SEA Games 2021. Timnas Futsal Putra Akan Berangkat ke Hanoi

Kemenpora, Tim Review, NOC, KONI, dan CdM Indonesia untuk SEA Games pada akhirnya memutuskan memberangkatkan timnas futsal putra Indonesia ke SEA Games, Hanoi, Vietnam. Keputusan ini diambil setelah Tim Review yang dipimpin oleh Prof Moch Asmawi beserta komisi Sport and Development NOC Indonesia dan KONI mereview ulang hasil tes fisik serta rekam jejak tim futsal putra di SEA Games. “Dalam rekomendasinya cabang olahraga yang sudah ditetapkan, baik DBON mau pun non DBON, akan ditambah satu cabang olahraga baru yaitu futsal putra. Itu hasil dari review,” kata CdM NOC Indonesia Ferry Yuniarto Kono. Rekam jejak prestasi timnas futsal diantaranya pernah menjadi juara di piala AFF 2010, empat kali runner-up termasuk pada turnamen tahun 2022 ini. CdM Tim Indonesia untuk SEA Games sekaligus sekjen NOC Indonesia Ferry Kono akan segera berkoordinasi dengan PSSI dan Federasi Futsal Indonesia (FFI). Dengan keputusan ini Indonesia akan mengikuti 32 cabor SEA Games Vietnam dimana futsal berada dalam nomor pertandingan sepakbola. Sumber: NOC

Tutup TC di Korea Selatan, STY Sebut Tim U-19 Mengalami Perkembangan

Tutup TC di Korea Selatan, STY Sebut Tim U-19 Mengalami Perkembangan

Tim U-19 Indonesia menutup pemusatan latihan di Korea Selatan dengan melakukan uji coba terakhir melawan Yeungnam University, dimana mereka harus mengakui kekalahan 1-3 pada laga yang berlangsung di Riverside Soccer Field, Rabu (13/4). Laga berlangsung dalam tiga babak, pada babak pertama tim kalah 0-2, babak kedua tidak ada gol, kemudian pada babak ketiga skor 1-1, dimana satu-satunya gol Garuda Nusantara dalam laga tersebut dicetak oleh Subhan Fajri melalui tendangan bebas. Ini adalah kali keduanya Marselino Ferdinan, dkk melawan Yeungnam. Sebelumnya mereka kalah 1-5. Namun menurut pelatih kepala tim U-19 Shin Tae-yong timnya sudah berkembang, setidaknya lebih baik dan tidak kalah lebih dari skor pada laga sebelumnya. “Secara skor memang kita kalah, dengan skor 1-3. Tetapi secara keselurahan pertandingan sangat baik, dan temponya juga semakin cepat, saya sangat senang ada perkembangan yang cukup signifikan dari para pemain,” kata Shin usai laga. Pada pemusatan latihan di Korea Selatan, tim banyak mendapat pelajaran dan melakukan beberapa kali uji coba. Mereka sudah melakoni sembilan kali laga uji coba selama TC di Korsel. Hasilnya, Tim U-19 Indonesia menang tiga kali, imbang satu kali, dan kalah enam kali. Kekalahan pertama dengan skor 1-5 ketika melawan Yeungnam University, kemudian kembali kalah 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19. Kemenangan pertama 2-1 akhirnya diraih kala melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC. Tim U-19 kembali meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC U-19 dan kembali menang 2-1 saat bertemu tim Kyungil University, serta kekalahan 1-5 pada laga uji coba melawan tim senior Pohang Steelers FC. Shin Tae-yong mengungkapkan agenda berikutnya dari tim U-19. “Selanjutnya besok kita akan ke kota Seoul, dan lusa akan kembali ke Jakarta. Setelah itu ada agenda di tanggal 29 Mei 2022 ada Toulon Cup itu akan kita ikuti nanti,” ungkapnya. Terakhir dirinya juga berpesan dan memohon kepada para pendukung Garuda Nusantara untuk tetap mendukung tim ini, karena prospek tim ini kedepannya sangat bagus. “Tim U-19 ini fokus ke fisik dan dasar bagaimana bisa bermain bola dengan lebih baik. Jadi pastinya awal tahun depan tim ini akan jadi tim yang lebih kuat lagi, saya mohon fans dapat terus mendukung penuh tim ini,” tutupnya.

SEA Games 2021. Tim Basket Bidik Medali Perak

Timnas basket putra Indonesia telah membidik medali perak dalam SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam. Dikutip dari NOC manajer timnas basket Jeremy Imanuel mengatakan rasa optimismenya “Kami percaya diri karena kami satu-satunya tim yang punya pemain yang bermain di NBA, yaitu Marques Bolden. Dia baru saja sampai kemarin (11/4) jadi butuh waktu untuk menyesuaikan diri dan mulai berlatih besok (13/4),” kata Jeremy. Dia juga menambahkan tiap pemain dalam tim secara fisik siap main tanpa masalah cedera. “Sejauh ini semuanya siap seratus persen,” tambah Jeremy. Menyinggung masalah rival Jeremy yakin kekuatan Filipina, Thailand, dan tuan rumah Vietnam harus diwaspadai. Meski waktu latihan berbarengan dengan bulan suci Ramadhan dan pemain harus puasa tapi Jeremy mengatakan ini bukanlah masalah. “Mereka sudah bermain basket lebih dari satu dekade. Ramadhan bukanlah halangan. Mereka senang berlatih selama Ramadhan karena membawa berkah bagi luasanya,” ujar Jeremy. “They’ve played basketball for more than a decade. Ramadan is not an obstacle. They are happy to practice during Ramadan as it is a blessing for their fasting,” concludes Jeremy. Optimisme yang sama dikatakan juga oleh kepala pelatih Milos Pejic. Meski jumlah pemain belum lengkap dia percaya para pemain sudah mengalami kemajuan. “Saya sangat optimis dengan pemain kita. Terlalu dini untuk evaluasi menyeluruh karena pemain belum lengkap dan Marques baru bisa bergabung besok. Tapi saya percaya pada pemain muda dan optimis bisa memenangkan medali SEA Games,” kata Milos. Akan ada 12 pemain yang akan ikut SEA Games. PB Perbasi mencampur timnas basket antara pemain muda dan veteran yang bermain di luar negeri. Timnas basket akan berangkat minggu kedua bulan Mei untuk bertanding di SEA Games ke 31. Sumber: NOC

Sempat Tertunda, IYC 2022 Kembali Digelar sebagai Rangkaian Soft Launching JIS

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi bersama PT. Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board), Pancoran Soccer Field (PSF), PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (“Jakpro”) dan MNC Media menyelenggarakan rangkaian Soft Launching JIS Malam #StadionKita. Berkolaborasi dengan kegiatan International Youth Championship (IYC), Soft Launching JIS Malam #StadionKita merupakan sebuah rangkaian acara yang mengenalkan Jakarta International Stadium sebagai sebuah simbol baru kolaborasi, inklusivitas, keberlanjutan regenerasi urban dan kebangkitan ekonomi kota Jakarta. Direktur Utama JXB, Novita Dewi menyampaikan bahwa dilanjutkannya Soft Launching JIS Malam #StadionKita adalah sebuah sinyal baik bagi industri pariwisata. “Alhamdulillah, situasi pandemi di Jakarta sudah tertangani dengan baik sehingga kita dapat melanjutkan program Soft Launching JIS Malam #StadionKita. Semoga aktivasi berskala internasional ini dapat menjadi penanda bahwa Jakarta sudah siap kembali menjadi tuan rumah bagi event-event internasional,” ujarnya. Chairman PSF, Gede Widiade menjelaskan terkait International Youth Championship yang akan diselenggarakan pada 13-19 April 2022. “Event International Youth Championship ini merupakan kelanjutan dari event International Youth Cup yang pada tahun 2019 sudah pernah digelar di Bali. Tahun ini, dua tim luar negeri yaitu Barcelona U18 dan Atletico Madrid U18 yang kami undang dan untuk tim lokal ada Bali United U18 yang menjadi juara Liga 1 U18 tahun ini dan Indonesia All Star U20. Event ini juga menjadi bentuk partisipasi kami membuktikan kesiapan Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 di 2023 mendatang. Terima kasih untuk kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk menyelenggarakan event Internasional ini,” jelas beliau. PSF menjadi pihak yang berperan menjadi promotor IYC, menjadi pengelola seluruh rangkaian pertandingan dan penjembatan komunikasi antarklub yang bertanding. Indonesia All Stars sebagai salah satu tim yang diundang untuk bertanding akan menghadirkan para pemain terbaik dari berbagai klub, salah satunya Persija Jakarta. Dua pemain Persija Jakarta atas nama M. Salman Al Farid dan M.Ihsan Kusuma Siregar akan bergabung untuk memperkuat tim Indonesia All Stars. Penonton yang hadir untuk menyaksikan pertandingan, akan datang dengan sistem undangan. Sekitar 2.500 orang perwakilan dari komunitas olahraga dan masyarakat umum dari enam wilayah kabupaten dan kota di DKI Jakarta akan diundang untuk hadir sebagai penonton. Setiap penonton akan mendapatkan jadwal menonton hanya untuk satu pertandingan demi menghindari penumpukan orang yang terlalu besar. Akan dipersiapkan gelang dengan warna yang berbeda untuk setiap pertandingan demi menghindari kecurangan. Selain pertandingan, rangkaian Soft Launching JIS Malam #StadionKita juga akan mempersembahkan pertunjukkan yang melibatkan 75 penampil hingga 127 pekerja kreatif. Seluruh rangkaian acara Soft Launching JIS Malam #StadionKita akan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Rangkaian acara Soft Launching JIS Malam #StadionKita dan semua pertandingan akan ditayangkan oleh media liputan resmi dari MNC Media, yaitu RCTI, MNC TV, INews, RCTI+, Vision+ dan Soccer Channel.  

Boyong 3 Gelar, Indonesia Juara Umum Alpes International U-19

Boyong 3 Gelar, Indonesia Juara Umum Alpes International U-19

Pebulu tangkis muda mengharumkan nama Indonesia di ajang Alpes International U-19 2022. Alpes International U-19 2022 digelar di Salle Everest Voiron, Prancis pada 7-10 April 2022. Sesuai tajuknya, turnamen Alpes International U-19 2022 diikuti oleh pebulu tangkis junior. Indonesia pun menyumbangkan wakilnya. Indonesia mengirim 11 atlet bulu tangkis muda yang tampil di nomor tunggal dan ganda putra-putri. Pada kategori tunggal putra, Indonesia mengirimkan Alwi Farhan, Bodi Ratana Teja Gotama, dan Muhammad Reza Alfajri. Indonesia hanya mengirimkan Daniel Edgar Marvino/Raymond Indra di ganda putra dan Rafli Ramanda/Az-Azahra Putri Dania di ganda campuran. Pada sektor tunggal putri, ada empat yang terdaftar, yaitu Ester Nurumi Tri Wardoyo, Tasya Farahnailah, Mutiara Ayu Puspitasari, dan Ruzana. Adapun di nomor ganda putri, Indonesia mengirimkan Anisanaya Kamila/Az Zahra Ditya Ramadhani, dan Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspita Sari. Dari 11 wakil Indonesia, tiga di antaranya berhasil mempersembahkan gelar juara. Gelar pertama diraih oleh pemain tunggal putri, Ester Nurumi Tri Wardoyo. yang mengalahkan rekan senegaranya, Tasya Farahnailah, melalui rubber game. Dalam waktu 47 menit, Ester membukukan kemenangan 21-11, 10-21, 21-13 atas Tasya. Selanjutnya, giliran dua pemain tunggal putra Indonesia yang unjuk gigi di All Indonesian Final, Alwi Farhan vs Bodhi Ratana Teja Gotama. Pertandingan dimenangi oleh Alwi dalam 35 menit dengan skor 21-12, 21-17. Gelar ketiga dipersembahkan oleh Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose dari nomor ganda putri. Pasangan unggulan kedua itu mengalahkan rekan Anisanaya Kamila/Az Zahra Ditya Ramadhani dalam dua game langsung: 21-17, 21-12.

Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF Futsal 2022

Timnas Futsal Indonesia hanya menjadi runner-up Piala AFF Futsal 2022. Kepastian ini sesuai Sunny Rizky dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Thailand melalui drama adu penalti 3-5 pada laga Final di Stadion Indoor Huamark, Minggu (10/4). Sebelumnya kedua tim berbagi angka 2-2 hingga babak extra time. Pada pertandingan ini, dua gol Indonesia di waktu normal dicetak oleh Evan Soulimena menit ke-8 dan menit ke-24 oleh Andriansyah Runtuboy. Meski menjadi runner up, Indonesia sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait. Selain itu, Muhammad Albagir juga menyabet penghargaan kiper terbaik turnamen ini. Seusai laga pelatih Indonesia, Mohammad Hashemzadeh mengatakan bahwa anak asuhnya sudah berjuang keras. Meski begitu kelengahan di menit-menit terakhir membuat bencana bagi timnya. “Mereka bermain sangat baik dan saya punya ekspektasi terhadap mereka semua. Tapi saya juga sedikit kecewa kepada para pemain tadi, karena kesalahan di menit akhir, dan itu waktu yang sangat sulit buat kami untuk bisa mengubah keadaan kembali,” kata Hashemzadeh. Meski begitu, Hashemzadeh mengaku senang dengan penampilan timnya yang sudah berusaha untuk mendapatkan kemenangan. Ia pun berharap kekalahan ini bisa membuat timnas futsal Indonesia tampil lebih baik lagi. “Tapi saya senang karena mereka sudah berjuang dan bermain dengan sangat baik. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. Sumber: PSSI

Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto Runner Up Ganda Putra Korea Terbuka 2022.

Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto belum berhasil mempertahankan gelar juara di turnamen bulutangkis Korea Terbuka 2022 setelah kalah dari pasangan tuan rumah, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae dengan rubber gim 21-19, 15-21, 18-21 di babak final. Fajar/Rian sempat membuka asa dengan menang di gim pertama dengan skor 21-19. Mereka padahal tertinggal lebih dahulu 11-16. Tapi di gim kedua dan ketiga, momentum malah berbalik kepada Kang/Seo. Permainan lebih solid dan pertahanan rapat lawan membuat Fajar/Rian kesulitan. Fajar/Rian pun mengaku kecewa seraya meminta maaf kepada masyarakat Indonesia. “Alhamdulillah kami sudah menyelesaikan pertandingan ini. Tapi kami kecewa dengan hasilnya, bukan yang diharapkan tapi ke depan bagaimana kami bangkit ke depannya,” ucap Fajar. “Kami mohon maaf untuk seluruh masyarakat Indonesia baik yang mendukung langsung maupun yang di Tanah Air karena belum bisa memberikan gelar juara. Terima kasih atas dukungan dan doanya selama ini, semoga kami ke depan bisa lebih baik lagi,” lanjut Fajar. Stamina dan ketenangan diungkapkan Fajar/Rian adalah faktor yang harus mereka perbaiki lagi ke depan. “Kami akan terus memperbaiki apa yang kurang dan pastinya semangat terus. Terutama di stamina, fisik dan ketenangan,” ungkap Fajar. “Di pertandingan hari ini kami bola depannya kalah ya, itu salah satu yang harus diperbaiki kalau ketemu mereka lagi,” sahut Rian. Korea Terbuka menjadi akhir perjalanan panjang Fajar/Rian di awal tahun 2022 ini. Total sudah empat turnamen beruntun diikuti pasangan nomor sembilan dunia itu dalam kurun waktu satu setengah bulan. Adapun turnamen yang diikuti tersebut adalah Jerman Terbuka (16 besar), All England (32 besar), Swiss Terbuka (juara), dan Korea Terbuka (runner up). “Secara penampilan di Korea ini, kami menilai kami sudah cukup baik dengan bisa masuk final walau tidak berhasil mempertahankan gelar,” sebut Fajar. “Di dua turnamen awal kami mendapat hasil yang kurang baik tapi di Swiss kami berhasil bangkit dan juara, itu menambah kepercayaan diri dan walau tidak berhasil juara di sini tapi masuk final saja sudah jadi tambahan motivasi kami ke depan,” kata Rian. Indonesia dipastikan tanpa gelar utama di ajang berlevel BWF World Tour Super 500 ini setelah sebelumnya Jonatan Christie juga gagal menang. Jonatan dikalahkan wakil China Weng Hong Yang 21-12, 19-21, 15-21. Sumber: PBSI

Turun Dengan Tim Muda, Tim Polo Air Putri Jabar Petik Pengalaman Dari Singapura

Turun Dengan Tim Muda, Tim Polo Air Putri Jabar Petik Pengalaman Dari Singapura

Atlet polo air putri Jawa Barat mendapatkan pengalaman berharga dengan melakukan uji tanding dengan tim nasional polo air putri Singapura. Uji tanding digelar sebanyak dua kali pada Sabtu (9/4/2022). Uji tanding pertama, dilaksanakan di Kolam Renang Prestasi KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, pada pagi hari WIB. Sedangkan uji tanding kedua dilaksanakan pada malah hari WIB di kolam renang Tirta Lega, Taman Konservasi Tega Lega, Jalan Moh. Toha, Kota Bandung. Ketua Komisi Tehknik (Komtek) Polo Air Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jabar, Yan Yanuar mengatakan, kesempatan menggelar uji tanding dengan timnas Singapura menjadi pengalaman besar bagi para atlet. Pasalnya, beruji tanding menghadapi tim nasional luar negeri menjadi kesempatan yang langka dalam dua tahun terakhir. “Pada saat persiapan PON XX lalu saja, kita tidak bisa melakukan try in maupun try out meski programnya sudah kita susun karena pandemi covid-19. Jadi saat kondisi pandemi mulai turun, kesempatan ini ada dan kita mendapatkannya,” kata Yan saat ditemui di Kolam Renang Prestasi KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Minggu (10/4/2022). Yan menambahkan, para atlet yang turun dalam laga uji tanding kontra timnas polo air putri Singapura merupakan cikal bakal tim polo air putri Jabar untuk PON XXI/2024. Pasalnya, sebanyak 40 persen atlet polo air putri eks PON XX kemungkinan besar tidak bisa bertanding di PON XXI. “Jadi mereka (atlet) yang turun di laga uji tanding ini merupakan kerangka tim Jabar untuk PON XXI. Skor memang cukup jauh dan kita kalah, tapi ini menjadi pengalaman berharga bagi para atlet,” kata dia. Komposisi atlet yang bergabung dalam kerangka tim PON XXI, lanjut Yan, merupakan hasil pemantauan di ajang babak kualifikasi Porprov Jabar XIV. Atlet-atlet terbaik dari beberapa kota dan kabupaten pun dipanggil dan mulai berlatih bersama selama tiga hari untuk menghadapi laga uji tanding. “Rata-rata atlet yang dipanggil ini usianya dibawah 23 tahun meski di PON XXI belum ada keputusan baru pembatasan usia. Masih sama dengan PON XX yakni under 28 tahun. Tapi kami siapkan atlet-atlet muda ini tidak hanya untuk PON tapi untuk regenerasi kedepan,” Yan menegaskan. Sementara pelatih tim nasional polo air putri Singapura, Lou Nan mengatakan, komposisi atlet yang dibawanya ke Bandung merupakan komposisi baru. Untuk itu, dia membutuhkan uji coba sebanyak mungkin untuk meningkatkan kerjasama dan kekompakan tim. “Kami pilih Bandung, Jabar, ini karena punya potensi atlet polo air yang baik. Dan itu terlihat saat uji tanding tadi,” kata Lou Nan. Tim nasional polo air putri Singapura ini, lanjut dia, diproyeksikan untuk menghadapi ajang Asian Games XIX pada September 2022 mendatang di Hangzhou, china. Pasalnya, di ajang SEA Games XXXI di Hanoi, Vietmam, cabang olahraga polo air putri tidak dipertandingkan. “Apalagi tim ini baru terbentuk dan saya pun baru pegang tim ini dalam sebulan terakhir. Jadi kami butuh banyak pengalaman bertanding untuk menghadapi even-even kedepan,” Lou Nan menegaskan.

Tim U-19 Indonesia Petik Pelajaran dari Tim Senior Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia Petik Pelajaran dari Tim Senior Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia harus mengakui dan wajib memetik pelajaran dari kekalahan 1-5 pada laga uji coba melawan tim senior Pohang Steelers FC di Stadion Gyeongsan, Daegu, Korea Selatan, Sabtu (9/4). Gol semata wayang dari Garuda Nusantara dicetak oleh Marselino Ferdinan pada menit ke-77′. Berbeda dengan tim Pohang sebelumnya yang U-19, kali ini yang dihadapi oleh Marselino Ferdinan, dkk adalah tim seniornya. Untuk itu, pelatih kepala tim, Shin Tae-yong menegaskan timnya tak bisa mengembangkan permainan di babak pertama, namun tidak di babak kedua. “Jadi karena kita bertemu dengan tim yang sangat kuat, kami tidak bisa mengembangkan permainan yang kita inginkan, itu sangat disayangkan, tapi babak kedua sudah mulai beradaptasi dengan pertandingan, saya berharap ini bisa dijadikan pengalaman yang baik untuk para pemain,” katanya usai laga. Adapun Shin Tae-yong menegaskan kembali, kalau tim ini harus bisa belajar semua aspek (fisik, tempo permainan, dll) dari tim Pohang setelah pertandingan melawan tim kuat seperti mereka. “Tim yang kami hadapi sangat kuat, fisik dan tempo permainan mereka bagus, daripada saya katakan sesuatu hal saja, lebih baik saya katakan kalau para pemain ini harus bisa belajar secara keseluruhan aspek dari tim Pohang, mengenai sepak bola yang kuat itu seperti apa,” tegasnya. Sementara itu, pencetak gol satu-satunya bagi Indonesia, Marselino Ferdinan mengatakan, “Pertandingan tadi memang cukup sulit, kami memang sulit mengembangkan permainan di babak pertama karena banyak tekanan ke pertahanan kami, namun di babak kedua, kami sudah mulai bisa beradaptasi, dan tenang dalam memainkan permainan sepak bola kami. Tentu bangga dan senang bisa cetak gol melawan tim sekelas Pohang. Kami akan lebih baik lagi kedepannya nanti,” tuturnya. Kekalahan ini tentu menjadi evaluasi lagi bagi Tim U-19. Dalam perjalanannya selama pemusatan latihan di Korea Selatan, tim ini sempat mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC, menang 2-0 dari tim Pohang Steelers FC U-19 dan kembali menang 2-1 saat bertemu tim Kyungil University. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali menggelar satu uji coba terakhir, melawan Daegu FC di hari Rabu, tanggal 13 April 2022.

Kalah di Poin Krusial Jonatan Christie Jadi Runner Up Korea Terbuka 2022

Setelah bermain rubber game lawan Weng Hong Yang 21-12, 19-21, 15-21 Jonatan Christie akhirnya jadi runner up di ajang bulutangkis Korea Terbuka 2022 pada Minggu (10/4) di Palma Indoor Stadium, Suncheon. Jonatan yang di jadikan sebagai unggulan ketiga itu sebenarnya membuka pertandingan dengan baik ketika berhasil unggul 21-12 di gim pertama. Bahkan Jojo hampir saja memastikan gelar juara karena sudah unggul 19-16 di gim kedua. Akan tetapi Weng mampu merebut lima poin beruntun dan merebut gim tersebut. Di gim penentuan angin berbalik, Weng bermain semakin percaya diri sedangkan Jojo malah banyak melakukan kesalahan sendiri. “Puji Tuhan pastinya karena bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Kalau dibilang menyesal pasti menyesal, tadi sepertinya sudah hampir menjuarai Super 500 pertama saya. Tapi kembali lagi Tuhan yang memberi dan Tuhan juga yang mengambil. Jadi saya tetap bersyukur dengan hasil ini,” kata Jojo seusai pertandingan. “Di gim kedua sudah unggul 19-16 dan ada beberapa kali bolanya tanggung dan saya coba mematikan tapi dia masih bisa menahan. Saya rasa lawan bagus dan cukup siap di momen seperti itu,” sambungnya. Jojo mengakui bahwa usaha lawan yang tidak mau kalah sangat kuat di poin-poin krusial. Sementara dia tidak bisa menerapkan strategi dengan baik. “Ada faktor keberuntungan, tapi usaha dia memang maksimal dan tidak mau kalah. Di gim ketiga dia lebih enjoy dan percaya diri setelah bisa lepas dari tekanan,” ucap Jojo. “Kondisi saya sebenarnya memang lelah tapi itu bukan alasan, semua pemain juga merasakan. Hari ini saya kurang bisa menerapkan strategi dengan baik di poin-poin krusial,” ungkap Jojo. Dengan hasil ini Jojo mengulang torehannya di Korea Terbuka 2017. Saat itu, Jojo juga keluar sebagai runner up setelah dikalahkan rekan senegara Anthony Sinisuka Ginting di final. Disinggung mengenai evaluasi, Jojo mengatakan masih harus berdiskusi dengan pelatih. “Masih belum percaya sebenarnya, tapi semua sudah terjadi. Nanti saya akan diskusi dengan pelatih baru tahu apa yang harus dievaluasi. Sekarang belum terpikirkan,” pungkas Jojo. Sumber: PBSI

Jelang International Youth Championship, Indonesia All Stars U-20 Matangkan Persiapan

Jelang International Youth Championship, Indonesia All Stars U-20 Matangkan Persiapan

Kejuaraan International Youth Championship yang sebelumnya sempat tertunda direncanakan kembali bergulir pada 13, 15, 17 dan 19 April 2022 di Jakarta International Stadium (JIS). Ajang ini diikuti dua klub dari Spanyol yakni Barcelona dan Atletico Madrid U-18. Sementara Real Madrid U-18 tidak jadi tampil dan digantikan dengan Bali United U-18. Tim Indonesia tampil dengan nama Indonesia All Stars U-20 di mana para pemainnya berasal dari pemain-pemain muda yang tampil di Liga 1 dan Timnas Indonesia. Jelang tampil di International Youth Championship, tim Indonesia All Stars pun mulai digeber persiapannya. “Alhamdulillah pemain sudah kumpul semua. Kita harap pemain bagus nantinya pada pertandingan yang sesungguhnya mereka bisa menunjukkan perkembangan baik individu pemain maupun secara tim, karena di bulan puasa ini kompetisi sudah selesai, ini bagus buat jualan mereka, individu mereka,” kata Ilham Romadona, pelatih tim Indonesia All Stars di Pancoran Soccer Field, Jakarta, Kamis, (7/4/2022) Tim Indonesia All Stars akan diperkuat beberapa pemain jebolan Timnas Indonesia antara lain Fajar Fathurahman, Andre Oktaviansyah, Brylian Aldama dan Komang Teguh. Ilham pun berharap para pemainnya bisa tampil maksimal pada kejuaraan nanti. “Sekarang ada 22 pemain, bisa saja sambil berjalan nanti ada tambahan. Pemain yang kita pakai kemarin ada beberapa yang ikut persiapan SEA Games tapi nanti ada gantinya,” kata Ilham. “Saya berharap pertandingan berjalan lancar seperti yang saya katakan, pemain bugar secara fisik dan secara mental dan mudah-mudahan game plan yang kita siapkan bisa berjalan di pertandingan,” sambungnya. Kemudian untuk memperkuat tim, Indonesia All Stars diagendakan bakal melakukan laga uji coba pada hari Sabtu dan Minggu ini.

HUT Ke-70, Kopassus Menggelar Lomba Atletik Jaring Atlet Muda

HUT Ke-70, Kopassus Menggelar Lomba Atletik Jaring Atlet Muda

Kopassus menggelar lomba atletik dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-70. Lomba yang diberi nama Danjen Kopassus Cup 2022 ini bertujuan menjaring atlet-atlet muda dengan mengangkat tema ‘Tunjukkan Yang Terbaik Jadilah Sang Juara’. Lomba atletik ini terbagi ke dalam tiga kategori. Tiga kategori tersebut yakni TNI/Polri, Umum, dan Umum U-20. Masing-masing kategori terdiri dari paling tidak enam nomor. Kecuali TNI/Polri, kategori Umum dan Umum U-20 akan mempertandingkan nomor lompat jauh dan lompat tinggi. Lomba atletik ini akan mengambil tempat di Gelora Bung Karno, Jakarta pada 2-5 Juni 2022. Mereka yang berminat bisa mendaftar dengan biaya Rp 100 ribu termasuk biaya daftar ulang. Pihak penyelenggara menargetkan 5.000 peserta untuk mendaftar. Mereka yang berminat bisa mengunjungi halaman athleticsopendanjenkopassuscup2022.com. “Pihak panitia juga menyediakan hadiah total Rp 99 juta. Pemenang dari masing-masing kategori akan mendapatkan Rp 1 juta,” ujar pihak Kopassus, Jumat (8/4). Di sisi lain, aspek kesehatan juga tak luput dari penyelenggaraan lomba. Pihak panitia menyediakan dokter untuk memeriksa kondisi calon peserta sebelum lomba. Nantinya, peserta yang tidak lolos tidak akan diizinkan mengikuti lomba. Lomba atletik ini juga tetap mematuhi protokol kesehatan. Tahapan Lomba – Peserta akan melaksanakan penyisihan dari awal pertandingan secara best time. – Penyisihan akan dilaksanakan sampai dengan final – Peserta yang lolos final tiap-tiap babak berjumlah: 60 orang/kategori cabor. – Peserta yang bertanding pada babak final harus dalam keadaan sehat dan tetap menaati prokes.

Korea Terbuka 2022. Laga Panjang Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn.

Laga panjang selama 77 menit harus dilakoni Jonatan Christie sebelum menghentikan perlawanan pebulutangkis Thailand Kunlavut Vitidsarn di babak perempat final turnamen bulutangkis Korea Terbuka 2022. Jonatan menang rubber gim 8-21, 21-17, 21-19. Jojo mengawali pertandingan dengan cukup lambat, ia tertinggal 0-8 dan 4-11 di gim pertama sebelum kalah 8-21. Di gim kedua, Jojo juga belum mampu bangkit di saat interval, 6-11. Setelah interval Jojo mulai menyalak, pelan-pelan ia mampu menipiskan jarak lalu mengambil tempo di angka 12-16 dengan meraih enam angka beruntun 18-16 dan menang 21-17. Di gim ketiga Jojo lagi-lagi tertinggal di interval 7-11, tapi berkat semangat pantang menyerah, stamina yang prima dan strategi yang tepat Jojo berhasil membuat Kunlavut kewalahan di sisa pertandingan. “Pertandingan hari ini memang tidak mudah, ini sudah turnamen keempat buat saya dan pasti kondisi cukup terkuras. Di gim pertama jujur agak tertekan karena dia terlihat prima, tapi Puji Tuhan saya bisa berusaha untuk terus berjuang dan memenangkan pertandingan,” kata Jojo seusai laga. “Di gim kedua dan ketiga saya selalu tertinggal di interval tapi balik lagi berkat kemurahan Tuhan saya bisa punya kekuatan dan tenaga tambahan untuk mengejar dan balik unggul. Juga dikasih ketenangan dan fighting spiritnya keluar,” sambungnya. Bagi Jojo ini adalah kemenangan dua kali beruntun melawan Kunlavut. Terakhir mereka bertemu di babak pertama ajang All England 2022. Saat itu, Jojo unggul 21-13, 24-22. “Sebelumnya bertemu di All England kan lapangannya berangin. Jadi strategi yang digunakan adalah strategi menyerang. Sementara di sini lapangan dan bolanya berat, jadi saya coba untuk menghabiskan stamina dia dulu, tunggu kesempatan baru menyerang,” jelas Jojo. Peraih medali Asian Games 2018 ini sudah ditunggu wakil India Srikanth Kidambi di babak semi final. Pertemuan ini menjadi ulangan Swiss Terbuka 2022 yang dimenangkan oleh Jojo. “Kondisi lapangan di sini tidak jauh berbeda dengan di Swiss jadi saya besok akan coba melakukan pendekatan strategi yang sama. Sekarang fokus dulu untuk pemulihan stamina,” tutup Jojo. Sayang langkah Jojo tidak bisa diikuti sang kolega Shesar Hiren Rhustavito yang menyerah di tangan wakil Denmark, Victor Svendsen 14-21, 12-21. Sumber: PBSI

Korea Terbuka 2022. Rinov/Pitha ke Babak Semi Final.

Pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari berhasil memastikan diri lolos ke babak semi final turnamen bulutangkis Korea Terbuka 2022. Hasil itu mereka dapatkan usai memenangi laga babak perempat final, Jumat (8/4) kontra wakil Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito. Rinov/Pitha unggul dengan skor 15-21, 21-18, 21-16. Walau menang, pasangan unggulan keenam tersebut merasa beruntung karena sebenarnya belum bermain bagus. “Alhamdulillah hari ini kami masih diberi kemenangan karena kami merasa belum bermain bagus,” ucap Rinov. “Kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri, banyak mati sendiri. Benar-benar rezeki dari Allah SWT,” lanjutnya. Penampilan Rinov/Pitha memang naik turun sepanjang pertandingan. Setelah berimbang di dua gim awal, mereka tertinggal 6-11 di interval gim penentuan. Perlahan Rinov/Pitha mulai mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan 14-14. Pasangan Jepang kembali unggul 16-14, sebelum akhirnya Rinov/Pitha mampu mengemas tujuh poin beruntun untuk menutup laga. Selain performa yang belum konsisten, di pertandingan hari ini fokus Rinov/Pitha juga terpecah karena banyaknya service fault yang mereka terima. “Tadi walau kami bermain tidak bagus, kami tidak mau menyerah. Selama pertandingan belum berakhir kami selalu berusaha. Itu mungkin yang bisa membuat kita menang hari ini,” kata Rinov. “Sempat bingung saja tadi banyak di-fault servicenya, fokus jadinya sedikit goyah. Semoga besok kami bisa lebih baik,” harapnya. Kembali ke semi final turnamen berlevel Super 500, membuat Rinov/Pitha kali ini ingin mencetak sejarah, mereka ingin lolos ke babak final. “Selama ini kan kami selalu mentok di semi final Super 500, besok inginnya menang terus juara,” sebut Rinov. Selain Rinov/Pitha, Jonatan Christie juga sudah mengamankan tiket empat besar setelah menang atas Kunlavut Vitidsarn asal Thailand, 8-21, 21-17, 21-19.

Tim U-19 Indonesia Kembali Lanjutkan Tren Positif

Tim U-19 Indonesia Kembali Lanjutkan Tren Positif

Tim U-19 Indonesia kembali sukses merebut kemenangan saat uji coba. Kali ini mereka menang tipis 2-1 saat bertemu tim Kyungil University pada laga yang berlangsung di Stadion Auxiliary Mini, Daegu, Korea Selatan, Kamis (7/4). Sebelumnya Marselino Ferdinan, dkk rencananya akan beruji coba melawan tim Daegu FC, namun hal itu urung dilakukan, sebab banyak dari pemain lawan positif covid-19. Di laga melawan Kyungil University, gol-gol Garuda Nusantara berasal dari Arsa Ramadan Ahmad pada menit ke-38′, kemudian gol kedua oleh Rabbani Tasnim Siddiq di menit ke-81′. Sementara itu, satu gol lawan dicetak oleh Gyeong Il Uni menit ke-90+1′. “Saya sangat senang dengan hasil ini, karena pemain semakin hari terus meningkat kemampuannya dan membaik. Pastinya ada progres. Sejauh ini, selama pemusatan latihan di Korea, peningkatan yang paling signifikan terlihat dari para pemain adalah di sisi mental dan agresivitas permainan, serta usaha pemain untuk selalu bisa memenangkan pertandingan. Itu adalah hal-hal yang menurut saya punya progres sangat baik,” jelas pelatih kepala tim, Shin Tae-yong. Sementara itu bagi pemain, Arsa Ramadan Ahmad, kemenangan ini patut disyukuri, apalagi dirinya mencetak gol. “Ini semua juga karena kerja keras tim selama pertandingan, termasuk saat saya bisa cetak gol. Kami sejauh ini semakin kompak, fisik teman-teman juga sudah meningkat, passing-passing juga membaik. Mental akan terus kami tingkatkan, karena itu merupakan salah satu pesan penting dari pelatih,” katanya. Kemenangan sepertinya menjadi tren positif bagi tim U-19 Indonesia, selama pemusatan latihan di Korea Selatan, dan itu adalah hal yang bagus. Dalam perjalanannya selama pemusatan latihan di Korea Selatan, tim ini sempat mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, mereka juga kembali bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC dan meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali menggelar satu uji coba terakhir, melawan Pohang Steelers FC lagi di hari Sabtu, tanggal 9 April 2022.

Tinjau Sesi Latihan, Danny Kosasih Beri Semangat Timnas Putra 3×3

Tinjau Sesi Latihan, Danny Kosasih Beri Semangat Timnas Putra 3x3

Latihan perdana timnas basket putra 3×3 mendapat perhatian Ketum Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI), Danny Kosasih, yang hadir langsung di Hall Basket Senayan, Selasa kemarin. Kedatangannya untuk memberikan semangat kepada delapan pemain yang dipanggil untuk dipersiapkan tampil di SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei 2022. “Timnas 3×3 Putra sudah mulai latihan. Tim yang pada SEA Games lalu mendapatkan perak, minimal nanti bisa mempertahankan tapi kalau bisa naik satu step lebih baik. Mari kita sama-sama mendukung timnas 3×3 Putra,” terang Danny Danny menegaskan, bolabasket 3×3 tidak boleh dipandang sebelah mata. Anggapan bahwa pemain 3×3 adalah pemain buangan dari 5×5 harus dikesampingkan. Apalagi PP PERBASI memberikan perhatian besar terhadap 3×3. Langkah itu dimulai dengan menyiapkan atlet muda di kategori ini. Mulai dari U-16 hingga U-18. “Dengan begitu, 3×3 tidak akan kehabisan stok pemain ke depannya. Mengingat, 3×3 berbeda sistem dengan 5×5,” ungkapnya. Surliyadin, sebagai salah satu pemain senior di timnas 3×3 dan telah berikan medali perak di SEA GAMES Manila 2019 mengaku senang dengan terobosan PP PERBASI. Ini setelah dalam persiapan kali ini dihadirkan pemain muda. Delapan pemain yang masuk daftar panggil ini merupakan percampuran pemain muda dan senior. “Perpaduan antara pemain muda dan senior ini, menurut saya sangat bagus untuk perkembangan masa depan 3×3 Indonesia,” jelas Surliyadin. Untuk persaingan di SEA Games Vietnam nanti, lanjut pemain Bali United berusia 31 tahun ini, semua negara memiliki peluang yang sama. Semua negara pasti telah persiapkan tim semaksimal mungkin setelah belajar pada pelaksanaan sebelumnya. “Dengan persiapan sebulan ini mudah-mudahan bisa tercapai target kita dan bisa lebih baik dari capaian 2019,” terang Surliyadin.

Windy Cantika ke Kejuaraan Dunia Junior Sebelum SEA Games 2021

Windy Cantika ke Kejuaraan Dunia Junior Sebelum SEA Games 2021

Lifter putri Windy Cantika Aisah bakal terjun di Kejuaraan Dunia Junior sebelum tampil di SEA Games 2021. Ajang itu hanya sebagai sasaran antara. Kejuaraan Dunia Junior akan berlangsung di Heraklion, Yunani, mulai 2-10 Mei mendatang. Kemudian dua hari berikutnya, SEA Games 2021 Hanoi dimulai sampai 23 Mei mendatang. Meskipun waktunya mepet, PB PABSI tetap mengirimkan atletnya untuk mengikuti dua event tersebut. Termasuk salah satunya Windy Cantika Aisah. Pelatih Nasional Angkat Besi, Dirdja Wihardja mengatakan, ada lima lifter yang dikirim ke kejuaraan tersebut, namun hanya dua di antaranya yang lanjut ke multievent di Vietnam, pada 12 -23 Mei mendatang. “Dari kelima atlet itu hanya (Windy) Cantika dan Rizky (Juniansyah) yang ikut di SEA Games. Sementara tiga lainnya hanya untuk Kejuaaran Dunia Junior saja, di antaranya Muhammad Faathir dan Juliana Klarisa,” kata kata Dirdja ketika ditemui di Mess Kwini, Rabu (6/4/2022). Sebagai informasi, Rizki merupakan juara dunia junior 2021 di kelas 73 kg. Ia mendapatkan meraih medali emas pada angkatan snatch 155 kg dan clean and jerk 194 kg. Sementara Windy Cantika selain peraih medali emas SEA Games di kelas 49 kg, ia juga pemegang gelar juara dunia di angkatan snatch dengan angkatan terbaik 86 kg dan angkatan clean ad jerk 105 kg. “Yang jelas tujuannya untuk menambah jam terbang atlet karena tahun ini cukup berat. Sebab, November ini sudah mulai kualifikasi Olimpiade lagi,” Dirdja menegaskan. “Kami akan fokus raih tiket dulu semaksimal mungkin, kalau SEA Games dan Kejuaraan Dunia hanya sasaran antara saja,” dia mempertegas. Dirdja juga mengatakan tak akan mematok target khusus buat Windy dkk. Ia hanya ingin lifter-nya bisa tampil terbaik dengan persiapan yang sudah dijalani semaksimal mungkin selama Pelatnas ini.

Shin Tae-yong Panggil 29 Pemain untuk Persiapan SEA Games 2021

Shin Tae-yong Panggil 29 Pemain untuk Persiapan SEA Games 2021

Sebanyak 29 pemain dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim U-23 Indonesia di Korea Selatan untuk persiapan SEA Games 2021. Sebelum berangkat ke Korea Selatan pada pekan ini, skuad Garuda Muda akan kumpul terlebih dahulu di Jakarta mulai Rabu (6/4). Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa pelaksanaan TC di Korea Selatan sesuai permintaan dari pelatih Shin Tae-yong. Apalagi PSSI memberi target tim ini meraih emas di ajang SEA Games 2021. “Kami berharap dengan persiapan yang baik, timnas Indonesia dapat meraih juara SEA Games 2021. Dengan materi pemain yang dipanggil ini serta selalu bekerja keras, disiplin dan fokus, PSSI yakin hal tersebut akan tercapai,” kata Iriawan. “Kami terus mendukung program pelatih pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia. Tentunya selama di Korea Selatan mereka akan menjalani sejumlah laga uji coba,” tambahnya. Pada pemanggilan ini terdapat empat pemain senior yakni Fachruddin Aryanto, Irfan Jaya, Marc Klok, dan Ricky Kambuaya. Selain itu nama-nama pemain yang bermain di luar negeri juga dipanggil seperti Elkan Baggott, Egy Maulana, Witan Sulaeman, Saddil Ramdani, Pratama Arhan. Pada ajang SEA Games 2021, Indonesia berada di grup A bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Daftar 29 nama pemain untuk TC di Korea Selatan: 1. Asnawi Mangkualam, Ansan Greeners 2. Amiruddin Bagas, Barito Putera 3. Muhamad Riyandi, Barito Putera 4. Irfan Jaya, Bali United 5. Egy Maulana, FK Senica 6. Witan Sulaeman, FK Senica 7. Elkan Baggott, Ipswich Town 8. Fachruddin Aryanto, Madura United 9. Ronaldo Joybera RJ, Madura United 10. Ernando Ari, Persebaya 11. Andhika Ramadhani, Persebaya 12. Rizky Ridho, Persebaya 13. Koko Ari, Persbaya 14. Rachmat Irianto, Persib 15. Marselino Ferdinan, Persebaya 16. Ricky Kambuaya, Persib 17. Marc Klok, Persib 18. Syahrian Abimanyu, Persija 19. Rio Fahmi, Persija 20. Irfan Jauhari, Persis 21. Braif Fatari, Persija 22. Muhammad Adisatryo, Persik 23. Muhamad Ridwan, Persik 24. Ramai Rumakiek, Persipura 25. Firza Andika, Persija 26. Hanis Saghara, Persikabo 27. Alfeandra Dewangga, PSIS 28. Saddil Ramdani, Sabah FC 29. Pratama Arhan, Tokyo Verdy

Tim U-19 Indonesia Raih Kemenangan Lawan Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia Raih Kemenangan Lawan Pohang Steelers FC

Tim U-19 Indonesia sukses meraih kemenangan 2-0 dari tim Pohang Steelers FC saat melakukan uji coba dalam rangkaian pemusatan latihan di Korea Selatan, Rabu (6/4). Bermain di Lapangan Riverside Soccer Field, Daegu, keduanya melakukannya dalam 3×40 menit. Laga pertama mereka bermain imbang 0-0. Kedua, tim U-19 menang 1-0 gol dicetak oleh Ronaldo Joyberra R Junior. Dan di babak ketiga mereka kembali unggul 1-0 melalui gol dari Razzaa Fachrezi Aziz. Laga pun berakhir 2-0 untuk kemenangan Indonesia. Pelatih kepala tim U-19 Shin Tae-yong mengaku sangat senang dengan penampilan anak asuhnya hari ini. “Itu karena mereka bisa menang 2-0 dalam pertandingan, saya senang akan hal itu. Memang tim lawan ini sangat baik, namun kita bisa menang tanpa kemasukan gol. Saya memuji para pemain, mereka sangat banyak mengalami peningkatan, terutama kemauan untuk bisa memenangkan pertandingan,” katanya. “Persiapan besok adalah memaksimalkan dan memainkan pemain yang belum dapat banyak menit bermain. Saya akan memberikan kesempatan bagi mereka,” pungkasnya. Shin Tae-yong juga mendapat kepercayaan untuk memimpin tim Indonesia berlaga di SEA Games 2021 di Vietnam. Indonesia tergabung dalam Grup A bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. “Terkait pengundian SEA Games, memang ada Vietnam disana dan mereka mungkin calon juara juga. Tetap, kami akan berusaha maksimal untuk mencapai final, dan memang jadwal pertandingan pertama di tanggal 6 Mei 2022, saya akan bicarakan dengan federasi agar kita bisa lebih cepat sampai di Vietnam tepat pada waktunya,” jelas Shin. Sementara bagi kapten tim Erlangga Setyo Dwi Saputra, kemenangan ini sangat disyukuri. “Saya juga berucap terima kasih kepada pendukung kami. Ini juga hasil positif yang kita semua inginkan. Semoga menjadi motivasi agar bisa terus meraih kemenangan,” tuturnya. Kemenangan ini merupakan yang kedua kalinya bagi tim ini. Sebelumnya, mereka mengalami kekalahan 1-5 pertama melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu tim Korea Selatan U-19, dan kemenangan pertama 2-1 saat melawan tim Daegu University, lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19, terakhir mereka bermain imbang 2-2 melawan tim Gimcheon Sangmu FC. Tim U-19 Indonesia rencananya akan kembali mengelar rangkaian uji coba terakhir melawan Daegu FC (7/4) yang dilaksanakan di Daegu, Korea Selatan.

Korea Terbuka 2022. Masih Jetlag Jonatan Christie Maju ke Babak Kedua

Meski masih merasakan jetlag setelah bertanding di Eropa kemarin Jonatan Christie sukses maju ke babak kedua Korea Terbuka 2022. Pada Rabu (6/4) Jonatan mengalahkan pebulutangkis Malaysia, Soong Joo Ven dengan skor 21-13, 21-15. Jonatan sejak awal pertandingan terlihat mendominasi tanpa banyak menghadapi kesulitan bermain selama 39 menit. Hanya saja pada gim pertama strategi yang diterapkan Jonatan hampir membuatnya terkejar saat skor 18-14. “Puji Tuhan bisa lolos ke babak kedua. Hari ini masih adaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock. Saya juga masih sedikit mengalami jetlag setelah satu bulan di Eropa kemarin. Kondisi belum terlalu fit, kaki masih terasa kurang ringan,” ungkap Jojo. “Di gim kedua itu saya coba memainkan strategi yang lain, mencoba menikmati pertandingan juga, tapi lawan malah lebih enak untuk menyerang dan mendapat angka. Untuk besok saya ingin main lebih enjoy dan rileks. Bola di sini agak berat dan lambat, jadi harus punya strategi yang tepat di setiap babak, tidak boleh asal,” tuturnya. Jonatan yang baru saja menjuarai Swiss Terbuka dua pekan lalu mengaku targetnya di ajang ini adalah mencari poin sebanyak-banyaknya. “Saya mau cari poin sebanyak-banyaknya di sini, jaga-jaga kalau BWF nanti mulai mencabut sistem pembekuan rangking. Kalau tidak dapat poin yang banyak sekarang, saya pasti terlempar jauh karena saya kurang maksimal di turnamen-turnamen saat pandemi,” katanya. Sumber: PBSI