Federasi Sepakbola Prancis Luncurkan Akademi Sepakbola di Indonesia

Federasi Sepakbola Prancis Luncurkan Akademi Sepakbola di Indonesia

Akademi Sepakbola Perancis (FFA) Jakarta telah resmi diluncurkan. FFA ini merupakan yang baru pertama kali diluncurkan di Indonesia. Peluncuran ini dilakukan di Institut Français Indonesia (IFI), Jakarta pada Kamis (8/9) siang. Hadir pada peluncuran FFA Jakarta, Steve Cupaiolo selaku CEO dan Perwakilan Akademi Federasi Sepakbola Prancis (FFF) beserta Direktur Teknik FFA Jakarta Nicolas Possetti. Turut hadir pula Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PSSI, Maaike Ira Puspita. Pada kesempatan ini, Steve dan Nicolas menjelaskan visi dan misi dari dibentuknya Akademi Sepakbola Prancis di Indonesia, beserta program-program yang akan dijalankan ke depannya. Peluncuran akademi di Indonesia ini merupakan peluncuran kedua FFF di wilayah Asia, setelah sebelumnya sudah diluncurkan di Arab Saudi. “Adanya akademi sepakbola Prancis menjadi wadah yang tepat bagi para pesepakbola usia dini untuk belajar dan mengembangkan potensi diri. Komunikasi yang selama ini terjalin antara PSSI dan FFF akhirnya terealisasi melalui peluncuran akademi ini di Jakarta. Program yang akan dijalankan komprehensif, apalagi salah satu prioritas programnya adalah pengembangan sepakbola wanita,” ungkap Maaike Ira. Ira menambahkan program pembentukan akademi sepakbola Prancis di Indonesia ini baik adanya. Karena selain mendapat pengawasan langsung dari FFF, program ini sekaligus membantu kedua federasi untuk saling berbagi ilmu dan pengetahuan terkait pengembangan sepakbola usia dini serta sepakbola wanita, juga mempererat hubungan antara kedua federasi. “Selain mempererat hubungan kedua federasi, program ini jelas menguntungkan bagi para pemain muda yang ikut terlibat di dalamnya. Berbagi ilmu dan pengetahuan bisa menjadi cara kita memperkenalkan sepakbola sejak usia dini. Semoga komunikasi antar kedua federasi ini akan terus terjaga,” tutup Ira. Akademi Sepakbola Perancis (FFA) Jakarta merupakan program pengembangan sepakbola yang diinisiasi oleh Federasi Sepakbola Prancis (FFF) untuk pesepakbola muda, baik perempuan dan laki-laki dari usia 4-18 tahun. Program yang akan dijalankan mendapatkan pengawasan langsung dari FFF dan mengikuti metode kepelatihan dari National Football Institute of Clairefontaine (INF), yakni akademi yang biasanya dipakai sebagai tempat berlatih dari para pemain timnas Prancis. Akademi sepakbola Prancis sudah dijalankan di Amerika Serikat, Singapura, Kanada, Arab Saudi dan Indonesia. Di Indonesia, program latihan akademi akan dijalankan di empat venue latihan, yakni lapangan PSF Pancoran, lapangan DM Sport, lapangan sepakbola Pulomas, dan lapangan Sekolah Internasional Prancis (Life School Intercultual). Akademi ini mampu menampung hingga 800 pemain muda, dimana para pemain akan dilatih oleh sekitar sepuluh pelatih yang sudah mendapatkan didikan langsung dari Nicolas Possetti selaku Direktur Teknik FFA di Jakarta.

Presiden Jokowi Pimpin Ratas Piala Dunia U-20 2023, Ini yang Dibahas

Lambang Resmi Piala Dunia FIFA U-20 2023™ Indonesia Diluncurkan pada Hari Kemerdekaan

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Piala Dunia U-20 2023. Ratas membahas kekurangan dalam persiapan hingga deadline dari FIFA. Ratas ini dihadiri Menpora, Zainudin Amali hingga Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Bertempat di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/9/2022), Ratas ini bertujuan untuk menyukseskan Piala Dunia U-20 tahun depan. Belum lama ini FIFA baru saja melakukan inspeksi langsung untuk melihat venue yang akan dipakai Indonesia di Piala Dunia U-20 2023. Dari kunjungan itu, FIFA memberikan beberapa catatan bahwa beberapa venue mesti diperbaiki lagi. FIFA mengharapkan catatan ataupun kekurangan tersebut dapat dilengkapi selambat-lambatnya pada bulan Oktober 2022. Kira-kira Indonesia hanya punya waktu sekitar 1 bulan untuk memenuhi ekspektasi FIFA. “Bapak Presiden memutuskan (menginstruksikan) kepada kami menteri-menteri terkait untuk segera melakukan langkah-langkah memenuhi apa yang dikehendaki oleh FIFA,” kata Amali dalam pernyataannya. “Bapak Presiden memberikan arahan kepada kami untuk segera memperbaiki itu karena kita ada deadline. Kira-kira sekitar Oktober, FIFA akan melihat,” ujarnya menambahkan. Menpora menjelaskan, sebelumnya sejumlah stadion dan fasilitas telah siap untuk penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U-20 yang sedianya diadakan pada tahun 2021. Namun, karena adanya penundaan dan juga dipergunakannya fasilitas tersebut berbagai ajang pertandingan maka diperlukan sejumlah perbaikan di fasilitas tersebut. “Saya beri contoh, seperti Stadion Manahan Solo yang tadinya sudah siap, tetapi pada saat itu kita gunakan untuk turnamen pramusim, dua kali bahkan turnamen pramusim, yaitu Piala Menpora dan Piala Presiden, kemudian untuk kompetisi Liga musim 2021/2020 dan 2022/2023, dan terakhir digunakan untuk ASEAN Para Games,” tutur Amali. “Sehingga kondisinya masih perlu perbaikan lagi. Sama halnya dengan stadion-stadion lainnya, seperti Si Jalak Harupat, Bandung dan lain sebagainya,” ucapnya.

Inilah Skuad Indonesia Untuk Persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20

Inilah Skuad Indonesia Untuk Persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20

Tim U-20 Indonesia langsung menjalani latihan di lapangan Thor, Surabaya, Rabu (7/9) malam. Rombongan Garuda Nusantara dan kawan-kawan mendarat di kota Pahlawan pada siang tadi dipimpin pelatih Shin Tae-yong. Marselino Ferdinan dan kawan-kawan akan mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 2023 pada 14-18 September mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. “Kami membawa 30 pemain ke Surabaya untuk persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20. Selanjutnya hanya 23 pemain saja yang akan tampil pada ajang tersebut,” kata Shin Tae-yong. “Kondisi pemain sangat baik dan tidak ada yang cedera. Pada latihan perdana ini kami fokus ke taktik dan organisasi permainan. Lapangan latihan (rumput) juga bagus sehingga mendukung saat pergerakan pemain dan alur bola,” tambahnya. Untuk skuad yang dibawa ke Surabaya, tim Persija menyumbang pemain terbanyak yakni 9 pemain. Selanjutnya ada Persib dengan 3 pemain, Bhayangkara FC dan Persib masing-masing dengan 2 pemain. 30 Pemain Tim U-20 Indonesia untuk persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20 2023: 1. Arkhan Fikri, Arema FC 2. Kadek Arel Priyatna, Bali United 3. Rahmat Beri Santoso, Barito Putera 4. Dimas Juliono Pamungkas, Bhayangkara FC 5. Arsa Ahmad Ramadan, Bhayangkara FC 6. Rabbani Tasnim, Borneo FC 7. Ronaldo Joybera Kwateh, Madura United 8. Aditya Arya, Persebaya Surabaya 9. Marselino Ferdinan, Persebaya Surabaya 10. M Widi Syarif, Persebaya Surabaya 11. Ahmad Rusadi, Persela Lamongan 12. Kakang Rudianto, Persib Bandung 13. Robi Darwis, Persib Bandung 14. Ferdiansyah, Persib Bandung 15. Cahya Supriadi, Persija Jakarta 16. Muhammad Ferarri, Persija Jakarta 17. Dia Syayid Alhawari, Persija Jakarta 18. Frengky Deaner Missa, Persija Jakarta 19. Achmad Maulana Syarif, Persija Jakarta 20. Alfriyanto Nico, Persija Jakarta 21. Ginanjar Wahyu, Persija Jakarta 22. Teuku Razzaa Fachrezi, Persija Jakarta 23. Dony Tri Pamungkas, Persija Jakarta 24. Erlangga Setyo Dwi Saputra, Persis Solo 25. Zanadin Fariz, Persis Solo 26. Hokky Caraka Bintang Brilliant, PSS Sleman 27. Edgard Amping, PSM Makassar 28. Muhammad Dzaky Asraf Huwaidi, PSM Makassar 29. Barnabas Sobor, PSPS Pekan Baru 30. Mikael Alfredo Tat, Waanal Bintuka FC

Dihuni Sejumlah Pemain Baru, Timnas U-16 Akan Kembali TC di Yogyakarta

Dihuni Sejumlah Pemain Baru, Timnas U-16 Akan Kembali TC di Yogyakarta

Timnas Indonesia U-16 akan kembali melakukan Pemusatan Latihan (TC) di Yogyakarta. Kali ini untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Total ada 36 pemain yang dipanggil, terdiri dari mayoritas skuad lama peraih gelar juara Piala AFF U-16 2022. Masih disertakan beberapa pemain andalan seperti Nabil Asyura, Kafiatur Rizky, hingga Iqbal Gwijangge. Ada juga beberapa nama baru yang bakatnya terpantau dari kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-16 2022 dan Asosiasi Provinsi (Asprov). Mereka yang dari EPA adalah Irfansyah Afanda, Jehan Pahlevi, Dimas Dinanda, Muhammad Gaoshirowi, hingga Muhammad Bagus Cahaya. Sementara mereka yang berasal dari Asprov adalah Muhammad Ridho Pratama, Muhammad Afazriel, hingga M Riski Afrisal. Para pemain tambahan ini diharapkan makin menambah kuat Timnas U-16. “Ada beberapa tambahan pemain dari Asprov maupun kompetisi Elita Pro Academy U-16. Tentu akan ada promosi dan degradasi, jadi kami bisa mendapatkan kerangka tim kembali,” kata Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti, dalam keterangannya. “Kami juga akan berusaha maksimal untuk mencapai tujuan, yaitu memenangi setiap laga di turnamen nanti. Tentunya, kami terus menerus melaporkan perkembangan TC setiap hari, sambil meminta arahan dari Ketum untuk kelancaran TC,” ujarnya. Indonesia menjadi tuan rumah Grup B yang berisikan Malaysia, Palestina, Guam, dan Uni Emirat Arab. Babak kualifikasi akan digelar serentak pada 1-9 Oktober mendatang. Ada 15 tiket babak utama yang akan diperebutkan para peserta Grup A-J. Mereka yang berhak tiket utama adalah 10 juara grup dan lima runner-up terbaik. Sementara 1 tiket tersisa untuk menggenapi 16 peserta akan menjadi hak tuan rumah. Belum ada keputusan resmi dari AFC siapa yang akan menyelenggarakan ajang ini. “Saya juga berharap bisa berbicara banyak di kualifikasi Piala AFC U-17 nanti,” tutur Bima Sakti menyampaikan harapannya buat Timnas U-16. 36 Pemain Untuk Seleksi Kualifikasi Piala AFC U-17: 1. Mohamad Andre Pangestu – Bali United FC 2. I Komang Ananta Krisna Putra – Bali United FC 3. Irvansyah Afanda – Bhayangkara FC 4. Azzaky Esa Erlangga – Bhayangkara FC 5. Muhammad Yanuar Sanusi Pallaraeng – Borneo FC 6. Rizdjar Nurviat Subagia – Borneo FC 7. Narendra Tegar Islami – Borneo FC 8. Andrika Fathir Rachman – Borneo FC 9. Muhammad Ridho Al Ikshan – Borneo FC 10. Muhammad Kafiatur Rizky – Borneo FC 11. Andhika Putra Setiawan – Madura United 12. Femas Aprian Crespo – Persija Jakarta 13. Ibnu Yazid Al Mustaufiz – Persija Jakarta 14. Muhamad Sultan Akbar – Persija Jakarta 15. Waliy Marifat – Persija Jakarta 16. Jehan Pahlevi – Persija Jakarta 17. Figo Dennis Saputrananto – Persija Jakarta 18. Arkhan Kaka Putra Purwanto – Persis Solo 19. Dimas Dinanda – Persis Solo 20. Arjuna Tri Wahyudi – PSM Makassar 21. Sulthan Zaky Pramana Putra Razak – PSM Makassar 22. Achmad Zidan Arrosyid – PSS Sleman 23. Fadel Ahmad Arrafi – PSS Sleman 24. Muhamad Gaoshirowi – Persib Bandung 25. Muhamad Bagus Cahaya Islami – Persib Bandung 26. Seva Ditya Rangga – Persib Bandung 27. M Iqbal Gwijangge – Bandung Pro United 28. Muhammad Ridho Pratama Supita – PSSA Asahan 29. Muhammad Afazriel – PPLP Sumut 30. Habil Abdillah Yafi’ Prasasti Akbar – PPLP Jateng 31. Ikram Algiffari – PPLP Sumbar 32. Muhammad Nabil Asyura – PPLP Sumbar 33. Ji Da Bin – ASIOP DKI 34. Radino Arsyad Avisyal – ASIOP DKI 35. Mokh Hanif Ramadhan – Cipta Cendekia 36. M. Riski Afrisal – Golden Soccer Blitar

Tim U-20 Indonesia Takluk Atas Persija U-18

Tim U-20 Indonesia Takluk Atas Persija U-18

Tim U-20 Indonesia harus mengakui keunggulan Persija Jakarta U-18 dengan skor 1-2 pada laga uji coba di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (5/9). Pada laga ini, gol tunggal Garuda Nusantara dicetak oleh Ronaldo Kwateh. Pelatih Shin Tae-yong kembali mencoba semua pemain di laga ini untuk dilihat perkembangannya. Sebelumnya, Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan pada Jumat (2/9) lalu bermain imbang 0-0 dengan Persis Solo. “Memang uji coba ini tidak begitu penting untuk skor hasil akhir pertandingan. Memang kekalahan ini sangat disayangkan, tapi permainan semakin membaik dan pasti akan menjadi lebih baik lagi,” kata Shin Tae-yong. Uji coba ini bagian dari persiapan mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 2023 pada 14-18 September mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Garuda Nusantara akan bertolak ke Surabaya pada Rabu (7/8) mendatang. “Laga uji coba ini juga saya ingin mengecek kemampuan individu pemain. Saat ini, semua pemain harus mengasah kemampuan mereka apalagi Kualifikasi Piala AFC U-20 semakin dekat,” tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut. Sementara itu, Alfriyanto Nico mengatakan bahwa pertandingan ini menjadi evaluasi bagi dirinya dan tim. Apalagi Kualifikasi Piala AFC U-20 semakin dekat. “Sebelumnya saya sangat senang kembali bergabung bersama tim U-20 Indonesia. Terkait pertandingan tadi, kami akui masih ada kekurangan yang harus segera dibenahi. Seperti jarak antar lini saat menyerang dan bertahan. Komunikasi juga harus lebih baik lagi,” kata Nico.

ASBWI Sukses Gelar Festival U-12 Sepak Bola Putri

ASBWI Sukses Gelar Festival U-12 Sepakbola Putri

Untuk kedua kalinya, Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) sukses menggelar Festival U-12 Sepak bola Putri di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (3/9/2022). ASBWI berkolaborasi dengan Asprov PSSI Jawa Timur. Lebih dari 120 peserta mengikuti festival ini yang terbagi menjadi 12 tim. Kedua belas tim tersebut adalah Srikandi Mojopahit Mojokerto, Persegres Putri Purple, Banyuwangi Putri, Fuji FC Banyuwangi, Persema Malang, HBS Putri, Barreti Jember, Persegres Putri Pink, Karah Putri, Jatim-1, Jatim-2, dan Jatim-3. Semua tim yang bertanding mendapatkan piala sebagai wujud bahwa kompetisi belum perlu hadir di dalam pembinaan usia dini. Monica Desideria selaku Wakil Ketua Umum ASBWI dan Viola Kurniawati (Komite Eksekutif ASBWI) pun turut hadir secara langsung melihat bakat anak-anak putri Jawa Timur. Monica Desideria mengaku festival ini adalah kesempatan yang baik untuk mencari bibit pemain sepak bola putri. Ia juga merasa semua pemain memberikan potensi terbaiknya karena Festival U-12 ini mendatangkan langsung Asisten Pelatih Timnas Wanita, Yopie Riwoe. “Dari sini kita melihat bakat-bakat sepak bola putri di Jawa Timur. Semua peserta di festival ini terdata secara digital sehingga kami punya rekam jejak pemain tersebut,” kata Monica Desideria dalam keterangan pers. “Selain festival, kami juga rencananya akan menggelar Workshop dan Coaching Clinic. Dan untuk turnamen rencananya akan ada ASBWI Cup, Piala Pertiwi dan jika diberikan mandat kami siap menggelar Liga 1 Putri,” tambah Monica Desideria. Selain itu, hadir juga Arumi Bachsin selaku Ketua Perwosi (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) Jawa Timur sekaligus Ibu Wakil Gubernur Jawa Timur. Arumi Bachsin merasa senang karena antusiasme warga Jawa Timur yang luar biasa untuk memeriahkan Festival ini. “Semoga dengan adanya Festival U-12 ini bisa menjaring atlet muda. Karena kalau anak-anak dekat dengan olahraga bisa membentuk mental yg baik pula, sportivitas dan juga disiplin,” ungkap Arumi Bachsin.

Ansan Taklukkan Busan IPark 3-1, Asnawi Sumbang 1 Assist

Ansan Taklukkan Busan IPark 3-1, Asnawi Sumbang 1 Assist

Ansan Greeners memetik kemenangan kedelapan di ajang K League 2. Mereka menaklukkan Busan IPark dengan skor 3-1, Asanawi Mangkualam menyumbang 1 assist. Saat bertanding di Ansan Wa Stadium, Minggu (4/9/2022), Ansan memetik kemenangan dengan susah payah. Tim asuhan Jeong-Heon Im ketinggalan lebih dulu pada menit ke-10. Jung Won-jin yang menjadi pencetak gol tim tamu. https://twitter.com/MedioVideo/status/1566351902656249857?s=20&t=cHTlpTzB_5E3Hx9gr6-4cg Gol penyeimbang Ansan Greeners dikemas pada menit ke-35. Menerima umpan terobosan, Asnawi melakukan tusukan dari sayap kanan. Dia mengirim umpan tarikke mulut gawang yang diselesaikan oleh Geon-Joo Choi. Ansan Greeners baru bisa membalik kedudukan pada babak kedua. Sang-Min Lee yang mengemas gol pada menit ke-51. Setelah itu Song Jin-kyu yang menambah keunggulan Ansan Greeners pada menit ke-73. Dengan tambahan tiga angka ini, Ansan Greeners ada di posisi ketujuh klasemen K League 2 dengan raihan 35 poin. Sementara itu, Busan IPark ada di posisi juru kunci dengan koleksi 23 angka. Bagi Asanawi ini merupakan assist kedua untuk Ansan Greeners pada musim ini. Dalam 24 pertandingan bersama Ansan, Asnawi juga mampu membukukan dua gol. Satu assist lainnya dikemas saat Ansan Greeners imbang 2-2 melawan Chungnam Asan. Sementara satu gol dikemas Asnawi saat membantu Ansan menang 3-1 atas Gimpo FC dan satu gol lainnya dibukukan ke gawang Jeongnam Dragons.

PSSI Lengkapi Kompetisi Usia Muda, dengan Menggelar Elite Pro Academy U-14

PSSI Lengkapi Kompetisi Usia Muda, dengan Menggelar Elite Pro Academy U-14

Tak hanya menggelar kompetisi usia muda kelompok umur 16 dan 18 saja, PSSI juga sedang memutar satu lagi kompetisi usia muda, yaitu kelompok umur 14, yang dimulai hari ini, Minggu (4/9). Kompetisi ini juga merupakan bagian dari Elite Pro Academy yang memang sudah menjadi kompetisi akar rumputnya PSSI. Pesertanya adalah 18 klub Liga 1. Kompetisi ini akan berlangsung dari tanggal 4 hingga 18 September 2022 di dua tempat, Lapangan Pulomas dan di Pancoran Soccer Field, Jakarta. Waktu pertandingan kelompok umur ini adalah 2×25 menit, berbeda dengan kelompok umur U-16 yang 2×30 menit dan U-18 yang 2×40 menit. Kemudian untuk babak penyisihan untuk kelompok umur U-14 hanya akan berlangsung 1 series dan dari 3 grup hanya akan diambil masing-masing juara grup plus runner up terbaik untuk lolos ke babak berikutnya. “Dengan memiliki Liga di kelompok umur 14, maka saat ini PSSI sudah memutar tiga kompetisi usia muda (U-14, U-16 dan U-18), dan kemudian pembinaan pun bisa dilakukan secara bersambung dan berjenjang. Kompetisi ini, akan membantu klub untuk mempersiapkan pemain-pemain masa depan,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. “Saya berharap bukan hanya pemain yang bisa belajar banyak dan mengembangkan kemampuan sepak bolanya, melalui kompetisi ini. Tetapi juga semua, pelatih hingga perangkat pertandingan, bisa memberikan edukasi kepada anak-anak ini,” lanjutnya. Di laga pembuka kompetisi ini, Dewa United U-14 sukses mencuri kemenangan telak 2-0 atas Persita Tangerang U-14. Dua gol Dewa United dicetak oleh Evana Salim di menit ke-14′ dan Rayandra Ardhya Ramadhan pada menit ke-50+1′. Kemudian di laga kedua hari ini, Persib Bandung U-14 menang tipis lewat gol bunuh diri pemain RANS Nusantara FC U-14, Rayyan Muhammad Zidane di menit ke-50+1′. Sementara itu, laga antara Borneo FC Samarinda U-14 dan Persikabo 1973 U-14 dimenangkan oleh Persikabo 1973 dengan skor tipis 1-0 yang dicetak Jiyin Airo di menit ke-10′. Hasil Pertandingan EPA U-14, Minggu, 4 September 2022: Grup A Dewa United FC 2 – 0 Persita Tangerang Borneo FC Samarinda 0 – 1 Persikabo 1973 RANS Nusantara FC 0 – 1 Persib Bandung

Tim U-20 Indonesia Bermain Imbang Lawan Persis U-20

Tim U-19 Indonesia Bermain Imbang Lawan Persis U-20

Tim U-20 Indonesia bermain imbang 0-0 dengan Persis Solo U-20 pada laga uji coba di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (2/9). Pada laga ini, pelatih Shin Tae-Yang mencoba semua pemain untuk dilihat perkembangannya. Uji coba ini bagian dari persiapan mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 2023 pada 14-18 September mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. “Ya ini merupakan uji coba pertama setelah kami menjalani pemusatan latihan sepekan lebih. Laga tadi berjalan baik, dan tim tidak ada yang cedera,” kata Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu menjelaskan bahwa pada awal-awal pekan pertama TC, ia memang fokus untuk meningkatkan fisik pemain. Apalagi sejumlah pemain yang belum merasakan bermain di kompetisi Liga 1 atau 2. “Saat ini, fokus taktik dan situasi pertandingan. Road map program latihan berjalan lancar. Meski begitu masih ada perbaikan-perbaikan untuk tim ini, seperti pergerakan yang lebih eksplosif. Contohnya saat bola datang, jangan menunggu, harus lebih aktif dan agresif,” tambah Shin Tae-yong. Selanjutnya, Tim U-20 akan melakoni laga uji coba melaran Persija U-20 pada Senin (5/8) mendatang. Garuda Nusantara akan bertolak ke Surabaya pada Rabu (7/8) mendatang.

Cemerlang di Eropa Kurang Dari Setahun, Nilai Witan Naik Belasan Kali Lipat

Cemerlang di Eropa Kurang Dari Setahun, Nilai Witan Naik Belasan Kali Lipat Samai Kapten AS Trencin

Seusai tampil cemerlang dalam setahun terakhir di Eropa, nilai pasar pemain andalan timnas Indonesia Witan Sulaeman melesat tajam dalam waktu kurang dari setahun. Dilansir laman transfermarkt.com, nilai Witan saat ini adalah 300,000 euro atau setara kurang lebih 4,4 miliar rupiah dengan kurs 1 Euro = 14,800 rupiah. Sebagai catatan, saat berada di Lechia Gdansk, Witan hanya bernilai 25,000 euro atau sekira 370 juta rupiah per tanggal 31 Desember 2021 lalu. Tak heran, capaian tersebut diraih karena Witan Sulaeman tampil luar biasa bersama AS Trencin, di Piala Slovakia 2022-2023. Yang terbaru, Witan mampu mencetak dua gol saat melawan FC Slovan Hlohevec. Tim yang diperkuat Witan Sulaeman itu menang besar 14-0 atas Slovan Hlohevec dalam laga babak kedua Piala Slovakia yang berlangsung di Futbalovt Stadion Hlohevec, Slovakia, pada Rabu (24/8/2022) malam WIB. Kemenangan telak AS Trencin ini tentu saja luar biasa karena klub Witan ini mampu menghujani gawang lawan dengan lebih dari selusin gol. Pemain andalan timnas Indonesia itu menunjukkan taringnya dengan mencetak dua gol untuk tim. Pemain asal Palu itu sukses menyarangkan gol ke gawang lawan pada menit ke-10 dan kembali menyumbang gol pada menit ke-31. Sementara untuk 12 gol lain yang membuat AS Trencin berpesta gol berasal dari Rahim Ibrahim pada menit ke-2, dan Filip Bainovic (15′, 18’, dan 83′). Juga ada Samuel Kozlovsky yang mencetak gol pada menit ke-33, disusul Kelvin Pires (43’), Samuel Lavrincik (45’), Adam Gazi (51’), Adewale Oladoye (53’, 56’), Matus Kmet (68’), dan Artur Gajdos (86’).

Persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20, Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain

Persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20, Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain

Pelatih Shin Tae-yong memanggil 36 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) persiapan Kualifikasi Piala AFC U-20 2023. TC ini akan dilaksanakan di Jakarta mulai 25 Agustus hingga 6 September mendatang. Pada pemanggilan ini sejumlah nama seperti Cahya Supriadi, Kakang Rudianto, Marselino Ferdinan, Ronaldo Kwateh dan lain-lain masih menghiasi skuad Garuda Nusantara. “Pelatih Shin Tae-yong akan memimpin latihan perdana pada Kamis (25/8) mendatang. Kepada pemain yang mengikuti TC saya berharap untuk bekerja keras, disiplin, dan jangan pernah cepat puas demi mendapatkan tempat di tim U-19,” kata Ketum PSSI, Mochamad Iriawan. Pada pemanggilan kali ini sejumlah nama-nama baru dipanggil Shin Tae-yong. Pemain tersebut seperti Frengky Missa, M Ferarri, Muhammad Akrom, Muhammad Widi Syarif, dan lain-lainnya. Persija menjadi tim penyumbang pemain terbanyak dengan 10 pemain, disusul Persebaya empat pemain, lalu Bhayangkara FC, Persib, dan PSM dengan masing-masing tiga pemain. “Kami yakin dengan materi pemain yang dipanggil ini, Indonesia dapat lolos ke putaran final Piala AFC U-20 mendatang,” tambahnya. Kualifikasi Piala AFC U-20 akan digelar pada 14-18 September mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Indonesia berada di grup F bersama Timor Leste, Hongkong, dan Vietnam. Daftar 36 Pemain Tim U-19 Indonesia di TC 25 Agustus- 6 September 2022: Kiper 1. Cahya Supriadi – Persija 2. Erlangga Setyo – Persis 3. Aditya Arya – Persebaya 4. I Komang Aryantara – Bali United Belakang 5. Kadek Arel – Bali United 6. Barnabas Sobor – PSPS 7. M Ferarri – Persija 8. Dimas Juliano Pamungkas – Bhayangkara FC 9. Ahmad Rusadi – Persela Lamongan 10. Dia Syadid Alhawari – Persija 11. Mikkael Alfredo Tata – Waanal Bhintuka FC 12. Edgard Amping – PSM 13. Rayhan Utina – Persija 14. Kakang Rudianto – Persib 15. Frengky Missa – Persija Tengah 16. Frezzy Al Hudaifi – Bhayangkara FC 17. Robi Darwis – Persib 18. Muhammad Rafli Asrul – PSM 19. Arkhan Fikri – Arema 20. Wahyudi – Persebaya 21. Achmad Maulana Syarif – Persija 22. Zanadin Fariz – Persis Solo 23. Marselino Ferdinan – Persebaya 24. Subhan Fajri – Dewa United 25. Ferdiansyah – Persib Bandung 26. Ronaldo Joybera Kwateh – Madura United 27. Alfrianto Nico – Persija 28. Ginanjar Wahyu – Persija 29. Arsa Ahmad – Bhayangkara 30. Teuku Razzaa Fachrezi – Persija 31. Agi Firmansyah – Persija Depan 32. Muhammad Widi Syarif – Persebaya 33. Muhammad Akrom – Persikab 34. Hokky Caraka – PSS 35. Ricky Pratama – PSM 36. Rabbani Tasnim – Borneo FC

Inilah Target Tim U-16 Indonesia Untuk Piala Asia U-17

Inilah Target Tim U-16 Indonesia Untuk Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-16 diharapkan lolos dari Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Nantinya, di babak utama Muhammad Iqbal cs ditargetkan menembus lima besar. Pada kualifikasi Piala Asia U-17, Timnas U-16 masuk ke dalam Grup B. Grup itu berisi Indonesia, Malaysia, Palestina, Guam, dan Uni Emirat Arab (UEA). Sebanyak 10 juara grup dan lima runner-up terbaik akan memperebutkan 15 tiket ke babak utama Piala Asia U-17. Sedangkan 1 tiket tersisa akan menjadi milik tuan rumah, meski AFC belum menunjuk negara mana yang akan menggelar event ini. Kualifikasi Piala Asia U-17 akan berlangsung pada 1-9 Oktober mendatang. Sedangkan babak utama Piala Asia U-17 akan berlangsung pada 3-20 Mei 2023. “Nanti kan ada Piala Asia. Kami harapkan minimal mereka bisa masuk 5 besar,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan kepada wartawan, di Istana Negara, Rabu (17/8/2022). “Tentunya kalau menargetkan nomor 1 (juara) kan lawan-lawan kita luar biasa. Kalau nomor 5 besar kita targetkan. Nanti akan TC (training center) kembali baik dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya. Untuk melaju ke Piala Asia U-17, Timnas U-16 harus lolos kualifikasi dulu. Syaratnya yakni menjadi juara grup kualifikasi atau menjadi runner-up terbaik. Sementara di babak utama nantinya akan diikuti oleh 16 peserta. Juara grup dan runner-up akan melaju ke babak perempatfinal. Adapun lima besar yang dimaksud Iriawan sebenarnya mengacu ke babak perempatfinal, meski sebenarnya tim yang lolos ke babak ini lebih disematkan istilah delapan besar ketimbang lima besar.

Makna dan Inspirasi Logo Piala Dunia U-20 Indonesia Sesungguhnya

Makna dan Inspirasi Logo Piala Dunia U-20 Indonesia Sesungguhnya

FIFA mengungkapkan makna dari logo resmi Piala Dunia U-20 2023, yang baru diluncurkan, Rabu (17/8/2022). Inspirasinya dari kekayaan alam dan budaya Indonesia. Peluncuran ini terasa spesial karena berbarengan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-77. Momen ini sekaligus menandai turnamen akbar tinggal menunggu waktu saja. Logo berbentuk trofi itu terdiri dari beraneka warna cerah. Diungkapkan FIFA, logo baru terinspirasi oleh warna bendera nasional Indonesia, laut biru yang mempesona, dan keindahan alam yang ada di semua kepulauannya. Sementara mahkota disematkan untuk mewakili hasrat global untuk permainan sepakbola di berbagai benua. FIFA berharap logo ini bisa mewakili sekaligus memberikan gambaran terkait kemeriahan yang bisa tercipta di Piala Dunia U-20 tahun depan. Indonesia, the #U20WC will be with you before you know it! Revealing the Official Emblem of Indonesia 2023 @PSSI 🙌 🇮🇩 pic.twitter.com/qxzmacuD9a — FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) August 17, 2022 Asia Tenggara dinilai punya hasrat besar terhadap sepakbola. Apalagi akan digelar di Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan banyak penggemar permainan olah kaki si kulit bundar. “Ini akan menjadi kompetisi FIFA pertama yang diadakan di Indonesia, dan peluncuran lambang resmi merupakan tonggak sejarah yang menarik dalam perjalanan ini,” Direktur Turnamen FIFA, Jaime Yarza dalam keterangannya. “Selain itu menjadi kesempatan yang tepat untuk menunjukkan semangat sepakbola Indonesia kepada dunia, menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 juga akan membantu mengembangkan olahraga di tanah air, dan akan ada warisan infrastruktur yang signifikan yang akan bermanfaat bagi sepak bola di Indonesia di tahun-tahun mendatang,” ujarnya menambahkan. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, ikut menyambut peluncuran logo baru dan semarak Piala Dunia U-20. Diharapkannya Piala Dunia U-20 bisa menjadi cikal bakal kemajuan sepakbola dalam negeri. “Peluncuran lambang resmi Piala Dunia U-20 Indonesia 2023 yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia menandakan bahwa sepakbola Indonesia siap bangkit dan tampil memukau di pentas dunia,” kata Iriawan. “Tentunya turnamen ini juga akan mewariskan banyak hal baik untuk perkembangan sepakbola Indonesia ke depan, seperti infrastruktur dan pembangunan sepakbola,” pungkasnya. Awalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia akan digelar pada 2021, namun ditunda ke 2023 lantaran situasi pandemi COVID-19. Dalam jadwal terkini, Piala Dunia U-20 akan berlangsung pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023. Ada enam venue yang disiapkan yakni Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Kab. Bandung), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar), Stadion Manahan (Surakarta) dan Stadion Jakabaring (Palembang). Sejauh ini baru ada 10 tim dari total 24 tim yang sudah memastikan akan tampil di Piala Dunia U-20. Mereka adalah tuan rumah Indonesia, Republik Dominika, Guatemala, Honduras, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Israel, Italia, Slovakia.

Lambang Resmi Piala Dunia FIFA U-20 2023™ Indonesia Diluncurkan pada Hari Kemerdekaan

Lambang Resmi Piala Dunia FIFA U-20 2023™ Indonesia Diluncurkan pada Hari Kemerdekaan

Lambang Resmi Piala Dunia FIFA U-20 2023™ Indonesia telah diluncurkan di FIFA+, hanya lebih dari sembilan bulan sebelum bintang-bintang yang sedang naik daun memulai upaya mereka untuk meraih kejayaan. Peluncuran bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, lambang tersebut menangkap energi yang menggetarkan dari sebuah turnamen yang akan berlangsung dari 20 Mei hingga 11 Juni 2023 dan memberikan landasan bagi bakat-bakat top sepak bola untuk menjadi legenda masa depan. Terinspirasi oleh warna bendera nasional Indonesia, laut biru kehijauan yang mempesona, dan arus yang mengalir melalui kepulauannya, mahkota lambang mewakili hasrat global untuk permainan di berbagai benua. Peluncuran ini memberikan gambaran sekilas kepada para penggemar dan pemain di seluruh dunia tentang apa yang diharapkan tahun depan ketika mereka menjelajahi semangat, warna, keragaman, dan semangat perayaan dari sebuah kompetisi di jantung Asia Tenggara. Direktur Turnamen FIFA Jaime Yarza menambahkan: “Ini akan menjadi kompetisi FIFA pertama yang diadakan di Indonesia, dan peluncuran lambang resmi merupakan tonggak yang menarik dalam perjalanan ini,” “Selain menjadi kesempatan yang tepat untuk menunjukkan semangat sepak bola Indonesia kepada dunia, menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 juga akan membantu mengembangkan olahraga di tanah air, dan akan ada warisan infrastruktur yang signifikan yang akan bermanfaat bagi sepak bola di Indonesia di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan, mengatakan: “Peluncuran lambang resmi Piala Dunia U-20 Indonesia 2023 yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia menandakan bahwa sepak bola Indonesia siap bangkit dan tampil memukau di pentas dunia,” kata Iriawan. “Tentunya turnamen ini juga akan mewariskan banyak hal baik untuk perkembangan sepakbola Indonesia ke depan, seperti infrastruktur dan pembangunan sepakbola,” lanjutnya. Wakil Sekjen PSSI Maaike Ira Puspita, selaku Ketua Panitia Lokal, menambahkan: “Peluncuran lambang resmi Piala Dunia U-20 Indonesia 2023™ hanyalah awal dari rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kesadaran dan kegembiraan di kalangan penggemar sepak bola di Indonesia dan di seluruh dunia. Masyarakat Indonesia sangat antusias menyambut turnamen ini.” Turnamen, yang akan dimulai pada Mei tahun depan, akan ditayangkan langsung di FIFA+, di mana Anda sudah dapat menemukan video peluncurannya.

Profil Iqbal, Sang Pemain Terbaik AFF U-16

Kemenangan skuad garuda di ajang Piala AFF U-16 2022 tak luput dari peran Muhammad Iqbal Gwijangge. Sosok kapten Timnas Indonesia tersebut berhasil membawa timnya menjadi juara usai membuat Timnas Vietnam bertekuk lutut dengan skor 1-0. Tak berhenti di situ, pemain sepak bola berumur 15 tahun tersebut juga berhasil pulang dengan predikat pemain terbaik AFF U-16 2022. Baginya, kunci kemenangan yang ditorehkan oleh Timnas Indonesia yang ia komandoi adalah kekompakan. “Dari awal kita di-press tapi harus menang. Kita tim kompak, yang penting main dan jadi juara,” terangnya, Jumat (12/8/2022). Ternyata, atlet yang disapa dengan Iqbal tersebut memiliki rekam jejak dan prestasi yang gemilang. Berikut profil Muhammad Iqbal Gwijangge selengkapnya. Meski disebut berdarah Putra Papua, Muhammad Iqbal Gwijangge lahir di Sumedang 29 Agustus 2006. Ibunya bernama Besinah Haluk yang merupakan mantan atlet wanita angkat besi asal Jawa Barat. Kini, Iqbal rencananya akan diangkat sebagai anak oleh Ketum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule dan berjanji akan memberikan dukungan bagi karier dan pendidikannya. Terkait dengan rencana tersebut, sang ibunda bersyukur Iwan Bule berbaik hati menerima buah hatinya sebagai anak angkat. “Dengan senang hati Alhamdulillah bersyukur, makasih untuk Pak Ketum yang begitu perhatian ke Iqbal,” ucap Besinah saat ditemui di Stadion Maguwoharjo pada Rabu (10/8/2022). Iqbal kini usai tamat dari SMP Negeri 44 Bandung. Semasa ia duduk di bangku sekolah, Iqbal sudah menorehkan prestasi yakni juara 1 Kuala Lumpur CUP di Malaysia pada 2018. Kini, Iqbal tergabung dalam tim kesebelasan klub Bhayangkara FC U-16. Sebelumnya, ia pernah tergabung dengan Klub Sepakbola Bandung Pro United. Iqbal berhasil memukau para penggemar sepak bola usai performanya di AFF U-16 2022. Tak hanya sebagai kapten Timnas, Iqbal menunjukkan permainan yang apik sebagai pemain bertahan. Bahkan, berkat kehadirannya, Timnas Vietnam tak mampu menjebol lini pertahanan skuad Garuda saat bertemu di final AFF U-16 2022 lalu. Ia juga berhasil dinobatkan sebagai pemain terbaik ajang kejuaraan tersebut. Biodata: Nama: Muhammad Iqbal Gwijangge Tempat Tanggal Lahir: Sumedang, 29 Agustus 2006 Umur: 16 tahun Posisi: Bek Tengah Klub: Bhayangkara FC U-16 Tinggi: 179 cm

Timnas U-16 akan Dikirim ke Eropa

Timnas U-16 akan Dikirim ke Eropa

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan Timnas U-16 direncanakan akan menjalani pemusatan latihan di Eropa. Rencana itu dimasukkan dalam peta pengembangan tim usia muda itu. “TC luar negeri dalam roadmap nanti. Sudah saya sampaikan. Di dalam negeri dimatangkan lebih dulu,” kata Iriawan di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, Jumat malam, 12 Agustus 2022. Timnas U-16 baru saja menjuarai Piala AFF U-16 usai mengalahkan Vietnam 1-0 pada babak final di Stadion Maguwoharjo Sleman. Gelar ini menjadi yang kedua khusus di kelompok umur tersebut. Iriawan mengatakan masih mencari negara dengan kultur sepak bola yang kuat. Dengan syarat itu diharapkan mampu menopang berkembangnya para penggawa garuda muda. “Kami nanti akan cari negara sepak bola kuat, seperti Spanyol, Portugal mungkin, Belanda nanti, dan sebagainya. Kami akan diskusi dengan internel federasi. Kami akan diskusi dengan internel federasi,” kata dia. Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengatakan pembinaan jangka panjang diperlukan bagi para penggawa Timnas-16. Ia mengatakan sudah ada Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 yang isinya tentang pembinaan pemain sejak usia muda. “Kami akan jalankan daru usia dini, U-16, koordinasi dengan PSSI. Mudah-mudahan dukungan berbagai pihak karena ini menjalankan instuksi presiden,” ungkapnya.

Timnas U16 Kampiun AFF U16 Boys Championship 2022

Timnas sepakbola U16 akhirnya menjadi juara AFF U16 Boys Championship. Mengalahkan Vietnam dengan satu gol penentuan yang dilakukan oleh Muhammad Kafiatur Rizki pada menit 52. Timnas U16 merayakan kemenangan dengan meriah di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat malam (16/8). Kemenangan ini makin indah setelah kapten Muhammad Iqbal Gwijangge terpilih menjadi pemain terbaik. Dua gelar ini menjadi kado terbaik bagi Republik Indonesia yang akan merayakan Hari Ulang Tahun ke-77 pada 17 Agustus nanti. “Terima kasih kepada pelatih Bima Sakti, pemain, dan semua ofisial. Terima kasih juga kepada Bapak Presiden Joko Widodo, Menpora Zainudin Amali yang begitu perhatian kepada sepakbola nasional,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Iriawan juga mengucapkan terima kasih kepada suporter yang setia mendukung tim U-16 selama bertanding di Stadion Maguwoharjo. “Saya tadi sudah berbicara dengan Menpora untuk mengawal tim ini. Pemain ini adalah cikal bakal untuk tim U-19 di masa mendatang.” Dengan kemenangan ini, total PSSI akan menggelontorkan bonus sebesar Rp750 juta. Bonus ini bisa bertambah karena banyak yang peduli dengam tim U-16. Sumber: PSSI

Dramatis! Tim U-16 Indonesia ke Final Lewat Adu Penalti

Dramatis! Tim U-16 Indonesia ke Final Lewat Adu Penalti

Tim U-16 Indonesia berhasil lolos ke final Piala AFF U-16 2022 usai mengalahkan Myanmar 5-4 (1-1) lewat adu penalti pada semifinal Piala AFF U-16 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (10/8) malam. Pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Di babak pertama, Timnas Indonesia U-16 sejatinya mampu mengepung dan membombardir Myanmar, juga memiliki banyak peluang. Namun Indonesia harus tertinggal 0-1 lewat gol pemain Myanmar Nay Min Htet pada menit ke-44. Myanmar yang jarang dapat peluang justru mampu mencuri gol lewat sontekan Nay Min Htet. Gol tercipta setelah kiper Indonesia, Andrika Fathir Rachman, memenangkan duel udara, namun bola jatuh ke kaki Nay Min Htet dan langsung menyontek bola ke gawang Indonesia. Hingga pertandingan babak pertama berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Myanmar unggul 1-0 atas Indonesia. Di awal babak kedua, Indonesia kembali mengambil inisiatif menyerang. Pada menit ke-49, Indonesia mampu mengancam Myanmar lewat sepak pojok yang dilepaskan Muhammad Ridho Al Ikhsan langsung ke arah gawang lawan. Namun tembakannya masih dapat ditepis kiper Myanmar Sai Thi Ha Naing. Upaya Kaka untuk menjangkau bola di dalam kotak penalti Myanmar pada menit ke-50 juga mampu mengancam gawang lawan, namun bola sontekannya masih dapat diblok pemain belakang Myanmar dan hanya menghasilkan sepak pojok. Lagi-lagi sundulan Kaka pada menit ke-57 juga masih melenceng ke sisi kanan gawang Myanmar. Indonesia akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat tendangan bebas indah Muhammad Riski Afrisal pada menit ke-70 yang langsung meluncur deras ke sudut kanan atas gawang Myanmar. Skor 1-1. Pada menit ke-87 Indonesia juga kembali membuka peluang lewat tendangan keras Kafiatur dari luar kotak penalti, namun tembakannya masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Myanmar. Pada menit ke-88 tendangan salto Muhammad Nabil Asyura juga masih membentur mistar gawang Myanmar. Hingga pertandingan babak kedua berakhir tak ada gol tambahan yang mampu diciptakan oleh kedua tim. Babak kedua berakhir dengan skor 1-1 dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Penendang pertama Myanmar, Kaung Khant Zaw mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa timnya unggul 1-0, meski arah tembakannya mampu dibaca kiper Indonesia. Eksekutor pertama Indonesia, Muhammad Iqbal Gwijangge mampu menuntaskan tugasnya dengan sempurna dan mampu menyamakan kedudukan 1-1. Pemain Myanmar, Brang Don Le juga mampu mengecoh kiper Indonesia dan mengubah skor menjadi 2-1. Tapi Indonesia mampu membalas lewat gol penalti Figo Dennis Saputrananto untuk mengubah skor menjadi 2-2. Penendang ketiga Myanmar, Khon Cho Htoo mampu membawa timnya unggul 3-2, meski arah tembakannya mampu dibaca oleh Andrika. Namun Arhkan Kaka kembali berhasil membawa Indonesia menyamakan skor menjadi 3-3. Penendang keempat Myanmar, Shine Wanna Aung gagal setelah tembakannya ke arah kiri mampu diblok Andrika. Indonesia mampu membalikkan keunggulan menjadi 4-3 lewat penalti Afrizal yang mampu mengecoh kiper Myanmar. Penendang kelima Myanmar Myat Phone mampu menyamakan skor menjadi 4-4. Penendang terakhir Indonesia, Nabil Asyura sukses melesakkan bola dan membawa Indonesia menang 5-4 dan lolos ke final Piala AFF U-16 2022. Ini menjadi final ketiga bagi Indonesia setelah final 2013 dan 2018. 2013 Indonesia menjadi runner up dan pada 2018 sukses juara.

Inilah Klub Tujuan Selanjutnya Egy Maulana

Inilah Klub Tujuan Selanjutnya Egy Maulana

Pesepakbola muda Indonesia, Egy Maulana Vikri, akhirnya sudah menemukan klub baru untuk musim depan. Alih-alih mencari pengalaman baru di negara lain, Egy telah resmi untuk tetap berada di Liga Slovakia. Egy Maulana menjatuhkan pilihan berikutnya untuk membela FC ViOn Zlate Moravce. Kepastian bergabungnya Egy diketahui lewat media sosial klub. Ada foto di mana ia mengenakan hoodie dan topi hitam plus syal biru-merah khas ViOn. Lewat video, ia juga mengonfirmasi kepindahan dirinya. “Halo suporter ViOn, saya sudah tiba di sini, saya siap membela klub ini, sampai bertemu di stadion,” ujar Egy dalam bahasa Inggris, menyatakan diri bergabung dengan skuad asuhan Jan Kocian tersebut. View this post on Instagram A post shared by FC ViOn Zlaté Moravce-Vráble (@fcvionzlatemoravce) ViOn akan menjadi klub kedua Egy di Slovakia, setelah musim lalu tampil membela FK Senica. Berbeda dengan Senica yang terdegradasi dari Slovak First Football League musim lalu, ViOn justru berhasil bertahan di kasta tertinggi musim ini. Hanya saja, ViOn sekarang sedang berada di urutan terbawah klasemen sementara Liga Slovakia musim ini dengan 2 poin dari empat laga. Hadirnya Egy di awal musim diharapkan bisa membantu tim asal Zlate Moravce itu perlahan-lahan bangkit. Sejauh ini, belum diketahui berapa durasi kontrak yang diterima Egy. Pihak klub juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait Egy di situs mereka.

Piala AFF U-16 2022: Taklukkan Vietnam, Garuda Muda ke Semifinal Sebagai Juara Grup

Taklukkan Vietnam, Garuda Muda ke Semifinal Sebagai Juara Grup

Hasil Tim U-16 Indonesia vs Vietnam Piala AFF U-16 2022 berakhir dengan skor 2-1, Sabtu (6/8/2022) malam. Sempat tertinggal, namun anak asuh Bima Sakti tersebut mampu membalikan keadaan. Garuda muda mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan. Nabil Asyura cs menghasilkan sejumlah peluang dalam lima menit pertama, baik dari set play permainan maupun dari skema bola mati. Vietnam bukan tanpa perlawanan dengan mengandalkan serangan balik cepat. Beruntung bagi Indonesia, Nurviat melakukan intercept sukses dengan dengan memblok pergerakan Le Dinh Long. Tim U-16 Indonesia masih kesulitan membongkar pertahanan Vietnam hingga menit ke-10 babak pertama. Pergerakan serta intensitas permainan skuat Garuda Muda yang dominan membuat pemain Vietnam melakukan kesalahan. Namun setelah itu, laga berjalan cukup alot. Tim U-16 Indonesia dan Vietnam sama-sama bermain ngotot untuk membuka keunggulan lebih dulu. Tapi laju bola kerap mati di lini tengah kedua tim. Memasuki pertengahan babak pertama, skuat Garuda Muda bermain lebih tenang. Build up dari penjaga gawang untuk menarik pemain Vietnam keluar dari areanya. Dengan begitu, anak asuh Bima Sakti ini mengandalkan serangan di sisi sayap. Umpan mendatar Kaka dari sisi sayap kiri masih bisa diblok oleh pemain Vietnam sehingga menghasilkan sepak penjuru untuk Indonesia. Jelang jeda turun minum, Vietnam mendapatkan hadiah penalti setelah wasit menganggap Nurviat Subagja menjatuhkan pemain Vietnam di kotak terlarang. Nguyen Cong Phuong yang maju sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya sekaligus merubah papan skor pertandingan menjadi 0-1. Hingga waktu tambahan babak pertama selesai, keadaan tidak berubah untuk keunggulan Vietnam. Di babak kedua, upaya anak asuh Bima Sakti untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil pada menit ke-50. Sebuah kerjasama apik diperagakan oleh skuat Garuda Muda. Umpan silang Narendra Tegar Islami dikonversikan menjadi gol oleh Arkhan Kaka dengan sundulannya. Lima menit berselang, Garuda Muda justru berhasil membalikkan keadaaan. Tiga lawan satu, adalah situasi serangan balik Tim U-16 Indonesia ketika menghadapi satu pemain bertahan Vietnam. Nabil Asyura melepaskan tembakan keras ke gawang Vietnam setelah menerima umpan dari rekannya. Skor berbalik menjadi 2-1 untuk Indonesia. Unggul satu gol atas Vietnam, Nabil Asyura tidak mengendorkan serangan. Namun, sejumlah upaya yang diciptakan oleh Arkhan Kaka dan kolega masih belum bisa menambah pundi-pundi gol Garuda Muda. Serangan garuda Muda masih bisa dipatahkan oleh barisan pertahanan Vietnam. Di penghujung waktu pertandingan, pelatih Vietnam mendapat kartu kuning dari wasit karena melakukan protes berlebihan. Hingga peluit panjang dibunyikan keadaan tidak berubah, Tim U-16 Indonesia sukses mempertahankan keunggulan 2-1 atas Vietnam. Susunan pemain Tim U-16 Indonesia vs Vietnam Tim U-16 Indonesia: Andrika Fathir Rachman, Ridjar Nurviat Subagja, Mokh Hanif Ramadhan, Arhan Kaka Putra Purwanto, Muhammad Kafiatur Rizky, Narendra Tegar Islami, Sulthan Zaky Pramana Putra Razak, Muhammad Nabil Asyura, Habil Abdillah Yafi Prasasti, M Iqbal, M Riski Afrisal. Pelatih: Bima Sakti [IDN] Vietnam Pham Dinh Hai, Khuc Trung Hieu, Nguyen Cong Phuong, Nguyen Trong Tuan, Nguyen Huu Trong, Huynh Vam Danh, Bui Hoang Son, Le Dinh Long Vu, Phan Thanh Duc Thien, Nguyen Luong Tuan Khai, Le Van Thuan. Pelatih: Nguyen Quoc Tuan [VIE]