Trisakti Melenggang ke Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017, Pasca Menumbangkan Point UBL

Pemain UBL (kanan) berusaha melewati pemain trisakti (kiri)

Laga penyisihan terakhir Pul X LIMA Futsal Nationals 2017 antara tim putri Universitas Trisakti (Usakti) Jakarta melawan Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta harus berakhir sama kuat dengan skor 2-2. Akhirnya Trisakti yang lolos ke semi final LIMA Futsal Nationals 2017. Laga yang digelar pada Selasa (24/10) di Sports Center UIN Maliki Malang, berjalan ketat. Usakti pada laga sebelumnya berhasil menahan imbang sang juara bertahan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan skor 1-1. Sementara, UBL meraih tiga poin pertamanya usai menang atas Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan skor 6-1. Di klasemen, Usakti menduduki peringkat pertama, sedangkan UBL bertahan di peringkat ketiga. UBL berhasil mendominasi permainan di babak pertama. Sejak peluit awal dibunyikan, UBL sudah agresif menyerang. Sang kapten, Fitriya Hilda (10) menjadi motor serangan UBL. Beberapa kali sepakan para pemain UBL mengarah ke gawang. Namun hanya bisa membentur mistar. Akhirnya pada menit ke-12, assist Fitriya dieksekusi dengan baik oleh Rahajeng (8) untuk merubah papan skor menjadi 1-0. Usakti yang tertinggal, langsung membalas. Sepakan Hafidha (11) pada menit ke-13 membuat skor menjadi 1-1. Di menit ke-17, UBL kembali menciptakan selisih gol atas Usakti. Skor 2-1 untuk UBL bertahan hingga babak pertama usai. Di babak kedua, Usakti yang tertinggal terus menggencarkan serangannya. Kali ini, kedua tim bermain imbang 2-2 melalui sang kapten Usakti, Rika Mai (12) menjadi penyumbang gol kedua untuk Usakti. UBL berusaha membuat jarak, namun beberapa kali tendangan para pemain UBL dapat diatasi kiper Usakti. Hingga akhir pertandingan, UBL masih belum dapat menambah gol. Skor 2-2 pun bertahan hingga pertandingan usai. Dengan hasil imbang ini, Usakti berhasil mendapat tambahan satu poin di klasemen. Usakti telah mengumpulkan lima poin dari tiga laganya di babak penyisihan Pul X, dan mengantarkan mereka ke semi final LIMA Futsal Nationals 2017. “UBL sebenarnya bermain bagus tadi. Kemenangan kami karena kami bermain dengan motivasi dan doa. Di pertandingan tadi, kami lebih bermain di bawah, karena UBL lebih banyak menguasai bola. Kami sangat bersyukur bisa lolos ke semifinal. Ini semua berkat kerja keras para pemain,” ujar Syahroni, pelatih Usakti.(pah/adt)

Berhasil Hadiahi Emas Cabang Olahraga Renang Untuk Jawa Barat, Rara Ceritakan Pengalamannya Di Negara Hungaria

Joanita-Mutiara-Hapsari-Renang

Sosok inspirasi kali ini adalah Joanita Mutiara Hapsari, ia merupakan gadis periang asal Jawa Barat yang telah mengikuti cabang olahraga renang pada POMNas 2017 lalu. Gadis dengan panggilan akrab Rara ini sudah mengikuti berbagai kejuaraan dalam cabang olahraga renang dan selam. Dalam kompetisi POMNas 2017 lalu, Rara membawa pulang 2 medali perunggu, 1 medali perak dalam kategori perorangan dan untuk estafet. Rara dan tim berhasil menyumbangkan medali emas untuk Provinsi Jawa Barat. Ia membagikan ceritanya ketika di latihan di Hungaria selama 1 bulan setengah untuk persiapan PON 2016 lalu kepada nysnmedia.com. “Biasanya kan pelatihnya yang datang ke Indonesia, cuma karena dia gak bisa ke Indonesia, jadinya aku dan atlet yang lain pergi ke Hungary. Selama disana aku belajar hidup mandiri itu kayak gimana, aku belajar menghadapi sifat temen-teman yg berbeda-beda dan belajar ngontrol diri biar ngga moody. Terus aku bisa latihan secara maksimal, sempat sehari latihan 4 kali selama seminggu. Asik juga bisa pergi jalan-jalan gitu” tuturnya. Mahasiswi STP NHI Bandung ini sudah mengikuti berbagai kompetisi dalam cabang olahraga renang dan selam yang sudah ia jalanin sejak 2011. Seperti halnya PON, POMNas, Asian Youth Games, Asean School Games, Kejuaraan Nasional dan Asian Finswimming Championship. Meski telah banyak prestasi yang diraih Rara, ia juga pernah mengalami cedera pada bagian pinggangnya akibat kurang pemanasan. “Aku pernah cedera pinggang tahun 2014 Aku sampai susah tidur, mau pembalikan salto gitu malah sakit banget. Sejak itu, 2 kali pertandingan aku mesti pakai pain killer sebelum berenang. Tapi tetap gak berpengaruh. Sampai pada akhirnya, aku stop latihan kira-kira hampir sebulan buat terapi pinggang. Dari situ aku jadi rajin stretching terutama kaki dan pinggang,” tutupnya. (put/adt)

Berhasil Hambat Ambisi Unisma Dengan Skor 3-1, Uninus Bandung Melenggang Masuk Semifinal

uninus vs unnisma

Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung memperbesar peluang melaju semifinal usai menyapu bersih tiga laganya di Pul B. Di laga ketiganya ini, Uninus Bandung menang 3-1 atas Universitas Islam ’45 (Unisma) Bekasi. Dengan koleksi sembilan poin, Uninus Bandung menggeser Unisma dari puncak klasemen Pul B. Di babak pertama kedua kesebelasan bermain dengan penuh determinasi yang tinggi. Beberapa peluang berhasil diciptakan para pemain dari kedua tim. Namun, ketatnya permainan yang ditunjukan kedua tim belum mampu mengubah papan skor. Baru di menit akhir babak pertama, Obay Hasan Sobandi (19) memecah kebuntuan Uninus pada menit ke-17. Unisma belum mampu memanfaatkan sisa waktu babak pertama dengan baik. Kedudukan sementara 1-0 untuk Uninus hingga babak pertama berakhir. Di babak kedua, Uninus masih menekan pertahanan sang lawan. Gol cepat pada menit ke-23 yang diciptakan oleh Ridwan Kurniawan (7) menambah perolehan skor Uninus. Semenit kemudian, Dego (11) mempertebal pundi-pundi gol Uninus. Hingga pertengahan babak kedua, Uninus telah mengumpulkan tiga gol. Unisma masih berkutat dengan kekosongan skornya. Unisma mencoba menekan Uninus. Serangan terus dilancarkan Unisma di sisa waktu babak pertama. Pada akhirnya, Andri Caniago (5) memecah kebuntuan Unisma melalui sepakannya pada menit ke-38. Sisa dua menit belum mampu dimanfaatkan Unisma dengan baik. Pertandingan pun berakhir dengan keunggulan Uninus 3-1 atas Unisma. Pelatih Uninus Bandung, Riana Sapari mengatakan, peluangnya ke babak semi final masih terbuka. Meski, banyak kendala yang dialaminya, tetapi anak asuhnya mampu tampil dengan baik. “Saya bersyukur Uninus bisa sapu bersih di tiga laga kami. Dengan hasil pertadingan tadi, kami masih berpeluang ke semifinal. Walaupun tadi babak pertama kami sempat kesulitan, namun kami bangkit di babak kedua,” ujar Riana.(pah/adt)

Poliban Amankan Tiket Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017

poliban vs ub

Wakil dari Kota Malang, Universitas Brawijaya berhadapan dengan tim dari conference debutan, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) pada penyisihan Pul A untuk menentukan siapa yang akan masuk semi final LIMA Futsal Nationals 2017, Senin (23/10) di Sports Center UIN Maliki Malang. Di laga sebelumnya, UB menang 5-2 atas Universitas Negeri Semarang. Poliban meraih poin penuh pada laganya melawan Universitas Telkom dengan skor 4-2. Jalannya pertandingan di babak pertama, Poliban telah menguasai jalannya pertandingan sejak babak pertama baru dimulai. Abdullah Hasan (4) langsung menyerang pertahanan UB pada menit keempat dengan golnya. Selang semenit kemudian, Hasan kembali menyarangkan tendangannya di gawang UB. Kedudukan sementara 2-0 untuk Poliban hingga pertengahan babak pertama. UB baru memanas di sisa waktu babak pertama. Serangan-serangan UB lebih digencarkan kembali oleh para pemain Malang ini. Akhirnya, pada menit ke-15, Ilham Romadhon (6) mencetak gol pertama untuk UB untuk memperkecil selisih skor dari Poliban. Skor sementara 2-1 untuk Poliban hingga turun minum. UB masih meningkatkan determinasi laga di babak kedua. Sebuah gol cepat sang kapten UB, Oka Mahendra (5) pada menit ke-22 berhasil menyeimbangkan kedudukan menjadi 2-2. Dua menit berselang, Oka kembali menyarangkan sepakannya di gawang Poliban. UB kini unggul sementara dengan tiga golnya. Tak mau kalah, Poliban menunjukkan ketangguhannya. Pada menit ke-28, Hafist (9) mampu menyamakan kedudukannya dengan UB. Tiga menit berselang, gol Hafist mempertegas keunggulan Poliban. Skor kini berbalik menjadi 4-3 untuk keunggulan Poliban. Serangan kian dipergiat UB. Namun, tak satu pun serangan UB berbuah gol. UB harus puas dengan tiga golnya hingga akhir laga. Skor masih bertahan 4-3 untuk Poliban di akhir pertandingan ini. Keunggulan Poliban mengantarkan wakil Kalimantan ini ke Semi Final LIMA Futsal Nationals 2017 dengan sembilan poinnya di klasemen Pul A. Pelatih Poliban, M Ali Watoni mengatakan, sangat bersyukur bisa meraih hasil maksimal dan berjalan sesuai target. “Kami sangat bersyukur bisa menang di laga penyisihan akhir ini. Permainan yang kami terapkan tadi yaitu bermain dengan konsentrasi dan bermain dengan sekuat tenaga kami. Target kami memang menang di laga ini agar bisa melaju semifnal,” ujar Ali.(pah/adt)

UNJ Pukul Telak Unpar Sembilan Gol Tanpa Balas Pada Laga Pembuka LIMA Futsal Nationals 2017

Tim Futsal UNJ Putri berhasil menang telak atas Unpar dengan hasil akhir 9-0.

Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017 hari keenam, Senin (23/10), mempertemukan dua tim dari Pul Y, Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung melawan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Ini merupakan laga kedua bagi kedua tim bertanding di Sports Center UIN Maliki Malang. Di klasemen, UNJ menempati posisi kedua dengan tiga poinnya, sementara Unpar masih harus bertahan di posisi terakhir klasemen. Para srikandi Bandung yang memperkuat Unpar di lini utama yaitu Maura Adisti (2), Ansheila Gabriela (13), Maria Putri (10), Tania Callista (7), serta Ghirza Al Ghaliyah (1). UNJ menurunkan Anggie Dewi (6), Mei Rina (18), Nur Fajria (14), Nurul Hidayati (17), serta Putri Zahrina (20) di lini utamanya. UNJ membuka laga pada menit pertama pertandingan babak pertama dengan gol dari Anggie (6). Pada menit keempat, gol susulan Octavia (10) menambah perolehan skor untuk UNJ menjadi 2-0. Masih di menit yang sama, Anggie kembali mencetak gol ketiga untuk UNJ. Di paruh waktu babak pertama, UNJ telah mengumpulkan tiga gol, sementara Unpar masih bertahan dengan kekosongannya. Pada menit ketujuh, UNJ dihadiahi sebuah gol bunuh diri dari pemain Unpar bernomor punggung 7, Maura. Gol bunuh diri tersebut menambah koleksi gol UNJ menjadi empat gol. Unpar berusaha keluar dari tekanan. Sesekali Unpar menembakkan bola ke arah gawang UNJ, namun masih dapat diatasi sang kiper. Pada menit ke-16, UNJ kembali mendapatkan sebuah gol dari sepakan Nur Fathiyyah (2). Kedudukan menjadi 5-0 untuk UNJ di babak pertama. Dominasi pertandingan paruh kedua masih dipegang UNJ. Diana Veronica (9) membuka babak kedua dengan sepakan cepatnya ke arah gawang Unpar pada menit ke-25. Pada menit ke-29, Sulastri (13) turut menambah pundi-pundi gol UNJ. Kali ini Unpar menyerang. Serangan-serangan Unpar beberapa kali ditembakkan ke arah gawang UNJ. Namun, penjagaan kiper UNJ yang ketat masih dapat membendung serangan Unpar. Skor sementara masih 7-0 untuk UNJ. Di paruh akhir babak kedua, UNJ kembali menyerang. Pada menit ke-31, Mei Rina (18) berhasil merobek jala Unpar. Gol susulan ditambahkan Astri (16) di menit akhir pertandingan. Kedudukan akhir menjadi 9-0 untuk UNJ. Hasil Laga pembuka LIMA Futsal Nationals 2017 ini mengantarkan UNJ menduduki peringkat pertama klasemen Pul Y. Asisten pelatih UNJ, Mikiyad Ahlansyah mengatakan, sebelum pertandingan anak asuhnya sudah di tekankan untuk bermain percaya diri. “Strategi yang tadi kami terapkan yaitu strategi dasar di futsal, 1-2-1. Tim Unpar tadi sudah bermain bagus dan bersemangat. Namun kami sudah percaya diri karena gol pertama kami di menit pertama,” ujar Mikiyad. (pah/adt)

Berkat Prestasinya di Voli Pantai Mia Bisa Berkeliling Nusantara

Mia-Widiayati-Voli-Pantai

Mia Widiayati atau yang sering sapa Mia merupakan salah satu atlet cabang olahraga voli pembawa nama Jawa Tengah pada kompetisi POMNas 2017 lalu. Mia dan tim volinya mendapatkan medali perunggu setelah mengalahkan Sumatera Selatan. Tak hanya voli, Mia juga mengikuti berbagai kompetisi untuk cabang olahraga voli pantai. Gadis berusia 21 tahun ini menuturkan kelebihan menjadi atlet voli, terutama voli pantai alasannya adalah, bisa mengunjungi berbagai destinasi wisata di Indonesia terutama pantai. “Yang paling seru kalo lagi event tanding voli pantai. Gak hanya bisa main voli di pantainya aja tapi juga bisa piknik. Aku pernah ke Padang, Bengkulu dan yang paling berkesan itu ke pulau Bokori di Sulawesi Tenggara. Sekarang itu sudah jadi destinasi wisata” tuturnya Menurut Mia, voli merupakan olahraga yang unik, tidak hanya membutuhkan kemampuan dalam bermain voli, tetapi lebih karena faktor kerja sama antar anggota tim. “Voli itu unik, karena voli merupakan olahraga beregu dimana kita tidak hanya mengasah skill kita tapi juga belajar untuk bekerja sama, kompak, dan gotong royong dalam tim” ucapnya Kecintaannya terhadap voli sudah tumbuh sejak kelas 5 SD. Berbagai kompetisi dalam cabang olahraga voli pantai sudah ia jalani dengan membawa pulang berbagai medali seperti POPNas, PON Jabar dan POMNas. Mahasiswi Ikip Veteran Semarang ini juga menceritakan bagaimana awal ketika masuk ke club voli Ananta yang turut membesarkan namanya. “Awalnya ikut ekskul di SD. Kebetulan guru olahraga nya pelatih club Ananta namanya Bapak Sutrisno. Nah lama kelamaan tertarik gabung di club. Untuk sekarang ini kebetulan di ikip veteran ada UKM voli nya, gabung disana deh selama ada event mahasiswa.” tutupnya (put/adt)

Pengurusan Pokja Wartawan Harian Tangsel Dilantik, Tim NYSN Di Percaya Menjadi Ketua Bidang Olahraga

Pokja-wartawan-Harian-Tangsel-2017

Secara resmi kepengurusan Pokja Wartawan Harian Tangerang Selatan periode 2017-2019 telah dilantik. Pelantikan berlangsung di Palem Kartika Resort, Megamendung Bogor pada Sabtu-Minggu (21-22/10/2017) berjalan dengan khidmat. Pelantikan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangsel, Fuad, Wakapolres Tangsel, Kompol Bachtiar Alponso, Kasat Lantas Tangsel AKP Lalu Hedwin Hanggara, Kasat Narkoba Tangsel AKP Agung Nugroho dan Kabag Humas Polres Tangsel Iptu Sarman. Pada kesempatan itu, Fuad menyampaikan kepada para anggota dan pengurus Pokja Wartawan Harian Tangerang Selatan agar terus menerus menjalin kerjasama yang baik. media dengan pemerintah adalah mitra yang harus saling terkoneksi, sebab masyarakat memiliki kewajiban keingintahuan berbagai informasi program pemerintah, melalui media sebagai perantara. “Semoga kita terus merawat kerjasama antara Pokja dengan Pemkot Tangsel. Kritik dari teman-teman media dibutuhkan sebagai koreksi Pemkot. Kabarkan berita baik jika memang baik,” pesan Fuad diamini oleh para anggota Pokja. Pelantikan berlangsung pada Sabtu malam, di suasana cukup hangat dan penuh keakraban, Fuad beberapa kali menyampaikan agar para wartawan bisa memberitakan dengan santun, sebab dengan begitu suasana akan lebih damai. Karena muatan media sangat berdampak sekali khususnya pada khalayak pembaca. “Doa saya setiap pagi, tidak ada berita yang membuat saya pusing. Tentu harapannya semoga kedepan berita-beitanya lebih damai,” harap pria yang diidolakan para wartawati Pokja Harian Tangsel. Demikian juga disampaikan oleh, Wakapolres Tangsel, Kompol Bachtiar Alponso jika dirinya banyak pengalaman dengan kerja wartawan. Sewaktu masih di Banten, misalnya biasa setiap harinya dengan para wartawan, tidur, makan dan berbagai aktivitas awal media dirinya sudah pahal betul. “Pengalaman saya dulu sering bersama para wartawan baik siang ataupaun malam jadi paham betul tugas mereka setiap hari. Hubungan seperti itu semoga di Tangsel tumbuh dan terjalin dengan baik,” harap mantan Kapolsek Pondok Aren ini. Sementara itu usai prosesi pelantikan dan peyematan pin oleh dewan Pembina, Pokja Nurcholis Hafidz kepada ketua terpilih Pokja Wartawan Harian Tangerang Selatan, Sudin Antoro menyampaikan, perlu membangun sinergitas antara media dengan stakeholder baik itu institusi pemerintah daerah, Polres Tangsel dan TNI serta elemen masyarakat serta lembaga swadaya masyarakat, harus dirawat. Peran media dalam membangun demokrasi sebuah tata kelola negara sangat dibutuhkan. “Tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan media salah satu elemen penting dalam membangun demokrasi di negeri ini. Maka Pokja siap bekerjasama dengan berbagai pihak,” ucap wartawan Tangsel Pos ini. Kembali ia mengatakan, bahwa tugas wartawan secara hakikatnya seperti pembawa risalah Kenabian. Pebawa kabar berita, maka seorang wartawan wajib mengabarkan berita yang baik, berita yang sesuai dengan kode etik jurnalitme. “Jika dilihat dari sudut pandang Islam, kerja wartawan adalah pembawa risalah Kenabian, kabar gembira dan tidak boleh berbohong,” pesannya. Dalam pelantikan tersebut, terdapat susunan pengurus sesuai dengan bidangnya. Reporter nysnmedia.com Lani Pahrudin dipercaya oleh Ketua Pokja Wartawan Harian Tangsel, Sudin Antoro untuk masuk ke dalam kepengurusan tersebut yakni di bagian Koordinator Bidang Olahraga Pokja Tangsel. Terpilihnya, reporter nysnmedia.com Lani menjadi pengurus Pokja Wartawan Tangsel bidang olahraga merupakan suatu kebanggaan. Pasalnya, Lani merupakan reporter disalah satu media olahraga yakni nysnmedia.com. “Terima kasih kepada Ketua Pokja Wartawan Harian Tangsel, yang sudah mempercayakan saya untuk bisa masuk kedalam kepengurusan Pokja Tangsel. Tentunya, saya akan membuat program olahraga, karena selain bekerja menjadi wartawan tentunya harus diimbangi dengan berolahraga,” ucap Lani.(red)

Sambut Hari Jadi Tangsel Yang Ke-9, Pekan Pemuda Laksanakan Ikrar Sumpah Pemuda

Kepala-Dinas-Pemuda-Dan-Olahraga,-(Kadispora)-Tangsel,-E.Wiwi-Martawijaya

Oktober bisa dibilang menjadi bulannya para pemuda. Untuk pemuda-pemudi Tangerang Selatan (Tangsel), Dinas Pemuda dan Olahraga Tangsel (Dispora) menggelar acara “Pekan Pemuda Tangsel 2017” yang akan dihelat selama sepekan penuh mulai dari 22-28 Oktober. Pekan Pemuda Tangsel ini merupakan kerjasama Dispora Tangsel dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tangsel. Adapun kegiatan yang akan diselenggarakan selama sepekan di antaranya, Jalan Sehat yang dipusatkan di Tandon Ciater Tangsel, pada 22 Oktober 2017, Bakti Sosial pemuda di 7 kecamatan Tangsel juga di 22 Oktober. Pada tanggal 23-24 Oktober, Dispora bersama KNPI serta Pramuka akan mengadakan Kemah Bhakti yang akan bertempat di Tandon Ciater Serpong. Di tanggal 25-26 Oktober, juga bersama KNPI, Dispora akan mengadakan Temu Wicara antar pemuda Tangsel. Puncak kegiatan akan berlangsung pada 28 Oktober 2017, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Dispora dan KNPI akan menggelar “Tangsel Youth Festival” yang akan dipusatkan di Lapangan Kecamatan Pamulang Tangsel. “Di Pekan Pemuda Tangsel ini juga merupakan rangkaian dari perayaan HUT Kota Tangsel ke-9 di November 2017. Di kegiatan selama sepekan ini kami juga akan menggelar exhibition kompetisi olahraga 6 cabang olahraga bola voli, badminton, atletik, sepak takraw, dan tenis meja. Ini berkaitan dengan program Gala Desa yang diluncurkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora) RI,” ungkap Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga, (Kadispora) Tangsel, E.Wiwi Martawijaya. Melalui serangkaian kegiatan pekan pemuda yang dikemas secara istimewa ini, Wiwi berharap bahwa pemuda Tangsel bisa bersatu padu dan maju. “Sehingga Tangsel layak menjadi “Kota Layak Pemuda” dan juga dapat mengajak pemuda serta masyarakat untuk berolahraga,” harap Wiwi. (pah/adt)

Kemenangan Kedua Poliban Di LIMA Futsal Nationals 2017

poliban vs telkom

Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) mendominasi pertandingan penutup LIMA Futsal Nationals hari kelima, Minggu (22/10) yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang. Poliban berhasil mengalahkan Universitas Telkom dengan kedudukan akhir 4-2. Tiga poin Poliban di LIMA Futsal Nationals 2017 ini mengantar mereka menduduki posisi kedua di klasemen Pul A. Di awal pertandingan digelar, Poliban sudah berhasil mencetak gol. Sepakan Abdullah Hasan (4) pada menit pertama membuka keunggulan Poliban. Dua menit berselang, gol susulan Andri Hidayatullah (5) mempertegas ketangguhan Poliban. Telkom langsung membalas. Pada menit keempat, Rizki (10) berbalik menyarangkan tendangannya di gawang Poliban. Skor 2-1 untuk Poliban. Serangan-serangan Poliban terus dilancarkan. Telkom berusaha keluar dari tekanan Poliban. Namun, para pemain asal Bandung ini belum mampu mengimbangi Poliban. Telkom harus kebobolan satu gol lagi dari sepakan Hafist (9) pada menit ke-13. Skor sementara menjadi 3-1. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, Telkom belum mampu menambah koleksi golnya. Skor 3-1 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Telkom memanas. Hendri (66) menyumbang sebuah gol untuk Telkom pada menit ke-35. Namun Poliban langsung membalas. Dua menit berselang, Hafist kembali berhasil mencetak gol keduanya untuk Poliban Poliban Di LIMA Futsal Nationals 2017. Skor menjadi 4-2 untuk Poliban hingga akhir laga. Pelatih Poliban, M Ali Watoni mengatakan, fighting spirit anak asuhnya bisa menjadi modal untuk bisa ke semi final. “Kami selalu siap untuk bertanding. Tidak ada kata menyerah sebelum bertanding. Dengan kemenangan ini, kami masih berpeluang melaju ke semifinal. Semoga stamina para pemain kami bisa pulih untuk bertanding di laga terakhir besok melawan Universitas Brawijaya,” ujar Ali.(pah/adt)

Mengikuti Jejak Sang Ibu, Pemuda Ini Berhasil Mengalahkan Pemain Catur Nomor 1 Di Indonesia

Azarya-Jodi-Setyaki-catur

Azarya Jodi Setyaki yang akrab dipanggil Jodi itu merupakan salah satu pemain catur yang berlaga pada POMNas 2017 di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia juga berhasil menyabet juara 1, sebagai perwakilan dari DKI Jakarta ini mengaku mengikuti jejak sang Ibu yang dulu pernah menjadi atlet catur. “Kebetulan mama pemain catur dan atlet juga. Lumayan sering ikut kompetisi. Aku jadi tertarik main catur dan beberapa kali main hasilnya lumayan jadi ditekuni”, tutur mahasiswa Universitas Atma Jaya ini kepada nysnmedia.com Selain itu, ia juga menuturkan kebahagiaannya saat pernah mengalahkan pemain Grand Master nomor 1 di Indonesia, Susanto Megaranto pada ajang PON 2016 di Jawa Barat. “Waktu itu aku nggak diunggulin jadi berkesan banget bisa mengalahkan pemain catur nomor 1 Indonesia dan sebenarnya aku gak ada trik khusus. Kebetulan aja dia pemain nomor 1 di Indonesia”, tambah Jodi. Kecintaannya pada catur sejak kelas 6 SD, telah membawanya ke berbagai kejuaraan baik tingkat nasional maupun tingkat internasional seperti PON dan Open Chess Championships. Baginya, catur merupakan olahraga yang menggunakan taktik dan melatih kesabaran serta ketekunan pemain sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. “Catur itu melatih kita untuk sabar dan tekun. Jadi bisa dipake sehari-hari” tutupnya. (put/adt).

Saat Uninus Paksa Unair Menyerah di LIMA Futsal Nationals 2017 Dengan Skor 2-0

uninus vs unair

Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung meraih kemenangan di laga pertamanya menghadapi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, pada pertandingan lanjutan LIMA Futsal Nationals 2017. Di babak penyisihan Pul B pada Kamis (19/10), Uninus berhasil kalahkan Unair dengan skor 2-0. Kedua tim tampak berimbang sejak awal pertandingan. Uninus berusaha menekan pertahanan Unair. Namun, hingga paruh waktu babak pertama, tim asal Bandung ini belum mampu mencetak satu gol pun. Unair pun bergantian menyerang pertahanan sang lawan. Akan tetapi, Uninus justru berhasil keluar dari tekanan Unair. Pada menit ke-18, Uninus menciptakan gol pertamanya melalui tendangan Deri (9). Skor menjadi 1-0 untuk Uninus di akhir babak pertama. Usai turun minum, kedua tim masih melakukan jual beli serangan. Di babak kedua, pertahanan Uninus pun mengetat. Tim asal Surabaya ini masih berusaha menembus pertahanan yang dibuat Unair. Alhasil, dua detik sebelum laga usai, gol M. Obay Hasan (19) untuk Uninus secara dramatis menutup laga ini. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Uninus, 2-0. Pelatih Uninus, Riana Sapari menjelaskan, bahwa kunci kemenangannya adalah melihat kelemahan-kelemahan yang dimiliki pemain Unair dan berhasil dimanfaatkan dengan baik. “Sebelumnya, kami sudah pernah bertanding melawan Unair. Kami kalah di pertandingan sebelum ini. Namun kami mencoba bangkit di laga tadi. Kami telah melihat kelemahan-kelemahan para pemain Unair, lalu kami memanfaatkannya,” ujar Riana. (pah/adt)

Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017, Rinov Dan Erich Menjadi Satu-Satunya Harapan Indonesia

ldy-Yeremia Erich Yoche Yacob_wjc2017_perorangan_19-10_2

Setelah pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana harus mengakui kekalahan oleh Korea dengan skor 9-21 dan 18-21, kini Rinov Rivaldy/Yeremia Erich Yoche Yacob menjadi satu-satunya harapan pada kategori ganda putra untuk maju ke babak perempat final, pada ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017. Kemenangan Rinov/Yeremia berhasil diraih setelah menaklukkan pemain andalan asal India, Krishna Prasad Garaga/Dhruv Kapila dengan skor 21-17 dan 21-17. Meskipun sebenarnya mereka lebih difokuskan untuk ganda campuran, tetapi Rinov/Yeremia mengaku siap untuk menjadi harapan Indonesia dan keduanya akan berjuang dengan maksimal. “Meskipun latihan ganda putra tidak terlalu maksimal, tetapi kami ingin berusaha menampilkan permainan terbaik saja di babak berikutnya. Yang pasti kami akan tetap fokus di dua nomor tesebut, apalagi menjadi ganda putra satu-satunya yang tersisa, kami semakin termotivasi”, tutur Yeremia yang dilansir pada djarumbadminton.com. Yeremia juga menambahkan, bahwa permasalahan fisik yang terkuras harus memiliki persiapan untuk hari-hari berikutnya dan kelelahan bukanlah alasan. “Kalau masalah fisik pastinya semakin hari semakin terkuras, tapi kami sudah mempersiapkan kemungkinan seperti ini sejak jauh-jauh hari, jadi tidak akan ada alasan kelelahan atau sebagainya, pokoknya main semaksimal mungkin,” ucap Yeremia. Pada babak perempat final nanti Rinov/Yeremia akan berlaga melawan ganda putra asal Taipei Chuang Pu Sheng/Lin Yu Chieh, yang sebelumnya telah menaklukkan dengan 3 game pasangan Christopher/Matthew Grimley asal Skotlandia dengan skor 20-22, 21-17, dan 21-16. (put/adt)

Sempat Unggul, UB Dipaksa Bermain Seri Melawan Telkom Di Laga Perdana LIMA Futsal Nationals 2017

UB vs Telkom

Di laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017, Rabu (18/10), menyajikan laga antara tim asal Malang, Universitas Brawijaya (UB), melawan tim asal Bandung, Universitas Telkom (Telkom). Pertandingan yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang ini berakhir dengan hasil imbang. Sehingga pertandingan tersebut menjadi penutup di laga perdana LIMA Futsal Nationals 2017. Kedua tim menyajikan permainan yang sama kuat. Kedua tim bergantian melancarkan serangan sejak awal babak pertama. UB mencoba menembus pertahanan tim lawan dengan serangannya ke arah gawang. Namun, hingga pertengahan babak pertama, UB belum berhasil mengatasi kebuntuannya. Telkom pun memanfaatkan kelengahan lawan. Semenit sebelum babak pertama usai, pemain Telkom bernomor punggung 37, Ardhan, berhasil mencetak gol pertama untuk Telkom. Gol sang kapten tersebut mengakhiri babak pertama dengan kedudukan 0-1 untuk Telkom. UB berusaha bangkit di babak kedua. Menekan sejak awal babak kedua, UB berhasil menyamakan kedudukan 1- 1 di awal babak kedua melalui Hamzah Syahid Ramadhan pada menit ke-22. UB bahkan berhasil berbalik unggul 2-1 pada menit ke-23 lewat sepakan Ilham Romadhon. Unggul 2-1 tidak membuat UB mengendurkan serangan. UB berhasil menjauh 3-1 lewat gol yang dicetak Hamara Narahyang Hiswara pada menit ke-29. Tertinggal 1–3, Telkom berusaha keluar dari tekanan dan kembali menyerang pertahanan UB. Universitas Telkom berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2–3 lewat sepakan pemain bernomor punggung 66, Hendri Supartiansah, pada menit ke-32. Universitas Telkom semakin bersemangat menyamakan kedudukan. Terus menyerang pertahanan UB, Universitas Telkom berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-34 lewat Ali Akbar Pitriansyah. Skor 3–3. Di sisa waktu pertandingan babak kedua, UB bermain dominan. Serangan demi serangan digencarkan UB. Namun, tim asal Kota Malang ini belum mampu menambah kembali golnya. Hasil imbang 3–3 bertahan hingga akhir pertandingan. “Di babak pertama kami bisa menjalankan strategi. Namun, di babak kedua, kami kecolongan tiga gol. Para pemain kami masih gugup, karena kami merupakan tim debutan di LIMA Futsal Nationals,” ujar pelatih Telkom, Hasan Suaidi. Sementara Pelatih UB, Usa Laksono, ketika ditemui usai pertandingan di Sports Center, mengaku bahwa para pemain UB tidak bermain sesuai karakter mereka. Usa mengatakan, para pemain masih demam panggung dan menyayangkan hasil seri ini. “Kami seperti demam panggung bermain di sini. Kami memang tim yang muda di sini, kebanyakan pemain juga merupakan mahasiswa-mahasiswa baru di UB. Namun, sebenarnya kami sangat menyayangkan hasil imbang ini,” ungkap Usa.(pah/adt)

Sama Kuat, Gunadarma Imbang Hadapai Unisma di Laga Penutup LIMA Futsal Nationals 2017

Salah satu pemain Gunadarma (Kanan) saat berhadapan dengan pemain Unisma (Kiri)

Laga penutup LIMA Futsal Nationals 2017 hari kedua, Kamis (19/10) yang mempertemukan dua tim asal region Jakarta dan sekitarnya, Universitas Gunadarma melawan Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi di babak penyisihan Pul B. Di laga hari pertama, Unisma unggul 3-2 atas UNY. Pada laga keduanya ini, Unisma harus berbagi angka dengan Gunadarma dengan skor 3-3. Unisma kini menduduki puncak klasemen sementara di Pul B dengan perolehan 4 poin. Pada laga itu, kedua tim menunjukkan permainan dengan tempo yang sedang. Meski kedua tim memperlihatkan permainan yang imbang, ternyata Gunadarma unggul lebih dulu. Gol dari Wira (5) memecah kekosongan Gunadarma. Skor menjadi 1-0 untuk Gunadarma bertahan hingga paruh waktu babak pertama. Unisma terus melakukan serangan. Namun, tembakan-tembakan para punggawa Bekasi ini belum mampu bersarang di gawang Gunadarma. Unisma justru kembali kebobolan sebuah gol dari pemain Gunadarma bernomor punggung 6, Wahyu, pada menit ke-15. Dua gol kini dikoleksi oleh Gunadarma. Kedudukan sementara 2-0 untuk Gunadarma bertahan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, Unisma langsung membalas. Pada menit ke-30, Murpy (9) berhasil mencetak gol pertama untuk Unisma. Unisma yang berusaha keluar dari tekanan Gunadarma akhirnya harus menerima kembali gol dari pemain Gunadarma, Iqbal (19) pada menit ke-32. Semenit kemudian, Unisma akhirnya dapat membalas. Tendangan Andri (5) tepat merobek gawang Gunadarma pada menit ke-33, dan mengubah perolehan skor menjadi 3-2. Pada menit ke-35, sang kapten Unisma berhasil menyeimbangi kedudukannya dengan Gunadarma. Hingga peluit akhir laga dibunyikan, kedudukannya pun masih imbang 3-3 dalam Laga Penutup LIMA Futsal Nationals 2017. Pelatih Gunadarma, Ade Kurniawan mengatakan, hasil imbang menghadapi Unisma akan dijadikan evaluasi untuk meraih hasil maksimal di laga berikutnya. “Para pemain mengalami penurunan kondisi fisik di babak kedua. Kami telah melakukan beberapa rotasi pemain, tetapi masih kurang stabil. Alhasil kami harus kecolongan. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami, untuk lebih menjaga kondisi fisik,” ungkap Ade. (pah/adt).

Wakil Indonesia Akan Bertemu Di Perempat Final Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017

Gregoria Mariska Tunjung_wjc2017_perorangan_19-10_1

Laga Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang berlangsung hari ini di GOR Among Rogo, Yogyakarta sudah memasuki babak perempat final. Namun yang menarik dari tim Indonesia adalah dua wakil Indonesia pada kategori tunggal putri, yaitu Gregoria Mariska Tunjung dan Aurum Oktavia Winata yang akan bertemu dan memperebutkan posisi untuk semifinal. Seperti yang dilansir pada djarumbadminton.com kemarin, Gregoria akan siap menghadapi pertandingan hari ini walaupun ia sempat kurang fit. Ia juga tidak memiliki strategi khusus untuk melawan Aurum karena sudah mengetahui cara bermainnya. “Untuk pertandingan besok tentunya saya siap untuk menghadapinya. Habis ini saya akan istirahat, jaga makan, dan minum obat yang sudah dianjurkan. Untuk besok tidak ada strategi khusus lawan Aurum, soalnya kita sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangannya. Yang pasti saya akan berusaha semaksimal mungkin, karena Aurum pun pasti ingin menang di pertandingan besok” ungkap Gregoria. Pada pertandingan sebelumnya, Gregoria melewati 3 game melawan Wang Zhiyi asal Tiongkok dan berhasil menang dengan skor 21-18, 19-21 dan 21-12. Sedangkan Aurum berhasil menaklukkan pemain Vietnam, Thi Anh Thu Vu dengan skor 21-13 dan 21-9. Kini keduanya akan berlaga pada babak 8 besar Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017. (put/adt)

STIE BP Raih Kemenangan Besar Atas Rivalnya Poliban Pada LIMA Futsal National 2017

stie bp vs poliban

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bhakti Pembangunan (STIE BP) Jakarta berhasil meraih poin penuh di pertandingan kedua gelaran LIMA Futsal Nationals 2017 hari pertama, Rabu (18/10). Dalam laga yang digelar di Sports Center UIN Maliki Malang, STIE BP raih kemenangan atas tim asal region Kalimantan, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), dengan skor 5-1. Di pertandingan perdananya, STIE BP diperkuat Aditya (15), Andrei (8), Rizkqy (19), Taufik (7) dan Tonny (11). Kubu Poliban menurunkan Huzaini (18), Andri (5), Fadliansyah (11), Abdillah (14) dan Nor Hidayatullah (8) sebagai lini utamanya. Tendangan Taufik (7) pada menit kelima membuka keunggulan STIE BP. Semenit kemudian, Luki (9) menambah perolehan skor tim asal Jakarta ini. Poliban belum mampu memecah kebuntuan. Pada menit ke-13, Poliban justru kebobolan gol sepakan Rizki (3). Taufik kembali menyumbang sebuah gol pada menit ke-19 untuk STIE BP. Skor menjadi 4-0 untuk STIE BP di babak pertama. Poliban membalas di babak kedua. Pada menit ke-21, Hafist (9) mencetak gol pertama untuk Poliban. Tim asal Banjarmasin ini semakin menggiatkan serangannya. Sesekali Poliban menyerang, namun masih dapat ditahan oleh para punggawa STIE BP. Gol Hafist itu menjadi yang terakhir yang bisa dicetak Poliban. Hingga pada menit ke-39, Yusro (12) berhasil menambah koleksi gol STIE BP. STIE BP raih kemenangan dengan skor akhir menjadi 5-1. Asisten pelatih STIE BP, Eka Sanjaya mengatakan kemenangan besar ini di luar dugaan. Dengan, kemenangan ini menjadi modal besar untuk pertandingan selanjutnya. “Skor 5-1 ini di luar dugaan, karena saya merasa tim asal Kalimantan ini punya daya juang yang tinggi. Namun, Alhamdulillah tadi kami berhasil menang. Start yang para pemain lakukan sudah bagus. Penyelesaian akhir kami juga bagus. Saya puas dengan hasil pertandingan ini. Permainan mereka maksimal dan sesuai dengan strategi yang telah saya siapkan,” ungkap Eka. (pah/adt)

Tiga Pasangan Ganda Putra Indonesia Lolos Ke Babak Ketiga Yonex Sunrise BWF WJC 2017

hibul Fikri dan Adnan Maulana_wjc2017_perorangan_17-10_5

Tiga pasangan ganda putra Indonesia pada ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang sedang diadakan di Yogyakarta, berhasil masuk ke babak ketiga. Mereka adalah Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana, Ade Bagus Sapta Ramadhany/Ghifari Anandaffa Prihardika dan Rinov Rivaldy/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Seperti yang dilansir pada situs djarumbadminton.com, pasangan Adnan/Fikri lebih tenang dalam bermain dan mampu menguasai keadaan. “Hari ini mainnya sudah lebih rileks dan tidak tegang. Kami sudah mulai terbiasa dan tidak ada kendala berarti. Kami menjaga no lobnya aja karena mereka bagus di sana” ungkap Adnan. Mereka optimis akan lolos ke babak semifinal dan akan memberikan yang terbaik dalam babak ketiga. “Besok kasih yang terbaik saja. Main lebih safe karena tadi masih banyak mati sendiri. Target awal saat ini semifinal dulu, semoga nanti bisa juara” ucap Fikri. Dalam babak kedua, pasangan Adnan/Fikri mengalahkan pasangan dari Belgia dengan skor 21-15 dan 21-15 dan akan bertemu dengan Robert Cybulski/Tymoteusz Malik pasangan asal Polandia. Selain Adnan/Fikri, pasangan Rinov/Yeremia akan bertemu dengan Jepang setelah menaklukkan Chow Hin Long/Mak Pak Ngai asal Hongkong. Sedangkan pasangan Ade/Ghifari akan bertemu perwakilan dari China, Di Zijian/Wang Chang setelah mengalahkan Mathieu Morneau/Nicolas Nguyen pasangan ganda putra dari Kanada. Itu dia tiga pasangan ganda putra Indonesia yang lolos ke babak ketiga Yonex Sunrise BWF WJC 2017.(put/adt)

Tunggal Putri Indonesia Berhasil Kantongi Tiga Tiket Untuk 16 Besar

thumb-Aurum Oktavia Winata_wjc2017_perorangan_16-10_6

Menyusul keberhasilan dari pasangan ganda putra, 3 tunggal putri Indonesia lolos ke babak 16 besar dalam ajang Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Championships 2017 yang kini berlangsung di GOR Among Rogo, Yogyakarta. Kemenangan diawali oleh Gregoria Mariska Tunjung yang menaklukkan Korea dengan skor 21-9 dan 21-5. Disusul oleh Aurum Oktavia Winata yang menang atas Malaysia dengan skor 21-12 dan 21-6. Di tutup dengan tunggal putri Indonesia yaitu Choirunnisa yang berhasil mengalahkan Park Ga Eun setelah melewati tiga games dengan skor 21-18, 20-22 dan 21-14. Kunci kemenangan Aurum pada game kali ini adalah bermain dengan tenang. Selain itu, ia juga menerapkan beberapa strategi yang ia susun bersama pelatih dengan melihat video pertandingan lawan yang akan ia hadapi. “Pertandingan hari ini hawanya lebih tenang. Mungkin karena kemarin-kemarin sudah main, jadinya lebih tenang. Lawan yang tadi sudah lihat di video, saya banyak jagain bola-bola depannya lawan. Di game kedua saya coba servis pendek, karena dia nggak enak nerimanya. Dia lebih nyaman menerima servis panjang,” ucap Aurum, seperti yang dilansir pada djarumbadminton.com Pada game bulutangkis selanjutnya, Aurum akan bertemu dengan tunggal putri asal Vietnam, yaitu Thi Anh Thu Vu. Ia mengaku bahwa Thi Anh Thu Vu bermain dengan bagus dan telah berhasil mengalahkan pemain tunggal putri lain. “Besok lawan Vietnam, dia mainnya lumayan bagus. Di Malaysia (International Junior Open 2017) kemarin dia mengalahkan teman saya (Eprilia Mega Ayu Swastika), tapi dia kalah sama Asty (Dwi Widyningrum). Saya ingin lebih menjaga feeling buat menurunkan bola, buat menyerang. Sama main fokus dan konsentrasi,” tuturnya.(put/adt)

DKI Jakarta Unggul Jauh Dalam Perolehan Medali POMNAS XV Sulsel

cabor renang pomnas

Kontingen DKI Jakarta berhasil meninggalkan cukup jauh para pesaingnya dalam perebutan medali Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV di Makassar, Sulawesi Selatan, 14-21 Oktober 2017. “Untuk perolehan medali Pomnas 2017 klasemen sementara menempatkan DKI Jakarta sebagai pemuncak dengan total 15 medali emas, 10 perak dan delapan perunggu,” kata Humas Pomnas 2017, Ahmad Bahar di Makassar. Dikutip dari Antara Sulsel, medali DKI Jakarta banyak diperoleh dari cabang olahraga (cabor) renang dan catur. “Seperti halnya untuk renang, cabang ini menumbangkan sebanyak enam medali emas. Sementara untuk cabang olahraga catur juga tampil dominan dengan tujuh medali emas,” tambahnya. Kontingen DKI Jakarta dari cabor atletik juga berhasil menyumbangkan medali. Perolehan medali DKI Jakarta dibuntuti Jawa Barat di posisi ke dua dengan lima medali emas, tujuh perak dan sembilan perunggu. Perolehan medali POMNAS di Jawa Barat diikuti ketat kontingen Jawa Timur dengan lima medali emas, enam perak dan satu perunggu. Untuk posisi selanjutnya diisi Jawa Tengah yang untuk sementara mengumpulkan lima medali emas, satu perak dan empat perunggu. “Adapun tuan rumah Sulawesi Selatan mengoleksi dua medali emas, dua perak dan tujuh perunggu. Jumlah ini tentunya akan terus berubah karena masih ada beberapa cabang yang tengah melangsungkan pertandingan,” jelasnya. (pah/adt)

Indonesia seleksi ketat pemain dalam BWF World Junior Champhionships 2017

susi-susanti

Kompetisi Blibli.com Yonex Sunrise BWF World Junior Champhionships 2017 yang diadakan di Yogyakarta diikuti oleh 65 negara dan pemain yang diberusia dibawah 19 tahun. Indonesia mengirimkan masing-masing tiga wakil untuk ganda putra dan ganda. Empat wakil Indonesia untuk tunggal putra dan tunggal putri serta ganda campuran, menurunkan empat perwakilan. Mengingat Indonesia belum pernah membawa pulang medali lagi setelah kompetisi World Junior Champhionships 2012, kali ini PBSI melakukan seleksi yang bisa dibilang cukup ketat demi dapat mengharumkan nama Indonesia. Terlebih lagi Indonesia menjadi tuan rumah pada tahun ini setelah 25 tahun. Susi Susanti selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI selaku Manajer Tim Junior Indonesia menuturkan bahwa ia menargetkan Indonesia dapat membawa pulang gelar juara badminton baik untuk kategori perorangan maupun beregu. Untuk itu, Indonesia mengirimkan sejumlah nama yang diharapkan bisa meraih gelar juara seperti Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang menjuarai Asia Junior Championships 2017 pada Juli lalu, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay (tunggal putra) dan Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri).(put/adt)