih UNJ, Mikiyad Ahlansyah mengatakan, sebelum pertandingan anak asuhnya sudah di tekankan untuk bermain percaya diri. “Strategi yang tadi kami terapkan yaitu strategi dasar di futsal, 1-2-1. Tim Unpar tadi sudah bermain bagus dan bersemangat. Namun kami sudah percaya diri karena gol pertama kami di menit pertama,” ujar Mikiyad. (pah/adt)

Berkat Prestasinya di Voli Pantai Mia Bisa Berkeliling Nusantara

Mia-Widiayati-Voli-Pantai

Mia Widiayati atau yang sering sapa Mia merupakan salah satu atlet cabang olahraga voli pembawa nama Jawa Tengah pada kompetisi POMNas 2017 lalu. Mia dan tim volinya mendapatkan medali perunggu setelah mengalahkan Sumatera Selatan. Tak hanya voli, Mia juga mengikuti berbagai kompetisi untuk cabang olahraga voli pantai. Gadis berusia 21 tahun ini menuturkan kelebihan menjadi atlet voli, terutama voli pantai alasannya adalah, bisa mengunjungi berbagai destinasi wisata di Indonesia terutama pantai. “Yang paling seru kalo lagi event tanding voli pantai. Gak hanya bisa main voli di pantainya aja tapi juga bisa piknik. Aku pernah ke Padang, Bengkulu dan yang paling berkesan itu ke pulau Bokori di Sulawesi Tenggara. Sekarang itu sudah jadi destinasi wisata” tuturnya Menurut Mia, voli merupakan olahraga yang unik, tidak hanya membutuhkan kemampuan dalam bermain voli, tetapi lebih karena faktor kerja sama antar anggota tim. “Voli itu unik, karena voli merupakan olahraga beregu dimana kita tidak hanya mengasah skill kita tapi juga belajar untuk bekerja sama, kompak, dan gotong royong dalam tim” ucapnya Kecintaannya terhadap voli sudah tumbuh sejak kelas 5 SD. Berbagai kompetisi dalam cabang olahraga voli pantai sudah ia jalani dengan membawa pulang berbagai medali seperti POPNas, PON Jabar dan POMNas. Mahasiswi Ikip Veteran Semarang ini juga menceritakan bagaimana awal ketika masuk ke club voli Ananta yang turut membesarkan namanya. “Awalnya ikut ekskul di SD. Kebetulan guru olahraga nya pelatih club Ananta namanya Bapak Sutrisno. Nah lama kelamaan tertarik gabung di club. Untuk sekarang ini kebetulan di ikip veteran ada UKM voli nya, gabung disana deh selama ada event mahasiswa.” tutupnya (put/adt)

Sambut Hari Jadi Tangsel Yang Ke-9, Pekan Pemuda Laksanakan Ikrar Sumpah Pemuda

Kepala-Dinas-Pemuda-Dan-Olahraga,-(Kadispora)-Tangsel,-E.Wiwi-Martawijaya

Oktober bisa dibilang menjadi bulannya para pemuda. Untuk pemuda-pemudi Tangerang Selatan (Tangsel), Dinas Pemuda dan Olahraga Tangsel (Dispora) menggelar acara “Pekan Pemuda Tangsel 2017” yang akan dihelat selama sepekan penuh mulai dari 22-28 Oktober. Pekan Pemuda Tangsel ini merupakan kerjasama Dispora Tangsel dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tangsel. Adapun kegiatan yang akan diselenggarakan selama sepekan di antaranya, Jalan Sehat yang dipusatkan di Tandon Ciater Tangsel, pada 22 Oktober 2017, Bakti Sosial pemuda di 7 kecamatan Tangsel juga di 22 Oktober. Pada tanggal 23-24 Oktober, Dispora bersama KNPI serta Pramuka akan mengadakan Kemah Bhakti yang akan bertempat di Tandon Ciater Serpong. Di tanggal 25-26 Oktober, juga bersama KNPI, Dispora akan mengadakan Temu Wicara antar pemuda Tangsel. Puncak kegiatan akan berlangsung pada 28 Oktober 2017, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Dispora dan KNPI akan menggelar “Tangsel Youth Festival” yang akan dipusatkan di Lapangan Kecamatan Pamulang Tangsel. “Di Pekan Pemuda Tangsel ini juga merupakan rangkaian dari perayaan HUT Kota Tangsel ke-9 di November 2017. Di kegiatan selama sepekan ini kami juga akan menggelar exhibition kompetisi olahraga 6 cabang olahraga bola voli, badminton, atletik, sepak takraw, dan tenis meja. Ini berkaitan dengan program Gala Desa yang diluncurkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora) RI,” ungkap Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga, (Kadispora) Tangsel, E.Wiwi Martawijaya. Melalui serangkaian kegiatan pekan pemuda yang dikemas secara istimewa ini, Wiwi berharap bahwa pemuda Tangsel bisa bersatu padu dan maju. “Sehingga Tangsel layak menjadi “Kota Layak Pemuda” dan juga dapat mengajak pemuda serta masyarakat untuk berolahraga,” harap Wiwi. (pah/adt)

Review Bola Basket Merek Molten, Harga Terjangkau Dengan Kualitas Super

BGM7X_AD__Bola_basket_merk_molten

Mungkin anda pernah menggunakan atau mendengar bola basket merk Molten. Namun berasal dari mana dan apa saja kelebihan dari Molten sehingga menjadi pilihan masyarakat Indonesia? Molten merupakan perusahaan dari Jepang yang memproduksi bola untuk basket, voli dan olahraga tangan lainnya. Untuk olahraga basket, Molten sudah resmi digunakan pada berbagai olimpiade seperti di Los Angeles (1984), Seoul (1988), Barcelona (1992), Atlanta (1996), Sydney (2000), Athens (2004), Beijing (2008) and London (2012). Tak hanya itu, Molten juga diresmikan sebagai bola basket yang digunakan oleh the International Basketball Federation (FIBA). Tak hanya itu, PERBASI juga sudah resmi menggunakan Molten dalam ukuran 6 dan 7. Molten memiliki pola khusus untuk bola basket yaitu dengan jumlah 12 panel yang menjadi pembeda dari merek bola basket lain yang memiliki 8 panel. Memiliki banyak pilihan jenis, kualitas dan harga menjadi faktor utama Molten yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Molten mempunyai 3 jenis bahan yang berbeda yakni: A. Full Leather Merupakan bahan kulit asli. Namun bahan ini kurang cocok untuk negara iklim tropis seperti Indonesia karena bahan akan mudah terkelupas B. PU Leather Merupakan bahan dari kulit sintesis yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan lebih nyaman. Bahan seperti ini cocok digunakan untuk lapangan indoor maupun outdoor C. PVC Merupakan bahan dari kulit sintetik namun lebih keras daripada bahan PU Leather. Selain 3 bahan tersebut diatas, ada juga jenis-jenis tipe dari merk Molten seperti GM5X,GG6X,GG7X, GG7 dan masih banyak lagi. Jenis tersebut memiliki harga yang berbeda-beda. Dalam website gudangbola.com, harga untuk bola basket Molten berkisar mulai dari Rp. 175.000 hingga Rp.1.500.000. Dengan banyaknya pilihan dan variasi harga, bola basket ini dianggap terjangkau untuk didapatkan sesuai dengan budget yang anda punya. Kelebihan dari bola basket Molten adalah daya tahan bola yang dapat dikatakan awet dan grip yang bagus dan juga sangat nyaman digunakan ketika dribble. Namun, pada umunya bola basket Molten lebih aman untuk digunakan pada lapangan indoor terutama lapangan yang bersih karena jika digunakan dalam lapangan outdoor, bola ini memiliki kelemahan yaitu mudah licin sehingga tidak enak digunakan, selain itu mengingat karakteristik lapangan outdoor yang cenderung mudah kotor dan berdebu, akan membuat bola basket ini juga mudah tertempel debu. (put/adt)

Kemenangan Kedua Poliban Di LIMA Futsal Nationals 2017

poliban vs telkom

Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) mendominasi pertandingan penutup LIMA Futsal Nationals hari kelima, Minggu (22/10) yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang. Poliban berhasil mengalahkan Universitas Telkom dengan kedudukan akhir 4-2. Tiga poin Poliban di LIMA Futsal Nationals 2017 ini mengantar mereka menduduki posisi kedua di klasemen Pul A. Di awal pertandingan digelar, Poliban sudah berhasil mencetak gol. Sepakan Abdullah Hasan (4) pada menit pertama membuka keunggulan Poliban. Dua menit berselang, gol susulan Andri Hidayatullah (5) mempertegas ketangguhan Poliban. Telkom langsung membalas. Pada menit keempat, Rizki (10) berbalik menyarangkan tendangannya di gawang Poliban. Skor 2-1 untuk Poliban. Serangan-serangan Poliban terus dilancarkan. Telkom berusaha keluar dari tekanan Poliban. Namun, para pemain asal Bandung ini belum mampu mengimbangi Poliban. Telkom harus kebobolan satu gol lagi dari sepakan Hafist (9) pada menit ke-13. Skor sementara menjadi 3-1. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, Telkom belum mampu menambah koleksi golnya. Skor 3-1 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Telkom memanas. Hendri (66) menyumbang sebuah gol untuk Telkom pada menit ke-35. Namun Poliban langsung membalas. Dua menit berselang, Hafist kembali berhasil mencetak gol keduanya untuk Poliban Poliban Di LIMA Futsal Nationals 2017. Skor menjadi 4-2 untuk Poliban hingga akhir laga. Pelatih Poliban, M Ali Watoni mengatakan, fighting spirit anak asuhnya bisa menjadi modal untuk bisa ke semi final. “Kami selalu siap untuk bertanding. Tidak ada kata menyerah sebelum bertanding. Dengan kemenangan ini, kami masih berpeluang melaju ke semifinal. Semoga stamina para pemain kami bisa pulih untuk bertanding di laga terakhir besok melawan Universitas Brawijaya,” ujar Ali.(pah/adt)

Percaya Atau Tidak, Walaupun Mengenyam Pola Latihan Yang Sama, Wanita Tidak Bisa Mengungguli Pria Dalam Berlari

Ilustrasi Pria & Wanita Berlari

Lari adalah olahraga yang dapat dilakukan oleh siapa saja, mulai dari anak kecil sampai manula, baik wanita dan pria. lari juga dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. olahraga lari memiliki banyak manfaat, salah satunya ditemukan fakta dalam Sebuah penelitian, yang baru-baru ini dipublikasi di jurnal Progress in Cardiovascular Disease, menemukan jika lari dapat mengurangi risiko kematian dini hingga 40 persen. berlari hanya lima menit setiap harinya bisa memperpanjang umur. Tetapi taukah Kamu kebanyakan rekor lari cepat dipegang oleh pria daripada perempuan. Kenapa pria bisa lari lebih cepat dibandingkan perempuan, padahal usaha dan durasi latihan yang dilakukan kurang lebih seimbang? Jawaban atas pertanyaan ini bermacam-macam, namun banyak berkaitan dengan perbedaan hormon dan ukuran tubuh antara laki-laki dan wanita. Berikut penjelasannya. Kenapa Pria Bisa Berlari Lebih Cepat Dari Wanita 1. Tingkat Hormon Estrogen Kekuatan otot dan kecepatan lari adalah dua faktor utama yang menentukan seberapa baik seseorang berlari. pada umumnya Pria mampu menghasilkan kekuatan dan kecepatan yang lebih besar dibandingkan wanita karena memiliki kekuatan otot yang lebih. pria dan wanita memiliki jumlah serabut otot yang sama, namun pria secara natural memang memiliki tingkat hormon testosteron yang lebih tinggi sehingga menghasilkan ukuran serat otot yang lebih besar. Hormon testosteron memiliki beberapa peran, termasuk dalam pengaturan untuk pembuatan sel darah baru, menjaga tulang dan otot tetap kuat, serta mendorong pertumbuhan otot. Karena wanita memiliki hormon testosteron yang lebih sedikit, maka wanita akan memiliki massa otot yang lebih kecil dibandingkan Pria. Pada dasarnya, sebelum mencapai masa pubertas, tubuh anak laki-laki dan perempuan memiliki kadar testosteron yang hampir sama. Akan tetapi, testosteron pada tubuh anak laki-laki akan melonjak tinggi begitu sudah puber. kadar testosteron laki-laki dewasa bisa 20 kali lipat lebih banyak dibandingkan perempuan. Dokter Emily Kraus, seorang dokter perawatan olahraga di Stanford Health Care, California, mengatakan bahwa hampir 80% dari kaki pria dewasa terdiri dari otot, sementara perempuan hanya 60 persen. Massa otot yang lebih besar ini dapat membantu pria berlari dengan lebih cepat. Selain itu, perempuan memiliki hormon estrogen yang lebih banyak daripada laki-laki, yang menyebabkan perempuan memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi daripada laki-laki. 2. Kapasitas Paru-paru Selain massa otot dan hormon, kapasitas optimal paru-paru untuk mengambil dan menggunakan oksigen juga dapat menentukan siapa yang bisa lebih lari cepat. Paru-paru pria memiliki ukuran yang lebih besar di bandung wanita. Beda ukuran paru ini menyebabkan kemampuan tubuh pria dalam menghirup oksigen maksimal lebih rendah dibandingkan wanita. paru-paru pria dapat menyimpan sekitar 42 mililiter per kilogram berat badan per menit. Sementara itu, Wanita pada umumnya memiliki ukuran paru-paru yang lebih kecil daripada pria. Menurut sebuah studi kedokteran dan sains bidang olahraga, jumlah konsumsi oksigen maksimal pada perempuan dalam keadaan normal (saat tidak beraktivitas) adalah sekitar 33 mililiter oksigen per kilogram berat badan per menit. Ini artinya, perempuan harus bekerja lebih keras untuk menghirup oksigen agar dapat memenuhi kebutuhan otot mereka. 3. Ukuran Jantung Volume jantung perempuan juga cenderung lebih kecil daripada laki-laki, sehingga perempuan memiliki kemampuan memompa darah lebih rendah dibandingkan laki-laki. Hal ini menyebabkan volume darah setiap kali dipompa lebih sedikit, sehingga darah dan oksigen yang dikirim ke otot perempuan menjadi lebih sedikit. Perempuan juga memiliki lebih sedikit jumlah hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah, yang mengikat dan membawa oksigen ke jaringan tubuh, termasuk otot, ujar dokter Kraus. Terlepas dari beragam alasan di atas, tetaplah sangat mengesankan bahwa banyak perempuan di luar sana yang bisa mengimbangi rekor lari cepat pria meski dibatasi dengan bahkan beberapa kekurangan tersebut. Rekor dunia pria untuk lari cepat 100 m saat ini adalah 9,58 detik yang dipegang oleh Usain Bolt pada tahun 2009, sementara rekor dunia wanita tercatat 10,49 detik yang dikukuhkan oleh American Florence Griffith-Joyner pada tahun 1988.

Mengikuti Jejak Sang Ibu, Pemuda Ini Berhasil Mengalahkan Pemain Catur Nomor 1 Di Indonesia

Azarya-Jodi-Setyaki-catur

Azarya Jodi Setyaki yang akrab dipanggil Jodi itu merupakan salah satu pemain catur yang berlaga pada POMNas 2017 di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia juga berhasil menyabet juara 1, sebagai perwakilan dari DKI Jakarta ini mengaku mengikuti jejak sang Ibu yang dulu pernah menjadi atlet catur. “Kebetulan mama pemain catur dan atlet juga. Lumayan sering ikut kompetisi. Aku jadi tertarik main catur dan beberapa kali main hasilnya lumayan jadi ditekuni”, tutur mahasiswa Universitas Atma Jaya ini kepada nysnmedia.com Selain itu, ia juga menuturkan kebahagiaannya saat pernah mengalahkan pemain Grand Master nomor 1 di Indonesia, Susanto Megaranto pada ajang PON 2016 di Jawa Barat. “Waktu itu aku nggak diunggulin jadi berkesan banget bisa mengalahkan pemain catur nomor 1 Indonesia dan sebenarnya aku gak ada trik khusus. Kebetulan aja dia pemain nomor 1 di Indonesia”, tambah Jodi. Kecintaannya pada catur sejak kelas 6 SD, telah membawanya ke berbagai kejuaraan baik tingkat nasional maupun tingkat internasional seperti PON dan Open Chess Championships. Baginya, catur merupakan olahraga yang menggunakan taktik dan melatih kesabaran serta ketekunan pemain sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Catur itu melatih kita untuk sabar dan tekun. Jadi bisa dipake sehari-hari” tutupnya. (put/adt).