Fokus Skill Dasar dan Performa, Garuda Nusantara Terus Berproses

Fokus Skill Dasar dan Performa, Garuda Nusantara Terus Berproses

Tim U-20 Indonesia saat ini sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Turki. TC di kota Antalya ini dimulai sejak Minggu (16/10), dan akan rampung pada 5 November mendatang. Selama TC di Turki, pelatih Shin Tae-yong akan memperbaiki skill dan performa Marselino Ferdinan dan kawan-kawan. Apalagi, lapangan tempat latihan Garuda Nusantara begitu mumpuni. “Lapangan sangat baik kondisinya, dan juga akan fokus pada skill dasar dan performa pemain,” ujar Shin Tae-yong seusai latihan di lapangan Kempinski Hotel Football, Antalya. Pelatih asal Korea Selatan ini lantas mengungkapkan kondisi anak asuhnya selama beberapa hari TC di Turki. Ia juga menyebut pasukannya sudah tampil all out selama TC. “Kondisi baik-baik saja pemain, dan bekerja keras dalam latihan,” kata Shin Tae-yong. Terkait cuaca di Turki, pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 ini menegaskan tidak ada kendala. Sebab, suhu di sana cukup bagus. “Cuaca tidak ada masalah sama sekali. Cuaca sangat-sangat baik karena suhunya di antara 20 derajat. Itu sangat baik buat latihan,” tutup Shin Tae-yong. Setelah TC di Turki, Indonesia U-20 akan melanjutkan TC di Spanyol. TC di Negeri Matador bakal berlangsung sampai 4 Desember 2022.

Presiden dan FIFA Pastikan Piala Dunia U-20 2023 Tetap di Indonesia

Presiden dan FIFA Pastikan Piala Dunia U-20 2023 Tetap di Indonesia

Indonesia tak perlu khawatir kehilangan hak menggelar Piala Dunia U-20 2023 usai Tragedi Kanjuruhan. Sebab FIFA memastikan turnamen itu tetap dihelat. Hal itu dikatakan Presiden FIFA, Gianni Infantino, usai bertemu Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Selasa (18/10/2022) siang WIB. Infantino berkunjung ke Tanah Air sebagai bentuk tindak lanjut pertemuan dengan Menteri BUMN Erick Thohir beberapa waktu lalu. Infantino membahas soal tragedi kanjuruhan bersama Jokowi dan bersama-sama mencari jalan keluar agar hal tersebut tidak terulang lagi. Apalagi tragedi tersebut dikabarkan sempat mengancam peluang Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Mengingat adanya korban jiwa sampai 133 orang, maka Indonesia bisa diartikan tidak punya infrastruktur yang aman untuk menggelar pertandingan internasional. Meski demikian, FIFA yakin kalau Pemerintah Indonesia bersama-sama dengan PSSI dan AFC akan memperbaiki sarana dan prasarana sebelum kickoff Piala Dunia U-20. Maka dari itu, FIFA ingin memastikan Piala Dunia U-20 2023 tetap dihelat di Indonesia. “Saya bisa jamin, FIFA bersama Anda di sini, FIFA di sini bekerja bareng pemerintah, PSSI, dan AFC untuk mereformasi sepakbola, karena sepakbola harus bahagia, Indonesia adalah negara sepakbola, negara yang begitu mencintai sepakbola, kami berutang kepada mereka, bahwa setiap penonton harus merasa aman ketika menonton sepakbola di stadion,” ujar Infantino dalam jumpa pers di Youtube Sekretariat Presiden. “Oleh karenanya kami ingin membawa ahli-ahli sepakbola dari kami untuk membuat sepakbola menjadi aman. Tahun depan kami akan menggelar Piala Dunia U-20 di sini, ini adalah turnamen terpenting kedua setelah Piala Dunia yang dimulai sebulan lagi di Qatar,” Infantino menambahkan. “Kami butuh 10 stadion terbaik agar Indonesia bisa dikenal oleh dunia, bukan karena insiden tapi karena sepakbolanya. Sebab sepakbola itu penuh kebahagiaan dan kegembiraan.” pungkasnya.

Kalahkan Singapura Rangking Timnas Wanita Naik ke Posisi 97

Timnas Wanita Indonesia mencatatkan catatan baru dalam ranking peringkat sepakbola wanita di dunia. Berdasarkan perbaruan di website resmi FIFA per tanggal 13 Oktober 2022, skuat Garuda Pertiwi naik ke peringkat 97 dengan mengoleksi 1213,69 poin. Timnas Wanita yang semula menempati peringkat 101 dunia naik empat peringkat dengan tambahan 4,67 poin. Naiknya peringkat timnas tak lepas dari hasil manis yang diraih skuat polesan Rudy Eka pada gelaran FIFA Match Day kontra Singapura pada 10 Oktober lalu dengan hasil 1-2 untuk kemenangan Timnas. “Terimakasih atas dukungan yang terus diberikan Ketua Umum beserta jajaran PSSI yang sudah memberikan kesempatan kepada timnas wanita agar bisa bertanding di FIFA Match Day. Dukungan yang diberikan sangat berarti, bukan hanya untuk timnas wanita, namun juga demi perkembangan sepakbola Indonesia ke depannya. Naik peringkat ini tentu harus kita disyukuri, namun kita sebagai tim harus menjaga fokus untuk mencapai target peringkat yang lebih tinggi lagi ke depannya” tutup pelatih timnas wanita, Rudy Eka Priyambada. Sepanjang tahun 2022, berbagai kalender kompetisi sudah diikuti oleh timnas wanita, mulai dari gelaran Piala Wanita Asia 2022, AFF Women Championship 2022, AFF U18 Girl’s Championship, hingga terakhir melakukan laga uji coba internasional kontra SIngapura di Stadion Jalan Besar, dimana skuat Garuda sukses meraih kemenangan 1-2 di kandang Singapura.

Menpora Pastikan Piala Dunia U-20 Tahun 2023 Tetap Digelar di Indonesia

Makna dan Inspirasi Logo Piala Dunia U-20 Indonesia Sesungguhnya

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, memastikan bahwa tragedi Kanjuruhan tidak mengganggu persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepakbola U-20 atau FIFA World Cup U-20 tahun 2023 mendatang. Menpora Amali, hingga saat ini pemerintah terus melakukan perbaikan infrastruktur baik itu renovasi stadion yang akan digunakan maupun pendukung lainnya. Meskipun, perbaikan-perbaikan tersebut sifatnya perbaikan minor. “(Persiapan) masih jalan, insya Allah tidak ada gangguan, perbaikan infrastruktur tetap jalan,” ujar Menpora Amali di sela-sela agenda launching Bulan Pemuda Tahun 2022 ini digelar di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (10/10). Menpora Amali menjelaskan, sejatinya Indonesia sudah siap menyelenggarakan gelaran tersebut pada tahun 2021 lalu. Kala itu, stadion-stadion yang rencanannya akan digunakan sudah siap namun karena ada pandemi maka kegiatan ditunda hingga tahun 2023. Sehingga seiring mulai bergulirnya liga, stadion-stadion yang awalnya menjadi venue kemudian digunakan sementara oleh klub-klub untuk pertandingan liga. “Saya sampaikan berkali-kalai, kalau kita ini siap dari 2021 sebenarnya, cuma karena ada pandemi menunda itu ke 2023,” ujarnya. Namun demikian, Menpora Amali menekankan bahwa pihaknya juga tengah fokus menyelesaikan tragedi Kanjuruhan terutama terkait dengan penanganan korban. “Tapi kalau bagi kita pemerintah segera menyelesaikan tragedi Kanjuruhan, penanganan korban itu yang paling penting. Dari awal saya sudah sampaikan penanganan yang paling penting dan duka cita mendalam sudah disampaikan Presiden usai peristiwa dan berbagai pihak. Kita sedang fokus untuk urusan tragedi Kanjuruhan,” tegas Menpora Amali. Sementara itu, Presiden Joko Widodo telah resmi mengumumkan Indonesia tidak akan mendapat sanksi FIFA terkait tragedy Kanjuruhan. “Kemarin saya menerima surat dari FIFA sebagai tindaklanjut hasil pembicaraan saya dengan Presiden FIFA Giani Infantino 3 Oktober lalu. Berdasar surat itu, alhamdulillah sepakbola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA,” ucap Jokowi dalam sebuah video yang diunggah Sekretariat Presiden di YouTube.

Kualifikasi Piala Asia U-17: Kalah Selisih Gol, Garuda Muda Terhenti

Kualifikasi Piala Asia U-17: Kalah Selisih Gol, Garuda Muda Terhenti

Tim U-17 Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 1-5 pada laga terakhir Grup B Kualifikasi Piala AFC U-17 2023 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (9/10). Kekalahan ini membuat Indonesia finis di tempat kedua Grup B. Dengan hasil ini, Indonesia tidak lolos ke putaran final Piala AFC U-17 2023. Indonesia U-17 (-3) kalah selisih gol dari Laos (-2) dan Thailand (-1). Padahal ketiga tim mempunyai poin 3 dari 2 laga. Dalam regulasi, ada beberapa Grup yang berisikan 5 hingga 4 tim. Sedangkan Grup J hanya berisikan 3 Tim. Dengan begitu, Grup B yang dihuni Indonesia hanya dihitung hasil dua pertandingan. Dua pertandingan melawan tim di posisi keempat Dan kelima klasemen tidak dihitung. Laga Indonesia melawan Guam (14-0) Dan Palestina (2-0) tidak dihitung. Hanya laga skuad Garuda Asia melawan Uni Emirat Arab (3-2) dan Malaysia (1-5) yang dihitung. Sedangkan grup yang dihuni 4 tim, hasil laga melawan tim yang berada di dasar klasemen tidak dihitung. Dengan begitu, Laos Dan Thailand memperoleh dua dari enam tiket lolos ke Piala AFC U-17 2023 sebagai runner-up terbaik. Menemani dua tim Asia Tenggara lainnya yang menjadi juara grup, yakni Vietnam dan Malaysia. Seusai laga, pelatih Indonesia Bima Sakti, meminta maaf atas kekalahan telak dari Malaysia. “Saya meminta maaf pada semua pencinta sepak bola di Indonesia atas hasil yang tidak memuaskan ini. Memang kita kecewa, sedih itu pasti,” kata Bima Sakti. Bima Sakti mencoba untuk menguatkan mental para pemainnya supaya tidak hancur. Dia menegaskan bahwa hasil ini merupakan tanggung jawabnya. “Saya sampaikan ke pemain, ambil pelajaran dan ambil pengalaman ini untuk mereka ke depan karena karier mereka masih panjang. Dan ini tanggung jawab saya sebagai pelatih. Kesalahan dari tim pelatih, bukan kesalahan pemain,” pungkas Bima Sakti. Sementara itu, Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, tetap mengapresiasi perjuangan skuad Garuda Asia meski tidak lolos ke putaran final Piala AFC U-17 2023. “Pemain sudah berjuang, tapi hasil berkata lain, inilah sepak bola. Namun perjalanan masih panjang, masih banyak turnamen-turnamen internasional yang akan diikuti mereka,” kata Iriawan. “Skuad tim U-17 ini bisa menjadi cikal bakal Timnas Indonesia mendatang. Kami berharap pemain memetik pelajaran di turnamen ini, cepat bangkit, dan terus bekerja keras,” tambahnya.

Kualifikasi Piala Asia U-17: Indonesia Selangkah Lagi Lolos ke Piala AFC U-17 2023

Kualifikasi Piala Asia U-17: Indonesia Selangkah Lagi Lolos ke Piala AFC U-17 2023

Tim U-17 Indonesia sukses meraih kemenangan atas Palestina dengan skor 2-0 pada laga Kualifikasi Piala AFC U-17 2022 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jumat (7/10). Dua gol kemenangan Indonesia dicetak oleh gol bunuh diri pemain Palestina Ibrahim Alfuqaha pada menit ke-9, dan Habil Abdillah menit 51′. Dengan kemenangan ini membuat anak asuh pelatih Bima Sakti ini hanya membutuhkan hasil imbang atau menang saat melawan Malaysia nanti. Pada kesempatan ini, Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia Zainudin Amali ikut memberikan dukungan langsung kepada skuad Garuda Asia di Stadion Pakansari. “Selamat dan apresiasi untuk tim U-17 Indonesia yang mampu meraih kemenangan atas Palestina. Kita ketahui saat ini sedang berduka cita seusai insiden Kanjuruhan, namun malam ini penampilan skuad Garuda Asia sangat luar biasa dan heroik,” kata Zainudin Amali. Seusai laga Indonesia melawan Palestina, Menpora juga ikut bersama-sama pemain dan ofisial tim U-17 melakukan proses mengheningkan cipta. Selain itu juga memberikan motivasi dan semangat secara langsung kepada pemain seusai laga. “Semoga pada laga selanjutnya mereka mampu menang atas Malaysia dan lolos ke putaran final Piala AFC U-17 2022 dengan status juara grup B. Kami harap pemain tetap fokus dan berjuang maksimal,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyebut tiga kemenangan beruntun ini berkat kerja keras pemain tim U-17. “Alhamdulillah kami mampu meraih kemenangan, kami harap pemain tetap fokus, kerja keras, dan disiplin. Semoga pada laga melawan Malaysia mampu meraih kemenangan dan menemani Timnas Indonesia dan tim U-20 Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia,” kata Iriawan. Laga Indonesia melawan Malaysia akan berlangsung pada Minggu (9/10) mendatang di Stadion Pakansari, Cibinong.

Kualifikasi Piala Asia U-17: Kembali Menang, Indonesia Puncaki Klasemen

Kualifikasi Piala Asia U-17: Kembali Menang, Indonesia Puncaki Klasemen

Timnas Indonesia U-17 melanjutkan catatan positif di kualifikasi Piala Asia U-17 2023 setelah dalam matchday kedua Grup B, Rabu (5/10) malam WIB, memperoleh kemenangan 3-2 atas Uni Emirat Arab di Stadion Pakansari Cibinong. Hasil itu menempatkan timnas U-17 di puncak klasemen sementara usai mengumpulkan enam poin. Koleksi nilai ini sama dengan UEA, namun timnas U-17 unggul head-to-head, sehingga memaksa lawannya itu menempati peringkat kedua. Sementara Malaysia yang secara mengejutkan ditahan Guam 1-1 pada laga sore hari, berada di peringkat ketiga dengan nilai empat. Malaysia baru bisa menjebol gawang Guam pada menit ke-73 melalui Qahir Dzakirin. Tetapi Riku Ngeschekle Meyar sukses memaksa laga berakhir imbang 1-1 lewat golnya enam menit menjelang pertandingan berakhir. Timnas U-17 dan UEA mengawali pertandingan dengan hati-hati, karena kedua tim masih mencoba membaca permainan lawan masing-masing, sehingga tidak banyak ancaman yang diberikan. Tim besutan Bima Sakti akhirnya membuka keunggulan lebih dulu ketika laga memasuki menit ke-18. Menerima umpan dari sisi kiri serangan, Nabil Asyura melepaskan tendangan first time yang tak bisa dihentikan kiper Hamdan Mohammed Alhammadi. Gol ini menumbuhkan kepercayaan diri penggawa timnas U-17. Mereka sukses menggandakan keunggulan saat laga berjalan setengah jam. Umpan terobosan Kafiatur Rizky diselesaikan Arkhan Kaka Putra. Hanya saja, keunggulan ini membuat timnas U-17 lengah. Akibatnya, UEA mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-32 lewat aksi individu Waleed Mallalla yang melewati dua penggawa Garuda Asia. UEA pun makin mengimbangi permainan timnas U-17, sehingga berhasil menyamakan kedudukan lima menit menjelang babak pertama berakhir ketika Ghait Abdalla menuntaskan umpan Mallalla. Keberhasilan mencetak dua gol di babak pertama membuat gaya permainan timnas U-17 dan UEA tidak mengalami perubahan di paruh kedua. Permainan agresif tetap dikembangkan kedua tim untuk mengubah keadaan. Upaya timnas U-17 untuk mengungguli lawannya kembali terwujud pada menit ke-55. Arkhan mencetak brace saat tendangan kerasnya di dalam kotak penalti tidak berhasil dibendung Alhammadi. UEA langsung memberikan respons untuk menyamakan kedudukan. Namun usaha mereka menemui jalan buntu, karena pertahanan timnas U-17 tampil cukup solid, sehingga skor 3-2 untuk tim tuan rumah tidak berubah hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

Kualifikasi Piala Asia U-17: Cetak 14 Gol Ke Gawang Guam, Garuda Muda Tanpa Selebrasi

Kualifikasi Piala Asia U-17: Cetak 14 Gol Ke Gawang Guam, Garuda Muda Tanpa Selebrasi

Timnas Indonesia U-17 mengawali perjalanan di Grup B kualifikasi Piala Asia U-17 2023 dengan hasil meyakinkan setelah mencatat kemenangan telak 14-0 atas Guam di Stadion Pakansari, Senin (3/10) malam WIB. Hasil ini menempatkan timnas U-17 di peringkat kedua klasemen sementara dengan nilai tiga. Timnas U-17 terpaut tiga poin dari Uni Emirat Arab yang berada di puncak setelah pada laga sore hari menundukkan Palestina 4-3 di laga kedua mereka. Pesta gol ini tidak diwarnai selebrasi pemain timnas U-17. Mereka ikut prihatin dengan tragedi di Stadion Kanjuruhan dua hari lalu yang memakan korban 125 suporter meninggal dunia. Pertandingan juga dimulai dengan prosesi mengheningkan cipta selama satu menit. Timnas U-17 tampil dominan di pertandingan ini. Laga baru berjalan delapan menit, timnas U-17 sudah membuka keunggulan melalui gol Arkhan Kaka. Pemain bernomor punggung 8 ini kemudian mencetak brace selang tiga menit kemudian, dan membuat gol ketiganya di menit ke-26 melalui titik putih. Selang satu menit kemudian, Muhammad Narendra Tegar memperlebar keunggulan menjadi 4-0. Pada menit ke-32, Riski Afrizal mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa timnas U-17 unggul 5-0. Dominasi timnas U-17 terus berlanjut. Arkhan mencetak quat-trick pada menit ke-35 sebelum akhirnya Sulthan Zaky menggenapkan keunggulan Garuda Asia menjelang babak pertama berakhir yang membuat timnas U-17 memimpin 7-0. Permainan tim besutan Bima Sakti tidak mengalami perubahan. Belum satu menit babak kedua berjalan, timnas U-17 makin menjauhi lawannya setelah Donovan John Moss melakukan gol bunuh diri. Jehan Falevi selanjutnya membawa timnas U-17 unggul 9-0 pada menit ke-48. Pemain pengganti Muhammad Gaoshirowi turut menyumbangkan gol di pertandingan ini di menit ke-59. Selepas itu, permainan sempat mengalami penurunan. Kendati demikian, keran gol timnas U-17 tak berhenti. Pada menit ke-80, Habil Abdillah yang melepaskan umpan silang justru bersarang di gawang Guam. Selang empat menit kemudian, giliran Figo Dennis yang menjebol gawang lawan. Timnas U-17 makin memperlebar selisih gol lewat eksekusi penalti Nabil Asyura di menit ke-88. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran Nicolas Chargualaf di kotak terlarang yang berujung kartu kuning kedua buat bek Guam tersebut. Ji Da Bin pun melengkapi kemenangan menjadi 14-0 menjelang laga berakhir. Berikut susunan pemain kedua tim: Guam U-17: Jacob Toves; Donovan Moss, Nicolas Chargualaf, Caleb Sablan, Erwin Manibusan, Beau Perez, Sean Ko Halehale, S Stenson, Levi Solomon Berg, Nicholas Moore, Brenden Tuey. Indonesia U-17: Andrika Fathir; Rizdjar Nurviat, Shultan Zaky, Habil Abdillah, Iqbal Gwijangge, Khafiatur Rizky, Narendra Tegar, Riski Afrisal, Mokhamad Hanif Ramadhan, Nabil Asyura, Arkhan Kaka.

Inilah Skuad Garuda Muda untuk Kualifikasi Piala AFC U-17 2023

Inilah Skuad Garuda Muda untuk Kualifikasi Piala AFC U-17 2023

Pelatih Bima Sakti resmi memilih 23 pemain untuk mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-17 2023 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada 1-9 Oktober 2022. Tim U-17 Indonesia berada di grup B bersama Guam, Palestina, Uni Emirat Arab (UEA), dan Malaysia. Garuda Asia akan mengawali laga melawan Guam (3/10), lalu UEA (5/10), Palestina (7/10), dan Malaysia (9/10). Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan berharap bahwa tim U-17 dapat lolos ke putaran final Piala AFC U-17 2023 mendatang. “Semoga tim U-17 ini bisa mengikuti jejak Timnas Indonesia dan tim U-20 Indonesia untuk lolos ke Piala Asia. Untuk itu, saya harap para pemain berjuang maksimal, fokus, disiplin dan tidak meremehkan lawan pada ajang Kualifikasi Piala AFC U-17 2023 ini,” kata Iriawan. Sementara itu, pelatih Bima Sakti mengatakan bahwa saat ini anak asuhnya siap tampil di Kualifikasi Piala AFC U-20. Apalagi Garuda Asia sudah menjalani pemusatan latihan selama satu bulan lebih di Yogyakarta dan Bogor. “Kondisi pemain saat ini sangat baik dan tidak ada masalah. Kami memilih 23 pemain berdasarkan regulasi dan kebutuhan tim. Dengan materi pemain yang ada, saya optimistis dapat lolos ke putaran final Piala AFC U-17 2023 mendatang,” kata Bima Sakti. Bima Sakti menambahkan bahwa tim U-17 tidak memandang remeh semua lawan yang dihadapi. Bagi Bima, anak asuhnya wajib menang di seluruh laga Kualifikasi Piala AFC U-17 2023. “Kami juga harus perhatikan masa recovery pemain, karena jadwal hanya satu hari saja untuk jeda pertandingan. Tentu bisa saja kami rotasi pemain. Semoga nanti seluruh penonton serta suporter dapat memadati Stadion Pakansari untuk memberikan dukungan langsung kepada tim U-17 Indonesia,” jelas Bima. Daftar 23 Pemain Indonesia di Kualifikasi Piala AFC U-17 2023: 1. Mohamad Andre Pangestu (Bali United FC) 2. Irvansyah Afanda (Bhayangkara FC) 3. Azzaky Esa Erlangga (Bhayangkara FC) 4. Rizdjar Nurviat Subagia (Borneo FC) 5. Narendra Tegar Islami (Borneo FC) 6. Andrika Fathir Rachman (Borneo FC) 7. Muhammad Kafiatur Rizky (Borneo FC) 8. Andhika Putra Setiawan (Borneo FC) 9. Femas Aprian Crespo (Persija Jakarta) 10. Jehan Pahlevi (Persija Jakarta) 11. Figo Dennis Saputrananto (Persija Jakarta) 12. Arkhan Kaka Putra Purwanto (Persis Solo) 13. Sulthan Zaky Pramana Putra Razak (PSM Makasar) 14. Achmad Zidan Arrosyid (PSS Sleman) 15. Muhamad Gaoshirowi (Persib Bandung) 16. M Iqbal Gwijangge (Bandung Pro United) 17. Muhammad Afazriel (PPLP Sumut) 18. Habil Abdillah Yafi’ Prasasti Akbar (PPLP Jateng) 19. Ikram Algiffari (PPLP Sumbar) 20. Muhammad Nabil Asyura (PPLP Sumbar) 21. Ji Da Bin (ASIOP DKI) 22. Mokh Hanif Ramadhan (Cipta Cendekia) 23. M. Riski Afrisal (Golden Soccer Blitar)

Qatar Tuan Rumah AFC U23 Asian Cup 2024

Qatar telah ditunjuk sebagai tuan rumah untuk AFC U23 Asian Cup 2024 oleh Asian Football Confederation (AFC) sesuai hasil rapat yang diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, 30 September 2022. Selain Qatar ada empat negara lain yang mengajukan bid. Yaitu, Iran, Saudi Arabia, United Arab Emirates, Uzbekistan. Qatar juga menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pada bulan November mendatang. AFC juga tidak lagi memberlakukan aturan khusus mengenai jalannya kompetisi pada saat pandemi Covid-19. Melihat adanya penurunan kasus virus tersebut di Asia. Selain itu mundurnya dua klub sepakbola China, Changchun Yatai FC dan Shanghai Port FC, dianggap sebagai force majeure. Sumber: AFC

Jadwal Timnas Indonesia Selanjutnya: Dari Tim Senior Sampai U-20

Jadwal Timnas Indonesia Selanjutnya: Dari Tim Senior Sampai U-20

Jadwal pertandingan yang melibatkan Timnas Indonesia dari berbagai level sangat banyak dalam delapan bulan ke depan, yang juga termasuk Piala Dunia U-20. Timnas Indonesia senior baru saja menuntaskan FIFA Matchday di tahun 2022. Dalam dua laga melawan Curacao, Indonesia mampu menang 3-2 dan 2-1. PSSI tak ada waktu untuk bersantai-santai. Timnas Indonesia U-17 besutan Bima Sakti akan menjalani laga Kualifikasi Piala Asia U-17 di Stadion Pakansari pada 1-9 Oktober. Piala AFF 2022 di level senior kemudian akan bergulir pada 24 Desember 2022-15 Januari 2023. Timnas Indonesia ini akan ditukangi oleh Shin Tae-yong, yang ditargetkan juara oleh Federasi Sepakbola Indonesia. Selepas Piala AFF, Shin Tae-yong tancap gas lagi dan harus mempersiapkan tim untuk Piala Asia U-20 di Uzbekistan. Garuda Nusantara akan mengikuti Piala Asia U-20 pada 1-18 Maret 2023. Tim sepakbola Indonesia kemudian harus bersiap ke SEA Games 2023 di Kamboja yang berlangsung pada 5-16 Mei. Untuk cabang olahraga sepakbola, pertandingan selalu digelar lebih dulu daripada opening Ceremony. “Tahun depan memang padat. Ada SEA Games Mei, kemudian Piala Dunia U20 2023. Pasti ada pelatih pengganti. Karena hanya tiga hari beda Piala Dunia (U-20) dengan SEA Games,” ujar ketua PSSI, Mochamad Iriawan, beberapa hari lalu. “Kami akan diskusikan dan umumkan siapa penggantinya nanti. Tentu semuanya dengan seizin pelatih kepala Shin Tae-yong,” ujar sosok yang akrab disapa Iwan Bule itu menambahkan. Shin Tae-yong besar kemungkinan tidak turun langsung mendampingi Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023. Namun, dalam proses persiapan diyakini tetap akan terlibat dan punya pengaruh besar. Shin Tae-yong selepas Piala Asia U-20 harus mempersiapkan tim untuk ajang Piala Dunia U-20. Indonesia sudah ditunjuk sebagai tuan rumah dan perhelatan bergulir pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023. Indonesia selanjutnya akan tampil di Piala Asia 2023 untuk level senior pada 16 Juni sampai 16 Juli 2023. Laga tersebut belum diketahui akan berlangsung di mana setelah China menarik diri sebagai penyelenggara. Indonesia sempat dikabarkan tertarik untuk menjadi tuan rumah. Sampai saat ini masih dalam evaluasi AFC terkait kesiapan Indonesia sebagai penyelenggara.

FIFA Matchday: Sengit! Indonesia Kembali Kalahkan Curacao

FIFA Matchday: Sengit! Indonesia Kembali Kalahkan Curacao

Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Curacao 2-1 pada FIFA Matchday jilid kedua di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (27/9) malam. Setelah menang 3-2 di laga pertama, Indonesia tetap tampil ngotot untuk mengincar kemenangan kedua. Skuad Garuda langsung tampil menyerang sejak menit awal permainan. Babak satu Indonesia berhasil unggul cepat saat laga baru berusia tiga menit. Adalah Dimas Drajad yang sukses menjebol gawang Curacao untuk membawa Indonesia unggul 1-0. Dimas Drajad mencetak gol usai memanfaatkan bola rebound kiper Curacao usai memblok tembakan keras Witan Sulaeman dari luar kotak penalti. Pada menit ke-24 giliran Curacao memiliki peluang lewat tandukan Rangelo Janga. Namun sundulan Janga masih melenceng di sisi kiri gawang Indonesia. Curacao kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-33 lewat Rangelo Janga. Sayang sontekan Janga masih dapat diblok kiper Indonesia Syahrul Trisna Fadillah. Hingga pertandingan babak pertama berakhir tak ada gol tambahan yang mampu diciptakan kedua tim. Indonesia unggul 1-0 atas Curacao di babak pertama. Babak dua Di babak kedua, tensi pertandingan memanas. Curacao yang tak mau kalah melancarkan permainan keras untuk menghentikan serangan cepat yang dibangun tuan rumah. Hasilnya, Pada menit ke-47 Curacao mampu mencetak gol balasan lewat tendangan kaki kanan Jeremy Cornelis yang memanfaatkan umpan terobosan Juninho Bacuna. Gol balasan Curacao itu tercipta setelah Rachmat Irianto gagal melakukan sapu bersih. Bola langsung dioper Bacuna kepada Jeremy Cornelis yang masuk sebagai pemain pengganti. Rizky Ridho mencoba memotong laju bola, tetapi gagal. Setelah menguasai bola Jeremy langsung melepaskan tembakan lambung ke pojok kiri atas gawang Syahrul Trisna. Pada menit ke-53, Indonesia mendapat peluang lewat Rachmat Irianto yang mencoba menyambar bola liar di luar kotak penalti. Sayang, tembakannya masih melambung tinggi di atas mistar gawang. Lima menit berselang, Saddil Ramdani nyaris menjebol gawang Curacao. Akan tetapi tembakan kerasnya dari luar kotak penalti masih dapat ditepis Tyrick Bodak. Kemudian pada menit ke-80 Curacao harus bermain dengan 10 orang setelah Juninho Bacuna diganjar kartu merah. Wasit dengan tegas menarik kartu merah usai Juninho melakukan pelanggaran keras kepada Marselino Ferdinan. Juninho sempat memicu keributan karena menendang bola ke arah tribune penonton yang dibalas lemparan botol air mineral. Beruntung situasi bisa diredam pemain Indonesia. Keuntungan ini mampu dimanfaatkan skuad arahan Shin Tae Yong. Pada menit ke-87 Indonesia berhasil mencetak gol keunggulan lewat sontekan Dendy Sulistyawan memanfaatkan umpan cerdik Witan Sulaeman. Keunggulan Indonesia 2-1 pun berakhir hingga laga usai.

FIFA Matchday: Indonesia Kalahkan Curacao

FIFA Matchday: Indonesia Kalahkan Curacao

Timnas Indonesia memetik kemenangan di FIFA Matchday edisi Sabtu, 24 September 2022. Berhadapan dengan Curacao, Skuat Garuda menang dengan skor 3-2. Berstatus sebagai tim tamu, Curacao tidak keder bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Anak asuh Remko Bicentini ini langsung tampil menekan sejak awal. Benar saja, baru tujuh menit laga berjalan, Curacao sukses membuka keunggulan di laga ini. Berawal daari tembakan keras pemain Curacao yang mengenai tiang gawang, bola pantulan langsung disambar oleh Rangelo Janga ke gawang kosong Indonesia sehingga skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan sang tamu. Tertinggal satu gol membuat timnas Indonesia mulai menaikkan intensitas serangan. Serangan-serangan balik skuat Garuda perlahan mulai merepotkan pertahanan Curacao. Usaha timnas Indonesia itu berbuah manis. Di menit 18, Marc Klok sukses menyamakan kedudkan setelah kerja sama 1-2nya dengan Dimas Drajad sukses menembus kotak penalti Curacao dan diselesaikan dengan apik. Empat menit berselang Timnas Indonesia berbalik unggul menjadi 2-1. Berawal dari umpan dalam panjang yang dilepaskan Pratama Arhan, bola berhasil disundul oleh Fachruddin Aryanto ke gawang Curacao. Namun sayang timnas Indonesia sedikit lengah usai unggul 2-1. Dua menit berselang, Curacao menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui skema serangan balik, Juninho Bacuna yang tidak terkawal denga baik mendapatkan umpan terobosan lalu diselesaikan dengan baik ke gawang Nadeo. Usai kedudukan sama kuat, jual beli serangan antara kedua tim semakin meningkat. Namun hingga babak pertama berakhir tidak ada peluang yang benar-benar berbahaya sehingga skor 2-2 bertahan. Di jeda pertandingan, pelatih Shin Tae-yong memutuskan melakukan dua pergantian pemain. Egy Vikri dan Ricky Kambuaya dan digantikan Marselino Ferdinan dan Saddil Ramdani. Di awal babak kedua ini, Curacao lebih tampil dominan. Namun mereka kesulitan untuk membuat peluang yang bagus di menit-menit awal babak kedua. 10 menit pasca kick-off, Timnas Indonesia berhasil membalikkan kedudukan menjadi 3-2. Melalui skema serangan balik, Pratama Arhan melepaskan umpan mendatar dari sisi kiri dan kemudian disontek Dimas Drajad menggunakan backheelnya. Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan skuat Garuda. Tertinggal satu gol membuat Curacao meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun pertahanan Indonesia bermain dengan disiplin sehingga mereka bisa meredam serangan-serangan Curacao. Di sisi lain, Curacao terlihat mulai kelelahan. Situasi ini dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia untuk lebih rajin melepaskan serangan, meski sayang penyelesaian akhir penyerang-penyerang Indonesia kurang klinis. Di akhir-akhir laga, Curacao terus menekan, namun Timnas Indonesia berhasil meredam serangan-serangan sang tamu sehingga skor 3-2 bertahan hingga akhir pertandingan. Sementara itu, laga kedua akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor pada 27 September.

Shin Tae-yong Cari Pemain Depan, Sananta Jadi Harapan

Shin Tae-yong Cari Pemain Depan, Sananta Jadi Harapan

Pelatih Shin Tae Yong berharap Ramadhan Sananta bisa menjadi solusi masalah akut Timnas Indonesia yang hingga kini belum punya striker tajam di lini depan. Itulah alasan Shin memanggil striker 20 tahun tersebut. Berkaca dari penampilan Sananta bersama PSM Makassar dalam Liga 1 2022/2023 dan Piala AFC 2022, Shin yakin lini depan Timnas Indonesia akan semakin tajam. “Untuk Sananta, dia juga pemain muda. Saya lihat dia dalam latihan dan main dengan baik. Saya pilih dengan pikir mungkin saja dia bisa selesaikan masalah striker yang sebelumnya ada. Itu alasannya kenapa saya pilih Sananta,” kata Shin. Dalam Liga 1 2022/2022 Sananta telah mengoleksi tiga gol dari enam pertandingan. Namanya baru muncul pada musim ini, meski musim lalu sudah debut di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia bersama Tira Persikabo. Sejak Shin Tae Yong menangani Timnas Indonesia, persoalan yang hingga kini belum terpecahkan adalah lini depan. Sudah banyak striker yang dipanggil pria asal Korea Selatan ini, tetapi tidak ada yang memenuhi ekspektasi. Selama 2021-2022 misalnya, Timnas Indonesia mengoleksi 45 gol dari 18 pertandingan. Menariknya, top skor atau pencetak gol terbanyak selama fase tersebut adalah pemain berposisi gelandang, yakni Ricky Kambuaya. Pemain Persib Bandung tersebut mengoleksi lima gol selama 2021-2022. Pemain kedua dan ketiga yang sering menyumbang gol untuk tim Merah Putih adalah Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri dengan empat gol. Striker lainnya yang coba dilihat kemampuannya adalah Dendy Sulistyawan. Sebelumnya pemain Bhayangkara ini dipanggil Shin dalam pemusatan latihan, tetapi dominan tak masuk skuad dalam pertandingan resmi. Pemain lainnya yang bakal menjadi harapan adalah Dimas Drajad. Pemain Persikabo 1973 ini untuk sementara merupakan striker tersubur Indonesia di Liga 1. Satu striker lainnya yang juga dinanti penampilannya adalah Muhammad Rafli. Timnas Indonesia akan menghadapi Curacao dalam laga FIFA Matchday. Pertandingan pertama akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 24 September sementara laga kedua akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor pada 27 September. Layak dinantikan siapa yang akan mengisi lini depan skuat asuhan Shin Tae-yong.

Zahra Muzdalifah Direkrut Tim Inggris, Langsung Cetak Gol Debut

Zahra Muzdalifah Direkrut Tim Inggris, Langsung Cetak Gol Debut

Pemain timnas putri Indonesia, Zahra Muzdalifah, langsung unjuk gigi ketika mendapat kesempatan tampil di Eropa. Zahra Muzdalifah menunjukkan bakat dan kemampuannya dengan mencetak gol pada laga debut bersama tim Inggris, South Shields Women. Momen debut Zahra Muzdalifah bersama South Shields Women terjadi dalam laga kontra Sunderland U-23, Minggu (18/9/2022). Pada laga tersebut, Zahra Muzdalifah tampil sebagai pemain pengganti. Setelah masuk ke lapangan, dia langsung mencetak gol ke gawang Sunderland U-23. Gol Zahra Muzdalifah yang lahir pada menit ke-80 itu sekaligus menegaskan keunggulan South Shields Women. South Shields Women sukses memenangi laga kontra Sunderland U-23 dengan skor telak, 4-0. Sebelum Zahra Muzdalifah mencetak gol, South Shields Women sudah unggul 3-0 berkat hat-trick Eva Gatens. Debut gemilang Zahra Muzdalifah bersama South Shields Women kemudian diabadikan dalam unggahan di akun media sosial klub. GOALLLL!!!!! ZAHRA MUZDALIFAH MAKES IT FOUR!!!! (0-4)#SSFC #OurTownOurDestiny pic.twitter.com/7A9vPtJ3hU — South Shields FC Women (@SSFCWomen) September 18, 2022 “SSFC Women menang 4-0 atas Sunderland U-23 di Academy of Light sore ini. Zahra Muzdalifah menutup kemenangan dengan gol pertamanya untuk klub,” demikian tertulis dalam unggahan di akun Instagram South Shields Women. South Shields Women merupakan salah satu klub yang bersaing di Northern Premiere League, divisi 5 kompetisi sepak bola wanita di Inggris untuk skala regional. Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Zahra Muzdalifah telah berlatih bersama South Shields Women sejak pertengahan 2022. Zahra berhasil lolos trial dan masuk skuad South Shields Women FC untuk kompetisi North East Regional (Kasta 5) Inggris. Diketahui, Zahra menjalani trial sejak awal Juli 2022. Zahra pun langsung mencatatkan debut bersama South Shields Women FC saat melawan Blyth Town Ladies. Dalam pertandingan itu, Zahra masuk menit ke-70. South Shields Women FC sukses meraih kemenangan 4-0. Kesempatan Zahra Muzdalifah bermain di Inggris tak lepas dari kerja sama antara Sekolah Sepak Bola (SSB) Asiana Soccer School dan South Shields Women.

Menpora Pastikan Indonesia Telah Siap Menjadi Tuan Rumah FIFA World Cup U-20

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menjadi narasumber program Primetime News Metro TV, tentang penyelenggaran FIFA World Cup U-20 Tahun 2023 mendatang. Menpora Amali kembali tegaskan Indonesia telah siap menjadi tuan rumah gelaran bergengsi yang diikuti 24 negara peserta itu. “Jika melihat dari perjalanan persiapan Indonesia, sebenarnya kita sudah sangat siap. Dan kota-kota yang juga diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah juga sudah siap,” tegas Menpora Amali secara virtual dari Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, Selasa (20/9). Menurut Menpora Amali, Indonesia sudah siap sebagai tuan rumah FIFA World Cup U-20 tahun 2021 lalu. Namun, karena pandemi maka pelaksanannya ditunda ke tahun 2023. “Sebenarnya kita sudah siap dari tahun 2021 karena ada pandemi maka ditunda. Tapi, pada keseluruhannya FIFA tidak ada masalah, karena itu minor saja karena sempat dipakai beberapa stadion itu. Enam stadion utama dan pendukung-pendukung lapangan latihannya sudah siap semua di 6 kota,” urai Menpora Amali. Menpora Amali kembali menegaskan kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak ragu dan bertanya-tanya terkait pelaksanaan FIFA World Cup U-20 ini. “Kemarin kita sudah meluncurkan maskot, dan logonya juga sudah oleh FIFA. Maskotnya yakni Bacuya (Badak Cula Cahaya). Ini menandakan memang Piala Dunia U-20 ini ada di Indonesia karena Badak Bercula satu ini hanya ada di Indonesia,” tutur Menpora Amali. “Jadi, pertanda bahwa kita akan menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-20 dan langsung FIFA hadir di Indonesia Direktur Pertandingannya.Dan beliau juga hadir saat pertandingan U-16 Indonesia vs Vietnam sambil melihat bagaimana kesiapan Surabaya sebagai salah satu Stadion yang disiapkan,” tambahnya. Secara keseluruh Indonesia memang telah menyiapkan semua sarana pendukungnya dengan baik sejak ditunjuk tahun 2019 lalu. Kemudian Indonesia menang bidding. Selanjutnya, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keppres dan Inpres yang mana sebagai penanggungjawab penyelenggaraan adalah Menpora Zainudin Amali, Ketua Umum PSSI sebagai penanggungjawab prestasi timnas dan Menteri PUPR sebagai penanggungjawab infrastruktur. “Nanti bulan Oktober 2022 ini akan diinspeksi kembali oleh FIFA. Mudah-mudahan dengan sudah diluncurkan maskot dan logo FIFA World Cup U-20 tahun 2023, sehingga meyakinkan kita bahwa kita benar-benar ditunjuk FIFA menjadi tuan rumah,” harap Menpora Amali. “Jadi, tidak usah ragu dan bertanya-tanya apakah jadi atau tidak. Karena ini FIFA langsung yang melounching maskotnya di Jakarta pada saat CFD kemarin,” pungkas Menpora.

Berkenalan Dengan Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023

Berkenalan Dengan Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023

Maskot Piala Dunia U-20 2023 telah resmi diluncurkan. Namanya adalah Bacuya, atau Badak Cula Cahaya. Badak bercula ini mengacu pada nama hewan asli Indonesia. Perkenalan maskot Bacuya ini dilakukan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (18/9). Kegiatan yang berbarengan dengan car free day (CFD) tersebut berlangsung dengan meriah dan dipadati masyarakat. Bacuya tampil mengenakan jersey tim nasional sepak bola Indonesia berwarna merah putih. Bacuya diharap berperan penting dalam mengajak masyarakat untuk datang ke stadion melihat para pesepak bola muda berkompetisi. Informasi yang dirangkum, filosofi Bacuya adalah badak jawa muda sangat pemalu dan pendiam. Terlepas sari karakteristik ini, rasa ingin tahunya memakasa untuk berlari dengan tabah ke lapangan seperti ingin mencari sesuatu. Nuansa rumput hijau memotivasinya sampai dia menemukan sepak bola. Kemudian Sesuatu yang luar biasa terjadi, tanduknya menyala dengan warna-warna baru. Moment ini yang mengubah Bacuya. Setiap kali dia bermain sepak bola dengan seseorang, tanduknya akan bersinar lebih terang. Energi yang diberikan sepak bola kepada orang-orang sama dengan energi yang menerangi Bacuya. Bacuya adalah pembela. Dia memperjuangkan hak anak muda untuk bersenang-senang dan berekspresi. Dia adalah penjaga talenta muda dan mercusuar untuk masa depan sepakbola. Bacuya siap bangkit bersama generasi baru. Usai maskot Bacuya resmi diluncurkan, Menpora Amali dan Iriawan beserta rombongan berjalan kaki menuju area Monumen Nasional (Monas). Sepanjang ruas jalan dipadati pejalan kaki. Bacuya yang ikut pawai menjadi pusat perhatian masyarakat. Ketum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, Bacuya adalah badak bercula jawa, atau yang lebih populer dengan badak jawa. Badak bercula disebutnya adalah hewan khas Indonesia. “Maskotnya masih nuansa Indonesia. Badak bercula adalah hewan khas Indonesia. Logonya juga sudah Indonesia banget. Kita doakan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia bisa terlaksana dengan sukses, lancar, aman, dan terkendali,” jelas Iriwan.

Kejar-Kejaran Skor, Indonesia Gasak Vietnam dan Lolos ke Piala Asia

Kejar-Kejaran Skor, Indonesia Gasak Vietnam dan Lolos ke Piala Asia

Timnas Indonesia mengalahkan Vietnam 2023 pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/9) malam. Anak asuh Shin Tae Yong unggul dalam penguasaan bola pada babak pertama. Sebuah peluang sudah hadir pada menit keempat melalui upaya rebound Hokky Caraka. Keunggulan penguasaan bola tidak lantas membuat Timnas Indonesia U-20 mudah merangsek ke area pertahanan Vietnam. Tim Golden Star pun memiliki peluang dengan memanfaatkan kelengahan Muhammad Ferrari dan kawan-kawan. Sederet kegagalan dalam melepaskan final pass dan eksekusi final terjadi pada babak pertama. Skor 0-0 bertahan hingga akhir babak pertama. Pada babak kedua Marselino Ferdinan masuk menggantikan Ronaldo Kwateh dengan harapan untuk menggencarkan serangan. Skuad Garuda Nusantara terus berupaya menekan lawan pada babak kedua dengan kombinasi umpan dan serangan dari berbagai sisi. Namun perlawanan Vietnam juga tak bisa dianggap remeh. Pressing ketika kehilangan bola terus dilakukan pemain-pemain Timnas Indonesia. Kedua kubu saling menerapkan permainan pressing dan counter press sehingga laga berlangsung sengit. Tendangan keras Marselino berhasil memberikan gol pertama untuk Indonesia! ✊🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian pic.twitter.com/QRcxAO1hFm — PSSI (@PSSI) September 18, 2022 Sebuah serangan dari Timnas Indonesia U-20 pada menit ke-60 berujung sebuah gol. Marselino melepas sebuah tendangan dari luar kotak penalti yang tak bisa diantisipasi kiper. Tiga menit berselang Vietnam berusaha mencetak gol balasan. Sebuah peluang Nguyen Quoc Viet bisa diblok Aditya Arya dan kemudian dihalau Dimas Juliono Pamungkas. Semenit berselang serangan balik cepat Timnas indonesia masih belum bisa diselsesaikan Frengky Missa. Vietnam menyamakan kedudukan pada menit ke-66. Serangan cepat Vietnam dari sisi kanan melalui Khuat Van Khang kemudian mengenai kaki Muhammad Ferrari dan masuk ke gawang Indonesia. Rabbani Tasnim, Alfriyanto Nico, dan Rahmat Beri Santoso kemudian masuk pada menit ke-77 menggantikan Hokky, Kakang Rudianto, dan Ginanjar Wahyu. Vietnam berbalik unggul pada menit ke-79 setelah memaksimalkan serangan balik cepat. Dinh Xuan Tien mencetak gol yang membuat Indonesia tertinggal 1-2. Great heading, Ferarri! ☄️#KitaGaruda #MeraihImpian pic.twitter.com/GoAAP1FTXz — PSSI (@PSSI) September 18, 2022 Semangat pantang menyerah Timnas Indonesia U-20 membuahkan gol yang membuat skor menjadi 2-2 pada menit ke-82. Sundulan Ferrari membuat kiper Cao Van Binh tak berdaya. Aksi Nico dari sisi kanan berhasil dimanfaatkan oleh Rabbani sehingga tercipta gol ketiga untuk Merah Putih! ❤️🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian pic.twitter.com/fidqPQmgMy — PSSI (@PSSI) September 18, 2022 Indonesia kemudian berbalik unggul 3-2 tiga menit berselang setelah tusukan Alfriyanto Nico dari sisi kanan bisa menerobos pertahanan dan umpan mendatar diselesaikan Rabbani Tasnim. Skor akhir 3-2 untuk Indonesia bertahan hingga laga usai. Hasil ini membuat Timnas U-20 lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan tahun depan. Susunan pemain inti Indonesia vs Vietnam Indonesia U-20: Aditya Arya Nugraha; Muhammad Ferrari, Robi Darwis, Dimas Pamungkas; Kakang Rudianto, Zanadin Fariz, Arkhan Fikri, Ginanjar Wahyu Ramadhani, Frengky Missa; Hokky Caraka, Ronaldo Kwateh. Vietnam U-20: Cao Van Binh; Ho Van Cuong, Tran Ngoc Son, Nguyen Bao Long, Nguyen Duc Anh; Dinh Xuan Tien, Nguyen Duc Phu, Khuat Van Khang, Nguyen Thanh Nhan; Bui Vi Hao, Nguyen Quoc Viet.

Kualifikasi Piala Asia U-20 2023: Indonesia Taklukkan Hong Kong

Kualifikasi Piala Asia U-20 2023: Indonesia Taklukkan Hong Kong

Timnas Indonesia U-20 membantai Hong Kong U-20 di laga kedua penyisihan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Garuda Nusantara menang 5-1 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (16/9/2022). Jalannya laga babak pertama, Timnas Indonesia U-20 langsung menekan pertahanan Hong Kong U-20. Laga antara kedua tim berlangsung dengan intensitas tinggi. Pertahanan Hong Kong U-20 masih terus dikurung tim berjuluk Garuda Nusantara. Namun, pertahanan Hong Kong U-20 masih cukup rapat. Sundulan Rabbani berhasil mempersembahkan gol pertama untuk Indonesia!🦅🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/DTTIPoTZDj — PSSI (@PSSI) September 16, 2022 Gol yang dinantikan Timnas Indonesia U-20 itu pun tiba. Pada menit ke-9 Rabbani mencetak gol lewat sundulan. Hong Kong U-20 pun secara perlawan mulai menakan pertahanan tim asuhan Shin Tae-yong. Namun, serangan tim asuhan Cheung Kin Fung itu belum membahayakan. Serangan penuh percaya diri dari Nico berhasil memberikan gol kedua untuk Garuda Nusantara! 🦅🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/uQUDqA9M4W — PSSI (@PSSI) September 16, 2022 Pada menit ke-21, Nico mencetak gol buat menggandakan keunggulan Timnas Indonesia U-20 atas Hong Kong U-20. Berkat gol itu Timnas Indonesia U-20 makin di atas angin. Kedua tim pun masih memainkan tempo dengan intensitas tinggi. Namun, Timnas Indonesia U-20 lebih dominan ketimbang Hong Kong U-20. What a confidence attack by Zanadin! 🌐#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/tzfIsvNCEK — PSSI (@PSSI) September 16, 2022 Pada menit ke-42, Timnas Indonesia U-20 kembali mencetak gol lewat Zanadin. Kedudukan bertahan sampai menit akhir dengan keunggulan 3-0 Timnas Indonesia atas Hong Kong U-20. Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia mengambil inisiatif serangan pada babak kedua. Terbukti, pertahanan Hong Kong U-20 langsung dibombardir Timnas Indonesia U-20. Pola permainan Timnas Indonesia U-20 cukup menyulitkan para pemain Hong Kong U-20. Sebab, Ellison Tsang belum bisa keluar dari serangan. Pada menit ke-58, Cahya Supriadi mengalami tabrakan dengan rekan setimnya, Rahmat Beri. Cahya Supriadi pun langsung mendapatkan penanganan intensif di ambulance. Cahya kemudian digantikan oleh Aditya Arya. Pada menit ke-62, Hong Kong memperkecil ketertinggalan lewat tendangan penalti dari Chen Ngo Hin. Semenjak berhasil mencetak gol, Hong Kong U-20 makin gentar berusaha menyerang. Namun, pertahanan Timnas Indonesia masih cukup lugas. Marselino in action! 💥#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/BiQm3uM9P3 — PSSI (@PSSI) September 16, 2022 Dari titik putih, Marselino berhasil memberikan gol ke lima untuk Indonesia! ❤️🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay pic.twitter.com/ab7UmSoCRr — PSSI (@PSSI) September 16, 2022 Pada menit ke-85 dan 89, Marselino mencetak gol untuk Timnas indonesia. Kini Timnas Indonesia U-20 unggul 5-1 atas Hong Kong U-20. Sampai akhir babak kedua skor tidak berubah. Timnas Indonesia U-20 menang atas Hong Kong U-20. Hasil ini membuat posisi Indonesia dengan Vietnam memiliki poin sama di klasemen sementara (6 poin). Sebelumnya, Vietnam mengalahkan Timor Lste 4-0. Laga pemungkas Grup F antara Indonesia melawan Vietnam, Minggu (18/9/2022) menjadi penentuan lolos. Susunan pemain Timnas Indonesia U-20 vs Timnas Hong Kong U-20: Timnas Hong Kong U-20: Pong Cheuk Hei; Xavier Chang, George Tong, Ellison Tsang, Ma Hei Wai, Tang In Chim, Adriel Chan, Yim Kai Cheuk, Jeremy Tsang, Osmond Chan, Law Cheuk Hei. Pelatih: Cheung Kin Fung [HKG] Timnas Indonesia U-20: Cahya Supriyadi; Ahmad Rusadi, Barnabas Sobor, Dia Syayid Alhawari; Zanadin Fariz, Achmad Maulana, Doni Tri Pamungkas, Arsa Ramadan; Alfriyanto Nico, Rabbani Tasnim Siddiq, Rahmat Beri Santoso Pelatih: Shin Tae-yong [KOR]

Kualifikasi Piala Asia U-20 2023: Hokky Caraka Cetak Hattrick, Indonesia Taklukkan Timor Leste

Kualifikasi Piala Asia U-20 2023: Hokky Caraka Cetak Hattrick, Indonesia Taklukkan Timor Leste

Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-20 menang 4-0 atas Timor Leste U-20 pada laga perdana Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, pada Rabu (14/9/2022) malam WIB. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Sejak menit pertama berlangsung, Timnas Indonesia U-20 langsung berinisiatif menyerang lebih dulu. Serangan demi serangan dilancarkan. First goal by Hokky! 🔥#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay #TimnasReels #BoladiReels pic.twitter.com/KvGf4hPIIO — PSSI (@PSSI) September 14, 2022 Baru di menit ke-11 gol pertama Timnas Indonesia U-20 tercipta. Adalah Hokky Caraka yang mencatatkan namanya di papan skor. Setelah gol pertama itu, Timnas Indonesia U-20 tak mengendurkan serangan sama sekali. Pasukan Shin Tae-yong terus menggempur pertahanan Timor Leste U-20. Umpan Kakang berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Hokky. Gol kedua untuk Garuda Nusantara! 🦅🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay #TimnasReels #BoladiReels pic.twitter.com/OPqEwmC2HC — PSSI (@PSSI) September 14, 2022 Pada menit 29, Timnas Indonesia U-20 mencetak gol kedua dari Hokky yang tercipta melalui sundulannya usai memanfaatkan umpan silang Kakang Rudianto. Hingga memasuki menit 30, Timnas Indonesia U-20 tercatat mampu menguasai bola sebanyak 60 persen. Memang terlihat Timor Leste kesulitan untuk melepaskan tekanan dari Hokky dan kawan-kawan. Kendati demikian, bukan berarti Timor Leste tak menyerang sama sekali. Pada menit 34, Cahya Supriadi melakukan penyelamatan gemilang sehingga gawang Timnas Indonesia U-20 masih aman. Skor 2-0 itu pun bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia U-20 masih mencoba menyerang. Alhasil, babak kedua baru berjalan empat menit skuad Garuda Nusantara berhasil mencetak gol kembali. Sundulan Hokky kembali menambah angka untuk Indonesia! ❤️🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay #TimnasReels #BoladiReels pic.twitter.com/qiDBbn4l7W — PSSI (@PSSI) September 14, 2022 Lagi-lagi gol Timnas Indonesia diciptakan oleh Hokky Caraka setelah menyundul bola umpan manis dari Robi Darwis. Hokky pun sukses mencetak hattrick di laga tersebut. Setelah gol tersebut, tempo permainan mulai menurun. Meski masih mendominasi, namun serangan yang dilancarkan pasukan Shin Tae-yong masih terjadi. Lemparan jauh Robi Darwis berhasil disundul dengan manis oleh Rabbani. Gol keempat untuk Indonesia. ✊🇮🇩#KitaGaruda #MeraihImpian #TimnasDay #TimnasReels #BoladiReels pic.twitter.com/rpG1nfdjTm — PSSI (@PSSI) September 14, 2022 Gol keempat pun terjadi ketika laga ingin berakhir. Tepatnya pada menit 89 gol dari Rabbani Tasnim menutup laga tersebut dengan manis. Timnas Indonesia U-20 menang 4-0 atas Timor Leste. Susunan pemain Timnas Indonesia U-20 vs Timnas Timor Leste U-20: Timnas Indonesia U-20 (4-4-2): Cahya Supriadi; Frengky Missa, Muhammad Ferarri, Robi Darwis, Kakang Rudianto; Dimas Juliono, Marselino Ferdinan, Akrhan Fikri, Ginanjar Wahyu; Hokky Caraka, Rahmat Beri Santoso. Pelatih: Shin Tae-yong [KOR] Timor Leste U-19: Filonito Nogueira, Juvito Moniz, Sandro Rivaldo, Joao Bosco, Fretelian Dos Santos, Cristevao Moniz, Anizo Correira, Luis Figo, Zenivio Conceicao, Willian Quintas, Mario Donasio Pelatih: Gopal Krishnan [MAS]