AVC Boys U18: Tekuk Filipina, Indonesia Posisi 9

Timnas Voli Putra U18 Indonesia

Timnas Indonesia berhasil menutup kejuaraan dengan hasil positif. Setelah gagal lolos ke perempat final akibat finis di posisi ketiga Pool A, Garuda Muda bangkit pada babak klasifikasi dengan membukukan tiga kemenangan beruntun atas Kyrgyzstan, Bahrain, dan Filipina. Pada laga penentuan peringkat kesembilan, Indonesia mengalahkan Filipina dengan skor 3-1 (23-25, 25-18, 25-15, 25-14). Hasil tersebut memastikan Merah Putih finis di peringkat kesembilan, sekaligus menutup turnamen dengan catatan yang cukup menjanjikan untuk pengembangan skuad muda ke depan. Sementara itu, Iran sukses menuntaskan misi yang tertunda dua tahun lalu. Sempat gagal menjadi juara setelah dikalahkan China pada final AVC Boys U-18 Championship 2024, Iran kini resmi menjadi raja baru Asia seusai menaklukkan unggulan Jepang dengan skor 3-1 (23-25, 25-22, 25-17, 25-22) pada partai final AVC Boys U-18 Championship 2026 di Haikou, China. Perebutan medali perunggu berlangsung tak kalah sengit. Chinese Taipei (Taiwan) sukses mengalahkan juara bertahan China dengan skor 3-2 (20-25, 25-23, 14-25, 25-21, 15-13) sehingga berhak mengamankan posisi ketiga. Peringkat Akhir AVC Boys U-18 Championship 2026 Iran Jepang Chinese Taipei China Pakistan Thailand Korea Selatan India Indonesia Filipina Hong Kong China Bahrain Kyrgyzstan Kazakhstan Arab Saudi Australia

Indonesia rebut peringkat ketiga Piala Asia U18 Putri

FIBA U18 Women’s Asia Cup 2026 Division B

Tim nasional bola basket U18 putri Indonesia berhasil merebut peringkat ketiga FIBA U18 Women’s Asia Cup Division B 2026 setelah menundukkan India dengan skor 70-50 dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, Minggu. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi ajang revans bagi Indonesia setelah kalah 46-79 dari India pada fase Grup A, 15 Juli lalu. Berdasarkan statistik FIBA, kuarter pertama pertandingan berlangsung ketat. India sempat unggul 8-2 di awal laga, namun Indonesia bangkit dan berbalik memimpin 12-11 hingga kuarter pertama berakhir. Memasuki kuarter kedua, kedua tim saling bergantian memimpin. India menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 29-27 setelah memanfaatkan sejumlah kesalahan Indonesia. Indonesia tampil lebih agresif setelah turun minum. Tim asuhan Fredy mengambil alih kendali permainan pada kuarter ketiga dengan mencetak 25 poin, sementara hanya membiarkan India menambah 11 poin. Indonesia menutup kuarter tersebut dengan keunggulan meyakinkan 52-40. Momentum itu terus berlanjut pada kuarter terakhir. Pertahanan rapat Indonesia mampu meredam produktivitas India yang hanya mencetak 10 poin, sedangkan Indonesia menambah 18 poin untuk memastikan kemenangan 70-50. Hasil tersebut mengantarkan Indonesia mengakhiri turnamen dengan medali perunggu, sekaligus menebus kegagalan melaju ke final setelah kalah dari Lebanon pada semifinal. Sebelum pertandingan, pelatih Fredy mengatakan timnya telah mengevaluasi kekalahan dari India di fase grup dan meminta para pemain memberikan tekanan terhadap penguasaan bola lawan serta fokus mengamankan rebound. Strategi tersebut berjalan efektif pada pertemuan kedua, dengan Indonesia mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal pada awal laga dan mendominasi permainan di babak kedua untuk mengunci kemenangan dengan selisih 20 poin.

JJ Riding School bidik Kejurnas Equestrian

JJ All Star 2026

JJ Riding School membidik Kejuaraan Nasional Equestrian 2026 setelah sukses menggelar kejuaraan perdana JJ All Star 2026 di Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada 15–19 Juli. Kejuaraan itu diikuti lebih dari 800 entri peserta dan 200 ekor kuda serta menjadi pijakan bagi JJ Riding School untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan sejumlah kompetisi berkuda berikutnya. “Kami mempertandingkan kelas-kelas perlombaan untuk para atlet pendatang baru dan juga profesional,” kata Ketua Penyelenggara JJ All Star 2026 Jessie Cuaca dalam keterangan resminya, Senin. JJ All Star 2026 mempertandingkan kategori dressage dan jumping yang diikuti atlet pendatang baru dan profesional dari sejumlah daerah di Indonesia. Jessie mengatakan penyelenggaraan perdana tersebut menjadi bahan evaluasi bagi JJ Riding School sebelum menggelar kejuaraan dengan skala lebih besar. Setelah JJ All Star 2026, JJ Riding School akan melanjutkan dengan menggelar IHL Festival pada September dan The Jakarta Master pada Oktober. Dalam JJ All Star 2026, Valentino Lumentah bersama kuda Lambo Black Mamba tampil menonjol pada kategori dressage dengan meraih empat medali emas dan satu perunggu dari kelas Advanced Open dan Medium Open. Sementara itu, Andry Sutoyo bersama Cornelious dari Equinara Horse Sports menjuarai kelas Jumping 140 Cm Open, yang menjadi nomor dengan ketinggian lompatan tertinggi dalam kejuaraan tersebut.

Rifqi Fitriadi jadikan tiga gelar ITF Wunning modal menuju Asian Games

Rifqi dan Daniil Sarksian

Petenis Indonesia, Muhammad Rifqi Fitriadi menjadikan keberhasilannya meraih tiga gelar dalam tiga pekan terakhir pada rangkaian turnamen ITF M15 Wuning di China sebagai bekal untuk menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Selain itu tiga gelar tersebut juga menjadi modal penting untuk mengejar kesempatan tampil di turnamen level Challenger. “Di dalam tiga minggu terakhir, saya bisa mengambil juara tunggal dan juara ganda. Itu bekal yang bagus juga buat ke Asian Games, dan juga modal poin untuk bisa tanding ke turnamen yang lebih tinggi lagi, Challenger. Pasti butuh konsistensi untuk bisa lebih meningkat lagi,” kata Rifqi, dikutip dari ANTARA. Rifqi menutup seri keempat ITF M15 Wuning dengan memborong gelar tunggal dan ganda. Pada nomor tunggal, ia mengalahkan unggulan ketiga asal Korea Selatan Hoyoung Roh dengan skor 6-4, 6-3 pada partai final, Minggu (19/7). Sehari sebelumnya, ia bersama petenis Armenia Daniil Sarksian menjuarai nomor ganda setelah menundukkan pasangan Taiwan Hsieh Cheng-Peng/Lai Chuan-Kai dengan skor 6-7(7), 7-6(5), 12-10. Sebelumnya, Rifqi juga menjuarai nomor tunggal pada seri kedua Wunning yang mengakhiri penantian hampir tiga tahun tanpa gelar ITF. Menurut dia, seluruh pencapaian selama empat pekan di China memiliki arti tersendiri. “Tentu pencapaiannya dari empat ini semuanya spesial dan setiap momen terasa emosional. Sudah lama tidak naik podium, tidak dapat gelar, jadi rasanya benar-benar berasa spesial,” ujar petenis berusia 27 tahun itu. Rifqi menilai peningkatan performanya musim ini dipengaruhi oleh pergantian raket yang lebih sesuai dengan gaya bermain, serta kematangan dalam mengendalikan emosi saat bertanding. “Yang jadi pembeda salah satunya faktor raket, saya baru ganti awal tahun ini dan lebih cocok dengan permainan saya. Saya juga lebih dewasa, lebih tenang, lebih menikmati setiap pertandingan, sehingga bisa lebih fokus mengambil poin demi poin,” kata Rifiqi. Meski baru menyelesaikan turnamen di China, Rifqi langsung melanjutkan agenda kompetisi dengan mengikuti turnamen ITF M15 Bali di Pulau Dewata, yang berlangsung pada 20-26 Juli. Rifqi, yang menempati unggulan keempat, akan memulai perjuangannya pada Rabu (22/7) dengan turun di nomor tunggal dan ganda berpasangan dengan petenis Filipina Francis Casey Alcantara.

Haddan raih perak disiplin speed dalam kejuaraan remaja di Italia

World Climbing Youth Championship Arco.

Atlet panjat tebing disiplin speed putra Indonesia, Haddan Malik Baqmuhyibar meraih medali perak dalam World Climbing Youth Championship Arco di Italia, Rabu. Pelatih timnas panjat tebing disiplin lead Indonesia, Amri, yang turut mendampingi perjuangan Haddan menyatakan pemanjat muda itu menjadi runner-up dalam nomor speed under 19 (U19) putra, setelah kalah melawan wakil dari China Yanze Shi. “Haddan sudah berusaha maksimal, ke depannya masih cukup waktu bagi kami tim pelatih untuk menggemblengnya,” kata dia. Amri menjelaskan dalam babak final, Haddan membukukan waktu 6,21 detik sedangkan lawannya mencatatkan 6,07 detik. Sementara medali perunggu diperebutkan atlet asal Swiss Gilles Meili dan Ruifeng Wang dari China. Gilles Meili menang dengan catatan waktu 4,90 detik sedangkan Wang terjatuh (fall) saat memanjat. Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan dua atlet muda untuk berkompetisi di World Climbing Youth Championship Arco, Italia, pada 18-25 Juli 2026. Kedua atlet yang bertanding yakni Ardana Cikal Damarwulan dan Haddan Malik Baqmuhyibar. Cikal turun di dua disiplin yakni lead under 17 (U17) putra dan boulder U17 putra. Sementara, Haddan dalam nomor speed individual U19 putra. FPTI berharap dengan dikirimnya atlet muda ke ajang internasional mampu menambah pengalaman berharga bagi para atlet. Dengan mengikuti kompetisi internasional, akan mampu menambah jam terbang yang diperlukan atlet untuk berkembang dan menguatkan mental.

Pupuk Kaltim dukung regenerasi atlet bulu tangkis lewat Sirnas C Open

Sirkuit Nasional C Pupuk Kaltim Open 2026

PT Pupuk Kalimantan Timur mendukung regenerasi atlet bulu tangkis melalui kejuaraan bulu tangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026 guna mencetak talenta muda yang berprestasi hingga di tingkat internasional. “Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026 merupakan bagian dari upaya perusahaan menciptakan ruang bagi atlet muda untuk berkembang, dengan mendorong kompetisi yang sehat, kompetitif, serta profesional,” kata Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim, Mohamad Agung dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Rabu. Menurut Agung, berbagai prestasi yang telah diraih Indonesia di tingkat dunia menjadi bukti bangsa ini memiliki tradisi pembinaan atlet bulu tangkis yang kuat dari tahun ke tahun. Prestasi itu dapat terus berlanjut jika didukung kompetisi berkualitas dan berkesinambungan. “Makanya Pupuk Kaltim berkolaborasi bersama PBSI dalam penyelenggaraan Sirnas C, untuk jangka waktu dua tahun. Karena kami percaya, pengembangan kapasitas generasi muda merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa,” ujar Agung. Ia menegaskan kejuaraan itu bukan sekadar ajang memperebutkan gelar juara maupun poin peringkat nasional tetapi menjadi ruang pembelajaran bagi para atlet untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta menanamkan nilai sportivitas dan disiplin yang akan menjadi bekal dalam perjalanan karir ke depan. “Melalui ajang ini kami berharap lahir bibit-bibit atlet potensial yang suatu saat mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional,” ucap Agung. Mewakili PBSI Pusat, Sekretaris Umum Pengprov PBSI Kalimantan Timur Risa Fahrizal menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pupuk Kaltim mendukung pembinaan bulu tangkis nasional. Menurutnya, Pupuk Kaltim memiliki peran penting dalam menghadirkan penyelenggaraan Sirnas C di Kalimantan Timur. Mengingat ajang itu pertama kali terselenggara di daerah tersebut pada tahun 2025. Kini, jumlah seri Sirnas di Kalimantan Timur telah berkembang menjadi lima seri pada 2026, yang terdiri atas empat seri Sirnas C dan satu seri Sirnas B. “Tahun ini sudah ada lima seri Sirnas di Kalimantan Timur. Cikal bakalnya berawal dari Pupuk Kaltim. Untuk itu, kami berharap Sirnas C ini dapat terus diselenggarakan oleh perusahaan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Risa. Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris turut mengapresiasi komitmen Pupuk Kaltim mendukung pembinaan atlet bulu tangkis berbakat di Indonesia. Sirnas C itu juga menunjukkan semakin besarnya kepercayaan terhadap Kota Bontang sebagai tuan rumah kejuaraan olahraga bertaraf nasional. Pemkot setempat memandang olahraga sebagai investasi pembangunan manusia, sejalan dengan visi untuk mewujudkan Kota Bontang sebagai kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, serta berkelanjutan menuju sumber daya manusia yang berdaya saing. “Untuk itu, kami harap dari GOR Pupuk Kaltim ini akan lahir atlet muda untuk membawa Merah Putih di panggung dunia. Sebab setiap atlet hebat selalu memulai perjalanannya dari sebuah kesempatan. Dan hari ini, kesempatan itu dimulai,” kata Agus. Adapun turnamen resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) itu berlangsung di GOR Pupuk Kaltim pada 13–18 Juli 2026. Ketua Pelaksana Azwar Janur menyebutkan kejuaraan tahun ini diikuti 673 atlet perwakilan 89 klub dari 15 provinsi di Indonesia. Para peserta bertanding pada kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja hingga taruna, untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mengumpulkan poin peringkat nasional sebagai bagian dari kalender resmi Sirkuit Nasional PBSI.